Hello Stranger! [Chapter 3]

lutae

Hello Stranger! | Chapter 3

Previous : Chapter 1 | Chapter 2

 



 

Kalian tahu hal apa yang paling membosankan? Menunggu adalah hal yang paling membosankan. — yah setidaknya itu menurut Taeyeon. Gadis bertubuh mungil itu sudah menunggu sekitar satu setengah jam.

 

Otw taeng

15 menit lagi aku sampai di rumahmu

 

Taeyeon menatap kembali ponselnya, pesan yang dikirim Tiffany sekitar satu setengah jam yang lalu. 15 menit dia bilang? Apakah skala satuan waktu sudah berubah? Taeyeon pikir 15 menit tidak akan selama ini. 

Awas saja jika Tiffany tidak jadi menjemputnya, Taeyeon akan meprontoskan rambut Tiffany. Dengan demikian gadis bermata sabit itu tak akan mengajaknya jalan-jalan kemanapun karena malu, bukan begitu? Ah tapi Taeyeon tidak sejahat itu, bagaimanapun Tiffany adalah sahabatnya.

Berbagai umpatan sudah lolos dari mulut Taeyeon, duduk di teras rumah, menatap layar hp berharap ada notif yang masuk. Setidaknya tiffany memberinya kabar kalau memang tidak jadi.

Tapi Taeyeon sudah mengikuti apa kata Tiffany. Ah Taeyeon tidak mau tahu, yang jelas moodnya sekarang sudah hancur.

 

Hei!

15 menit apa yang kau maksud?

5 menit dari sekarang kau tidak juga sampai

Aku akan masuk rumahku

Dan jangan harap aku akan membukakan pintu untukmu

Apalagi mengikuti acara konyolmu.

 

Taeyeon menyentuh tombol ‘send’ kemudian menaruh kembali benda persegi itu di sebuah meja kayu bulat berwarna coklat.

Soal isi pesan, Taeyeon tidak berbohong. Ia akan benar-benar tidak membukakan pintu dan tidak jadi mengikuti permintaan Tiffany.

Empat menit kemudian terdengarlah suara mobil memasuki pekarangan rumah mewah milik Kim Taeyeon. Gadis itu menatap horror mobil berwarna pink itu. 

“Maafkan aku Taeng, maafkan ya?” Tiffany membuka kaca mobilnya dan memasang tampang memelas agar dimaafkan.

Taeyeon menghela napas, berjalan menuju mobil pink itu, membuka pintu dan duduk di samping kursi kemudi, tak lupa juga ia menutup pintunya.

“Ternyata kau memakai dress itu juga” ujar Tiffany tersenyum senang, melihat pemberiannya dipakai.

Taeyeon mencedih sebal, kalau bukan karena menghargai sahabatnya Taeyeon tak akan mau memakai dress yang memang ia pilih sendiri saat Tiffany bertanya padanya. Ayolah, celana lebih nyaman.

“Aku hampir benar-benar menutup pintu untukmu” sindir Taeyeon.

Tiffany hanya meringis memperlihatkan deretan gigi putihnya, menatap Taeyeon sekilas kemudian kembali fokus pada jalan raya.

Suasana kembali hening. Taeyeon sungguh sedang dalam keadaan mood yang tidak bisa di katakan baik, maka ia memilih untuk diam. Dan beruntungnya Tiffany juga diam.

“Taeyeon, kau masuk dulu saja ya. Bilang saja atas nama Kim. Aku benar-benar harus ke kamar mandi. Sudah di ujung” 

Belum sempat Taeyeon melayangkan protesnya, gadis bermata sabit itu sudah melengos pergi, meninggalkan Taeyeon dengan kekesalannya yang semakin membuncah.

Setelah menyadari bahwa tak ada gunanya menyumpah serapahi gadis penggila pink itu. Taeyeon memutuskan untuk memasuki restaurant mewah bergaya eropa dihadapannya.

“Ada yang bisa saya bantu?” Tanya seorang pelayan restaurant.

Taeyeon tersenyum tipis, “eum, meja atas nama Kim?”

“Mari saya antar”

Taeyeon pun mengekori pelayan wanita itu, menunjukkan ‘meja atas nama Kim’ yang ia tanyakan.

 

° ° °

 

Gadis bermata sabit itu memandangi pantulan wajahnya di cermin, mengoleskan lipstick berwarna pink dan melihat wajahnya sekali lagi. Ia berjalan dengan santai menuju acara yang sudah ia— ralat maksudku mereka— siapkan untuk gadis mungil yang sengaja Tiffany hancurkan moodnya terlebih dahulu.

Merpercepat langkah kakinya menuju sebuah acara untuk seorang Kim Taeyeon. Dapat dilihat dari ia berjalan saat ini, teman-temannya masih sibuk bergerombol berbincang entah tentang apa.

“Mana Taeyeon eonni?”

Alis Tiffany bertautan, menatap gadis berwajah malaikat yang bertanya padanya dengan raut wajah bingung. Ia pun demikian, bingung.

“Bukankah dia sudah disini? Aku tadi menyuruhnya kesini duluan”

Semua mata pada ruangan bernuansa putih-biru itu tertuju pada Tiffany, seolah meminta penjelasan lebih.

“O-oow sepertinya ada kesalahan teknis” Tiffany bergindik ngeri menatap 7 pasang bola mata yang menatapnya horror.

 

° ° °

 

Seorang namja berwajah kaku serta dingin terlihat memasuki sebuah restaurant mewah bergaya eropa, bertanya pada pelayan kemudian mengekor dibelakang.

Bersamaan dengan perginya pelayan itu, matanya membulat tak percaya atas apa yang dilihatnya.

Apa itu benar-benar Taeyeon Apakah pelayan tadi salah mengantarkan aku? – batin namja itu.

Perlahan namun pasti, namja itu pun menarik kursi tepat di samping gadis mungil yang ia ketahui bernama lengkap Kim Taeyeon. Menduduki kursi itu dan berusaha bersikap normal, swag.

Taeyeon yang merasakan ada kehadiran seseorang pun menoleh, alisnya berkerut seolah sedang mengingat-ingat sesuatu.

Aha! Aku ingat, dia kan Suga ketua UKM basket. Tapi sedang apa ia disini? – batin Taeyeon.

“Ehm, Taeyeon-ssi? Sedang apa disini?”

Taeyeon tersentak, apa telinganya tidak salah dengar? Bagaimana bisa ketua UKM basket se-jenius Suga, se-cuek dan se-swag Suga mengetahui nama seorang gadis bernama Kim Taeyeon yang sama sekali tidak mengikuti UKM kecuali music.

“Eh? Kau tahu namaku?” Heran Taeyeon.

“Tentu. Mahasiswi kedokteran gigi semester 3 yang mempunyai suara emas. Aku mengidolakanmu.” Jawab Suga jujur, dengan senyumnya yang tidak bisa ia tahan sekeras apapun ia menahannya.

Taeyeon melongo, barusan sosok Suga tersenyum padanya? Dikala teman-temannya yang lain mengidolakan Suga si swag, si swag itu malah mengidolakan dirinya?

Taeyeon buru-buru memperbaiki mukanya, “ah kau bisa saja Suga-ssi” ia sedikit menunduk, menyembunyikan wajahnya yang sedikit memerah karena ucapan lelaki di sampingnya.

“Kau juga tahu namaku?” Tanya nya seperti tak percaya.
“Siapa yang tidak tahu kau Suga-ssi, kau si mahasiswa kedokteran umum, ketua UKM basket yang katanya cuek dan tidak pernah tersenyum pada wanita. Tapi aku baru saja menjadi wanita beruntung karena bisa melihat senyumanmu” Taeyeon mengakhiri kalimatnya dengan senyuman tulus.

Obrolan mereka terus berlanjut, hingga mereka melupakan tujuan utama mereka ke restaurant ini. Bahkan Taeyeon melupakan kekesalannya.

“Taeyeon noona?”

Panggil sosok namja tinggi yang datang menghampiri meja Taeyeon dan Suga bersama ke lima temannya. Yang dipanggil pun menoleh, dengan kedua mata terbelalak.

“Hei alien, sedang apa kau disini?” tanya Taeyeon pada sosok Kim Taehyung. Adik sepupunya.

“Wooahhh, hyung. Kau mengenal nenek lampir ini?” memghiraukan pertanyaan Taeyeon, Taehyung menduduki kursi di samping Suga dan menatap Suga meminta penjelasan.

Ke lima temannya pun ikut menduduki kursi yang masih tersedia. Jungkook dan Jimin yang menatap Taeyeon tanpa kedip. Yah, bisa dikatakan fangirls seorang Kim Taeyeon.

“Begitu aku sampai disini dia sudah ada disini” jawab Suga sekenanya.

Taehyung menganggukkan kepalanya tanda mengerti, melirik ke lima temannya dan membisikkan sesuatu kepada Jung Hoseok yang duduk di sampingnya.

 

° ° °

 

“Apa oppa benar-benar serius ingin menjadi dokter?” 

Gadis cantik itu bertanya pada sosok lelaki tampan yang tengah membaca buku tebal untuk persiapan test. Matanya lekat menatap setiap gerak gerik namja itu.

“Aku tak pernah seyakin ini sebelumnya” jawabnya tanpa mengalihkan perhatiannya dari buku yang sedang dibacanya.

Tak mendapat perhatian yang ia inginkan gadis itu mengerucutkan bibirnya lucu. Menatap buku yang tidak bersalah itu dengan tapapan tak suka. Bagaimana ia bisa membenci buku yang tidak bersalah hanya karena oppanya lebih memilih buku itu ketimbang dirinya. Ah sudahlah, Luhan sudah terbiasa dengan cerewetnya gadis itu.

“Jangan seperti itu, kau semakin jelek”

Ya oppa!

Namja itu terkekeh mendapati ekspresi sebal gadis itu. “Ara, kau cantik Seungwan-ah

Seugwan, gadis itu tersenyum penuh kemenangan. “Geundae, oppa. Apa Taeyeon eonni tidak masalah bila kau kuliah di Jepang? 4 tahun kalian tidak akan bertemu, aku seperti tidak yakin bahwa kau sanggup”

Seperti luka yang masih basah yang dicuci dengan air garam. Perih. Begitulah perasaan Luhan saat lagi-lagi ia mendengar nama itu. Kim Taeyeon, gadisnya. Ani, mantan kekasihnya. Luhan tersenyum hambar menatap Seungwan yang kini bingung dengan ekspresi yang Luhan berikan.

“Aku sudah tidak berhubungan dengannya”

Wae?! Bagaimana bisa?! Tidak bisa seperti itu oppa!! Aku sangat mendukung kalian berdua, kalian itu sangat serasi! Aish jinjja! Aku tidak mau tahu pokoknya oppa harus tetap bersama Taeyeon eonni. Titik. Ya! Oppa!!” Heboh Seungwan menasehati Kakak sepupunya. Dan berakhirlah dengan ia yang ditinggal oleh namja bermata rusa itu.

Luhan melenggang pergi, menyunggingkan bibirnya keatas sedikit sebelum benar-benar meninggalkan Seungwan di kamarnya. Bukannya ia tidak mendengarkan perkataan Seungwan, hanya saja ia akan merasa sangat sakit jika menyinggung ‘gadisnya’ itu.

Seiring kaki jenjangnya menuruni anak tangga, bibirnya kembali mengulas senyum mengingat kata-kata yang dilontarkan adik kesayangannya.

kalian itu sangat serasi! 

Bolehkan Luhan masih berharap bahwa Taeyeon adalah jodohnya?

.

.

.

TBC

 

Hallo semua balik lagi update HS^^

Ada yg kangen ff ini? Ga ada ya? Hiks :’

Pendek ya? Iya, tau kok.

Jadi ceritanya chapter ini udah lama bikinnya, cuma baru bisa post sekarang. Chapter ini aku tulis pas lagi patah hati gara-gara Luhan —hiks ga sanggup bilangnya 😂😂

Alay bgt sumpah. Maapkeun🙏

Jangan lupa RLC😉

Advertisements

24 comments on “Hello Stranger! [Chapter 3]

  1. Omo memang venar luhan dan taeyeon itu pasangan yang serasi 😁😁 oh ternyata seungwan itu adik sepupu luhan,keren thour suka banget 😊😊 aku tunggu next chapternya thour 😅😅

  2. Aigoo.. sepupu ny Lulu aj tau klw LuTae serasi bngett.. apalagi gua.. 😚😚😚 Ty eon harapin Lulu jodohny.. eh,, trnyata jg berharap.. 😂😂😂 *bikin gemes aeee nj couple.😄😄
    But,, who is suga??? Nyamuk d hubungan LuTae eaa??? ga papa,, setiap hubungan pasti ad aj hambatanny. 😪😪😪

    Btw,, kok update kelamaan(?) Lumutan nungguny..😢 trss,, kependekan lg.. pan anee blum puass bacany.. *curhatan hati. reader mu thor.. 💔💔
    Klw ga bisa update cpt” ga papa thor.. tp, d panjangin dkitt.. biar puass aee baca nyy.. *rip:reader byk mauny..😁

    Keep Writing and FIGHTING thor!!! 😘😘😘

  3. Ga ada moment lutae nyaa 😭😭
    Tapi itu suga kok muji” taeyeon?
    Aha ad maksud apa tuhh? 😂
    Tapi tetep dukung lutae
    Lutae emang serasi 💗💗
    Next jangan kelamaan lagi ya thorr..
    Fighting..

  4. Duh taetae sepupuan sm taetae…
    Trus taetae yg cantik namun cuek trnyta byk fans nya trmsuk tmen2nya si taetae yg ganteng, hihihhh aq jd bingung sm si taetaetaetae…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s