[FREELANCE] Take You Home (Chapter 2)


[FREELANCE] Take You Home Part2

(Hyunbill_ty)

Main Cast : Baekhyun, Taeyeon & Jiyong

Other Cast : Find it Out Yourself😆

Genre : Romance& sad

Rate : 16

“You Don’t Have to Say Sorry”

Preview : Chapter 1

-TAKE YOU HOME-

*3 Months Later*

Kim Taeyeon tersenyum sangat manis pagi ini, dia terus berjalan tanpa mempedulikan tatapan heran dari para karyawan Ayahnya. Senyum manis nya masih terlihat bahkan saat dia sudah sampai didepan pintu ruangan kerja Ayahanya dan tidak lupa menyapa sekertaris pribadi Ayahnya yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri yang kini tengah tersenyum melihatnya.

“Sepertinya kau sangat senang hari ini Taeyeonnie” ucap tuan Park tesernyum ramah.

“Ah apa itu terlalu kelihatan Ajhussi?” Tanya Taeyeon

“Tentu saja bahkan para karyawan disini sampai heran melihat mu, apa kencan mu dan tuan Baekhyun berjalan dengan baik sampai gadis mungil satu ini tidak menghilangkan senyuman manis diwajahnya” ucap tuan park menggoda anak dari atasannya yang sudah dia anggap anak sendiri.

“Ne Ajhussi berjalan sangat baik sampai aku lupa pulang diwaktu yang sudah Appa tentukan kekeke” balas Taeyeon degan candaan nya dan terkekeh pelan.

“Ah Ajhussi rasa kau benar benar sudah begitu nyaman dengan Tuan Baekhyun sampai kau melupakan Ayahmu yang sudah menunggu di dalam kekeke” ucap Tuan Park tertawa

“Omo Ajhussi aku lupa, kalau begitu izinkan aku masuk kedalam Tuan Park yang terhormat” balas Taeyeon tersenyum sangat manis dibalas anggukan dan tawa oleh Tuan Park melihat tingkah Taeyeon yang begitu menggemaskan.

Tak butuh waktu lama Taeyeon masuk kedalam ruangan Ayahnya masih dengan senyum manis yang menghiasi wajah cantiknya. Tapi tidak setelah ia masuk dan melihat dua pria yang berbeda umur kini tengah menatapnya. Dari raut wajahnya sudah menandakan apa yang sedang terjadi, wajah bahagia nya yang tadi dia tunjukan pertama kali saat bertemu tuan Park kini menghilang saat dia melihat seorang pria yang sangat dia kenal menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Sang Ayah yang sadar dengan perubahan wajah putrinya hanya menghela nafas sebelum mengeluarkan suara nya.

“Taeng, Jiyong ingin meminta maaf padamu dan dia ingin membicarakan sesuatu, kau punya waktu kan? Kalau kau bisa, Appa akan meninggalkan kalian sementara diruangan ini” ucap tuan Kim dibalas anggukan yang terlihat dipaksakan itu. Setelah mendapat balasan dari sang putri, tuan Kim pun berjalan keluar membiarkan Taeyeon dan Jiyong berdua.

Setelah kepergian tuan Kim, selama 15 menit tidak ada yang bersuara dan Taeyeon hanya diam berdiri disamping meja kerja Ayhanya dan menatap lantai tanpa mau menatap pria yang tengah duduk di sofa tepat di hadapannya, suasana canggung ini membuat Taeyeon sedikit risih dan rasanya dia ingin memeluk Baekhyun saat ini. Ia takut perasaanya akan berubah, ia takut hubungan dia dan Baekhyun akan terganggu dengan kemunculan Jiyong yang tiba tiba datang setelah 3 bulan lamanya Taeyeon berusaha tidak mengingat Jiyong lagi. Disatu sisi Taeyeon belum sepenuhnya melupakan Jiyong dan disatu sisi lagi dia sudah sangat nyaman dan bahagia bersama Baekhyun. Taeyeon merasakan apa yang tidak dia rasakan saat bersama Jiyong dan Taeyeon sangat nyaman dengan itu. Semua memang butuh proses dan Taeyeon akui melupakan seorang Kwon Jiyong memang membutuhkan waktu yang lama baginya tapi itutidak menjadi masalah jika Baekhyun terus bersamanya. Walaupun Taeyeon belum sepenuhnya melupakan Jiyong tapi

dihatinya sudah sangat yakin akan memilih Baekhyun karena dia menganggap Jiyong hanyalah masa lalunya dan bukan seseorang yang berharga di hatinya karena posisi itu sudah diambil oleh Baekhyun.

“Sudah lama aku tak melihatmu dan kau terlihat baik baik saja” ujar Jiyong membuka suara dengan tatapan yang sulit diartikan dan membuyarkan lamunan Taeyeon.

“Kau juga terlihat baik sangat baik sama sepertiku yang saat ini sudah sangat bahagia dengan apa yang aku dapatkan setelah hubungan kita berakhir” balas Taeyeong dingin, hal itu membuat Jiyong semakin merasa bersalah.

“Mianhae Taeng, aku tau selama ini aku salah dan tidak mempercayaimu. Semua yang kau katakan waktu itu benar, perusahaan yang kubangun hilang begitu saja dan jatuh ditangan Jiyeon. Selama 3 bulan aku tidak berani menemuimu tapi setelah Ayahmu memberiku bantuan dan masukan aku kembali bersemangat membangun perusahaanku semua dari awal dan akhirnya aku juga mendapatkan keberanian untuk menemuimu hari ini”ujar Jiyong merasa menyesal

“Tidak berani menemuiku? Apa kau menganggap aku wanita jahat Kwon Jiyong-ssi? Kau membuatku merasa seperti wanita bodoh yang mengharapkan kedatanganmu yang bahkan sama sekali tidak akan terjadi. Dan kau datang hari ini menemuiku dan meminta maaf itu membuatku sedikit merasa bahwa kau memang tidak percaya padaku dan tidak menganggapku penting. Tapi aku tidak peduli soal itu karen aku tau aku sudah tidak seperti Kim Taeyeon yang dulu” ujar Taeyeon kesal dan sedih disaat yang bersamaan.

“Apa kau selalu menungguku? Maaf jika itu memang benar, aku sungguh bingung apa yang harus aku katakan padamu dan rasanya aku begitu malu dan menyesal untuk menemuimu. Kata maaf saja mungkin tidak bisa menembus semua kesalahanku padamu tapi aku mohon beri aku satu kesempatan lagi Taeng” sesal Jiyong

“Aku bahkan sudah memaafkanmu setelah kejadian itu oppa, tapi maaf aku mungkin tidak bisa memberimu satu kesempatan lagi” balas Taeyeon lembut, dari tatapan matanya menyiratkan rasa sedih dan luka yang mendalam. Ini lah yang Taeyeon takutkan ketika bertemu Jiyong, perasaan sedih dan membuatnya labil itu akan muncul lagi dan ia takut perasaanya ini akan menyakiti Baekhyun yang saat ini berstatus sebagai kekasihnya.

“Kenapa kau tidak memberiku kesempatan? Apa kau takut aku menyakitimu lagi hm?”tanya Jiyong lembut.

“Sama sekali tidak, aku tidak takut kau akan menyakitiku lagi tapi aku takut aku akan menyakiti….”jawab Taeyeon terputus, membuat Jiyong bingung.

“Menyakiti?, menyakiti siapa Taeyeon ah? kenapa kau tidak melanjutkan ucapannmu?” Lagi Jiyong bertanya dengan tatapan yang masih sulit dijelaskan.

“Menyakiti diri ku sendiri oppa” ucap Taeyeon, ah tidak bukan itu lah yang ingin Taeyeon ucapakan. Jujur Taeyeon takut menyakiti perasaan tulus Baekhyun padanya, tapi lidahnya serasa kelu untuk menyebut nama Baekhyun di depan Jiyong.

“Itu sama saja Taeng, sama saja kau takut aku menyakitimu untuk kedua kalinya. Kumohon percayalah padaku lagi, aku akan bersabar menunggumu karena aku tau saat ini kau masih butuh waktu untuk berpikir, tapi kuharap kau datang padaku dan mengizinkanku untuk memilikimu lagi” ucap Jiyong tersenyum lembut dan menatap hangat ke arah Taeyeon yang masih terdiam dan menunduk menatap lantai yang bahkan Jiyong baru tau bahwa lantai itu lebih menarik dilihat ketimbang dirinya.

Setelah mendengar ucapan Jiyong, Taeyeon hanya bisa diam dan perasaan nya saat ini begitu labil. Taeyeon terus menyebut nama Baekhyun hanya untuk mengalihkan perasaannya yang labil dan bingung setelah mendengar ucapan Jiyong dan sangat berharap hanya sementara karena ia tak ingin melukai perasaan Baekhyun. Bukankah Taeyeon sudah berjanji untuk melangkah bersama Baekhyun maka dari itu dirinya harus sadar bahwa pria yang ada dihadapannya hanya seuntas masa lalunya yang harus dia lupakan.

“Baiklah kurasa kau butuh istirahat, aku akan pulang sekarang dan membiarkanmu memutuskan pilihanmu” ucap Jiyong berdiri dari duduknya dan berjalan kearah Taeyeon, saat sudah berada didepan Taeyeon tangan Jiyong menangkup kedua pipi Taeyeon dan mengecup dahi Taeyeon lembut dan penuh perasaan. Taeyeon yang diperlakukan seperti itu semakin frustasi akan perasaanya, Ia benar benar di buat gila oleh Jiyong.

“Kuharap kau tidak membohongi perasaanmu Taeng” ucap Jiyong lagi dan melangkah keluar sambil memamerkan senyum manisnya untuk Taeyeon.

Lagi Taeyeon hanya bisa diam bahkan saat Jiyong sudah tak terlihat lagi. Taeyeon benar benar frustasi, jika seperti ini ia berharap Baekhyun akan terus bersamnya tidak peduli jika perasaanya saat ini masih mengharapkan Jiyong, karena Taeyeon tau dan butuh waktu untuk memikirkan siapa yang harus dia pertahankan.

– TAKE YOU HOME-

Sebuah taman yang terlihat begitu indah dan damai, siapa saja pasti sangat nyaman untuk sekedar menghilangkan penat dan menikmati indahnya pemandangan dan angin yang berhembus begitu lembut. Saking lembutnya seorang pria dengan setelan Jas nya yang masih lengkap terlihat tertidur pulas diatas rumput hijau yang begitu lembut dan di bawah pohon besar yang melindunginya dari sinar matahari. Bahakn saat seorang gadis mungil yang kini sudah duduk manis menatap wajah tampannya pun ia tak menyadari nya. Baekhyun pria itu masih menutup matanya dan menikmati angin lembut yang menerpa kulitnya sedangakn Kim Taeyeon hanya diam dan memandang wajah tampan kekasihnya yang tertidur pulas, terlihat begitu kelelahan dan membuat Taeyeon sedikit khawatir. Akhir akhir ini Baekhyun kurang tidur dan jarang pulang karena kesibukkan nya yang begitu padat. Terlihat jelas dari wajah Baekhyun dan tidurnya yang begitu pulas sampai tak menyadari kedatagannya.

Tangan Taeyeon terangkat dan mengelus pelan kepala Baekhyun sekedar menenangkan Baekhyun agar tertidur lebih pulas.

“Aku berharap kau terus menunjukan kasih sayangmu padaku agar aku yakin dengan perasaanku dan mempertahankanmu untuk tetap berada di sampingku” batin Taeyeon saat menatap wajah damai Baekhyun yang sedang tertidur. Taeyeon masih terus mengelus lembut kepala Baekhyun, membuat sang empu sedikit menggerakan badannya dan sepertinya mulai tersadar akan keberadaan kekasihnya. Taeyeon tersenyum manis saat Baekhyun mulai membuka mata nya dan saat itu juga tatapan mereka saling bertemu, senyum manis Taeyeon tidak hilang membuat Baekhyun tersadar dan membalas senyuman manis sang kekasih. Baekhyun terbangun dan duduk menghadap Taeyeon masih dengan senyum manisnya, tangan Taeyeon yang tadi berada di kepala Baekhyun kini sudah berada di genggaman hangat Baekhyun membuat Taeyeon semakin melebarkan senyumanya.

“Kenapa kau lama sekali hm? Aku sampai tertidur menunggumu cahgi”manja Baekhyun, yah Taeyeon tau kekasihnya ini akan berulah lagi dan begitu manja jika membutuhkan sandaran untuk menghilangkan rasa lelahnya dan Taeyeon selalu terpesona dengan tingkah Baekhyun yang terlihat lucu dimatanya. Seorang CEO muda yang terkenal dingin bisa begitu manja jika berhadapan dengan Kim Taeyeon.

“Mian Baek, Appa menahanku sebentar tadi jadi aku sedikit terlambat hehe” balas Taeyeon berbohong untuk pertama kalinya, ia tak ingin Baekhyun tahu kalau Jiyong datang menemuinya tadi dan tak ingin di curigai Taeyeon hanya memamerkan cengiran lucunya sontak Baekhyun mencubit pelan pipi Taeyeon gemas.

“Jika kau memasangan wajah menggemaskan seperti itu aku sama sekali tidak bisa memarahimu ck dasar” canda Baekhyun, Taeyeon hanya tertawa senang mendengarnya.

“Baek kenapa tidak menungguku di Apartment saja, kau bahkan bisa tidur lebih nyaman disana” ucap Taeyeon

“Aku hanya ingin menikmati pemandangan indah dan ingin mengajakmu ke taman ini hanya sekedar untuk menghilangkan penat bersama denganmu”jawab Baekhyun tersenyum hangat

“Apa kau benar benar kelelahan? Kenapa tidak kau batalkan saja perjalananmu di Jepang dan kau gunakan untuk beristirahat penuh?” Tanya Taeyeon khawatir

“Chagi apa kau keberatan kalau aku begitu sibuk dengan pekerjaanku?” Bukannya menjawab Baekhyun malah balik bertanya.

“Aniyo Baek aku sama sekali tidak keberatan, malah kau selalu menyempatkan dirimu bertemu denganku jadi kenapa aku keberatan? Aku hanya khawatir kau lupa untuk beristirahat dan kau sama sekali tidak menjaga kesehatanmu” jawab Taeyeon

“Gomawo chagi (mengecup tangan Taeyeon), tapi maaf aku tidak bisa membatalkan perjalananku ke Jepang nanti, Appa memintaku untuk datang menemui rekan bisnisnya dan aku sama sekali tidak bisa menolak permintaanya” ucap Baekhyun mengelus rambut Taeyeon dan menatap Taeyeon sambil tersenyum

“Gwenchana Baek, aku mengerti tapi kuharap kau tak akan lama disana” ucap Taeyeon lesu, yah disaat Baekhyun akan pergi ke Jepang pasti Jiyong akan menemuinya terus dan itu membuat Taeyeon semakin frustasi. Ia pasti akan sangat merindukan Baekhyun dan Jiyong pasti akan bertanya soal itu lagi dan saat itu pula Taeyeon sangat membutuhkan Baekhyun.

“Kekeke kau pasti akan takut merindukanku hm? Aku hanya 5 hari berada disana setelah itu aku akan memberimu kejutan yang pasti akan membuatmu bahagia”ucap Baekhyun mengelus lembut pipi sang kekasih dengan sayang. Taeyeon hampir saja menangis tapi ia berusaha menahannya, entahalah Taeyeon takut benar benar takut jika Baekhyun tidak bersmanya hanya dalam sehari saja. Berlebihan mungkin tapi Taeyeon merasa dia sudah sangat bergantung pada Baekhyun.

Baekhyun menyadari perubahan wajah Taeyeon membuatnya khawatir dan membawa Taeyeon kedalan dekapan hangatnya, mengelus lembut rambut belakang Taeyeon dan sesekali mengecup pucuk kepala Taeyeon.

“Kenapa kau seperti ini hm? Aku tidak akan lama disana, kumohon jangn seperti ini Taeyeon ah kau sungguh membuatku khawatir”ucap Baekhyun lembut

“Mian Baek aku hanya takut dengan perasaanku” jawab Taeyeon

“Kau takut akan apa? Takut perasaan luka mu itu akan muncul lagi saat aku tidak bersamamu? Taeng aku benar benar tulus dengan perasaanku dan aku yakin kau juga begitu jadi kau tak perlu takut ataupun khawatir karena aku tau kau adalah wanita yang bisa mengetahui mana yang baik untukmu dan untukku” ucap Baekhyun lembut, Baekhyun meregangkan pelukan mereka dan manatap wajah cantik Taeyeon dan memegang dagu kekasihnya dan mengelusnya lembut.

“Jika kau tidak percaya padaku, kau bisa menatap mataku dan kuharap kau tidak menemukan kebohongan di dalam mataku ini Taeyeon ah”ucap Baekhyu lagi, Taeyeon menatap mata Baekhyun dan benar Taeyeon sama sekali tidak menemukan kebohongan disana dan yang ada adalah tatapan hangat dan penuh kasih sayang dari seorang Byun Baekhyun.

“Aku selalu percaya padamu Baek” balas Taeyeon tulus dan tersenyum lembut. Baekhyun melihat itu juga membalas tersenyum dan mulai mendekatkan wajahnya mendekat, tak butuh waktu lama benda lunak dan lembut itu sudah saling menempel.

Tangan kanan Baekhyun masih berada di dagu Taeyeon dan tangan kirinya di letakkan dipinggang Taeyeon memeluknya erat. Baekhyun melumat bibir atas dan bawah Taeyeon secara bersamaan, melesetkan lidahnya kedalam mulut Taeyeon dan dibalas oleh Taeyeon, lidah mereka saling bertarung dan sesekali Baekhyun sedikit menggigit bibir Taeyeon dan menjilat bibir Taeyeon lembut. Mata mereka berdua terpejam dan menikmati angin lembut menerpa kulit mereka. Melupakan semua beban yang sama sama mereka rasakan.

Setelah 15 menit lamanya mereka berciuman, Baekhyun pun melepaskan tautan mereka dan memegang kedua pipi Taeyeon, mengecup bibir, hidung dan mata Taeyeon secara bergantian. Taeyeon yang diperlakukan seperti itu hanya bisa tersenyum bahagia dan menatap manik mata indah Baekhyun. Setelah saling menatap satu sama lain Taeyeon sontak memeluk erat Baekhyun, menyandarkan kepalanya di dada bidang Baekhyun dan menutup matanya sekedar menikmati moment indah ini sebelum keberangkatan Baekhyun ke Jepang. Baekhyun balas memeluk pinggang ramping Taeyeon dan memberikan kecupan singkat di pucuk kepala Taeyeon dan menempelkan kepalanya di atas kepala Taeyeon dengan mata terpejam menikmati kehangatan satu sama lain.

-TAKE YOU HOME-

“Sica ah apa kau bisa mengantarku ke Bandara aku mau mengantar Baekhyun?” Tanya Taeyeon tengah duduk manis diruang TV yang kini tengah melihat sahabatnya yang baru saja datang.

“Hey Kim apa kau tidak melihat kalau aku baru saja tiba di Apartment mu?” bukannya menjawab Jessica malah balik bertanya dengan nada kesalnya.

“Ya aku tau”

“Lalu?”

“Lalu apa?, hey bicara lah yang jelas nona Jung”

“Yah Kim aku baru saja datang kau sudah menyuruhku mengantarmu, sekarang kau tau aku masih lelah kan, lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?”gemas Jessica

“Arra arra, yang akan aku lakukan adalah tetap memintamu mengantarku tapi tidak sekarang, sekitar 1 jam lagi kau bisa mengantarku dan kau masih bisa beristirahat selama 1 jam” jawab Taeyeon cuek sedikit menggoda sahabat sejatinya itu.

“Ck terserah kau saja” balas Jessica. Taeyeon menatap Jessica yang berada disampingnya kini tengah memejamkan matanya. Taeyeon ingin menceritakan bahwa kemarin dia bertemu dengan Jiyong, tapi Taeyeon rasa Jessica tak akan mendengarnya saat ini.

“Sica” panggil Taeyeon

“Hm wae?”

“Apa kau masih lelah?”

“Tidak setelah aku duduk di sofa empuk mu ini”

“Baguslah, ada yang ingin aku ceritakan padamu” ucap Taeyeon membalikan badannya sedikit menghadap kearah Jessica

“Apa itu”jawab Jessica dengan alisnya yang terangkat sebelah dan kini sudah menatap Taeyeon yang tengah menatap nya juga.

“Jiyong datang menemuiku kemarin” ucap Taeyeon pelan sontak membuat Jessica terkejut.

“Mwo…ya ya ya kau serius?”

“Aku tidak akan mengatakan nya padamu kalau aku tidak serius”

“Kenapa begitu terburu buru? Apa dia tau kau sudah menjadi kekasih seorang Byun Baekhyun? Ah atau dia ingin mengakui kesalahannya yang sudah terlalu percaya dengan wanita bejat itu?”tanya Jessica penasaran

“Ya kedua”

“Apa yang kedua?, bicaralah yang jelas”

“Pertanyaanmu yang kedua”

“Mengakui kesalahannya? Woah ini gila dia benar benar gila, dia datang disaat kau sudah bahagia dan dia datang seperti tidak memiliki kesalahan apapapun”ucap Jessica yang kini menatap kesal TV yang ada dihadapannya dan menyilangkan kedua tangannya di dadanya. Taeyeon hanya menyandarkan badannya di sofa miliknya dan menatap langit langit Apartment miliknya.

“Yah kau benar dia gila, dia bahkan membuatku labil” jawab Taeyeon

“Oh ayolah Tae kau bahkan sudah memiliki Baekhyun, apa lagi yang membuatmu labil?” Tanya Jessica,menatap bingung Taeyeon.

“Entahlah, aku hanya merasa takut dengan perasaanku”jawab Taeyeon masih dengan posisi yang sama.

“Takut dengan perasaanmu? Kau takut perasaanmu berubah dan beralih ke Jiyong lagi? Taeyeon ah ini hanya perasaan sesaat, kau bukannya tidak bisa melupakan Jiyong atau kau masih punya perasaan dengannya hanya saja kau belum bisa membiasakan dirimu dengan keadaan yang kau alami. Kau bahkan sudah melupakan perasaanmu dengannya, itu terlihat jelas dari sorot matamu ketika bersama Baekhyun. Ini hanya masalah waktu dimana kau belum bisa menyesuaikan sesuatu yang berbeda”jelas Jessica

“Aku juga merasakan hal itu, ketika bersama Baekhyun semua tentang Jiyong bisa terlupakan begitu saja tapi ketika dengan Jiyong aku selalu mengingat Baekhyun. Apa aku hanya merasa ketakutan yang bahkan tidak perlu ku khawatirkan?”tanya Taeyeon

“Yah kau memang takut tapi kau takut akan kehilangan Baekhyun disaat dia tahu bahwa Jiyong datang lagi dikehidupannmu. Itu yang kau rasakan saat ini dan itu artinya kau masih harus lebih percaya dengan Baekhyun karena aku sangat yakin Baekhyun tidak akan meninggalkanmu dan kau hanya trauma dengan keadaan yang pernah kau alami karena Jiyong.”jawab Jessica

“Kau benar aku rasa aku hanya trauma dan aku harus lebih percaya pada Baekhyun, bahkan aku sepertinya sudah sangat bergantung padanya”balas Taeyeon

“Hahaha kau memang sudah sangat bergantung padanya, aku tak tau apa yang akan kau lakukan ketika Baekhyun berada di Jepang selama 5 hari” goda Jessica

“Ck aku tidak akan mati jika dia pergi lagipula Baekhyun tidak akan lama” ucap Taeyeon dibalas anggukan oleh Jessica.

“Omo omo aku lupa sica yah, cepat antar aku sekarang aku harus bertemu Baekhyun dibandara” kaget Taeyeon saat melihat Jam dinding diruang tengah, sontak Taeyeon bangkit berdiri dari duduknya dan berlari kearah kamar untuk bersia siap, Jessica hanya menatap aneh sahabatnya yang terlihat seperti wanita gila.

Setelah 10 menit bersiap siap kini Taeyeon sudah terlihat rapi dan cantik dengn kemeja garis garis biru dan skinny jeans nya yang terlihat pas tak lupa dengan tas kecil berwarna hitam, tanpa menunggu lama Taeyeon menarik tangan Jessica membuat sang empuh sedikit meringis. Taeyeon seakan tak peduli dia harus buru buru tak ingin membuat Baekhyun menunggunya lagi seperti kemarin, Taeyeon mengunci pintu Apartmennya dan masih menarik tangan Jessica yang kini hanya terdiam menuju Lift tanpa mempedulikan tatapan aneh orang orang.

Setelah keluar dari Apartment miliknya Kini mereka sudah berada di tempat parkiran dan tak perlu basa basi lagi Jessica bahkan didorong oleh Taeyeon untuk segera masuk didalam mobil dan Taeyeon sedikit berlari kecil menuju kursi disamping kursi kemudi yang telah di isi oleh Jessica. Jessica yang tak ingin mencari masalah pun segera menyalakan mesin mobilnya dan menjalankan mobil dengan kecepatan sedang. Taeyeon yang melihat Jessica yang begitu lambat pun menyuruh nya menambah kecepatan laju mobilnya agar cepat sampai ditujuan utama mereka yaitu Incheon Airport.

Hanya memakan waktu sekitar 30 menit, Taeyeon dan Jessica sudah tiba di Bandara Incheon. Mobil sport milik Jessica sudah terparkir dengan sempurna.

“Sica apa kau tak ingin ikut turun?” Tanya Taeyeon melepaskan seat belt yang menahan tubuhnya.

“Aku tidak ingin menjadi orang ketiga diantara kalian” tolak Jessica asal dan sedikit menggoda Taeyeon

“Ya! Kau ini berhentilah menggodaku, arraseo aku akan kedalam sendirian saja kau tunggu aku disini, aku tak akan lama” ucap Taeyeon membuka pintu mobil

“Aku tak percaya dengan kalimat terakhirmu” ucap Jessica dibalas tatapan tajam oleh Taeyeon sedangkan Jesaica hanya memamerkan deretan gigi nya.

Taeyeon berajalan meninggalan mobil Jessica dan sedikit berlari sambil mengirim pesan singkat untuk Baekhyun dan menuju ruang tunggu. Taeyeon berharap Baekhyun belum datang dan tidak menunggunya. Ia tak ingin Baekhyun yang menunggunya lagi tapi kali ini biarkan dirinya yang menunggu Baekhyun. Taeyeon masih sedikit berlari menuju kursi kosong tanpa mempedulikan sekitarnya hingga tak sengaja Taeyeon menabrak seorang pria, sadar karena menabrak sesorang Taeyeon pun segera meminta maaf tanpa memperhatikan orang yang dia tabrak kini menatapnya kaget.

“Taeyeon ah?” Panggil seorang pria yang ditabrak Taeyeon tak lain tak bukan adalah Kwon Jiyong. Taeyeon yang hafal dengan suara itu tak menunggu lama mengangkat kepalanya dan terkejut melihat Jiyong sudah menatapnya dengan senyuman yang membuat Taeyeon risih.

“Aku tidak menyangka kita akan bertemu disini”ucap Jiyong masih dengan senyumannya

“Apa yang kau lakukan disini” tanya Taeyeon tak mempedulikan ucapan Jiyong.

“Aku sedang mengantar keberangkatan Jiyeon ke Amerika, ah kurasa kau akan salah paham aku menyebut namanya dan lagipula Jiyeon sudah tak seperti apa yang kau pikirkan. Ceritanya sangat panjang dan yah terjadi begitu saja.” Jelas Jiyong

“Oh kau dan Jiyeon sudah pacaran? Bagus lah itu lebih baik, aku buru buru Jiyong ssi jadi maaf sekali lagi telah menabrakmu” ucap Taeyeon mulai berjalan meninggalkan Jiyong, belum sempat melangkah lebih jauh tangan kekar Jiyong menahan tangan mungil Taeyeon membuat sang empu menatap heran pria yang menahan lengannya.

“Aku tidak berpacaran dengannya ku mohon jangan salah paham Taeyeon ah, aku hanya menepati janjiku untuk mengantarnya ke Bandara” ucap Jiyong menatap Taeyeon lembut

“Salah paham? Jiyong ssi aku sama sekali tidak peduli kau mau pacaran dengannya atau tidak. Urusanmu adalah urusanmu dan urusanku adalah urusanku jadi tak ada yang perlu di salah paham kan disini dan aku sama sekali tidak salah paham dengan ucapan mu” jelas Taeyeon kesal. Saat ini Taeyeon sangat malu bagaimana tidak Jiyong menahan tangannya dan mereka berdiri di tengah tengah bahkan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.

“Kenapa kau terlihat menghindariku, waktu itu kau bahkan sudah memaafkanku tapi kenpa sekarang kau bersikap dingin denganku?” Tanya Jiyong gemas dengan sikap dingin Taeyeon

“Aku sudah memaafkanmu Jiyong ssi dan saat ini aku sedang buru buru jadi aku tidak bisa berlama lama disini” jelas Taeyeon

“Kau bahkan melupakan perkataanku waktu itu. Aku akan menunggumu sampai kau mau memberiku kesempatan lagi” ucap Jiyong tak peduli dengan ucapan Taeyeon barusan.

“Jiyong ku mohon jangan memperpanjang masalah, aku hanya menganggapmu teman saat ini dan aku sudah bahagia dengan seseorang yang bisa membuatku bahagia lagi jadi kumohon jalani kehidupan kita masing masing tanpa ada paksaan atau apapun itu”jelas Taeyeon lembut

“Seseorang? Kurasa aku tak peduli tentang itu aku akan mengatakan pada seseorang itu untuk membiarkan mu tetap denganku karena hanya aku yang tau apa saja yang bisa membuat mu bahagia”ucap Jiyong terkesan paksaan yang membuat Taeyeon geram

“Apa kau merasa sudah membuatku benar benar bahagia? Jika yah itu berarti kau hanya mengingat masa lalu yang bahkan tidak ingin aku ingat lagi. Jangan memaksaku Jiyong karena aku tidak akan bisa menjadi Taeyeon yang dulu kau kenal. Jadi kumohon lepaskan aku sekarang juga” geram Taeyeon berusaha melepaskan genggaman tangan Jiyong di lengannya. Jiyong hanya diam dan menatap Taeyeon yang berusaha melepas genggaman kuatnya.

Terus memberontak Tayeon tak mempedulikan lagi tatapan aneh orang orang yang di pikirkan adalah pergi dari Jiyong dan menunggu Baekhyun datang. Jiyong bahkan hanya diam setelah mendengar ucapan Taeyeon yang bagaikan hantaman besar untuknya. Dengan kesal Jiyong menarik tangan Taeyeon membuat Taeyeon membulatkan matanya sempurna dan makin memberontak. Jiyong tak peduli dengan rontakan Taeyeon dia terus saja menarik tangan Taeyeon menuju luar bandara dengan paksaan. Taeyeon terus saja berusaja lepas dari Jiyong, air matanya kini sudah terlihat keluar begitu saja. Disaat seperti ini Taeyeon sangat butuh keberadaan Baekhyun.

“Lepaskan tangannya kwon Jiyong ssi” teriak seorang pria yang Taeyeon pikirkan sedari tadi. Yah Baekhyun, kini terlihat berdiri dihadapan Taeyeon dan Jiyong dan menatap tajam kearah Jiyong yang tampak terkejut. Taeyeon yang melihat Baekhyun juga ikut terkejut.

“Kubilang lepaskan tangannya sekarang juga” lagi Baekhyun sedikit membentak Jiyong tanpa meninggikan suara nya tak ingin menjadi pusat perhatian.

“Lepas katamu? Siapa kau seenak nya mengatakan hal seperti itu padaku”balas Jiyong geram

“Kurasa tidak penting kau bertanya siapa aku saat ini karena kurasa tanpa berpikir keras pun kau akan tau siapa aku dan sekarang ku mohon mejauh lah dari Taeyeon” jelas Baekhyun tak kalah geram. Taeyeon hanya meringis kesakitan saat tangan Jiyong mengeratkan genggaman ditangannya. Air mata Tayeon masih keluar karena menahan sakit, melihat itu membuat Baekhyun geram dan merasa bersalah.

“Ah aku juga tidak peduli siapa kau sebenarnya dan apa hakmu menyuruhku menjauhi Taeyeon” ucap Jiyong tak mau kalah

“Kurasa kau harus peduli tetntang siapa aku dan kurasa kau bisa mengerti situasi saat ini Jiyong ssi” balas Baekhyun

“Tuan Baekhyun yang terhormat berhenti lah bertele tele aku sedang buru buru saat ini.” Ucap Jiyong

“Baiklah yang pertama aku berhak menyuruhmu menjauhi Tayeon karena dia adalah kekasihku, kedua aku mohon lepaskan Taeyeon karena aku punya urusan penting dengan Taeyeon saat ini, apa kau paham tuan Kwon Jiyong?!” Jelas Baekhyun

“Apa kau tidak memaksa perasaan mu saat ini Taeyeon nie?” Ucap Jiyong menatap Taeyeon dan tak menghiraukan ucapan Baekhyun.

“Apa maksudmu?”tanya Taeyeon bingung

“Apa kau tidak memaksa perasaanmu untuk menjadi kekasih dari lelaki didepanmu?”ujar Jiyong gemas. Taeyeon bahkan tak menjawab dia hanya menatapa Baekhyun yang kini menatap nya juga, Jiyong yg melihatnya sedikit geram dan menarik kuat tangan Taeyeon membuat sang empuh lagi lagi meringis kesakitan.

Baekhyun tampak terlihat sangat kesal melihat perlakuan kasar Jiyong dan tak butuh waktu lama Baekhyun berjalan kearah Taeyeon dan menarik pelan tangan Taeyeon dan berjalan meninggalakn Jiyong begitu saja tanpa membalas ucapan dan tatapan tajam Jiyong. Jiyong tersenyum remeh dan menggeram frustasi melihat sikap Baekhyun, ia bahkan tak mempedulikan tatapan aneh orang yang melihatnya. Tak ingin menjadi pusat perhatian lebih lama, Jiyong meleset pergi dari Bandara dengan perasaan kesalnya.

Baekhyun terus berjalan tanpa menghiraukan tatapan ketakutan Taeyeon. Ini pertama kalinya Taeyeon melihat Baekhyun marah dan terlihat sedikit menyeramkan dimata Taeyeon dan di satu sisi terlihat begitu manly. Baekhyun berhenti di kursi tunggu yang  terletak disamping jendela panjang dan besar,  berbalik menghadap Taeyeon dan memegang kedua pundak taeyeon menuntun Taeyeon untuk duduk di kursi tunggu. Baekhyun ikut berjongkok dihadapan Taeyeon dan menatap mata Taeyeon lembut dengan senyuma tampan milik Baekhyun. Taeyeon yang melihat sikap manis Baekhyun juga ikut tersenyum manis. Betapa beruntungnya Kim Taeyeon mendapatkan pria baik dan penuh kelembutan seperti Baekhyun.

“Apa kau baik baik saja?” Tanya Baekhyun khawatir, tangan kananya diagunakan untuk megelus pipi Taeyeon lembut.

“Aku baik baik saja setelah kau bersikap sangat manis padaku Baekhyun ah” ucap Taeyeon riang dengan senyum manisnya

“Sejak kapan kau pintar menggombal seperti ini hm” goda Baekhyun dan terkekeh pelan melihat wajah imut kekasihnya.

“Sejak aku menjadi kekasih dari seorang CEO yang terkenal dingin di mata bawahannya” lagi Taeyeon malah membalas godaan Baekhyun. Membuat Baekhyun mencubit pelan pipi putih dan halus milik Kim Taeyeon.

“Ck kau ini”balas Baekhyun

“Wae?”

“Tidak aku hanya bahagia melihatmu bisa tersenyum bahagia didepanku. Aku minta maaf telah membuat mu menunggu lama, aku membuatmu menangis tadi dan itu membuatku sangat khawatir” jelas Baekhyun menatap lembut manik mata indah milik kekasihnya.

“Bukan ini bukan salahmu sama sekali bukan salahmu, semua kejadian tadi anggap saja tak pernah terjadi sehingga kau tidak merasa bersalah seperti ini. Aku akan selalu baik baik saja jika kau terus bersamaku walaupun kau akan pergi ke Jepang hari ini setidaknya aku bisa menelponmu dan mendengar suaramu lagi” jawab Taeyeon tulus, tangan Taeyeon mengelus lembut rambut Baekhyun dan terus memamerkan senyum indahnya hanya untuk Baekhyun.

“Aku bahagia mendengarnya, tunggu lah aku karena setelah aku kembali akan ada kejutan indah untukmu jadi jangan lelah menungguku selama 5 hari nanti” ucap Baekhyun

“Baiklah aku akan sabar menunggumu, lagipula hanya 5 hari kan dan juga ada Jessica yang akan menemaniku selama kau tidak ada dan tepatilah janjimu tuan Byun, saat kau pulang aku ingin melihat kejutan indah apa yang kau berikan padaku” ucap Taeyeon

“Arraseo pegang janjiku ini, aku yakin kau akan terus memujiku nantinya” balas Baekhyun terkekeh pelan melihat wajah imut kekasihnya.

“Kau terlalu pede tuan Byun  dan kuharap kau menjaga kesehatanmu disana, kau suka lupa makan jika aku tidak mengingatkanmu jadi usahakan kau bisa mengingat waktu makan arra” jelas Taeyeon mengingatkan sang kekasih.

“Apa kah aku akan terus merasakan perhatian seperti ini setiap harinya?”ucap Baekhyun menghiraukan ucapan Taeyeon

“Tentu saja kau akan merasakan nya setiap hari dan aku juga akan merasakan sikap dan perhatian manis mu untukku setiap hari jadi impas bukan hehe”balas Taeyeon

“Kau menggombal lagi chagi dan gomawo untuk semua perhatianmu untuku hanya untuku dan kuharap ini bukan yang terakhir kalinya aku mendengar ucapan manismu itu” ucap Baekhyun tersenyum lembut, mengelus lembut pipi Taeyeon dan menatap mata indah itu sekali lagi.

“Terakhir kalinya? Baekhyun ah kenapa kau mengatakan sesuatu yang sedikit aneh” heran Taeyeon

“Hahaha aku takut kau akan melupakanku dan mengeluarkan gombalan mu itu untuk Jessica” canda Baekhyun

“Kau gila Byun Baekhyun mana mungkin aku melakukan itu” balas Taeyeon dngan tawa khas ajhumma miliknya. Baekhyun melihat itu sontak mengecup singkat bibir mungil Taeyeon.

Taeyeon hanya teraenyum mendapat perlakuan manis dari Baekhyun.

“Keberangkatan pesawat AirBuzz JT603 tujuan Jepang akan segara berangkat, bagi anda penumpang dengan pesawat AirBuzz JT603 harap segera memasuki peswat”

Mendengar informasi barusan sontak Baekhyun beridiri dari tempatnya dan tak lupa mengucapkan salam perpisahan pada sang kekasih. Taeyeon juga ikut berdiri dan tersenyum manis kearah Baekhyun. Tangan kekar Baekhyun memegang kedua pipi Taeyeon dan mengecup lembut jidat Taeyeon dan memeluk kekasihnya erat dan melepaskannya. Tak ingin membuang buang waktu Baekhyun pun berlari tanpa melihat kebelakang. Taeyeon melambaikan tangannya masih dengan senyum indahnya. Ada rasa sedikit khawatir saat Baekhyu sudah meninggalakan dirinya. Tapi Taeyeon tak akan memikirkan kekhawatiran itu ia hanya berharap Baekhyun bisa cepat kembali.

Taeyeon berjalan menuju arah parkiran dimana Jessica sepertinya akan mengomelinya karena membuat wanita itu menunggu lama di mobil. Taeyeon sedikit berlari saat jarak dirinya dan mobil Jessica tidak terlalu jauh. Saat sudah sampai Taeyeon membuka pintu mobil Jessica dan jeng jeng Taeyeon mala mendapat tatapan membunuh dari Jessica. Melihat itu Taeyeon memamerkan cengiran khas nya.

“Kau lama sekali Kim”

“Hehe mian aku harus menunggu Baekhyun juga, kau tahu dia datang terlambat tadi bahkan dia harus berlari masuk ke ruang keberangkatan” bela Taeyeon

“Oh yah? Kurasa Baekhyun bisa terlambat masuk ruang keberangakatan juga karenamu” goda Jessica

“Ya ya ya terserah kau saja, cepat jalankan mobilmu aku sudah sangat lapar, kita harus ke Cafe Miyong untuk mengisi perut laparku ini” balas Taeyeon cuek

“Ya! KIM TAEYEON AKU BUKAN SUPIRMU” teriak Jessica sedangkan Taeyeon tak mempedulikan hal itu, ia memasang seat belt nya dan menatap keluar jendela tanpa melihat kearah Jessica. Dengan rasa kesalnya Jessica menjalankan mobilnya dengan cepat, hal itu membuat Tayeon menatap kaget Jessica.

“Yah aku tak ingin mati muda bersamamu Jessica Jung, cepat turunkan kecepatannya!” Ucap Taeyeon

“Bukankau kau menyuruhku cepat cepat tadi jadi jangan salahkan aku” balas Jessica menginjak rem nya kuat mempercepat kecepatan mobilnya. Taeyeon meringis melihat Jessica dan hanya duduk diam sambil berdoa semoga sampai dengan selamat.

Taeyekn terus saja menutup matanya takut melihat betapa mengerikannya Jessica membawa mobilnya saat ini. Melaju dengan kecepatan yang sangat cepat membuat Jantung Taeyeon mau keluar dari tempatnya. Berlebihan memang tapi itulah Kim Taeyeon, bahkan selama 30 menit lamanya Taeyeon terus saja berdoa dalam hati hingga dia tak sadar kalau mobil Jessica saat ini sudah terpakir sempurna.

“Oh yah Tuhan Baekhyun masih sangat membutuhkanmu jadi selamatkan aku dari wanita kejam disampingku ini” ucap Taeyeon masih menutup matanya, jessica yang melihat hanya meggelengkan kepalanya.

“Hey Kim Taeyeon aku tau Baekhyun masih membutuhkanmu jadi ayo buka lah matamu dan lihatalah dimana kita sekarang”ucap Jessica malas, Taeyeon membuka matanya perlahan dan tersenyum malu menatap sekelilingnya yang ternyata mereka sudah sampai didepan Cafe milik Tiffany. Tak mau dipermalukan sahabat sendiri Taeyeon keluar dari mobil tanpa mempedulikan Jessica yang sudah menertawakannya. Jessica juga ikut keluar dan mengejar Taeyeon yang sudah duluan masuk kedalam Cafe bernuansa elegan penuh dengan pernak pernak cantik. Mereka terlihat seperti dua wanita aneh dan menjadi pusat perhatian saat ini.

“Fany ah Annyeong” teriak Taeyeon dan Jessica bersamaan. Mereka menyapa Tiffany sang pemilik Cafe yang kini tengah duduk di ujung Cafe dekat dengan jendela besar.

“Hey kalian membuat pelangganku risih dengan teriakan kalian” ucap Tiffany, Jessica dan Taeyeon hanya tersenyum dan duduk didepan Tiffany tanpa mendengar tegurannya barusan.

“Apa yang akan kita makan hari ini Miss Hwang” tanya Taeyeon

“Ck makanlah seperti yang kau makan setiap hari Taeng” jawab Tiffany asal, Taeyeon yang mendngar ucapan Tiffany yang tak biasa sedikit heran dan bingung.

“Sepertinya kau sedang ada masalah dengan Chanyeol? Lihatlah raut wajahnya Tae itu terlalu kelihatan”ucap Jessica

“Benarkah? Apa Chanyeol membawa wanita lain ke Cafemu lagi” tanya Taeyeon, Tiffany yang mendengar itu sontak menatap tajam kearah Taeyeon.

“Ya Tae, kau ingat Chanyeol sudah berubah tidak seperti dulu lagi, berhentilah mengatakan yang tidak tidak” balas Jessica memperjelas.

“Aku tau itu, lalu sekarang apa masalahnya. Kau bahkan terlihat kusut sekali hari ini Fany ah” ucap Taeyeon

“Kalau begitu ceritakan apa yang terjadi denganmu? Tanya Jessica.

“Chanyeol batal melamarku kemarin dan itu membuatku terlihat menyedihakan” jawab Tiffany

“Harusnya kau berteriak saja didepan wajahnya kemarin dan tanyakan apa alasan dia batal melamarmu” ucap Jessica terlihat kaget dan kesal

“Hey tak perlu berteriak itu jauh lebih baik. Bicaralah dengannya secara baik baik lalu tanyakan apa yang terjadi” balas Taeyeon

“Aku sudah menanyakan alasan dia membatalkannya, dia bilang dia akan melamarku saat kau dan Baekhyun sudah menikah” jawab Tiftany menatap kearah Taeyeon

“Itu alasan yang sungguh masuk akal” ucap Jessica mengejek

“Kau benar Sica, itu alasan yang sungguh masuk akal dan terlihat sangat bodoh, bagaimana bisa dia membatalaknnya hanya karena menunggu ku dan Baekhyun menikah”sindir Taeyeon lagi, setelahnya mereka Jessica dan Taeyeon tertawa melihat wajah kesal Tiffany.

“Ya ya berhentilah memojokkanku, kalian sama sekali tak membantuku” kesal Tiffany melihat dua sahabatnya yang sedang mengejeknya dan menertawakannya. Taeyeon dan Jessica tak peduli dan berdiri dari tempat duduknya dan berjalan kearah kasir untuk memesan makanan, Tiffany hanya menatap kesal dua wanita yang sudah dia anggap sebagai saudara sendiri.

-TAKE YOU HOME-

(2017.06.10/15:00 KST)

Cuaca Hari ini terlihat tidak begitu bagus, hujan membasahi beberapa pejalan kaki saat ini dan berteduh untuk menghindari hujan. Termasuk Taeyeon yang kini terlihat berteduh di halte Bus, beberapa hari ini Taeyeon sangat malas membawa mobil kekantor Ayahnya dan sialnya dia tidak berpikir dirinya akan terjebak hujan dan harus menunggu Bus selanjutnya. Ditambah lagi Taeyeon terlihat kesal dari kemarin, bayangkan saja Baekhyun sama sekali tak mengabarinya dan bahkan saat ia menelponnya Baekhyun sama sekali tak mengangkatnya. Disatu sisi Taeyeon juga sangat khawatir, tidak biasanya Baekhyun seperti ini. Setiap kali Baekhyun tugas keluar negri pria itu tak pernah absen mengabarinya bahkan ditengah malam pun Baekhyun sering mengirim pesan untuknya.

Masih dengan rasa kesalnya Taeyeon sampai tak menyadari adanya seorang pria yang tadi terlihat turun dari mobil sport dan berjalan menuju kearahnya. Pria itu tersenyum senang saat melihat wajah kesal Taeyeon yang menggemaskan. Taeyeon masih saja menunduk tanpa melihat pria didepannya saat ini.

“Annyeong Taeyeonnie” sapa pria itu Kwon Jiyong, Taeyeon yang merasa terpanggil menatap kaget pria yang ada dihadapannya saat ini.

“Oh anyyeong jiyong ssi” balas Taeyeon malas

“Sepertinnya kau butuh tumpangan, tadi aku bertemu ayahmu dan dia mengatakan kau sepertinya sedang menunggu Bus dan saat aku tau saat ini sedang hujan dengan baik hati aku menyusulmu”ucap Jiyong

“Tidak perlu, aku akan menelpon Park ajhussi untuk menjeputku” balas Taeyeon, mau tak mau dia harus menelpon Park ajhussi untung menghindari Jiyong saat ini namu naas saat Taeyeon imgin menelpon tiba tiba saja Iphone Taeyeon mati begitu saja pertanda Iphone Taeyeon kehabisan daya. Jiyong yang melihatnya tersenyum kemenangan sedangkan Taeyeon hanya merutuki nasib sialnya yang bisa datang disaat dirinya bersama Jiyong.

“Kurasa kau memang harus pulang denganku Kim Taeyeon” ucap Jiyong masih dengan senyum kemenangannya. Tak ingin memperpanjang masalah dan tak ingin terjebak hujan lebih lama Taeyeon berjalan pasrah kearah mobil Jiyong, melihat itu Jiyong sontak berlari membuka pintu untuk Taeyeon. Setelahnya Jiyong segera berlari kearah pintu kemudi, menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.

Selama perjalanan Taeyeon hanya terfokus degan jalanan tanpa mempedulikan tatapan Jiyong. Pikiranya terus mengarah ke Baekhyun, Taeyeon sangat khawatir Baekhyun sama sekali tak memberinya kabar apapun. Pikiran Taeyeon buyar saat Jiyong memberhentikan mobilnya dan menatap heran kearah Jiyong

“Sepertinya kau sangat kelelahan, aku akan singgah di supermarket depan dan memeblikanmu coklat hangat dan kau tunggulah disini sebentar”ucap Jiyong saat melihat Taeyeon yang sepertinya kelelahan. Jiyong keluar dari mobilnya menyisakan Taeyeon yang kembali melamun menatap Billboard besar dihadapannya saat ini yang tergantung ditengah jalan kota Seoul. Taeyeon terus memperhatikan iklan iklan yang terputar dilayar besar tersebut sampai ada berita yang seketika membuat Taeyeon tak bisa berkutik dan membuat sekujur tubuh Taeyeon kaku begitu saja.

Breaking News : peswaat AirBuzz JT603 tujuan Jepang dengan penumpang berjumlah 160 mengalami kecelakaan pada tangga 9 Juni 2017 pukul 16:30 KST. Menurut laporan pesawat hilang kendali dan menyebabkan kecelakaan yang menewaskan 100 orang, korban luka luka sebanyak 55 orang dan sisanya belum ditemukan sebanyak 5 orang.

Taeyeon tak bisa menahan tangisnya saat ini tapi ia berusaha menahannya karena tak ingin mempercayai berita itu, tapi ia tau dan sangat tau itu pesawat yang di tumpangi Baekhyun. Tanpa berpikir apapun Taeyeon sontak keluar dari mobil Jiyong dan berlari mencari Taxi, Jiyong yang saat itu sudah keluar dari supermarket melihat Taeyeon kluar dari mobilnya yang kini tengah memasuki Taxi, Jiyong berteriak memanggil nama Taeyeon tapi sepertinya Taeyeon sama sekali tak memepedulikan itu bahkan Taeyeon sudah masuk kedalam taxi yang sudah melaju begitu cepat.

Taeyeon terlihat tidak tenang saat ini, wajahnya memrah menahan tangis, yah Taeyeon menahan tangis nya karena disatu sisi ia masih tak mau memepercayai berita itu. Ia masih berpikir Baekhyun tak akan meninggalkannya.

Selama 30 menit lamanya akhirnya Taeyeon sampai dirumah kedua orang tua, memberikan asal uang kepada sopir taxi dan keluar dengan buru buru tanpa mempedulikan panggilan sang sopir taxi.

Taeyeon berlari masuk kedalam rumah orang tuanya dan ingin memastikan bahwa berita itu hanya bualan semata. Saat Taeyeon membuka pintu rumah mewah miliknya dan masuk begitu saja, Taeyeon begitu terkejut melihat kedua orang tuanya dan orang tua Baekhyun, kedua sahabatnya, Chanyeol dan Sehun kini tengah berkumpul diruang tengah. Semua orang kini menatap Taeyeon sedih, Taeyeon yang melihat tatapan mereka dan melihat berita di TV semakin tak percaya dengan semuanya. Tubuhnya ambruk begitu saja, tangisnya yang ia tahan sedari tadi kini pecah begitu saja. Taeyeon memegang dadanya sakit, begitu sakit rasanya ia tak sanggup menahan semuanya.

“Kau sudah berjanji padaku Baekhyun ah, kau berjani akan kembali” ucap Taeyeon masih dengan tangisnya. Ia memukul dadanya sekedar menghilangkan rasa sakit yang begitu membuatnya menderita dan terus menunduk menahan semua kepedihan yang ia rasakan. Nyonya Kim yang melihat putrinya pun menghampiri dan memeluknya erat, mengelus lembut punggung Taeyeon.

“Kami sedari tadi menelponmu Taeyeon noona tapi kau tidak mengangkatnya, tim pencari saat ini masih mencari 5 korban yang masih hilang dan diantara 5 orang itu termasuk Baekhyun hyung. Aku sudah memberikan semua data tentang Baekhyun dan kita cukup berdoa saja semoga Baekhyun hyung cepat ditemukan”jelas Sehun

Mendengar penjelasan Sehun , tangis Taeyeon semakin pecah. Ia tak menyangka Baekhyun belum ditemukan, sesorang yang menyayanginya dan selalu memberikan kehangatan kenyamanan untuknya kini meninggalkannya.

Sakit itulah yang Taeyeon rasakan saat ini, semua ingatan tentang Baekhyun dan janji Baekhyun saat itu begitu terngiang dikepala Taeyeon. Nyonya Kim yang melihat anaknya pun juga ikut menangis, kedua orang tua Baekhyun, Jessica dan Tiffany kini juga terlihat menangis. Taeyeon tak tau apa yang akan terjadi padanya nanti, tanpa Baekhyun dirinya merasa seperti dulu tak memiliki jalan untuk kembali ketempat dimana kebahagian itu dulu sudah menunggunya. Tanpa Baekhyun apakah Taeyeon bisa menjadi wanita bahagia lagi, hal itu terus Taeyeon pikirkan saat ini.

“Aku tahu bahwa kau menunggu

Di dalam matamu yang indah tersirat kesedihan mendalam

Tapi aku tak bisa melakukan apa-apa

Aku bisa merasakannya”

(BYUN BAEKHYUN)

TBC

hehe maaf udah nunggu lama dan part kalii ini lumayan panjang lah yah dan lasti kalian bosen kan bacanya karena kepeanjangan wkwkw. Maaf kalau rada gak jelas atau ngaur ini aku buatnya rada niat gak niat😂. Kemarin file part 2 sama 3 nya keapus 😢jadi aku buat ulangdan aslinya cerita awalnya gak kaya gini, cuman biar lebih dramatis Baekhyun nya aku bikin mati eh😂mati atau apa yah wkwwk kita lihat saja di part 3 wkwkw.


Advertisements

22 comments on “[FREELANCE] Take You Home (Chapter 2)

  1. Jiyong udah carik aja cwek lain. Taeng gak bole sma jiyong ya, hm.
    Baekyeon sweeeett parraaahhh.
    Kan kecelakaan kan,huuuu. Sabar ya taeng. Semoga aja baek selamat.
    Nxt chp ditunggu^^

  2. Baekhyun pake kecelakaan segala.. kalo sampe ga di temukan bisa2 Ji-yong ngambil kesempatan lagi buat balik sama Taeyeon.. please deh , Ji-yong itu kasar.. jangan sampe Taetae sama dia..

  3. baekhyunnya jangan di buat matii ath lakhhh..nantii jiyoung balik lagi ama taeyeon.
    next chap..semangattt

  4. aduuh thor jan mati dong baekhyun nya..
    kasian taeyeon,, semoga baekhyun cepat ktemu dan kembali ke taeyeon..
    next chapter lebih cepat update ya thor
    keep fighting and writing author..

  5. semoga baekhyun cepat ketemu dan selamat
    taeyeon yg sabar harus kuat
    bikin sedih thor 😢 next ditunggu … fighting

  6. Eonni plis jangan mati baekhyun nyaaa… Just for once. . Huhuhu
    Akhir2 ini kangen sama baekyeon. Jadi jgn di matiin dong eonni

  7. huwaa, kok baek nya kecelakaan sih?
    taeng ga bolh sama jiyong, jujur aku ga suka gtae aku suka nya exotaeng aja.. ka jangan baeknya ilang dong dan jngan satuin tae sama gd..
    moga baek cpet ketemu deh, biar taeng ga sedih..
    semangat ya ka ngelanjutunnya, ditunggu bnget loh lanjutannya! hwaiting kaa!

  8. Pdhl aq yakin stlh pulang dr jepang baekhyun bkalan ngelamar taeng, ehhh tau nya malah pesawat yg ditumpangi baekhyun kecelakaan. Smga baekhyun selamat dan taetae bs tegar nungguin baekhyun kembali…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s