[FREELANCE] Take You Home (Chapter 1)


[FREELANCE] Take You Home Part1

[Nabilla(Hyunbill_ty)]

Main Cast : Baekhyun, Taeyeon & Jiyong

Other Cast : Find it Out Yourself๐Ÿ˜†

Genre : Romance

Rate : 16

“You Don’t Have to Say Sorry”

[Wattpad : @Hyunbill_ty]

************************************

Meskipun kau seolah tak peduli

Kau telah menunggu, dan kau tahu kau tak bisa berbuat apa-apa

Dengan raut kesedihan di bibirmu

Bahkan ketika kau tersenyum

Aku bisa merasakannya

Tak apa, kau tak perlu meminta maaf

Bisa memilikimu saja itu sudah cukup

Kau tak perlu mengatakannya

Tak apa, aku akan dengarkan

Jika itu bisa membuatmu merasa lebih baik

Aku bukan kekasihmu

Tapi perhatikanlah aku

Aku bukan satu-satunya

Meskipun aku tak bisa memlukmu

Akulah pria kuat yang bisa membawamu pulang

Aku akan membawamu pulang

Bersandarlah padaku

[Indo Trans]

-TAKE YOU HOME-

.

.

.

.

Sebuah kamar yang terlihat begitu berantakan dengan beberapa pecahan kaca terlihat jelas di sekeliling lantai kamar mewah bahkan suasan dikamar ini terlihat begitu kacau dan mungkin orang tak berpikir bahwa kamar ini milik seorang wanita cantik dan manis.

Wanita itu meringis kesakitan melihat luka dan darah yang mengalir cukup deras di telapak tangannya, sedangkan pria yang ada dihadapannya hanya menatap seolah tak peduli dengan ringisan sang wanita. Pria itu hanya diam dan menatap tajam wanita dihadapannya yang masih meringis kesakitan. Pria itu bahkan tak segan segan menarik tangan sang wanita lalu menghempaskannya karena terlalu kesal. Sedangkan wanita itu tak bisa berbuat apa apa, ia terlalu lemah menghadapi pria yang sangat ia cintai yang saat ini masih menatap tajam kearahnya.

“Kau tau apa kesalahanmu Kim Taeyeon? Kau menghancurkan semuanya dan kau melakukan hal bodoh seperti ini!” Bentak pria yang masih dengan tatapan tajamnya. Wanita itu? Kim Taeyeon sudah menundukkan wajahnya dan diam tak berani menatap pria di hadapannya.

“Kenapa kau hanya diam hah… Aku butuh jawabanmu, KIM TAEYEON JAWAB AKU SEBELUM AKU MELAKUKAN SESUATU DILUAR BATAS” teriak pria itu memegang kasar dua pundak Taeyeon. Bukan sekedar bentakkan biasa, pria dihadapannya saat ini sudah sangat marah dam berteriak kencang didepan wajah Taeyeon. Hal itu membuat Taeyeon semakin ketakutan setengah mati. Tidak pernah ia melihat kekasihnya semarah ini bahkan saat dia melakukan kesalahan sedikitpun.

“A…aku tidak melakukan itu oppa, kenapa kau sangat marah padaku?” Taeyeon dengan berani mengeluarkan suara setelah sekian lama terdiam.

“Tidak melakukannya? Apa kau bodoh hah, kau menghancurkan mimpiku yang sudah kuatur sejak lama dan kau bertingkah seakan akan kau wanita paling sempurna. Dan kau terlihat seperti wanita murahan yang seenak nya meminta bantuan pada pria bodoh itu yang bahkan baru kau kenal beberapa hari yang lalu” sekali lagi pria itu membentak Taeyeon. Seketika runtuh sudah pertahanan Taeyeon ia bangun selama ini. Ia tak percaya pria yang ia cintai bisa memperlakukan nya seperti ini dan bahkan meruntuhkan pertahanan yang ia bangun untuk pria didepannya. Taeyeon tak tahan lagi dia bukan wanita murahan atau wanita bodoh, ia masih sangat mencintai pria itu dan melakukan semuanya demi masa depan mereka.

“Aku tidak bodoh dan murahan seperti apa yang kau katakan barusan JIYONG OPPA. Aku melakukan ini karena suruhan kwon ajhussi dan kau dengan gampangnya termakan omongan gadis itu. Aku meminta tolong pada pria bodoh yang kau katakan tadi karena hanya dia yang bisa membuat perusahaanmu kembali normal. Apa kau tak sadar oppa wanita itu Park Jiyeon dia mempermainkanmu dan menginginkan perusahaan itu jatuh ditangannya dan aku sebagai kekasihmu tak ingin hal itu terjadi sehingga aku melakukan hal bodoh dan memalukan untuk melindungimu” jelas Taeyeon panjang lebar. Bahkan ia lupa kalau saat ini ia tengah menahan sakit. Pria didepannya sejenak diam hingga dia seperti nya masih terlihah marah dan mengeluarkan kalimat seolah tak ingin kalah dan mengalah untuk saat ini.

“Benarkan? Kenapa kau selalu membawa Jiyeon disetiap kita bertengkar seperti ini eoh. Aku tidak percaya dengan semua pernyataan mu itu, bahkan saat kau mengatakan kalau kau disuruh oleh ayahku itu sangat konyol. Kau datang di acara penting seperti tadi lalu kau melakukan hal bodoh dan setelah itu kau beralasan ingin melindungiku dan membawa pria bodoh itu dan bahkan kau melukai tanganmu sendiri agar aku percaya pada mu. Kau tau aku tak butuh pria bodoh itu aku bisa melakukannya sendiri karena aku tak sebodoh yang kau pikirkan dan satu lagi jangan pernah membawa nama Jiyeon lagi karena aku tidak suka dengan caramu yang terlihat tidak menyukainya” lagi pria itu Kwon Jiyong membentak Taeyeon untuk keskian kalinya.

Taeyeon yang mendengar itu sudah tak tahan lagi, air mata mengalir deras di kedua pipinya. Ia merasa tak dihargai lagi oleh pria bermarga Kwon yang sudah ia percaya selama 3 tahun ini. Kwon Jiyong yang dulu hangat dan penyayang berubah 180ยฐ , ia tak melihat sisi hangat itu di diri Jiyong yang dia lihat adalah aura yang sangat berbeda. Taeyeon melakukan hal bodoh itu untuk melindungi perusahaan Jiyong termasuk melindungi diri Jiyong dari beberapa orang termasuk Jiyeon yang berusaha mengambil alih perusahaan milik Jiyong. Taeyeon tak ingin melihat kesedihan kekasihnya saat perusahaan yang dia bangun dengan susah payah mengalami kebangkrutan.

Pada akhirnya Taeyeon meminta tolong pada salah satu pengusaha muda kenalan ayahnya yang memiliki segudang saham baik didalam negri mau pun luar negri. Jika dibandingkan dengan Jiyong pria itu memang sedikit lebih tegas dan menjadi salah satu CEO muda yang banyak disegani oleh orang orang. Dengan cara itulah Taeyeon bisa membantu Jiyong dan Taeyeon sangat bersyukur pria itu sangat baik padanya dan mau membantunya tapi nyatanya Jiyong sama sekali tak senang ataupun bangga dengan semua yang Taeyeon lakukan melainkan Taeyeon mendapatkan cacian dari kekasihnya sendiri. Jiyong awalnya menyangka Taeyeon beselingkuh dengan pria itu dan Taeyeon selalu menegasakn bawah dia hanya meminta bantuan pria itu tidak lebih tapi Jiyong tetap tak percaya padanya.

“Oke fine, aku sudah lelah dengan semua tuduhanmu oppa. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan lagi agar kau percaya padaku….tapi satu hal yang perlu kau tahu Kwon Jiyong-ssi aku melakukan semua ini demi kau dan demi masa depan kita, aku mencari pertolongan disemua tempat demi menyelamatkan perusahaanmu itu tapi kau malah lebih percaya dengan wanita bejat itu yang bahkan ingin menghancurkanmu. Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua yang kau lakukan padaku oppa sungguh” ucap Taeyeon setelahnya air mata itu keluar lagi di kedua pipi mulusnya. Ia sudah tak peduli dengan pria didepannya, ia tak ingin ikut campur soal apapun itu tentang Jiyong.

“Aku sama sekali tidak percaya dengan semua omong kosongmu itu. Dan jika kau sudah tak sanggup lagi oke kita akhiri saja hubungan yang tidak berarti ini.” Ucap Jiyong kesal

“Baiklah jika itu yang kau inginkan kita akhiri saja. Aku menyesal telah percaya padamu, aku berharap kau tak akan menyesal Kwon Jiyong. Cam kan itu baik baik karena aku bukan wanita yang suka mengada ngada dan kurasa kau tau soal itu. Dan sekarang kau bisa pergi dari kamarku dan lupakan aku dan datanglah pada perempuan bejat itu yang sangat kau sayangi. Selamat tinggal Kwon Jiyong” jawab Taeyeon, ia merasa seperti dihantam ribuan pisau saat mengatakan itu. Taeyeon yakin ia akan menyesal melepaskan Jiyong, tapi itu adalah pilihan terbaik untuk Jiyong yah untuk pria itu bukan dirinya yang saat ini masih sangat menyayangi Jiyong.

“Fine, kita akhiri sampai disini dan kuharap aku tidak akan mengingat perkataanmu itu Kim Taeyeon karena aku tidak akan menyesal. Selamat tinggal” ucap Jiyong sambil berjalan kearah pintu Taeyeon sampai tubuh tinggi Jiyong tak tertangkap mata indah Taeyeon lagi.

Setelah kepergian Jiyong Taeyeon menangisi semua yang terjadi. Ia tak menyangka ini akan terjadi dalam hidupnya, seorang pria yang dia percaya telah meninggalkannya. Ia sangat tau Jiyong memang tidak akan menyesal tapi dirinya lah yang sangat menyesal melepas pria itu. Semua kenangan dan luka masih tersimpan jelas di hati Taeyeon, semua yang dia lakukan untuk pria itu seakan sia sia saja. Taeyeon menjatuhkan dirinya dilantai tak peduli dengan luka yang sedari tadi dia tahan. Bahkan rasa sakit luka ditangannya tak sebanding dengan rasa sakit luka dihatinya saat ini. Ia tidak tau bagaimana bisa menyembuhkan luka ini, Taeyeon sudah berpikir sangat jauh dia tak sanggup membayangkan nasib nya nanti. Ia berharap ada seseorang yang bisa membawa hatinya kembali seperti dulu yang memiliki perasaan bahagia disetiap hari harinya. Membuka hatinya dan menutup dalam dalam luka yang begitu menyakitkan.

Taeyeon masih tak bergeming ditempatnya. Mata indahnya menatap kearah jendela besar, tatapan kosong yang menyiratkan kesedihan mendalam. Kamar yang begitu berantakan bahkan tidak dipedulikan Taeyeon, pecahan kaca yang berserakan disekelilingnya saja ia tak peduli. Seperapa sakitnya pecahan kaca itu mengenai kulitnya tetap saja ia tak merasa sakit, luka dihatinya menguasai dirinya saat ini.

Ketukan pintu yang sedari tadi terdengar tak membuat Taeyeon bergeming, ia terus saja diam dengan tatapan kosongnya. Hingga seseorang diluar sana membuka pintu kamarnya dan terkejut setengah mati melihat keadaan kamar Taeyeon termasuk kondisi Taeyeon yang mengenaskan.

Pria yang membuka kamar Taeyeon tadi berjalan kearah Taeyeon, pria itu tak bergeming ia hanya menatap kearah luar juga dengan posisi berdiri disamping Taeyeon. Pria itu rasanya ingin memeluk erat wanita yang ada disampingnya tapi jika diingat pria itu baru saja mengenal Taeyeon dan itu membuatnya segan untuk memeluk Taeyeon. Saat pria itu ingin mengeluarkan suara, isak tangis Taeyeon terdengar begitu saja di telinga Baekhyun, hal itu sontak membuat Baekhyun duduk diahadapan Taeyeon, menyentuh dan mengelus pelan pundak Taeyeon sekedar menenangkan. Pria itu masih tak berani memeluk Taeyeon, apalagi melihat reaksi Taeyeon saat dia memberi ketenangan untuknya. Taeyeon seakan akan tak mempedulikan kehadiran Baekhyun saat ini, kini mata indahnya tak lagi menatap keluar melainkan kearah tangannya yang berada di pangkuannya dan tidak mau menatap pria didepannya.

“Mianhae” hanya satu kata itu yang Taeyeon bisa keluarkan.

“Kau tak perlu meminta maaf, ini bukan sepenuhnya salahmu” ucpa pria itu

Baekhyun tau apa yang terjadi pada Taeyeon saat ini. Selama dua hari ini sejak dia mengenal Taeyeon, ia sudah tau masalah yang dialami Taeyeon dan melihat kondisi Taeyeon saat ini membuat pria itu menebak kalau hubungan Taeyeon dan kekasihnya sudah berakhir.

“Baekhyun kau tidak akan mengerti, aku yang salah disini, harusnya aku tetap diam dan tidak memperumit masalah” sesal Taeyeon, kali ini air mata itu sudah tak terlihat lagi yang ada hanya tatapan kesedihan dan penyesalan. Baekhyun, pria yang sudah dua hari ini ia kenal datang dan memberinya ketenangan sama sekali tak membuatnya membaik atau mungkin Taeyeon belum merasakan kasih sayang yang akan Baekhyun berikan pada nya nanti.

“Aku memang tidak mengerti tapi kuharap kau mengubah kehidupanmu dan tidak terlarut dalam masalah ini” jelas Baekhyun. Taeyeon hanya mengangguk dan berdiri menuju tempat tidur tanpa membiarkan Baekhyun mengobati luka ditangannya saat pria itu hendak mengobati lukanya. Taeyeon malah menyuruh Baekhyun keluar dan membiarkannya beristirahat sejenak untuk melupakan masalah yang terjadi padanya hari ini. Melihat itu dengan terpaksa Baekhyun meninggalkan Taeyeon sendirian, ia tahu bahwa Taeyeon adalah wanita yang kuat tapi tak menutup kemungkinan wanita itu akan bertahan dengan kondisinya yang sangat mengenaskan saat ini. Baekhyun sangat khawatir tapi dia lebih memilih menyembunyikan perasaan itu sampai waktu yang tepat untuk memperlihatkan bahwa betapa khawatirnya dia dengan wanita yang baru dia kenal dua hari lalu.

-TAKE YOU HOME-

Sebuah ruangan yang begitu berkelas dengan desain yang sangat baik, di sudut ruangan terlihat rak buku besar dan ditengah ruangan itu terliat meja besar yang bertuliskan “CEO Byun Baekhyun” terlihat begitu rapi dengan beberapa berkas dan laptop yang menghiasi meja itu. Dibalik meja itu terlihat seorang pria tampan yang tengah menatap sendu kearah jendela besar yang memperlihatkan kota seoul yang indah dan sibuk saat ini. Baekhyun, pria itu sedari tadi terus memikirkan Taeyeon yang beberapa hari menganggu pikirannya.

Setelah dia pergi dari rumah Taeyeon saat kejadian itu ia tak melihat keberadaan Taeyeon lagi. Biasanya Taeyeon selalu datang ke perusahaan nya dan berbincang bincang dengannya tapi kali ini Baekhyun tak merasakan itu lagi. Baekhyun tau mereka baru kenal selama dua hari tapi hal itu sudah membuat Baekhyun nyaman dengan gadis mungil itu. Baekhyun benar benar khawatir dengan keadaan gadis itu, rasanya ia ingin melihat kondisi Taeyeon dan membuatnya nyaman dan melupakan semua masalah yang terjadi pada Taeyeon. Baekhyun berjanji akan membuat Taeyeon melupakan pria bejat itu dan membuatnya nyaman, ia tak ingin melukai perasaan Taeyeon untuk kedua kalinya. Baekhyun terus melamunkan hal itu dan tanpa sadar ada seorang pria yang masuk keruangannya tanpa Baekhyun ketahui kalau saja pria itu tak bersuara.

“Hyung ada yang ingin menemuimu” ucap Sehun sekertaris pribadi Baekhyun. Hal itu membuat Baekhyun teradar dari lamunannya dan menatap Sehun yang sudah berdiri disampinya.

“Eoh aku? Menemuiku?” Ucap Baekhyun sedikit kagok

“Hyung kau baik baik saja?, Taeyeon noona ingin bertemu denganmu, aku tadi menyuruh Taeyeon noona keruanganmu saja tapi dia ingin Hyung menemuinya di Caffe taman bawah”ucap Sehun membuat Baekhyun kaget dan senang, wanita yang dia khawatirkan ingin bertemu dengannya.

“Kau serius? Sehun ah apa aku sudah membuatnya menunggu lama?” Tanya Baekhyun yang saat ini merapikan pakainnya dan sudah berdiri dari kursi kerajanya

“Ck Hyung kau ini kenapa eoh, Taeyeon noona itu baru saja datang semenit yang lalu kenapa kau jadi berlebihan seperti ini”heran Sehun, ini pertama kalinya melihat Baekhyun, kakak sepupunya yang begitu semangat dan terlihat aneh dimatanya hanya karena Kim Taeyeon.

Setelah Sehun mengatakan hal itu Baekhyun langsung saja keluar tanpa mempedulikan tatapan aneh Sehun. Baekhyun terus tersenyum senang saat keluar dari ruangan dan menuju tempat dimana Taeyeon menunggunya, seolah tak peduli tatapan bawahannya yang heran dan terkejut melihat atasannya tersenyum. Yah tentu saja mereka terkejut, Baekhyun terkenal dengan sikap dinginnya yang tidak pernah menunjukan senyumnya sama sekali dengan bawahannya dan terkadang sesekali hanya dia tunjukan pada Sehun. Tak heran jika beberapa pegawai wanita terpesona melihat senyum sang CEO yang begitu menawan.

Masih dengan senyum manisnya Baekhyun kini sudah berada di cafe taman yang terlihat sepi dan melihat gadis mungil tengah memandang keatas langit yang memperlihatkan warna biru yang begitu indah tak ingin berlama lama baekhyun segera mendatangi Taeyeon dan langsung duduk didepan Taeyeon tanpa menghilangkan senyuman manisnya. Taeyeon tak menyadari keberadaan Baekhyun, dan taman ini memang terlihat begitu sepi dan hanya mereka bedua lah yang ada disitu sehingga mungkin Taeyeon tak menyadari adanya Baekhyun yang sudah dengan nyamannya memandang wajah cantik Taeyeon

“Hai nona Kim” sapa Baekhyun menyadarkan lamunan Taeyeon

“Oh Baek kau membuatku kaget” balas Taeyeon sedikit kaget dan tersenyum manis saat dia sadar akan keberadaan Baekhyun

“Kekeke maafkan aku, sudah lama aku tak melihatmu dan kau tiba tiba datang ke kantorku dengan senyuman manis mu membuatku sedikit legah” ujar Baekhyun merasa legah melihat Taeyeon kini terlihat baik baik saja.

“Legah” tanya Taeyeon

“Yah legah, aku sangat legah saat aku melihatmu baik baik saja” jawab Baekhyun

“Kenapa kau sangat legah? Apa kau kahwatir padaku?” Tanya Taeyeon lagi

“Tentu saja semua orang sangat khawatir padamu semenjak kejadian ITU” jawab Baekhyun memberi penekanan diakhir.

“Yah aku tau itu, tapi sekarang aku sudah membaik dan yah sedikit melupakannya” jawab Taeyeon dengan senyuman paksanya, yah kira kira itulah yang Baekhyun lihat dan Baekhyun hanya menghela nafas mendengar jawaban Taeyeon

“Kita memang baru saja saling mengenal tapi jujur aku sudah tau siapa dirimu dan aku berharap kau tidak menyakiti dirimu sendiri. Jika kau berniat melupakannya kau harus serius dan lakukan lah sesuatu yang membuatmu tidak mengingatnya lagi” balas Baekhyun

“Yah kau benar kurasa aku harus serius untuk melupakannya” jawab Taeyeon

“Kuharap kau tidak terlalu memaksakan dirimu Kim Taeyeon, ini hanya masalah waktu jadi lakukan lah secara perlahan sehingga kau tidak akan merasakan luka itu lagi”ujar Baekhyun teraenyum lembut

“Gomawo Baek, ah kurasa aku begitu banyak berhutang budi padamu tuan Byun. Walaupun rencana kita gagal tapi aku harus memberimu hadiah dan aku tak menerima penolakan” ujar Taeyeon sambil mengeluarkan kotak berwarna hitam bertuliskan ROLEX. Baekhyun terkejut melihat Taeyeon yang begitu baik hati mau memberikannya hadiah, bukan karena itu merk mahal tapi ia terkejut karena ini pertama kalinya ada seorang wanita yang mau memberikannya hadiah.

“Kau yakin ingin meberikan hadiah ini padaku” tanya Baekhyun sedikit tidak percaya

“Tentu saja aku yakin, kau terkejut bukan karena aku memberimu jam ROLEX kan? Karena aku percaya kau pasti punya banyak jam tangan mahal ini tapi tenang saja aku membeli jam nya dengan edisi terbaru jadi kau tidak perlu membeli nya lagi” jawab Taeyeon

“Ah yah em maksudku aku sedikit tidak percaya ada seorang wanita yang mau memberiku hadiah” ujar Baekhyun menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal. Taeyeon yang mendengarnya sedikit terkejut dan sedikit tertawa.

“Apa aku wanita pertama yang memberimu hadiah?” Tanya Taeyeon sedikit ragu dan dijawab anggukan oleh Baekhyun. Sontak membuat Taeyeon tertawa dan tak percaya pria tampan seperti Baekhyun tidak pernah diberi hadiah oleh seorang wanita.

“Astaga tuan Byun apa yang kau lakukan selama ini? Pria tampan sepertimu tidak memiliki seorang fangirl” canda Taeyeon dan masih tertawa, Baekhyun hanya menatap Taeyeon malas.

“Kau sedang mengejek ku? Oh ayolah aku tidak punya banyak waktu untuk mencari wanita atau seorang fangirl seperti yang kau bicarakan itu” balas Baekhyun

“Aku tau Baek, tapi kirasa kau bukan tidak punya waktu tapi kau hanya tidak bisa mencari gadis yang membuatmu nyaman saja dan kurasa para pegawai wanita disini semua sangat terpesona dan menyukaimu.” Jawab Taeyeon tersenyum dan menggoda Baekhyun

“Yah kurasa begitu”balas Baekhyun singkat

“Ck kau ini, jadi apa kau mau menerima hadiah dariku?” Tanya taeyeon

“Bukankah tadi kau bilang tak ada penolakan, jadi mau tidak mau aku akan menerimanya.”jawab Baekhyun

“Dasar, Baek berhentilah bersikap dingin seperti itu, kau tidak akan dapat kekasih kalau kau terus memperlihatkan sikap dinginmu yang akan membuat wanita begitu segan mendekatimu. Ah atau kau mau aku kenalkan pada temanku? Kurasa itu akan membantu kekeke” ujar Taeyeon

“Aku tak punya waktu banyak untuk itu Taeyeon ah. Aku sudah begitu nyaman berada di dekatmu jadi kurasa aku tidak perlu mencari wanita yang tidak bisa nyaman dengan sikap ku ini.” Ucap Baekhyun memandang mata indah Taeyeon

“Nyaman denganku?” Tanya Taeyeon tak mengerti ucapan Baekhyun

“Yah aku merasa nyaman denganmu, kau wanita pertama yang datang padaku tanpa harus bersikap seperti orang lain. Kau membuatku merasakan kebahagiaan yang tidak bisa aku ungkapkan dengan kata kata. Kita memang baru mengenal tapi tak butuh waktu lama untuk mengenalmu dan mengetahui semua tentangmu…kau terlihat baik dihadapan orang lain tapi aku tau kau menyimpan sejuta kesediham di dalam dirimu, kau datang pada ku hari ini dengan rasa bahagia yang kau tunjulan padaku tapi aku tau kau masih merasakan luka yang mendalam. Kalau kau bisa membuatku merasakan kenyamanan, kenapa aku tidak bisa membuatmu merasakan kenyaman yang sama seperti yang aku rasakan darimu?. Maka dari itu akan disini akan sangat bersedia membuka lembaran baru dihatimu dan menutup lembaran lama yang telah menyakitimu. Aku tidak ingin membuatmu terburu buru akan perasaanku tapi aku akan melakukannya secara peralahn agar kau dapat merasakan apa yang aku rasakan” ucap Baekhyun kini terlihat serius dan seketika saja suasana diantara mereka berdua terlihat sedikit canggung. Yah dia ingin jujur dengan perasaan nya tapi ia tak akan memaksa Taeyeon. Baekhyun ingin Taeyeon merasakan ketulusan perasaanya jadi Taeyeon tidak akan merasa terbebani.

Setelah mengatakan itu, Taeyeon tanpa sengaja menitikan air matanya, mendengar apa yang Baekhyun ucapkan membuatnya tidak bisa berpikir jernih. Jujur Taeyeon sangat senang dengan ucapan Baekhyun tapi disatu sisi dia takut sangat takut merasakan luka yang kedua kalinya. Tapi Taeyeon sangat percaya dengan Baekhyun dan ia rasa harus membalas apa yang Baekhyun rasakan untuknya.

“Aku takut dengan perasaanku, aku takut aku akan merasakan luka itu lagi, tapi bisakah aku percaya dengan mu Baek? Bisakah kau melakukan semua yang kau katakan itu?” Tanya Taeyeon terisak dan tak mau menatapa wajah Baekhyun. Melihat Taeyeon terisak menangis, Baekhyun sontak berdiri dan berjalan kearah Taeyeon dan menumpuhkan kedua lututnya dihadapan Taeyeon lalu menggenggam kedua tangan Taeyeon lembut.

“Ini hanya masalah waktu Taeyeon ah, maka dari itu aku akan membuatmu percaya perlahan lahan tapi pasti sehingga kau merasakan bahwa aku sangat tulus dengan perasaanku padamu. Jadi kumohon percayalah padaku Kim Taeyeon. Aku tidak ingin ada kata maaf dari bibirmu dan aku tidak ingin kau seperti menunggu pria itu datang kembali padamu karena aku yakin aku yang akan membuatmu merasakan kenyamanan dan membawa hatimu kembali menorehkan kebahagiaan” jelas Baekhyun menatap wajah Taeyeon yang kini tengah menatap dirinya dengan tatapan sendu.

Taeyeon terus menatap mata Baekhyun mencari kebohongan yang sama sekali Taeyeon tidak temukan. Ia yakin Baekhyun serius akan ucapannya dan itu membuatnya merasa ingin berlari lebih jauh bersama Baekhyun meninggalkan luka yang hingga saat ini Taeyeon masih rasakan dihatinya.

“Aku akan percaya padamu Baek dan kumohon bawa aku berlari bersamamu agar aku tidak bisa merasakan luka yang masih bisa aku rasakan. Tetaplah bersama ku dan buat aku merasakan kenyamanan yang ingin aku rasakan lagi” ucap Taeyeon masih terisak dan tersenyum manis yang membuat hati Baekhyun yang mendengar ucapan Taeyeon begitu bahagia daan legah.

Setelah mendengar ucapan Taeyeon, Baekhyun sedikit mencondongkan badannya kearah Taeyeon dan memajukan wajahnya kewajah Taeyeon hingga kini jarak mereka hanya berjarak 1cm. Baekhyun sejenak menatap mata indah Taeyeon sebelum menutup matanya dan menempelkan bibirnya ke bibir Taeyeon, sontak Taeyeon juga menutup matanya dan menikmati ciuman lembut Baekhyun di bibirnya.

Baekhyun melumat bibir atas dan bawah Taeyeon secara bergantian, kini tangan Baekhyun sudah berada di tengkuk Taeyeon untuk memperdalam ciuman mereka dan terus melumat lembut bibir Taeyeon dan sedikit menggigit bibir bawa Taeyeon hanya untuk memasukan lidah miliknya kedalam mulut Taeyeon.

Saat dirasakannya Taeyeon membuka mulutnya tak butuh waktu lama Baekhyun langsung memasukan lidahnya kedalam mulut Taeyeon dan menghisapnya serta mengajak lidah Taeyeon bermain bersama lidah miliknya. Tangan Taeyeon sedikit mendorong pelan dada Baekhyun menandakan bawah dirinya sudah kehabisan nafas dengan permainan Baekhyun di bibirnya. Baekhyun yang sadar pun melepaskan ciuman mereka dan menatap wajah cantik gadis mungil didepannya yang saat ini sudah resmi menjadi kekasihnya. Baekhyun memegang kedua pipi Taeyeon dan mengecup singkat bibir Taeyeon yang dibalas senyum manis oleh Taeyeon.

“Apa sekarang kita resmi berpacaran?” Tanya Baekhyun

“Tentu saja”jawab Taeyeon singkat dan memeluk leher Baekhyun dan menyandarkan kepalanya ke dada Baekhyun yang dibalas pelukan hangat oleh Baekhyun dan mengceup pelan pucuk kepala Taeyeon.

TBC

Maaf banget kalau ceritanya agak ngaur atau buru buru gitu dan maaf juga part ini agak pendek ๐Ÿ˜… soalnya aku buatnya juga buru buru banget karena harus fokus ke tugas tugas prbadi wkwkkw. Dan FF ini kayanya hanya kubuat 2 or 3 part aja, soalnya mau ngerjain FF LMTS juga hehhe.

Oke chingu selamat membaca jangan lupa komen yah wkwwkw itu akan sangat membantu kelancaran FF ini.

GOMAWO๐Ÿ‘„๐Ÿ’‹


Advertisements

34 comments on “[FREELANCE] Take You Home (Chapter 1)

  1. Kerreeenn.
    Syukur taeyeon sma baekhyun bukan jiyong.
    Dan mereka jadian juga, uhhuuyyy.
    Nxt chp ditunggu^^

  2. Apa aku commenters pertama?wkwk
    Bagus kok thor ceritanyaaa. Mudah*an lanjutannya baek ama te nikah yaaa ๐Ÿ˜€

  3. Taeyeon nya cepet amat Nerima Baek , tp Gpp lah, drpd sama Ji-yong yg kasar… Ngapain cobak dia ngebentak taeyeon .. yah dikit amat cuma 2 ato 3 part.. semangat buat ff LMTS nya.. jangan kelamaan publish nya ya thor.

    • Haha iya soalnya ini blm aku masukin konfliknya jadi di part awal emang kecepetan๐Ÿ˜ง๐Ÿ˜‚..makasih udah komen๐Ÿ˜Š

  4. Jiyoung kok jahat banget sih sma Taeng, Seru thor mskipun alurnya agak kecepatan tpi over all aku suka, d tunggu chapter selanjutna ๎–

  5. Jiyoung kok jahat banget sih sma Taeng, Seru thor mskipun alurnya agak kecepatan tpi over all aku suka, d tunggu chapter selanjutnya ๎–

  6. Baguss banget tapi alurnya kecepatan
    Btw disini jiyong jahat banget sih…๐Ÿ˜ข
    Di tunggu chapter selajutnya
    Semangat thor ๐Ÿ˜˜

  7. ceritanya bagus thor..
    Si jiyoung brengs*k banget sih, ayoo baekhyun bahagiain taeng..
    next chapter jan lama2 ya thor..
    keep fighting and writing

  8. kirain cast nya bakal GTae, Ternyata Baekyeon, gak ppa si asal happy ending aja, keren thor. lanjut! fighting!

  9. Kok jiyong jahat bgt sih, smga dia sadar bhwa dia msih sayang taetae tp taetaenya udh gk mau balikan sm jiyong krn taetae udh sm baekhyun dan akhirnya jiyong tau gmna rasa sakitnya taetae..

  10. Moga dengan adax baekhyun bisa memberi warna baru untuk hidup taeyeon.
    Dan buat jiyoung nyesel udah ninggalin u…

  11. wahh.. Taeyeon baru putus langsung punya nam-chin baru, syukurlah Taeng cepat move on.
    Aish Jiyong kasar bgt, marah sih marah tp jgn ada luka darah gitu dong

  12. It really sad when jiyoung do that to taeyeon. Why he trust other girl then his girlfriend. I hate when jiyoung like that.
    Thanks to baekhyun… I hope baekhyun can take care taeyeon.

  13. Woah BAEKYEON ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜ please jangan buat cerita sad huhu jd sedih aku tuh bacanya d part awal2. Oh god, jiyoung.. Dia jahat tah? Moga karma deh ya apa yg dilakuin dia k taeyeon. Duh Baekhyun yg romantis2 yaaa sm pacar barunya, serius loh bikin2 senyum.. Good job author

  14. Pingback: [FREELANCE] Take You Home (Chapter 2) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s