[FREELANCE] Love Me The Same (Oneshot/Part 1)


[FREELANCE]Love Me The Same

[Part1]

Kim Taeyeon

ByunBaekhyun

Suzy

17

Romance&Little Sad

Oneshot

(Hyunbill)

FF ini Terinspirasi dari lagu Jessica “Love Me The Same” jadi cerita ini murni dari otak aku. Semua cast milik orang tua mereka๐Ÿ˜Š dan milik Tuhan. Cerita ini hanya fiction jadi jangan kebawa emosi๐Ÿ˜‚ dan don’t plagiat ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜Š….maaf kalau ada typo๐Ÿ˜Š

-Love Me The Same-

HAPPY READING๐Ÿ˜Š

Saat berjalannya waktu
Dan hal-hal menjadi sulit
Kemudian sayang, akankah
kau mencintaiku dengan sama
Jika hanya ada
kami berdua di dunia, kemudian
Akankah kau mencintaiku
Dengan sama

Akankah kau tak berubah
Bahkan saat cahaya pergi
Kau akan memegang tanganku
Akankah kau mencintaiku
dengan sama
Akankah kau menyayangiku
Bahkan saat aku tidak bersinar
Masihkah aku memiliki
Hatimu

Seoul, Korea Selatan

Suasana di kota seoul di pagi hari saat ini terlihat ramai dengan para pejalan kaki yang sibuk dan terlihat terburu buru. Semua nya terlihat sibuk dengan urusan masingmasing termasuk seorang yeoja berperawakan pendek yang saat ini terlihat sibuk dengan benda persegi panjang yang ada dihadapannya. Terlihat raut wajah serius yang tergambar di wajah yeoja manis dan imut, Taeyeon sudah 1 jam lamanya yeoja manis ini duduk disalah satu Cafe ternama di Seoul sambil menikmati hot milk di musim hujan ini apalagi musim dingin akan datang jadi pilihan yang tepat untuk meminum hot milk sekedar menghangatkan suhu tubuh. Tapi untuk saat ini hot milk milik Taeyeon sudah terlihat dingin karena sang tuan sedari tadi sibuk dengan aktifitasnya sampai sampai tak menghiraukan hot milk miliknya yang sudah dingin. Wajahnya masih menampakkan wajah serius dan juga kesal, bagaimana tidak Mr. KIM yang notabene adalah ayahnya memintanya membuat beberapa dokumen yang akan diserahkan oleh Byun’s Corporation salah satu perusahaan ternama yang akan bekerja sama dengan perusahaan besar milik ayahnya. Mau tidak mau Taeyeon harus menyelesaikannya hari ini sebelum ayahnya marah besar dan jangan lupa Taeyeon juga punya janji akan bertemu secara pribadi dengan keluarga Byun’s sahabat ayahnya pemilik Byun’s Corporation karena ayahnya akan memperkenalkan dirinya dengan anak dari Mr.BYUN yang saat ini sudah menjadi CEO dia perusahaan milik ayahnya. Mr. KIM mengatakan kalau CEO muda itu sangatlah tampan dan pintar tidak hanya itu saja dia dikenal sangat dingin dengan orang disekitarnya tapi memiliki hati yang baik. Tapi Taeyeon tidak peduli akan hal itu, saat ini yang dia pedulikan adalah dokumen yang harus dia selesaikan saat itu juga.

Akhirnya setelah mengerjakan dokumen selama 3 jam lamanya Taeyeon kini bisa kembali bersantai dan menikmati hot milknya yang sudah dingin. Taeyeon meregangkan semua badannya karena lelah menunduk selama 3 jam lamanya, itu membuat badan nya sedikit pegal. Walaupun pekerjaannya sudah selesai Taeyeon tak beranjak dari tempatnya, dia masih setia dengan sofa empuk milik Cafe itu dan juga sedang menunggu sesorang. YahTaeyeon juga ke Cafe ini bukan hanya mengerjakan dokumen tapi juga ingin bertemu dengan pemilik Cafe ini yang notabene adalah sahabatnya saat ia duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Masih tetap menunggu sampai dirinya merasa mendengar namanya dipanggil dan sontak saja Taeyeon tersenyum saat yeoja yang memanggilnya tadi sudah berada di depannya dan duduk manis di sofa yang sama dengan sofa yang Taeyeon duduki.

“Apa kau sudah menungguku dari tadi nona Kim??” tanya Tiffany sahabat Taeyeon

“Yah seperti yang kau lihat. Aku sudah 3 jam lebih berada disini hanya untuk mengerjakan dokumen yang akan kuserahkan pada appaku nanti” jawab Taeyeon

“Oh apa Kim Ajhussi akan bekerjasama dengan perusahaan lain lagi?” tanya Tiffany lagi

“Yeppappa kan bekerjasama lagi tapi kali ini sedikit berbeda karena yang akan bekerjasama dengan ayahku adalah sahabatnya sejak dulu. Salah satu perusahaan terbesar kalau tidak salah Byun’s Corporation dan saat ini yang sedang aktif memegang semua saham adalah anak semata wayangnya dan sayangnya aku tidak tahu siapa namanya”balasTaeyeon

“Tunggu sepertinya aku tidak asing dengan nama perusahaan itu. Apa nama anaknya ByunBaekhyun? Kalau iya dia adalah sahabatku di SM senior HighSchool dulu” ujar Tiffany

“Mana aku tau kan tadi sudah kubilang aku tidak tau nama anaknya, walaupun aku sering bertemu dengan Byunajhumma sampai sekarang aku tidak tahu seperti apa anaknya. Tapi kalau dilihat dari marganya kurasa benar. Apa kau mengenalnya?” ujar Taeyeon

“Yah aku dan lainnya mengenal Baekhyun dulu aku satu kelas dengannya saat masih di Senior HightSchool. Bahkan sampai sekarang aku dan lainnya masih sangat dekat dengan Baekhyun. Sangat disayangkan kau dan aku dulu tidak satu SMA jadi kau tak akan mengenalnya” ujar Tiffany

“Kurasa aku akan bertemu dengannya besok karena abeoji akan memperkenalkanku dengan keluarga tuan Byun. Tapi tunggu dulu aku tidak tau kalau kau punya sahabat lain selain diriku” ujar Taeyeon

“Hey apa kau pikir sahabatku didunia ini hanya kau. Ah tapi yang kau katakan tadi itu benar ayahmu akan memperkenalkanmu dengan keluarga Baekhyun?… Woah aku ingin lihat seperti apa Baekhyun jika bertemu denganmu dan dia tau kalau kau adalah sahabatku”ujar Tiffany

“Yahyah aku tau itu, lagi pula apa maksudmu kau ingin melihat seperti apa Baekhyun saat bertemu denganku??”tanya Taeyeon

“Maksudku aku sangat ingin tau seperti apa Baekhyun jika bertemu dengan yeoja yang baru dia temui atau baru dia kenal. Karena selama ini yeoja yang dekat dengan Baekhyun hanya aku dan yahyeojachingunyaSuzy. Lagi pula haanyaChanyeol, sehun, kai dan Xiuminlah sahabat namja yang dekat dengan Baekhyun “jawab Tiffany

“Eoh dia sudah punya yeojachingukupikir orang sedingin dia tidak bisa mendapatkan hati seorang yeoja dan apa tadi ternyata kalian seemua sudah sangat dekat dengannya. Kenapa selama ini aku tidak tau” ujar Taeyeon sedikit kesal dengan kelemotannya

“Sebelum aku menjawab pertanyaanmu aku ingin tanya darimana kau tauBaekhyun itu memiliki sifat dingin?” tanya Tiffany

“Tentu saja dari appaku”jawabTaeyeon seraya menganggukan kepalanya

“Ahh pantas saja. Yah seperti yang kau lihat hanya Suzy yang bisa mencairkan hati beku seorang pria tampan seperti Baekhyun. Semua yeoja yang ingin dekat dengannya sudah ditolak secara halus tapi terkesan dingin jadi semua orang menganggap hanya Suzylah yang bisa membuat hati Baekhyun luluh. Dan masalah kaami mengenalnya itu sudah pasti karena kami satu sekolah dengan Baekhyun. Untuk masalah kenapa kau tidak tau karena disaat kau muncul Baekhyun di tugaskan di Jepang selama satu tahun dan kurasa dia akan kembali lagi dan tinggal di Korea.”jelas Tiffany

“Ah begitu, aku tak yakin aku bisa berteman dengannya setelah mendengar semua penjelasanmu itu” ujar Taeyeon

“Yah setidaknya kau tidak seperti yeoja lain yang selalu menggodanya. Dia akan risih dengan sikap yeoja seperti itu. Tapi aku curiga dengan ayahmu yang ingin memperkenalkan mu secara pribadi dengan keluarga Baekhyun. Apa kau tidak memikirkan sesuatu” ujar Tiffany sedikit antusias

“Tidak aku tidak memikirkan apa apa. Memangnya apa yang kau pikirkan?” Tanya Taeyeon

“Kau ini benar benar apa kau tidak curiga kalau ajhussi akan menjodohkanmu dengan Baekhyun?”tanya Tiffany gemas

“Mwo apa yang kau katakan barusan, aku dijodohkan dengan Baekhyun. Ya! Kau gila tadi kau barusan bilang kalau Baekhyun sudah punya kekasih dan sekarang kau malah bicara yang tidak tidak.” Kaget Taeyeon

“Ck bagiku dia sudah punya kekasih atau tidak kalau orang tua kalian mau menjodohkan kau dan Baekhyun itu sudah pasti akan terjadi”ujar Tiffany

“Apapun yang ingin kau ucapakan aku tidak akan percaya”balasTaeyeon malas

“Wae apa kau tidak ingin menikah?……kau tau kau akan beruntung menikah dengan Baekhyun semua orang tau siapa dia dan dia juga sangat diidolakan para kaum wanita”ujar Tiffany

“Aku tidak bilang aku tidak mau menikah dan sayangnya aku tidak seperti kebanyakan wanita yang kau bicarakan tadi. Kau harus tau juga setiap orang pasti punya keberuntungan sendiri. Jadi apapun yang kau katakan aku sama sekali tidak tertarik”balasTaeyeon

“Ckck kau memang persis dengan Baekhyunyah tetap pada pendirianmu. Pantas saja pria diluar sana begitu gila untuk mendapatkan yeoja keras kepala sepertimu dan kau juga terus menolaknya. Kalau kau begini terus kau akan terus sendirian sampai kau tua nanti”ujar Tiffany

“Yahyah terserah apa yang ingin kau katakan. Lagipula aku juga memiliki hati yang bisa kuberikan pada namja yang menyukaiku kelak. Tak usah terburu buru toh kalau jodoh tidak akan kemana” balas Taeyeon

“Hahaahyah kau benar tapi aku rasa jodohmu itu Baekhyun”ujar Tiffany

“Jaga bicaramu HwangMiyoung”geramTaeyeon dibalas tawaan oleh Tiffany yang memperlihatkan eyesmilenya. Taeyeon kesal dengan ucapan Tiffany, bagaimana bisa dia mengatakan Baekhyun adalah jodohnya apalagi Baekhyun sudah memiliki kekasih. Oh tidak Taeyeon tidak mau di cap sebagai wanita perusak hubungan orang lain. Tentu saja dia sangat berbeda dengan wanita wanita lain, bukan tipe Taeyeon yang membuang buang waktu hanya untuk menggoda para pria diluar sana. Masih banyak hal yang lebih penting dari itu, yah selama ini Taeyeon memang lebih banyak menghabis kan waktunya dengan pekerjaan nya jadi tidak ada kesempatan untuk mendekati atau berpacaran dengan pria pria di sana. Orang tua Taeyeon memang selalu memaksa Taeyeon untuk segera menikah tapi bukan Taeyeon namanya jika dia tidak keras kepala. Taeyeon berpikir jodoh tidak akan lari yahwalapun dia tau bukan berarti dia hanya diam dan menunggu kedatangan pria dan langsung melamarnya, hanya saja Taeyeon yakin dan tau suatu saat pasti akan ada waktu yang tepat untuk mencari seorang pendamping hidup apalagi diumurnya sudah 24 tahun membuat Taeyeon selalu sadar untuk tidak menyendiri tanpa adanya pria disampingnya. Taeyeon juga tau dia tidak akan dan tidak mau sendirian sampai tua seperti yang Tiffany katakan.

-Love Me The Same-

Dua sepasang kekasih yang kini duduk termenung di sebuah taman pusat kota Tokyo Japan. Tak ada yang bersuara hanya ada suara anak kecil yang terlihat tertawa bahagia mendampingi kesunyian dua sepasang kekasih ini. Mereka hanya diam menatap beberapa anak kecil yang berlari lari mengelilingi taman. Menikmati angin malam dan juga keindahan taman dengan lampu lampu indah yang terlihat di tepi jalan taman. Beberapa anak kecil terlihat bahagia walaupun suhu saat ini bisa dibilang dingin karena musim dingin tidak lama lagi akan tiba. Termasuk dua sepasang kekasih tadi dan masih membahas mereka, Baekhyun dan suzyyah dua sejoli ini masih diam sambil sesekali mmengeratkan jaket mereka yang sedikit terbuka. Sudah 1 jam lamanya mereka berada di taman tapi sampai saat ini tidak ada yang bersuara. Mereka masih tetap saja bungkam hingga Baekhyun tidak tahan dengan suasana yang menurutnya jarang ia rasakan jika bersama sang kekasih Suzy. Baekhyun akhirnya yang pertama membuka suara dan mengubah suasana canggung saat ini.

“Setidaknya kau harus memberitahu ku apa yang akan kau lakukan di Amerika. Selama ini bukan kah kau dan aku sudah berjanji untuk tidak membohongi atau mentupi sesuatu. Sudah sangat lama kita menjalin hubungan tapi kenapa kau malah merusaknya” ujar Baekhyun pelan tapi masih bisa didengar oleh Suzy. Matanya tak pernah lepas dari objek yang ada dihadapnnya saat ini. Sekitar 1 menit Baekhyun menunggu jawaban Suzy hingga akhirnya Suzy mengeluarkan suaranya.

“Aku tidak pernah menutupi sesuatu padamu oppa aku juga melakukan ini demi kebaikan mu. Aku ke Amerika untuk melanjutkan study kudan menggapi mimpiku sebagai model internasional, aku tak pernah membohongimu” jawab Suzy kini berbalik menatap Baekhyun yang masih setia menatap objek yang ada didepannya.

“Lalu apa yang Ayahmu katakan pada ku tadi siang. Semua sudah jelas bukan kau ke Amerika karena kau akan menikahi namja lain. Ayahmu sudah lama menjodoh kanmu tapi kau selama ini tidak memberitahu ku apa apa seakan akan semua kepercayaan yang kuberikan padamu sia sia saja” balas Baekhyun kesal

“Oppa kumohon aku tidak ada maksud untuk membohongimu, selama ini aku selalu percaya padamu. Aku minta maaf soal perjodohan yang selama ini kusembunyikan tapi jujur aku melakukan ini demi kebaikanmu. Oppa jika kau bahagia aku akan bahagia dan bisa kah kau bahagia untuk ku juga oppa. Pilihan ku untuk mengakhiri hubungan kita adalah pilihan yang tepat, aku tidak ingin menyakitimu terlalu dalam lagi aku ingin melihatmu bahagia oppa. Jika aku tetap mempertahankan hubungan ini, oppa akan terluka karena ku untuk yang kesekian kalinya” jelas Suzy. Air mata kini menghiasi pipinya dan masih tetap menatap wajah Baekhyun. Baekhyun hanya diam mendengar penjelasan Suzy, semua yang suzy katakan itu benar jika ia masih tetap bertahan itu sama saja menyakiti diri sendiri terutama Suzy. BaekhyuntauSuzy sudah sangat terluka dengan pilihannya, sudah cukup dia menyakiti Suzy dengan sikap egois nya.

“Mianhae” ujar Baekhyun sangat pelan dan untungnya Suzy masih bisa mendengar nya

“Oppa kau tak perlu meminta maaf. Semua sudah terjadi, jadi oppa tak perlu merasa bersalah” ujar Suzy lembut

“Pergilah kurasa Ayahmu sudah menunggumu. Aku akan bahagia untukmu jadi jangan memikirkanku lagi. Saat ini kau membuatku sadar kalau berada didekatmu tidak membuatku menjadi diriku sendiri. Aku selalu merasa egois dan gelisah, semua yang aku lakukan selama ini membuatku selalu bertanya tanya apa kah yang kulakukan ini benar atau tidak. Aku menolak tawaran Ayahku untuk mengurus perusahaan di Korea hanya untukmu dan mengikutimu ke Jepang. Sehingga aku membohongimu kalau Ayahku menugaskanku di Jepang. Selama ini aku tidak pernah menolak tawaran Ayahku, dan karena dirimu aku sadar aku telah menjadi orang lain demi mempertahankan cinta yang tak berujung”jelasBaekhyun tersenyum kecut

“Oppa apa yang kau katakan. Apa selama ini aku kurang membuatmu bahagia?….kalau begitu tunggu lah aku oppa. Aku akan kembali dan membuatmu menjadi dirimu sendiri. Aku akan berbicara pada orang tuaku untuk membatalkan pernikahan ini. Jadi oppa jangan dekati wanita lain saat aku pergi dan saat oppa kembali ke Korea karena aku akan kembali dan datang padamu” balas Suzy. Baekhyun sontak menatap Suzy setelah mendengar ucapan Suzy barusan, menurutnya ucapan Suzy akan berakhir sia sia dan percuma.

“Lihatlah bahkan saat ini kau bukan Suzy yang kukenal. Sejak kapan kau berubah menjadi pemaksa dan labil seperti ini. Kau bahkan tidak menjadi dirimu sendiri jika bersamaku, tetap lah pada keputusan awalmu Suzy. Bukan kah kau yang memintaku untuk meninggalkanmu. Jika kau ingin aku bahagia lebih baik kau dan aku tidak usah bertemu lagi. Jadi jangan temui aku dan terima saja apa yang sudah terjadi” jelas Baekhyun tersenyum manis ah bukan lebih tepatnya senyuman kecewa marah sedih dan sebagainya. Hancur sudah semua impian Baekhyun. Baekhyun juga sangat merasa bersalah pada kedua orang tuanya. Selama ini ia selalu menolak tawaran Ayahnya demi Suzy. Orang tua Baekhyun selalu ingin memberikan yang terbaik untuknya tapi Baekhyun menolak dengan cara halus demi Suzy, tapi semua pengorbanan yang dia lakukan menjadi sia sia hingga akhirnya Baekhyun menyesal dengan apa yang sudah terjadi. Yah bukankah penyesalan selalu datang diakhir, jadi mau diapakan lagi. Jadi yang saat ini Baekhyum lakukan adalah kembali ke Korea dan menuruti semua kemauan Ayahnya, toh itu juga untuk kebaikannya. Mengurus beberapa saham Ayahnya yang ada di Korea dan melupakan kejadian hari ini yang bagaikan mimpi buruk bagi Baekhyun. Jodoh tak akan kemanaa bukan, ia yakin pasti ada wanita yang lebih baik untuknya suatu saat nanti.

“Semua sudah jelas bukan, jadi ayo kita mulai hidup baru dan berjalan sesuai keinginan kita kurasa itu akan lebih baik. Kita akan bahagia dengan kehidupan masingmasing.” Ujar Baekhyun dan pergi begitu saja tanpa menatap Suzy dan menunggu jawaban nya. Tapi baru saja Baekhyun berjalan Lima langkah Suzy membuka suaranya dan berteriak kearahBaekhyun

“Aku tidak akan menyerah oppa. Akan kubuktikan kau hanya bahagia jika bersama ku. Aku akan datang menemuimu suatu saat nanti, aku tidak peduli kau sudah melupakanku atau tidak tapi yang jelas aku akan kembali padamu”teriakSuzy. Sontak Baekhyun berbalik dan membalas ucapan Suzy

“Aku tak pernah melarangmu untuk melakukan apa pun yang kau mau, tapi kuperingatkan satu hal padamu yaitu kuharap kau mau memikirkannya lagi agar kau tak akan menyesal dengan keputusanmu. Penyesalan selalu datang diakhir jadi pikirkan lagi supaya kau tak masuk kedalamlobang yang kau buat sendiri”ujarbaekhyun keras lalu meninggalkan Suzy yang diam mematung mencerna apa yang barusan dia dengar dari mulut Baekhyun. Semua sudah bulat yah keputusan Baekhyun sudah bulat ia bertekad melupakan Suzy dan memulai hidup baru dan menjadi dirinya sendiri. Perkataan Suzy tadi hanya angin lewat baginya, walaupun ia tauSuzy akan melakukannya tapi ia tak peduli. Bukan kan memulai sesuatu yang baru itu bagus dan meninggalkan sesuatu yang tidak perlu diingat itu juga bagus, mengingat kejadian yang sudah terjadi akan membuat kita menyakiti diri sendiri.

-Love Me The Same-

1 Bulan Kemudian

Keramaian begitu terlihat di IncheonAirport saat ini, banyak orang yang berdatangan dari berbagai negara. Bahakan ruang tunggu kedatangan saja begitu ramai dan padat, membuat Baekhyun harus berdiri menunggu sahabat lamanya datang menjemputnya. Baru saja 15 menit yang lalu Baekhyun sampai dan langsung menghubungi Chanyeol dan menyuruhnya segera datang menjemputnya. Setelah 1 bulan lamanya mengurus segala kepindahannya membuatnya lelah dan ingin segera membaringkan badanya di kasur empuk. Belum lagi dia Harus ke rumah orang tuanya dulu sebelum pindah ke apartement barunya hal itu membuatnya semakin lelah. Tapi mau bagaimana lagi sebagai anak yang baik Baekhyun harus bertemu dengan orang tua88nya terlebih dahulu. Begitu banyak yang harus Baekhyun bicarakan dengan Ayahnya termasuk hubungannya dengan Suzy yang sudah berakhir. Masih tetap berdiri sambil memegang dan menatap layar Iphone miliknya dan juga masker wajah yang menutupi setengah wajahnya membuatnya terlihat lebih tampan. Tak sedikit para yeoja melirik kearahBaekhyun dan memberikan tatapan menggoda yang membuat Baekhyunrisih. Baekhyun sangat benci dengan perempuan yang menatapnya seakan akan hanya Baekhyunlah manusia didunia ini๐Ÿ˜‚

Sekitar 1 jam lamanya menunggu, akhirnya lelaki yang bernama Chanyeol pun sudah datang dan tanpa basa basi lagi lelaki tinggi itu berteriak memanggil nama Baekhyun. Sontak Baekhyun mengalihkan perhatiannya dari Iphone miliknya ke sumber suara tadi. Senyum tampan pun terlukis dibalik masker hitamnya saat dia melihat sahabatnya yang sudah sangat lama tidak dilihatnya. Rasa legah terpancar juga diwajah tampan Baekhyun.

“Kau lama sekali Park Chanyeolah. Aku sudah lelah berdiri menunggumu” ujar Baekhyun saat Chanyeol sudah berada di hadapannya memamerkan gigi putihnya yang tertata rapi

“Kau benar benar tak berubah masih saja sama seperti dulu. Ketus dingin ah apa lah itu yang jelas tidak ada yang berubah darimu” ujar Chanyeol tak menghiraukan ucapan Baekhyun. Baekhyun hanya membalas dengan senyum khasnya.

“Yasudahlah aku sudah lelah cepat bawa aku pulang” balas Baekhyun cuek dan pergi mendahului Chanyeol yang saat ini hanya geleng geleng kepala melihat sikap Baekhyun. Tidak ingin membuat Baekhyun marah Chanyeol lantas berlari menyusul Baekhyun. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk berjalan ke parkiran karena jarak tempat Chanyeol memarkirkan mobilnya tidak jauh dari tempat kedatangan Baekhyun tadi. Saat ini mereka sudah berada di dalam mobil, Baekhyun sudah duduk santai di samping kursi kemudi sambil membuka masker hitam miliknya dan Chanyeol yang terlihat sibuk menjalankan mesin mobilnya. Selang beberapa detik mobil sport mewah Chanyeol pun sudah melaju dengan kecepatan sedang.

“Bagaimana kabar Suzy, aku sudah lama tidak mendengar kabarnya darimu semenjak satu bulan belakangan ini?” tanya Chanyeol tanpa sadar pertanyaan membuat Baekhyun malas menjawabnya. Baekhyun sudah tau pasti sahabatnya yang lain akan bertanya soal ini juga jadi mau tidak mau dia harus memberitahunya.

“Tentu saja kau tidak akan tau kabarnya lagi, aku dan Suzy sudah putus 1 bulan lebih yang lalu”JawabBaekhyun santai, tatapan matanya saat ini sibuk memandangi keindahan kota kelahirannya yang sudah 2 tahun lamanya tidak pernah Baekhyun lihat.

“Mwo, kau lagi tidak berbohong padaku kan” balas Chanyeol dibalas gelengan malas ala Baekhyun

“Aku tidak percaya kalau kau sudah mengakhiri hubunganmu denganya, bahkan selama ini kau rela menolak tawaran Ajhussi demi mengikuti Suzy dan tinggal di jepang selama 2 tahun, tapi saat kau kembali kau malah pulang dengan hati terluka ckckck begitu sedihnya kehidupanmu Baek. Apa kau mau aku beritahu Miyoung untuk mencarikanmu perempuan lain?….Miyoung memiliki banyak teman perempuan saat ini, ah tapi kurasa dia tidak akan mau memperkenalkanmu pada sahabat karibnya. Padahal sahabat nya sejak SMP itu sangat cantik”ujarChanyeol panjang lebar

“Bicara apa kau, apa kau pikir aku ini pria gampangan eoh dan tunggu dulu kau bilang sahabat Miyoung sejak SMP??…apa Miyoung sudah bertemu sahabatnya itu”TanyaBaekhyun

“Hahaha aku tau kau bukan pria seperti itu jadi jangan di bawa serius. Em yah seperti yang kau dengar dariku tadi Miyoung tidak sengaja bertemu dengan Taeyeon di Cafe 1 tahun yang lalu, hanya sekali lihat Miyoung sudah tahu kalau itu sahabatnya yang sudah lama dia cari hahaha lucu bukan mereka bagaikan sepasang kekasih” jawab Chanyeol

“Baguslah kurasa anak itu butuh sahabat wanita, dia tidak mungkin berada disekitar kita terus kan”balasBaekhyun

“Yah kau benar dan alangkah baiknya juga kalau kau segera mencari wanita mulai dari sekarang sebelum Ajhussimenjodohkanmu”ujarChanyeol

“Biarkan saja saat ini aku tidak ingin membuka hatiku lagi, kurasa aku butuh waktu lagipula aku sudah banyak menolak semua keinginan Ayahku jadi jika dia mau menjodohkanku silahkan saja tapi hati ku tidak akan kupaksakan untuk menerima wanita yang akan Ayahku jodohkan. Kalaupun Ayahku menjodohkanku Hati ku akan tetap sama dan tidak akan kubuka untuk orang lain” jelas Baekhyun

“Dari semua ucapanmu kau masih mencintai Suzy?….aku tidak melarangmu untuk menutup pintu hatimu atau apapun itu tapi yang jelas suatu saat nanti kau harus membuka hatimu dan mencari hal yang baru. Kalau kau terus seperti ini kau sama saja mengunci dirimu dan membiarkan semua orang lari mengejar apa yang mereka inginkan sedangkan kau masih tetap berada ditempatmu”ujarChanyeol

“Aku tidak tau seperti apa perasaanku saat ini, aku tidak bilang kalau aku masih mencintainya hanya saja aku belum bisa menjalani semua ini dan aku merasa aneh saja. Tapi yah apa yang kau katakan tadi benar tapi kurasa saat ini aku belum siap” balas Baekhyun

“Maka dari itu seiring berjalannya waktu semua akan berubah dan perubahan itu lah yang harus kau terima. Bisa saja hati mu akan berubah dan yah saat ini kau sudah melupakan Suzy hanya saja kau belum terbiasa dengan situasi yang kau rasakan jadi jalani saja seperti biasanya” ujar Chanyeol

“Kita lihat saja apa yang akan terjadi dan aku tidak akan memaksa kan hatiku untuk menerima wanita di luar sana”balasBaekhyun. Yah untuk saat ini Baekhyun ingin sendirian, ia belum siap membuka hatinya untuk wanita lain. Baekhyun memang sudah melupakan Suzy hanya saja semua kejadian itu membuatnya tak bisa melupakan semuanya. Baekhyun hanya trauma dengan kisah cinta nya dulu, cinta pertamanya yang ia pikir akan berakhir di altar pernikahan nyatanya hanya impian yang tak terwujud. Tidak bisa melupakan kejadian itu bukan berarti Baekhyun masih mencintai Suzy hanya saja ia belum bisa membuka hati nya karena takut hal itu akan terulang lagi.

“Yahapapun itu lakukan yang terbaik bagimu. Lagipula saat ini kau hanya merasa takut dan trauma. Aku juga yakin kau tidak akan mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Yang salah pada hubungan kalian itu adalah kalian terlalu memaksakan sesuatu yang tidak harus kalian lakukan jadi kusarankan suatu saat kau sudah memiliki kekasih lakukan lah yang harus kau lakukan tanpa ada pemaksaan dan jadilah dirimu sendiri”jelasChanyeol

“Yah kau benar aku tidak akan memaksakan sesuatu yang tidak harus aku lakukan. Mulai hari ini aku akan melakukan sesuai keinginanku dan keinginan Ayahku tanpa menjadikan ku orang lain”balasBaekhyun, Chanyeol hanya mengangguk setuju karena saat ini mereka sudah tibah di Rumah mewah Keluarga Baekhyun. Berbicara panjang lebar sepanjang perjalanan tadi membuat Baekhyun tidak sadar kalau mereka sudah tiba. Sontak Baekhyun langsung membuka pintu dan keluar dari mobil Sport mewah Chanyeol. Setelah itu Baekhyun langsung pamit pada Chanyeol karena Chanyeol tak akan turun dan ikut Baekhyun masuk kedalan Rumah mewah ini.

“Apa kah aku harus mengatakan terima kasih padamu Yeol?” tanya Baekhyun dengan candaanya

“Yah berhentilah bercanda saat ini, kau ingin kulempar sepatu. Tentu saja kau harus mengatakan itu, kau tidak lihat aku sudah mengantarmu selamat sampai tujuan dan memberimu nasihat jadi itu semua tidak Cuma Cuma” canda Chanyeol, dibalas kekehan khas Baekhyun

“Araseo Park Cahnyeol….cha terima kasih atas tumpangan dan juga nasihat pentingmu itu. Aku akan mengingat semua yang kau katakan di mobil tadi” balas Baekhyun sambil mengambil koper miliknya lalu meninggalkan Chanyeoldidalam mobilnya begitu saja tanpa menunggu Cahnyeol menjalankan mobilnya. Chanyeol hanya menggelengkan kepalanya tak percaya dengan apa yang dia lihat.

Baekhyun berjalan sambil mendorong Koper nya masuk kedalam rumah mewah milik keluarganya. Baru tiba didepan pintu rumah saja beberapa pelayan membungkuk hormat pada Baekhyun, semua pelayan sedikit terkejut melihat kedatangan tuan muda mereka. Baekhyun hanya mengangguk dan tersenyum kecil hampir tak terlihat sebagai balasan untuk para pelayan di rumahnya. Saat ini Baekhyun sudah berada di ruang keluarga dan disambut hangat oleh kedua orang tua Baekhyun. Terlihat senyum bahagia yang terpancar di wajah Mr. Dan MrsByun melihat kedatangan anak semata wayang mereka. Baekhyunmembungkukan badannya hormat dan setelahnya langsung memeluk nyonya Byun yang saat ini ingin menangis melihat anaknya yang sudah 2 tahun lamanya tidak bertemu, tuan Byun hanya tersenyum senang melihat istri dan anaknya begitu saling menyayangi satu sama lain. Setelah berpelukan dengan sang ibu Baekhyun langsung menyapa Ayahnya dan memeluknya juga dan setelahnya mereka duduk di sofa mewah yang berada di ruang keluarga ini. Masih belum ada yang membuka suara karena saat ini kedua orang tua Baekhyun sedang memperhatikan Baekhyun yang tengah serius meneliti seisi ruangan ini.

“yeobo lihat lah…anak kita benar benar tidak berubah dia masih saja seperti dulu. Selalu serius memperhatikan sesuatu yang menurutnya menarik dan tak terlupakan” ujar nyonya Byun tersenyum senang dibalas kekehan oleh tuan Byun dan senyum tampan dari Baekhyun

“Kau taueomma aku tidak akan pernah berubah sampai kapanpun. Tempat ini masih sama seperti dulu membuatku selalu nyaman berada disini bersama kalian” balas Baekhyun tersenyum, nyonya Byun hanya tersenyum bahagia menanggapi ucapan anaknya

“Aku sengaja tidak merubahnya agar kau selalu nyaman jika berada di rumah bersama kami. Oh yah bagaimana hubunganmu dengan Suzy, kali ini Ayah akan mendukung semua pilihanmu Baekhyun jadi jika kau memang bahagia dengan Suzy Ayah akan mendukungmu” ujar Tuan Byun

“Appa sebenarnya aku dan suzy sudah tidak memiliki hubungan apa apa lagi dan terima kasih sudah mendukungku” jawab Baekhyun sopan, kedua orang tua Baekhyun terkejut mendengar ucapan anaknya.

“Benarkah kah kau sudah putus dengan Suzy?…apa pilihanmu ini tak membuatmu menyesal?” tanya nyonya Byun mengelus pelan punggung anaknya

“Aniyoeomma pilihanku sudah tepat aku tidak menyesal sama sekali. Ini yang ingin aku beritahu pada kalian. Selama ini aku selalu mementingkan Suzy dibanding kalian, aku tidak menjadi diriku sendiri selama ini. Harusnya aku mencari wanita yang membuatku bisa menghargai kalian sebagai orang tua ku” jawab Baekhyun sambil memegang tangan nyonya Byun.

“Appatau kalau selama ini kau memkirkan kami maka dari itu aku dan eommamu selalu mendukung apa pun keputusanmu. Apapun yang terjadi padamu saat ini aku harap tidak membuatmu merenung dan berdiam diri. Tapi bolehka aku dan eommamu meminta satu permintaan saja sisanya itu sesuai keputusanmu” ujar tuan Byun serius dan menatap anaknya dengan tatapan sendu

“Tentu saja, memangnya apa yang ingin appa dan eomma inginkan?” tanya Baekhyun lembut, menatap tuan dan nyonya Byun secara bergantian. Tuan Byun sontak memberi isyarat kepada istrinya agar istrinya lah yang menjelaskan keinginan mereka, nyonya Byun yang mengerti maksud suaminya langsung menatap Baekhyun

“Baekhyun, aku dan appamu ingin memperkenalkanmu dengan anak dari sahabat kami. Mereka salah satu pemilik Kim Corporation yang saat ini sedang bekerja sama dengan perusahaan kita. Kami tidak akan memaksamu atau menjodohkanmu, kami hanya ingin kau melihatnya terlebih dahulu. Untuk sisanya itu semua tergantung keputusanmu. Lagi pula eomma yakin kau pasti akan senang melihat putri tuan Kim, dia sangat baik, sopan dan cantik. Eomma sangat menyukai nya dia juga pintar memasak dan juga pintar dalam hal yang lain iyakan yeobo” jelas nyonya Byun senang dan tuan Byun hanya tersenyum melihat betapa senangnya istrinya menceritakan putri dari sahabat lamanya. Baekhyun juga tersenyum manis melihat eommanya yang bisa sebahagia ini menceritakan putri dari sahabat ayahnya. Bahkan Baekhyun tak mempungkiri saat eommanya pertama kali bertemu Suzy, eommanya terlihat biasa saja dan tak sebahagia ini. Baekhyun yakin eommanya akan bahagia jika ia memilih putri tuan Kim, untuk masalah hatinya itu urusan belakangan yang terpenting saat ini adalah kebahagiaan kedua orang tuanya.

“Apakah eomma akan bahagia kalau aku menikahi anak tuan Kim?” tanya Baekhyun membuat tuan dan nyonya Byun terkejut dan bahagia disaat bersamaan

“Tentu saja eomma bahagia, kau taueomma sangat menyayangi Taeyeon sama seperti eomma menyayangimu. Taeyeon selama ini menemani eomma saat kau berada di Jepang. Kami juga selama ini selalu masak bersama dan bercerita banyak hal dan itu sungguh menyenangkan, tapi sayangnya eomma selalu lupa menceritakan tentangmu di depan Taeyeon bahkan eomma rasa dia tidak tahu nama atau wajahmu” ujar nyonya Byun bahagia setengah mati, Baekhyun tersenyum melihat tingkah eommanya tapi tunggu dulu Taeyeon?. Baekhyun sempat mendengar nama itu disebut Chanyeol. “Bukan kah itu nama sahabat Miyoung?” batin Baekhyun

“Eomma nama anak Kim ajhussi itu Taeyeon? Sepertinya aku pernah mendengar namanya itu tadi dari Chanyeol. Dia sahabat Miyoung kan?” tanya Baekhyun

“Kau mengenalnya?” tanya tuan Byun

“Aniyoappa aku tidak mengenalnya hanya saja Chanyeol tadi menyebut nama Taeyeon. Tapi sahabat ku mengenalnya karena Taeyeon sahabat Miyoung saat SMP” jelas Baekhyun

“Eoh pantas saja eomma selalu melihat Taeyeon pergi bersama Fany. Ommo Yeobo bukan kah ini takdir, kita tidak perlu memaksakan mereka untuk terus bertemu kalau sahabat mereka saja sama” canda nyonya Kim. Baekhyun dan tuan Byun hanya tertawa mendengarnya. Melihat nyonya Byun dan tuan Byun sebahagia ini membuat Baekhyun tersenyum senang, selama ini ia menyia nyiakan waktu yang berharga nya bersama kedua orang tuanya hanya demi Suzy. Bahkan Suzy tidak seakrab Taeyeon dan eommanya, hal itu membuat Baekhyun penasaran dengan Taeyeon bisa membuat kedua orang tuanya begitu menyayanginya.

“Sepertinya eomma sangat senang. Kurasa aku mau bertemu dengannya, walaupun saat ini aku masih takut menbuka hatiku tapi kurasa mengenalnya sebagai teman dulu tidak masalah”ujarBaekhyun tersenyum tampan

“Aku dan eommamu tidak akan memaksa perasaanmu, jika kau belum bisa membuka hatimu tidak ada salahnya juga kalau kau dan Taeyeon berteman terlebih dahulu”jawab tuan Byun senang dan baangga dengan anak semata wayangnya. Nyonya Kim hanya tersenyum manis melihat kedua orang yang sangat ia sayang bisa mengobrol dari hati ke hati.

-Love Me The Same-

“Kim Taeyeon ayo bangun, kau tidak lihat ini sudah jam berapa” teriak seorang yeoja paruh baya yang saat ini sibuk mengibak kan horden putih tulang yang ada dikamar milik anak nya. Dari tadi dia terus membangunkan yeoja yang dipanggil Kim Taeyeon tadi, bermaksud untuk membangunkan anaknya yang masih asyik tidur tanpa menghiraukan panggilan eommanya. Tak mau menyerah nyonya Kim terus memanggil nama anaknya sampai Taeyeon pun sudah menyerah dengan kelakuan eommanya itu.

“Kenapa eomma datang ke Apartementku pagi pagi sekali?” tanya Taeyeon dengan suara khas bangun tidur

“Astaga Taeng kau tidak liat ini bukan lagi lagi tapi sudah siang…Appamu menyuruh eomma untuk datang dan menyuruh mu bersiap siap karena kita akan bertemu keluarga Byun, anak nya sudah tiba kemarin siang jadi kita harus memberi ucapan selamat datang” jelas nyonya Kim

“Eomma kenapa tidak besok saja aku benar benar lelah…ini hari libur jadi biarkan aku beristirahan sebentar” jawab Taeyeon malas

“Kim Taeyeon jangan membuat appamu marah…kau tau mereka sudah menunggu momen ini jadi jangan kau sia siakan…cepat mandi dan bersiap siap laheomma yang akan membersihakn kamarmu. Cha pallipalli” perintah nyonya Kim sontak Taeyeon sang anak pun beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi. Sudah satu jam lamaanya nyonya Kom menunggu anaknya hingga anak nya itu sudah siap dengan penampilannya yang sangat cantik. Tak perlu menunggu lama kedua anak dan ibu ini pun keluar dari Apartment mewah di daerah Gangnam menuju kediaman mewah milik keluarga Byun oh dan tak lupa juga menjeput tuan Kim yang sudah menunggu lama di rumah.

Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai didepan rumah mewah milik keluarga Byun, baru saja turun dari mobil dan berjalan menuju arah pintu masuk mereka sudah disambut hangat oleh tuan dan nyonya Byun beserta pria tampan dengan senyum dinginnya yang tak lain adalah ByunBaekhyun. Taeyeon yang sedari tadi diam dan menyaksikan keempat orang tua yang saat ini tengah sibuk berpeluk pelukan tiba tiba saja mengalihkan perhatiannya pada pria tampan yang saat ini ada di hadapannya. “apa ini sahabat Miyoung?….dia benar benar tampan” batin Taeyeon. Baekhyun yang merasa diperhatikan balik menatap Taeyeon dengan tatapan datar sontak membuat Taeyeon membuang muka dan salah tingkah. Lama menatap Taeyeon, tiba tiba saja Baekhyun bersuara dan menyuruh Taeyeon masuk karena sedari tadi orang tua mereka sudah masuk kedalam rumah mewah ini.

“Berapa lama kau ingin berada di sini dan menatap lantai yang entah sudah berapa lama kau melihatnya, aku sudah lelah dan kedinginan menunggumu di luar saat musim dingin seperti ini!”UjarBaekhyun membuat Taeyeon tersentak kaget dan menatap wajah tampan Baekhyun lagi dan hal itu membuat Taeyeon malu sendiri sedangkan Baekhyun hanya menatap Taeyeon dengan pandangan heran dan juga ingin tertawa disaat yang bersamaan karena melihat wajah imut Taeyeon.

TBC

Maaf kalai ada kesalahan dalam penulisan FF ini๐Ÿ˜Š. Untuk masalah part aku gaktau bakal sampai part berapa tapi yang jelas partnyagak panjang panjang karena aku juga pusing kalau kebanyakan dan jiga maaf kalai part ini agak pendek๐Ÿ˜‚….mohon di komen setelah di baca yah itu akan sangat membantu author juga hehe. Thanks๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜™๐Ÿ˜‹

Advertisements

20 comments on “[FREELANCE] Love Me The Same (Oneshot/Part 1)

  1. asik cerita baru, baekyeon lagi main cast nyaรญย ยฝรญยธย next chapter ditunggu yaaaรญย ยฝรญยธยŠ

  2. Pingback: [FREELANCE] Love Me The Same (Part 2) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s