[FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 12)

d-l-t-diamond1_thumb

Author : deeHAYEON
Length : Multi-Chapter I Rating : PG-15 I Genre : School-life, Friendship, Romance
Main Cast : Kim TaeYeon, Cho KyuHyun, Jung YunHo
Other Cast : Seohyun, Hyukjae, Saehyun, Suzy, Luhan, find.
Desclaimer : FF ini terinspirasi dari drama Korea. All cast milik Tuhan dan keluarga mereka masing-masing. Jika ada kesamaan dalam alur maupun cerita, itu adalah unsur ketidak sengajaan. DON’T PLAGIAT!
Sorry for typo(s)…

Preview: Chapter 1, Chapter 2, Chapter 3, Chapter 4, Chapter 5, Chapter 6, Chapter 7, Chapter 8,
Chapter 9, Chapter 10, Chapter 11

——–


Kyuhyun memandang sendu punggung yeoja itu, “Terimakasih” ujarnya sebelum berbalik dan melangkah mengikuti Hyukjae yang sudah jauh di depannya.


“Aku mencintaimu” lirih Seohyun tiba-tiba, membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya, “Dan yang aku inginkan adalah melihatmu bahagia. Jadi, berbahagialah dengan dia, dan kau akan membuatku bahagia”


Setetes air mata turun di pipi yeoja itu sebelum pintu ruang UGD kembali tertutup.



——–



Chapter 12

Taeyeon menghela napas setelah Kyuhyun menutup teleponnya. Jadi karena Seohyun Kyuhyun tidak jadi menjemputnya? Oke, Kyuhyun memang berniat membantu ibu Seohyun yang sakit, tapi Taeyeon merasa ada perasaan aneh yang membuatnya tak terima namja itu lebih mementingkan hal tentang Seohyun dibanding dirinya. Taeyeon tidak pantas cemburu pada kedekatan Kyuhyun dan Seohyun, mereka hanya teman kecil. Dan lagipula ia merasa sudah impas sekarang. Kyuhyun terdengar sangat kesal saat ia mengatakan sedang bersama Yunho. Taeyeon puas bisa membuat namja menyebalkan itu merasakan apa yang dirasakannya. Cemburu. Benarkah ia merasa seperti itu?

“Awalnya kau mau berangkat dengan Kyuhyun?” tanya Yunho yang sedang mengemudikan mobilnya disebelah Taeyeon.

Taeyeon meliriknya sekilas lalu mengangguk, “Kau sendiri kenapa bisa tiba-tiba menjemputku? Aku kira hanya Chanyeol yang datang”

“Kebetulan Chanyeol sedang bersamaku saat Suzy menelepon, dan dia bilang akan menjemput kalian. Karena ada yang ingin aku bicarakan denganmu, aku memutuskan ikut”

Taeyeon mengernyit, “Ada yang ingin kau bicarakan?”

Yunho mengangguk, “Tapi aku tidak tahu harus memulainya dari mana”

“Bagaimana kalau dari awal?” usul Taeyeon.

Yunho tersenyum simpul dengan pandangan tetap pada jalanan, “Masalahnya aku merasa hal ini tidak memiliki awal maupun akhir. Semua terjadi begitu saja”

“Kalau begitu katakan apa yang ada” kata Taeyeon lagi.

“Tapi terkadang hal ini berada diantara ada dan tiada”

“Astaga…” Taeyeon mengeluh sambil menyandarkan punggung di kursi mobil, “Serumit itukah?”

Yunho hanya tertawa.

Beberapa saat mereka berdua terdiam. Taeyeon sibuk menatap jalanan disamping jendela sementara Yunho menyetir dengan tenang. Keadaan sedikit lebih canggung karena mereka sudah lama tidak bicara berdua seperti ini, bahkan Taeyeon tak mengira akan berdua dengan Yunho lagi setelah keputusan larangan pembully-an dirinya diumumkan. Apa Saehyun tahu hal ini? Bagaimana kalau ia dapat masalah lagi karena berdekatan dengan Yunho? Pikiran itu sempat terlintas dipikiran Taeyeon, tapi ia berusaha mengenyahkannya.

“Jadi” Yunho buka suara, “Kau sudah menjalin hubungan dengan Kyuhyun?”

Taeyeon langsung menoleh dengan mata membelalak, “Tidak!” tukasnya.

“Tidak atau belum?” goda Yunho sambil mengulum senyum membuat Taeyeon salah tingkah.

“Umm… Entahlah” jawabnya, kemudian menatap Yunho, “Kau sendiri bagaimana dengan Saehyun?”

“Aku akan menikah dengannya” kata Yunho pelan.

Taeyeon sempat tertegun dengan pernyataan namja itu tapi ia langsung menanggapi, “Benarkah? Kapan?” tanyanya santai. Ia sendiri terkejut dengan kesantaiannya. Kalau benar Taeyeon menyukai Yunho seharusnya ia merasa sangat kecewa, seperti dulu saat namja itu meninggalkannya untuk mengejar Saehyun.

‘Semua gara-gara Kyuhyun, ingat?’ sebuah suara muncul dalam benak Taeyeon. Taeyeon mengerjap sebentar dan membenarkan, semua perasaan sukanya pada Yunho hilang karena Cho Kyuhyun. Hidupnya teralih pada namja angkuh itu.

“Sebenarnya masih lama. Apa kau tidak…” Yunho menggantungkan ucapannya diikuti dengan wajahnya yang berubah sedih.

Taeyeon masih menunggu lanjutan kalimat sunbae-nya itu tapi tak ada satu katapun yang terucap, sampai akhirnya ia bertanya, “Tidak apa?”

“Apa kau dan Kyuhyun tidak mau menyusulku dan Saehyun?”

Taeyeon melotot, “Apa???” sahutnya.

Yunho terkekeh, “Reaksimu berlebihan. Aku hanya bercanda”

Taeyeon tak menanggapi. Sebenarnya pertanyaan Yunho itu biasa saja, hanya candaan untuk mencairkan suasana, tapi entah kenapa pertanyaan itu membuat Taeyeon langsung membayangkan dirinya dan Kyuhyun berdiri di depan altar dengan pakaian pengantin. Dan itu membuat wajahnya memerah.

“Kenapa kau tersipu seperti itu?” tanya Yunho saat mendapati wajah yeoja disebelahnya merona merah.

‘Sial. Ketahuan!’ rutuk Taeyeon dalam hati.

“Ah…tidak apa-apa” jawabnya salah tingkah.

Yunho hanya tersenyum. Selama sisa waktu perjalanan duapuluh menit menuju tempat pesta mereka lalui dengan keheningan. Taeyeon kembali menatap gedung-gedung yang dilewati mobil Yunho lewat kaca jendela disampingnya. Sedangkan Yunho sesekali mencuri pandang kearahnya. Taeyeon memang terlihat sangat cantik malam ini, yeoja itu mengenakan gaun biru tua diatas lutut dengan hiasan rambut berupa mutiara yang menguntai rambut cokelat panjangnya. Awalnya Taeyeon ingin memakai jepitan rambut logam pemberian Kyuhyun, tapi ia terlanjur kesal saat tahu Kyuhyun tak jadi menjemputnya jadi ia memutuskan memakai hiasan rambut lain dan menyimpan baik-baik jepitannya di dalam kotak.

Mobil Chanyeol yang melaju di depan mobil Yunho memasuki pelataran sebuah hotel yang Taeyeon tahu itu adalah hotel terkenal yang sangat mewah di tengah kota Seoul. Jadi pestanya digelar di hotel semewah ini. Taeyeon berdecak kagum.

Mobil Chanyeol melaju terus menuju lobi sedangkan Yunho justru membelokkan mobilnya menuju parkiran diluar basement, Taeyeon memandang namja itu bingung.

“Aku masih ingin bicara denganmu” ujar Yunho, bahkan sebelum Taeyeon bertanya.

Taeyeon terdiam sejenak, dan menjawab, “Bicaralah”

Yunho menarik napasnya. Ia menghentikan mobil ditempat yang tersedia, lalu menarik rem tangan tanpa mematikan mesinnya. Lalu ia memutar tubuh menghadap Taeyeon. Dari gesturnya, sepertinya namja itu akan membicarakan hal yang cukup penting.

“Aku akan menikah dengan Saehyun” ujar Yunho lagi.

“Aku tahu, kau sudah…”

“Masih beberapa tahun lagi. Tapi aku pasti akan menikah dengannya” lanjut Yunho, memotong perkataan Taeyeon. Namja itu menarik napas lagi, “Tapi aku tidak mencintai dia”

Taeyeon tertegun, “Lalu… Kenapa kau mau menikahinya?”

“Setiap orang memiliki prioritas dalam hidupnya. Ketika prioritas teratasmu, yang adalah orang paling berharga dalam hidupmu, memintamu untuk melakukan sesuatu yang bahkan tak ingin kau lakukan maka kau tidak akan bisa menolak, karena sesuatu itu menyangkut kebahagiaan orang yang kau sayang. Sekalipun harus mengorbankan kebahagiaanmu sendiri” jelas Yunho.

Taeyeon hanya diam menunggunya. Suara Yunho terdengar sedikit bergetar saat menjelaskan sesuatu yang Taeyeon pikir sedang dialami Yunho sekarang. Dan Taeyeon tak berani menyela lagi setelah situasinya berubah menjadi sentimentil.

“Aku terima aku harus menikah dengan Saehyun walaupun aku harus mengorbankan kebahagiaanku” lanjut Yunho dengan senyum miris, “Tapi aku akan  menyesal jika saat aku telah menikah dengan Saehyun, tetapi orang yang sesungguhnya ingin aku nikahi tidak pernah mengetahui perasaanku padanya”

Hening lagi. Entah mengapa Taeyeon merasa jantungnya semakin berdebar kencang saat Yunho memandangnya dalam-dalam dengan mata yang menyejukkan.

“Dan itu kau”

Taeyeon mematung. Apa ini? Kenapa Yunho mengatakan hal semacam ini begitu tiba-tiba? Aku kan tidak siap! Teriak Taeyeon dalam hati. Ia bingung harus bersikap bagaimana.

Namun seolah membaca pikiran yeoja itu, Yunho berkata lagi, “Aku tidak membutuhkanmu melakukan apapun. Aku bicara seperti ini hanya untuk kepuasanku sendiri. Kau tak perlu membalas karena aku tak mau tahu apa jawabanmu, kau bisa menjalani hidupmu seperti biasa”

Taeyeon menarik napas dan berusaha berbicara, “S-sunbae, aku…”

TOK TOK TOK

Taeyeon menelan kembali kalimat yang akan diucapkannya. Seseorang mengetuk jendela mobil disisi kursi penumpang tempatnya duduk. Taeyeon sedikit terlonjak dan menoleh keasal suara. Yunho juga mengikuti arah pandangnya.

Cho Kyuhyun.

Kyuhyun terus mengetuk jendela mobil Yunho dengan tak sabaran. Ia tak bisa melihat keadaan di dalam mobil karena kaca mobil Yunho cukup gelap. Jadi mau tak mau Taeyeon segera membuka pintunya dan turun dari mobil itu. Tak disangka Kyuhyun langsung menarik yeoja itu menjauh dari mobil dan menutup pintunya dengan kekuatan tak seharusnya.

“Kenapa berangkat dengannya?” tanya Kyuhyun mengintimidasi. Wajahnya mengernyit tajam pada Taeyeon.

“Bukankah kau yang tidak bisa menjemputku? Kenapa bertanya seperti itu?” balas Taeyeon. Tanpa sadar volume suaranya naik karena ia tak terima Kyuhyun bicara seolah ia yang melakukan kesalahan.

“Apa tidak ada cara lain? Kenapa harus berangkat dengan dia?” suara Kyuhyun juga ikut naik.

“Memang apa urusanmu?” ketus Taeyeon, “Kau yang tidak bisa menjemputku, jadi aku bebas pergi dengan siapa saja”

“Tidak dengan Yunho!”

“Wae?!”

“Karena dia Light!”

“Lalu apa hubungannya??” sahut Taeyeon tak bisa menyembunyikan kekesalannya, “Kau tidak ingat? Aku netral!”

“Tapi dia musuhku!”

“Dan dia bukan musuhku!”

Kyuhyun mendengus keras. Taeyeon memandangnya tajam dan mereka perang pandang selama beberapa saat, dan saat itulah Yunho keluar dari mobilnya, tapi Taeyeon tak peduli, ia hanya fokus pada keinginanya untuk tidak membiarkan Kyuhyun menang dari adu mulut dengannya kali ini.

“Berhenti menyalahkanku karena pergi dengan orang yang tidak kau kehendaki. Kau seharusnya menyalahkan dirimu sendiri yang tidak bisa menjemputku sesuai janjimu sebelumnya!” lanjut Taeyeon marah.

“Eomma Joohyun sakit. Aku harus menolongnya!” ujar Kyuhyun membela diri.

“Lalu kalau aku bilang aku tidak suka kau pergi menemui Seohyun, kau mau bilang apa, hah?”

“Egois!”

“Benar. Dan kau juga egois!” sahut Taeyeon sambil menunjuk wajah Kyuhyun, “Kau tidak menepati janjimu untuk menjemputku, tapi kau seenaknya mengaturku harus pergi dengan siapa. Apa kau tahu sikapmu itu Cho Kyuhyun!”

“Masalahnya berbeda!”

“Apa yang berbeda?” tantang Taeyeon.

“Yunho menyukaimu!”

Taeyeon mendengus sambil membuang muka kesamping, “Apa bedanya? Seohyun juga menyukaimu!”

“Joohyun sudah melepasku!”

Kali ini Taeyeon tak langsung membalas. Ia mencerna tiga kata yang diucapkan Kyuhyun dan akan membalas saat seseorang berseru pada mereka.

“Yunho juga sudah melepas Kim Taeyeon!”

Taeyeon dan Kyuhyun serentak menoleh kearah Yunho yang berdiri disisi kiri mobilnya. Ekspresi mereka berdua sama. Terkejut.

“A-apa?” tanya Kyuhyun pelan.

Yunho tersenyum simpul, lalu menunduk sekilas, “Selamat bersenang-senang di pesta. Aku akan pergi” ucapnya tanpa menjawab Kyuhyun.

Yunho kembali masuk kedalam mobilnya kemudian mobil itu melaju meninggalkan Taeyeon dan Kyuhyun yang masih mematung dipelataran parkir hotel.

Suasana menjadi kaku setelah Yunho pergi, Taeyeon dan Kyuhyun berdiri berdua di parkiran tanpa ada yang berani memulai pembicaraan maupun melempar tatapan. Sebenarnya yang membuat mereka kaku seperti ini adalah kata-kata Yunho tadi. ‘Yunho juga sudah melepas Kim Taeyeon’. Taeyeon memang sudah merasa tidak kehilangan Yunho sejak namja itu lebih memilih Saehyun daripada dirinya. Tapi jika hal itu diungkapkan di depan Kyuhyun…Entahlah! Ia merasakan sesuatu yang sulit digambarkan. Yang ia tahu sekarang jantungnya berdegup kencang dan wajahnya pasti terlihat seperti orang tolol yang tersipu-sipu.

“Jadi…” Kyuhyun mulai bicara. Nada suaranya masih sedikit canggung.

“Jangan berpikir macam-macam dulu. Yunho sunbae melepasku bukan berarti kau bisa mendapatkanku” sela Taeyeon ketus.

Kyuhyun diam memandangnya, dan sedetik kemudian ia tertawa terbahak-bahak. Saat itulah Taeyeon sadar dirinya sudah salah bicara. Taeyeon memalingkan wajah kesamping kiri untuk menyembunyikan mukanya yang semakin memerah menahan malu.

“Memangnya siapa yang mau mendapatkanmu?” balas Kyuhyun diantara tawanya.

Taeyeon tak menjawab. Sial, kenapa ia bodoh sekali mengatakan hal seperti itu di depan Kyuhyun?

‘Kim Taeyeon sadarlah, kau besar kepala sekali! Memangnya Kyuhyun mau denganmu??’ rutuknya dalam hati. Akhirnya ia memutuskan pergi dari hadapan Kyuhyun sesegera mungkin. Ia melangkah cepat menuju lobi hotel yang tak terlalu jauh dengan harapan tidak akan bertemu Kyuhyun lagi, ia merasa sangat malu.

“Yaa. Kau mau kemana?” seru Kyuhyun.

“Memangnya itu urusanmu?” gerutu Taeyeon sambil mempercepat jalannya agar bisa meninggalkan Kyuhyun, tapi apa daya kalau langkah cepatnya tak sebanding dengan langkah lebar namja itu. Hingga akhirnya Kyuhyun bisa menyamai langkahnya.

“Memang urusanku. Karena mulai detik ini, urusanmu adalah urusanku juga” klaim Kyuhyun sambil tersenyum  penuh arti. Lalu ia menangkap tangan Taeyeon dan menggenggamnya erat.

Taeyeon tertegun menatap tangan itu, ingatannya kembali kesaat Kyuhyun menggenggam tangannya di Departement kota Seoul, dan sekarang itu terjadi lagi. Taeyeon mendongak menatap namja itu, dan Kyuhyun balas menatapnya masih dengan senyuman. Senyuman yang membuat Taeyeon mau tak mau ikut tersenyum. Jadi, mereka berjalan sambil bergandengan tangan dan tersenyum bahagia. Perasaan indah menyelimuti hati keduanya.

Hingga tak sadar kalau Suzy dan Hyukjae menunggu mereka di depan lobi hotel. Suzy dan Hyukjae senyum-senyum sendiri melihat tingkah Taeyeon dan Kyuhyun yang bisa dekat seperti sekarang. Mata mereka terarah pada genggaman Kyuhyun ditangan Taeyeon. Seperti tidak mau melepas benda kesayangannya. Manis sekali.

Setelah benar-benar sampai dihadapan Suzy dan Hyukjae, Taeyeon memberontak berusaha meloloskan tangannya dari genggaman Kyuhyun. Tapi tidak berhasil. Ia memandang namja itu dengan dahi mengerut dan Kyuhyun tak balas memandangnya malah bersikap seolah tak mau tahu dengan usaha Taeyeon yang ingin melepaskan diri.

“Ayo masuk!” ajak Kyuhyun pada Hyukjae dan Suzy.

Pasangan itu hanya mengangguk dan melangkah duluan memasuki lobi. Sementara Taeyeon kembali menghentak-hentakkan tangannya ingin lepas, tapi itu malah membuat Kyuhyun tersenyum mengejek dan menariknya masuk mengikuti Suzy dan Hyukjae. Taeyeon menghela napas menyerah, ia mati-matian tak menghiraukan Hyukjae maupun Suzy yang berjalan di depannya. Dua orang itu memang tak berbicara apapun tapi bisikan-bisikan mereka membuat Taeyeon malu setengah mati. Ya Tuhan.

***

Pesta anniversary Dark diselenggarakan di ballroom utama hotel mewah itu. Jika tidak tahu sejak awal bahwa itu adalah pesta anniversary, pasti orang-orang banyak mengira itu adalah pesta pertunangan anak pejabat. Banyak bunga-bunga lavender menjadi dekorasinya, tirai-tirai berwarna serupa dan secara keseluruhan memang menggambarkan kesan Dark, walau tak ada dekorasi yang benar-benar berwarna hitam selain bintang hitam yang tergantung dilangit-langit panggung. Walau begitu cahaya keemasan dari lighting membuat suasana menjadi elegan dan berkilau.

Taeyeon nyaman berada di pesta itu, hanya saja ia sedikit risih dengan tatapan anak-anak Dark yang menatapnya ingin tahu, mungkin yang ada dipikiran mereka mengapa anak netral bisa ada dipesta Dark dan datang dengan Leader mereka. Taeyeon tak mempedulikan itu, dan ngomong-ngomong ia tidak mengenal mantan Leader Dark. Menurut yang didengarnya dari Suzy, mantan Leader Dark itu bernama Kim Hyunjoong, anak pengusaha hotel yang menjadi penyelenggara utama pesta Dark, dan hotel itu juga termasuk milik keluarga Hyunjoong. Pantas saja pestanya diselenggarakan disini, pikir Taeyeon.

“Kita temui Hyunjoong sunbae dulu” ajak Hyukjae pada Suzy, Taeyeon dan Kyuhyun. Suzy mengangguk setuju lalu mereka melangkah mendekati Hyunjoong yang sedang bercengkerama dengan anak Dark lainnya.

Taeyeon akan menyusul pasangan itu saat tangannya tertahan oleh Kyuhyun yang tiba-tiba berhenti berjalan. Ia menoleh.

“Ada apa?” tanyanya.

“Kadonya…” gumam Kyuhyun. Ia melepas genggaman tangannya pada Taeyeon dan meraba kantong celana dan jasnya seolah mencari kado disana.

“Jangan bilang kau tidak bawa” tebak Taeyeon.

“Memang tidak bawa” jawab Kyuhyun akhirnya, “Kau bawa?”

“Tentu saja” Taeyeon mengeluarkan kado berukuran sedang berisi pakaian dari tas selempangnya, “Kenapa kau bisa tidak bawa?”

“Aku lupa” sahut Kyuhyun, “Saat Hyukjae memberitahuku kalau eomma Joohyun sakit, aku tidak ingat sama sekali tentang pesta ini”

“Aku tahu. Bahkan kau melupakanku kan?” balas Taeyeon sakartis.

Kyuhyun menatapnya, “Itu lagi. Aku kira semua itu sudah selesai” 

Taeyeon mengedikkan bahu. Ia tahu, ia terdengar sangat egois dengan kata-kata seperti itu. Tapi apa boleh buat, ia benar-benar kesal. 

Apa yang kau pikirkan Kim Taeyeon? Alam bawah sadarnya memperingati. Seohyun dan Kyuhyun sudah berteman sejak kecil, jadi wajar kalau Kyuhyun over-khawatir pada kesehatan ibu Seohyun. Mereka pasti sudah seperti keluarga. Eoh, lagipula untuk apa ia cemburu pada Seohyun? Bukankah tadi Kyuhyun mengatakan Seohyun sudah melepasnya?

Taeyeon tidak dapat menahan senyumnya saat mengingat bagaimana Kyuhyun menggenggam tangannya dengan erat tadi. Kyuhyun melirik gadis itu dan mengernyit aneh.

“Kenapa senyum-senyum?” tanyanya.

Sontak Taeyeon tersadar dan mengelak salah tingkah, “T-tidak”

“Kemarikan kadomu” kata Kyuhyun tiba-tiba.

“Apa?”

“Kau datang bersamaku, kau tidak mengenal Hyunjoong sunbae, dan kau tidak mendapat undangan secara langsung. Jadi buat saja seolah kado ini dari kita berdua” jelas Kyuhyun sebelum merebut kadonya dari tangan Taeyeon dan mulai berjalan.

“Yaa!” seru Taeyeon tak terima, “Itu kan kado milikku. Aku membelinya dengan uangku sendiri!”

Oke, sepertinya Taeyeon salah sudah berbicara soal uang dihadapan Kyuhyun-anak perdana menteri Cho. Tapi ia tidak bisa membiarkan kado itu diberikan atas nama mereka berdua. Itu akan membuat ia dan Kyuhyun terlihat seperti…pasangan. Sepasang kekasih. Dan hanya memikirkannya saja sudah membuat Taeyeon berdebar.

Kyuhyun memandang yeoja itu tak sabar, “Kau tahu, aku bisa membayarnya seratus kali lipat untuk kado semacam ini. Tapi sekarang bukan waktunya bernegosiasi, kita harus cepat!”

Kyuhyun tetap berjalan mendekati Hyunjoong dan akhirnya Taeyeon mengikutinya dengan pasrah.

“Hyung!” sapa Kyuhyun ketika mereka sudah berada dihadapan Hyunjoong.

Hyunjoong tersenyum dan memberi pelukan persahabatan pada Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun. Leader Dark yang sedari tadi dinantikan, akhirnya datang juga” sahut Hyunjoong, “Kau terlihat sangat menikmati jabatanmu ini. Bukankah tidak ada masalah?”

Kalau ditanya soal masalah, satu-satunya masalah yang ada dipikiran Kyuhyun adalah Kim Taeyeon. Nama Taeyeon sama-sama menjadi masalah di kehidupan kedua leader golongan di Kyunghwa. Bedanya leader Dark satu ini menganggap Taeyeon bukan masalah lagi, melainkan tujuannya. Tujuan apa? Atau tujuan seperti apa? Hanya dia yang tahu.

“Tidak ada masalah besar, dan kau benar, aku menikmati jabatanku sekarang ini” jawab Kyuhyun.

“Baguslah” Hyunjoong menepuk bahu Kyuhyun dan membisikkan sesuatu, “Berkuasa itu memang menyenangkan”

Kyuhyun terkekeh, “Kau bisa saja. Aku merasa tidak selalu begitu, terkadang dengan kekuasaan itu aku dibenci orang, dan akan terdengar bodoh kalau aku melepas kekuasaan hanya demi seseorang itu”

Taeyeon menelan ludah. Apa Kyuhyun sedang membicarakannya? Kejadian di dekat tangga lantai 3.

“Bodoh. Tapi tak terlalu bodoh jika itu untuk orang yang spesial” ujar Hyunjoong.

Kyuhyun tersenyum simpul. Ia kemudian menyodorkan kado berisi pakaian milik Taeyeon, maksudnya milik mereka berdua pada Hyunjoong.

“Ini kado yang kau minta, dari kami” ujar Kyuhyun seraya melirik Taeyeon yang sedari tadi diam disampingnya.

Hyunjoong menerima kado itu. Dan akhirnya menyadari keberadaan Taeyeon saat Kyuhyun menyebutkan kata ‘kami’. Taeyeon berdiri disamping Kyuhyun namun sedikit belakang sehingga Hyunjoong kurang melihat tubuhnya yang mungil. Taeyeon mengangguk sopan pada sunbae-nya.

“Terimakasih kadonya, ternyata kalian mau repot-repot” ujar Hyunjoong, membuat Taeyeon dan Kyuhyun berpandangan sejenak, lalu tersenyum, “Jadi, kalian datang bersama?” tanya Hyunjoong.

“Ya”

“Tidak”

Taeyeon dan Kyuhyun menyahut bersama, namun jawaban mereka berbeda. Kyuhyun menatap Taeyeon untuk memaksa yeoja itu mengatakan ‘ya’, tapi Taeyeon memilih tak menggubris namja itu. Lagipula ini salah Kyuhyun kenapa tidak menjemputnya, jadi Taeyeon memilih jujur.

“Tidak, sunbae-nim” jawab Taeyeon lagi.

Hyunjoong mengernyit, “Tapi…”

“Begini, hyung. Aku sebenarnya berniat menjemputnya, namun tadi  ada masalah penting yang harus aku urus dulu. Jadi dia berangkat dengan orang lain…” Kyuhyun menekankan kata ‘orang lain’ sambil melirik Taeyeon yang memutar matanya, “Tapi aku berhasil membawanya kesini sebagai pasanganku”

Hyunjoong menggeleng-geleng dengan geli, “Kau beruntung Kim Taeyeon. Sepertinya kau berhasil menaklukan dua leader golongan”

Taeyeon mengerjap tak percaya, “Sunbae, tahu namaku?”

Hyunjoong tertawa ramah, “Tentu saja. Siapa yang tidak tahu siswa netral pertama yang menentang pergolongan sosial Kyunghwa SHS. Kim Taeyeon. Kau lebih terkenal dari apa yang kau bayangkan. Seluruh siswa disekolah tahu, bahkan aku sendiri yang sudah lulus dari sekolah itu tahu tentang dirimu”

Taeyeon jadi malu sendiri. Ia tak pernah menyangka beritanya menjadi anak netral dan menjadi satu-satunya penentang dua kubu sekolah akan menyebar luas keseluruh penjuru sekolah, bahkan senior yang sudah lulus pun tahu. Ternyata menjadi netral itu lebih menarik perhatian ya…

“Semoga kalian langgeng” lanjut Hyunjoong, “Silahkan dinikmati pestanya. Makanan ada disebelah sana. Dan jangan lupa, Kyu, sepuluh menit lagi kau berikan sambutan untuk para tamu”

“Tentu. Terimakasih, hyung” sahut Kyuhyun, lalu ia menggiring Taeyeon menjauh dari Hyunjoong.

Oke. Jadi positif! Bahkan seniornya saja menganggap Taeyeon dan Kyuhyun pasangan kekasih. Dan sebentar lagi sepertinya seluruh siswa di sekolah akan tahu, mengingat koneksi pergaulan Hyunjoong yang cukup luas, walau mantan leader satu itu sudah tidak bersekolah di Kyunghwa lagi. Taeyeon mengikuti Kyuhyun yang berjalan ke area makanan disayap kiri ruangan. Sepanjang jalan pasti ada orang yang menyapa Kyuhyun, entah itu teman namja Kyuhyun yang dibalas dengan pelukan singkat, maupun hoobae-hoobae-nya yang hanya dibalas anggukan datar oleh namja itu. Taeyeon makin menyadari Kyuhyun-lah yang paling berkuasa disini. Semua tamu menghormatinya.

“Kenapa kau iya-iya saja?” tanya Taeyeon pada Kyuhyun.

“Apanya?” Kyuhyun malah balik bertanya. Mereka sudah sampai dimeja dessert dan Kyuhyun sedang mengambil seporsi puding.

“Kenapa saat sunbae-nim mengatakan ‘semoga kalian langgeng’ kau tidak membantahnya? Kita kan tidak pacaran!”

“Lalu kenapa tidak kau saja yang membantahnya?” balas Kyuhyun santai sambil memakan puding.

“A-apa?” tanya Taeyeon panik. Kyuhyun selalu bisa mematahkan tuduhannya, “A-aku kan…”

“Kalau aku, memang sengaja tidak membantahnya” sela Kyuhyun.

Taeyeon menelan ludah. Apa yang dia bicarakan? “Maksudmu?”

“Pikir saja sendiri” Kyuhyun mengedikkan bahu. Lalu tiba-tiba ia menyendokkan sesendok puding dan menyodorkannya pada Taeyeon, tepat di depan mulut yeoja itu.

“Aaaa…buka mulutmu”

“Apa yang kau lakukan?” balas Taeyeon gugup. Ia merasa wajahnya memanas lagi seperti biasa. Demi Tuhan ini didepan umum, banyak tamu yang mencuri pandang kearah mereka sekarang.

“Ini enak, cobalah” ujar Kyuhyun lagi.

“Tidak mau”

“Ya sudah” Kyuhyun memutar arah sendoknya dan menyuapkan puding itu ke mulutnya sendiri, “Lagipula aku hanya ingin melihat wajah memerahmu itu”

Taeyeon melotot padanya. Sialan, Cho Kyuhyun! Padahal tadi Taeyeon sudah merasa sedikit tersanjung diperlakukan seperti itu. Ternyata namja itu hanya ingin menggodanya.

***

Suzy dan Hyukjae berdiri di dekat meja minuman sambil memandang Kyuhyun dan Taeyeon yang sepertinya sedang dalam pertengkaran kecil yang biasa mereka alami di dekat meja dessert. Terlihat sekali Kyuhyun sedang memakan puding sambil tersenyum puas dan Taeyeon melotot dengan wajah memerah antara marah dan malu. Hyukjae dan Suzy jadi geli sendiri.

“Sepertinya mereka sudah mulai akur” gumam Suzy.

“Sudah sangat akur” ralat Hyukjae, “Walaupun mereka selalu bertengkar seperti itu, tapi kau lihat bagaimana mereka saat berjalan dari parkiran tadi?”

Suzy tertawa, “Ya. Dan lihat bagaimana Taeyeon berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Kyuhyun dengan wajah malu-malu. Aku yakin sebenarnya dia menikmatinya”

Hyukjae ikut tertawa, “Benar. Yang jadi masalah mereka berdua hanyalah ego. Mereka terlalu menjaga image untuk tidak terlihat saling menyukai padahal itu sudah jelas sekali”

Suzy mengangguk setuju. Pandangan mereka masih tertuju pada Kyuhyun dan Taeyeon, dan tak ada pembicaraan sejenak. Lalu Suzy bergumam lagi, “Aku bertanya-tanya bagaimana mereka bisa lepas begitu saja dari Yunho tadi…”

“Entahlah” jawab Hyukjae pelan.

Suzy menoleh pada Hyukjae dan Hyukjae balas menatapnya. Kemudian mereka tersenyum bersama. Tiba-tiba seorang yeoja kelas 12 datang menghampiri mereka.

“Annyeong” sapa yeoja itu sambil tersenyum.

“Annyeong, Jieun-a” balas Hyukjae.

Namanya Lee Jieun. Dia yang waktu itu menjadi koordinator perekrutan anggota baru Dark. Dia cantik dan memiliki tubuh mungil, dan dia memiliki masa lalu dengan Hyukjae. Suzy tahu dari teman-temannya kalau Jieun pernah menjadi kekasih Hyukjae, tapi mereka putus karena sesuatu. Suzy membalas sapaan Jieun dengan senyum kecil.

“Datang dengan siapa?” tanya Hyukjae.

“Suho” jawab Jieun.

Tiba-tiba Hyukjae terlihat sedikit canggung dan bersalah, “Maaf, aku…”

“Sudahlah, tidak apa-apa” potong Jieun, “Lagipula Suho juga tidak ada pasangan, jadi aku temani saja”

Hyukjae tersenyum ringan, “Dimana dia sekarang?”

“Sedang bersiap-siap dengan Baekhyun dan band mereka. Setelah acara sambutan mereka akan tampil”

Benar saja. Saat ini Kyuhyun sedang berada diatas panggung, sedang memberi sambutan. Suzy melirik kearah Taeyeon, dan ia mendapati sahabatnya itu sedang memperhatikan pidato singkat Kyuhyun tanpa berkedip. Suzy berterimakasih dengan pemandangan itu, karena dengan ikut memperhatikan sambutan Kyuhyun, ia bisa sedikit melupakan dua orang yang sedang mengobrol akrab disampingnya.

“Oh” Hyukjae menyahut setelah beberapa detik melihat Kyuhyun diatas panggung, “Jadi, sekarang kau mengencani anak band?”

Jieun tertawa, “Aku tidak berkencan dengan Suho, Hyuk”

“Tapi kalian cocok”

Jieun tersenyum, tapi kali ini ada sesuatu yang pahit dalam senyumnya, “Tapi aku masih belum bisa berpaling”

Hyukjae sadar yeoja itu belum bisa berpaling darinya sepenuhnya, “Sudah saatnya kau mencari yang lebih baik, Jieun-a”

Jieun hanya menjawab dengan senyum pahitnya lagi. Tiba-tiba seorang yeoja kelas 12 lain memanggil Jieun. Jieun menoleh kearah temannya lalu berpamitan, “Aku permisi dulu. Selamat bersenang-senang”

Jieun tersenyum dan mengangguk pada Suzy dan Hyukjae sebelum benar-benar pergi dari hadapan keduanya. Sampai yeoja itu pergi, Hyukjae masih memandang punggungnya, Suzy menyadari itu.

“Jadi benar dia mantanmu?” kata Suzy menyadarkan Hyukjae.

“Eoh?” Hyukjae terkejut dan menoleh pada yeoja itu, “Apa?”

“Jadi benar Lee Jieun itu mantanmu?”

“Kau tahu darimana?” tanya Hyukjae bingung.

“Satu sekolah tahu itu. Jangan bertingkah seperti kau tidak terkenal disekolah” sahut Suzy, “Lalu kenapa kalian putus?”

“Aku tidak mau membahasnya”

“Kenapa?” desak Suzy. Ia tahu ia cemburu dan akan bertambah cemburu jika mendengar masa lalu Hyukjae dengan Jieun, tapi ia penasaran.

“Aku tanya padamu, kenapa kau meminta Chanyeol mengantarmu kesini tadi?” Hyukjae malah membalikkan keadaan.

“Kenapa jadi Chanyeol?”

“Lihat kan. Kau sendiri tidak suka aku membahas Chanyeol”

Suzy tutup mulut.

“Kalau begitu jangan bahas Lee Jieun” ujar Hyukjae tegas, “Aku tidak suka membicarakannya”

Suzy makin bungkam. Ia tahu Hyukjae tidak marah padanya, tapi nada bicara namja itu lebih kasar daripada biasanya. Suzy menyesal sudah bertanya tentang masa lalu namja itu. Pasti Hyukjae teringat lagi dengan masa lalunya.

“Maaf” ucap Hyukjae setelah beberapa saat mereka terdiam.

Suzy menggeleng, “Tidak apa-apa”

“Kajja, kita gabung dengan Kyuhyun dan Taeyeon. Band-nya sebentar lagi tampil” ajak Hyukjae dengan suara bersemangat yang selalu Suzy dengar. Ia menunjuk pada Taeyeon dan Kyuhyun yang kembali bersama setelah acara sambutan tadi, dan dua sahabat mereka itu sudah berdiri lebih dekat dengan panggung.

Suzy megangguk, lalu mengikuti Hyukjae dari belakang.

***

“Wow, aku tidak tahu mereka akan tampil” gumam Kyuhyun sambil memandang kearah panggung di ballroom itu.

Taeyeon mengikuti arah pandang Kyuhyun. Diatas panggung ada empat anak Dark yang sering duduk dicafΓ©taria bersama Kyuhyun sedang check-sound. Baekhyun-sang vokalis duduk di depan grand piano yang berada disisi panggung. Ia sesekali berbicara pada Kris dan Suho yang sedang mengecek suara gitarnya. Disisi lain ada sebuah drum, Sehun sudah siap dengan stik-drum-nya.

“Aku juga baru tahu mereka akan tampil” ujar Hyukjae yang tiba-tiba sudah ada dibelakang Taeyeon dan Kyuhyun dengan Suzy disebelahnya. Saat itulah Taeyeon menyadari seluruh tamu sudah merapat kedepan dan memfokuskan perhatiannya pada panggung.

“Sepertinya Hyunjoong sunbae memanfaatkan apa yang ada. Tak perlu bintang tamu keren dan mengeluarkan banyak uang, band Baekhyun sudah cukup bagus untuk mengisi acara” komentar Hyukjae.

“Benar. Mereka bisa diandalkan” jawab Kyuhyun.

Suzy menangkap ekspresi tak mengerti dari Taeyeon saat Hyukjae membicarakan band Dark, dan ia berbisik, “Band ini paling sukses disekolah”

“Mereka sering tampil di panggung festival sekolah lain dan bisa membawakan berbagai jenis musik” tambah Hyukjae.

“Dan mereka berempat temanku” kali ini Kyuhyun yang menambahkan dengan statement tidak-penting-nya.

Taeyeon terkekeh.

“Annyeonghaseyo” sapa Baekhyun akhirnya setelah ia memastikan teman-temannya siap dengan alat musik masing-masing. Lampu ballroom mulai dipadamkan dan yang tersisa hanya lampu yang mengarah ke panggung.

“Senang rasanya bisa bertemu kalian semua disini, di hari bahagia kita semua. Saengil chukhahamnida, Dark!”

Audiens bertepuk tangan meriah dan lampu mengarah sejenak kepada para tamu.

“Dihari kelahiran golongan ini semoga kebaikan dan kabahagiaan selalu terlimpah pada kita. Tak cukup dengan itu, kami sangat berterimakasih dengan kesempatan yang telah diberikan” lanjut Baekhyun, audiens kembali bertepuk tangan, “Kali ini kami akan membawakan beberapa lagu dengan genre musik yang berbeda. Untuk lagu pertama adalah lagu lama dari Rick Price, Heaven Knows”

Lampu yang menyorot panggung langsung padam. Seketika suasana menjadi sangat hening. Dan Baekhyun mulai menekan tuts piano memasuki intro. Suho dan Kris mengiringnya dengan rythm. Dan dengan pelan drum mengikuti. Lagu ini secara umum biasa dinyanyikan dengan piano, tapi band itu bisa membawakannya dengan beberapa alat musik. Menciptakan perpaduan musik yang sangat indah, ditambah suara Baekhyun yang memang mengagumkan.

Para tamu sudah terbuai oleh lagu pertama yang di bawakan band Dark. Beberapa malah ikut bernyanyi bersama Baekhyun. Lalu mereka melanjutkan ke lagu kedua yang adalah lagu dari K.Will berjudul That Only One.

Suzy dan Hyukjae tampak sangat menikmati lagu yang dibawakan, begitupula Taeyeon. Tapi Taeyeon sedikit menyayangkan mengapa band itu membawakan lagu terlalu romantis seperti ini. Ia melirik sekelilingnya dan menemukan beberapa pasangan sedang berangkulan mesra dan sebagian berpegangan tangan. Ah, andai saja…

“Kyuhyun-a, aku mau mengambil minuman du…” Taeyeon menoleh hendak pamit pada Kyuhyun saat lagunya akan selesai. Tapi ia tak mendapati namja itu disampingnya.

“Mana Kyuhyun?” tanya Taeyeon pada Suzy dan Hyukjae.

Hyukjae menunjuk kearah panggung. Taeyeon mengikuti arah tunjuknya dan tercengang melihat Kyuhyun diatas panggung. Lagu kedua sudah selesai dan sekarang Kyuhyun, Baekhyun, dan teman-temannya yang lain sedang mendiskusikan sesuatu. Taeyeon merasa perasaannya tidak enak.

Para tamu mulai berbisik-bisik menebak apa yang akan dilakukan Leader mereka saat semua anggota band mengangguk-angguk mengerti. Sehun, Suho dan Kris tiba-tiba turun dari panggung. Semua mata tertuju pada kejadian itu. Apa Kyuhyun mengusir Sehun, Suho dan Kris? Lalu apa yang akan dia lakukan disana? Sebagai seorang Leader, dia suka sekali membuat orang bingung. Berlaku seenaknya di acara Dark, walau Taeyeon tahu Kyuhyun berkuasa disini, tetap saja namja itu harus menghargai Hyunjoong sebagai penyelenggara utama.

“Terimakasih sudah menikmati dua lagu dari kami” Baekhyun buka suara lagi, “Untuk lagu ketiga, kami ada penampilan spesial dari Leader Dark kita, Cho Kyuhyun”

Tepuk tangan menggema kembali diruang besar ballroom itu. Taeyeon hanya bisa menggigit bibir bawahnya, entah kenapa ia merasa gugup.

Kyuhyun memaksa senyumnya, “Sebelumnya, maaf untuk para fans band Dark karena Sehun, Suho dan Kris harus turun sebentar dari atas panggung. Tapi tenang saja, aku tidak akan merebut posisi mereka. Kalian tahu aku punya bakat lebih bagus di bidang musik”

Para tamu tertawa.

“Lagu ini khusus akan aku bawakan untuk seseorang diantara audiens yang sangat spesial malam ini. Karena aku tidak pandai mengungkapkan perasaan secara langsung dihadapannya, maka aku ingin dia tahu dengan mendengar isi lagu ini yang mewakili perasaanku untuknya” kata Kyuhyun lagi, “Maaf Hyunjoong hyung dan para tamu semua. Aku, dengan nama Leader Dark menguasai pestanya sebentar”

Taeyeon memutar matanya mendengar nada angkuh Kyuhyun saat mengatakan ‘aku, dengan nama leader Dark’. Tapi perasaan tak suka itu sepertinya hanya dirasakan Taeyeon saja, karena semua tamu maupun Hyunjoong malah mengacungkan dua jempolnya pada Kyuhyun tanda setuju. Oke, Taeyeon pikir hanya ia yang normal disini.

“Langsung saja, Boys Like Girls – Two is Better Than One” ujar Kyuhyun mempersembahkan lagunya.

Baekhyun mulai menekan tuts pianonya dan Taeyeon merasa bulu kuduk diseluruh tubuhnya berdiri. Apalagi saat melihat Kyuhyun memejamkan mata untuk meresapi musiknya. Cho Kyuhyun dan Segala Pesonanya.

“I remember what you wore on your first day.


You came into my life and I thought, ‘Hey, you know, this could be something’


Cause everything you do and words you say you know that it all takes my breath away


And now I’m left with nothing…”

Kyuhyun bernyanyi dengan sempurna. Ini adalah penampilan perdananya setelah beberapa tahun lalu ia sempat belajar vokal disekolah musik. Dan hasilnya memang tak mengecewakan bahkan penampilan kali ini seribu kali lebih memukau dari sebelumnya. Taeyeon bisa mendengar para tamu disekitarnya menarik napas kagum.

“…So maybe it’s true

that I can’t live without you


Maybe two is better that one…”

Taeyeon merasa kehilangan nyawanya. Ia tak berhenti meneguk ludah saat Kyuhyun menyanyikan reffrain. Dan yang membuat Taeyeon merasa sesak napas adalah Kyuhyun yang bernyanyi sepenuh hati, suaranya menghipnotis dan tatapannya…tertuju penuh pada Taeyeon.

“…But there’s so much time

To figure out the rest of my life


And you’ve already got me coming undone


And I’m thinking two is better than one…”


Oh Tuhan. Ternyata selain kemampuan bersikap angkuh, Leader Dark itu memiliki suara emas. Taeyeon tak bisa memikirkan kejutan apalagi yang bisa membuat ia kagum pada namja satu itu. Yang ia tahu sekarang seluruh tubuhnya lemas. Ia memalingkan wajahnya dari pandangan Kyuhyun, berusaha bersikap acuh sehingga namja itu berhenti memandangnya seperti itu. Tapi ternyata usahanya tak cukup, masih jelas terasa Kyuhyun terus menatapnya.


“…I remember every look upon your face

The way you roll your eyes, the way you taste


You make it hard for breathing


Cause when I close my eyes and drift away

I think of you and everything’s okay


I’m finally now believing…”


Mendengar lirik itu, semua orang tersentuh. Suzy dan Hyukjae melirik Taeyeon dengan senyuman bahagia. Taeyeon menyadari lirik lagu itu tertuju untuknya. Ia memberanikan diri kembali menatap Kyuhyun, dan sekarang Kyuhyun sedang menatapnya dengan ekspresi yang sering ia lihat ketika namja itu senang melihat wajahnya yang memerah malu. ‘Cho Kyuhyun. Awas kau!’ geram Taeyeon dalam hati. Dan wajahnya sekarang sudah memerah seperti biasa.

Kyuhyun masih belum melepaskan matanya dari mata Taeyeon hingga memasuki reffrain kedua. Namja itu bisa melihat Taeyeon yang menahan malu ditempatnya, pasti wajah yeoja itu sudah matang sekarang. Dan karena Kyuhyun tak teralihkan, semua orang jadi penasaran dan mencari titik mana yang Kyuhyun tuju. Hingga semua tamu menemukannya, siswa paling fenomenal di Kyunghwa SHS karena memilih netral. Kim Taeyeon.

“…But I’ll figure it out

When all is said and done


Two is better than one

Two is better than one”

Akhirnya Kyuhyun mengakhiri lagunya, ditambah sebuah senyuman tulus yang masih tertuju pada Taeyeon. Baekhyun juga menutup permainan pianonya dengan lembut. Para tamu bertepuk tangan tiga kali lebih meriah daripada dua lagu sebelumnya. Kyuhyun membungkuk berterimakasih pada audiens dan turun dari atas panggung. Lalu Sehun, Suho dan Kris kembali ketempatnya semula, bergabung dengan Baekhyun diatas panggung.

“Hyung, kau wakilkan aku untuk memotong kue” bisik Kyuhyun pada Hyunjoong saat melewati sunbae-nya itu.

Hyunjoong tersenyum lebar, “Kau tenang saja”

Band Dark mulai menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ versi mereka. Semua tamu ikut menyanyi, sementara kue raksasa berhiaskan bintang hitam di puncaknya dibawa kedepan panggung oleh salah satu staf hotel.

Kyuhyun kembali berdiri disamping Taeyeon dengan ekspresi seolah tidak terjadi apa-apa. Taeyeon mendengus jengkel.

“Kerja bagus” ujar Hyukjae. Kepalanya menyembul diantara Taeyeon dan Kyuhyun.

Kyuhyun menyeringai lebar. Sejenak ia memandang Taeyeon dan Taeyeon balas menatapnya tak peduli. Mereka berpandangan tanpa berkata apapun. Dan dengan masih menyeringai ia kembali memandang kedepan, kearah kue anniversary Dark yang luar biasa mewah, siap untuk dipotong. Lampu di ballroom sudah kembali dinyalakan.

Taeyeon ikut menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ bersama tamu-tamu lainnya. Ia hanya ingin mengacuhkan namja menyebalkan disampingnya. Dan ia bertanya-tanya mengapa Kyuhyun malah berdiri disampingnya? Bukankah seharusnya dia berada di depan panggung dan bersiap memotong kue? Leader yang melakukannya kan? Tapi sekarang malah Hyunjoong-sang mantan Leader yang akan memotong kuenya.

“Saengil chukhahamnida DARK!” seru semua orang ketika Hyunjoong sudah memotong kuenya.

DAR! DAR! DAR!

Beberapa letusan berisi confeti meledak begitu saja dari berbagai arah, perhatian semua orang teralih dengan euforia pesta dan mereka bertepuk tangan lebih meriah. Taeyeon memainkan confeti-confeti yang beterbangan kearahnya, senyumannya begitu sepenuh hati. Dan saat semua orang-orang, termasuk Taeyeon, telah tenggelam dalam kemeriahan pesta tiba-tiba…

“Saranghae…”

Sebuah suara berbisik ditelinga Taeyeon. Taeyeon mematung. Ia dapat merasakan hembusan napas orang itu ditelinganya dan ia memberanikan diri menoleh kearah tersangka utama disampingnya. Cho Kyuhyun. Namja menyebalkan, dengan segala ekspresi angkuhnya, sekarang dia tersenyum tulus pada Taeyeon.

‘Seseorang tolong katakan padaku ini bukan mimipi…’ jeritnya dalam hati.

Taeyeon menatap mata Kyuhyun, masih setengah tidak percaya. Namun melihat ketulusan dalam mata namja itu membuatnya perlahan ikut tersenyum. Senyum bahagia yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata.

Kyuhyun menangkap tangan Taeyeon, dan menggenggamnya erat. Kali ini yeoja itu tidak diam saja ataupun berusaha melepas tangannya. Taeyeon justru menyambut genggaman itu. Perasaan keduanya membuncah bahagia.

Kyuhyun tersenyum lebih lebar lagi. Ia tahu jawaban Taeyeon.


END / To be continue??

PROLOG

(for new KyuTae relationship)

Taeyeon menarik napas. Ia menghentikan langkahnya di tengah panjangnya koridor lantai dasar yang merupakan kelas untuk siswa tingkat 3. Di tangannya terdapat setumpuk buku tugas milik teman-teman sekelasnya. Ia harus menyerahkan semua buku itu ke ruang guru sekarang. Tapi masalahnya adalah rute ke ruang guru yang mau tidak mau harus melewati pohon maple yang selalu menjadi tempat berkumpulnya Kyuhyun dan anggota Dark lain disaat jam istirahat begini.

Seharusnya Taeyeon tak mempermasalahkan hal itu, ia bisa secara wajar melewati pohon maple jika kejadian minggu malam itu belum terjadi. Acara anniversary Dark yang tidak hanya memberi kesan bagi anak-anak golongan Dark, tetapi untuknya juga sebagai siswa netral. 

Berita Kyuhyun yang mempersembahkan lagu romantis untuk Taeyeon langsung tersebar luas di kalangan anak Dark malam itu juga dan di kalangan anak Light keesokan harinya. Itulah sebabnya mengapa sejak tadi pagi hampir seluruh pasang mata sekolah Kyunghwa memperhatikan keberadaan Taeyeon, bahkan beberapa terdengar sedang membicarakannya. Entah dalam pandangan positif atau negatif.

Taeyeon menggigit bibirnya dan menarik napas sekali lagi, ia memberanikan diri untuk melanjutkan jalannya kearah kumpulan anak-anak Dark kelas 11 dan 12 di depan sana. Dan benar saja, baru lima langkah Taeyeon berjalan, Suho sudah melihat keberadaannya.

“Kyuhyun hyung! Itu kekasihmu” seru Suho sambil menunjuk Taeyeon.

Taeyeon cepat-cepat membuang muka, terus berjalan dan bersikap seolah tidak peduli dengan kehadiran Kyuhyun dan teman-temannya yang mulai ramai menggoda. Ada yang menyerukan kata-kata menggelikan, bersiul, bahkan mendorong-dorong bahu Kyuhyun. Mereka sudah gila! jerit Taeyeon dalam hati.

“Cepat hyung. Kekasihmu lewat masa tidak kau dekati” seru suara lain. Si cute Baekhyun sedang mengedip-ngedipkan mata disana.

“Benar. Lihatlah dia membawa buku banyak, harusnya kau membantunya” tambah Kris.

“Diam kalian!” Kyuhyun menyahut jengkel. Ia hanya bisa memandangi Taeyeon yang melewati tempatnya sekarang.

Taeyeon mencuri pandang kearahnya. Dan mata mereka bertemu sepersekian detik hingga membuat keduanya langsung salah tingkah. Kyuhyun membuang muka dengan tampang angkuh seperti biasa. Normalnya, Taeyeon akan sangat muak melihat ekspresi angkuh Kyuhyun itu, tapi kenapa sekarang ia malah menganggap ekspresi itu sangat menggemaskan? Astaga, ia sudah gila.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya pelan. Ia terus berjalan tanpa mempedulikan sikap Kyuhyun dan teman-temannya yang semakin ramai menyuruh Kyuhyun menghampirinya. Sebenarnya Taeyeon ingin Kyuhyun menghampirinya. Setidaknya untuk sedikit berbasa-basi walau hal itu akan membuatnya memerah malu. Tapi ia tahu, harga diri seorang Cho terlalu tinggi hanya untuk melakukan hal tersebut, jadi Taeyeon berusaha tak berharap apa-apa lagi.

Sementara Hyukjae yang duduk dibelakang Kyuhyun tampak sedang berbisik-bisik pada namja itu. Kyuhyun mendengar dengan serius dan senyum miringnya mengembang sempurna.

Beberapa saat setelah Taeyeon melewati kumpulan anak-anak Dark tiba-tiba seseorang merebut tumpukan buku yang sedang dibawanya. Refleks ia berteriak.

“Yaa!” serunya kaget, “Apa yang kau lakukan??”

“Membantumu” jawab Kyuhyun tanpa dosa.

Taeyeon mengernyit kesal, “Aku tidak butuh bantuanmu”

“Kau memang tidak butuh bantuanku. Tapi kau menginginkan bantuanku” balas Kyuhyun dengan menekankan kata ‘ingin’ dalam suaranya.

Taeyeon melirik namja itu tajam. Sebenarnya kata-kata Kyuhyun memang benar, tapi tidak mungkin Taeyeon mengakuinya begitu saja kan?

Kyuhyun hanya mengulum senyum mengejek. Akhirnya mereka berjalan berdampingan menelusuri koridor lantai dasar menuju ruang guru. Beberapa langkah lagi mereka akan melewati kelas Yunho dan Saehyun. Dan secara kebetulan Yunho dan Saehyun memang sedang mengobrol di depan kelas. Taeyeon mengangguk singkat untuk menyalami kedua sunbae-nya dan Yunho membalas dengan anggukan yang lebih singkat. Saehyun yang berdiri menghadap Yunho menoleh dan hanya memandang Taeyeon lewat. Keduanya seolah-olah berhenti berbicara saat menyadari kehadiran Taeyeon.

“Halo Yunhie-ya…” sapa Kyuhyun tiba-tiba. Suaranya terdengar terlalu manis untuk seorang Cho Kyuhyun.

Taeyeon mau tak mau melempar pandangan memperingatkan pada namja itu. Tapi Kyuhyun malah tersenyum lebar dan tiba-tiba menggenggam tangan Taeyeon sambil tetap berjalan melewati Yunho dan Saehyun.

Yunho mendengus pelan. Dan ia mengalihkan pandangan dari Taeyeon dan Kyuhyun.

“Jadi itu tujuanmu kan?” tuduh Taeyeon saat ia dan Kyuhyun sudah melewati jarak pendengaran Yunho dan Saehyun.

Masih dengan senyuman puas Kyuhyun menjawab dengan nada tengil, “Tujuan apa?”

“Tujuanmu datang membantuku” jelas Taeyeon, “Kau hanya ingin memanas-manasi Yunho sunbae kan?”

“Memanas-manasi apa?”

“Kau tahu maksudku” tekan Taeyeon tak sabar.

Kyuhyun tertawa, “Aku tidak bersikap macam-macam padanya. Hanya menyapa seperti biasa. Bukan salahku kalau dia benar-benar panas melihat kau bersamaku. Karena kita memang sudah bersama”

Taeyeon langsung bungkam.

Aish~ Cho Kyuhyun. Dia tahu sekali cara mematahkan argumennya. Dan lagi-lagi Taeyeon tersipu dengan kata-kata namja itu.

Kyuhyun menatap Taeyeon sambil tersenyum. Ia mempererat genggaman tangannya dan terus melangkah keruang guru untuk menemani yeoja itu. Kekasihnya.

To be continue…





DLTD Family, Thank’s To:

devi rosiana [first comment-ku untuk yg kesekian…!! jeongmal gomawoyo…gomawo..gomawo :* ]. TAf. lindawulandari. alma. deasyandrianie. barcelonista. erikaseyeon. hyera. cookiete. laras. meidaarinadia88. Euis amaliandi. vinyeol. jb. megakimtaehyung. chendy. v a.r.m.y [gwenchana. walau bkn first comment aq ttp menghargai komentar km. gomawo]. Indah BSW. taexxrn. sindy. tessyachan. via agnesia. myeonie’s [cheonma eonni. aq seneng bs komunikasi dgn readers-ku wlau hanya lewat thank’s to. aq sll smangat bwt eonni πŸ˜‰ ]. Bubble Taengoo TaeNy [sebuah komentar adlh satu power bwt aq, aq bs nulis ff ini karena commenters. sebenernya klo eonni mau, eonni jg bs bwt karya yg lebih menarik dr aq πŸ˜‰ klo bisa tambahin lg komentarnya yaa!!! gomawo]. Rinrin. Mkim26. fitriani. DreamLand. mitha arinda. TaengSONE. taengkerlight. kimhawon91



Annyeong readers semua!! Ahhhhh! akhirnya Kyuhyun nyatain perasaannya ke Tae. Maaf, mungkin ada yg berharap DLTD cukup-sampai-disini. Tapi dengan PROLOG diatas sudah jelas menunjukkan kalau kehidupan Kyutae masih berlanjut dengan status hubungan mereka yg baru.

Awalnya aku jg mikir DLTD sebaiknya ending sampai sini aja, namun mengingat moment2 mereka yg selalu gantung dan belum penuh cinta, jadi aku memutuskan tetap lanjut. Hubungan yg baru belum terasa pas kalau tidak dibumbui dengan konflik yg baru. INGAT! TaeKyu belum bersatu sepenuhnya :-/

TUNGGU KELAJUTANNYA YA! KONFLIK BARU AKAN SEGERA DIMULAI!!

See You In Chapter Thirteen :*

Advertisements

32 comments on “[FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 12)

  1. Finally di update ,aku kira udh chap end tp kok judulnya blm end,ternyata msh ad kelanjutannya taeyeon kyuhyun,aaarghhh seneng bgt akhirnya kyuhyun nyatain perasaan nya ke taeyeon ,duhhh senyum” sndri bacanya deh , ap lg org nya iseng bgt sih kyuhyun,smpe bikin taeyeon salting,duhh kayanya tuh kyuhyun syg bgt sih sma taeyeon,krn status mereka baru jadian please dong next chap nya banyakin moment romance mereka wk,tp kok spertinya author mau nambahin konflik ya wkkw jdi greget nih kaya nya,klo bisa thor itu konfliknya dri mantan taeyeon ato yg berhubungan sma taeyeon,jdi yg cemburu si kyuhyun wkwk,ok ditunggu kelanjutannya,bener” ditunggu loh!! Keep writing & imagine!!FIGHTING!!(oh ya klo boleh tau thornim line brp ya ?biar enak manggilnya ^^)

  2. Kyaaa kenapa harus sweet moment kalau konfliknya baru muncul andweeee kalau mereka terpisah wah authornimnya mau aku santet😭😭😭😭😭😭 udah bahagia kirain udah end taunya konfliknya masih mau muncul patah hati sekian detik akuuπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ lanjut lah klo konfliknya nyebelin aku sedih nihπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ semangat authornim😘😘😘😘

  3. Akhirnya update juga ini ff 😍
    Ya ampun kyuhyun πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™ manis manis manis manis banget ihh
    Penasaran ya ampun gimana chapter selanjutnya
    Pokoknya fighting thorrrr

  4. Huuuu,sweeettt parraaaahhh. Emg mereka punya gengsi tinggi paraahh. Padahal sama2 mau tu,keke.
    Plisss,dong jgn ada konflik lagi. Bru juga seneng ngekuat taeyeon sma kyuhyun udah bebas,huuu.
    Next chp ditunggu^^

  5. :):):);) ga bisa ga senyum” baca part ini ya ampun kyutae cute bgt sih so sweet bgt moment disini rasanya romantis aja.. bahagianya akhirnya dinyatakan juga perasaannya masing”.. buat konfliknya jgn yg berat” ya yg cemburu”an aja kasian baru juga ngerasain masa” indah udh kena masalah aja,. semangat ditunggu next chapternya

  6. Aaaaa so sweet banget……
    ya sih thor moment moment romantis mereka memang kurang, dilanjut juga gag papa, lebih hot lagi juga gag papa thor makin seru malah #hahaha……
    Ditunggu lanjutannya ya thor……

    Fighting

  7. ahhh yunho awal pembukaan cerita ini ku greget sumpah yunho akhirnyaa kamu nyatainn juga dan sumpah aku pengen nangis di buatnyaaa yunho cinta sejati akan datang padamu kok dan cobalah mencintai sehyun cinta akan timbul karna terbiasa😘😘😘 kyu-tae greget dehh pas kyu nyanyii aku gk tau lagu nya kek mana nnti laa ku cari but liriknya menyentuh banget mau dong di nyanyiin kek gitu sama doi eehh maksudnya sama kyuπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ di sini gak ada lulu ku kangen luluπŸ˜™πŸ˜™ di sini aku ngefeel ke dua org kyu and yunho tapi apalah daya yunho udah melepas taeng, ku yakin itu si yunho pasti gak relaa yakin mah aku😭 di sini kok band dark nya ngakak yaakk sehun main drum? Gk bisa kebayang dekk, kris main gitar masih bisa lah ke bayang nah apalagi suho main gitar? Ku ngakak jugaa secara suho itu kan gimana gimana gitu dan baek udahlah gk perlu di bayangin lagi wong dia udh cocokπŸ’žπŸ’ž itu ku syok pas sebelum prologe gak rela ini end kan baru jadian masa udh end cerita tapi ehh ternyata enggak jdi end ku senang maunya ni cerita sampai mereka kawin dekk nyusul yunho-sehyun. Di sini seohyun pasti hatinya retak-pecah-berserak dan sebagainya melepas org yg kita cintai itu gk gampang dekk bagai kehilangan berliant yang harganya triliunan tpi seohyun memang malaikat dia melepas org yg di cintainya agar bahagia, andai aku sekuat itu dekk tapi nyatanya gak kuatπŸ˜­πŸ˜”πŸ˜” couple eunhyuk-suzy kok di sini sedikit panas ahhh inilah efek dri mantan, ada apa dengan masalalu eunhyuk kenapa pas mantannya sebut nama suho kok kesannya hyuk gimana gimana gituu kan di sini aku jadi penasaran sama hyuk?? Dan makasii di thanks to nya lagi lagi namaku adaaa😍😍 yaahh ku bakal berusaha buat cerita menarik kek kamu gini dekk mana tau kan kita bisa saling kasih masukkan and ku mau nanya kan sekarang ada aplikasi wattpad kan kenapa cerita mu ini gk kamu masukkan ke wattpa kan di wattpad sana masih minim cast taeng-kyu why??? Wwkwkkwkkwkwk untuk next masih ada kan ff ini pasti masih ada jadii ku tunggu next nya dekkk semangat selalu yakkkπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ Fighting πŸ‘πŸ‘

  8. akhirnya mreka jadiannnn…
    wlopun ini akhir, tp ini adlh awal kisah cinta mreka yg manis…
    suka am mreka…
    wlopun sma2 egois tp mrwka ttep nunjukin cinta yg manis…
    dan akirnya seohyun dan yunho nglepas cinta mreka…
    gak sbar buat chap selanjutanya…
    fightaeng!!!!
    (makish udh menghargai reader)
    β™₯β™₯β™₯β™‘β™‘β™‘

  9. ampun deh ya aku syok banget waktu kyu blg “saranghae” di pesta nya dark. ya ampun. aku ngebayangin itu an itu sweet bangettt 😘 aku harap sih ada lanjutan nya ya thor. ff yg km buat itu bagus2 tau. jd tetap lanjutkan karya mu hehe

  10. Keren,,
    akhirya d update jga,udah lma nungguin kelanjtannya,,thour byakin moment kyutae ya lagi ya.
    Next..semangat bwt authour

  11. πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘β˜β˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  12. Ko jadi baper gini ya? Haha uhhh lanjut trus thorr, penasaran banget gmna konflik dan rintangan di hbngan mereka, bnyakin moment kyutaenya ya thorr, bnyakin moment romantisnya juga yaa hehee, fighting thorr

  13. Daebakkkkkkk
    Suka,suka
    Bagus,bagus
    Iya, iya, belum greget moment nya. Haha #abaikan
    Lanjut,lanjut. Bnyakin moment kyutae nya yaaaa hehe
    Fighting, update soon yaaa

  14. baca chapter ini bkin senyum2 gimanaaa gtu. . hahaha
    kyutae lucu bgt klo lg berantem..
    akhirnyaa kyu nyatain perasaannya jg yeayyy
    ahh and thankyouu so muchh ceritanya msh berlanjut..
    bener bgt nii harus ada konflik di saat mrka berdua udh resmi.. hhe
    aku pikir tadinya baekhyun yg jd konfliknya hhihi
    Senengg bgt jg ada biasku myeonmyeonie disiniii.. πŸ˜†
    kyaaa walopun sedikit, klo ada suho di ff-nya aku jd makin suka hhaha
    Sooo semangatt terus jg dear saengie, selalu ditunggu lanjutannya..
    Gomawoo ~~

  15. akhirnya kyutae resmi juga hahaha seneng sih cuma tetep aja ngerasa kasian sama yunho😒 ditunggu sweet moment dari kyutae. next chapter ditunggu 😁😁

  16. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 13) | All The Stories Is Taeyeon's

  17. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 14) | All The Stories Is Taeyeon's

  18. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 15) | All The Stories Is Taeyeon's

  19. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 16) | All The Stories Is Taeyeon's

  20. Pingback: Dark Light To Diamond (Chapter 17) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s