Mysterious Kim Taeyeon (Chapter 1)

darkerree

Title
MYSTERIOUS KIM TAEYEON
Author
DeliaAnisa
Genre
Fantasy, mystery, romance, and friendship
Length
Multichapter
Rating
PG-15
Main Cast
Kim Taeyeon and Byun Baekhyun
Other Cast
Im Yoona, Kim Jongin, Jessica Jung, Park Chanyeol, kris Wufan, Xi Luhan, and other
Disclaimer
Ini FF hasil dan murni dari imjinasi saya, maaf jika ada kesamaan dan tentunya itu tidak disengaja, and don’t plagiat.

Author Note
Annyeong yeoreobun :D, sebelumnya ff ini pernah aku publish di atsit tapi waktu itu belum jadi author tetap jadi aku pending dulu dan malah jadi lupa sma ff ini :v tapi insyaallah sekarang aku mau lanjutin lagi ff ini sampai end. semoga kalian suka ya ^^
.
Summary:
“legenda memang tak mengatakannya, tapi ini nyata. Kau harus mempercayainya.”

NOW STORY !!

Jongin beberapa kali mengatakan sumpah serapahnya pada seniornya. Ia juga tak segan mengoceh beberapa kali sambil berteriak. Seseorang dibelakangnya hanya menghela napasnya, terlalu bosan mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut temannya itu. Byun baekhyun, pria itu tidak benar-benar menyimak 100%. Yang ia fokuskan sekarang adalah mencari ranting untuk api unggun malam ini. Memang teladan sekali untuk pria bernama baekhyun itu, ia dengan sabarnya mencari satu demi satu ranting pohon yang tergeletak bebas ditanah, berbanding terbalik jika kita bandingkan dengan jongin. Ia benar-benar malas untuk itu. Mereka baru saling mengenal, tentu saja baekhyun merasa jengah dengan sikap jongin. Dan ia sudah berniat tidak ingin mendekati jongin untuk menjalin sebuah pertemanan. karena Jongin benar-benar sangat menyebalkan menurutnya. Sejujurnya baekhyun ingin sekali menegur jongin karena sepenuhnya ialah yang telah membawa ranting itu dan benar-benar membuat ia kesusahan, tapi mengingat jongin bertemperamen tinggi, ia memilih untuk diam.
.
Byun baekhyun dan kim jongin sedang mengikuti perkemahan musim panas dihutan bersama senior mereka juga dengan calon siswa lainnya. Yeahh, Baekhyun dan jongin sedang mengikuti test agar bisa masuk ke universitas art seoul, dan tak segan para seniornya lantas memberikan mereka pekerjaan yang memang berat –mencari ranting dihutan dengan suasana yang sedikit gelap dan mencekam- dan para seniornya itu menyuruh baekhyun dan jongin untuk bersama-sama mencari ranting sebelum matahari terbenam. Jika mereka terlambat, maka hukumannya adalah mereka tidak diperbolehkan untuk tidur ditenda. Sungguh menyebalkan sekali bagi jongin. Ia masih sempat-sempatnya memberi tatapan tajam pada senior yang tingginya berkisar 185cm, park chanyeol terlihat di name tag-nya. Namun hal itu malah tak membuat dirinya marah, ia hanya membalas dengan seringaiannya dan membuat tatapan menantang pada jongin. Cukup hal itu membuat jongin geram dan tentu tak ada jalan lain selain mencari ranting itu. Jika tidak, tentu saja ia tak akan pernah masuk keuniversitas impiannya.

Sekali lagi, jongin dan baekhyun berbeda. Baekhyun tampak lebih tenang dan patuh. Ia memang tipikal seseorang yang sabar.
.
Langit yang semula berwarna oranye, sekarang tampak menghitam. Sepertinya hari semakin gelap. Itu tandanya, mereka terlambat. Jongin hanya memegang ranting satu atau dua, sementara baekhyun ia kesusahan membawa banyak ranting dikedua tangannya. Jongin melebarkan langkahnya dan sesekali menatap kebelakang –menatap baekhyun kesal- karena baekhyun benar-benar sangat lambat. Jongin sungguh tidak berprikemanusiaan. Dia memarahi baekhyun tapi tak berniat membantu baekhyun. Menyebalkan sekali.

“kura-kura?! Bisakah kau mempercepat jalanmu eoh?!” ucap jongin dengan meninggikan suaranya sembari memperlihatkan wajah masamnya pada baekhyun yang kini berada tepat dibelakangnya.

“bisakah kau sedikit membuka hatimu? Lihatlah?! Betapa banyaknya aku membawa ranting! kau benar-benar sangat memuakkan, Kim jongin?!!” ucap baekhyun tak tahan. Predikat sabar yang berada didalam dirinya seketika luntur hanya karena jongin mengatainya kura-kura. Hidungnya beberapa kali naik kempis, sepertinya baru kali ini ia benar-benar marah. Jongin sontak diam, karena tak percaya jika baekhyun benar-benar bisa melawannya.
.
Jongin sedikit berlari karena suasana disekitar hutan ini benar-benar tak bersahabat. Banyak suara yang mengerikan, terdengar aungan srigala, burung hantu, dan suara yang membuat bulu kuduknya berdiri –entah itu siluman atau hantu-
.
Baekhyun menghentikan langkahnya, tak menghiraukan jongin yang kini jaraknya sudah menjauh darinya. Ada yang menarik perhatiannya. Dia menoleh kekanan. Betapa terkejut sekali dirinya saat menyadari keberadaan gua kecil disana. Dengan takut-takut baekhyun memicingkan matanya, melihat lebih intens gua itu. Dia menaruh sementara ranting itu ditanah, lalu merogoh senter dari saku mantelnya. Ia menyalakannya dengan terburu-buru dan memfokuskannya pada gua tersebut. Bukan karena gua itu yang menarik perhatiaannya, melainkan ada sebuah ukiran batu cantik di sana. Matanya seperti terhipnotis untuk mengikuti arah ukiran batu yang tampak seperti seorang manusia. Tanpa sadar ia melangkah dengan ringan menghampiri sebuah ukiran batu itu. Ini cantik, pikirnya. Dia tersenyum lembut sembari meletakan telapak tangannya pada ukiran batu itu dan sesekali ia mengusapnya. Texture nya sangat lembut membuat ia tak tega melepaskannya. Tapi tiba-tiba saja ini menyilaukan matanya, ia sedikit melindungi wajahnya dengan sebelah tangannya untuk menutupi sinar tersebut. Matanya berkunang-kunang, seakan cahaya itulah penyebabnya. Sedikit ia bisa menangkap cahaya itu dimatanya, namun semakin lama ada sekelabat warna merah menghiasi batu itu. Dia setengah mati terkejut ketika melihat apa yang berada dihadapannya sekarang. Mulanya batu itu cahaya berwarna putih terang, lalu berganti menjadi merah pekat.. dan sekarang cahaya itu berubah dan menampakaan menjadi sesosok wanita bertubuh kecil, berambut lurus sebahu, dan menggunakan dress putih selutut. Baekhyun benar-benar tidak berkedip saat itu, mata dan mulutnya melebar. Apakah ia sedang masuk kenegeri dongeng? Kenapa bisa dia bertemu dengan puteri yang terlihat seperti negeri dongeng itu dihutan? Pada akhirnya baekhyun mengerjapkan matanya berkali-kali, mencari kesadaran. Apakah ini nyata atau mimpinya saja?

Wanita misterius itu tersenyum manis dengan menatap baekhyun penuh haru.

“kak..kkau.. siapa?” Tanya baekhyun terbata-bata dengan ekspresi yang tidak berubah. Dia masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

Wanita cantik itu masih memberikan senyuman yang terkesan bahagia. Lalu melangkah maju mendekati baekhyun yang masih menganga ditempatnya. Tanpa diduga, wanita misterius itu memegang kedua pipi baekhyun dengan kedua tangannya lembut. Baekhyun kembali mengerjapkan matanya, sungguh dia tak akan mengelak jika gadis ini benar-benar sangat cantik dan bersinar. Seperti seorang bidadari. Sentuhan gadis itu, membuat seakan aliran listrik merasuki tubuhnya.

“yang mulia, kita bertemu kembali.” Lirih wanita itu dengan menitikan air matanya lembut -masih dengan meletekkan telapak tangannya kewajah baekhyun-. Seketika alis baekhyun saling bertautan. Sebenarnya siapa gadis ini? Ia yakin, gadis ini bukanlah sepenuhnya seorang manusia.

Dalam detik berikutnya, gadis ini memeluk baekhyun erat dengan kedua tangan yang seakan mengunci baekhyun.

“maafkan aku karena tidak bisa menemanimu, maafkan aku karena sudah menghilang, maafkan aku karena sudah melanggar janjiku.. mianhaee…” ucapnya kembali dengan terisak, dada bidang baekhyun seketika basah karena cairan bening yang keluar berkali-kali dari gadis itu.

Clakkk…

Satu tetes air menerpanya. Bukan berasal dari air mata gadis itu melainkan air ini berasal dari atas sana. Ini hujan. Tapi aneh, kenapa dimusim panas bisa hujan deras seperti ini? Lagi-lagi baekhyun mengerutkan keningnya dan sesekali memejamkan matanya, berharap setelah ia bangun ia sudah berada diranjangnya dengan nyaman.

“seseorang mengubahku menjadi sebuah batu, seseorang yang tidak aku tau.” Lanjutnya kembali disaat guyuran hujan semakin menjadi. Baekhyun terkesiap, ternyata ini benar-benar nyata. Akhirnya dia memberanikan diri untuk melepas pelukan itu dan lebih menatap bingung pada seorang wanita cantik yang ukurannya sangat mungil itu.

“aku bukanlah seseorang yang kau maksud.” Sahut baekhyun dengan mengeraskan suaranya karena ini memang tengah hujan, dan tak mungkin jika ia berujar dengan pelan.
.
.
Jongin bisa tersenyum lebar, akhirnya ia sudah sampai ditempat tujuannya dengan selamat. Tapi seketika wajahnya berubah saat dirinya menoleh kebelakang. Dimana baekhyun? Pandangannya tertuju kesegala arah. Tapi hal itu terhenti saat seseorang datang mendekatinya dengan pandangan buasnya.

“kau terlambat 30 menit, jongin?!” ucap chanyeol seraya melirik arlojinya.

“baekhyun menghilang, dan aku mencarinya. Tapi dia benar-benar tak ada.” Meskipun kata-kata jongin memang jelas itu adalah sebuah kata yang ditujukan kekhawatiran, tapi sungguh wajahnya sama sekali tidak terlihat menunjukkan itu. Dia sedang bermain dalam dramanya sendiri. Tentu hal itu akan membuat seniornya melupakan keterlambatannya.

“dia tidak ada?! Bagaimana kau bisa melupakan temanmu eohh?!! Ishhh jinjja.” Chanyeol memberi kembali tatapan tajam pada jongin sembari mendengus kesal, lalu segera ia mengumpulkan orang-orang untuk mencari baekhyun. Sementara jongin ia hanya bisa bernafas lega dan menyeriangi puas karena ia tidak akan kena hukum. Untuk itu dia sepertinya akan berterimakasih pada baekhyun setelah ini.

Secara tiba-tiba hujan turun dan membuat semua hoobae dan beberapa senior masuk tenda, namun masih ada beberapa senior yang tampak khawatir dengan hilangnya baekhyun dan dengan tanggung jawab besar mereka –chanyeol, xiu luhan, dan kris wufan- mencari baekhyun ketengah-tengah hutan.
.
.
“lalu dimana yang muliaku?” Tanya gadis itu dengan wajahnya yang kusut –lazim pada seseorang yang tengah menangis-. Tapi air matanya tak terlihat dikarenakan air hujan yang membuatnya harus beradu dengan air yang berada diwajah gadis itu. Baekhyun menggigit bibir bawahnya, menahan rasa dingin yang mulai merasuki tubuhnya.

“aku tidak tau, bisakah kita berteduh dulu.” Ajak baekhyun berniat mengajak gadis ini untuk masuk kegua.

Gadis itu hanya diam penuh kebingungan, lalu mengikuti baekhyun yang sudah masuk gua didepannya.

Baekhyun duduk disalah satu batu yang cukup membuatnya nyaman, ia menghangatkan tubuhnya dengan cara menggosokan kedua telapak tangannya beberapa kali sambil sesekali mencuri pandangan pada gadis yang sudah mencuri perhatiannya sejak tadi.

Sementara gadis itu masih terdiam –tengah mencoba menelusuri memori-memorinya dengan pandangan kosong.

“berapa lama aku terkurung disini?” gumamnya sendu –mengajak bicara dirinya sendiri- sambil menunduk, ini gua dan tentunya ucapan gadis itu terdengar menggema diarea ini. Dan baekhyun dari tadi memang memperhatikannya tanpa berkedip sambil terus menyalakan senter di tangannya.

“bolehkah aku tau, siapa namamu? Dan dimana asalmu?” Tanya baekhyun bertubi-tubi, karena baekhyun dari tadi memang ingin sekali bertanya tentang ini. Gadis itu menatap baekhyun teduh, membuat dalam beberapa saat ia terpaku dari tatapan itu.
Baekhyun benar-benar memasang kedua telinganya lebar-lebar, tidak sabar untuk mendengarkan jawaban gadis misterius itu.

“aku kim taeyeon, manusia langit yang tersesat dibumi…
Ia memberi jeda sesaat, lalu menghela nafas berat, namun lucunya ia memasang wajah yang ingin menangis seperti anak kecil –dengan mengerucutkan bibirnya-. Baekhyun yang sadar akan hal itu membuat dirinya tampak tersenyum kecil melihat sisi lucu gadis yang baru saja memperkenalkan namanya –kim taeyeon-. Tapi saat mencerna akan ucapan yang baru saja ia dengar dari gadis itu –kim taeyeon- membuat dirinya kembali harus melebarkan matanya dan seperti biasa, ia akan mengerjapkan matanya berkali-kali.

“ma-manusia langit?” Tanya baekhyun setengah tak percaya dengan apa yang ia dengar, bisa sajakan ia salah dengar? Tapi melihat anggukan dari taeyeon, membuat dirinya lagi-lagi harus menertawai ini. Lebih tepatnya tertawa hambar. Ia pikir ia sedang masuk kedalam negeri dongeng sekarang.
.
Taeyeon mulai menceritakan kisahnya dan disaat itulah ia harus kembali berhadapan dengan memori-memorinya yang pernah ia lalui dulu.

Ia menjelaskan dengan sangat detail, bagaimana ia bisa memasuki bumi? Ia mengatakan saat itu dirinya tak sengaja masuk keruangan
terlarang dilangit. Sebuah tempat yang seharusnya tidak ia masuki, dimana hanya ayahnya lah yang notabane nya ‘penguasa langit’ bisa memasukinya. Tempat itu sangatlah didominasi dengan cahaya yang berbeda-beda, disetiap cahaya itu berisi sebuah gambar semu dari beberapa planet. Dirinya yang merasa tidak tau apa-apa tentang maksud cahaya itu penasaran, jika ia menyentuhnya. Apa yang akan terjadi? dan Yang paling menarik perhatiannya sekarang adalah sebuah gambar dengan cahaya berwarna biru gelap yang tampak paling indah diantara yang lainnya –planet bumi- jika dilihat ini seperti sebuah globe yang dikelilingi oleh cahaya berwarna biru gelap bersama kabut.

Tanpa pikir panjang, ia mulai menyentuhnya tanpa memperdulikkan apa yang akan terjadi nantinya. Dan ia bisa merasakan seperti tubuhnya ditarik oleh cahaya itu, dan membuat dirinya harus melewati tempat berwarna dark blue dalam beberapa saat. Ia memejamkan matanya takut, ia mulai berpikir jika setelah ini mungkin Sesuatu buruk akan terjadi padanya.

Dalam beberapa menit kemudian ia keluar dari cahaya biru itu dan reflex membuat dirinya membuka mata. Cahaya itu membawanya ketempat yang asing, ia melihat kebawah, ia tak menginjak awan yang biasa ia pijak dilangit. Sekarang kenapa ia menginjak Sesuatu yang berwarna cokelat –tanah- ? taeyeon segera menoleh cepat kebelakangnya –mencari cahaya itu kembali- namun terlambat, cahaya itu harus menghilang dan membuat dirinya berpikir jika dia mungkin tidak akan pernah kembali kesana. Ia benar-benar frustasi saat itu, taeyeon tak tau dimana dirinya sekarang? Sebuah tempat yang terlihat menakutkan –tentu saja itu dihutan- ia melirik kesana-kemari dengan pandangan yang tentu saja memberikan kesan takut. Taeyeon duduk ditanah sambil memeluk kedua lututnya. Ia menyesalinya, ia merutuki kebodohannya sendiri, jika ia bisa, ia ingin memutar waktunya kembali, tepat saat dirinya masuk keruangan terlarang itu. Mungkin jika bisa, ia tentu akan langsung menjauhi benda-benda kepemilikan ayahnya dan pergi menjauhi ruangan rahasia ayahnya. Tapi ia bukanlah seorang pengendali waktu seperti tao –sahabatnya- ia hanya pengendali hujan yang tak bisa melakukan untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
Kejadian ini terjadi sekitar 500 tahun yang lalu. Tepatnya dimasa dinasti joseon. Dan pada saat itu seorang raja muda tampan bernama ‘lee tae baek’ menemukannya. Saat itu lee tae baek tengah berburu dihutan sendiri bersama dengan kudanya yang setia –itu adalah hobinya-. Tak sengaja ia menemukan taeyeon disemak-semak saat dirinya hendak mengambil hasil buruannya –seekor kelinci- dan tepat itu juga dirinya menemukan seorang gadis cantik yang tentu asing itu tengah bersandar disalah satu pohon disana tengah tertidur. Ia berjalan dengan sangat pelan mendekati gadis yang mungkin sudah mencuri hatinya sekarang, dan berjongkok menyesuaikan tinggi badannya dengan gadis itu. Menatapnya dengan jangkauan waktu yang cukup lama.

Hingga ia harus berhenti menatap ketika taeyeon membuka matanya dengan pelan.
.
.
Lee tae baek mengagumi sosok taeyeon dengan cepat. Ia percaya dengan apa yang dikatakan taeyeon. Lalu dia membawa taeyeon bersama dengan kudanya pergi ke kerajaannya, ia sudah berniat memberi tempat tinggal yang nyaman untuk gadis mungil itu di sana. semua orang menatap taeyeon dengan pandangan aneh, samar-samar ada yang mengatakan jika taeyeon adalah seorang gumiho karena terkadang taeyeon mengeluarkan cahaya berwarna putih. Namun baekhyun sama sekali tidak memperdulikan hal itu. baginya, gadis itu adalah cinta pertamanya, dan dia ingin selalu mempertahankan cinta itu.
.
.
.
Kini hari-harinya berwarna saat kehadiran taeyeon. Tak ada lee tae baek yang kesepian sekarang, sekarang hanya ada lee tae baek yang periang. Seorang raja muda yang penuh dengan keceriaan sekarang tanpa ada amarah maupun sikap temperamennya yang kerap ditujukkannya pada sejuta rakyatnya. Rakyatnya tentu bahagia dengan perubahan drastis rajanya, mereka semua kompak mengatakan ini semua berkat gadis itu –kim taeyeon-. Dan membuat taeyeon diterima baik disana.
.
Lee tae baek sangat menyukai tingkah lucu dan lugu dari seorang taeyeon. Taeyeon sangat suka memegang kedua pipinya dan memeluknya secara tiba-tiba, cintanya slalu bertambah untuk tiap harinya. Lee tae baek adalah satu-satunya orang yang mengetahui wujud asli taeyeon. Jika taeyeon marah maka cahaya putih akan muncul dan membuat dirinya semakin bercahaya dan tentu saja cantik.
Disetiap pagi hari, lee tae baek slalu menyempatkan diri untuk menunggang kuda bersama taeyeon dan berburu bersama. Dia tak pernah melewatkan ini.
.
Namun memorinya kabur ketika dirinya mengingat saat seseorang mengutuknya menjadi sebuah batu.

Sebagai makhluk langit, ia tak bisa mengingat memori yang buruk. dia tak tau siapa yang membuatnya seperti ini? Dan siapa yang sudah memisahkan dirinya dengan seorang manusia bumi pertama yang ia cintai –lee tae baek- ?

Dia hanya mengingat, saat seseorang memberinya secangkir teh herbal untuknya. Sebelumnya, jika ia marah maka cahaya putih akan mendominasi dirinya. Namun sekarang sekelabat cahaya merah memasukinya jika ia marah, giginya akan bertaring, mata dan rambutnya seketika berubah menjadi merah pekat –terlihat seperti gumiho- ia mengingat tentang teh itu. Mungkinkah teh itulah penyebabnya? Lalu siapa dalang dibalik ini semua?
Dia sungguh tak mengingatnya.

Hal tabu baginya untuk bisa mengetahui ingatan buruk sebagai makhluk langit.

Tapi adakah cara lain agar ia bisa mengungkap siapa yang sudah
mengutuknya dan mengurungnya tanpa harus mengingat hal buruk itu?

.
Taeyeon menutup kisahnya dengan menahan napasnya sebentar lalu membuangnya kemudian beralih menatap baekhyun kembali yang masih berkutat memperhatikan taeyeon dengan mulut yang sedikit menganga.

“legenda memang tak mengatakannya, tapi ini nyata. Kau harus mempercayainya.” Sahut taeyeon berusaha meyakinkan baekhyun. Melihat guratan ekspresi taeyeon, baekhyun percaya jika ini memang benar-benar nyata. Lalu ia tersenyum meyakinkan taeyeon jika ia telah mempercayainya.

“aku percaya dengan kisahmu.. ini memang mustahil, tapi aku yakin diujung sana masih banyak cerita yang tak terungkap oleh legenda.” Jawab baekhyun tenang, namun sekali lagi, Taeyeon menatap dirinya dengan sarkastik, dan lagi-lagi membuat dirinya terhenyak dengan tatapan itu. Tegas dan memberikan kesan tajam.

“tapi kisahku berakhir menyedihkan bukan? Sulit dipercaya jika pada akhirnya kisahku menjadi tragis. Aku tau akan jawaban mengapa aku terbebas setelah kau mengusap batu itu, itu artinya kau adalah seseorang yang dikirim para dewa sana untuk membantuku dalam memecahkan misteri. Wajahmu sama seperti rajaku –lee tae baek- itu artinya kau adalah reinkarnasi dari lee tae baek. Mungkin setelah ini aku akan tau siapa yang sudah mengutuku dan menemukan misteri dibalik ini semua.” Taeyeon terlihat berbeda saat dirinya berusaha untuk menumpahkan kebencian pada seseorang yang telah membuat ia menjadi mengerikan. Baekhyun terperangah saat asap merah pekat muncul mengitari tubuh taeyeon, seketika taeyeon tak terlihat, asap merah itu menyelubunginya. Berputar bak seperti angin topan. Lalu perlahan asap itu menghilang dan menampakkan jelmaan seorang taeyeon yang jelas berbeda. Lensa matanya berubah menjadi merah, dan rambut yang semula hitam berkilau indah sekarang tampak menyeramkan. Merah dan terkesan membuat dirinya ganas. Baekhyun ingat, sebelumnya taeyeon bercerita mengenai perubahannya. Dan sekarang terbukti, saat taeyeon marah ia akan sangat mengerikan.

“percayalah, aku tak akan menyakitimu. Tapi jika aku seperti ini, aku akan benar-benar mudah marah dan sangar. Jadi jangan mencoba untuk membuatku marah.” Katanya tegas. Ohh baekhyun benar-benar tak suka dengan taeyeon yang seperti ini. Rasanya perbandingan dengan sebelumnya terlihat seperti bidadari dan iblis. Baekhyun melangkah mundur saat taeyeon mencoba untuk mendekatinya, baekhyun terpeleset kebawah dan terus mundur, ia tak bisa mengendalikannya. Ia benar-benar sangat takut.

“jangan takut aku tak akan menyakitimu.

Taeyeon memberikan jeda disana dengan nada datar, lalu ia berjongkok menatap baekhyun lekat-lekat.

“bisakah kau memelukku?” pandangannya memohon, namun baekhyun ragu.

Ia menggeleng cepat lalu berlari menjauhi gua itu. Taeyeon geram dan memperlihatkan kedua gigi taringnya ditambah dengan tatapan mematikannya.
.
Baekhyun berlari secepat kilat. Ia tak bisa jika harus berhadapan dengan taeyeon yang terlihat seperti iblis. Setengah dari dalam lubuk hatinya memang ia sangat menyesal karena sudah meninggalkan taeyeon. Seharusnya ia tak berlari seperti seorang pecundang, seharusnya ia bisa menahan takutnya. Seharusnya ia mengerti akan taeyeon seperti halnya lee tae baek yang diyakininya sebagai reinkarnasi. Tapi ia tak sama dengan lee tae baek, ia belum bisa menerima semua wujud asli taeyeon. Ia berbeda.

Baekhyun mengelilingi hutan tanpa mengenal akan jalan keluar, ia beberapa kali mendengus kasar. Seharusnya ia tak mengikuti
perkemahan ini.
.
Jika saja baekhyun tau, dengan ia memeluk taeyeon. Taeyeon akan berubah kembali menjadi sosok aslinya. Sosok yang lembut dan manis itulah seorang kim taeyeon. Bukan seperti gumiho atau iblis seperti ini. itu bukanlah dirinya.
.
“Kita berpencar saja, jika bersama-sama membuat kita sulit untuk bisa menemukannya. Jadi luhan, kau cari dia kearah kanan. Dan kris, kau mencarinya kearah kiri. Sementara aku akan mengambil jalan tengah. Arra?!” ucap chanyeol mengintrupsi kedua temannya. Kris dan luhan kompak mengangguk lalu kemudian mereka melangkah sesuai dengan jalurnya masing-masing.
.
Yoona –salah satu calon siswa universitas art seoul- dengan keberaniannya, ia berjalan sendiri kesungai setelah ia melihat sesosok pria dalam bayangan hitam yang semu itu dibalik tenda. Sembari berjalan ia terus menyalakan senternya. Sedikit demi sedikit ia bisa menangkap sosok itu. Sosok itu semakin dekat dan mendekat kearahnya. Yoona membulatkan kedua matanya sempurna..

“kau siapa?” yoona bertanya dengan sangat hati-hati, ia berusaha agar jaraknya menjauh dengan pria itu. Bisa sajakan pria itu berbahaya?

Ditatapnya pria itu lekat-lekat, tubuh atletis dengan baju serba hitam, serta yang membuat dirinya takut adalah ketika mata mereka bertemu. Terdapat lingkaran hitam dibawah matanya dan memberi kesan mengintimidasi dirinya. Ditambah akan wajahnya yang sangat datar dan dingin. Membuat pria itu pas untuk dikatakan mirip dengan zombie.

“aku seseorang yang hidup disini selama 500 tahun, mencari seseorang yang tak kunjung kutemukan. Huang zi tao, itu namaku.” Ujar pria itu akhirnya namun masih dalam keadaan datar. Yoona dalam hitungan detik terdiam, lalu sesuatu menggelitik perutnya. Ini lucu, ia tertawa dengan cukup keras. Membuat seseorang yang berada dihadapannya harus mengerutkan keningnya, bingung.

“apa kau butuh obat penenang? Sepertinya kau sedang depresi,tuan zombie.” Yoona menutup mulutnya, ia berusaha untuk mengontrol tawanya. Seolah hal tadi adalah ucapan konyol. Hahah, bagaimana dia bisa bertemu dengan seseorang yang mengaku dirinya hidup selama 500 tahu, itu hal lucu bukan?

“apa yang kau maksud?” pria itu tetap dalam alis yang bertautan.

“ohh ayolah..?! kau baru saja mengatakan bahwa kau sudah melewati perjalanan hidupmu selama 500 tahun, bukankah hal itu mustahil, pria pemimpi.” Yoona tertawa meledek, dan beberapa kali ia tertawa terbahak-bahak ketika ia sadar jika orang dihadapannya ini adalah orang yang benar-benar daya khayalnya keren. Namun tawa yoona seketika berhenti saat menyadari keberadaan seseorang dibelakangnya, pria bermata rusa. Xiu luhan.

“hei bocah?! Kenapa kau berdiri ditepi sungai sendirian?” Tanya luhan sembari melangkahkan kakinya menuju tempat dimana yoona berdiri. Ucapan luhan membuat yoona bingung.

“sendirian?”
.
.
.
Yoona cepat menoleh kebelakangnya dan.. nihil. Tak ada pria berbaju serba hitam disana. Luhan segera menyeret yoona agar tak terlalu dekat dengan hulu sungai.

“ini sudah larut malam, mungkin makhluk mistis berkeliaran disini.” Ucap luhan dengan membuat ekspresi yang sengaja menakut-nakuti yoona, membuat yoona memiliki aura yang tak nyaman disekitarnya.

“sunbae.”

Luhan tertawa kecil menyaksikan yoona yang begitu sangat ketakutan. Hingga tak sadar jika saat ini yoona memegang lengannya kuat.

“apa yang kau lakukan disini hm?” Tanya luhan lembut.

“aku tadi mengikuti seseorang.”

“seseorang? Nugu?” luhan kembali bertanya, namun kini sepertinya dengan mimic yang begitu serius.

“seorang pria berbaju hitam, dia seorang manusia.. tapi aku tak yakin bahwa dia benar-benar manusia.” Yoona mengusap lehernya seperti ada aura gelap menghampirinya. Luhan mengerutkan keningnya, lalu detik berikutnya ia tertawa terbahak.
“hahahh, ternyata ada hantu disini. Sudah kukatakan disini banyak makhluk mistis, mungkin kau tadi menemukan salah satu dari mereka.” Kata luhan sambil tertawa renyah. Yoona langsung menyenggol lengan luhan pelan.

“sunbae!!”

“kalau begitu cepatlah kembali ketenda, bukankah besok pagi kau akan melakukan hiking?”

“lalu sunbae? Apa yang akan sunbae lakukan disini?” Tanya yoona balik, Luhan memandang kebawah –menatap tanah sekilat. lalu menghela nafasnya.

“hah, aku harus mencari baekhyun. Dia menghilang.” Wajahnya berubah, luhan mungkin sudah lelah karena hampir 5 jam ia disibukkan mencari baekhyun dan sedikit kecewa dikarenakkan api unggun tidak dilakukan hanya karena kehilangan satu orang.. dan yahh dia tak akan bisa menyalahkannya, sebaliknya dirinya merasa bersalah bahwa ia berpikir jika ia sudah gagal melindungi juniornya sendiri. Ia juga takut ketika hal buruk benar-benar terjadi pada baekhyun mungkin ialah yang harus bertanggung jawab, ya dia harus mempertanggung jawabkannya. Ia bukanlah seorang pecundang yang akan berlari. Seperti baekhyun.
.
.
.
Baekhyun berjalan, ia berjalan dengan sangat berat. Ia tetap maju, namun hatinya benar-benar mengatakan padanya bahwa ia harus mundur, kembali pada taeyeon.

Tidakk, ia tetap dalam prinsip lajuan otaknya sendiri. Ia harus meninggalkan tempat itu, meninggalkan seorang iblis, pikirnya.

Tapi bagaimana dengan keadaan gadis itu sekarang? Apakah benar-benar membutuhkan dirinya? ataukah ia harus menggeluti perannya sebagai
lee tae baek mulai saat ini? Apakah harus?
Pikirannya benar-benar slalu mengajaknya berargumen, membuat ia harus menghentikkan langkahnya kesal.

“ohh tidak, gadis itu membuatku gila!!”

Ia memilih untuk berbalik, yeahh dia memilih untuk mundur dan kembali kegua itu, tempat dimana taeyeon disana.
Ia berlari secepat yang ia biasa, tak tau kenapa kakinya begitu sangat ringan untuk mengikuti arah gua tersebut. Hingga pada akhirnya ia sampai ke tempat tujuannya, bertemu kembali taeyeon. Nafasnya tersendat-sendat –tentu saja ia berlari dengan sangat cepat. Kepalanya menerawang kesegala arah, ia mengernyit heran. Tak ada taeyeon didalam gua, lalu ia mencoba untuk keluar dan berjalan kesamping gua tempat dimana dia menemukan taeyeon. Ia terhenyak dalam tempatnya, ia membeku. Matanya melebar begitu sangat sempurna, ia terkejut ketika ia menemukan taeyeon bersama dengan seorang pria. Itu seniornya, park chanyeol. Dan hal yang paling membuat ia tersentak adalah ketika mendapati taeyeon yang tengah memeluk chanyeol dari belakang.

Taeyeon kembali berubah menjadi gadis cantik dan bercahaya, ia kembali tersenyum manis penuh kebahagiaan setelah sebelumnya ia menemukan pria jangkung melewatinya. Lalu dengan sangat cepat ia memeluk pria itu, dan seketika rambut merah pekatnya, dan gigi taringnya menghilang. Ya, taeyeon akan kembali berubah saat ia memeluk seorang pria. Ia sudah cukup banyak melakukan hal ini pada lee tae baek, lee tae baek pun sudah mengerti kenapa taeyeon slalu memeluknya dengan tiba-tiba. Tapi, beda dengan pria yang satu ini, park chanyeol. Ia hanya menegang ditempatnya tanpa tau siapa yang sudah berani memeluknya saat ini? ia berpikir banyak, seperti ‘apakah ini hantu? Apakah seorang gumiho? Atau… seorang gadis cantik?’. Ia tak bergeming, karena ia lebih memilih pertanyaan yang ketiga, mungkin saja ini adalah gadis cantik. Membuat ia tersenyum lebar ketika sebuah tangan melingkar diperutnya saat ini. terlihat putih dan lembut, yeahh mungkin itu adalah seorang gadis cantik berkulit bersih.

Waktu seperti berhenti, bumi tak berputar kembali pada porosnya. Baekhyun merasa sekarang dunia berhenti. Ia terlambat, ia terlalu lambat untuk menyadari kalau akhirnya akan seperti ini. baekhyun sudah mengerti sekarang. Kenapa tadi taeyeon menyuruhnya agar ia memeluknya? Yahh, jawabannya adalah ini. dia akan berubah, taeyeon berubah sekarang.

Jaraknya dengan mereka hanya berkisar 2 meter saja dari tempat ia berpijak sekarang. Ia bisa melihat sekarang pelukan itu berhenti, taeyeon melepaskan tautannya dengan chanyeol lalu berbalik dan berlari entah kemana. Baekhyun tentu saja tidak berdiam diri ia mulai berlari dan hendak mengejar taeyeon namun ia lupa kehadiran chanyeol disana, chanyeol langsung menarik tangan baekhyun dan menatap baekhyun sangat jijik (chanyeol terlambat untuk berbalik dan tidak tau jika taeyeonlah yang sudah memeluknya, dan akhirnya baekhyun jadi sasarannya)

“apa kau tadi yang memelukku?” ucap chanyeol sarkastik dan bersedekap, baekhyun ingin membuka mulut dengan mengeluarkan kata-kata elakkannya, namun pandangannya tetap bersikukuh menatap arah kemana taeyeon pergi tadi. Dia benar-benar sangat ingin berlari sekarang juga, namun situasi saat ini sangat berbeda. Ia harus lebih dulu melayani seniornya dan menjelaskan semuanya, benar-benar sangat menyulitkan dirinya sekarang.

“aa..anni.. jangan salah paham sunbae. Aku baru saja datang dan…

“menjijikan, ternyata kau seorang gay. Byun baekhyun.” Potong chanyeol cepat dan langsung membuat baekhyun geram, ia lalu memberanikan diri untuk menatap seniornya dengan tatapan yang paling mematikkan yang pernah ia punya.

“heii aku masih normal, katakan saja pada teman-temanku bahwa aku sangat normal.. sangatt.. sangatt normal. Tapi aku tadi begitu sangat ketakutan dan akhirnya memelukmu.” Baekhyun berbohong. Sejujurnya ia ingin muntah sekarang juga. Tidak mungkin-kan jika ia mengatakan bahwa seorang taeyeonlah yang memeluknya. Pastinya chanyeol akan melemparkan beberapa pertanyaan padanya. Siapa itu taeyeon? Dan jika ia mendeskripsikan seorang taeyeon secara keseluruhan, ia menjamin sendiri jika chanyeol benar-benar tak akan pernah mempercayai semua ucapannya. Dan akhirnya dengan hati yang berat ia berbohong.

“ckk, itu hanya alasanmu byun baekhyun. Besok kau akan kuhukum karena sudah berani memelukku.” Ucap chanyeol yang masih menatap baekhyun dengan pandangan jijiknya. Lalu pada detik berikutnya chanyeol melangkah dan mulai menjauhi baekhyun.
Satu langkah terasa berat bagi baekhyun, ia terus memandang kebelakangnya. Apa ia harus kembali? Untuk sekarang tidak mungkin, mungkin besok lebih baik.

.
TBC ^_^
.
Huaaa gimana kah? Apakah aneh? Atau malah jelek?
#aku gak terlalu pede beneran XD
.mohon komen dan sarannya yahh 😀
NO SIDER PLEASE 
NOTE:
Baekhyun disini ceritanya jadi reinkarnasinya lee tae baek, jadi jangan bingung yahh sama lee tae baek ^_^
Kecepatan update tergantung banyaknya komen ^^
Sekian…

Advertisements

23 comments on “Mysterious Kim Taeyeon (Chapter 1)

  1. hahahhha, seru nih Thor..
    👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏

    asyik, n bikin ktw + mrinding jga deh..
    taetae eonni adalah makhluk langit?, keeren tuh
    baek mrip ma pcrny taeng eonni?, lee tae baek..
    hahahah sibaek dikira gay ama chanyeol.. hahahah ngakak adegan trkhirnya thor..

    next thor, update nya jgn lma2 yah thor.. ntar lupa jln cerita nya, tapi yg trpenting adalah semangat yah thor, spy authornya smangat saya kasih 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍10 jempol!!

  2. Pantesan kaya pernah baca ff ini, ternyata udah pernah dipost…..
    Harus lanjut ya thir sampai ending….
    Sama yang polkadot man itu juga buatan authorkan?? Itu juga dilanjut ya thor please……
    Ditunggu lanjutannya dan ff lainnya…..

    Fighting

  3. Hmmm misterius banget, baekhyun kayanya suka sama taeyeon
    Baekyeon momentnya banyakin thor
    Fighting

  4. wow… akhirnya ada jg ff taeyeon yg critanya kyak bgni.. bnar”ff yg k tunngu dan akhirnya ada jga… lbh bgus lgi klw rajin update next chap ny…… jdi pnasaran… next ya jgn lama lama

  5. ngakak pas chanyeol ngira baek yang meluk dia :v
    melas banget pasti mukanya baek hihi
    nice ff thor…
    lanjut ^^

  6. Aku pernah baca ff ini, tapi lupa dimananya dan ga ada kelanjutannya. Semga disini ada kelanjutanya ㅠㅠ tolong ini sangat bagus dari dulu aku masih penasaran hahah next chapter author tolong yaa fighting

  7. disini banyak mantan/? hahaha bener bener miaterius nih. bakalan seru nih ceritanya. next chapter ditunggu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s