Possessive Wife [Chapter 2]

wp-1468206311509.jpg

© Voyezkaa

Kim Taeyeon & Byun Baekhyun │Marriage Life , Romance , Comedy│PG – 17

This story pure is mine! Don’t copying!!
Don’t be a silent readers and sorry for typo!

1

Happy Reading …

Malam ini cuaca kota Seoul amat dingin. Hingga menembus kedalam tulang. Siapapun tak ingin berpergian keluar rumah. Jangankan berpergian, hanya dibalkon saja mereka malas. Tidur dan bermesraan bersama selimut itu lebih baik.

Tapi itu tak berlaku dengan wanita cantik ini. Wanita ini – Taeyeon sedang berdiri di balkon kamarnya. Menatap langit mendung. Tak ada bintang yang bersinar. Tak pula keindahan didalamnya. Apa yang membuat ia seperti ini? Pakaian tipis yang ia gunakan tak membuatnya kedinginan. Dress tidur tipis setengah diatas lulut –sangat pendek dan tak berlengan. Apa ia tak kasihan dengan bayi nya? Sesekali tangannya mengelus perut yang mulai membuncit itu. Ia tersenyum. Sebentar lagi ia akan menjadi seorang ibu.

Suara langkah kaki terdengar di telinganya. Ia hafal betul siapa ini. Byun Baekhyun –suaminya.

GREB

Ia merasakan tangan kokoh melingkar di perutnya. Hangat. Itulah yang ia rasakan. Ia memejamkan mata, menikmati sentuhan suaminya ini. Pundaknya terasa berat. Oh! Ternyata ada sebuah kepala disan, tentu saja kepala Baekhyun. Hembusan nafas Baekhyun dilehernya menambah kehangatan. Mereka terdiam, saling menikmati suasana ini. Tangan Taeyeon bergerak kearah wajah Bakhyun, tangan lainnya mengelus tangan Baekhyun yang melingkar di perutnya. Baekhyun mengeratkan pejaman matanya. Sentuhan ini. Ia menyukainya.

“kau sudah memaafkanku?” tanya Bakhyun.

Taeyeon tak bergeming. Ia mimilih diam.

“sayaaaang…..” ucapnya lembut dan manja. “kau sudah memaafkanku?” tanyanya sekali lagi.

Taeyeon membalikkan badannya cepat kearah Baekhyun. Menyambar kepelukan itu. pelukan yang sangat erat. Ia merasakan tangan Bakhyun mengelus punggungnya.

“kau tak salah, aku saja yang terlalu cemburu.” Ucapnya dengan nada menyesal. Taeyeon mengeratkan pelukannya.

“itu wajar. Kau sedang mengandung. Emosimu masih labil. Aku tak marah pada mu.” Taeyeon terisak mendengar ucapan suaminya. ‘kau begitu sabar menghadapiku Baek’ batiinnya. “ssstttt… uljima” Baekhyun mengecup puncak Kepala Nayeon.
“mianhae” ucapnya lirih. Taeyeon menangis didalam pelukan Baekhyun. Mereka masih tak beranjak dari sana. Ia membiarkan Taeyeon menangis dipelukannya.

Flashback

“yeoboseo…” sapanya disebrang sana.
Suara wanita? Batin Taeyeon. Taeyeon mengeratkan pelukannya di lengan baekhyun. Seakan memberi kode untuk Baekhyun bahwa ia sedang cemburu. Baekhyun asik berbcara dengan seseorang disebrang sana.

“ne arraseo, aku akan segera kesana” Baehyun mengakhiri panggilannya. Ia menatap istrinya , mengelus rambut nya penuh kasih sayang. Kemudian tersenyum.

“Lay hyung. Kita kebandara sekarang.” Ucapnya memerintah.

“ne tuan.”

Taeyeon melepaskan tangan Baekhyun, ia menoleh kearah Baekhyun. Tatapan mereka bertemu.

“wae?” tanya Baekhyun heran. Wajah istrinya berubah menjadi masam.

“kanapa kita kebandara. Aku ingin pulang!” Taeyeon mengalihkan pandangannya kerah luar jendela. Jalanan cukup ramai. Tapi tidak macet. Ia merajuk kepada suaminta ini. Baekhyun hanya tersenyum melihat tinggkah istrinya ini.

“Sebentar saja, setelahnya baru kita pulang.” Taeyeon tak menawab. Ia memilih diam.

Sampainya dibandara mereka turun begitu juga Lay hyung. Baekhyun melihat kesegala penjuru bandara. Sangat ramai. Ia terlalu bingung dimana wanita yang ia cari ini. Bahkan ia tak menanyakan keberadaan wanita itu.

“dimana dia” ucap Baekhyun pelan. Saat itu juga Taeyeon menoleh kearah Baekhyun. Ia seperti di acuhkan. Tak dianggap lagi. Taeyeon berdiri disebelah suaminya. Masih dengan kegiatan suaminya yang tak mempedulikannya. Taeyeon merasa dibuang saat ini.

“Lama sekali si Baek! Aku lelah berdiri” Taeyeon jujur. Ia sangat lelah. Walau hanya berdiri saja,padahal belum lama mereka berdiri. Hanya baru sekitar tujuh menit. Dan ia sudah lelah? Baekhyun menoleh kearah istrinya. Ia merasa bersalah.

“gwaenchana? Mianhae sayang” ucap Baekhyun lirih. Tatapannya sendu. Ia menggapai tangan kiri Taeyeon. Mereka berjalan menuju tempat duduk yang tak jauh dari tempat mereka semula. Ia mendudukkan Taeyeon di kursi itu. Kebetulan kursinya hanya satu. Lay hyung mengikuti ke arah mereka.

Baekhyun berjongkok tepat menghadap istrinya. Menggenggam tangan mungil itu. diusapnya bagian depan tangan itu. Taeyeon yang melihat itu merasa terharu. Suaminya begitu menujukkan sikap sayang kepadanya.

“ini tuan” Lay memberikan botol minum kepada Baekhyun. Baekhyun mengambil itu, membukanya dan memberikannya kepada Taeyeon. Taeyeon menerimanya dan langsung meminum. Karena jujur ia juga haus.

Baekhyun berdiri disebelah Taeyeon. Karena ia duduk di pinggir. Ia menyandarkan kepala istrinya kearah pahanya.

“istirahatlah jika kau lelah” Baekhyun mengusap kepala Taeyeon. Taeyeon mengangguk lemah. sejak kehamilannya ia emang sering terlihat lelah.

Baekhyun mengumpat dalam hati karena wanita yang ditunggunya tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Ia melihat kearah Taeyeon. Dan tersenyum. Taeyeon sangat tenang. Apakah ia tertidur? Tanyanya dalam hati.

“masih lama kah Baek?” tanya Taeyeon lemah. Masih dengan posisi yang sama.

“mungkin tak lama lagi, tunggulah sebentar” jawabnya.

Lima belas menit berlalu. Akhirnya wanita menampakkan diri didepan mereka.

“Baekkie” teriaknya. Wanita itu sedikit berlari dan menyambar kepelukan Baekhyun. Seolah melepas rindu. Taeyeon yang melihat pemandangan itu segera mendudukkan dirinya seperti kebanyakan orang. Ia merasa benci melihat wanita itu. Seenaknya saja memeluk suami orang. Baekhyun juga, bukannya melepas pelukan malah membalas pelukan itu.

“Bogoshippoyo Baekkie” Ucap wanita itu.

“nado” Baekhyun menjawab singkat. Wanita itu melepas pelukannya. Ia melirik ke arah wanita disebelah Baekhyun dengan tatapan bertanya. Baekhyun seolah mengerti. Ia pun melihat kearah Taeyeon. Wanita itu memalingkan pandangannya ke arah orang yang berlalu lalang. Baekhyun tersenyum,ia tahu pasti istrinya cemburu.

“ahh! Dia istriku” ucap Baekhyun. Wanita itu mengangguk. Wanita yang usianya lebih muda dari Baekhyun. Usia sekitar sembilan belas. “kau bahkan tak datang di hari pernikahanku” ucap Baekhyun dengan nada sedikit menggoda.

“mianhae oppa, aku sibuk kuliah” jawabnya dengan nada melemah. Taeyeon menoleh. Apa katanya? Oppa? Yang benar saja!

Baekhyun menyuruh wanita ini memperkenalkan diri.

“annyeong eonnie, Byun Sehyun imnida, aku adik dari Baekhyun oppa” Sehyun membungkuk hormat. Taeyeon tersentak kaget. ‘jadi dia adik baekhyun? Kenapa ia bisa lupa, bahkan Baekhyun pernah bercerita bahwa ia mempunyai adik, bodoh sekali kau Taeyeon’ ucapnya dalam hati.

Taeyeon tersenyum. “Oh ne, Kim Taeyeon imnida” ia membalas ucapan Sehyun. Baekhyun tersenyum melihat Taeyeon tersenyum kembali.

Setelahnya Baekhyun mengantarkan adiknya kekediaman orang tuanya. Hanya kedepan gerbang saja. Ia ingin mampir, tapi Taeyeon mencegahnya. Taeyeon bilang ia lelah dan ingin tidur dikasurnya! Bukan kasur lain.

Dengan berat hati Baekhyun menuruti permintaan Taeyeon.

Kejadian dibandara itu menjadikan mala petaka untuk Baekhyun. Malamnya Taeyeon mendiamkannya. Tidur saja membelakangi Baekhyun. Ia heran kenapa istrinya sangat pencemburu sekali.

Baekhyun selalu ingin berbicara. Tapi Taeyeon hanya menjawab seadanya. Ia begitu malas berbicara dengan Baekhyun. Menjadi cuek dan dingin. Kejadian itu hanya berselang dua hari saja.

Flashback off

#PossessiveWife

Dua sejoli ini sudah berbaring diatas kasur mereka. Sudah hampir tengah malam, udara digin diluar sana bertambah. Tak banyak yang berkeliaran kecuali mereka yang ingin. Seperti halnya Taeyeon. Ia memaksa Baekhyun untuk keluar dan berjalan – jalan. Hanya sekedar ingin menikmati angin malam saja. Tapi dengan sedikit membujuk Taeyeon untuk tidak keluar –ya walaupun sangat sulit tapi akhirnya berhasil. Permintaan aneh itu tak jadi terlaksana.

“diluar sangat dingin sayang, lain kali saja ya. Lagian ini sudah larut malam” jelasnya. Taeyeon mengangguk lemah. Saat ini Taeyeon tidur berada diatas tubuh Bakhyun dengan kepala berada di lekukan lehernya dan menghadap kebawah Baekhyun. Ia menyukai posisi ini. Baekhyun membelai rambut indah itu. Baekhyun merasa khawatir dengan posisi ini. Bayi itu seperti terhimpit bukan?

“apa kau keberatan dengan posisi seperti ini?kau terlihat gelisah” tanya Taeyeon. Ia merasa Baekhyun terlihat gelisah sedari tadi. Seperti tak ingin dalam keadaan seperti ini.

“aniyo, aku menyukainya” ucap Baekhyun. “tapi apa bayi kita tidak apa – apa?” tanyanya. Ya tuhan. Taeyeon lupa bahwa didalam sana terdapat seseorang yang ia cintai. Taeyeon beranjak dari atas tubuh Baekhyun. Ia menempatkan posisi disebelah Baekhyun. Sangat dekat. Ia masih memeluk Baekhyun. Seolah tak ingin lepas.

Baekhyun tersenyum lebar. Saat istrinya beranjak, ada raut kecewa tentu saja. Karna jujur ia menyukai keadaan seperti tadi. Ia membelai rambut istrinya. Dirasakannya hembusan nafas yang teratur, menandakan istrinya sudah terlelap.

#PossessiveWife

“oppa” pangilnya lirih. Taeyeon berjalan menuju ruang makan. Baekhyun tidak bekerja karena weekend. Ia ingin menghabiskan waktu liburnya dengan istri tercintanya. Baekhyun yang merasa terpanggil menoleh melihat kearah sumber suara. Ia tersenyum tulus. Melihat istrinya yang baru bangun tidur sangat lucu, dengan rambut dan baju yang berantakan. Baekhyun menghampiri Taeyeon.

“Lihatlah bajumu sudah seperti ingin lepas” Baekhyun membenarkan lengan baju kiri Taeyeon yang sudah melesat kebawah. Sehingga memperlihatkan leher jenjangnya. Taeyeon tak memperdulikan itu. Ia mentap wajah suaminya. Yang semakin hari semakin terlihat sangat tampan. Setelah Baekhyun selesai dengan kegiatannya. Taeyeon mengecup bibir itu lama. Anggap saja itu ‘morning kiss’. Taeyeon mengalungkan tangannya di leher Baekhyun. Ia sedikit melompat dan mengalungkan lagi kakinya di pinggang suaminya. Melihat itu Baekhyun segera menahan bokong Taeyeon. Membawa Taeyeon menuju meja makan. Kecupan itu terlepas.

“kau tak mau melepas ini?kita akan sarapan.” Taeyeon menggeleng. Ia makin memeluk baekhyun posesif. Diletakkannya kepalanya di lekukan leher Baekhyun. Baekhyun tak bisa menolak. Ia duduk disalah satu kursi, dengan Taeyeon yang berada di pangkuannya. Shin ahjumma tak datang saat weekend, jadi Baekhyun hanya membuat bubur dua mangkuk, untuknya dan istrinya.

“aku tak mau makan Baek” Ucap Taeyeon.

“kau harus makan sayang, didalam sana ada seseorang yang juga butuh makan.” Baekhyun tegas. Ia tak ingin keduanya kenapa kenapa. Taeyeon selalu susah makan, kalau tidak kehendaknya sendiri. Ia menggeleng.

“ingin muntah rasanya jika aku makan” lirihnya. Memang betul. Taeyeon selalu mual saat makan pagi.

“baiklah kalau begitu minum susu!” perintahnya. Sejujurnya Taeyeon pun males minum susu. Baunya sangat amis. Ia tak suka. Ia menggeleng. Lagi. Baekhyun nyaris saja marah. Tapi ia harus sabar. Ia tidak boleh membentak itrinya.

“kenapa susah sekali” gumamnya. “jadi kau ingin apa?” Baekhyun bertanya dengan nada lembut. Mendengar itu Taeyeon menatap Baekhyun dengan tatapan berbinar. Ia tersenyum.

“aku ingin ke seuatu tempat” jawabnya pasti. ‘apa – apaan ini? Kenapa ia malah ingin ke suatu tempat. Bukannya tadi membicarakan makanan’ ucapnya dalam hati.

“baiklah jika itu maumu” Taeyeon berbinar lagi. Ia tak percaya lagi dan lagi Baekhyun menuruti permintaannya. Dan melupakan soal makanan itu. Taeyeon senang. “tapi sebelumnya kia makan dulu” dan bingo! Ternyata Baekhyun tak melupakan itu. Taeyeon memasang wajah lesu lagi. Ia tak ingin makan. Sungguh.

Tapi ia juga berfikir bahwa didalam sana ada buah hatinya dengan Bekhyun. Ia spontan mengelus perut itu. “apakah kau lapar aegi? Eomma mual jika harus makan” Baekhyun tersenyum senang melihat sikap Taeyeon. “baiklah. demi uri aegi, eomma harus makan ne?” lanjutnya.

Baekhyun tersenyum melihat istrinya dipangkuannya ini. Ia sangat manja sekali. Makan saja minta disuapi. Sungguh ini seperti ayah dan anak.

#PossessiveWife

“wae? Sehunnie?” tanya Baekhyun penasaran. Baekhyun menyusul Sehun duduk di sofa diruang kerjanya.

“apakah ada masalah?” tanyanya sekali lagi. Sehun menggeleng sambil tersenyum. Baekhyun yang eliha ini mengerutkan keningnya heran. ‘ada apa dengan Sehun, apa dia balikan sama wanita yang ia cintai itu?”

“aniyo sajangnim” jawab Sehun. “ini bukan masalah perusahaan, hanya sajaa….” Sehun menggantungkan kalimatnya ia tersenyum jahil. Baekhyun semakin bingung dengan keadaan ini. Kenapa perasaannya tidak enak ya?

“Itu, Presdir Choi Company –Choi Soo Young ingin mengajak anda makan bersama” melihat raut wajah Baekhyun berubah Sehun menjadi takut. “ya… kalau anda ada waktu sajangnim” lanjutnya. Sehun tidak berani menatap wajah Baekhyun saat ini. Tiba – tiba saja ia menjadi seperti agar – agar –lembek.

Baekhyun menghela nafas berat.’sial! kenapa Sehun menyebutkan namanya lagi’ rutuknya.

“apa dia menghubungi mu?” tanya Baekhyun ketus dan dingin. Sehun mendongkak. Ia mengangguk lemah.

“bilang padanya,aku tidak punya waktu hanya sekedar makan dengannya!” Baekhyun melangkah pergi dari ruangannya. Ia ingin segera pulang ke apartment nya. Bertemu sang istri tercinta.

#PossessiveWife

Selama diperjalanan fikiran Baekhyun sangat kacau. Hanya karena mendengar namanya kembali saja ia bisa begini. Ada apa denganmu Baek, kau bahkan sudah mempunyai seseorang yang sangat kau cintai saat ini.

“SIAL!!!!” umpatnya. Ia memukul stir mobilnya. Ia melajukan mobil mewah itu dengan kecepatan penuh. Tak peduli lagi dengan para pengemudi yang mengklakson mobilnya untuk segera memperlambat kemudi.

Ia tergesa berjalan menuju apartmentnya yang berada di lantai enam itu. Di masukkannya kombinasi angka itu. Lalu menerobos masuk kedalam. Dilihatnya kepenjuru ruangan. Sepi, tak ada orang. Hanya telefisi saja yang menyala. Tanpa ada orang yang menonton.

‘diamana dia?’ batinnya. Ia melangkahkan kakinya menuju kamar utama. Ia tersenyum melihat istrinya terbaring di atas tempat tidur. Dengan memeluk guling. Ia berjalan menuju tempat tidur. Duduk di samping istrinya.

“kau sangat manis saat tertidur” ia mengelus rambut istrinya, lalu menuju pipi –yang terkadang mengeuarkan warna kemerahan, sangat lucu menurutnya. Raut wajah beberapa menit lalu berubah drastis. Saat ini wajah itu tersenyum bahagia. Taeyeon tak terusik dari tidurnya. Bahkan mengeliat saja tidak.

“kau sangat lelah?” tanyanya “bahkan aku menyentuhmu saja, kau tak bergerak”. Baekhyun tersenyum manis.

Saat ini menunjukkan pukul dua waktu Korea Selatan. Jam pulang kerja saja belum berakhir. Tapi seorang sajangnim sudah berada di kamarnya. Mengingat hal itu membuat Baekhyun semakin marah kepada Sehun.

Tapi setelah melihat sang istri, semua kemarahan itu hilang begitu saja. Cukup lama Baekhyun membelai wajah istrinya sambil memikirkan hal beberapa menit lalu. Hingga ia tak sadar jika Taeyeon juga memperhatikan wajah suaminya.

“kau pulang cepat?” tanya Taeyeon. Baekhyun tersentak kaget. Ia tak menyadari istrinya sudah terbangun. Baekhyun tersenyum tulus dan ia mendaratkan ciuman di kening Taeyeon.

“ya” Baekhyun melepas kecupannya. Dan ia tersenyum. Lagi.

Taeyeon mendudukkan dirinya, sedikit dibantu Baekhyun. Baekhyun membenarkan selimut istrinya. Setelahnya ia beranjak dan membuka jas kantornya yang berwarna grey, diletakkan di sofa yang berada dikamarnya. Arah mata Taeyeon tak lepas dari sosok tampan itu –Baekhyun.

“kau mau kemana?” tanya Taeyeon tiba – tiba saat Baekhyun hendak keluar kamar. Baekhyun memberhentikan langkahnya,

“aku haus” jawabnya. Ia masih di depan pintu dengan tangan menggenggam knop pintu. Taeyeon menggeleng lemah, raut wajahnya memohon. Ia merindukan suaminya. Ia tak ingin ditinggal.

Baekhyun menghela nafas lalu membuangnya pelan. Ia kembali berjalan kearah Taeyeon. Mendudukkan diri pinggiran kasur –dengan kepala bersandar di dashboard, sama seperti Taeyeon.

“aku tak akan pergi” ucapnya. Taeyeon tersenyum. Ia mengapit lengan Baekhyun, meletakkan kepalanya di samping kiri tubuh baekhyun. Mereka berbagi selimut berdua.

“aku merindukanmu Baek, jangan pergi” ucapnya lirik. Baekhyun mengelus tangan Taeyeon dengan ibu jarinya. “aku disini, jangan khawatir” taeyeon mengangguk.

“kau ingin sesuatu?” tanya Baekhyun. Taeyeon tampak berfikir. Permintaannya beberapa hari lalu belum Baekhyun tepati. Tapi ia tak ingin pergi ketempat itu lagi. Dan sekarang, apakah ia akan menginginkan yang lain?

“baek…” panggilnya nyaris berbisik..

“heum” jawab Baekhyun.

“aniyo. Lupakan.” Baekhyun binggung. Istrinya terlihat seperti ingin mengatakan sesuatu. Ia penasaran itu.

“wae?” tanyanya. Baekhyun menatap Taeyeon. Tatapan Taeyeon lurus, ia tak membalas tatapan Baekhyun.

“aniyo.”

“kau membuatku penasaran”

“lupakan. Itu tidak penting” Taeyeon beralih memeluk pinggang Baekhyun. Baekhyun semakin binggung. Akankah ada sesuatu yang buruk?

“kau ingin sesuatu?” tanyanya.

“saat ini tidak!” jawabnya lantang.

“lantas?”

Taeyeon terdiam sejenak. ia tak menjawab pertanyaan Baekhyun. Pelukan itu semakin erat.

“apa kau mencintaiku Baek?” tanya Taeyeon tiba – tiba. Baekhyun tersentak kaget. Kenapa tiba – tiba ia bertanya seperti itu.

“tentu saja aku akan mencinatimu sayang..” jawabnya. “melebihi apa pun kau tahu.aku juga tak akan meninggalkanmu” Lanjutnya. Taeyeon tersenyum cerah. Ia takut alih – alih Baekhyun akan meninggalkannya suatu saat nanti.

“walau aku gendut?”

“ya”

“aku sudah tak cantik lagi?”

“ya”

Taeyeon lagi – lagi tersenyum. Jawaban Baekhyun sanggat tegas dan percaya diri. Ia tahu Baekhyun tak berbohong. Dan ia percaya itu. Baekhyun sendiri juga tak ada niatan untuk meninggalkan orang yang sangat ia cintai didunia ini.

Obrolan panjang mereka terhenti ketika keduanya sama – sama terlelap dalam keadaan saling berpelukan erat. Seolah tak ada yang ingin melepaskan dan tak ada hari esok.

TBC

Komentarnya juseyo^^
Dan satu hal, tolong ya JANGAN panggil aku ‘Thor’ or ‘Author’. Aku kelahiran 98. Terserah mau panggil ‘eonnie’ ‘kakak’ ‘nes’ asal jangan panggil ‘Thor’ or ‘Author’. Terimakasih^^

Untuk yang setia membaca dan mengomentari ff ini, aku sangat bertermakasih~ ff ini juga beberapa hari bertahan di 5 top ^^ thankyou all~

Dapet CHU~ untuk good readers

Advertisements

39 comments on “Possessive Wife [Chapter 2]

  1. 👍👍👍👍👍👍👍👍👍
    qerennnnnnn…
    Taeyeonnya terlalu jreng2. hee
    next chapter ditunggu
    Fighting

  2. Lhah saya harus panggil dek ini kayaknya…
    Beda 1 taun atuu…

    Si tae makin prosesif aja ni…
    Makin manja… dan makin segalanya lah pokoknya…
    Tapi seneng banget apa karakternya…
    Apalagi si baek yg sabar gila…

    Si sooyoung itu siapanya baek..
    Exs nya kah ? Atau siapa…?

    Yg penting jangan sampek ngrusak hubungannya si tae ama baek…
    Haha…

    Lanjut dek 😂
    ~FIGHTING~

  3. Daebak saeng
    Nggak apa-apakan dipanggil saeng karena aku lebih tua 2 tahun..
    Ceritanya seru dan asik saeng
    Next chapter ditunggu ya saeng 🙂
    Fighting.. 😉

  4. 👍👍👍👍
    kerrreen eon!!
    👏👏👏👏

    taeng eoni gk tau baek pnya adik cewe ya?
    Choi sooyoung mantannya baek kah??
    taeng eoni mood swing nih, duhh baek sabar bgt.. ampe rsa harusny d lupakan biar taeng gak ngambek..

    next eonni, update soon and fighting yah!!
    ✊✊✊✊

  5. ibu hamil satu ini bener2 manjaaa bangettt ngegemesinnn jugaaaa duh baek sabar banget kamuu

    itu sooyoung siapanyanya baekhyun dulunya? ko baekhyun smpe kesel gtu denger namanyaa?
    penasarannn
    pokonya jangan smpe taeyeon sma baekhyun pisah aja

    ditunggu kelanjutannya de

  6. gw rada ngerasaa kurang sama konfliknya. trus alurnya semrawut gimana yah susah ngejelasinnya. feelnya juga ilang. pertama karna up terlalu lama, kedua karna itu tadi konflik kurang greget dan alurnya …. yah😂 but overall you did a great job.
    bagus engganya ff bukan diukur dari jumlah review, comment, atau apapun itu. tapi dari tulisan, lepuasan author sama hasil kerjanya dan kepuasan juga respon para reader.
    be mmm💕

  7. siapa sooyoung? apa hubungannya sama baekhyun? masa lalu baekhyun kah? duh mudah” ga ada penganggu berat ya sama keluarga harmonis ini,. next chaptnya ditunggu uodatesoon

  8. Aaahhh sweeeettttt banggeeettttt. Serius ya baek gak bakal ninggalin taeyeon,hhmmm.
    Next chp dtunggu^^

  9. Kok jadi aku yang ngefly gini yakk 😂
    Baekyeon so sweet banget jadi gemes deh 😆 next chapter di tunggu eon~

  10. Keren,,tae unnie manja bgt sich ke baek oppa,,jgn sampe deh baek oppa ninggalin tae unnie.
    Next thour

  11. Sama thor, gue juga lahir th 98, baru mau masuk kuliah jadi manggil sis aje ye. Duhh taenggo posesive bgt, tp gue suka apalagi kalo manja2an nya sama gue #digampartantepatini wkwk

  12. ahhh taeyeon manja banget baekhyun sweet banget. cocok lah wkk suka banget sama ff ini. itu sooyoung siapa? mantan baekhyun apa gimana? okay next chapter ditunggu 🙂

  13. taeyeonnya gakuna hahahahabaah.
    baek jangan berpaling, udh beruntung plus plus dapat istri unik macem taeyeon wkwkwk.
    nah taeyeon udah firasat. comingsoon dah -_-.
    Oh iya hallo unnie!! karakter castnya suka parah hehe, gaada niatan sad ending kan? romance comedy aja terus macem gini hehe. Updatesoon! Hwaiting

  14. Pingback: Possessive Wife [Chapter 3] | All The Stories Is Taeyeon's

  15. sooyoung? siapa nya baek dulu nya? mantannya kah? apa nya?
    Adakah Konflik Di Keluarga harmonis mereka? bkiin pnsran
    ibu hamil manjaa bnget , jgn smpe baekyeon pisaah jangaan
    lnjt thor

  16. Pingback: Possessive Wife [Chapter 4] | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s