[FREELANCE] Important Sequence (Chapter 4)

important-sequence1

Important Sequence

《Another Person and His Promise Part.4 》

Author : YHighPi | Cast : Baekhyun (EXO), Taeyeon (SNSD), Tiffany (SNSD), and Jiyong (Bigbang) | Genre : Romance, Friendship | Lenght : Chaptered | Rating: Teen

Thanks to Veokim @ Poster Channel for the poster

Disclaimer:

Tokoh bukan milikku, aku hanya meminjam. Plot cerita murni dari kepalaku.

Preview: Chapter 1, Chapter 2, Chapter 3

 

Taeyeon melangkah dengan kecepatan sedang, ini sangat penting karena Taeyeon harus segera tiba di apartemennya sekarang juga. Sialan untuk Tiffany yang menelponnya. Lagipula kenapa Eomma harus datang kembali ke apartemen? Ingin mengadakan tur? Atau karena kemarin Taeyeon pulang  lebih cepat satu jam dari waktu selesai pesta seharusnya?

Hah, yang benar saja.

Taeyeon menghembuskan nafas kasar. Manik Taeyeon terpaut pada layar ponsel dan sama sekali tidak memperhatikan jalan. Beberapa kali mahasiswa di sekitar Taeyeon menatap perempuan itu aneh karena berbicara sendiri. Sebenarnya bukan berbicara, lebih mengarah ke umpatan.

Dan umpatan Taeyeon bertambah ketika pundaknya beradu dengan pundak orang lain. Cukup keras hingga roti yang digenggam orang itu mencium lantai.

Bukannya meminta maaf atau melakukan perbuatan menyesal lainnya. Taeyeon malah mendecih dan melirik sinis ke orang yang ia tabrak sebelum kembali melenggang dan menatap layar ponselnya. Sayangnya orang yang ditabrak menggenggam lengan Taeyeon dan menahan laju perempuan itu.

“Kau belum meminta maaf Nona,” ucap lelaki bersurai oranye itu ramah. Taeyeon menaikkan satu alisnya, memangnya ia perlu minta maaf? Ya Tuhan, urusan dia lebih penting daripada acara minta maaf. Sekuat tenaga Taeyeon berusaha melepas genggaman di lengannya dan melirik tidak suka ke lelaki di hadapannya.

Si lelaki merotasikan bola matanya sebal, ia menarik Taeyeon agar dapat lebih mudah menyambar ponsel Taeyeon di tangan kanannya. Usai mendapatkan apa yang ia inginkan, lelaki itu mengetik nomornya cepat lalu menelpon ke ponselnya sendiri.

“Hei, Nona. Kau masih berutang maaf padaku. Mungkin kau sedang terburu- buru. Jadi, kau bisa mengirimkanku pesan nanti. Lihat, nomorku ada di panggilan keluar.” Ujar lelaki itu sembari mengembalikan ponsel milik Taeyeon.

Taeyeon melirik kesal lelaki di hadapannya. “Kenapa kau sangat menginginkan maaf dariku?” Pertanyaan dari Taeyeon membuat lelaki di hadapannya menunduk dan menyelaraskan tingginya dengan perempuan bermarga Kim itu, tangannya bergerak dan mencubit hidung Taeyeon pelan.

“Kau itu anak kecil atau bagaimana Kim Taeyeon?”

Itu Kwon Jiyong, laki laki seniornya dulu semasa SMA.

***

Entah berapa kali Taeyeon membenturkan kepalanya ke meja makan di dapur. Tiffany sendiri lebih memilih melakukan upaya penghiburan ketimbang menghitung benturan Taeyeon. Tapi, apa daya? Taeyeon terlihat benar benar frustasi.

Jessica Jung, lagi lagi pokok permasalahan kembali pada perempuan half american itu.

Tiffany memang tidak terlalu mengetahui perihal apa penyebab Taeyeon dimarahi habis habisan oleh Eommanya tadi. Tapi, ia sempat mendengar nama Jessica disebut berulang-ulang, membuatnya berani menarik kesimpulan seperti tadi.

“Hentikan Taeyeon!!! Ceritakan masalahmu, aku tidak bisa membantu jika kau terus menerus membenturkan kepalamu ke meja.” Tak ada pilihan, Tiffany akhirnya bertanya lebih dahulu dan usahanya itu membuahkan hasil karena Taeyeon berhenti dari kegiatan membenturkan kepala menjadi menempelkan pipinya ke meja makan.

“Ada apa?” Tiffany kembali bertanya dengan nada pelan dan lembut. Taeyeon menghela nafas kasar dan mulai berbicara, ” Si Jung itu melaporkan ke Eomma bahwa ia kecewa padaku. Dia bilang aku lebih memilih lelaki pacarku ketimbang mengobrol dengannya setelah 3 tahun tidak bertemu, ditambah lagi saat perjalanan pulang aku bertemu dengan Jiyong Sunbae, hidupku ini memang dipenuhi ketidak beruntungan.”

“Lelaki pacarmu? Memangnya kau pernah pacaran?” Tiffany mengerutkan dahi berusaha mengorek ingatannya. Seingat Tiffany, Taeyeon tidak pernah berpacaran. Oh, Tiffany ingat, Taeyeon pernah berpacaran dengan Jiyong walaupun durasinya sangat singkat, hanya 18 jam.

“Lelaki itu…. bagaimana aku menjelaskannya? Eng… saat berdebat dengan Jessica, dia tiba tiba muncul dan menyelamatkanku. Ia tidak berkata kita berpacaran. Jessica saja yang salah mengira.”

“Siapa? Jiyong Sunbae?”

“Bukan, namanya Baekhyun dan dia lebih baik dari Jiyong Sunbae.”

Tiffany yakin ia baru mendengar nama itu kali ini. Seorang Taeyeon berkenalan dengan lelaki? Wow, sebuah kemajuan.

“Begini saja, untuk Jessica, biarkan saja dia, jangan dihiraukan karena semakin kau menanggapi, aksinya akan semakin menjadi-jadi,” Tiffany mengambil nafas sejenak.

“Untuk Jiyong Sunbae, hubungi orang itu sekarang dan jangan pernah menghubunginya lagi setelah itu. Bagaimana?”

Taeyeon mengangguk. Solusi yang diberikan Tiffany tidak terlalu buruk dan akan ia jalankan. “Aku akan memasak.” Tiffany bangkit dari duduknya dan berjalan ke dapur.

Taeyeon berpikir sebentar sebelum meraih ponselnya dan mengetik serangkai kalimat.

Jiyong Sunbae, aku minta maaf.

***

Taeyeon merutuk sebal setengah mati. Ia harus bangun lebih pagi dari biasanya dan berlari-lari menuju gedung fakultas seni yang teramat jauh dari apartemennya. Apalagi mengingat Tiffany yang lenyap entah kemana dan pesan dari Jiyong semalam. Kepalanya seakan akan ingin meledak sekarang.

Tidak kuterima kecuali kalau kau datang ke gedung seni jam 7 pagi besok dan kau harus menuruti satu permintaanku nanti. Kalau kau tidak mau berarti kau kembali menjadi pacarku.

-Jiyong

Hah, apa apaan itu? Pacar? Membayangkannya saja membuat Taeyeon mual setengah mati.

“Lamban sekali.” Kalimat pertama yang keluar dari mulut Jiyong ketika Taeyeon tiba di hadapan lelaki itu. Rasanya Taeyeon ingin menyumbat mulut seniornya itu dengan sneaker yang ia gunakan.

“Sekarang masih jam 6.59 dan aku tidak bisa dihitung lambat karena Sunbae berkata kita bertemu jam 7.” Kilah Taeyeon sebal. Jiyong hanya mengendikkan bahunya dan melangkah masuk ke gedung seni, Taeyeon mau tak mau mengekori Jiyong.

“Apa permintaan Sunbae?”

“2 minggu lagi universitas kita ulang tahun dan untuk memeriahkan ulang tahun ini akan dibuat 2 rencana. Pertama, kita menyelenggarakan acara semacam pentas seni dan hasil dari penjualan tiket akan digunakan untuk rencana kedua. Kedua, bakti sosial ke panti asuhan dan jompo dari hasil penjualan tiket.” Jelas Jiyong panjang lebar.

Taeyeon menganggukkan kepalanya tapi kemudian menggeleng. “Jadi, apa permintaanmu?” Tanya Taeyeon kembali, ia tidak mengerti sama sekali.

“Ini acara besar dan seluruh fakultas ikut ambil andil walaupun fakultas seni yang paling banyak bekerja. Dan aku memintamu untuk tampil bersama grup kolaborasimu dulu.” Tepat saat Jiyong menyelesaikan ucapannya ia membuka pintu ruang teater.

Manik Taeyeon menangkap keramaian ketika Jiyong membuka ruang teater sempurna. Tetapi, yang membuatnya benar benar terpaku adalah kerumunan delapan perempuan yang ia kenal. Ia dapat melihat jelas Tiffany berbicara dengan wajah ditekuk ke Jessica.

Mendadak Taeyeon merasakan ketakutan kembali menjalari tubuhnya. Apalagi ketika Jessica menatap ke dirinya tajam. Taeyeon mundur satu langkah perlahan dan menyembunyikan tangannya yang mulai bergetar ke saku jaket.

“Taeyeon? Kau kenapa?” Tepat saat Taeyeon nyaris terjatuh, Baekhyun muncul dan menopang tubuhnya. Tidak menggubris pertanyaan lelaki bermarga Byun itu Taeyeon meremas tangan Baekhyun dan berbisik lirih, “Tolong aku.”

“Taeyeon, kau sudah sarapan?” Satu pertanyaan lagi muncul dari Tiffany yang baru tiba. Taeyeon menggeleng pelan membuat karibnya menghela napas. Akhirnya Tiffany membantu Baekhyun memapah Taeyeon untuk duduk di bangku terdekat.

“Kau Baekhyun?” Tiffany kembali bertanya. Baekhyun mengangguk dan tersenyum tipis,”Iya. Mi Young Sunbae,” sahut Baekhyun. Tiffany tersentak sesaat, siapa sangka Baekhyun mengetahui namanya? Mengejutkan sekali. Tiffany yakin ia baru kali ini bertemu dengan Baekhyun.

“Tiffany saja, aku lebih nyaman dipanggil Tiffany. Eng… Baekhyun boleh aku minta tolong?”

Baekhyun mengangguk. Segera saja setelah Tiffany memberinya sebotol air dan tablet obat, ia langsung berbicara, “Tolong jaga Taeyon dan beri obat dan air itu ke Taeyeon, aku akan ke sana sebentar.” Ucap Tiffany. Baekhyun kembali mengangguk dan duduk di samping Taeyeon ketika Tiffany sudah berjalan menjauh.

“Ini,” Ujar Baekhyun sembari menyodorkan air mineral dan tablet ke Taeyeon. Taeyeon menerima sodoran itu dan terdiam sesaat, maniknya bertubrukan dengan manik Baekhyun, membuat fantasi aneh hinggap di pikiran Taeyeon. Ia buru-buru memutus kontak matanya dengan Baekhyun dan menatap botol yang di tangannya. “Baekhyun,” Panggil Taeyeon.

“Hm,” Baekhyun belum melepas pandangan dari perempuan di sampingnya itu. “Kau mau berjanji padaku?” Tanya Taeyeon. “Berjanji padaku kau selalu ada di sisiku dan membantuku,” Mungkin Taeyeon kurang ajar karena meminta Baekhyun yang catatan baru bertemu 3 kali dengannya berjanji seperti itu. Tapi, entah mengapa Taeyeon ingin Baekhyun selalu ada di sisinya. Ia merasa aman jika Baekhyun berada di sekitarnya.

Sekali lagi Taeyeon dan Baekhyun saling bertatapan beberapa sekon hingga Baekhyun mengacak acak rambut Taeyeon. “Aku janji akan terus berada di sampingmu. Sekarang minum obat itu.”

Dari kejauhan sepasang manik menatap Baekhyun dan Taeyeon. Pemilik manik itu tidak mengerti perasaan apa yang bergejolak di dadanya.

Ada beberapa orang yang tidak paham bahwa ia jatuh cinta bukan?

.

.

.

Tbc.

Advertisements

26 comments on “[FREELANCE] Important Sequence (Chapter 4)

  1. pnasaran siapa baekhyun sebenarnya.
    koq baekhyun bisa tau nama asli tiffany padahal mrka baru ketemu.
    hubangan taeyeon sama jessica kaya gimna di masa lalu.
    lma crta nya semakin menarik.
    di tunggu next chapx.

  2. NEXT THOR PLIZZ AKU KEPO INI NICE CHAPTER UGH GTAE BAEKYEON AH APAPUN CAST LAKI LAKINYA ASAL PEREMPUANNYA TAEYEON AKU SUKA *-*

  3. ihhh pendek banget :’) penasaran hubungan sica sama taeyeon. makin seru aja nih ceritanya. next chapter ditunggu 🙂

  4. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 5) | All The Stories Is Taeyeon's

  5. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 5) | All The Stories Is Taeyeon's

  6. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 7) | All The Stories Is Taeyeon's

  7. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 9) | All The Stories Is Taeyeon's

  8. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 10) | All The Stories Is Taeyeon's

  9. Pingback: [FREELANCE] Important Sequence (Chapter 11) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s