FLOWER BOY (CHAPTER 1)

Flower Boy

Rifah present

Main Cast :

KIM TAEYEON

KIM TAEHYUNG

KIM JONGIN (KAI)

Other Cast :

FIND IT BY YOURSELF

Ratting :

PG-17

Genre :

ROMANCE, FAMILY, FRIENDSHIP, SCHOOL-LIFE

Length :

MULTI-CHAPTER

Disclamer : This story really pure from my thingking, if there is a similiarity storylines and players here is to not accidental. And forbidden to plagiarize the result of someone. And another one I really hope this story can be received well by all of you J. ||

CREDIT POSTER : SHR.ART ( THANKS :*)

A/N : Hallo kawan, pasti sudah bosen dengan author satu ini L maaf yah karena FF sebelumnya belum kelar dan saya udah keluarkan FF baru lagi #LemparDolarSuho XD
Dan gak tau kenapa feel tiba tiba hilang waktu mau lanjutin FF dan udah keluar imajinasi baru lagi (kebanyakan imajinasi yah gini :D)
OK

Warning Typo bertebaran

HAPPY READING ^^

 

“Eonnie, lihat Kai oppa datang. Wah kalian memang romantis sekali yah, andai saja aku mempunyai kekasih seperti Kai oppa, pasti aku akan bahagia bersama” ujar adik dari seorang yang bernama Kim taeyeon sambil melihat kearah jendela dan memperhatikan gerak gerik dari seseorang yang berada diluar rumah.

“Sudahlah eonnie cepat bergegas! Lihat Kai oppa sudah suntuk menunggu mu, Ppaliwa!!!” lanjutnya sambil mendorong kecil bahu Kim Taeyeon yang tengah asik merapihkan pakaian yang ia kenakan untuk makan malam bersama sang kekasih.

“Ya Yeri-ah apa aku sudah cantik eoh? Aku takut akan mengecewkan Kai oppa nantinya jika penampi lanku sangat jelek” ujar Taeyeon sambil memperlihatkan pakaian yang ia kenakan.

Well, ini baru pertama Taeyeon makan malam bersama kekasih pertamanya. Ia terlalu gugup, dan ia takut akan mengecewakan sang kekasih nanti.

“Eonnie, lihatlah sekali lagi dicermin” seru Yeri dengan mendorong tubuh Taeyeon untuk berhadapan kedepan cermin.

“Lihat! Kau begitu cantik eonnie, aku saja iri dengan mu. Kenapa kau sangat cantik dan aku tidak! Sungguh tidak adil” lanjut Yeri sambil menaruh kedua tangannya disilangkan didepan dada.

“Ahahahha, aniya Yeri. Kau juga cantik sama seperti ku, jadi apa penampilan aku sudah sempurna saat ini?”

“Kau bukan lagi sempurna Taeng eonnie, tapi kau sangat sempurna. Kau memang sangat cocok memakai dress, aku sangat kagum mempunyai eonnie sepertimu. Sekarang cepatlah keluar sebelum Kai oppa pergi karena bosan menunggumu yang sedari tadi bertanya ‘apakah aku sudah sempurna?’ cepat eonnie kau mau Kai oppa kecewa eoh!”

Taeyeon beruntung mempunyai adik seperti Yeri, ia cantik dan sangat sayang pada dirinya.

“Gomawoyo Yeri” lirih Taeyeon dengan mata yang ingin berkaca-kaca. Yeri ang melihat mata dari kakaknya dengan segera menghapus agar make up yang Taeyeon pakai tidak luntur.

“hei, hei aku hanya mengatakan seperti itu kau sudah menangis eonnie. Sudahlah nanti make up mu akan luntur. Aku sudah lelah memakaikan make upitu dan kau malah merusaknya nanti, sudahlah eonnie cup..cup..cup..” seru Yeri sambil menghibur sang kakak karenanya.

“Baiklah Yeri aku pergi, aku titip salam kepada eomma dan appa saat mereka pulang kerja nanti, aku pergi dulu. Annyeong” seru Taeyeon sambil melambaikan tangan kearah adik tercintanya.

”Ne hati-hati eoh. Dan bilang pada Kai oppasepulang nanti bawa oleh-oleh buat adik ipar terlucu ini ok!”

Taeyeon yang mendengar permintaan Yeri hanya terkekeh. Sunngguh ia mempunyai adik yang sempurna dimatanya.

“Ne akan kusampaikan nanti”

Dengan susah payah Taeyeon keluar dari rumahnya menuju halaman dimana seorang kekasihnya telah menunggu lama sang gadis.

“Dimana Taengi, apa dia sudah lupa akan janji ku yang semalam. Huufftt tapi mana mungkin Taengi akan ingat akan janjinya” ujar Kai, dan sedetik kemudian ia melihat seorang gadis yag tengah berusaha agar tidak terjatuh, karena gadis itu memakai Heils yang cukup tinggi.

Ia tersenyum melihat gadisnya itu kesusahan, “Kau ini Kim Taeyeon ckckck…”

Kai langsung turun dari mobilnya dan beralih menyusul Taeyeon yang sedang kesusahan dengan Heils yang ia pakai.

“Eoh Kai oppa, mian kalau aku terlambat karena tadi aku berbincang-bincang dahulu dengan Yeri jadi aku minta maaf jika itu membuatmu jenuh menunggu ku” lirih Taeyeon sambil menundukan kepalanya karena terlalu bersalah pada kekasihnya.

“Siapa bilang aku marah padamu Taengi, aku kesini hanya ingin membantumu saja. Aku lihat sedari kau keluar dari rumah, kau sangat kesusahan dengan Heils yang kau pakai itujadi aku berniat menggendongmu” jelas Kai pada Taeyeon.

Disaat mendengar penuturan Kai, Taeyeon sangat takjub dengan kebaikan Kai. Ia tidak salah kalau Kai adalah lelaki yang baik dan sangat menyayangi Taeyeon apa adanya. ‘Gomawo Kai oppa, kau sangat baik kepadaku. Dan terima kasih Tuhan sudah mempertemukanku pada Kai oppa’ batin Taeyeon.

“Ekhem, mari ku bantu sampai mobil Taengi”

“Eh oppa tidak usa sampai menggendong ku!” seru Taeyeon yang melihat Kai terjongkok didepannya dengan punggung yang siap menggendong Taeyeon.

“Wae? Kau kankesusahan jadi akan kubantu dengan cara ini”

“Tidak usah oppa, aku bisa kok kau tenang saja”

Kai melihat kearah Taeyeon dengan pandangan seperti orang yang tidak percaya. Bagaimana Kai tidak percaya. Karna yang ia tau seorang Kim Taeyeon tidak pernah memakai Heils.

“Wae? Kenapa oppa memandangi ku seperti itu? Percayalah padaku, sudahlah kajja kita sudah terlambat setengah jam” seru Taeyeon. Ia melangkahkan kakinya kembali, dan kali ini ia tidak mau terlihat kesusahan. Dengan sekuat tenaga Taeyeon berjalan dengan susah.

Kai yang melihat Taeyeon berjalan seperti dipaksakan, terseyum keli. Memang kekasihnya ini sangat keras kepala dan sangat lucu.

 

Dilain arah terlihat seorang lelaki dengan membawa bekal makanan ditangannya tengah melihat perbincangan antara sepasang kekasih yang tidak lain adalah Kai dan taeyeon.

Terlihat lelaki ini sangat kecewa dan merasa sedih. Ia memegang dadanya yang sangat sakit melihat momen yang ia tidak mau lihat dihidupnya.

“Kau tau Kim Taeyeon, melihatmu berduaan dengannya membuat hatiku terasa tertusuk benda tajam. Sangat sakit” ujarnya sambil memegangi dadanya.

 

FLOWER BOY

 

Terlihat seorang lelaki tengah mempersiapkan makanan spesial untuk seseorang yang juga spesial baginya. Entah siapa yang ingin ia beri makanannya yang pasti makanan itu dibuat olehnya dengan cinta yang sangat tulus.

“Hei bro, sedang apa kau disini? Eoh kau sedang membuat makanan yah. Apa itu untuk ku?” seru temannya yang datang dengan tiba-tiba dan tanpa aba-aba ingin mengambil makanan yang ia buat untuk seseorang.

“Yak, yak, ini makanan bukan untuk mu. Jadi menyingkirlah” jawabnya dengan mengambil makanan yang sudah berada dikotak makanan dan menaruh dilaci dapur.

“Memangnya makanan itu untuk siapa? Ku lihat dari penampilannya sangat menarik dan aku tebak pasti itu makanan untuk seseorang yang spesial bukan. Mengakulah Kim taehyung”

“Cih sok tau kau ini Jeon Jungkook” ujar Taehyung sambil menekankan kata ‘Jeon Jungkook’.

“Sudahlah Taehyung mengaku saja. Aku inikan sahabat sejati mu dan kita sudah lama loh bersahabatan masa kau tidak mau cerita pada sahabatmu ini”

“Baiklah memang benar yang kau katakan, makanan yang ku buat itu khusus untuk seseorang yang spesial dalam hidup ku. Dan aku ingin memeberikan makanan itu kepadanya sekarang, dan kau malah mengacaukannya” jelas Taehyung dengan nada kesal diakhir.

“Wahh wah wahh.. sahabat ku ini sudah mulai menyukai seseorang rupanya. Hmmm siapa yang orang itu? Siapa Taehyung? Bagi tulah pada ku, dan aku berjanji akan membantumu jika kau memberitahukan ku”

“Ia adalah seorang bidadari yang turun dari surga. Dan kau tau tidak, dia memiliki wajah seperti bayi, putih seperti susu, matanya yang seperti cermin, hidungnya yang tidak terlalu mancung tapi sangat cocok untuknya, dan satu lagi bibirnya yang berwarna peace membuat siapa saja tertarik padanya”

“Ahh.. aku tau apakah dia Irene noona? Bukankah dia cantik seperti yang kau ceritakan?”

“Kau ini sudah kubilang jangan sok tau, Irene noona sudah mempunyai tunangan masa aku harus merebut dari tunangannya itu benar-benar gila”

“Lalu siapa?” tanya Jungkook sekali lagi. Ia terlalu kepo dengan siapakah wanita spesial dihati sahabatnya itu. Karena yang ia tau, seorang Kim Taehyung itu jarang sekali yang terdengar dengan namanya cinta-cintaan. Ia terlalu cool pada setiap wanita. Dan sebenarnya sudah banyak sekali wanita yang rela mengantri demi mendapatkan hati seorang Kim Taehyung.

Tapi tetap saja wanita yang spesial dalam hatinya tidak lain dan tidak bukan adalah Kim Taeyeon. Sudah lama Taehyung memendam perasaan itu sampai saat ini. Tapi ia tidak terlalu gantle untung mengatakannya langsung. Dan ia sempat berfikir Taeyeon akan menolaknya. Maka dari itu ia ingin dekat lebih dalam dengan Taeyeon dan menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaannya.

“Dia adalah…”

Forever we are young…
Naruneun kkoccipbi sairo…
Hemaeeo dalline I miro…

Forever we are young…
Neomejyeo dachigo apado…
Kkeut eopsi daline kkumeul hyanghae…

Sebuah suara yang tidak jauh dari mereka telah mengganggu Taehyung untuk menjawab pertanyaan dari Jungkook. Dan Taehyung langsung menyambar ponselnya yang menandakan ada panggilan masuk.

“Yeobseo, Kwangsoo? Waeyo?” tanya Taehyung kepada orang yang menelponnya.

“…”

“Ahh.. aku lupa, baiklah aku akan kesana sehabis mengantarkan barang aku langsung kerumah mu. Tunggulah sebentar lagi”

“…”

“Ne annyeong”

Taehyung menutup sambungan telepon mereka, dan ingin bergegas pergi dengan terburu-buru. Karena ia lupa kalau sekarang ada janji bersama temannya yang bernama Kyungsoo untuk mengantarkan USB yang pernah Taehyung pinjam.

“Mwondae?” tanya Jungkook yang sedari tadi mendengarkan percakapan antar Taehyun dengan seseorang yang menghubunginya barusan.

“Ani, yak Kookie apa kau tau rumah Kyungsoo?” jawab Taehyung dan kembali balik tanya pada Jungkook.

“Kyungsoo? Ah adiknya Kim Soohyun itu bukan!”

“Yap benar, dan bisakah kau mengantarkan USB ini kerumahnya. Karena aku ingin mengantarkan makanan ini, kumohon bantulah aku Kookie” Taehyung merajuk Jungkook agar mau membantunya mengembalikan pada Kyungsoo dengan aegyo dari Taehyung.

“Aisshh.. berhentilah bersikap seperti itu. Menjijikan, baiklah akan ku antarkan dan tadi kau belum selesai menjawab pertanyaan ku ‘siapa wanita spesial’ mu itu jadi sepulang kau mengantar makanan itu kau harus jawab ne”

“Baiklah, sekarang aku pergi dulu ne. Annyeong, jangan lupa berikan pada Kyungsoo dan bukan untuk berduaan dengan kakaknya” sindir Taehyung pada Jungkook. Karena jungkook ini sebenarnya menyukai kakak dari Kyungsoo.

“Ne”

Taehyung pun bergegas pergi dari rumah untuk mengantar makanan untuk seseorang spesialnya, Kim Tae Yeon. Selama diperjalanan Taehyung selalu menatap keranjang makanan dengan senyum manawannya. Ia berkhayal bahwa Taeyeon dengan senang hati menerima makanan darinya.

Dengan membawa mobil dengan kecepatan diatas rata-rata. Taehyung tidak sabar berjumpa dengan pujaan hati seorang Kim Taeyeon. “Mengapa jauh sekali, aku sudah tidak sabar bertemu dengannya malam ini. Dan semoga saja ia sangat menyukai makanan buatan ku” ujarnya sambil tersenyum lebar.

Tidak sampai 15 menit, akhirnya Taehyung sampai pada tujuannya. Dengan perasaan tidak sabar, Taehyung keluar dengan membawa makanannya dengan senyum yang mengembang.

Dimana saat Taehyung keluar, senyum lebarnya memudar dan di gantikan dengan pandangan yang bertanya. Ia terkejut saat melihat Taeyeon bersama seorang lelaki yang tidak ia kenal. Ia bertanya pada dirinya sendiri, siapakah lelaki yang tengah berbincang bersama Taeyeon saat ini.

Sangat jelas bahwa Taeyeon sangat senang berbincang dengan lelaki itu dan sepertinya mereka akan mengadakan kencan pada malam ini, terlihat dari pakaian mereka yang menandakan ingin pergi bersama.

Dan benar saja mereka berdua pergi bersama dengan menaiki mobil sang lelaki yang tidak Taehyung kenal.

“Kau tau Kim Taeyeon, melihatmu berduaan dengannya membuat hatiku terasa tertusuk benda tajam. Sangat sakit” ujarnya sambil memegangi sakit pada dadanya. Setelah berkata seperti itu, Taehyung memilih kembali ke rumahnya.

Dengan perasaan kesal, Taehyung melajukan mobilnya dan bergegas pulang. Ia sangat sakit melihat pertunjukan tadi. Ternyata yang ia fikirkan berbeda 100% dengan kenyataannya saat ini.

“Taeyeon apa kau tau! Aku menantikan saat ini, tetapi kau menghancurkan harapan ku begitu saja. Ini sangat membuat ku sakit Taeyeon” ucapnya dengan perasaan kesal maupun sedih.

 

FLOWER BOY

 

“Oppa kau akan ajak aku kemana? Mengapa kau tidak menjawab ku sedari tadi eoh!” tanya seorang gadis cantik yang sedari tadi bertanya tetapi tidak dijawab pertanyaannya oleh seorang lelaki yang sedang membawa kemudi.

“Taengu, aku akan membuat kejutan untuk mu. Jadi mana mungkin aku memberitahu mu, dan kalau aku memberitahu mu ini bukan dinamakan dengan kejutan” jawab lelaki itu.

“Hmmm… baiklah kalau begitu” ujar Taeyeon dengan wajah kesalnya dan memilih melihat kearah pemandangan yang terlihat pada kaca mobil sampingnya.

Kai yang melihat tindakan Taeyeon seperti itu, membuatnya gemas ingin mencubit kedua pipi gadis yang sedang marah itu.

“Aku yakin Taengu saat kita sampai pada tempatnya, pasti kau akan terkejut”

Taeyeon tidak menggubris perkataan dari Kai dan memilih diam dengan wajah kesal tetapi membuatnya lucu.

Melihat perlakuan Taeyeon, Kai hanya menyunggingkan senyumannya. ‘Aku yakin kau pasti akan terkejut dengan kejutan yang ku berikan’ Batin kai.

 

TBC

Chapter selanjutnya akan ditentukan oleh banyaknya komentar

Advertisements

32 comments on “FLOWER BOY (CHAPTER 1)

  1. Ada apa ini? Hweeee taehyung-i kasian, emang v-taeyeon udah saling kenal yah? Ato gimana?
    Next aja lah, fighting!

  2. hubungan Taeyeon ama Taehyung apaan? soalnya enggak mungkin kalo Taehyung buat makanan kalau bukan mereka sahabat atau teman dekat, kejutan apa yang direncanakan kai jadi penasaran. lanjut eon

  3. hubungan Taeyeon ama Taehyung apaan? soalnya enggak mungkin kalo Taehyung buat makanan kalau bukan mereka sahabat atau teman dekat, kejutan apa yang direncanakan kai jadi penasaran.
    lanjut eon dan jangan lama next chapter nya

  4. Daebak thor suka sama ceritanya
    Kejutan apa ya yang akan dikasih kai oppa buat tae eonni ?
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s