[FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 10)

D-L-T-Diamond

Dark Light To Diamond
Author : deeHAYEON
Length : Multi-Chapter I Rating : PG-15 I Genre : School-life, Friendship, Romance
Main Cast : Kim TaeYeon, Cho KyuHyun, Jung YunHo
Other Cast : Seohyun, Hyukjae, Saehyun, Suzy, Luhan, find.
Desclaimer : FF ini terinspirasi dari drama Korea. All cast milik Tuhan dan keluarga mereka masing-masing. Jika ada kesamaan dalam alur maupun cerita, itu adalah unsur ketidak sengajaan. DON’T PLAGIAT!
Sorry for typo(s)…

Preview: Chapter 1, Chapter 2, Chapter 3, Chapter 4, Chapter 5, Chapter 6, Chapter 7, Chapter 8,
Chapter 9

——-

Taeyeon menghembuskan napas berlebihan. Ia lebih memilih mengalah untuk sementara karena tidak mungkin mengatakan hal sebenarnya disaat Luhan sedang panas seperti ini. Luhan memiliki sifat keras kepala yang hampir sama dengannya. Dan Taeyeon tak ingin ambil resiko. Ia melangkah keluar pintu kamar saat Luhan bicara untuk terakhir kalinya.
“Dan jika kau masih ingin kuanggap noona, jangan pergi dengan Cho Kyuhyun keacara anniversary sekolahmu minggu depan”


——–


Chapter 10

Sudah beberapa hari Luhan tidak bicara pada Taeyeon. Luhan benar-benar serius dengan perkataannya malam itu. Mengacuhkan Taeyeon dan menganggap noonanya tidak ada. Entah bagaimana Taeyeon harus menjelaskannya, karena setiap kali mereka bicara, ujung-ujungnya Luhan akan menyalahkan Taeyeon soal Seohyun. Hingga akhirnya Taeyeon tau dari mulut Luhan sendiri kalau masalah ini berawal dari Seohyun yang ditolak Kyuhyun pergi ke pesta Dark bersama-sama. Tentu karena Kyuhyun sudah memilih Taeyeon sebagai pasangannya.

“Dia hanya sedang labil saja. Tidak mungkin dia memusuhi noonanya sendiri” kata Suzy berusaha menenangkan Taeyeon yang murung disebelahnya. Saat ini Suzy berkunjung kembali ke rumah keluarga Kim dan menyaksikan sendiri bagaimana Luhan tidak menganggap Taeyeon sama sekali. Bahkan tidak menoleh saat Taeyeon panggil.

“Dia tidak tau posisi aku, Kyuhyun dan Seohyun. Dia juga tidak tau dimana posisinya” keluh Taeyeon putus asa, ingin sekali ia menangis namun semua hanya akan sia-sia, “Luhan sangat menyayangi Seohyun sejak lama, tapi Seohyun selalu menganggapnya sebagai namdongsaeng. Makanya satu-satunya jalan agar ia bisa memberikan perasaannya pada Seohyun adalah dengan menjaga kebahagiaan yeoja itu. Luhan pernah bilang padaku kalau kebahagiaan Seohyun adalah yang terpenting baginya. Ia tidak akan membiarkan siapapun merusaknya, termasuk aku”

Suzy mendengus, “Tapi bukan salahmu kalau Kyuhyun lebih memilihmu dibanding si Seohyun itu”

“Aku tau, aku sudah berkali-kali mengatakan hal itu pada diriku sendiri, tapi semuanya sama saja. Aku dan Luhan tak pernah bertengkar seserius ini, kami sangat dekat. Dan keadaan seperti ini menyiksaku” ungkap Taeyeon sarat akan kesedihan. Suzy bingung harus memberi solusi apalagi.

“Lalu sekarang kau mau apa?” tanya Suzy, “Kalau kau mengurungkan niatmu untuk pergi dengan Kyuhyun karena ini, maka aku yang akan marah padamu”

“Lalu aku harus bagaimana Suzy-a?” Taeyeon semakin gusar, “Jika kebahagiaan Seohyun adalah yang terpenting untuk Luhan, maka yang terpenting bagiku saat ini adalah kebahagiaan Luhan. Lagipula tidak seharusnya aku datang kepesta anniversary Dark. Aku netral, mana boleh datang kepesta anak Dark”

“Taeyeon-a!” seru Suzy tak terima. Wajahnya mengernyit sebal.

Netral bukan berarti Taeyeon tidak diperbolehkan mengikuti acara dari salah satu golongan, bahkan Taeyeon bisa lebih leluasa bergaul dengan teman-temannya di kubu manapun. Seharusnya Taeyeon bersyukur atas keberuntungannya itu, bukan malah mengeluh dengan alasan dia netral. Suzy jadi gemas padanya, ia mau memprotes lagi saat Taeyeon mengibaskan telapak tangan, menyuruh Suzy berhenti membahas masalah ini. Kepalanya sudah terlalu pusing dan biarkan semua ini berjalan sesuai alurnya.

***

Kyuhyun duduk disofa ruang tamu rumahnya sambil menonton film box office disalah satu channel tv kabel. Hyukjae berada disebelahnya dan sedang sibuk berkutat dengan laptop.

“Bagaimana menurutmu dengan yang ini?” tanya Hyukjae seraya menunjukkan sebuah setelan pria di layar laptop pada Kyuhyun.

“Hm” balas Kyuhyun tanpa mengalihkan pandangan dari layar televisi.

“Isshh… Pasif sekali” gerutu Hyukjae kesal. Ia kembali pada kegiatannya mencari pakaian pesta untuk dipakai diacara anniversary nanti. Meminta pendapat dari Kyuhyun pun tak berguna, Kyuhyun selalu menanggapi pertanyaannya dengan gumaman ‘Hm’ atau ‘Hn’. Hyukjae jadi jengkel sendiri.

“Kyunnie, yang ini bagus untukmu!” seru Hyukjae tiba-tiba.

Sontak Kyuhyun menoleh padanya, “Kau berisik sekali, Hyuk. Kau tau pestanya digelar tiga hari lagi, kenapa kau begitu repot sekarang?”

“Memangnya kau tidak mau tampil baik? Terlebih kau adalah leadernya. Jangan permalukan golongan Dark dengan pakaian seadanya” balas Hyukjae.

Kyuhyun mencebik seraya kembali memandang televisi, “Aku tidak peduli”

“Terhadap Taeyeon pun kau tidak peduli?”

“Kenapa jadi Taeyeon?!”

Hyukjae megedikkan bahu, “Tentu ini berkaitan dengan Kim Taeyeon. Dia adalah teman kencanmu di pesta Dark dan kau tidak mungkin tampil biasa-biasa saja dihadapannya. Kau pikir dia mau pergi denganmu kalau penampilanmu saja memalukan. Ayolah,, setidaknya pilih satu setelan khusus untuk pesta nanti, untuk membuat Taeyeon terpukau”

Kyuhyun terdiam memikirkan pendapat sahabatnya. Dan sepertinya apa yang dikatakan Hyukjae memang benar. Kalau tidak berpenampilan baik untuk pesta, setidaknya berpenampilan memukau untuk Taeyeon. Taeyeon adalah teman kencannya dan ia tidak mungkin berpenampilan buruk dihadapannya. Ngomong-ngomong soal teman kencan…

“Hyuk, kau tau Joohyun kemana? Sudah tiga hari dia tidak masuk sekolah” tanya Kyuhyun dengan nada khawatir. Ia memang mengkhawatirkan Seohyun, terutama pertemuan terakhir mereka tidak berlangsung dengan baik.

“Dia sakit” jawab Hyukjae.

“Sakit… apa?”

Hyukjae mengangkat bahu.

“Bukan karena itu kan?” tanya Kyuhyun lagi.

Hyukjae menarik napas, “Aku sudah pernah bilang padamu, tidak seharusnya kau menyebut nama Taeyeon didepan Seohyun. Hargai dia”

“Lalu aku harus bagaimana?” balas Kyuhyun gusar, “Aku sudah punya Taeyeon sebagai teman kencan ke pesta Dark. Aku tidak mungkin menerima Joohyun sebagai teman kencanku juga”

“Benar. Tapi paling tidak kau bisa mengatakan alasan lain yang tak membuat Seohyun sakit hati. Aku kasihan padanya”

Kyuhyun mendengus, “Kau ini sebenarnya berpihak pada siapa? Kau yang menyuruhku pergi dengan Taeyeon. Lalu sekarang kau mau menyuruhku pergi dengan Joohyun juga?”

“Aku tidak menyuruhmu pergi dengan Seohyun!” sahut Hyukjae hampir frustasi, “Kau harus bisa menjaga perasaan Seohyun. Bagaimanapun juga dia yeoja, dia sahabatmu dan mempunyai perasaan terhadapmu”

“Sudah kubilang, Hyuk. aku bukan playboy sepertimu” balas Kyuhyun.

“Dan sudah kubilang, mengerti yeoja bukan berati playb-…”

Drrt~

Ponsel Kyuhyun bergetar tanda ada telepon masuk, dan ia sangat terkejut melihat nama si penelepon, “Taeyeon meneleponku! Bagaimana ini?”

Hyukjae terpaku sejenak melihat ID caller dilayar ponsel Kyuhyun lalu berseru, “Cepat angkat bodoh!”

Perlahan, dengan masih tak percaya, Kyuhyun menjawab telepon itu, “Yeoboseyo”

“Cho Kyuhyun?” Jantung Kyuhyun terasa melompat kemulutnya, “N-ne?”

Hening sejenak, sebelum Taeyeon melanjutkan, “B-besok aku ingin bicara denganmu disekolah. Apa bisa?”

Kyuhyun tersenyum, “Tentu saja. Memang ada sesuatu yang penting?”

“Sebaiknya besok saja kita bicarakan”

“Baiklah. Besok aku akan menemuimu, jam istirahat?” tanya Kyuhyun memastikan.

“Ne. Diujung koridor lantai 3 dekat kelasku”

***

Seohyun memaksakan diri masuk sekolah hari ini. Sudah 3 hari ia tidak sekolah dengan alasan sakit. Pada ibunya pun ia mengaku tidak enak badan padahal sebenarnya hatinyalah yang dalam kondisi tidak baik. Seohyun tak masuk sekolah karena tidak ingin bertemu Cho Kyuhyun.

-FLASHBACK

“Oppa, kau akan datang kepesta anniv Dark, kan?” tanya Seohyun pada Kyuhyun yang sedang makan siang disebelahnya di cafétaria. Hyukjae duduk didepan mereka dan hanya mendengarkan.

“Tentu saja. Aku diundang khusus oleh Hyunjoong sunbae” jawab Kyuhyun masih sibuk dengan makanannya.

“Tak biasanya pesta itu mewajibkan undangannya membawa pasangan” kata Seohyun sambil menarik napas. Ia bingung harus memulai darimana.

“Itu konsep baru. Dan aku sangat setuju dengan ide itu”

“Aku juga setuju. Tapi…” Seohyun berujar pelan, “Aku tidak tau harus pergi dengan siapa”

Otomatis Kyuhyun menoleh padanya, “Wae? Bukankah kau punya banyak teman laki-laki untuk menjadi pasanganmu dipesta nanti?”

“A-aku ingin pergi denganmu, oppa” akhirnya ucapan itu terlontar dari mulut Seohyun, membuat Kyuhyun sedikit terkejut.

Kyuhyun menatapnya lekat, “Tapi… aku akan datang dengan Taeyeon”

Lidah Seohyun langsung kelu. Begitupun hatinya.

FLASHBACK END-

Itu terjadi 4 hari yang lalu. Dan sejak itu pula Seohyun berusaha menghindar dari Kyuhyun.

Ia sudah sangat putus asa sampai Luhan datang menemuinya di sungai daerah kota Seoul. Seohyun menceritakan semuanya pada Luhan walau harus menyinggung nama Taeyeon-yang notabene noona kandung Luhan- sebagai penyebab kesakit hatiannya ini. Hanya Luhan yang selalu mendengar curahan hatinya. Dan ia pikir hanya Luhan yang mengerti dirinya.

Seohyun menghela napas berat sambil melangkah menuju toilet didekat tangga. Ia akan berusaha lebih keras melepaskan Kyuhyun. Mendoktrin pikirannya dengan keyakinan dirinya akan bahagia jika melihat orang yang dicintainya bahagia. Tapi bagaimanapun Seohyun hanyalah manusia biasa, ia tak bisa memungkiri rasa cemburunya. Seohyun berbelok diujung koridor lantai tiga dan terhenti disana. Matanya terpaku pada dua orang yang tengah berdiri didekat tangga. Cho Kyuhyun sedang menggenggam tangan Taeyeon dengan pancaran mata yang nyaris tak pernah Seohyun lihat sebelumnya. Pancaran mata itu hanya pernah ia lihat saat Kyuhyun membicarakan orangtuanya. Pancaran mata rindu dan penuh kasih sayang. Seohyun mencengkeram dada sebelah kirinya, terasa sakit disana. Ia berbalik dan segera pergi dari tempat itu sebelum Taeyeon dan Kyuhyun menyadari kehadirannya.

***

Kyuhyun duduk di pangkal tangga lantai tiga sambil bersenandung menunggu kedatangan Taeyeon. Bel istirahat baru saja berbunyi tapi ia memilih datang lebih awal ketempat janjiannya daripada membiarkan Taeyeon yang menunggunya. Menunggu seperti ini tidak membuat Kyuhyun bosan karena sejak Taeyeon meneleponnya kemarin ia jadi penasaran dengan apa yang akan dibicarakan gadis itu. Bisa dibilang ia sedikit gugup. Selang beberapa saat Taeyeon akhirnya datang. Kyuhyun bangkit dari duduknya.

“Annyeong” sapa Taeyeon sambil tersenyum.

Kyuhyun menarik napas, mengagumi senyumnya dalam hati, “Annyeong”

Mereka terdiam dan hanya berpandangan canggung. Taeyeon sendiri bingung harus memulai bicara darimana, ia ingin segera menyampaikan maksudnya dan pergi dari Kyuhyun. “Kau ingin bicara apa?” tanya Kyuhyun akhirnya.

Taeyeon memikirkan kalimat yang tepat dan menatap Kyuhyun, “A-aku… tidak ingin pergi denganmu ke pesta anniversary Dark”

Kyuhyun menatap Taeyeon tak berkedip. Ia salah dengar kan? “A-apa?”

“Aku tidak mau pergi denganmu” ucap Taeyeon sekali lagi.

“T-tapi…” Kyuhyun masih mencerna kata-kata gadis itu, “Lalu kau akan pergi dengan siapa?”

“Aku tidak akan pergi. Itu pesta anak Dark, dan aku bukan anak Dark”

Kyuhyun mengernyit sambil memperhatikan yeoja dihadapannya.

“Aku hanya ingin bicara itu. Permi…”

Kyuhyun menahan Taeyeon, menggenggam tangan mungil itu seerat mungkin, “Kau tidak pergi hanya karena kau bukan anak Dark?”

Giliran Taeyeon yang tak menjawab, menyadari tatapan intens Kyuhyun padanya membuat ia takut keputusannya akan meluap kembali. Ia tau alasannya menolak Kyuhyun memang tidak masuk akal, ia juga tidak mungkin mengatakan alasan sebenarnya kalau ia tidak ingin Luhan sakit melihat orang yang disayanginya tersakiti. Seharusnya ia bisa membuat alasan yang lebih masuk akal.

“Lalu kalau aku melepas jabatanku sebagai leader Dark kau mau pergi denganku?” tanya Kyuhyun tak main-main.

Taeyeon memandangnya kaget, “Kau bercanda, pesta ini tak seberapa penting jika dibandingkan jabatanmu. Kau tidak bisa mempertaruhkan jabatanmu seenaknya, kau pikir bagaimana dengan pandangan anak-anak Dark yang lain!”

Kyuhyun mendengus, “Kau memikirkan anak Dark yang lain tapi tidak dengan perasaanku. Bukan pesta ini yang penting untukku…”

..Tapi kau yang penting untukku, Kim Taeyeon! Sialnya kalimat terakhir itu tercekat ditenggorokkannya, padahal ia ingin Taeyeon tau.

“Aku tak peduli. Sekarang lepaskan aku dan jangan dekat-dekat denganku lagi!”

Tapi Kyuhyun malah mengeratkan genggamannya dan memperhatikan wajah Taeyeon yang tampak gusar, “Kenapa kau tiba-tiba begini? Apa salahku?”

“Kau banyak salah padaku! Tidak ingat? Kita sejak dulu tidak pernah akur”

“Kim Taeyeon, aku serius”

“Aku tidak sedang bercanda, Cho Kyuhyun” Taeyeon menatapnya putus asa dan dengan ragu berkata, “Jangan dekati aku lagi. Aku tidak bisa bergaul dengan anak Dark”

Kyuhyun mendengus lagi, “Kalau alasanmu menolak pergi denganku adalah soal golongan, asal kau tau, aku bisa melepasnya sekarang juga. Lagipula kau berteman baik dengan Suzy. Suzy adalah anak Dark dan kau tidak mungkin memutuskan persahabatan kalian begitu saja”

Taeyeon kelu ditempatnya. Kyuhyun benar. Suzy adalah sahabat terbaiknya, ia tidak bisa kalau harus menjauhi Suzy. Tapi bagaimana dengan Luhan? Ia juga tidak bisa melihat dongsaengnya sakit hati. Tuhan, ia benci berada di posisi ini.

Kyuhyun meraih tangan Taeyeon yang satu dan menggenggam kedua tangan itu sambil menatapnya menenangkan, “Aku tau ada sesuatu yang terjadi padamu. Kau tertekan, semua yang kau katakan bukan dari hatimu. Untuk kali ini saja tolong dengarkan aku, dengarkan hati kecilmu, kau tetap harus pergi ke pesta Dark denganku. Kau tidak boleh menjauh dariku atau menghalangiku untuk dekat denganmu karena itulah yang kau rasakan sekarang”

Taeyeon balas menatap Kyuhyun, tanpa adanya perlawanan Kyuhyun tau yeoja itu setuju dengannya. Taeyeon menghembuskan napas berat, meminta maaf dalam hati karena ia tidak bisa mengikuti keinginan Luhan untuk menjauh dari Kyuhyun.

‘Tuhan aku juga tidak mau jauh darinya. Maafkan noona, Lu, sepertinya noona juga perlu memikirkan kebahagiaan noona sendiri’

***

“Sudah jangan terlalu dipikirkan” kata Hyukjae yang duduk bersebelahan dengan Suzy dibangku kelas Suzy sementara yeoja itu bercerita kepadanya tentang Taeyeon dan rencananya untuk menjauh dari Kyuhyun karena Luhan, “Mereka pasti tak akan terpisahkan. Percaya padaku” kata Hyukjae meyakinkan, tapi Suzy masih terlihat cemas.

“Kenapa kau begitu yakin?” tanya Suzy.

“Aku tau Kyuhyun. Dia saja tidak mudah melepaskan benda kesayangannya, apalagi melepaskan Taeyeon. Dia sudah mulai merasa memiliki Taeyeon, jadi aku jamin dia tidak akan melepaskannya begitu saja”

Suzy merenung sejenak dan membenarkan perkataan Hyukjae, “Aku juga tak yakin Taeyeon akan benar-benar berani melepaskan Kyuhyun sunbae. Dia kelihatannya mulai menaruh perasaan terhadap Kyuhyun sunbae”

“Benar” kata Hyukjae sambil tersenyum dan menjentikkan jarinya, “Jadi kita tidak perlu cemas!”

Suzy mengangguk.

“Yang perlu kita cemaskan adalah ini” tambah Hyukjae sambil menunjuk ponsel Suzy yang berada diatas meja diantara siku mereka. Suzy segera mengambilnya dan melihat siapa yang menelepon. Park Chanyeol.

“Yoboseyo” sapanya.

“Suzy-a” seru Chanyeol diseberang telepon, “Pulang sekolah kau tidak ada kegiatan lain kan? Aku ingin mengajakmu pulang bersamaku nanti”

“Pulang bersama?” ulang Suzy sambil melirik namja disebelahnya. Ia merasa tidak enak pada Hyukjae karena sekarang sunbae-nya itu sedang memasang muka masam sambil bertopang dagu.

“Ya. Kau mau kan?” tanya Chanyeol. 

“Umm… Yasudah, kita bertemu dihalte depan sekolah” balas Suzy. Chanyeol menyetujui. Setelah panggilan terputus, Suzy menaruh kembali ponselnya diatas meja.

“Pulang bersama dengan anak Light itu lagi?” tanya Hyukjae, nada suaranya terdengar jengkel. Suzy menoleh dan mengangguk.

“Kenapa harus dia? Kau ingat, kalian berbeda golongan!” protes Hyukjae. 

Suzy terkejut dengan reaksi Hyukjae. Ia bingung harus menjawab apa dan hanya tersenyum bersalah.

“Sudah beberapa kali kau pulang bersamanya. Kau tahu, kau sudah melanggar aturan Dark dan Light. Kau tidak boleh sering-sering bergaul dengan anak Light, terlebih pulang bersama” ujar Hyukjae memperingatkan.

Suzy tersenyum merayunya, “Maaf, oppa. Tapi kau akan melindungiku dari sanksi aturan itu kan, oppa?”

Hyukjae mendengus, “Aku melindungimu bukan berarti aku setuju kau dekat-dekat dengannya. Dan kau tahu, aku tidak bisa terus-menerus melindungimu jika kau terus-menerus pulang dengannya”

“Lalu aku harus bagaimana? Dia adalah tetanggaku. Aku tidak punya alasan untuk menolak pulang bersamanya” jawab Suzy sambil mengerucutkan bibir.

“Jadi aku harus menjadi tetangga rumahmu, agar aku bisa mengantarmu pulang bersamaku?”

“Hah?” Suzy menatapnya tak mengerti.

“Sudahlah, aku mau ke kelas” sahut Hyukjae seraya beranjak dari tempat duduknya, “Kabari aku jika ada perkembangan lain dari Taeyeon dan Kyuhyun”

Suzy hanya mengangguk dan membiarkan Hyukjae meninggalkan kelasnya, ia menatap punggung namja itu. Ini perasaannya saja atau apa? Apa Hyukjae memang kesal ketika ia membicarakan Chanyeol? Padahal ia dan Chanyeol hanya pulang bersama, tak lebih.

***

Suzy berjalan disamping Chanyeol dari halte bus menuju distrik rumah mereka yang memang tidak terlalu jauh dari sekolah. Suzy merasa aneh mengapa akhir-akhir ini Chanyeol memilih berjalan pulang bersamanya dibanding menggunakan motor yang biasa dia bawa. Padahal Suzy ingin Chanyeol tidak terlalu dekat dengannya karena jika terus begini ia akan benar-benar kena sanksi dan Hyukjae akan repot memback-up-nya.

“Kita tidak boleh terlalu sering pulang bersama, kau tahu. Kita berbeda golongan” ujar Suzy memulai pembicaraan, ia teringat perkataan Hyukjae dan merasa perlu mengingatkan Chanyeol.

Chanyeol menoleh, “Memang ada yang tahu kita pulang berdua?”

Suzy mengernyit, pertanyaan bodoh macam apa itu? “Menurutmu bagaimana? Kita bertemu di halte bus depan sekolah, dan disitu masih banyak anak Kyunghwa”

Chanyeol malah tertawa menanggapinya, “Biarkan saja. Aku punya back up-an”

“Back up-an?” ulang Suzy.

Chanyeol mengangguk, “Leader Light. Aku yakin dia tidak akan membiarkanku terkena sanksi apapun”

Suzy membentuk mulutnya menjadi huruf o dan kembali memandang Chanyeol, “Memangnya kau dekat dengan Yunho?” tanyanya.

“Cukup dekat” jawab Chanyeol, “Aku juga bisa memback up-mu kalau kau mau”

“Aku sudah punya orang yang akan memback up-ku”

“Siapa?” tanya Chanyeol ingin tahu.

“Lee Hyukjae”

Chanyeol mengernyit tak suka, “Sekutu Cho Kyuhyun? Kalian dekat?”

“Cukup dekat” Suzy menirukan cara bicara Chanyeol sebelumnya, “Dan tolong jangan bicarakan leaderku dengan nada seperti itu” tambah Suzy.

“Maaf” ujar Chanyeol tanpa ada nada menyesal dalam suaranya, “Habisnya aku sebal melihat gayanya. Terlebih dia yang sudah merebut pujaan hati Yunho”

Suzy mengangkat satu alisnya, “Pujaan hati Yunho? Sejak kapan Kyuhyun dekat dengan Han Saehyun?”

Chanyeol menutup mulutnya dengan gelagapan, sementara Suzy menahan tawanya, Suzy tahu namja itu keceplosan bicara sesuatu yang tidak seharusnya dia katakan.

“Sudah, katakan saja. Aku juga tidak akan memberitahukannya pada siapapun” ujar Suzy.

Chanyeol tampak menimbang-nimbang dan akhirnya dia berkata, “Memang bukan Saehyun”

Suzy mati-matian menahan tawanya, ternyata namja ini benar-benar mudah dipancing, “Lalu siapa?” tanyanya sewajar mungkin.

“Teman dekatmu, Kim Taeyeon”

Satu detik, dua detik… Suzy mencerna kalimat yang diutarakan Chanyeol barusan, ia terkejut tentu saja, “Jadi Yunho masih menyukainya?”

Chanyeol mengangguk, “Sangat. Sekalipun dia bilang dia akan menjauhi Taeyeon, tapi dia selalu memperhatikan Taeyeon dari jauh, dia tahu Taeyeon sedang dekat dengan Cho Kyuhyun sekarang”

Suzy mengerjap beberapa kali, “Tapi kan Yunho sudah punya Saehyun?” tanyanya sedikit bingung dengan perasaan leader Light yang sepertinya sulit dipahami.

Chanyeol menghela napas, “Ia tidak sepenuhnya untuk Saehyun. Keadaan yang membuatnya harus terus bersama Saehyun, tapi jika ia benar-benar bertekad mengejar cintanya, tak menutup kemungkinan dia akan medekati Taeyeon lagi” jawab Chanyeol.

Suzy mengerti sekarang, tapi sepertinya keadaan yang dihadapi Yunho sangat pelik sampai membuatnya harus bersama Saehyun. Oke, Han Saehyun bukanlah bagian terburuknya disini, dan Suzy jadi ingin tahu lebih banyak mengapa Yunho merelakan cintanya hanya untuk bersama Saehyun yang jelas-jelas tidak dia sukai. Suzy menoleh pada Chanyeol dan bersiap akan bertanya lagi saat melihat ekspresi Chanyeol yang jelas tidak mau membeberkan rahasia Leadernya dengan mulut besarnya. Suzy tersenyum geli.

“Yang jelas Yunho sangat suka pada Taeyeon. Dan aku kasihan melihat Yunho tertekan melihat pujaan hatinya dekat dengan orang lain sementara ia tidak bisa berbuat apa-apa” ujar Chanyeol kemudian mengibaskan tangan, “Sudah jangan tanya lagi”

Suzy terdiam memikirkan hubungan Taeyeon dan Kyuhyun. Semoga Yunho tidak berbuat macam-macam dengan hubungan Taeyeon dan Kyuhyun, karena akan semakin berat perjuangan yang harus mereka hadapi dan akan semakin berat pula perjuangan ia dan Hyukjae mempersatukan mereka.

“Dan aku juga tidak suka melihat kau dekat dengan sekutu Cho Kyuhyun itu, si Lee Hyukjae” tambah Chanyeol.

Suzy meliriknya sekilas sambil mendengus, ‘Memang aku peduli?’ gumamnya dalam hati.

***

Sudah hampir pukul 11 malam tapi Yunho masih belum bisa tidur karena harus mengerjakan beberapa dokumen Organisasi Siswa sekolahnya. Ia harus merevisi proposal yang dibuat Saehyun beberapa hari yang lalu dan perlu membuat data kegiatan sekolah untuk sebulan kedepan. Beberapa kali Yunho menguap didepan komputernya tapi ia tidak boleh tidur, semua proposal itu harus selesai malam ini karena ia harus menyerahkannya besok pagi kepada pihak sekolah. Beginilah kesibukan Yunho menjadi ketua Organisasi Siswa di sekolahnya terkandang bisa membuatnya berkuasa, sekaligus membuatnya lelah disaat yang bersamaan. 

Yunho berhenti mengetik sejenak dan mengusap wajahnya yang tampak sangat lelah, tepat saat itu seseorang mengetuk pintu kamarnya.

“Masuk” sahut Yunho sambil kembali pada kesibukannya, matanya fokus menatap layar komputer dan belum mengalihkan pandangan ke pintu yang perlahan terbuka.

“Yunho-ya…” suara lembut yang sangat ia kenali menyapa pendengarannya, membuatnya mendongak dan mendapati ibunya yang tersenyum diambang pintu. Ibunya memakai seragam pelayan rumah Saehyun, rumah yang menjadi tempat tinggalnya juga.

“Eomma” ucap Yunho balas tersenyum.

Nyonya Jung mendekati putranya lalu berdiri disampingnya, “Kau belum tidur, nak?”

Yunho menggeleng, “Pekerjaanku masih seperempat lagi”

“Eomma membawakan ini untukmu” Nyonya Jung meletakkan satu mug cokelat hangat disisi komputer, “Diminum ya”

Yunho mengambil mug itu seraya menyeruput isinya sedikit, cokelat buatan ibunya membuatnya merasa lebih baik, “Terimakasih, eomma”

Nyonya Jung mengangguk. Yunho meletakkan mug-nya kembali dan tenggelam dalam pekerjaannya, “Bagaimana sekolahmu? Sudah lama kau tidak bercerita pada eomma” ujar Nyonya Jung seraya mengusap lembut kepala putranya.

“Baik-baik saja, eomma. Semuanya lancar” jawab Yunho.

“Tidak ada masalah?” tanya Nyonya Jung lagi.

Ketika mendengar kata masalah, satu-satunya yang ada dipikiran Yunho hanyalah tentang Kim Taeyeon. Tapi itu hanya masalah kecil, ibunya tak perlu tahu. Jadi Yunho menggeleng, “Tidak ada”

Selama beberapa saat Nyonya Jung terdiam sambil tetap mengusap kepala putranya, lalu ia berkata dengan suara lembut yang sangat keibuan, “Lalu bagaimana hubunganmu dengan Saehyun?”

Yunho menarik napas dan tersenyum tipis, “Baik-baik saja”

“Eomma melihat hubungan kalian sepertinya banyak perkembangan. Eomma senang melihatnya” kata Nyonya Jung.

Yunho mendengus dalam hati. Jelas hubungannya dan Saehyun banyak perkembangan, ia dan Saehyun semakin tak terpisahkan sejak kesepakatan yang mereka buat saat itu. Lagi-lagi ia hanya tersenyum tipis dengan pandangan tetap pada layar komputer.

Tangan ibunya berpindah dari kepala ke bahu, mengusapnya penuh kasih sayang, “Maafkan eomma dan appa-mu, Yunho-ya…” lirih Nyonya Jung.

Yunho menoleh, “Untuk apa, eomma?”

“Untuk kau yang harus menjalani hidup seperti ini karena kami” jawab Nyonya Jung dengan nada menyesal, “Apa kau benar-benar mencintai Saehyun?”

Yunho tertegun. Sebenarnya ini bukan pertanyaan sulit. Yunho jelas tidak mencintai Saehyun dan dia bisa langsung menjawabnya, tapi karena ibunya yang bertanya, pertanyaan itu menjadi sangat sulit. Ia tersenyum pahit, “Itu tidak penting, eomma”

Nyonya Jung menatap putra semata wayangnya dengan sedih, “Maafkan eomma Yunho-ya, kau harus lahir dikeluarga yang tidak bertanggung jawab ini. Keluarga yang tidak bisa menghidupimu, keluarga yang membuatmu terjerat dalam kesepakatan yang tidak kau inginkan, keluarga yang menyerahkan hak asuhmu kepada orang lain…”

“Berhenti berkata begitu, eomma” tukas Yunho sambil menatap ibunya, “Apapun yang terjadi eomma dan appa tetap orangtuaku. Kalian keluarga kandungku sementara keluarga Han hanya keluarga asuhku”

Nyonya Jung menelan ludah, ia tahu anaknya tertekan sejak berhubungan dengan Han Saehyun tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Nyonya Jung berpikir sekali lagi untuk memberitahu Yunho tentang sesuatu dan akhirnya ia bicara, “Sebenarnya ada yang ingin eomma sampaikan padamu”

Yunho mengernyit, “Apa, eomma?”

“Aku tidak tahu Saehyun sudah bicara padamu atau belum tapi dia sudah bicara denganku” ujar Nyonya Jung.

Yunho makin mengabaikan pekerjaannya dan terus memandang ibunya, sepertinya sesuatu yang akan disampaikannya cukup serius dan ia pikir pantas jika Saehyun sudah bicara pada ibunya karena ibunya adalah pelayan pribadi Saehyun.

“Dia bilang ayahnya sedang mempertimbangkanmu untuk jadi ahli waris perusahaannya” kata Nyonya Jung lagi, sementara Yunho tak bereaksi.

“Jika kau terus bersama Saehyun dan membahagiakannya, tuan Han akan membertimbangkanmu untuk jadi menantu sekaligus ahli waris perusahaannya” jelas Nyonya Jung, matanya memandang jauh kedalam mata putranya yang masih terkejut.

“Dan kau tahu Yunho-ya” Nyonya Jung melanjutkan dengan nada sedih, “Seberapa appa-mu menginginkan dirimu menjadi orang sukses. Appa-mu jelas menyambut baik hal ini. Dia menginginkanmu untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, tapi aku tahu mungkin ini berat bagimu untuk menjalaninya”

Yunho diam saja. Dia membuang muka kesamping dan menghela napas dalam-dalam, berpikir dalam kediamannya. Menjadi menantu Tuan Han? Berarti ia akan selamanya bersama Saehyun?

“Aku…akan menikah dengan Saehyun, begitu?” tanya Yunho datar.

“Dengan kata lain begitu” jawab Nyonya Jung sambil mengangguk pelan.

Perlahan Yunho merasa hatinya runtuh dan hancur berkeping-keping. Ia sama sekali tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya lagi, “Berarti aku juga tidak bisa memilih calon istriku nanti?” tanyanya dengan suara bergetar.

“Yunho-ya” Nyonya Jung meremas lembut bahunya seakan memberi kekuatan terakhir untuk Yunho, “Aku juga tidak ingin kau mengorbankan kebahagiaanmu sejauh ini. Tapi kau tahu ayahmu…eomma tak bisa menentangnya…”

“Aku masih bisa meraih kesuksesanku dengan caraku sendiri!” sahut Yunho membuat ibunya terperanjat, “Eomma, aku tidak mau menikah dengan orang yang tidak aku cintai sama sekali!”

Nyonya Jung menunduk untuk menahan tangisnya, ia sebenarnya sudah menebak reaksi anaknya akan seperti ini, tapi ia belum mengira rasanya akan sesakit ini melihat anaknya menderita, “Aku mengerti, Yunho-ya” lirih Nyonya Jung, “Tapi coba kau pikir sekali lagi. Kalau kau meninggalkan Saehyun, apa kau pikir dia akan diam saja? Keluarga Han akan membiarkanmu begitu saja? Kau tahu keluarga Han adalah salah satu pemilik perusahaan raksasa yang menguasai perekonomian Korea. Kalau kau meninggalkan Saehyun, apa kau tidak memikirkan kemungkinan bahwa keluarga Han akan memblokirmu dari semua perusahaan dan dari segala peluang untukmu menjadi orang sukses?”

Yunho tak bisa berkata apa-apa. Semua yang dikatakan ibunya begitu telak dan memang benar adanya. Seorang Han Saehyun dan keluarganya bisa melakukan hal apa saja semudah mereka membalikkan telapak tangan. Apalagi jika Saehyun benar-benar membecinya karena meninggalkannya.

“Aku tahu kau memiliki orang yang kau cintai, dan itu bukan Saehyun” ujar Nyonya Jung, “Saehyun pernah cerita tentang gadis itu”

Yunho memejamkan mata sejenak, merasa lelah dengan hidupnya sendiri. Ia menahan segala rasa yang berkecamuk dalam dadanya. Lalu apa yang bisa ibunya lakukan seandainya dia tahu semua tentang Kim Taeyeon? Dia juga tetap akan menyuruhnya menikahi Saehyun kan? Demi Tuhan, rasanya Yunho ingin mengamuk sekarang. Ia merasa tidak punya kehidupan.

“Walau seandainya kau tidak bisa menikahi gadis itu, tapi kau harus memastikan gadis itu tahu dengan perasaanmu. Aku tidak mungkin membiarkan anakku tidak pernah merasakan kebahagiaan semacam itu. Lakukan semaumu dan kejar cintamu sebelum akhirnya kau menikah dengan Saehyun. Kau berhak merasakan jatuh cinta walau hanya sedikit saja. Aku janji akan melindungimu”

Yunho memandang ibunya dan mencerna kata-katanya. ‘Lakukan semaumu dan kejar cintamu sebelum akhirnya kau menikah dengan Saehyun?’

***

Kyuhyun turun dari mobil sport-nya dan berjalan cepat menyusuri lapangan parkir menuju sebuah café dipusat kota yang begitu ramai di pagi hari. Ia sesekali melirik arlojinya, ia datang tepat waktu ditempat yang telah ia janjikan dengan Hyukjae. Rencananya mereka akan mencari hadiah bersama-sama untuk acara anniversary Dark nanti. Sebenarnya Kyuhyun sendiri bingung untuk apa hadiah diacara anniversary, kalau acara ulang tahun seseorang masih bisa masuk akal karena kado itu untuk orang yang berulang tahun, tapi kalau acara anniversary untuk siapa kado-kado itu?

Setelah sampai di depan pintu masuk, Kyuhyun segera masuk ke café dan mengedarkan pandangan mencari sosok Hyukjae. Ia membaca pesan singkat yang didapatnya dari Hyukjae. ‘Aku sudah duduk di dekat jendela’ Kyuhyun mengernyit sebentar lalu melangkah ke tempat yang dimaksud. Tapi betapa terkejutnya ia, bukan Hyukjae yang ia temui disana.

“Kim Taeyeon?” gumam Kyuhyun ketika sampai di depan meja yang dekat dengan jendela.

Gadis yang tengah memainkan ponselnya itu menoleh. Dan memandangnya terkejut, “Cho Kyuhyun?”

“Sedang apa kau disini?” tanya Kyuhyun sambil memandang sekitar, “Hyukjae mana? Tadi dia bilang dia menungguku disini”

Taeyeon mengerutkan dahi, “Aku juga sedang menunggu Suzy. Dan aku tidak melihat Hyukjae sunbae berada disini sejak tadi” ujarnya.

Selama beberapa saat mereka hanya berpandangan dengan bingung. Taeyeon menggigit bibir bawahnya dan Kyuhyun memperhatikan yeoja itu, mereka berpikir keras untuk mencerna apa yang terjadi.

‘Sial! Dia menjebakku’ batin Kyuhyun menyadari keadaannya sekarang. Sementara Taeyeon beralih pada ponselnya yang tiba-tiba berbunyi. Ada pesan masuk.

From: Bae Suji

Maaf, Tae, akutidak jadi datang. Tapi tenang saja aku sudah mengirimkan seseorang untuk menemanimu, sukses :p

‘Tuhan. Dia menjebakku!’ erang Taeyeon dalam hati. Ia kembali memandang Kyuhyun, dan sepertinya Kyuhyun juga menyadari bahwa Suzy dan Hyukjae telah berhasil menjebak mereka lagi. Ini akan terasa aneh.

“Jadi…” Kyuhyun buka suara, “Tadi Hyukjae mengajakku mencari hadiah bersama-sama untuk acara anniversary Dark. Tapi malah berakhir seperti ini…” ujarnya sambil tersenyum bodoh menyadari kebodohannya.

Taeyeon mengangguk, “Suzy juga beralasan sama seperti itu”

“Kalau begitu, kita cari hadiahnya bersama saja bagaimana? Kebetulan aku juga belum dapat kadonya” kata Kyuhyun membuat Taeyeon menaikkan kedua alisnya tak percaya. Benarkah Kyuhyun baru saja mengajaknya?

Kyuhyun memicingkan mata, “Atau kau sudah mendapat kadonya?”

“Belum!” sahut Taeyeon terdengar sangat bersemangat, wajahnya langsung memerah menyadari sikapnya, “M-maksudku…aku juga belum punya. Kita cari bersama saja” ujar Taeyeon salah tingkah.

Kyuhyun menahan senyumnya, ternyata Taeyeon sangat manis jika bertingkah seperti itu. Mereka pun pergi bersama meninggalkan café dan masuk ke gedung departement yang tidak jauh dari café. Selama beberapa menit Taeyeon dan Kyuhyun hanya berjalan disekitar toko-toko tanpa tahu harus membeli apa untuk hadiah acara Dark.

Taeyeon menoleh pada Kyuhyun disampingnya, “Biasanya apa yang kau berikan untuk acara anniversary Dark?” tanya Taeyeon mencari sedikit referensi.

Kyuhyun mengedikkan bahu, “Tidak tahu”

“Bukankah kau siswa tahun ketiga di Kyunghwa? Berarti kau sudah menghadiri acara Dark sebanyak dua kali. Kenapa bisa tidak tahu?” Taeyeon mendesak.

“Heh, aku juga baru kali ini menghadiri anniversary Dark yang mengharuskan tamunya datang berpasangan dan membawa hadiah” balas Kyuhyun.

Taeyeon berhenti berjalan dan menghela napas, “Lalu bagaimana?” tanyanya bingung.

Kyuhyun ikut berhenti didepan yeoja itu dan mereka sama-sama berpikir. Beberapa menit terdiam, akhirnya mereka sepakat mengunjungi beberapa toko yang terlihat menarik dan memungkinkan untuk dijadikan hadiah diacara Dark. Sasaran pertama adalah toko buku. Taeyeon memasuki toko buku terbesar di Departement Seoul itu dengan semangat karena ia sangat suka buku, terutama novel klasik. Tapi tak sampai 10 menit, Kyuhyun sudah menariknya keluar dari toko dengan alasan anak Dark tidak mungkin suka membaca.

“Kau pikir semua anak Dark sama sepertimu?” sungut Taeyeon jengkel.

Kyuhyun memasang wajah tak peduli, “Setidaknya aku-lah leadernya” balasnya asal. Taeyeon mengerucutkan bibir.

Kyuhyun berjalan mendahului yeoja itu sambil menengok ke kiri dan ke kanan mencari toko yang harus mereka masuki lagi.

“Kau pikir dengan menjadi leader maka semuanya akan mengikuti tingkah laku burukmu?” Taeyeon masih menggerutu tak jelas, tapi sepertinya Kyuhyun sudah mengacuhkannya.

“Kajja!” sahut Kyuhyun langsung menarik tangan Taeyeon untuk masuk ke dalam toko musik.

Wajah kesal Taeyeon seketika hilang. Ia mengikuti langkah Kyuhyun sambil menatap tangannya yang digenggam oleh namja itu. Demi Tuhan, hatinya berdebar tak karuan sekarang. Apakah Kyuhyun sadar dengan kelakuannya ini?

“Ini” Kyuhyun menunjuk deretan CD kategori Boy-grup yang ada dihadapan mereka, “Para yeoja pasti suka ini, kan?” tanyanya.

Taeyeon tak sadar Kyuhyun sedang bertanya padanya. Ia terlalu sibuk menetralkan jantungnya yang sedang mencoba melompat ke tempat yang tidak seharusnya.

“Taeyeon-a?” tegur Kyuhyun merasa diabaikan, ia menoleh pada Taeyeon dan mendapati yeoja itu seperti sesak napas, “Kau baik-baik saja?” tanyanya khawatir.

“A-ah…iya” Taeyeon tersadar, “Kau bertanya apa tadi?”

“Aku bertanya padamu para yeoja pasti suka boy-grup kan?” tanya Kyuhyun lagi. Tangannya masih menggenggam tangan Taeyeon, entah dia sadar atau tidak.

“O-h..i-iya. Suka” jawab Taeyeon gelagapan.

“Baiklah, aku beli ini saja. Kurasa siswi golongan Dark banyak yang menyukai boy-grup” gumam Kyuhyun. Ia akhirnya melepaskan tangan Taeyeon dan mengambil salah satu album terbaru dari boy-grup papan atas Korea.

“Kau mau beli apa?” tanya Kyuhyun.

“Umm…” Taeyeon bertingkah seperti orang berpikir padahal ia sedang berusaha mengembalikkan nyawanya dari kekacauan yang dibuat oleh tangan Kyuhyun, “Sepertinya aku beli pakaian saja di toko sebelah”

“Oke. Kita ke kasir” ajak Kyuhyun sambil melangkah.

Taeyeon mengikutinya dari belakang dan berdiri dibelakang Kyuhyun saat mengantri giliran membayar di kasir, ia masih sibuk menetralkan jantungnya sampai tak sadar ada seorang pria tinggi yang terus mendesaknya kedepan. Kyuhyun menoleh kebelakang saat merasakan Taeyeon bergerak tak nyaman dibelakangnya, ia menatap beberapa orang yang ikut mengantri disana dan menyadari kehadiran seorang namja yang terlalu dekat dengan Taeyeon. Tiba-tiba Kyuhyun meraih pinggang Taeyeon dan menarik yeoja itu agar berdiri didepannya. Kyuhyun memberikan tatapan tajam pada namja tak tahu diri itu seolah mengatakan jangan-coba-coba-mendekatinya-dia-milikku, membuat namja itu mundur selangkah dan tak berani menatap Kyuhyun.

Sementara keadaan Taeyeon yang sekarang berada didepan Kyuhyun sama sekali tidak baik-baik saja. Satu tangan Kyuhyun merangkul pinggangnya dengan posesif membuat tubuh mereka tak berjarak sesenti pun. Taeyeon bisa merasakan dada Kyuhyun menempel di punggungnya, membuatnya sesak napas dan jantungnya yang baru saja ia tata, sekarang sudah melompat seperti orang gila lagi. ‘Tuhan. Aku bisa benar-benar gila kalau terus berada di dekatnya!’ teriak Taeyeon dalam hati. Ia berharap Kyuhyun tidak mengajaknya bicara karena sudah dipastikan ia tidak akan bisa menjawab. Dan beruntung Kyuhyun memang tidak bersuara.

Sekarang Kyuhyun mendapat gilirannya untuk membayar. Ia melepas rangkulannya pada pinggang Taeyeon, namun tetap berdiri ekstra dekat dengannya. Taeyeon memutuskan keluar dari antrian sebelum dirinya benar-benar pingsan ditempat. Tanpa banyak bicara ia dan Kyuhyun keluar dari toko musik dan Taeyeon sedikit terburu-buru masuk ke toko pakaian agar sedikit menjauh dari Kyuhyun sementara jantungnya sedang menenangkan diri.

Taeyeon menemukan setelan couple disebuah manekin yang terpajang di toko itu. Warnanya navy dan terlihat sangat nyaman dipakai, jadi ia langsung memilih itu sebagai hadiahnya. Ia langsung membayar ke kasir dengan tujuan agar kejadian ditoko musik tadi tidak terulang lagi. Bukan apa-apa, jantungnya butuh istirahat.

Setelah selesai membayar, Taeyeon segera keluar dari toko itu dan tak menemukan Kyuhyun yang ia pikir menunggu di depan toko. Ternyata namja itu masuk ke toko kecil yang menjual berbagai macam aksesoris. Kyuhyun membayar sesuatu yang dibelinya dan tersenyum pada ahjumma pemilik toko.

Taeyeon menunggu sambil melihat orang-orang yang berlalu-lalang dilantai bawah. Ia berada dilantai tiga dan Departement Seoul ini memiliki 6 lantai yang disetiap lantainya menyediakan barang-barang yang berbeda. Taeyeon senang berbelanja, tapi tidak di departement sebesar ini. Ia lebih nyaman berbelanja di Myeongdong atau Apgujeongdong karena menurutnya harga-harga di dua departement itu relatif murah, dan mungkin karena terbiasa. Taeyeon mengedikkan bahu pada pemikirannya dan tiba-tiba Kyuhyun sudah ada disampingnya.

“Diam sebentar” ujar namja itu sambil menyingkap sedikit rambutnya lalu menyematkan sesuatu disana. Kyuhyun tersenyum puas.

“Cantik” gumamnya, membuat Taeyeon terbelalak seperti orang bodoh. Taeyeon memegang sesuatu yang Kyuhyun sematkan 

dirambutnya, ia bisa merasakan bahwa itu sebuah jepitan rambut dari logam yang berbentuk sebuah figur.

“Itu cocok denganmu” kata Kyuhyun sambil tersenyum. Dia mengambil tas belajaan Taeyeon lalu kembali berjalan.

Taeyeon masih diam ditempat. Ia penasaran dengan jepitan yang diberikan Kyuhyun, jadi ia menarik jepitan itu dari rambutnya.

Penguin?

To be continue…


DLTD Family, Thank’s To:

Taegangster For Kimtaeyeon. cookiete. Mia. devi rosiana. taexxrn. meidaarinadia88. nadiyanabila. exolaf. ilhoonniee. diahtyas. sintadw91. taeny. trimysiaa. Euis amaliandi. defancy. Ulfaaachan~. tessyachan. DreamLand. Bubble Taengoo TaeNy [khusus untukmu, mianhae klo uname km ga ada di thanks to sblmnya, mungkin aq ceroboh]. rilla. deasyandrianie. Park Je Seok. Rinrin. lindawulandari. erikaseyeon. TaengSONE. viaagnesia. barcelonista. baekbaek25. Indah BSW. puji rahayu. taengkerlight. kidtae. kingkin. always taeyeon. smtownfams. myeonie’s. Mkim26. TAf. jyhanxoshi. vinyeol. Fitriani. Kid Leader~. adhyva. chendy. mitha arinda. aysha. My Boo, TaeTae.


Check uname km, readers! klo km koment d chap sbelumnya, pasti ada di thank’s to.

Jeongmal mianhae klo masih ada yang blm kesebut 🙂

Btw, nama asli aku RINA kelahiran 1999. jd lebih baik jgn sebut dgn  panggilan ‘author’, aq lebih sneng dipanggil saeng/eonni/rina/rin. Biar lebih akrab

See U In Chapter Eleven :*

Advertisements

49 comments on “[FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 10)

  1. Akhirnya…. Setelah sekian lama ff ini ubdate jga… Seneng bntsssssss
    Makasih bnyak author yg udh mau nyempetin waktu buat lanjutin ff ini..😀😁😁

  2. ahhh,,, kirain gak bakal di lanjutin lagi ff ini^^ gomawo thor udah dilanjutin 🙂
    keep writing and fighting!

  3. Diupdate jugaaa yaa ffnya,kekeke.
    Taeyeon sama kguhyub harus makin dkeeettt Gitu amat sih luhan sama kakaknya sendiri. Masak lebih mentingin seohyun dripada taeyeon,egois.
    Perjuangan cinta yunho ketaeyeon kasian bgttt.
    Next chp dtunggu^^

  4. aaaaaaaaaaa…..
    akhirnya diupdate juga.
    Trimakasih☺☺☺
    makin suka sama ceritanya….
    next chapter ditunggu
    fighting

  5. bacanya sampe ga napas sendiri ini,. blm sweet bgt sih,tapi cukup puas sama moment kyutaenya,. saeng lama bgt sih updatenya sibuk ya,. rindu setengah mati sama ff ini . next chaptnya dipercepat ya klo bisa,semangat oke,ditunggu bgt,dan banyakin lagi dong kyutaenya hihihihi

  6. haha aku gak tau harus koment gimana. seriusannn ini bener-bener ngebuat aku penasaran sm cerita selanjutnya. next deh saengg. jangan lama-lama update nyaa 😦

  7. aku jd kasiann sama yunho.. tp aku ttp dukung kyutae.. love those moments !! 😁
    luhan apaa bgt sih, masa malah ngebelain cewe lain dibandingkan noona nya sendiri.
    Mungkin suatu hari nnti luhan bakal sadar kalau keluargalah yg terpenting hhehe
    selalu suka kelakuan hyukjae n suzy, nampaknya hyukjae jg udh suka sama suzy hhi
    oiyaa, kbtulan aku 91 line.. jd aku panggil kamu rini saeng yaaa..
    Semangatt terus okehh!!
    ditunggu updatenya 🙂

  8. ‘Lakukan semaumu dan kejar cintamu sebelum akhirnya kau menikah dengan Saehyun’ apa next nnti yunho bakal mulai deketin taeng lg buat cinta ny?? Ku sedih yunho tertekan banget di sini apalagi yg kabar nya ia bakal di jadikam ahli waris😢 oppa tetap semangat dan ahh gak rela juga kalau yunho deketin taeng lagi rin soalnya KyuTae tuh dh ada kemajuan malahan pesat lagi,, tpi di sini main nya hati bung! Seohyun juga aahhh kenapa jdi kesal sama diaa cobaakk apa maksudnya dia cerita masalahnya ke luhan dia tau kan taeng kakak nya dan apa dia gk mikir dulu sebelum bicara, dia merusak dua perasaan orang tau gak, Luhan taeng kan jadi slek gini! Cinta itu gk bisa di paksain kan seohyun di sini kesannya mentingin perasaan dirinya sendiri 😬😬 jdi kesel aku,, suzy-hyukjee jga ada perkembangan 😍😍 suka juga sama pasangan ini😃 trus chanyeol apa ad perasaan juga sama suzy?? Ahh kyu yg taeng gk mau ikut acara anak dark itu kok disini kyu sweet banget yaakk dia bahkan rela jabatannya di lepas kalau masalah taeng gk ikut krna golongan itu dann di sini suzy jga dh ceritakan masalah taeng-luhan ke hyukjee apa hyukjee bakal cerita ke kyuhyun trus kyuhyun apa marah sama seo? Yah kalo pemikiran aku kek gini bakal gk kelar2 nih ceritaa 😂😂 nice banget ff kamu rin i like it! Sumpah yahhh nextnyaaa jangan lama rin ini ff trmasuk cerita favorite ku seriusan 😘 #LahModus💝 gimana next jangan lama lama yakkk ku greget nungguinnya 👻👻 btw username ku ada muehehehehe thanks rin and semangat terus yaakk nulis nya biar updetnya cepet 😙😙😙😙

  9. Ahh..akhrya d post jga ni ff,kirain ga bkal d lanjtin lgi rin.
    Sneng bgt kyaya KYUTAE udah mlai dkat bgt.klaw bisa tambhin moment KYUTAE ya lgi ya rin.
    Next d tunggu kelanjtan ya.

  10. Ekhm ekhm, cie Taeyeonnnn salting mulu nih..
    Sulit banget jd yunho, huhuhu kasiann..
    Next chap ditunggu..
    Fighting!

  11. Aaaaaakhirnyaa
    update juga, yailah si luhan lebih menjaga seohyun -_- dimana-mana mah keluarga dulu. Udahlah si seo gausah dramatis sampai sakit -_- sama luhan aja, lebih mengerti dia kan katanya?. respect sih sama yunho.. tapi kalau dia mau perjuangin taeyeon ga dukung deh wkwkwkwk udahlah yaa KyuTae aja gitu wkwk.
    Updatesoon ya!! Hwaiting!

  12. moment lutae maniss banget sii.
    kesian yunho yak tapi,
    akhirnya update juga eon,, ff ini sllu ditunggu sngt,sukakk
    lanjutkan..next chap update soon
    fighting and keep writing yak

  13. Yeay update,
    Bagus, bagus. Suka,suka
    Cie, tae eonni mulai ad rasa. Hehe
    Next ya, update soon
    Banyakin lagi moment kyutae ya, chingu ya
    Fighting

  14. Ada uname ku😍 ternyata kita beda setahun ya kkk , jujur aja walaupun moment kyutaenya kurang panjang tapi udah bikin gemes gemes gtu liat si taeng malu malu tapi mau si kyu kaku kaku tapi manis yailah zbl sama tbc saya😂😂😂😂😂 coba aja lebih banyak uh makin gemes si junho sabar ajaa ya jangan sampai berbuat nekat trus hancurin kyutae😭😭😭 seohyun juga udah jadian aja sama si luhan biar ga sedih melulu😘😘

  15. Wahahaha…
    Mungkin efek usia ya, jadi saya lupa ama sebagian ceritanya bagaimana….
    Harus baca dari awal lagi kaya nya…

    Next thor…

    ~FIGHTING~

  16. Lalalala… Seneng banget liat momentnya… Itu kyutae momentnya sosweet banget.. Dan jujur aku suka banget sama tingkah kyuhyun yang ngegemesin minta di peka oleh taeyeon… Dan senangnya ternyata taeyeon juga sedang falling in love sama kyuhyun..
    Dan kumohon jan pisahkan kyutae huhu, baru awal kebaikan nih disini.. Semangat ya rin!! Fighting!!

  17. Ok mulai sekrang manggilnya rina ya ^^ hehe,lebih mudah aku setahun sih tp aku kls 3 wkwk,btw kyutae moment nya bikin deg” an yaa g enak antara seohyun sma luhan nya ,kyuhyunnya msh jaim + gengsi ya wkek,duh penasran kelanjutannya,di tunggu ya next chap nya,jgn lama” wkwk,keep writing & imagine ! FIGHTING!!

  18. Akhirnya update juga.. Kalo si yunho bakal nikah sama saehyun, apa si yunho bakal ngejar si taeyeon.. Ah, kyutae moment semakin banyak di chapter ini. Apa si chanyeol suka sama si suzy?
    Next thor.. Kalo bisa jangan lama2 ya😉😉

  19. disini udah mulai nih moment kyuta nya. asik asik lah hahaha tapi sedih baca pas bagian yunho, kasian amat si yunho tertekan gitu. kelakuan hyukzy kocak amat dah dasar mak comblang hahaha next chap ditunggu 🙂

  20. Akhirnya nongol juga nih ff setelah lama nunggu kekeke,,,
    kangen sama ff kyutae DAEBAK
    lanjut saeng fighting

  21. taeng salting melulu, kyu cuek banget orangnya
    untung kyu dapat membuat taeng berubah pikirin untuk tetap pergi bersama dengannya ke annyversary dark
    kasian yunho hidupnya udah di atur dia jd gx bisa milih apa yg dia mau

  22. Kyaaaa…… akhirny setelah sekian lama menunggu….
    So sweet….
    Please deh s Luhan kelakuannya bener2 dah…

    Lanjut dong… GPL y… hahhahaa

  23. Update juga nih ff….
    Aaaaa suka suka sama moment kyutaenya, Aargh…..banyakin lagi ya thor moment kyutaenya…..
    Next chap ditunggu…..

    Fighting

  24. Owww… si tae udh mulai nunjukin rasa sukanya ne… si kyu jg udh mulai brani.. ayooo riinn jgn lama2 donk updatenya.. gmn ya lnjutnnya… semangat !!!!

  25. Akhinya update juga ni ff ❤ omoo kyuhyun so sweettt !!!! Suka banget pas dia narik taeng dengan posesifnya hahaha …. kira" yunho bakal ngejar taeng lagi nga ya ?? Penasaran bngtz …
    next ditungguuu 😆😆

  26. setelah sekian lama akhirnya update juga,,,
    seneng karna banyak moment kyutae,,
    dan sedih lihat kenyataan hidup yunho..
    semga gk lma2 updatenya ya saeng, fightaeng!!!

  27. moment kyutae bikin baper aja nihh, lanjut terus eonni, bkin lebih banyak lagi moment kyutaenya yaa!! fighting

  28. yuuhuuu.. akhirnya ff yg ditunggu” mncul jga.. next ny jgn lma” atuh thor.. biar ngk lpa klo ad ff kyutae yg ini.. hihihi.. ok thor fighting!!

  29. Waaaaaa ternyata authornya ade kls/? Seneng jg ada username aku/?
    Iiiiiiiih suka bgt chapt ini skinshipnya memuaskannnnnnn😂😂😂😂😂😂
    Sukaaaa bgt😂
    Kyuhyun super sweeeet, taeng jg kiyowo😂😂
    Tp kasian yunho sunbae
    Nice storyy
    Next ditunggu yaaa💕

  30. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 11) | All The Stories Is Taeyeon's

  31. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 12) | All The Stories Is Taeyeon's

  32. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 13) | All The Stories Is Taeyeon's

  33. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 14) | All The Stories Is Taeyeon's

  34. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 15) | All The Stories Is Taeyeon's

  35. Pingback: [FREELANCE] Dark Light To Diamond (Chapter 16) | All The Stories Is Taeyeon's

  36. Pingback: Dark Light To Diamond (Chapter 17) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s