I’m in Love With You – Part III

PicsArt_05-13-09.02.40

Cast : Gdragon (Kwon Jiyong), Kim TaeyeonNote : Semoga kalian suka ya baca nya ^^ Mungkin di part ketiga ini agak aneh, soalnya waktu bikin lagi nge-blank banget 😀 Tapi, part keempatnya saya bakalan bikin lebih menarik 😀

HAPPY READING!

author: jessgracelle

Part I | Part II | Part III

-Part II-

Taeyeon’s POV:

“Jadi kau benar tertarik dengannya?”tanya Dara unnie pada lelaki itu.

“Mungkin. Tapi jika menyukainya aku belum yakin.”kata laki-laki itu sambil melahap rotinya.

“Tapi, apakah ia fans Bigbang? Atau mungkin fans-ku?”lanjut lelaki itu

“Tidak, dia hanya menyukai sebuah karya Jiyong-ah.”kata Dara unnie. Apa katanya? Jiyong? Gdragon ternyata.

“Tapi tanpa kusangka, ia hafal lirik lagu kami. Aku pikir ia adalah seorang fans kami.”kata Gdragon. Mengapa aku tersindir?

“Ya, itu karna ia menyukai karya kalian. Kau tidak mengganggu Taeyeon kemarin kan?”tanya Dara unnie padanya. Mwo? Aku? Jadi mereka sedang membicarakanku?

-Part III-

“Aku sudah mengatakannya padamu beberapa kali. Aku bilang aku tidak mengganggu wanita cantik seperti dia.”katanya. Mwoya? Ia memujiku? Atau hanya bercanda?

“Aish, jadi menurutmu aku ini tidak cantik? Jadi karna itu kau selalu meledekku?”tanya Dara unnie padanya dan ia hanya tertawa. Omona, apa yang harus aku lakukan disini? Aku memilih untuk diam dulu disini. Setelah lumayan lama mereka berhenti membicarakanku, aku pun pura-pura baru datang dan memanggil-manggil Dara unnie.

Jiyong’s POV:

08.00 aku sudah ada di apartement Dara. Aku datang karna kemarin Taeyeon memberi tahu bahwa Dara menyuruhku datang ke apartementnya hari ini.

“ada apa kau menyuruhku kemari?”

“Oh, kau. Mari kita berbicara sambil sarapan.”ujarnya

“Kau memasak?”

“Tentu saja tidak. Ini, ada roti. Kau tambahkan selai sendiri.”ucapnya. Kami pun sarapan bersama.

“Jadi ada apa?”tanyaku lagi disela-sela sarapan.

“Jadi bagaimana dengan Taeyeon?”tanyanya

“Maksudmu?”

“Kau menyukainya kan?”

“Heol, hanya itu? Kau menyuruhku kemari?”

“Jika kau benar menyukainya. Aku akan membantumu”

“Jadi kau akan memberikan ‘adikmu’ padaku?”

“Jika terjadi sesuatu padanya karenamu, aku akan membunuhmu Jiyong.”

“uh, so scary.”kekehku

“Jadi bagaimana?”

“entahlah, ia menarik perhatianku.”

“aku tahu itu, seorang yang tadinya seperti ‘dragon’ tiba-tiba menjadi seorang yang lugu saat pesta kemarin. Sungguh membuatku tertawa.”kata Dara dengan tertawa cukup keras.

“Aish jinjja. Aku tidak lugu.”

“Lalu kenapa kau tidak seperti dirimu yang biasanya kemarin?”

“disana banyak artis lain, aku menjaga imageku.”

“Dan imagemu itu bukan seseorang yang seperti itu, Ji.”kata Dara masih tertawa

“Ash, sudahlah lupakan. Kau akan membantuku begitu kan?”tanyaku

“Jadi kau benar tertarik dengannya?”bukannya menjawab, tapi ia malah menanyakan hal lain.

“Mungkin. Tapi jika menyukainya aku belum yakin.”kataku sambil melahap rotin

“Tapi, apakah ia fans Bigbang? Atau mungkin fans-ku?”lanjutku, mengingat kemarin ia menyanyi lagu kami dan berbicara bahwa ia menyukai lagu kami.

“Tidak, dia hanya menyukai sebuah karya Jiyong-ah.”kata Dara.

“Tapi tanpa kusangka, ia hafal lirik lagu kami. Aku pikir ia adalah seorang fans kami.”kataku lagi.

“Ya, itu karna ia menyukai karya kalian. Kau tidak mengganggu Taeyeon kemarin kan?”tanya Dara.

“Aku sudah mengatakannya padamu beberapa kali. Aku bilang aku tidak mengganggu wanita secantik dia.”kataku. Apa yang kukatakan?

“Aish, jadi menurutmu aku ini tidak cantik? Jadi karna itu kau selalu meledekku?”sindir Dara dan aku hanya tertawa.

Setelah sekitar 5-10 menit, aku dan Dara pun selesai sarapan dan memainkan ponsel kami masing-masing. Tak lama ada seseorang datang.

“Dara unnie? Dara unnie!”

“Dara unnie eoddiseo?”teriak perempuan itu. Tak lama nampaklah sesosok wanita yang baru saja aku dan Dara bicarakan. Taeyeon.

sdxfcgvhbjk

            “Taeyeonnie”ujar Dara. Aku hanya tersenyum padanya.

“Oh ada Jiyong sunbaenim disini”Katanya

“sunbaenim lagi?”Dara mengingatkan.

“Oh ya, Jiyong.. op-oppa?”katanya dengan berkata tidak nyaman.

“Ne, ada hal yang kita bicarakan.”ujarku.

“Ah, begitu..”jawabnya.

“Taeyeon-ah kau sudah sarapan?”tanya Dara.

“Aku? Sudah.”jawabnya.

“Sepertinya ada yang harus kalian bicarakan. Aku akan pergi.”Kataku lalu tersenyum dan bangkit dari dudukku.

“Nah, bagus Jiyong-ah. Jangan pernah kembali lagi ya!”teriak Dara saat aku sudah pergi menjauh.

`~~~`

Taeyeon’s POV:

Aku.. masih sedikit gugup mendengar pembicaraan mereka tadi.

“Taengoo-ya!”ujar Dara unnie

“Ah wae?”kataku sedikit sinis karena ia berteriak seperti itu.

“Aku sudah memanggilmu beberapa kali tapi kau tidak mendengarkanku.”Katanya mendengus kesal.

“Oh, mian.”kekehku

“Kau ada masalah?”tanyanya

“Tentu saja tidak, oh ya. Ada apa kau memanggilku kesini?”tanyaku sambil membuka toples cemilan di meja makan.

“Oh, ini.. aku sedang ingin pergi berlibur. Ayo kita berlibur.”Ajaknya.

“Kemana?”tanyaku sambil mengunyah cemilan.

“Jepang? China? Eropa? Atau Jeju?”katanya sedikit berpikir.

“Itu terserah. Tapi yang pasti, tanggalnya dulu. Aku kan akan comeback. Dan sedikit libur.”Kataku masih mengemil.

“Kapan kau ada waktu free?”

“Kapan kau mau pergi?”tanyaku balik.

“Terserah. Asal kau ada waktu luang.”

“Mungkin bulan Juli.”ucapku

“Ah! Benar! Aku baru ingat. Tanggal 30 Juli, Bigbang akan melakukan MADE tournya di Philippines. Bagaimana kalau kita kesana?”katanya. dan aku sedikit tersedak cemilanku. Aku mengingat permbicaraan Gdragon dan Dara unnie. Apa mereka merencanakan ini?

“Heol! Aku datang ke konser Bigbang? Mungkin bagimu tidak masalah karena agensi kalian sama. Tapi bagaimana denganku?”kataku

“Jika kau tidak mau aku tidak akan memaksa sih.”Kata Dara unnie sambil memainkan ponselnya.

“Baiklah, aku akan memikirkannya lagi. Tapi bisa kan jika kita tidak perlu kesana?”

“Tentu.”kata Dara unnie tersenyum.

`~~~`

2015, 21st May.

Hari ini aku pergi ke rumah Dara unnie. Dan kalian tahu? Disana ada Gdragon. Oh God, kenapa aku harus selalu bertemu dengannya? Mereka berada di ruang tengah sedang menonton TV.

“Oh, ada sunbaenim disini”ucapku.

“sunbaenim lagi?”ledek Dara unnie. Aish.

“Ah iya, ada Jiyong oppa disini.”kataku lagi.

“Ne, aku sedang ada waktu luang.”jawabnya dengan tersenyum.

“Oh, begitu.”ujarku singkat.

`           “Ah ya, Jiyong pindahkan channel KBS”ujar Dara unnie

“andwae”jawabnya.

“Ah wae?”

“Pokoknya tidak.”

“Kau malu eoh?”

“Memangnya ada acara apa?”tanyaku tak mengerti.

“Happy Together Taeyeon-ah.”kata Dara unnie.

“Lalu apa masalahnya?”tanyaku lagi.

“Disana ada Jiyong”kekeh Dara unnie

“Bigbang? Kalau begitu pindahkan saja. Ayo kita tonton.”ujarku, apa aku terlalu excited?

“Hoo~ uri Taeyeonnie is Bigbang’s fangirl.”ledek Dara unnie. Dan Gdragon hanya tersenyum dengan senyuman khasnya dan memindahakn channel itu ke KBS.

“Yah! Jiyong. Kau menuruti apa yang hoobaemu katakan tapi kau tidak mendengar apa yang aku katakan.”sinis Dara unnie bercanda.

“Kau juga kan hoobaeku noona?”kekeh Gdragon dan aku ikut tertawa.

`~~~`

Dalam acara itu, Gdragon berbicara tentang dirinya juga. Kami memiliki beberapa persamaan. Seperti sifat kami ketika kami pulang ke hotel saat sesudah konser kami di luar negeri, kami merasa kekosongan. Tidak ada yang harus dikerjakan.

“Taeyeon-ah, grup-mu akan comeback pada saat musim panas ya?”tanya Dara unnie

“Ah benar, kau mengingatkanku. Hairstylist unnie memintaku mengganti warna rambutku, aku masih bingung warna apa.”kataku

“Coklat bagaimana? Kusarankan kau jangan tanya pada orang yang memiliki bad hairstyle ini.”ledek Dara unnie pada Gdragon.

“Aku pikir warna blonde bagus untukmu lagipula ini kan untuk musim panas, itu sangat cocok.”ujarnya, dia merekomendasikan warna yang selama ini aku pikirkan juga?

“Dia tidak menanyaimu babo!”

“Itu bagus, warna blonde aku suka ide itu. Terimakasih.”

“Aish, kau meng-iyakannya? Tapi aku pikir itu bagus apalagi jika ditambah ombre juga akan bagus Taeyeon-ah.”ujar Dara unnie. Benar juga, aku ingin mencoba rambutku di-ombre lagi seperti 4 tahun yang lalu.

“Dengan warna apa lagi?”tanyaku

“Pink!” “Merah!” ujar Gdragon dan dara unnie bersamaan. Pink pilihan Gdragon dan merah pilihan Dara unnie.

“Ah, entahlah nanti kupikirkan lagi.”ujarku agar mereka tidak mulai berdebat.

Oh ya, sekarang hari sudah malam. Aku akan pergi ke apartement. Dan aku baru ingat, tadi aku pergi kesini sama seperti biasanya ikut Tiffany yang akan pergi hangout dengan Seunghyun oppa. Aku sedikit malas membawa mobil sendiri. Tapi jangan salah, aku penyuka tipe-tipe mobil. Hehe.

“unnie sepertinya aku akan pulang. Geundae..”

“Geundae wae?”tanya Dara unnie

“Tadi aku pergi kesini dengan Tiffany.”kataku dengan tersenyum lebar.

“Aish jinjja. Jiyong-ah kau antarkan dia ya?”pinta Dara unnie dan refleks aku memelototi Dara unnie.

“Ah? Baiklah.”kata Gdragon bangkit dari duduknya. Aku sedikit berbicara tanpa keluar suara meng-isyaratkan pada Dara unnie “andwae.” Tapi ia hanya tersenyum meledek.

“Kajja Taeyeon-ah.”Katanya selesai memakai jaket baseballnya.

“Oh. Ah? Geurae. Kajja.”Kataku sedikit gugup

“Kenapa kau gugup begitu?”tanya Dara unnie meledekku.

“Aniya. Kajja.”kataku tanpa pamit pada Dara unnie. Karena Gdragon berjalan didepanku terlebih dahulu , aku melihatkan wajah kesalku pada Dara unnie tapi ia hanya tertawa meledek.

`~~~`

“Kau akan kemana?”tanyanya di dalam mobil.

“Apartementku”kataku tersenyum.

“Kali ini kita tak akan salah jalan.”kekehnya dan aku ikut tertawa kecil.

“Oh ya, kata Dara. Kau suka meggambar?”tanyanya.

“Ah, iya.”kataku

“Kita sama”kekehnya lagi.

“Oh benarkah? Aku kira hanya Seunghyun oppa yang menyukai hal seperti itu.”kataku.

“Aku akan membuka pameran seni.”katanya

“Eoddi? Aku pasti akan datang.”kataku terlalu bersemangat.

“Aku tidak menawarimu untuk datang loh.”ujarnya. aku tahu itu bercanda.

“Aish jinjja. Baiklah aku tidak akan datang.”ujarku mem-poutkan bibirku.

“Ah baiklah. Aku kalah. Kau terlalu menggemaskan.”katanya apa aku tidak salah dengar?

“eoh?”aku memintanya mengulang perkataannya.

“Aku akan membuka pameran di Seoul Museum Of Art.”katanya.

“Aku bukan memintamu memberitahu tempatnya. Aku tidak akan datang.”kataku berpura-pura marah.

“Ah ayolah, aku hanya bercanda Taeyeon-ah”kekehnya.

“Apa aku baru mendengar seseorang memintaku datang di pamerannya?”ledekku.

“aku tidak memintamu datang, aku memberi tahu tempatnya.”jawabnya polos.

“Ah jinjja. Baiklah aku kalah. Mengapa kau begitu menyebalkan?”Kataku. dan ia tertawa.

“Ah baiklah mianhae.”katanya

“Arraseo.”jawabku.

“Tapi disana lebih banyak foto daripada lukisan.”

“Aku akan tetap datang, itu kan sama saja seni.”

“Baiklah, terserah kau.”

“Apa besok kau ada waktu kosong?”tanyanya.

“Kenapa? Kau mau mengajakku kemana?”tanyaku.

“Mengapa kau berpikiran aku akan mengajakmu hangout?”tanyanya dengan meledek. Oh iya. Taeyeon mengapa kau begini? Ini semua karena rasa kepercayaan diriku terlalu besar karena mendengar obrolannya dengan Dara unnie yang waktu itu. Aish.

“Oh baiklah. Maaf.”Kataku dengan formal.

“hahaha baiklah maaf. Aku memang akan mengajakmu hangout.”ujarnya.

“Wae?”tanyaku

“Karena aku akan menghabiskan waktu di bulan depan untuk made tourku. Bagaimana kalau aku merindukanmu?”kekehnya. Tapi jujur, perkataannya itu membuatku diam seperti es membeku. Aku diam sekejap, apa dia tipe orang yang frontal?

“Aish, jinjja. Berhentilah bercanda.”ucapku.

“Mengapa wajahmu memerah?”ledeknya, astaga apa aku terlalu memikirkan candaannya itu?

“Eo-eoddi?”tanyaku lagi.

“Eum.. kemana ya? Apa kau sudah pernah ke Dolce Vita?”tanyanya. Ya, aku pernah kesana dengan Tiffany karena aku penasaran dengan tempat itu karena milik seorang ‘ATM berjalannya Korea’. Aku tak mungkin mengatakannya.

“Tidak pernah.”

“Kita pergi kesana. Otte?”tanyanya.

“Call!”jawabku.

`~~~`

Sesampainya di apartementku, dia mengehentikan aku yang akan keluar dari mobil.

“Wae?”tanyaku.

“Aku tidak bisa menghubungimu. Berikan aku nomormu atau ID Line-mu”katanya.

“Oh iya. Aku tidak memakai line. Aku memakai Kakao. Simpan saja nomorku, ini”kataku sambil memperlihatkan nomorku. Ia pun memasukkan nomorku dalam kontak ponselnya.

“Arraseo, aku akan mengabarimu nanti.”

“eum, baiklah. Gomawo.”ujarku.

`~~~`

Aku pun masuk ke dalam apartementku dan membasuh tubuhku lalu pergi ke kamar untuk merebahkan tubuhku. Ah~ rasanya nyaman sekali, aku sangat lelah. Oh ya, aku jadi teringat perkataan Gdragon di mobil tadi eh bukan, maksudku Jiyong. Apa ia serius mengatakan ‘merindukanku’ itu atau hanya bercanda? Aku juga jadi teringat obrolannya dengan Dara unnie yang katanya ia tertarik denganku. Aku tidak salah dengar kan? Astaga Kim Taeyeon, janganlah terlalu percaya diri. SEORANG GDRAGON MENYUKAIKU? Jika memberku mendengar ini, mereka pasti menertawakanku. Ah iya, benar aku belum bertemu memberku hari ini. Aku merindukan saudara-saudaraku itu.

SNSD’s Kakao Group Chat:

Kimtaeng

Yeorobun annyeong! Aku merindukan kalian semua~

Sooyoungie

Jika seorang Taeyeon sudah seperti ini pasti ada yang ingin ia ceritakan. Semuanya berkumpullah! Kim Taeyeon akan mencurahkan isi hatinya.

Yoonaaa

Aku hadir! Hehe

Ppany

Hi boo!~ Aku pun merindukanmu

Ada apa ini? Aku hadir~

Kimtaeng

Aigoo~ Sooyoung-ah, kau tahu saja apa yang akan aku perbuat kkk~

Kwonyuree

Aku disini!~ Ada apa? Ayo ceritakan~~

Soonkyu

Aku hadir~~

Hyokim

Aku pun hadir~

Kimtaeng

Haruskah aku bicarakan sekarang?

Ppany

Ah, ayolah ada apa ini?

Sooyoungie

Tunggu, dimana Seohyun?

Kimtaeng

Kau benar Sooyoung-ah, uri Seobaby belum hadir kkk~

Juhyunnie

Annyeong unniedeul~ Maaf atas keterlambatananku hehe.

Kimtaeng

Akhirnya, apa aku harus membicarakannya disini

 Kwonyuree

Ayolah ada apa?

Yoonaaa

Kau membuat kami penasaran.

Kimtaeng

Tapi aku tidak yakin dengan hal ini..

Ini mengejutkan..

Aku bingung..

Ah entahlah..

Lupakan..

Soonkyu

Yah! Kim Taeyeon, kau hanya membuat spam di group chat ini.

Ppany

Kenapa kau seperti ini ?

Hyokim

Heol~ apa itu tentang seorang.. lelaki?

Kimtaeng

Entahlah, tapi jika waktunya tepat aku akan memberi tahu kalian. Oh ya, Manager oppa tadi mengirimi pesan padaku untuk tidak terlambat besok latihan. Tapi ia juga pasti mengirimi pesan pada kalian juga kan? Baiklah annyeong.

            Aku menyudahi group chat itu, aku bingung. Haruskah aku memberitahu mereka tentang hal ini? Tak lama ada notif bahwa aku memiliki teman baru di kakao. Aku sedikit terkejut karena aku takut bahwa itu sasaeng fans. Saat aku melihat usernamenya ternyata “kwonjiyongie”. Oh ternyata dia. Tak lama setelah itu ia mengirimiku pesan.

Kwonjiyongie: Hi

Kimtaeng: Hello!

Kwonjiyongie: kau sedang apa ‘kimtaeng’? kkk~

Heol~ dia mengucapkan usernameku dan juga menanyakan aku sedang apa? Mengapa aku senang ia bertanya seperti itu?

Kimtaeng: aku? Eum, sedang memikirkanmu.

Aku mencoba memancingnya.

Kwonjiyongie: aigo~ apakah aku terlalu tampan sehingga kau terus memikirkanku?

Aku bukan menginginkan jawaban itu Kwon Jiyong.

Kimtaeng: Aish. Bagaimana denganmu?

Kwonjiyongie: tentu saja aku memikirkan diriku sendiri.

Apa ia tidak mengerti apa pertanyaanku?

Kimtaeng: Maksudku, kau sedang apa?

Kwonjiyongie: memikirkan seseorang bernama Kim Taeyeon.

Apa ia berpikir ia bisa menggodaku?

Kimtaeng: oh, terimakasih sudah memikirkanku.

Kwonjiyongie: Bukan kau, tapi Kim Taeyeon yang lain.

Aish jinjja. Kalian tahu bagaimana malunya aku?

Kimtaeng: oh ya, Kim Taeyeon yang lain pasti sangat bahagia bisa masuk dalam pikiranmu.

Kwonjiyongie: kkk~ apa kau sedang kesal?

Iya, bodoh.

Kimtaeng: untuk apa? Tidak ada alasannya.

Kwonjiyongie: mengapa balasanmu menjadi singkat seperti itu?

Kimtaeng: aappaaa ssseepppeerrttiii iiiinnnniiii tttiiiddaakk sssiinnggkkkaatt???

Kwonjiyongie: heol~ seorang Kim Taeyeon seperti ini.

Kimtaeng: ah entahlah. Aku akan istirahat. Selamat malam.

Kwonjiyongie: kau kesal padaku huh?

Iya, kau begitu menyebalkan.

Kimtaeng: tidak. Sudahlah, aku mau istirahat. Kita bisa lanjutkan besok kan? Bye.

Aku yang mengakhiri ini. Tapi tak lama ia mengirimiku pesan tapi aku tidak membuka pesan itu. Jadi supaya ia berpikir karena pesan itu ‘unread’ artinya aku sudah tidak memainkan ponselku.

Kwonjiyongie: Kau benar-benar kesal?

`~~~`

Aku terbangun pagi sekali. Ini baru pukul lima dini hari. Aku pun pergi untuk membersihkan diri, lalu membuat sarapan untukku sendiri. Sejujurnya, aku tidak biasanya bangun sepagi ini. Aku pun duduk di meja makan hanya sendirian sambil melahap roti isi selai dan segelas susu. Memang benar kata fansku dan juga beberapa orang yang bertemu denganku bahwa aku terlalu kurus. Aku makan seperti biasanya kok, hanya saja jadwal yang padat dan juga beban pikiran dari orang yang tidak menyukaiku karena kasus keluarnya Jessica dan juga hubunganku dengan Baekhyun waktu itu. Aku pun teringat pesan Jiyong yang belum aku balas kemarin.

Kwonjiyongie: kau benar-benar kesal?

Tch, aku sudah melupakan itu.

Kimtaeng: selamat pagi, selamat menjalankan aktivitas.

Jujur, aku tidak tahu mau membalas apa. Aku yakin ia pasti belum bangun dari tidurnya. Eh, tapi… tidak harus menunggu 20 detik, ia membaca pesanku. Ia sudah bangun?

Kwonjiyongie: Terimakasih Kim Taeyeon yang lain 😀

Kimtaeng: oh sudahlah, kita bahas yang lain.

Kwonjiyongie: kau marah karena malu?

Dia meledekku secara frontal?

Kimtaeng: Kwon Jiyong sunbaenim, apa kau sedang meledekku secara langsung sekarang?

Kwonjiyongie: hehe~ aku hanya bercanda. Kau sedang apa?

Kimtaeng: Aku sedang sarapan, bagaimana denganmu?

Kwonjiyongie: entahlah, aku sedang berdiam saja. Aku tidak tahu harus berbuat apa, hanya saja bosan..

Kimtaeng: aku pun sering seperti itu. Hanya berdiam diri tanpa tahu apa yang harus kulakukan. Semua terasa membosankan. Jika seperti itu, aku akan menggambar, mewarnai, atau bermain game. Ini hanya ucapanku saja loh, aku tidak memintamu untuk melakukan hal itu.

Kwonjiyongie: Inikah yang dinamakan takdir? Kkk~ aku pun seperti itu. Aku akan bermain game atau menggambar. Tapi sepertinya aku hanya ingin istirahat. Terimakasih lagi untuk sarannya.

Heol~ takdir katanya?

Kimtaeng: kalau begitu istirahatlah. Aku tidak akan mengganggumu.

Kwonjiyongie: kau ada schedule hari ini?

Kimtaeng: hu’um, aku akan latihan untuk lagu comeback kami. Bagaimana denganmu?

Kwonjiyongie: tidak ada. Kapan kita akan ke Dolce vita?

Kimtaeng: entahlah, nanti kita aku akan mengabarimu. Sekarang aku harus pergi, annyeong.

Kwonjiyongie: baiklah, sampai nanti.

Mengapa aku berpikir bahwa Gdragon sebagai seorang artis dan kehidupan nyatanya berbeda ya? Ia pun orang yang friendly. Padahal aku tidak mudah akrab dengan orang. Ya, aku menyadari itu.

Aku memilih untuk pergi ke gedung SM sekarang.

`~~~`

@SM Building, Cheongdam-dong, Apgunjeong-dong, Gangnam District

Aku melihat beberapa staff dan memberikan senyumku pada mereka. Di cafetaria SM aku melihat anggota Red Velvet tanpa Irene dan beberapa rookie, sepertinya itu beberapa member Winner dari YG. Seulgi melihatku dan melambaikan tangannya aku pun membalasnya dengan tersenyum padanya. Aku pun pergi ke lift untuk ke lantai atas dimana studio berada. Di lift aku bertemu dengan Irene dan dua orang lelaki. Mungin kedua lelaki ini dari boygroup tadi. Aku berpikir bahwa SM dan YG merencanakan kolaborasi? Aku pun menekan tombol ke lantai yang menjadi tujuanku.

“Unnie!”sapa Irene.

“Hai”balasku.

“Annyeong, Taehyun imnida.”

“Annyeong, Minho imnida.” Dan Mino ini, mengapa ia sedikit mirip dengan Jiyong? Astaga mengapa aku terpikir dia lagi?

“Mereka dari boygroup Winner unnie”tambah Irene

“Oh, annyeong. Winner? Dari YG? Oh, apa SM dan YG mengadakan kolaborasi?”tanyaku.

“Mungkin seperti itu, tapi lebih tepatnya untuk special stage di acara musik.”ujar lelaki bernama Taehyun itu.

“Oh begitu, baiklah semangat untuk kalian!”kataku menyemangati mereka.

“Gomawo unnie.”

“Terimakasih sunbae.”dan aku hanya mengangguk.

“Kalian berlatih di SM?”tanyaku

“Ne, kami baru saja permulaan untuk hari ini. Dan baru saja kami selesai.”ujar Taehyun, dan lelaki yang mirip dia itu tidak banyak berbicara.

“Ah, mungkin kita akan sering bertemu ya. Sekarang kalian akan kemana? Aku tadi melihat anggota lainnya berada di cafetaria.”kataku.

“Ada sesuatu yang tertinggal di ruang dance unnie.”kata Irene dan aku hanya mengangguk. Disini hening sesaat dan aku memberanikan diri berbicara pada Mino.

“Uhm, kau.. Minho-ssi. Kau mirip Jiyong sunbaenim”ujarku, dan ia sedikit tertawa

“Banyak orang berbicara seperti itu padaku, sunbaenim.”katanya.

“Sunbae, kau tahu? Ia ini disayang Jiyong hyung.”kata Taehyun dan aku hanya membulatkan bibirku dan mengangguk-angguk mengiyakan. Tak lama lift sampai di tempat tujuanku.

“Baiklah mungkin kita berpisah disini. Sampai berjumpa lagi.”kataku tersenyum.

“Annyeong sunbaenim.”kata Mino dan Taehyun sedangkan Irene melambaikan tangannya padaku.

Saat aku sampai di studio yang sejak dulu debut sampai sekarang aku dan member lainnya pakai ternyata disana sudah ada member lainnya. Hanya kami berdelapan yang ada disini. Saat aku datang mereka sudah lebih dulu menanyakan hal yang belum aku sampaikan kemarin. Apa aku harus memberitahu mereka? Mungkin ini belum saatnya.

“Ani, aku hanya ingin bertanya. Jika kalian bertemu seseorang yang dengan image panggungnya ia seorang yang ‘nakal’ tetapi ternyata real lifenya ia sangat baik. Apa yang kalian pikirkan?”tanyaku pada memberku karena mereka menanyakanku ‘apa yang aku akan tanyakan kemarin’

“Jika aku akan percaya.”kata Hyoyeon

“Aku tidak akan percaya.”kata Yoona

“Tergantung sikapnya pada kita.”kata Sunny

“Jika ia memang baik pada semua orang aku akan percaya.”ujar Yuri

“Mencoba untuk berpikiran positif, bahwa ia baik.”ucap Sooyoung

“Aku percaya jika ia memang baik padaku”kata Tiffany

“Tentu saja tidak percaya semudah itu.”jawab Seohyun.

“Jadi 4:2:1? Mengapa kalian percaya?”tanyaku

“Positive thinking.”ujar Tiffany, Yuri, Sooyoung dan Hyoyeon bersamaan.

“Bagaimana denganmu?”tanya Sunny.

“Aku setuju denganmu. Itu tergantung bagaimana sikapnya padaku.”ucapku

“Lalu siapa orang itu?”tanya Sooyoung dan Tiffany

“Bukan siapa-siapa. Aku hanya bertanya seandainya..”kataku

Sebuah ponsel berdering. Dan tu ternyata ponsel Yuri.

“uri ice princess.”ujar Yuri berseri-seri. Ia mengangkat video call dari Jessica.

“Sicaaa-yaaa!~”teriakku.

“Hey!apa kabar kalian?”kata Jessica lewat video call itu.

“Kami semua baik, bagaimana denganmu?”tanya Yuri

“Aku baik-baik saja. Kalian akan comeback kan?”tanya Jessica

“Fighting!!”tambahnya

“Ya! Kapan kau akan debut solomu?”tanyaku

“Entahlah, aku masih bingung memilih agensi. Aku masih ingin menikmati waktu kosongku.”kata Jessica

“Aku sangat iri padamu.”kata Sunny

“Ayo kita hangout.”ujar Yoona

“Ayo, kapan? Dimana? Kabari aku secepatnya.”ucap Jessica

“aku ingat, Jiyong meminta kita untuk berkumpul bersama lagi bersama member Bigbang lainnya.”ujarku tanpa sadar mereka semua memandangiku dengan tatapan yang aneh. Aku pun sadar apa yang aku katakan.

“ohh~ uri Taeyeon’s new love is Gdragon?”goda Jessica.

“Kalian sudah akrab?”tanya Tiffany.

“Mungkin setelah pesta ulang tahun Taeyang huh?”ledek Yuri.

“Ayo, kita buat jadwal berkumpul dengan Bigbang!”seru Hyoyeon.

“Ayo, kapan??”kata Jessica

“Bagaimana setelah album baru dirilis?”tanyaku, karena aku ingat kalau akhir-akhir ini jadwal Bigbang padat. Tapi aku bilang pada Jiyong kalau kita akan berkumpul sebelum SNSD comeback.

“Mengapa begitu?”tanya Sooyoung

“Siapa tahu jadwal Bigbang itu.. padat?”

“Heol~ Taeyeon sampai mengetahui padatnya jadwal Bigbang!”goda Hyoyeon

“Aniya, kan aku bilang siapa tahu? Jika begitu, kita pergi hangout bersembilan saja sebelum comeback.”ujarku

“Call!”ujar Jessica

“Baiklah, mungkin kalian sedang ada jadwal. Aku akan mengabari kalian nanti. Bye! I love you all!~”katanya dan mematikan video call.

Sampai kapanpun, Jessica masih bagian dari kami.

-TBC-

Okay, part 3 ini mungkin agak ngaco ya? 😀 Saya tunggu respon kalian di komentar! ^^ Kalau banyak yang suka dengan ff ini saya janji part 4 lebih panjang lagi 😀 karena dari part 1 sama part2, komentarnya sebagian besar itu ‘kurang panjang’ hehe. Okay, makasih yang sudah baca. See you soon ! ^^

 

Advertisements

48 comments on “I’m in Love With You – Part III

  1. Sneng bgt diakhir chap ada sicca yg tetep rukun ama member snsd meski dia g disana lg.
    Jd kangen liat mreka tampil breng.

  2. Duhhh andai gtae bner2 real, psti so sweet bgt ni leader couple…
    Ceritanya berasa nyata wlau kita gak tau mereka real pa gak..

  3. duhhh mantannya nongol juga thor wkwkwk,, ciahhh tetep aja boo nya taeng tante patini hahaha,, bayangin gd sama taeng duhhh sweetttt. Next

  4. Wahhhhh baper baper bacanyaaa, aigoooo meskipun ga ada kesan romantis, tp ini ff sukses bikin senyum2 sendiri 😃😃

    Ngebayangin redvelvet sm winner colaborati, pngen juga dong berharap suatu hr nanti uri gtae jg colaborati, DAEBAK

    Thorrnimm ceritanya kurang panjang hehehe #readerkurangajar hehe

    Gomawoo sudah update, hwaughting thornim dn para pengurus allthestoriesistaeyeon 😊😊😊

  5. Haha.. lucu liat chat dari gd ama tae…
    Goda2 an..mulu…
    Hahaha….
    Semiga si tae ama gd semakin dekat aja…
    Baper banget waktu sica muncul…
    Jadi inget OT 9…

    Lanjut thor….
    ~FIGHTINH~

  6. Huaaaa akhirnya update juga ini FF
    Seperti biasanya ceritanya emang daebakkk banget
    Jadi ga sabar baca chapter selanjutnya, apa yang akan terjadi sama GD Tae ??
    Next thorrr Fighting !!!

  7. Wah… berharap bgt jessica beneran masih akrab gitu ma member snsd yg lain..
    Huah… bagus thor! Jiyong kliatan suka bercanda gitu ya? Wkwk

  8. baper.. ada jessicanya 😦 semogi di rl juga jessi sama snsd masih kayak gitu:( nice chapter thor nextnya ditunggu><

  9. auwww… gemes banget sama chatny gtae.. lucu banget
    kalo aj ada proyek bareng pasti keren..
    ff nya bagus eon, cuma kurang panjang..,#plak
    dinanti next chap nya author-nim..
    fighting!!!

  10. Pingback: I’m in Love With You – Part IV | All The Stories Is Taeyeon's

  11. Daebak thor!!^^
    Gd emang udah mulai suka sama Taeyeon:3
    Ada sica? Semoga realnya mreka juga tetap rukun:”
    Dtnggu chap slanjutnya thor!! Fighting!!^^

  12. Pingback: I’m in Love With You – Part V | All The Stories Is Taeyeon's

  13. nyesek banget baca yg terakhir. semoga ot9 memang akan tetap deket ya walaupun skrg udh jd ot8 huhu baper deh jadinya.but good story thorr

  14. Pingback: I’m in Love With You – Part VI | All The Stories Is Taeyeon's

  15. Chatting-an mereka lucu 😀
    Jessica 😦 Sedih mengingat kebersamaan mereka . Tapi, tetap fighting 🙂 Inilah kehidupan yang mengalami perubahan. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s