[FREELANCE] Noona, I Love You (Chapter 3/END)

Noona, ily3

Title : Noona, I Love You (Chapter 3-End)

Author : Sellafeb (@sellafeb)

Cast : Kim Taeyeon (SNSD) | Byun Baekhyun (EXO) |Oh Sehun (EXO) | Kim Kai (EXO) | Kim Heechul (SJ) | Tiffany Hwang (SNSD)

Genre : Romance, Angst,Little bit comedy.

Rating : PG-15

Lenght : Chaptered

Happy Reading!

Preview: Chapter 1, Chapter 2

Noona, I Love You – This love

Baekhyun dan Taeyeon duduk dibangku café.Baekhyun terus menatap Taeyeon yang sedang meminum cappuccino miliknya.

“Apa kau sudah lebih baik?”

Taeyeon mengangguk, “Gomawo, Baekhyun-ah.”

“Tapi… Kenapa kau…” Baekhyun ragu-ragu.

“Itu karena masa laluku.Aku tidak bisa melihat seseorang diperlakukan seperti itu.”Taeyeon kelihatan sedih.

Flashback On.

Hujan sudah reda.Taeyeon dan Baekhyun berjalan bersama menuju tempat parkir kampus.Tapi di perjalanan, mereka melihat dua sejoli tengah bertengkar hebat.

Sang wanita menangis sambil memukul dada bidang lelaki didepannya.Lelaki itu langsung menghempaskan wanita itu ke tanah.

Baekhyun ingin melerai pertengkaran itu, tapi tiba-tiba saja Taeyeon berjongkok sambil menutup wajahnya.Baekhyun bingung.Tak lama kemudian, suara isakan Taeyeon terdengar di telinga Baekhyun.

“Noona?Kau menangis?”Kaget Baekhyun yang langsung berjongkok didepan Taeyeon.

Taeyeon memegangi dadanya yang sesak.Baekhyun semakin bingung dibuatnya.Baekhyun memegang erat lengan Taeyeon.

“Noona, ada apa? Kenapa kau menangis?” Khawatir Baekhyun.

Taeyeon terus saja menangis.Baekhyun menghela napasnya. Dia tidak mengerti apayang sedang terjadi pada Taeyeon.

Baekhyun memasangkan mantelnya yang sudah dikembalikan oleh Taeyeon sebelumnya.Dan memegang bahunya erat.

Taeyeon mengusap air matanya.Dan melirik ke arah tempat dimana dua sejoli itu bertengkar.Tapi mereka sudah tidak ada disana.

“Aku tidak tahu kenapa kau seperti ini.Tapi aku benar-benar khawatir padamu, Noona.”Baekhyun menatap Taeyeonsendu.

Taeyeon menatap Baekhyun, “Mianhae.”

Baekhyun membantu Taeyeon berdiri dan menuntunnya berjalan.

Flashback Off.

“Maaf telah membuatmu teringat pada masa lalumu itu.”

Taeyeon menatap Baekhyun.Melihat Baekhyun yang tersenyum begitu tulus padanya.Tiba-tiba saja jantungnya berdebar lebih cepat.Taeyeon langsung menundukan kepalanya.

Dan merasakan detakan jantungnya dengan tangannya.Baekhyun melihat itu dan merasa khawatir, karena sebelumnya dia melakukan itu karena traumanya.

“Noona, gwenchana?”Tanya Baekhyun khawatir.

Taeyeon tidak menjawab, dia masih diam mematung.Baekhyun bangkit dari duduknya dan menghampiri Taeyeon, lalu menghadapkan tubuh mungil Taeyeon padanya dan berlutut didepan Taeyeon.

Taeyeon menatap Baekhyun yang ada dihadapannya.Apa ini? Ada apa denganku? –Batin Taeyeon.

“Noona?”Baekhyun melambai-lambaikan tangannya, “Noona, sadarlah!Gwenchana?”Baekhyun sedikit mengguncang tubuh mungil Taeyeon.

Taeyeon menundukan kepalanya sambil menghela napasnya.Dia juga memejamkan matanya dan berusaha menetralisir detak jantungnya.

Pasti aku sudah gila. Kim Taeyeon, kau benar-benar gila. –Batin Taeyeon.

“Noona, apa kau merasa tidak baik?”Tanya Baekhyun khawatir.

“Gwenchana, Baekhyun-ah.Kau bisa kembali ke tempat dudukmu.”

Baekhyun kembali duduk dibangkunya, tapi tidak bisa memalingkan pandangannya kemana pun.Dia benar-benar khawatir pada Taeyeon.

Mereka saling melempar tatapan, “Kau benar-benar tidak apa-apa?” Tanya Baekhyun.

Taeyeon mengangguk, “Gwenchana.Kau tidak perlu khawatir.”

Noona, I Love You – This love

Taeyeon tengah melakukan rehearsal diatas panggung. Besok tempat ini akan benar-benar meriah karena acara ini. Baekhyun yang baru saja datang melihat Taeyeon yang sibuk mengurus penampilan solonya.Baekhyun tersenyum melihat Taeyeon yang sangat totalitas dalam hal apapun.

“Aku senang bisa dekat denganmu, Noona.”Gumamnya sambil terus menatap Taeyeon.

Kai dan Sehun keluar dari backstage, mereka melihat Baekhyun yang terus menatap Taeyeon.Mereka saling melempar tatapan dan menghampiri Baekhyun.Mereka berdiri disamping Baekhyun.

“Hati-hati nanti matamu melompat keluar.” Ledek Sehun.

Baekhyun baru menyadari kehadiran dua dongsaeng-nya itu.

“Berhenti menggodaku!” Protes Baekhyun.

“Hyung, otte?” Tanya Kai.

“Mwo?”Baekhyun tidak mengerti.

“Bagaimana perasaanmu setelah dekat dengan yeoja yang kau sukai?” Tanya Kai.

“Aku senang. Dia sangat manis.” Baekhyun menatap Taeyeon sambil tersenyum.

Taeyeon tanpa sengaja melihat Baekhyun, kemudian melambaikan tangannya pada Baekhyun sambil tersenyum.Baekhyun membalas lambaian itu.

Taeyeon turun dari panggung dan menghampiri mereka bertiga.

“Kau sudah datang?”Sapa Taeyeon pada Baekhyun sambil tersenyum.

Baekhyun mengangguk.

“Yak, Oh Sehun! Kenapa kau melambaikan tanganmu tadi?” Ujar Taeyeon.

“Karena kau melambaikan tanganmu.”Balas Sehun.

“Aku melambaikan tanganku pada Baekhyun, bukan padamu.”

“Wah, Noona, kau benar-benar keterlaluan! Apa aku bagimu?”Geram Sehun.

“Dongsaeng yang menyebalkan.”Balas Taeyeon enteng.

Baekhyun dan Kai tertawa.

“Yak!Kenapa kalian tertawa?Itu tidak lucu.” Geram Sehun.

“Itu tidak lucu bagimu, tapi lucu bagi kami.”Kai terus tertawa.

 

 

 

Noona, I Love You – This love

 

 

 

Taeyeon menatap Baekhyun yang bersiap untuk rehearsal.Taeyeon menyemangati Baekhyun.Baekhyun mengangguk dan tersenyum.

 

Tamu tak terduga datang.

 

“Taeyeon-ah.”Tiffany melambaikan tangannya dari kejauhan.

 

“Fany-ya?”Taeyeon menyambut antusias kedatangan sahabatnya ini.

 

Tiffany menghampiri Taeyeon, “Kau sudah rehearsal?”Tanyanya.

 

“Untuk solo sudah, untuk duet belum.”

 

“Geurae?Fighting!”Tiffany tersenyum pada Taeyeon.

 

“Gomawo.”Balas Taeyeon.

 

“Oh iya.Apa kau sudah tahu pasangan duetku? Itu dia, yang ada dipanggung.Dia benar-benar pandai bernyanyi.”Taeyeon menunjuk Baekhyun sambil tersenyum.

 

“Jinjja?Baguslah kalau begitu.”Tiffany menatap senyuman Taeyeon pada Baekhyun.

 

Taeyeon tidak memalingkan pandangannya dari Baekhyun.Tiffany tersenyum melihat ekspresi Taeyeon.

 

Kau sepertinya benar-benar menyukainya.Aku yakin dia namja yang baik untukmu, Taeyeon-ah. Berbahagialah! –Batin Tiffany.

 

Tak lama kemudian, Baekhyun menyelesaikan rehearsalnya dan Taeyeon memberikan tepukan yang meriah.Usai turun dari panggung, Baekhyun langsung menghampiri Taeyeon.

 

“Penampilan yang bagus, Baekhyun-ah.Seperti yang diharapkan dari Byun Baekhyun!”Puji Taeyeon pada Baekhyun.

 

“Gomawo, Noona.” Balas Baekhyun.

 

Bahkan mereka bergaul dengan bahasa informal.Mereka lebih dekat dari yang aku bayangkan. –Batin Tiffany.

 

“Oh iya.Ini temanku Tiffany.Fany-ya, namanya Baekhyun.”

 

Baekhyun dan Tiffany sambil menyapa satu sama lain.

 

“Terima kasih sudah berkenan menjadi pasangan duet Taeyeon, Baekhyun-ssi.Aku harap kalian menunjukan yang terbaik.” Tutur Tiffany.

 

“Aku akan berusaha.”Balas Baekhyun.

 

 

 

Noona, I Love You – This love

 

 

 

Taeyeon menatap fotonya bersama Baekhyun yang diambil disela-sela rehearsal mereka tadi.Dia tersenyum melihat foto itu.Dia menatap setiap titik wajah Baekhyun.Cute, itulah yang terlintas dipikirannya.

 

Tiffany yang sedang menyeruput cappuccino miliknya jadi tertawa kecil melihat sahabatnya itu.Walaupun Tiffany terus menatapnya, Taeyeon masih sibuk senyum-senyum sambil melihat layar ponselnya.

 

Perlahan Tiffany bangkit dari kursinya dan berjalan ke samping Taeyeon.Dan Taeyeon tetap tidak menyadarinya dan masih terus menatap ponselnya.

 

Tiffany tersenyum saat melihat layar ponsel Taeyeon.

 

Inikah yang membuatmu tersenyum dan tak berkedip, Taeyeon-ah?Kau sedang jatuh cinta rupanya. –Batin Tiffany.

 

Tiffany menjentikan jarinya didepan mata Taeyeon, “Kau ketahuan, Taeyeon-ssi.Kau tertangkap basah.”

 

Taeyeon kaget dan langsung menyembunyikan ponselnya.

 

“Tidak perlu kaget dan menyembunyikan ponselmu.Aku sudah lihat semuanya.”Tiffany tersenyum menggoda.

 

“Yak!Itu tidak seperti yang kau lihat.” Elak Taeyeon.

 

“Lalu apa?”

 

“Aku… Aku hanya…” Taeyeon bingung.

 

“Hanya apa?Hanya sedang jatuh cinta?” Goda Tiffany.

 

“Yak!” Gerutu Taeyeon.

 

“Wae?Aku benar ‘kan?”Tiffany terus menggoda Taeyeon hingga pipi sahabatnya itu memerah.

 

“Aniya.” Elak Taeyeon.

 

“Kau sudah tertangkap basah, untuk apa mengelak lagi?Aku tahu bagaimana dirimu, Taeyeon-ah.Bahkan aku lebih tahu kau, daripada dirimu sendiri.Jadi jangan mengelak!” Ujar Tiffany.

 

Taeyeon menghela napasnya.

 

“Wae?Aku benar ‘kan?Kau menyukainya ‘kan?” Tanya Tiffany.

 

“Duduklah!”Pinta Taeyeon pada Tiffany yang masih berdiri disampingnya.

 

Tiffany menuruti perintah Taeyeon.Lalu menatap Taeyeon intens.Tiffany tengah menunggu jawaban dari sahabatnya ini.

 

“Jawab aku!”Pinta Tiffany.

 

“Molla.”Taeyeon menundukan kepalanya.

 

“Wae?Ada apa dengan kalian?” Tanya Tiffany.

 

“Aniya. Hanya saja… Dia terlalu baik untukku.”

 

“Mwoya?Kau juga baik untuknya, kenapa kau bilang begitu?” Protes Tiffany.

 

“Dia namja yang sangat baik dan sopan, dia begitu peduli padaku.Dia menunjukan padaku bagaimana sifat namja sejati.Dia melindungiku, romantis, dan tampan.Tak hanya itu, dia juga cute dan punya tatapan yang mempesona. Walaupun dia tidak memiliki hal yang aku sebutkan tadi, aku pasti akan tetap menyukainya. Aku rasa aku menyukainya sejak mendengar suaranya.” Tutur Taeyeon.

 

“Taeyeon-ah, apa aku perlu menyebutkan bakat dan kebaikanmu?”Tiffany menatap Taeyeon, “Kau cantik, cute, kuat, berbakat, pintar, baik, sopan, bijak, dan yang terpenting kau adalah sahabatku.Aniya, bahkan lebih dari sahabat, kau adalah keluargaku.Kau seorang yeoja dengan seribu kekuatan.Kau adalah orang yang sangat aku kagumi, Taeyeon-ah.Jadi aku mohon untuk jangan pesimis seperti ini.” Tutur Tiffany.

 

Taeyeon tersenyum pada Tiffany, “Gomawo, Fany-ya.Kau adalah yang terbaik.”

 

 

 

Noona, I Love You – This love

 

 

 

Baekhyun menatap foto yang juga ditatap oleh Taeyeon di restoran tadi.Foto mereka berdua yang bahagia.Namja itu mengukir senyum di bibirnya.

 

“Tidak tahu mengapa aku bisa segila ini, hanya karena sebuah foto mungkin aku bisa saja tidak tidur. Dia tersenyum begitu manis difoto ini, dan senyuman ini membuat hatiku bergetar.” Baekhyun tersenyum.

 

Senyumnya makin mengembang, “Kau sangat cantik, Noona.”

 

Baekhyun terus menatap foto itu, “Aku rasa aku benar-benar gila.”

 

“Kenapa aku sudah merindukannya? Padahal baru beberapa jam berpisah. Aku pasti benar-benar menyukainya.Wah, kau benar-benar gila, Byun Baekhyun.”Gumamnya.

 

Baekhyun menatap jam yang bertengger didinding. Baru jam 8 malam.

 

“Apa yang sedang dia lakukan, ya?” Pikir Baekhyun.

 

Baekhyun bergegas untuk menelepon Taeyeon.Dia menempelkan ponselnya ditelinganya.Setelah 5 detik, telepon mereka sudah tersambung.

 

“Noona?”

 

“Eoh?Wae?”Taeyeon masih bersama Tiffany di restoran.

 

“Eodiya?Apa kau sudah makan malam?”

 

Setelah mendengar itu, Taeyeon menjauhkan telepon itu darinya, kemudian menatap Tiffany.

 

“Dia bertanya aku dimana dan sudah makan atau belum.Apa yang harus aku katakan?” Tanya Taeyeon.

 

“Bilang saja kau belum makan.”Balas Tiffany.

 

Taeyeon kembali menempelkan ponselnya di telinganya.

 

“Aku belum makan.Wae?”

 

“Wae?Kenapa belum makan?Kau harus makan.”

 

“Aku tidak nafsu.”Tiffany yang mendengar itu langsung tertawa kecil.

 

“Tidak nafsu tapi kau yang menghabiskan kue itu.” Gerutu Tiffany.

 

“Kalau begitu aku temani.Eodiya?”

 

Taeyeon kaget, kemudian kembali menjauhkan ponselnya dari telinganya.

 

“Otte?Dia mengajakku makan malam.” Panik Taeyeon.

 

“Ya sudah, terima saja.”Balas Tiffany enteng.

 

“Tapi ‘kan aku sekarang ada di restoran, dia bertanya aku ada dimana.Bagaimana ini?”

 

“Pulanglah dulu!”

 

“Neo micheosseo?Jaraknya lumayan jauh.” Geram Taeyeon.

 

Sementara itu, Baekhyun bingung karena Taeyeon tidak bersuara.Dia menatap layar ponselnya, tapi masih tersambung.

 

“Yeoboseyo?Noona?”

 

“Eotteokhae?” Panik Taeyeon.

 

“Bilang saja kau sedang diluar rumah.Jadi kalian bisa langsung bertemu disini.”Balas Tiffany.

 

Taeyeon mengangguk, kemudian kembali menempelkan ponselnya di telinganya.

 

“Noona, kau masih disana?” Tanya Baekhyun.

 

“Eoh, bagaimana kalau kita bertemu di restoran dekat Kyunghee?Kebetulan aku sedang ada didekat sini.”

 

“Eum, baiklah.Sampai ketemu disana.”Baekhyun tersenyum sambil memutuskan sambungan teleponnya.

 

“Wah, aku harus pakai pakaian apa? Ini seperti kencan ‘kan? Omo! Kami belum resmi, ini hanya makan malam biasa.”Gumam Baekhyun sambil memilah pakaian dilemarinya.

 

Sementara itu, Taeyeon mengambil kaca dari dalam tasnya.Kemudian berkaca melihat bagaimana rupanya sekarang.Tiffany hanya tersenyum melihat itu.

 

Kau sudah berubah, Taeyeon-ah.Tapi aku suka perubahanmu ini. –Batin Tiffany.

 

“Otte?Bagaimana wajahku?” Tanya Taeyeon.

 

“Cantik, sangat cantik.”Balas Tiffany.

 

Dan kembali pada Baekhyun.Dia sudah memakai pakaian yang rapih sekarang.Pakaian sederhana yang menjadi style-nya.Dia tersenyum sambil menatap pantulan dirinya dicermin.

 

“Kau memang tampan, Byun Baekhyun.Seperti yang diharapkan, kau memang pujaan hati para wanita.”Baekhyun dengan bangga memuji dirinya sendiri.

 

Kai membuka pintu kamar Baekhyun, dia kaget melihat Baekhyun yang begitu rapih malam ini.

 

“Hyung, kau mau kemana?” Tanya Kai.

 

“Berkencan.”Baekhyun masih menatap pantulan dirinya dicermin.

 

“Dengan Taeyeon Noona? Berhenti mengkhayal!”Balas Kai.

 

“Yak! Kau ini! Walaupun ini cuma makan malam biasa, tapi suatu saat nanti kencan itu akan terwujud tahu! Lihat saja.” Geram Baekhyun.

 

“Padahal dongsaeng-mu ini sudah memasak untukmu.Kau benar-benar tidak bisa menghargai kami.”Kai berakting seolah sedih.

 

“Berhentilah!Jangan memasang wajah sok sedih seperti itu!”Baekhyun jalan mendahului Kai.

 

“Hyung, makanannya sudah siap!”Sehun masih sibuk menata makanan dimeja makan.

 

“Percuma saja, dia akan makan malam diluar.”Balas Kai yang langsung duduk dikursi meja makan.

 

Sehun langsung menatap Baekhyun, “Dengan siapa? Jangan bilang…” Sehun memasang wajah kagetnya.

 

“Tae-Yeon Noo-Na.”Kai mengejanya dengan penuh penekanan.

 

Baekhyun hanya tersenyum bangga.

 

“Jinjja?” Kaget Sehun.

 

 

 

Noona, I Love You – This love

 

 

 

Taeyeon masih terus berkaca. Tiffany sudah pergi dari sana. Dia seorang diri menunggu kedatangan Baekhyun.

 

“Eotteokhae?Kenapa hatiku berdebar?Apa ini?”Gumam Taeyeon sambil memegang dadanya.

 

Sementara itu, Baekhyun menghentikan motornya dan membuka helm-nya, kemudian menatap restoran didepannya sambil tersenyum.

 

“Ini bukan kencan tapi kenapa aku gugup seperti ini?” Gumam Baekhyun, “Sadarlah, Byun Baekhyun. Ini baru permulaan.”Baekhyun turun dari motornya dan berjalan menuju pintu masuk restoran.

 

Setelah membuka pintu itu, Baekhyun mulai mencari keberadaan Taeyeon.Taeyeon yang sedari tadi berkaca sambil memandang pintu masuk tersenyum karena sudah melihat Baekhyun disana.Taeyeon langsung melambaikan tangannya tinggi-tinggi.

 

Baekhyun melihatnya sambil tersenyum dan bergegas mendekatinya.Taeyeon buru-buru menaruh kacanya ditas miliknya.

 

“Kau mau makan apa?” Tanya Taeyeon.

 

Baekhyun melihat menu makanan.

 

“Molla.Aku bingung.Bagaimana kalau Noona saja yang pilih?Aku akan makan apa yang Noona pesan.”Baekhyun memberikan menu pada Taeyeon.

 

“Geurae?”Taeyeon mengangguk, “Bagaimana kalau daging panggang?Pilihan yang bagus bukan?” Tawar Taeyeon.

 

Baekhyun mengangguk sambil tersenyum.Taeyeon memanggil pelayan dan mulai memesan.

 

“Kita hanya perlu menunggu.Apa kau sudah lapar?” Tanya Taeyeon.

 

“Belum. Tapi… Apa kau sudah lama menungguku?”

 

“Aniya, aku baru datang.” Dusta Taeyeon.

 

“Geurae?Baguslah kalau begitu.”Baekhyun tersenyum.

 

Tidak lama kemudian, pelayan membawakan beberapa potong daging dan pemanggang.Pelayan itu menaruhnya dimeja.

 

“Kamsahamnida.”Tutur Taeyeon dan Baekhyun.

 

Baekhyun mulai memanggang daging itu, “Wah, ini pasti sangat lezat.”

 

“Benar ‘kan? Pilihanku memang tidak salah.” Bangga Taeyeon.

 

“Eum, kau yang terbaik, Noona.”Puji Baekhyun sambil tersenyum dan kembali sibuk dengan dagingnya.

 

Disela-sela Baekhyun memanggang daging, Taeyeon memandang wajah Baekhyun.Perlahan senyuman itu terukir di bibirnya. Senyuman yang sangat manis. Baekhyun menyadari itu dan menatap Taeyeon.

 

Taeyeon yang panik langsung menundukan kepalanya.Baekhyun hanya tertawa kecil, lalu kembali sibuk dengan dagingnya.

 

“Sebentar lagi matang.Siapkan seladamu, Noona.”Baekhyun mengatakan itu sambil tersenyum karena sikap malu Taeyeon yang tertangkap basah olehnya.

 

“Eoh.”Singkat Taeyeon yang masih tidak berani menatap Baekhyun.

 

Saat itu, Baekhyun menatap Taeyeon, lalu tertawa kecil.

 

Kau lucu sekali, Noona. –Batin Baekhyun.

 

Baekhyun menaruh sepotong daging diatas selada dan membungkusnya.

 

“Makanlah.”Baekhyun memberikannya pada Taeyeon.

 

Taeyeon menatap Baekhyun.Baekhyun hanya tersenyum.

 

Karena tidak ada respon Baekhyun bangun sedikit dari kursinya dan melayangkan daging itu ke dalam mulut Taeyeon.Taeyeon mengunyah daging itu sambil kaget dengan perlakuan Baekhyun.

 

“Otte? Lezat ‘kan?” Tanya Baekhyun.

 

Taeyeon mengangguk sambil tersenyum.

 

 

 

Noona, I Love You – This love

 

 

 

Acara seni ini sudah dimulai sedari tadi, sekarang adalah penampilan duet dari Taeyeon dan Baekhyun yang sekaligus menjadi penampilan penutup.

 

Dibelakang panggung, Baekhyun dan Taeyeon berpegangan tangan dengan erat sambil berdoa. Mereka berdua membuka matanya disaat yang sama dan saling tersenyum satu sama lain.

 

“Fighting!”Baekhyun naik lebih dulu ke tangga panggung, kemudian menadahkan tangannya pada Taeyeon.

 

Taeyeon tersenyum dan merespon tangan Baekhyun itu.

 

Mereka berdua sudah berdiri dipanggung.Musik mulai terdengar.Mereka bertukar tatapan sambil tersenyum.Baekhyun mulai mendekatkan mic pada mulutnya.

 

[Baekhyun]Yeppeune oneuldo eojemankeum
Ani oneureun deo yeppeojyeotne
Ireon mareul hal ttaemada neoneun
Mot deureun cheok neul ttan yaegireul hae
[
Taeyeon] Eojen neomu joheun kkumeul kkwosseo
Jigeum malhaejugin ganjireowoseo
Malhagi silheo
Geurigo ireon geon malhamyeon an doendae

[Taeyeon] Dream dasin kkuji mothaneun
Neomu gibun joheun kkum
Naneun niga kkok geureon geo gateunde
[Baekhyun] Dream jongil areungeorineun
Neomu gibun joheun kkum
Geuge baro neo

[Taeyeon] Well I don’t care
Even if you’re a sweet liar
[Baekhyun] Well I don’t care
Cause I will make you believe

Dream jigeum geureon nuneuro
Nareul barabol ttaemyeon
Naneun niga kkok nae geot gateunde
Dream dasi jamdeulgo sipeun
Neomu gibun joheun kkum
Geuge baro neo
(Baekhyun, Suzy – Dream)

 

Disela-sela bernyanyi mereka berpegangan tangan dan saling menatap satu sama lain. Merasa nyaman bisa bernyanyi dipanggung yang sama seperti ini.

 

Saat lagu selesai, Baekhyun merangkul bahu kecil Taeyeon dan tangannya terangkat keatas. Tiba-tiba suara bising dari kembang api terdengar. Taeyeon yang awalnya kaget dengan rangkulan Baekhyun langsung beralih pada kembang api yang menghiasi langit gelap.

 

Taeyeon kaget melihat kembang api itu kemudian beralih menatap Baekhyun yang sedang tersenyum. Kembang api itu membentuk sebuah pernyataan yang indah.

 

Taeyeon Noona, Saranghae.Begitulah isinya.

 

“Perasaanku sama dengan apa yang tertulis disana. Saranghae, Noona.” Baekhyun menatap dalam Taeyeon yang sedang ia rangkul dengan mesranya itu.

 

Taeyeon tersenyum mendengar itu.Para penonton mulai bising.

 

“Terimalah dia!”Teriak salah satu dari mereka.

 

“Terima, terima, terima.”Penonton semakin menggila.

 

Baekhyun hanya tersenyum lebar dengan respon itu.Taeyeon tertawa malu karena ini.

 

“Terima dia, Taeyeon-ah.” Teriak Tiffany.

 

Taeyeon menatap Tiffany yang ada dibawah panggung, disana juga ada Heechul, Sehun dan Kai.Mereka tersenyum begitu bahagia saat melihat mereka berdua diatas panggung.

 

“Otte?”Tanya Baekhyun sambil menatap Taeyeon.

 

Taeyeon menatap Baekhyun dalam, “Aku tidak bisa…” Taeyeon menggantung perkataannya.

 

Baekhyun panik.Apa dia menolakku? –Batin Baekhyun.

 

“Tidak bisa menolakmu.”Taeyeon tersenyum, kemudian memeluk Baekhyun.

 

Baekhyun tertawa, “Ah, aku hampir mati.”Baekhyun memeluk erat Taeyeon yang sudah resmi menjadi kekasihnya itu.

 

“Kembang apinya… Gomawo, Baekhyun-ah.”

 

“Aniya, itu bukan apa-apa.Saranghae, Taengoo-ya.”Baekhyun tersenyum dikalimat terakhirnya.

 

Taeyeon menatap Baekhyun tanpa melepas pelukannya.Taeyeon tersenyum mendengar panggilan itu.

 

“Aku suka panggilan itu.”Taeyeon kembali memeluk Baekhyun.

 

“Geurae, mulai sekarang aku akan memanggilmu seperti itu.”

 

Taeyeon mengangguk.

 

Penonton semakin bising karena adegan mesra dipanggung yang dilakukan oleh Taeyeon dan Baekhyun.

 

“Dia bahagia sekarang.”Sehun tersenyum melihat mereka.

 

“Kau benar.Itulah yang ia inginkan.”Ucap Kai membenarkan perkataan Sehun, “Hyung, Noona, chukkae.” Teriak Kai.

 

Taeyeon dan Baekhyun melepas pelukan mereka karena teriakan Kai.Mereka tersenyum pada Kai yang sedang melambaikan tangannya pada mereka.

 

“Gomawo.Aku berhutang banyak pada kalian.” Teriak Baekhyun.

 

Baekhyun menatap Taeyeon, “Ayo kita makan malam!Bukan hanya makan malam biasa seperti kemarin, tapi kencan yang sesungguhnya.”

 

Taeyeon mengangguk, “Geurae, siapa takut.”

 

Baekhyun mengecup bibir Taeyeon singkat, kemudian kembali memeluk Taeyeon erat.

 

Terima kasih untuk waktu yang berharga ini, Baekhyun-ah.Aku merasakan kehangatan dan kenyamanan saat berada disekitarmu.Aku rasa inilah cinta yang sesungguhnya.Cinta dimana kau bisa menemukan senyuman yang tidak pernah kau tampakan pada siapapun.Cinta yang menghargai dan melindungi diri kita.Gomawo, Baekhyun-ah.Saranghae. –KIM TAEYEON.

 

Apapun itu, ini adalah cinta yang aku inginkan dan aku impikan selama ini.Terima kasih sudah mempercayakan hatimu padaku.Terima kasih sudah selalu tersenyum dan menangis dengan tulus didepanku.Aku berjanji untuk selalu melindungimu.Inilah cinta yang tulus dariku, semoga kau bisa merasakannya.Saranghae, Taengoo-ya. –BYUN BAEKHYUN.

 

 

 

FINISH.

 

 

 

KOMEN JUSEYO~

Advertisements

23 comments on “[FREELANCE] Noona, I Love You (Chapter 3/END)

  1. akhirnya jadian juga hihi baekhyun sweet banget yaampun. baekyeon moment nya gemesin hihi ini ff berasa real banget. ahh sayang udah end aja. next ff ditunggu 🙂

  2. Sossweeetttt paraaahhh.
    Akhirnya baekhyun berani juga ungkapin perasaanya ketaeyeon.
    Seqeul dong thor.
    Ditunggu ff selanjutnya^^

  3. Mungkin emang rencana author ya ceoet2 buat ni ff tamat. Tapi kalo ni ff dijadiin ff yg pny chapter ampe 20-an, pasti bakal lebih bagus lagi.
    Aku suka ceritanya. Aku suka liat baekhyun yg kyk gini. Apalagi temen2nya, sehun sma kai.
    Tpi masih byk yg jdi misteri menurutku. Ttg keluarga taeyeon misalnya. Aku pngin tau ttg ayah taeyeon yg skrg kyk gimana. Sequelnya diminta banget 😂

    Fighting thor! I like your ff!

  4. Aaahhh ini sangat sangat manisss >_<
    Akhirnya mereka jadiannn
    Taeyeon imut banget saat malu malu
    ditunggu karya lainnyaa

  5. Wow..
    Baekhyun romantis bgt.
    Nembak taeyeon dengan kembang api n didpan org banyak.
    Seneng bgt taeyeon nrima cintax.

  6. ahaaaa sweet bnget nyatain cintanya baekyun aaaaaa gemesss
    semoga kalian di dunia nyata masih sama2 yaa trus smpe nikah beneran, penasaran sma anaknya beneran deh pasti lucuu bnget

    squel donggg hehehe penasarann
    semangat terus thor

  7. Suka ceritanya tp konfliknya kurang greget menurut aq…
    Tp tetep taengkyu buat author atas ff nya…

  8. Dawbak thor!!^^
    Wlau cuma 3 chapter.. Tapi momentnya sweet banget:g
    Ada sequelnya apa tidak thor?
    Klau ada sequelnya dtnggu!! Karya ff lainnya juga.. Fighting!!^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s