I’m In Love With You – Part II

PicsArt_05-13-07.24.38.jpg

Part I | Part II

Author : Jessgracelle

Cast : Gdragon (Kwon Jiyong), Kim Taeyeon

Note : Okaayy, saya balik lagi membawa ff GTae part kedua. Karena saya membaca komentar kalian sebagian besar bilang ‘kurang panjang’, sekarang saya bawa dua kali lipat dari panjang ff part pertama. So, enjoy it! ^^

-Part I-

“Tch, terserah kau saja. Kau tertarik dengannya?”tanya Dara to the point.

“Entahlah. Aku akan ke studio. Terimakasih atas informasinya.”ucapku sambil pergi menjauh darinya.

“Ya! Hanya itu?”teriaknya masih terdengar olehku.

-Part II-

Ji’s POV:

Entah mengapa aku terus terpikir Taeyeon. Dia wanita yang unik, dan juga sangat lucu. Setelah melihatnya, aku selalu ingat dengan cinta pertamaku. Tidak, aku tidak akan memberi tahu siapa dia. Sekarang aku sudah pulang dari studio, dan semua member Bigbang memang berencana menginap di dorm Bigbang. Kami sudah lama tidak berkumpul bersama seperti ini.

Dengan kegiatan masing-masing di dorm, aku memilih untuk pergi ke dapur untuk mengambil minuman. Di sana ada beberapa botol soju, dan aku mengambilnya satu. Aku meminumnya sambil duduk di meja makan. Terlintas dipikiranku untuk melihat-lihat foto seorang Kim Taeyeon yang membuatku berpikiran bahwa ia adalah cinta pertamaku, bisa dibilang juga mirip dengan ex-girlfriend ku?

FB_IMG_1457945902099

‘Why so cute?’

FB_IMG_1457967201687.jpg

‘perfect!’

FB_IMG_1457946002832.jpg

‘damn.’

            “Itu Kim Taeyeon?” ujar Taeyang. Sebentar, ada Taeyang? Aku pun segera memalikkan badanku. Sh*t itu memang Taeyang. Dia ada dibelakangu. Aku langsung menekan tombol lock di ponselku.

“ke-kenapa kau berada disini?”tanyaku.

“Kau, menyukainya ya?”tanyanya langsung.

“Aniya, hanya saja..”

“Ji, kau sudah bisa melupakan Kiko?”

“Youngbae-yah, aku hanya saja..”

“JIYONG BERHASIL MELUPAKAN KIKO”teriaknya dan Seungri langsung datang ke dapur. Sedangkan Seunghyun ternyata sedang pergi keluar tanpa kuketahui, dan Daesung ia terlalu kelelahan hingga tertidur duluan.

“Mwoya?! Apa ada yang kutidak ketahui?”tanya Seungri

Taeyang tersenyum dengan smirk di wajahnya, “ini sangat lah penting”katanya

“Aish, diamlah kau.. aku bilang aku hanya..”

“katakan padaku, katakan padaku hyung! Apa itu?!”histeris Seungri.

“Dia sudah menyukai wanita lain”

“Youngbae-ah”

“Siapa dia?”tanya Seungri

“Wanita yang sedang sangat populer dikalangan pria.”

“Ya! Youngbae”

“Suzy? Yoona? Seolhyun?Atau.. atau ia berbalik pada Dara noona lagi?”tanya Seungri tak sabaran.

“Bukan diantara mereka.. tapi..”

“Ya! Sudahlah aku hanya saja ..”

“dia adalah Taeyeon.”ujar Taeyang pada akhirnya lalu mengeluarkan senyum khasnya.

“Ya! Daebak! Kim freaking Taeyeon?! Mengapa aku tidak pernah terpikir?!”histeris Seungri.

“Ya! Bukan begitu, aku hanya saja .. melihatnya mengingatkanku pada dia”

“’Dia?’ cinta pertamamu itu? Yang kau lebih sulit melupakannya daripada Kiko?”ujar Seungri.

“Begitulah..”

“Kau menyukai Taeyeon?”tanya Taeyang

“Ani”

“Jujur saja pada kami, kita kan sudah seperti keluarga bukan?”kata Seungri memaksa.

“sudah kubilang tidak”

“Tidak tahu apa tidak?”goda Seungri

“Aku bilang tidak.”

“Kau berbohong, aku tahu itu.”desak Taeyang

“Entahlah aku menyukainya atau tidak.”

“Kalau begitu kau tertarik dengannya?”tanya Seungri

“Dia sangat unik.”

“Kau tertarik atau tidak?”desak Taeyang lagi.

“Ya, mungkin..”

“Mengapa sulit sekali hanya bilang begitu?”kata Taeyang

“Apa mau kami bantu hyung?”tanya Seungri menggerakkan alisnya keatas-kebawah.

“Bantu ? bantu apa maksudmu?”

“Mendekatinya..”ujar Taeyang

“Bagaimana? Kalian tidak cukup dekat dengannya kan?”

“Kata siapa? Kau saja yang tidak mengenalnya.”ledek Seungri

“Bukankah dia orangnya dingin dan pemalu juga?”

“kau tidak mengenalnya.”ujar Taeyang.

“Okay, jadi aku harus bagaimana?”tanyaku.

“Dimulai darimana ya?”Seungri tampak berpikir.

“Aku ingin bertanya terlebih dahulu, sejak kapan kau tertarik dengannya?”tanya Taeyang.

“Sekitar satu atau dua minggu yang lalu?”

“bagaimana kau bisa tertarik dengannya secepat itu?”tanya Taeyang dan aku hanya diam menaikan bahuku menandakan tidak tahu.

“Inilah yang dinamakan love first sight hyung hahaha”ledek Seungri lagi.

“Aish, jinjja”

“hmm, baiklah.. lusa adalah ulang tahunku”ujar Taeyang

“Kau mengingatkan kami untuk memberi hadiah padamu begitu?”ledek Seungri

“Aish, kau ini. Bukan begitu, aku belum selesai berbicara! Bagaimana kalau aku mengadakan pesta? Dan mengundang beberapa teman artis yang dekat?”tanya Taeyang.

“Lalu?”

“Aku akan mengundang dia dan member lainnya juga artis lain, dan kau coba dekati dia. Setidaknya biarkan kalian saling mengenal dekat satu sama lain.”

“Ide yang bagus hyung.”ujar Seungri

“…..”

“Tapi aku tidak yakin jika ia akan langsung tertarik padamu. Setahuku, dia orang yang kurang peka dan agak cuek. Tapi jangan salah, ia orang yang sangat dewasa dan juga tegas dalam menjadi leader di grupnya.”

“arraseo, aku akan mencobanya.”

“kenapa uri Jiyong hyung jadi bukan seperti seekor dragon lagi?”ledek Seungri.

“Apa maksudmu?!”

“Ya! Kau hanya saja tidak tahu jika seseorang telah menemukan gadis yang ia pilih. Walau hanya permulaan dan ia sendiri belum tersadar..”sindir Taeyang.

“Aish.”

`~~~`

2015, 18th May

Seperti yang sudah direncanakan, hari ini Taeyang mengundang artis-artis lain ke ulang tahunnya. Dan saat ini kam semua ada di club yang sudah Taeyang pesan. Aku sedang berbicara dengan Taeyang, 2PM Taecyeon, Super Junior Kangin dan Tablo hyung. Sesaat kami mendengar suara kumpulan perempuan berbicara pada Taeyang.

“Youngbae oppa! Saengil chukkhaeyo.”ujar Yuri, Tiffany, dan Hyoyeon dari SNSD dan dibelakang mereka ada Taeyeon.

k,jhmnbljkh

ouilhkj

sdfghjko987ytr

n mckifyd

“Oh, kalian. Terimakasih sudah datang. Kemana yang lain?”tanya Taeyang.

“Mereka tidak bisa datang oppa. Terima kasih telah mengundang kami. And happy birthday.”ujar Taeyeon sambil tersenyum sangat manis.

“Gomawo Taeyeon-ah. Selamat menikmati pesta ini.”kata Taeyang sambil tersenyum.

“baiklah, kami akan berbicara dengan yang lain.”Ucap Tiffany dengan eyesmilenya. Mereka pun pergi satu persatu. Hyoyeon pergi ke Jay Kim, Tiffany dengan Seunghyun hyung, Yuri dan Taeyeon berkumpul bersama Dara, Chaelin, dan Min Hyorin.

cvbjk

dxcfvgbh.jpg

fcgh.png

            “cepat dekati sana.”bisik Taeyang.

“Belum waktu yang tepat.”jawabku.

“Jangan menyia-nyiakan waktu. Cepat sana.”katanya memaksa dan aku pun pergi ke kumpulan Taeyeon. Entah dari mana Seungri langsung merangkulku saat aku tengah berjalan ke arah kumpulan mereka.

“Kau akan memulainya hyung?”tanyanya berbisik.

“Kau mengganggu.”

“Aku tahu, hyungku tidak akan bisa melakukannya sendiri. Aku harus mengawali ini.”ujar Seungri pergi duluan ke kumpulan Taeyeon dan meninggalkanku di belakang. Jika dia sudah seperti itu, here come trouble. Dia pasti melakukan hal yang aneh.

Saat sudah di meja kumpulan mereka, aku ikut duduk disamping Seungri.

“Lama tidak bertemu!”ujar Seungri pada Taeyeon dan Yuri.

“Apanya yang sudah lama? Kita baru saja bertemu beberapa hari yang lalu.”ucap Yuri

“Ah iya, aku lupa. Taeyeon noona apa kabarmu?”tanya Seungri sambil menyenggolku pelan.

“Aku baik-baik saja. Ya! Kau ini, aku tidak setua itu.”ujar Taeyeon dengan mem-poutkan bibirnya sebentar. Oh its so cute.

“Jiyong. Kenapa kau diam saja?”goda Dara dengan menyilangkan tangannya di depan dada.

“Mwoya? Aku hanya menunggunya selesai bicara.”apa yang kukatakan? Sungguh tidak masuk akal.

“Aku berhenti jadi apa yang ingin kau bicarakan?”goda Seungri.

“Aniya.. Ayo kita minum winenya.”Ajakku. Entahlah ini sungguh memalukan.

“Kau tidak akan mabuk dan menari di depan SNSD lagi kan?”ledek Chaelin dan mereka berenam menertawakanku.

“Ah jinjja.”desisku.

“Bagimana hubungan Yuri dan Hyorin noona?”kataku mengalihkan pembicaraan. Aku cukup dekat dengan Yuri karena Blind Date Taeyang beberapa tahun yang lalu.

“Apa maksudmu? Tentu kita berteman baik. Ya kan unnie?”kata Yuri langsung bergelayut di lengan Hyorin.

“Tentu saja. Bagaimana dengan mantan-mantanmu Jiyong? Apa mereka saling akrab?”ledek Hyorin. Dan yang lainnya tertawa.

“Aish, jinjja.”desisku lagi. Mengapa aku yang kena batunya?

“Whoa, jadi benar Gdragon sunbaenim memiliki banyak mantan kekasih?”kata Taeyeon terkejut. Aku tidak menyangka ia akan mengeluarkan suaranya.

“Ani, tidak seperti itu. Itu semua hanyalah omong kosong”jawabku.

“itu benar Taeyeon-ah, dia seorang playboy.”ujar Seungri.

“Begitukah? Ternyataaa..”histeris Taeyeon bercanda. Ternyata ia bisa selucu ini juga.

“Ani tidak seperti itu.”

“Haruskah Taeyeon lebih mengenalmu oppa?”kata Yuri.

“Sepertinya itu harus agar ia percaya.”kekeh Dara.

“Aish kalian berdua.”kataku dan Taeyeon hanya ikut tersenyum.

“Kalian tidak mengenal baik satu sama lain?”tanya Hyorin

“Mereka tidak unnie.”jawab Chaelin.

“Mengapa kau kalah denganku Jiyong? Aku mengenal girlband nomor satu ini dengan baik.”Ledek Hyorin.

“Apa maksudmu noona?”tanyaku pura-pura tidak mengerti. Mengapa mereka semua jadi menggodaku seperti ini?

“Taeyeon-ah berkenalanlah dengannya, dengan itu kau kan tahu sebenarnya”ujar Dara.

“Mwoya? Aku tadi hanya terkejut saja. Lagipula kita sudah saling mengenal kan sunbae?”kata taeyeon mengalihkan pandangannya padaku.

“i-iya itu benar” mengapa aku jadii gugup seperti ini.

“tch, kalian saling mengenal sebatas hoobae-sunbae saja? Sepertinya kita harus sering hangout bersama. Benar tidak, Yul?”kata Dara.

“Sepertinya begitu unnie”jawab Yuri dengan sedikit tertawa.

“Ide yang bagus noona.”ujar Seungri sambil tertawa juga. Hyorin dan Chaelin ikut menertawakan kami.

“Ini hanyalah hal kecil, mengapa jadi besar seperti ini.”ujarku

“ne, ini hanyalah hal kecil.”kata Taeyeon

“Kalu begitu, berkenalan lah satu sama lain. Ini hanya hal kecil.”ujar Chaelin

“Arraseo, Taeyeon-ah jangan panggil aku dengan formal. Panggil saja Jiyong atau memakai embel-embel ‘oppa’ ah entahlah terserah kau saja.”ujarku to the point.

“Neh? Arraseo. Kami berkenalan ya kan Jiyong.. oppa?”kata Taeyeon. DIA MEMANGGILKU OPPA.

“Nah begitu kan apa sulitnya huh?”kata Dara dan Seungri. Dan yang lainnya menertawai kami (aku dan Taeyeon).

“Jiyongie tumben sekali kau tidak mabuk-mabukkan?”tanya Chaelin

“dia tidak kan mabuk hari ini. Aku yakin”ledek Dara.

“Benar, ada member SNSD disini.”kekeh Seungri.

“Kalian benar-benar”desisku.

“Ah benarkah? Kami mengganggu?”tanya Taeyeon malu.

“Aniya mereka hanya terus saja mengeluarkan omong kosong.”ucapku lagi-lagi mereka menertawaiku.

Setelah lumayan lama waktu berjalan kami mengahbiskan waktu berbincang-bincang. Tapi Taeyeon banyak berdiam diri. Tak lama Tiffany dan Seunghyun hyung mendatangi kami semua.

“Hyoyeon sudah pergi terlebih dahulu dengan Jay. Ini sudah hampir tengah malam. Mari kita pulang”kata Tiffany pada Yuri dan Taeyeon.

“Kau tidak akan pulang dengan Seunghyun?”tanyaku agar Taeyeon tidak pulang sekarang. Dan Dara mengerti maksudku ia menyenggolku pelan.

“Tidak, aku membawa mobilku sekarang.”Kata Tiffany

“Baiklah, ayo.”Kata Yuri dan bangkit dari tempatnya.

“Chamkkaman, Taeyeon.. kau pulang denganku saja. Ada yang ingin aku bicarakan”Ujar Dara, dan aku tersenyum dengan sikap Dara. Haha, noona ini pintar.

“Oh? Baiklah unnie.”jawab Taeyeon. Dengan begitu ia akan lebih lama disini.

“Arraseo, kami pulang duluan. Annyeong.”pamit Yuri dan Tiffany. Setelah mereka pulang, Dara mengajak Taeyeon untuk berbicara sesuatu. Entahlah apa itu..

`~~~`

Ada hampir 10 menit, mereka kembali lagi dan Dara memintaku mengantar Taeyeon pulang.

“Jiyong-ah, aku mohon padamu. Antarlah dia pulang.”

“M-mwo?”kataku

“Tolong antar dia pulang. Aku ada sedikit masalah.”ujar Dara

“A-arraseo.”jawabku

“Taeyeon-ah mianhae. Sekali lagi aku minta maaf. Kau baik-baik saja kan?”kata Dara pada Taeyeon.

“Geurae, aku baik-baik saja.”Ujar Taeyeon dengan senyumnya. Entah ia benar-benar baik-baik saja atau apa..

“Baiklah, kita mau berangkat kapan?”tanyaku. Ish, apa yang aku katakan?

“Kajja kita ke parkiran bersama, aku pun akan pergi sekarang.”Kata Dara. Mengapa aku sedikit kecewa? Apa ia akan ikut bersama kami?

“Oh, kuantar kau pulang juga?”kataku

“Aniya, aku juga akan pergi ke suatu tempat.. dengan mobilku Jiyong-ah”ujarnya dengan smirknya. Ia mengerti apa yang aku pikirkan.

Kami pun berpamitan pada semuanya. Dan pergi ke lift untuk ke parkiran. Jika saja tidak ada Dara, pasti akan hening disini.

“Jiyong, antarkan dia dengan selamat. Jika tidak, lihat saja!”sinis Dara

“Ah, kau seperti yang tidak tahu aku saja”jawabku

“Karena aku mengenalmu, maka itu berhati-hatilah.”katanya dan Taeyeon hanya terkekeh kecil.

Sesampainya di parkiran, Dara pergi ke mobilnya. Sedangkan aku dan taeyeon ke mobilku.

Di jalan pulang, di dalam mobil benar-benar hening.

“Kau.. Tidak apa-apa kan?”tanyaku memecah keheningan.

“Aku benar-benar baik-baik saja. Aku hanya khawatir denganmu sunbae, oh.. oppa.”katanya, ia masih belum terbiasa memanggilku ‘oppa’ hehe.

“ckck, denganku? Ada apa denganku?”tanyaku terkekeh dengan jawabannya.

“Aku mengganggumu untuk mengantarku pulang padahal sahabatmu sedang mengadakan party, dan sekarang aku membiarkan waktumu terpakai dengan percuma karena mengantarkanku pulang.”katanya.

“Ah itu? Tidak apa-apa Taeyeon-ah.. Aku memang sedang ingin pulang juga. Akhir-akhir ini banyak schedule. Dan aku butuh istirahat.”jawabku

“Kalau begitu aku menganggu istirahatmu”Ujarnya

“Aigo, tidak apa-apa Taeyeon-ah. Oh ya, kau akan pulang ke dorm SNSD atau apartementmu?”tanyaku.

“Ke apartementku saja. Jika kau mengantarku ke sana, mungkin ada fans yang melihat dan langsung berpikir bermacam-macam. ‘Mengapa Taeyeon keluar dari mobil seorang Gdragon?’” ujarnya, dan aku terkikik mendengar jawabannya.

“Memangnya kenapa? Aku juga kan manusia?”Ujarku

“Ah ya, berikan aku alamatmu.”lanjutku, dan ia memberiku alamat apartementnya.

“Kita salah jalan, baiklah kita akan putar balik di depan.”ucapku.

“Lagipula, mengapa kita terus berjalan tanpa tahu arahnya?”katanya tertawa kecil. Sepertinya, atmosphere disini sedang baik. Kami sudah mulai dekat bukan?

“Ah, bodoh”ujarku, dan kami tertawa bersama. Aku pun menge-play lagu “Loser”.

“Ah ya, lagu Loser sangatlah bagus! Aku menyukainya hehe.”puji Taeyeon dan ia menyanyikannya sambil mengikuti alunan musik part Seungri.

“Benarkah? Aku tidak tahu kau akan menyukainya.”ujarku dengan terkekeh.

“Lagu ini sangat keren. Kalian pun sudah mendapatkan banyak trophy kan? Itu artinya banyak yang menyukainya.”ujar Taeyeon. Dan aku pun hanya tersenyum dan menyanyikan part rapp bagianku.

“Whoah, seorang Gdragon bernyanyi di depanku. Omonaaa~”ucap Taeyeon dengan tersenyum gembira. Ternyata jika sudah dekat seperti ini ia tidak pemalu, ya.

“Kau seorang fansku huh?”candaku.

“Aish, jinjja.”ujarnya.

“Oh ya, kapan kalian comeback?”tanyaku.

“hmm, rahasia”ujarnya bercanda.

“Oh baiklah, kau turun disini.”kataku balik bercanda

“Ah mwoya, kau kejam sekali. Baiklah.. bulan Juli. Kami belum tahu tanggal tepatnya.”ujarnya dengan mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti alunan lagu “Loser” ini.

“Kalau begitu kau akan sibuk?”

“Mungkin, ya. But, why?”tanyanya melirik padaku dengan tersenyum. Senyum yang sulit diartikan. Entah meledek, bingung, atau senang.

“Ani, hanya saja sudah berapa tahun sejak Bigbang dan SNSD berkumpul dengan full member?”tanyaku.

“Oh, maksudku kalian berdelapan dan kita berlima.”tambahku. Aku lupa, aku takut menyinggungnya dengan kata-kata ‘full member’.

Taeyeon tertawa mendengar kata-kataku. “Santai saja, sampai kapanpun Jessica akan selalu menjadi member kami.”ujar Taeyeon. Dan aku hanya melihat wajahnya yang sulit diartikan bagaimana perasaannya itu. Seperti sedih campur senang? Sedih karena Jessica keluar atau senang karena Jessica dan member lain tetap bersahabat baik? Setelah lama ia melamun, ia menjawab pertanyaanku.

“Ah ya, kapan ya kita berkumpul lagi?”Katanya

“Setelah kalian selesai comeback?”tanyaku

“Tidak, tidak, jangan. Sebelum comeback.”ujarnya tersenyum.

“Baiklah, kita akan pastikan waktunya nanti.”ucapku.

Aku memikirkan tentang ekspresi Taeyeon yang tadi. Sebenarnya mengapa Jessica keluar? Aku jadi semakin penasaran dengan apapun yang berkaitan dengannya. Mengapa aku seperti ini?

“Oh ya, Dara unnie tadi berpesan. Setelah mengantarku, kau besok diminta mendatanginya ke apartement pribadinya.”katanya dengan melihatku.

“Ada apa lagi sih dia? Oh ya, bukankah tadi kau akan diantar oleh Dara? Mengapa tidak jadi?”

“Ne, memang begitu awalnya. Tapi Dara unnie mendapat telepon tadi. Dan ia katanya memiliki urusan yang tidak bisa ditinggal.”ucapnya

“Oh begitu..”kataku

`~~~`

Sesampainya di apartement Taeyeon. Ia langsung memakai masker dan topinya. Ia akan membuka pintu mobil. Tapi kemudian berbalik dan menatap padaku.

“Kau tidak akan mampir?”tanyanya menurunkan maskernya.

“Ini sudah malam, tidak baik berkunjung malam-malam.”kekehku.

“Ah benar, baiklah. Terimakasih atas tumpangannya.”katanya tersenyum manis sekali. Memperlihatkan giginya dan matanya sampai tertutup seperti itu, sangatlah lucu. Ia lalu menaikkan kembali maskernya dan turun keluar. Saat aku akan pergi meninggalkan tempat itu, ia melambaikan tangannya dan masuk ke dalam gedung apartementnya itu.

Awal yang baik bukan?

`~~~`

Taeyeon’s POV :

Aku membuka pintu apartementku dan menutupnya dengan cepat. Aku membuka topi dan maskerku lalu menyenderkan tubuhku ke belakang pintu.

“Hufftt, aku pikir dia seorang bad boy betulan.”kataku.

Apa kalian tahu? Sebenarnya saat semobil dengan Gdragon aku benar-benar gugup apa aku akan dimangsa oleh seorang dragon itu? Tapi setelah ia mengajakku bicara, aku menjadi sedikit tenang. Dan mengingat bahwa ia tidak minum alkohol banyak tadi. Aku baru tahu, ternyata ia orang yang baik dan mudah bergaul. Yang selama ini ada dipikiranku hanyalah ‘Gdragon seorang bad boy, yang sombong dan menyeramkan.’

Aku pun mulai membuka high heels-ku. Dan berjalan ke kamarku. Tak lama ponsel di dalam tasku berbunyi. Itu telepon dari Dara unnie.

“Yeobseyo unnie?”

“Ah uri Taengoo. Aku belum sempat mengatakan apa yang ingin kukatakan. Bagaimana kalau besok?”katanya.

“Besok? Entahlah, aku ada schedule ke gedung SM. Heol~ kau tidak menanyakanku aku sudah sampai atau belum, atau bagaimana setelah diantar seorang Dragon?”tanyaku

“Ah itu, Jiyong telah menghubungiku tadi. Dan katanya ia telah mengantarmu dengan selamat. Dan katanya juga, kau di mobil pun akrab dengannya. Tidak ada masalah kan?”

“Benar. Tapi aku sangat gugup saat pertama kali dengannya. Bagaimana aku menjadi mangsanya?”tanyaku lagi.

“Heol, kau pikir Jiyong itu apa?”katanya dengan terkekeh.

“Kau tahu apa yang kumaksud. Meskipun berkali-kali kau bilang dia itu lelaki yang baik, aku tidak akan percaya jika tidak melihatnya dengan mataku sendiri”ujarku

“Haha, sudahlah. Kau istirahat dulu saja sana. Aku akan menghubungimu besok. Arraseo?”katanya langsung mematikan sambungannya.

Ya, aku dan Dara unnie sangat dekat. Aku pun sering bertanya bagaimana seorang Gdragon sebenarnya. Dan apakah yang aku pikirkan tentangnya itu benar? Tapi Dara unnie hanya menjawab tidak dan tidak. Dan ini baru permulaan aku mengenalnya. Dan aku tahu, ia orang yang friendly. Okay, baru satu yang aku ketahui.

-flashback-

Dara unnie mengajakku ke tempat yang sedikit sunyi tadi di party Taeyang saat sebelum pulang.

“Taeyeon-ah. Aku berpikir bagaimana kalau—“katanya terpotong karena ponselnya berbunyi.

“Oh? Appa.”

“Baiklah aku akan segera kesana.”

“Ne, tunggu aku.”

“Arraseo”katanya memutuskan sambungan.

“Ada apa?”tanyaku

“Oh, Taeyeon-ah. Mianhae. Aku tidak bisa mengantarmu. Bagaimana ini?”

“Gwenchana unnie. Aku bisa menelepon memberku. Tapi apa semuanya baik-baik saja?”tanyaku

“Sangat buruk Taeyeon-ah. Adikku masuk rumah sakit. Aku akan pergi kesana.”ujar Dara

“Thunder? Kenapa dia?”tanyaku

“Sebenarnya hanya kecelakaan kecil. Aku akan meminta Jiyong mengantarmu. Arra?”

“Gdragon? Andwae, unnie”

“Taeyeon-ah. Percayalah. Ia itu lelaki yang baik.”ucapnya dengan wajah memelas.

“unnie..”

“Taeyeon-ah, aku merasa bersalah karena telah memintamu untuk tidak pulang bersama membermu. Maka itu aku memintamu untuk pulang bersama Jiyong.”

“Unnie mengapa harus dia?”

“Chaelin, ia masih ingin disini aku yakin itu. Dan yang lain? Aku tidak yakin dengan mereka. Aku percaya Jiyong akan mengantarmu dengan selamat.”ujarnya

“Hm, baiklah”

“Aku menjamin kau tidak akan apa-apa.”ujarnya lalu menggandeng tanganku ke meja Seungri, Hyorin, Chaelin, dan Gdragon.

-flashback off-

`~~~`

Keesokkan harinya, Tiffany mengagetkanku dengan adanya dia di dalam apartementku. Ya, aku percaya kepada semua memberku maka itu aku memberi tahu mereka passwordnya. Dan tidak pernah kuganti.

“Hey boo!”

“Ada apa kau pagi-pagi kesini?”tanyaku

“Aku membawakanmu sarapan buatan Hyoyeon. Kami semua yakin kau akan melewatkan sarapanmu seperti biasanya.”katanya

“Oh, baiklah gomawo.”kataku dengan senang. Ternyata memberku sangat perhatian. Aku pun pergi ke kamaar mandi untuk membasuh muka.

“Hari ini, tidak ada schedule. Kita tidak perlu ke SM”kata Tiffany dengan berteriak supaya aku mendengar ia yang sedang di dapur.

“Wae?”kataku berteriak juga.

“Entahlah, mereka memberi kita free time. Walaupun hanya sehari.”ujar Tiffany

Aku pun teringat Dara unnie.

“Ppany-ah! Kau akan pergi keluar?”tanyaku.

“Tentu, kenapa?”teriaknya, aku pun mendatanginya sambil membawa handuk untuk mengeringkan wajahku.

“Antarkan aku”ujarku dengan berseri-seri dengan memohon.

“kemana? Aku akan pergi ke Seunghyun oppa. Bagaimana jika terlambat?”

“Aish, kau ini. Aku yakin Seunghyun oppa akan mengerti dan kau akan menelantarkan sahabatmu ini huh?”

“Tentu saja tidak. Aku akan mengantarmu. Baiklah, kemana?”

“Apartement Dara unnie.”

“baiklah. Kajja.”

“Aku akan mandi sebentar.”ujarku

`~~~`

Sesampainya di apartement Dara unnie aku pun segera memasukkan password di pintunya. Dan saat aku masuk, aku melihat jaket seorang pria. Dara unnie mempunyai kekasih baru? Itulah yang ada dipikiranku. Aku pun mengendap-endap dan mendengar obrolan dua orang. Dara unnie dan lelaki itu sedang di ruang makan tengah menyantap sarapan mereka. Aku tidak bisa melihat lelaki itu dengan jelas. Karena ia memunggungiku.

“Jadi kau benar tertarik dengannya?”tanya Dara unnie pada lelaki itu.

“Mungkin. Tapi jika menyukainya aku belum yakin.”kata laki-laki itu sambil melahap rotinya.

“Tapi, apakah ia fans Bigbang? Atau mungkin fans-ku?”lanjut lelaki itu

“Tidak, dia hanya menyukai sebuah karya Jiyong-ah.”kata Dara unnie. Apa katanya? Jiyong? Gdragon ternyata.

“Tapi tanpa kusangka, ia hafal lirik lagu kami. Aku pikir ia adalah seorang fans kami.”kata Gdragon. Mengapa aku tersindir?

“Ya, itu karna ia menyukai karya kalian. Kau tidak mengganggu Taeyeon kemarin kan?”tanya Dara unnie padanya. Mwo? Aku? Jadi mereka sedang membicarakanku?

-TBC-

Terimakasih buat yang sudah baca, berkomentar, dan nge-like ff ini. Dan terimakasih juga buat yang udah nunggu ff ini. Semoga kalian suka sama part kedua ini. Dan juga maaf kalo ff ini tidak sebagus ekspektasi kalian, maaf juga kalo ada kesalahan kata. Part 3, soon !

Advertisements

58 comments on “I’m In Love With You – Part II

  1. Pingback: I’m in Love With You – Part V | All The Stories Is Taeyeon's

  2. Pingback: I’m in Love With You – Part VI | All The Stories Is Taeyeon's

  3. Lihat? Jiyong sudah stalker foto-foto Taeyeon & sudah bingung dengan perasaannya pada Taeyeonn 🙂
    Ooh, kukira Dara orang yang disukai / menyukai Jiyong. Syukurlah, mereka hanya menganggap kakak adik 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s