[FREELANCE] I Love You (Drabble)

I Love You

[Drabble] I Love You

Title : I Love You

Author : Yeon Chan

Rated : T

Genre : Romance, School-Life

Main Cast : Kim Taeyeon dan Oh Sehun

Other Cast : Song Wendy

Desclaimer : Ini ff hasil dari pemikiran dan imajinasi saya yang tidak karuan(?) dan terinspirasi dari novel dan sebuah lagu.

HAPPY READING~

Banyak orang berkata bahwa cinta itu tak selamanya indah. Dan kata itu berlaku untuk seorang gadis yang sedang melamun saat ini, duduk dengan pandangan kosong menatap langit dan pikirannya entah kemana arah jalannya.

Sesekali dirinya terlihat menarik napas dan membuangnya dengan kasar. Tidak tahu harus berbuat apa pada hatinya yang terasa sakit sekarang ini. Terkadang dirinya memikirkan bagaimana caranya menghilangkan rasa yang kadang menyiksanya, jika sedang melihat laki-laki itu berdekatan dengan wanita yang lebih cantik dari dirinya.

Yeoja itu sadar bahwa dirinya hanyalah orang biasa yang pastinya tidak akan memiliki cinta yang sempurna. Cintanya saja bertepuk sebelah tangan, dan mana mungkin namja yang menjadi pangeran di sekolahnya akan bertekuk lutut kepada wanita buruk rupa sepertinya.

Walaupun dirinya termasuk siswi terpintar, tetapi tetap saja drinya tidak seperti yeoja kebanyakan yang cantik dan seksi. Berdandan saja tidak pernah. Hidupnya hanya bergelut pada buku yang selalu ia bawa.

Hingga suara dari benda putih yang dibawanya itu berbunyi, membuyarkan pandangan kosongnya, tertera –Wendy- di dalamnya.

“Aishh, anak ini. Ck! Mengganggu saja.” Gumam gadis itu.

“Yeobseo, ada apa kau meneleponku?” jawabnya to the pointdengan nada malasnya.

“Hei, jangan seperti itu Taeng-ah, aku ingin memberitahumu bahwa pangeran yang kau dambakan itu membuat pesta ulangtahunnya. Dan dia mengajak kita untuk pergi ke sana. Eotthe? Kau tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini bukan Kim Taeyeon?” jelas Wendy.

Wanita itu membelalakkan matanya kaget, benarkah seorang Oh Sehun mengundang gadis buruk rupa ini? Apa dirinya harus datang atau tidak? Itu yang dipikirkannya sekarang.

“YA! Jawab aku Kim Taeyeon. Kau harus ikut, aku yakin kau tidak akan menyia-nyiakan hal ini. Dan nanti sore aku akan ke rumahmu untuk mendandanimu. Ingat itu. Bye.” Ancam Wendy.

Tanpa persetujuan dari Taeyeon, Wendy segera saja memutuskan panggilannya.

“Ck! Mengesalkan. Aku bahkan belum berkata apa-apa padanya.” Gumam Taeyeon yang sedang menatap smartphone miliknya dengan kesal.

“Aku harus apa sekarang? Sudah jam 3 sore dan aku belum pulang. Sebaiknya aku kembali ke rumah, sebelum yeoja cerewet itu memarahiku dan aku juga harus bersiap-siap.” Taeyeon segera melangkahkan kakinya turun dari atap sekolah yang tadi menjadi tempat penenangnya. Tanpa disadari, seseorang memperhatikannya dari tadi dan terlihat dirinya tersenyum mengembang.

***

“Taeng-ah, palliwa! Kau membuatku menunggu terlalu lama. Cepatlah sedikit. Aku tidak ingin kita terlambat.” Teriak Wendy yang berada di bawah.

Wendy hari ini terlihat sangat cantik dengan balutan gaun putih yang cukup simple dan glamour miliknya dan high heels yang bewarna senada dengan gaunnya, rambutnya dibiarkan terurai dengan pita putih yang menghiasi rambutnya yang indah. Wendy terlihat sangat anggun dan cantik sekali.

Tidak berapa lama Taeyeon keluar dari kamarnya, berjalan dengan anggun walaupun dirinya sedikit kesulitan dalam berjalannya. Taeyeon yang berada di sekolah dengan Taeyeon yang sekarang sangatlah berbeda. Taeyeon terlihat imut dan manis sekali dengan rambutnya yang bewarna coklat tergerai menutupi punggungnya yang sedikit terbuka dan balutan gaun blue tosca selutut dan pundak putih miliknya terbuka, membuat gadis itu terlihat lebih cantik dan menawan. Hari ini penampilan Taeyeon sangatlah berbeda.

“Kau ini. Ini semua karena dirimu yang menyuruhku memakai gaun yang sangat menyusahkan ini.” Kesal Taeyeon . Wendy memutarkan bola matanya.

“Aku ingin kau terlihat cantik dihadapannya, aku tidak bisa menahan amarahku melihat sahabatku ini dipandang sebelah mata. Kau tahu, kau ini terlihat cantik sekali. Kajja, kita harus berangkat sekarang. Kka!” Ujar Wendy dengan senyum yang mengembang.

Taeyeon yang tadinya cemberut menjadi tersenyum mengembang. Taeyeon mengikuti langkah sahabatnya memasukki mobil mewah milik Wendy, mobil itu langsung saja melesat pergi menuju kediaman keluarga Oh.

***

“Taeng-ah, kajja kita masuk. Aku tidak sabar bertemu dengan Kai oppa.” Ujar Wendy dengan wajah berseri-seri. Taeyeon hanya menghela napasnya kasar, mengikuti jejak Wendy yang sudah memasukki kediaman keluarga Oh.

“Aish, yeoja ini selalu saja meninggalkanku jika sudah bersangkutan dengan Kai oppanya.” Gumam Taeyeon.

***

“Mewah sekali rumah ini, pantas saja orangtua Sehun adalah donatur terbesar di sekolah kita. Dia yang paling berpengaruh.” Gumam Wendy saat dirinya masuk bersama-sama dengan Taeyeon.

Taeyeon yang mendengar gumaman Wendy menganggukkaan kepalanya tanda dirinya setuju atas perkataan sahabatnya itu. Tanpa sengaja yeoja itu menangkap sosok yang sudah membuatnya merona merah sedang berada di tengah-tengah ballroom tersebut ‘Oh Sehun’. Siapa lagi jika bukan namja itu. Namja yang membuat jantungnya berdetak dua kali lebih cepat.

“Taeyeonnie. Aku tinggalkan kau sebentar di sini ne? Kau tidak apa-apakan? Aku akan segera kembali setelah urusan selesai. Annyeong.” Ujar Wendy yang melangkahkan kakinya meninggalkan sahabatnya. Taeyeon hanya menganggukkan kepalanya pasrah. Kemudian dirinnya mencoba mencari sosok itu kembali.

“Kemana namja itu?” gumam Taeyeon.

Namja yang sedang dicarinya sudah tidak ada di sana. Sosok itu tiba-tiba saja hilang dari pandangannya, dan sekarang Taeyeon hanya menatap orang-orang di sekitarnya. Kemudian menatap lantai, lalu memainkan kakinya di lantai itu. Dirinya mencoba mencari hiburan yang dapat menghilangkan rasa bosannya. Orang-orang di sini banyak yang tidak dikenalnya. Setelah bergelut dengan pikirannya, rasa bosan itu kembali merayapinnya. Dan gadis itu memilih untuk keluar dari ruangan penuh sesak itu.

Taeyeon melangkahkan kakinya menuju taman yang tak jauh dari dirinya berada. Taman itu cukup sepi. Taeyeon mendudukkan dirinya dan menatap kosong kearah ruangan yang berada di depannya. Ruangan yang terdapat banyak sekali orang-orang sedang berkumpul, berdansa, dan aktifitas lainnya untuk meramaikan acara itu.

***

“Eoh, ternyata ada kau di sini. Kau tidak ingin masuk ke dalam dan menikmati acaraku?” ujar seseorang yang berada di samping Taeyeon. Taeyeon yang tadinya menatap langit dengan pandangan kosong, kemudian mengalihkan pandangannya pada seseorang yang sedang berada di sampingnya. Terkejut. Ya, Taeyeon sangat terkejut saat dirinya mengetahui siapa yang berada di sampingnya dan berbicara padanya.

“E-eoh, n-ne. A-ak-aku s-se-sedang men-mencari udara saja Sehun-ssi.” Jawab Taeyeon dengan gugup, terlihat wajah yang memerah seperti kepiting rebus yang baru saja matang dan siap disajikan sekarang.

“Begitu rupanya. Kau sendirian Taeyeon-ah?” tanya Sehun sambil memandangi langit malam.

“Ani. A-aku bersama de-dengan Wendy. K-kau, me-mengapa berada di sini?” tanya Taeyeon sambil menatap rumput-rumput yang menghiasi taman itu.

“Aku bosan berada di sana, selalu menjadi pusat perhatian. Sungguh menyebalkan.” Ujar Sehun terkekeh kecil.

Taeyeon menatap Sehun dengan pandangan yang sulit diartikan. “YA! Kau ini pemilik perusahaan ternama dan hari ini acaramu, tentu saja kau menjadi pusat perhatian. Dasar pabbo.” Balas Taeyeon kesal dengan perkataan Sehun yang menurutnya konyol.

“Aku tahu bahwa aku namja pabbo. Bahkan namja pabbo di dunia.” Ujar Sehun dengan tersenyum manis kepada Taeyeon.

“E-eh, b-bukan i-tu ma-maksudku. K-kau, j-ja-jangan sa-salah paham Sehun-ssi. Makdsudku adalah…” belum selesai Taeyeon mengucapkan kalimat-kalimat terakhirnya, Sehun langsung saja memotong perkataan Taeyeon.

“Ssstt, aku tahu apa maksudmu Taeng-ah. Maksudku, aku mengakui diriku adalah namja pabbo karena aku tidak bisa menghentikan yeoja-yeoja itu. Aku tidak bisa menghibur dirinya yang sedang menangis. Bahkan aku membuatnya menangis. Aku tidak bisa mendekatinya, bahkan berbicara kepadanya saja tidak pernah. Lihatlah, betapa bodohnya aku sebagai namja bukan?” ungkap Sehun dengan senyuman memaksa.

Taeyeon yang mendengarnya hanya menahan hatinya yang berdenyut nyeri. Sakit, itulah yang ia rasakan. Sanggupkah dia untuk berada di situ? Mendengar kata-kata yang keluar dari Oh Sehun.

Rasanya ia ingin lari dari situ dan tidak ingin bertemu dengan Sehun sekarang. Dan membiarkan Sehun nanti dengan wanita pujaannya. Namun, kakinya tidak mau bergerak juga untuk pergi dari situ.

Sehun menarik nafasnya dalam-dalam, lalu melanjutkan perkataannya. “Dan saat ini aku sangat bahagia. Aku sudah berbicara dengannya. Aku sudah mengungkapkan semuanya kepada dirinya. Dan sekarang aku ingin mengungkapkan perasaanku padanya bahwa aku mencintainya.”

Taeyeon merasakan air matanya mulai mengalir. Dirinya sudah tidak kuat untuk menahan cairan bening itu untuk tidak keluar. Dengan segera Taeyeon menghindari tatapan Sehun agar namja itu tidak mengetahui keadaan dirinya sekarang. Taeyeon dengan kekuatan penuh memutuskan untuk pergi dari taman itu dan pulang sekarang juga.

“S-sebaiknya, kau segera mengungkapkan perasaanmu itu. Aku akan pergi dan tidak mengganggumu. Ajaklah dia untuk bertemu dengan dirimu Sehun-ssi. Annyeong, semoga berhasil.” Ujar Taeyeon dengan suara yang sedikit parau. Untung saja Taeyeon dapat menutupi keadaannya dnegan baik, walaupun dirinya sudah mengeluarkan cairan bening itu.

“Tunggu Taeyeon-ah. Berhentilah untuk membohongi dirimu. Mianhae, aku sudah membuatmu seperti ini. Aku tidak bisa menghiburmu. Aku sudah sangat tersiksa melihat dirimu menahan semuanya. Aku juga bukan orang yang sempurna seperti yang mereka pikirkan. Aku benci kepada diriku karena menyakitimu, orang yang yang sangat aku cintai. Taeyeon-ah, aku mencintaimu. Saranghae.” Ujar Sehun tulus sambil menatap Taeyeon yang membelakanginya.

“Tatap aku, aku tahu kau tersiksa. Dan sekarang aku ingin menghiburmu. Terimalah aku, aku akan membahagiakanmu mulai sekarang dan seterusnya. So, would you be mine Taeyeon-ah?” kata Sehun sambil menatap Taeyeon penuh dengan kelembutan dan ketulusan di sana.

Taeyeon benar-benar tidak percaya akan ungkapan Sehun yang membuat jantungnya berdegup kencang dan perutnya yang terasa seperti ada kupu-kupu yang bertebangan di dalamnya.

“K-kau men-mencintaiku? Mencintai gadis buruk rupa sepertiku? Ja-jangan bercanda Sehun-ssi.” Balas Taeyeon.

Sehun tersenyum menyeringai kepadanya. Lalu, mengelus pipi Taeyeon yang sudah memerah sejak tadi.

“Ani, aku serius. Ini bukan lelucon Yeoni-ah. Ck, kau ingin aku mencium-mu eoh? Sudah kau tinggal menjawab pertanyaanku. Palliwa!” ujar Sehun dengan tidak sabarnya. Taeyeon menundukkan kepalanya lalu menganggukkan kepalanya pelan.

“Ck, aku ingin mendengar jawaban dari bibirmu yang manis itu baby. Bukan anggukkan yang aku inginkan. Jadi?” desak Sehun.

“Ya, aku mau. Aku ingin menjadi kekasihmu.” Ujar Taeyeon pelan masih dengan kepala menunduk.

“Aku tidak mendengarnya. Lagipula, tidak baik berbicara dengan seseorang tidak melihat kedua matanya.”

Taeyeon menghela napasnya untuk menetralkan jantungnya, kemudian memberanikan diri menatap Sehun. “Ya, aku ingin menjadi kekasihmu…” belum selesai gadis itu mengatakannya, Sehun dengan segera menarik Taeyeon hingga bibir keduanya menyatu dengan sempurna. Sehun hanya menempelkan bibirnya, tidak mencoba untuk memperdalam ciuman mereka.

Setelah beberapa menit, Sehun melepasnya dan menatap Taeyeon. Wajah gadis itu benar-benar mirip dengan kepiting rebus yang siap dimakan. Dan itu membuat Sehun terkekeh kecil.

“Wajah manis sekali jika warnanya berubah merah seperti itu.” Mendengar hal itu, Taeyeon memukul lengan Sehun.

“YA! Jangan menggodaku.” Kesal gadis itu.

“Haha… Maafkan aku. Ayo kita masuk, aku tidak ingin wanita-ku sakit nanti jika berada di luar yang dingin ini.” Sehun menggenggam tangan Taeyeon untuk masuk bersamanya. Senyum bahagia menghiasi kedua bibir mereka.

 

END

Dan ini ff drabble yang aneh menurut aku. Sebenernya ff ini adalah ff selingan untuk menemani kalian yang nunggu ff evil boy dan darkness of love. Aku seneng banget lihat respon kalian atas ff aku yang aneh itu. Ga tau deh mau ngomong apa lagi. Seperti biasa, aku menunggu kritik dan saran untuk aku. Dan tunggu ff aneh aku yang lain ya!! See you.

Advertisements

36 comments on “[FREELANCE] I Love You (Drabble)

  1. haha so sweet
    ck knpa bayanginnya malah hunhan sih
    astaga kebanyakan baca ff gs, smpai lupa klu castnya seyeon 😀
    ditunggu 2 ff yg msh bkn penasaran badai, terutama darkness of love and ff lainnya 😉
    hwaiting 😀

  2. Singkat, padat jelas/? Suka sama alur ceritanya suka sama cast nya >< HunTae, duh jiwa shipper kumat (?) /tinggalkan jejak👣👣/

  3. Daebak thor!! ^^
    Taeyeon kgak peka, sehun kgak berani:’v
    Sweet bnget thor!:’3
    Dtnggu klau ada sequelnya, sma ff lainnya… Fighting!! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s