Twinkle [Chap 7]

Twinkle

Title : Twinkle
Author : Mellyan
Ranting : T
Length : Multi-Chapter
Genre : Drama, Romance, School-life
Main Cast : Kim Taeyeon, Lee Taemin
Support Cast : Son Naeun, Byun Baekhyun, etc

|Chapter1|Chapter2|Chapter3|Chapter4|Chapter5|Chapter6|

[Jealous]

Taemin terus memikirkan cara untuk membatalkan pertunangannya dengan perempuan yang akan eommanya kenalkan padanya nanti malam, ia seperti akan gila karna jika ia menolaknya eommanya pasti akan menggunakan Taeyeon untuk mengancamnya ini bahkan sangat susah untuk dipecahkan bahkan melebihi rumus fisika sekalipun

“Taemin a~ wae?” Taeyeon bingung karna Taemin yang tidak bisa diam menyetir mobilnya, Taemin selalu menghembuskan nafas dengan paksa dan sesekali ia menghentakan tangannya pada stiran mobil

“Taenggi aku .. tapi berjanjilah dulu padaku kau tidak akan meninggalkanku apapun yang akan eomma lakukan pada kita” Taeyeon terkejut mendengar Taemin yang mengatakan hal itu dengan mimik yang sangat ketakutan Taeyeon jadi ikut takut karna ia fikir eomma mereka telah mengetahui hubungan terlarang mereka ini

“Taemin a~ apa eomma sudah tau semuanya? Apa eomma sangat marah? Apa eomma ingin memiskan kita atau eomma akan membuangku jauh-jauh? Jawab aku Taemin a~, ah jinjja aku sudah katakan Taemin kita tidak boleh seperti” Taeyeon hampir menangis karna ketakutannya sendiri

“Taenggi a~ bukan itu, sebenarnya eomma akan menjodohkanku dengan seorang yeoja”

“Eh? Nugu?”

“Molla, tapi Taenggi aku akan melakukan apapun agar perjodohan ini batal kau tenang saja”

Taeyeon terdiam sejenak, “Kapan kau akan bertemu dengannya?”

“Nanti malam jam 7, di restoran keluarga tempat biasanya eomma dan rekan bisnisnya bertemu, tapi Taenggi demi apapun aku tidak ingin menghadirinya tapi eomma mengancamku kalau aku tidak datang ia akan melarangku bertemu denganmu” Taemin berbicara dengan nada seperti anak kecil seperti kebiasannya saat ia berbicara dengan manja pada nunanya

“Kalau begitu kau harus menghadirinya” jawab Taeyeon dengan santai

“Apa kau tidak cemburu?”

“Untuk apa?”

“Aish, lupakan” Taeminpun kembali kesifat dewasannya lagi dan fokus pada jalanan

~Twinkle~

“Taemin a~ kenapa kau masih diam saja? Ayo pulang kalau tidak kau akan telat nanti” Taeyeon menarik lengan Taemin tapi sekuat apapun tarikannya itu tidak akan mengubah posisi Taemin dari tempat duduknya, “Aish benar-benar anak ini” Taeyeonpun mengeluarkan jurus ajummanya

“Ya! Kau jangan seperti itu” Taemin menarik lengannya agar terlepas dari cengkraman Taeyeon, “Wajahmu bahkan lebih mengerikan dari pada Eomma” Taeminpun berdiri dan mengambil tasnya lalu berjalan keluar sambil diikuti Taeyeon

“Taemin a~ kau harus berpenampilan rapih nanti pilihlah baju yang formal jangan pakai baju anehmu saat pertemuan nanti, ah rambutmu juga kau harus menatanya sedikit agar tidak berantakan seperti itu, apa perlu nanti aku membantumu?” Taemin tidak memperdulikan ucapan Taeyeon ia terus berjalan sampai mereka memasuki mobilnya dan melaju kerumah Taeyeon, Taeyeonpun terus memandangi Taemin sambil mencek apa lagi yang harus diubah agar Taemin terlihat sempurna di pertemuan nanti

“Oh” Taeyeon memetikan jarinya, “Taemin a~ saat bertemu dengannya kau harus menjaga ucapanpun berbicaralah secara formal, dan juga pakai parfum jangan sampai tidak, hemm.. dan juga kau harus…”

“Nuna” panggil Taemin untuk menghentikan ucapan Taeyeon karna ia sudah tidak tahan dengan sikap Taeyeon yang seperti itu, “Apa kau merasa tidak keberatan sama sekali?” Taeyeon hanya menggeleng mendengar pertanyaan Taemin, “Apa kau tidak takut aku berpaling pada perempuan itu” Taemin bertanya sekali lagi untuk memastikan dan lagi Taeyeon hanya menggeleng

“Ahh jinjja mungkin kau tidak memiliki perasaan yang sama denganku”

Taeyeon terdiam sejenak ia baru sadar jika ini menyangkut perasaan Taemin padanya dan iapun baru merasa jika seharusnya ia cemburu ataupun takut jika kekasihnya dijodohkan dengan wanita lain, seperti perempuan pada umumnya yang akan sangat cemburu jika namjachigunya dekat dengan perempuan lain bahkan ini sudah menjadi tingkat serius karna sudah menyangkut perjodohan, “Taemin a~ aku..” Taeyeon berusaha menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya karna ia lupa jika sekarang ia adalah yeojachingu Taemin, karna terlalu nyaman dengan kebiasaan sebelumnya seperti hubungan saudara pada umumnya membuat Taeyeon lupa diri.

“Kita sudah mau sampai” Taemin berusaha mengalihkan pembicaraan karna ia takut apa yang akan diucapkan Taeyeon adalah kata-kata yang tidak ingin dia dengar

“Taemin aku benar-benar…”

“Ah, mungkin menerima perjodohan ini tidak ada salahnya”

“Taemin a!” Taeyeon menaikan nada bicaranya agar Taemin memberikan ia kesempatan untuk bicara

“Siapa tahu kalau perempuan itu lebih cantik, baik, tinggi, dan sexy?”

“Yaa! Neo”

“Kita sudah sampai” Taemin menghentikan mobilnya dengan kasar sehingga membuat Taeyeon terkejut

“Taemin a~ dengarkan aku dulu”

“Aku tidak bisa berlama-lama” Taemin mengirimkan signal agar Taeyeon turun dari mobilnya, Taeyeonpun akhirnya keluar dengan wajah tidak rela karna ia masih ingin bicara dengan Taemin dan menjelaskan padanya, Taeyeon benar-benar merasa bersalah ditambah dengan Taemin yang pergi tampa mengucapkan salam perpisahan seperti biasanya dan melajukan mobilnya dengan cepat

Sepulangnya di rumah Taeminpun tidak langsung mempersiapkan diri karna ia sengaja untuk mengulur-ulur waktu dan berpenampilan seadanya saja tidak seperti apa yang Taeyeon pesankan padanya, Taemin berbaring pada ranjangnya yang empuk sambil terus memikirkan Taeyeon lalu iapun mengeluarkan handphone dari celana sekolahnya dan memandangi foto Taeyeon yang ia jadikan wallpaper handphonenya, “Kau benar-benar membuatku kesal, kenapa kau menunjukan reaksi yang seperti itu? Apa ada perempuan yang semangat saat namjachigunya dijodohkan dengan wanita lain? Ah kau pasti sudah gila atau kau tidak menganggapku kekasihmu?” Taemin terus mengoceh seakan sedang berbicara langsung dengan Taeyeon, tiba-tiba pesan dari Taeyeonpun masuk dan membuatnya terkejut

Taemin a~ maafkan aku, kau pasti berfikir aku sudah gila
aku benar-benar tidak bermaksud seperti itu
aku hanya ingin kau terlihat baik nanti dan membuat eomma senang

Taemin terkejut karna Taeyeon seperti dapat mendengar ocehannya yang tadi dari pesan yang ia kirim ke Taemin, tapi Taemin sama sekali tidak ingin membalasnya dan iapun memilih untuk tidur agar rasa kesalnya dapat menghilang, waktu sudah menunjukan jam 6.45 tapi Taemin tetap saja terlelap dalam mimpinya hingga mimpinyapun buyar saat panggilan dari Eommanya yang terus menerus berbunyi ia mengangkatnya dengan setengah sadar

“Wae? chagi ya”

“Taemin a! Apa yang kau lakukan sekarang cepatlah datang kesini” Taemin akhirnya benar-benar tersadar saat mendengar suara khas dari eommanya itu

“Ne.. ne.. aku akan segera kesana” Taeminpun bergegas mandi dan mempersiapkan diri walau sejatinya ia benar-benar tidak ingin melakukan ini semua

Eomma Naeun dan Naeunpun sudah sampai ditempat yang ia janjikan bersama Eommanya Taemin dan kedatangan mereka langsung disambut hangat oleh Eomma Taemin

“Ah Ny. Son anakmu benar-benar cantik hari ini” puji eomma Taemin dan segera mempersilahkan mereka untuk duduk, “Maaf karna anakku sedang ada halangan kecil sehingga ia sedikit telat nanti” eomma Taeminpun berusaha membuat alasan agar tidak mengecewakan calon besannya itu

“Ne, tidak masalah” Eomma Naeun membalasnya dengan tertawa ringan sedangkan Naeun terus diam sedari tadi, seperti Taemin, Naeun juga berat hati saat menghadiri pertemuan kecil ini karna ia juga belum mengetahui siapakan Namja yang akan menjadi calonnya nanti, tidak lama dari itupun Taemin sampai dan ia melihat kesekitar mencari keberadaan Eommanya tidak perlu waktu yang lama iapun mengenali Eommanya yang sedang berbincang dengan wanita yang terlihat seumuran dengannya serta dengan yeoja yang mengenakan baju terusan berwarna Pearlescent sky blue dengan rambut yang dicepol yang tampak hanya dari belakang saja, iapun mendekati meja tersebut

“Maaf aku terlambat” Naeun terdiam ia mengenali dengan pasti suara namja yang tepat berada dibelakangnya tapi Naeun tidak memberanikan diri untuk menoleh pada namja itu karna ia takut pendengarannya salah

“Ah.. ini dia anakku” Eommanyapun segera menyuruh Taemin untuk duduk disampingnya, “Perkenalkan dia ini putraku satu-satunya Lee Taemin”

“Naeun?” Taemin terkejut saat ia melihat Yeoja itu dari depan, Naeunpun tidak kalah terkejutnya saat mengetahui sosok sebenarnya Namja yang akan menjadi masa depannya nanti, Taeminpun duduk tetap dengan ekspresi kagetnya setelah itu mereka memesan makanan sambil berbincang hangat

“Ny. Lee ceritakan sedikit tentang anakmu ini pada putriku agar mereka dapat lebih mengenal satu sama lain” pinta Eomma Naeun dengan senyuman khas ajumma

“Ahahaha.. tentu saja, Naeun a~ anakku Taemin dia ini sangat pemalu makanya dari tadi ia hanya diam tapi sebenarnya ia itu sangat perhatian dan penuh kasih sayang” Eommanyapun terus menceritakan tentang kepribadian anaknya dan begitupula dengan Eomma Naeun sedangkan mereka hanya saling melirik satu sama lain dengan kaku

“ Taemin a~” panggil eomma Naeun

“Ne, ajumma?”

“Jangan panggil aku seperti itu akan lebih baik jika kau memanggilku Eomma”

“Mianhamnida, aku tidak terbiasa memanggil orang lain dengan sebutan Eomma”

“Hey, Taemin a~ Ny. Son ini bukan orang lain kau harus membiasakan itu, benarkan Naeun?” Naeunpun hanya dapat tersenyum mendengar pertanyaan dari calon ibu mertuanya

Aish, jika saja perempuan itu bukan Naeun aku bisa saja langsung menolaknya tapi tidak mungkin aku berkata kasar pada Naeun karna bagaimanapun dia ini sekarang telah menjadi temanku

“Taemin a~ tolong antarkan Naeun pulang ya karna aku dan Eommamu masih ada yang ingin dibicarakan”

“Ne, A.. eom.. eomma” jawab Taemin terbata-bata, iapun segera mengajak Naeun untuk pulang, dan perilaku malu-malu mereka malah membuat para eomma mereka semakin gemas melihatnya bahkan Taeminpun tidak lupa untuk membukakan pintu mobilnya untuk Naeun

“AH.. akhirnya aku dapat bernapas lega” Taemin terlihat sangat lega saat mereka benar-benar memasuki mobil dan melaju pulang, “Naeun a~  aku benar-benar tidak tahu kalau itu adalah kau” Naeun membuat senyuman karna ia tidak tahu apa yang harus ia katakan pada Taemin, ia bingung apa ia harus bahagia karna pria yang dijodohkan dengannya adalah namja yang paling ia cintai atau ia harus sedih karna bagaimanapula ia tetap tidak akan mendapatkan hati Taemin karna Taemin telah meletakannya pada Taeyeon dan itu hanya akan membuat Taemin sakit jika perjodohan ini dilanjutkan, Naeun tidak ingin melihat Namja yang ia cintai menjadi terluka karna dirinya

“Taemin a~ kau tenang saja aku akan meminta Eomma untuk membatalkan perjodohan ini” setelah lama berfikir Naeunpun membuat keputusannya sendiri, lebih baik ia mundur walaupun ada kesenangan dalam hatinya kalau laki-laki yang dijodohkan dengannya adalah Taemin tapi ia benar-benar tidak ingin jika Taemin melakukannya dengan terpaksa ia juga merasa kalau Taemin akan sakit hati pada akhirnya, itu akan beribu-ribu menyakitkan jika melihat Taemin yang selalu sedih dihadapannya dibandingkan dengan melepaskan Taemin

“Eh? Jinjja?”

“Aku sudah tahu semuanya” Taemin terdiam iapun memandangi Naeun dengan wajah penuh tanda tanya sedangkan Naeun hanya melihat kedepan dengan tatapan kosong

“Kau dan Taeyeon memiliki hubungan khususkan?”

“Na.. Naeun a~ kau tahu darimana?”

Naeun hanya tersenyum dan jelas sekali dipandangan Taemin bahwa Naeun sedang menutupi wajah sedihnya, “Aku akan merahasiakannya, Taemin a~ turunkan aku disini”

“Tapi..”

“Sekarang” Taeminpun menghentikan mobilnya dan dengan cepat Naeun turun dan mencari Taxi tampa memperlihatkan wajahnya karna saat ini matanya sudah tidak dapat menampung lagi air mata yang akan keluar, “Sakit, mengapa ini begitu terasa menyakitkan?

~Twinkle~

Cuaca di korea akan berganti dengan musim dingin ditandai dengan angin yang semakin menghembuskan hawa dinginnya dan suhu yang semakin hari semakin menurun, bahkan Taeminpun ikut menjadi dingin kepada Taeyeon (?) yang sama sekali tidak mengajak Taeyeon untuk berbicara dari kemarin

“Taemin a~ kau masih marah?” Taeyeon menghampiri Taemin perlahan disaat yang lainnya sedang mengganti pakaian untuk berolahraga tapi Taemin tidak menghiraukannya dan bergegas keruang ganti sambil membawa baju olahraganya, Taeyeonpun akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mengajaknya bicara kalau persaannya sudah membaik nanti

“Eunji a~ gwenchana?” tanya Naeun yang melihat Eunji yang sedari tadi menaruh kepala pada mejanya, “Lebih baik kau izin pulang saja dari pada kondisimu memburuk”

“Aku tidak apa-apa Naeun a~ kau duluan saja aku akan absen dari pelajaran olahraga hari ini” Taeyeonpun mendekati mereka berdua setelah mengarkan pembicaraan mereka dari jauh

“Eunji a~ Naeun a~ Wae yo?” tanya Taeyeon penasaran

“Taeyeon a, Eunji sedang tidak enak badan ia memang selalu seperti itu jika memasuki musim dingin”

“ahh.. apa kau baik-baik saja eunji?”

“Ne..” Eunji tersenyum dan menyuruh mereka untuk segera mengganti baju olahraga mereka, dan akhirnya Naeun dan Taeyeonpun pergi meninggalkan Eunji sendirian di dalam ruang kelas tak lama kemudian Baekhyun yang melewati kelas mereka tak sengaja melihat Eunji yang menggigil dan memeluk dirinya sendiri Baekhyun menghampiri Eunji karna rasa simpatiknya

“Eunji a~” Eunji terkejut mendengar suara yang selalu ia ingin dengarkan sejak lama betapa bahagianya Eunji saat melihat Baekhyun yang berdiri tepat disampingnya dan Baekhyunpun memberikan almameternya karna melihat bibir Eunji yang membiru dan tubuhnya bergetar iapun mengambil tempat dan duduk disamping Eunji

“Gomawo”

“Kau ini tidak pernah berubah dari dulu, seharusnya kau membawa jaket sudah tahu kau ini lemah terhadap udara dinging” Eunji tertawa kecil mendengar ucapan Baekhyun yang penuh rasa peduli terhadap dirinya membuatnya teringat masa-masa dulunya bersama Baekhyun mereka selalu saling menghangatkan dan Baekhyun pasti akan selalu membawakan ia jaket lebih karna ia tahu Eunji adalah orang yang pelupa, perlahan Eunji menyandarkan kepalanya pada dada Baekhyun dan memeluknya Baekhyun terkejut walau dulu ia sering seperti itu tapi saat ini perbuat Eunji sangat membuatnya canggung

“Bolehkan aku seperti ini?”

“Oo.. eoh” Baekhyun mengangguk dengan ragu-ragu

“Suhu tubuhmu tidak pernah berubah selalu hangat dan membuatku nyaman” Baekhyun hanya dapat menjawabnya dengan senyuman merasa ada sesuatu yang mengganjal Baekhyunpun mengalihkan penglihatannya ia terkejut dan segera membenarkan posisinya saat melihat Taeyeon berdiri didepan pintu kelas ia terus berfikir sejak kapan Taeyeon berdiri disitu dan memperhatikan mereka dengan begitu serius

“Mianhae” Taeyeon tersenyum dan pergi dari tempat itu Baekhyunpun langsung menyusul Taeyeon dan meninggalkan Eunji dengan wajah sedihnya

“Taeyeon a~” Panggil Baekhyun agar Taeyeon menghentikan langkahnya, “Maafkan aku” dan Taeyeon hanya menunjukan wajah bingungnya, “Aku hanya ingin membuat Eunji lebih baik tadi ia terlihat begitu kedinginan, kau jangan salah paham aku tidak ada apa-apa dengan Eunji” Baekhyun berusaha menjelaskan agar Taeyeon tidak salah paham

“Kau  tidak perlu seperti itu aku tidak apa-apa” Taeyeon tertawa kecil melihat kelakuan Baekhyun iapun membalikan badannya dan seketika raut wajahnya berubah menjadi sedih “Taeyeon a~ apa kau cemburu? Kenapa hatimu merasa sakit? Andwe! kau sudah punya Taemin, tidak boleh cemburu Taeyeon a~” Taeyeonpun memaksa hatinya agar tidak cemburu dengan Eunji ia terus bergumam dalam hati sambil berjalan meninggalkan Baekhyun dilorong yang sepi itu dan menuju lapangan

“Taeyeon a~ mana botol minummu?” tanya Naeun

“Ah, aku lupa tadi aku mendadak ingin ke toilet dan lupa dengan airku”

“Ternyata kau ini sangat pelupa” merekapun duduk diantara barisan yeoja saat para namja sedang sibuk bermain futsal, “Taeyeon a~ menurutmu bagaimana Taemin itu?”

“Eh? Kenapa kau tiba-tiba menanyakannya?”

“Tidak apa, aku hanya penasaran”

“Hemm, bagiku dia adalah adik yang baik dan penurut aku senang memiliki adik seperti dia…”

“Jika kau memandanginya seperti namja bukan seperti adikmu bagaimana perasaanmu padanya?” pertanyaan mendadak dari Naeun yang memutuskan ucapan Taeyeon berhasil membuat Taeyeon diam membisu ia bingung apa yang harus ia katakan dan ia mulai takut jika Naeun mengetahui hubungan terlarang mereka ini

“Jika aku terlahir bukan sebagai nunanya aku tetap tidak akan memilihnya menjadi namja yang kusuka” Taeyeon berusaha menenangkan dirinya agar tidak menimbulkan kecurigaan pada Naeun

“Wae?”

“Karna  Taemin itu banyak yang menyukainya dan aku pasti akan langsung kalah dari para yeoja yang jauh lebih cantik dari padaku, selain itu Taemin begitu dingin aku tidak menyukainya aku lebih tertarik pada namja yang gentlemen dan romantis”

~Twinkle~

Taeyeon duduk sendiri dikantin sekolahnya karna Sunny yang sedang sibuk mengurus Sehun namja tercintanya dan Taemin yang masih tetap mendiami Taeyeon, ia memutuskan untuk makan sendirian dikanti tersebut melihat nunanya yang kesepian itu lama kelamaan membuat Taemin tidak tega dan mendekati tempat duduk nunanya belum sempat Taemin duduk  tiba-tiba seorang yeoja memanggilnya dengan histeris.

“Oppa!” Seolhyun berlari dan langsung merangkul lengan Taemin tentu saja Taemin tidak suka apa lagi ia melakukannya didepan Taeyeon, Taemin segera melepaskan pelukan Seolhyun di lengannya “Oppa wae? Kau tidak suka?” Taemin sama sekali tidak mengacuhkan pertanyaan Seolhyun

“Taemin a~ kau jangan dingin seperti itu” Taeyeon menasehati Taemin sambil tertawa geli karna melihat mereka berdua bertingkah bagaikan anak kecil dan Seolhyun menarik Taemin dan duduk bersampingan didepan Taeyeon, ia senang sekali karna ini pertama kalinya mereka makan bersama

Karna saking senangnya Seolhyunpun baru tersadar kalau dia dan Taemin belum mengambil makanan, “Oppa kau mau makan apa?” tanya Seolhyun dengan antusiasnya

“Kau saja, aku tidak lapar” jawab Taemin dengan dinginnya, karna tidak ingin memakan waktu banyak Seolhyunpun bergegas mengambil makanan dan minum untuk Taemin karna bagaimanapun ia tidak tega jika Taemin hanya melihat mereka makan setidaknya dengan meminum sesuatu akan lebih baik

“Taemin a~ apa kau masih marah?”

“Sudah berapa banyak kau menanyakan itu padaku?”

“Itu karna kau tidak menjawabnya”

“Aku tidak marah, aku hanya berfikir apa kau benar-benar menerimaku karna cinta atau hanya karna terpaksa?”

“Ssstt..” Taeyeonpun segera menutup mulut Taemin dengan telunjuknya dan melirik kesekitar untuk memastikan tidak ada yang mendengar ucapa Taemin barusan, “Taemin a~ jangan keras-keras kau ingin semua tahu?” merekapun kembali dalam diam

“Jadi apa jawabanmu?”

“Na, nan..” belum sempat Taeyeon menjawab Seolhyun telah kembali dengan membawa semangkuk ramyun dan dua jus melon untuk ia dan Taemin

“Oppa ini untukmu” Seolhyun menyodorkan minuman pada Taemin

“gasamhamnida”

“Oppa aku ini kan lebih muda darimu jangan mengucapkan kalimat seakan aku ini tua”

“Ne.. ne.. Gomawoyo”

Merekapun melanjutkan makan dan Taemin hanya memandangi Taeyeon sambil meminum Jusnya dengan perlahan, tak lama Seolhyun melihat Baekhyun dari kejauhan dan membuatnya teringan sesuatu iapun menghentikan makannya dan mendekatkan wajahnya lebih dekat dengan Taeyeon yang duduk didepannya

“Eonni a~” Seolhyun memanggil Taeyeon dengan suara serius dan membuat Taeyeon yang saat itu sedang menikmati semangkuk sup jamur dengan nasi dan salad ikut menatapnya dengan serius juga, “Apa saat kau melakukannya dengan Baekhyun oppa itu sangat menyakitkan?” Seolhyun mengecilkan suaranya sambil melirik kesekitar dan sekarang Taeminpun ikut serius mendengar Seolhyun yang bertanya seperti itu

“Eeh?” Taeyeonpun kebingungan karna ia tidak mengerti sama sekali pertanyaan Seolhyun

“Waktu Eonni dan Baekhyun oppa melakukan ‘itu’ di ruang kesehatan kebetulan aku melewatinya, itu terdengar sangat menyakitkan, omo aku jadi takut jika harus melakukannya suatu saat nanti” Seolhyun menjadi tersipu-sipu saat menanyakan sesuatu yang terlalu dewasa pada Taeyeon itu dan itu membuat Taemin yang sedang menegakkan Jus melonnya menjadi tersedak dan melihat Taeyeon sinis

“Seolhyun a~ aku tidak mengerti ucapanmu?” Taeyeon mulai bingung dengan wajah anehnya karna ia terkejut saat Seolhyun mengatakan hal semacam itu

“Kau tidak perlu malu eonni aku memakluminya hanya saja aku tidak menyangka oppa seberani itu dan kalian, ah jinjja kalian melakukannya di sekolah” Seolhyunpun menjadi semakin menggila dengan wajah tersipu-sipunya, Taemin yang memanas segera meninggalkan mereka hatinya seperti ingin meledak mendengar ucapan Seolhyun ia berfikir keras ada apa diantara Taeyeon dan Baekhyun yang tidak ia ketahui sebelumnya dan ia mempercayai ucapan Seolhyun karna ia tahu gadis polos seperti Seolhyun tidak akan membohonginya ia begitu kesal karna Taeyeon wanita yang sangat ia cintai telah diambil oleh Baekhyun tampa sepengetahuannya

“Eoh, Oppa” Seolhyun terkejut karna Taemin yang mendadak pergi meninggalkan mereka begitu saja, “Apa Taemin oppa marah?”

“Seolhyun a~ kau salah paham”

“Hemm?” Seolhyun menunjukan wajah imutnya saat bingung seperti itu

“Aku dan Oppamu tidak ada hubungan special diantara kami, dan saat diruang kesehatan kami tidak melakukan apa-apa”

“Tapi…” sekarang gantian Taeyeon yang meninggalkan Seolhyun untuk mengejar Taemin tampa Seolhyun melanjutkan ucapannya ia mencari-cari Taemin tapi dia tidak menemukan Taemin dimanapun, dilain sisi Taemin yang terlihat sangat kesal menyembunyikan diri di toilet karna ini adalah tempat satu-satunya dimana Taeyeon tidak akan menemukannya hatinya sekarang benar-benar terluka ia terus meremas dadanya dan perlahan air matapun menjatuhi pipinya karna tidak tahan dengan rasa sakit yang ia hadapi saat ini

Taeyeon nuna, wae? Apa salahku kenapa kau menyakitiku seperti ini, kau melalukannya dengan pria lain itu sangat menyakitkan ketika aku mengetahui bahwa pria lain telah mendapatkanmu seutuhnya, kau telah membiarkan Baekhyun menjadi pria pertama, wae?” Taemin terus berteriak dalam hatinya.

Taeyeon menghentikan langkahnya di lorong sekolah dan berlutut dengan lemas sambil memegangi dadanya yang terlihat sangat kesakitan Baekhyunpun segera menghampiri Taeyeon dan mereka menjadi pusat perhatian orang-orang disekitar saat itu juga

“Taeyeon a~ kau kenapa?”

“Sakit..” Taeyeon meringis

“Dimana yang sakit?”

Iapun menujuk dadanya, “Di sini, mengapa ini terasa begitu sakit?”

 

-To Be Continue-

Readers-nim jongmal mianhae .-. minggu lalu aku absen buat post ff ini :’ karna aku lagi sibuk sama persiapan dan ujian praktek dari seminggu lalu hiks :’ makanya critanya jadi kurang feel ya? Konsentrasi author lagi buyar sebuyar-buyarnya jadi maap banget Readers-nim (:
Sama author mau ucapin makasih sebesar-besarnya pada Readers yang udah baca ff ini dan para nonsilent readers yang udah kasih masukan dan semangat buat aku :* jongmal mwuaa mwuaa hehehehe…
MianForTypo
n’ please don’t be silent apapun commentnya akan sangat berharga buat author
Bye bye~

Advertisements

62 comments on “Twinkle [Chap 7]

  1. Uuhh,syukur aja deh kalo naeun mau batalin perjodohannya.
    Yaaakkk,taeng kamu itu cinta sama sypa aih?Taemin apa baekhyun? Berharap sih sma taemin yaa. Cpt baikan dong taetae,pngin liat kalian sweett lagi.
    Next chp ditunggu^^

  2. bagus ko thor!!

    biar pun kurang greget ,tp bgus !!

    ksihan jg ya jd taemin !!
    knp aku jd mau taetae couple ya !!
    jd sdih” ngliat taemin nangis!!
    nggk tega!!

    ya udh thor aku tggu ya next chap.a!!

    jngan lma” jg ya!!
    ya udh smngat thor!!
    fighting!!

  3. bagus ko thor!!

    biar pun kurang greget ,tp bgus !!

    ksihan jg ya jd taemin !!
    knp aku jd mau taetae couple ya !!
    jd sdih” ngliat taemin nangis!!
    nggk tega!!

    ya udh thor aku tggu ya next chap.a!!

    jngan lma” jg ya!!
    ya udh smngat thor!!
    fighting!!
    ok!!

  4. Pingback: Twinkle [Chap 8] | All The Stories Is Taeyeon's

  5. Pingback: Twinkle [Chap 9] | All The Stories Is Taeyeon's

  6. Pingback: Twinkle [Chap 10] & Quotes | All The Stories Is Taeyeon's

  7. Pingback: Twinkle [Chap11] | All The Stories Is Taeyeon's

  8. Pingback: Twinkle [Chap12] | All The Stories Is Taeyeon's

  9. Pingback: Twinkle [Chap13] | All The Stories Is Taeyeon's

  10. Pingback: Twinkle [Chap14] | All The Stories Is Taeyeon's

  11. Pingback: Twinkle [Chap15] | All The Stories Is Taeyeon's

  12. Pingback: Twinkle [Chap16] | All The Stories Is Taeyeon's

  13. Pingback: Twinkle [Chap17] | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s