[FICLET] Who Are You

Untitled

Title : Where You Are

Author : Di

Ratting : PG-15

Genre : Romance

Length : Ficlet

Main Cast : Kim Taeyeon, Byun Baekhyun

” tidurlah” gumam Baekhyun membelai rambut Taeyeon, Taeyeon menatap mata Baekhyun . Terpancar rasa takut dan gelisah dari sorot mata hazel miliknya membuat Baekhyun sejenak memalingkan pandangannya. Baekhyun mendesah lelah dan kembali menatap Taeyeon sebelum ahirnya memberikan senyuman terbaik miliknya , ia menatap Taeyeon dengan tenang seakan mengatakan – semua akan baik-baik saja –

“aku akan menjagamu, tidurlah” Baekhyun mendekap tubuh mungil Taeyeon menghancurkan jarak antara mereka. erat, namun cukup lembut tanpa ingin menyakiti tubuh rapuh Taeyeon sebelum ahirnya ia mencium kening Taeyeon.

Taeyeon membalas pelukan Baekhyun dan perlahan memaksakan matanya untuk tertutup meskipun ia tidak ingin jatuh terlelap saat ini.

“hmmmmmmm~” Taeyeon membuka matanya ketika mendengar suara Baekhyun bersenandung mengalun indah di telinganya.

Baekhyun tahu.

Ia tahu Taeyeon sangat menyukai suara emas miliknya -yang hanya ia tunjukkan pada Taeyeon-

Bagaikan lullaby bagi Taeyeon, perlahan, tanpa ia sadar ia memejamkan matanya bersiap untuk memasuki dream land. Baekhyun terus bersenandung hingga ia yakin Taeyeon telah tertidur pulas . 2 tahun menjalin hubungan, lebih dari cukup untuk Baekhyun mengenal Taeyeon dengan baik.

Baekhyun mencium kening Taeyeon. perlahan. sangat perlahan Baekhyun melepaskan pelukan Taeyeon dari tubuhnya dan bangkit dari tempat tidur mengambil jaket denim yang ia letakkan di meja.

Baekhyun membuka lemari pakaian miliknya dan menyelipkan tangannya di antara tumpukan pakaian dan menarik kembali tangannya ketika ia menemukan barang yang ia perlukan. senjata api.

Bagaikan seorang bipolar. ia bukanlah Baekhyun yang sama dengan Baekhyun beberapa saat yang lalu memiliki tatapan mata yang menenangkan, bukanlah Baekhyun yang Taeyeon kenal. rahangnya mengeras, tatapan Baekhyun terpancar kebencian.

“let’s just end this game ,Sehun”

” ini akan berahir jika salah satu di antara kita mati”
-krek- Baekhyun memasangkan peluru ke senjata api itu.

Baekhyun merogoh kantung celananya , menekan beberapa tombol untuk menghubungkannya pada seseorang.

“Jongin, kau di mana?”

“Aku dan yang lain sudah menunggu di luar apartemen mu hyung”

“Aku datang” Segera ia memutuskan sambungan telfonnya.

ia sudah merencanakannya. ia lelah. ia tahu Taeyeon juga merasakannya.

Hari ini ia berencana mengahiri semuanya. Mudah untuknya melakukan ini sejak lama, bukan tanpa alasan jika dia dan kelompoknya menjadi salah satu gangster yang di segani di negeri gingseng itu . Baginya membunuh dan berada dalam sebuah perkelahian merupakan hal yang biasa.

Semuanya akan mudah bagi Baekhyun jika semua hal ini tidak berkaitan dengan Taeyeon. Satu-satunya kelemahan Baekhyun.

Baekhyun menyenderkan tubuhnya pada dinding kamar , memandang sendu ke arah Taeyeon yang tertidur pulas. Bayangan itu kembali muncul, bayangan yang membuat dirinya menyesali kebodohannya.

“Seharusnya aku tidak mengenalkanmu padanya, maafkan aku membawamu ke dalam situasi seperti ini” Baekhyun berjalan perlahan mendekati tubuh mungil Taeyeon yang terbaring tenang.

” dan maaf , aku harus mengahiri ini dengan caraku” ia mencium kening Taeyeon, mengusap pipinya dengan sayang. Baekhyun tersenyum geli melihat raut wajah Taeyeon berubah ketika tanpa sengaja sentuhan Baekhyun mengganggu mimpi indah Taeyeon.

” aku akan memenangkan permainan ini”

“kau adalah miliku Kim Taeyeon” Baekhyun beranjak menuju pintu bersiap meninggalkan ruangan. ia mengambil senjata api yang ia letakkan untuk sementara di atas night stand dan untuk terahir kali sebelum meninggalkan kamarnya ia melirik Taeyeon sebelum ahirnya Baekhyun mengunci kamar itu dan berlalu meninggalkan apartemennya.

” just mine ” bisiknya dalam hati.

———————

” Baekhyun!!” Taeyeon terbangun dari tidurnya. keringat meluncur dengan deras, pikirannya tidak tenang. ia hanya membutuhkan Baekhyun untuk saat ini. pelukan hangat Baekhyun, wangi khas tubuh Baekhyun yang memabukkan. senyuman yang selalu bisa menenangkannya. semua yang ada pada dirinya.

“Baekhyun?”

“baek…..”

Taeyeon perlahan turun dari tempat tidur , berjalan menuju pintu.

“Baekhyun?” Taeyeon panik ketika ia tidak bisa membuka pintu. Taeyeon terus memukul-mukul daun pintu hingga telapak tangannya terasa panas.

“baek!! buka! Baekhyun???!!” ia mengedarkan pandangannya semua sudut kamar, ia tidak menemukannya. jaket Baekhyun. Hadiah pemberiannya yang telah Baekhyun klaim menjadi jaket kesayangan Baekhyun. Tiba-tiba Taeyeon ingat Baekhyun selalu meletakkan senjata api ke dalam salah satu sudut lemari. Dengan langkah cepat Taeyeon membuka lemari dan menarik semua pakaian yang tersimpan di dalamnya berharap menemukan senjata api milik Baekhyun sebelum pikiran negatif tentang apa yang Baekhyun lakukan menguasai pikirannya.

nihil….

“tidak……. Baekhyun”

Taeyeon merogoh saku miliknya , menekan speed dial no 1.

beep…… beep…..

” Baekhyun ” air mata meluncur mulus di pipi mulus miliknya.

beep…….

Taeyeon mengigit bibirnya untuk berusaha menahan air mata yang terus mengalir karena Baekhyun tidak menjawab panggilannya. Baekhyun tidak pernah mengabaikan panggilannya. beberapa kali Taeyeon menekan speed dial 1 menunggu dengan cemas.

beep…….

Ia tidak akan bisa tenang sebelum mendengar suara itu.

“kau tidak boleh , terlalu berbahaya” Taeyeon bergumam di antara isakannya.

beep….

“Taeyeon?” terdengar suara Baekhyun berusaha terdengar tenang ketika menyebutkan namanya.

“Baekhyun! hiks hiks pulang….. hiks Baekhyun pulang hiks” Sekujur tubuh

“hei ~ gadis cengeng. aku akan pulang, urusanku di sini telah selesai”

“aku sudah membunuhnya” Taeyeon menghela nafas, ia mengigit bibirnya. mungkin ini terlihat kejam, Taeyeon menghela nafas dengan lega ketika mendengar kabar kematian. namun ini masih belum seberapa kejam dari apa yang telah Sehun lakukan pada keluarganya.

demi mendapatkannya.

“Baekhyun pulang…….” hanya kata-kata itu yang terlintas di pikirannya.

” iya ak-“

DOR!!~

terdengar suara dentuman senjata api . mata Taeyeon melebar mendengar suara itu.

“baek?”

“Baekhyun? jawab aku” Taeyeon berteriak ketika tidak mendapat jawaban dari Baekhyun.

“demi Tuhan Baekhyun jawab aku!” air mata Taeyeon kembali berjatuhan setelah ia mendengar ucapan seseorang dari tempat Baekhyun berada. Taeyeon menjatuhkan hanphonenya. di rasakan lututnya melemas hingga tubuhnya jatuh. ia hanya bisa menangis.

—————-

“cepat bawa Baekhyun ke rumah sakit!”

THE END

Hallo, jadi ini ff yang aku buat setelah sekian lama ngga nulis ff lagi ga tau hasilnya bagus atau engga lol . Itung-itung buat liat minat reader di tulisanku. Kalau pada suka dan dapet respon bagus aku ada rencana bikin cerita berchapter ( mumpung lagi libur ).

 

Btw buat end cerita ini, jangan bunuh aku karena ngegantung lol

Advertisements

41 comments on “[FICLET] Who Are You

  1. awalnya manis banget eh di tengah” pas liat baekhyun pegang senjata udah ada firasat ga enak.. dan ternyata bener:”)
    emang apa yg dilakuin sehun ke keluarga taeyeon?? aaaa penasaran 😦 tapi udah end :’)
    yaudah fighting buat ff lainnya^^

  2. huu thor !!

    pdhl pnasaran bnget ,tpi nggk ppa deh ,di tggu ya ff yang lain dan HRUS ber chapter ya !!

    bdw critax seru smpai jd deg”an aku bcax !!

    ya udh smngat ya!!

  3. demi apa ini gantung banget. banyak banget hal yg perlu di jelasin di ff ini, maka dari itu buat sequel dong hahaha ini awalnya sweet banget eh di tengah cerita mulai was was hihi next ff ditunggu 🙂

  4. kok ceritanya gantung sih thor,,,
    ap baek baik2 saja, gmn nasib taeyeon,,,
    sequel please?????
    dtggu karya2 slnjutnya,,
    fightaeng!!!

  5. waag ngeggantung, kurang panjang nih thor ㅜ.ㅜ lagi seru2nya baca padahal hehe.. bikin sequel dong, aku masih ga ngerti ceritanya soalnya. Ditunggu ff chapter karyamu authornim;) semangaaatt!

  6. Aahh.. Ini ngegantung banget kakak. :”
    Baek kenapa?? Kenapa dia bisa tertembak? Aaaakhh rasanya aku mau nangis pas Taeng eon terus2an nyuruh Baek buat cepet pulang. Taeng eon bener2 sayang sama Baek. :”
    Please, lanjutin ya kak? Buat chapter juga nggak papa. Aku malah seneng. :’)
    Pengen baca lanjutan cerita mereka.
    Ya kak? Lagi kangen berat sama couple yg satu ini 🙂
    Ditunggu kak..

  7. astaga thornim~~~
    sumpah ini nggantung bgt
    argh ,,,
    tp gapapa ceritanya sukses bikin aku deg-deg an + penasaran
    huft
    ditunggu ff yg lain
    hwaiting 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s