Twinkle [Chap 3]

Twinkle

Title : Twinkle
Author : Mellyan
Ranting : T
Length : Multi-Chapter
Genre : Romance, School-life, Friendship, Sad
Main Cast : Kim Taeyeon, Lee Taemin
Support Cast : Son Naeun, Byun Baekhyun, etc

|Chapter1|Chapter2|

[Friends]

Hari ini adalah hari dimana Tim basket Taemin untuk pertama kalinya melawan sekolah lain, semua telah disiapkan sematang mungkin, lapangan basket indoor sekolah merekapun telah ramai dipenuhi penonton yang sudah sangat antusias menunggu datangnya hari ini debar hati mereka dapat sangat terasa begitupula dengan Tim Chilider Taeyeon yang akan tampil didepan banyak orang nantinya.
Kedua tim sudah berada di sampig kiri kanan lapangan untuk melihat penampilan para Chiliders sekolah mereka sebelum pertandingan dimulai, di ruang ganti para yeoja terlihat begitu gugup namun juga bahagia, sedangkan Taeyeon masih sibuk dengan memperhatikan penampilannya di depan kaca ia merasa risih harus memakai baju yang begitu minim berwarna pink itu

“Taeyeon a~ apa yang kau lakukan ayo kita harus bergegas keluar” Eunji memanggil Taeyeon untuk mepersiapkan dirinya dan kluar dari ruang ganti menuju lapangan
Mereka telah siap di posisi masing-masing dan musikpun dimulai, mata Taemin tidak sedetikpun lepas dari Taeyeon ia begitu terpukau dengan nunanya itu dan saat Taeyeon membalas tatapannya suhu tubuh Taemin langsung meningkat, ia begitu gugup

“Taemin apa yang kau perhatikan hingga wajahmu memerah seperti itu” Tanya Baekhyun yang membuat Taemin salah tingkah

“A.. ah Ani”

Akhirnya pertandingan sesungguhnyapun dimulai tidak begitu sulit bagi Taemin dan kawan-kawan untuk memboboli keranjang lawan karna Tim mereka memiliki anggota yang bagus tapi bukan berarti mereka harus lengah quarter 1pun berakhir dengan skor 12-8

“Naeun kasih handuk dan air ini ke Taemin” Eunji menyodorkan handuk dan botol air ke Naeun dan mendorongnya untuk menghampiri Taemin tapi Naeun bingung apa yang harus ia lakukan Eunji terus mendorong Naeun hingga pada akhirnya Naeunpun memberikannya

“Taemin a~” Naeun memberikan handuk dan botol air tadi ke Taemin

“Gomawo” Taemin terlihat begitu lelah dan nafasnya yang saat itu tidak beraturan, ia menoleh ke Naeun sambil tersenyum, seperti sihir tubuh Naeun seketika membeku

“Fighting eoh” Naeun segera meninggalkan Taemin sebelum dirinya terlihat lebih bodoh lagi di depan Taemin

Pertandingan yang cukup melelahkan akhirnya berakhir dengan total skor 32-26 untuk Tim Taemin merekapun membuat perayaan kecil-kecilan di lapangan saat semua penonton telah pergi

“Aku bangga pada kalian yang begitu kompak dan semangat kalian yang membara, tidak sia-sia hasil latihan kita selama ini” pujian demi pujian terus dilontarkan dari mulut pelatih mereka

“Hyung bagaimana kalau kita berlibur bersama untuk merayakan kemenangan pertama kita ini” usul dari Sehun, mereka memang memanggil pelatih mereka dengan sebutan hyung/oppa karna umurnya yang terbilang masih muda dan juga agar mereka terasa lebih dekat

“Ah~ ide yang bagus bagaimana kalau akhir pekan ini kita pergi ke pantai dan untuk bermalam kalian bisa memakai vila ku yang ada di sana jadi kita akan berlibur 2 hari 1 malam” semuapun langsung menyetujui usulan pelatih mereka itu

~Twinkle~

Liburanpun merekapun dimulai pertama-tama mereka sibuk mengangkut barang-barang mereka dan beristirahat sejenak hingga hari mulai sore mereka menyiapkan peralatan untuk BBQan Taemin membatu Naeun yang terlihat kesulitan membawa peralatan yang cukup banyak sedangkan Taeyeon sedang sibuk menusukan daging dan sayuran untuk dibakar nanti, Taeyeon melihat dari kejauan Baekhyun yang sedang duduk di pesisir pantai dan kemudian Taeyeon menghampirinya

“Hey, apa yang kau lakukan di sini sendirian” Taeyeon menyapa Baekhyun yang sedari tadi tidak menyadari keberadaannya yang kemudian duduk di samping Baekhyun sambil memeluk lututnya

“Ah, aku hanya ingin melepas kerinduan sudah hampir 10 tahun aku tidak kepantai seperti ini” Baekhyun menatapi indahnya kilauan berwarna orange yang diciptakan dari pertemuan airlaut dan langit yang kini mulai memerah menandakan matahari akan tenggelam, suara deburan ombak dan hembusan angin yang lembut suasana yang sangat menenangkan.
Ada banyak yang mengganggu fikiran Baekhyun dan itu terlihat jelas bagi Taeyeon yang terus mengamati mata Baekhyun yang hampir berkaca-kaca

“Baekhyun a~ Gwenchana yo?”

“Hemm.. Gwenchana” Baekhyun mengangguk kecil dengan tatapan kosong

Taeyeon tidak percaya begitu saja, kemudian iapun bangun dari tempatnya dan melangkah mendekati deburan ombak dan menuliskan sesuatu di atas pasir putih itu Baekhyun penasaran dan menghampirinya

“Apa yang kau lakukan?” Taeyeon tetap mengukir tulisan dengan ranting yang ia temukan didekatnya tampa memperdulikan pertanyaan Baekhyun karna nantinya iapun akan tahu, “ ‘Baekhyun berbohong padaku’, ya apa maksudmu?” tapi kenyataannya Baekhyun tidak mengerti sama sekali, Taeyeon meraih tangan Baekhyun dan menyatuhkan kelingking mereka

“Yaksogae, saat ombak datang dan menghapus tulisan ini kau tidak boleh melakukannya lagi”

“Eunji a~” Panggil Naeun yang membuat Eunji sadar dan terlepas dari pandangan yang sedari tadi terus memperhatikan Baekhyun dan Taeyeon, “Apa kau tidak ingin memperbaiki hubunganmu dan Baekhyun? Aku lihat kau masih memikirkan dia kan?”

“Ani, itu hanya masa lalu seorang anak kecil” Eunji menggeleng mantap dan tersenyum pada Naeun

Baekhyun membulatkan matanya karna terkejut dengan ucapan Taeyeon yang membuatnya teringat akan masa lalunya, Ombakpun datang dan menghapus tulisan Taeyeon di atas pasir tadi “Sekarang katakanlah sejujurnya apa yang terjadi padamu, kita itu teman bukan? Berbagilah kesedihanmu padaku”

“Aku hanya teringat waktu terakhir aku bersama Eommaku bermain ke pantai”

“Mulai sekarang aku akan menemanimu bermain agar kau tidak bersedih lagi”

“Ya! Kalian jangan hanya berduaan saja di sana! Bantu kami” Taemin memanggil mereka karna  tidak tahan melihat Taeyeon dan Baekhyun yang semakin tenggelam dalam tatapan satu sama lain, “Ne..” Taeyeonpun berlari ke arah perkumpulan teman-temannya

Taeyeon jongmal mianhae aku tidak mengatakan yang sejujurnya

~Twinkle~

Waktu menunjukan 11.20pm waktu bagi orang-orang sudah terlelap dalam mimpinya namun tidak untuk Baekhyun ia masih memandang keluar dari balkon

-Baekhyun Flashback”
Baekhyun kecil yang menangis sambil menumpukan wajah pada lututnya di pinggir pantai, saat itu adalah masa tersulitnya diumurnya yang ke7 ia harus menerima kenyataan untuk ditinggal eommanya bukan hanya sebentar atau lama tapi untuk selamanya, Eommanya meninggal karna suatu penyakit, karna rumahnya dekat dengan pantai ia selalu bermain di tapi pantai tapi tidak untuk saat seperti ini, “Baekhyun a~ jangan menangis lagi” seorang yeoja kecil datang dan membujuknya  untuk tidak bersedih itu mulai ikut menangis karna Baekhyun sama sekali tidak menghiraukannya lalu yeoja itu menarik tangan Baekhyun mendekati ombak dan menuliskan “Baekhyun menangis” dengan tangan mungilnya

“Eunji a~ apa yang kau lakukan?” Baekhyun bertanya dengan sura tersendak-sendaknya

“Jika tulisan ini hilang kau tidak boleh melakukannya lagi, aku akan selalu disampingmu untuk memastikan kau tidak akan menangis lagi”
-Flash back end-

“Baekhyun a~ kau belum tidur?” Baekhyun terkejut medengar suara Taeyeon yang berada dibelakangnya, Taeyeonpun berjalan mendekati Baekhyun dan berdiri disampingnya

“Kau sendiri?” Baekhyun balik bertanya

“Aku terbangun tadi karna ingin ke toilet lalu aku melihatmu disini, apa kau masih bersedih? Aku akan menemanimu jika kau mau”

Baekhyun menarik lengan Taeyeon lalu memeluknya dengan erat, “Jangan pergi ku mohon”

“Oh.. o Ne” jawab Taeyeon dengan ragu karna ia begitu terkejut dengan tindakan mendadak yang dibuat Baekhyun
Baekhyun melepaskan pelukannya dan menatap Taeyeon dalam, pandangannya mulai kabur ia mulai mendekatkan wajahnya perlahan dengan tatapan kosong yang akhirnya memejamkan matanya, Taeyeon semakin dibuat salah tingkah dan gugup ia bingung apa yang harus ia lakukan hingga akhirnya Taeyeonpun ikut memejamkan matanya saat bibir Baekhyun menyetuh bibir mungilnya, Baekhyun memeluk kembali tubuh Taeyeon dan meletakan dagunya dibahu Taeyeon

“Jangan pergi Eunji a~”

Taeyeon mematung mendengar ucapan Baekhyun tepat di telinga kirinya, jantungnya yang berdebar kecang langsung berhenti saat itu juga, Baekhyun tersadar ketika merasakan ada sesuatu yang jatuh dipundak atasnya dan itu adalah air mata Taeyeon “Eunji?” Taeyeon mengeluarkan suara halusnya yang hampir tidak terdengar, Baekhyun melepaskan pelukan tadi dengan wajah terkejut ia sangat sadar apa yang ia lakukan
Taeyeon segera pergi meninggalkan Baekhyun karna tidak ingin Baekhyun melihat wajahnya yang sedang kacau ia menangis sambil memegang dadanya yang terasa seperti ditusuk-tusuk
Baekhyun terlihat kesal dan merasa sangat bodoh dengan apa yang ia lakukan kepada Taeyeon ia menutup matanya yang sebentar lagi akan mengeluarkan air mata penyesalan.

~Twinkle~

Pagi ini adalah waktu untuk mereka berkemas untuk pulang karna mereka harus istirahat dan esok hari kembali melanjutkan aktifitas seperti biasa sebagai pelajar, Taeyeon tidak menunjukan wajah sedihnya sama sekali sehingga terlihat tidak terjadi apa-apa bahkan ketika berpapasan dengan Baekhyun ia tetap menunjukkan senyumnya walau ia masih merasakan sakit.
Taeyeon tetap dalam aktifitas belajar dan eskulnya seperti tidak ada yang berubah kecuali hanya satu ia tidak dapat tersenyum lepas lagi dihadapan Baekhyun ia menyibukan dirinya dengan segala aktifitas yang dapat ia lakukan agar tidak teringat sakit hati yang dibuat Baekhyun

“Sica a~ waeyo? Wajahmu terlihat lusuh” Sunny menghampiri Jessica yang sedang duduk sendirian di kantin sekolah dengan Jus Strawberry yang hanya diaduk-aduk sedari tadi

“Huft~ Aku kehilangan barang berhargaku”

“Mwo?! Apa itu, Apa jam tangan rolexmu? atau anting tiffanymu? atau kalung diamond snowmu? Katakan biar aku bantu untuk mencarinya, di mana trakhir kali kau melihatnya, ah.. jangan-jangan Handphone apple barumu” Sunny terus memberi pertanyaan bertubi-tubi tampa membiarkan Jessica menjawabnya

“Taenggu, aku bahkan lupa kapan trakhir melihatnya”

“Eh? Aku tidak mengerti”

“Ya neo jongmal pabo, aku kehilangan Taeyeon yang lebih penting dari semua barang yang kau sebutkan tadi” Jessica akhirnya to the point karna Sunny yang tidak mengerti, raut  wajah Sunnypun ikut bersedih

“Mungkin Taeyeon sudah bosan dengan kita dan ia telah menemukan kebahagiaan barunya”

“Sunny a~ sebentar lagi aku akan pindah ke San Francisco, aku akan melanjutkan kelas 2ku di sana”

“Sica andwae! Aku tidak mau sendirian” Sunny merengek agar Jessica tidak meninggalkannya “Taeyeon telah meninggalkanku, apa sekarang kau juga ingin meninggalkanku?”

“Aku juga tidak ingin pindah tapi appaku harus kembali ke San Francisco karna pekerjaannya” Jessica berusaha menjelaskan agar Sunny tidak salah paham

Hari demi haripun berlalu, Baekhyun selalu mecari kesempatan untuk dapat menjelaskan kejadian yang sangat bodoh itu pada Taeyeon tapi ia tidak berhasil mendapatkannya
disaat latihan ia memanggil Taeyeon tapi yeoja itu hanya tersenyum dan beralih ke lainnya Taeyeon tidak mau mendengar apa-apa lagi dari mulut Baekhyun, karna Taeyeon merasa ia harus jaga jarak dengan Baekhyun mulai sekarang sebelum hatinya benar-benar diambil

Taeyeon melihat Naeun duduk di bangku halaman sekolah sendirian iapun menghampiri Naeun “Naeun a~ kau sendirian saja, dimana Eunji?”

“Ah Taeyeon, Eunji sedang di ruang guru tadi Jung Ssaem memanggilnya”

“Hemm.. kau dan Eunji pasti sudah sangat dekat, karna dimana ada kau disitu ada Eunji begitupula sebaliknya”

“Ne, dulu waktu SMP aku selalu sendirian karna aku tidak pandai untuk bergaul tapi tiba-tiba ada murid pindahan dan itu adalah Eunji dia sangat baik ia dapat membuat aku nyaman dengannya”

“Woah, aku kira kalian sudah berteman dari kecil”

“Ani, aku dan ia baru bertemu saat kelas 2”

“Menurutmu bagaimana Eunji itu?” Taeyeon mulai penasaran dengan sosok Eunji

“Ia terlihat sangat ceria seperti tidak ada masalah dalam hidupnya, tapi ternyata Eunji adalah orang yang sangat kuat dulu sebelum aku mengenalnya ia mengalami masa buruk bahkan sampai ia takut untuk masuk sekolah, makanya Eunji dipindahkan ke sekolah lain”

“Kalau bolehku tau apa yang terjadi padanya?”

“Eunji memiliki seorang teman laki-laki sejak ia kecil mereka selalu bersama sampai mereka meranjak dewasa namjachinggunya tumbuh menjadi namja yang tampan sehingga banyak yeoja yang menyukainya dan itu membuat Eunji dibenci, ia selalu di bully agar ia menjauh dari namjanya ia takut dengan perlakuan teman-temannya dan akhirnya Eunji memutuskan untuk menjauh tampa memberitahu Baekhyun apa yang terjadi agar dia tidak khawatir”

“Ah, Eunji a~” Taeyeon tidak menyangka kalau Eunji memiliki masa yang sangat kelam

“Dan kau tahu kami sangat terkejut karna ternyata Eunji bertemu lagi dengan Namjachinggu yang ia ceritakan padaku di sekolah ini”

Taeyeon terdiam sejenak, “Apa yang kau maksud adalah Baekhyun?”

“Eh? Bagaimana kau bisa tahu?” Naeun terkejut karna jawaban Taeyeon tepat sasaran

“Aku hanya asal menebak hehehe” Taeyeon memikirkannya lagi, ia bingung apa yang harus ia lakukan sekarang ia merasa bersalah karna tidak mendengarkan penjelasan baekhyun, sekarang ia tahu betul bagaimana perasaan Eunji dan juga Baekhyun dalam benaknya Baekhyun pasti sangat frustasi karna ditinggal begitu saja oleh Eunji tampa ia tahu sebabnya

“Lalu bagaimana dengan kau dan Jessica Sunny?”

Ding… Taeyeon baru teringat kalau ia dan kedua chinggunya sudah lama tidak bermain lagi ia merasa sangat bodoh karna sibuk menghilangkan rasa sakit hatinya ia malah melupakan temannya sendiri

“Ah Naeun a~ mianhae aku harus segera pergi” Taeyeon berlari mencari Jessica dan Sunny
Iapun mendapati mereka di kelasnya Taeyeon menghampiri meja mereka berdua dengan perlahan karna ia tahu Jessica dan Sunny pasti sangat kecewa dengannya

“Wae? Apa kau telah dicampakan teman barumu dan mencari kami lagi” Jessica mengeluarkan kalimat dinginnya sebelum sempat Taeyeon memaggil namanya

“Sica a~, Sunny a~ jongmal mianhae aku tidak bermaksud seperti itu”

“Taeyeon a~ aku benar-benar kecewa padamu, sebaiknya kau pergi” Sunny tidak ingin melihat wajah Taeyeon karna ia takut akan mengeluarkan air mata, Taeyeonpun pergi menuju kelasnya ia benar-benar takut kehilangan kedua temannya itu ia terus memikirkannya selama jam pelajaran sampai bel pulangpun berbunyi ini benar-benar mengganggu fikirannya bahkan melebihi perlakuan Baekhyun padanya

“Yeon a~ ayo pulang” Taemin mengajak Taeyeon untuk pulang merekapun berjalan menuju mobil Taemin, Taeyeon terus memasang raut sedih tampa menatap Taemin begitupula saat di perjalanan “apa yang kau fikirkan” Taeminpun bingung dengan apa yang sedang terjadi dengan nunanya, Taeyeon tidak menjawab sampai akhirnya ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya Taemin tahu apa yang sedang dilakukan nunanya dari pundak Taeyeon yang bergetar ia sedang menangis Taeminpun menghentikan laju mobilnya

“Kalau kau tidak mau menceritakannya aku akan diam saja disini, aku tidak mau appa melihat aku membawamu dengan kondisi seperti ini” Taemin sedikit mengancam bukan karna takut dengan appanya tapi karna hatinya ikut sakit saat Taeyeon menangis

“Taemin a~ aku jahat sekali aku meninggalkan teman berhargaku untuk kesenanganku sendiri”

“Yaa! orang jahat itu tidak akan menangisi kesalahannya sendiri, kalau kau orang jahat berhentilah menangis”

Tangisan Taeyeon semakin menjadi-jadi “Aku tidak bisa berhenti”

“Kau ini bukan orang jahat, menangis seperti ini tidak akan mengubah keadaan besok kau harus menjelaskan kepada mereka apa yang terjadi”

~Twinkle~

Taemin menghampiri Jessica dan Sunny di kelas mereka

“Apa kau ingin menyuruh kami untuk memaafkan nunamu?” Jessica menatap Taemin dingin

“Ani, aku hanya ingin memberitahu Taeyeon menunggu kalian di ruang musik  saat istirahat nanti, ah satu lagi aku tidak memaksamu untuk memaafkan Taeyeon karna seorang teman pasti akan memaafkan  temannya tampa suatu paksaan” Taeminpun meninggalkan mereka

Saat jam istirahat, Sunny terus memaksa Jessica untuk keruang musik akhirnya iapun jalan dengan terpaksa diruang musik mereka mendapati tidak ada seorangpun di sana

“Cihh kau lihat percuma kita ke sini, aku ingin kembali” Sebelum Jessica melangkah keluar mereka mendengar suara petikan gitar dari balik horden

Walaupun kemarin kita sedikit bertengkar
Sekarang kita tertawa, saling dekap
Ayo kita berjanji, You are my best friend

Taeyeon mulai menyanyikan sebuah lagu untuk mereka dengan suara merdunya, ia tidak tahu apa reaksi temannya setelah ini tapi yang pasti ia ingin menyampaikan perasaannya kepada kedua chinggunya itu, kalau kata-kata tidak dapat tersampaikan ia akan menyampaikannya dengan sebuah lagu itulah yang difikirkannya saat ini

Walaupun masalahmu kecil
Jangan kau simpan sendiri
Ceritakanlah, berjanjilah sekali lagi

Saat kau tertawa akupun bahagia
Saat kau sedih kedua matakupun basah

Di dunia ini hanya kau My Friend
Kau suka cita dan jiwaku
Aku akan selalu menjaga hal berharga itu
Selamanya, aku bersumpah
Saranghae chinggu ya

Saat kau tidak ada aku sangat kesepian
Saat kau sakit aku tidak bisa tidur karna khawatir

Kau adalah hadiah bagi hidupku My Friend
Kau permata dan keajaibanku
Aku akan selalu menjaganya
Aku bersumpah sekali lagi
Saranghae chinggu ya

(SNSD-My Best Friend)

Taeyeon menaruh gitarnya dan berlari memeluk Jessica dan Sunny “Jongmal mianhae, aku tidak mau kehilangan my Ice Princess dan Energy pillku” merekapun melepaskan pelukannya, dan Jessica membalikan badannya ia tidak ingin Taeyeon melihat wajahnya yang basah karna air mata

“Sekarang Ice Princess kita sedang mencair” Sunnypun mengejek Jessica agar ia tidak menangis lagi

“Yaa! Sunny a~”

Taeyeon menangis bahagia karna akhirnya ia dapat memperbaiki hubungannya dan kedua chinggu kesayangannya itu, semua kembali semula
Taeyeon menghampiri Baekhyun saat istirahat eskul mereka, sebelum Taeyeon mengeluarkan suara terlebih dahulu Baekhyun menjelaskan kepada Taeyeon kalau ia tidak bermaksud melukai hatinya

“Aku benar-benar menyesal, maafkan aku Taeyeon”

“Hemm, Gwenchana aku memaafkanmu karna kau temanku” Taeyeonpun tersenyum hangat kepada Baekhyun

“Chinggu?” Baekhyun bertanya atau mungkin memastikan apakah Taeyeon hanya menganggapnya teman dan apakah mungkin tidak dapat lebih dari itu?

~Twinkle~

Selesai eskul kali ini adalah giliran Taeyeon dan Eunji yang merapihkan peralatan
“Taeyeon a~” panggil Eunji setelah mereka selesai merapihkannya

“Wae yo Eunji?”

“Apa kau dan Baekhyun memiliki suatu hubungan special?” tanya Eunji dengan ragu-ragu

“Ani, aku dan dia hanya teman tidak lebih dari itu”

“Jinjja?” Tanya Eunji untuk meyakinkan

“Kau tidak perlu khawatir Eunji a~”

“Eh? Apa maksudmu?”

“Aku tahu kau dan dia saling menyukai kenapa kalian tidak mengawalinya dari awal lagi?” Eunji terkejut ia tidak tahu kalau Taeyeon telah mengetahui masa lalunya bersama Baekhyun, “Kau tidak perlu malu untuk menceritakannya padaku aku akan siap mendengar curhatanmu dan menjaganya”

Eunjipun duduk di bangku yang tidak jauh dari mereka, “Aku tidak mungkin muncul kembali di kehidupannya setelah apa yang aku lakukan pasti dia sudah membeciku, bahkan Baekhyun tidak menyapaku saat upacara penerimaan dulu”

“Kau salah, aku yakin Baekhyun masih mencintaimu Eunji a~”

“Kau tahu dari mana?”

Taeyeon terdiam sejenak ia berfikir tidak mungkin ia menceritakan saat Baekhyun menciumnya karna mengira Taeyeon adalah Eunji, “Ah, itu.. aku bisa membaca tatapan orang, tatapan Baekhyun padamu itu jelas sekali kalau dia mencintaimu” Jawab Taeyeon gelabakan

“Jinjja? Tapi menurutmu bagaimana cara aku mendekatinya lagi?”

“Hemm bagaimana kalau kau mengajaknya bicara dan menjelaskan mengapa kau meninggalkannya tampa alasan yang jelas pasti Baekhyun akan mengerti”

“Taeyeon a~ gomawo”

“Eh? Untuk apa?”

“Karna kau telah memberi aku semangat, aku ingin meraih Baekhyun sekali lagi”

Taeyeon tersenyum tapi hatinya bersedih sekarang ia takut untuk melihat yeoja lain memiliki hati Baekhyun semakin ia berusaha untuk tidak memikirkannya semakin jadi perasaannya pada Baekhyun, ia tidak tahu apa dia harus maju atau mundur tapi ia merasa ia harus mundur karna bagaimanapun Baekhyun pasti akan memilih Eunji daripada dia itulah yang terus ada dalam pikiran Taeyeon sehingga ia akan membantu Eunji untuk kebahagiaan mereka

~Twinkle~

Bandara Incheon, hari ini adalah hari perpisahan Jessica dengan Taeyeon dan Sunny, ia akan kembali ke San Francisco tempat kelahirannya karna kontrak appanya di korea telah berakhir dengan di temani Taeyeon dan Sunny ia merasa lega karna perpisahan mereka adalah perpisahan manis

“Sica a~” Sunny mulai menangis dan memeluk Jessica “Aku akan merindukanmu T,T”

“Yaa kau ini sudah ada Sehun jadi kau tidak akan sedih karna Sehun akan selalu menghiburmu”

“Tidak! Pokoknya aku akan sangat merindukanmu Sica!! huaaa”

“Sica a~ jangan lupa untuk sering mengabari kami eoh” Taeyeon hanya dapat memberi senyuman, ini lebih baik dari pada ia menunjukan wajah sedihnya dan akan membuat Jessica juga semakin sedih nantinya

“Aku harus segera berangkat, Annyeong chinggu ya”

Dan akhirnya Jessicapun benar-benar meninggalkan korea

-To Be Continue…-

Gomawo Readers yang udah mampir xD jangan lupa comment ya hehe
Di chapter ini Author jadi keinget sama Taengsic moment T..T

Mianhae for Typo (:

Advertisements

73 comments on “Twinkle [Chap 3]

  1. yaaa ampun !

    tga bnget tu baek ,brni bnget cium taeng ku lalu sbutin nma eunji. ,dasar ..!

    knpa aku yg jd kesel sndri..!

    tpi sweet bnget prshabatan taesunsic ,jd iri aku!!
    hehehe!

    bdw ffx kren thorr!!

    lnjutanx di prcpat ya thorr!!

    smangat ya!!

  2. Pingback: Twinkle [Chap 4] | All The Stories Is Taeyeon's

  3. Yaahh,knl jessica pergi sih. Bru juga mereka baikan udah main pergi aja,hhuhhu.
    Taeyeon suka sma baek? Apa baek juga suka sma taeng? Trs taemin gimna? KAn kasian.
    Next chap^^

  4. 😭😭😭
    Alur ceritanya bagus banget 👍👍👍👍
    Bacanya sampe nangis,,
    Jadi inget sama masa jesicca masih di snsd..
    Tetep semangat saeng,
    Fightaeng 😘❤

  5. Pingback: Twinkle [Chap 5] | All The Stories Is Taeyeon's

  6. Pingback: Twinkle [Chap 6] | All The Stories Is Taeyeon's

  7. Feelnya dapet banget :’
    Yah jessica pergi, jangan sampe persahan the southeast areabatan mereka putus
    next figting

  8. Pingback: Twinkle [Chap 7] | All The Stories Is Taeyeon's

  9. Pingback: Twinkle [Chap 8] | All The Stories Is Taeyeon's

  10. Pingback: Twinkle [Chap 9] | All The Stories Is Taeyeon's

  11. Pingback: Twinkle [Chap 10] & Quotes | All The Stories Is Taeyeon's

  12. Pingback: Twinkle [Chap11] | All The Stories Is Taeyeon's

  13. Pingback: Twinkle [Chap12] | All The Stories Is Taeyeon's

  14. Pingback: Twinkle [Chap13] | All The Stories Is Taeyeon's

  15. Pingback: Twinkle [Chap14] | All The Stories Is Taeyeon's

  16. Pingback: Twinkle [Chap15] | All The Stories Is Taeyeon's

  17. Pingback: Twinkle [Chap16] | All The Stories Is Taeyeon's

  18. Pingback: Twinkle [Chap17] | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s