I Want to Protect You (Chapter 6)

i-want-to-protect-you

 

I Want to Protect You (Chapter 6)

Author :

Chaca Aprilia

Main Cast :

KIM TAEYEON

XI LUHAN

BYUN BAEKHYUN

JESSICA JUNG

Other Cast :

Find it by yourself

Genre :

FRIENDSHIP,ENTERTAINMENT-LIFE &  ROMANCE

Rated :

PG 17 

Length :

Multi chapter

Disclaimer :

All cast belongs their parents and God.

But this story is original from my thoughts.

Credits  poster by thebrightflame

@ Art Fantasy

Thank you so much for awesome poster Vera^^

^Happy Reading^

chapter 1 | chapter 2 | chapter 3 | chapter 4 |

chapter 5

***

Taeyeon tersenyum manis ketika dirinya berpapasan dengan beberapa staff SM yang sedang bekerja. Ia berjalan dengan tergesa-gesa menuju ruangan Lee Sajangnim. Saat ia akan membuka pintu ruangan itu seseorang secara tiba-tiba keluar dari sana.

“Oh, annyeonghaseyo Taeyeon-ssi,”

Taeyeon tersentak, sedetik kemudian ia menundukkan kepalanya lalu tersenyum sopan, “Ne, annyeonghaseyo sajangnim,”

Kim sajangnim tersenyum ramah, “Kau mau menemui Lee sajangnim bukan?”

“Ne,”

“Masuklah. Baekhyun juga sudah menunggumu,”

Taeyeon menatap Kim sajangnim heran, “N-ne?”

“Masuklah,” ia menepuk bahu taeyeon pelan, “Aku pergi dulu,” ia tersenyum tipis lalu melangkah pergi meninggalkan taeyeon yang sedang mematung.

“Baekhyun? Dia juga ada disini?” taeyeon memicingkan matanya, ia menggelengkan kepalanya tidak perduli lalu mengetuk pintu ruangan itu beberapa kali.

Ia segera membuka pintu ketika sang pemilik ruangan mempersilahkannya masuk. Ia tersenyum lalu membungkuk hormat, “Annyeonghaseyo sajangnim,”

Lee sajangnim mengangguk, “Duduklah,”

Taeyeon mengangguk mengerti, ia berjalan mendekati sofa, “Oh, baekhyunnie?” ia menatap kaget baekhyun yang sedang menundukkan kepalanya.

Baekhyun mengangkat kepalanya lalu menatap taeyeon, ia tersenyum tipis, “Annyeong noona,”

Taeyeon tersenyum lebar lalu duduk disamping baekhyun, ia menatap pria itu heran, “apa yang sedang kau lakukan disini?”

Pria itu tersenyum tipis menatap taeyeon, ia kembali mengarahkan tatapannya pada Lee sajangnim yang sejak tadi memperhatikannya dan taeyeon.

Taeyeon mengerucutkan bibirnya ketika baekhyun mengabaikannya, ia mulai menatap ke depan kea rah lee sajangnim, “Apa yang ingin anda bicarakan sajangnim?”

Lee sajangnim terkekeh pelan, “Kau biasanya memanggilku appa taeyeon-a,”

Gadis itu menggaruk tengkuknya pelan, “Ne, appa,”

Lee sajangnim terkekeh lalu berdehem, “Aku ingin mengatakan suatu hal yang serius,” ia menatap baekhyun sekilas lalu beralih menatap taeyeon serius.

“Apa itu?” ia menoleh kea rah baekhyun ketika ia mendengar pria itu menghela napas panjang.

“Taeyeon,”

Taeyeon menatap lee sajangnim bingung, “Ne appa?”

“Bisakah aku meminta sesuatu darimu?”

“Ne? Jika aku bisa melakukannya, aku akan berusaha appa. Kkeundae apa itu?”

Lee sajangnim menghela napas, “Sebenarnya sangat berat untuk mengatakan ini. Tapi hanya kau dan baekhyun yang bisa melakukannya,”

Taeyeon semakin menatap tidak mengerti, “A-aku dan baekhyun? Apa maksudmu appa?” ia mengalihkan tatapannya ke samping, “Baekhyun, kau tahu sesuatu?”

“Taeyeon,” lee sajangnim menghembuskan napasnya berat, “Tolong buatlah scandal dengan baekhyun,”

Taeyeon membelalakkan matanya, “N-NE?”

“Tolong buatlah scandal kencan dengan baekhyun,”

Gadis itu terkekeh pelan, “Itu tidak lucu appa,”

“Hanya kau dan baekhyun yang bisa melakukannya, taeyeon-a,” lee sajangnim menatap taeyeon serius, “Hanya kau dan baekhyun yang dapat membantu SM,”

Taeyeon menatap lee sajangnim tidak percaya, “Kau gila,”

“Noona,”

“Ani, kau ingin menghancurkan karir artismu demi menaikkan saham?! Itu gila!” taeyeon menatap berang lee sajangnim, “Bahkan jika aku benar-benar harus melakukannya kenapa harus dengan baekhyun? Kenapa?! Baekhyun baru debut dan kau ingin menghancurkan karirnya, hah?!”

Lee sajangnim menghela napas panjang, “Semua orang sudah tahu jika kau dan baekhyun sangat dekat, jadi orang-orang akan mudah percaya dengan scandal kalian. Kumohon lakukanlah,” jelas nya.

Taeyeon berdecih pelan, “Kumohon keluarlah baekhyun,”

Baekhyun menatap taeyeon bingung, “Ne?”

“tinggalkan kami berdua,” ia berujar tanpa mengalihkan tatapannya pada lee sajangnim.

Baekhyun menatap lee sajangnim yang juga sedang melihatnya. Ia menghela napas ketika pria yang ia hormati itu mengangguk. Ia beranjak berdiri, “Aku permisi,” ia melangkah keluar ruangan dengan langkah pelan.

Lee sajangnim terus memperhatikan langkah baekhyun sampai pria itu sudah menutup pintu.

“Wae, appa?” taeyeon bertanya lirih.

“Taeyeon-a,”

“Kenapa kami harus melakukan ini?”

Pria itu memejamkan matanya, “Ini hanya sementara taeyeon-a, kumohon lakukanlah,”

Taeyeon menatap lee sajangnim lirih, “Bukankah kau tahu jika aku dan luhan berpacaran? Kenapa kau melakukan ini padaku?!”

“Aku tahu. Tapi hanya ini yang bisa kita lakukan. Jika aku membuat hubunganmu dan luhan terungkap maka aku tidak akan tahu apa yang akan terjadi pada hubungan kalian nantinya,”

“Appa,”

“Percayalah padaku, taeyeon,” lee sajangnim menatap taeyeon penuh harap.

Gadis itu hanya memalingkan wajahnya. Ia beranjak bangun, “Aku pergi,”  sebelum ia melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu, lee sajangnim kembali memangilnya.

“Besok, saat Dream Concert,” lee sajangnim menghentikan kalimatnya, ia menatap punggung taeyeon, “Buatlah moment dengan baekhyun,”

Taeyeon menghela napas, ia membuka pintu lalu melangkah keluar tanpa menjawab ucapan lee sajangnim. Ia menutup pintu lalu menyenderkan kepalanya di pintu tersebut, matanya terpejam erat.

“Noona,”

Gadis itu membuka matanya, “Apa yang sedang kau lakukan?”

Baekhyun tersenyum, “Kau baik-baik saja, noona?”

Taeyeon tersenyum, “Kenapa kau belum pulang, hm?”

“Kau mengabaikanku,” ujar baekhyun pelan, pria itu mulai berjalan beriringan dengan taeyeon.

“Tentu saja tidak,” tolak gadis itu, “Biar kutebak. Managermu sudah pulang?”

Pria itu hanya terkekeh pelan.

“Kalau begitu kau bisa pulang bersamaku. Aku membawa mobil,” taeyeon berujar lembut.

—-

Taeyeon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju dorm exo. Baik ia maupun baekhyun yang sedang duduk disampingnya tidak ada yang mau mengeluarkan suara mereka.

“Noona,” baekhyun berujar pelan.

“Hm,” taeyeon hanya berdehem, ia tetap focus untuk mengemudi.

“Maafkan aku dan yang lain,”

Taeyeon terdiam, ia segera menghentikan laju mobilnya dan menatap baekhyun bingung, “Apa maksudmu?”

“Aku hanya merasa bersalah karena kau jadi terlibat dalam masalah ini,” baekhyun menatap taeyeon bersalah.

“Aku tidak mengerti,” ia menatap ke depan, “Kenapa kau mau menerima permintaan lee sajangnim, hm? Kau mau menghancurkan karirmu?”

Baekhyun terkekeh pelan, “Aku hanya merasa harus melakukannya, noona. Semua ini terjadi karena kris hyung, dan aku sebagai adiknya..” baekhyun menghela napas pelan, “..merasa harus bertanggung jawab, noona,”

Taeyeon menatap baekhyun khawatir, ia sudah menganggap pria ini adiknya sendiri, karena itu ia merasa bahwa ia dapat merasakan apa yang pria itu rasakan sekarang, “Tapi baekhyun..”

Baekhyun menatap noonanya itu serius, “Wae noona?”

Gadis itu menatap baekhyun ragu, “Aku..aku sebenarnya sudah punya kekasih,” ujar nya pelan.

Baekhyun membelalakkan matanya tidak percaya, hatinya terasa hancur, gadis yang selama ini ia sukai sudah memiliki kekasih? Oh Tuhan! “Benarkah?”

Taeyeon menganggukkan kepalanya pelan.

“Siapa dia noona?”

“Kau tidak perlu tahu, hyunnie,”

Baekhyun tersenyum miris, ia menundukkan kepalanya, “Sebenarnya aku juga sudah memiliki kekasih, noona,” ujar nya pelan.

“Ne?” gadis itu menatap tidak percaya.

“Tapi aku akan mengakhirinya besok,” ujar baekhyun mantap.

“Mwo? K-kau akan mengakhirinya? Maksudmu?”

Baekhyun terkekeh pelan melihat reaksi taeyeon, “Aku akan mengakhiri hubunganku dengannya, noona,”

Mata taeyeon membulat lucu, “Kau gila,”

Baekhyun hanya diam. Ya, aku gila karena mu noona. Ujarnya dalam hati.

“Kau tidak perlu melakukannya baekhyun,” ujar taeyeon pelan. Jika baekhyun melakukan ini karena permintaan lee sajangnim, maka bukan tidak mungkin jika ia juga harus mengakhiri hubungannya dengan luhan. Tapi sungguh, ia bahkan tidak mau berpisah sedetikpun dengan luhan, “Jika ini karena permintaan sajangnim, maka―”

“Aku melakukannya bukan karena itu, noona,” potong baekhyun cepat, “Aku melakukannya karena aku memang sudah tidak nyaman dengannya,”

Taeyeon hanya menatap baekhyun bingung, “Maksudmu?”

“Aku menyukai gadis lain,” ujar pria itu tenang.

“MWO?”

“Itu tidak penting, noona. Bukankah sekarang kita lebih baik memikirkan tentang ucapan lee sajangnim?”

Taeyeon menghela napas berat, “Aku bahkan tidak bisa berfikir jernih sekarang,”

Baekhyun hanya diam memperhatikan taeyeon yang terlihat sedang terlihat frustasi.

“Sudahlah, kita pulang saja,”

Baekhyun menganggukkan kepalanya. Taeyeon segera melajukan mobilnya. Setelah sampai di depan dorm exo, taeyeon segera menghentikan laju mobilnya.

“terimakasih noona,” ujar baekhyun tulus, ia tersenyum menatap taeyeon.

Taeyeon hanya tersenyum tipis, ia menganggukkan kepalanya, “hm,”

Baekhyun tersenyum lalu melepas seatbeltnya, ia dengan cepat membuka pintu mobil.

“Baekhyun,”

Baekhyun kembali mengurungkan niatnya untuk keluar dari mobil, ia kembali menutup pintunya, matanya kembali menatap lembut mata taeyeon, “ye, noona?”

Taeyeon menggigit bibir bawahnya, “Mengenai ucapan sajangnim, tolong jangan beritahu membermu. Kumohon,”

Baekhyun hanya terdiam, namun kemudian ia menganggukkan kepalanya, “Baiklah,” ia segera membuka pintu mobil lalu keluar. Ia melambaikan tangannya, “Terimakasih dan hati-hati dijalan noona,”

“Masuklah baekhyun,”

Pria itu menganggukkan kepalanya, ia segera melangkahkan kakinya masuk.

Taeyeon terus menatap pintu dorm exo yang sudah kembali tertutup. Ia menyenderkan kepalanya di stir, “Apa yang harus kulakukan tuhan,”

Ia kembali memikirkan ucapan lee sajangnim. Jika ia dan baekhyun benar-benar melakukan itu, apa yang akan terjadi pada hubungannya dengan luhan? Bagaimana reaksi orang-orang? Bagaimana reaksi penggemarnya? Memikirkan itu benar-benar membuatnya gila.

——

“Kau darimana saja taeyeonnie?” sunny bertanya pada taeyeon yang barusaja masuk ke dorm.

Taeyeon hanya tersenyum tipis.

“Kau seharusnya pulang sejak tadi taeng,” ujar tiffany.

Taeyeon mengeryitkan keningnya, “Memangnya kenapa?” ia melangkah mendekati membernya yang sedang berkumpul di depan tv.

“Jika kau pulang sejak tadi mungkin kau juga bisa ikut merayakan ulang tahun luhan,” ujar sunny semangat.

“Mwo? Kalian merayakan ulang tahun luhan?!” Tanya taeyeon tidak percaya.

Sunny dan tiffany menganggukkan kepalanya, “Sangat menyenangkan,”

“Hm, kau terlambat eonni,” ujar yoona.

Taeyeon hanya diam. Ia berdehem pelan, “Aku mau ke kamar,”

“Kau sudah makan, taeng?” Tanya hyoyeon.

Taeyeon terlihat berfikir, “Sebenarnya, belum. Tapi aku sedang diet,”

“Tubuhmu bahkan sudah seperti kertas, dan kau malah diet? Kau seharusnya makan yang banyak,” cibir sooyoung.

Taeyeon berdecak kesal, ketika mendengar semua membernya yang sedang tertawa mengejeknya. Ia mengambil bantal sofa yang sedang dipegang sunny lalu melemparnya ke wajah sooyoung, “YA! Urusi saja tubuhmu!”

Sooyoung membulatkan matanya, “YA!”

“tubuhmu bahkan tidak lebih baik dariku. Kau seperti tengkorak berjalan kau tahu?!” taeyeon berkacak pinggang.

Sooyoung menatap taeyeon dengan mata melotot, ia lalu mengalihkan tatapannya ke samping, “ya, berhenti tertawa,” ia mencekik leher yoona yang tertawa terbahak-bahak.

“tengkorak berjalan hahahaha,” yoona tidak bisa menahan tawanya.

“ya, apa kau tidak sadar jika tubuhmu juga tidak jauh berbeda dengan tubuh sooyoung, hah?!” taeyeon kembali mengucapkan kata-kata sarkastisnya sekali lagi.

Yoona segera menghentikan tawanya, “Mwo?!”

Sekarang giliran sooyoung yang tertawa terbahak-bahak.

“Ya! Diamlah,”

Taeyeon hanya berdecak kesal menatap membernya yang sedang menertawakan Sooyoung dan Yoona yang sedang berdebat.

“Kenapa kau baru pulang Taengoo?”

Taeyeon mengalihkan tatapannya pada Jessica, “Ah, aku tidur lagi tadi di apartemen,”

Jessica menatapnya menyelidik, “Kau yakin?”

“Tentu saja,” jessica hanya menganggukkan kepalanya mendengar jawaban taeyeon.

“Kalau begitu aku ke kamar dulu,” pamit Taeyeon, ia dengan cepat berjalan menuju kamarnya. Ia segera menutup pintu kamarnya lalu menguncinya. Gadis itu membaringkan tubuh mungilnya di ranjang.

Matanya terpejam, dan otaknya terus-menerus memikirkan tentang apa yang harus dikatakannya pada semua membernya mengenai apa yang tadi dikatakan oleh Lee sajangnim. Gadis itu menghela napas panjang. Beberapa waktu kemudian ia sudah terbawa oleh alam mimpi.

***

Taeyeon melihat pantulan wajahnya di cermin dengan pandangan lesu. Hari ini SNSD akan tampil di Dream Concert, dan hal yang membuatnya gila adalah EXO juga menjadi salah satu idola yang akan tampil juga.

Ia sangat senang. Sungguh. Karena dengan begitu ia bisa melihat Luhan. Tapioh jangan lupakan jika Baekhyun juga adalah member EXO. Dan untuk saat ini ia benar-benar  sangattidak ingin bertemu dengan pria itu.

Taeyeon menghela napas, ia mulai merapikan rambutnya yang sedikit kusut.

“Taeng,”

Taeyeon tersentak, “Huh?”

“Ada Apa denganmu? Apa telah terjadi sesuatu?” Jessica menatapnya penuh Tanya.

Taeyeon menggelengkan kepalanya, lalu tersenyum manis, “Tidak,”

“Kau yakin?”

“Tentu,” ujar taeyeon mantap.

Maafkan aku, Jess. Ujarnya dalam hati.

“Baiklah. Kau sudah selesaikan? Setelah EXO maka giliran Soshi yang perform,”

Taeyeon mematung. EXO? Entah kenapa ia merasa mual setelah mendengar nama itu. Oh astaga.

“Hello, Kim! Are you okay?” Jessica menatap taeyeon heran.

Taeyeon tersentak, “Y-ya, tentu saja. Ayo kita pergi,” ia segera bergegas keluar dari ruangan itu.

Jessica menatap taeyeon aneh. Ada yang salah dengan gadis itu. Ujarnya dalam hati.

***

Baekhyun berjalan dengan cepat menuju sebuah lorong yang sepi. Berkali-kali ia menyemangati dirinya sendiri bahwa kali ini ia tidak boleh gagal. Mata indahnya mulai mencari orang yang ingin ia temui. Dan, ia berada disana. Duduk disebuah bangku panjang.

Baekhyun menghela napas. Ia mulai menghampiri gadis itu pelan. Merasa jika ada yang berjalan ke arahnya, gadis itu segera menoleh.

“Baekhyun oppa?” ujarnya senang. Ia segera bangkit lalu berlari kea rah pria itu. Sedetik kemudian, tubuhnya bisa  merasakan sebuah kehangatan. Ia memeluk tubuh baekhyun dengan erat, “Aku merindukanmu, oppa,”

Baekhyun hanya diam. Tangannya terangkat untuk membalas pelukan gadis itu.

Tidak! Tidak baekhyun!

Seakan tersadar, Baekhyun segera melepaskan pelukan gadis itu. Ia memegang kedua bahu gadis itu dengan erat.

Gadis itu menatap baekhyun heran, “Ada apa, oppa?”

Baekhyun menghala napas, “Dengarkan aku, Bomi,” Bomi hanya menatap baekhyun heran, “Aku..aku ingin kita mengakhiri hubungan ini,”

Bomi terdiam membeku. Tubuhnya terasa melemas. Ia menatap baekhyun tidak percaya.

“Apa.. apa maksudmu, oppa?” suara bomi sangat pelan. Sangat jelas jika ia sedang berusaha menahan tangisnya.

“Maafkan aku. Sungguh. Aku  hanya merasa jika kita sudah tidak cocok,” baekhyun menatap bomi dengan sayang, berharap jika ia akan mengerti, “Aku harap kau mengerti Bomi-ya,”

Bomi menggeleng keras, “Tidak. Aku tidak mau!”

Baekhyun terperangah, “Bomi,”

“Aku sangat mencintaimu, dan tidak mau melepasmu,” ujar gadis itu keras.

Baekhyun menghela napas, ia sudah tahu jika akan seperti ini. Tapi kali ini ia tidak akan berhenti, “Kumohon mengertilah. Kita tidak bisa terus seperti ini. Ah, Tidak! Kurasa bukan kita, tapi aku! aku tidak bisa terus seperti ini. Aku tidak bisa terus berpura-pura jika aku juga mencintaimu. Aku juga tidak bisa terus berpura-pura jika aku menikmati hubungan ini,”

Oke. Ia kehilangan kendali. Ia menatap gadis yang berada dihadapannya itu dengan kasihan. Melihat gadis itu menangis seperti itu membuatnya sakit. Sedetik kemudian ia menarik gadis itu kedalam pelukannya, “Kumohon mengertilah. Aku yakin kau akan mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari aku,” ia mengelus rambut panjang gadis itu dengan lembut, “Percayalah,”

Baekhyun memejamkan matanya ketika merasakan jika gadis itu semakin menangis dengan keras sambil mengeratkan pelukannya.

Tanpa baekhyun sadari, ada seseorang yang melihat kejadian itu. Dan seseorang itu adalah orang yang salah. Dan Dia adalah Kim Taeyeon. Gadis itu segera menjauhi tempat itu dengan cepat. Berusaha agar ia tidak ketahuan.

***

Suara tepuk tangan dan teriakan terdengar begitu keras ketika SNSD selesai membawakan lagu terbaru mereka yang berjudul Mr.Mr. lalu setelah itu kembali dilanjutkan dengan lagu Hoot. Mereka menampilkan tarian mereka dengan enerjik. Setelah selesai mereka segera membungkuk lalu melambaikan tangan pada penggemar.

Semua artis yang hadir mulai naik ke atas panggung. Ya, itu saatnya untuk ending. Lagu mulai diputar dan semua artis pun mulai menyanyi.

Taeyeon hanya celingak-celinguk menatap ke arah member EXO. Dimana Luhan? Tanyanya dalam hati.

“Taeyeon, ayo kita kesana,” ia bisa merasakan jika tangannya di genggam oleh Tiffany lalu gadis itu menariknya entah kemana.

Baekhyun tersenyum lalu melambaikan tangannya kea rah penggemar. Sesekali tatapannya mengarah kea rah member SNSD. Dimana taeyeon noona? Tanyanya dalam hati. Ia bahkan berjinjit agar bisa melihat gadis itu. Namun bukannya menemukan taeyeon, ia malah bertatapan dengan Bomi. Gadis itu juga sedang menatapnya, dan bisa ia lihat jika di matanya itu terdapat rasa sakit.

Baekhyun menghela napas lalu mengalihkan tatapannya. Ia kembali menyibukkan dirinya dengan penggemar.

—–

“Annyeonghaseyo sunbaenim,” sekelempok pria tampan membungkuk kea rah Taeyeon, Tiffany, dan Sunny.

“Ah, ne annyeong,” balas tiffany ramah. Taeyeon dan sunny hanya diam memperhatikan.

“Taeyeon sunbaenim,”

Taeyeon segera menoleh kea rah suara tersebut, dan ia mendapati seorang pria tampan dan manis sedang menatap malu-malu ke arahnya, “Ne?”

Pria itu tampak gugup, tapi sedetik kemudian ia menyerahkan sebuah kotak yang berukuran sedang kepada taeyeon, “Untukmu, sunbaenim,”

Taeyeon tampak terkejut, “Untukku?”

“Ne,” pria itu masih menatap malu-malu kearahnya, “Aku adalah fansmu sunbae,”

“Ah, benarkah,” Taeyeon hanya menggengguk lalu tersenyum manis. Ia menatap pria itu hangat, “Terimakasih,”

Pria itu tampak gugup, rona merah mulai tampak di pipi pria itu. Namun senyumannya mengembang di wajahnya. Ia tampak sangat bahagia.

Sangat manis. Ujar taeyeon dalam hati.

“BamBam adalah penggemar beratmu sunbaenim,” ujar seorang pria yang ia ketahui bernama Jackson.

Taeyeon hanya terkekeh pelan. Dan ia bisa melihat pria itu memukul tangan Jackson pelan.

Jadi namanya BamBam, ia sangat manis. Sekali lagi Taeyeon memuji pria itu dalam hati.

“Ah, maafkan aku. kami harus ke backstage sekarang,” Tiffany berkata dengan cepat.

“Ah, ne,”

Taeyeon hanya mengikuti langkah tiffany. Saat melewati Bambam, gadis itu kembali menatapnya lalu tersenyum, “Sekali lagi terimakasih…. BamBam,”

Dan selanjutnya ia bisa melihat rona merah di pipi pria itu semakin bertambah, sementara teman-temannya hanya mentertawakannya.

“Ah, apa itu taeyeon?” tiffany menunjuk kotak yang taeyeon pegang.

“Molla. Tapi kurasa ini coklat,”

“Coba buka,” titah sunny semangat.

Taeyeon hanya diam lalu membuka kotaknya, dan  itu memang coklat. Sontak tiffany dan sunny langsung mengambil beberapa coklat berukuran kecil tersebut.

Mereka kembali berhenti lagi, kali ini Apink tampak mambungkuk lalu manyapa mereka. Tiffany dan sunny terlihat sedang sibuk berbincang dengan mereka. Sementara taeyeon hanya memperhatikan Bomi. Gadis itu terlihat sangat sedih, meskipun ia tengah tertawa sekarang.

Gadis itu tiba-tiba menghentikan tawanya lalu menatap taeyeon, dan taeyeon bisa melihat kesakitan di matanya,“Wae, sunbaenim?”

Taeyeon menggelengkan kepalanya, “Aniya,” ia kemudian meraih beberapa coklat lalu menyerahkannya pada Bomi, “Kau sangat cantik, dan aku memberikan ini sebagai hadiah. Kau mau?”

Bomi tampak terdiam menatap kearah Taeyeon, tapi kemudian ia mengangguk lalu tersenyum lebar. Ia menerima coklat itu dengan senang, “Terimakasih sunbaenim,”

Taeyeon hanya mengganggukkan kepalanya lalu kembali mengikuti langkah Tiffany yang kembali menarik pergelangan tangannya.

To be Continued..

A/N

Hai, adakah yang masih inget ff ini? Hehe maaf bikin kalian nunggu lama banget. Soalnya tiba-tiba idenya hilang trus aku juga jadi makin sibuk di sekolah. Apalagi aku masuk OSIS jadi makin susah buat bebas.. sekali lagi maaf 😦

Tadinya aku gak mau lanjutin ff ini, tapi karena chapter sebelumnya banyak yang coment jadi aku lanjutin deh 😀

Makasih banget yang udah mau nyempetin baca ff ini dan nyempetin coment 😀 dan makasih banget yang udah coment di chapter sebelumnya nanya kapan ff ini bakalan di lanjut.. makasih banget.. aku akhirnya punya semangat buat ngelanjutin.. aku jadi ngerasa ff ini ada yang mau ngehargain.. makasih banget. Seriusan 😀

Well, sampai ketemu di chapter selanjutnya yang entah kapan di post, karena aku ngetik lanjutannya pun belum 😀 hehe..

seeyou

Advertisements

48 comments on “I Want to Protect You (Chapter 6)

  1. Knpa scandalnya hrs sama baek cobak,knpa gak sama luhan aja. Pliiss dong jgn buat hubungan taeng luhan jdi berantakan,huhuhu.
    Ciie bambam penggemar berat taeyeon ya kekekeke.
    Next chap moment lutae yg sweettttt^^

  2. akhirnya ff ini di lanjut juga
    next chap banyakin moment lutae dong thor dan jngan sampek buat mereka pisah ya
    fighting

  3. kemana luhan kok gx nongol
    moga nanti setelah sekandalnya baekyeon keluar luhan udah tau yg sebenarnya itu hanya rekreasa sm untuk menutupi kasusnya kris, jd gx terjadi salah paham di antara lutae

  4. Next thor,,
    Pnsran bgt ma klnjutan hubunganx Lutae.
    Moga mereka bsa berakhir bahagia. Lw bsa next chap bykin moment lutaex.
    Smgt thor, Hwaiting!!

  5. aduh pernah liat fancamnya itu wktu ending taeyeon-sama bbh. dan keliatan bgt baekhyun nyariin taeyeon hahaha next chapter ditunggu thor. fighting!!

  6. Hwwaaa, aku gk suka skandal ini, kasian nanti hubungan lutae jd renggang, aaaaa, gk stuju.. #nangiskejer
    bambam malu” cieee..
    Next chap, smg ada moment lutae, n please jgn pisahin mrka br2

  7. Kenapa telat kali thor di update nya..
    Udh lupa alurnya ni..
    Knpa scandalnya harus sama baek..
    Gmna nasib luhan..
    Lanjut thor..
    Jgan lama lama ya thor..
    Semangat..

  8. Daebak thor!! ^^
    Smpat lupa sma crita ini sih:g

    Baekhyun udah dri awal suka sama Taeyeon,, tpi dia tak tega nyakitin hati Bomi:””
    Cieee… Bambam suka Taeyeon:’v Tapi ntar bakal sakit Bambam klau tau skandal itu:””
    Trus hbungan Lutae gmana??:””
    Bkal sngat rumit inj permasalahannya…

    Dtnggu klanjutannya, fighting!! ^^

  9. jd baek sbnernya suka tae dugh gimana bisa baek gk tau tae milik hyung nya … gk ada moment lutae 😦 jd kurang greget .. bambam lucu sekali …please tetep d lanjut yaaaaa …semangaaat thor

  10. Wahh akhirnya di update juga nih ff,, tapi moment lutae nya gada sih thor 😦
    semangat yaa thor buat sekolah dan bikin ff yg daebak nya….

  11. Yaampun, kangen sama ff ini… Akhirnya ff ini dilanjut juga… Seneng banget pas tau kalo ff ini udh chapter 6… Masih rada bingung juga sih sama hubungan mereka… Duh semoga aja si Taeyeon gamau terima dan Luhan dan Taeyeon tetep bersama, ga rela aja udh saling mencintai ehh malah kandas gara” harus terima skandal baekhyun-taeyeon… Ya pokoknya aku nungguin banget lanjutannya.. Ditunggu ya!!

  12. Moment lutae nya banyakin thor hehe . Kasian lutaenya. Semangat nulis nya ya thot. Kalo bisa jangan lama lama hehe. Fighting! 😉

  13. Kgak ada lutae ni di chapt ini,
    Duh baekhyun mah klo emang suka ama taetae ngpain jg pcaran ama bomi, kan mlah kasian bomi skrg diputusin…

  14. akhirny dipost jg ff LuTae ini , kangen bgt yahh meskipun chap ini kurang panjang dan gk ada LuTae moment .Aku penasaran sama nect chap keep writing and Fighting!!!

  15. Hehehehe untung masih inget 😁
    Kok luhan dan momen lutaenya gak muncul” di chap kali ini thor?
    Tetap semangat yah thor buat next chapnya, fightaeng^^

  16. wah complicated banget ceritanya, rada berbelit belit jadi sedikit bingung. tapi suka sama ff ini, ini baekyeon atau lutae? haha next chap ditunggu 🙂

  17. Ah, gak sabar nih nunggu chapter selanjutnya 😀
    Aku suka LuTae couple, next chapter, eonnie 😀
    I’m waiting 🙂
    Fighting (y)

  18. Akhirnya di post juga, udah agak lupa sih sama alurnya tapi keren kok!! Next chap update soon ya!! Dan banyakin moment lutae

    FIGHTING!!

  19. lama mikirx bru ingat hehe

    duuu, momen LuTae yg gw tunggu2 ga ada elaaa, pantesan di chap sebelumx full LuTae -_-

    aduuu LuTae jgn diancurin elaaa

  20. wah akhirnya update jg
    daebak !
    btw LuTae moment nya kok gk ada ya?
    huft kecewa bingo eoni
    huwa mana LuTae momentnya
    next chap >>
    hwating 😉

  21. Akhirnya ff ini update juga,
    Tambah seru aja nih ceritanya,,
    Kasihan taeyeon di suruh buat scandal ma baekhyun,,
    & Kasihan hubunganya ma luhan di ambang ke hancuran,,
    Keep writing & Fightaeng 😘❤

  22. Aigoo gk ad LuTae moment T.T
    Pnsrn bngt sma reaksi Luhan pas tau scandal taeng ….
    btw baek kejam uga wkwkkwkwkw
    next dtnggu ..

  23. Daebak thor
    Bomi kasihan deh , tpi nggak apa2 jga sih.. 😀
    Moment baekyeonnya banyak tapi moment lutae nya nggak ada.. 😦
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  24. Untung ff ini nggak gantung 😀
    nggak ada lutae moment di chap ini 😦
    Kayaknya masalahnya tambah rumit
    Ditunggu lanjutaファラーnnya

  25. wahh dah mau msuk konflik,tapi kox gk da luhan ya di chapter ni?
    gpp deh gk da luhan,yang penting ff nya tmbah seru
    fighting thor,gk sabar sma kelanjutannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s