[FREELANCE] My Life Is So Beauty (Oneshoot)

My Life Is So Beauty (Oneshoot)


Title         : My Life Is So Beauty

Author         : AnniSonExoGanger

Genre         : Romance, Life, Sad (Maybe?)

Ratting         : PG13

Main Cast     : Kim Taeyeon, Xi Luhan

Other Cast     : Find it by your self

FF ini terinspirasi dari MV Taeyeon “I”

Ini hanya sebuah Fanfictio

Ini berasal dari ide kepala author sendiri

Jika ada kesamaan adalah hal tak disengaja

Please, don’t plagiator

And leave a coment^^

Happy Raeding^^

Musim semi, yeah musim ini adalah musim favorit seorang yeoja bernama Kim Taeyeon. Saking senangnya dengan musim ini ia sampai menghabiskan berjam-jam waktunya demi menikmati indahnya alam saat musih semi.

Bahkan ia melupakan waktu kerjanya karena sibuk dengan kegiatannya. Lihatlah sekarang ia berlari kecil menuju tempat kerjanya. Ia tidak boleh datang terlambat, karena hanya pekerjaan ini yang ia punya. Sangat susah mencari pekerjaan dinegeri orang.

Ia berhenti berlari saat sudah sampai didepan sebuah café, tempat ia bekerja. Ia menghela nafas lega saat mengatahui bahwa dirinya belum terlambat. Ia segera masuk kedalam dan penyapa pegawai lainnya.

“Hai Taeng, aku kira kau akan terlambat. Untung saja tidak, bisa-bisa bos sadis itu memecatmu.” Bisik salah satu pegawai, Wendy.

“Yeah untungnya tidak bukan.” Balasnya sambil tersenyum bangga.

“Ya ya ya cepat kau ganti pakaianmu, kau ingin digantung eoh?” perintahnya sambil menyerahkan baju pegawai milik Taeyeon.

“Ne.” sahutnya sambil berjalan menuju ruang ganti.

Ia masuk kedalam ruang ganti dan memakai pakaiannya. Setelah selesai ia berbalik dan tak sengaja menyenggol tas miliknya, sehingga isinya berserakan dilantai. Ia segera berjongkok dan memungutinya. Kegiatannya terhenti saat ia menatap sebuah foto dirinya bersama seorang lelaki tengah tersenyum bahagia sambil bergandengan tangan.

Matanya memanas saat ia mengingat lelaki itu dan kenangan indah bersamanya. Xi Luhan, lelaki itu, ia sungguh merindukannya. Sudah 6 tahun ia tak bertemu lelaki itu. Bahkan status mereka saat ini masih kekasih, namun putusnya kontak antara mereka membuat hubungan ini menjadi tak jelas.

Taeyeon menyandarkan punggungnya pada sebuah kursi dan menutup matanya, membuat Kristal bening itu turun perlahan dari mata indahnya. Ia sangat ingin mengetahui kabar dan keadaan Luhan.

Ia sungguh tak ingin berpisah dengan lelaki itu, namun keadaan berkata sebaliknya. Taeyeon awalnya tinggal diKorea, dan ia berasal dari keluarga kaya. Namun semenjak pembunuhan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya harta kekayaannya semua habis tak tersisa. Ia memutuskan untuk pergi ke New Zeeland bersama neneknya, yang artinya ia harus meninggalkan Luhan.

Awalnya Luhan tak setuju, ia meminta Taeyeon agar tinggal bersamanya. Namun Taeyeon menolaknya, ia beranggapan jika itu akan merepotkan Luhan. Semenjak kepergian Taeyeon ke New Zeeland, Luhan pergi dan menetap di China bersama orang tuanya. Ia akan kembali ke Korea setelah Taeyeon tiba.

Taeyeon menghapus air matanya. Ia berdiri dan berlari keluar café tersebut.

…..

“Kemana Kim Taeyeon?” Tanya pemilik café tempat Taeyen bekerja, Lee Jongki.

Wendy menunduk, ia tak tahu dimana keberadaan sahabatnya itu. Saat ia mencarinya diruang ganti, tak ada tanda-tanda Taeyeon sama sekali.

“Saya tidak tahu tuan.” Ucapnya pelan sambil menunduk.

“Ck kemana anak itu, awas saja nanti saat ia kembali.” Geramnya sambil masuk ke ruangannya.

“Aish kemana anak itu?” bisik Wendy cemas.

…..

Taeyeon berdiri dari duduknya dan menghapus air matanya. Memang, Taeyeon memutuskan untuk menenangkan dirinya ditaman kota. Ia berjalan cepat menuju tempat kerjanya berharap bosnya tidak mengetahui hal ini.

Sampai disana ia mendapati bosnya memasang wajah seperti benar-benar ingin memakannya. Taeyeon sungguh takut, ia menundukan kepalanya.

“Maaf, sa…saya…” ucap Taeyeon gugup.

“Kemana saja kau hah? Teman-temanmu bekerja sedangkan kau berkeluyuran dijam kerja. Kau sudah mempunyai cukup uang hah untuk kembali ke Korea sampai-sampai membolos dijam kerja.” Ucapnya meremehkan.

“Saya memang belum memiliki cukup uang untuk pulang ke Korea, tapi saya akan berusaha.” Balas Taeyeon mencoba menahan amarahnya.

“Cih berusaha? Membolos seperti ini kau bilang berusaha?” Tanyanya.

“Terserah apa katamu. Jika kau ingin memecatku, pecat saja aku, aku tidak butuh uang darimu.” Bentak Taeyeon sambil pergi meninggalkan bosnya.

Taeyeon berlari menuju rumahnya. Ia menaiki mobil mewah miliknya dan melajukannya dengan kecepatan penuh. Mobil ini adalah harta satu-satunya yang ia miliki.

Tempat tujuannya kali ini adalah sebuah pantai. Udara sore hari di New Zeeland memang sangat sejuk. Angin menyapu rambut indahnya. Ia memejamkan matanya, membiarkan cairan bening itu keluar.

Taeyeon memarkirkan mobilnya ditepi jalan. Ia turun lalu berlari kecil menuju pantai sambil tersenyum kecil. Perlahan ia duduk dipasir putih itu sambil menggambar diatasnya. Ia teringat Luhan dan pekerjaannya. Sudah dapat ia duga bahwa ia pasti akan dipecat oleh bosnya. Seandainya Luhan ada disini Luhan pasti akan membantunya.

Ia kembali menangis terisak. Bagaimana dengan kehidupannya nanti, jalannya yang masih panjang.

“Yeoni.”

Suara itu, Taeyeon sungguh mengenalnya. Hanya satu orang didunia ini yang memanggilnya dengan sebutan itu. Dengan ragu Taeyeon membalikan badannya.ia terkejut melihat seseorang yang tadi memanggilnya.

Lelaki itu, Xi Luhan.

Taeyeon berdiri dan menghapus air matanya, namun justru air mata itu semakin memaksa untuk keluar.

“Lu, Luhan.” Panggil Taeyeon dengan suara serak.

Luhan tersenyum, “Ne, ini aku.” Ia mendekat dan menghapus air mata dipipi Taeyeon.

“Hiks… luhan…” isak Taeyeon.

Luhan memeluk Taeyeon erat dan mengusap punggungnya.

“Ada apa sayang?” Tanya Luhan lembut. Taeyeon menggelengkan kepalanya.

15 menit tangisan Taeyeon mulai mereda, ia melepas pelukannya dan menatap Luhan. Luhan tersenyum lalu kembali menghapus aliran sungai dipipi gadisnya.

“Ada apa hm?” Tanya Luhan.

“Apa aku harus menceritakannya padamu?” luhan mengangguk, “Aku dipecat, padahal kau tahu Lu, sangat susah mencari pekerjaan. Tetapi aku malah menyia-nyiakannya.”

“Kau bekerja sayang? Kenapa aku tidak tahu? Dimana kau bekerja?” tanyanya bertubi-tubi.

“Aish bertanya satu-satu.” Kesal Taeyeon, Luhan hanya tersenyum bodoh.

“Ohh ne maaf, kau bisa lanjutkan.”

Taeyeon menghembuskan nafas, “Hhh ne, aku dipecat, aku bekerja disalah satu café terkenal di kota ini, padahal bayarannya cukup untukku, tapi aku melakukan kesalahan. Ck menyebalkan hanya karena membolos dijam kerja aku dipecat.” Taeyeon mengerucutkan bibirnya.

“Ck, kau ini tentu saja membolos saat jam pekerjaan adalah sebuah kesalahan. Kau ini, kenapa kau harus susah-susah bekerja sayang?”

“Aku bekerja untuk mendapatkan uang agar bisa kembali lagi ke Korea. Aku ingin bertemu denganmu, aku sungguh merindukanmu Lu.” Terang Taeyeon.

Luhan terdiam mendengar penuturan Taeyeon. Seharusnya dari dulu ia datang menemui kekasihnya dan mengajaknya kembali ke Korea. Namun ia kira Taeyeon tak akan mau.

“Kau ingin pulang ke Korea?” taeyeon mengangguk. “Lusa kita akan pulang.” Taeyeon terkejut mendengar ucapan Luhan.

“Lu, aku belum memiliki cukup uang, sungguh.”

“Aniya, kau tidak perlu mengeluarkan uang sayang.” Jawab Luhan.

“Tapi bukankah itu merepotkanmu.” Ragu Taeyeon.

“Tentu saja tidak setelah sampai di Korea aku akan melamarmu.” Ucapan luhan tersebut membuat taeyeon terkejut.

“Apa maksud ucapanmu?”

“Kau jangan berpura-pura tidak tahu. Kau jelas mengetahuinya.” Goda Luhan.

“Ck, apa-apaan kau ini.”

Luhan mendekatkan wajahnya pada Taeyeon. Menyatukan kedua benda lembut itu. Dengan latar belakang matahari terbenam ditemani langit sore yang indah.

END

Gimana? Ini oneshoot tapi kependekan yah? Kalau mau kenal lebih dekat sama author nih :

FB         : Annisa Sonexoganger

IG         : annisataeganger94

Tweet        : @annisataeganger94

WA        : 085640609984

Comment juseyo *Chu~

Advertisements

28 comments on “[FREELANCE] My Life Is So Beauty (Oneshoot)

  1. Aaaahhh kurang panjang, padahal lg enak2nya baca eh udah end aja. Saking couple lutae terlalu sweett kali ya,kekeke.
    Sequel kali chingu^^

  2. Bagus,,, cuma pendek banget >.<
    Belum juga apa2 scene yg taeyeon pergi pame mobilnya udh dimunculin 😂
    Buat sequelnya dong… ne, ne ^,^ 😆

  3. Bagus thor apalagi castny LuTae aku suka bgt, tapi klo buat Oneshoot kekny kependekan deh .Okee ditunggu ff author yg lain Keep writing and Fighting!!!

  4. ini bener kependekan kayanya hihi yaampun mereka sweet banget. need sequel kayanya hahaha pengen tau kelanjutan hubungan mereka pas sampe korea. next ff ditunggu 🙂 keep writing yaw~

  5. kan taeyeon punya mobil mewah dan kalau ini terinspirasi dari MV berarti itu BMW keluaran terbaru, entah tipenya apa. kan itu bisa dijual buat balik ke korea *terlalu mendalami cerita.

    ditunggu sequelnya ya eonnie*berasa maknae
    fighting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s