[FREELANCE] Don’t Cry Baby (Drabble)


  • Title    : Don’t Cry Baby
  • Author    : Althafunnisa
  • Rating    : PG – 15
  • Length    : Oneshoot
  • Genre    : Romance, Tragedy
  • Main Cast    : Kim Taeyeon, Kim Myungsoo
  • Support Cast    : you can find after read the story
  • Disclaimer    : ini terinspirasi dari sebuah drama MVyang pernah aku liat tapi

         aku sudah lupa-lupa ingat sama ceritanya jadi lah cerita yang

         gaje ini

  • Author Note     : sebelumnya saya mau ngucapin terimakasih untuk Admin/Owner

         yang sudah mau Post FF saya yang gaje ini. Maaf kalau ceritanya

         membuat kecewa karena feelnya gak dapet. Oh iya kalau setelah

         titik satu itu dan huruf agak miring itu berarti flashback ya.

Happy reading…….

Hujan akan banyak memberi arti terkadang ada yang senang tapi tak sedikit juga yang benci dengan turunnya hujan karena hujan memberikan bisa memberikan kenangan yang akan selalu tersimpan dihati seperti petir yang akan berdampingan dengan hujn itu sendiri. Kau yang membuatku menyukai kehadiran hujan tapi kenapa kau juga yang membuatku membenci kehadiran hujan bahkan sekarang aku benar-benar menbenci hujan.

.

.

“ya… taeng ayolah kita jalan-jalan apa kau tidak bosan mengurung diri dikamar ini? Kau sudah dua bulan tidak keluar dari rumah ini bahkan dari kamar ini” Kim Taeyeon gadis yang dipanggil taeng itu hanya diam menatap keluar jandela kamarnya, keadaannya sungguh menyedihkan bahkan bujukan dan candaan dari teman-temannya tidak bisa membuatnya bahkan hanya untuk mengangkat sudut bibir

“apa kau kira dengan seperti ini semua akan selesai, apa dengan mencoba bunuh diri dan keadaan menyedihkan seperti ini akan membuat dia tenang disana, tidak taeng dia akan sedih dan merasa khawatir dan itu akan menyusahkannya, aku tidak menyuruhmu untuk melupakannya karena bagaimanapun masa lalu ada untuk dikenang dan dijadikan pelajaran, cobalah untuk bangkit taeng, coba lihat seohyun dia juga baru putus dan itu berarti dia juga baru kehilangan orang yang dia sayang tapi dia mencoba untuk bangkit dari keterpurukan” penjelasan panjang lebar dari Jessica jung itu hanya ditanggapi dengan smirk dan itu benar-benar membuat frustasi semua orang.

“ah… aku ada ide, bagaimana kalau kamu coba datang kerumah kalian, dari pada kau disini menangis tiada hanti coba kau kenang masa lalumu lalu simpan itu dalam hatimu dan coba untuk sedikit bangkit dari keterpurukan” ide dari yoona ini di setujui oleh semua orang termasuk orang tua taeyeon.

“ayo kita berangkat… ayolah taeng cepat masuk kemobil” perjalanan itu sebenarnya menyenangkan diwarnai dengan tawa dan canda dari teman-temannya dan itu bisa sedikit mengukir senyum diwajah sayu taeyeon. Kurang lebih 45 menit mereka berkendara akhirnya mereka sampai dirumah Kim Myungsoo “kita sampai… ayo masuk taeng” taeyeon hanya pasrah diseret masuk ke dalam rumah, baru membuka pintu rumah langkah taeyeon kembali terhenti

.

“yeonnie kau sudah datang, aku baru selesai memasak” sambutan myungsoo ketika tunangannnya Kim Taeyeon datang kerumah yang sengaja ia beli untuk mereka tinggali setelah menikah nanti, ya hari ini hari Anniversary dua tahun hubungan mereka dan mereka berniat untuk merayakannya.

“Wah… sepertinya masakannya enak bahkan baunya tercium dari sini, aku malu kalah darimu dalam hal memasak padahal aku wanita dan sebantar lagi akan menjadi istrimu, seharusnya aku serius saat eomma mengajariku masak, ah dasar Taeyeon pabo”

“ya… kenapa kau bilang seperti itu? Kau tetap akan menjadi istri yang terbaik bagiku, kalau begitu ayo bantu aku, dan… aku tidak menerima penolakan”

“ah dasar myungie, itu bukan ajakan tapi paksaan, tapi tidak apa sekalian aku belajar memasak darimu”

Senyum yang manis terus terhias diwajah mereka dalam acara masak bersama itu

.

“ya taeng, sampai kapan kau akan terus berdiri disitu” ah teriakan dari tiffany menyadarkan dia dari alam kenangannya, menjejaki langkah demi langkah rumah itu membuat senyum sedikit menghiasi wajah sayu taeyeon.

“kalian datang, ah nak taeyeon bagaimana kabarmu? Apa sudah lebih baik?” sapa ibu myungsoo ketika menyambut mereka

“sudah lebih baik eomeonim, maaf sudah membuat khawatir. Tapi bolehkah aku masih memanggil anda eomeonim”

“tentu saja sayang kau adalah menantu kami selamanya. Karena kalian bukan bercerai tapi terpisah oleh takdir”

“Kamsahamnida Abeonim, tapi kenapa Abeonim dan eomeonim disini?”

“Ah kami sengaja kesini untuk melihat-lihat dan membersihkannya.”

“maaf, aku malah meninggalkan rumah ini dan membuat kalian repot”

“tidak apa-apa sayang, sekarang istirahatlah, masuklah ke kamar”

Sambil menenteng koper kecilnya ia melangkah kekamar yang ada dilantai dua rumah itu, kamar yang sudah ditinggal pergi oleh pemiliknya. Ia duduk di sofa kamar myungsoo sedikit mengelusnya dan itu membuat kenangan tentang tunangannya itu kembali muncul

.

“myungie” merasa kesal karena diabaikan taeyeon merubah dari posisi tidur di sofa kamar dengan paha myungsoo sebagai bantal menjadi duduk di tepi sofa.

“hn”

“apa kau mengabaikanku?”

“tidak juga buktinya aku masih menjawab pertanyaanmu dan meladeni ocehanmu yang tiada henti itu”

“ya… jadi kau bilang aku cerewet, oke aku ambil bukunya” sambil mempoutkan pipinya ia mengambil buku yang dibaca myunsoo lalu membuangnya kesegala arah, ia tidak perduli jika sikapnya ini kekanakan atau apapun itu.

“ah ayolah yeonnie, kenapa kau lakukan itu”

“aku tidak perduli, pokoknya kau harus dihukum, cium pipiku” tanpa menunggu aba-aba myungsoo mendorong tengkuk taeyeon untuk mendekat padanya dan melumat lembut bibir pink kissable kekasihnya itu

“em…myung…ngie” desahan itu membuat adegan kisseu itu terhenti, myungsoo menyerngitkan dahinya

“aku butuh nafas pabo..”

“ya… kau mengataiku, apa kau mau aku cium lagi ha…”

“tidak mau wlekkkkk” yah adegan kejar-kejaran tidak terhindarkan, tapi itu menambah kesan romantic bagi hubungan mereka

.

Taeyeon membuka jendela di kamar itu, membiarkan udara segar masuk dan menggantikan udara yang sudah berada didalam, setelah itu ia memutuskan untuk turun dan menjumpai teman-temannya yang sedang makan di meja makan bersama orang tua myungsoo.

“taeng ayo makan, kau pasti lapar?” seru yoona yang pertamakali melihatku turun dari tangga, dan itu hanya aku jawab dengan senyum sekedarnya.

“eomeonim maaf jika aku disini hanya merepotkanmu”

“sayang, kau sama sekali tidak merepotkan kami. Kami dengan senang hati akan membantumu”

“apa kau masih lelah? Kau mau istirahat?”

“iya aku ingin tidur abeonim”

“ah tidurlah, istirahat yang banyak”

“kamsahamnida abeonim”

Setelah makan selesai ia kembali kekamar untuk tidur dan bermimpi

.

“oppa.. darimana saja kenapa baru pulang?”

“aku rindu padamu yeonnie, apa kau tidak merindukanku?”

Dia dibawa ke kamar ditidurkan disana, taeyeon ingin keluar setelah menidurkan myungsoo tapi tangan myungsoo tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangannya dan berujar “jangan tinggalkan aku yeonnie, temani aku”

“iya oppa aku akan menemanimu, tidurlah” setelah ia menarik tubuh taeyeon hingga posisi tidur di kasur kemudian ia memeluknya dari belakang

“oppa… tapi kenapa oppa bisa mabuk? Setahuku oppa tidak pernah pergi ke club, bahkan kau tidak pernah menyentuh soju sebalumnya”

“tadi temanku mengadakan pesta dan aku mengambil minuman, aku tidak tau kalau itu soju jadilah aku seperti ini sekarang” jelas myungsoo dengan ucapan yanga agak sulit di pahami.

“yeonie aku kepanasan”

“ah… tapi ACnya sudah menyala? Apa kau mau melepas bajumu oppa?”

“emmm lepaskan bajuku, tapi kau juga lepas bajumu yeonie”

“ap apa maksudmu oppa?”

“ah ayolah yeonie jangan membantah”

Dan seterusnya terjadilah hal yang tidak seharusnya terjadi, suara ranjang berderit dan desahan mendominasi kamar itu. Itu sungguh malam yang sangat berkesan bagi dua insane itu


“myungie… kau jahat”

“tapi ini hujan yeonie kenapa tidak ditunda saja sampai hujan reda”

“tapi itu sangat penting oppa untuk tugasku, aku ingin cepat wisuda oppa, setelah kita menikah aku ingin secepatnya menyelesaikan tugas ku karena itu sungguh merepotkan”

“baiklah baiklah aku carikan, dan akan secepatnya aku akan pulang”

“Gomawo Chagiya”

“emmm”

Taeyeon sudah tiga jam menunggu resah di raung tamu rumahnya tapi myungsoo tidak kunjung datang, ia telfon pun tidak diangkat, tak bisa dipungkiri rasa cemas melanda hatinya, hingga ia tertidur di sofa rumahnya dan bermimpi bahwa mobil yang ditumpangi myungsoo terguling hingga beberapa meter membuat pengemudiinya terguncang. Smartphone di tangan taeyeon berdering menampilkan nama Myungie Chagi dilayarnya, dan itu membuatnya sadar dari mimpinya, tanpa menunggu lama ia mengangkatnya tapi yang didengar bukan suara myungsoo

“yeopseyo, Nuguya?”

“ini dari kepolisian, apa anda suadara dari Kim Myungsoo?”

“iya saya tunangannya pak, ada apa?”

“saudara myungsoo mengalami kecelakaan dan sekarang berada di UGD rumah sakit Daejoong”

Smartphone itu terlepas dan terbanting dilantai.

.

“oppaaaaa” Smartphone yang berada di atas nakas samping tempat tidur langsung di sambarnya saat ia terbangun dari tidurnya dan mencoba menghubungi nomor myungsoo mungkin di ingatannya itu hanya mimpi tapi itu memang benar terjadi kemuidan ia mendengar suara dering handphone dari dalam laci nakas, ia mengambilnya namun sebuah buku dengan cover berwarna biru tua menarik perhatiannya.

Air mata tak dapat lagi terbendung menerobos pertahanan yang sudah disusun oleh mata indah itu “andai saja dulu aku tidak memaksamu untuk pergi semua ini tidak akan pernah terjadi kan oppa”. Buku itu berisi foto penuh kenangan yang tertempel disetiap halamannya.


25 Desember 2013

Untuk pertama kalinya aku merayakan natal tidak bersama dengan keluargaku sendiri tapi bersama dengan keluarga kekaisku, lihatlah betapa manisnya dia. Aku ingin selamanya melihat senyum manisnya itu.


Entah kapan aku mengambil foto ini dari rumahnya aku sendiri sudah lupa. Maafkan aku yeonnie aku mengambil fotomu. Jeongmal mianhe.


Aku mengambil foto ini ketika dia sedang murung karena dosen killer *menurutnya, mengajar di mata kuliah terakhir dan itu membuatnya bad mood.


kenapa kau memakai jaketku? Itu sungguh membuatmu bertambah imutdan menggemaskan. aku mencintaimu Kim Taeyeon.


Aku masih teringat bagaimana ekspresi seorang Kim Tayeon ketika aku memdapat luka itu, bahkan ia memotretnya untuk ditunjukkan padaku karena aku bilang aku tidak apa-apa dan dia bersikukuh untuk membawaku kerumah sakit. Penasaran kenapa aku mendapatkan luka itu? Waktu itu hujan turun agak deras, aku berniat berjalan ke halte untuk menunggu bus yang akan membawaku pulang ke rumah tapi dari jauh aku melihat seorang gadis yang sedang diganggu oleh dua orang laki-laki, aku berhasil menolongnya dan akhirnya aku dapatkan luka itu. Dan itulah awal pertemuan kami.






.

.

Malam telah berlalu dan pagi sudah tiba, ah tapi entah kenapa mual yang dirasakan taeyeon pagi ini seakan membunuhnya, akhirnya dia diantar oleh ibu myungsoo ke rumah sakit.

“kenapa dengan menantu saya dokter, dia sakit apa?”

“tenang bu, menantu anda tidak apa-apa hanya morning sick ditambah stress membuah badannya lemah dan itu akan berpengaruh pada kandungannya, biarkan dia istirahat total”

“ap apa benar dokter? Dia hamil?”

“ah maaf saya lupa memberi tahu kandunganya sudah tiga bulan”

“benarkah dokter?”

“terimakasih oppa kau benar-benar menitipkan sesuatu yang sangat berharga bagiku aku berjanji akan selalu menjaganya dengan jiwa dan ragaku, nak baik-baik ya disana eomma selalu menunggumu” gunaman taeyeon sambil mengelus perutnya yang masih rata.

To : Oppa Myungie di Surga

Apa kau suka dunia barumu oppa? Apa kau baik-baik saja disana? Apa tempat barumu menyenangan? Ah maaf kalau aku akhir-akhir ini sering menangis bahkan tidak pernah tersenyum. Kau bilang kau ingin melihat senyumku selamanya kan oppa? Akan aku berikan senyuman itu, senyum yang paling menawan eperti yang minta. Apalagi kau memberiku sesuatu yang bisa membuatku tersenyum disepanjang hariku, terimakasih telah memberikan sesuatu yang sangat berharga dan aku berjanji akan menjaganya dengan segenap jiwa dan ragaku. Ah satu lagi yang ingin aku katakan padamu oppa, mampirlah kemimpiku aku rindu dengan senyummu juga canda tawamu juga ke dalam mimpi anak kita dia juga perlu tau siapa ayahnya. Kau akan selalu ada didalam hati ini oppa, aku tidak pernah berniat untuk mencari penggantimu, meskipun tuhan mengirim seseorang untuk menjadi pendampingku itu tidak akan pernah bisa menggantikanmu oppa.

With Love

Kim Taeyeon

Surat itu ia gulung lalu ia ikat pada sebuah balon “terbanglah ketempat dimana oppa myungsoo berada dan berikan ini padanya”.

END

Bagaimana? Aku harap ini tidak mengecewakan dan membingungkan. Terimakasih kepada readers yang tercinta karena sudah bersedia membaca dan aku harap tidak keberatan untuk membarikan kritik dan saran atas karyaku, karena itu sangat berguna untukku. Oh iya kalian bisa panggil aku Altha aja karena panggilan Author atau thor itu kurang enak di dengar.

Ah iya aku ingin Tanya dong kalau artis korea cowok dengan imej yang sederhana, perhatian dan cool itu siapa ya?

Advertisements

15 comments on “[FREELANCE] Don’t Cry Baby (Drabble)

  1. Wuahhh kereen tp sedih taeyeon hamil tp myungsoonya gag ada….
    Ini bakal dilanjutin kan??ayolah thor lanjutin ya….
    Aktor yg seserhana, cool dan perhatian?? Joo Won mungkin atau yg jd kakaknya lee jongsuk di pinokio??
    Next ya thor, dilanjutinnnn….

    Fighting

  2. hmm ini cerita dari mv apa ya??
    bagus sih tapi msh ada kata2 yg kurang di mengerti nih
    sedih deh taeyeon hamil disaat myungsoo udah gaada

    imej sederhana cool dan perhatian ? hmmmm…. jaejoong ?
    mau buat project baru kah?
    FIGHTAENG yaaaa!!

  3. 😭😭😭😭,,,hehe kenapa harus ending nya sedih sih Thor,,,ini udah bagus kok cuman ada sedikit yg kurang aku mengerti tapi beneran kok ini udah bagus….kalo menurut aku cowok itu myungsoo lagi aja:v..buat thor fightingThor.👍👍

  4. keeeerrreeeennnn….
    kasih 5 jempol (minjem 1 ke tetangga)
    apalgi ad bnyak fto2nya, brsa lihat film…
    dtggu karya2 selanjutnya..
    fightaeng!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s