That Was You (Chapter 3/END)

Title : That Was You [Chapter 3 END]

Created by. Kakak Peri

Main Cast :

– Kim Tae Yeon

– Cho Kyu Hyun

Genre  : Romance – Family

Length  : Chapter

Tepat pukul 5 pagi, Kyuhyun dan Taeyeon menginjakan kaki di sebuah perkampungan kecil yang sepertinya perkampungan itu cukup terpencil dan tidak mudah diakses.

Kyuhyun mematikan ponselnya lalu mengeluarkan batrai dari dalam ponselnya.

“Kenapa ponselmu dimatikan?” tanya Taeyeon heran.

“Agar tidak terlacak oleh ayah,” jawab Kyuhyun menampkan cengiran khas nya yang tampak bodoh dihadapan Taeyeon.

“Demi Tuhan, kau sangat menyebalkan Cho Kyuhyun! Lalu apa sekarang kau sudah punya tujuan untuk kita singgah dan beristirahat?” tanya Taeyeon.

“Ck! Ternyata kau tidak pernah berubah. Jangan terlalu perfectionis seperti itu, kita nikmati saja perjalanan mencari tempat penginapan. Cobalah untuk tidak mempedulikan orang lain, sekali-sekali menjadi manusia yang egois tidak apa-apa, bukan?” ujar Kyuhyun.

“Bunuh saja aku! aku tidak sepertimu yang bisa bersikap egois kapanpun kau mau!” omel Taeyeon.

Kyuhyun tersenyum, ia senang mendengar omelan Taeyeon, ia senang Taeyeon-nya kembali. Baru kali ini ia merasa mengenal kembali Taeyeon-nya. Tidak ada Taeyeon yang pendiam dan murung seperti dua tahun belakangan ini.

“Kenapa tersenyum?” tanya Taeyeon heran.

“Tidak, aku hanya merasa senang Taeyeon-ku kembali,” ucap Kyuhyun seraya mengusap lembut kepala Taeyeon.

“Maksudmu?” tanya Taeyeon yang belum mampu mencerna kata-kata yang diucapkan Kyuhyun barusan.

“Ayo… kita harus segera mencari penginapan. Untuk beberapa hari kedepan kita akan hidup bersama,” goda Kyuhyun.

Taeyeon mendengus sembari memukul dada Kyuhyun disusul tawa lepas Kyuhyun. Lelaki tampan itu akhirnya bisa tertawa lepas setelah dua tahun lamanya menahan luka. Bersama Taeyeon ia seperti menemukan kembali hidupnya.

***

Ini adalah hari kedua dimana Kyuhyun dan Taeyeon menginap diperkampungan kecil yang entah apa namanya mereka sendiripun tak begitu mempedulikannya.

Seharusnya hari ini adalah hari pertunangan Kyuhyun dan Song Qian.

“Kyuhyun-ssi, Taeyeon-ssi. Bangunlah. Aku sudah menyiapkan sarapan untuk kalian…” ucap wanita paruh baya pemilik penginapan kecil itu.

Dipenginapan itu hanya ada satu kamar, jadi mau tidak mau Kyuhyun dan Taeyeon tidur satu kamar dengan jarak tempat tidur lipat yang sengaja Taeyeon letakan berjauhan. Bagaimanapun ia tak ingin sesuatu yang tak diinginkan terjadi, meski ia percaya Kyuhyun bukan lelaki yang akan melakukan hal yang macam-macam padanya. Namun karena Taeyeoon adalah orang yang perfectionis dan selalu berpikir logis, untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan ia lebih baik mengantisipasinya terlebih dahulu.

Lelaki tampan bernama Cho Kyuhyun itu masih tidur begitu nyenyak. Taeyeon yang baru saja bangun mendekati Kyuhyun yang masih bergelung dengan selimutnya.

“Oppa… bangunlah. Kita sarapan dulu, tidak enak kalau kita bangun terlambat. Oppa…” ujar Taeyeon sembari mengguncang tubuh Kyuhyun.

“Hhm baiklah aku bangun,” ujar Kyuhyun merubah posisi tidurnya menjadi duduk meski matanya masih setengah terpejam.

.

.

.

“Maaf, kami bangun terlambat… udara pagi diperkampungan ini terasa sangat dingin sehingga membuat kami merasa berat untuk bangun pagi hari,” tutur Taeyeon pada sang pemilik rumah.

“Tidak apa-apa, tidak perlu sungkan, anggap saja rumah sendiri. Aku bisa memaklumi itu, kalian ini pengantin baru, kan?” tanya wanita paruh baya yang biasa dipanggil bibi Jung itu.

“Apa?” Taeyeon sedikit terkejut mendengar ucapan terakhir bibi Jung.

“Kau benar, bi. Terima kasih sudah mau memaklumi pengantin baru seperti kami,” ujar Kyuhyun sembari tersenyum.

Taeyeon menatap Kyuhyun, merasa tidak percaya dengan tindakan bodoh lelaki itu.

“Kalian pasangan yang sangat serasi, kau tampan dan istrimu cantik, dia terlihat polos membuat siapapun ingin melindunginya. Kau pasti merasa beruntung dan sangat mencintainya.”

“Tentu saja, bi.” Kyuhyun merangkul Taeyeon.

“Baiklah, silahkan makan sarapan kalian. Aku akan keladang apel untuk memanen apel.” Wanita paruh baya itu beranjak dari duduknya.

“Terima kasih, bi,” ucap Kyuhyun.

Setelah bibi Jung pergi, Taeyeon mendorong tubuh Kyuhyun dan sedikit menjauh dari lelaki itu.

“Kau kenapa?” tanya Kyuhyun heran.

“Kau yang kenapa?! Kelakuanmu tidak pernah berubah, menyebalkan!” gerutu Taeyeon.

“Yah… beginilah aku, aku hanya menunjukan sifat asliku pada ayah dan dirimu saja.”

“Tapi itu menyebalkan!”

“Benarkah?? Bukankah itu yang membuatmu mencintaiku?” goda Kyuhyun.

“Jangan berisik, cepat makan sarapanmu!”

Kyuhyun tertawa merlihat tingkah Taeyeon.

***

Seusai sarapan mereka kembali kekamar untuk merapikan perlengkapan tidur yang belum sempat mereka merapikan.

Kyuhyun mengambil ranselnya, mengamati ponsel miliknya yang tidak ia aktifkan sejak dua hari yang lalu.

“Nyalakan ponselmu, ayah dan ibu pasti mencemaskan kita dan berkali-kali mencoba menghubungi ponselmu,” tutur Taeyeon.

“Untuk apa aku menyalakan ponselku. Jika mereka berhasil menghubungiku pasti mereka akan menyuruh kita pulang.”

“Setidaknya kabari mereka bahwa disini kita baik-baik saja! Apa kau sama sekali tak pernah memikirkan mereka yang sudah pasti mencemaskan kita. Mereka pasti mencari kita kemana-mana. Terutama kau, seharusnya pagi ini kau sudah ada di China untuk acara tunanganmu. Ayah akan sangat marah padamu.”

Perkataan Taeyeon ada benarnya juga. Kyuhyun akhirnya menyalakan ponselnya. Mencari nomor rumahnya di kontak ponselnya.

“Halo?” ucap Kyuhyun.

“Halo… oh! Hey, Cho Kyuhyun! Dimana kau sekarang? Dan mengapa kau mengikut sertakan Taeyeon dalam rencana pelarian dirimu itu??! jika terjadi sesuatu pada anak gadisku, ayah pastikan kau tidak akan selamat, Cho Kyuhyun!” ujar Tuan Cho tanpa basa-basi. Tampaknya Tuan Cho sudah benar-benar kesal pada putranya.

“Yang anak kandungmu sebenarnya siapa? Mengapa ayah lebih mempedulikan Taeyeon dari pada aku? Ya Tuhan, pria tua ini…” ujar Kyuhyun.

“Apa kau bilang?!”

“Baiklah, apa ayah ingin tahu apa alasanku melarikan diri?” tanya Kyuhyun.

“Karena kau tak ingin ayah menjodohkanmu dengan Song Qian, begitu?!”

“Itu salah satunya. Tapi ada hal yang lebih penting mengapa aku melarikan diri dari rumah dan membawa Taeyeon untuk ikut bersamaku.”

“Apa?!” tanya Tuan Cho tak sabaran.

“Oh Tuhan, hal bodoh apalagi yang akan dilakukan lelaki itu?” batin Taeyeon. Ia gemas dan ingin menghajar lelaki itu karena sudah memperlakukan ayahnya sendiri dengan kurang ajar.

“Jauh sebelum ibu dan ayah menikah, aku dan Taeyeon sudah menjadi sepasang kekasih. Dan hubungan kami terpaksa kandas demi melihat kalian bahagia. Sampai detik ini pun kami masih saling mencintai. Karena kami sudah tidak tahan lagi. Jadi kami tidak akan pulang sebelum ayah dan ibu mengijinkan kami untuk menikah. Itu alasan mengapa aku membawa kabur Taeyeon. Mungkin ini terdengar seperti penculikan bagimu. Tapi itulah alasannya. Bagaimana? Apa kau akan memberi restu pada kami?” tantang Kyuhyun

“Apa kau gila? Bagaiman mungkin ayah menyetujui penawaran konyolmu itu? Apa kata rekan-rekan kerja ayah jika ayah menikahkanmu dengan adik tirimu sendiri?”

“Aku tidak peduli. Jika ayah tidak mau memberi ijin. Terpaksa aku menikahi Taeyeon disini tanpa kehadiaran kalian. Sebelum kalian memberi restu pada kami, kami tidak akan pernah kembali kerumah,” ancam Kyuhyun.

“Tapi—”

“Apalagi? Apa ayah takut saham perusahaan ayah anjlok karena pernikahan kontroversial kami, nanti? Oh ayolah… ayah ini penguasa Cho Corp, perusahaan kedua terbesar di Korea. Jika saham perusahaan ayah turun, itu bukan lagi masalah besar bagi ayah, kan?! Nyatanya harta ayah masih cukup mampu menutupi nilai saham perusahaan yang turun, bukan? Lebih baik ayah pikirkan kebahagiaanku dan Taeyeon, jika ayah benar-benar menyayangi kami, kami harap ayah mau merestui hubungan kami. Baiklah, akan kuakhiri pembicaraan kita sampai disini.”

Dan penuturan Kyuhyun tadi menjadi penutup pembicaraan sengit antara ayah dan anak.

Kyuhyun tertawa geli setelah memutus teleponnya. Bagaimana tidak, ia membayangkan wajah terkejut dan wajah bingung ayahnya ketika mendengar perkataan Kyuhyun tadi.

“Dasar gila! Kau ingin menjadi anak durhaka? Bagaiman jika seteleh ini ayah terkena serangan jantung karena shock mendengar semua ucapanmu tadi?! Ya Tuhan pria ini, bagaimana bisa aku menyukai pria bodoh seperti dia?” ujar Taeyeon yang masih tidak menyangka melihat Kyuhyun nekat melakukan hal bodoh yang bisa berakibat fatal itu.

“Itu kenyataan yang harus aku katakan pada mereka demi mempertahankanmu.”

“Tapi bukan begitu caranya… bagaimana kalau ayah malah memisahkan kita dan membuat kita berjauhan demi menggagalkan semua keinginan yang kau ungkapkan tadi?”

“Ayah tidak sekejam itu. dia sangat menyayangimu, bahkan lebih menyayangimu dari pada aku anak kandungnya sendiri. Ayah paling tidak tahan melihat wanita yang disayanginya menderita. Buktinya saja tadi dia lebih mempedulikanmu dari pada aku. Dia hanya menanyakan keadaanmu, bahkan dia mengancam kalau aku tidak akan selamat jika sampai sesuatu yang buruk terjadi padamu! Ya ampun, ayah macam apa yang tega berbicara kasar pada anak kandungnya sendiri.”

“Itu pantas kau dapatkan karena sikap tidak kurang ajarmu pada ayah. Sebagai putranya seharunya kau menghormati dan menyayangi ayahmu. Jangan sia-siakan dia selama dia masih hidup. Kau akan menyesal dengan semua perbuatan kurang ajarmu jika ayah sudah tidak ada.”

“Baiklah baiklah… aku tidak akan mengulanginya lagi. Lagi pula aku melakukan ini demi kebaikanmu juga… tapi kupastikan tidak akan terjadi hal buruk pada ayah setelah mendengar semua ucapanku tadi. Meski begitu aku masih sangat menyayangi ayahku…”

“Tetap saja bagaimanapun juga sikapmu tadi tidak dapat dibenarkan!” ujar Taeyeon sembari berlalu meninggalkan Kyuhyun sendirian dikamar.

Kyuhyun terperangah melihat tingkah gadis itu. Nampaknya Taeyeon benar-benar marah.

Taeyeon hampir saja meloloskan tawanya melihat raut wajah Kyuhyun yang terlihat konyol tadi karena Taeyeon mengomelinya. Taeyeon meloloskan tawanya dengan suara pelan diluar kamar sembari berjalan menuju pekarangan rumah tradisional itu.

“Aigo~ aktingmu sangat mengagumkan Kim Taeyeon…” gumam Taeyeon sembari tertawa kecil.

***

Siang harinya mereka berjalan-jalan disekitar perkebunan. Sepanjang perjalanan Kyuhyun terus menggenggam tangan Taeyeon. Keduanya membisu, merasakan semilir angina sejuk yang menerpa tubuh mereka. Meski ini siang hari tapi matahari tidak begitu terik.

“Hhmm… udara disini sangat sejuk…” ucap Taeyeon seraya tersenyum kemudian menutup matanya sembari menghirup udara segar, menikmati aroma khas perkampungan dengan udara sejuknya yang menyegarkan.

Kyuhyun menatap gadis yang berjalan disampinya lalu tersenyum hangat. Hanya satu kata yang mampu mewakili perasaannya saat ini. Bahagia.

“Apa kau senang?”

Taeyeon mengangguk, masih dengan senyum manisnya.

Mereka berhenti ditepi sungai dengan air yang begitu jernih. Sungai itu tidak dalam hingga air jernihnya mampu menampakan bebatuan didalamnya. Kyuhyun dan Taeyeon duduk di tepi sungai.

“Perkampungan ini sangat indah… sepertinya karena kau membawaku kesini aku jadi malas kembali ke Seoul. Ck! Kau harus betanggung jawab, Tuan Cho!”

Kyuhyun tertawa. “Itu bagus, kalau begitu kita akan terus disini jika kau memang betah tinggal disini.”

Taeyeon memukul lengan Kyuhyun disusul tawa Kyuhyun.

“Jika kita sudah menikah nanti aku akan membuatkan rumah untuk kita tinggal disini kalau kau mau,” ujar Kyuhyun sembari menatap Taeyeon.

“Kenapa kau begitu percaya diri kita akan menikah?” tanya Taeyeon dingin, mengetes bagaimana respon Kyuhyun atas pertanyaannya.

Dan sepertinya Taeyeon berhasil mengerjai Kyuhyun. Lelaki itu tertegun mendengar pertanyaan bernada dingin dari bibir mungil Taeyeon.

Kyuhyun melirik gadis yang duduk disampingnya yang tengah menatap lurus kearah sungai.

Dengan gerakannya yang tak terbaca, kedua tangan Kyuhyun meraih wajah Taeyeon dan mencium bibir mungil itu tanpa peringatan, membuat pemiliknya terkesiap dan membelalakan matanya tak percaya. Sejenak Kyuhyun membiarkan bibirnya dan bibir Taeyeon menempel, melumatnya dengan lembut menggoda gadis itu untuk membalas lumatannya, tapi nampaknya Taeyeon enggan membalasnya, membuat Kyuhyun melepaskan ciumannya meski ia masih ingin memperdalam ciuman dibibir mungil gadis itu.

“Cih~! Kau pikir aku akan terjebak dengan kejahilanmu,” ujar Kyuhyun dengan senyum mengejek ketika melepaskan ciuman mereka.

Taeyeon menatap Kyuhyun dengan tatapan tak percaya.

“Kita akan menikah, aku berjanji,” lanjut Kyuhyun seraya mengusap kepala gadis itu dengan sayang.

***

Taeyeon dan Kyuhyun kembali kepenginapan, dan mereka terkejut ketika mendapati mobil milik Tuan Cho terparkir didepan penginapan kecil itu.

Taeyeon dan Kyuhyun berjalan masuk kehalaman rumah sederhana itu. Dan benar saja Tuan Cho dan ibu Taeyeon sudah berada disana menunggu kedatangan mereka.

“Ibu…” ucap Taeyeon seraya menghambur kepelukan ibunya.

“Maafkan aku telah membuatmu cemas…” lanjut Taeyeon.

“Tidak apa-apa, sayang. Ibu percaya Kyuhyun menjagamu dengan baik,” ujar wanita paruh baya itu sembari mengusap lembut kepala Taeyeon.

“Bagaimana ayah bisa sampai kesini?” tanya Kyuhyun.

“Tadi pagi kau menelefon kerumah dan kami melacak keberadaanmu, setelah tahu kau dimana ayah langsung menyusul kesini. Aigo, anak ini benar-benar!” ujar Tuan Cho sembari melayangkan pukulannya di kepala Kyuhyun dengan gemas.

“Aw!” pekik Kyuhyun. “Kenapa ayah memukulku?!”

“Itu balasan untukmu karena telah berani menculik anak gadisku!”

“Lihatlah Kim Taeyeon, ayahku lebih mempedulikanmu dari pada aku anak kandungnya sendiri.”

Taeyeon dan ibunya tertawa menyaksikan pertengkaran antara ayah dan putranya itu.

***

Setelah berpamitan dan membayar uang sewa pada pemilik penginapan, keluarga Tuan Cho berpamitan pulang.

Saat akan menaikin mobil Tuan Cho. Kyuhyun berniat duduk di kursi belakan bersama Taeyeon, namun Tuan Cho melarangnya dan memaksa Kyuhyun duduk di kursi depan bersamanya.

Didalam mobil.

“Apa selama kalian berada disini kalian tidur bersama?” tanya Tuan Cho menyelidik.

“Te-tentu saja tidak, ayah,” jawab Taeyeon gugup.

“Kalian pikir ayah bodoh! Ayah tadi lihat rumah itu hanya memiliki satu kamar kosong dan kalian tidur didalam satu ruangan apa namanya kalau bukan tidur bersama?”

Ibu Taeyeon menatap putrinya dengan tatapan penuh tanya namun tetap teduh.

“Tidak ibu… bukan begitu, sungguh,” sergah Taeyeon.

“Sudahlah, jangan meributkan masalah kecil seperti itu,” ujar Kyuhyun.

“Kau bilang masalah kecil??! Ya Tuhan anak ini!”

“Ayah, aku dan Kyuhyun oppa memang tidur dalam satu kamar tapi jarak kami saat tidur saling berjauhan. Aku dan Kyuhyun oppa meletakan alas tidur kami berjauhan. Ayah harus percaya padaku…” tutur Taeyeon.

“Tapi benar kan kalian tidak melakukan hal yang macam-macam selama kalian tinggal disana?” tanya Tuan Cho.

“Jika aku menghamili Taeyeon apa ayah akan segera menikahkan kami?” tanya Kyuhyun.

“Kau?!!!” bentak Tuan Cho.

“Ya Tuhan, lelaki sialan itu!” batin Taeyeon kesal.

Ibu Taeyeon hanya tersenyum menyaksikan pertengkaran antara Kyuhyun dan ayahnya yang tampaknya masih akan berlanjut ini. Ibu Taeyeon tahu, Kyuhyun lelaki yang baik, ia tak mungkin melakukan hal yang macam-macam pada putrinya.

“Ayah pikir aku lelaki yang tega memanfaatkan kesempatan dan melakukan pelecehan seksual pada gadis polos seperti Taeyeon? Meskipun aku sangat mencintainya aku tak mungkin melakukan hal semacam itu pada Taeyeon sebelum kami benar-benar menikah.” Setelah menyelesaikan perkataannya, Kyuhyun menyandarkan kepala dan punggungnya lalu memejamkan matanya.

Ada perasaan hangat yang menyapa relung hati Taeyeon ketika mendengar perkataan yang baru saja Kyuhyun ucapkan. Tanpa terasa bibirnya melengkung menciptakan senyum hangatnya.

Ibu Taeyeon meremas tangan putrinya dengan lembut, ia sadar putrinya tengah merasa bahagia bersama Kyuhyun.

Tiba-tiba mata kyuhyun yang sudah terpejam terbuka kembali dan menatap ayahnya.

“Apa?” tanya ayahnya heran.

“Tapi jika ayah tak segera menikahkan kami, aku tidak berjanji akan ‘menjaga’ Taeyeon lebih lama. Mungkin saja aku berubah pikiran dan akan membuatnya ham—”

“Ish! Hentikan, oppa!” bentak Taeyeon.

Tuan Cho tersenyum puas melihat Taeyeon menghentikan ancaman konyol dari Kyuhyun. Sebenarnya tanpa Kyuhyun menjelaskannya berulang kali Tuan Cho sudah tahu kalau putranya itu ingin segera menikahi Taeyeon.

“Sudahlah, jangan meributkan hal itu lagi, kami mengerti keinginan kalian, kita akan bicarakan lagi jika sudah sampai dirumah,” tutur ibu Taeyeon mencoba menghentikan keributan yang sejak tadi membuat suasana mobil itu terasa panas.

***

Dua bulan kemudian.

Kyuhyun terbangun dari tidurnya, ia menatap seseorang yang terbaring disampingnya. Kyuhyun menopang kepalanya sendiri dengan tangan kanannya sembari tersenyum dan menatap wanita berparas malaikat itu yang masih memejamkan matanya dengan damai. Kyuhyun mengecup kening wanita itu dengan lembut. Ini hal terindah dalam hidupnya, setiap Kyuhyun bangun di pagi hari, ada pemandangan indah yang menyejukan penglihatannya. Wajah Taeyeon…

Kyuhyun tak pernah bosan memandangi wajah polos yang selalu mampu menyejukan hatinya itu.

“Bangun sayang…” ucap Kyuhyun sembari mengusap kepala istrinya dengan lembut.

“Hm…” gumam Taeyeon sembari menggeliatkan tubuhnya. Taeyeon membuka matanya, ia tersenyum menatap wajah tampan yang kini tengah menatapnya juga dengan senyum hangatnya.

Taeyeon bersumpah ketampanan Kyuhyun bertambah berkali-kali lipat dengan rambut ikalnya yang agak berantakan karena lelaki itu baru bangun tidur sama seperti dirinya.

“Apa tidurmu nyenyak?” tanya Kyuhyun.

Taeyeon mengangguk.

Kemarin adalah hari paling bersejarah dalam hidup mereka. Bagaimana tidak, kemarin mereka baru saja menggelar upacara pernikahan mereka dan ini adalah hari pertama mereka hidup sebagai sepasang suami istri.

“Jam berapa sekarang?” tanya Taeyeon dengan suaranya yang masih parau.

“Masih jam 7 pagi, kenapa?”

“Masih terlalu pagi untuk bangun…” jawab Taeyeon. Ia melingkarkan lengannya di pinggang Kyuhyun, menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik lelaki itu. “Aku masih mengantuk…” lanjutnya.

Kyuhyun tersenyum. “Tapi kita harus bangun, kau harus membantu ibu menyiapkan sarapan seperti biasa.”

“Sekali-sekali bangun terlambat dan tidak membantu ibu, tidak apa-apa, kan? Mereka akan mengerti. Lagi pula aku masih lelah karena upacara pernikahan kita kemarin malam…”

Kyuhyun kembali tersenyum mengingat kemarin malam seusai upacara pernikahan mereka, Taeyeon langsung mandi dan berganti pakaian lalu tidur lebih dulu. Tampaknya Taeyeon benar-benar kelelahan sampai-sampai kemarin malam Kyuhyun gagal melancarkan keinginannya untuk menyentuh tubuh mungil wanita pujaannya itu.

“Baiklah kalau kau ingin tidur lagi, akan ku temani,” ujar kyuhyun sembari membaringkan tubuhnya kembali dan memeluk tubuh mungil Taeyeon. Ia mengecup ujung kepala Taeyeon dengan lembut. “Aku mencintaimu… sangat mencintaimu, kau harus ingat itu,” lanjut Kyuhyun sembari mengecup ujung kepala Taeyeon lagi.

Taeyeon semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Kyuhyun.

^^THE END~

Terima kasih banyak untuk readers yang sudah meluangkan waktu untuk baca dan meninggalkan komentar di FF ku yang ga jelas ini. Hehehe maaf jika jalan cerita atau endingnya kurang memuaskan.

Ngomong-ngomong aku lagi ngerjain project FF Taeyeon selanjutnya. Berhubung aku lagi bosen pake anak Boyband, aku lagi pengen pake aktor Korea sebagai couple-nya Taeyeon nanti. Tapi aku masih bingung memilih dari sekian banyak aktor kece di Korea untuk dijadikan couple-nya Taeyeon. Sekedar bocoran karakter pemeran cowoknya itu bawel, over protective, sangat mencintai pasangannya, dan rada “Pervert” hehe. Kalau menurutku sementara ini aktor yang cocok dengan karakter seperti itu Kim Young Kwang sih, dah gitu postur tubuh Kim Youngkwang kan tinggiiii banget, terus Taeyeon pendek jadinya lucu aja gitu ngebayanginnya kalau mereka jadi couple, terus cowok-cowok berbadan tinggi gitu kaya tipe-tipe cowok pelindung. Hihihi. Tapi sebelumnya pada tau Kim Young Kwang ga ini teh? /nggaaaa…. hahahahaha

Kira-kira pada setuju ga kalau Taeyeon sama Kim Young Kwang?? Kalau ada yang mau ngasih pendapat mengenai aktor lain yang cocok dengan karakter itu mangga di tunggu ^^

Advertisements

34 comments on “That Was You (Chapter 3/END)

  1. Bagus banget chingu ff nya.
    Suka, suka. Daebakkkkkk👍👍👍👍
    Aktor ya ?
    Siapa ya ?
    Ak respect nya ke GD ni chingu, hehe lagi shipper in Gtae soalnya hehe lagi suka mereka. Siapa aja deh chingu, asal kan cocok aj untuk taeyeon eonni 😁😀😘😘
    Fighting ya, di tunggu karya2 selanjutnya.

  2. Ahhhh happy ending^^ ternyata cuma threeshoot,suka banget sama moment kyutaenya ♥ ♥ ♥
    Kim youngkwang siapa thor? Gak bisa ngebayangin._. Boleh request gak? Anak exo atau seventeen gitu kan bagus thor hehe^^ kalo aktor kim woobin sama ahn jaehyun bagus kok~~ keep write and fighting!! Ditunggu ff selanjutnya

  3. Kyutae sweet bnget,ngiri gw :v
    hmm aktoryaa,aku sih trsrah author mau cash cwoknya spa aja ttep dbca dngan snang hati, () :v

  4. Happy endingg 😍😍
    aktor?ahn jae hyun aj thor kn dia tinggi trus ganteng banget lagii #ngefly
    fighting y thor untuk ff slnjutnya

  5. Aaahhhh akhirnya happy ending jugaa. Ngakak banget ngeliat perdebatan ayahhnya kyuhyun sma kyuhyun. Seneng ngeliat kyuhyun sma taeng akhirnya nikah jugaa. Horeee

  6. akhirnya happy ending juga hahaha lucu liat kyuhyun debat mulu ama bapaknya hahah need sequel ini mah. pengen liat kyutae punya baby hihi itu kim young kwang siapa? ko baru denger ya hahaha

  7. Yey happy ending~
    Mmmmm Kim Young Kwang? Aku baru denger.
    SUNGJAE BTOB aja thor,kayanya cocok dan jarang ada ff couple mereka ber dua..

  8. Yehet happy ending deh. Berhubung aku suka sma Lee Jong Suk bisa kali thor sma Jong Suk couple nya. Kan blm pernah ada tuh ff yg pairing nya mereka berdua. Tpi siapa pun pemeran cowok nya selama Taeyeon eonni yg jdi main cast nya aku suka aja thor hehe

  9. happy ending,… entah kenapa masih kurang berasa gereget nya di ff ini tapi ttp bagus kko,mudah” di project ff lainnya bisa lebeih gereget ya,. aku sih ga terlalu banyak kenal aktor korea siapa” aja sih gpp yg penting bisa ciptaiin moment yabagus dari tulisan athornya,. ditunggu ya next projectnya..

  10. Kyuyhun ngomong nya nglantur banget, hahaha pengantin baru padahal kan belum nikah. Sequel dong thor. Kalo saran GD atau gak Kris kan wajahnya cocok buat sifat kek gitu, GDTae bangus kok thor

  11. Yeay happy ending 😀
    Aktor? Kim Young Kwang? Aku gk tau itu siapa XD
    Cast cowoknya terserah author aja sih XD
    Ditunggu ff lainnya ^^ fighting!

  12. Kerenn thor, kirain bakal panjang chapnya.. 😀 sukses buat project selanjutnya.. Cast cowonya terserah aja lah thor ngikut :v.. Fightingg!!

  13. Daebak thor ff na…
    Kalau aku sih lebih suka bareng GD tapi buat aktor, gimana kalau kin soo hyun , kim woobin, ahn jaehyun atau lee jon sook thor… 😀
    Next ff ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s