[FREELANCE] Kalian Telah Dikepung (Chapter 1)


Title : Kalian Telah Di Kepung

Author : Althafunnisa

Rating : PG – 15

Length : Chaptered

Genre : Romance, action, Friendship

Main Cast : Kim Taeyeon, Xi Luhan, Park Chanyeol, Oh Sehun

Support Cast : you can find it later

Disclaimer : aku meminjam beberapa karakter dari komik dan anime Naruto,

     tapi cerita nya murni dari hasil pemikiran saya

Author Note : sebelumnya saya mau ngucapin terimakasih untuk Admin/Owner yang

     sudah mau Post FF saya yang nggak jelas ini. Maaf prolognya bikin bingung

     ya? Disini aku mau coba jelasin, sebenarnya prolog itu belum jadi tapi

sepupuku iseng banget sudah dikirim, jadi abaikan saja prolognya ya,

cerita ini aku buat seperti buku diary atau otobiografi, jadi anggap saja

kalian sedang membaca itu. Kalau soal title kenapa bahasa Indonesia bukan

asing? Karena aku cinta Indonesia dan aku ingin beda dari yang lain*hehehe

ya sudah langsung aja kita ke cerita.


03 Juni 1995

“eomma aku mau bermain salju di luar ya” teriakan itu keluar dari gadis kecil disebuah rumah bergaya minimalis dengan tiang depan yang terbuat dari kayu dan di cat mengkilap, tampak elegan dan nyaman untuk ditinggali.

“iya tapi jangan jauh-jauh ya sayang” sang ibu juga tidak kalah untuk berteriak karena memang mereka dipisahkan oleh dapur dan ruang tamu.

Gadis 5 tahun itu berlari keluar rumah dengan mengenakan jaket dan baju musim dingin dia lari-lari di bawah salju yang turun dari langit, ia melihat seekor burung terbang rendah di depannya dia berlari mengejar burung itu sampai seorang anak laki-laki menangkap burung itu

“ini” anak laki-laki itu sambil menyerahkan burung yang berhasil ia tangkap, laki – laki itu berwajah tampan dan terlihat sedikit -emmm feminim, kulitnya yang putih bersih dan jangan lupakan senyumnya yang sungguh bisa membuat hati wanita meleleh karenanya.

“terimakasih” jawab gadis itu dengan nada suara yang terlihat gugup terlihat dari rona merah yang tercipta di pipinya

“kamu mau main?”tanya anak laki-laki itu

“main apa?”

“main salju”

“kamu sedang buat apa” tanya gadis itu saat sedang duduk di sebuah kursi taman setelah mereka puas bermain salju hingga bermain ice skating dadakan, karena jalan yang licin ditambah sepatu mereka yang juga agak licin membuat mereka hilang keseimbangan hingga mereka meluncur-luncur diatas salju seperti sedang bermain ice skating hingga akhirnya mereka terguling karena kelelahan.

“sedang buat gelang, ini untuk kamu, dipakai ya” jawabnya sambil memakaikan gelang itu ditangan sang gadis kecil


“terimakasih gelang yang indah, eh iya namamu siapa”

“namaku Xi Luhan, kalau namamu?”

Belum sempat gadis itu menjawab ia sudah berlari menjauh dari pria kecil itu karena ayah sang gadis sudah datang untuk menjemput, sebelum berlari tadi dia sempat memberikan kalung yang ia pakai kepada anak laki-laki yang bernama Xi Luhan tadi. Senyum manis gadis kecil itu merekah sembari melangkah menjauh.

05 Juni 1999

“eomma ada tamu…” suara cempreng seorang gadis kecil itu terdengar dari kamarnya, kalian benar itu aku Kim Taeyoen, ayah ku seorang dokter spesialis penyakit dalam yang sangat terkenal dokter Kim Seo Jin dan Ibu ku Kim Ha Na dia wanita yang baik, pintar, cantik jadi aku tidak heran jika ayah sangat sayang padanya dan pada ku sebagai anaknya tentunya karena aku punya wajah yang sangat mirip dengan ibu.

“tolong buka pintunya sayang appa lagi di belakang”

“memang eomma kemana appa?” tidak ada jawaban dari ayah. Knop pintu diputar dan nampak seorang namja yang aku rasa berusia sama dengan appa ku dan ia menyapaku

“selamat pagi gadis manis”

“ah selamat pagi ahjussi, mian ahjussi mencari siapa?”

“ayah mu ada?”

“ye, appa ada di belakang ahjussi silahkan masuk”

“appa ada yang mencari, cepatlah kemari” teriak ku memanggil ayah

Singkat cerita setelah pertemuan dengan ahjussi yang aku tidak tau namanya itu ayah jadi sering murung entah apa yang dibicarakan aku juga tak tau hingga pada sore hari ada beberapa orang yang berseragam tentara datang kerumah kami dan membawa ayah pergi begitu saja tanpa menghiraukan tangisku yang menggeru dan teriakanku yang memekakkan telinga. Dan setelah kepergian ayah, ibu jadi sering sakit dan keluar masuk rumah sakit, namun akhirnya ibu juga meninggalku sendiri didunia yang kejam ini, Aku benar – benar hidup sendiri sekarang dan apa yang sebenarnya terjadi dengan ayahku kenapa dia tidak kembali?. kalian tau apa yang terjadi dengan seorang gadis yang tumbuh tanpa ada seorangpun disisinya, benar sekali aku jadi gadis yang tomboy, kuat, dan tentunya sedikit urakan tapi semua itu tak berarti aku menjadi gadis yang nakal aku tetap menjaga sopan santun yang pernah diajarkan ibu.

29 November 2006

Masa – masa yang menyenangkan untuk bisa masuk ke SMA ya kata orang masa – masa SMA adalah masa yang paling meyenangkan oh iya kalian mau tau aku dapat uang dari mana sampai bisa masuk SMA, ada seorang ibu yang baik hati mau merawat ku memberikanku pendidikan dia seorang kepala polisi, namanya Jien Jung, dia seorang dokter yang terkenal. Yang aku rasakan masa SMA tak seindah yang mereka bicarakan semua terasa hampa. oh iya hari pertama masuk SMA ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun ku dan tidak ada yang special di hari ulang tahunku hari ini.

“hai semua nama ku Kim Taeyoen sekian terimakasih”

“apa kau tidak mau memberikan informasi lain kepada teman-teman mu?” tanya saengnim yang berdiri disebelahku saat aku memperkenalkan diri dikelas.

“aku rasa tidak”

“aish jinjja, apa ada yang mau bertanya?” huft kenapa saengnim member sesi tanya jawab padahal aku ingin secepatnya duduk.

Dan seorang namja yang menurutku agak seram dengan mata yang mirip panda mengangkat tangannya “kau cantik apa kau sudah punya pacar?” tawa langsung menggelegar seisi ruangan dan aku melihat ia mendapat hadiah sebuah jitakan dikepala oleh teman sebangkunya.

“emm… maaf aku tidak perlu menjawabnya”

“lihat bahkan dia lebih dingin dan menyeramkan dari sasuke” gunaman dari orang yang sama yang sekali lagi membuat dia mendapat hadiah jitakan dari teman yang sebangkunya yang mungkin bernama sasuke itu dan tawa kembali menggelegar di ruangan ini, tapi tunggu aku mau mendiskripsikan sedikit tentang sosok sasuke ini, dia terlihat dingin, dengan badan yang bisa dibilang atletis yang terlihat dari dada bidangnya meski terbalut dengan seragam, dia juga mempunyai gaya rambut yang bisa dibilang aneh atau unik – gaya rambut Chicken butt memang langka kan?.apa aku juga harus mendeskripsikan namja bermata panda itu? Ah tidak lain kali saja oke.

“ya sudah kamu boleh duduk” titah saengnim kemudian

“kamsahamnida”

Setelah membungkukkan badan sekilas aku duduk dibangku yang letaknya nomor tiga dari depan dan nomor dua dari samping kanan

“annyeong, Haruno Sakura imnida, maaf ya kalau bahasa koreaku belepotan aku dari jepang dan baru pindah ke korea” sapa teman sebangkuku, dia cantik seperti namanya

“ah ye, Kim Taeyoen imnida” aku melihat senyum manis terpampang di wajah cantiknya yang membuatku juga memasang senyum diwajahku.

“mau berteman dengan ku?”

“tentu saja, sahabat juga boleh”

“sahabat” jawab kami secara bersamaan sambil berjabat tangan. Karena ini hari pertama sekolah jadi kegiatan belajar-mengajar belum dimulai. Tak terasa bell pulang sekolah bunyi aku pulang sendiri kerumah, *kenapa gak bareng sama sakura? Jawabannya karena arah rumah kita berlawanan jadi kami gak bisa pulang bareng, huf panas juga udara siang menjelang sore ini ditambah lagi jalan kaki di tengah terik matahari dan aku rasa beli ice coffee mungkin enak, baru juga berjalan beberapa meter dari kedai ice aku melihat ada beberapa anak perempuan yang sedang ribut dan aku tidak perduli tentang itu, aku terus saja berjalan sambil meminum ice ku meliwati mereka dengan santai meski ada tendangan dan pukulan dari segala arah aku bisa menghindar, aku bisa melewati mereka tanpa luka sedikitpun*keren kan? kalian bayangin aja adegan difilm action, ya meskipun rambutku dua kali kena jambak tapi setidaknya aku masih dalam keadaan yang rapi seperti tadi, tapi emang dasar nasib baru dua langkah aku meninggalkan mereka polisi datang dan mengira aku terlibat degan mereka dan jadilah dibawanya aku kekantor polisi bersama dengan orang-orang yang ribut tadi,

“nama?” saat ini aku sedang di introgasi oleh polisi, dan jawabanku hanya “aku tidak terlibat dengan mereka, lihatlah bahkan aku masih rapi seperti ini, jadi bolehkah aku pulang dan beristirahat” polisi itu mengerang frustasi menghadapi kelakuanku-yang mungkin suadah kelewatan dan memperbolehkanku pulang, saat akan pulang aku melihat ada seorang wanita anggota polisi yang mungkin tidak sadar kalau salah satu bukunya jatuh tanpa membuang waktu aku langsung mengambil buku itu dan mengejar wanita tadi, tapi saat melihat sampul dari buku itu tertulis Data Pribadi Kim Seo Jin aku berhenti mengejarnya, tapi aku masih melihat dia masuk ke ruangan dengan tulisan Kelapa Kepolisian ‘Kang Min Woo’ aku lebih tertarik untuk membaca isinya dari pada mengejar wanita tadi.

“jadi selama ini… appa…appa” ya aku duduk tersungkur sambil bergunam lirih di lorong kantor polisi setelah membaca apa isi dari buku itu, aku tidak menyangka semua ini terjadi setegar dan sekuatnya aku namun air mata ini jatuh juga.

T b c……….

Aku lupa untuk mengucapkan terimakasih kepada para readers sekalian yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca FF karyaku, Kritik serta saran sangat saya butuhkan untuk bisa lebih baik di chapter selanjutnya, oh iya jangan lupakan Saauke dan Sakura disini karena dia agak penting.

See you next chap

Advertisements

49 comments on “[FREELANCE] Kalian Telah Dikepung (Chapter 1)

  1. Author nih, first kah?? Hehe ini pair nya lutae? Taeng kasian T.T itu apanya kena kasus gitu…
    Nice ff thor ^^
    Keep writing and Update soon

  2. Authornim ceritanya udah bgus,,tpi menurut aku alurnya kecepetan terus penggunaan kata baku dan non bakunya belepotan,klo memurut aku lgi ga enak baca ff klo ada kata2 atau kalimat2nya yg non baku 😀 tolong diperhatiin lg yaa~ 😀

  3. “Tbc” itu kta yg pling nyeremin hiks hiks
    Lgi seru seru lo bcaaanya btw ff ny pendek nih thor.next chap lbh panjg ya biar g kecewa” juga sih #peace
    fighting 😚

  4. uwaahhh keren nihhh
    keseluruhan ceritanya dah bagus kok tinggal format penulisannya aja
    menurutku sih, fontnya jangan yang ada sepatu/kakinya lebih baik yang polosan aja misal contohnya calibri atau arial.
    gak tau kenapa lebih nyaman bacanya pake jenis font itu, kalo TNR itu sifatnya terlalu resmi hehehe
    gitu aja sih saranku saat ini, aku tunggu yah thor next chapnya
    semangaaatttt!!!^^

  5. kq prndek bgd sih saeng….
    baru kaliq ini other castnya sasuke ma sakura..
    apa kasus ayah taeyeon???
    nexy dtggu fightaeng!!!

    • karena aku suka naruto juga jadi aku berusaha menggabungkan aja 🙂
      semua akan terungkap di chap-chap seterusnya,
      terimakasih sudah bersedia baca dan komen 🙂

      *fighting

  6. Yahh.. terlalu pendek menurut aku. Tapi keren Thor ceritanya apalagi Taeyeon disini jutek n’ keras kepala jd tambah seneng sm ff ini. Next chapter jangan lama” updatenya ya!!

    FIGHTING!!

  7. Udh keren kok thor jalan ceritanya, cuma kalimat2nya aja lebih di perhatiin lagi biar lebih mudah dipahami, sama tanda baca trs kata2nya lebih dibaku in lagi.. Typonya juga diperhatiin 😀 tadi disitu taeyeon jadi taeyoen 😀 next chap ditunggu secepetnya thor 😀 fightingg!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s