[FREELANCE] I Still Love You (Chapter 3)

Title:

I Still Love You (3)


 

 

Author:

Chy

Credit Poster:

bympw2k@ Indo Fanfictions Arts(makasih sudah mau membuat^^)

Rating:

PG-15

Length:

Multichapter

Genre:

Romance, Marriage, Family

Main Casts:

-Kim Taeyeon SNSD

-Yesung Super Junior (Kim Jongwoon)

Supporting Casts:

-Cho Yoogeun

-Kai EXO (Kim Jongin)

-Kris Wu (Wu Yi Fan)

-Jessica Jung

-Xi Luhan

-Park Jiyeon T-ara

-Irene Red Velvet (Bae Joo Hyun)

Desclaimer :

Semua cast disini adalah milik Tuhan Sang Pencipta, dan komposisi ceritanya adalah hasil dari pemikiran Author sendiri dengan terinspirasi dari fanfic yang pernah saya baca J

Author’s Note:

Annyeong yeoreobeun^^

Pertama-tama saya ingin mengucapkan banyak terimakasih untuk Admin Nadia yang sudah mau menaruh fan fiction saya di WP ini

dan untuk readers yang sudah mau membacanya.

Maaf yaa buat para readers yang sudah mau baca kelanjutan ceritanya, tapi Author update-nya lama.

Masalahnya Author lagi nge-fix chapter ini ๐Ÿ˜€

Hope you’ll like it and happy reading ^^

ย ย Preview: Chapter 1, Chapter 2

 

 

***

 

Taeyeon terdiam untuk beberapa detik.Tak lama kemudian dia bersuara.

“Aku…………..” gantungnya.

 

“Aku…..Mungkin aku akan tinggal disini bersama kalian. Eomma, jangan sampai Yoogeun tahu ya” mohon Taeyeon.

 

“Baiklah” ibunya mengangguk.

 

Lalu mereka berpelukan erat satu sama lain untuk mencurahkan kesedihan.

***

 

 

 

 

@rumah Jongwoon-Taeyeon

 

“Appa.. Kau sedang apa?” kata Yoogeun yang menyadarkan Jongwoon dari lamunannya yang sedang tidur sambil memangku kepalanya diatas tangannya di tempat tidur.

 

“Ah, ani..Appa hanya sedang membayangkan sesuatu” balas Jongwoon tersenyum tipis sembari duduk.

 

“Apa itu?”tanya Yoogeun polos.

 

“Itu hal yang tidak perlu kau tau.Sini, naiklah” tawar Jongwoon sambil menepuk tempat tidurnya.

 

“Mau apa?”

 

“Bermain” katanya lalu, mengendong Yoogeun naik dan bercanda bersama Yoogeun.

 

“Hahaha..Appa geli. Geumanhae..geumanhaeee” mohon Yoogeun dengan tawa yang besar.

 

“Ye, ye..Arasseo.Sekarang kau bebas” Jongwoon melepaskan Yoogeun ke atas tempat tidur.

 

“Appa..Apa yang terjadi dengan eomma? Aku lihat dia murung sepanjang hari ini” kata Yoogeun dengan raut wajah yang sedih.

 

“Appa-do molla.Kenapa kau tidak pergi dan menghibur eomma saja?”Saran Jongwoon.

 

“Hmm.. ide bagus. Aku akan pergi menghibur eomma dulu ya, appa” kata Yoogeun yang sedang berusaha turun dari tempat tidur dan berhasil turun.

 

“Ne..” balas Jongwoon dan mengelus kepala anaknya.

 

‘Taeyeon-ah.Kau kenapa?Dengan sifatmu ini, aku tak tahan melihatnya dan masih ragu untuk meninggalkanmu’ kata Jongwoon dalam hati.Hal itu lah yang Jongwoon lamunkan daritadi.

***

 

 

 

Hari itu pun tiba.Hari dimana Taeyeon dan Jongwoon sudah resmi berpisah atau dibilang bercerai.Dan hak mengurus anak diserahkan kepada Taeyeon. Setelah itu, Taeyeon akan tinggal dirumah orang tuanya dan melanjutkan hidup. Sementara Jongwoon dan Jiyeon berencana untuk berlibur ke luar kota mengunjungi orang tua Jiyeon dan mungkin akan menikah. Sekaligus juga melakukan jadwal pemotretan selama setahun disana.Lalu bagaimana dengan Yoogeun? Dia tidak tahu apa-apa, dia hanya tahu bahwa Jongwoon akan pergi bekerja.

 

‘Apa yang harus ku lakukan?Kenapa ini terjadi padaku? Aku tidak percaya ini’renung Taeyeon yang masih duduk di kantor pengadilan setelah proses perceraiannya baru selesai tadi. Dia meremas rambutnya dengan kasar ke belakang.Rasanya dia sekarang tengah berada di dunia yang suram, dia tidak tahan berada di dunia ini, rasanya ingin mati saja.

 

Tak lama kemudian datang seorang namja menghampiri dia. “Taeyeon-ah, gwaenchanha?”

Terlihat raut wajah khawatir dari Kris semenjak dia melihat Taeyeon dari pintu masuk.

 

“Aniya… hanya saja aku… sepertinya aku sedang putus asa.Apa aku seharusnya mati saja?” jawabnya dengan sedikit tertawa, tapi matanya menyiratkan kesedihan.

 

“Ya!Kau jangan berpikiran seperti itu.Bagaimana dengan aku?Kau kan masih memiliki teman yang menyayangimu ini” protes Kris.Namun Taeyeon hanya menampakkan senyum tipisnya.Dia juga memikirkan bagaimana perasaan sahabatnya itu.

 

“Dan juga, bagaimana dengan keluargamu?Bagaimana dengan Yoogeun?Siapa yang akan mengurusnya?” kali ini Kris memegang kedua bahu Taeyeon dan menatapnya.

 

Taeyeon semakin tersadar. Dia masih memiliki keluarga dan sahabatnya yang sangat menyayangi dia. Dia juga teringat akan anaknya yang sangat dia sayangi itu. Taeyeon hanya mengedipkan matanya berkali-kali.

 

“Oppa benar.Lagipula bukan hanya namja itu yang hidup di dunia ini.Benar bukan?” katanya terhadap Kris.Kris tahu siapa namja yang Taeyeon maksud, dia pun tersenyum lega karena yeoja itu sadar.

 

“Aku akan mengambil mobilku.Aku memarkirkannya di tempat yang jauh tadi.Tunggu ya” lalu Kris beranjak pergi.Taeyeon hanya membuang nafasnya dengan kasar.Dia sedang dilanda banyak pikiran.

 

Lalu datang sepasang kekasih menghampiri dia. Taeyeon yang melihat kedatangan mereka merapikan dirinya, berusaha menjaga sikap.

 

“Taeyeon, kau akan pulang dengan Kris?” tanya Jongwoon.

 

“Hmm” jawabnya dengan anggukan.

 

“Setelah ini aku dan Jiyeon akan berlibur keluar kota selama satu tahun.Bukan apa-apa, aku hanya ingin memberitahumu” jelasnya.

 

“Hm, baiklah.Aku harap kita tidak bertemu lagi.Karena, akan menjadi aneh rasanya” kata Taeyeon dengan kikuk.

 

Jongwoon hanya membalasnya dengan tersenyum dan menganguk. “Hmm”

 

“Taeyeon-ah, khaja!”Kris sudah memarkirkan mobilnya di dekat gedung.Melihat Taeyeon berbicara dengan Jongwoon, dengan cepat dia datang dan membawa Taeyeon pulang.

 

“Iya Oppa” Kris pun hanya menatap Jongwoon dengan sedikit tajam setelah mengetahui apa yang sudah namja itu lakukan pada Taeyeon. Lalu dia menuntun tubuh Taeyeon untuk pergi ke mobil.

 

***

 

 

 

Beberapa hari kemudian….

 

Taeyeon yang tinggal di kediaman mewah keluarga Kim sedang berkegiatan membersihkan ruang keluarga.Dia mendengar bel rumah berbunyi, menandakan ada tamu. Lalu dia meninggalkan kegiatannya itu sejenak dan pergi ke pintu depan.

 

“Oppa….” serunya setelah melihat seseorang yang memencet bel tadi.Dia melihat seorang namja yang memakai pakaian jas rapi layaknya seorang pekerja di perusahaan.Namja yang setahunya sudah bekerja di perusahaan ayahnya setelah dia membantu pamannya mengurus anak-anak di Panti Asuhan milik pamannya.

 

 

“Taeyeon-ah… ” balas namja itu sambil tersenyum.

 

“Ada apa Oppa datang kesini?” tanya Taeyeon yang penasaran dengan kedatangan Kris.

 

“Ehm… itu”

~~~

 

Saat ini mereka tengah duduk di salah satu meja cafรฉ yang terletak di daerah perkotaan.Baru saja pesanan mereka sampai, lalu mereka melanjutkan pembicaraan mereka.

 

“Jadi, apa yang ingin Oppa katakan padaku?” tanya Taeyeon yang sedari tadi menahan rasa penasarannya. Karena Kris meminta untuk jangan menanyakannya sebelum makanan mereka datang.Jujur saja, Kris malu untuk mengatakannya. Karena ini adalah pertama kalinya dia akan berbicara mengenai hal seperti ini.

 

“Jadi begini….” kata Kris dengan ragu-ragu dan gugup.

 

“Tidak apa-apa… katakan saja Oppa” tenang Taeyeon.

 

“Akhir-akhir ini aku sudah dekat dengan seorang yeoja. Dan…”

 

“Mwo??Kau sudah mempunyai kekasih? Kenapa kau tidak cerita padaku Oppa?” tanya Taeyeon dengan raut muka protesnya.

 

“Hah? Hehe… Mian.Maka itu, sebelum terlambat makanya aku mengajakmu kesini untuk mengatakannya” jawab Kris dengan menggaruk kepalanya.

 

“Baiklah.Tidak apa-apa.Terus selanjutnya apa yang akan kau katakan?” balas Taeyeon dengan senyum.

 

“Begini… besok dia akan berulang tahun.Aku ingin sekali memberinya hadiah. Tapi, aku……. tidak tahu harus memberi dia hadiah apa. Kau bisa membantuku, kan?”

 

“Hmm? Jadi begitu ya… Hahaha, baiklah.Cepat selesaikan makananmu lalu kita pergi ke mall” kata Taeyeon sambil melanjutkan makannya dengan lahap.Kebetulan kemarin dia melihat sebuah kalung yang ingin dia beli di toko perhiasan.Namun sepertinya dia tidak begitu memerlukan kalung itu mengingat koleksi-koleksi kalung yang sudah dia punya. Dia tahu bagaimana mahalnya kalung bermerk itu, tapi Kris sudah memiliki penghasilan yang lumayan banyak. Jadi tidak salah kan kalau menyarankannya untuk membeli kalung itu sebagai hadiah ulang tahun yeojanya. Hehe…

 

“Eoh?Sekarang? B-baiklah…” Kris hanya menuruti perkataan dongsaeng tersayangnya itu.Mau bagaimana lagi? Taeyeon-lah yang akan membantunya.

***

 

 

 

“T’rimakasih” kata Taeyeon.Baru saja satpam rumah keluarga Kim membawakannya sebuah amplop. Dia penasaran apa yang menjadi isi dari amplop itu.

 

“Kris?” Itulah nama dari pengirim amplop itu. Penasaran, lalu dia pergi menuju sofa ruang tamu untuk membuka amplop tersebut.

 

Ternyata dia mendapat sebuah undangan pernikahan sahabatnya, Kris.Setelah dia membukanya, terukir sebuah senyuman diwajahnya.

 

“Wahh… daebak. Baru saja aku mengetahui hubungan mereka dan sekarang mereka akan menikah. Haha…” Lalu dia mengambil handphone-nya dan mengetik nomor seseorang.

 

“Yobeoseyo? Kris Oppa, ini aku. Chukkahaeyo” kata Taeyeon dengan tersenyum bahagia.

 

“Ah, ne. Gomawo Taeyeon-ah. Maaf ya aku tidak memberikannya langsung padamu. Aku tengah mengurusi sebuah proyek dan pernikahanku.”

 

“Iya, tak apa” balasnya.

 

“Jangan lupa untuk hadir. Kami sangat berharap kau akan hadir”

 

“Arasseo Oppa. Kalau begitu kututup telponnya.Annyeong” kata Taeyeon mengakhiri pembicaraan.

 

“Ne, annyeong

Mereka menutup pembicaraan.

~~~~

 

 

Dihari pernikahanโ€ฆ

 

Taeyeon bersiap-siap untuk menghadiri acara pernikahan temannya itu.Hari ini dia terlihat cantik dengan gaun putih selutut, dipadu dengan sepatu perak tinggi yang membuatnya tidak terlihat pendek.Setelah siap, dia pun merapikan baju Yoogeun yang memakai tuxedo anak kecil.

“Nah, khajja” ajak Taeyeon.

 

Taeyeon dan anaknya pun pergi menaiki sebuah mobil mewah dengan diantar oleh sopir.

 

10 menit kemudian mereka sudah sampai di tempat pernikahan

 

“Agassi, kita sudah sampai” kata sang supir.

 

“Ne, gomawo ahjussi.Ayo Yoogeun” Taeyeon dan Yoogeun turun dari mobil.

~~~

 

 

Acara pernikahan berlangsung dengan gembira dan berakhir dengan baik.Sekarang saatnya berbincang-bincang dan bersantai sambil makan dan minum.

 

“Chukkahae Oppa” kata Taeyeon tersenyum cerah dan memeluk sahabatnya.

 

“Gomawo.Waw, hari ini kau terlihat cantik.Hampir menandingi istriku. Oh iya, Yeobeo! Kemarilah perkenalkan dia Taeyeon, sahabatku” kata Kris memanggil istrinya.

 

“Oh, annyeong haseyo.Kim Taeyeon imnida” kata Taeyeon mengetahui istri Kris datang.

 

“Annyeong haseyo.Wu Jessica imnida.Bangapta” kata yeoja kurus itu dengan ramah.Yeoja itu terlihat cantik dengan gaun pengantin putihnya.Dan juga, mata Taeyeon langsung tertuju kepada perhiasan leher yang dikenakan oleh yeoja itu.Itu adalah kalung hadiah ulang tahun Jessica yang Taeyeon sarankan untuk Kris berikan waktu itu.Taeyeon senang, ternyata kalung yang dia pilih itu dikenakan oleh Jessica disaat hari pernikahannya.

 

 

Mereka berbincang dengan akrab.Setelah berbincang dengan akrabnya, mereka pun berpisah.

 

“Haha..Senang sekali bisa berbicara dengan kalian.Kalau begitu, aku pulang dulu ya, tampaknya Yoogeun sudah ingin tidur” kata Taeyeon yang melihat Yoogeun sudah mengantuk.

 

“Baiklah, silahkan” kata Kris mengizinkan.

 

“Hati-hati dijalan” susul Jessica dengan melambaikan tangan.Jessica merasa nyaman berbicara dengan Taeyeon. Dia merasa akan memiliki hubungan yang baik dengan Taeyeon.

 

 

Taeyeon POV

Kris sudah menikah.Senangnya bisa melihat dia bahagia.Apalagi dia beruntung bisa mendapatkan istri yang baik dan cantik.Jessica pun beruntung bisa mendapatkan suami seperti Kris, yang bisa melindunginya.

 

 

 

‘Suami’

 

 

Hatiku sakit mengingat kata ‘suami’. Ah..kenapa aku memikirkannya. Sudahlah Taeyeon, dia sudah bukan milikmu lagi lupakan saja dia. Lalu ‘ku usap air mataku dan kudengar suara rengekan kecil Yoogeun.

 

“Ssh..ssh..ssh..ssh.. Ternyata kau mengantuk sekali ya” kataku dengan suara dikecilkan dan mengelus wajahnya yang imut itu.

 

Sampainya dirumah aku pun menidurkan Yoogeun, setelah itu baru aku tidur.

 

 

@Taeyeon’s room

Aku sudah mencoba untuk melupakannya, tapi tetap tidak bisa.Wae?Wae?Wae?? Hal ini tidak boleh terjadi..Aku sangat frustasi.Bisa-bisa aku gilaaaa.Taeyeon kau harus melupakannya.Jangan pernah memikirkan hal yang berhubungan dengannya, hal yang mengingatkanmu kepadanya.Ya, tekadku sudah bulat. Kim Tae Yeon, Fighting!!

 

 

 

 

 

1 Tahun berlaluโ€ฆ

 

 

Author POV

Satu tahun sudah berlalu.Seiring berjalannya waktu, Taeyeon sudah melupakan Jongwoon sedikit demi sedikit.Tidak ada satu namja pun yang bisa masuk ke hatinya.Padahal banyak namja yang sudah berusaha mendekatinya dan ingin melamarnya, tapi dia menolak semuanya.Karena dia sudah menutup pintu hatinya untuk namja setelah tragedi itu, kecuali Yoogeun.Dia sudah trauma karena pengalaman cintanya yang menyakitkan, pernikahan yang singkat itu.

 

 

Taeyeon sudah membuka toko butik yang cukup dikenal sebagai butik dengan baju-baju yang modis di Seoul.Tapi dia tidak terlalu sibuk dengan pekerjaan ini, karena dia menyerahkan sebagian pekerjaannya kepada orang yang sudah dipercayainya.Taeyeon hanya mengurus pengolahan keuangan saja, dan memilih baju-baju yang diberikan oleh orang kepercayaannya alias member. Dia menyeleksi baju-baju yang akan dimasukkan ke tokonya.

 

“Taeng, kalau yang ini bagaimana menurutmu?” kata yeoja itu menunjukkan sebuah dress panjang.Orang itu adalah sahabat Taeyeon. Namanya Tiffany.

 

“Hmm.. boleh juga. Masukkan” setuju Taeyeon sambil memutar bolpoinnya.

 

“Oke” Tiffany memasukkannya ke dalam kelompok baju yang akan dijual.

 

“Dan..selesai. Fany-ah, kalau begitu aku pergi dulu.Kau makan sianglah dan bekerja dengan baik.Arasseo?”Taeyeon berdiri dari duduknya.

 

“Siap bos Taeng” balas Fany tersenyum dengan memanggil Taeyeon dengan panggilan akrabnya.

 

“Haha..Dasar kau, bersikaplah sopan pada bos mu ini. Aku pergi ” katanya dengan gaya cuek yang dibuat-buat lalu pergi berlalu.

 

“Benar-benar kau, cuek skali”cetus Tiffany.

 

“Annyeong” Taeyeon mengabaikan perkataannya.

 

 

Mereka berdua adalah sahabat, sangat akrab dan saling menyayangi.Saking akrabnya, sampai-sampai Taeyeon memberikan Tiffany pekerjaan, dan kebetulan Tiffany itu jago dalam hal fashion.Dan juga ada seorang lagi, yaitu Jessica.Jessicalah yang mempertemukan Taeyeon dan Tiffany.Dan kini mereka pun adalah tiga sahabat.

 

 

Taeyeon pergi ke sebuah restoran untuk makan siang. Disana dia akan bertemu Jessica dan makan siang bersama. Jessica adalah seorang model dan hari ini dia memiiki jadwal pemotretan.Dia meminta Taeyeon untuk menemaninya, karena Kris tidak bisa menemaninya ke tempat pemotretan karena pekerjaannya yang banyak.

 

“Tempat pemotretan? Hmm..boleh juga. Mana tahu aku dibutuhkan” jawab Taeyeon setuju sambil mengunyah makan siangnya.

 

“Gomawoโ€ฆKim Tae Yeon jjang!”Jessica senang sekali akhirnya ada orang yang menemaninya setelah kesekian lamanya.

~~~~~

 

 

@tempat pemotretanโ€ฆ

Hanya Jessica yang akan turun sendiri dari mobil. Tidak dengan Taeyeon karena tiba-tiba dia merasa pusing.Dan sangat jelas, Jessica kecewa.Karena kegembiraannya musnah.

 

“Nanti kalau sudah merasa baikan, aku akan turun” kata Taeyeon mencoba menyenangkan Jessica.

 

Jessica yang mendengar itu pun senang “Jinjja?!Baiklah, kalau mau turun telpon aku saja ya?”Pintanya lalu turun dengan senang.

 

“Okay..”Balas Taeyeon sambil memegang kepalanya.

~~~~

 

 

Dua jam kemudian Taeyeon sudah merasa baikan dan menelpon Jessica. “Sebaiknya aku menelponnya”

 

“Sica-ya… pusingku sudah hilang.Aku akan kesana” katanya setelah Jessica mengangkat telpon.

 

“Oke, aku akan segera kesana” kata Jessica lalu menutup telponnya. Tapi tiba-tiba managernya memanggilnya untuk melakukan pemotretan yang akan dilanjutkan.

 

“Yaah..tapi aku baru saja mau ada urusan” kata Jessica sedih. Setelah itu terlihat senyuman diwajahnya.Senyuman karena mendapatkan sebuah ide setelah mencari sebuah solusi.

~~~

 

 

Taeyeon yang sedang menunggu Jessica melihat seorang namja menghampiri mobil.Saat ini dia merasa bingung dan terancam.Karena seorang namja asing sedang berjalan kearahnya.Bagaimana kalau dia adalah orang jahat?Itulah yang menjadi pikiran Taeyeon.Lalu namja itu mengetuk jendela pintu mobil dan Taeyeon membuka jendela pintu itu dengan gugup.

 

“Annyeong haseyo. Kau temannya Jessica kan? Aku kesini untuk menjemput temannya Jessica”tanya namja berambut merah kecokelatan itu.

 

“Ah..ne. Tapi kenapa kau yang kesini?” tanya Taeyeon polos.

 

“Ah, syukurlah.Aku managernya, dan dia menyuruhku untuk menjemputmu disini.Karena dia sedang sibuk” balasnya.

 

Mendengar itu, Taeyeon pun turun dari mobil dan pergi bersama namja itu menuju lokasi pemotretan. Di perjalanan mereka namja itu memperkenalkan diri

 

“Kita belum berkenalan.Perkenalkan, aku Xi Luhan. Namamu?” tanya namja itu sambil mengulurkan tangannya pada Taeyeon. Terlihat suatu ekspresi diwajah namja itu yang sulit untuk didefinisikan.

 

Taeyeon pun memperkenalkan diri

“Aku Taeyeon”

 

Luhan berusaha mencairkan suasana “Semoga kita bisa berteman dengan baik ya.Kalau kau mau” katanya sedikit malu.

 

“Tentu, boleh saja” kata Taeyeon sedikit tersenyum.

 

Mendengar jawaban yeoja itu, dapat dirasakan kelegaan di hatinya.Sepertinya Luhan merasa ada yang aneh dengan dirinya.Dia merasakan sesuatu yang baru kali ini dia alami.Lalu terukir sebuah garis melengkung di mulutnya, yang semakin lama semakin lebar.

 

 

‘Sepertinya aku harus melakukan sesuatu.Seperti…. konsultasi?’ batinnya.

 

~~~

 

 

Setelah sampai di lokasi pemotretan, Taeyeon menanyakan kepada Luhan dimana Jessica berada.Luhan menggerakkan pandangannya untuk mencari.Setelah menemukan Jessica, Luhan pun menunjukkannya pada Taeyeon “Oh, itu dia!”

 

Setelah mengetahui keberadaan Jessica, Taeyeon pergi menghampiri Jessica.

 

Sedangkan Luhan pergi menghampiri fotografer Jongwoon untuk menanyakan hasil pemotretan Jessica.

“Jongwoon-ssi, bagaimana hasil pemotretannya?”

 

“Dia bagus, dia memang model professional ” katanya dengan senyum puas.

 

“Oh..baguslah” Luhan puas dengan jawaban dari Jongwoon.

 

“Kenapa tadi aku tidak melihatmu?”tanya Jongwoon.

 

“Hah? Oh, aku disuruh Jessica untuk menjemput temannya di mobil. Ehm..Jongwoon-ssi sepertinya aku harus pergi karena Jessica sudah memanggilku” kata Luhan yang sudah ingin pergi melihat Jessica yang sedang memanggilnya.

 

“Baiklah, kalau begitu aku juga mau pulang dulu. Sampai jumpa”

 

 

 

Ya, Jongwoon memang sudah kembali ke Seoul.Karena 1 tahun sudah berlalu.Tapi Taeyeon masih belum menyadarinya.Karena dia sedang sibuk dengan usahanya untuk melupakan Jongwoon, dan usahanya bisa dibilang berhasil.

**

 

 

 

Taeyeon merasa bersalah karena dia datang disaat pemotretan sudah selesai

 

“Tidak apa-apa Taeyeon-ah, aku juga senang kau sudah mau datang. Lagi pula kau datang disaat terakhir kan karena kau sedang sakit. Mungkin di lain waktu”

 

“Ah..ne. Gomawo Jessica” katanya dengan senyum yang cerah.

 

“Kalau begitu ayo pulang. Oh iya, tapi..”Jessica menahan kata-katanya.

 

Jessica merasa tidak enak pada Taeyeon untuk mengatakannya “Taeyeon-ah , sepertinya aku tidak bisa mengantarmu pulang, karena aku harus menjemput eomma di rumah sakit” ucapnya dengan raut sedih.

 

Mendengar perkataan Jessica, Taeyeon menjadi khawatir karena dia tidak tahu harus pulang bagaimana.Apalagi dia tidak membawa mobil.

“Hah? Yah, bagaimana ini bisa terjadi?Jadi, bagaimana caranya aku pulang?” khawatirnya.

 

Namun sebelumnya, Jessica sudah memikirkan caranya agar Taeyeon bisa pulang “Nah, karena itu aku akan memanggil Luhan Oppa, dia akan mengantarmu pulang.Tunggu, akan ku panggil dia” Jessica pergi memanggil Luhan.

 

“Tapi…. aku bisa pulang sendiri” tolak Taeyeon, dia merasa tidak enak kepada Luhan, karena mereka baru saling kenal.Tapi Jessica sudah duluan memotong kata-kata Taeyeon.

 

“Tidak Taeyeon, ini sudah hampir malam” paksanya.

 

“Oppa, kau bisa antar dia pulang?Aku tidak bisa mengantarnya pulang karena saat ini aku harus menjemput eomma di rumah sakit” mohon Jessica pada Luhan setelah namja itu datang.

 

Jujur saja tidak ada kesan keberatan pada Luhan mengetahui dia akan mengantar Taeyeon “Oh, kalau begitu baiklah” angguknya dengan santai.

 

Setelah mendapat persetujuan, Jessica pun pergi dengan buru-buru “Gomawo Luhan Oppa. Jaga dia baik-baik ya”

 

“Sip.Taeyeon, khajja” ajak Luhan kepada Taeyeon.

 

 

 

Mereka pun berpisah.Dan Taeyeon yang baru mengenal Luhan merasa tidak enak.”Luhan, tidak apa-apa kan kalo aku merepotkanmu?”

 

“Mwo? Oh, tentu saja tidak. Aku melakukannya dengan tulus.Bukankah kita sudah berteman?”

 

“I-Iya..” balas Taeyeon membenarkan.

 

 

 

 

 

@mobil Luhan

 

Luhan menanyakan alamat rumah Taeyeon “Rumahmu dimana?”

 

“Di **********.”

 

“Tolong tunjukkan arahnya ya.Supaya kita tidak tersesat” kata Luhan dengan tertawa kecil untuk membuat suasana tidak menjadi canggung.Taeyeon pun sedikit tertawa.Lalu Luhan menanyakan Taeyeon pertanyaan umum.Supaya suasana tidak hening.

 

“Oh iya. Umurmu berapa?” tanya Luhan masih fokus pada kemudinya.

 

“Umurku 22 tahun.Sama dengan Jessica” balas Taeyeon.”Lalu bagaimana denganmu?”

 

“Aku lebih tua 1 tahun dari kalian.Tapi panggil aku Luhan saja.” balasnya dengan senyum.

 

“Ooh..jadi begitu”

 

Begitulah percakapan mereka didalam mobil.

Namun sekitar 10 menit kemudian suasana di mobil menjadi begitu canggung, mereka tidak berbicara satu sama lain.

 

 

‘Drrt… Drrt..’

 

 

“Yeoboseyo.Yoogeun-ah, wae?”

 

“……….”

 

“Ne, eomma sudah dijalan mau pulang.”

 

“……….”

 

“Iya, tunggu ya?”

 

“……….”

 

“Anak pintar.Annyeong”Taeyeon menutup telponnya.

 

 

 

Setelah menutup telpon, Luhan bertanya karena penasaran “Kau sudah punya anak?”

 

“Hah? Ne, dia anak adopsi dari pernikahanku.”

 

“Pernikahan?Jadi kau sudah menikah?Wah, berarti saat itu kau masih sangat muda ya” katanya, dengan raut wajah yang terlihat sedikit kecewa.

 

“Ah..tidak juga, itu sudah 2 tahun yang lalu. Kami sudah tidak bersama lagi” jelas Taeyeon dengan raut wajah sedihnya, tapi tidak dilihat oleh Luhan.Dia sedih karena mengingat kembali pernikahannya.

 

“Kalian bercerai?”

 

“Iya, itu karena mantan suamiku sudah mencintai yeoja lain” air mata Taeyeon mulai berjatuhan. Dia juga bingung mengapa dia menceritakan masa lalunya pada orang yang baru dia kenal.Dia juga merutuki dirinya yang menangis karena teringat masa lalunya.

 

Melihat air mata Taeyeon yang mulai jatuh Luhan menyesal.

 

“M-mianhaeyo” sesalnya.

 

“Gwaenchanha. Lagipula aku yang aneh, karena menceritakan itu.” kata Taeyeon menghapus air matanya.

 

 

 

2 menit kemudian mereka sampai di rumah Taeyeon.Kini mobil Luhan sudah terparkir di halaman luas rumah yang dibangun mewah itu.Ketika Taeyeon mau turun, Luhan menahannya.Dia juga tidak mengerti dengan dirinya.Rasanya dia tidak ingin ini menjadi pertemuan terakhir.

 

“Taeyeon-ssi….”

 

 

 

 

 

-To be continued-

 

Okee..selesailah chapter 3. Maaf ya karena mungkin di chapter ini moment nya kurang banyak. Author akan berusaha membuatnya menjadi lebih baik lagi J.

Gamsahamnidaโ€ฆ.

Advertisements

64 comments on “[FREELANCE] I Still Love You (Chapter 3)

  1. iya thor alurnya kecepetan jadi feelnya kurang dapet hehhehe #Maaf
    tapi penasaran sama part selanjutnyaa , next chaptet ya

  2. mungkin main castnya diganti jd LuTae hehehe
    qeren ceritanya, emang aku rasa kecepatan sich alurnya..
    next chap ditunggu..
    fighting

  3. Daebak thor ff nya, tapi sayang alurnya kecepatan,
    penasaran sama apa yang mau dikatakan luge..
    Next chapter ditunggu thornim… ๐Ÿ™‚
    Fighting… ๐Ÿ˜‰

  4. Crtax bgs thor, pi alurx agak kcptan z.
    Lw bsa next chap pjgin y thor.
    jd pnsran sama ap yg luhan pngen blg k’taetae.
    Smgt thor nulisx, Hwaiting!!

  5. nah gtu dong yesung pnya yg bru taeng jga biar saingan kan adil keke saatnya bikin pembalasan bwat yesung taeng sama luhan dket2 aja yah biar yesung rasain apa yg kau rasakn dulu hehe dtggu next capโ€ฆ

  6. akhirnya post juga ^^

    sempat kaget pas baca Kris bakal nikah? trus bagaimana dgn Taeyeon? dan ternyataa…

    ada Luhan yeiiii ^^

    hmm Jongwoon sudah kembali, apa dia sudah menikah dgn Jiyeon?
    ah pokonya ditunggu kelanjutannya ^^

  7. akhornya di post jg…
    tp knpa hrs ad tbc nya…
    krg panjang saeng…
    seneng ada cast baru luhan…kekeke
    next brhrap g lama2..
    FIGHTAENG!!!

  8. kesel deh sama Yesung.. masa gak mikirin hati Taeng yg sakit.. udalah cerai, Yesung malah uda ada Jiyeon.. Kalo disini LuTae.. dukung 100% deh.. #LOl

  9. Waw, kecepetan sih thor alurnya, jdi ceritanya kaya disingkat2 ๐Ÿ˜€ nanggung.. Tapi keren thor, next chap lebih panjang lagi ๐Ÿ˜€ lebih baik lagi fightingg!! LuTae jjang :* :v ๐Ÿ˜€ *kkkkkk

  10. keren ๐Ÿ˜‰ tpi trlalu pendek ๐Ÿ˜ฆ kurang puas thooor ๐Ÿ˜€ nnti next chap panjangin neee ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ™‚

  11. Huaaaaaa ada luhannn yeheetttt lutae lutaaeeeeee yeeeyyyyyy. Taeyeon sama luhan ajaaaaaaa thorr๐Ÿ˜Š sukaaaa banget sama alurnyaa thorr okedeee ditunggu buat next chapternya neeee oh ya next chapter lebih panjangin ceritanya ya thoorr. Hwaitingg๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•

  12. Aku kira taeyeon nikah sma kris wk,berarti di sini ceritanya joongwon udh nikah lah ya :(,sabar ya yeon ๐Ÿ˜ฆ klo gitu sma luhan aja wkwk ,next deh di tunggu next chapter ,keep writing & imagine ^^Fighting!!๐Ÿ™†๐Ÿป๐Ÿ™†๐Ÿป

  13. go luhan go!! buka hati taeng!! bikin cemburu yesung!! jadilah SUAMI TAENG!! YEAY!! GO LUHAN!! yo..yo..yo.. Updatesoon! Hwaiting yo..

  14. Gw kira td kris yg akan dekat ama taeng, eh ternyata ama luhan
    yesung udah datang tuh, yesungnya udah nikah ama jiyeon atau belum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s