[FREELANCE] The Last Day (Oneshot)

​Title                       :    The Last Day

Author                  :     Park Shunghye

 

Main  Cast           :     Hwangzi Tao,Kim Taeyeon

 

Support Cast      :     Lee Seungyeol,Park Eunjhi

 

Page                      :    -15

 

Genre                   :     romance,sad

 

 

Summary             :          “Aku takkan pernah menganggapmu mimpi dimusim panas Taeyeon_ahh tapi  musim salju yang hangat……”

 

Disclaimer           :  Cerita ini terinspirasi dari sebuah anime,dan tiba-tiba author pingin bikin dan beginilah jadinya barang siapa yang tidak menyukai ini jangan ngerusuh,lebih baik back okey….dan terimkasih jika sudah baca dan mohon jejaknya,Cerita ini hanya fiktif belaka tak ada rekayasa kalaupun ada syukuri ajha….bwuaahahaha…..kebanyakan curcol nih okey happy read ya guys and be careful about Typo….. 😀

 

 

 

 

 

 

 

Hari ini semua pelangi berlari karena terkejar angin musim gugur dan warna jingga penuh dilangit sore,sedangkan aku hanya duduk disalah satu sudut terpinggir dibangku kokoh bercorak merah berenda.Merangkai untaian kata yang entah sejak berapa lama aku mengukirnya.

 

 

 

Dear Diary

 

23 maret 2015

 

 

 

Namaku Kim taeyeon,gadis berusia 19 tahun yang sekarang sedang menanti musim dingin datang.

 

Kala ini terjadi hari ini,mungkin ribuan terimakasih tak hentinya terhujan bagi pencipta nan suci yang memberiku nafas hingga saat ini,saat aku menunggu kepulanganku,Hari ini tepat usiaku yang ke 19 tahun.Tepat disaat dia meninggalkanku demi wanita itu.Pria itu cinta pertamaku,pria yang pertama kali membuatku jatuh cinta,pria yang sampai sekarang mampu membuatku tak mampu beralih pada pria manapun.

 

Tao Oppa,bagaimana kabarmu hari ini?apa kau mengingatku?sampai detik inipun aku masih mengingatmu bahkan selalu memikirkanmu,aku merindukan senyummu.Gomawo telah membuatkan kenangan yang banyak padaku,tapi satu keinginan yang ingin sekali aku jadikan kenyataan,aku ingin bersamamu sehari saja sebelum terlambat……….

 

Aku harap kau mau

 

 

 

Kim Taeyeon

 

 

 

Ceritaku padanya cukup sampai disini aku harus kembali masuk untuk kemoterapi lagi,Ini sudah jadi kebiasaan baruku untuk menahan penyakit ini agar waktu untuk menunggunya bertambah panjang.

 

Pria bernama Tao itu selalu membuatku tersenyum kadang juga menangis,tersenyum saat dia menggenggam erat tanganku kemudian tersenyum sangat hangat dan tulus,Menyayikan lagu untukku,atau ketika dia mengatakan ‘percayalah padaku,aku akan tetap ada disisimu sampai kapanpun’ sampai sekarang aku mempercayai ucapannya yang berbeda dari kenyataan,karena pada dunia nyata dia telah memilih wanita lain yang jauh lebih cantik dariku,lebih kaya dariku,dan lebih dari segalanya.Gadis bernama Eunji itu membawa pria itu meninggalkanku ditengah ramainya orang,perkataannya tentang ‘aku akan selalu menggenggam tanganmu sampai aku dan kau benar-benar rapuh’ namun kejadian tanggal 25 desember 2014 itu dia melepaskan tanganku begitu saja.Menyakitkan tapi hanya satu yang membuatku bertahan ‘aku masih mencintainya’percaya suatu saat mungkin dia akan mau melihatku lagi dengan wajahku yang mungkin lebih jelek lagi,lingkar mata hitam,wajah keriput dan pucat serta sayu diserat keningku.

 

 

 

Aku ingin melihatnya sekali lagi tuhan,berikan kesempatan itu satu kali lagi.Dan ketika itu terjadi aku mungkin akan selalu tersenyum untuk menerima panggilanmu.Lagi sakitnya kemoterapi membuatku serasa meledak terbakar hawa panas seperti sengatan listrik tak ada yang bisa aku jelaskan untuk menghilangkannya kecuali satu senyum yang ada dalam dunia khayalku bahkan mampu menghilangkan sebagian rasa sakit ini.Kemoterapi itu berjalan satu setengah jam,dan sekarang hanya aku yang harus menulis buku diary agar kisahku tak dilupakan untuk seseorang mungkin?

 

 

 

Kim Taeyeon

 

03.35 A.M

 

 

 

Sepagi ini pun tak ada remang yang datang,hanya temaram lampu meja yang samar.Pandanganku kian mengabur ketika tanganku kian rapuh untuk menulis kisahku hari ini,Oppa jangan lagi pernah sakit,selalu bahagia,karena semua orang membutukan senyummu.

 

Dari dermaga jauh ditepi laut,aku mampu melihat wajah murungmu ketika itu.Ribuan jarum bahkan jutaan begitu sergap mengepung seluruh pusaran hidupku,namun ketika itu aku akan selalu menopangmu.Aku melihat perjuanganmu selama 4 tahun Trainee,melihat seberapa deras keringat yang kau keluarkan untuk mencapi posisi ini.Jadi benar kata mereka,berpasanganlah pada wanita yang sama luar biasanya denganmu.

 

Sampai disini,diruangan putih ini.Aku membaur bersama bayangan kenanganmu.Tak banyak yang kutulis tapi terekam indah dalam benakku.Serentetan peristiwa begitu terurai bak rol film yang sering kau putar di hari sabtu,dan kita menyaksikannya dengan secangkir coklat panas.Kau memelukku ditengah tiupan angin malam yang dingin,Sekali lagi aku merindukanmu,merindukan pelukanmu.Apa yang harus kulakukan aku tak bisa menepati perkataanmu untuk segera melupakanmu.

 

Ketika kaki itu terluka,aku menangis sejadinya ditoilet.Merasakan betapa sakitnya menanggung itu sendirian,ingin rasanya aku berbagi sakit denganmu,menjadikanku kaki sementaramu.Aku akan membantu memapahmu tapi ketika itu terjadi kau malah merangkul wanita lain,Hanya itu yang bisa aku lakukan terpaku disudut terpojok bumi tanpa tahu apa yang harus aku lakukan,pantaskah aku marah,wajarkah aku cemburu,bolehkah aku kesal dan memarahinya yang berani menyentuhmu didepanku.Tapi ketika aku tersadar oleh tepukan kenyataan aku menyadari aku bukan siapa – siapa aku hanya gadis biasa yang masih beruntung bisa bertemu denganmu,aku tak pantas marah dengan gadis sepertinya,aku tak wajar cemburu atau kesal pada gadis yang sekarang mungkin sedang dalam kehangatan pelukanmu.

 

Maaf aku lancang menyimpan perasaan ini,tapi sekali lagi bolehkah aku egois untuk diriku sendiri.Aku ingin menyiksa diriku sendiri yang tak mampu berpaling darimu,yang tak mampu melepaskan semua kenangan itu dari fikiranku,Sampai saat ini aku masih egois mencintaimu disaat tubuhku bahkan meronta melepaskanmu………….

 

Selamat Malam Tao Oppa

 

Semoga kau selalu baik – baik saja dan Bahagia

 

 

 

 

 

Lidahku bergetar pilu memikul belenggu rindu ditengah tiupan angin malam pergantian musim.Lirikanku pada jendela rumah sakit membuatku menangis tersedu,ini salju terakhir yang mungkin aku bisa lihat,salju pertama turun dan ini waktunya aku memohon permintaan

 

 

 

‘pertemukan aku dengannyasekali saja tuhan,Buatlah pertemuan itu ketika takdir tak mengharuskan

 

Ini permintaanku yang terakhir dan tak ada permintaan yang lainnya’

 

 

 

Senyum sayu yang tersemai ditengah musim dingin yang panjang,musim yang paling aku nantikan karena dimusim ini,aku baru mengetahui ada kehangatan lain yang bisa aku temukan dari sebutir salju.

 

 

 

Dokter Lee tepatnya Lee sungyeol masuk kerungan dengan senyum hangatnya

 

“Selamat pagi,putri salju”ucapnya ramah dan terdengar nyaman ditelingaku andaikan itu Tao oppa yang akan mengatakannya mungkin aku akan langsung sembuh dan keluar dari ruangan ini

 

“selamat pagi juga dokter Lee”

 

“kau lagi-lagi tak tidur?”mataku mendelik heran bagaimana bisa dia tahu

 

“bagaimana dokter tahu?”

 

“Lingkaran mata itu tak bisa berbohong padaku”

 

Dia sama perhatiannya padaku seperti Tao oppa,walaupun kadang dia bisa berubah seperti pangeran salju yangmembekukan tapi ada kalanya dia bertanya untuk mengoreksi segala sesuatu tentangku.

 

“Dokter,kira-kira kapan ini semua ini selesai….aku lelah harus terus dipasang selang infus,aku lelah harus selalu menggunakan alat bantu pernafasan,aku lelah harus minum banyak sekali obat”

 

“Apa yang sedang kau bicarakan HAH?”Dokter lee kembali berteriak seperti saat aku mengadu padangnya tentang akhir dari ini

 

“tak ada yang harus aku lakukan lagi didunia ini,dan sepertinya memang baik untukku menyelesaikan ini semua”

 

“ada apa denganmu,saat itu kau mengatakan padaku bahwa semua yang ada disekelilingmu adalah keluargamu kemana semangat itu taeyeon_ahh?”Dia bergerak frustasi 5 bulan mengenalku dan aku berakhir dengan perkataan itu

 

“dengarkan aku…….”dia duduk dikursi samping tempat tidur  “Mungkin selama ini tak ada yang menjengukmu,atau membawakanmu sesuatu atau mungkin menanyakan bagaimana keadaanmu,tapi anggaplah aku sebagai keluargamu,jangan menyerah sampai disini,mungkin benar pria itu memang tak bisa pergi dari duniamu tapi sadarlah bangun dari dunia khayalmu bahwa sekarang kau harus memikirkan dirimu sendiri,kau harus hidup lebih lama lagi bukan untuk melihatnya tersenyum tapi untuk membuat dia melihatmu tersenyum……..”

 

Aku seperti orang bodoh,kata-katany barusan membuatku tertohok dan tak mampu berdecak sedikit pun,tubuhku bahkan bergetar hebat saat dia mengatakan bangun dari dunia khayalmu,

 

“aku ingin bangun dokter,ingin sekali bangun tapi tak bisa pria itu telah lama menguasai hidupku”

 

Dokter itu memeriksa selang infus kemudian berjalan keluar,dan saat didepan pintu dia berbalik

 

“Taeyeon_ahh aku berfikir bahwa kau adalah wanita yang dewasa karena selama ini kau selalu mengajarkanku tentang banyak hal termasuk bagaimana ketegaran yang bisa kau lewati,mungkin kalau aku jadi dirimu aku akan melupakan pria itu dan hidup untuk diriku sendiri……jadi berhenti mengatakan itu karena kau tak membutuhkan orang itu,aku yang akan menjengukmu setiap hari,aku yang akan membawakan apapun yang kau inginkan,aku akan selalu menanyakan keadaanmu dan aku mohon sekali lagi berhenti menyerah karena masih ada orang yang mengharapkanmu hidup….”

 

 

 

Dokter lee,terimakasih telah sudi jadi keluargaku.Sampai sekarang pun aku akan selalu menganggapmu kakakku yang paling baik dan aku kagumi,tapi bahkan orang yang aku cintai tak pernah mengharapkanku hidup,dia melepaskan tanganku ketika aku benar- benar membutuhkan tangannya,apa yang harus aku lakukan?hatiku terlalu sakit untuk kembali hidup karena sejak kejadian itu aku merasa aku benar-benar sudah mati,dokter lee suatu hari ketika aku kembali bertemu denganmu dikehidupan selanjutnya aku berharap aku akan mencintaimu seperti mencintai Tao oppa.

 

 

 

——-

 

 

 

“Appa……..Eomma…….Kalian……”aku melihat mereka duduk diruang makan,ini mimpi?

 

” Adeul_ahh….kemari…..”senyum itu aku lihat lagi

 

“eomma…..jinjja eommaneun”aku meraba wajahnya,wajah yang benar-benar aku rindukan

 

“tentu saja ini eomma,ada apa kau pagi – pagi aneh sekali”

 

“eommma………aku merindukanmu.”aku menangis sejadinya dalam pelukan hangat yang jutaan sangat aku rindukan

 

“apakah ini mimpi?………”tanyaku disela tangisanku yang menatap kedua orang yang begitu berharga bagiku

 

“benar…anakku kau sedang bermimpi!”ucap ayahku yang membuatku berhneti menangis dan terkejut

 

“Appa………..”

 

“kau benar-benar sedang bermimpi anakku,eomma gereugo appa sudah lama meninggalkanmu.Mianhae membuatmu lama dalam kesepian dan menderita…”

 

“appa…..eomma…….jinjja khajhimma……aku tak ingin ditinggalkan lagi jeballl khajhima Hontokkhajhima,apppaseo neomu appaseo…”aku terduduk dilantai karena kakiku bahkan tak mampu menahan tubuhku yang bergetar hebat tangisku benar-benar pecah bahkan

 

“gwenchana………Semua ini akan beakhir taeyeon_ahh,kita akan bertemu lagi kau tak perlu takut ini tak lama kau sudah melewatinya…..tapi saat ini appa dan eomma akan pergi untuk menunggumu…..”

 

“EOMMMA………..APPPA KHAJHIMA……..JEBAL KHAJHIMMA………”

 

 

 

———–

 

“EOMMMA………..APPPA KHAJHIMA……..JEBAL KHAJHIMMA………”

 

“ireonnna…..taeyeon_ahh palli ireonna………..”itu suara dokter lee,dengan samar cahaya itu penuh dimataku,apa jadi aku benar-benar bermimpi

 

“gwenchana?”tanyanya

 

“Khokjhimal…….aku hanya bermimpi saja!”dia membuang nafas kasar dan ada intonasi lega disana

 

“Kau memimpikan siapa hingga seperti itu?”

 

Aku masih mengingatnya,eomma dan appa datang padaku dan menungguku

 

“eomma…..appaneun……mereka menungguku”

 

Gemurh hebat menghias hatiku saat ini seperti mimpi buruk semalam yang selalu membayangiku hingga pagi ini,tak ada yang dapat aku rasakan kecuali perasaan gelisah yang entah dari mana datangnya,dan kenangan dari kecil yang berputar bak roll film itu terus saja menghantui setiap mataku melihat,dan lamunanku dikejutkan oleh suara pintu berdecit yang menampakkan seseorang disana

 

“Dokter Lee……..apa sudah waktunya kemotrapi?”tanyaku yang heran melihat sikapnya yang datang padaku dipukul 9 pagi ini biasanya kemotrapi dilaksanakan pukul 2 atau 3 sore

 

“Aniya….aku hanya ingin bertemu denganmu dan mengatakan sesuatu”

 

“Mengatakan apa?”

 

“Begini,kemotrapi itu belum bisa membuahkan hasil dan sampai sekarang kanker itu masih terus berkembang di tubuhmu…ehmm tapi kau tak usah takut aku akan cari cara lain…..”

 

Aku meraih kelingkingnya untuk menghentikan pembicaraan yang akan dia katakan

 

“Dokte Lee,gomawo untuk semuanya…….”aku menarik nafasku dalam seakan sesak itu begitu nyata “Aku akan menghentikan kemootrapi itu dari sekarang,aku ingin hidup normal untuk beberapa hari terakhir….aku benar-benar berada dititik terjenuh yang pernah aku rasakan,tapi satu yang ingin aku pinta dari dokter untuk yang terakhir kau maukan menghabiskan satu hari bersamaku sebelum semunya terlambat…..aku ingin memberikan kenangan untuk orang yang aku sayang”Tangannya bergetar,matanya berkaca-kaca kenapa dia menangis?

 

“baik…..aku tidak akan melarangmu lagi,aku akan menghabiskan satu hariku bersamamu dan membiarkanmu hidup normal”dia memalingkan wajahnya dan menangis sesenggukan,mianhae seongyeol oppa!

 

______

 

Hari ini aku memulai hidup normalku,bangun diatas kasur yang selalu aku singgahi.Menatap meja rias dengan senyum yang kini kian pudar akibat obat kimia itu dan tentu penyakit ini.Aku bersiap mandi untuk melakukan satu hariku bersama dokter lee,dan ketika tuhan memberiku hidup lagi aku akan melakukan ini juga padamu tao oppa.Bunyi klakson mobil terdengar nyaring dikamar gadis yang seperti hendak pergi kencan dengan kekasihnya

 

“Kau sudah siap?”wajahnya berbinar

 

“Tentu saja dokter…”aku meraih lengannya

 

“untuk hari ini biarkan aku menganggapmu adalah kekasihku dan begitu sebaliknya jadi jangan panggil aku dokter Lee”aku mengangguk pelan menyadari bahwa ini adalah hari terakhir aku bersamanya

 

“Arraseo Oppa Kajja Oppa……”dia tersenyum lebar

 

“Geureochi….hya kyeopta”ucapnya saat aku masuk ke dalam mobil

 

Kencan pertamaku dimulai,aku tak ingin membayangkan ini dengan Tao oppa karena mungkin sekarang kau sedang tersenyum bersama wanita itu.Hari ini aku ingin melupakanmu,melupakan semua tentangmu yang selalu membelengguku hingga aku tak sadar bahwa ada pria lain disisiku,Kalau begitu ayo aku akan memulainya dengan hal baru!

 

“kau mau kemana?”tanyanya ketika kami mengitari myeongdong

 

“kita berhenti disitu saja….”ucapku menunjukkan tempat parkir didepan toko aksesoris

 

Aku melakukan banyak hal disini,mencoba hal – hal konyol,dan berakhir dengan makan ice cream

 

“kau tak lelah?”aku menggeleng cepat

 

“aku tak boleh lelah hari ini,aku harus menghabiskan waktuku bersamamu selagi aku bisa setidaknya untuk membalas semua hutangku padamu”

 

“kalau begitu setelah ini kita kemana?

 

“aku ingin ke namsan tower,ke Lotte world,aku ingin mengelilingi kota seoul agar aku bisa mengingat semunya saat aku sudah pergi”

 

“hentikan ucapanmu,baiklah kita kelilingi dunia…..”

 

“maksud oppa?……….”dia menarik lenganku dan mengajakku kesemua tempat yang aku sebutkan dan terakhir saat jam menunjukkan pukul 6 sore,dia menghentikan semunya di sungai Han

 

“ini tempar terakhir yang harus kau ingat,karena disini aku ingin mengatakn sesuatu padamu…”

 

“baiklah katakan saja!”dia meraih tangan kananku,menggenggamnya hangat dan semua kembali pada fatamorgana tentang pria itu

 

“hari ini adalah memori terakhir yang bisa kau berikan padaku,banyak kisah ketika kau dirumah sakit yang selalu aku kenang,ketika senyummu menghiasi kantin rumah sakit dan membawa kebahagiaan bagi mereka,aku ingin selalu seperti itu kau ada disana tapi pada kenyataannya kau yang mengatakan itu dan aku tak bisa menolak…….Aku mencintaimu tapi aku tak bisa mengatakannya karena pria itu masih ada dihatimu dan sepertinya tak ada satu pun tempat yang bisa temui dihatimu,tapi aku berharap dikehidupan selanjutnya aku ingin bertemu denganmu lagi,aku ingin kau yang selalu tersenyum dan sehat,dan hanya mencintaiku seorang…….terimakasih Kim taeyeon untuk semua yang kau katakan padaku,terimakasih untuk semua yang telah kau usahakan untuk hidup sampai saat ini dan aku diberi kesempatan untuk mengatakannya”

 

Aku menangis,dadaku bergemuruh hebat tak ada yang bisa aku katakan saat ini

 

“Setelah ini temuilah gadis lain yang baik,yang mencintaimu dan menyayangimu…..mungkin aku jahat tapi semua itu selalu ada skenarionya.jangan membuat ini sulit,karena setelah ini mungkin semuanya berakhir terimakasih telah mau mencintaiku,Esok jangan mengingatku lagi anggap aku hanya mimpi musim panasmu yang hilang dimusim dingin membeku tertutup salju tebal dan tak terlihat………terimakasih untuk satu hari ini,aku juga berharap pada tuhan bahwa dikehidupan selanjutnya aku hanya akan bertemu denganmu saja….”mataku tiba-tiba terasa berkunang-kunang dan tubuhku begitu lemas,tuhan jangan ambil nyawaku sekarang karena masih ada satu orang lagi yang harus aku temui

 

“Dokter lee…..berikan surat ini pada Pria bernama hwangzi Tao yang akan datang dipemakamanku nanti”

 

Brukk

 

Tubuhku ambruk seketika,masuk kedalam dimensi kegelapan yang tak kasat oleh mata.Aku sendiri lagi akankah seperti ini rasanya mati?kalau begitu aku terbiasa,karena semua orang selalu meninggalkanku

 

——-

 

Punggung tanganku terasa ngilu dan merasakan sesuatu menancap keras disana,ya selang infus.dan seketika aku mencabutnya dari tanganku,tuhan masih memberiku hidup dan setelah ini aku harus membuat hal terakhir

 

“Aku harus pergi menemui Tao oppa”

 

Perjalanan kearah gangnam memang cukup jauh tapi aku harus melewatinya karena aku merasa seperti ini kesempatan terakhirku

 

Sampai didepan sebuah rumah berstruktur minimalize yang etnik dengan korea,dan ukiran kayu yang unik milik china.

 

“anyeonggisimnika……oppa”ucapku melihat tao oppa tengah berdiri dibalik pintu geser berwarna putih

 

“Ouuhh…..anyeonggismnika…..taeyeon_ahh,wae geuresimnika?(ada apa anda datang kemari?)”tanyanya sakratis

 

“oppa……sebelum aku pergi aku ingin meminta satu hal padamu dan ini yang terakhir”ucapku memohon entah fikiran apa yang merasukiku sampai saat ini,sampai akhirnya harga diriku harus jatuh untuk saat ini,persetan dengan harga diri,gengsi karena ketika semuanya terlambat kenangan yang harusnya kau buat hari ini semuanya akan berlalu,menyesal karena belum sempat membuat kenangan yang indah untuk kedua orang tuaku adalah yang paling aku sesali.dan sekarang aku tidak ingin menyianyiakan semunya hari ini.

 

“aku akan memberitahu eunjhi dulu!” dia hendak beranjak menuju ruang tamu

 

“tao_ssi tidak perlu aku sudah memberi tahunya kemarin bersama dokter lee!walaupun berat dia mengatakan bahwa iya mengizinkanmu satu hari bersamaku,dan setelah itu pun aku takkan pernah datang lagi dalam hidupmu,aku akan pergi sajauh mungkin…….”

 

“apa maksudmu?”

 

“aniya……kau maukan?”

 

Dengan wajah ragu ia mengangguk,ada sedikit kebahagiaan yang benar-benar menyentuhku saat ini,ada kelegaan ditengah kegelisahan yang mengintai hidupku beberapa tahun ini.

 

——–

 

Aku memulai perjalananku menuju busan,memandangnya yang fokus pada menyetir membuatku terus memikirkan kenanganku dengannya,tapi kenyataannya dia kini telah berubah,penampilannya kian rapih dan semakin mempesona seperti yang kuduga.

 

“ada apa kau memandangiku seperti itu?apa ada sesuatu diwajahku?”tanyanya canggung aku tau ini obrolan pertama kalinya setelah kita lama tak bertemu

 

“Aniya…..kau hanya semakin tampan,dan aku tidak tahu apakah ini terakhir kalinya aku melihat wajah tampanmu?”

 

“mianhae…..”ucapnya tertunduk lesu

 

“aniya……jangan berkata maaf,tak ada yang perlu dimaafkan………Tuhan benar-benar luar biasa karena membuat cerita hidupku yang luar biasa,kau ingat kita pertama kali bertemu dibusan…..saat itu kau pakai seragam sekolah,dan sekarang aku membawanya kau mau memakainyakan?aku hanya perlu mengingatnya lagi…!”

 

——

 

Kami sampai di sekolah yang membuatku bertemu dengannya,ada tawa yang terdengar renyah ketika aku mengingatnya.Aku sedang berjalan santai dengan seragam yang dulu pernah memelukku setiap hari.

 

“Kau ingat tempat itu………..”aku menunjukkan sebuah tempat disudut kanan menghadap timur

 

“disana … aku pertama kali terpesona olehmu!”dia tersenyum,hangat sekali rasanya aku benar-benar bahagia

 

“hemmm……..”dia berdehem

 

“dan disana…….kita sama-sama membuat gadus satu sekolah karena mengerjai songsengnim Min!”

 

Dia tersenyum lebih lebar lagi,apa sekarang kau mengingatnya?

 

“ayo ke kelas kita dulu!”seruku menarik lengannya seolah aku kembali kemasa itu,masa dimana aku masih bisa bersamnya

 

Dikelas ini,aku punya banyak teman.Mereka luar biasa,disaat kau jatuh mereka datang terburu-buru seolah ini akan jadi hal yang paling ditakuti.Teman bahkan tak mampu dibandingkan dengan uang,maafkan aku ya teman-teman kalau selama ini aku banyak sekali salah padamu,jangan lupakan aku ya?

 

“taeyeon_ahh………”panggilnya dan aku menoleh

 

“nde?”dia tersenyum mendekatiku

 

“dan ditempat ini,aku mengatakan padamu bahwa aku menyukaimu…..”matanya palsu dia benar-benar kosong karena aku bukan lagi dihatinya

 

“benar…….kelas ini yang mempertemukan kita,kau ingat kau memberi boneka teddy bear padaku dan melempariku dengan ice cream sebagai kejutan”dia tersenyum miris

 

“maafkan aku tak menepati janjiku taeyeon_ahh untuk menggenggam tanganmu”

 

“sudah ku bilang jangan minta maaf,kau mau berjanji lagi padaku?”dia mendongak menatapku dengan terkejut

 

“berjanjilah untuk mengingatku……..kau maukan mengingatku!walau sebentar bagiku semua ini lebih dari kata sederhana,terimakasih untuk senyum itu ya?sampai kapanpun kau tetap jadi pria pengkhianat bagiku,tapi terbaik bagi hidupku”

 

Aku dan dia merangkai mimpi dan kenangan yang baru,oppa ketika mungkin kau tak melihatku lagi…..aku akan muncul dalam bentuk lain seperti teriakan para penggemarmu,tangisan para penggemarmu atau senyum mereka ketika melihatmu,kau harus bahagia dan hiduplah dalam senyum jangan putus asa lagi,karena mungkin ketika kau putus asa disaat itu aku taklagi ada disisimu,sejak itu sayapku telah kau lepas dan menggantinya dengan sayap lain.Tak apa,aku baik-baik saja karena kau tersenyum saat aku tak ada.Berhargakah kenangan kita?ingatkah kau padaku ketika aku mungkin benar-benar menghilang nanti?

 

“apa kau bahagia sekarang?”tanyanya ketika kami berjalan disepanjang tepi sungai Han dengan latar jingga langit sore kota yang akan jadi saksi bisu aku menatapnya terakhir kali.

 

“tentu saja aku bahagia…..”

 

“tapi sejak tadi wajahmu terlihat pucat sekali kau sakit?”

 

“AHHH…..aniya,mungkin ini karena kelelahan saja besok juga tidak apa-apa!”hatiku benar-benar menangis,apa aku akan mengingat perhatianmu saat ini,oppa apa aku bisa melewati kematian itu.Aku ingin ada disisimu

 

“oughh baiklah kalau begitu kita duduk disana………..”ajaknya dan menggenggam tanganku hangat

 

Kami diam beberapa saat,aku menatap penuh wajahnya dari samping,seberapa lama aku akan bisa melihatmu seperti ini?,garis wajah itu seberapa gila aku akan merindukanmu nanti?

 

“kenapa kau terus melihatku sejak tadi?kau terpesona dengan ketampananku?”

 

Dia berkata tanpa menoleh dan membuatku kembali kedunia nyata

 

“benar,aku akan selalu terpesona padamu,aku hanya terus merekam wajahmu……aku takut nanti saat ditempat baru aku melupakan wajahmu”dia terdiam dan aku berhenti menatapnya,ini berakhir kim taeyeon,waktumu berakhir ini sudah hampir pukul 6 sore dan waktumu bersamanya sudah berakhir

 

“oppa……..mianhae.,jeongmal mianhae………maafkan aku yang bahkan masih merepotkanmu sampai saat ini,maafkan aku terlalu bodoh untuk menyadari ketidak pantasanku………”

 

“jangan…..aku yang salah,aku yang selalu membuatmu terluka…….maaf membuatmu tersakiti padahal aku berjanji untuk selalu membuatmu tersenyum”kami menangis bersama,dalam degup jantung yang kian melambat,aku mulai merasakan kehadirannya,malaikat maut itu serasa mengintaiku

 

“apa aku boleh minta satu pelukan terakhir?”dia tersenyum dan memelukku seperti 4 tahun silam,masih sama tubuhnya hangat,aku akan merindukanmu oppa seberapa besar aku akan berusaha melupakanmu aku takkan pernah bisa,kau memang pria jahat

 

“Arghh…….”ringisku dadaku entah kenapa terasa sakit dan rasanya lemas sekali

 

“ada apa?kau baik-baik saja?”tanyanya khawatir

 

“gwenchanayeo…….oh ya satu hariku sudah berakhir,seungyeol oppa kekasihku sudah mengirimiku pesan karena aku harus pergi…….HwangZhi Tao khamsahabnida untuk satu hari ini,aku berharap suatu hari nanti kita masih bisa bertemu lagi,dan kau tetap setampan ini……..”dadaku kian sesak,seperti ada yang ingin meledak

 

“Nha Khanta…….Anyeong Oppa…………”aku berbalik renyah,tak ada yang bisa kutahan lagi air mata itu kian jatuh turun tak henti-hentinya

 

‘taeyeon_ahh………… jujur aku tak ingin menghentikan satu hari ini,aku masih ingin bersamamu

 

Tapi semua terlambat,aku telah memiliki eunjhi maafkan aku melepas tanganmu dan membuatmu terluka……aku janji takkan pernah melupakanmu dan selalu mengingatmu,karena mungkin aku memang tak pernah bisa untuk melupakan wanita yang begitu luar biasa,saranghanta taeyeon_ahh”

 

 

 

Aku masih berjalan gontai,kakiku benar-benar tak mampu menahan tubuhku,aku terus saja memuntahkan darah dari mulutku.Apakah ini efek dari aku tidak kemotrapi?tak apa karena mungkin aku sudah bisa pergi dengan tenang,aku sudah melihat senyumnya dan merekam semua kenangan bersamanya,tanganku meraih ponselku ditas dan menelfon

 

“Yeoboseoyo…….dok…..ter…Lee….”lidahku seperti tercekat oleh sekat yang besar,nafasku kian menipis ada apa ini tuhan,apakah ini saatnya?

 

“wae geuraeseo?eodiga?”

 

Tutttt

 

Sambungan terputus dan aku tenggelam dalam kegelapan yang aku sendiri tak mampu meraba apapun saat ini,tak ada bayangan semua gelap.Aku merasa tubuhku begitu ringan dan tak merasakan apapun lagi.Oppa ternyata aku benar-benar pergi sekarang tak apa,aku baik-baik saja dan aku masih memegang janji,janji untuk tidak melupakanku

 

 

 

—————-

 

Latar pemakaman musim salju yang beku,membelenggu ribuan tangis yang datang dari para pelayat yang sebagian besar adalah penghuni rumah sakit yang pernah tertawa dan bercanda dengan gadis yang sekarang tersenyum dibalik foto berukir ribuan bunga krisan dan dihangatkan sebatang lilin,Gadis itu Kim taeyeon dinyatakan meninggal pukul 9 malam akibat kanker ditubuhnya dan menyerang saluran pembuluh darah yang ada diotaknya hingga terjadi pecahnya pembuluh darah diotak.tiba-tiba pria berjas hitam itu menghampiri seseorang yang baru saja datang dengan mobil audinya,ketika sampai pria bernama seungyeol itu meninju keras wajah tao

 

“itu untuk wanita yang sekarang sedang beristirahat dan bahagia dengan tidur panjangnya”seungyeol kembali meninju wajah tao hingga wajah tirus itu mengeluarkan darah

 

“dan itu untuk kau yang telah meninggalkan wanita yang sampai sekarangpun masih mencintaimu……”dia masih terkejut dan tak bergerak bahkan seinci pun dan hanya menatap makam yang masih basah itu,dalam hening wajah yang  baru kemarin tersenyum hangat padanya bahkan tak mampu ia lihat lagi

 

‘kau bilang kau hanya pergi kesuatu tempat,kenapa justru pergi selamanya Kim taeyeon!kenapa kau sekejam itu,membuatku benar – benar menjadi pria jahat yang tak pantas untuk sama sekali kau pertahakankan cinta itu……….bahkan aku tak menyadari bahwa itu benar-benar hari terakhir aku melihatmu……….’

 

 

 

“kau beruntung tao_ssi,bisa dicintai sebegitu besarnya oleh taeyeon,selama 6 bulan aku mengenalnya terbaring dirumah sakit yang membuatnya kuat adalah fotomu yang tersenyum itu,dia bahkan mampu membuat orang lain tersenyum tapi dirinya justru menangis disaat semua orang tertidur,aku selalu melihatnya terbangun ditengah malam karena tubuhnya terlalu sakit untuk tetap tertidur……….tapi sekarang aku tenang setidaknya mungkin dia tidak akan memikirkanmu lagi dan merasakan sakit itu lagi”

 

Pria bernama tao itu menangis sejadinya,air matanya benar-benar tumpah,dia terduduk lemah disisi makam wanita yang pernah menjadi cinta dalam hidupnya,wanita yang mampu membuatnya sampai diposisi sekarang,dan masih membuatnya selalu mencintai gadis ini.

 

“ini taeyeon memberikan ini padaku untuk kuserahkan padamu…”ucapnya sambil memberikan sepucuk surat pada tao dengan tangan lemah ia raih surat itu,seungyeol meninggalkannya dengan wajah yang terus menangis.tao membuka perlahan amplob bergambar keropi kesukaan taeyeon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk Hwangzi Tao

 

Anyeonghaseyo Oppa

 

 

 

Aneh rasanya menulis surat seperti ini,pada pria jahat sepertimu.

 

Pencemburu,pemarah,dan dingin.Kita pertama kali bertemu saat dibangku sekolah menengah pertama,saat kita dihukum membersihkan toilet sekolah.Pria dingin yang sangat acuh dan keras kepala,tapi aku justru tertawa melihat kekeras kepalaanmu.

 

Tapi ketika kau berdiri melindungiku dari para siswa nakal itu,aku langsung terpukau padamu.Saat berada disampingmu aku merasa nyaman dan dilindungi.Dan ketika kau menjalani Trainee,kau selalu berteriak padaku “aku berhasil” saat gerakan tari itu kau hafal sempurna.Dan pada saat kakimu terluka akibat cidera panggung yang membuatmu berhenti untuk menari,aku begitu sedih padahal saat itu kau yang membuatku semangat setelah semua orang yang menyayangiku pergi,kau memang pria jahat,Hwangzi Tao……

 

Penjahat,Pengkhianat,Bodoh!

 

Saat ulang tahunku yang ke tujuh belas,kau memberiku hadiah teddy bear yang besar,jujur itu boneka impianku,senang tentu aku sangat senang.Bagaimana bisa aku membalas kebahagiaan yang kau berikan padaku?

 

Apa aku harus membelikanmu ramen setiap hari?

 

Tapi saat kau memilih menggenggam tangan gadis lain,hatiku benar-benar hancur dan akhirnya yang bisa kulakukan hanyalah memandangimu dari kejauhan soalnya semua orang mengharapkanmu bersama gadis itu,Tak ada ruang sedikitpun untukku masuk.

 

Saat usiaku 6 tahun,aku sering sekali masuk rumah sakit dan saat mimisan itu sering terjadi aku menganggapnya biasa karena kau ada disisiku.Tapi sejak saat kau meninggalkanku tubuhku benar-benar rapuh dan selalu dirawat dirumah sakit,aku selalu mencium bau rumah sakit dan meminum obatnya juga atap rumah sakit yang putih.

 

Aku tahu kalau kondisi tubuhku tidak begitu baik dan penyakit itu kian menyebar ditubuhku aku sadar bahwa waktuku tak banyak lagi.

 

Saat itulah aku mulai berani mengubah duniaku,aku mulai melakukan apapun yang kumau,supaya aku tak membawa penyesalan ke surga.Aku tak takut lagi untuk keluar menatap langit yang sama denganmu,melakukan banyak hal yang aku sukai seperti saat aku bersamamu.Hatiku yang selalu kau kendalikan,sekarang aku mulai mengaturnya dengan caraku sendiri.

 

Lalu ……aku mengucapkan satu kebohongan padamu waktu itu,kalau kim taeyeon telah berpacaran dengan dokter Lee seungyeol,itulah kebohonganku,kebohongan itu membawaku pada wajah yang selalu aku rindukan bertahun-tahun silam.Hwangzi Tao kebohongan itu membawaku kembali pada masa lalu.

 

Sampaikan permintaan maafku pada eunjhi

 

Tapi aku yakin eunjhi adalah wanita yang baik dan sempurna utnuk mendampingimu.Terimakasih juga karena telah memberikan waktu satu kekasihnya untukku.

 

Sebagai mantan kekasihmu,kau benar- benar pria yang tak bisa aku lupakan,tapi sepertinya akulah yang memilih egois untuk menyimpan perasaan ini sampai akhir …HA…HA…HA 😀

 

Benar-benar seperti wanita setia bukan?

 

Dan sampaikan permintaan maafku pada Dokter Lee,katakan padanya bahwa aku hanyalah seseorang yang kebetulan lewat dan akan langsung menghilang.Aku tak ingin meninggalkan kesan yang aneh,jadi aku tak bisa membiarkannya menangis lagi untukku atau meskipun aku menerima cintanya tapi hatiku masih belum bisa berpaling darimu aku yakin dia takkan menerimanya,toh wanita yang telah sekarat tak pantas untuk dokter lee yang tampan.Lagi pula kalau aku mau aku akan merebutmu dari eunjhi,tapi aku tak bisa….melihatmu tersenyum bersamnya membuat setiap langkahku berhenti.

 

Hukuman dari songsengnim Yoon membawamu padaku,tak pernah kubayangkan sebelumnnya.Kau jauh lebih dingin dan penyayang dari yang kuduga,kau juga keras kepala,tak kenal lelah dan pecemburu.

 

Suaramu jauh lebih baik dari yang kuduga

 

Dan kau jauh lebih lelaki dari yang kuduga

 

Namun seperti dugaanku kau pria yang sangat baik

 

Saat kau memboncengku dengan sepeda,tubuhku benar-benar hangat dan nyaman,toko ramen yang selalu kita datangi untuk merayakan selesainya ujian,saat kita dihukum berkeliling lapangan akibat terlambat,aku yakin senyummu itu benar-benar tulus apadaku.Saat kau menyanyikan lagu Tuga beruang dengan aegyomu rasanya menyenangkan sekali ya?

 

Pasti ada saja yang kita lakukan untuk mengerjai songsengnim Min kan?salju yang turun pertama kali itu,kau mau tau doaku? “Aku ingin Tuhan selalu membuatmu tersenyum dan bahagia”

 

Aku hanya meminta hal itu,karena dengan tersenyum semua orang yang ada didekatmu pun ikut tersenyum.lakukan yang terbaik dengan kemampuanmu.

 

Saat – saat yang tak terlupakan untukku hanyalah hal-hal kecil,itu anehkan?

 

Meski hanya sedikit,apa kau akan mengingatku?

 

Kalaupun tidak jangan membuang memorinya

 

Jangan melupakanku ya?berjanjilah untuk menyimpannya.

 

Apa aku akan bertemu lagi denganmu?

 

Apa dikehidupan selanjutnya kau hanya akan jadi kekasihku saja?

 

Hwangzi Tao aku mencintaimu….aku mencintaimu….aku mencintaimu…..

 

Maaf aku egois menyimpan rasaku sendiri

 

Maaf sudah menyusahkanmu saat kau jadi kekasihku

 

Maaf sudah berani berdiri disampingmu padahal aku tak pantas

 

Tolong banyak maafin aku Ya?

 

Khamsahabnida 😀

 

 

 

____

 

Tao menangis lebih jadi dari sebelumnya,sesal dan sesak memnbuatnya meledak dalam tangis yang membelenggu hatinya,butiran salju yang turun saat itu mengingatkannya pada gadis yang mencintai musim salju.dan tak lama tangannya menyentuh sesuatu yang aneh di dalam amplop

 

Sebuah jepit terpatri ditangan pucatnya

 

“Aku menyimpan jepit rambut yang kau berikan padaku waktu itu,maaf aku mengembalikannya karena aku tak lagi bisa memakainya,jika kau tak menginginkannya,buang saja…”

 

Tao menatap lekat jepit itu,ia masih mengingatnya saat ia memberikan jepit itu,matanya semakin berkaca-kaca,semua barang yang ia berikan begitu ia jaga tapi dia justru malah membuang pemberian gadis itu yaang paling berharga,Ya gadis itu kim taeyeon telah memberikan seluruh hatinya pada pria bernama Hwangzi Tao yang justru melepaskan genggaman tangannya dan memilih bersama wanita lain.

 

“Aku takkan pernah menganggapmu mimpi dimusim panas Taeyeon_ahh tapi musim salju yang hangat……”

 

 

 

Tao membungkuk hormat didepan pusaran taeyeon,senyumnya merekah ketika ia berjanji untuk terus tersenyum mulai saat ini,karena dimana pun dia taeyeon tak pernah jauh darinya,benar….taeyeon ada dihatinya,sampai kapanpun!

Advertisements

32 comments on “[FREELANCE] The Last Day (Oneshot)

  1. mewek mewek dee T_T

    padahal aku berharap Taeyeon mengakhiri semuanya di pelukan Sungyeol *eakkkk….

  2. aaaaaa~~~
    sdh bgt, tao jahat bgt
    kshn taeng eonni hrs memendam rasa yg trus membuatnya gila…
    dokter Lee to tweet bgt
    kekeke~~~
    ditunggu ff yg lain
    fighting 😀

  3. Ya ampun Ya ampun !!!!!!!! IGE MWOYA!!!!!!!! Taeyeon kenapa kau begitu cinta sama tao!!!!!! Mworago !!!! Kesal sumpah sama tao !!! Taeyeon kuat banget jdi cewek , dan ini ff nya KEREN !!!! TERBAIK !!! AMAZING !!!! kesel deg degan baca ny, benci tao !! Ku kira cowok nya luhan atau sehun, ni cast tao jarang banget thor keren jdi nya kalau cast nya jarang2

  4. Kenapa sad ending sih 😥
    Tao jahat udah ninggalin taeng gitu aja
    taeng kuat banget walaupun punya penyakit
    Mewekk uuhhhh

  5. Tanggung jawab thor, bikin ff nyesek gini, kamar gw jd banjir dah… 😥
    Kasian bgt jd taeng menderita trs..
    Tao jg mlh milih eunji, hadeuh..
    Sumpah ni ff bikin mata gw bengkak.. 😥
    DAEBAK 😀

  6. Aaaaaawww so sadddd:”””
    Kata2nya puitis bgt thor;-;
    Bikin merinding bacanya hiks feel nya dapetttt bangettt
    Keren laaah
    Nice ff!
    ff lain ditunggu yaaa

  7. Feelnya dapet,aku hampir nangis nih:’v jahat banget tao milih cewek lain daripada taeyeon,kasian taeyeonnya-_- harusnya taeyeon sama seungyeol aja ngapain nungguin sipanda #plak
    Keren thor,ditunggu next. Fighting!!

  8. Sedih bgt ampe nangis2 ya ampun Tao jahat bgt sihh,,,
    taeng strong women bgt dia bertahan dan bertahan bahkan disaat dia udah sekarat msh nyempet2in kencan ama tao,,
    pas taeng pergi tao juga ga cegah sma sekali jeongmal nappeun,,,
    daebaakk feelnya dapet dtunggu karya lainnyaa…

  9. Kok sad thor? Tidaaakk#alay
    Padahal kangen sma fic yg main cast taotaeng tpi Knp sad?T.T
    Keren keren thor
    Ditunggu fic lainnya!
    FIGHTAENG!!!

  10. Sedih banget 😥
    Tao jahat banget kan kasihan taeyeon T^T
    Feel nya dapat banget , sampai terharu liat taeyeon
    Ditunggu ff lainnya ^^
    Fighting!

  11. hiks hiks…
    sedih bgd critanya…
    keren saeng….
    kon2 bikin ff yg cast namjanya lee sungyeol dong saeng….
    katya slnjutanya dtggu. FIGHTAENG!!!

  12. iiih kesel bgt sama taoo >_< jahaaat ,, ff'a bagus 🙂 tapi gak suka sma tao nya yg kayak gitu 😀

  13. Daebak, ff nya sedih banget sampai nangis membaca nya, bahkan sampai pake tisu satu bungkus… 😥
    Tao oppa jahat, jadi kesel
    Next ff ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  14. Sumpah feelnya dapat banget….
    Auw sedih thor, hikshikshiks….. Wuhaaaa kenapa sedih banget…..
    Ditunggu ff lainnya thor…..

    Fighting

  15. sbnrnya aku gk ska ff sad ending..tpi ya pnasaran banget geh :'(..huuu tao kamvret :v..mian thorr kesel sayanya…author hebat sampe bikin saya nangis…update lagi yaa tpi plisss jgn sad lagi..Himnaeseyoo ^^

  16. Keren ffnya, kalo boleh tebak ini ffmya terinspirasi dari anime shigatsu wa kimi no uso? ya ga? Kalo ga sih mungkin aku salah, soalnya ini ff bikin inget anime itu. Bagus thor terus berkaryaaa:D

  17. baca ni fanfic jadi bikin pilek.. haha
    Big jempol buat sad fanficnya, kasian Taeng yg nungguin Tao yg sangat-sangat jengkelin.. Yah, Keep writing for next project thorr.. Fighting 🙂

  18. Ok.jadi sad ending yaa 😦 nyesel jam lo Tao :(,next deh di tunggu next project nyaa ,keep writing & imagine!! Fighting!!🙆🏻🙆🏻🙆🏻

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s