Don’t Worry ( Chapter 2)

Don't worry poster

Tittle : Don’t worry..

Author : IrsaLiwaKim

Rating : T

Genre : school life, Romance

Main cast : GG’s Kim Taeyeon , EXO’s Kim Jongin (Kai)

Other cast : you will find them ^^

Disclaimer : Semua Cast adalah milik Tuhan yang Maha Esa , Orang tua mereka , dan agensi mereka masing. The Storyline purely is mine, Jika ada kesamaan, itu tidak disengajakan. Don’t be a PLAGIATOR!

Credit poster by Me ^^

Preview : Teaser , Chapter 1

My exhausted heart beats once again
My week heart has found light again
I want to hold your hand and walk like this forever
Together with the person I love in a world just for the two of us

Girls Generation~Forever

 

Entah sudah berapa kali taeyeon melihat jam di pergelang tangan nya,berkali kali pula dia mendesah kasar. Ayolah! Ia sudah setengah jam di halte sekolah nya, tapi orang yang ditunggu nya tak kunjung datang.

Ia bersumpah jika lima menit lagi Jongin— Orang yang ditunggu nya, masih belum datang, Ia akan pulang sendiri ke rumah nya.

Sebelum lima menit, akhir nya jongin muncul menggunakan motor besar nya yang bewarna hitam. Jongin dengan cekatan membuka helm yang di pakai nya dan diletak kan di motor nya. Kemudian menghampiri taeyeon yang menatap nya dnegan pandangan ‘kau dari mana saja eoh! ‘.

Jongin yang merasa bersalah,segera duduk di sebelah taeyeon dan menggenggam tangan taeyeon tapi taeyeon sama sekali tak menatap jongin yang ada di sebelah nya.

‘’ Baby, Maaf kan aku ‘’ Ucap jongin membuka percakapan

‘’ Aku sungguh minta maaf ‘’ Sambung nya lagi saat taeyeon tak kunjung menjawab

‘’ Kau meladeni fans mu lagi kan? ‘’ tanya taeyeon yang terkesan dingin

‘’ Baby,mereka bukan fans ku. Maaf kan aku, aku tak akan membuat mu menunggu lama lagi‘’ Jawab jongin

‘’ Haha ..’’ Taeyeon tertawa, lebih tepat nya tertawa sinis mendengar kan jawaban dari jongin

‘’ Ini bukan yang pertama kali kau membuat ku menunggu berlama-lama. Ini sudah kesekian kali nya jongin! Aku mencoba menunggu mu lagi dan lagi, dan aku berpikir mungkin nanti kau tak akan mengulangi nya. tapi dugaan ku tak pernah benar, kau melakukan itu lagi dan lagi seperti hal itu adalah makanan sehari hari ku. Jika kau tak berniat pulang bersama ku, tak usah membuat harapan palsu dengan menyuruh ku menunggu mu berlama lama seperti ini . ‘’ Ungkap taeyeon panjang, air mata nya sudah mengenang di pelupuk mata nya.

‘’ Ba..baby, aku mohon jangan menangis. Aku sungguh minta maaf ‘’

‘’ Aku bosan sekali mendengar kata ‘maaf’ dari mu ‘’ Balas taeyeon dingin,kemudian bangkit dan meninggalkan jongin yang terlihat gusar.

Dengan langkah cepat jongin menyusul taeyeon,ia tak memperdulikan motor nya yang masih berada di halte.

‘’ Taeyeon-ah , aku mohon maaf kan aku‘’ dengan mudah jongin menyusul taeyeon dengan kaki panjang nya.

‘’…’’ Taeyeon tak menjawab sama sekali, ia lebih memilih melihat ke arah depan nya.

‘’ Taeyeon – ‘’ Belum selesai jongin berbicara tapi taeyeon dengan cepat memotong nya.

‘’ Jongin! Kali ini tolong biar kan aku pulang sendiri. Kau pulang saja sana, ini sudah sore ‘’

Setelah nya, taeyeon melangkahkan kaki nya lagi meninggal kan jongin yang sama sekali tak bisa membantah omongan taeyeon tadi yang terdengar tajam dan dingin . tapi ia juga tak bisa membiar kan gadis nya pulang sendirian, ia terlalu takut.

Dengan terpaksa Jongin kembali ke Halte yang belum jauh dari tempat nya berdiri. Sementara Taeyeon sudah berjalan jauh di depan nya.
Ia dengan cepat menyalakan motor nya, dan memasang helm nya terburu buru. Ia tak berniat untuk pulang, ia hanya ingin menyusul Taeyeon, Dia masih terlalu khawatir membiar kan gadis itu pulang sendirian.

Tepat seperti dugaan nya, Kini ia sudah melihat Taeyeon yang berjalan pelan jauh di depan nya. Ia tak ingin menampak kan diri nya di depan Taeyeon. Ia lebih memilih terus mengikuti taeyeon dari belakang persis sepeti seorang penguntit. Ia sengaja memelan kan suara motor nya agar Taeyeon tidak mendengar nya.

 

 

Jongin bernafas lega saat melihat Taeyeon sudah masuk ke dalam rumah nya. Dia merasa menjadi seorang pengecut karena tidak berani menampak kan diri sampai Taeyeon sampai ke rumah nya. dan ia merasa menjadi seorang yang jahat karena membiar kan Taeyeon berjalan kaki agar sampai ke rumah nya.

‘’ Maaf kan aku Tae .. ‘’ Gumam nya lirih. Kemudian ia kembali menjalan kan motor nya dan segera pulang kerumah nya yang tak jauh dari rumah Taeyeon.

Tapi tanpa di sadari nya, sedari tadi Taeyeon memperhatikan nya lewat jendela di ruang tamu rumah nya. Bahkan tanpa sepengatahuan Jongin, Taeyeon sebenar nya tau jika Jongin mengikuti nya, Ia hanya berpura pura tidak tau.

Tiba tiba ia tersenyum kecil mengingat Jongin yang mengikuti nya.
‘’ Aku mencintai mu ‘’ Gumam Taeyeon saat melihat Jongin yang sudah pergi.

 

~

~

~

 

‘’ Hai ‘’ Sapa Jongin dari sebrang telepon

 

‘’ Ada apa ? ‘’ Jawab Taeyeon cuek

 

‘’ Kau masih marah ? Maaf kan aku baby ‘’

 

‘’ Hm.. ‘’

 

‘’ Temui aku di depan rumah mu ‘’

 

‘’ Mwo? Ini sudah malam Jongin,apa yang kau lakukan di depan rumah ku ?

 

‘’ Aku tidak terima penolakan ‘’

 

‘’ Tap— ‘’ Tut tut tut..

Taeyeon meniup poni nya kasar. Padahal ia belum sama sekali menyelesaikan omongan nya,tapi dengan seenak nya Jongin langsung memutus sambungan telepon mereka.

Taeyeon pun segera turun dari ranjang nya dan langsung pergi ke depan rumah nya.
‘’ Anak itu suka seenak nya saja, ini kan sudah malam ‘’ GerutuTaeyeon saat masih menuruni tangga rumah nya.

Saat sudah di depan pintu rumah nya Taeyeon belum berniat untuk membuka pintu itu yang akan menghubung kan nya dengan Jongin .

Ia terlihat ragu ragu. Lalu dengan sedikit keberanian nya, Taeyeon mengintip di jendela untuk memastikan apakah Jongin masih menunggu nya.

Dan ternyata benar. Jongin benar benar ada di depan rumah nya yang sedang duduk di atas motor besar nya sambil terus menunggu Taeyeon keluar. Taeyeon yang merasa kasihan dengan segera membuka pintu rumah nya .

-0o0-

Jongin yang mendengar suara pintu terbuka segera menoleh kan kepala nya. seketika itu juga senyum di wajah nya mengembang saat mendapati Taeyeon yang sedang menutup kembali pintu rumah nya.

‘’ Kemari lah ‘’ Ajak Jongin saat Taeyeon masih diam di tempat nya. Dengan menurut Taeyeon pun menghampiri Jongin yang sudah turun dari motor nya.

‘’ Wae ? ‘’ Tanya Taeyeon to the point

‘’ Kau masih marah ? ‘’

‘’ Menurut mu ? Kalau kau datang hanya untuk berbicara yang tidak penting,lebih kau pulang ‘’ Jawab Taeyeon lalu berbalik berniat meninggalkan Jongin, Walaupun sebenar nya ia tak tega, tapi gengsi nya lebih besar kali ini.

Sebelum Taeyeon pergi,Jongin dengan cepat mencekal pergelangan tangan nya. ‘’ Maafkan aku. Ku mohon jangan pergi dulu ‘’ Mereka cukup lama berdiam diri dengan posisi seperti ini.

Melihat Taeyeon yang tak berkutik sama sekali membuat Jongin bingung, lalu ia melepaskan tangan nya dari pergelangan tangan Taeyeon.

Lalu dengan hati hati ia mulai melingkar kedua tangan nya di pinggang Taeyeon, Back Hug. Taeyeon tentu sedikit terkejut saat merasakan Jongin yang memeluk nya dari belakang, dengan dagu Jongin yang mendarat di bahu Taeyeon.

‘’ Mianhe Taeyeon-ah, jeongmal mianhe ‘’ Hembusan nafas Jongin begitu terasa di bagian leher Taeyeon,membuat Taeyeon sedikit bergidik.

‘’ Taeyeon, kumohon katakan sesuatu, jangan mendiam kan ku seperti ini. ‘’ Lanjut Jongin, kini nada suara nya terdengar lebih lirih, membuat Taeyeon tak tega mendengar nya.

‘’ Tae – ‘’

‘’ Ne, aku memaafkan mu Jongin-ah. Maafkan aku juga karena mendiami mu ‘’ Potong Taeyeon yang membuat Jongin tersenyum.Senyum senang.

Lalu ia mengecup pelan pipi Taeyeon, tetap dengan posisi mereka sekarang,dimana Jongin memeluk Taeyeon dari belakang. ‘’ Tidak, kau tidak harus minta maaf, ini semua salahku. Terimakasih sudah memaafkan ku ‘’

‘’ Aku begini, karena aku takut kau bermain di belakang ku dengan wanita lain. ‘’ Ucap Taeyeon pelan,dan terdengar malu malu. Jongin terkekeh, tidak biasa nya Taeyeon mengaku kalau ia sedang cemburu saat Jongin bersama wanita lain.

Bahkan saat Jongin di kerumuni banyak fans nya, ia sama sekali tak menunjuk kan mimik wajah cemburu.

Setelah itu, Jongin membalik tubuh Taeyeon untuk menghadap nya.

‘’ Kau cemburu ? ‘’ Mendengar itu, seketika pipi Taeyeon terasa panas,ia yakin pasti sekarang pipi nya memerah karena malu. Lagi lagi Jongin terkekeh, lalu mengecup kembali kedua pipi Taeyeon secara bergantian, membuat Taeyeon kembali merona.

‘’ Kau lucu jika malu seperti ini. ‘’ Lanjut Jongin tersenyum dan di balas pukulan pelan di dada nya dari Taeyeon. Ia semakin malu mungkin ?

‘’ Jadi kau memaafkan ku kan ? ‘’ Tanya Jongin kembali. Lalu Taeyeon mengangguk dan tersenyum manis, membuat Jongin gemas. Dengan perlahan ia menunduk kan kepala nya untuk menyamai wajah nya dengan wajah Taeyeon.Dan setelah itu..

Chu~

Ia mencium pelan bibir Taeyeon, dan sedikit melumat nya. Hanya sebentar, lalu ia kembali menarik wajah nya. Ia tidak mau berlama lama mencium bibir soft pink milik gadis nya, ia takut kehilangan kendali. ‘’ Masuk lah, lalu tidur. ‘’

‘’ Ne, kau juga pulang lah. Ini sudah malam.Ingat, jangan mengebut ‘’ Jawab Taeyeon

‘’ Oke Babe. Sekarang masuklah ‘’ Ucap Jongin kemudian mencium kening Taeyeon.

‘’ Kau ini. Hoby sekali mencium ku ‘’ Jongin tertawa mendengar ucapan Taeyeon,

‘’ Ya, karena mencium mu benar benar hoby ku ‘’ Lagi lagi Jongin mendapat pukulan pelan di dada nya, dan dia hanya tertawa kembali, sementara Taeyeon kembali merona.

‘’ Ya sudah, aku masuk dulu. Hati hati di jalan ‘’ Lanjut Taeyeon, dan di balas anggukan dari Jongin,

‘’ Taeyeon-ah jaljayo. Saranghae ‘’

‘’ Jaljayo Jongin-ah, Nado saranghae ‘’ Balas Taeyeon yang terdengar malu malu kemudian segera masuk ke dalam rumah nya untuk menyembunyikan rona pipi nya.

Jongin yang melihat itu tersenyum geli melihat tingkah Taeyeon. ‘’ That’s My Girl ‘’ gumam nya sambil tersenyum tampan.

~

Baru saja Taeyeon ingin menutup mata nya untuk tidur,namun bunyi nyaring dari I-Phone nya membuat nya sedikit mendesis kasar lalu segera mengangkat I-Phone nya yang dari tadi berdering.

‘’ Yoboseyo ? ‘’

 

‘’ Baby ~ ‘’ Mendengar suara manja yang sangat di kenal nya ini, membuat Taeyeon merotasi kan bola mata nya malas.

 

‘’ Ada apa lagi Jongin ? ‘’ Tanya Taeyeon malas

 

‘’ Aku tidak bisa tidur ‘’

 

‘’ Pejamkan saja matamu lama lama ‘’

 

‘’ Tidak bisa babe. Aku sepertinya insomnia karenamu ‘

 

‘’ Aku ? Wae ? ‘’

 

‘’ Karena mu aku jadi merindukan mu lagi. ‘’

 

Taeyeon terkekeh pelan ‘’ Alasan yang tidak masuk akal kau tau. Sudahlah sekarang kau tidur, besok kita sekolah ‘’

 

‘’ Tapi aku tak bisa tidur ~ ‘’ Sahut Jongin manja.

 

‘’ Lalu aku harus apa agar kau bisa tidur, aku sudah mengantuk Jongin. ‘’ Jawab Taeyeon yang mulai mengerti arah ucapan kekasih nya.

 

Tanpa di ketahui Taeyeon, di sebrang sana Jongin tersenyum puas ‘’kau harus menyanyikan sesuatu untuk ku ‘’

 

‘’ Baiklah, tapi janji setelah itu kau harus tidur ‘’

 

‘’ Aku tidak bisa berjanji Nona Kim ‘’

 

‘’ Yak,Jongin-ah ! ‘’

 

‘’ Hahaha, Baiklah baiklah. Aku berjanji setelah ini aku akan tidur. Sekarang bernyanyilah untuk ku ‘’

 

Taeyeon mengehela nafas sebentar lalu memulai   ” You are everything i’ve been looking for ne gyeote meomulleojwo..
Neoui sarang neoran saram hamkkehan sunganbuteo..
Baraejin gieoge apeumi ondaedo yeongwonhi hamkkehaejwo … ‘’

 

‘’ Lanjutkan sayang .. ‘’

 

‘’ You are everything i’ve been looking for nae gyeoteul jikyeojullae?
Neoui sarang neoran saram hamkkehan sunganbuteo..

Heuryeojin gieoge seulpeumi beonjyeodo
Neomaneul gadeuk dama ttwineun nae maeumeun yeongwonhalgeoya

You you you only for you you you
My love is for you ‘’

 

‘’ Terimakasih sayang, suara mu bagus sekali ‘’

 

‘’ Gomawo. Nah, sekarang kau harus tidur ‘’

 

‘’ Baiklah, aku tidur dulu. Gomawo sudah mau menyanyi untuk ku, My love is for you babe,always.. ‘’

 

Taeyeon tersenyum ‘’ Gomawo Jongin-ah. Ake mencintai mu. Sudah ya, Anyeong ‘’

Sambungan telepon mereka pun terputus,lalu Taeyeon meletak kan Handphone milik nya dan segera menutup diri nya dengan selimut, dan jangan lupakan wajah nya yang masih tersenyum.

 

Sementara Jongin di sebrang sana masih terus tersenyum sambil melihat Wallpaper di Handphone nya yang terdapat Foto Taeyeon yang beberapa hari sebelum nya ia potret sendiri tanpa sepengetahuan Taeyeon

 

‘’ Aku juga mencintai mu ‘’

 

“~~“

 

 

At The Morning – 06.45 PM

 

Taeyeon menutup hidung nya dengan sapu tangan milik nya sendiri,kemudian dengan langkah mengendap endap ia mulai masuk ke sekolah nya. Ia sedikit bernafas lega saat melihat sekolah nya masih terlihat sepi.

Masih dengan langkah pelan,ia kembali melangkah menuju kelas. Sesekali kepala nya celingak celinguk untuk, mengantisipasi jika seseorang yang ia hindari berada di sekitar nya.

Sebelah tangan nya masih ia gunakan untuk menutup hidung nya dengan sapu tangan,dan tangan sebelah nya lagi memegang erat tali tas ransel yang berada di punggung nya.

.

 

Selangkah lagi,maka ia akan masuk ke dalam kelas nya yang masih sangat sepi. Kepala nya masih celingak celinguk,saat merasa seseorag itu benar benar tak ada di sekitar nya, ia mulai melangkah masuk ke dalam kelas nya.

‘’ Baby ‘’

‘’ Kyaaaaa!! ‘’ Taeyeon menjerit kaget saat seseorang memegang pundak nya. Ia kemudian menoleh ke belakang dan melihat siapa seseorang yang sudah membuat nya luar biasa terkejut.

‘’ Jongin! ‘’ Ia berujar kaget saat mendapati orang yang ia hindari kini berada di hadapan nya. kemudian memukul pelan dada bidang kekasih nya.

‘’ Kau mengaget kan ku saja ‘’

‘’ Lagi pula kenapa kau berjalan mengendap endap dari tadi. Kau seperti menghindari seseorang ‘’ Selidik Jongin curiga.

‘’ Kau dari tadi melihat ku ? ‘’ Tanya Taeyeon tak percaya. Rencana awal nya gagal untuk menghindari kekasih nya ini.

‘’ Ya, dari kau mulai masuk ke sekolah,sampai kau masuk ke dalam ke kelas aku mengawasi mu. Jadi benar kau sedang menghindari seseorang. ‘’

‘’ Ti –tidak. Memang nya aku menghindari siapa ‘’ Jawab Taeyeon gugup

‘’ Kau menghindar dari ku keutchi? Aku pergi menjemput mu, tapi Ahjumma bilang kau sudah pergi dari tadi. Dan saat aku menyapa mu tadi, kau terlihat sangat terkejut. Kau kenapa sayang ? ‘’ Tanya Jongin mulai terlihat cemas

‘’ A –aku. Be –begini, Sebe– ‘’

‘’ Dan kenapa kau menutup hidung mu ‘’ Potong Jongin saat baru menyadari jika sedari tadi Taeyeon terus menutup hidung nya.

Saat Jongin berusaha menarik sapu tangan yang menghalangi hidung kekasih nya, Taeyeon dengan cepat menghindar, membuat Jongin mengernyit heran

‘’ Baby, wae gereu ? ‘’ Taeyeon menggeleng kuat sambil terus menutupi hidung nya yang kali ini dengan kedua tangan nya.

‘’ Taeyeon-ah, jangan membuat ku khawatir ‘’

Taeyeon masih diam tak menjawab apapun yang di ucapkan oleh Jongin. Jongin mendesah kasar saat Taeyeon tak kunjung menjawab pertanyaan nya.

‘’ Taeyeon katakan sesuatu! Kau kenapa?! ‘’ Kali ini Jongin berbicara dengan sedikit membentak membuat Taeyeon sedikit terkejut. Jongin lagi lagi membuang kasar nafas nya.

‘’ Taeyeon-ah! ‘’

‘’ Aku flu. ‘’ Jawab Taeyeon pelan,nyaris sangat pelan

‘’ Apa? Aku tak mendengar nya ‘’

‘’ Aku flu Jongin! ‘’

Jongin tersentak saat Taeyeon menjawab dengan nada berteriak. Ia kini dapat melihat Taeyeon yang menundukan kepala masih dengan sapu tangan nya yang menempel di hidung nya.

‘’ Oh My. Baby, kau hanya flu? ‘’ Kali ini nada suara milik Jongin lebih melembut saat melihat Taeyeon yang masih terus menunduk
Taeyeon mengangguk pelan ‘’ Aku flu. Hidung ku memerah. Dan aku jadi terlihat jelek dengan hidung merah seperti ini ‘’

Jongin tersenyum saat mendengar jawaban Taeyeon. Ia kemudian merengkuh Taeyeon dalam pelukan nya. Taeyeon yang mendapat pelukan tiba tiba dari Jongin pertama tama memang sedikit terkejut tapi lama kelamaan ia hanya menikmati pelukan kekasih nya.

‘’ Hanya karena kau flu, aku jadi membentak mu seperti tadi. Aku merasa menjadi pria yang jahat. Mianhe ‘’ Ucap Jongin lembut sesekali menegelus lembut surai hitam milik Taeyeon.

Taeyeon mengangguk pelan ‘’ Gwenchana ‘’
Jongin kemudian melepas kan pelukan mereka dan memegang erat kedua pundak Taeyeon sambil terus menatap ke dalam manik manik mata sang kekasih.

‘’ Aku tidak yakin kalau hanya karena hidung mu memerah bisa membuat mu terlihat jelek. Sekarang coba tunjuk kan pada ku ‘’ Ujar Jongin

‘’ Tidak. Ini sangat jelek, kau akan menyesal jika melihat nya ‘’

‘’ Tidak akan pernah ‘’

‘’ Yakin ? ‘’

‘’ Sangat yakin ‘’

Taeyeon menghela nafas pasrah kemudian perlahan lahan ia mulai melepas kan sapu tangan nya yang menempel di hidung milik nya. Sesaat setelah di lepas, Taeyeon menunduk malu. Mencoba menghindari wajah nya dari Jongin.

Jongin tersenyum lembut melihat tingkah Taeyeon, kemudian tangan nya terulur untuk memegang dagu Taeyeon dan secara perlahan ia mengangkat wajah Taeyeon membuat Taeyeon menatap langsung pada nya.

Masih dengan senyum nya, Jongin mengelus pelan kepala Taeyeon.

‘’ Jelek dari mana babe ? Kau bahkan tambah manis ‘’

Taeyeon memukul pelan pundak Jongin ‘’ Tidak usah mengejek ku ‘’

Tapi apa yang di katakan Jongin memang benar. Hidung kecil Taeyeon kini memang terlihat memerah namun terlihat sangat manis untuk wajah nya,belum lagi syal besar bewarna ungu yang ia lilitkan pada leher nya sedikit menutupi sebagian mulut nya. Dan Sweater cream yang ia gunakan terlihat sangat cocok untuk nya.Benar benar membuat nya terlihat sangat manis dan cute.

‘’ Aku berkata jujur sayang. Kau terlihat sangat manis. Membuat ku ingin mencium mu ‘’

‘’ Yak! Tidak usah mencium ku, nanti kau tertular flu ‘’ Jawab Taeyeon kembali merona. Lihat lah, ia semakin menggemaskan dengan pipi nya yang merona.

‘’ Aku rela jika tertular flu mu ‘’ Ujar Jongin tersenyum tampan membuat Taeyeon memukul pelan lengan nya.

‘’ Aku serius ‘’ Lanjut Jongin. Baru saja Taeyeon akan menjawab, Jongin dengan tiba tiba mendekatkan wajah nya membuat Taeyeon menutup mulut nya rapat ‘’ Apa yang kau lakukan ‘’

Jongin sama sekali tak mengubris pertanyaan Taeyeon, ia semakin memaju kan wajah nya membuat Taeyeon semakin gugup saat wajah Jongin berada sangat dekat dengan wajah nya.

Chu~

Jongin mengecup lembut ujung hidung Taeyeon yang memerah. Cukup lama bibir milik Jongin beridam di di hidung milik Taeyeon. Kemudian ia menarik wajah nya menjauh. Ia tersenyum kembali saat melihat ekspresi wajah terkejut Taeyeon.

‘’ itu agar cepat sembuh ‘’ Ujar Jongin lembut kemudian mengelus pelan ujung hidung Taeyeon.

Taeyeon hanya tersenyum malu mendapat perlakuan manis dari Jongin ‘’ Kau mau ya tertular flu ku. Suara ku saja sekarang mulai sengau (?) ‘’

Jongin terkekeh ‘’ Suara mu lucu. Tapi ngomong ngomong bagaimana bisa kau terkena flu seperti ini ? ‘’ Tanya Jongin penasaran.

Pasal nya tadi malam,saat ia mengunjungi Taeyeon di rumah nya, Taeyeon terlihat baik baik saja, tapi kenapa pagi ini ia malah terkena flu.

‘’ Tadi malam kan salju turun sangat deras, aku lupa mematikan alat pendingin di kamar ku. Bangun nya aku jadi terkena flu seperti ini ‘’

Jawab Taeyeon terdengar manja membuat Jongin tersenyum gemas.

‘’ Dasar anak nakal ‘’ Taeyeon mengerucutkan bibir nya saat Jongin mengatakan ia nakal.

‘’ Ehm.. Kalian sudah berpacaran nya ? ‘’ Sahut seseorang yang tiba tiba berada di dalam kelas itu.

‘’ Jessica ‘’ Ucap kedua nya bersama. Jongin dan Taeyeon kemudian menggaruk tengkuk nya yang tak gatal saat mendapat tatapan malas dari Jessica.

‘’ Kalian membuat kami harus menunggu di luar saat kalian sedang asyik pacaran. Kalian taukan sekarang sedang hujan salju . Diluar sangat dingin ‘’

‘’ Kami ? ‘’ Ulang Taeyeon tak percaya

‘’ Ya, kami. Aku, Tiffany, Yifan , Sehun, Yuri, Chanyeol , Hyoyeon, dan masih banyak lagiiii ‘’ Jawab Jessica kesal, kemudian orang orang yang tadi di sebut nya kini sau persatu masuk kedalam kelas dengan kedua lengan yang dilipat di depan dada.

‘’ Sudah ya ? ‘’

‘’ Puas bermesraan nya ? ‘’

‘’ Aigoo, padahal kan ini masih pagi ‘’

‘’ Yak Jongin, jangan mentang mentang sekolah masih sepi kau mau berbuat seenak mu ‘’

‘’ Aku jadi ingin punya pasangan ‘’

‘’ Lebih baik aku menari saja dari pada menyaksikan kalian berdua pacaran ‘’

Taeyeon dan Jongin yang mendapat segala bentuk protes dari teman teman nya hanya tersenyum malu dan kembali menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.

 

..

..

..

 

Break Time

‘’ Taeyeon-ah, sebaik nya setelah ini kau tidak usah ikut belajar. Kondisi mu terlihat meng khawatir kan. ‘’

Taeyeon terbatuk sebentar dengan sapu tangan yang masih ia guna kan untuk menutup hidung nya yang makin terlihat memerah karena sedari tadi ia terus batuk batuk. ‘’ Aniyo. Gwenchana. ‘’ Jawab nya sambil sesekali terbatuk.

‘’ Kau ini keras kepala sekali. Kau mau ku adukan pada Jongin agar dia saja yang memaksa mu pergi ke Uks ? ‘’ Balas Hyoyeon kesal.

Taeyeon kembali menggeleng ‘’ Jangan lakukan itu Hyoyeon-ah. ‘’

‘’ Maka nya lebih baik kau ke Uks sekarang ‘’ Cecar Hyoyeon kembali.

‘’ Aku tidak mau. Di sana tidak enak. Sudah lah lebih baik kau pergi ke kantin sana, yang lain nya sudah menunggu ‘’ Jawab Taeyeon yang masih tetap kukuh dengan pendirian nya.

Hyoyeon memutar kan bola mata nya malas ‘’ Dasar keras kepala. Kalau kau merasa semakin lemah, lebih baik langsung ke uks. Arraseo ?! ‘’

Taeyeon terkekeh dengan suara parau nya dan mengangguk mengerti ‘’ Arraseo eomma ‘’

‘’ Aku pergi dulu. Kau jangan kemana mana. Mungkin Jongin akan kemari ‘’ Sambung Hyoyeon kembali

‘’ Ne, ne , ne. Cepat pergi sana ‘’ Usir Taeyeon yang membuat Hyoyeon menatap nya geram ‘’ Dasar anak ini. Ya sudah kalau begitu, aku pergi dulu ‘’

‘’ Ne. ‘’ Setelah itu Hyoyeon pergi meninggalkan Taeyeon seorang diri di dalam kelas nya. Taeyeon bernafas lega saat Hyoyeon tak berada di kelas lagi. Kuping nya benar benar panas mendengar ocehan Hyoyeon yang sangat mirip dengan Eomma nya.

Tiba tiba ia merasa sesuatu yang sangat mendesak ingin keluar dari hidung nya. Ia mendengus kesal kemudian merogoh saku rok nya mencoba mengambil selembar tisu.

Ia menatap kesal pada satu kemasan tisu yang isi nya benar benar sudah habis. ‘’ Bagaimana ini? Aiish, berapa banyak tisu yang sudah aku habis kan hari ini ‘’ Gumam nya kesal.

‘’ Kau butuh tisu Taeyeon ? ‘’ Taeyeon mendongak menatap seseorang yang menyodor kan satu kemasan tisu pada nya.

‘’ Oh, Wooyoung-ssi. Apa tidak apa? ‘’

Pria yang di panggil nya Wooyoung itu hanya tersenyum kemudian mengangguk ‘’ Tentu saja tida apa. Ambilah semua ‘’

‘’ Jinjja? ‘’ Tanya Taeyeon mencoba memastikan. Lagi lagi Wooyoung tersenyum ‘’ Ne, ambilah. Kau membutuhkan nya kan ? ‘’

Taeyeon membalas senyuman Wooyoung walaupun tidak terlihat karena sedikit tertutupi dengan sapu tangan nya yang ia tutupi di hidung nya. ‘’ Gomawo ‘’

‘’ Cheonmayo ‘’ Jawab Wooyoung lembut.

Taeyeon tersentak saat tiba tiba seseorang menarik nya berdiri. ‘’ Jongin ‘’ Ucap nya tak masih dengan ekspresi kaget milik nya saat melihat Jongin yang tadi tiba tiba menarik tangan nya untuk berdiri.

Tanpa menjawab, Jongin dengan tiba tiba membawa Taeyeon tanpa persetujuan dari Taeyeon dan juga tanpa berpamitan pada Wooyong yang masih berada di sana.

Wooyong yang melihat itu hanya menggeleng kan kepala nya melihat sikap Jongin. Ia sangat tau bagaimana sifat Over protective Jongin pada Taeyeon. Jadi ia menanggapi hal ini dengan biasa biasa saja

.

Taeyeon menghembuskan nafas nya pasrah saat Jongin terus membawa nya menuju ruangan yang sangat di benci nya –UKS – . Kemudian Jongin membawa Taeyeon duduk di sebuah ranjang yang ukuran tidak terlalu besar yang berada di Uks tersebut.

‘’ Apa yang kau lakukan dengan nya tadi? ‘’ Tanya Jongin mulai membuka suara nya.

‘’ Dia hanya menawari ku tisu. Dan tadi aku juga benar benar membutuh kan tisu Jongin ‘’ Jawab Taeyeon santai sambil memutar bola mata nya heran.

‘’ Kenapa kau menerima nya. Aku bisa membelikan nya jika kau tadi menyuruh ku. ‘’ Balas Jongin tak mau kalah. Ia berdiri di hadapan Taeyeon dengan tangan nya yang dilipat di depan dada.

‘’ Sudah ku bilang aku sangat membutuh kan nya. Kau kan tadi tidak ada di sana, bagaimana bisa aku menyuruh mu untuk membelikan nya. ‘’ Ucap Taeyeon menatap kesal ke arah Jongin.

Jongin menaik kan sebelah alis nya ‘’ Tetap saja ‘’

‘’ Kau harus ku beri hukuman ‘’ Lanjut Jongin membuat Taeyeon makin menatap kesal ke arah Jongin

‘’ Yak ! Apa masih salah jik – ‘’

Chu ~

Jongin tersenyum puas usai melepas kan tautan bibir nya pada bibir Taeyeon ‘’ Beres. Sekarang aku sudah memaaf kan mu ‘’

‘’ Ck. Aku kan tidak ada minta maaf pada mu ‘’ Balas Taeyeon berdecak kemudian ikut melipat kedua tangan nya di depan dada dan mengalih kan tatapan nya masih dengan wajah nya yang di tekuk kesal

Jongin yang melihat itu tersenyum geli, kemudian senyuman itu luntur seketika.

Tubuh nya terasa lemas saat mendengar kalimat yang di ucapkan oleh Ayah nya tadi malam masih terngiang ngiang di gendang telinga nya. Ia seperti tak bisa menumpu badan nya yang masih berdiri tegak di depan Taeyeon.

Dada nya kembali merasa sesak. Ia merasa rongga dada nya sangat kesulitan bernafas sekarang.

‘Tuhan. Ku mohon, aku sungguh tak bisa meninggalkan gadis ini. ‘

 

 

 

 

To Be Continued

 

 

Read This!

Harap tinggal kan jejak readers reader yang baik hati ^^ Kalau masih banyak Silent Readers, author akan memprotect ff author.

Jadi tolong hargai dengan cara memberikan komen ^^
Satu lagi, mungkin lanjutan agak lama di post nya, karena sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Author Muslim ^^ Sorry for Non Muslim ^^
Kemungkinan lanjutan nya akan di post saat sudah selesai Ramadhan ^^ Terimakasih

Kritik dan saran author terima ^.^
IrsaLiwaKim

Advertisements

48 comments on “Don’t Worry ( Chapter 2)

  1. Hahaha protesan.y buat ngakak thor 😀
    jongin oppa kenapa wehhh
    sakit jantung ???
    Mdh2n penyakit.y gak terlalu parah

  2. si jongin kenapa thor.? pliss, konfliknya jangan berat-berat ya. kasian mereka, kan lagi romantis-romantisnya.
    next, fighting!!

  3. waduhh…
    author…
    jongin opa mau kemana emang…
    aaaa tegang jadinya…
    next chap. aaaa penasaran banget (tapi harus menunggu sampai akhir puasa),pedahal penasaran banget…
    fighting

  4. Jongin mau dijodohin sama appanya? Atau mau di sekolahin diluar daerah/kota/negeri -_- kesian tae thor ;’ haduhhhh sweet ffnya, arrgghhh bentar lagi bakal ada konflik sebenarnya.. Fightingg thorr…

  5. Daebak, mereka so sweet banget, bacanya aja sambil ketawa. tapi pas bagian akhirnya ada apa? Jongin oppa mau kemana?
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  6. Kamjjong mau kemane??? Di jodohin atau punya penyakit kah?? Moment ny sweet bnget. Kamjjong juga childish banget dan jgn lupakan overprotective nya itu. Di tunggu next nya bulan depan. Annyeong 👋👋👋👋👋👋👋👋

  7. Sooo sweeet kaitae,kai over sekali ma taeyeon,sebenarnya ada apaa dengan kai ya,apa dia akan keluar negri???lanjut rhor

  8. Aaaa so sweet jd pengen kayak mereka….
    wah penasaran nih apa yg dikatakan ama ayahnya jongin….
    next ya thor….
    Fighting

  9. Wkwkwkwk so swet yaahh,kasian yg ngeliat mereka pacaran tadii di depan kelas.. wkwkwk
    Next chap,secepatnya yahh..
    FIGHTING

  10. Jongin cemburuan banget yaa, tapi manis sii ^^
    itu jongin mau ninggalin Taeyeon? kenapa? kemana? mau kuliah ti t4 yang jauh? atau apa?

    penasaran nii….
    lanjut ya thor…

    kayaknya WP ini bakal sepih selama bulan Ramadhan, gpp laa..
    Fighting buat teman2 yg akan puasa ^^ semogah lancar ^^

  11. Klo ngbayangin hidung taeng merah itu kykny lucu bgt, mna wajahny kyk bocah lg..
    Hadeuh senyum2 sndiri dh..
    Next chapny ditunggu..

  12. Klo ngbayangin hidung taeng merah itu kykny lucu bgt, mna wajahny kyk bocah lg..
    Hadeuh senyum2 sndiri dh..
    Next chapny ditunggu

  13. Daebak bnget thor!! ^^

    Sweet + Manis bnget mreka!! :3
    But… kai mau kmana?? Ninggalin Tae?? Jngan thor!! Sedih klau gitu thor! :””

    Penasaran sma klanjutannya thor!! Next chapnya dtnggu bnget thor!!? Fighting!! ^^

  14. Ciee..jongin ama taeyeon bahagia bngt ya suka deh ama moment a…. n knp si jongin? Apa yg d omongin appa nya?…next chap d tunggu thor fighting

  15. Duh mereka manis bgt suka deh yah ini mah tinggal nunggu konflik ya author okee aku akan nunggu sampe abis puasa author keep writing and Fighting!!!

  16. Taeng mah jaim hiiii gemes sihh yahh abis ramadhan lama bgt ttep dtunggu,,, jongin sama appa kenapa???kasian sii taeng sakitt jgan sad ending yaahh

  17. Wahhh so sweet banget 😊 bikin gemes dehhh….
    Itu jongin kenapa? Emang ayahnya bilang apa semalam ma dia? / kepo banget deh aku, biarlah…, maaf yah thor hehehe 😁
    Ditunggu kelanjutannya 🙋

  18. apa saya udah komentar yah ? hahaha .. aigoo .. mian thor jika saya mengomentar nya dua kali .. thoh . FF nya asikk sekali!!! ngak kesabaran buat next ff !!! FIGHTING!!!

  19. kerennnn thorrrr..
    jgn psahkan kai dan yaeyeon thoorrrr….
    slmat mnjlankan ibdah puasa thorrr…
    smpai ktmu stlh ramdhan…
    fightaeng!!!!

  20. itu kenapa Jongin nya?
    mau pergi? dijodohin atau apa?
    kok gitu ngmongnya..
    jangan ya jangan..
    kan baru chap 2 masih belum bnyak momennya..
    dtunggu ya next chapnya, FIGHTING!!!

  21. di last scene napa tu? apa yang dikatakan appa Kai? kok Kai merasa sedih gitu? pesaranan ini, eh mksdnya penasaran.. next chap ditunggu asal jgan ga di publish aja, haha.. Fighting thor 🙂

  22. cie masalah datang haha
    bikin Wooyoung jd saingan Jongin dong, biar ceritanya makin greget, biar ada lika likunya, biar bisa liat perjuangan Jongin wkw

  23. aaaaaaaw so sweeeeeeett sekaliiii
    Lah jongin kenapa? Bapaknya bilang apa? penasaran;;
    Nice chapt thooooor
    Next ditunggu yaaa

  24. YEAY… Chap 2nya udh ada… XD
    Mian bru kmen..
    Ya ampun itu Tae ksihan nungguin udh lma…

    Wkwkwkwkwk… emang klau Jongin nggk bkal nyerah
    Yah.. Tae Unnnya kna Flu…
    Aigooo… Jongin Over Protekctive bnget sma Tae
    kn Wooyoung cma ksih Tisu doang,nggk ngpa-ngpain

    itu Jonginnya mw kmana..??
    jgan tnggalin Tae Unn dong…
    Thor chap 3nya di tnggu yaaa… 😀
    FIGHTAENG!! ❤

  25. Jongin mau kmnaa? 😦 jangan berkuah dong ama taeyeon 😦 makin penasaran aj nih thor ,next deh 😉 FIGHTING & KEEP WRITING & IMAGINE 😊😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s