Be With You (Chapter 2)

Be with You poster

Title : Be With You

Author : IrsaLiwaKim

Length : Multichapter

Rating : T

Main Cast : GG’s Kim Taeyeon , Lu Han

Supporting Cast : Jessica Jung , GG’s Tiffany Hwang , GG’s Lee

Sunkyu (Sunny) , EXO’s Kim Minseok (Xiumin)

Desclaimer : Semua Cast adalah milik Tuhan yang Maha Esa , Orang tua mereka , dan agensi mereka masing. The Storyline purely is mine, Jika ada kesamaan, itu tidak disengajakan. Don’t be a PLAGIATOR!

Credit Poster :Arcee@HomeDesign

Preview : Chapter 1


‘’ Kenapa kalian kemari ? ‘’ Tanya Taeyeon sinis saat melihat ketiga teman nya berdiri di ambang pintu depan rumah nya,tentu nya dengan senyuman tanpa dosa

‘’ Wae? Kami kan mau mapir. Tidak boleh ? ‘’ Jawab Jessica mewakili kedua teman nya yang lain.

‘’ Tidak ‘’

‘’ Yak, kau masih marah karena masalah di sekolah tadi ? ‘’ Tanya Tiffany menatap pensaran ke arah Taeyeon.

Taeyeon tersenyum sinis sebentar membuat teman teman nya mengernyit ngeri ‘’ Tentu saja ‘’

‘’ Kalian meninggalkan ku begitu saja. Kalian tak menganggap ku sebagai sahabat lagi ? ‘’ Sambung Taeyeon kesal

‘’ Eeyy, bicara apa kau? Tentu saja kami masih menganggap mu sebagai sahabat kami Taengoo ‘’ Jawab Jessica kemudian merangkul Taeyeon dan mulai masuk ke dalam rumah Taeyeon. Ayolah nona Jung, sebenar nya siapa tuan rumah disini.

Tiffany dan Sunny mengikuti Taeyeon dan Jessica yang sudah terlebih dahulu masuk, setelah itu mereka menutup pintu nya. Lihat kan, mereka bersikap seolah olah ini rumah mereka, baiklah lupakan.

 

 

‘’ Anyeonghaseyo Ahjussi Kim, Ahjumma Kim ‘’ Sapa Jessica,Tiffany,Sunny bersamaan saat melihat orang tuaTaeyeon yang sedang menonton Televisi di ruang tengah.

Nyonya Kim dan Tuan Kim tersenyum ramah menjawab sapaan mereka.

Taeyeon yang berada di depan mereka hanya memutar bola mata nya malas saat melihat kebelakang dan mendapati teman teman nya itu tersenyum sangat manis pada kedua orang tua nya.

‘’ Eomma, Appa, tidak usah tertipu dengan senyuman manis mereka semua ‘’ Sahut Taeyeon menunjuk ketiga teman nya satu persatu.

Nyonya Kim dan Tuan Kim tertawa melihat sikap putri nya tersebut ‘’ Taeng-ah, kau tak boleh seperti itu ‘’ Jawab Tuan Kim

‘’ Mereka memang seperti itu Appa ‘’  Jessica,Sunny,dan Tiffany memberikan tatapan sebal nya pada Taeyeon dan juga pada mulut besar gadis itu.

‘’ Hahaha, sudah sudah. Eomma tidak mau nanti kalian malah bertengkar di sini. Sunkyu,Sooyeon,Miyoung, kalian tidak usah mendengar kan ucapan Taeyeon barusan ne. Dia memang seperti itu. Bermulut besar. ‘’ Ucap Nyonya Kim terkekeh kemudian.

Tiffany,Sunny,dan Jessica tersenyum puas pada Taeyeon sementara Taeyeon kembali memutar bola mata nya ‘’ Sudahlah, Ppalli ke kamar ku ‘’

‘’ Kami permisi dulu Ahjumma,Ahjussi. ‘’ Ucap Sunny mewakili Jessica dan Tiffany lalu membungkuk kan badan mereka singkat, Nyonya Kim dan Tuan Kim kembali tersenyum ramah.

 

..

 

‘’ Kau ini suka sekali menjelek jelekan kami di depan orang tua mu ‘’ Hardik Jessica sesaat setelah ia menutup pintu kamar Taeyeon.

‘’ Impas kan ? Karena tadi siang kalian meninggalkan kan ku sendirian ‘’ Jawab Taeyeon santai sembari berbaring di ranjang besar nya.

‘’ Yak Kim. Masih saja kau membahas itu ‘’ Sahut Sunny keras

‘’ Kami melakukan itu agar kau berteriak pada kami, dan jika kau berteriak, Luhan pasti akan melihat ke arah mu. Secara Luhan pasti ingin tau apa yang membuat mu berteriak. Dan biar aku tebak, tadi saat kau sendirian pulang sekolah, Luhan pasti menyusul mu kan ‘’ Sambung Tiffany, yang di akhiri dengan seringaian aneh nya. Seperti biasa.

Taeyeon menatap geram pada ketiga teman nya yang kini mulai duduk di ranjang milik nya. ‘’ Kalian tau karena kalian pasti diam diam melihat Luhan yang menyusul ku ‘’

‘’ I Swear, we don’t see it. We’re just guessing, and our guess right. Right Tiff? ‘’ Jawab Jessica kemudian mengerling ke arah Tiffany

Tiffany mengangguk mantap ‘’ Yes, absolutely. ‘’

‘’ Taeyeon-ah, ponsel mu bergetar ‘’ Sahut Sunny sambil menunjuk ponsel Taeyeon yang tergeletak di meja belajar Taeyeon dengan dagu nya. Taeyeon ikut melihat apa yang ditunjuk oleh Sunny barusan.

Dengan enggan ia mulai bangkit dari posisi berbaring nya dan mulai melangkah menuju meja belajar nya yang di atas nya terdapat ponsel milik nya.

‘’ Hanya pesan ‘’ Ucap nya pelan saat jari telunjuk nya mengetuk pelan layar ponsel Touch Screen kepunyaan nya.

‘’ Nugu? ‘’ Tanya Sunny. Taeyeon mengedik kan bahu tak peduli ‘’ Molla, aku malas membuka nya ‘’

Mendengar jawaban acuh Taeyeon membuat Sunny mendelik kesal ke arah nya ‘’ Pantas saja, setiap aku mengirim mu pesan, kau membalas nya bertahun tahun kemudian ‘’

‘’ Kau berlebihan Sunny-ya ‘’ Balas Taeyeon terkekeh sebentar.

‘’ Buka saja. Siapa tau penting kan ‘’ Sahut Tiffany yang membuat Taeyeon memutar bola mata nya malas. Tangan nya dengan malas malasan mulai menggapai ponsel itu.

Taeyeon melongo tak percaya melihat nama pengirim pesan yang tertera jelas di layar ponsel nya ‘’ Sehun’’ Gumam nya pelan. Sangat pelan.

‘’ Nugu ? ‘’ Kali ini giliran Jessica yang mulai bertanya. Taeyeon dengan cepat merubah kembali ekspresi nya dan mengedik kan bahu berpura pura tak peduli ‘’ Hanya operator ‘’

‘’ Jinjja ? ‘’ Tanya Jessica tak yakin, sedetik kemudian ia berdiri dan menghampiri Taeyeon yang kini terlihat gugup melihat Jessica yang melangkah ke arah nya

‘’ Coba ku lihat ‘’ Jessica mengulur kan telapak tangan kanan nya pada Taeyeon mencoba meminjam ponsel Taeyeon. Taeyeon dengan cepat menggeleng dan menyembunyikan ponsel milik nya di belakang punggung.

Jessica mengernyitkan alis nya melihat tingkah aneh Taeyeon. ‘’ Berikan pada ku Taeyeon-ah ‘’

‘’ Kalau memang itu dari operator kenapa kau tak mau menunjuk kan nya ? ‘’ Sambung Jessica tepat membuat Taeyeon kehabisan kata kata nya. Ia memutar otak mencoba mencari cari jawaban yang akan membuat Jessica yakin.

‘’ Ini memang dari operator Sica-ya. Lagi pula, apa penting menunjuk kan pesan dari operator ini pada mu ? ‘’ Jawab Taeyeon yang justru membuat Jessica menyeringai aneh

‘’ Sangat penting ‘’ Setelah itu, dengan sigap Jessica mencoba mengambil ponsel Taeyeon yang kini jadi bahan perdebatan mereka.
Jessica mendecak kesal saat tak berhasil mengambil ponsel itu, karena Taeyeon dengan cepat pula menghindar ‘’ Taeyeon-ah! ‘’ Ucap Jessica nyaring

Kini pandangan Jessica beralih pada kedua teman nya yang sedari tadi hanya duduk manis menyaksikan acara perdebatan itu dengan tenang. Jessica menatap Sunny dan Tiffany secara bergantian dan setelah itu dagu nya menunjuk ke arah Taeyeon seakan mengatakan ‘ Tangkap dia’.

Sunny dan Tiffany yang mulai mengerti dengan sigap mengangguk paham kemudian dengan bersamaan mereka mulai berdiri dan menghampiri Jessica yang kini tersenyum jahil pada Taeyeon.

‘’ Yak,mau apa kalian? Ini rumah ku, kalau kalian melakukan sesuatu yang menyakiti ku aku akan mengusir kalian dari sini ‘’

Seakan tuli, Jessica, Sunny,dan Tiffany justru semakin melangkah mendekati Taeyeon yang semakin mengeratkan pegangan nya pada ponsel milik nya yang kini tersembunyi di belakang punggung gadis itu.

‘’ Berikan sekarang juga, atau kami akan menggunakan cara kasar ‘’ Ucap Jessica tersenyum menyeramkan membuat Taeyeon meringis melihat itu.

‘’ Yak Yak Yak!! ‘’ Taeyeon berteriak histeris saat tanpa aba aba, ketiga teman nya ini mulai menyerang Taeyeon bersamaan dengan tujuan yang masih sama. Yah, hanya ingin mengambil ponsel gadis malang yang sekarang terus berteriak menjadi jadi. Oh, ayolah. Kalian kekanak kanakan girls.

‘’ Aw aw aw. Rambut ku, rambut ku. ‘’ Jerit Tiffany nyaring.

Dan lihat lah sekarang apa yang terjadi. Kalian ingin tau? Sekarang keempat gadis macan ini sudah terduduk dan lebih parah sang tuan rumah yang sudah terbaring dilantai dan masih – tolong di tekan kan – MASIH sambil merebut ponsel Taeyeon.

Taeyeon mugkin bisa dibilang beruntung , karena sampai saat ini ponsel nya masih belum di dapat kan oleh teman teman nya.

Keadaan mereka sungguh memprihatinkan dengan rambut acak acakan, goresan luka di wajah dan tangan, hidung mereka yang mulai mengeluarkan darah dan baju mereka yang juga terlihat sobek di sana sini. Oke, ini berlebihan dan tentu nya hanya bohongan belaka.

‘’ Yak, Lepas kaan AKUUUU ‘’ kali ini Taeyeon kembali berteriak histeris saat teman teman nya masih belum menyerah mendapatkan ponsel gadis malang ini.

‘’ YES! ‘’ Jessica memekik senang saat dengan paksa ia berhasil mengambil ponsel Taeyeon dari genggaman sang empu nya.

Setelah itu Jessica segera berdiri dan secepat mungkin menghindar dari amukan Taeyeon yang kemudian Sunny dan Tiffany juga ikut berdiri menyusul Jessica.

‘’ KEMBALIKAN ‘’ Taeyeon berteriak kencang namun sama sekali tak di respon oleh oleh ketiga teman nya.

‘’ Wow wow. Ternyata mantan tersayang mu yang mengirim pesan. Sudah kuduga ‘’ Ucap Jessica kemudian setelah membaca pesan singkat yang dikirim oleh Sehun yang hanya berisa 5 huruf yaitu       ‘ Noona ‘

‘’ Aarghh! Kalian menyebalkan. ‘’ Taeyeon bangkit dan menyusul ketiga teman nya yang kini tertawa puas.

Dengan kasar ia menarik kembali ponsel nya yang berada di tangan Jessica. ‘’ Pulang sana! ‘’ Usir nya masih dengan nada membentak.

‘’ Santai saja Taeyeon-ah. Kami kan hanya ingin tau, lagipula kenapa kau pelit sekali eoh? ‘’ Jawab Sunny santai.

Taeyeong mengeram kesal ‘’ Ini urusan ku. ‘’

‘’ Lalu kami tidak boleh tau dengan urusan mu bersama Sehun ? Kami sahabat mu. Kita sudah lima tahun bersama. Kenapa kau masih suka menyembunyi kan sesuatu dari kami ?! ‘’ Balas Tiffany sedikit kuat membuat Taeyeon terdiam. Yang ia lakukan sekarang hanya duduk di ranjang nya yang juga terdapat ketiga sahabat nya itu.

Sesungguh nya Taeyeon sangat ingin bercerita tentang masalah Sehun pada teman teman nya ini. Tapi ia sangat tau seperti apa ketiga teman nya ini. Ia yakin saat ia selesai bercerita, mereka pasti akan kembali membahas masa lalu Taeyeon bersama Sehun.

Dan jika mereka membahas kembali semua kenangan manis nya bersama Sehun, ia yakin, ia akan semakin sulit melupakan sosok Sehun yang berstatus sebagai adik kelas nya sekarang.

Dan masalah Sehun yang mengirimi nya pesan sungguh membuat nya terkejut. Pasal nya, setelah lama mereka berakhir, Sehun tidak pernah sama sekali menghubungi nya. Jangan kan mengirim pesan, di sekolah Sehun bahkan sangat jarang menyapa Taeyeon seperti dulu.

Jika mereka sama sama sedang memperhati kan satu sama lain, Sehun hanya akan tersenyum begitu pula Taeyeon tanpa ada sapaan atau obrolan.

‘’ Mianhe ‘’ Ucap Taeyeon pelan. Ia benci situasi seperti ini.

Situasi saat ia kembali mengingat Sehun. Situasi ini membuat sesak, dorongan untuk menangis semakin kuat saat di situasi seperti ini.
Jessica mendekati Taeyeon dan memeluk Taeyeon secara tiba tiba dengan sangat lembut ‘’ Maaf kan kami juga. Kami tadi sangat kasar pada mu ‘’

Tiffany yang melihat itu agak menyesal karena sudah membentak Taeyeon seperti tadi. Ia ikut mendekati Taeyeon dan Jessica yang masih berpelukan. Dengan cepat ia juga memeluk bagian belakang tubuh Taeyeon.

Sunny tentu saja tak mau ketinggalan. Ia kemudian ikut memeluk Taeyeon di tengah tengah antara Jessica dan Tiffany.

‘’ Tapi aku masih heran, tanpa ada alasan apa pun, kenapa Sehun memilih berakhir dengan mu? ‘’

Ungkap Tiffany sesaat setelah mereka selesai berpelukan. Taeyeon masih menunduk, enggan menjawab pertanyaan teman nya. Jessica yang masih mengerti tentang situasi ini, segera menyenggol pelan lengan Tiffany.

Tiffany hanya tersenyum tipis kemudian menggaruk tengkuk nya yang tak gatal. Lalu ia mengelus surai hitam milik Taeyeon dan kembali tersenyum ‘’ Sudahlah, lupakan omongan ku tadi. Malam ini harus nya kita bersenang senang,lupakan semua kesedihan yang kita alami. Aku kesini bukan untuk bersedih tapi untuk bersenang senang dengan sahabat sahabat ku ini. ‘’
‘’ Yah kau benar. Aku malas di rumah. Kalian tau kan adik ku yang sangat nakal itu seperti apa sifat nya, dia selalu mencari perahtian kedua orang tuaku. Dan pada akhirnya aku lah yang akan terus disalah kan ‘’ Jawab Sunny sambil mengerucutkan bibir nya sebal

Taeyeon mulai mengangkat kepala nya kemudian tersenyum lebar ‘’ Maafkan aku. Aku saja yang terlalu memikirkan dia. Kalau begitu mari kita bersenang senang ‘’

Jessica, Sunny,dan Tiffany tertawa kemudian memeluk Taeyeon secara bersamaan. Hanya sebentar kemudian mereka merenggangkan pelukan itu. ‘’ Jiwoong oppa apa tidak ada di rumah ? ‘’ Jessica bertanya pada Taeyeon dengan senyuman centil milik nya yang membuat Taeyeon terkekeh geli

‘’ Hei. Kau kesini mencari ku atau Jiwoong oppa eoh ? ‘’ Tanya Taeyeon pada Jessica yang kini hanya tersenyum malu.

 

.

 

‘’ Hati hati di jalan. ‘’ Ucap Taeyeon pada teman teman nya yang akan pulang kerumah mereka masing masing.

‘’ Eoh. Kami pulang dulu. ‘’ Jawab Jessica mewakili Sunny dan Tiffany.

‘’ Anyeong Taeng ‘’ Sahut Sunny yang duduk di bangku belakang.
Taeyeon tersenyum dan mengangguk. ‘’ Anyeong. Tiff, ingat. Jangan mengebut. Kau tidak mau kan, mobil mu masuk bengkel ‘ lagi ‘ ‘’

Tiffany mendelik ke arah Taeyeon ‘’ Kau kira aku mau mobil ini masuk bengkel lagi. Ya sudah, kami pulang ne. ‘’

‘’ Eoh ‘’ Jawab Taeyeon sedikit tertawa. Jessica dan Sunny melambaikan tangan mereka pada Taeyeon, yang tentu saja dibalas juga oleh lambaian tangan Taeyeon

‘’ Bye Taengoo ‘’

‘’ Bye~ ‘’

Setelah itu, mobil BMW Mini Cooper bewarna putih milik Tiffany telah melaju hingga tak terlihat dari jarak pandang Taeyeon.

Taeyeon mengadahkan kepala nya menikmati langit langit malam tanpa perduli dengan angin dingin yang menghembus .

Ia tersenyum singkat. Merasa bersyukur mempunyai sahabat yang sangat peduli pada nya. Yah, walaupun kadang selalu membuat Taeyeon jengkel. Senyum nya tiba tiba luntur saat megingat Sehun kembali.

Dengan cepat ia menggeleng, mencoba membuang bayang bayang Sehun yang tadi menghampiri nya. ‘’ Tidak tidak ‘’ Ia melihat jam di pergelangan tangan nya yang kini jarum pendek nya sudah menunjuk pada angka 10.

Menyadari hari semakin malam, ia segera berbalik dan hendak masuk kedalam rumah nya.

‘’ Taeyeon? ‘’ Taeyeon tersentak saat suara tak asing itu menyapa indra pendengaran nya . Ia dengan cepat segera berbalik kembali dan yang dapat ia lihat sekarang adalah Luhan yang duduk di atas motor besar nya dan masih lengkap menggunakan helm yang melekat di kepala nya.

‘’ Luhan? ‘’

‘’ Apa yang kau lakukan di sini ? ‘’ Tanya Taeyeon penasaran. Tentu saja penasaran. Ini sudah jam 10 malam, dan apa yang Luhan lakukan sekarang? Berkeliaran ? entahlah.

‘’ Ah, tidak. Tadi aku mau pulang lewat jalan ini karena lebih dekat. Tapi aku malah melihat mu yang berdiri sendiri di sini. Kau sendiri apa yang kau lakukan berdiri seorang diri di sini ?’’

‘’ Tadi aku habis mengantar teman teman ku yang baru saja pulang ‘’

‘’ Ah, pasti si trio gila itu kan? ‘’ Taeyeon tertawa keras saat Luhan menyebut Tiffany,Sunny,dan Jessica ‘ Si Trio gila’ . Tapi tunggu dulu, seperti nya panggilan itu pantas untuk mereka bertiga .

‘’ Kau ada ada saja ‘’ Jawab Taeyeon setelah ia berhenti tertawa.

Luhan tersenyum sejenak ‘’ Ya sudah, kalau begitu aku pulang dulu, ini sudah malam. Kau masuklah ‘’

‘’ Eoh. Hati hati ‘’ Luhan mengangguk kemudian menjalankan kembali motor besar nya sesaat setelah ia melambaikan tangan nya pada Taeyeon.

Taeyeon berbalik lalu memegang dada nya yang sedari tadi berdegup kencang saat Luhan berada di dekat nya . Menghela nafas sejenak, sebelum ia kembali melangkahkan kaki nya untuk masuk ke dalam rumah nya.

 

.
Taeyeon tertawa saat melihat Ipod yang tergeletak di ranjang nya. Tentu ia sangat tau milik siapa Ipod tersebut. Milik sahabat nya yang sangat cerewet –Tiffany –

Ia mengambil Ipod itu dan segera memasuk kan nya ke dalam tas sekolah yang ada di kursi dekat meja belajar nya. Dengan langkah santai ia mulai melangkah mendekati ranjang nya. Lalu setelah nya

Taeyeon menghempas kan tubuh nya pada ranjang besar nya. Dengan posisi tengkurap dengan bantal yang menutupi wajah nya.

Tiba tiba ia terbangun saat mengingat beberapa jam yang lalu Sehun mengirim pesan pada nya. Dengan segera ia bangkit untuk menggambil kembali ponsel nya. Setelah mengambil ponsel nya, gadis ini segera berbaring kembali di ranjang nya,berusaha mencari posisi yang nyaman.

Merasa mulai nyaman, ia dengan hati hati membuka pesan yang dikirim Sehun tadi. Dada nya bergemuruh, ia mulai merasa kan sesak kembali pada dada nya. Dengan segenap keyakinan,ia mencoba untuk membalas pesan itu.

‘ Ne? Ada apa? ‘

Send. Pesan itu berhasil terkirim. Taeyeon menghela nafas kemudian mencoba memejam kan mata nya tanpa harus menunggu balasan dari Sehun. Namun seketika mata nya kembali terbuka saat mendengar nada dering pesan yang berasal dari ponsel nya.

‘ Aniyo ^^sudah lama aku tidak mengirim pesan pada Noona ‘

Taeyeon melihat pesan itu dengan tatapan bingung milik nya.’ Anak ini kenapa? ‘ Gumam Taeyeon dalam hati. Taeyeon mulai menggerak kan jari jari nya dengan sangat lihai pada keyboard di ponsel Touch Screen milik nya.

‘ Ada ada saja. Ini sudah malam, kau tidak tidur? ‘

Pesan itu kembali terkirim. Taeyeon merutuki diri nya saat melihat pesan yang ia kirim pada Sehun ‘’ Kenapa aku malah bertanya seperti itu. Paboya ‘’ Gumam nya seorang diri.

Ting. Nada dering pesan kembali berbunyi di ponsel milik Taeyeon.

‘ Aku belum mengantuk Noona. Apa Noona sudah mau tidur ? ‘

 

‘ Eoh, Aku sudah mengantuk ‘

 

‘ Ah,baiklah. Noona tidurlah. Jaljayo Noona ^^ ‘

 

Taeyeon dapat merasakan kembali jantung nya berdetak dengan sangat cepat. Ia berusaha mengabaikan jantung nya yang sudah mulai berdetak tak karuan dengan sesegera mungkin membalas pesan pada Sehun.

‘ Jaljayo ‘

Taeyeon dengan cepat meletak kan ponsel itu di samping bantal nya. Kemudian menutup diri nya dengan selimut, berusaha mengabaikan kembali perasaan aneh di dada nya. Ia menutup mata nya erat erat berusaha untuk tidur.

 

 

Morning

 

‘’ Taeng-ah, teman teman mu ada di depan ‘’ Taeyeon dengan segera menyelesaikan sarapan pagi nya saat mendengar suara Jiwoong yang mengatakan jika teman teman nya sudah datang.

‘’ Ne oppa. Appa,Eomma. Aku pergi ya, Anyeong ‘’ Pamit Taeyeon setelah ia meneguk segelas air penuh.

‘’ Ne, belajar lah yang benar ‘’Jawab Tuan Kim. Taeyeon mengangguk dan tersenyum, kemudian ia melesat pergi untuk menghamipiri teman teman nya yang sudah menunggu.

 

.

 

‘’ Jadi Taeng ? ‘’ Ucap Jessica membuka percakapan di dalam mobil milik nya. Taeyeon menatap Jessica yang sedang menyupir di sebelah nya dengan kening berkerut ‘’ Maksud mu ? ‘’

‘’ Apa yang Luhan lakukan di depan rumah mu tadi malam ? ‘’
Taeyeon menatap Jessica tak percaya ‘’ Kalian mengintai ku lagi ?! ‘’ Ungkap nya tak percaya

‘’ Hey Calm Down Taeng. Kita tidak mengintai mu, lagipula tak ada guna nya untuk kami ‘’ Jawab Jessica mengedik kan bahu nya dengan mata yang masih fokus dengan jalan di depan nya.

‘’ Lalu kenapa kalian bisa tau kalau bukan karena kalian tidak melihat Luhan di depan rumah ku tadi malam ‘’ Jawab Taeyeon kesal. Ia sungguh tak habis pikir dengan teman teman nya ini

‘’ Tadi malam, Ipod ku tertinggal di kamar mu, kau melihat nya kan. Lalu aku memutar balik mobil ku, hendak kembali ke rumah mu untuk mengambil barang kesayangan ku itu. Tapi saat setengah jalan lagi akan sampai ke rumah mu, si kepala besar Jessica melihat Luhan yang ada di depan rumah mu menggunakan motor. Lalu dia dan Sunny menyuruh ku untuk berhenti dan kembali berbalik. ‘’ Sahut Tiffany panjang lebar di sertai dengan nada kesal nya.

Taeyeon mengernyitkan alis nya ‘’ Tapi darimana kalian tau kalau itu Luhan? Saat itu ia masih menggunakan helm yang juga menutup mulut nya ‘’

Sunny tertawa sebentar kemudian ikut menyahut ‘’ Tentu saja kami tau, kami dapat melihat motor yang kadang kadang di bawa nya ke sekolah Taeyeon. ‘’

‘’ Dan kau tau, kami harus susah payah membujuk Tiffany agar berbalik dan meninggalkan kalian berdua. ‘’ Jawab Jessica sembari terkekeh saat mengingat di mana ia dan Sunny berusaha membujuk Tiffany yang tetap ingin mengambil Ipod milik nya yang tertinggal di rumah Taeyeon

‘’ Hey, Nona Jung, kau tau kan itu barang kesayangan ku. Aku benar benar tidak bisa tidur tadi malam karena memikir kan Ipod ku itu ‘’

Taeyeon menoleh kan kepala nya ke belakang dengan tatapan aneh yang menuju pada Tiffany ‘’ Kau berlebihan sekali ‘’

‘’ Yak, itu kenyataan ‘’ Balas Tiffany tak terima

Taeyeon kembali menghadap kan kepala nya ke depan berusaha mengabaikan Tiffany ‘’ Ya ya ya terserah kau saja ‘’

‘’ By the way, kau membawa Ipod ku kan ? ‘’ Tanya Tiffany yang kini mulai terlihat bahagia

‘’ Asataga, aku lupa. Ipod mu tertinggal ‘’ Jawab Taeyeon berpura pura terkejut. Kalian percaya? Sebaik nya jangan percaya. Gadis ini hanya membual.

‘’ YAK! ‘’

Taeyeon, Jessica, dan Sunny tertawa keras saat mendengar teriakan nyaring Tiffany.

 

 

‘’ Kalian duluan saja. Aku akan pergi ke ruangan guru sebentar ‘’ Ucap Taeyeon yang di angguki oleh ketiga teman nya

‘’ Kalau sudah selesai langsung ke kelas eoh. Jangan bekeliaran lagi, kau akan telat ‘lagi’ nanti ‘’ Jawab Jessica dan di balas anggukan patuh Taeyeon. Setelah itu, Jessica, Sunny,dan Tiffany pergi menuju kelas mereka, menyisakan Taeyeon yang masih berdiri halaman sekolah.

Kemudian ia segera melangkah kan kaki nya menuju ruangan guru seperti yang di katakan nya tadi. Sesekali ia membalas sapaan para Hoobae nya yang ia temui saat menuju ruangan guru seperti sekarang.

‘’ Anyeonghaseyo Taeyeon sunbaenim ‘’ Sapa seorang gadis manis yang Taeyeon ketahui bernama Jung Chohee.

Gadis bernama Chohee ini memang agak terkenal disekolah nya. Karena sifat ramah nya pada semua orang, dan juga karena ia adalah ketua tim Cheerleader di sekolah nya.

‘’ Ne, Anyeong ‘’ Jawab Taeyeon tak kalah ramah dari Chohee. Hoobae Taeyeon tersebut kembali tersenyum manis.

‘’ Sunbae, aku boleh bertanya tidak ? ‘’ Tanya gadis ini masih di iringi dengan senyuman nya

Taeyeon mengangguk menjawab pertanyaan Chohee. ‘’ Boleh ‘’

‘’ Apa sunbae sekelas dengan Luhan sunbaenim ? ‘’ Pertanyaan dari Chohee membuat Taeyeon agak tersentak, tapi dengan buru buru ia mengubah kembali ekspresi nya. Taeyeon tersenyum kemudian mengangguk ‘’ Ne, aku sekelas dengan nya. Ada apa ? ‘’

Seketika wajah Chohee mendadak merona membuat Taeyeon mengeryitkan dahi nya bingung ‘’ Eum, begini sunbae, bi –bisa kah sunbae menitip kan ini pada nya ? ‘’ Tanya Chohee menyodor kan sebuah surat di tangan nya pada Taeyeon

Tepat setelah mendengar penuturan dari Chohee, Taeyeon dapat menjawab kebingungan nya hanya dengan menyimpulkan bahwa hoobae di hadapan nya ini adalah salah satu Fans Luhan.

Taeyeon terkekeh geli melihat tingkah Chohee di hadapa nya ini. Kemudian ia mengambil surat yang sangat Taeyeon yakini adalah surat cinta,dari tangan Chohee ‘’ Baiklah, akan ku berikan pada nya ‘’

‘’ Aaah, Gamsahamnida Taeyeon sunbae ‘’ Jawab Chohee kemudian membungkuk kan badan nya berkali kali.

Taeyeon kembali tersenyum geli melihat tingkah Chohee ‘’ Sudahlah, tak perlu sungkan. ‘’

‘’ Ne sunbae, sekali lagi terimakasih. ‘’

‘’ Sunbae benar benar baik. Pantas saja Sehun belum bisa melupakan sunbae sampai sekarang ‘’ Sambung Chohee kemudian.

Senyum yang masih bertengger di bibir Taeyeon seketika luntur seketika saat Chohee menyebut nama Sehun. Menyadarari perubahan wajah dari sunbae nya membuat Chohee merasa bersalah karena mengungkit nama Sehun di depan Taeyeon.

‘’ Jeosonghamnida sunbae, aku tidak bermaksud me – ‘’

‘’ Ani, Gwenchanayo ‘’ Potong Taeyeon cepat dan kembali memasang senyum manis nya.

‘’ Aku duluan ne ‘’ Sambung Taeyeon kembali dan di balas anggukan dari Chohee, setelah itu Chohee membungkuk kan badan nya lagi sebelum Taeyeon benar benar melangkah kan kaki nya meninggalkan tempat tadi.

 

.

 

Taeyeon melirik jam tangan yang berada di pergelangan tangan nya ‘’ Masih 20 menit sebelum bel berbunyi ‘’

Kemudian ia memutar langkah nya, tujuan nya yang tadi akan kembali ke kelas setelah dari ruangan guru digantikan dengan tujuan nya yang ingin pergi menuju taman tempat kesukaan nya. Sepanjang perjalanan nya, Taeyeon terus melamun memikir kan perkataan Chohee tadi .

‘’ Sunbae benar benar baik. Pantas saja Sehun belum bisa melupakan sunbae sampai sekarang ‘’

Perkataan Chohee benar benar terus mengiang di telinga nya. Sehun tak bisa melupakan ku? Apa apaan itu.tidak mungkin. Taeyeon

membatin berusaha menguat kan hati nya yang agak terasa sesak.
Saat ia berada di tempat tujuan nya –Taman – ia sama sekali tak melakukan apa pun di sana. Yang ia lakukan hanya menatap bangku yang letak nya sedikit jauh dari bangku yang ia duduki sekarang. Di sana banyak sekali kenangan nya bersama Sehun.

Mata nya sekarang terlihat berkaca kaca, sesaat kemudian ia tertawa pelan saat mengingat salah satu kenangan nya bersama Sehun di taman ini yang menurut nya sangat sulit untuk dilupakan.

 

 

‘’ Sehun-ah, apa yang kau lakukan disini ? ‘’ Taeyeon tak dapat menutupi keterkejutan nya saat melihat kekasih nya yang saat ini sudah berada di hadapan nya.

‘’ Aku mau menemui noona. Aku mencari noona di kelas noona, tapi noona tak berada di sana ‘’ Jawab Sehun sedikit jengkel.

Taeyeon terkekeh geli melihat raut wajah kesal milik kekasih nya ini kemudian ia menyuruh Sehun untuk segera duduk di sebelah nya.

Sehun masih dengan wajah kesal nya berjalan mendekati Taeyeon dan mulai duduk di sebelah gadis itu.

‘’ Wae? Kenapa kau marah? ‘’ Tanya Taeyeon menghadap pada Sehun. Sehun hanya mengedik kan bahu nya seakan tak peduli ‘’Eeyy kau ini. Aku bertanya pada mu Oh Sehun.’’

‘’Aku tidak marah, aku hanya kesal ‘’ Taeyeon kembali tersenyum menanggapi jawab yang keluar dari mulut Sehun.

‘’ Itu kan sama saja. Lalu apa alasan nya kau tiba tiba kesal padaku ? ‘’ Taeyeon kembali bertanya pada Sehun yang sampai saat ini belum melihat ke arah nya.

‘’ Sehun. Jawab aku. ‘’ Sehun akhir nya mengalah dan mulai menatap Taeyeon sangat dalam. ‘’ Tentu saja aku kesal. Kau kan sudah berjanji akan istirahat bersama ku.Namun kenyataan nya, kau malah meninggalkan ku duluan ‘’

Taeyeon agak terkejut saat Sehun tak memanggil nya dengan embel embel ‘Noona’ seperti biasa nya. Taeyeon berdialog dalam hati dan meyakini bahwa kali ini Sehun benar benar kesal pada nya hingga tak memanggil nya menggunakan ‘Noona’.

‘’ Sehun-ah. Maaf kan aku ne. ‘’ Ucap Taeyeon lembut masih menatap Sehun dengan pandangan penuh arti.

Sehun yang seperti nya mulai luluh kemudian ikut membalas tatapan Taeyeon dan detik berikut nya ia tersenyum ‘’ Aku seperti nya benar benar tak bisa marah terlalu lama dengan noona’’

‘’ Baiklah, aku memaafkan noona ‘’Sambung Sehun yang di balas senyuman manis dari Taeyeon.

‘’ Nah, kau sangat tampan kalau sedang senyum begitu ‘’ Ungkap Taeyeon membuat Sehun terkekeh geli ‘’ Aku memang tampan, jadi noona harus bersyukur mempunyai kekasih tampan seperti aku ‘’

Taeyeon memukul lengan besar Sehun dengan pelan ‘’ Kau ini di puji seperti itu saja sudah bangga. Kau juga harus nya bersyukur mempunyai kekasih baik hati seperti aku, cantik pula ‘’

Sehun tak bisa menahan tawa nya saat mendengar kalimat yang diucap kan Taeyeon barusan ‘’ Arra, Noona memang baik hati, tapi sayang nya noona tidak cantik ‘’

‘’ Yak! Kau tidak sopan. Ya sudah, kalau begitu cari saja yeoja yang lebih cantik ‘’ Balas Taeyeon tak terima, ia mengerucutkan bibir nya yang justru makin membuat Sehun semakin tertawa

Chu~

Taeyeon terbelalak saat bibir Sehun mengecup pelan bibir nya, ia melongo menatap Sehun yang tersenyum sangat tampan ‘’ Walaupun masih ada yang lebih cantik dari noona, aku sama sekali tertarik, karena di hati ku selalu milik noona seorang. Dan juga karena aku mencintai noona ‘’

Taeyeon detik itu juga merasakan pipi nya memanas, debaran di dada nya semakin menjadi. Ia berusaha mengalihkan tatapan nya dari Sehun agar ia tak tau jika sekarang Taeyeon benar benar merona mendengar ucapan tulus dari Sehun.

Sehun yang melihat itu kembali tertawa pelan, kekasih nya sungguh menggemas kan jika sedang merona malu seperti sekarang.

 
Tanpa di perintah, kini air mata yang sedari tadi sudah di tahan di pelupuk mata nya meluncur dengan indah mengalir di kedua pipi nya. ‘’ Aku tidak seharus nya mengingat tentang itu lagi ‘’ Taeyeon kembali tertawa lirih. Ia begitu merasa sangat menyedih kan sekarang.

‘’ Taeyeon ‘’

Taeyeon dengan cepat menghapus air mata nya saat mendengar seseorang memanggil nama nya.

Lalu yang dapat ia lihat sekarang adalah Luhan dengan tas sekolah nya yang masih tegantung di punggung nya. Taeyeon berusaha tersenyum saat Luhan berjalan mendekati nya

‘’ Kau menangis? ‘’ Tanya Luhan terlihat khawatir. Ia kemudian ikut duduk di sebelah Taeyeon.

Taeyeon menggeleng sambil tersenyum ‘’ Aniyo. ‘’ Luhan yang tentu saja tak langsung percaya dengan jawaban Taeyeon hanya memicing kan mata nya penuh curiga ke arah Taeyeon ‘’ Kau berbohong kan? Jangan bilang kau menangis karena memikir kan Sehun? ‘’

‘’ Ti –tidak. A –aku. Se – ‘’

‘’ Taeyeon dengar kan aku. Berhenti memikir kan seseorang yang belum pasti memikir kan mu. Jadi lah Taeyeon yang tetap terlihat ceria. Kau cantik, bahkan sangat cantik. Tapi jika kau menangis itu akan mengurangi kecantikan mu. ‘’

Taeyeon tertegun untuk beberapa menit mendengar penuturan Luhan yang terdengar sangat perhatian pada nya. Ia tersadar saat dengan tiba tiba Luhan menyampir kan beberapa helai rambut nya kebelakang telinga .

Luhan tersenyum saat melihat ekspresi wajah bingung dari Taeyeon. Ia kemudian menarik tangan Taeyeon untuk berdiri dan lagi lagi apa yang di lakukan nya makin membuat Taeyeon terlihat salah tingkah.

‘’ Kajja kita ke kelas. Sebentar lagi bel akan berbunyi ‘’ Ucap Luhan kemudian melepas kan genggaman tangan nya di pergelangan tangan Taeyeon. Taeyeon yang masih terlihat salah tingkah hanya mengangguk kikuk. ‘’ Eoh ‘’

 

..

 

 

 

To be Continued

 

 

 
Read This!

Harap tinggal kan jejak ^^ Author tidak mau ada readers yang tidak bertanggung jawab, baca ff tapi sama sekali tidak memberikan tanggapan pada ff yang sudah di baca nya. Jika masih banyak yang seperti itu, Author akan langsung memprotect ff author.

Jadi, komen dari kalian sudah termasuk menghargai usaha Author.
Satu lagi, mungkin lanjutan agak lama di post nya, karena sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Author Muslim ^^ Sorry for Non Muslim ^^

Kemungkinan lanjutan nya akan di post saat sudah selesai

Ramadhan ^^ Terimakasih
Kritik dan saran di terima ^_^

IrsaLiwaKim

Advertisements

67 comments on “Be With You (Chapter 2)

  1. bener bener lupa deh sama chap 1 nya.. jd skrg Taeng sukanya sama Luhan atau Sehun? Trio Gila? #LOL
    agak lama yah next chapnya? gapapa deh thor, yang penting jangan sampai ga publish aja next chapnya 🙂 Fighting

  2. Zzz tbc heol~…like a ddong emg nih tbc..btw knp si sehun mutusin taeng klo dy msih suka?micheo~
    Hehehe lutaenya kereeen update ASAP yoo author-nim..

  3. Uwaaa… DAEBAKK Chap 2nya
    krain Tae bkal msuhan sma Tiffany cs
    Ai~ itu Sehun sbenarnya msih cinta sma Tae nggk sih… nyeselin aja…

    Aigoo…. Luhan kta” lu mnyetuh hti w (?) eh…
    mga aja Tae lpain Sehun..
    tpi ksihan jga Sehunnya ._.
    bngung gw….

    Thor chap 3nya di tnggu yaa.. 😀
    FIGHTAENG!! ❤

  4. 4 sekawan yg sifatnya bikin ngakak/?
    Taeng eon sepertinya menyukai Luhan oppa :’v
    Sehun oppa masih itu kah sama Taeng eon/?

  5. Sehun please deh jgn buat taeyeon g bisa move ,jgn bikin hatinya sakit lagi kasian ,pokoknya next deh thor 🙂 FIGHTING & KEEP WRITING & IMAGINE 😊😊

  6. Huaa LuTae LuTae LuTae!! Jangan sampe sehun mau balik ke taeng, biarkan taeng dan luhan bersatu thor heheh udahlah sehun jangan mengirimi taeyeon pesan biarkan taeng moveon kekek LuTae bersatu ya thor kekek ditunggu buat next chapternya thor, banyakin momentnya Lutae yaa keyy. Hwaitinggg😘💕💕

  7. Pingback: Be With You (Chapter 3) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s