[FREELANCE] Look At Me Please (Chapter 2/END)

look-at-me

LOOK AT ME PLEASE!! (2/2) END

Tittle        : Look At Me Please 2/2

 

Author        : Anke Putri

 

Rating        : Teenager

 

Length        : Twoshoot

 

Genre        : Romance,Family,Friendship

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Cho Chanyeol (Chanyeol EXO-k)

         -Cho Kyuhyun

 

Other cast    :-Kai

         -Yoon Bomi

 

Author Note : Please dont be silent reader okay ? Thanks reader…

Preview: Chapter 1

 

Credit poster by hospitalartdesign @namminraa

 

 

        Taeyeon tengah sibuk menelepon Kyuhyun dengan ponsel yang baru ia beli kemarin didalam kamarnya,tapi orang yang ia harap segera mengangkat teleponnya tidak juga menjawab. Taeyeon semakin frustasi dengan itu,ia mengacak-ngacak rambutnya.

        “Kemana kau oppa? Apa kau mau membuatku gila ha !?”Taeyeon terus berbicara,seperti Kyuhyun sedang berada didekatnya. Karena ia semakin kesal,ia memilih me-non aktifkan ponselnya dan memilih menemui eommanya didapur.

        Taeyeon mengangetkan Nyonya Kim yang sedang memotong sayuran dengan memeluknya dari belakang seperti anak kecil,Nyonya Kim tersentak dan tersenyum ketika yang memeluknya adalah putri sulungnya, “Kau mengagetkanku saja Taeng. Ada apa,kenapa kau tiba-tiba manja seperti ini,apa ada hal yang kau inginkan?”tanya Nyonya Kim sambil tetap memotong sayur.

        Taeyeon menggeleng lemah,yang hanya dia inginkan saat ini hanyalah ketenangan dan ketenangan itu sudah didapatnya dari eommanya, “Aniya eomma,hanya saja aku sedikit merasa lelah.” Nyonya Kim tertawa melihat jawaban Taeyeon,Taeyeon melepas pelukannya dengan cemberut karena Nyonya Kim menertawainya, “Kenapa eomma malah tertawa?”

        Nyonya Kim menoleh ke belakang, “Karena,Taeyeon yang selama ini kukenal sangat aktif dan tidak memiliki rasa lelah sedikit pun. Jadi sangat aneh bagiku,jika kau merasa lelah carilah udara di luar rumah,cuacanya terlihat baik.”

        “Arraseo eomma,aku pergi dulu.” Taeyeon beranjak pergi,namun Nyonya Kim kembali memanggilnya.

        “Taeyeon !”

        “Ne eomma.”Taeyeon kembali membalikkan badannya menghadap Nyonya Kim yang sedang melepas celemeknya.

        “Kau ada masalah kan,bicarakan pada eomma.”Taeyeon menggeleng lemah sambil menundukkan kepalanya.

        “Tidak eomma.”Nyonya Kim mendekati putrinya,dan menyentuh bahunya.

        “Jangan bohong,eomma bisa merasakan kesedihanmu.”Taeyeon tidak bisa mengelak lagi,ia menatap eommanya dan mengangguk.

        “Eomma tidak akan menanyakan masalah apa yang sedang kau hadapi,tapi eomma ingin kau tidak memikirkan masalah itu terlalu keras. Tidak hanya kau yang punya masalah,jangan pernah berpikir jika kau saja yang punya masalah. Ingat kata-kata yang sering eomma katakan padamu,Jadikan sebuah masalah adalah pr kehidupanmu yang harus segera kau kerjakan,sebelum masalah itu memberikan masalah yang baru lagi dan lebih susah untuk kau hadapi.”Taeyeon mengangguk dan memeluk Nyonya Kim dengan rasa haru.

        “Eomma,gamsahamnida telah membuat masalahku sedikit berkurang.”

        “Cheonmayo.”Nyonya Kim membelai rambut Taeyeon dengan lembut.

        Esok hari dikampus,Taeyeon mulai sedikit ceria kembali dan bercanda ria dengan teman-temannya. Tiba-tiba Yoona datang dengan tegang dan ia segera membisikkan sesuatu ketelinga Taeyeon,Taeyeon membelalakkan matanya setelah mengetahui sesuatu dari Yoona.

        “Benarkah? Sekarang dia dimana?”

        “Di..dihalaman sekolah.”Taeyeon segera berlari menuju halaman sekolah,Yoona duduk dibangkunya sambil menstabilkan nafasnya. Setelah sampai dihalaman sekolah,Taeyeon melihat Kyuhyun yang terluka sedang duduk dibawah pohon,dan ia segera menghampirinya.

        “Oppa apa yang terjadi padamu?”Taeyeon mencoba menyentuh pipi Kyuhyun,tapi ditepis dengan kasar oleh Kyuhyun.

        “Jangan memegangku.”

        “O..ppa?”Taeyeon terisak,tapi Kyuhyun tidak peduli,ia malah beranjak pergi dari pohon. Taeyeon memandang Kyuhyun dengan hati yang perih.

 

Flashback…

        Kyuhyun dan Seohyun berangkat bersama. Ketika sampai dihalaman sekolah, Donghae,teman satu band Kyuhyun berjalan menghampiri Kyuhyun dengan marah.

        “Anyeong Donghae-ssi?”Kyuhyun menyapa Donghae dengan ramah.

        Bukk…

        Donghae melayangkan tinju ke wajah Kyuhyun,Kyuhyun langsung jatuh tersungkur ke tanah. Donghae memasang wajah sadisnya,anggota band yang lain seperti Siwon,Leeteuk dan Sungmin datang untuk memisahkan mereka. Kyuhyun berdiri dibantu oleh Seohyun dan ia tidak ingin mencoba membalas. Ketika Donghae akan memukul Kyuhyun lagi,Leeteuk menahannya.

        “Apa kau tidak malu melakukan hal memalukan seperti ini didepan umum ha !?”ujar Leeteuk sambil meninggikan suaranya,Donghae menepis tangan Leeteuk yang sedari tadi menahan tangannya.

        Donghae menatap Kyuhyun dan Seohyun bergantian, “Cih,aku tidak akan pernah malu hyung,karena ia sudah membuat band kita berantakan.”

        “Hyung mianhaeyo.”ucap Kyuhyun dengan penyesalan.

        “Mianhaeyo? Kau bilang itu baru sekarang,kau tahu kami selalu berusaha bersabar ketika kau tidak datang berlatih,kami memakluminya,tapi ketika dipikir-pikir posisimu sebagai vokalis yang sangat dibutuhkan di band,membuatku ingin segera menyeretmu untuk berlatih. Ingat kau sudah 3 bulan lebih tidak berlatih bersama kami dengan berbagai alasan.”Donghae melirik Seohyun yang terus menunduk, “Apa karena selingkuhanmu ini ha? Aku merasa kasihan pada Taeyeon,mungkin ia tidak tahu jika pacarnya sedang bersama wanita lain. Taeyeon gadis cantik,baik dan pintar,apa coba kekurangannya,sedangkan gadis ini….terlihat tidak tahu diri.”

        “Hyung apa yang kau katakan?! Jangan berkata seperti itu pada Seohyun !”Kyuhyun mulai terpancing emosinya. Donghae tertawa puas melihat Kyuhyun yang mulai emosi,Kyuhyun akan memukul Donghae tapi ditahan oleh Seohyun.

        “Oppa,benar apa yang dikatakan Donghae oppa,aku memang gadis yang tidak tahu diri,yang hanya bisa merebut kekasih orang lain.”Seohyun berlari pergi sambil menangis,Kyuhyun ingin mengejar tapi Donghae menahan tangannya.

        “Mau kemana kau,urusan kita belum selesai.”cegah Donghae dengan cengkeraman kuatnya,Siwon memegang pundak Donghae berusaha menenangkan.

        “Kau tidak boleh cepat emosi,kau tidak pernah seperti ini sebelumnya.”Donghae melepas tangan Kyuhyun.

        Sungmin yang sejak tadi diam mulai angkat bicara, “Jujur Kyuhyun,aku kecewa denganmu. Aku pikir kau orang yang bisa diandalkan,asal kau tahu Kyuhyun aku selalu mempercayaimu dalam berbagai hal. Tapi kau malah merubah kepercayaanku padamu.”

        “Iya,,kami sudah lama membicarakan hal ini,tapi kami akhirnya memutuskan hal ini sudah dengan pemikiran yang cukup panjang. Kami memutuskan mengeluarkanmu dari band kami dan mencari anggota baru yang mungkin lebih baik darimu.”ujar Leeteuk,Kyuhyun tersentak kaget mendengar hal ini.

        “Kau dengar apa yang Leeteuk hyung katakan ?”Kyuhyun meremas bajunya dengan penuh penyesalan,ia merasa sangat bersalah kepada semua teman bandnya,ia sangat menginginkan mempunyai band yang cukup sukses dikancah hiburan,tapi impiannya itu sudah hancur dan pupus karena ulahnya sendiri,sekarang ini ia merasa sangat menyesal berharap waktu berputar kembali,tapi hal itu tidak akan mungkin terjadi seperti yang ia inginkan.

        “Ayo kita pergi sekarang,tinggalkan saja dia disini dan merenungkan apa yang sudah ia perbuat.”mereka semua pun pergi meninggalkan Kyuhyun sendiri,banyak orang yang sejak tadi melihat pertengkaran diantara anggota band yang sangat mahsyur diseantero kampus,tapi setelah semua anggota band pergi,orang-orang yang melihat pertengkara itu segera membubarkan diri sambil saling berbisik. Kyuhyun jatuh tersungkur sambil memukul tanah berkali-kali,berharap hal ini hanyalah sebuah ilusi sementara.

 

Flashback End…

        Taeyeon kembali ke kelasnya dengan lemas,Yoona yang merasa kasihan kepada sahabatnya itu segera menghampirinya dengan penuh kekhawatiran.

        “Taeyeon,gwaenchana?”Taeyeon menghela nafasnya dan menggeleng.

        “Tidak,memang apa yang terjadi dengannya hingga wajahnya memar seperti itu?”tanya Taeyeon menuju bangkunya,Yoona mengikutinya dari belakang.

        “Mollayo,yang aku tahu ia sudah jatuh tersungkur dibawah pohon sambil memegang wajahnya.”Taeyeon duduk dibangkunya dengan sendu,ia mengharapkan Kyuhyun untuk bercerita padanya tapi itu tidak akan terjadi karena Kyuhyun seperti tidak mengharapkan dia berada didekatnya.

        Chanyeol pergi kerumah sakit untuk mengunjungi Kai yang sudah dipindahkan di ruang rawat setelah sadar dari pingsannya sambil membawa makanan. Ketika Chanyeol sampai disana,ia melihat Bomi sedang asyik duduk sambil mengobrol dengan orang tua Kai di dalam kamar rawat Kai,Chanyeol berpikir jika orang tua Kai sudah tahu hubungan putranya dengan Bomi dan sudah memberikan lampu hijau untuk mereka berdua,Bomi terlihat malu ketika appa Kai mengatakan sesuatu padanya,sementara Kai yang terbaring dikasur dengan muka pucatnya tertawa dengan riang. Chanyeol segera mengetuk pintu yang tidak tertutup itu,eomma Chanyeol segera bangkit dari duduknya ketika mengetahui yang datang adalah Chanyeol yang sudah ia anggap seperti keluarga sendiri segera memeluk Chanyeol dengan haru,

        “Bibi sangat merindukanmu Chanyeol.”

        “Nado Bogoshiepo ahjjuma,ini makanan untuk kalian.”Chanyeol menyerahkan makanan yang sedari ia bawa ke eomma Chanyeol.

        “Bomi kau terlihat capek. Apa kau belum pulang sejak kemarin?”tanya Chanyeol,Bomi menggeleng.

        “Sebaiknya kau pulang dulu,orang tuamu pasti mengkhawatirkanmu.”

        “Tapi aku tidak tega meninggakan Kai,Chanyeol.”

        “Tenang saja disini ada kami,kami sedang mengambil cuti kerja hanya untuk menjaga Kai.”appa Kai mencoba membujuk Bomi yang belum pulang sama sekali.

        “Tapi ahjjusi…”

        “Sudahlah tidak apa-apa,sekarang pulanglah,kau bisa mengunjungi dia setiap saat kan?”potong eomma Kai. Bomi mengangguk lemah dengan sedih. Kai yang sedari tadi diam mulai angkat bicara.

        “Sudahlah,turuti mereka semua. Aku akan baik-baik saja.”Bomi tidak tenang dengan ucapan Kai,kekhawatirannya semakin membuncah.

        Tapi ia akhirnya menuruti perkataan Kai, “Ne,tapi kamu harus berjanji padaku untuk tetap baik-baik saja.”Kai mengangguk sambil tersenyum,Bomi pun beranjak pergi sambil membungkuk ke kedua orang tua Kai lalu keluar dari ruangan dengan menutup pintu. Tatapan Chanyeol yang dari tadi melihat kepergian Bomi beralih ke Kai yang masih lemas.

        “Bagaimana keadaanmu sekarang ?”tanya Chanyeol sambil mendekati Kai.

        “Aku merasa lebih baik,walau sedikit masih pusing.”

        “Kuharap kau segera sembuh,aku rindu dengan humormu.”Kai tertawa mendengar ucapan Chanyeol.

        Taeyeon merenung di kamarnya terus sambil melihat foto dirinya dan Kyuhyun didompetnya.

        “Apa mungkin hubungan kita akan berakhir ?”lirih Taeyeon perih,ia bingung harus bagaimana fikirannya tidak bisa ia ajak berfikir lagi. Hatinya terasa sesak,akhirnya ia memutuskan menelepon Yoona,tapi tidak ia angkat. Saat ini ia sedang butuh teman curhat yang bisa membantunya memecahkan masalahnya yang sangat rumit. Taeyeon terus menelepon Yoona hingga 5 kali,tapi tetap tidak diangkat,akhirnya Taeyeon segera mengganti pakainnya bermaksud untuk jalan-jalan untuk menghilangkan kesedihannya. Taeyeon memilih untuk naik bus,karena ia merasa rindu menaiki transportasi yang sudah lama ia gunakan untuk bepergian itu. Taeyeon menuruni tangga menuju lantai 1,disana sudah ada Hayeon yang bermain dengan temannya. Taeyeon menyempatkan diri menghampiri mereka berdua.

        “Anyeong,Hayeon siapa namja kecil yang tampan ini ?”tanya Taeyeon sambil mencubit pipi gembul teman Hayeon.

        “Dia bernama Kyungsan,dia adalah pangeranku.”ucapan Hayeon membuat Taeyeon tertawa,wajar saja jika anak kecil berusia 5 tahun berbicara seperti itu meski mereka tidak tahu maksud dari perkataan mereka. Kyungsan tersenyum lebar.

        “Haha pangeran Hayeon ? Apa kau juga pernah berpikir untuk menjadikan ia prajurit ?”canda Taeyeon,Hayeon nampak berpikir sejenak.

        “Pernah,sebelum ia menjadi pangeran dihatiku,karena ia selalu melindungiku maka aku jadikan dia pangeranku.”Taeyeon tertawa lagi,yang membuat Hayeon cemberut. Nyonya Kim keluar dari kamarnya,ia terlihat baru selesai mandi karena ia nampak begitu segar.

        “Ada Kyungsan ya rupanya.”Nyonya Kim menghampiri Kyungsan dan membelai rambutnya,Nyonya Kim beralih menatap Taeyeon yang terlihat rapi dan cantik, “Mau kemana kau ?”

        “Mau berjalan-jalan sebentar eomma.”

        “Tapi jangan terlalu malam ya,mungkin udara di sore ini akan membuatmu sedikit lebih tenang.”Taeyeon mengangguk.

        “Iya eomma,kalau begitu aku akan pergi sekarang. Sampai jumpa Hayeon dan…. Kyungsan wangjanim.”Taeyeon melambaikan tangaan sambil beranjak keluar rumah.

        Di dalam bus,Taeyeon memandang keluar jendela dengan hati risau,ia mengeluarkan mp3 dan headseatnya lalu mendengarkan musik yang mungkin bisa membuat pikirannya saat ini menjadi lebih baik,ia tidak merasa jika sejak tadi dari belakang bangkunya ada yang menatapnya. Taeyeon kini tidak tahu harus behenti dimana,karena yang hanya ia inginkan adalah ketenangan. Bus terus berjalan dan berhenti di halte pemberhentian,tapi Taeyeon tetap tidak turun dari bus hingga halte terakhir. Ketika Taeyeon menyadari itu halte terakhir,ia memilih turun dan berjalan menunju pusat pertokoan disekitar situ dengan tetap mendengarkan musik. Taeyeon melihat sesuatu yang menarik minatnya di sebuah toko alat musik. Ketika ia membaca spanduk yang berada didepan toko,ternyata toko itu baru buka dan mengadakan event menyanyi,siapa yang mau bernyanyi dengan salah satu alat musik yang ada disitu,maka orang itu akan mendapatkan hadiah yang sudah terbungkus rapi disisi panggung event itu. Taeyeon sebenarnya sangat tertarik dan ingin menunjukkan bakatnya,tapi karena ia merasa tidak sedang baik,akhirnya ia memilih pergi dari tempat itu. Tapi tangannya dipegang oleh seseorang,ketika ia menoleh Chanyeol terlihat tersenyum padanya.

        “Noona,kau terlihat sangat berminat,kenapa tidak kau coba dulu.”

        “A..ku tidak berminat.”Taeyeon bermaksud pergi,tapi tangannya ditarik oleh Chanyeol menuju panggung kecil itu. Taeyeon ingin turun dari panggung,tapi tidak jadi ia lakukan karena tatapan orang-orang sudah tertuju padanya dan Chanyeol.

        “Hai kalian mau mencoba? Khusus pasangan kekasih seperti kalian,aku akan menghadiahkan hadiah spesial untuk kalian,sebelum kalian memulai penampilan kalian perkenalkan saya Park Jinyoung,pemilik toko alat musik ini. Mau mencoba alat musik apa ?” Chanyeol menoleh kebeberapa alat musik yang berada dibelakangnya,ia menatap Taeyeon untuk melihat kepastian dari yeoja itu,tapi Taeyeon terus menunduk. Akhirnya Chanyeol memilih piano,pemilik toko segera menyodorkan microphone ke Taeyeon,dengan ragu Taeyeon segera mengambil microphone itu.

        “Noona,tunjukkan bakatmu. Tunjukkan pada dunia dan buat semua orang berpikir noona adalah yang penyanyi terbaik.”bisik Taeyeon,wajah Taeyeon memerah medengar itu. Chanyeol pun duduk didepan piano yang sudah ia pilih dan mulai memainkannya,Taeyeon segera tahu apa lagu yang akan ia nyanyikan,karena itu termasuk lagu favoritnya yaitu lagu dari Destiny Child-Stand Up for Love . Setelah intro,Taeyeon segera membuka mulutnya dan mulai bernyanyi. Semua orang terpukau dengan suara Taeyeon ketika menyanyikan lagu itu,disepanjang lagu yang ia nyanyikan,Taeyeon menitikkan air matanya,karena ia terlalu menghayati lagu itu.

        “If we all stand together this one time,Then no one will get left behind,Stand up for love. Stand up and sing,yea! Stand up,for love…for love hoo.”Taeyeon mengakhiri lagunya dan sambutan tepuk tangan dari semua orang. Taeyeon mengusap air matanya sambil tersenyum puas.

        “Penampilan kalian betul-betul bagus dan membuat semua orang kagum,apalagi suaramu yang penuh penghayatan.”puji pemilik toko terhadap Taeyeon setelah turun dari panggung, “Dan ini hadiah spesial untuk sepasang kekasih spesial.”pemilik toko itu memberikan hadiah berukuran sedang yang terbungkus rapi didalam kotak,Taeyeon segera menerimanya dan berterima kasih.

        Sekarang mereka berdua berada disebuah taman sambil memakan kue ikan yang mereka beli di pusat pertokoan tadi.

        “Noona kenapa tadi kau menangis ?”tanya Chanyeol sambil memakan kue ikannya yang tinggal sedikit.

        “Karena menurutku penghayatan yang sempurna akan didapat ketika kita benar benar menangis.”

        “Kau hebat noona.”puji Chanyeol,Taeyeon tersenyum mendengar pujian Chanyeol.

        “Kenapa kau tiba-tiba ada disini ?”tanya Taeyeon tiba-tiba yang membuat Chanyeol sedikit tersedak lalu ia meminum air mineral yang berada disamping bangku yang mereka tempati.

        “I…itu karena,aku kebetulan aku juga ingin berjalan-jalan.”Taeyeon menatap Chanyeol untuk memastikan apa yang Chanyeol katakan itu benar,Chanyeol salah tingkah melihat tatapan Taeyeon.

        “Ne,aku mengaku. Aku ingin pergi ke toko buku disamping sekolah,dan ketika bus berhenti dihalte dekat rumah noona,aku melihat noona memasuki bus. Noona terlihat sedih dan seperti banyak fikiran hingga tidak melihatku yang duduk dibelakangmu. Ketika bus berhenti dihalte dekat sekolahku aku memutuskan untuk tidak turun karena merasa khawatir dengan noona,lalu aku memutuskan tetap berada di bus untuk mengikuti noona hingga halte terakhir.”Taeyeon terpukau melihat penjelasan Chanyeol,ia merasa perhatian Chanyeol padanya melebihi Kyuhyun yang sekarang ini berubah drastis dan merubah fikirannya kacau. Chanyeol melambaikan tangannya disepan wajah Taeyeon,Taeyeon langsung mengerjapkan matanya.

        “Noona,apa kau marah dengan apa yang kulakukan ?”tanya Chanyeol dengan penyesalan.

        “Ne,aku sangat marah padamu. Marah karena kau lebih perhatian daripada hyungmu yang membuat hubungan tidak jelas ini !”Chanyeol membelalakkan matanya melihat pernyataan Taeyeon,Taeyeon terlihat mulai akan menangis. Chanyeol segera membawa Taeyeon kepelukannya.

        “Noona,apa yang sedang ada difikiranmu ?”

        “Aku tidak mampu lagi mempertahankan hubunganku dengan Kyuhyun oppa,aku merasa buruk saat ini. Aku merasa bodoh.”isak Taeyeon.

        “Noona merasa bodoh karena noona mudah putus asa,jangan berbicara kata yang sebenarnya tidak ingin kau ucapkan.”Taeyeon memandang Chanyeol yang begitu perhatian padanya. Taeyeon mengingat sesuatu dia pun menyingkir dari pelukan Chanyeol sambil mengambil sesuatu dari tas kecilnya,lalu ia mengeluarkan kotak hadiah yang mereka peroleh tadi dan membuka bungkusnya. Chanyeol menahan tawanya melihat Taeyeon membuka kotak hadiah seperti seorang anak kecil yang tidak sabar mengetahui kado natalnya. Ternyata isi dari kotak itu adalah kalung couple berbandul microphone dan speaker.

        “Apa maksud dari bandul kalung ini ?”tanya Taeyeon pada dirinya sendiri yang terdengar Chanyeol.

        “Noona coba kau pikir microphone adalah alat penyalur suara,tapi tanpa speaker apa bisa suara tersalurkan dengan baik dan sebaliknya. Mereka saling membutuhkan satu sama lain layaknya sepasang kekasih.”jelas Chanyeol dengan pikiran dewasanya. Lalu Taeyeon segera memberikan kalung yang bebandul speaker ke Chanyeol dan microphone untuknya.

        “Noo..noona yakin ini untukku ini kan untuk sepasang kekasih.”

        “Sepasang kekasih ? Tidak juga,menurutku ini cocok untuk kita berdua meskipun kita bukan sepasang kekasih,tapi kita selalu saling membantu satu sama lain. Jika aku membutuhkanmu,kau selalu ada untukku. Entah,sekarang aku bingung harus membalas semua bantuanmu selama ini padaku dengan apa.”Chanyeol tersenyum mendengar pernyataan Taeyeon.

        Didalam kamarnya,Chanyeol memandangi kalung yang diberikan Taeyeon dengan hati bahagia. Lalu ia memakainya,tidak pernah ia bayangkan jika saat ini ia sedang memakai kalung couple dengan Taeyeon,meski mereka bukan sepasang kekasih. Ponsel Chanyeol berbunyi,ternyata dari Bomi,lalu ia mengangkatnya karena ia khawatir itu berhubungan dengan Kai.

        “Yeobeosseyo ?”terdengar isak tangis dari Bomi yang membuat fikiran Chanyeol menjadi kacau.

        “A..ada apa ?”

        Bomi masih terisak dan ia terlihat histeris, “K..kai.. dia meninggal.”

        Deg…Chanyeol tidak bisa berkata-kata lagi,ia merasa menitikkan air matanya mendengar kabar yang sangat tidak ingin ia dengar saat ini mengenai sahabatnya itu,tapi apa yang diputuskan oleh Tuhan mungkin itu adalah pilihan yang terbaik. Selama ini Chanyeol tidak kuat melihat Kai yang tampak pucat tapi ia tetap mencoba tersenyum. Chanyeol segera tersadar dari fikirannya dan segera pergi menuju rumah sakit tanpa mematikan sambungan teleponnya dengan Bomi.

        Sementara Bomi,ia merasa tidak kuat melihat Kai yang sudah ditutupi seluruh tubuhnya dengan kain putih dan orang tua Kai dari kejauhan yang terus menangis disisi putra semata wayang mereka yang sudah tidak bernyawa. Bomi menghindar dari mereka agar ia bisa leluasa menangis meski ia tahu tangisannya tak akan membuat Kai kembali.

 

Flashback…

        Kai saat ini diizinkan oleh dokter berjalan-jalan sebentar untuk menghilangkan sedikit ketegangannya sebelum ia menjalani kemoterapi yang entah sudah beberapa kali ia jalani. Bomi mendampingi Kai dengan mendorong kursi roda Kai menuju taman rumah sakit. Kai tersenyum terus disepanjang koridor rumah sakit menuju taman,membuat Bomi terheran-heran karena Kai tidak seperti biasanya seperti itu. Sesampai ditaman,Bomi duduk dibangku taman sementara Kai tetap berada dikursi rodanya.

        “Akhirnya aku bisa menghirup udara bebas.”ucap Kai sambil menatap pepohonan yang ada disekitar taman dengan tatapan sayu. Bomi membelai pipi Kai sambil tersenyum.

        “Iya,dan kau akan segera sembuh lalu kau nantinya akan lebih leluasa menghirup udara bebas seperti ini.”Kai menggeleng lemah membuat Bomi sedikit kecewa dan melepaskan belaiannya dari pipi Kai.

        “Tidak mungkin hal itu akan terjadi.”

        “Maksudmu ?”Bomi bertanya dengan nada tidak percaya terhadap apa yang dikatan oleh Kai,ia merasa Kai tidak punya semangat hidup lagi.

        “Aku tidak kuat menahan rasa sakit seperti ini,lebih baik aku cepat-cepat meninggalkan dunia ini daripada aku terus kesakitan dan membuat orang-orang merasa kasihan padaku,aku tidak ingin menyusahkan kalian semua.”pernyataan Kai membuat Bomi sedih.

        “Aku berjanji akan mencarikan donor untukmu,kau harus bertahan selama aku mengusahakannya. Kumohon ?”harap Bomi sambil menggenggam tangan Kai yang dingin.

        “Jangan banyak berharap,aku sudah cukup menahan rasa sakit ini selama 4 tahun. Dan menurutku itu perjuangan yang sangat berat,apalagi ketika aku bertemu denganmu,saat aku menyerah aku akan bangkit kembali ketika melihat senyummu.”

        “Tapi kumohon kau berjanji padaku untuk tetap hidup. Janji ?”Bomi mengacungkan jari kelingkingnya,Kai menatapnya dengan bingung lalu ia memutuskan mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Bomi sambil tersenyum tipis.

        “Baiklah sudah cukup jalan-jalan hari ini,kau harus segera menjalani kemoterapi mu.”Bomi menatap jam dipergelangan tangannya sambil bangkit dari duduknya. Ketika ia bangkit,Kai mencondongkan tubuhnya ke Bomi dan akhirnya ia bisa mengecup kening Bomi yang membuat wajah Bomi memerah.

        “Kau,awas saja setelah kemoterapi. Aku tidak akan pernah menungguimu lagi !”ancam Bomi berpura-pura marah,padahal saat ini ia sangat senang.

        “Harapanmu itu akan segera tercapai Yoon Bomi.”batin Kai,Bomi mendorong kursi roda Kai menuju ruang kemoterapi.

        “Chagi,aku beruntung mempunyai gadis baik sepertimu.”ujar Kai,Bomi tersenyum mendengar itu sambil tetap mendorong kursi roda.

        “Aku juga beruntung mempunyai namja pengertian sepertimu.”batin Bomi.

        “Chagi,aku ingin tidur,aku merasa mengantuk.”

        “Baiklah Kai,kau boleh tidur. Aku akan membangunkanmu setelah sampai di ruang kemoterapi.”Kai mengangguk lemah dan mulai tertidur. Bomi terus mendorong kursi roda Kai hingga ruang kemoterapi,disana sudah ada eomma,appa Kai dan dokter beserta perawat rumah sakit. Eomma Kai kaget melihat Kai yang tertidur lelap di kursi roda.

        “Ya ampun,dia tetap sama saja seperti ketika ia sehat,selalu tidur dimanapun ia berada.”keluh Eomma Kai sambil menggerakkan bahu Kai berharap Kai segera bangun,tapi dia tetap tidak bangun tanpa bergerak sedikit pun. Hal itu membuat semua yang berada disitu panik,Eomma Kai terus menggoncang tubuh Kai dengan air mata yang menetes,tapi Kai tetap tidak bangun. Dokter segera mengecek Kai,setelah mengecek terlihat raut wajah sedih dokter itu sambil menggeleng pelan. Bomi seperti tahu apa yang akan dokter katakan.

        “B..bagaimana keadaan putra saya ?”tanya Appa Kai sambil memeluk Eomma Kai yang menangis.

        “Maaf,kami sudah berusaha yang terbaik untuk putra anda,tapi takdir yang kami harapkan berkata lain,ia sudah tiada.”tangis seketika pecah,Eomma Kai pingsan dipelukan Appa Kai yang masih belum percaya putra kesayangannya itu sudah meninggal. Bomi segera memeluk tubuh Kai sambil menangis histeris.

 

Flashback End…..

        Acara pemakaman Kai sedang berlangsung,Chanyeol yang massih syok terus memandangi foto Kai yang sedang tersenyum di altar dengan mata berkaca-kaca. Ia merasa hal ini tidak nyata,ia masih merasakan Kai berada disisinya saat ini,ia merasa tidak kuat berlama-lama berada disitu,lalu ia memutuskan keluar rumah Kai,dan ia seperti melihat seseorang duduk disisi rumah Chanyeol sambil menelungkupkan tangan dilututnya,ia terlihat sangat terpukul. Ketika Chanyeol mendekati orang itu,ternyata orang itu Bomi yang sedang menangis,Chanyeol tidak tega melihat Bomi yang bersedih,ia segera memeluk Bomi.

        Bomi kaget melihat Chanyeol memeluknya, “Chanyeol-ssi ?”isak Bomi.

        “Kau jangan bersedih,aku tidak ingin melihatmu membuang air matamu yang akan semakin membuat Kai nanti semakin sedih. Kau tidak senang melihat Kai tenang disana ?”Bomi menggeleng lemah sambil mengusap air matanya,Chanyeol melepas pelukannya sambil tersenyum.

        “Mungkin aku dan eommaku akan pindah ke rumah nenekku di Jeju,karena disana kami akan tenang tanpa gangguan appa.”

        “Apa kau yakin ?”

        “Ehm aku sangat yakin dengan keputusanku ini,aku sudah memikirkannya matang-matang sebelum Kai meninggal.”

        “Baiklah,jaga dirimu disana dengan baik-baik. Fikirkan masa depanmu,jangan menoleh kebelakang,menolehlah ke depan terus agar kau tidak bertubrukan dengan banyak masalah.”Bomi tersenyum sambil mengangguk membuat Chanyeol lega.

        Taeyeon dan Yoona sedang bersenang-senang ditaman hiburan,Yoona sengaja mengajak Taeyeon ke taman hiburan untuk menenangkan fikirannya. Mereka menaiki beberapa wahana permainan seperti komedi putar dan roller coster yang berhasil membuat mereka berdua berteriak keras. Taeyeon mengeluh sakit kepala ketika turun dari roller coster,Yoona merasa khawatir dengan kondisi Taeyeon,ia memutuskan untuk mengajak Taeyeon beristirahat. Setelah duduk di sebuah bangku,Yoona menyuruh Taeyeon untuk menunggu disitu sendiri,sementara Yoona membelikan minuman. Ketika Yoona membeli minuman,ia tampak melihat seorang laki-laki yang tampak sangat ia kenal dengan seorang gadis dan mereka tampak sangat mesra,Yoona mencoba memastikan siapa orang itu,ketika dia mendekat ternyata dia Kyuhyun,tapi ia tidak mengenal gadis yang berada disampingnya. Yoona tidak dapat menahan rasa terkejutnya,ia tidak menyangka jika Kyuhyun mengkhianati Taeyeon yang selama ini setia padanya. Yoona langsung berlari dengan menjatuhkan minuman yang baru ia beli,ia berlari menghampiri Taeyeon yang sedang memegang kepalanya.

        “Taeyeon-ssi,ayo kita pergi dari sini secepatnya !”ajak Yoona,tanpa menanyakan apapun lagi dengan Yoona,Taeyeon berdiri sambil mengerjapkan matanya karena ia merasa tidak kuat menahan beban tubuhnya lagi. Yoona membimbing Taeyeon menuju mobil Taeyeon yang terparkir dihalaman taman hiburan,kali ini Yoona yang meneyetir karena ia khawatir dengan keadaan Taeyeon dan juga khawatir jika ia mengetahui Kyuhyun berselingkuh. Jika saat itu Yoona tidak pergi dengan Taeyeon,ia akan langsung menghampiri Kyuhyun dan memakinya habis-habisan. Saat menyetir mobil,fikiran Yoona tetap tertuju pada Kyuhyun,sesekali ia memukul setir karena ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini,ia tidak ingin memberitahu Taeyeon langsung jika Taeyeon tidak mengetahuinya secara langsung,ia hanya berharap Taeyeon langsung melihat perbuatan Kyuhyun langsung dengan matanya sendiri. Jika ia yang menjelaskan,Taeyeon bukannya langsung percaya,ia malah akan menuduh Yoona berusaha merusak hubungannya. Yoona memandang Taeyeon yang tengah tertidur,ia merasa kasihan pada sahabatnya itu. Mungkin saat ini Kyuhyun sedang bersenang-senang,sementara Taeyeon tersiksa batinya memikirkan Kyuhyun yang tidak jelas kabarnya.

        “Yoona.”panggil Taeyeon lemah,Yoona menengok ke Taeyeon yang berada disamping kanannya sambil tetap berkonsentrasi menyetir.

        “Apa Taeyeon ? Kau membutuhkan sesuatu ?”

        “Aku hanya ingin bertanya saja,kenapa kau tiba-tiba panik dan mengajakku pergi,apa yang terjadi padamu ?”rentetan pertanyaan Taeyeon membuat Yoona bingung harus berkata apa.

        “Eh…” Yoona mencoba berpikir kata apa yang akan ia keluarkan, “Ka..karena aku…. bertemu dengan dosen Lee,aku takut ia menagih pekerjaan rumah yang ia tugaskan padaku.” Taeyeon menatap Yoona yang tetap fokus dengan jalan didepannya tanpa berani menatapnya.

        “Aku merasa kamu sudah mengerjakan tugas darinya kemarin.”

        “Eh.. Ayo kita pergi ke sauna,agar pusingmu sedikit berkurang.”ajak Yoona mengalihkan pembicaraannya,Taeyeon menatap Yoona dengan bingung. Tapi akhirnya Taeyeon mengangguk sambil tersenyum.

        “Baiklah,aku sedang ingin dipijat.”Yoona menghela nafas lega,karena Taeyeon tidak terus menanyainya dengan pertanyaan yang bisa memojokkannya.

        Yoona membelokkan mobil ke arah sauna langganannya dengan Taeyeon. Dan mereka segera memasuki sauna,disana mereka disambut dengan baik,karena semua karyawan disana sudah mengenal Taeyeon dan Yoona dengan sangat baik.

        “Yoona-ssi dan Taeyeon-ssi,lama sekali kalian tidak mengunjungi tempat sauna kami.”sambut salah satu karyawan disitu.

        “Iya,kami sangat sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Dan aku sedang mempersiapkan drama musikalku.”jelas Yoona.

        “Kami nanti akan menonton drama musikalmu dan membawa spanduk besar bertuliskan YOONA PELANGGAN SETIA SAUNA KAMI…FIGHTING !”Yoona tertawa mendengar celotehan karyawan sauna itu,Taeyeon hanya tersenyum tipis.

        “Kau tidak bermaksud mempromosikan sauna kalian di drama musikalku kan ?”

        “Tidak,kami hanya ingin menyemangatimu saja. Oh,iya ada apa denganmu Taeyeon-ssi,kau terlihat tidak sedang enak badan.”

        “Ne,aku sedikit pusing. Bisakah kalian memijatku sekarang dan tidak membuatku menunggu.”semua karyawan saling berpandangan,dan mereka mengangguk bersamaan.

        Setelah Taeyeon dipijat,ia merasa badannya lebih enak daripada sebelumnya. Yoona yang juga ikut dipijat merasa badannya semakin rileks.

        “Enak sekali,apa kau berminat untuk spa ?”tawar Yoona,Taeyeon menggeleng.

        “Apa kau ingin menyiksaku,yang aku inginkan sekarang adalah pulang dan tidur.”

        “Baiklah ayo kita pulang sekarang.”setelah membayar biaya pijat mereka,mereka segera pulang.

        Setelah pemakaman Kai,hidup Chanyeol terasa hampa. Karena dihari-hari seperti ini,ia dan Kai berskate board dijalanan. Tapi hal itu tidak akan terjadi lagi untuk selamanya. Chanyeol mendengar pintu kamar Kyuhyun yang berada disamping kamarnya terbukai,ia fikir Kyuhyun sudah pulang. Chanyeol merasa akhir-akhir ini Kyuhyun terlihat sangat aneh dan ia jarang terlihat dirumah,ia merasa merindukan hyungnya dan keluar dari kamar untuk menemui Kyuhyun dikamarnya.

        “Hyung,apa kau sudah pulang !?”seru Chanyeol sambil mengetuk pintu kamar Kyuhyun,beberapa lama kemudian,Kyuhyun membuka pintunya.

        “Ne,ada apa denganmu? Tidak seperti biasanya kau mencariku.”

        “Aku merindukanmu hyung.”Chanyeol memeluk Kyuhyun,Kyuhyun menggeleng sambil tertawa melihat adiknya yang tidak seperti biasanya.

        Esok hari dikampus saat jam istirahat,Taeyeon terus berkutat dengan buku musiknya. Yoona yang duduk didepannya merasa tidak dianggap keberadaanya,karena orang yang ingin ia ajak berbicara terus sibuk dengan dunianya sendiri. Dengan kesal Yoona mengambil buku Taeyeon.

        “Ayo ke kantin,aku sangat lapar. Pelajaran sudah selesai,jangan terus menyibukkan diri dengan buku musikmu itu.”Yoona menarik tangan Taeyeon menuju kantin,Taeyeon mencoba melepaskan cengkeraman tangan Yoona,tapi memang Taeyeon harus mengakui kekuatan Yoona yang lebih kuat darinya,ia hanya bisa pasrah mengikuti Yoona.

        “Ahjjuma,kami pesan ramyeon 2 dan ocha 2.”pesan Yoona sesampai dikantin,setelah menunggu sedikit lama pesanan yang sudah dipesan Yoona sudah jadi,lalu mereka memilih tempat duduk.

        “Taeyeon ayo kita duduk dipojok sana!”seru Yoona sambil menarik kembali Taeyeon yang membawa nampan dan duduk dibangku yang mereka pilih.

        “Ayo makan !!”Yoona segera melahap ramyeonnya dengan cepat,melihat Yoona yang kalap dengan makanannya sudah membuat Taeyeon kenyang.

        “Wae..kau hanya memandangiku saja?”tanya Yoona dengan mulut yang penuh dengan ramyeon.

        “Tidak,hanya saja aku sudah kenyang melihatmu makan seperti itu.”

        “Sudah kenyang? Kalau begitu aku makan saja ya ramyeon milikmu.”tawar Yoona,tanpa pikir panjang lagi Taeyeo langsung menyodorkan ramyeon miliknya pada Yoona,meski Yoona adalah shikshin tapi badannya tetap kurus,itulah keistimewaan seorang Im Yoona.

        Setelah Yoona menghabiskan makanannya,Taeyeon menawarkan diri untuk membayar semua meski ia tidak makan sedikit pun.

        “Tidak bisa seperti itu,seharusnya aku yang membayar semua.”

        “Tidak apa Yoona,anggap ini ungkapan terima kasihku padamu.”

        “Terima kasih apa?”bingung Yoona.

        “Karena kau selalu menjadi penghibur didalam hidupku. Sudahlah aku harus segera membayarnya sebelum bel masuk berbunyi.”Taeyeon langsung pergi ketempat pembayaran,sementara Yoona,ia terus memegang perutnya yang terasa sesak oleh makanan. Ketika ia melayangkan pandangan keseluruh kantin,ia tampak melihat seorang gadis yang tidak asing baginya,tapi ia bingung kapan dan dimana ia pernah bertemu dengan gadis itu. Setelah ia berpikir lama ia baru menyadari jika gadis itu adalah gadis yang pernah ia temui ditaman sedang berdua dengan Kyuhyun. Yoona segera berlari menghampiri Taeyeon meski saat ini ia sedikit susah berjalan karena terlalu kenyang.

        “Wae kau mengikutiku,apa ada yang terjadi padamu ?”tanya Taeyeon sambil mengambil kembalian dari ahjjuma pemilik kantin.

        “Tidak,hanya saja aku…aku ingin muntah.”Taeyeon segera membawa Yoona ke toilet dan membantu Yoona memuntahkan makanannya,Yoona saat ini benar-benar ingin muntah karena dengan perutnya yang penuh makanan ia gunakan berlari tanpa istirahat terlebih dahulu membuat perutnya mual.

        “Hueekk…hueeekkk.”Taeyeon memijat belakang leher Yoona dengan pelan. Setelah muntah,Taeyeon segera memberi Yoona minuman yang baru ia beli tadi.

        “Itu akibat kau makan terlalu banyak.”

        “Jadi gadis itu bersekolah disini,pantas Kyuhyun mengenalnya. Tapi mungkin dia berbeda jurusan karena aku sama sekali belum mengenalnya.”batin Yoona sambil mengusap bibirnya. Taeyeon merasa ada yang aneh dengan sahabatnya itu,seperti ada suatu hal yang disembunyikan darinya.

        “Taeyeon,ayo kembali ke kelas sekarang.”ajak Yoona.

        “Geuraeyo..”

        Sementara Chanyeol,ia merasa ada yang berbeda dengan kelasnya saat ini,sangat berbeda. Karena ia kehilangan 2 sahabatnya sekaligus,ia rindu dengan teriakan Kai dan tingkah manis Bomi. Chanyeol memandang bangku Kai yang berada didepannya dan mencoba duduk dibangku itu,ia merasa sedih dengan kepergian Kai yang sangat tidak ia harapkan. Baekhyun,salah satu teman Chanyeol satu kelas mendekati Chanyeol dan duduk disamping bangku yang Chanyeol tempati saat ini.

        “Aku tahu apa yang kau rasakan saat ini. Aku juga tahu kau dan Kai sangat begitu dekat seperti kakak dan adik,disetiap ulangan kau dan Kai sering dikeluarkan dari kelas karena sering bercanda dan saling mencontek. Sebenarnya aku juga merindukan Kai,meski aku tidak sedekat kau dan Kai,tapi jujur aku sangat mengagumi persahabatan kalian.”jelas Baekhyun,Chanyeol menatap Baekhyun yang sedang memandang keluar jendela kelas, “Jangan terlalu bersedih,disini masih ada aku. Ya anggap saja aku pengganti Kai,meski aku tidak bisa sepenuhnya sama sepertinya.”Chanyeol merasa terharu dengan ucapan Baekhyun,ia langsung memeluk Baekhyun dengan bahagia.

        “Gomawo,aku sangat menghargai kebaikanmu itu.”

        Taeyeon tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang,ia ingin sekali mengunjungi Kyuhyun,tapi ia tidak yakin kedatangannya akan disambut baik oleh Kyuhyun. Tapi Taeyeon ingin sekali memperbaiki hubungannya dengan Kyuhyun dengan cara apapun,lalu ia berpikir keras dan akhirnya ia memilih kedapur dan membuatkan sesuatu untuk Kyuhyun. Taeyeon mengecek kedalam kulkas,setelah ia melihat isi kulkas,ia langsung tersenyum penuh arti dan mengambil semua bahan-bahan itu.

        Sepulang sekolah,Chanyeol merasa capek dan ingin cepat sampai kekamarnya lalu tidur,sesekali ia memijat leher belakangnya. Ketika ia sampai diruang tamu,ia melihat tas wanita.

        “Siapa yeoja yang datang kerumah,apa Taeyeon noona ?”Chanyeol terus berpikir,ia memutuskan menuju kamarnya dilantai tas,ketika melewati kamar Kyuhyun,ia mendengar suara Kyuhyun sedang tertawa dengan seorang wanita didalam kamarnya.

        “Nuguya ? Siapa yang sedang tertawa dengan hyung. Ah mungkin dia dan Taeyeon noona sudah berbaikan,mereka selalu begitu.”tanpa pikir panjang lagi,Chanyeol segera memasuki kamarnya.

        Taeyeon terlihat puas merasakan masakan yang baru ia buat,ia tersenyum sendiri membayangkan Kyuhyun yang akan terus memuji masakannya. Tiba-tiba Hayeon datang membawa gulungan kertas yang ditali dengan pita ungu,ia terlihat senang sekali.

        “Hayeon,kenapa kau begitu bahagia ?”tanya Taeyeon kepada adiknya yang akan menginjak usia 5 tahun itu.

        “Hmmm,ini untuk Chanyeol oppa,aku sengaja membuatkan gambar yang sangat spesial untuknya.”jelas Hayeon sambil tersenyum lebar.

        “Begitu sukanya kau dengan Chanyeol oppa,sehingga kau rela membuatkannya gambar yang spesial.”

        “Aku sangat suka dengan Chanyeol oppa yang begitu tampan dan baik. Berikan ini ya onnie. Aku berharap dia akan suka dengan karyaku.”Hayeon menyodorkan gulungan kertasnya pada Taeyeon.

        “Tentu,dia pasti akan menyukainya.”Taeyeon membelai lembut rambut Hayeon dengan kasih sayang. Setelah Hayeon pergi,Taeyeon segera memindahkan masakannya kedalam kotak makanan lalu ia pergi kekamarnya untuk berganti pakaian.

        Chanyeol berbaring dikasurnya karena ia merasa sangat capek,tapi ia juga merasa bosan,sehingga kantuk yang sempat hinggap pada dirinya menghilang begitu saja. Chanyeol memutuskan untuk bangun dari kasurnya dan jalan-jalan didepan rumahnya sambil memandangi tanaman yang ia tanam bersama Taeyeon,ketika ia keluar dari kamarnya dan berjalan melewati kamar Kyuhyun,ia masih mendengar suara wanita,ia menyimpulkan bahwa wanita yang ia pikir Taeyeon belum pulang. Chanyeol berdecak kesal sambil menuruni tangga,ketika Chanyeol membuka pintu rumahnya,ia kaget seperti melihat hantu ketika Taeyeon tiba-tiba sudah berdiri didepan pintu dan tersenyum padanya.

        “Anyeong Chanyeol ! Boleh aku masuk?”

        “I…iya noona silahkan.”Chanyeol mempersilahkan Taeyeon masuk,Taeyeon mengangguk dan melenggang masuk rumah. Chanyeol menutup pintu kembali sambil berpikir,jika Taeyeon baru datang,lalu siapa wanita yang saat ini berada dikamar Kyuhyun.

        “Kemana Kyuhyun oppa?”tanya Taeyeon sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan.

        “Eh..eh dia.”Chanyeol melihat tas wanita yang tergeletak disampingnya,ia segera menutup tas itu dengan bantal sofa sebelum Taeyeon melihatnya.

        “Dia kemana?”Taeyeon membalikkan badannya menatap Chanyeol yang terlihat panik. Taeyeon menatap Chanyeol dengan bingung,lalu ia memutuskan mengambil gulungan kertas yang tadi diberikan oleh Hayeon dari dalam tasnya untuk diberikan pada Chanyeol.

        “Ini dari Hayeon,tampaknya ia sangat menyukaimu.”Taeyeon menyodorkan gulungan kertas itu,dan Chanyeol menerima sambil tersenyum.

        “Sampaikan rasa terima kasihku padanya.”Taeyeon mengangguk,lalu Taeyeon memutuskan mencari Kyuhyun ke kamarnya,Chanyeol mencoba mencoba menghadangnya,tapi kakinya terasa berat untuk digunakan menyusul Taeyeon. Setelah beberapa lama,akhirnya Chanyeol memberanikan diri menyusul Taeyeon yang sudah sampai diatas,tapi terlambat,Taeyeon melihat Kyuhyun dan seorang wanita keluar dari dalam Kyuhyun sedang berpelukkan mesra,tepat ketika Taeyeon berada didepan pintu Kyuhyun,Taeyeon menjatuhkan wadah makanan yang ia bawa dan tasnya,sementara Kyuhyun terlihat kaget melihat keberadaan Taeyeon. Wanita yang berada disamping Kyuhyun terlihat ketakutan. Chanyeol segera mendekati Taeyeon.

        “Noo..na.”

        “O..ppa kau begitu tega kepadaku.”isak Taeyeon yang tidak bisa membendung air matanya lagi.

        “Chagi,aku hanya….”

        “Hanya apa oppa,apa yang akan kau jelaskan. Jadi ini alasan oppa tidak pernah memberi kabar padaku dan menjauhiku !”bentak Taeyeon,Kyuhyun mulai mendekati Taeyeon dan memegang pipi Taeyeon,tapi Taeyeon segera menepisnya dengan kasar dan mengangkat tangannya.

        Plakk..

        Sebuah tamparan keras mendarat dipipi Kyuhyun,Chanyeol memandangnya dengan tataopan tidak percaya,ia juga tidak menyangka hyung-nya akan mengkhianati Taeyeon,orang yang sangat Chanyeol sukai.

        “Aku..aku ingin mengakhiri hubungan ini dan berharap aku tidak akan pernah mendapat pengkhianatan seperti yang kau lakukan ini oppa !”

        “Chagi.”lirih Kyuhyun sambil memegang pipinya.

        “Jangan pernah panggil aku dengan sebutan itu lagi,jika kau merasa bosan dengan hubungan ini,kau tinggal bilang saja tanpa menyakitiku seperti ini.”Taeyeon segera berlari pergi,Chanyeol segera menyusulnya,sebelum menyusul Taeyeon,Chanyeol berbalik sebentar.

        “Kau begitu buruk hyung,kau kejam kau tega mengkhianati orang yang selama ini setia padamu !”bentak Chanyeol dengan perasaan marahnya,lalu Chanyeol segera berlari untuk menyusul Taeyeon.

        Chanyeol berlari mencari Taeyeon hingga hujan turun deras,Chanyeol terus berlari mencari keberadaan Taeyeon meski saat ini hujan deras,ia tidak peduli yang ia fikirkan sekarang adalah Taeyeon yang terluka dan sangat membutuhkan bantuannya.

        Chanyeol berlari hingga sampai ke sebuah taman,ia melayangkan pandangan keseluruh taman,akhirnya ia menemukan sosok Taeyeon sedang menggigil dengan air mata yang terus keluar duduk disamping perosotan,Chanyeol segera menghampiri Taeyeon dan duduk disampingnya.

        “Noona.”panggil Chanyeol dan Taeyeon menoleh dengan tatapan sendu.

        “Chanyeol..hiks.”Taeyeon menyandarkan kepalanya kepundak Chanyeol untuk meluapkan rasa sakit hatinya,sementara Chanyeol yang hanya bisa ia lakukan sekarang hanyalah memeluk erat Taeyeon.

        “Noona,jangan bersedih,coba lihat langit terus menurunkan hujannya untuk mengiringi tangisanmu. Aku tahu perasaanmu saat ini,aku juga tidak menyangka jika hyung tega melakukan ini padamu.”kata Chanyeol mencoba menenangkan Taeyeon.

        “Tapi kenapa ia seperti ini padaku? Apa aku adalah orang yang menyebalkan dan sangat buruk sehingga ia seperti itu padaku.”Chanyeol mengangkat kepala Taeyeon untuk berhadapan dengannya.

        “Noona,dengarkan aku. Disini ada aku,orang yang selama ini tanpa kau sadari selalu mengaggumimu dan menyayangimu.”ungkap Chanyeol dengan terus terang.

        “Chan..chanyeol.”

        “Noona,kau pikir aku akan diam saja ketika kau merasa sedih. Tidak,malah aku akan turut dan rela menjadi bagian dari kesedihanmu itu. Saranghaeyo noona.”Taeyeon merasa kaget dengan ungkapan Chanyeol. Chanyeol segera mendekatkan wajahnya ke wajah taeyeon,dan akhirnya bibir mereka saling bersentuhan,mereka berciuman dengan lama diiringi hujan yang terus turun.

        Chanyeol menggendong Taeyeon yang tertidur menuju rumahnya,ia merasa sedih melihat gadis yang sangat ia cintai dilukai,meski yang melukai itu adalah kakaknya sendiri. Sesampai dirumah,Kyuhyun telah menunggu diruang tamu sendirian dan wanita yang tadi bersamanya telah pulang. Dengan cemas Kyuhyun menghampiri Chanyeol dan Taeyeon yang basah kuyup,ia memandang Taeyeon yang berada digendongan Chanyeol sedang tertidur pulas.

        “Apa dia baik-baik saja ?”tanya Kyuhyun sambil mencoba memegang Taeyeon,tapi Chanyeol segera menjauhkan Taeyeon dari Kyuhyun dengan wajah kesal.

        “Menurutmu bagaimana? Apa dia baik-baik saja setelah kau khianati.”Chanyeol menggendong Taeyeon menuju kamarnya tanpa mempedulikan teguran Kyuhyun.

        “Aku minta maaf,kumohon dengarkan aku dulu !”teriak Kyuhyun,tapi Chanyeol tetap membawa Taeyeon kekamarnya. Sesampai dikamar Chanyeol,Chanyeol segera menidurkan Taeyeon yang basah kuyup ke tempat tidurnyanya. Dan Chanyeol duduk disampingnya sambil mengecup kening Taeyeon,ia memandangi wajah Taeyeon yang sedikit pucat dengan penuh perhatian. Ketika ia memandangi Taeyeon,Taeyeon terbangun dan langsung terduduk dengan wajah bingung.

        “A..aku dimana ?”tanya Taeyeon.

        “Kau berada dikamarku noona.”ujar Chanyeol sambil tersenyum,Taeyeon menjadi sedikit lega. Chanyeol segera berdiri dan mengambil sesuatu dari dalam lemarinya,setelah itu Chanyeol terlihat membawa kemejanya yang besar untuk Taeyeon.

        “Noona pakailah,mungkin jika kau memakai bajuku ini akan seperti memakai long dress.”ucap Chanyeol sambil memberikan kemejanya ke Taeyeon,Taeyeon menerimanya sambil tersenyum, “Segera pakai,sebelum kau masuk angin. Aku keluar dulu.”Chanyeol keluar dari kamar,Taeyeon memandangi kamar Chanyeol yang rapi dan segera memakai kemeja Chanyeol yang terlihat besar jika dipakai Taeyeon,setelah dipakai panjang kemeja Chanyeol menjulur hingga lutut Taeyeon,sehingga membuat Taeyeon seperti orang sawah.

        Beberapa lama kemudian,Chanyeol masuk kedalam kamarnya sambil membawa nampan berisi secangkir kopi hangat,Chanyeol langsung tertawa ketika melihat Taeyeon yang tampak sangat lucu mengenakan kemejanya,Taeyeon mengerucutkan bibirnya karena merasa kesal diejek.

        “Noona kau sangat maskulin haha.”

        “Sudah puas kau menertawakanku ?”Chanyeol segera berhenti tertawa,ketika melihat wajah Taeyeon yang terlihat sangat marah.

        “Mianhaeyo noona,ini kopi hangat untukmu. Semoga kau lebih baik setelah meminum kopi buatanku.”Chanyeol memberikan kopi yang ia buat ke Taeyeon,dan Taeyeon menerimanya dengan senang. Taeyeon mencoba meniupnya sebelum akhirnya ia meminumnya sedikit.

        “Taeyeon noona ?”

        “Hemm,ada apa?”Taeyeon menatap Chanyeol yang mulai mendekati Taeyeon yang duduk dikasur Chanyeol. Chanyeol membelai rambut Taeyeon,wajah Taeyeon mulai memerah.

        “Aku hanya ingin mengucapkan Saranghae padamu,tidak hanya itu saja.”Chanyeol mengambil cangkir kopi yang dipegang Taeyeon dan meletakkannya dimeja kecil disebelah kasurnya.

        “Wae..apa yang akan kamu lakukan?”Taeyeon semakin takut dengan apa yang akan dilakukan Chanyeol,Chanyeol mendekatkan wajahnya ke Taeyeon,Taeyeon menutup matanya. Taeyeon merasakan bibir Chanyeol menempel dibibirnya dengan cukup lama,beberapa detik kemudian Chanyeol melepas ciumannya,Taeyeon mulai membuka matanya secara perlahan dan melihat Chanyeol yang sedang tersenyum padanya. Taeyeon beranjak dari kasur Chanyeol dan mengambil tasnya yang tadi terjatuh.

        “Mau kemana noona ?”

        “Aku ingin pulang sekarang.”Taeyeon membuka pintu kamar Chanyeol tapi ditahan oleh Chanyeol.

        “Noona,mianhae. Aku hanya..”

        “Gwaenchanayo.”setelah Chanyeol membiarkan Taeyeon pergi,ia memandang kepergian Taeyeon dengan harapan cintanya akan segera terbalaskan.

        Didalam kamarnya,Taeyeon berbaring diatas tempat tidurnya sambil memandang langit-langit kamarnya dengan senyum merekah dibibirnya membayangkan kejadian tadi,sebenarnya ia menyukai Chanyeol yang selalu ada untuknya disaat ia sedang sedih,tapi ia merasa canggung mengakui itu semua karena semua orang akan mengira ia sudah merencanakan perpisahannya dengan Kyuhyun,tapi sebenarnya dari dalam hatinya ia sudah menyukai kepribadian Chanyeol sejak dulu,sejak Kyuhyun berubah. Taeyeon sesekali menyentuh bibirnya dan membayangkan ciuman Chanyeol tadi.

        Kyuhyun dan Chanyeol saat ini sedang makan malam tanpa berkomunikasi sedikit pun,Chanyeol yang biasa memasak makanan disetiap waktu makan,memilih membeli dari luar,karena saat ini ia merasa sedang malas untuk menyibukkan diri. Chanyeol terus melahap jajangmyun-nya tanpa mempedulikan Kyuhyun yang terus memandanginya dengan rasa bersalah. Kyuhyun memakan jajangmyun-nya sedikit demi sedikit,ia merasa tidak tahan dengan suasana seperti saat ini,ia segera meletakkan sumpitnya diatas piring dengan kasar. Chanyeol yang sejak tadi fokus dengan makananya memandang Kyuhyun dengan kesal.

        “Ada apa denganmu,kenapa hanya karena masalah ini kau menjadi seperti sekarang ini. Ini urusanku dengan Taeyeon tapi mengapa kau membuat masalah ini menjadi bagian dari masalahmu sendiri !”bentak Kyuhyun.

        “Kenapa kau malah membentakku,seharusnya aku yang seperti itu padamu. Benar yang kau katakan,semua masalah yang berhubungan dengan noona akan menjadi urusanku. Karena aku sangat mencintainya,dan aku berjanji tidak akan mengkhianatinya seperti kau Hyung !”Chanyeol meninggikan suaranya sambil beranjak dari tempat duduknya.

        “Tunggu,apa aku salah mendengar jika kau mencintainya?” Chanyeol berhenti tanpa menoleh ke arah Kyuhyun, “Haha paboya,kau lebih muda dari dia. Jadi kau tidak pantas bersanding dengannya.”ejek Kyuhyun,Chanyeol mulai mengepalkan tangannya tapi ia urungkan dan berbalik ke arah Kyuhyun.

        “Aku pantas saja bersanding dengannya,akan kutunjukkan padamu secepatnya.”ucap Chanyeol dengan smirk smilenya sambil berlalu pergi. Kyuhyun merasa kesal dengan perkataan Chanyeol,ia merasa ingin segera menemui Taeyeon sekarang juga.,ia mengambil ponselnya dan menelepon Taeyeon,setelah ditunggu lama akhirnya Taeyeon mau mengangkatnya.

        “Yeobeosseyo Taeyeon-ah,bisa kita bertemu.”

        “Untuk apa ? Kenapa malam-malam begini kau mengajakku untuk bertemu denganmu.”sinis Taeyeon.

        “Membicarakan hubungan kita.”

        “Heh apa kau yakin ?”

        “Iya,bagaimana ?”

        Taeyeon terlihat menimbang-nimbang permintaan Kyuhyun, “Baiklah,kita bertemu di cafe yang biasa kita datangi.”

        “Ne.”keduanya langsung menutup sambungan telepon masing-masing.

        Di cafe,Kyuhyun datang terlebih dahulu dengan penampilan sangat rapi menunggu Taeyeon yang sudah ia tunggu selama 30 menit,ia menyimpulkan jika Taeyeon tidak akan datang,tapi fikiran itu sirna ketika Kyuhyun melihat Taeyeon memasuki cafe ketika Taeyeon melayangkan pandangan ke penjuru cafe untuk mencari Kyuhyun,Kyuhyun memberi kode dengan melambaikan tangannya,setelah Taeyeon tahu keberadaan Kyuhyun,ia segera menghampiri Kyuhyun dan duduk didepannya.

        “Mau pesan apa ?”tanya Kyuhyun.

        “Aku tidak ingin memesan apa-apa,langsung saja. Kau mau membicarakan apa denganku,sehingga kau ingin bertemu denganku ?”tanya Taeyeon tanpa menatap wajah Kyuhyun.

        “Aku ingin agar kita memperbaiki hubungan kita.”Taeyeon menatap Kyuhyun dengan tatapan tidak percaya.

        “Enak sekali kau langsung berbicara itu padaku,padahal kau tidak merasakan perasaanku yang terlanjur terluka.”

        “Tapi aku akan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.”

        “Janji ?? Tapi sayang sekali aku tidak terpengaruh. Maaf sekali tuan cho Kyuhyun.”Taeyeon segera melepas gelang pemberian Kyuhyun dan memberikannya kepada Kyuhyun.

        “Berikan pada yeoja yang sangat kau cintai dan jangan pernah peduli padaku mulai sekarang.”Taeyeon beranjak pergi dan Kyuhyun menatap kepergian Taeyeon dengan nanar,ia menggenggam gelang yang dikembalikan Taeyeon tadi kepadanya dengan penuh kekesalan,lalu ia memutuskan mengejar Taeyeon yang belum masuk kedalam mobilnya,ketika Taeyeon akan masuk,tangannya ditahan oleh Kyuhyun. Taeyeon menepis tangan Kyuhyun dengan kasar.

        “Jangan kau coba menyentuhku.”lalu Taeyeon segera masukke mobil dan menutup pintu mobilnya,meninggalkan Kyuhyun yang sedang histeris. Didalam mobil,Taeyeon terus menangis,menurutnya,keputusan yang sudah ia buat adalah yang terbaik karena ia bukan mainan yang hanya bisa dipermainkan saja dan dikhianati. Sementara Kyuhyun,ia merasa menyesal dengan apa yang sudah ia perbuat ke Taeyeon,yang sama sekali tidak punya kesalahan kepadanya dan memberikan kepercayaan padanya,tapi yang ia lakukan malah merusak kepercayaan itu.

        Kyuhyun memandang gelang yang diberikan Taeyeon dan memutuskan untuk menyetop taksi untuk menuju kontrakan Seohyun. Sesampai di kontrakan Seohyun,ia melihat Seohyun bersama dengan laki-laki yang belum ia kenal sedang berciuman didepan kontrakannya,hati Kyuhyun memanas,ia segera menghampiri Seohyun dan memukul laki-laki itu,Seohyun sangat terkejut dengan kedatangan Kyuhyun yang mendadak itu.

        “Oppa,apa yang kau…”belum sempat Seohyun meneruskan ucapannya,Kyuhyun segera menarik Seohyun kedalam kontrakannya yang tidak begitu besar,meninggalkan laki-laki itu tergeletak sendirian didepan rumah.

        “Oppa,ada apa denganmu?”tanya Seohyun sambil menepis tangan Kyuhyun,Kyuhyun menatap Seohyun dengan amarah.

        “Seharusnya aku yang ingin bertanya padamu,ada hubungan apa antara kau dan laki-laki itu ha?!”bentak Kyuhyun,Seohyun memalingkan mukanya dengan takut, “Seo Jo Hyun,tatap aku dan jelaskan padaku!!!”Kyuhyun semakin meninggikan suaranya,Seohyun menatap Kyuhyun dengan tersenyum sinis,Kyuhyun kaget melihat ekpresi Seohyun yang tidak terduga itu.

        “Oppa pikir,hanya oppa yang ada didalam hatiku ? Aniya oppa,banyak namja yang mendekatiku dan tak kalah kaya ataupun setampan oppa. Tapi lama-kelamaan aku berfikir,jika aku terus bersama oppa,akan terjadi masalah yang lebih besar bagiku,karena aku hanya selingkuhan oppa dan tidak ada untung sama sekali berada disisi oppa,lagipula bukan hanya laki-laki itu saja yang berhubungan denganku,masih sangat banyak,tapi sayangnya oppa dan laki-laki itu tidak mengetahuinya. Ingat oppa,aku sama sekali tidak mencintaimu.”ucap Seohyun,Kyuhyun memandang Seohyun dengan geram ketika ia akan menamparnya,ada tangan yang menahan Kyuhyun,ternyata yang menahan adalah laki-laki yang ia pukul tadi.

        “Jangan sentuh dia atau kau akan mati.”ancam laki-laki itu.

        “Yonghwa oppa biarkan dia,Kyuhyun oppa bisakah anda meninggalkan rumah saya.”tanpa pikir panjang,Kyuhyun segera keluar dari kontrakan Seohyun dengan kesal,ia sangat menyesal telah meninggalkan Taeyeon,yang sangat setia padanya demi playgirl yang mempunyai banyak laki-laki simpanan seperti Seohyun,jika ia tidak segera tahu,maka ia akan dikhianati seumur hidup oleh Seohyun,ia tidak pernah menyangka dibalik wajah Seohyun yang polos,tersimpan sebuah rahasia yang membuat orang berpikir,wajah tidak akan menentukan baik atau tidaknya seseorang,ia sangat menyesal telah mengenal Seohyun. Sekarang ini,ia seperti merasakan rasanya dikhianati seperti yang sedang Taeyeon rasakan.

        Keesokan harinya dikampus,Yoona terlihat lebih pendiam dari biasanya. Taeyeon curiga dengan tingkah Yoona dan mendekati Yoona dengan penasaran.

        “Anyeong Yoongie,kau kenapa?”tanya Taeyeon,tapi Yoona tetap diam dan terus menunduk, “Ada apa denganmu ? Apa karena kegugupanmu menghadapi drama musikal yang akan kau perankan malam ini ?”Yoona mengangkat wajahnya dan mengangguk ke Taeyeon.

        “Aissh kau itu,tenang saja aku akan menontonmu malam ini. Kau tidak perlu gugup,karena jalanmu akan terbuka lebar jadi jangan sia-siakan kesempatan ini dan lakukan yang terbaik. Fighting!!” seru Taeyeon,Yoona mulai tersenyum dengan tingkah Taeyeon. Lalu Yoona seperti mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya,dan yang ia keluarkan adalah 2 lembar tiket drama musikalnya.

        “Ini untukmu,dan ajak Kyuhyun oppa.”Taeyeon menerima tike itu dengan wajah muram, “Kenapa ekspresimu seperti itu?”

        “Aku tidak mempunyai hubungan apa-apa lagi dengan Kyuhyun oppa,dia mengkhianatiku.”Taeyeon mulai akan menangis,Yoona segera memeluknya,dia lega jika Taeyeon sudah mengetahui semuanya tanpa ia beritahu dan ia juga tidak akan menanyai Taeyeon dengan segelintir pertanyaan yang akan membuat Taeyeon semakin sedih.

        “Tenang Taeng,masih banyak ikan dilaut. Dan masih banyak pula yang mencintaimu,berarti Kyuhyun oppa bukan jodoh yang diberikan tuhan untukmu .”Yoona mengedipkan matanya,Taeyeon merasa tenang sekarang.

        “Yoona !!”panggil seorang laki-laki tampan dari depan pintu,Yoona menoleh dan terlihat malu,laki-laki itu adalah Donghae,Taeyeon menahan tawanya melihat .

        “Ne oppa,tunggu!! Taeyeon,jangan lupa datang ya,bye.”

        “Sampai jumpa Taeyeon !”seru Donghae sambil melambaikan tangannya. Donghae dan Yoona pun pergi ,Taeyeon menatap tiket yang diberikan Yoona sambil tersenyum penuh arti.

        Malam hari,sekitar jam 7 malam,Taeyeon terlihat menunggu seseorang di depan rumahnya. Taeyeon terlihat sangat berbeda kali ini,ia sengaja berdandan cantik untuk seseorang yang sedang ia tunggu saat ini. Sesekali ia melirik jam casio dipergelangan tangannya dengan cemas,karena orang yang ia tunggu belum juga datang. Beberapa menit kemudian,sebuah sepeda motor keren sejenis hyosung gt250r yang pernah ia kenal berhenti tepat didepan Taeyeon. Setelah orang yang menaiki sepeda motor itu membuka helmnya,Taeyeon cukup terkejut,karena ia belum pernah melihatnya menaiki sepeda motor seperti sekarang ini.

        “Wae noona kau memandangku seperti itu,maaf jika membuatmu menunggu terlalu lama,karena aku harus membersihkan debu dari motor yang entah kapan terakhir digunakan.”jelas orang itu,yang tak lain Chanyeol.

        “Gwaenchana,aku tidak menunggu terlalu lama. Bukankah ini motor Kyuhyun yang lama tidak ia gunakan ?”

        “Ne,aku mengambilnya saat dia sedang tidak ada dirumah. Kuncinya terus terpasang disepeda ini,sehingga aku tidak perlu susah mencarinya.”Taeyeon mengangguk,Chanyeol menyerahkan sebuah helm yang sedari tadi ia bawa ditangan kirinya.

        “Ini,pakailah noona.”Taeyeon segera mengambil helm itu dan memakainya, “Kau tak berpikir untuk segera naik noona,acara akan dimulai 15 menit lagi.”Taeyeon segera naik diboncengan,meski sedikit susah karena joknya terlalu tinggi tapi dengan sedikit usaha akhirnya Taeyeon berhasil naik keboncengan dengan nafas terengah-engah. Chanyeol memakai helmnya dan segera menghidupkan mesin sepeda motornya,ia langsung melajukan motornya dengan cepat,Taeyeon yang takut dengan laju sepeda motor yang tinggi segera memeluk erat pinggang Chanyeol,Chanyeol tersenyum melihat ketakutan Taeyeon dari spionnya dan juga pelukkan Taeyeon yang begitu erat. Selang beberapa lama kemudian,motor berbelok ke sebuah gedung teater yang sudah cukup banyak pengunjungnya. Setelah sepeda motor berhenti di tempat parkir,Taeyeon masih memeluk pinggang dan menyandarkan kepalanya dipunggung Chanyeol dengan ketakutan.

        “Noona,Gwaenchana ?? Sudah sampai digedung teater,apa kau tidak berniat turun. Acara akan segera dimulai,Yoona noona pasti sedang menunggu kedatanganmu saat ini.”Taeyeon mengangkat kepalanya dari punggung Chanyeol dan turun dari boncengan dengan pelan-pelan.

        “Ayo noona.”ajak Chanyeol sambil melepas helmnya dan turun dari sepeda motor,Taeyeon mengangguk lemah sambil mencoba melepas helmnya lalu mereka segera menuju tempat penukaran tiket,setelah menukarkan tiket mereka segera masuk kedalam gedung dan mencari tempat yang paling dekat dengan panggung.

        “Noona,ayo duduk disitu.”tunjuk Chanyeol ke bangku yang masih kosong didepan panggung. Taeyeon mengangguk dan mengikuti Chanyeol ke bangku itu,setelah duduk,Tayeon menyandarkan kepalanya dibangku dengan perasaan lega.

        Tak lama kemudian,tirai panggung yang sejak tadi tertutup mulai terbuka dan keluarlah para pemain drama dengan lagu pembuka yang sangat bagus. Tampak Yoona sangat cantik sedang berpegangan tangan dengan Donghae,mereka tampak serasi. Taeyeon terus fokus ke drama musikal hingga adegan terakhir yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh penonton,yaitu adegan berciuman yang selama ini membuat Yoona tegang. Donghae mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona dengan menggenggam tangan Yoona dan akhirnya bibir mereka bersentuhan,tirai pun tertutup perlahan disambut tepuk tangan penonton yang tampak puas dengan drama musikal kali ini.

        “Bukankah kau sudah mengenal pemeran prianya?”tanya Taeyeon.

        Setelah Chanyeol menatapnya lekat-lekat,”Ne,aku sangat mengenalnya dia Donghae hyung,teman satu band Kyuhyun hyung. Kenapa dia beralih ke drama musical?”tanya Chanyeol bingung.

        “Anieya,mungkin dia bosan dengan dunia band. Chanyeol,ayo ikut aku kebelakang panggung untuk menemui Yoona.”ajak Taeyeon,Chanyeol mengangguk dan mengikuti Taeyeon kebelakang panggung.

        Dibelakang panggung nampak Yoona yang sedang mengobrol dengan Donghae,Yoona melambaikan tangannya ketika ia mengetahui kedatangan Taeyeon.

        “Taeyeon !!”seru Yoona sambil mendekati sahabatnya itu,dan mereka saling berpelukkan. Donghae pun juga menhampiri Taeyeon dan Taeyeon menjabat tangan Taeyeon.

        “Chukkae,penampilan kalian sangat sempurna.”puji Taeyeon sambil mengacungkan ibu jarinya,Chanyeol yang dari tadi berdiri disamping Taeyeon dilirik oleh Yoona.

        “Siapa dia ? Pacar barumu?”tanya Yoona.

        “Bukan….”

        “Cho Chanyeol imnida.”potong Chanyeol sambil menjabat tangan Yoona,lalu tatapannya beralih ke Donghae, “Anyeong Donghae hyung,lama tidak berjumpa. Kenapa kau beralih ke drama musikal?”tanya Chanyeol dengan pertanyaan yang sama dengan yang ia tanyakan ke Taeyeon.

        “Aku sangat baik-baik saja,aku beralih ke drama musikal Karena drama musikal tak jauh dari musik,meski aku berada dijurusan modern musik,tapi tidak terlalu sulit. Ya walaupun aktingku belum terbilang cukup bagus.”

        “Terus bagaimana dengan band kalian?”tanya Taeyeon,yang membuat Donghae menjadi muram.

        “Band kami sedang ada masalah,karena kami sedang mencari vokalis baru.”

        “Vokalis baru?”Taeyeon sangat kaget dengan ucapan Donghae.

        “Ya,kami terpaksa mengeluarkan Kyuhyun dari band kami karena dia tidak pernah latihan dengan berbagai alasan dan hanya demi….”Donghae menghentikan ucapannya.

        “Wanita itu,tenang oppa. Aku sudah mengetahui semua dan sekarang kami tidak memiliki hubungan apa-apa lagi.”Taeyeon tersenyum pahit,Yoona mendekatinya dan menepuk bahunya pelan.

        “Taeyeon noona,ayo kita pulang sekarang. Sudah jam 10 malam.”Taeyeon mengangguk.

        “Yoona,Donghae. Kami pergi dulu ya.”

        “Iya sampai jumpa besok dikampus,dan terima kasih sudah mau datang ke drama musikal pertama kami.”

        “Iya. Sampai jumpa.”Taeyeon melambaikan tangannya sambil berjalan keluar gedung bersama Chanyeol. Setelah mereka sampai diparkiran,mereka segera menaiki motor. Kali ini,Chanyeol mengurangi kecepatan sepeda motornya agar tidak membuat Taeyeon marah padanya. Sesampai dirumah Taeyeon, Taeyeon segera turun dari boncengan sepeda motor Chanyeol.

        “Noona.”panggil Chanyeol pelan,Taeyeon menoleh.

        “Ada apa?”tanya Taeyeon.

        “Selamat tidur,semoga tidurmu nyenyak.”

        “Terima kasih banyak.”setelah Chanyeol menyerahkan helm milik Chanyeol,Chanyeol menerima helm itu sambil melambaikan tangannya dan pergi. Taeyeon memandang Chanyeol yang semakin menjauh dengan senyum bahagia.

        Keesokan harinya,Taeyeon dan Yoona sedang asyik berjalan-jalan di koridor kampus dengan penuh tawa,karena hari ini dosen mereka tidak hadir untuk urusan keluarga.

        “Hah aku lega sekali Mr.Lee tidak hadir,aku bisa bersantai tanpa ada beban sedikit pun.”ucap Yoona sambil mengangkat tangannya.

        “Iya kau akan lega sekali,kau pikir aku tidak tahu jika kau punya tanggungan darinya. Dan kau belum mengerjakannya sama sekali,menyentuhnya pun belum,iya kan?”tebak Taeyeon yang membuat Yoona menggigit bibirnya.

        “Kenapa kau mengingatkan hal itu padaku,biarkan aku lupa dengan tugas itu,aarrrghhhh.”kesal Yoona,Taeyeon menyentuh bibir Yoona.

        “Hmm,kau tidak menggunakan lipgloss seperti biasa,apa karena ciuman tadi malam. Apa kau juga tidak berkumur atau menyikat gigimu agar ciuman itu tidak hilang.”Yoona menatap tajam Taeyeon.

        “Kim Taeyeon!!!!”teriak Yoona sambil mengejar Taeyeon,Taeyeon berlari kencang,karena tidak memperhatikan jalan,ia menabrak seseorang. Setelah Taeyeon melihat orang tersebut,ternyata ia Kyuhyun,Yoona yang melihat itu langsung menutup mulutnya.

        “Kau.”Taeyeon mencoba pergi dari Kyuhyun,tapi segera ditahan oleh Kyuhyun,semua orang memperhatikan mereka berdua dengan seksama,tapi mereka tidak peduli,Kyuhyun malah menarik tangan Taeyeon menuju ujung koridor,Yoona ingin menghalangi tapi tangannya ditahan oleh Donghae,yang sejak tadi berada di koridor itu,ikut memperhatikan Kyuhyun dan Taeyeon.

        “Jangan halangi mereka,biar mereka menyelesaikan urusan mereka.”Yoona menunduk dan memandang kepergian Taeyeon.

        Di ujung koridor yang tampak sepi,Kyuhyun memojokkan tubuh Taeyeon dengan tangannya,tapi Taeyeon hanya membuang mukanya dan mendenguskan nafasnya.

        “Tataplah aku !”suruh Kyuhyun dengan suara pelan,tapi Taeyeon tetap tidak menggubrisnya.

        “Tatap aku Kim Taeyeon !!”Kyuhyun meninggikan suaranya membuat seluruh mahasiswa yang berseliweran disekitar situ menatapnya,Taeyeon akhirnya memberanikan diri menatap Kyuhyun.

        “Wae ? Ada apa denganmu?”tanya Taeyeon sambil menepis tangan Kyuhyun yang membuat tubuhnya terpojok.

        “Aku hanya ingin minta maaf padamu,dan kumohon kau mau memaafkanku serta mencoba memperbaiki hubungan kita lagi dari awal.”

        Taeyeon menatap Kyuhyun dengan pandangan tidak percaya, “Aku tidak akan terpancing dengan semua yang kau bicarakan,bagiku kau hanya masa lalu yang buruk bagiku. Ingat Cho Kyuhyun,kelakuanmu itu membuatku muak.”ujar Taeyeon dengan emosi yang meledak-ledak.

        “Tapi,apa kau tidak mau memberiku kesempatan satu kali lagi,aku sangat mencintaimu.”penjelasan Kyuhyun membuat Taeyeon berdecak kesal.

        “Iya,kau akan mengatakan itu saat kau tidak bersama gadis itu lagi. Aku tidak akan tertipu olehmu !”seru Taeyeon sambil berjalan pergi.

        “Kim Taeyeon,aku merasa menyesal. Sungguh,kumohon kembali padaku !”teriak Kyuhyun,Taeyeon menghentikan langkahnya dan berbalik lagi ke arah Kyuhyun.

        “Cho Kyuhyun,aku hanya berharap kita berteman saja.”Kyuhyun mengacak rambutnya dengan kesal,Taeyeon hanya memandangnya dengan sedih.

        Taeyeon menghampiri Yoona yang berada dikoridor sekolah,sedang asyik mengobrol dengan Donghae,melihat Taeyeon yang terlihat lemas,Yoona terlihat khawatir.

        “Apa yang terjadi?”tanya Yoona.

        “Tidak ada yang perlu kau tanyakan padaku Yoona,cukup aku saja yang merasakannya.”kata Taeyeon dengan penuh pengharapan,Yoona tersenyum sambil memeluk sahabatnya itu dengan erat.

        Di sore hari,Chanyeol memilih menghabiskan waktunya untuk bersantai sambil mendengarkan musik dikamarnya,sekedar melepas lelah sepulang dari sekolah. Ketika ia sedang asyik mengganti musik,ada seseorang yang mengetuk pintunya,dengan malas Chanyeol membuka pintu kamarnya,terlihat Kyuhyun sedang tersenyum padanya.

        “Bisakah aku masuk kedalam kamarmu ?”Chanyeol mengangguk dan membuka pintu kamarnya lebih lebar lagi,setelah Kyuhyun masuk kekamarnya,Chanyeol kembali menutup pintunya.

        Kyuhyun langsung duduk ditempat tidur Chanyeol,Chanyeol segera mematikan tape recordernya dan duduk disamping Kyuhyun.

        “Ada apa?”tanya Chanyeol cuek.

        Kyuhyun mencoba tersenyum meski ia sangat sedih melihat adik kesayangannya membenci dirinya, “Besok,hyung akan pergi ke Amerika,dan berencana akan tinggal disana dengan appa dan eomma. Sebenarnya aku merasa kasihan padamu,jika kau tinggal sendiri disini,tapi aku tidak tahan melihatmu seperti ini hanya demi perasaan seorang wanita.”Chanyeol memandang Kyuhyun dengan terkejut.

        “Maksudmu apa?”

        “Aku tahu kau sangat mencintai Taeyeon,dan aku harap kau mau menjaganya selama aku meninggalkan korea. Aku pergi hanya untuk menghapuskan semua rasa kebencian kalian padaku,tapi percayalah,aku tidak akan pernah membenci ataupun menyimpan dendam pada kalian,jangan berfikir seperti itu,karena aku juga merasa bahwa akulah yang bersalah.”ujar Kyuhyun sambil menepuk bahu Chanyeol, “Jadilah yang terbaik untuknya.”pesan Kyuhyun sambil keluar dari kamar Chanyeol,Chanyeol memandangi kepergian Kyuhyun dengan sedih.

        Keesokan harinya,Chanyeol mengantar Kyuhyun menuju bandara. Diam-diam saat akan berangkat kebandara dengan mengendarai taksi,Chanyeol mengirim pesan singkat pada Taeyeon,berharap Taeyeon akan menerima pesannya dengan cepat.

        Saat ini,Taeyeon sedang memakai sarapan bersama keluarganya,tanpa Tuan Kim yang sedang pergi ke luar negeri. Ketika Taeyeon memakan sandwichnya,ponselnya berbunyi nyaring,saat Taeyeon akan mengambil ponselnya,Nyonya Kim berdehem.

        “Taeyeon,makan sandwichmu dulu sampai habis.”Taeyeon mengangguk sambil tetap memakan sandwichnya.

        Sementara itu Kyuhyun dan Chanyeol sudah ada didalam taksi dengan perasaan mereka sendiri-sendiri,mereka tetap diam walau dalam hati mereka,mereka tidak ingin berpisah satu sama lain. Chanyeol bisa merasakan kesedihan Kyuhyun,ketika taksi yang mereka tumpangi melewati rumah Taeyeon yang tampak sepi. Saat ini,Chanyeol ingin memeluk hyungnya,tapi tidak bisa ia lakukan karena egonya yang terlalu tinggi.

        Ketika Taeyeon selesai memakan sandwichnya,ia membuka ponselnya dan terdapat pesan dari Chanyeol,lalu ia membukanya.

 

From: Chanyeol

        Noona,pagi ini aku akan mengantar kepergian hyung ke amerika. Jadi aku berharap noona mau mengantar kepergiannya juga dibandara,jam 8 pesawat yang akan ia tumpangi akan berangkat. Kuharap noona mau datang ke bandara sebelum hyung pergi.

 

        Taeyeon melihat ke jam dinding rumahnya yang ternyata sudah jam 07 lebih 30 menit,ia segera beranjak dari meja makan dan memakai mantelnya,dengan cepat ia menuju parkiran mobilnya.

        “Aku harus segera cepat.”Taeyeon masuk kedalam mobilnya dan segera melajukkan mobilnya dengan cepat,ia berharap untuk tidak terlambat,ia merasa kesal ketika lampu lalu lintas berwarna merah,sesekali ia menggigit jarinya dengan perasaan tegang. Setelah lampu berwarna hijau,ia segera melajukan mobilnya dengan cepat.

        25 menit kemudian,ia sudah sampai dibandara incheon. Dengan langkah cepat,ia mencoba mencari keberadaan Kyuhyun. Nafasnya tersengal-sengal dan air matanya bercucuran,ketika menyadari bahwa orang yang ia cari sudah tidak ada. Ketika ia melayangkan pandangannya keseluruh bandara,ia merasa lega ketika mendapati Kyuhyun dan Chanyeol duduk di kursi tunggu. Taeyeon langsung menghapus air matanya dan menghampiri mereka,tapi sayang ia terjatuh karena bertubrukan dengan sesorang,ketika ia berdiri,ia mendapati mereka berdua sudah tidak ada di kursi tunggu. Dengan penuh penyesalan,Taeyeon menangis dan menyadari kecerobohannya.

        “Taeyeon.”panggil sesorang dari belakang Taeyeon,ketika Taeyeon berbalik,ia melihat Kyuhyun dan Chanyeol tersenyum padanya,rasa bahagia hinggap dihati Taeyeon,ia segera menghampiri mereka.

        “Jangan menangis.”ucap Kyuhyun sambil membelai rambut kepala Taeyeon dan mengusap air mata Taeyeon.

        “Oppa,apa kau yakin akan pergi?”tanya Taeyeon,Kyuhyun mengangguk.

        “Iya,aku sudah memikirkannya jauh hari. Aku tahu mungkin orang berfikir aku pergi untuk menghindari masalah,tapi itu salah aku pergi hanya untuk menghapus rasa kebencian yang hinggap pada diri kalian.”

        “Oppa.”Taeyeon segera memeluk Kyuhyun,setelah melepas pelukannya,Kyuhyun segera meraih tangan Taeyeon dan Chanyeol lalu menggabungkannya.

        “Aku sangat bahagia jika kalian bahagia,buat kehidupan kalian berdua bahagia,kuharap apa yang aku harapkan kali ini bisa terwujud.”Taeyeon dan Chanyeol saling memandang satu sama lain lalu tersenyum, “Baiklah,aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa.”Kyuhyun meraih kopernya dan berjalan menjauh dari mereka sambil melambaikan tangan. Ketika Kyuhyun menghilang dari pandangan mereka,Taeyeon dan Chanyeol berpelukan dengan erat,tidak peduli jika saat ini mereka berada di tempat umum. Yang mereka pedulikan saat ini hanyalah kebahagiaan yang akan terus mereka telusuri dan jalani di kehidupan saat ini hingga kehidupan masa depan.

        Ditempat lain,Yoona terlihat sedang kesulitan mengangkat setumpuk buku yang akan ia bawa untuk mr.Lee yang menghukum Yoona karena ia tidak mengerjakan tugas darinya dari perpustakaan kampus. Saat setumpuk buku itu akan terjatuh,ada yang mengambil setengah dari buku yang Yoona bawa,ketika Yoona mencari tahu siapa yang mengambil buku yang ia bawa.

        “Donghae oppa !”seru Yoona,Donghae tersenyum.

        “Ayo,segera bawa ke dosenmu,sebelum ia marah.”

        “Kenapa kau tahu jika aku sedang dihukum.”

        “Jadi kau sedang dihukum? Padahal aku tadi hanya menerka saja,tetapi tepat sasaran.”wajah Yoona memerah,Donghae hanya terkekeh melihat ekspresi Yoona.

        Setelah mengantar buku ke ruang Mr.Lee,mereka berjalan beriringan menuju kekelas mereka yang berdekatan.

        “Yoona-ssi ?”panggil Donghae.

        “Ne oppa,ada apa.”Donghae meraih tangan Yoona dan menggenggamnya erat.

        “Saranghaeyo.”ucap Donghae,Yoona langsung menatap Donghae dengan mata membelalak karena terkejut, “Aku sangat mencintaimu dan mengagumiu sejak dulu. Maukah kau menjadi yeoja chinguku?”tanpa berfikir lagi,Yoona langsung mengangguk dan mereka pun berpelukkan dengan erat.

 

 

 

 

 

 


Advertisements

27 comments on “[FREELANCE] Look At Me Please (Chapter 2/END)

  1. Finally taeyeon and chanyeol…aku suka banget sama cerita plus couplenya yg bias aku semua. Buat sequelnya donk thornim…biar tambah greget lagi.

  2. thor sequel dong^^,,thanks min uda ngeshare ff ini cepet:). fighting thorr,ditunggu ff yang lainnya ya:)

  3. keren banget thor nim dan bener2 baik hati banget langsung ngpost cepet hhe
    buat squelnya dong thor excited banget.. gomawo

  4. akhirnya Chap2nya udah ada XD
    Aigoooo….. Kyu..Kyu… ckckck… ksihan dh,udh hianatin Tae dn skarang udh di tnggal Seo
    wkwkwk… sbar Kyu… jdoh itu emang nggk kmana XD

    YEY…. akhirnya Chanyeol udh ungkpin prasaannya… ><
    jdi skarang mreka brdua udh pcaran…. XD

    WHAT!!! Kai udh mninggal….. T_T
    ksihan Bomi,yg sbar yaa….

    kkk~ Yoong…Yoong… mkanya jgan mkn bnyak :V
    Yah…. Kyu udh prgi ke Amerika,bye~ Kyu….
    Cieeee….. Yoona sma Donghae….

    Thor Kren XD DAEBAKK!!
    thor buat Sequelnya Tae sma Chanyeol dong…..
    di tnggu ff lain Author… 😀
    FIGHTAENG!! ❤

  5. Akhirbya mr.kyu dpt balasan a jga..ha…ha..a…
    chantae semoga bahagia a.. author keep writing ..

  6. Endingnya bagus banget, tpi masih mempertanyakan hubungan chanyeol sama taeyeon. Sequel dongg hehe, pokoknya ditunggu karya yang lain ne. Fighting ne!!

  7. Daebak, updatenya cepat ya thor, saya suka deh sama author ❤
    Akhirnya tae eonni sama chanie oppa dan semuanya berakhir dengan bahagia, ya meskipun bomi dan kai oppa kurang bahagia karena kai oppa meninggal… 😥
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  8. Hahahaha hore akhirnya happy ending buat chantae 😄
    Kasian yah kyu, tpi pantas juga kok dia dpet gituan
    Eh gak nyangka seo punya simpanan?
    Dahlah wkwkwkwk, keseluruhannya oke deh cap 2 jempol
    Ditunggu karyamu yg lainnya thor….

  9. Cie cie ChanTae. Noona romance nih ceritanya XD. Haha kasian deh lo Kyu dapet karma kan *evillaugh*. Gak nyangka Seo polos polos menghanyutkan. Kai Bomi kasian banget kalian, sini Bomi aku peyuk *XOXO*
    Sequel dong thor tentang hubungan ChanTae tanpa ada yang ganggu, soalnya kurang greget akhirnya. Updatesoon thor. Hwaiting

  10. Nyesek juga ya, mntan abg jd k adek nya. Hehe canggung gmna gtu

    Iy thor, sequel special for chantae moment. Ya, ya, ya ?? Hehe
    Next thor, fighting

  11. mian thorr chap 1 gga sempat komen.. soalny banyak ujian melandaaa… setelah dibaca Chap 1 & 2 ini, baguss thorr.. suka, apalagi Happy ending YeolYeon.. Next project ditunggu 🙂 fighting 🙂

  12. gak mampu ngebayangin chanyeol ciuman ma unnie.
    kirain seohyun orang baik-baik tapi ternyata enggak, kenapa bisa seohyun unnie jadi playgirl padahal ia sangat cantik dan mukanya yg polos sangat tidak cocok dengan karakternya di ff ini. tapi keren thor meski banyak kalimat yang membuat bingung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s