[FREELANCE] Look At Me Please (Twoshot/Chapter 1)

look-at-me

LOOK AT ME PLEASE!! (1/2)

Author        : Anke Putri

 

Rating        : Teenager

 

Length        : Twoshoot

 

Genre        : Romance,Family,Friendship

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Cho Chanyeol (Chanyeol EXO-k)

         -Cho Kyuhyun

 

Other cast    :-Kai

         -Yoon Bomi

 

Author Note     : Dont be silent reader…tinggalkan jejak..gomawo

 

Credit poster by hospitalartdesign @namminraa

 

 

Chanyeol P.O.V

 

    Wajahnya,senyumnya dan apapun yang ada didalam dirinya menurutku begitu sempurna. Dia adalah gadis yang sangat baik dan ramah terhadap setiap orang,entah kenapa didalam pikiranku tidak ada yang buruk dalam dirinya,aku sudah sangat lama mengagumi gadis yang lebih tua 2 tahun dariku,aku masih kelas 2 sma sementara dia sudah kuliah semester 2 dan saat ini aku sedang berada didekatnya,aku ingin sekali memeluknya dan mengucapkan kata “I Love You” tapi itu tidak mungkin karena dia milik hyung ku yang bernama Cho Kyuhyun,dia namja yang tampan dan juga baik hati. Sempurna dan cocok dengan yeoja yang saat ini sedang menyaksikan pacarnya bernyanyi,karena hyung ku seorang anak band yang digilai oleh banyak yeoja. Ah,apa mungkin aku bisa memilikimu,Kim Taeyeon noona.

    “Keren sekali dia,benar kan Chanyeol? Chanyeol ada apa denganmu?”tanya Taeyeon noona menyenggol bahuku,aku tergagap dengan wajah kebingungan,Taeyeon noona tertawa.

    “I..iya noona sangat keren sekali.”jawabku sambil bertepuk tangan.

    “Kau harus bangga mempunyai hyung seperti dia.”aku tersenyum kecut sambil menghela napas,kenapa noona selalu memuji hyung didepanku,aku iri dengan hyungku.

    Pertunjukkan band telah selesai hyungku turun dari panggung,dibawah panggun ia terus dikerubungi yeoja yang ingin meminta tanda tangan padanya dan sekedar mengambil foto bersama. Sesekali aku menatap wajah Taeyeon noona yang datar,seperti sudah terbiasa dengan suasana seperti ini. Kyuhyun hyung tiba-tiba sudah didepan kami dan mulai mengumbar kemesraan dengan Taeyeon noona,ia mencium pipi Taeyeon noona. Lalu tatapannya mengarah padaku yang sedari tadi menatap mereka.

    “Saeng,kau mau makan bersama kami?”dia bertanya padaku,aku berpikir sejenak,jika aku ikut aku akan selalu melihat kemesraan mereka,jika tidak aku akan kehilangan kesempatan memandang Taeyeon noona yang begitu aku kagumi sejak mereka jadian lebih tepatnya 1,5 tahun yang lalu. Taeyeon noona juga menatapku dengan senyum menawannya.

    “Anieyo,aku banyak pr dirumah,mianhae aku pulang dulu.”aku pun melambaikan tanganku dan pergi,mereka saling bertatapan dengan wajah bingung.

    Malam hari jam 8 kudengar ada mobil datang dan beberapa lama kemudian pintu rumah diketuk,aku pikir hyung telah pulang. Lalu aku membuka pintu karena dirumah ini hanya kami berdua yang tinggal,karena kedua orang tua kami mempunyai rumah di amerika. Benar tebakanku,hyung telah pulang sendiri. Mungkin ia sudah mengantar Taeyeon noona pulang ke rumahnya.

    “Anyeong Chanyeol saeng. Tidurlah besok kau harus sekolah.”ucap Kyuhyun hyung sambil membelai rambutku.

 

Chanyeol P.O.V End…

 

Author P.O.V

    Esok hari alarm Taeyeon berbunyi dengan nyaring,ia terbangun dan menggerakkan tubuhnya kekanan dan kekiri sambil menguap. Ia sangat bahagia menyambut hari ini. Taeyeon mengecek ponselnya berharap Kyuhyun mengirim pesan padanya. Ternyata perkiraanya benar,Kyuhyun mengiriminya pesan.

 

From    :Kyu Oppa

    Anyeong Chagi,sudah bangun? Jika sudah segera mandi,sarapan dan segera berangkat kuliah,aku akan menjemputmu seperti biasa. Saranghae..

 

    Taeyeon tersenyum sendiri sambil membalas sms dari Kyuhyun.

 

To    :Kyu Oppa

    Pasti oppa,terima kasih sudah peduli padaku. Kau paling terbaik..Nado saranghae..

 

    Taeyeon turun dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi. Setelah mandi,ia segera mengambil baju yang cocok untuknya. Setelah dirasa cocok,ia segera memakainya dan memoles sedikit make up diwajahnya. Taeyeon mengambil tasnya dan segera turun ke bawah,di ruang makan keluarga,Tuan dan Nyonya Kim serta adik kesayangannya nya,Kim Hayeon telah menunggu.

    “Onnie!!”seru adik Taeyeon dengan mulut penuh roti. Aku yang sangat gemas dengannya segera mendekatinya dan mencubit pipi chubbynya.

    “Kau semakin hari semakin membuatku gemas saja.”geram Taeyeon.

    “Taeyeon?”kau tidak sarapan dulu?”tanya Nyonya Kim dengan wajah khawatir.

    “Ah anieya eomma,nanti aku dijemput oleh Kyu. Jadi tidak enak kan jika dia harus menungguku lama,mungkin sebentar lagi dia akan datang.”Taeyeon mengambil sepotong roti bakar yang sudah diberi selai cokelat kesukaannya dan mencium kedua orang tuannya.

    “Anyeong!!”Taeyeon melambaikan tangan kepada keluarganya,ketika Taeyeon keluar tepat Kyuhyun datang dengan mobilnya. Mobil Kyuhyun berhenti tepat didepan Taeyeon.

    “Jangan makan dengan berjalan seperti itu,ayo masuk.”Taeyeon mengangguk dan masuk kedalam mobil Kyuhyun,ia duduk disamping Kyuhyun. Mobil pun berjalan,ketika Taeyeon menoleh kebelakang ia kaget karena ada Chanyeol yang sibuk dengan bukunya.

    “Chanyeol-ssi kau terlihat sibuk,apa kau akan ada jadwal ulangan?”tanya Taeyeon antusias.

    “Noona,ne aku akan ada ulangan matematika yang menurutku begitu sulit.”keluh Chanyeol,Kyuhyun tertawa. Taeyeon memandang Kyuhyun dengan tatapan mematikan,seketika Kyuhyun terdiam dengan tawa yang ditahannya.

    “Kau kakak yang buruk,meski kau pintar dengan matematika jangan pernah ejek adikmu,lagipula dia pintar bahasa inggris,tidak sepertimu. Coba kau berhenti,aku mau duduk dibelakang dengan Chanyeol karena aku ingin mengajari dia matematika,ya meskipun aku tak begitu jago sepertimu.”Kyuhyun berhenti,Taeyeon segera pindah kebelakang dengan Chanyeol.

    “Ayo jalan!”teriak Taeyeon.

    “Aishh apa kau pikir aku ini supirmu apa? Aku ini pacarmu!”gertak Kyuhyun dengan memasang wajah lucunya,Taeyeon hanya memeletkan lidahnya. Lalu Taeyeon fokus ke Chanyeol.

    “Begini……..”Chanyeol tidak memperhatikan apa yang dijelaskan Taeyeon, ia hanya melihat wajah Taeyeon saja.

    “Apa kau mengerti?”tanya Taeyeon dengan wajah serius. Chanyeol langsung sadar.

    “Arraseo noona.”jawab Chanyeol tergagap. Taeyeon mengangguk dan mulai menjelaskan lagi.

    Cccciiiiiiittt….

    Tiba-tiba Kyuhyun mengerem mobil mendadak yang membuat Taeyeon jatuh ditubuh Chanyeol dengan posisi Chanyeol terlentang dan Taeyeon tengkurap diatas tubuh Chanyeol,mereka bertatapan dengan muka memerah. Setelah tersadar Taeyeon segera menyingkir dari tubuh Chanyeol,sementara Chanyeol duduk dengan mengatur ritme jantungnya yang berdetak lebih cepat.

    “Kau gila ya? Kenapa kau seperti itu apa kau mau membuat kami mati ha?!!”sembur Taeyeon,Kyuhyun menoleh kebelakang dengan muka menyesal.

    “Mianhaeyo Chagiya. Jebal?”Kyuhyun memasang aegyonya yang malah membuat wajahnya aneh.

    “Ne.”sahut Taeyeon datar,lalu tatapannya beralih ke Chanyeol,Taeyeon terlihat canggung dengan Chanyeol setelah kejadian tadi. Ia melihat Chanyeol memegang dadanya.

    “Gwaenchanayo Chanyeol ??”tanya Taeyeon penuh harap.

    “Ne gwaenchana noona,terima kasih sudah peduli padaku.”Taeyeon tersenyum ke Chanyeol yang menambah detak jantungnya. Setelah sampai didepan sekolah Chanyeol,Chanyeol memberi salam kepada Kyuhyun dan Taeyeon.

    “Terima kasih sudah mau mengantarku,semoga hari kalian menyenangkan. Anyeong!” Chanyeol melambaikan tangannya sambil membuka pintu mobil dan keluar.

    “Apa kau tidak ingin duduk di samping ku ?”tanya Kyuhyun dengan memelas. Taeyeon tertawa dan langsung turun mobil untuk berpindah tempat kesamping Kyuhyun,Chanyeol sempat melihat Taeyeon yang pindah,wajahnya seketika menjadi muram. Sesampai dikelas,Chanyeol disambut sahabatnya,Kai.

    “Hai,kau hari ini terlihat suram.”terka Kai,Chanyeol tidak peduli dengan apa yang dibicarakan Kai dan langsung duduk dibangkunya yang berada dibelakang Kai.

    “Ada yang mencarimu tadi.”

    “Mwo?”jawab Chanyeol dengan tidak bersemangat.

    “Yoon Bomi,fans fanatikmu. Dia itu cantik,pintar,baik dan menarik hati tapi kenapa kau tidak peduli dengannya?”tanya Kai,Chanyeol menatap sahabatnya dengan tatapan datar yang membuat Kai sedikit khawatir dengan keadaan Chanyeol.

    “Jadikan saja dia pacarmu.”ucap Chanyeol,membut Kai memicingkan sebelah matanya. Dengan malas,Chanyeol keluar kelas meninggalkan Kai yang terus saja berbicara tanpa peduli padanya. Chanyeol berjalan-jalan disepanjang koridor sekolahnya sambil menunggu jam masuk sekolah yang masih sedikit lama karena baru jam 9 kurang 15 menit. Sesekali ia menghembuskan nafasnya pelan-pelan. Tiba-tiba dari belakang ada yang menepuk Chanyeol dari belakang setelah ia menoleh ternyata Bomi dengan senyum manisnya.

    “Anyeong Chanyeol-ssi? Eotteokhae jinae?”tanya Bomi.

    Sambil menghemmbuskan napasnya,Chanyeol sedikit tersenyum, “Aku baeik-baik saja seperti yang kau lihat saat ini.”Chanyeol langsung meninggalkan Bomi sendirian,Kai berlari mendekati Chanyeol yang meninggalkan Bomi begitu saja.

    “Kau keterlaluan,kenapa gadis seperti dia kau biarkan begitu saja!”gertak Kai,Chanyeol tidak marah ia malah tertawa,Kai bingung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

    “Kau suka dia kan? Kau begitu peduli dengannya,jangan mencoba mengelak dariku Kai.”selidik Chanyeol yang membuat wajah Kai memerah,Chanyeol menepuk bahu sahabatnya itu pelan-pelan dengan tertawa. Chanyeol mendekatkan kepalanya ke telinga Kai,karena ia ingin membisikkan sesuatu.

    “Tenang aku akan membantumu.”bisik Chanyeol yang membuat wajah Kai cerah, “Ayo masuk kelas!”

    Jam pulang tiba,Chanyeol pulang dengan naik bus. Didalam bus ia terus mendengarkan earphonenya,tanpa mempedulikan sekitarnya. Ketika ia sedang asyik mendengarkan lagu dari Jung il young Gido,ada yang menepuk bahunya,tapi ia tidak peduli dengan itu karena ia pikir itu hanya penumpang yang tidak sengaja menyenggolnya,tapi tepukkan itu berulang kali dan membuat Chanyeol kesal.

    “Michyeoseo!!!”marah Chanyeol sambil melepas earphoneya,ia salah tingkah ketika ia tahu yang menepuk bahunya dari tadi Taeyeon. Taeyeon menatap Chanyol dengan bingung. Chanyeol merasa malu dan memukul kpalanya pelan-pelan meratapi nasibnya saat ini. Tapi Taeyeon segera tersenyum melihat kelinglungan Chanyeol.

    “Anyeong Chanyeol-ssi??”Chanyeol menoleh ke Taeyeon dengan malu-malu.

    “Anyeong noona,Mianhamnida.”Chanyeol menelungkupkan tanganya sambil menunduk karena ia tidak berani menatap Taeyeon.

    “Gwaenchana,,aku yang seharusnya minta maaf karena sudah mengganggumu.”

    “Anieya noona,oh iya kenapa noona naik bus,kemana Kyuhyun hyung?”tanya Chanyeol mengalihkan obrolannya.

    “Dia sedang ada latihan band.”Chanyeol membulatkan mulutnya.

    Tidak lama kemudian bus pun berhenti di halte dekat rumah Taeyeon,dan Taeyeon pun turun.

    “Sudah sampai,Chanyeol aku turun dahulu ya,kau mungkin akan melewati 2 pemberhentian bus lagi. Hati-hati ya!”ucap Taeyeon ketika akan turun sambil melambaikan tangannya,Chanyeol tersenyum bahagia. Bus pun kembali berjalan,setelah dirasa semua penumpang yang ingin turun dihalte yang sama dengan Taeyeon sudah turun. Ketika Chanyeol akan memasang earphonenya lagi,matanya terpancing dengan sebuah lembaran ketika Chanyeol melihat lembaran itu,ternyata itu foto Taeyeon.

    “Ah foto Taeyeon noona,akan kukembalikan padanya nanti saja ketika ia sedang berkunjung ke rumah kami.”Chanyeol menatap foto Taeyeon yang sedang berpose dengan boneka dookongnya sambil tersenyum. Chanyeol memeluk foto itu didadanya.

    Sore pun tiba,Kyuhyun baru pulang dari latihan,ia terlihat capek. Sedangkan Chanyeol sedang asyik bermain laptop. Kyuhyun pergi ke dapur untuk mengambil minuman,dan kembali menghampiri Chanyeol yang masih asyik dengan kegiatannya di ruang tamu.

    “Asyik sekali,kau sedang bermain game ya?”tebak Kyuhyun yang sangat maniak dengan game. Chanyeol memandang hyung nya dengan memanyunkan bibir.

    “Tidak,aku tidak seperti hyung. Aku sedang mengerjakan tugas dari Jaehee-nim.”Kyuhyun memastikan,setelah apa yang dikatakan Chanyeol benar,Kyuhyun mengangguk sambil menenggak air dingin yang ia ambil tadi dan berlalu pergi.

    “Hufft untung tidak ketahuan. Untung aku segera meminimize nya,jika hyung tahu pasti ia akan marah.”Chanyeol kembali membuka apa yang sedang ia kerjakan tadi,yaitu menyalin foto Taeyeon ke komputernya dengan mesin scan.

    Sementara dirumah Taeyeon,ia terlihat sibuk berolahraga dengan mesin fitness-nya dirumah tanpa peduli fotonya yang hilang. Ia terus berolahraga dengan keringat yang bercucuran,sesekali ia mengelap keringatnya dengan handuk yang melilit dilehernya. Ketika ia sudah merasa capek,ia meminum air dingin yang berada didekat mesin fitness-nya dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri.

    Setelah dari kamar mandi,ia mengecek ponselnya,tidak ada sms ataupun misscall dari Kyuhyun. Taeyeon sedikit kecewa.

    “Kenapa dia tidak mengirimi pesan ataupun sekedar meneleponku. Ah..mungkin saja dia sedang sibuk.”pikir Taeyeon.

    Malam hari yang sangat dingin,Taeyeon melamun dibalkon kamarnya sambil melihat bintang yang berkilauan,ia memegang kalung berbentuk hati yang Kyuhyun berikan kepadanya. Taeyeon tersenyum memikirkan awal ketika Kyuhyun menyatakan cinta padanya. Tapi pikiran Taeyeon beralih menuju Chanyeol,yang entah kenapa tiba-tiba masuk kedalam pikiran Taeyeon,ia menggelengkan kepalanya menghindari pikirannya ke Chanyeol.

    “Malam ini begitu berbeda.”Taeyeon menguap dan memilih masuk kedalam kamarnya. Sebelum tidur,ia memandang foto dirinya dengan Kyuhyun yang ia gunakan sebagai wallpaper ponselnya. Taeyeon merasa putus asa,entah mengapa pikiran itu muncul dipikirannya,ia segera menaruh ponselnya dimeja samping tempat tidurnya dan mengerubuti tubuhnya dengan selimut ungunya.

    Dipagi hari dihari Minggu,Chanyeol sudah sibuk dengan gitarnya,ia menyanyikan beberapa lagu dengan suara beratnya. Kyuhyun menghampirinya dengan penampilan sangat rapi.

    “Mau kemana hyung?”tanya Chanyeol sambil meletakkan gitarnya.

    “Biasa,mau pergi latihan.”Chanyeol merasa aneh dengan tingkah Kyuhyun,ia memandangi penampilan Kyuhyun dari atas ke bawah,ia tidak akan seperti latihan,tapi seperti akan berkencan.

    “Wae?”tanya Kyuhyun yang mersa dari tadi dipandangi Chanyeol,Chanyeol menggeleng.

    “Tidak,hanya saja kau seperti akan berkencan.”

    “Ani,aku hanya akan latihan untuk lomba yang akan diadakan kampus. Hyung seperti ini karena latihan band kami akan ditonton oleh dekan kampus kami.”Chanyeol menyelidik,tapi ia segera tersenyum.

    “Yasudah berangkatlah hyung.”Kyuhyun melambaikan tangannya dan pergi. Chanyeol memandangi punggung hyungnya dengan perasaan curiga. Tapi pikirannya ia buang jauh-jauh dan fokus kembali dengan gitarnya. Chanyeol menyanyikan lagu favoritnya yang mengingatkannya pada Taeyeon sambil membayangkan senyum Taeyeon.

    Selang beberapa lama ada yang mengetuk pintu rumah Chanyeol,ia pikir hyungnya yang kembali karena lupa membawa sesuatu,Chanyeol segera meletakkan gitarnya dan segera membukakan pintu. Tapi setelah dibuka ternyata Taeyeon,yang datang dengan penampilan cutenya.

    “Noona,masuklah.”Taeyeon mengangguk dan masuk kedalam rumah,didalam rumah ia celingukan seperti sedang mencari sesuatu.

    “Kau mencari hyung?”tebak Chanyeol,Taeyeon berbalik ke belakang menatap Chanyeol sambil mengangguk.

    “Ne,kemana dia?”

    “Hyung sedang pergi latihan dan ia….”Chanyeol tidak meneruskan obrolannya,Taeyeon menatap Chanyeol dengan penasaran.

    “Dia kenapa Chanyeol?”

    “Di…dia dia terlihat sangat tampan.”Chanyeol berbohong. Taeyeon tertawa melihat tingkah Chanyeol.

    “Ha ha kau itu lucu sekali,dia memang tampan setip saat.”pandangan Taeyeon beralih ke gitar yang tadi dimainkan oleh Chanyeol,dan ia segera menghampiri gitar itu.

    “Ini milikmu?”tanya Taeyeon,Chanyeol mengangguk. Taeyeon segera mengambil gitar itu dan duduk disofa.

    Chanyeol memandang Taeyeon dengan antusias,Taeyeon mencoba menyetel gitar yang ia pegang untuk mencoba menyesuaikan dengan nada yang ia inginkan. Setelah pas,Taeyeon mulai bernyanyi.

 

Haji motan mari neomu manhayo,hanbeondo dangsineun deutji motaetjiman

Nae ape beoyeojin nugungal amuna saranghal geureon sarameun anieyo

Sesangeui geu manheum saramdeul soge,naegen ojik geudaega boyeojyotgie

Geudaeman bomyeo seoinneungeollyo i sarang huen nan jal morreugeuseoyo

Aju eorin aiga hangsang geureohadeusi jigeum isungan ttaseuhi anajullaeyo…..

 

    Chanyeol takjub dengan Taeyeon,ia benar-benar mahasiswa seni yang hebat. Dia menghayati lagu yang ia nyanyikan,seperti ia perah mengalami hal itu. Matanya terpejam dan ekspresi yang ia tunjukkan sangat mengena dengan tema lagunya. Air matanya keluar dengan tiba-tiba,Chanyeol segera mengambilkan tissue untuk Taeyeon. Setelah Taeyeon selesai menyanyikan lagunya,Chanyeol segera memberikan tissue yang ia ambil tadi ke Taeyeon,Taeyeon menerima dengan senang.

    “Noona kau sangat hebat!”puji Chanyeol.

    “Gomawo.”Taeyeon menghapus air matanya dan tersenyum. Chanyeol ingin memeluk tubuh Taeyeon,ingin merasakan apa yang sedang dipikirkan yeoja yang sangat ia sukai itu. Tapi itu mustahil,karena yeoja itu milik Kyuhyun,hyung yang sangat ia cintai. Chanyeo pun mengambilkan minuman dingin untuk Taeyeon. Taeyeon menerima dengan senang.

    “Aku cengeng ya?”tanya Taeyeon dengan tertawa,dibalik tawanya itu tersimpan keraguan yang sangat besar didalam dirinya.

    “Tidak noona,aku memahami noona. Kau dalah yeoja yang berbeda dengan yang lain,jika aku boleh jujur,aku sangat mengagumi kepribadian noona.”Chanyeol mengungkapkan apa yang ia ingin keluarkan tapi tidak semua,yang hanya ia katakan hanya kekaguman,bukan yang lain,hal yang sangat ia simpan rapat-rapat dalam dirinya. Taeyeon kaget dengan apa yang dikatakan Chanyeol ,lalu ia senyuman.

    “Aku juga sangat kagum kepadamu,kau sopan dan baik juga ramah. Kau sabar menghadapi hyungmu yang sangat jail itu.”Chanyeol bahagia dengan perkataan Taeyeon yang membuat ia bahagia.

    “Noona,ini foto noona yang tertinggal di bus kemarin.”Chanyeol menunjukkan foto Taeyeon yang ia simpan disakunya,Taeyeon menatap foto itu.

    “Ambil saja,anggap saja itu foto noona kandungmu atau juga artis yang kau kagumi haha.”Taeyeon tertawa,Chanyeol merasa senang karena Taeyeon memberikan foto itu pada Chanyeol.

    Taeyeon menunggu Kyuhyun hingga Kyuhyun pulang dengan ditemani Chanyeol. Yang ditunggu pun tiba,ia melihat Taeyeon yang sedang bercanda dengan Chanyeol,Taeyeon menyapanya dengan senyum cerah. Tapi Kyuhyun hanya tersenyum singkat dan pergi ke kamarnya tanpa menghampiri Taeyeon. Chanyeol merasa kesal dengan tingkah hyungnya,ia akan beranjak menghampiri Kyuhyun tapi ditahan oleh Taeyeon.

    “Biarkan saja dia,mungkin dia sedang capek.”

    “Tapi,noona sudah menunggu sejak pagi.”Chanyeol mencoba menahan emosinya.

    “Tidak apa-apa,yang penting aku ditemani olehmu yang menurutku sangat menyenangkan.”Chanyeol menatap Taeyeon dengan tidak percaya,ia pikir Taeyeon akan kecewa dengan Kyuhyun,tapi ia malah sabar menghadapi hyung-nya yang menurutnya sudah sangat keterlaluan,ia bertambah kagum dengan Taeyeon.

    “Aku pulang dulu.”Taeyeon beranjak dari tempat duduknya,Chanyeol berusaha membantu Taeyeon,tapi Taeyeon menggeleng ke Chanyeol. Chanyeol duduk kembali,memandangi kepergian Taeyeon.

    Didalam bus,Taeyeon tidak bisa menahan tangisnya lagi,ia memikirkan apa yang terjadi tadi.

    “Apa dia sudah berubah,kemana dia yang dulu?”batin Taeyeon perih,ia merasakan sakit didadanya. Taeyeon mengusap air matanya,tapi hal itu tidak bisa membuat air mata Taeyeon berhenti keluar.

    “Kau harus berfikir positif Kim Taeyeon,mungkin dia sedang lelah.”Taeyeon tersenyum dan menghapus air matanya,beruntung bus yang ia tumpangi sedikit sepi,jadi tidak ada orang yang memperhatikan Taeyeon menangis.

    Sesampai di rumah,ia disambut appa,eomma dan adiknya yang duduk di sofa ruang tamu dengan tersenyum hangat.

    “Ada apa ini appa?”tanya Taeyeon kepada Tuan Kim,appa Taeyeon menunjukkan kunci. Taeyeon semakin bingung saja,Tuan Kim Taeyeon beranjak dai tempat duduknya dan menghampiri Taeyeon.

    “Selamat atas kelulusan tes mengemudimu,ini kunci mobil. Hadiah dari hasil kerja kerasmu untuk mendapatkan izin mengemudi.”Taeyeon benar-benar tidak percaya dengan apa yang dikatakan appanya itu.

    “Coba kau lihat ke garasi mobil.”suruh Nyonya Kim,Taeyeon segera pergi ke garasi,dan melihat mobil bmw putih yang selama ini ia impikan. Taeyeon bahagia,sejenak melupakan kejadian tadi. Meski Taeyeon berasal dari keluarga cukup berada dengan appa-nya yang bekerja sebagai ceo disebuah perusahaan dan eomma-nya wanita karir yang cukup sibuk,tapi ia tidak pernah meminta sesuatu hal yang menurutnya mahal jika orang tuanya tidak menawari ataupun memberikannya. Taeyeon tersenyum kepada kedua orang tuannya yang sedari tadi melihatnya. Taeyeon dengan senang hati mencoba mengendarai mobil barunya. Dan berjalan-jalan isekitar komplek rumahnya. Ketika ia sampai dipusat pertokoan Seoul,ia seperti melihat sosok Kyuhyun dengan seorang wanita.

    “Ah mungkin hanya perasaanku saja,oppa pasti sedang capek dan tertidur dirumah.”lirih Taeyeon sambil berlalu meninggalkan objek yang ia perhatikan tadi. Ketika ia sudah capek berkeliling kota Seoul,ia memutuskan kembali pulang kerumah.

    “Kau terlihat capek Taeyeon,kau harus beristirahat dulu.”pesan eomma Taeyeon sambil mengelus rambut putri sulungnya dengan tersenyum,Taeyeon mengangguk dan segera pergi kekamarnya. Ia memeriksa ponselnya,hanya ada satu buah pesan,ia berharap itu dari Kyuhyun,tapi ternyata dari Chanyeol.

 

From    :Chanyeol

    Noona kau terlihat keren memakai mobil barumu….🙂

 

    Taeyeon segera membalas sms Chanyeol.

 

To    :Chanyeol

    Gomawo,Chanyeol-ssi kau adalah yang pertama memujiku seperti itu,kau melihatku dimana?

 

     Tak lama kemudian ponsel Taeyeon kembali berbunyi.

 

From    :Chanyeol

    Oh ne,aku merasa senang melihat kau senang noona. Aku melihatmu ketika kau melewati rumah kami. Sudah dulu ya noona,sampai berjumpa dilain waktu.


    Taeyeon meletakkan ponselnya ditempat tidurnya sambil terduduk disofa kamarnya dengan pikiran campur aduk. Ia sedang khawatir dengan Kyuhyun,sampai saat ini ia tidak tahu kabar Kyuhyun karena Kyuhyun sama sekali tidak mengiriminya pesan. Taeyeon menghela nafasnya dengan seikit sedih,tapi sedikit terobati dengan ucapan Chanyeol tadi,ia merasa aneh karena hanya Chanyeol lah yang saat ini peduli padanya bukan namja chingunya.

    Menjelang malam di rumahnya,Chanyeol sudah selesai mandi dengan handuk yang melilit dipingganya dan menghanduki rambutnya yang basah. Ia berkaca dicermin dengan memandangi wajahnya sendiri.

    “Apa aku kurang tampan sehingga Taeyeon noona malah memilih Kyuhyun hyung?”Chanyeol bertanya ke dirinya sendiri.

    Tok..tok

    Ada yang mengetuk pintunya,Chanyeol membukanya. Terlihat Kyuhyun yang mabuk berat,ia seperti sudah kehilangan kesadarannya. Chanyeol segera memapah Kyuhyun menuju kedalam kamar Kyuhyun.

    “Hyung kenapa kau seperti ini?”tanya Chanyeol mencoba melepas pakaian Kyuhyun dan merasa ingin muntah dengan bau alkohol yang menyeruak dari Kyuhyun.

    “Buk..kan ur..rusan m..mu!”Kyuhyun membentak Chanyeol,Chanyeol hanya diam mungkin itu pengaruh alkohol. Kyuhyun pun muntah dibadan Chanyeol. Chanyeol terasa ingin muntah saja,ia memutuskan menelepon Taeyeon untuk membantunya karena hanya Taeyeon yang mampu mengatasi. Setelah sambungan telepon tersambung,Chanyeol segera meminta tolong pada Taeyeon untuk datang kerumahnya tanpa memberitahu keadaan yang sebenarnya. Taeyeon hanya menurut saja,meski hari mulai malam.

    30 menit kemudian Taeyeon datang,Chanyeol yang sudah mandi lagi menyuruh Taeyeon ke kamar Kyuhyun,Taeyeon masih bertanya-tanya kenapa Chanyeol menyuruhnya pergi kerumahnya dengan mendadak. Setelah melihat keadaan Kyuhyun,Taeyeon kaget dan segera menghampiri Kyuhyun yang masih setengah sadar.

    “Oppa,apa yang terjadi padamu?”tanya Taeyeon sambil mencoba membersihkan tubuh Kyuhyun dengan lap basah yang sudah disiapkan Chanyeol. Kyuhyun memandang wajah Taeyeon dan segera memeluk Taeyeon.

    “Masalah apa ? Jangan terlalu cema.”Kyuhyun mempererat dekapannya. Chanyeol yang melihat dari belakang Taeyeon hanya menahan rasa cemburunya dengan tidak menatap mereka.

    Setelah Kyuhyun tertidur dan badannya sudah bersih,Taeyeon pamit untuk pulang.

    “Gomawo noona,maaf jika aku menyusahkan noona. Karena aku sangat tidak tahan dengan bau alkohol.”keluh Chanyeol dengan ekspresi lucu.

    “Gwaenchana Chanyeol,aku tidak akan berpikir dua kali untuk membantu orang,apalagi itu menyangkut kau dan hyungmu.”ucap Taeyeon,ia segera menuju mobilnya yang terpakir dihalaman rumah Chanyeol dan Kyuhyun. Sebelum Taeyeon masuk ke mobil,ia melambaikan tangannya pada Chanyeol,Chanyeol membalas dengan senyum yang mengembang dibibirnya.

    Pagi hari yang cerah,Kyuhyun bangun dari tidurnya dengan wajah masih lesu. Ia mencoba mengingat apa yang terjadi tadi malam,ia memukul keningnya pelan sambil beranjak menuju dapur. Di dapur sudah ada Chanyeol yang rapi dengan seragamnya meminum vitamin c yang selalu rutin ia minum.

    Chanyeol meletakkan gelas yang ia gunakan untuk minum dimeja makan ,”Kau sudah bangun hyung? Bagaimana keadaanmu sekarang,lebih baik?”tanya Chanyeol mendekati Kyuhyun yang masih terlihat lesu.

    “Sudah sedikit lebih baik,gomawo saeng kau telah merawatku.”

    “Bukan aku yang merawatmu semalam hyung,tapi Taeyeon noona.”Kyuhyun kaget,dan ia mencoba mengingat ingat lagi,Kyuhyun memang merasakan kehadiran Taeyeon disampingnya semalam.

    Saat ini,Taeyeon sedang bersiap berangkat kuliah,ia memoles wajahnya dengan make up tipis. Taeyeon menatap penampilannya dicermin,setelah merasa sesuai dengan yang ia inginkan,Taeyeon mengambil tas-nya dan pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya,ia segera masuk kedalam mobil dan melajukkan mobilnya dengan kecepatan sedang. Ketika ia mengendarai mobil,didalam pikirannya hanya ada Kyuhyun yang sifatnya berubah akhir-akhir ini.

    Sesampai dikampus,Taeyeon melayangkan pandangannya kesegala penjuru kampus hanya ingin melihat sosok Kyuhyun,tapi ia tidak behasil menemukan sosok Kyuhyun yang sangat ia rindukan. Langkahnya terhenti ketika melihat sosok yang dicarinya sedang berkumpul dengan teman bandnya dibalkon kampus. Taeyeon ingin menghampiri,tapi langkahnya berhenti,tidak tahu kenapa Taeyeon merasa ia sedang tidak ingin mendekati namja itu,ia memutuskan berbalik arah menuju kelasnya.

    Selama pelajaran dikelasnya,Taeyeon terus melamunkan Kyuhyun yang berubah. Dosennya yang sedari tadi berada didepannya tidak ia sadari kehadirannya,dosennya berdecak kesal.

    “Taeyeon,apa yang kau fikirkan? Sehingga kau tak fokus dengan pelajaranku jadi untuk nona Kim yang berbakat…KELUAR DARI KELAS INI!!!”teriak dosennya, Mr.Jang yang terkenal galak. Taeyeon tidak menolak,ia malah berdiri membungkuk ke Mr.Jang dan keluar dari kelas tanpa terlihat beban sedikitpun.

    Taeyeon menuju toilet untuk mencuci wajahnya,ketika ia sedang mencuci wajahnya,keluar seorang mahasiswi dari dalam wc,tatapan gadis itu sangat aneh kepada Taeyeon. Taeyeon menatap mahasiswi itu dengan tatapan bingung padahal Taeyeon sama sekali tidak kenal dengannya,tatapan Taeyeon beralih kekaca yang ada dihadapannya setelah mahasiswi aneh itu keluar dari toilet,ia mengucir kuda rambutnya yang sedari tadi ia biarkan terurai.

    Ketika Chanyeol fokus dengan pelajaran yang ia sukai yaitu bahasa inggris,tiba-tiba ada yang melemparinya dengan kertas yang digulung-gulung hingga membentuk bola kecil. Chanyeol segera membuka kertas itu,isinya:

 

    Chanyeol-ssi,aku sangat mengagumimu sudah sngat lama,setiap aku memerhatikanmu,hatiku merasa bahagia. Kau membuatku membeku ketika melihat tatapan matamu. Aku sungguh sangat mengagumimu.

                                            Yoon Bomi

 

    Chanyeol menatap ke arah bangku Bomi yang berada tidak jauh darinya,Bomi melambaikan tangannya sambil tersenyum, “Aneh sekali,dizaman modern seperti ini ia masih berkirim surat seperti ini.”gumam Chanyeol sambil membalas surat Bomi,ketika selesai menulis ia melemparnya ke Bomi,setelah tepat kertas iu berad didepannya,Bomi membuka kertas itu dengan antusias.

 

    Aku sangat menghargaimu nona Yoon,tapi alangkah baiknya kau melirik orang lain yang tulus mencintaimu daripada aku…                                            Park Chanyeol

 


    Ekspresi wajah Bomi yang tadinya cerah,berharap balasan dari Chanyeol membuatnya senang berubah menjadi wajah sebal dan kecewa,ia menatap Chanyeol dengan sedih yang membuat Chanyeol merasa bersalah,tapi bagaimana lagi,itu adalah perasaannya,perasaan tidak bisa dipaksa untuk menyukai seseorang yang tidak ia sukai.Karena yang ada didalam pikiran Chanyeol saat ini adalah Taeyeon,ia mencoba melirik ke arah Kai yang sibuk mencatat apa yang dijelaskan oleh guru mereka dengan tersenyum.

    “Aku akan membantumu sobat.”batin Chanyeol sambil mengambil posisi duduk yang tegak dan mengambil buku catatannya untuk mencatat penjelasan guru bahasa inggris mereka yang menjadi guru favorite Chanyeol disekolah.

    Di kantin kampus,Taeyeon yang biasanya makan bersama Kyuhyun memilih mengajak Yoona,sahabatnya yang juga satu jurusannya dan mereka sudah berteman dengan sejak SMP, Taeyeon mengaduk milkshakenya tanpa meminum sedikitpun milkshake yang ia pesan,Yoona yang melihat Taeyeon hanya menggelengkan kepalanya.

    “Kenapa tidak segera kau minum,apa kau sedang ada masalah sehingga sedari tadi kau diam saja?”tanya Yoona dengan berhati-hati berbicara agar tidak membuat Taeyeon terluka.

    “Ne,ada sedikit masalah antara aku dan Kyuhyun oppa,tapi itu hanya masalah sepele,tidak perlu dicemaskan.”Taeyeon tertawa menujukkan jika ia baik-baik saja,tapi Yoona merasa tawa Taeyeon itu tidak tulus untuk menyatakan bahwa ia baik-baik saja malah terlihat jika Taeyeon menyimpan perasaannya sedihnya yang saat ini membebaninya.

    “Aku tidak suka jika kau seperti ini Taeyeon.”batin Yoona dan tersenyum pada temannya yang saat ini sedang minum milkshake yang sedari tadi tidak ia minum.

    Jam pulang tiba,Taeyeon berjalan menuju parkiran mobil sendirian dan mencari mobilnya,setelah ia menemukan mobilnya ia segera masuk kedalam mobil dan tidak segera menjalankan mobilnya,ia malah menangis.

    “Kemana kau yang dulu oppa? Aku merindukanmu.”Taeyeon berkata disela tangisnya,ia merindukkan saat Kyuhyun mengajaknya pergi ke sungai han untuk bersepeda bersama dan rindu Kyuhyun yang selalu marah jika Taeyeon tidak mau menurut kepadanya. Taeyeon menghapus air matanya dan mulai melajukan mobilnya.

    Saat ini Kyuhyun sedang menunggu seseorang sendirian di klub,ia terus memandangi jamnya sambil mengetuk meja pelan-pelan. Setelah sosok yeoja yang merasa ia tunggu terlihat bingung dengan keberadaan Kyuhyun,Kyuhyun segera memberi kode agar yeoja itu menghampirinya,yeoja itu akhirnya melirik Kyuhyun dan menghampiri Kyuhyun,Kyuhyun langsung memeluknya dengan erat.

    “Oppa,kau yakin jika yeoja chingu oppa tidak marah?”tanya gadis berwajah imut itu padanya.

    “Tidak Seohyun-ssi,aku bosan dengannya.”jawab Kyuhyun dengan muka sebal,gadis itu yang ternyata bernama Seohyun memandang wajah Kyuhyun dengan prihatin.

    “Jika Oppa bosan,kenapa tidak katakan saja padanya,aku merasa kasihan padanya.”Kyuhyun menatap Seohyun dan membelai rambutnya.

    “Aku belum siap untuk mengatakannya.”Kyuhyun mendaratkan sebuah ciuman dipipi Seohyun,sebenarnya ia masih sangat mencintai Taeyeon tapi karena Kyuhyun ingin sesuatu yang berbeda ia melakukan hal ini dengan adik kelasnya.

    Di ruang makan keluarga,Taeyeon tidak mengeluarkan suaranya sedikit pun,Tuan daan Nyonya Kim bingung dengan tingkah Taeyeon yang tidak seperti biasa,biasanya Taeyeon terus bercerita tentang Kyuhyun.

    “Apa yang terjadi padamu chagi?”Nyonya Kim yang berada disamping Taeyeon angkat bicara.

    “Anieya eomma,hanya ada sedikit masalah antara aku dan Kyuhyun oppa ,eomma aku ke kamar dulu ya,aku merasa pusing.”Nyonya Kim mengangguk,Taeyeon segera menuju kamarnya tanpa menyentuh makanannya.

    Saat Taeyeon di dalam kamar,tepat saat ada telpon yang masuk kedalam ponselnya,setelah Taeyeon lihat,telepon itu dari Chanyeol,lalu ia mengangkatnya.

    “Yeobeosseyo,ada apa Chanyeol?”tanya Taeyeon dengan nada lemah,Chanyeol yang merasa ada yang aneh dengan Taeyeon,segera berbicara dengan nada ceria.

    “Tidak noona,aku hanya rindu kepadamu saja.”

    “Haha kau selalu seperti ini.”Taeyeon tertawa ringan mendengar celotehan Chanyeol.

    “Aku serius noona,noona ada waktu malam ini.”

    “Anieya,ada apa?”

    “Ayo kita bertemu dicafe yang sering noona dan hyung kunjungi,aku ingin noona mengajariku tentang matematika,karena besok akan ada ulangan matematika susulan karena ulangan matematikaku kemarin gagal. Eottae?”

    Taeyeon berpikir sejenak,lalu ia menjawab, “Ne,mullon imnida.”

    “Gomawo noona.”Chanyeol menutup sambungan telepon degan nada ceria,Taeyeon hanya menggelengkan kepalanya.

    Malam hari,Taeyeon segera bersiap menuju cafe yang tadi sudah dikatakan oleh Chanyeol. Ketika diperjalanan,Taeyeon melihat sosok Kyuhyun berjalan keluar dari klub ,ia memastikan tapi terlambat,sosok yang ia anggap Kyuhyun sudah menghilang dikerumuman orang.

    “Pasti itu hanya perasaanku saja.”ucap Taeyeon.

    Setelah sampai dicafe,Chanyeol sudah menunggu disitu dengan tas yang biasa ia bawa kesekolah sambil melambaikan tangan. Taeyeon segera memarkir mobilnya dan berjalan ke arah Chanyeol.

    “Noona,aku sudah mempersiapkan tempat VIP didalam agar belajarku nanti nyaman!”seru Chanyeol,Taeyeon segera menggandeng Chanyeol menuju kedalam cafe,Chanyeol merasa gugup.

    Setelah memesan makanan,mereka segera menuju tempat yang sudah dipesan Chanyeol. Chanyeol mengeluarkan bukunya dan menunjukkan mana yang ia anggap sulit,Taeyeon menjelaskan dengan sabar meski Chanyeol belum terlalu mengerti. Pesanan datang,Taeyeon menyuruh Chanyeol berhenti belajar untuk sementara waktu dan memberikan minuman pada Chanyeol.

    “Ini,minumlah! Jangan terlalu memikirkan pelajaran yang akan membuatmu pusing.”pesan Taeyeon,Chanyeol menerima minuman yang diberikan Taeyeon dan segera meminumnya. Ekspresi ceria Taeyeon berubah menjadi sedih,Chanyeol melihat perubahan itu.

    “Taeyeon noona ada apa denganmu?”tanya Chanyeol sambil menyedot minumannya yang tinggal setengah gelas. Taeyeon menatap Chanyeol sambil memutar gelas minumannya yang belum terminum sedikitpun.

    “Tidak ada apa-apa.”Chanyeol menatap dalam-dalam Taeyeon,ingin melihat kepastian dari noona yang ia sukai itu. Chanyeol merasa ada kebohongan dan masalah yang ada difikiran Taeyeon.

    “Kau bohong noona,aku melihat ada kebohongan pada dirimu.”Taeyeon salah tingkah dengan ucapan Chanyeol yang sesuai dengan apa yang ia rasakan saat ini.

    Dengan berat hati,Taeyeon menceritakan semua, “Aku merasa hyungmu berubah. Tidak seperti dulu,aku sampai saat ini belum mendengar kabar darinya.”

    Chanyeol mendengarnya dengan sedih,ia juga merasakan perubahan hyung-nya itu. Karena akhir-akhir ini Kyuhyun sering pulang malam dengan keadaan mabuk.

    “Aku juga merasakan hal yang sama denganmu noona.”Taeyeon yang sedari tadi menunduk,menatap Chanyeol yang berada disampingnya dengan tatapan sedih. Lalu Taeyeon meluapkan kesedihannya dipelukkan Chanyeol yang hangat,Chanyeol kaget dengan yang dilakukan Taeyeon,ia ingin mendekap Taeyeon yang ada bersandar didadanya,tapi ia merasa ragu,karena tangis Taeyeon semakin keras,Chanyeol akhirnya mendekap Taeyeon.

    “Noona tenang saja,disini ada aku yang akan selalu membuat noona tersenyum.”ucapan Chanyeol sedikit membuat tangis Taeyeon mereda. Ia tidak menyangka jika Kyuhyun yang selama ini ia pikir sangat mencintai Taeyeon tega-teganya membuat Taeyeon menangis. Setelah beberapa menit menangis,Taeyeon bangkit dari pelukan Chanyeol,mengusap air matanya sambil tersenyum.

    “Terima kasih, sekarang aku merasa sedikit tenang karenamu,mianhae jika aku membuat bajumu basah dengan air mataku. Aku memang menyebalkan,benar kan haha!”Taeyeon tertawa tanpa beban,Chanyeol merasa senang dengan perubahan noonanya.

    “Tidak apa noona,ayo kita teruskan belajarku.”ajak Chanyeol.

    “Belajarku ? Yang benar belajar kita..karena disini aku juga seperti belajar. Benar kan?”canda Taeyeon sambil menyolek pinggang Chanyeol dan mengambil buku matematika yang sedari tergeletak dimeja.

    Sepulang dari belajar,Chanyeol pulang dengan bahagia,Kyuhyun sudah menunggu Chanyeol diruang tamu sambil duduk di sofa dan menonton tv,ia menatap Chanyeol dengan tatapan marah.

    “Kemana saja kau? Malam-malah seperti ini kau baru pulang?”tanya Kyuhyun dengan nada agak marah.

    “Cihh…seharusnya aku yang bertanya padamu,kenapa kau sudah pulang tidak dengan keadaan mabuk.”Kyuhyun berdiri dari sofa dan menghampiri Chanyeol bermaksud akan memukul Chanyeol.

    “Kenapa berhenti? Cepat pukul aku,jika itu membuatmu puas dan berhenti menyakiti Taeyeon noona!”marah Chanyeol,Kyuhyun menurunkan tangannya yang tadi terkepal dan siap memukul Chanyeol.

    “Apa maksudmu?”

    “Kau masih belum tahu,apa itu yang dinamakan cinta? Tak memberi kabar dan sekedar menanyakan keadaan pada kekasihnya. Kau kejam hyung!”Chanyeol pergi menuju kamarnya yang berada dilantai dua dengan hentakan kaki yang keras. Kyuhyun menjadi lemas dan merasa bersalah dengan Taeyeon. Ia mengambil ponsel dari saku celanany dan mencari nomer Taeyeon,setelah menemukan nama Taeyeon,ia memencet tombol “call”. Tapi panggilannya tidak dijawab oleh Taeyeon,ia mencoba beberapa kali tapi tetap tidak diangkat. Kyuhyun mematikan tv nya dan menuju kamar Chanyeol,ia mengetuk pintu kamar Chanyeol tapi tidak ada jawaban dari si pemilik kamar. Kyuhyun mengira jika Chanyeol sudah tertidur,tapi sebenarnya Chanyeol pura-pura tidak mendengar ketukan pintu dari Kyuhyun,karena ia yakin Kyuhyun akan menyatakan penyesalannya,Chanyeol hanya ingin Kyuhyun mengatakan langsung penyesalannya pada Taeyeon.

    Di kampus,ketika dosen yang akan mengajar Taeyeon berhalangan untuk datang,Taeyeon memilih mendengarkan musik dengan headseat melalui mp3-nya dibawah pohon sakura yang saat itu sedang mekar,Taeyeon menghayati lagu yang ia dengar sambil mengetukkan jarinya di pahanya. Tiba-tiba ada yang mencabut headseat sebelah kirinya,Taeyeon menoleh kearah orang yang mencabut headseat nya,ia kaget ketika mengetahui yang mencabut headseat nya adalah Kyuhyun,orang yang sangat ia rindukkan.

Taeyeon memutuskan mencabut headset sebelah kanan nya.

    “Wae?”tanya Kyuhyun sambil tersenyum,senyuman yang sangat Taeyeon rindukan.

    “Aku hanya merasa kaget.”

    “Kaget? Kenapa? Aku kan namja chingumu yang sudah menemanimu 1,5 tahun ini.”Taeyeon tidak bisa berkata apa-apa,Kyuhyun memeluk Taeyeon dengan erat.

    “Mianhaeyo jika aku membuatmu kecewa,aku merasa sangat menyesal. Sungguh,maafkan aku.”

    “Ne,aku sangat mencintaimu. Aku memaafkanmu oppa.”Kyuhyun melepas pelukannya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Taeyeon,bibir mereka bersentuhan satu sama lain dengan lama. Kyuhyun melepas ciuman mereka sambil menatap wajah Taeyeon.

    “Aku berjanji tidak akan pernah mengecewakanmu.”Taeyeon mengangguk senang,karena inilah yang sangat ia harapkan.

    Chanyeol sedang asyik bermain basket dihalaman sekolah bersama teman-temannya,Bomi melihatnya pinggir lapangan dengan tatapan kagum,ia kagum melihat ketampanan Chanyeol. Ia sampai tidak menyadari bola yang akan melayang kekepalanya.

    Duk..

    Bomi pun pingsan,ia sempat melihat wajah Chanyeol yang berada didepannya sedang khawatir terhadapnya,ia mencoba tersenyum sedikit,lalu ia tidak ingat apapun lagi.

    Bomi tersadar dari pingsannya,ia menatap sekeliling ruangan UKS. Dengan pelan,ia bangun dari tempat tidur UKS. Bomi berharap Chanyeol menunggu dirinya,tapi harapan itu pupus ketika yang ada dibangku UKS adalah Kai yang sedang tertidur. Dengan hati-hati Bomi turun dari tempat tidur dan mengambil selimut,ia mendekati Kai yang tertidur pulas,Bomi tersenyum melihat Kai sedikit mendengkur,Bomi menyelimutkan selimut yang ia bawa ke Kai. Bomi mengelus rambut Kai dengan lembut dan keluar dari UKS.

    Beberapa jam kemudian,Kai terbangun dan ia menyadari jika sekarang ia berada di UKS sendiri,ia melihat Bomi yang tadi berada di tempat tidur,tapi Bomi sudah tidak berada disitu. Kai menatap jam dipergelangan tangannya dan menunjukkan pukul 15.30.

    “Ya ampun,sudah setengah empat!”Kai bangkit dari bangku dan keluar mencoba melihat sekeliling sekolah yang sudah sepi,karena murid-murid sekolah sudah dipulangkan setengah jam yang lalu. Kai berlari ketaman sekolah,ia melihat Bomi duduk dibangku taman sendiri,Kai menghampirinya. Bomi menoleh ke Kai dengan senyum manisnya yang membuat Kai spechlees.

    “Kau sudah bangun?”

    “Ne,mianhae aku tertidur. Kau sudah sembuh?”Bomi mengangguk dan berdiri dari bangku taman.

    “Terima kasih atas bantuanmu. Kau sangat lucu saat tertidur,kau mendengkur.”Bomi tertawa,wajah Kai memerah menahan malu, “Ayo pulang bersama?”Bomi menawarkan sambil menjulurkan tangannya ke Kai,Kai mengaitkan tangannya ke Bomi. Mereka pun pulang bersama. Dibalik pohon taman,Chanyeol mengintip dengan senyum bahagia.

 

Flashback…

    Bomi keluar dari ruang UKS sambil memegang kepalanya yang masih sedikit sakit,Bomi hampir terjatuh tapi beruntung ada yang menahan tubuhnya yang ternyata Chanyeol,Bomi langsung salah tingkah.

    “Kemana Kai?”

    “Dia tertidur di UKS,aku tidak berani membangunkan dia. Karena dia tidur begitu lelap.”

    “Aku mau berbicara empat mata denganmu,bisa?”Bomi mengangguk.

    Sekarang mereka berada dibalkon sekolah,dan hanya ada mereka berdua. Chanyeol memandangi pemandangan disekitar sekolah yang sangat indah dengan mekarnya bunga sakura.

    “Kau melihat bunga sakura yang sedang mekar itu?”Bomi mengangguk.

    “Iya aku melihatnya,sangat indah.”komentar Bomi.

    “Itulah perasaan orang ketika bertemu dengan orang yang ia cintai.”ucapan Chanyeol membuat Bomi menoleh ke sosok pria tinggi disampingnya dengan fikiran bertanya-tanya.

    “Mwo? Apa maksudmu?” Chanyeol menatap gadis manis disampingnya.

    “Bomi-ssi,yang kumaksud itu Kai,ia pernah berkata padaku jika ia sangat mengagumimu,ia sangat terluka ketika kau mengirimiku surat. Kai sudah sangat lama menyukaimu. Dan kau seperti tidak tahu perasaanya.”Bomi merasa bersalah.

    “Tapi aku tidak pernah tahu jika ia menyukaiku,tapi aku pernah memikirkan perhatiannya yang lebih padaku.”

    “Itu dia alasan mengapa Kai tidak pernah menyatakan perasaanya,karena yang ada didalam fikirannya,kau hanya menyukaiku bukan dia. Jadi mulai sekarang,kau harus mencoba membuatnya bahagia karena mungkin hidupnya tidak akan lama lagi.”Chanyeol menjadi sedih,Bomi kaget dengan apa yang dikatakan Chanyeol.

    “Mak…sudmu ap..pa?”tanya Bomi.

    “Dia menderita leukimia akut yang sudah menyerangnya sejak kelas 3 smp. Jadi kau harus mencoba mencintai dia bukan sekedar menyukainya karena penyakitnya,kau harus mencoba mencintai dia tulus dari hatimu,karena kupikir hanya kau yang bisa membuatnya kuat.”Chanyeol pergi sambil membelai lembut Bomi,Bomi menjadi lemas dan ia memutuskan untuk melihat Kai di UKS,terlihat Kai masih terlelap,air mata Bomi yang ia tahan akhirnya keluar juga.

 

Flashback end….

 

    Ketika Chanyeol sedang asyik melamun,ia dikagetkan oleh seseorang dari belakang,ketika menoleh ternyata petugas taman yang akan membersihkan taman sekolah. Petugas taman itu menatap Chanyeol dengan tatapan marah dan seperti akan menelan Chanyeol hidup-hidup.

    “Hai kau,anak muda zaman sekarang memang sudah tidak peduli dengan kebersihan lingkungan sekolahnya sendiri. Coba lihat apa yang kau perbuat?!”petugas itu menunjuk bunga yang sudah berantakan diinjak oleh Chanyeol,dengan ketakutan ia segera berlari pergi menghindari petugas taman sekolah yang sedang murka.

    Ketika Chanyeol sampai dihalaman rumahnya,ia melihat mobil Taeyeon terparkir disitu,ia fikir Taeyeon sedang didalam bersama Kyuhyun. Ternyata benar ketika Chanyeol masuk kerumah,terlihat Taeyeon dan Kyuhyun memainkan piano diruang tengah bersama-sama serta menyanyikan lagu Way Back Into Love. Chanyeol kagum dengan suara Taeyeon dan Kyuhyun yang sangat merdu tapi ia juga merasa iri melihat mereka akur kembali,tanpa menimbulkan suara dan menggangu keduanya Chanyol naik tangga dengan pelan-pelan. Tapi ia gagal,karena Taeyeon melihatnya dan menyapanya.

    “Anyeong Chanyeol!”Kyuhyun juga menoleh sambil mendekap Taeyeon yang duduk disampingnya.

    Chanyeol melambaikan tangannya dengan perasaan malu, “Anyeong noona,hyung. Selamat bersenang-senang.”Chanyeol segera masuk ke kamarnya.

    Sementara itu ditempat yang lain,Bomi dan Kai sedang asyik berjalan-jalan di pinggir sungai Han yang sore itu nampak ramai,disepanjang jalan mereka terus bergandengan tangan layaknya seorang kekasih dengan masih memakai seragam sekolah. Bomi mengayunkan tangannya sambil bersenandung ria,Kai hanya terkekeh melihat tingkah Bomi. Ketika mereka sudah capek,mereka memilih duduk di pinggir sungai sambil menatap air tenang sungai Han. Dengan ragu,Kai menggenggam tangan Bomi erat-erat sepeti tidak ingin melepasnya. Bomi menatap Kai dengan bahagia,ia tidak pernah merasakan perasaan bahagia seperti ini.

    “Bomi-ah?”panggil Kai.

    “Mwo?”jawab Bomi dengan senyum manisnya.

    “Saranghaeyo.”ucap Kai dengan lirih,tapi Bomi bisa mendengarnya dengan jelas. Bomi segera memeluk Kai,yang membuat Kai kaget.

    “Nado saranghaeyo.”balas Bomi,Kai spontan kaget dengan jawaban Bomi,ia fikir Bomi tidak akan menerima pernyataan cintanya. Bomi melepas pelukannya dan kembali menatap sungai Han,Kai juga menatap sungai Han sambil tersenyum bahagia karena keinginannya selama ini tercapai.

    Bomi menyilangkan kakinya, “Kai,aku sangat ingin merasakan kebahagiaan seperti yang lain.”

    “Kau tentu sudah bahagia dan mungkin juga melebihi aku.”

    “Anieya,kau salah besar Kai. Aku tidak sebahagia seperti yang kau fikirkan.”keluh Bomi dengan mengulum senyumnya.

    “Maksudmu?”Bomi menatap Kai yang saat ini juga menatapnya dengan tatapan penasaran.

    “Aku hanyalah anak miskin,eommaku bekerja sebagai penjual makanan di jalan. Sementara appaku..appaku seorang pemabuk dan penjudi,dia seorang pengangguran. Eommaku yang selama ini berjuang mati-matian untuk menghidupi keluarga kami,dan appaku sering kali…”Bomi tidak meneruskan ucapannya,matanya memerah seperti ingin menangis. Benar saja,Bomi meneteskan air matanya sambil meneruskan perkataannya tadi, “Menyiksaku dan eommaku,dia selalu marah jika kami mengingatkan dia untuk menjauhi minuman keras dan ia juga akan marah jika uang persediaan untuknya tidak ada,padahal penghasilan ommaku pas-pasan.”

        Kai langsung memeluk yeoja chingu-nya itu dengan kasih sayang. Bomi terisak didalam pelukan Kai. Kai menyadari bahwa ia masih beruntung mempunyai keluarga yang utuh serta baik padanya dan kehidupan yang sangat melebihi cukup,tapi Bomi beruntung tidak memiliki penyakit seperti yang diderita olehnya.

    “Ayo aku ajak mengunjungi eommaku,dia berjualan tidak jauh dari sini.”Bomi menghapus air matanya dan menarik Kai pergi. Mereka terus berlari,hingga sampai disebuah warung kecil yang menjual kue ikan dan mie ramen.

    “Eomma!!” Bomi memanggil eommanya,keluarlah sosok wanita paruh baya yang masih cantik dari warungnya,ia tersenyum hangat ke Bomi. Bomi langsung berlari menuju wanita itu dan memeluknya yang ternyata dia adalah eomma Bomi.

    “Eomma,aku datang membawa temanku. Kai kemarilah!”Bomi menyuruh Kai menghampirinya dan Kai pun menghampiri kedua ibu dan anak yang sangat akrab.

    “Eomma,dia temanku…”

    Kai langsung memotong ucapan Bomi, “Ahjjuma,saya adalah pacar Yoon Bomi putri anda. Nama saya Kim Jongin,tapi teman-teman saya sering memanggil saya Kai.”eomma Bomi langsung tersenyum mendengar peenyataan Kai,Bomi menjadi malu dan salah tingkah.

    “Salam kenal,jaga putriku dengan baik selama dia berada didekatmu. Karena dia harta yang paling berharga dihidupku.”Kai mengangguk. Bomi bahagia melihat Kai cepat akrab dengan eommanya.

    Chanyeol memainkan bola basket dihalaman rumahnya yang cukup luas meski tanpa ring basket,ia sampai seperti mandi keringat. Chanyeol terus berlari bersama bola basketnya tanpa henti. Ketika ia merasa capek,dari belakang ada yang menyodorkan dia handuk dan minuman,ketika Chanyeol menoleh kebelakang,tampak Taeyeon tersenyum padanya.

    “Jika kau seperti ini,kau sangat keren.”puji Taeyeon,Chanyeol mengambil handuk yang tadi diberikan Taeyeon dan mengusap keringatnya dengan handuk itu.

    “Gomawo noona.”

    “Tapi jangan terlalu menyiksa diri,kau tidak akan keren tapi malah membuatmu terlihat tersiksa.”Chanyeol mengangguk sambil menegak air putih yang dibawakan Taeyeon.

    “Chagiya,ayo pergi!”ajak Kyuhyun dengan penampilan rapi.

    “Ne !!”Taeyeon berteriak ke Kyuhyun yang sedang menuju mobil Taeyeon,Taeyeon kembali menatap Chanyeol.

    “Terima kasih,karena kau telah membuat hyung mu kembali seperti dulu lagi. Sampai jumpa!”Taeyeon melambaikan tangannya sambil berlari ke arah Kyuhyun yang sudah siap didalam mobil,setelah mereka pergi,Chanyeol membasahi seluruh tubuhnya dengan air yang tadi diminumnya sambil membanting bola basket yang ia pegang dengan keras.

    Taeyeon dan Kyuhyun sedang asyik bersenda gurau di restoran cepat saji yang berada di pusat perbelanjaan sambil bermain game,yang sangat disukai oleh keduanya.

    “Kau sangat payah memainkan game ini.”ejek Kyuhyun yang membuat Taeyeon mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun langsung memeluk Taeyeon ketika menyadari kekasihnya itu sedang kesal padanya.

    “Mianhaeyo chagi.”Taeyeon mulai menampakkan senyumnya dan membalas pelukan Kyuhyun dengan erat,Kyuhyun terkejut ketika ia melihat Seohyun yang sekarang sedang menatapnya di pintu masuk restoran dengan tatapan marah. Seohyun menyilangkan tangan ke dadanya sambil memicingkan matanya dan segera pergi dengan raut wajah kesal. Kyuhyun segera melepas pelukannya dengan Taeyeon.

    “Ada apa oppa?”

    “Chagi,aku ada urusan mendadak dengan band ku,jadi aku pergi dulu ya,maaf jika aku membuat kencan kita kali ini gagal.”tampak raut wajah kecewa Taeyeon.

    “Ne oppa,tidak apa-apa. Pergilah.”ucap Taeyeon dengan berat hati tanpa rasa curiga sedikitpun,Kyuhyun mencium pipi Taeyeon dan segera pergi dari restoran dengan tergesa-gesa. Kyuhyun terus berlari,berusaha menemukan sosok Seohyun. Nafasnya tersengal-sengal,ia menuruni eskalator dan akhirnya ia menemukan Seohyun yang sedang duduk sendiri di toko kue,Kyuhyun segera menghampirinya dan duduk didepannya. Seohyun terlihat marah,Kyuhyun memegang tangan Seohyun,Seohyun tersentak ketika melihat Kyuhyun sudah ada dihadapannya.

    “Kenapa kau disini? Kau kan harus menemui dia.”Seohyun terlihat cemburu dan terlihat dari nada bicaranya yang berubah dingin,Kyuhyun malah tertawa melihat tingkah Seohyun,Seohyun menjadi bertambah marah melihat Kyuhyun tertawa.

    “Wae?! Kau malah tertawa,apa yang lucu?”

    “Hei,wajar saja jika aku tertawa seperti ini.”Kyuhyun berhenti tertawa dan menampakkan ekspresi serius,Seohyun menjadi bertanya-tanya pada dirinya sendiri karena pernyataan Kyuhyun.

    “Maksudmu apa?”tanya Seohyun.

    Kyuhyun mengambil sedikit kue Seohyun yang belum termakan sedikit pun dan memakannya, “Kau pernah bilang,kenapa aku tega dengannya dan tidak kasihan padanya. Dan aku mencoba mempertimbangkan apa yang kau katakan itu. Tapi kau masih ingat kan dengan yang kau katakan itu.”Seohyun mengangguk.

    “Tapi ketika aku bersamanya,kenapa kau menjadi cemburu seperti ini?”

    Wajah Seohyun memerah,ia mencoba memalingkan wajahnya,Kyuhyun hanya bisa terkekeh, “Ka..karena,,itu karena aku belum pernah melihat oppa dengannya secara langsung. Tapi setelah aku melihat kalian,aku merasa perkataan yang aku lontarkan dulu itu salah.”Seohyun mencoba jujur,Kyuhyun berpindah duduk disamping Seohyun dan memeluk Seohyun,Seohyun menyandarkan kepalanya ke bahu Kyuhyun.

    “Oppa aku tidak mau kehilanganmu,aku sangat mencintaimu.”

    “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu Chagiya.”Kyuhyun mengecup kening Seohyun.

    Taeyeon berjalan keluar sendiri dari restoran cepat saji,ketika ia sedang sibuk dengan ponselnya,ia bertubrukan dengan seseorang. Taeyeon jatuh tersungkur,sementara ponselnya terjatuh dengan keadaan sudah hancur. Taeyeon memunguti ponselnya,dan melihat siapa yang menabraknya. Setelah ia melihat siapa yang menabraknya,ia tercengang.

    “Chanyeol…”Chanyeol mencoba bangkit dari jatuhnya dan melihat siapa yang memanggilnya,wajahnya memerah ketika ia tahu yang ia tabrak adalah Taeyeon.

    “Noona?”tatapan Chanyeol beralih kearah ponsel Taeyeon yang sudah tidak karu-karuan,ia segera membantu Taeyeon dengan perasaan bersalah.

    “Mianhae noona.”

    “Gwaenchana,aku juga bersalah.”Taeyeon tersenyum,Chanyeol berdiri dan menjulurkan tangannya pada Taeyeon,Taeyeon langsung menyambut uluran tangan Chanyeol sambil mencoba berdiri,tapi ia terjatuh lagi karena kakinya terkilir.

    “Arrgghh..!”Chanyeol duduk kembali dan merasa khawatir dengan Taeyeon.

    “Noona,apa kakimu masih sangat sakit?”tanya Chanyeol,Taeyeon mengangguk lemah sambil meringis kesakitan. Chanyeol segera membelakangi Taeyeon yang terduduk lemas.

    “Kau kenapa?”

    “Ayo naik ke punggungku noona,aku akan menggendongmu ke mobilmu.”Taeyeon berpikir sejenak,lalu ia memutuskan untuk naik ke punggung Chanyeol. Chanyeol menggendong Taeyeon menuju parkiran mobil,jantung Taeyeon berdebar-debar entah kenapa perasaannya menjadi aneh,ia seperti nyaman berada di gendongan Chanyeol. Sesampai di parkiran,Chanyeol langsung mencari mobil Taeyeon dan menurunkan Taeyeon di bangku samping kemudi depan,bukan di bangku kemudi. Taeyeon merasa bingung.

    “Siapa yang akan menyetir mobil ini,jika aku berada disini?”tanya Taeyeon.

    “Aku yang akan menyetir noona,jangan khawatir.”Chanyeol menunjukan smirk-nya dan duduk dibangku kemudi,ia mulai melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Taeyeon menatap wajah Chanyeol dengan perasaan berdebar-debar,ia merasa hanya Chanyeol yang selama ini berada disampngnya ketika ia sedih dan hanya Chanyeol yang peduli padanya,kepeduliannya melebihi Kyuhyun,lalu Taeyeon tersenyum membayangkan semua kebaikan Chanyeol padanya. Chanyeol menghentikan mobil dihalaman depan rumah Taeyeon dan memberikan kunci mobil ke Taeyeon.

    “Noona ini kuncinya,aku harus segera pulang sekarang.”Taeyeon menerima kunci mobil itu. Chanyeol pun keluar dari mobil,diikuti Taeyeon.

    Brukk..

    Taeyeon terjatuh lagi,Chanyeol dengan sigap langsung memapah Taeyeon.

    “Bantu aku masuk kedalam rumah. Jebal?”mohon Taeyeon,Chanyeol tertegun dan merasa senang karena akhirnya ia di ajak Taeyeon mampir kerumahnya,karena selama ini Chanyeol belum pernah memasuki rumah Taeyeon,meski ia sering beberapa kali mengantar Kyuhyun untuk menjemput Taeyeon.

    “Baik noona.”Chanyeol memapah Taeyeon kedalam rumah dengan hati-hati,Taeyeon memencet bel rumah,tidak lama kemudian Nyonya Kim membukakan pintu dan merasa khawatir melihat Taeyeon yang dipapah oleh Chanyeol dan segera menyuruhnya masuk,lalu Chanyeol membantu Taeyeon duduk disofa,sementara Nyonya Kim membawa kotak obat dan mengobati sedikit luka goresan di lutut sebelah kanan Taeyeon.

    “Kenapa kau bisa seperti ini sayang?”tanya eomma Nyonya Kim sambil memasang hansaplast dan memasukkan kembali obat yang ia keluarkan ke dalam kotak.

    “Hanya kecelakaan ringan,eomma tidak perlu khawatir.”Nyonya Kim tersenyum,tatapannya kini beralih ke Chanyeol yang dari tadi diam memandangi rumah Taeyeon yang besar.

    “Siapa dia ?”

    “Dia Chanyeol,adik Kyuhyun.”

    Chanyeol berdiri dari sofa dan memperkenalkan diri, “Cho Chanyeol imnida.”

    Nyonya Kim tampak senang melihat Chanyeol, “Ne,salam kenal Chanyeol. Kau terlihat lebih tampan dan baik dibanding hyungmu.”

    “Eomma?”Taeyeon menyela,Chanyeol tersipu malu dan menggaruk rambutnya yang tidak gatal.

    “Gamsahamnida ahjjuma.”Chanyeol membungkukkan badanya,Nyonya Kim segera mengembalikkan kotak obat yang ia bawa dan menuju dapur. Hayeon,adik Taeyeon tiba-tiba muncul dari lantai atas dan turun mendekati Taeyeon.

    “Onnie,,,!!!”Hayeon berteriak sambil memeluk Taeyeon,Taeyeon membelai rambut bob Hayeon dengan kasih sayang. Chanyeol melihat kepribadian Taeyeon yang keibuan dengan kagum.

    “Ne,Hayeon. Hayeon perkenalkan ini adik Kyuhyun oppa.”Hayeon memandang Chanyeol dengan wajah lucunya dan menjulurkan tangannya.

    “Oppa,Kim Hayeon imnida. Kau tampan sekali,jika aku boleh memilih aku akan pilih oppa dibanding Kyu oppa.”Hayeon menggembungkan pipinya yang membuat Chanyeol tertawa sambil menyambut uluran tangan Hayeon.

    “Cho Chanyeol imnida,kau juga manis dan lucu. Terima kasih atas pujianmu.”Chanyeol memangku Hayeon dan mencubit pipinya,Taeyeon merasakan perbedaan antara Kyuhyun dan Chanyeol terhadap keluargnya,Kyuhyun tidak begitu akrab dengan keluarganya padahal keluarganya sudah mengenal Kyuhyun lebih lama,sementara Chanyeol yang baru mengenal keluarganya,langsung bisa akrab dan menyesuaikan diri,itu membuat Taeyeon bertambah kagum kepada Chanyeol. Nyonya Kim datang membawa minuman minuman dan makanan.

    “Ini minuman dan sedikit makanan kecil untuk kalian.”Nyonya Kim duduk disamping Taeyeon dan nampak senang melihat Chanyeol dan Hayeon saling bercanda.

    “Kalian akrab sekali,padahal kalian baru saja saling mengenal.”

    “Ne eomma,Chanyeol oppa sangat baik dan menyenangkan. Tidak seperti Kyuhyun oppa yang tidak pernah mengajakku bermain seperti ini.”keluh Hayeon sambil memeluk Chanyeol. Taeyeon juga merasakan apa yang dikatakan oleh Hayeon dengan menghembuskan nafasnya.

    “Eomma juga merasa jika Chanyeol lebih baik,tapi sayang Taeyeon lebih tua dari Chanyeol.”Nyonya Kim tertawa,Chanyeol merasa nyaman berada dirumah Taeyeon yang penuh dengan kehangatan keluarga yang utuh,ia teringat kedua orang tuanya yang hanya mengunjunginya 1 tahun 3 kali,itu pun jika mereka sempat.

    “Chanyeol,sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu.”selidik Nyonya Kim,seperti tahu isi hati Chanyeol, “Cerita pada kami,anggap saja kami seperti keluargamu. Jangan terlalu sungkan dengan kami.”

    “Ne ahjjuma,aku teringat dengan appa dan eommaku yang sekarang berada di luar negeri,mereka jarang sekali pulang untuk sekedar mengunjungi aku dan hyung. Kadang aku merasa lebih memilih kehilangan semua harta yang kumiliki,daripada kehilangan mereka.”Chanyeol menunduk dengan wajah sedih,Hayeon yang tahu isi hati Chanyeol langsung memeluk Chanyeol. Nyonya Kim dan Taeyeon merasa terharu dengan cerita Chanyeol,selama ini Kyuhyun belum pernah menceritakan semua tentang keluarganya,yang ia tahu Kyuhyun dan Chanyeol tinggal di seoul sendiri sedangkan orang tua mereka tinggal diluar negeri.

    “Chanyeol,ahjjuma mengerti perasaanmu. Tenang saja,disini ada kami yang akan selalu ada untukmu.”

    “Gamsahamnida ahjjuma.”Chanyeol tersenyum bahagia karena masih ada yang peduli padanya.

    Hari minggu tiba,Taeyeon pergi ke rumah Kyuhyun sambil membawa makanan buatannya sendiri. Taeyeon berharap Kyuhyun dan Chanyeol menyukai masakannya. Ketika Taeyeon sampai dirumah Kyuhyun,ia melihat Chanyeol sedang berkebun.

    “Chanyeol!”panggil Taeyeon,Chanyeol menoleh dan senang melihat kehadiran Taeyeon.

    “Noona,pagi-pagi sekali kau sudah datang kemari. Ada perlu apa noona?”tanya Chanyeol,Taeyeon mengangkat wadah makanan yang ia bawa. Chanyeol mengerti maksud Taeyeon.

    “Kemana hyungmu?”tanya Taeyeon sambil menengok ke rumah Kyuhyun.

    “Dia dari tadi malam tidak pulang,dia mengatakan ada kepentingan mendadak yang harus segera ia urus.”Taeyeon tampak kecewa,ia memandang tanaman yang akan ditanam Chanyeol.

    “Kau mau menanam semua bibit bunga itu?”

    “Iya,agar rumah kami tampak lebih indah.”Taeyeon meletakkan wadah makanan yang ia bawa dan menggulung lengan bajunya,lalu ia mengambil salah satu bibit bunga dandelion.

    “Ayo kita bekerjasama!”seru Taeyeon,Chanyeol tertawa melihat tingkah Taeyeon. Dan mereka pun menanam semua bibit bunga dengan rapi,sesekali mereka bercanda dan berlarian saling mengejar satu sama lain. Chanyeol berhasil menangkap Taeyeon yang mengusapkan tanah ke wajahnya,mereka terdiam ketika menyadari jika saat itu Chanyeol memeluk tubuh mungil Taeyeon. Wajah keduanya memerah,Taeyeon memalingkan wajahnya dan mulai menanam bibit bunga lagi,ia tidak ingin Chanyeol melihat wajahnya yang memerah.

    Setelah menyelesaikan pekerjaan mereka,mereka segera memakan makanan yang dibawakan oleh Taeyeon. Taeyeon melihat ekspresi wajah Chanyeol setelah memakan makanan yang ia bawakan.

    “Wae noona?”tanya Chanyeol sambil meletakkan sendoknya di piring,Taeyeon menjadi salah tingkah, “Aku tahu,pasti noona ingin memastikan makanan yang kumkan tadi rasanya bagaimana,iya kan?”Taeyeon menatap Chanyeol takjub,karena dia bisa menebak apa yang saat ini Taeyeon rasakan.

    “Rasanya sangat enak noona.”Taeyeon lega mendengar Chanyeol memuji masakannya. Ponsel Taeyeon berbunyi dan ia mengangkatnya,Chanyeol yakin telepon itu dari Kyuhyun. Tapi ternyata bukan dari Kyuhyun.

    “Yeobeoseyo,ini dari siapa? Kau Yoona,ada apa? Iya aku baru ingat,baik aku akan segera kerumahmu,ne. Anyeong.”Taeyeon mematikan sambungan teleponnya.

    “Siapa noona?”

    “Dari temanku Yoona,aku lupa jika hari ini aku berjanji padanya untuk mengajari dia bermain gitar untuk mempersiapkan drama musikalnya.”

    “Baiklah noona.”

    “Baiklah aku akan pergi sekarang.”Taeyeon beranjak dari duduknya,Chanyeol ikut berdiri.

    “Noona berhati-hatilah.”Taeyeon mengangguk dan menuju mobilnya,saat Taeyeon akan melajukan mobilnya ia sempat melambaikan tangannya ke Chanyeol.

    Bomi dan Kai sedang pergi ke taman bersama. Disepanjang mereka berjalan di taman,mereka selalu bercanda.

    “Kai,kau terlihat pucat? Apa kau tidak enak badan?”tanya Bomi ketika mereka duduk disebuah bangku taman.

    “Anieya,aku baik-baik saja. Sungguh !”Kai membelai lembut rambut Bomi,dia merasakan sekujur badannya sakit semua,tapi Kai tidak ingin membuat acara kencan pertama mereka berantakan jadi ia harus menahan rasa sakitnya hanya untuk Bomi.

    Bomi merasa kurang yakin dengan pernyataan Kai, “Jangan mencoba berbohong padaku Kai.”Kai tersentak dengan kata-kata Bomi,ia menggeleng lemah, “Baiklah aku akan membeli es krim dulu,tunggu sebentar.”Bomi beranjak dari bangku menuju tukang es krim yang tidak jauh dari mereka,Kai mencoba merogoh sakunya untuk mencari sesuatu,wajahnya pucat ketika yang ia cari tidak ada.

    “Kemana obatku?”batin Kai dengan khawatir,Bomi datang kembali membawa dua buah es krim dan melihat Kai yang kebingungan.

    “Kau kenapa?”

    “Ah anieya,hanya saja aku…aku lupa membawa ponselku.”Bomi duduk kembali disebelah Kai dan menyerahkan es krim rasa coklat pada Kai,Kai menerimanya dengan senyuman. Kai terus menahan rasa sakitnya yang terus menjalar diseluruh tubuhnya.

    “Kai,kau yakin sedang baik-baik saja?”tanya Bomi meyakinkan lagi.

    “Ne,aku sangat baik-baik saja,ayo kita kekolam sebelah sana.”tunjuk Kai ke kolam yang sedang sepi pengunjung,Bomi mengangguk. Mereka pun berdiri bersama dan berjalan menuju kolam.

    Kai merasa linglung ketika mereka akan berjalan ke kolam,ia terus menahan beban tubuhnya yang mulai tidak seimbang,ia melihat wajah Bomi yang tersenyum cereah dan ia tersenyum tipis. Ketika baru sampai di kolam,Kai sudah tidak bisa menahan sakitnya,ia merasa ada cairan yang keluar dari hidungnya.

    Bruk..

    Kai pun pingsan,Bomi kaget melihat itu semua,air matanya keluar dan ia mulai berteriak meminta tolong ke semua orang.

    “Tolong! Kumohon ada yang menolong dia.”Bomi terisak,orang-orang mulai mendatangi mereka dan ada yang memanggil ambulance.

    Beberapa menit kemudian ambulance datang,Kai segera dibopong ke ambulance dan Bomi ikut masuk kedalam ambulance. Didalam ambulance Kai langsung diberi bantuan pernafasan,sementara Bomi terus menggenggam tangan Kai dengan air mata yang terus mengalir. Petugas kesehatan yang sejak tadi berada disamping Bomi merasa kasihan dan mengelus punggung Bomi dengan lembut.

    “Tenang,dia akan baik-baik saja.”ucap petugas kesehatan berusaha menenangkan Bomi,tapi Bomi tidak bisa tenang sedikit pun,sementara orang yang mulai bisa ia cintai itu terbaring lemah tidak berdaya. Ambulance berhenti didepan rumah sakit,pintu ambulance dibuka. Kai dipindahkan ke tandu yang dibawa petugas rumah sakit dan diangkat ke UGD. Bomi turun dari ambulance sambil mengeluarkan ponselnya,bermaksud menelepon seseorang tapi dia tidak tahu siapa yang akan dia telepon karena dia tidak tahu keluarga Kai,akhirnya dengan pikiran kacau,Bomi mencoba menelepon Chanyeol,dapat tersambung tapi belum diangkat oleh Chanyeol.

    “Ayo angkat,kumohom.”harap Bomi dengan muka pucat,akhirnya Chanyeol mengangkat telepon dari Bomi.

    “Iya,ada apa?”tanya Chanyeol.

    “K..kai,Tolong dia kumohon hiks..”Bomi mengusap air matanya.

    “Ada apa dengan dia?!”tanya Chanyeol setengah berteriak.

    “Dia pingsan…kumohon datang ke rumah sakit ****** tapi sekarang dia berada di UGD cepat kemari sekarang.”Chanyeol tidak menjawab,dia langsung mematikan sambungan telepon,Bomi semakin terisak,dengan tergesa-gesa dia segera menyusul Kai didalam UGD. Bomi mencoba mencari Kai di ruang emergency,dia berhasil menemukan Kai disebuah ruangan yang tidak ditutup pintunya,ia melihat Kai yang sedang diberi pertolongan oleh dokter. Bomi meremas bajunya melihat namja chingunya yang tengah mempertaruhkan nyawanya. Setelah Kai diberi pertolongan oleh dokter dan dokter beserta asistennya pergi,Bomi mendekati dokter yang melewatinya.

    “Bagaimana keadaan dia?”

    Dokter itu menoleh ke arah Kai sambil mendesah panjang dan beralih ke Bomi yang nampak khawatir, “Hanya mukjizat yang bisa menyelamatkannya,karena penyakitnya sudah sangat akut dan tidak ada yang bisa dilakukan lagi kecuali donor sumsum tulang belakang.”

    “Sumsum tulang belakang,aku bisa mendonorkannya!”seru Bomi.

    “Tidak sembarang sumsum tulang belakang yang bisa didonorkan. Permisi,saya masih banyak urusan.”

    “Terima kasih,saya akan usahakan yang terbaik untuknya.”Bomi membungkuk ,dokter itu pun mengangguk dan meninggalkan Bomi. Bomi mendekati Kai yang sudah diberi oksigen dan infus. Bomi menoleh ke monitor yang menunjukkan detak jantung Kai,dia berharap detak jantung Kai terus seperti itu,terus berdetak kencang. Bomi duduk disamping Kai sambil menggenggam tangan Kai.

    “Kenapa kau harus seperti ini? Aku benci kau yang seperti ini,aku benci jika jarum-jarum tajam itu melukaimu dan meninggalkan bekas dikulitmu.”lirih Bomi,dia tetap berharap Kai mendengar keluh kesahnya,meski dia sedang tidak sadar,Bomi pun tertidur disamping Kai.

    Chanyeol berlari,mencoba mencari tahu dimana tempat Kai berada,setelah dia mengintip pintu disebuah ruangan yang tidak tertutup dengan rapat, Chanyeol merasa lega karena itu ruangan Kai dengan Bomi yang tertidur pulas disampingnya.

    “Aku merasa sedikit tenang jika ada kau Bomi,kau yang selalu memberi Kai semangat hidup.”Chanyeol menutup pintu ruangan itu dan pergi meninggalkan mereka berdua yang terlihat pulas. Chanyeol mengeluarkan ponselnya,mencoba menelepon orang tua Kai yang sudah lama ia kenal.

    Taeyeon sekarang berada diruang tamu rumah Yoona,ia mengajari Yoona bermain gitar sekaligus melatih vokal Yoona.

    “Kau itu,jarimu lebih panjang dariku. Tapi kenapa kau tidak bisa meraih senar gitar itu.”

    “Taeyeon,aku belum terbiasa bermain gitar. Aku baru mencobanya.”Taeyeon menghela nafasnya dan berusaha sabar.

    “Coba lemaskan jarimu dan rileks.”Yoona menuruti kata-kata Taeyeon,dan ia mulai memainkan gitar lagi,kali ini Yoona sedikit bisa menjangkah senar-senar gitar.

    “Bagus,kenapa kau memilih peran itu ?”tanya Taeyeon penasaran,Yoona meletakkan gitar yang baru ia pinjam dari Taeyeon kemarin.

    “Karena menurutku peran itu cocok denganku.”jawab Yoona singkat.

    “Hanya itu saja,aku pikir kau ingin peran ini karena kau ingin melakukan adegan ciuman dengan pemeran prianya.”Yoona langsung melempar Taeyeon dengan bantal sofanya,Taeyeon tertawa keras melihat Yoona dengan muka bersemu merah.

    “Tidak begitu juga Taeyeon.”Yoona menggigit bibirnya sambil menutup wajahnya.

    “Lee Donghae,ia teman satu band Kyuhyun oppa dan dia sangat tampan serta menarik.”terka Taeyeon yang menambah semu merah di wajah Yoona.

    Yoona membuka tangannya yang sedari tadi menutup wajahnya, “Hentikan,kau membuatku malu.”

    “Baiklah,aku kira latihan hari ini sudah cukup. Aku harus pulang sekarang.”ucap Taeyeon sambil memandang jam dinding di ruang tamu Yoona yang menunjukkan jam 2 siang.

    “Baiklah seongsengnim !”canda Yoona sambil hormat seperti seorang sersan. Taeyeon tertawa geli melihat tingkah Yoona. Taeyeon diantar oleh Yoona hingga sampai gerbang rumahnya.

    “Taeyeon berhati-hatilah.”pesan Yoona.

    “Pasti Yoona,Anyeong !”Taeyeon melambaikan tangannya dan masuk kedalam mobilnya.

    Kyuhyun saat ini sedang bermain billiyard didampingi Seohyun. Mereka nampak sangat mesra,tidak peduli jika mereka sekarang ini sedang berada ditempat umum.

    “Oppa,aku merasa capek. Ayo istirahat dulu.”ajak Seohyun,Kyuhyun mengangguk dan menggandeng tangan Seohyun menuju bar yang ada di tempat billiyard itu.

    “Pesan vodka 2 botol kecil saja,kami sedang malas mabuk.”ucap Kyuhyun sambil mengecup pipi Seohyun.

    “Oppa,kapan kau akan mengajakku ke rumahmu?”tanya Seohyun.

    “Jika nanti rumahku sedang sepi,karena aku hanya tinggal bersama adikku. Jadi tidak begitu sulit kau harus ke rumahku.”

    “Tapi kapan hal itu bisa terwujud?”

    “Suatu hari nanti pasti akan terwujud chagi.”Kyuhyun mendekap tubuh Seohyun.

    “Ini minuman pesanan kalian !”seru pelayan bar sambil memberikan minuman yang tadi dipesan Kyuhyun. Setelah mereka bersulang,mereka segera meminum vodka mereka sambil tertawa.

Advertisements

39 comments on “[FREELANCE] Look At Me Please (Twoshot/Chapter 1)

  1. yyaa ampun kyuppa jahat banget,kasian tae eon..
    kalau begitu sebaiknya taeyeon eonni dg chanyeol oppa aja..
    ditunggu nextnya ..
    Hwaiting

  2. Daebak, kyu oppa jahat banget sih kan kasihan taeng eonni, chanyeol oppa jaga taeng eonni baik-baik ya.. 😀
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting.. 😉

  3. Kyuhyunnya jahat duain taeyeon…..
    Thor buat kyuhyun menyesal selamanya thor, biar tau rasa….
    Next thor dotunggu kelanjutannya……

    Fighting

  4. Kyu…!!!! i will kill you..!!! Jahat bgt eoh disini..:@
    Ya mending taeng ama chanyeol aja dah..

  5. Chanyeol jagain Taeng mu dari Kyu yang tega teganya ninggalin dia -_- .. Thor ff nya asikk !! Thoh punya ChanTae moment ^^ hahahaha … Next chap ditungguin yahh!! FIGHTING! ah , jangan lupa buat kyu nyesel karna ninggalin Taeng! Chanyeol oppa bisa sama Taeng unnie!!

  6. Skyuhyun kejam..udah deh taeng unnie sama chanyeol aja…aduh harusnya kyuhyun ketahuan nih selingkuh sama seohyun biar taeyeon pacaran sama chanyeol..aku tunggu chapter 2 nya yah…fightingg^^

  7. Wailah kyu.. gak puas apa punya pacar 1 -_- sudahlah taeng ama chanyeol aja ya.. seo ambil saja tuh si kyu. Updatesoon! Hwaiting.

  8. kyuhyun jahat sekali -_- untung masih ada chanyeol. udah putusin aja lah kyuhyun terus jadian sama chanyeol haha next nya di tunggu 🙂

  9. Ahhh chanyeol baik banget sihhh
    Klo kakaknya gak sah dibahas lagi, sebel….
    Ingin merasakan hal yg berbeda? Jadi bad boy? Ckckckck klo taeng tau trus gak maafin baru tau rasa lohhh
    Lebih setuju ke chantae aja daripada kyutae
    Ditunggu kelanjutannya~

  10. YEAY… ada ff bru… XD
    OMG… Kyu kmu kok gtu… 😦 jhat bnget sih sma Tae eonn…
    kn ksihan Tae eonn 😥

    Tpi,kn ada Chanyeol yg slalu mmbuat Taeng mnjadi snang…
    nggk kyak Kyu… 😛
    wkwkwk…. ksihan Kai,Kai jgan mninggal dlu dong ksihan Bominya…

    Aigoo… itu Seo cntil bnget sih…
    awas lho ntar ktahuan Chanyeol,Kyu bwa cwek lain ke rmah… :V
    Ai~ kyaknya Chanyeol udh lngsung akrab sma keluarga Taeng…

    mnding Tae eonn plih Chanyeol aja….
    Thor klanjutannya di tnggu yaa.. 😀
    FIGHTAENG!! ❤

  11. kasian banget taeyeon unnie .. semoga chanyeol bisa bahagiain unnie 😥
    next chapter jangan lama-lama ya hhe

  12. uhuhu kyu oppa jahat ih 😦 udah tae sama chanyeol oppa ajaaaa wqwqwq. lanjut ya thooor hehehe fightaeeeng

  13. Biarin ajah kyu happy hapyy sekarang nanti aja mohon2 deehh hati taeng udah pindah ke chanyeol yang lucu dan gemesinn aaahh chanyeol sii happy virus baikk bgt cepet2 deehh hajar sii hyungmu yang nyebelin biar tau rasaa,, taeng jugaa udahh ada chanyeol sii baik hatii tenang aja biarin kyupil nanti menyesall

  14. Kyuppa nappeun. Taeng eonni pilih yeol oppa aja dah, gak usah basa basi. Cocok banget kok.
    Kai bertahanlah Demi Bomi tercinta.
    Update soon Thor. Hwaiting^^

  15. kyuhyun sangat kejam… seohyun apalagi… mereka berdua sma2 menyebalkan.. udah deh taeng eonni mending kamu sma chanyeol aja yang lebih perhatian padamu… 🙂

  16. Kyuhyun jahat banget.oh my!you’re cheating her?!udh lah taeyeon sama chanyeol aj!,selagi masih ad org yg lebih sayang kamu taeyeon.makin penasaran aj nih!keep writing!! FIGHITNG😊😊

  17. Kyuhyun jahat banget sihh.. Taeyeon sama chanyeol aja. Penasaran banget sama kelanjutannya. Dilanjut ne

  18. Pingback: [FREELANCE] Look At Me Please (Chapter 2/END) | All The Stories Is Taeyeon's

  19. Hallo, seru tapi masih kurang greget mungkin konfliknya blm klimaks. Saran bolehnya, setelah tanda baca koma lebih baik pakai spasi :). Trs menurutku bomi kecepatan bilang cinta padahal dia blm mencintainya …. semangat 🙂

  20. mendingan unnie dan kyu oppa putus aja, kan mereka berdua sudah tak punya perasaan satu sama lain. daripada unnie terus sakit seperti itu.

    taeyeon unnie jangan memilih deh diantara chanyeol dan kyuhyun biarlah unnie sendiri saja dulu

  21. thor kata katanya masih banyak yang kurang dan kelebihan nih tolong perbaiki lagi ya supaya para reader setia bisa enak ngebacanya

    fighting!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s