[FREELANCE] Art Death (Chapter 5/END)

artdeath

Art Death 5 END

Author        : Anke Putri

 

Rating        : General

 

Length        : Short Story

 

Genre        : Horror,Romance,Mistery

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Byun Baekhyun

          -Cho Kyuhyun


Other Cast    :-Tiffany Hwang

         -Jessica Jung

         -Luna Park

         -Im Yoona

         -D.O Kyungsoo

         -Kim Jongwoon

         -Park Yeeun / Yenny

         -Kwon Yuri

         -Park Jin Young

         -Lee Soomaan

         -Siwon Choi

         -Lee Sunkyu / Sunny

         -Choi Sooyoung

         -E.T.C

Preview: Chapter 1, Chapter 2, Chapter 3, Chapter 4

 

Author Note     : Tidak terasa sudah chapter terakhir. Terima kasih untuk para reader yang sudah sabar menunggu dan mau membaca FF ku dari awal hingga akhir. Tak lupa,terima kasih buat Tuhan yang mau memberikkan ide-ide untukku dan juga para biasku. Maaf tidak bisa izin secara langsung karena telah mencantumkan nama kalian di FF ku kali ini. Sampai jumpa di FF berikutnya annyeong !! jangan lupa beri ide baru mengani FF yang akan datang ya ?
    

    Kabar mengenai hubungan Taeyeon dan Baekhyun cepat sekali merebak,dalam satu hari saja seluruh penghuni asrama tahu jika Taeyeon dan Baekhyun berpacaran. Banyak yang iri dengan sepasang kekasih yang sangat seradi ini,ada juga yang kesal dengan kabar ini,terlebih lagi Kyuhyun,ia tak dapat menahan amarahnya dan ia terus mengobrak-abrik barang yang ada di kamarnya dengan kasar.

    “Arggghh !”erang Kyuhyun,Siwon yang melihatnya hanya bergidik ngeri,ia tak pernah melihat Kyuhyun seperti ini.

    “Kyuhyun hentikan !”

    “Aku tak bisa berhenti,aku tak akan diam melihat Baekhyun dan Taeyeon bersama ! Aku akan membunuhmu Byun Baekhyun !!!”teriak Kyuhyun,karena marah Kyuhyun semakin membara,Siwon memilih untuk menghindar dengan keluar dari kamar.

    Diluar kamar ia bertemu dengan Tiffany dan Jessica yang tengah mengobrol seru, “Fany-ah !”Siwon memeluk Tiffany dengan erat,Tiffany tidak menyangka jika Siwon akan memeluknya karena Siwon tidak pernah memeluknya selama ini.

    “Ehem,ada apa ?”tanya Jessica menyadarkan sepasang kekasih ini.

    “Eh aku tak dapat menahan emosi Kyuhyun,dia mengamuk dan mengobrak-abrik seluruh isi kamar asrama kami,itu semua karena dia cemburu dengan hubungan Baekhyun dan Taeyeon.”cerita Siwon dengan cemas.

    “Bagaimana ini ?”kali ini Tiffany juga ikut cemas dengan cerita Siwon,ia terus menggigiti kuku jarinya.

    “Apa benar apa yang kau ceritakan itu Siwon ?”tanya Taeyeon yang tiba-tiba datang dari belakang.

    “Eh,ne ?”Taeyeon langsung berlari ke kamar asrama Kyuhyun dan mendobrak pintunya yang tak terkunci,ia begitu terkejut melihat Kyuhyun yang sedang berdiri di depan cermin yang sudah pecah dengan keadaan yang cukup kacau dan tangannya terlihat berdarah.

    “Kyuhyun ?”Kyuhyun menoleh ke Taeyeon dengan tatapan tajam,Taeyeon ketakutan melihat tatapan Kyuhyun yag tak pernah ia lihat selama ini, “Kyu ?”Kyuhyun mulai mendekati Taeyeon,Taeyeon semakin mundur ketika Kyuhyun semakin mendekatinya, “Apa yang akan kau…”

    Brakk…

    Kyuhyun menutup pintu kamarnya lalu menguncinya, “Taeyeon,kau sudah membuatku seperti ini.jadi apa yang akan kau pertanggung jawabkan ha ?”tanyanya.

    “Tanggung jawab apa ?”Kyuhyun menarik Taeyeon ke dalam pelukannya.

    “Kenapa kau memutuskan hal ini saat kau belum mencoba dekat denganku ? Kenapa harus Baekhyun ?”terdengar isak tangis dari Kyuhyun yang membuat Taeyeon tersentak,ia tak pernah melihat Kyuhyun menangis di depannya langsung.

    “Akk…aku tidak..”

    “Kumohon kau memilihku.”Taeyeon mendorong Kyuhyun hingga Kyuhyun terjatuh.

    “Cinta tak bisa di paksakan,aku juga tidak bisa memaksa diriku untuk mencintaimu jadi apa salahnya aku memilih orang yang aku cintai ?”kini Taeyeon mulai menangis,ia tak bisa menahan emosinya lagi,Kyuhyun langsung bangkit dan mendekati Taeyeon lagi.

    “Jika kamu merasakan apa yang aku rasakan,pasti kau tak akan berbicara seperti itu.”Taeyeon hanya menunduk mendengar ucapan Kyuhyun yang membuat hatinya teriris.

    “Maaf,aku harus pergi.”Taeyeon mencoba membuka pintu,ia takut Kyuhyun akan menghalaunya untuk pergi namun kali ini Kyuhyun membiarkannya pergi,setelah pintu terbuka ia segera berlari ke kamarnya. Siwon,Jessica dan Tiffany yang melihatnya hanya bisa menatapnya dengan sedih. Sementara Kyuhyun,ia terus memukuli dirinya sendiri dengan tangannya.

    Di kamar,Taeyeon menenggelamkan wajahnya di balik bantalnya. Di balik bantal itu,ia terus menangis meratapi apa yang terjadi tadi.

    “Apa keputusanku itu salah ?”lirih Taeyeon.

    Siwon,Jessica dan Tiffany memilih untuk berada di balkon asrama untuk memikirkan cara agar Kyuhyun tidak berbuat sesuatu diluar batas kepada Taeyeon maupun Baekhyun,mereka terlihat risau memikirkan hal apa yang akan mereka lakukan. Ditengah pembicaraan mereka,Baekhyun datang dengan senyum bahagianya, “Annyeong,kenapa kalian semua disini ? Apa yang kalian bicarakan ?”mereka semua saling berpandangan dengan ketakutan,tapi akhirnya mereka menceritakan semua yang terjadi tadi pada Baekhyun.

 

    Luna yang masih mengalami ketakutan terus mengigau di dalam tidurnya hingga Yoona merasa terganggu, “Hei apa yang kau lakukan ?”Yoona melempar bonekanya ke arah Luna,Luna langsung terbangun.

    “Eh,apa yang ku lakukan tadi ?”tanya Luna yang memang tak sadar dengan apa yang ia lakukan tadi.

    “Aku kesal denganmu,tampang tanpa dosamu itu membuatku ingin memuntahkan seluruh isi perutku !”kesal Yoona,lalu ia pergi keluar kamar meninggalkan Luna yang masih kebingungan. Di luar kamar,Yoona terus menghentakkan kakinya dengan kesal karena ia merasa hari ini adalah hari buruk baginya setelah mendengar kabar hubungan Baekhyun dan Taeyeon.

    “Taeyeon.”bisik seseorang dengan suara lembut ditelinga Taeyeon,perlahan Taeyeon membuka matanya dan melihat Baekhyun berada di depannya dengan khawatir.

    “Baekhyun.”Taeyeon langsung bangun dari tidurnya dan duduk berhadapan dengan Baekhyun.

    “Jangan kau pikirkan lagi apa yang Kyuhyun lakukan padamu.”ucapan Baekhyun membuat Taeyeon terkejut.

    “Kenapa kau bisa tahu ?”tanya Taeyeon.

    “Sudah jangan dipikirkan.”Baekhyun membelai rambut Taeyeon pelan sambil memandang baju Taeyeon yang terkena bercak darah, “Ada apa dengan bajumu ?”

    Taeyeon memandangi bajunya dengan ketakutan, “Ini darah Kyuhyun.”

    “Mwo ?”

    “Sudahlah,aku yakin jika kita perhatian terhadapnya bukan rasa terima kasih yang kita dapat tapi kemarahan yang akan kita dapat,biarkan saja dia.”Taeyeon mengambil baju dari lemarinya dan berjalan ke kamar mandi, “Bisakah kau keluar dahulu.”

    “Ne.”Baekhyun berdiri dari duduknya dan keluar dari kamar Taeyeon.

    Tak lama kemudian Taeyeon keluar dari kamar dengan penampilan yang lebih segar,aroma parfum yang selalu ia gunakan merebak hingga Baekhyun bisa menciumnya dengan jelas, “Maaf sudah menunggu.”

    “Ne,ayo ikut aku.”Baekhyun mengulurkan tangannya ke Taeyeon,Taeyeon hanya memandangi tangan Baekhyun dengan bingung.

    “Kemana ?”tanya Taeyeon.

    “Sudahlah ikut saja.”Baekhyun mencengkeram tangan Taeyeon dengan sedikit paksakan lalu menariknya menuju kamar Kyuhyun,Taeyeon mencoba melepas tangan Baekhyun tapi tidak bisa karena tenaganya tak cukup kuat untuk melepas cengkeraman tangan Baekhyun.

    “Baekhyun aku mohon jangan lakukan ini,kumohon aku tidak mau menemuinya… Baek…”

    Brakk,,

    Ucapan Taeyeon terputus karena Baekhyun sudah membuka pintu kamar asrama Kyuhyun dengan paksa,tatapan tajam Kyuhyun yang tangannya sedang diperban oleh Siwon membuat Taeyeon bergidik ketakutan namun Baekhyun tetap memaksanya untuk mendekat ke arah Kyuhyun. Taeyeon terus memalingkan wajahnya agar terhindar dari tatapan maut Kyuhyun, “Ada apa ?”tanya Kyuhyun dengan nada sinis.

    “Taeyeon,cepat katakan apa yang ingin kau katakan.”Baekhyun mendorong Taeyeon di depan Kyuhyun. Taeyeon meremas ujung bajunya karena rasa takutnya terhadap Kyuhyun,ia mencoba menatap Kyuhyun tapi tidak ada keberanian untuk melakukan hal itu, “Taeyeon cepat katakan.”bisik Baekhyun ke telinga Taeyeon.

    Taeyeon mengangkat wajahnya dan menatap Kyuhyun yang saat ini juga menatapnya,ia mencoba menelan ludahnya karena terlalu ketakutan, “Kyu..”Taeyeon mulai mengucapkan sebuah kata, “Ak..ak..”

    “Apa !”bentak Kyuhyun yang membuat mental Taeyeon menurun.

    “Cho Kyuhyun..!! Jangan bentak Taeyeon,coba dengarkan apa yang ingin ia katakan !!”Baekhyun ikut membentak dengan suara yang lebih tinggi.

    “Kyuhyun,jangan ganggu hubungan kami lagi. Karena aku sudah cukup bahagia bersama dengan Baekhyun.”Kyuhyun langsung bangkit dari duduknya dan ingin mendekati Taeyeon tapi ditahan oleh Siwon, “Aku tidak mau jika kau terus menggangguku.”Baekhyun menatap Taeyeon dengan tatapan tidak percaya. Taeyeon segera keluar dari kamar Kyuhyun sebelum Kyuhyun mengeluarkan emosinya kembali.

    “Sudah puas dengan penjelasannya kan ?”tanya Baekhyun,Kyuhyun langsung berdiri dari duduknya dan menarik kerah baju Baekhyun dengan erat.

    “Aku tidak suka dengan caramu yang menyuruh Taeyeon untuk mengatakan hal ini.”

    “Aku tak pernah menyuruhnya.”

    “Bohong !”Kyuhyun langsung melepas tangannya dari kerah Baekhyun dan membiarkan Baekhyun untuk mengikuti Taeyeon.

    Taeyeon terus berlari tanpa arah hingga ia menabrak seseeorang yang tak lain adalah Luna, “Lu..Luna ? Mianhaeyo.”Taeyeon segera membantu Luna untuk berdiri dan membersihkan bajunya.

    “Taeyeon ?”

    “Ne.”

    “Aku ingin mengatakan hal ini padamu saat ini juga sebelum terlambat,sebelum dia membunuhku secara perlahan.”

    “Maksudmu.”

    “Ikuti aku.”Luna berjalan keluar asrama diikuti Taeyeon yang masih diliputi kebingungan,Luna terus berjalan hingga ke ujung halaman sekolah,tempat yang selalu membuat Taeyeon penasaran.

    “Ini yang kumaksud.”ujar Luna sambil menghentikan langkahnya.

    “Mwo ?”dia menunjuk ke arah tumpukkan kardus.

    “Hiks..”tiba-tiba ia menangis tertunduk.

    “Kenapa ? Ada apa denganmu dan apa maksudmu membawaku kesini ?”tanya Taeyeon.

    “Aku…aku telah membunuhnya.”mata Taeyeon membelalak kaget ketika Luna mengatakan hal itu padanya.

    “Maksudmu ?”

    “Aku yang membunuh Seohyun.”

    Taeyeon tak dapat menyimpan rasa terkejutnya ketika mendengar apa yang Luna katakan, “Kau berbohong kan ? Kau hanya membohongiku kan ? Seohyun meninggal karena sakit leukimia dan….”

    “Semua cerita tentang Seohyun itu bohong,aku menguburnya di lorong sana dan menutupinya dengan setumpuk kardus itu lalu…”

    “Kau bohong,Seohyun dimakamkan di pusat kota.”

    “Tidak,itu bukan Seohyun.”

    “La..lalu ?”

    “Itu bukan mayat Seohyun,Yang tahu hal itu hanya aku,appa dan penjaga asrama.”Taeyeon langsung menutup mulutnya karena tidak tahan mendengar apa yang Luna katakan, “Orang tuanya pun tidak tahu,karena kami menghalau mereka untuk tidak melihat mayat Seohyun.”

    “Kenapa kau melakukan itu ha ?”tanya Taeyeon.

    “Aku iri dengannya karena dia yang mewakili sekolah untuk lomba menyanyi,bukan aku.”

    “Aku benar-benar tidak mempercayai apa yang kau katakan.”

    “Kau harus percaya. Malam itu……”

 

Flashback…..

    Setelah Luna berhasil membunuh Seohyun,ia merasa sangat bahagia namun ada segelintir rasa bersalah merajainya. Saat ia akan pergi sambil membuka penutup wajahnya,ia dikagetkan dengan kedatangan appanya yang tak lain adalah Lee Sooman,dengan ditemani seorang penjaga asrama ia menyenterkan senter yang ia pegang ke lorong dan mereka cukup terkejut melihat apa yang sudah ia lakukan.

    “Luna !”bentak Lee Sooman dengan wajah murka,ia tak menyangka putrinya akan berbuat hal sekejam ini.

    “Appa ?”Luna langsung bersimpuh dihadapan Lee Sooman dengan air mata bercucuran. Lee Sooman mencoba menahan emosinya dengan tidak menatap putrinya,ia melihat mayat Seohyun yang tergeletak dengan keadaan mengenaskan.

    “Appa mianhaeyo…ini sudah diluar pemikiranku. Tolong bantu aku !”mohon Luna.

    Lee Sooman menahan nafasnya dan menatap penjaga asrama yang masih berdiri kaku di sebelahnya dengan menatap mayat Seohyun, “Jang Ahjjusi ?”penjaga asrama itu menoleh dengan wajah pucat.

    “Ne tuan.”

    “Tolong ambilkan cangkul dan semen.”

    Tanpa bertanya lagi,penjaga asrama itu segera pergi untuk mengambil apa yang Lee Sooman inginkan. Tak butuh waktu lama untuk mencari apa yang diinginkan Lee Sooman,Jang Ahjjusi datang dengan membawa barang yang dibutuhkan, “Ini tuan.”

    “Tolong cangkul di sebelah pojok sana dan taruh mayat gadis itu disitu,lalu lapisi dengan semen.”

    “Ne.”Jang Ahjjusi langsung melakukan apa yang diperintah oleh Lee Sooman.

    “Appa,gomawo.”ucap Luna.

    “Kau benar-benar ke gabah Luna.”

    “Mianhaeyo.”Lee Sooman langsung menghubungi seseorang dan Luna hanya memandangi Jang Ahjjusi yang sedang mencangkul dengan perasaan risau.

 

Flashback End…

 

    Taeyeon yang mendengar cerita itu hanya bisa menahan tangisnya karena tidak tahan dengan cerita Luna yang begitu sadis dan kejam.

    “Aku tak menyangka kau akan berbuat seperti itu hanya karena masalah sepele.”

    “Hiks aku benar-benar menyesal. Setiap hari Seohyun selalu menghantuiku dan berusaha membunuhku beserta orang-orang yang pernah berbuat jahat padanya.”ungkap Luna, “Semua nyawa akan terancam dan meninggal karenanya.”

    Taeyeon mencoba menerawang apa yang dikatakan oleh Luna, “Jadi,kematian Sooyoung,Sunny dan D.O ada hubungannya dengan Seohyun.”

    Luna hanya mengangguk, “Ne, D.O adalah mantan kekasih Seohyun yang pernah mengkhianatinya dengan berselingkuh dengan seorang gadis. Sementara Sunny dan Sooyoung adalah orang yang selalu menyakitinya,begitupun Yoona yang akan terancam nyawanya.”

    Taeyeon segera beranjak dari duduknya, “Yoona ? Aku harus menyelamatkannya sekarang,mungkin nyawanya sedang terancam.”

    Yoona yang sedang asyik mendengarkan musik dari mp3 nya tidak peduli dengan bahaya yang akan ia hadapi. Sejak tadi ada sosok gadis berwajah pucat mengamatinya dengan penuh dendam.

 

Flashback…….

 

    Seohyun yang sedang membawa beberapa tumpuk buku dari perpustakaan sendiri mengalami kesulitan karena buku yang ia bawa menghalangi pandangannya,jadi ia harus berjalan sambil menengok di antara beberapa buku itu.

    Bruukk…

    Seohyun menabrak seseorang hingga buku-buku yang ia bawa berserakan kemana-mana, “Auww babo ! Tolong aku Sunny…Sooyoung !”seru orang yang ditabrak oleh Seohyun yang tak lain adalah Yoona.

    “Yoona…mianhaeyo.”ucap Seohyun penuh penyesalan.

    Setelah Yoona berdiri,ia menghentakkan kakinya dengan kesal lalu menginjak tangan Seohyun yang sedang membereskan buku-bukunya dengan keras, “Arrgghh Yoona aku sungguh minta maaf,tolong lepaskan !”pinta Seohyun dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

    “Melepaskanmu ?? Enak sekali kau mengatakan hal itu.”Yoona semakin memperkeras injakannya. Sooyoung pun membisikkan sesuatu ke telinga Yoona dengan seringai licik.

    “Sunny !”Yoona mengisyaratkan sesuatu pada Sunny yang langsung bisa diketahui oleh Sunny,lalu Sunny mendekati Seohyun dan menjambak rambutnya dengan keras. Yoona melepas injakkannya dan mengambil minuman dari tangan Sooyoung,lalu ia menyiramkan minuman itu ke wajah Seohyun.

    “Rasakan !!”geram Yoona,Seohyun hanya bisa menangis mendapat perlakuan seperti itu.

    Tiba-tiba dari belakang ada yang mendorong tubuh Yoona hingga tubuhnya sukses menabrak tembok dengan keras,Sunny pun segera melepas tarikan tangannya dari rambut Seohyun, “Gwaenchana.”tanya orang yang membantu Seohyun yaitu Taeyeon.

    “Gwaenchana Taeyeon-ah,gomawo.”Taeyeon segera membantu Seohyun berdiri dan memberikan Seohyun sapu tangannya, “Bersihkan wajahmu.”

    “Ne.”Taeyeon menatap Yoona,Sooyoung dan Sunny secara bergantian dengan kesal,ia tak menyangka jika mereka berbuat hal yang diluar batas.

    “Kalian begitu kejam ! Apa tak ada kerjaan lain selain mencelakai seseorang,apa kalian pikir kalian adalah yang sempurna ha !”marah Taeyeon.

    “Ne,kami memang sempurna karena kami kaya dan punya segalanya. Sedangkan kalian ? Kalian begitu buruk karena kalian itu seperti itik buruk rupa yang tidak memiliki apa-apa.”ejek Yoona.

    Plakkk..

    Taeyeon langsung menampar pipi Yoona dengan keras, “Kau pikir kekayaanmu itu bisa membuatmu pintar ha ?!”bentak Taeyeon yang membuat wajah Yoona memerah.

    “Ayo pergi !”ajak Yoona pada kedua temannya. Setelah mereka pergi,Taeyeon membantu Seohyun yang sedang membereskan buku-bukunya yang berserakan.

    “Kau tidak apa-apa ?”

    “Ne.”

 

Flashback End…

 

    Saat Yoona asyik mendengarkan musik,tiba-tiba saja ada sesuatu yang hangat menetes di dahinya,setelah ia melihat apa yang menetes di dahinya ia langsung terkejut karena itu adalah darah segar yang berbau sangat amis. Dengan penuh ketakutan ia menghadap ke atas, “Arggghhh !!”teriaknya ketika melihat sosok pucat berbaju putih yang begitu menyeramkan melayang di atasnya.

    Taeyeon yang mendengar teriakan Yoona langsung mempercepat langkahnya,hingga ia bertemu dengan Baekhyun, “Baekhyun,tolong Yoona !”pinta Taeyeon.

    “Ada apa dengannya ?”Taeyeon langsung berlari lagi tanpa menjawab pertanyaan Baekhyun dan Baekhyun langsung berlari mengikuti Taeyeon.

    Sampai di kamar asrama Yoona,Taeyeon langsung membuka pintunya yang ternyata terkunci, “Terkunci.”keluh Taeyeon.

    “Minggir !”perintah seseorang yang tak lain adalah Kyuhyun,Taeyeon langsung minggir dan Kyuhyun mulai mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu kamar Yoona.

    Brakk,,,

    Tidak perlu usaha yang keras,pintu kamar Yoona langsung terbuka dan Taeyeon pun segera masuk ke dalam, “Seohyun hentikan !!”seru Taeyeon dengan keras ketika melihat Yoona yang tengah di cekik oleh sosok menyeramkan Seohyun.

    “Arrggh Tae….yeon tol…tolong ak..aku !”pinta Yoona yang terlihat mulai kehabisan nafas.

    “Seohyun,jebal ! Hentikan !”Seohyun melepas cekikannya dan melotot ke arah Taeyeon yang tengah menangis.

    “Kau begitu baik dan penyabar tapi kenapa sekarang kau seperti itu ?”tatapan tajam Seohyun mulai meredup,sejak dulu memang Seohyun tidak tega melihat Taeyeon menangis di hadapannya, “Aku tahu kau ingin membalaskan dendammu pada orang-orang yang melukaimu. Tapi apakah dengan cara kejam seperti ini kau akan menyiksa mereka ? Tanpa kau tahu pun mereka sudah terlalu tersiksa dengan perlakuan jahat mereka terhadapmu hiks..”Seohyun mulai mendekati Taeyeon dengan tatapan lembut,lalu ia menyentuh pipi Taeyeon dengan lembut.

    “Aku begitu menyayangimu Taeyeon,gomawo selama ini kau selalu melindungiku.”ucap Seohyun dengan tulus,Taeyeon pun memeluknya dengan erat.

    “Tolong jangan seperti ini lagi Seohyun,berjanjilah padaku.”

    “Ne.”lama-kelamaan tubuh Seohyun mulai menghilang diiringi dengan salju yang mulai turun dengan lebat. Baekhyun,Kyuhyun dan Yoona yang melihat kejadian tadi hanya bisa menahan nafas mereka karena mereka kagum dengan Taeyeon yang bisa meluluhkan hati Seohyun.

 

    Esok harinya,banyak polisi dan penyelidik datang untuk mendeteksi kasus kematian Seohyun yang sudah merebak ke mana-mana. Taeyeon yang ketakutan hanya bisa melihat beberapa polisi yang membawa Lee Sooman,Jang Ahjjusi serta Luna ke kantor polisi dengan Baekhyun yang memeluknya dengan erat,air mata mulai keluar dari pelupuk matanya, “Jangan menangis,aku akan selalu ada untukmu.”hibur Baekhyun sambil mengusap air mata yang membasahi pipi Taeyeon.

    “Eh..ayo ke ujung halaman. Mayat Seohyun sudah di gali !”seru seorang siswa sambil berlari ke ujung halaman.

    “Ayo kita melihat mayat Seohyun.”ajak Baekhyun.

    “Aku tidak kuat melihatnya.”

    “Sudahlah ayo.”Baekhyun membimbing Taeyeon ke ujung halaman,Taeyeon terus menarik ujung baju Baekhyun saat akan sampai ke ujung halaman.

    “Aku takut.”ucap Taeyeon lagi.

    “Ayo cepat angkat !”seru seorang petugas penyelidik. Taeyeon langsung melihat apa yang terjadi,dan nampak tulang belulang Seohyun di letakkan di kantung mayat.

    “Seo..Seohyun.”Taeyeon mulai menangis lagi kali ini lebih keras sehingga ia memilih meredam suaranya dengan membenamkan wajahnya di dada bidang Baekhyun. Baekhyun terus membelai rambut Taeyeon agar pacarnya itu lebih tenang.

    “Sudahlah.”ucap Baekhyun lembut.

    Setelah kematian Seohyun terungkap,Taeyeon segera bersiap-siap untuk liburan besok dan ia berencana untuk pulang ke Jeonju. Jessica yang masih tidak mempercayai kejadian kemarin terus menangis,ia tak menyangka jika Seohyun meninggal dengan tidak wajar dan yang membunuhnya adalah Luna,kepala sekolah Sooman serta penjaga asrama yang selama ini ia kenal sangat ramah dan baik, “Sudahlah Sica,jangan menangis ?”Tiffany mencoba menenangkan Jessica.

    “Bagaimana aku bisa tenang,saudaraku meninggal dengan cara seperti ini dan hal ini membuatku sedih hiks..”

    “Jessica,jangan terlalu berlebihan. Yang terpenting kita harus mendoakannya.”

    “Ne.”setelah Taeyeon selesai merapikan barang-barangnya,ia segera keluar dari asrama. Ketika ia akan keluar dari gerbang,Kyuhyun menghadangnya dengan merentangkan kedua tangannya yang panjang, “Kyuhyun.”

    “Taeyeon,mianhae jika selama ini aku terlalu berharap padamu. Aku baru menyadari jika kau bukan milikku,jadi berbahagialah selalu.”

    “Gomawo Kyuhyun.”Taeyeon segera meletakkan tasnya dan memeluk Kyuhyun dengan erat.

    “Ehem.”tiba-tiba ada seseorang yang berdehem dari belakang,Taeyeon dan Kyuhyun langsung berbalik,terlihat Baekhyun yang juga sedang menenteng ranselnya sedang berjalan ke arah mereka berdua.

    “Eh,Baekhyun kami…”

    “Gwaenchanayo Kyuhyun-ah,aku tahu ! Aku akan selalu menjaga Taeyeon untukmu.”

    “Gomawo.”ucap Kyuhyun sambil tersenyum ke arah mereka berdua.

    “Taeyeon,boleh tidak aku ikut denganmu untuk bertemu mertuaku ?”

    “Maksudmu ?”

    “Aku akan ikut denganmu ke Jeonju.”

    “Jinjja ?”

    “Ne,boleh kan ?”

    “Tentu saja,kajja !”Taeyeon kembali meraih tasnya dan menggandeng Baekhyun untuk berjalan bersamanya ke luar gerbang. Kyuhyun memandang sepasang kekasih itu dengan iri,tiba-tiba saja dari belakangnya ada yang memenggal kepalanya dengan sebuah kapak hingga leher Kyuhyun hampir putus.

    Seorang yeoja terlihat tertawa bahagia melihat Kyuhyun tergeletak tak berdaya,dengan tidak merasa jijik ia menjilat darah Kyuhyun yang masih menempel di kapak tersebut, “Haha aku akan membunuh kalian semua,orang-orang yang telah menyakitiku.”tawanya semakin menggema ke seluruh asrama,yeoja yang kejam itu tak lain adalah YOONA.

    Apakah ini sudah berakhir ?

    Dan jawabannya adalah belum. Dendam akan terus berlangsung hingga membuat semua orang yang bersangkutan jera….

Advertisements

33 comments on “[FREELANCE] Art Death (Chapter 5/END)

  1. Daebak thor!!? ^^
    Adegan akhirnya bener2 bikin merinding!! Jdi akhirnya mlah Yoona lgi??
    Dtnggu karya ff lainnya / sequelnya klau ad karna cetitanya gantung tpi klau kgak ad gak papa kok!!?
    Dtnggu!! ^^
    Fighting!!

  2. Buset dah ak kira udah berhenti bunuh bunuhannya, eh ada lagi. Gak bayangin Kyuyhun dipenggal

  3. YoonA cs jahat banget,luna parah -_- gak habis pikir kalo luna yg ngebunuh.. Aii aku gk suka waktu baek narik2 tae, kasar 3-| dan ffnyaa daebakk thor.. Akhirnya ending.. Keep writing and fighting for next ff ^^

  4. kaget banget sama endingnya thor ckckck
    yoona ngeri banget sumpah
    bakal ada sekuelnya enggak nih thor?
    ditunggu ff lainnya ^^

  5. ini beneran end kah?
    horor sama mistery bgt,tapi romace baekyeonnya..
    ditunggu karya” kamu selanjutnya..

  6. Hahhhh yoona….
    Gak bisa berkata-kata lagi thor
    Apalagi nasibnya kyuhyun, kenapa harus begitu
    Disini yoona jadi gila, berarti ada season keduanya yah thor?
    Oke deh ditunggu yahhh….

  7. Daebak, nggak nyangka deh sama yoong eonni, jahat banget,, duh… kyu oppa malang banget sih nasibnya.. tapi baekyeon tetap bersatu nih ye… 😀
    Next ff ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  8. Mwoo apaa aighoo wae wae dduudud yoona pnya dendam apa coba ke kyuhyun ko dibunuh,, kasian udah ga dapet taeng dibunuh pula,,, baekyeon udah bahagia,, ga nyangka trnyata luna dalangnya seo mati,,, dtunggu sequelnya

  9. Ternyata luna yang ngebunuh seohyun. Cie taeyeon baekhyun bersatu. Gila yoona kejam amat. Ada sequel gak?

  10. Yoona bunuh Kyuhyun? sadis amat si sampai segitunyaa.. terus gga kepikir deh Luna yg bunuh Seo.. masih ad sequel? ditunggu lohh.. haha, keep writing 🙂

  11. Idiiiiihhhh yoonaaaaa serem gilaaakk.. brrti ini blm bener2 end???aw so sweet akhirnya baek sama taeng…

  12. Hah!!?!?! Iiih thor seremm/?
    Tapi masih agak bingung soalnya jarak antar latar tempat yg beda ga begitu jelas batasnya hehe
    SEQUEL!? Haha great story thoooor❤❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s