[FREELANCE] Art Death (Chapter 4)

artdeath

Art Death Part 4

Author        : Anke Putri

 

Rating        : General

 

Length        : Short Story

 

Genre        : Horror,Romance,Mistery

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Byun Baekhyun

          -Cho Kyuhyun


Other Cast    :-Tiffany Hwang

         -Jessica Jung

         -Luna Park

         -Im Yoona

         -D.O Kyungsoo

         -Kim Jongwoon

         -Park Yeeun / Yenny

         -Kwon Yuri

         -Park Jin Young

         -Lee Soomaan

         -Siwon Choi

         -Lee Sunkyu / Sunny

         -Choi Sooyoung

         -E.T.C

 

Author Note     : Ini FF yang ke 4..tidak terasa hampir selesai. Terima kasih telah menunggu ! Follow IG saya (@ankeputri_gg)

 

    Taeyeon berjalan keluar asrama sendiri,meski sejujurnya ia takut tapi apa yang perlu ia takutkan karena ia sudah terbiasa dengan suasana asrama yang cukup mistis. Langkah Taeyeon yang pelan tetap terdengar meski suara angin di luar memecah keheningan, “Kenapa tiba-tiba dia memintaku untuk menemuinya ?”batin Taeyeon.

    Sampai di depan asrama,ia melihat Kyuhyun yang berdiri sendiri dengan memandangi salju yang terus berjatuhan, “Kyuhyun ?”panggil Taeyeon lembut,Kyuhyun langsung berbalik dan tersenyum tipis ke Taeyeon dengan bibir yang bergetar mungkin karena kedinginan, “Mianhae aku terlalu lama menemuimu.”

    “Gwaenchana.”Kyuhyun langsung mendekati Taeyeon dan mengulurkan tangannya ke Taeyeon.

    “Mau kemana ?”tanya Taeyeon bingung sambil menatap tangan Kyuhyun tanpa menyentuhnya.

    “Sudahlah,ayo !”tanpa menunggu persetujuan Taeyeon,Kyuhyun segera menarik tangan Taeyeon dan mengajaknya berlari ke halaman sekolah. Tubuh Taeyeon sesekali bergetar karena dinginnya udara,namun Kyuhyun tak peduli dengan itu dan ia tetap berlari sambil menarik tangan Taeyeon. Tak lama kemudian mereka berhenti di ujung halaman,tempat yang membuat Taeyeon penasaran.

    “Kenapa kau mengajakku kesini ?”tanya Taeyeon bingung.

    “Aku tahu kau ingin sekali mengetahui tempat ini,jadi aku akan membantumu membongkar tempat ini malam ini juga.”Taeyeon menatap beberapa tumpukan kardus yang menutup tembok itu dengan ngeri, “Bagaimana ?”

    “Aku tidak bisa,aku akan mengurungkanya.”Taeyeon berniat akan pergi,namun tangannya ditahan oleh Kyuhyun dengan kuat.

    “Kau akan diliputi rasa penasaran setiap hari.”cengkeraman tangan Kyuhyun semakin kuat dan akhirnya Taeyeon menyerah.

    “Baiklah.”Kyuhyun melepas cengkeraman tangannya dan mulai berjalan ke arah tumpukan kardus itu,disusul Taeyeon yang masih nampak ragu untuk membongkar kardus-kardus itu.

    “Ayo bantu aku !”Kyuhyun mulai menjatuhkan beberapa kardus yang tingginya melebihi dirinya.

    “Ne.”Taeyeon juga mulai menjatuhkan kardus yang lebih rendah karena ia tak bisa mencapai tinggi kardus yang lain.

    “Lorong kecil ?”ucap Kyuhyun setelah kardus-kardus tersebut tidak bertumpuk kembali.

    “Iya,aku tak menyangka jika ada lorong disini,aku pikir ini hanya tembok biasa.”

    “Kenapa kau begitu penasaran dengan tempat ini ?”tanya Kyuhyun tiba-tiba.

    “Aku bermimpi hal buruk tentang tempat ini.”jawab Taeyeon jujur.

    Tiba-tiba dari kejauhan ada sebuah sinar senter yang menyorot tempat itu,dengan sigap Kyuhyun segera meraih tangan Taeyeon dan mengajaknya untuk segera menjauh dari tempat itu, “Ayo pergi !!”

    Mereka berdua terus berlari hingga sampai di dalam gedung asrama tanpa di ketahui oleh siapa pun, “Ah untung saja kita segera pergi.”

    “Ne,tapi kita tak bisa melihat langsung apa isi lorong itu.”

    “Sudahlah Kyuhyun,yang penting kita selamat.”

    “Ne,kau benar.”Taeyeon langsung memeluk Kyuhyun dengan erat.

    “Gomawo Kyuhyun-ah.”Kyuhyun yang terkejut sekaligus bahagia membalas pelukan Taeyeon dengan lebih erat lagi.

 

    Esoknya,penjaga asrama yang sempat memergoki orang yang akan membongkar kardus-kardus tersebut segera mengadu ke Lee Sooman, “Tuan ada kabar penting.”

    “Apa ?”tanya Lee Sooman dengan suara beratnya.

    “Gawat,tadi malam ada yang membongkar kardus-kardus yang menumpuk di ujung halaman sana.”

    Mata Lee Sooman langsung membelalak ketika mendengar hal itu, “Lalu ??”

    “Namun mereka belum sempat masuk kedalam.”terdengar helaan nafas lega dari kepala sekolah yang sudah menjabat selama 5 tahun itu.

    “Baiklah,jaga tempat itu. Jangan sampai ada yang mengetahui seluk-beluk tentang tempat itu,ne ?”

    “Ne.”

    Taeyeon yang masih dihantui rasa penasaran merasa ingin ke tempat itu lagi,namun ia takut jika ada orang yang mengetahui hal itu jadi ia mencoba menahan keinginannya itu. Luna yang tiba-tiba datang membuat Taeyeon kaget, “Luna ?”

    Tiffany pun datang mengikuti Luna dari belakang, “Dia sangat ingin bertemu denganmu.”

    “Ne,ada apa ?”Luna memberikan buku psikolog yang akan Taeyeon pinjam.

    “Oh,kau hanya ingin meminjamkan buku ini padaku. Kau sudah membacanya ?”

    “Ne.”jawab Luna kaku,Taeyeon langsung meraih buku yang Luna berikan.

    “Gomawo,aku akan membacanya.”Luna tetap tak beranjak dari tempat ia berdiri dan tetap menunggu Taeyeon yang mulai membaca isi buku itu.

    “Ada apa lagi ?”tanya Taeyeon bingung,Luna malah tersenyum kaku.

    “Aku ingin memberitahu seseuatu hal padamu.”ucap Luna pelan.

    “Apa ?”Luna mendesah lemah lalu menatap Taeyeon tanpa ekspresi.

    “Besok,aku akan memberitahu.”tanpa pamit kepada Taeyeon,Luna segera pergi meninggalkan Taeyeon yang masih terus menatap kepergiannya dengan hati gundah.

    “Ada apa dengannya ?”

    Taeyeon terus membuka lembaran demi lembaran buku yang di pinjamkan oleh Luna,sebenarnya ia tak begitu mengetahui maksud dari isi buku itu karena bahasanya yang rumit seperti kiasan. Saat Taeyeon membuka halaman terakhir,ia melihat ada selembar foto hitam putih yang sedikit sudah rusak,setelah Taeyeon mengamati foto tersebut barulah ia menyadari jika itu foto dirinya,Luna dan Seohyun saat masa orientasi dulu. Senyum manis pun membingkai di bibirnya saat membayangkan pertemuan mereka yang pertama kalinya, “Ah,aku sangat merindukanmu Seo.”ucap Taeyeon.


    Tiffany melahap bibimbap nya sambil memandang ke arah Siwon yang sedang mendengarkan sesuatu dari mp3 nya, “Apa yang dia dengarkan ya ?”tanya Tiffany pada kedua temannya yang terlihat tidak peduli dengan kebingungan Tiffany.

    “Mungkin dia menyadapmu.”jawab Jessica asal.

    “Hussh kau tidak boleh berpikiran semacam itu.”sahut Taeyeon sambil meminum kopi hangatnya.

    “Aku merasa bukan seperti pacarnya.”kesal Tiffany.

    “Itulah resiko yang harus kau hadapi.”

    “Tapi aku begitu mencintainya.”protes Tiffany pada Jessica.

    Baekhyun pun datang dan duduk di samping Taeyeon dengan membawa roti bakar serta susu hangatnya, “Permisi,bisakah aku duduk disini ?”

    “Kau sudah terlanjur duduk di situ,jadi buat apa kau izin pada kami.”ketus Jessica yang ditanggapi anggukan Tiffany.

    “Mianhae. Taeyeon kau sudah makan ? Mau roti bakar ?”tawar Baekhyun,Taeyeon menggeleng lemah sambil memegang perutnya yang sudah terisi, “Ah,arraseo.”Baekhyun mulai melahap roti bakarnya,sesekali ia melirik ke Taeyeon yang tak berhenti menyeruput kopinya.

    “Kau begitu cantik.”puji Baekhyun yang langsung membuat pipi Taeyeon memerah.

    “Aishh,, Fany-ah ayo kita pergi ! Aku malas melihat orang yang suka merayu seperti dia !”Jessica segera menarik tangan Tiffany untuk menjauh dari Taeyeon dan Baekhyun.

    “Ada apa dengan dia ? Kenapa dia terlihat tidak suka denganku ?”tanya Baekhyun pada Taeyeon.

    “Dia memang seperti itu pada laki-laki.”jawab Taeyeon.

    Kyuhyun yang tidak tahan melihat kedekatan Taeyeon dan Baekhyun memilih untuk pergi dari situ,Yoona menyeringai melihat Kyuhyun yang bernasib sama dengannya,lalu ia berniat untuk mengikuti Kyuhyun, “Kyuhyun-ah !”panggil Yoona ketika Kyuhyun akan naik tangga,Kyuhyun menoleh ke Yoona dengan tatapan malas.

    “Mwo ?”

    “Aku tahu kau menyukai Taeyeon,jadi kita bisa menjadi teman saat ini.”

    “Maksudmu ?”

    “Ayo kita mencari kebahagiaan masing-masing.”

    Kyuhyun yang tahu maksud dari perkataan Yoona memilih untuk mengacuhkannya dan pergi meninggalkan Yoona sendiri, “Kyuhyun-ah !”seru Yoona,namun Kyuhyun tak menoleh sedikit pun dan hal itu membuat Yoona sangat kesal, “Cih,sombong sekali !”

    Sampai di kamar asramanya,Kyuhyun segera membuka sebuah album foto yang ia simpan di rak bukunya,lalu ia melihat isinya dan mencium foto-foto di album tersebut dengan penuh kasih sayang, “Taeyeon. Aku ingin memilikimu,bagaimana pun caranya akan kulakukan.”ucapnya penuh penekanan.

 

    Yoona yang masih kesal dengan kejadian tadi memilih untuk kembali ke kamar asrama untuk berendam dengan air hangat,tapi ia sangat terkejut ketika mendapati kamar asramanya tergenang air,ia mencoba mencari tahu asal dari genangan air tersebut,dan ternyata air tersebut berasal dari kamar mandi yang masih tertutup, “Siapa yang lupa mematikan kran ?”Yoona segera membuka pintu kamar mandi yang tak terkunci itu,matanya langsung membelalak ketika melihat sepasang tangan terjulur dari bak mandi. Setelah menarik tangan tersebut,ia sangat terkejut karena tangan tersebut ialah tangan Sunny, “Sunny !!!”Yoona langsung memeluk Sunny yang sudah lemas tak berdaya,tubuhnya sudah kaku dan terdapat beberapa luka memar di sekujur tubuhnya.

    “Siapa yang melakukan ini ?”isak Yoona.

    Yoona masih tidak percaya jika Sunny sudah meninggal,ia terus menitikkan air mata meski mayat Sunny sudah dibawa ke ruang otopsi,ia masih enggan untuk mengganti bajunya yang basah. Taeyeon merasa iba saat melihat Yoona yang tak berhenti menyebut nama Sunny,lalu ia mendekati Yoona untuk membuatnya lebih tenang, “Yoona.”panggil Taeyeon lembut,namun Yoona malah menampar pipi Taeyeon hingga memerah.

    “Jangan dekati aku !! Aku sangat membencimu !! Pergi kau !!”gertak Yoona,Tiffany yang kasihan melihat Taeyeon ditampar oleh Yoona segera menarik Taeyeon untuk menjauh dari Yoona.

 

    Taeyeon terus memegangi pipinya yang masih memerah karena tamparan Yoona tadi,Tiffany dan Jessica melihat Taeyeon dengan penuh kecemasan,mereka tahu jika Yoona sangat membenci Taeyeon namun Taeyeon malah mendekati Yoona seperti kijang mendekati harimau yang sedang kelaparan.

    “Kau yakin tidak apa-apa ?”tanya Jessica.

    Taeyeon menatap kedua temannya dengan tersenyum tipis, “Apa yang kalian cemaskan,hanya sebuah tamparan bukan pukulan.”Tiffany dan Jessica terlihat lebih lega dengan pernyataan Taeyeon,namun mereka juga tahu dibalik senyum Taeyeon terselip rasa sakit di dalamnya.

    “Baiklah,oh iya tadi Luna datang kemari.”ucap Jessica dengan lirih.

    “Wae ?”tanya Taeyeon penasaran.

    “Dia bilang dia ingin memberitahu hal penting untukmu.”

    Taeyeon memutar kedua bola matanya untuk mengingat apa yang Luna janjikan padanya. Setelah ia mengingatnya,ia langsung keluar dari kamar asrama dan berniat mencari Luna. Taeyeon terus berkeliling ke sekitar asrama kampus yang terlihat lengang,sampai ia menemukan orang yang ia cari sedang menatap ranting pohon yang sedang bergerak di sisi jendela lorong asrama.

    “Luna ?”panggil Taeyeon dengan suara rendah,Luna langsung menoleh dan menampakkan senyumnya, “Kau mencariku ?”tanya Taeyeon memastikan.

    “Ne.”jawab Luna singkat.

    “Ada apa ?”Taeyeon mulai mendekati Luna dan berdiri di sampingnya.

    “Aku ingin menceritakan sebuah rahasia.”

    “Rahasia ?”

    “Kita masih berada disini selama 4 hari kan ? Sebelum menjalani liburan musim dingin ?”

    “Ne.”

    “Aku akan menceritakan sebelum 4 hari ke depan.”tanpa mempedulikan Taeyeon yang terus menatapnya dengan penuh tanda tanya,Luna berjalan pergi menuju kamarnya.

    Kyuhyun yang saat ini sedang berada di kamarnya menatap Siwon yang tengah membaca buku tentang keagamaan,buku itu nampak sangat tebal, tapi bukan hal itu yang kini tengah dipikirkan oleh namja jangkung itu,saat ini yang ada dipikirannya adalah Taeyeon,gadis yang sudah lama ia sukai.

    “Kau kenapa Kyu ?”tanya Siwon dengan suara beratnya.

    “Anieya,aku hanya memandangi sampul bukumu. Aku penasaran dengan isi buku yang kau baca.”

    “Oh,ini ? Mungkin kau tak akan mau membacanya,ini buku tentang kisah cinta antara dua orang yang terhalau oleh seseorang.”

    “Bukan buku keagamaan ?”

    “Aissh bukan..begini juga aku sangat tertarik dengan cinta.”

    “Kau seperti bukan kekasih Tiffany.”

    “Kenapa bisa kau berbicara seperti itu ?”

    “Kau terlalu alim,sampai tak mau mendekati Tiffany.”

    Siwon meletakkan buku yang ia baca dan menatap Kyuhyun dalam-dalam, “Kau tahu kan jika Fany adalah pacar pertamaku,jadi aku belum terbiasa berpacaran.”

    Kyuhyun nampak memikirkan perkataan Siwon yang benar adanya,memang Tiffany adalah pacar pertamanya selama hidupnya,tidak seperti dirinya yang sudah beberapa kali berganti pasangan, “Aku tahu dan aku ingin mendapatkan temannya.”

    Siwon langsung tersentak, “Maksudmu Jessica ?”

    “Bukan.”

    “Taeyeon ? Kim Taeyeon kah yang kau maksud ?”

    “Ne.”

    “Omo,apa kau bisa bersaing dengan Baekhyun yang nampak lebih akrab dengannya ?”

    “Itu yang aku pikirkan sejak tadi.”

    “Jadi ?”

    “Aku akan berusaha mendapatkannya.”

 

    Udara dingin di sekitar Seoul sedikit hangat dibanding sebelumnya,Taeyeon mengetuk-ngetukkan jarinya di meja perpustakaan sambil menatap salju yang turun secara perlahan. Matanya menerawang ke beberapa butir salju yang turun hingga ada seseorang yang menepuk bahunya dengan pelan,lalu ia menoleh ke orang itu, “Kyuhyun ?”

    “Kenapa kau sendirian disini ?”

    “Aku sedang ingin sendiri.”Kyuhyun menangkap buku yang sejak tadi Taeyeon pegang.

    “Buku apa yang sedang kau baca itu.”

    Taeyeon menatap buku yang ia pegang, “Ini buku psikologi.”

    “Untuk apa kau membaca buku ini.”

    “Aku tak berniat membacanya,tapi Luna meminjamkannya padaku,sebenarnya aku juga penasaran dengan isi buku ini.”

    “Kau sudah membacanya.”tanya Kyuhyun sambil duduk di samping Taeyeon.

    “Sudah.”

    “Bagaimana isinya ?”

    Taeyeon memainkan bibirnya dan meletakkan buku psikolog itu, “Aku tidak mengerti isinya,karena bahasanya aneh.”

    “Aneh.”

    “Ne.”Kyuhyun terus menatap setiap lekuk wajah Taeyeon yang ia anggap sempurna hingga Taeyeon menyadarinya.

    “Kenapa kau menatapku seperti itu ?”Kyuhyun langsung menggenggam tangan Taeyeon dengan erat dan menatap matanya dengan tajam.

    “Taeyeon.”

    “Wae ?”

    “Saranghaeyo.”

    Taeyeon membelalakan matanya karena terkejut dengan pernyataan Kyuhyun yang tiba-tiba, “Kyu..”

    “Aku tahu,jangan jawab sekarang. Pikirkan dahulu,ne ?”Kyuhyun melepas genggaman tangannya dari tangan Taeyeon lalu berjalan keluar dari perpustakaan. Taeyeon masih terus menatap kepergian Kyuhyun dengan bingung,ia tak tahu harus menjawab apa.

    “Taeyeon.”panggil seseorang lagi pada Taeyeon,Taeyeon langsung menoleh ke sumber suara.

    “Baekhyun ?”

    “Ne,kau sedang apa ?”

    “Mengamati salju.”

    Baekhyun mencoba memandang ke arah mata gadis yang berada di depannya itu dengan sendu, “Kenapa tidak mengamati di luar atau melalui kamar asramamu saja ?”

    “Aku sedang ingin mengamatinya sendiri dengan suasana lebih tenang,itu saja.”Taeyeon beranjak dari duduknya dan berjalan pergi,namun tangannya ditahan oleh Baekhyun.

    “Jangan pergi.”Baekhyun langsung menarik Taeyeon ke dalam pelukannya,Taeyeon merasa terkejut dengan perlakuan Baekhyun yang tiba-tiba itu.

    “Baekhyun.”

    “Saranghaeyo.”kata-kata itu terluncur jelas dari mulut Baekhyun,suara bass nya membuat hati Taeyeon bergetar.

    Taeyeon melepas pelukan Baekhyun dan menatap ke manik matanya lebih dalam lagi untuk melihat kepastian dari ucapannya,namun setelah dilihat tak ada kebohongan sedikit pun dari tatapan matanya yang ada hanyalan ketulusan dan kesungguhannya, “Baekhyun..”

    “Aku akan memberimu kesempatan untuk berpikir,sampai jumpa.”Baekhyun segera berlari ke luar perpustakaan dengan cepat. Saat ini Taeyeon sungguh bingung dan pikirannya menjadi kacau karena harus dihadapkan dengan dua pilihan yang sangat membingungkan.

    Saat di asrama,Taeyeon menceritakan hal yang baru saja terjadi ke kedua temannya dan hal itu membuat Tiffany serta Jessica tak bisa menutupi rasa kaget mereka, “Jinjjayo ? Dua orang pria menyatakan cinta dalam satu waktu yang berbeda. Ditempat yang sama,suasana sama dan juga pada wanita yang sama. Uwahh itu hal yang romantis ?”Jessica langsung memukul pelan kepala Tiffany.

    “Kau terlalu sarkatis Fany-ah.”

    Taeyeon memandang kedua temannya dengan bingung, “Aku harus bagaimana ?”

    “Ada 3 pilihan,kau memilih salah satu dari mereka,menolak mereka ataupun menerima mereka berdua sebagai pacarmu.”ceplos Tiffany yang disambut dengan pukulan di kepalanya lagi oleh Jessica.

    “Yakk Tiffany,coba seriuslah sedikit !”kesal Jessica.

    “Ne,arraseo.”Tiffany langsung menyentuh mulutnya agar mulutnya itu tak mengeluarkan kata-kata yang membuat temannya marah.

    “Kau harus memilih salah satu dari mereka Taeyeon.”usul Jessica.

    “Tapi aku bingung dan aku tidak mau menyakiti salah satu dari mereka.”

    “Tidak adil namanya bilah hidup tanpa pilihan. Salah satu dari mereka harus menghargai keputusanmu.”ujar Jessica bijaksana.

    “Arrggh aku pusing !”Taeyeon langsung menutupi wajahnya dengan boneka beruangnya.


    Kyuhyun meremas kaleng sodanya lalu membuangnya ke tempat sampah,matanya menerawang ke arah langit yang tak berbintang. Kelip bintang yang ia harapkan tak muncul,langit mendunglah yang menjadi penggantinya. Salju pun tak turun,namun udara dingin terus menyerebak hingga dibawah 0 derajat, “Kyuhyun ?”Baekhyun yang tiba-tiba datang langsung duduk di samping Kyuhyun.

    “Mwo ?”

    “Selama ini kita hanya bersaing terus hanya karena Taeyeon,gadis itu benar-benar telah mengambil perhatian kita berdua,sebentar lagi mungkin aku yang akan mendapatkannya.”

    Kyuhyun menatap Baekhyun dengan bingung, “Apa maksudmu ?”

    “Kau tak perlu tahu,beberapa hari lagi kau akan tahu.”Kyuhyun terlihat tak begitu merespon apa yang dibicarakan Baekhyun,namun di dalam hatinya yang paling dalam ia begitu penasaran.

    Taeyeon yang baru saja keluar untuk membeli kopi hangat bersama Jessica melewati Kyuhyun dan Baekhyun dengan gugup,ia tak tahu perasaan itu muncul begitu saja,entah untuk Baekhyun ataupun Kyuhyun perasaan yang sedang ia rasakan saat ini.

    “Taeyeon ?”panggil Baekhyun dan Kyuhyun bersamaan,Taeyeon langsung menolehkan wajahnya ke mereka berdua dengan bertanya-tanya. Baekhyun dan Kyuhyun segera mendekati Taeyeon dengan bersamaan, “Hai !”sapa mereka tetap bersamaan.

    “Hai juga,ada apa ?”

    “Kau baru darimana ?”kali ini hanya Baekhyun yang bertanya.

    “Membeli Kopi.”Taeyeon mengangkat gelas kopinya.

    “Ya sudah kami pergi dahulu.”Taeyeon dan Jessica berjalan pergi meninggalkan mereka berdua. Seperginya Taeyeon,Baekhyun dan Kyuhyun saling berpandangan dengan tatap sinis dan tajam.

    “Sepertinya persaingan yang sesungguhnya akan dimulai sekarang.”batin Baekhyun.

    “Aku akan mengalahkanmu !”batin Kyuhyun.

    “Sepertinya mereka benar-benar menyukaimu.”terka Jessica saat sudah berada di kamar asrama.

    “Ne.”Tiffany menyahut sambil menyeruput kopinya.

    “Aku bisa gila hanya karena masalah ini.”Tiffany dan Jessica saling berpandangan lalu mereka menatap Taeyeon kembali dengan senyum jail.

    “Serahkan saja salah satu sari mereka untukku.”harap Jessica.

    Taeyeon memandang Jessica dengan malas, “Kau bercanda ?”

    “Sebenarnya siapa yang kau suka ?”tanya Tiffany.

    “Aku suka keduanya. Mereka semua baik dan perhatian.”

    “Tentunya kau harus memilih satu,jangan dua duanya.”Jessica menjentikkan jarinya ke dahi Taeyeon,Taeyeon mengeluh kesakitan dan ganti memukul Jessica dengan bonekanya.

    Ketika larut malam,Luna tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan tanpa kesadarannya yang penuh,ia berjalan keluar dari kamar lalu menuju ke atap asrama. Yoona yang tertidur di sampingnya tak menyadari jika temannya itu keluar dari kamar dengan keadaan tidak sadar. Luna terus berjalan hingga sampai ke atap atas yang langsung menghadap ke langit,matanya tak berkedip sama sekali memandang sosok gadis berwajah pucat dengan baju putih panjang terjulur hingga beberapa meter,gadis tersebut tersenyum dingin pada Luna. Tak ada rasa ngeri sedikit pun pada Luna,seperti sudah terbiasa dengan gadis mengerikan itu. Namun siapa sangka jika Luna berjalan dengan keadaan tanpa sadar, “Luna.”panggil gadis itu dengan suara khasnya,lalu ia menjulurkan tangan dinginnya ke Luna.

    Lalu Luna berjalan maju untuk menggapai tangan gadis itu,gadis itu terus berjalan mundur hingga kaki Luna hampir menyentuh ujung dari gedung tersebut. Hembusan angin malam yang dingin menerbangkan rambut panjang Luna hingga Luna tersadar, “Aku dimana ?”Luna memandang ke sekelilingnya,setelah menyadari ia hampir terjatuh dari atap gedung itu,ia langsung mundur agar tak terjatuh. Dadanya berdegup kencang dan tangannya bergetar hingga ia menangis histeris, “Hiks aku tak tahan dengan penyiksaan ini,aku tak tahan ! Tuhan tolong aku…!!”Luna menjambak rambutnya dengan keras.

 

    Pagi tiba,Taeyeon masih nyaman dengan tidurnya,ia seperti enggan untuk beranjak dari selimut tebalnya apalagi ini musim dingin yang menambah kenyamanannya dalam beristirahat. Tiba-tiba saja ada yang menggelitik hidungnya dengan suatu benda, “Hatcchii…”ia langsung bersin dan terbangun dari tidurnya. Taeyeon begitu kesal setelah melihat kedua temannya tertawa jahil sambil saling ber-high five karena berhasil membuat Taeyeon kesal,tampak kuas blush on dipegang oleh Tiffany,mungkin benda itu yang menyebabkan Taeyeon bersin.

    “Kalian gila !!”seru Taeyeon kesal.

    “Hahaha mianhaeyo Taeyeon,tapi kau terlalu lama tidur coba lihat ini.”Jessica mengambi kalender dan menunjukkan sebuah tanggal yang di lingkari oleh Jessica sendiri. Taeyeon mencoba mengucek matanya untuk memastikan apa yang ia lihat itu benar.

    “Saengil chukkae hamnida Taeyeon !!”sorak mereka berdua bersemangat. Taeyeon nampak sangat bahagia mendapat kejutan di hari ulang tahunnya ini.

    “Gomawo Jessica…Tiffany.”Taeyeon memeluk kedua temannya secara bergantian

    Taeyeon yang sedang menikmati udara yang dingin di halaman asrama,ia tak peduli udara dingin yang akan membuatnya sakit karena hari ini adalah hari ulang tahunnya yang mungkin akan memberikan kebahagiaan padanya. Tiba-tiba dari belakang ada yang menyelimutinya dengan mantel tebal,setelah ia berbalik melihat orang yang menyelimuti mantel itu nampak Baekhyun yang tersenyum manis,Taeyeon membalas senyuman Baekhyun dengan senyuman yang tak kalah manis hingga membuat Baekhyun semakin terpesona dengan Taeyeon, “Gomawo Baekhyun.”

    “Ne,cheonmayo.”lalu Baekhyun mengeluarkan sesuatu dari saku mantel yang ia pakai, “Bisakah kau menutup matamu dulu ?”

    “Ne.”Taeyeon langsung menutup matanya.

    “Bukalah.”Taeyeon pun mengikuti intruksi Baekhyun untuk membuka matanya,nampak Baekhyun memberikan kotak kecil berwarna emas pada Taeyeon, “Ini untukmu.”Taeyeon segera menerima kotak dari Baekhyun sebelum Baekhyun kecewa.

    “Gomawo.”

    “Emm boleh aku memelukmu.”tanpa ada jawaban dari Taeyeon,Baekhyun langsung memeluk Taeyeon dengan erat dan hal itu membuat Taeyeon merasa nyaman.

    “Saengil chukkae hamnida Taeyeon.”

    Dari atas atap gedung asrama,Kyuhyun memandang mereka berdua dengan geram,ia ingin sekali bersaing secara sehat dengan Baekhyun,namun melihat usaha Baekhyun seperti itu mungkin ia akan berpikir dua kali untuk bersaing secara sehat. Lalu ia memikirkan cara untuk menyingkirkan Baekhyun,setelah menemukan cara yang tepat,Kyuhyun mengeluarkan smirk smilenya.

    Taeyeon yang terus mendengarkan cerita Baekhyun merasa nyaman berada di dekat Baekhyun,ia merasa jantungnya akan berdetak kencang saat ia bersama Baekhyun yang sangat kalem,perhatian dan baik padanya, “Aku mempunyai seorang kakak,7 tahun lebih tua dariku.”

    “7 tahun lebih tua ? Aku dan oppaku saja hanya berjarak 1 tahun.”

    “Benarkah ?”

    “Ne,aku sangat menyayanginya.”

    “Taeyeon.”panggil Baekhyun.

    “Ne.”

    “Bagaimana pertanyaanku kemarin ? Apa kau mau menerimaku ?”

    Taeyeon menerawang ke langit mencoba memikirkan apa keputusannya,namun ia merasa jika Baekhyun lebih baik dari Kyuhyun yang terkesan bad boy, “Ne.”

    “Mwo ?”

    “Ne,aku akan mau menjadi yeoja chingumu.”

    “Jeongmal,haha akhinya !”Baekhyun melompat-lompat girang,ia tak dapat menutupi rasa bahagianya. Taeyeon hanya menahan tawanya melihat Baekhyun yang terus berbuat konyol di hadapannya.


Advertisements

36 comments on “[FREELANCE] Art Death (Chapter 4)

  1. Makin seru konflik ceritanya ><
    Misterius jadi Tambah penasaran
    Apa yang direncanain kyu?
    Apa rahasia luna?
    Next chap ditunggu 🙂
    Fighting!

  2. Yuhuu baekyeon dah jadian deh
    Tpi kyuhyun ngrencanain apa tuh?
    Gak buruk dan kejam kan thor?
    Hantunya benar” seohyun ya??
    Penasaran, lanjut lanjut lanjut yah thor 😃

  3. wwaaahh cepat banget author updatenya….
    makasih….
    wwaaaahh semakin mistery……
    next chap ditunggu
    Hwaiting

  4. author yg klo komen pke nma nina yuliani sekarang ganti jdi ninakyutae, soalnya yg nina yuliani gk bsa pke komennn…dannn
    keren bngettt thorr,
    next chap dtunggu bnget
    fighting thorrr

  5. Huaaaa big thanks buat author cepet bgt updatenya kekeke dududu yang baru jadian nieehh kasian yang kejatah ngintip dan selalu kalah start sabar yahh kyuppa jgan sampe jadi orang jahat loh ntar disentil sii jessi nohh,, kaya taeng hooo,, duhh kasian ma luna dipart ini q jdi agak ngeh kalo trnyata dia ga jahat yahh dia pendiem karna hidupnya digangu terus,, jdi penasaran sma hantunya jgan2 tu si seo lagii trus nambah korban si suny yona lagi jahat bgt nampar taeng isshhh,,,
    penasaran sma lorong misterius ada kisah apa dibalik asrama ???
    Please dehh jgan buat kyuuppaa jahat omg ga relaa dtunggu next part

  6. ciee yg baru jadian 😉
    suka bangat de sama BaekYeon Moment nya 🙂
    Kyu oppa yg sabar yaaa…..

    ah aku masih penasaran ni sama Luna…
    kalo hantunya ma aku udah yakin itu si Seohyun dan dia jg kan yg selama ini bantuin Taeyeon…
    tapi kenapa Seo ngincar gengx YoonSooSun? klo cuma karena YoonSooSun jahat ama Taeng, kan cukup kasih pelajaran aja, gk perluh dibunuh…
    dan aku penasaran dengan lorong di belakang asrama itu,
    Lee Soo Man dan penjaga asrama tahu rahasia di baliknya?
    waa daebak, benar2 keren ff nya
    ditunggu update selanjutnya yaa Authornim 😉
    #Fighting

  7. Daebak, ff nya update cepat saya suka saya suka… ❤
    Ciee… Baekyeon jadian nih, kyu oppa yang sabar ne…
    Luna eonni makin misterius aja sifatnya,
    Lee soo man sama penjaga asrama tahu apa rahasia dibalik lorong asrama itu?
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  8. kyuhyunya ngeri…..
    baekyeon baekyeon baekyeon…….
    next thor ditunggu kelanjutannya…..

    Fighting

  9. emangnya luna itu kenapa thor?
    kyuhyun juga ngrencanain apa
    haduuh penasaran banget
    next chap jangan lamalama

  10. Luna kenapa ya? Ala dia yh ngebunuh? Kyuhyun jangan jahat dong. Cie baekhyun taeyeon udah jadian. Nexnext

  11. Huh, itu lorong tempat Seohyun dibunuh ya?? :3 Trus Luna kok nunda lagi bilang ke Taeyeon. Apa Luna tau semuanya. Tapi aku seneng 😀 akhirnya jadian jga Taeyeon ama Baekhyun. Next thor ditunggu yehet.. 😀

  12. ye dah ada lanjutannya….kok di setiap chapter ada aja yg meninggal…ngeri bacanya tapi ini soswet…lanjut thor

  13. Daebak thor!! ^^
    Konfliknya mkin panas nih… Kyu mau ngpain Baekhyun?? Penasaran!! ><
    Next!! Dtnggu chap slanjutnya!? ;;)

  14. akhirnya baekyeon pcaran,
    sbenernya ap yang mau luna omongin sma taeng?
    trus gadis di atap yg sma luna itu siapa?
    aaaaaaa aku pnasaran bnget thor
    next chap jngan lma”
    fighting

  15. Jkyaaa baru aja tadi komen di chap 3 ehh rupana udh ada lanjutan yg chap 4 krenn thor konfliknya makin keren.. ciieeee yg baru jadian.. Trs Nasib kyuhyun?? 😀 aaiii biarkanlahh.. Nextt thorrrr fightingg,,

  16. Aaaaa suka bgt thor lopelope. Thor momment baekyeonny banyakin ya. Kyuhyun mau ape lo — pergi sana dri baekyeon hushhush. Horror mommentnya keren thor. Tpi jgn membahayakan tokoh utamanya ya thor (taeyeon dkk) okeh, keep writing thor!! Next chap jgn lama” ok :*

  17. Akhirnya taeng milih baekhyun
    apa yg di rencanain kyuhyun untuk merebut taeng dari baekhyun

  18. telat.. mian thorr..
    chap ini sukses bikin banyak pertanyaan muncul deh.. dimulai dari hantu yg selama ini muncul, rahasia Luna, terus Kyuhyun ngapain coba? dann… happily BaekYeon jadian.. chukhaee.. next chap ditunggu thorr, keep writing 🙂

  19. Haaaaaa senengnya akhirnya baekhyun yg sama taeng… lah tuh kyuevil punya rencana jahat apa ke baekhyun.. please noo!! Menyingkirkan??? Apa maksudnya tuh… duh duh moga2 taeng tauuu rencana evilnya kyu

  20. Pingback: [FREELANCE] Art Death (Chapter 5/END) | All The Stories Is Taeyeon's

  21. akhirnya baekyeon jadian hahahaha tapi jangan sampe kyuhyun berbuat yg jahat jahat kan kasian baekyeon. makin banyak misteri yg sulit di pecahkan hahaha next ditunggu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s