[FREELANCE] Art Death (Chapter 3)

artdeath

Art Death Part 3

Author        : Anke Putri

 

Rating        : General

 

Length        : Short Story

 

Genre        : Horror,Romance,Mistery

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Byun Baekhyun

          -Cho Kyuhyun


Other Cast    :-Tiffany Hwang

         -Jessica Jung

         -Luna Park

         -Im Yoona

         -D.O Kyungsoo

         -Kim Jongwoon

         -Park Yeeun / Yenny

         -Kwon Yuri

         -Park Jin Young

         -Lee Soomaan

         -Siwon Choi

         -Lee Sunkyu / Sunny

         -Choi Sooyoung

         -E.T.C

 

Author Note : Kembali dengan chapter 3. Mohon Kritik dan sarannya.. saya menerima ide FF dari kalian semua di IG @ankeputri_gg gamsahamnida !

 Preview: Chapter 1, Chapter 2

    Pagi yang cerah di hari minggu,Taeyeon dan Jessica terlihat bingung dengan tingkah Tiffany yang aneh,tidak seperti biasanya ia selalu tersenyum seperti saat ini dan juga menyanyikan lagu cinta yang tidak begitu ia sukai. Mereka berdua terus mengamati tingkah Tiffany hingga Tiffany merasa ada yang memperhatikannya, “Kenapa kalian seperti itu padaku ha ?”tanya Tiffany dengan kesal.

    “Ah tidak,kami hanya merasa pagi ini kau terlihat bertambah cantik.”elak Taeyeon dengan lembut.

    “Jinjjayo ?”Tiffany langsung menatap dirinya ke arah cermin,Taeyeon dan Jessica mencoba menahan tawa mereka.

    “Kenapa kau berubah ?”tanya Jessica.

    “Aku akan berkencan dengan Siwon oppa.”

    “Siwon oppa !!!”seru Taeyeon dan Jessica bersamaan,mereka tak menyangka jika Tiffany akan berkencan dengan pria ter alim seperti Choi Siwon yang tak lain adalah teman Kyuhyun.

    “Ne,aku yakin kencan kami akan sukses hari ini.”

    “Ne,kami percaya akan hal itu.”

    Untuk persiapan lomba menyanyi yang tinggal 2 hari lagi,Taeyeon mencari info tentang baju yang cocok untuk penampilannya nanti di internet. Sudah 1 jam lebih berlalu,tapi Taeyeon sama sekali belum menemukan apa yang ia harapkan,lalu ia menyandarkan dirinya ke kursi karena merasa lelah. Tiba-tiba saja ada sesuatu yang terjatuh di pangkuannya,setelah dilihat ternyata itu adalah majalah fashion. Dengan kebingungan Taeyeon melihat model baju yang ada di majalah tersebut, “Wah ini terlihat keren !”Taeyeon menunjuk sebuah gaya baju yang cocok dengannya, “Tapi siapa yang memberi majalah ini padaku ya ?”Taeyeon melayangkan pandangannya ke sekitar kamarnya,namun ia tidak menemukan siapa-siapa kecuali dirinya sendiri. Tanpa pikir panjang lagi,Taeyeon segera mengganti bajunya untuk berbelanja baju seperti yang ada di majalah itu.

    Setelah pulang dari berbelanja,Taeyeon tak segera kembali ke kamarnya,tapi ia langsung menemui Yenny-nim yang sangat ingin bertemu dengannya di kantor. Sampai di kantor,Taeyeon melihat Yenny-nim mengacungkan nomer peserta pada Taeyeon, “Ini untukmu !”Yenny-nim melempar selembar kertas kecil yang bertuliskan angka 5.

    “Maksudnya ?”tanya Taeyeon tak mengerti.

    “Ini nomer urut tampilmu,kau harus mengalahkan mereka semua,Fighting !”Yenny-nim mengepalkan tangannya ke atas,bermaksud untuk memberi semangat ke Taeyeon.

    “N..ne figh…fighting !”ujar Taeyeon ragu.


    Ketika Taeyeon kembali ke kamar asramanya,ia langsung di sambut Tiffany dan Jessica dengan senyum cerah, “Kau baru berbelanja ? Kenapa tak mengajak kami ?”tanya Tiffany dengan penuh kemarahan.

    “Iya.”timpal Jessica.

    Taeyeon meletakkan tas belanjanya ke ranjang, “Aku tidak berbelanja untuk kepentingan diriku sendiri,tapi untuk lomba besok.”

    “Coba aku lihat.”Tiffany meraih tas belanja Taeyeon dan mengeluarkan isinya,matanya langsung membelalak ketika melihat baju yang di beli Taeyeon,Jessica ikut melihatnya karena penasaran.

    “Wah,selera fashionmu ternyata bagus juga. Kau dapat darimana gaya seperti ini ?”kagum Tiffany.

    “Dari…”Taeyeon mencoba menunjuk majalah yang ia letakkan di meja,namun sekarang majalah itu tidak ada.

    “Hmm ??”Tiffany dan Jessica masih menanyakannya.

    “Eh,dari otakku sendiri.”Tiffany dan Jessica menatap Taeyeon dengan rasa tidak percaya,namun lama akhirnya mereka percaya juga.

    “Bagus,berarti ada kemajuan. Besok akan aku rias wajahmu,ne ?”tawar Tiffany.

    “Ne. Oh,iya ! Kemana Sunny,sejak kemarin aku tak melihatnya.”

    “Anieya,biarkan saja ! Nanti dia juga akan kembali.”

    Ditengah obrolan mereka,Luna datang dengan tiba-tiba dan langsung meraih tasnya, “Kau mau kemana ?”tanya Jessica dengan dingin.

    “Kembali ke kamar.”Luna langsung keluar kamar kembali tanpa mengucapkan suatu kata.

    “Tidak sopan sekali,menumpang tapi tidak mengucapkan terima kasih atau pun minta maaf karena menyusahkan kita !”kesal Jessica.

    “Sudahlah,biarkan saja.”Taeyeon mencoba menenangkan Jessica yang sedang emosi.

 

    Yoona yang masih mengurung diri di kamar asrama,terus menerus memikirkan Sooyoung,ia merasa sangat bersalah terhadap Sooyoung. Dengan sigap ia meraih ponselnya dan melihat gambar dirinya dengan Sooyoung yang ia jadikan wallpaper. Sunny yang masih tidak percaya jika Sooyoung pergi begitu cepat memilih memandang pemandangan di sekitar asrama melalui balkon kamarnya, “Soo.”panggil Sunny dari dalam hatinya.

    Krekk..

    Di saat Yoona tengah memikirkan Sooyoung,Luna datang sambil membawa tas dan meletakkan tasnya di lemari pakaiannya, “Kenapa kau kembali lagi,aku belum mengizinkanmu untuk kembali.”larang Yoona keras.

    Luna tidak peduli dengan ucapan Yoona dan langsung berbaring ke ranjang Sooyoung, “Jangan ada yang tidur di ranjang Sooyoung kecuali aku,kau tidur di ranjangmu sendiri !”suruh Yoona sambil menarik Luna ke ranjangnya sendiri, “Ingat ! Aku tak suka denganmu,jadi jangan pernah membuat masalah di depanku,atau kau akan mati !”ancam Yoona,Luna hanya diam dan menatap Yoona tanpa ekspresi.

    Hari ini adalah hari senin,Taeyeon bersiap-siap untuk lomba yang akan di adakan siang nanti. Setelah memakai baju yang ia beli kemarin,Tiffany segera merias wajah Taeyeon dengan make up natural.

    “Aku gugup.”

    “Jangan gugup,buat sekolah kita bangga,ne ?”

    “Ne.”

    Tak lama kemudian,Yenny-nim datang bersama Yuri-nim yang nampak anggun dengan long dress merahnya, “Kau sangat cantik hari ini. Ayo kita berangkat !”ajak Yenny-nim.

    “Ne seongsaengnim.”Taeyeon segera berdiri dari duduknya dan berjalan mengikuti kedua gurunya ke luar kamar. Sebelum itu,ia melambaikan tangan ke kedua temannya yang terus memberi semangat padanya.

 

    Di tempat perlombaan,rasa gugup Taeyeon bertambah karena ia melihat semua saingannya begitu bagus-bagus, “Apa aku bisa menang ya ?”batin Taeyeon.

    “Peserta nomer 4 silahkan maju !”seru pembawa acara. Lalu munculah seorang gadis yang masih terlihat imut dan lebih muda darinya,ia nampak manis menggunakan riasan natural, “Perkenalkan dirimu nak !”pinta sang pembawa acara.

    “Ne,nama saya Lee jieun. Saya dari Jinan Art High School.”Taeyeon terpana ketika mendengar suaranya sebelum ia memulai untuk bernyanyi,sangat lembut dan memiliki karakter suara yang bagus.

    “Jangan terlalu kau pikirkan.”pesan Yenny-nim yang sejak tadi melihat keraguan Taeyeon.

    “Ne.”

    Jieun mulai menyanyi,dentingan piano yang berasal dari tape mulai berbunyi dan ia mulai bernyanyi lagu Urban Zakkapa yaitu My Love,salah satu lagu favorit Taeyeon. Suara Jieun membuat Taeyeon merinding,hingga ia tak bisa menahan untuk pergi ke toilet namun Yenny-nim mencegahnya, “Kau tak berniat untuk pergi kan ? Ayolah Taeyeon,apa yang ada di pikiranmu.”Taeyeon langsung duduk kembali dan menatap Yuri-nim yang terus memasang senyum padanya,tak lama kemudian Jieun selesai menyelesaikan lagunya, “Suara yang bagus Lee Jieun,sekarang kita panggil langsung peserta berikutnya. Mari kita sambut,penampilan dari peserta nomer 5 !”Taeyeon segera berdiri dan berjalan ke atas panggung.

    Di atas panggung,Taeyeon terus menatap satu persatu orang yang melihatnya, “Taeyeon,ini impianmu jadi jangan kau sia-siakan dan buat dirimu bangga.”

    “Baiklah,silahkan perkenalkan dirimu !”

    “Nama saya Kim Taeyeon,dari SM Art High School.”

    “Baik,silahkan mulai bernyanyi. Kita saksikan penampilan dari Taeyeon!”suara riuh tepuk tangan mulai menggema.

    Suara iringan musik mulai berbunyi,dengan ragu Taeyeon mengangkat micnya. Yenny-nim dan Yuri-nim terus menyerukan namanya sambil bertepuk tangan dengan keras, “Shwibge sangcheobadko,shwibge nunmulnado…”Taeyeon mulai menyanyikan lagu soundtrack dari sebuah drama yang sangat ia sukai,semua orang terlihat hanyut mendengar suara jernih dan lembut Taeyeon,tak terasa Taeyeon menitikkan air matanya karena terlalu menghayati lagu yang ia nyanyikan. Setelah lagu yang ia nyanyikan sudah selesai,Taeyeon langsung menghampiri kedua gurunya dan mengajak mereka pulang, “Seongsaengnim,aku ingin pulang sekarang.”pinta Taeyeon.

    “Kenapa ? Apa kau sakit ?”tanya Yuri-nim khawatir.

    “Anieya.”

    “Lalu ? Taeyeon,jangan kekanak-kanakan seperti ini,duduk dan lihat penampilan peserta yang lain dulu,baru kita pulang,ne ?”

    “Ne.”

 

    Setelah semua peserta tampil,Taeyeon dan kedua gurunya langsung kembali ke sekolah. Yenny dan Yuri seongsaengnim hanya bisa mengantar Taeyeon hingga di depan asrama,karena mereka ingin langsung pulang, “Penampilanmu tadi sudah bagus Taeyeon,tenang saja. Setelah ini kau langsung tidur,ne ?”Taeyeon hanya mengangguk.

    Seperginya mereka,Taeyeon segera berjalan menuju kamar asramanya dan di sana sudah menunggu kedua temannya yang dari tadi menunggunya,melihat Taeyeon baru datang mereka langsung berhamburan memeluk Taeyeon, “Bagaimana ?”

    “Aku tidak tahu.”jawab Taeyeon sambil berbaring di atas ranjangnya.

    “Ada apa denganmu ?”tanya Jessica bingung.

    “Aku tidak apa-apa,hanya saja aku capek. Bisakah kalian membiarkanku tidur ?”

    “Baiklah,kami keluar sekarang.”setelah Jessica dan Tiffany keluar,Taeyeon segera menutup matanya.

    Yoona yang masih tidak terima dengan terpilihnya Taeyeon untuk mewakili sekolah untuk kompetisi bernyanyi berniat untuk mencelakainya kembali,tapi kali ini ia butuh bantuan Sunny,sahabat satu-satunya yang ia miliki setelah Sooyoung pergi. Dengan penuh paksaan ia meminta Sunny yang terus menolak ajakannya, “Ayolah Sunny-ah !”rengek Yoona.

    “Tidak mau !”

    “Ayolah !”

    “Aku bilang tidak mau ya tidak mau.”

    Yoona langsung melancarkan jurus rayuannya ke Sunny,yaitu menangis karena Sunny tidak tahan bila melihat orang menangis, “Sunny-ah,kumohon bantu aku !”isak Yoona,Sunny menatap Yoona dengan iba.

    “Baiklah..baiklah ! Tapi sekali ini saja ya ?”

    “Ne,kau baik !”Yoona mencubit pipi Sunny dengan gemas.

 

    Makan malam tiba,Yoona dan Sunny mulai melancarkan rencana mereka. Setelah jebakan yang mereka buat sudah selesai,mereka langsung menyusul yang lain ke ruang makan. Taeyeon yang sejak tadi berada di belakang mereka tak menaruh rasa curiga sedikit pun meski bahaya sedang mengintainya, “Hai Taeyeon !”sentak Baekhyun dari belakang.

    “Hai,kau mengagetkanku saja.”

    “Mianhae,oh iya kemana kedua sahabatmu itu ?”tanya Baekhyun.

    “Mereka sudah berada di sana.”tunjuk Taeyeon ke bangku yang berada di pinggir jendela.

    “Boleh aku bergabung ?”

    “Ne,ayo !”Yoona yang melihat Taeyeon dan Baekhyun berjalan bersama hanya meringis.

    “Tenang Yoona,sebentar lagi Baekhyun akan menjadi milikmu.”batin Yoona.

    Setelah mengambil makanan,Taeyeon dan Baekhyun segera menyusul Jessica dan Tiffany yang sedang melahap ramen mereka, “Hai,maaf menunggu lama.”Taeyeon langsung duduk,disusul Baekhyun yang duduk di sampingnya.

    “Ne.”

    Sesudah makan malam,Yoona dan Sunny segera keluar dari ruang makan sebelum Taeyeon keluar. Mereka berdua menunggu di tangga menuju kamar asrama,tak lama kemudian Taeyeon dan Baekhyun datang berdua,disusul Jessica dan Tiffany yang berada di belakang, “Sunny-ah,dalam hitungan ke 3 kau lepaskan tali yang kau pegang ya ?”

    “Ne.”

    Yoona terlihat mengambil ancang-ancang,setelah di rasa Taeyeon sudah dekat Yoona mulai menghitung, “Hana…Dul….Set lepas !”Sunny mulai melepas tali yang ia pegang,tapi tali yang di pegang Sunny malah menyeret Sunny hingga ia jatuh dengan posisi tergantung.

    “Sunny-ah !!!!”jerit Yoona,Taeyeon dan Baekhyun juga terkejut melihat Sunny yang tiba-tiba tergantung seperti itu.

    “Sunny !!”Baekhyun segera menolng Sunny,namun tali yang tertali di kaki Sunny tiba-tiba terlepas sebelum Baekhyun menolong.

    Bruukkk….

    “Arrggghhh !!!”jerit Taeyeon,Yoona,Tiffany dan Jessica secara bersamaan.

    Sunny terjatuh hingga tangga terakhir,darah segar mengucur segar dari pelipisnya. Yoona segera menghampiri Sunny dengan air mata yang menetes di pipinya, “Sunny-ah !”Yoona memangku kepala Sunny di pahanya.

    Taeyeon segera menghampiri untuk ikut membantu,namun Yoona malah menyuruhnya pergi, “Jangan mendekat !”

    “Yoo..na jag..ga dir..ri…mu ba..ik ba..ikk,ne ?”

    “Sunny jangan ucapkan kata-kata itu !”isak Yoona,Sunny tersenyum tipis ke Yoona dan matanya menerawang ke atas, “Ak..kku har..rus per..gi sek..karrang.”pegangan tangan Sunny ke Yoona mulai mengendur dan matanya semakin lama semakin menutup.

    “Sunny-ah !!!!”

 

    “Sunny-ah !!!”Yoona langsung terbangun dari tidur siangnya dengan keringat mengucur di sekujur tubuhnya,Sunny yang sejak tadi membaca buku di sampingnya menjadi bingung ketika melihat Yoona histeris.

    “Ada apa Yoona ?”tanya Sunny khawatir,melihat Sunny yang masih baik-baik saja membuat Yoona bahagia dan langsung memeluk Sunny dengan erat.

    “Kau masih hidup Sunny-ah.”

    “Kau kenapa ?”

    “Aku bermimpi buruk tentangmu.”

    “Sudahlah,aku masih baik-baik saja. Makan malam segera tiba,apa kita jadi melancarkan rencana kita ?”Yoona nampak berpikir sejenak.

    “Jangan sekarang,ne ?”Sunny mengangguk sambil tersenyum tipis.

    Setelah bermimpi tentang Sunny,Yoona berencana untuk tidak mengikut sertakan Sunny dalam rencananya,ia ingin berusaha sendiri untuk bisa menghancurkan Taeyeon.

    Taeyeon yang baru bersiap-siap untuk makan malam berniat untuk mengajak Luna yang sejak tadi hanya diam di ujung lorong. Namun ketika ia menghampiri Luna,Luna sudah tak berada di tempatnya lagi, “Kemana dia ?”tanya Taeyeon pada dirinya sendiri.

    “Kau mencari siapa ?”tanya Kyuhyun yang kebetulan lewat di situ.

    “Eh,aku mencari Luna.”

    “Luna ? Tadi saat aku menutup pintu balkon,Luna berada di halaman sekolah.”

    “Sungguh ?”

    “Ne,coba lihatlah.”Kyuhyun mempersilahkan Taeyeon melihat halaman sekolah melalui balkon kamar asramanya. Dan benar saja,Luna berada di sana tengah memetik daun.

    “Ah,benar ! Mungkin aku salah lihat.”

    “Ayo kita ke ruang makan bersama ?”ajak Kyuhyun.

    “Baiklah.”Taeyeon dan Kyuhyun berjalan pergi menuju ruang makan.

    Di perjalanan menuju ruang makan,mereka terus membicarakan tentang agenda liburan di musim dingin yang akan datang, “Kau tidak berniat untuk pulang ke Jeonju ?”tanya Kyuhyun.

    “Aku belum tahu,sebenarnya liburan kali ini panjang mungkin sekitar 1 bulan. Tapi aku masih bingung.”

    “Kau harus memikirkannya sebelum liburan tiba,ne ?”Kyuhyun membelai rambut Taeyeon dengan lembut. Dari kejauhan sosok Baekhyun melihat mereka berdua dengan rasa cemburu yang mendalam dan Yoona melihat itu semua dengan smirk di wajahnya,ia segera mendekati Baekhyun yang tak beranjak dari tempatnya untuk memandangi Taeyeon yang berjalan berdua dengan Kyuhyun.

    “Apa yang kau lihat ?”tanya Yoona polos.

    “Eh,anieya.”gagap Baekhyun.

    “Ayo ke ruang makan bersama ?”ajak Yoona sambil meraih lengan Baekhyun,tapi Baekhyun segera menepisnya.

    “Maaf,aku bisa kesana sendiri. Bisa kau tinggalkan aku disini sendiri ?”

    “Baiklah,aku akan pergi.”Yoona melangkahkan kakinya menuju ruang makan,meninggalkan Baekhyun yang berjalan berlainan arah entah kemana.

    Sampai di ruang makan,Taeyeon langsung mengambil makanan dan duduk bersama dengan kedua sahabatnya,Kyuhyun juga memilih untuk duduk bersama Siwon yang sibuk membaca buku kitabnya.

    “Bagaimana acara kencanmu dengan Siwon kemarin ?”tanya Taeyeon pada Tiffany yang terus mencuri pandang ke arah Siwon yang nampak cuek.

    “Sedikit membosankan,tapi ada juga senangnya.”jawab Tiffany ringan.

    “Bohong,saat berkencan saja mereka tidak duduk bersama dan Siwon membatasi jarak duduk mereka beberapa senti.”

    Taeyeon mencoba menahan tawanya ketika mendengar cerita Jessica,Tiffany hanya mengerucutkan bibirnya saja sambil sesekali menyedot jus jeruknya, “Aku malas berkencan dengan dia,tapi aku begitu menyukainya. Aku berusaha untuk menjadi alim seperti dia,apa mungkin itu bisa ?”angan Tiffany.

    Jessica malah memukul pelan kepala Tiffany, “Seharusnya kau lebih berusaha lagi Miss Choi yang alim.”

    “Sakit babo !”marah Tiffany sambil memegang kepalanya.

    “Liburan kali ini kalian mau kemana ?”tanya Taeyeon pada kedua temannya.

    “Kami masih bingung.”nampak wajah Taeyeon yang kecewa mendengar sahabatnya juga belum mempunyai rencana untuk liburan.

    “Salju !!!”seru seseorang yang menunjuk ke arah jendela,semua langsung terpana melihat salju yang sudah datang.

    “Horeee !!! Liburan akan tiba !!!!”seru mereka bersamaan.

    “Taeyeon.”panggil seseorang dari belakang Taeyeon,Taeyeon segera menoleh dan mendapati Baekhyun yang tersenyum padanya sambil membawa beberapa lembar tiket.

    “Baekhyun,silahkan duduk.”

    “Baik.”Baekhyun langsung duduk di samping Taeyeon.

    “Kau mau mengajak kami untuk menonton ?”celoteh Jessica.

    “Bukan babo ! Dia pasti mengajak Taeyeon bukan kita.”sahut Tiffany.

    “Ini untukmu,tiket untuk menonton drama musikal. Kau suka dengan drama musikal kan ?”tebak Baekhyun.

    “Ne,aku senang sekali.”ujar Taeyeon sambil mengambil tiket yang diberikan Baekhyun padanya.

    “Baiklah,besok malam temui aku di halaman sekolah.”

    “Baik.”


    Ketika semua siswa akan kembali ke kamar masing-masing,tiba-tiba ada seorang siswa perempuan yang berteriak histeris, “Arrgggghhh ! Tolong !!”semua siswa yang tadinya akan kembali ke kamar segera menghampiri siswa tersebut dan melihat apa yang terjadi.

    Taeyeon begitu terkejut ketika melihat D.O,teman Baekhyun yang terbujur kaku dengan luka goresan kaca jendela yang pecah mengenai tangannya. Baekhyun segera mendekati sahabatnya itu dengan cemas, “D.O !!”Baekhyun langsung membawa D.O ke UKS.

 

Flashback….

    Baekhyun yang sangat marah melihat Taeyeon dengan Kyuhyun berjalan bersama berniat untuk kembali ke kamarnya untuk mengambil sesuatu,setelah apa yang ia dapat sudah ditemukan,ia langsung berjalan menuju ruang makan kembali. Namun di tangga menuju ruang makan,ia melihat D.O yang sendirian menatap keluar jendela yang berada di tangga tersebut dengan sedih.

    “Kau kenapa ?”tanya Baekhyun.

    “Anieya…aku hanya teringat dengan dia.”

    “Aku tahu maksudmu,tapi jangan kau sia-siakan hidupmu dengan memikirkan orang yang tak akan pernah memikirkanmu.”

    “Aku yakin dia masih memikirkanku.”

    “Ah,kau terlalu sabar menunggunya.”

    “Itu apa ?”tanya D.O sambil menunjuk lembaran yang dipegang Baekhyun.

    “Ini tiket drama musikal yang akan kuberikan pada Taeyeon.”

    “Kau begitu menyukainya ya ?”goda D.O dengan wajah datar.

    “Bukan menyukainya,tapi mencintainya.”jelas Baekhyun dengan nada penuh penekanan.

    “Kau sudah gila karenanya. Sudah sana berikan padanya sebelum si evil itu merayunya.”

    “Baiklah,aku juga berpikir seperti itu. Sampai jumpa !!”Baekhyun segera berlari menuju ruang makan,meninggalkan D.O yang masih sendiri. Ketika D.O menatap ke jendela yang berembun,ia seperti mendapati sosok yang sangat ia rindukan, “Kk..kau !”sosok itu malah tersenyum ke D.O dan mengecapkan tangannya ke jendela.

    “Saranghaeyo.”D.O tak kuasa menahan air matanya yang ia tahan sejak tadi.

    Sosok itu malah menampakkan wajah murungnya dan melambaikan tangannya ke D.O, “Jangan pergi!!”D.O langsung mengambil pot yang ada di tangga tersebut,lalu memecahkan kaca jendela itu dengan pot yang ia bawa. Namun sosok yang ia panggil itu malah pergi menjauh, “Jangan pergi lagi,kumohon !!!”pinta D.O dengan sungguh-sungguh,tapi sosok itu malah tersenyum kaku dan pergi menghilang secara tiba-tiba, “Kau kejam !!!”D.O segera mengambil serpihan kaca yang berserakan lalu menggoreskannya ke nadinya dan ia langsung terjatuh.

    “Akk…kku merr…rin…dukanmu.”ucap D.O pelan.

 

Flashback End….

 

    Baekhyun tak kuasa menahan tangisnya ketika menatap tubuh kaku D.O di selimuti dengan kain putih, “D.O !”lirih Baekhyun pelan sambil memegang tangan D.O yang sudah mendingin.

    “Baekhyun-ah kau bisa keluar sekarang,dokter akan menangani ini semua.”pinta Yenny-nim.

    “Baiklah.”Baekhyun beranjak dari duduknya dan keluar dari ruang UKS,Taeyeon yang sejak tadi menunggu Baekhyun di luar UKS segera memeluk Baekhyun yang terlihat sangat sedih dengan kematian sahabatnya itu.

    “Baekhyun,di sini masih ada aku. Kau harus tabah,ne ?”

    “Ne.”Baekhyun melepas pelukan Taeyeon dan mendekatkan wajahnya ke wajah Taeyeon,lalu lama-kelamaan bibir mereka salin bersentuhan.

    Kyuhyun yang melihat kejadian itu langsung menggeram, “Awas kau Baekhyun !!”geram Kyuhyun.

    Setelah melepas ciumannya,Baekhyun langsung tersenyum ke Taeyeon yang juga sedang tersenyum padanya, “Aku senang bisa melihatmu tersenyum kembali.”ucap Taeyeon.

    Baekhyun masih terlihat berduka,ia terus murung di halaman sekolah sambil menatap kepergian polisi yang baru menyelidiki kematian D.O,Taeyeon yang merasa kasihan terhadap ke Baekhyun segera mendekati Baekhyun dan duduk di sampingnya. Tak lama kemudian sirine mobil polisi berbunyi,menandakan bahwa para polisi itu telah pergi, “Kau tak masuk ke dalam ?”tanya Taeyeon dengan lembut.

    “Tidak,aku hanya ingin sendiri.”Taeyeon menghela nafasnya lalu menatap Baekhyun yang menatap salju turun dengan tatapan kosong.

    “Aku tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat di sayangi,hal itu juga ku alami saat Seohyun meninggal.”perkataan Taeyeon kali ini membuat Baekhyun menoleh padanya, “Kau tahu sendiri kan,jika aku dan Seo sangat dekat ? Jadi rasa kehilangan seperti yang kau rasakan itu juga pernah datang padaku.”Baekhyun kembali menatap ke depan dengan sedih,lalu Taeyeon menyandarkan kepalanya ke pundak Baekhyun yang tegap.

    Salju yang terus turun tak dihiraukan oleh Taeyeon dan Baekhyun,hingga penjaga asrama datang untuk menegur mereka, “Apa kalian ingin mati bersama disini ? Cepat masuk,udara semakin dingin.”Taeyeon dan Baekhyun langsung beranjak dari duduk mereka,lalu berpegangan tangan untuk memasuki gedung asrama.


    Pagi hari yang begitu dingin,semua siswa bersiap-siap menuju sekolah untuk menjalani hari terakhir masuk sekolah sebelum liburan musim dingin. Taeyeon dan Tiffany berangkat bersama tanpa Jessica yang sedang sakit,mereka nampak bersemangat menjalani hari terakhir sebelum liburan meski mereka belum memikirkan liburan apa yang akan mereka jalani. Sampai di kelas,Yoona menatap kedatangan mereka berdua dengan pandangan sinis, “Aishh dia lagi,tapi aku bahagia hari ini karena tak akan bertemu dengan nya selama 1 bulan.”bisik Yoona pada Sunny yang terlihat tak peduli dengan ucapan Yoona.

    Luna yang menyibukkan dirinya di bangku dengan membaca buku segera di hampiri oleh Taeyeon yang penasaran dengan buku bacaan yang ia baca,karena Luna tampak serius sekali membaca buku itu, “Apa yang kau baca ?”tanya Taeyeon,Luna yang kaget segera menutup buku yang ia baca dan menyembunyikannya di balik punggungnya, “Wae ? Apa aku mengejutkanmu ?”tanya Taeyeon yang disambut gelengan kepala Luna.

    “Ti..tidak.”

    “Coba aku lihat buku yang kau baca.”dengan ragu Luna memberikan buku yang ia baca ke Taeyeon,dan Taeyeon langsung menerimanya dengan senyum cerah,tapi senyum Taeyeon tiba-tiba memudar ketika mengetahui buku yang Luna baca.

    “Buku psikologi ?”Taeyeon menatap Luna yang tengah menunduk,Taeyeon mencoba mencari kepastian dari Luna namun ia urungkan, “Buku yang bagus,kapan-kapan bisa aku pinjam ?”Luna mengangguk kecil.

    “Ne.”jawab Luna singkat,Taeyeon segera mengembalikan buku yang ia pegang ke Luna.

    “Kenapa kau membaca psikolog,padahal dulunya kau adalah pribadi yang ceria. Apa yang membuatmu berubah ?”batin Taeyeon keras.

    “Bodoh ! Kenapa berbicara dengan orang bisu seperti dia.”sinis Yoona pada Sunny setelah melihat Taeyeon mengobrol dengan Luna.

    “Memang itu urusanmu,sudahlah urus saja urusanmu sendiri. Lagipula mengajak orang berbicara itu apa salah ?”tanya Sunny dengan nada kesal.

    “Sunny-ah ?”

    “Sudahlah,diam saja !”Sunny terlihat tidak mau mendengar perkataan Yoona lagi dan Yoona memilih untuk diam.

    Yenny-nim pun masuk sambil membawa sebuah piala, “Selamat pagi !!”

    “Pagi seongsaengnim.”

    “Sebelumnya selamat untuk Kim Taeyeon yang meraih juara 1 perlombaan menyanyi dan ini piala untukmu.”Yenny-nim menyerahkan piala yang ia pegang ke Taeyeon yang duduk di bangku depan.

    “Gamsahamnida.”ucap Taeyeon bahagia diiringi tepuk tangan dari semua teman-temannya,kecuali Yoona yang tampak sangat iri dengan keberhasilan Taeyeon.

    “Kau membuat sekolah kita bangga. Anak-anak,liburan musim dingin akan dimulai besok hingga satu bulan ke depan,tapi kalian dianjurkan untuk tetap tinggal di asrama ini selama 5 hari ke depan. Baik sekarang kita mulai pelajaran kita.”

 

    Pulang dari sekolah,Taeyeon langsung membuat sup ginseng hangat untuk Jessica yang terus tertidur dengan mengigau, “Sica-ah,aku membuat sup untukmu. Makanlah.”Jessica segera bangun dari tidurnya dan duduk dengan menyandarkan dirinya ke tembok,Taeyeon mulai menyuapkan sup buatannya ke Jessica.

    “Bagaimana ?”tanya Taeyeon ke Jessica ketika Jessica menelan sup yang ia buat.

    “Enak.”puji Jessica sambil mengacungkan ibu jarinya.

    “Liburan ini kau mau kemana ?”tanya Taeyeon.

    “Mungkin 5 hari lagi,aku akan mengunjungi nenekku yang berada di busan, kau ?”

    “Aku akan pulang ke Jeonju.”

    Tiba-tiba ponsel Taeyeon berdering dan Taeyeon langsung mengangkatnya, “Yeobeosseyo ?”

    “Taeyeon,ini aku Kyuhyun. Bisakah kau keluar sekarang ? Temui aku di depan asrama.”

    “Ne.”setelah menutup sambungan telepon,Taeyeon segera memberikan mangkuk supnya ke Tiffany dan memintanya untuk menyuapkan sup itu ke Jessica.

    “Kau mau kemana ?”tanya Tiffany.

    “Menemui Kyuhyun.”

    “Hati-hati,ne ?”

    “Ne.”Taeyeon langsung mengambil mantelnya dan keluar dari kamar.

Advertisements

30 comments on “[FREELANCE] Art Death (Chapter 3)

  1. aduhh serem nih tiap chapter pasti ada aja yg meninggal…
    tapiii tapii ntar taeyeonnya ama baekhyun kan ya ???
    iyaa aja deh.. d tunggu chap selanjutnya thot.. update soon ya~~~~

  2. wahhh penasaran sma klanjutanny,,ada apa ya kyuhyun manggl taeyeon..jngan lama2 ya updateny…fighting

  3. Huaaa serius baekhyun kisseu ama taeng trus kyuhyun liat cuman diem ajahh omg ga fokus ama kasus kemarian palah fokus ama scene Kyutaebaek aigho aighoo??? Ishh tbc disaat yang ga tepat,,
    q kira sii sunny beneran matie eh cuman mimpi,, ga nyangka juga tambah korban lagi hadueh tuh asrama serem bgt sihh si luna lagi makin misterius mga next chap bsa cpett kkekeke

  4. bagus thor, aku suka ada BaekYeon moment’nya juga cerita horror’nya. aku msih pnasaran thor,atau mungkin si luna hantu’nya??/molla/ udah,itu aja. slanjut’nya
    FIGHTING thor bwt next chapter’nya.. pnjngin lgi y tho?? SEMANGAT!!

  5. Daebak, yoona eonni jahat banget, terus luna eonni makin misterius aja sifatnya, taeng eonni sam baeki oppa kisseu terus gimana dong dengan kyu oppa?
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  6. baekyeon moment yehedd, next chapter harus lebih banyak momentnya yah author-nim.
    keep writing❤

  7. orang yg D.O maksud itu Seohyun kan?
    ahh aku suka moment BaekYeon 😉 dan Khyuhyun siap2 gigit jari nee….
    tpi kenapa Kyu ngajak Taeng ketemu? mw ngapain tu evil?

    next chap Thor 🙂

  8. kyuhyun cemburu, trus utk apa kyu minta taeyeon bertemu…
    jangan2…..
    next thor ditungvu kelanjutannya….

    Fighting

  9. cieeeee baekyeon moment nya macem hts/? lol
    Nice thoooor!
    kependekan sih, tp gapapa soalnya adegan seremnya gada wakakakka
    Great thor, lanjut

  10. Yaahh pendek banget thorrrr tapi gapapa kok ff nya kereennn aihh kyu cemburu ma baekyeon? Ditunggu buat next chapternya hwaitinggg😘💕

  11. Hahahaha ada baekyeon momennya, manis lagi
    Kyuhyun mau apa tuh? Nembak? Kkkk~
    Masih bingung sih sebenarnya gadis misterius itu seo kah atau bener” penunggu sekolah itu
    Dan apakah ada kaitannya dg luna dan taeng

  12. keren update ff ny cepet bgt athor,.
    baru baca yg ini next chapt 4 nya udh ada aja,.
    semangat deh mudah” cepet juga updaten chapt selanjutnya..

  13. Sebenarnya baekyeon itu udah resmi pacaran atau belum ? Kok taeng diam aja waktu di kiss baek ?

  14. Pingback: [FREELANCE] Art Death (Chapter 5/END) | All The Stories Is Taeyeon's

  15. serem serem tiap chap selalu ada korban hiii ahay baekyeon moment, ini baekyeon bakal sampe akhir kan atau malah jadi kyutae hahaha keren keren 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s