[FREELANCE] Art Death (Chapter 1)

artdeath

Art Death Part 1

Author        : Anke Putri

 

Rating        : General

 

Length        : Short Story

 

Genre        : Horror,Mistery,Romance

 

Cast        :-Kim Taeyeon

          -Byun Baekhyun

          -Cho Kyuhyun


Other Cast    :-Tiffany Hwang

         -Jessica Jung

         -Luna Park

         -Im Yoona

         -D.O Kyungsoo

         -Kim Jongwoon

         -Park Yeeun / Yenny

         -Kwon Yuri

         -Park Jin Young

         -Lee Soomaan

         -Siwon Choi

         -Lee Sunkyu / Sunny

         -Choi Sooyoung

         -E.T.C

Credit poster Indo Fanfiction arts Arcee@IFA

 

Author Note     : Sebenarnya sudah lama FF ini saya buat,namun baru publish sekarang. Mohon kritik dan sarannya. Saya menerima ide untuk FF saya mendatang di IG saya @ankeputri_gg . Gomawo !!

 

    Taeyeon bersorak senang ketika ia kembali ke sekolahnya SM Art High School setelah lama ia menikmati liburan di kampung halamannya yaitu Jeonju,di sini ia memilih tinggal di asrama karena asrama di sekolah itu hanya untuk siswa yang rumahnya cukup jauh dari sekolah. Taeyeon menatap seluruh bangunan sekolahnya sebelum ia masuk ke asramanya yang berada di bagian samping sekolah.

    “Aku rindu bau sekolah ini.”ucap Taeyeon sambil mengendus bau di sekitarnya.

    “Hei !!!”seru seseorang dari belakang yang membuat Taeyeon sangat terkejut.

    “Neo !!”marah Taeyeon pada seorang laki-laki yang mengagetkannya yang tak lain Baekhyun,murid dari SM Art High School yang juga tinggal di asrama karena rumahnya juga cukup jauh.

    “Mianhae,bagaimana dengan liburanmu ?”tanya Baekhyun dengan wajah tanpa dosa.

    “Bukan urusanmu.”Taeyeon mengangkat tas dan kopernya menuju asrama.

    “Hei tunggu !!”dengan cepat Baekhyun mengikuti Taeyeon yang sudah menjauh.

    Asrama pria dan wanita berada di satu gedung dan hanya dibatasi oleh tangga yang berada di tengah-tengah bangunan asrama tersebut,separuh bangunan untuk pria dan separuhnya lagi untuk wanita,setiap kamar di huni 3 orang siswa. Bangunan sekolah dan asrama memang lebih tua bangunan sekolah,namun karena ulah siswa yang jahil banyak sekali fasilitas asrama yang rusak. Taeyeon yang kesal dengan ulah Baekhyun terus menarik tasnya tanpa mempedulikan panggilan Baekhyun,ia sangat kesal terhadap Baekhyun yang selalu datang untuk mengganggunya.

    “Taeyeon,kau sudah datang ?!”sambut Jessica dan Tiffany,teman satu kamarnya saat Taeyeon sampai di kamar.

    “Ne.”jawab Taeyeon singkat sambil meletakkan tas dan kopernya,Tiffany dan Jessica saling bertatapan ketika melihat Taeyeon yang nampak kesal. Taeyeon terus menatap sekeliling kamarnya yang sudah lama ia tinggalkan,ia memandang 3 buah ranjang berukuran kecil yang saling berjejer menghadap jendela.

    “Kau kenapa ?”tanya Tiffany dengan penuh perhatian.

    “Apa karena Byun Baekhyun ?”tebak Jessica yang langsung membuat Taeyeon menatap kedua temannya itu dengan tajam, “Tebakanku benar kan ? Mungkin dia menyukaimu.”kira Jessica disambut tawa Tiffany.

    “Jangan pernah mengira-ngira,apa kalian ingin hadiah khusus dariku ?”tanya Taeyeon dengan seringai di wajahnya.

    “Anieya.”jawab mereka berdua kompak sambil pergi meninggalkan Taeyeon sendiri,karena mereka sangat takut saat Taeyeon marah.

 

    Seorang gadis tinggi dengan wajah imut sedang berjalan keluar asrama untuk menikmati udara musim gugur di sekitar tempat tersebut,ia tak melepas senyum yang mengembang di bibirnya hingga ia tak menyadari seseorang tengah mengikutinya dari belakang. Gadis itu mengarahkan telapak tangannya ke atas agar daun-daun yang jatuh dari pohon mendarat di tangannya,namun tidak ada satu pun daun yang mau mendarat di tangannya,karena kesal ia menghentak-hentakkan kakinya ke tanah seperti anak kecil yang marah karena tidak diberi uang jajan oleh orang tuanya. Saat sibuk dengan pemikirannya,gadis itu mendengar derap langkah seseorang. Langkah itu semakin lama semakin jelas hingga membuat gadis itu menengok kebelakang untuk memastikkan siapa yang berjalan mendekatinya,namun tidak ada satu pun orang yang berada di situ kecuali daun-daun kecoklatan yang menumpuk di jalan setapak yang ia lewati,tiba-tiba tengkuknya bergidik ngeri dan ia merasa bertambah ketakutan saat ada sebuah pisau yang berlumuran darah tiba-tiba jatuh di depannya,dengan cemas ia berlari kecil hingga sampai ke ujung jalan halaman sekolah,tak ada lagi jalan keluar di ujung jalan tersebut kecuali kembali melewati jalan yang dilalui tadi.

    “Eomma.”rintih gadis itu,tangannya mulai mendingin, “Tolong aku.”gadis itu melayangkan pandangannya hingga ia menemukan jalan kecil menuju ke sebuah tempat,dengan senyum tipis ia berjalan ke lorong kecil tersebut. Tanpa ia sadari ada sebuah seringai licik yang sejak tadi mengamatinya dan mengikutinya. Gadis itu terus berjalan,hingga hanya ada jalan buntu di depannya,perkiraannya tadi salah dan ia berniat kembali namun tiba-tiba ada seseorang yang datang dengan baju hitam dan wajahnya juga di tutupi penutup hitam.

    “Kau mau apa ?”tanya gadis itu dengan suara bergetar,orang itu tak menjawab dan terus mendekati gadis itu,gadis itu mencoba untuk terus mundur namun tidak bisa lagi karena tak ada jalan lagi. Lalu orang tersebut mengeluarkan sebuah pisau dari dalam sakunya dan mengacungkannya ke gadis itu, “Andwae ! Jangan bunuh aku !”

    Jlebb…..

    Gadis yang malang itu meninggal dengan keadaan yang mengenaskan,lehernya hampir putus dan tubuhnya yang penuh dengan luka tusukan,orang itu meninggalkan gadis itu dengan seringai lebar yang tertutup dengan penutup wajahnya.

    “Arrgghhh !!!”jerit Taeyeon sambil bangun dari tidurnya,banyak keringat yang keluar dari tubuhnya.

    “Ada apa Taeyeon ? Kau mimpi buruk ?”tanya Tiffany yang asyik membaca majalah fashion.

    “Ne,ada apa denganmu ?”tanya Jessica yang baru keluar dari kamar mandi.

    “Mimpi itu seperti sangat nyata.”ujar Taeyeon.

    “Mimpi apa ?”Taeyeon menatap Tiffany dan Jessica secara bergantian sambil mengusap keringatnya yang terus mengalir. Dengan rasa ketakutan,akhirnya Taeyeon menceritakan mimpinya tadi.

    “Itu hanya mimpi buruk.”komentar Tiffany.

    “Ne,benar.”timpal Jessica.

    “Kalian benar-benar tidak mengerti,mimpi itu seperti nyata di otakku.”


    Karena penasaran,Taeyeon memutuskan untuk mencari tahu tempat yang ia mimpikan tadi siang. Di sore hari yang cukup terik,Taeyeon berjalan sendiri ke ujung jalan halaman sekolahnya yang ia yakini tempat yang ada di mimpinya. Suasana hari ini cukup ramai dengan siswa yang melepas kerinduan mereka pada teman-teman mereka dan ada juga yang menikmati musim panas yang akan segera berakhir. Angin musim dingin yang seharusnya datang 2 minggu lagi terlihat sudah datang lebih awal dan menerpa tubuh mungil Taeyeon yang hanya memakai kemeja panjang dan rok pendek selutut.

    “Di mana tempat itu ?”batin Taeyeon keras,ia menengok ke segala arah yang ia pikir adalah ujung dari halaman sekolahnya.

    “Mau mencari apa nona Kim ?”tanya Hong Ahjjusi, penjaga sekolah yang membuat Taeyeon terkejut.

    “Eh.”Taeyeon ingin menanyakan tentang tempat yang ia cari tapi ia urungkan, “Anieya,saya cuma mencari udara segar saja.”

    “Baiklah,lebih baik anda segera kembali ke asrama karena jam makan malam akan segera tiba.”

    “Ne.”sebelum Taeyeon pergi,ia menatap ke sekeliling tempat dimana ia berada sekarang,tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah tembok di ujung halaman itu ditutup dengan gundukan besar kardus,Taeyeon cukup curiga dengan tembok yang lama tidak di jamah orang itu.

    “Nona Kim ?”panggil Hong Ahjjusi seperti memperingatkan Taeyeon.

    “N..ne Ahjjusi.”Taeyeon segera membuang pikiran buruknya dan pergi meninggalkan tempat itu.

    Sampai di kamar asrama,Taeyeon melihat Tiffany dan Jessica tengah membicaran hal yang serius,karena penasaran ia mendatangi kedua temannya itu.

    “Ada apa ?”Tiffany dan Jessica langsung menatap Taeyeon dengan tatapan sedih.

    “Aku cukup sedih dengan kisah meninggalnya Seohyun, saudara Jessica.”

    “Seohyun ?”Taeyeon cukup penasaran dengan cerita Tiffany segera duduk di samping Jessica yang tengah menatap foto seseorang.

    “Ne,Seohyun murid yang juga satu angkatan dengan kita yang sangat berbakat di bidang seni,namun malangnya ia meninggal satu tahun yang lalu. Pihak sekolah merahasiakan penyebab kematiannya dan hanya pihak sekolah serta kedua orang tuanya saja yang tahu,kejadian itu mendadak sekali. Kau mengenalnya ?”

    Taeyeon menatap Jessica dan Tiffany sambil mengangguk, “Ne,sebelum aku satu kamar dengan kalian. Aku satu kamar dengan dia.”

    “Mwo ? Jinjja ?”Taeyeon mengangguk sedih,lalu ia mengambil foto Seohyun dari tangan Jessica dan menatapnya dengan miris,ia begitu rindu dengan sosok lembut,kalem dan murah senyum seperti Seohyun meski ia hanya mengenalnya kurang dari 1 tahun saja. Yang ia tahu penyebab kematian Seohyun adalah leukimia karena hal itu yang di ceritakan oleh pihak sekolah,tapi ia belum yakin dengan berita itu karena Seohyun terlihat sehat-sehat saja.

    “Aku begitu rindu padanya.”lirih Taeyeon.

    “Anak-anak cepat mandi dan segera ke ruang makan !”seru ibu asrama dengan suara lantangnya.

    “Ne !”

    Setelah mandi,Taeyeon dan kedua temannya segera berjalan ke ruang makan asrama yang berada di lantai bawah. Saat perjalan menuju ruang makan,Taeyeon bertabrakan dengan seseorang, “Mianhae.”ucap orang yang menabrak Taeyeon,Taeyeon menatap gadis berkacamata yang menabraknya dengan penuh seksama.

    “Luna ?”panggil Taeyeon,orang yang menabrak Taeyeon itu segera mengangkat wajahnya dan menatap Taeyeon dengan ketakutan.

    “Tae… permisi.”tanpa basa-basi lagi Luna segera meninggalkan Taeyeon.

    “Kau mengenal gadis misterius itu ?”tanya Jessica.

    “Ne,dulu dia juga teman satu kamarku dengan Seohyun.”

    “Kau mau berteman dengan gadis misterius itu ?”

    “Dulu dia tidak seperti itu.”

    “Buktinya ?”

    “Sudahlah ayo kita makan.”Taeyeon menarik kedua temannya dengan kekuatan penuh.

    Yuri seongsaengnim yang kali ini datang untuk mengecek siswanya di asrama tersenyum ke arah Taeyeon,salah satu murid kebanggaan SM Art High School.

    “Annyeong Yuri-nim ?”sapa Taeyeon.

    “Ne,bagaimana dengan dance mu ? Apa cukup berkembang ?”

    “Bakatnya bukan untuk dance tapi vokal.”sahut Yenny seongsaengnim yang tiba-tiba datang dengan penampilan khasnya yaitu rambut blonde.

    “Apa urusmu ? Dia juga berbakat dalam dance skill.”

    Yenny seongsaengnim menjentikkan jarinya ke hidung Yuri seongsaengnim, “Anieya Ms.Kwon.”

    “Seperti anak kecil saja.”batin Taeyeon, “Ayo pergi !”Taeyeon segera mengajak Tiffany dan Jessica untuk pergi,ia memang sudah hafal dengan suasana yang akan tercipta bila kedua gurunya itu bertemu. Ketika Taeyeon akan mengambil makanan,tiba-tiba Kyuhyun menghadangnya.

    “Mau kuambilkan ?”

    “Huh apa pedulimu ?”

    “Aku sangat mempedulikanmu Dorky.”Taeyeon menatap tajam Kyuhyun dengan pandangan membunuh.

    “Jangan panggil aku Dorky,Babo !! Minggir.”Taeyeon mencoba mendorong Kyuhyun namun tidak bisa karena badan Kyuhyun yang mungkin 2 kali lebih besar dan tinggi dibanding Taeyeon.

    “Percuma Dorky,kau tidak akan bisa mendorongku dengan tubuh sekecil itu.”ejek Kyuhyun dengan tawa renyahnya.

    “Jangan ganggu dia !”seru Baekhyun sambil mendekati Taeyeon dan menghalangi Taeyeon dari Kyuhyun.

    “Kau siapa dia,Bacon ?”tanya Kyuhyun.

    “Jangan panggil nama seseorang dengan sesukamu sendiri Kyuvil !”marah Baekhyun.

    Di sisi lain,ada sekelompok gadis yang di pimpin Yoona menatap perang antara Baekhyun dan Kyuhyun dengan tatapan mengejek, “Bodoh sekali mereka,mau memperebutkan gadis pendek itu.”

    “Meski dia bodoh tapi dia berbakat.”sahut temannya yang bernama Sunny,dia gadis yang cukup lama berpikir meski begitu ia cukup terkenal dengan aegyo nya.

    “Babo !”gertak Sooyoung,yang juga teman satu genknya, “Kapan kau bisa pintar Sunny-ah !”

    “Memangnya apa salah aku berbicara seperti itu ?”ujar Sunny dengan nada memelas.

    “Salah !”seru Yoona dan Sooyoung bersamaan.

    “Susah sekali untuk menyingkirkan dia,dia sudah mengambil perhatian Yuri-nim.”geram Yoona.

    “Kau akan sulit menyingkirkannya,karena dia lebih baik dari dirimu Yoona.”sahut Sunny lagi.

    “Sunny-ah !!!”jerit Yoona dan Sooyoung bersamaan lagi,karena kadang sahabatnya yang satu itu tak sepaham dengan mereka.

    Taeyeon yang lelah melihat pertengkaran Baekhyun dan Kyuhyun segera pergi untuk mengambil makanan, “Bodoh.”batin Taeyeon.

    “Uwaaa !!!”tiba-tiba ada seorang siswa perempuan menjerit dari ujung ruang makan,semua mata tertuju padanya.

    “Ada apa ini ?”tanya Yenny-nim dengan cemas.

    “Anieya,tiba-tiba dia histeris.”jawab salah satu teman siswa tersebut dengan ketakutan.

    “Ada cacing di makananku,coba lihat !”tunjuk siswa itu pada makanannya yang tampak baik-baik saja. Wajahnya memucat dan keringat dingin mengucur dari pelipisnya.

    “Maksudmu apa ?”Yuri-nim ikut bertanya,wajah siswa itu memucat dan tiba-tiba saja ia pingsan tak sadarkan diri. Semua murid langsung ikut histeris, “Ayo bantu kami membawa dia ke UKS.”suruh Yuri-nim dengan tegas.

    “Ada apa dengannya ?”tanya Jessica sambil mendekati Taeyeon,Taeyeon hanya menggelengkan kepalanya.

 

    Malam ini,udara semakin dingin dan Taeyeon memutuskan menghidupkan mesin penghangat ruangannya sambil mendengarkan musik,Tiffany memotong kukunya dan Jessica sudah berkutat dengan selimutnya.

    “Kau pikir apa yang terjadi dengan siswa tadi ?”tanya Tiffany tiba-tiba.

    “Aku tidak tahu,tapi aku mendengar dia mengatakan ada cacing di makanannya.”

    “Ngeri sekali.”

    “Sudahlah,ayo tidur ! Besok hari pertama kita sekolah jadi jangan sampai bangun terlalu siang,ne ?”Tiffany mengangguk,lalu ia menyingkap selimutnya dan Taeyeon segera mematikan lampu. Saat Taeyeon tertidur,tiba-tiba saja mimpi yang kemarin kembali datang dan hal itu membuat Taeyeon tidur dengan tidak tenang.

    Tak terasa pagi sudah menjelang,Taeyeon langsung terbangun ketika mendengar derap kaki para siswa yang berlari menuju lantai bawah,dengan pensaran Taeyeon membuka pintu kamarnya dan melihat banyak siswa berlari dengan wajah tegang.

    “Ada apa ?”tanya Taeyeon pada salah satu siswa.

    “Hayoung,siswa yang tadi malam histeris meninggal dunia.”jawab siswa itu.

    “Meninggal ?”Taeyeon ikut tegang mendengar cerita siswa itu.

    “Ada apa Taeyeon ?”tanya Tiffany dan Jessica yang baru terbangun dari tidurnya,tanpa pikir panjang lagi Taeyeon ikut turun ke bawah untuk menuju ke ruang UKS. Sampai di UKS,ia mencoba menerobos beberapa siswa untuk dapat melihat keadaan Hayoung,setelah berhasil ia cukup terkejut dengan keadaan Hayoung yang mengenaskan,lidahnya menjulur,mulutnya berbusa dan dipenuhi banyak belatung yang masih hidup,tiba-tiba saja bau busuk menyeruak dari mayat Hayoung,mata Taeyeon pun menangkap Luna yang melihat Hayoung dengan frustasi.

    “Kenapa kejadian ini tiba-tiba datang ?”bingung Tiffany ketika berada di kelas.

    “Ne,aku juga penasaran. Aku jadi merinding.”ucap Jessica,Taeyeon hanya terdiam dan sama sekali tidak mempedulikan pembicaraan kedua temannya itu.

    “Ini ganjil.”batin Taeyeon.

    Tiba-tiba ada pengumuman yang datang dari speaker, “Perhatian-perhatian ! Hari ini adalah tepat 1 tahun meninggalnya Seo Jo Hyun,jadi di harapkan untuk masing-masing kelas agar mewakilkan 3 orang siswa untuk datang ke gereja.”

    “Biar aku yang datang.”Taeyeon langsung mengusulkan dirinya sendiri diikuti Tiffany dan Jessica, “Kami juga.”semua murid yang heran segera mengangguk.

    Taeyeon,Jessica dan Tiffany saat ini sudah duduk di bangku gereja sekolah mereka dan masih mengenakan seragam sekolah. Mereka tampak tenang membacakan doa untuk Seohyun,setelah acara selesai Taeyeon,Jessica dan Tiffany langsung pergi ke kelas,disana sudah ada Yenny-nim yang menyambut mereka dengan senyuman.

    “Silahkan duduk.”

    Setelah pelajaran berakhir,Taeyeon tidak langsung kembali ke asramanya tapi ia masih ingin membicarakan suatu hal dengan Yenny-nim.

    “Seongsaengnim.”panggil Taeyeon saat kelas sudah sepi siswa.

    “Ne.”

    “Boleh aku bertanya ?”

    “Ne,silahkan.”Yenny-nim tersenyum manis ke Taeyeon.

    “Aku merasa ganjil dengan kejadian kemarin.”

    “Maksudmu tentang kematian Yo Hayoung ?”tanya Yenny-nim sambil menatap tajam ke arah Taeyeon.

    “Ne,kematiannya mendadak sekali dan cukup mengenaskan,lalu kematiannya tepat saat hari peringatan kematian Seohyun.”

    “Jangan terlalu memikirkan hal itu,jernihkan pikiranmu dan jangan membayangi dirimu dengan kejadian ini,ne ? Kuyakin ini hanya kebetulan saja.”

    “Ne.”Taeyeon hanya bisa menyetujui ucapan Yeenny-nim,meskipun di dalam hatinya masih merasa sangat ganjil dengan kejadian yang menimpa Hayoung.

    Taeyeon yang bingung dengan arah pembicaraan Yenny-nim memilih untuk menyendiri di balkon kamarnya,tiba-tiba matanya menangkap kupu-kupu yang cantik terbang melintasinya,tiba-tiba sebuah kenangan terlintas di pikirannya.

 

Flashback….

    Seohyun dan Taeyeon sedang asyik bercanda ria di ranjang,sementara Luna juga ikut mendengarkan namun ia pura-pura tidur. Sesekali Taeyeon mencubit lengan Seohyun begitu juga Seohyun yang mencubit lengan Taeyeon, “Sakit tahu !”marah Taeyeon,tiba-tiba Seohyun terdiam dan menatap lukisan kupu-kupu miliknya yang terpajang di dinding kamarnya dengan penuh penghayatan.

    “Ada apa Seo ?”tanya Taeyeon sambil mengikuti arah pandang Seohyun.

    “Aku ingin seperti kupu-kupu.”

    “Wae ?”tanya Taeyeon bingung.

    “Hidup tanpa persaingan.”

    “Maksudmu ?”
“Meski mereka memiliki sayap yang berbeda-beda corak dan bentuknya,mereka tak akan pernah iri dan tak akan pernah saling menyakiti satu sama lain.”

    “Kenapa kau berpikir seperti itu ?”tanya Taeyeon,Seohyun menatap Taeyeon dengan tersenyum tipis.

    “Kau bisa mengetahuinya suatu saat nanti,ne ?”Taeyeon hanya mengangguk.

 

Flashback End….

 

    Taeyeon menatap miris ke arah kupu-kupu yang terus melintas di depannya,lalu ia mengeluarkan ponselnya dan mencari fotonya bersama Seohyun.

    “Seohyun,bogoshiepoyo.”lirih Taeyeon.

    Baekhyun yang diam-diam melihat Taeyeon dari balkonnya yang sejajar dengan balkon Taeyeon hanya bisa tersenyum dan membayangkan suatu hal yang mungkin akan terjadi di mimpinya,D.O teman sekamarnya yang melihat tingkah Baekhyun hanya menggelengkan kepalanya.

    “Cinta memang gila.”batin D.O.

    “Hei apa yang kau lakukan !! kau menghalangi pandanganku babo !!!”marah Baekhyun ke Kyuhyun yang juga menatap Taeyeon dari balkonnya,tepat di samping balkon Baekhyun.

    “Apa urusmu Babo !!!”kini ganti Kyuhyun yang memarahi Baekhyun.

    “Cih,kau mau buat masalah denganku ha !”

    “Ne,wae ?!!!”Kyuhyun semakin menantang Baekhyun.

    “Sudahlah,jangan memperebutkan Taeyeon.”ujar Siwon mencoba menenangkan Baekhyun dan Kyuhyun.

    “Bukan urusanmu Wonnie !!!”marah Kyuhyun dan Baekhyun bersamaan,Siwon hanya bisa terdiam sambil menggelengkan kepalanya.


    Yoona yang berada di kamar mandi rumahnya sendiri tengah menunggu masker lumpur hitamnya kering,ia yakin wajahnya akan bersinar setelah menggunakan masker itu. Yoona yang memilih tinggal di rumahnya yang tak jauh dari sekolah daripada di asrama yang menurutnya membosankan,berbeda dengan kedua temannya yang memilih untuk tinggal di asrama yang juga satu kamar dengan Luna,gadis yang cukup dingin itu. Yoona juga berasal dari keluarga kaya dan salah satu pemilik saham SM Art High School. Dengan senyum bahagianya ia menatap maskernya yang mulai mengeras itu, “Aku akan menjadi cantik.”

    Setelah benar-benar kering,Yoona segera membasuh wajahnya dengan air dari washtafel,tanpa ia sadari ada beberapa helai rambut menjulur dari kran washtafel tersebut,saat masker dari wajahnya bersih ia cukup terkejut dengan rambut yang tiba-tiba keluar dari ujung kran washtafel.

    “Tolong !!!!!!!!”jerit Yoona.

    “Ada apa Yoona ?”tanya Nyonya Im cemas sambil menghampiri Yoona yang sudah bersimpuh di bawah washtafel.

    “Di washtafel… ad..da…”Nyonya Im segera melihat washtafel dengan penuh kecemasan, “Tidak ada apa-apa Yoona.”

    “T..tapi..”

    “Sudahlah jangan dipikirkan lagi.”Nyonya Im mencoba memeluk putrinya agar dapat sedikit tenang.

    “N..ne.”ucap Yoona gugup sambil memandangi wastafelnya.


    Hanya satu lemparan Tiffany dapat merobohkan beberapa boneka yang di jejerkan oleh Jessica, “Yah,gagal !”

    “Kau payah,coba lihat aku…”Jessica mengambil sebuah bola dan melemparkannya ke arah boneka namun ditahan oleh Taeyeon.

    “Kalian sudah cukup dewasa,kenapa tak menyibukkan diri dengan hal-hal yang dewasa.”

    “Dewasa ? Seperti melihat video 17+ ?”tebak Tiffany.

    “Bukan Yadong,maksudku kau harus memikirkan masa depanmu kelak.”

    “Babo !!”Jessica dan Tiffany segera melempar Taeyeon dengan boneka.

    “Hei hentikan !!”


TBC

Advertisements

49 comments on “[FREELANCE] Art Death (Chapter 1)

  1. Misterius banget ceritanya
    Keren thor , makin penasaran
    Next chapter ditunggu 🙂
    Fighting!!

  2. serem bnget thor,, tpi aku suka genre cerita ‘nya..
    oya thor, next alur cerita’nya jngan kecepetan y thor, dan pnjangin lagi..aku suka smua’nya..
    cpetin thor & FIGHTING!!

  3. Merinding thor baca.y tapi bikin penasaran jga..
    Trus pertengkaran byunhyun juga bikin ngakak…
    Next.y cpt di post ne thor
    hwaiting

  4. Huaaa sereemm judulnya ajah udah hihi,, tapi suka sukaaaaa bgt bgt couplenya ituloh hiii Kyutae Baekyeon bikin gemeeessss lanjutkann seggera deehh dtunggu bgt bgt bgt
    curiga sama si luna deeh misterius,, dudud snsd dibagi deeh jdi dua geng kekkeke

  5. ,Huaaa sereemm judulnya ajah udah hihi,, tapi suka sukaaaaa bgt bgt couplenya ituloh hiii Kyutae Baekyeon bikin gemeeessss lanjutkann seggera deehh dtunggu bgt bgt bgt
    curiga sama si luna deeh misterius,, dudud snsd dibagi deeh jdi dua geng kekkeke

  6. Daebak,meskipun ceritanya misteri dan serem, tapi nggak apa-apa thor karna selain serem dan misteri ceritanya juga asik… 😀
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  7. Si yoona keknya bakal jadi korban slanjutnya…aku jadi pnasaran sama luna
    Haissshhh update soon thor

  8. Penasaran thor!! Tpi serem… smoga taeyeonnya kgak knapa2,,

    Ntu kyak anak kecil aj… Baekhyun sma Kyuhyun -,-
    Apa yg slanjutnya kena Yoona jga ??

    Daebak thor!!
    Dtnggu… fighting!! ^^

  9. aku suka cast nya ada kyuhyun baekhyun rebutin taeyeon:v daebak thor alurnya keren bikin penasaran , nice chapter. nextnya ditunggu^^

  10. Wewww horor rawr😏misterius ceritanya aahh penasaran sama kelanjutanyaa thor ditunggu next chapternya hwaitinggg😘💕💕

  11. Bagus bgt.. ga bisa di tebak m. Bener2 misterious.. oya nnti taeng couplenya sama baek apa kyu.. a baekhyun aja yaaaa wkwkwkwk.. tpi a siapa aja.. gapapa lah
    lanjut ya thooor…

  12. Sadis banget matinya;; itu yg dimimpiin taeyeon apa seohyun ya’-‘ ah serem thor, liat judl aja hati2 baca genre nya biar ga baca pas malen/? Lol
    Nice story thor! Baekyeonkyu nya lucu hihi❤❤
    Chapt 2 ditungguuuuu

  13. Hehehehe lanjut lanjut thor
    Penasaran kenapa mereka (hayoung ma yoona) melihat hal” yg menakutkan dan anehnya orang lain tidak melihatnya? Hmm ●△●
    Lanjut yah thor, ditunggu~

  14. mian thorr telat komennya..
    Ih waw.. Horor+Mystery+Romance suka deh yg genrenya begitu.. pokoknya chap ini Dae to the Bak.. next chap ditunggu 🙂 fighting

  15. Pingback: [FREELANCE] Art Death (Chapter 2) | All The Stories Is Taeyeon's

  16. Pingback: [FREELANCE] Art Death (Chapter 3) | All The Stories Is Taeyeon's

  17. Kira2 sypa yang ngebunuh ya?Misterius banget. BAekhyun kyuhyun berantem ngerebutin taeyeon.

  18. Pingback: [FREELANCE] Art Death (Chapter 5/END) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s