[FREELANCE] Sakura (You are my Angel) (Oneshot)


Tittle : Sakura (You are my Angel)

Author : Fless’Ais_Younggi

Main Cast : Xi Luhan (EXO), Kim Taeyeon (SNSD)

Other Cast : Byun Baekhyun (EXO)

Genre : Fantasy

Rating : T

Lenght : Oneshoot

Desclaimer : Semua cast adalah milik Tuhan YME, orang tua dan perusahaan.

Author’s Note:

Big Thanks for God, karena-Nya saya bisa menyelesaikan ff ini. Sebelumnya,maaf jika ff ini tidak memuaskan, karena ini pertama kali saya buat ff dengan main cast Taeyeon. Fanfiction ini benar-benar murni dari pemikiran saya. Pernah dipost di facebook pribadi saya Aisyah Widiarty dengan cast yang berbeda.Sorry for typo’s. Don’t Be Silent Readers and Don’t Be Plagiator’s Ok !

Happy Reading

Taeyeon POV

“Taeyeon-ah….”

Suara lembut itu selalu terdengar di kala angin pagi menerpa wajahku. Seketika mataku terpejam merasakan kehadiran dirinya yang selalu membuatku terbius.

“Taeyeon-ah, Kim Taeyeon”

Lagi. Suara itu mengalun lembut di telingaku. Menggetarkan seluruh tubuhku. Aku masih terdiam dan lebih memilih menghirup aroma tubuhnya yang menyeruak bersama angin pagi.

“Ya”

Sebuah kata singkat yang selalu aku berikan saat Ia memanggil namaku dengan indah. Kata yang tak pernah berubah sejak beberapa tahun yang lalu. Kata yang selalu terucap dengan ringan dan memberikan sebuah kelegaan dalam hatiku.

“Sejak kapan kau berada di situ?”

“Sejak kau memanggil namaku”

Luhan POV

Dia adalah gadis yang kutemui beberapa tahun yang lalu. Tepatnya saat bunga-bunga sakura yang indah itu bermekaran. Aku tak pernah tahu secara pasti kapan aku pertama kali mendengar suaranya, kurasa semua itu berlangsung dengan begitu cepat.

“Sedang apa kau di sini?”

Suara itu benar-benar memabukkan. Membuatku selalu ingin mendengarnya. Membuatku selalu memejamkan mataku kala suara itu menggema di telingaku. Aku memang tak pernah melihatnya, tak pernah bertemu dengannya tapi hanya dengan mendengar suaranya aku merasa sangat nyaman.

“Ya ! Xi Luhan”

“Ne”

“Kau sedang apa di situ?”

“Mengunjungimu”

Semerbak harum bunga sakura menusuk rongga hidungku. Aku masih berada di posisi yang seperti biasanya, duduk di bawah pohon besar yang di kelilingi pohon sakura. Sudah dua tahun lamanya, masih dalam posisi yang sama dan tak pernah berubah sejengkal pun. Masih tak saling berpandangan. Masih tak saling berkenalan secara langsung. Hanya angin pagi yang menjadi perantara antara kami.

“Luhan-ah, kau masih di situ?”

“Ah, ne”

“Bolehkah aku bertanya sesuatu?” aku balik bertanya pada Taeyeon.

“Apa memangnya?”

“Kenapa kau selalu ada di sini? Di bawah pohon ini, bersama bunga-bunga sakura yang bermekaran” aku begitu penasaran. Selama ini aku hanya mendengar sedikit cerita tentangnya. Ingin rasanya aku melihat seutas senyum indah yang terlukis di wajahnya. Membayangkan senyumnya saja membuatku serasa melayang, apalagi benar-benar melihatnya langsung.

“Kau begitu penasaran”

Aku mengangguk, meski aku tahu Taeyeon tak melihatnya. Tapi aku sungguh heran, dia selalu mengerti setiap apa yang aku rasa dan aku pikirkan.

“Aku hanya suka tempat ini, dan aku suka berbicara denganmu”

“Walaupun dengan cara seperti ini? Di batasi oleh pohon-pohon sakura menyebalkan ini?”

“Ya ! Luhan-ah, kau tak suka seperti ini?”

“Hanya saja, bagaimanapun aku juga ingin bertemu denganmu”

“Suatu saat nanti, aku janji” ucap Taeyeon.

Author POV

Gadis berambut panjang itu masih setia memejamkan matanya. Senyumnya mengembang tatkala Ia merasakan langkah seseorang mendekat. Senyumnya semakin mengembang ketika suara lembut seseorang memanggilnya.

“Dia datang lagi” gumamnya.

“Taeyeon-ah, bisakah kita bertemu dan berbicara bersama dan juga tertawa bersama”

“Tidakkah semua ini cukup untukmu? Bukankah kita selalu melakukan hal itu bersama-sama? Ku harap kau bisa bersabar”

“Tapi kenapa? Kau tak ingin bertemu denganku?”

Gadis itu diam. Entah apa lagi alasan yang harus Ia berikan pada Luhan. Sudah dua tahun lamanya, dua tahun mereka bersama. Berbagi setiap kisah sedih dan susah. Berbagi setiap senyuman yang lagi-lagi terukir lewat hembusan angin. Angin sore itu terasa begitu menyesakkan bagi gadis itu. Ingin rasanya Ia berlari dan memeluk Luhan, namun ia tak akan pernah mampu melakukannya.

“Baiklah. Aku tidak akan pernah memaksamu, tapi ku harap kita bisa bertemu suatu saat nanti. Kalau begitu aku pergi”

Kata-kata yang terucap dari bibir Luhan memberikan sengatan yang begitu pedih bagi Taeyeon. Perlahan matanya terbuka saat Luhan benar-benar telah meninggalkan Ia sendirian.

“Maafkan aku Luhan”

Luhan POV

19 April 2012. Tanggal dimana aku bertemu dengan gadis misterius itu. Aku tak pernah menyangka bisa berteman dengannya sampai detik ini. Sungguh, sejak saat itu aku seperti terhipnotis oleh suaranya.

“Luhan hyung !”

Pekikan seseorang menyadarkanku dari alam imajinasiku. Terkutuklah untuk seseorang yang telah mengacaukan kesenanganku. Awas saja.

“BYUN BAEKHYUN ! BISAKAH KAU TAK MENGAGETKANKU, EOH?”

“YA HYUNG ! BISAKAH KAU PELANKAN SUARAMU?”

Aish. Anak ini memang benar-benar. Bagaimana bisa ada namja seperti dirinya. Sangat berisik dan cerewet.

“Ada apa?” tanyaku kesal tanpa memandang wajah Baekhyun yang cemberut.

“Aku bosan hyung

Aku merotasikan bola mataku bosan. Baekhyun selalu bersikap kekanak-kanakan saat berada di sampingku. Umurnya bahkan sudah meninjak 19 tahun, tapi sifatnya seperti bocah berumur 16 tahun.

“Kalau begitu kenapa kau tak pergi jalan-jalan saja?”

“Bukankah kau tahu, aku baru beberapa bulan di Jepang”

“Lalu?”

“Ya hyung !”

“Arraseo, arraseo. Apa eomma selalu memanjakanmu saat di Seoul? Kau sangat cerewet Baekhyun-ah

“Aku belajar itu darimu”

“Terserah”

Author POV

Luhan dan Baekhyun berjalan di tengah teriknya matahari siang itu. Baekhyun begitu bersemangat saat Luhan mengajaknya berjalan-jalan. Sesekali Luhan menutup wajahnya dengan tangan putihnya yang mulus. Pasalnya, sepanjang perjalanan tadi Baekhyun selalu melompat-lompat seperti anak kecil sehingga mengundang beberapa pejalan kaki lainnya untuk melihat tingkah konyol Baekhyun yang menurut Luhan sangat memalukan.

“Baekhyun-ah, hentikan”

Wae hyung? Aku sangat bahagia saat ini. Ini pertama kalinya aku melihat bunga sakura itu bermekaran”

Oh baiklah. Luhan benar-benar bosan sekarang. Dengan sedikit kesal, Luhan melangkahkan kakinya cepat meninggalkan Baekhyun. Baekhyun yang melihat hyung-nya pergi begitu saja langsung kebingungan. Bahkan Ia hampir menangis. Oh, selain Baekhyun cerewet dan berisik dia juga cengeng.

Hyung tunggu aku~” Baekhyun berlari mengejar Luhan yang telah jauh meninggalkannya sendiri. Luhan masih asyik berjalan hingga Ia tak sadar, kakinya membawanya menuju tempat yang akhir-akhir ini menjadi tempat favoritnya.

Segera Luhan mendudukan dirinya di bawah pohon besar itu. Dirinya masih enggan untuk menyapa seseorang yang berada di balik pohon. Namun, ia sudah tahu kalau gadis itu berada tepat di belakangnya.

“Luhan”

Luhan yang sedari tadi hanya duduk terdiam sambil memejamkan matanya, kini Ia membuka lebar-lebar matanya yang jernih.

“Apa aku mengganggumu?” tanya Luhan.

“Tidak”

Hening. Mereka masih diam. Masih sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Masih ingin menikmati kebersamaan mereka saat ini. Sebelum pada akhirnya suara seseorang mengintrupsi kegiatan mereka.

“LUHAN HYUNG !”

Ya. Seseorang itu Byun Baekhyun. Baekhyun tampak mengatur nafasnya yang hampir habis karena mengejar Luhan. Kini Ia menjatuhkan tubuhnya di samping Luhan. Rambutnya yang hitam tampak basah oleh keringat. Ia masih asyik mengkipas-kipas wajah imutnya itu dengan kedua tangannya. Luhan yang melihat Baekhyun tampak keheranan.

“Ada apa denganmu?” tanya Luhan.

“Ada apa? Ya hyung ! kau meninggalkanku” Lagi-lagi Baekhyun meninggikan suaranya tepat di samping telinga Luhan. Baekhyun heran dengan apa yang dipikirkan Luhan.

” YA !”

“Setidaknya kau tidak meninggalkanku hyung” Baekhyun cemberut. Sedangkan Luhan? Luhan tengah berfikir dengan keras. Bagaimana bisa Ia lupa kalau Ia meninggalkan Baekhyun tadi? Ada apa dengannya? Ia seperti terhipnotis. Tapi siapa? Ah, Luhan tahu sekarang. gadis misterius itu, Kim Taeyeon.

“Taeyeon-ah, kau masih berada di situ?” Luhan tampak memanggil nama seseorang. Bahkan Baekhyun yang sedari tadi sibuk dengan kegiatannya sendiri kini merasa keheranan.

Hyung…Siapa yang kau panggil? Disini tak ada siapapun kecuali…” Baekhyun tampak menolehkan kepalanya ke arah samping kanan kirinya. “Kau dan aku” lanjut Baekhyun. Ucapan Baekyun berhasil mengintrupsi kegiatan Luhan, membuat Luhan mengernyitkan dahinya heran. Kemana gadis itu? batin Luhan.

Luhan POV

Hyung… Taeyeon itu siapa?”

Eoh?”

“Seseorang yang kau panggil tadi”

“Bukan siapa-siapa. Dia hanya temanku”

“Kukira kau sendirian tadi hyung

“Dia berada di balik pohon Baekhyun-ah

Geundae hyung….”

“Ah, sudahlah. Hyung lelah, sebaiknya kau mandi sekarang”

Arraseo hyung

Aku merebahkan tubuhku di ranjang besar kamarku. Pikiranku melayang. Masih sama, memikirkan gadis misterius itu. Selama ini aku tak merasa aneh saat berbicara dengannya, namun semenjak Baekhyun datang tadi, Taeyeon seperti menghilang begitu saja. Belum lagi ekspresi Baekhyun yang penuh tanda tanya. Sepertinya anak itu merasakan sesuatu yang aneh pada Taeyeon, tapi mengapa aku tak pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya? Lagi-lagi aku merasa terhipnotis.

“Soal Taeyeon…” ucap Baekhyun tiba-tiba.

“Astaga Baekhyun, kau mengagetkanku”

Mian hyung, hanya saja aku merasa aneh dengan nama itu. Seperti ada sesuatu yang hendak merasuki tubuhku tadi saat bersamamu di bawah pohon itu. Rasanya begitu kuat, namun berangsur menghilang saat kau memanggil nama itu”

“Benarkah? Kau merasakan hal seperti itu?”

Baekhyun mengangguk. Sepertinya anak kecil ini tidak main-main.

“Bagaimana kau mengenalnya hyung?”

“Aku tak tahu pasti, pertama kali aku mendengar suaranya saat aku tengah mengamati bunga sakura yang mekar dua tahun yang lalu. “Jadi, selama ini kalian bahkan tak pernah bertemu?” Aku mengangguk pelan.

Hyung, kau sangat bodoh. Bagaimana bisa kau berbicara pada orang yang bahkan kau tak tahu bagaimana wajahnya dan….” Pletak. Aku menjitak kepala Baekhyun keras. Ia tampak meringis kesakitan.

“Aku pernah mengajaknya bertemu, tapi Ia selalu menolak. Jadi ku putuskan untuk seperti biasanya saja”

“Tapi kenapa? Bahkan kalian hanya terhalang sebuah pohon”

“Aku tak pernah berani untuk melihatnya secara langsung, aku terlalu takut. Lagi pula di samping pohon itu banyak terdapat pohon sakura yang semakin menjadi penghalang”

“Baiklah kau tak usah khawatir hyung, besok kita akan menemui Taeyeon lagi”

Aku menganggukan kepalaku pelan, bahkan sangat pelan. Sedangkan Baekhyun sudah berlalu menuju kamarnya.

Author POV

“Baekhyun-ah, kau yakin ini akan berhasil?”

“Tentu saja hyung. Baiklah faithing !”

Luhan berjalan mendekati tempat yang sering Ia kunjungi untuk bertemu dengan Taeyeon. Hari ini ia akan menjalankan rencana yang Baekhyun usulkan, mengintip Taeyeon dari balik semak.

“Luhan”

Luhan terkejut saat Ia mendengar suara lembut seseorang yang Ia kenal. Tubuhnya sedikit bergetar saat kakinya melangkah mendekati tempat Taeyeon berada.

“Luhan-ah, kau masih di situ?”

“Eoh” Luhan bergumam pelan. Sedikit lagi, Luhan akan benar-benar melihat Taeyeon walaupun tubuhnya bergetar dengan hebat karena takut. Jantung Luhan berdegub dengan sangat kencang, nafasnya tercekat kala Ia melihat sinar putih yang terpancar dari tubuh seorang gadis berambut panjang itu. Luhan sangat yakin, gadis itu pasti Taeyeon. Seseorang yang sangat Ia kenal. Wajah gadis itu sangat cantik, matanya terpejam dengan sangat indah. Luhan benar-benar terpesona pada gadis itu.

“Cheonsa” Luhan bergumam pelan.

Luhan POV

“Bagaimana hyung?”

Baekhyun menghadang langkahku. Aku terlalu terkejut untuk menceritakan semuanya pada Baekhyun. “Aku tak percaya ini” aku bergumam pelan.

“Apanya hyung?” aku menatap Baekhyun dengan pandangan yang sulit diartikan. “Ada apa dengan ekspresi wajahmu?” aku masih diam. Otakku masih belum bisa mencerna apa yang terjadi. ‘Ah, mungkin aku salah lihat. Mana mungkin hal sekonyol itu benar-benar ada. Cheonsa? Bukankah itu hanya sebuah cerita fiktif belaka. Sebaiknya aku tidak memikirkan kejadian tadi lagi’.

Hyung~ katakan sesuatu. Aku sangat penasaran” aku menatap Baekhyun. Dengan sedikir ragu, aku mulai berani bertanya pada Baekhyun.

“Apa cheonsa itu benar-benar ada?”

Mwo? Cheonsa? Haha…. mana mungkin hyung

“Ya ! aku sedang tidak bercanda Baekhyun-ah”

Arraseoarraseo hyung. Apa kau pernah bertemu dengan cheonsa?”

Taeyeon POV

Kenapa bayangan Luhan semakin memudar? Ada apa ini? Sebelumnya aku memang tak pernah melihat Luhan secara langsung, namun biasanya bayangan Luhan akan terlihat dengan jelas. Hari ini entah kenapa bayangan Luhan sedikit memudar, aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Menjadi seperti ini sangatlah tidak menyenangkan. Terlahir menjadi jelmaan setangkai bunga. Akan aku ceritakan yang sebenarnya pada kalian. Dulunya, aku adalah seorang malaikat, namun karena kesalahan yang aku lakukan, aku dihukum oleh dewa dan menjadi jelmaan bunga sakura. Menyedihkan bukan? Ah, sudahlah.

Derap langkah seseorang terdengar nyaring. Ah, itu pasti Luhan. Siapa lagi yang tahu tempat ini kalau bukan Luhan. Aku bisa berubah ke wujud asliku apabila ada Luhan di sampingku. Aku memejamkan mataku untuk bisa melihat bayangan Luhan. ‘Tunggu dulu, bayangan siapa yang datang bersama Luhan? Apa yang kemarin datang? Sayangnya aku langsung menghilang saat kemarin dia datang’

Author POV

Hyung, kau yakin?”

Baekhyun berbisik kepada Luhan. Luhan menganggukkan kepalanya mantap. “Baiklah ayo kita lihat” ucap Baekhyun.

Baekhyun dan Luhan mengendap-endap kearah Taeyeon berada. Mata rusa Luhan tertutup, Ia terlalu takut jika Taeyeon benar-benar seorang malaikat. Sedangkan Baekhyun, Baekhyun nampak sangat antusias melihatnya.

Cheonsa!” Baekhyun memekik keras. Luhan yang tengah menutup matanya rapat-rapat kini sontak membuka matanya dengan lebar karena terkejut mendengar Baekhyun berteriak. Seketika mata Luhan menghadap kearah Taeyeon dan Ia dapat merasakan kekecewaan terpancar dari mata Indah Kim Taeyeon.

“Luhan…. kau sudah berjanji untuk tidak melakukan ini” Taeyeon bergumam pelan. Matanya yang indah tampak berkaca-kaca. Tubuhnya perlahan memudar dan tampak samar-samar.

“Maafkan aku…” Luhan bergumam seraya menyaksikan apa yang terjadi dengan pandangan tidak percaya.

“Tubuhnya menghilang hyung” Baekhyun lagi-lagi berujar dengan keras.

Luhan hanya diam. Pikirannya tak lagi fokus pada Taeyeon yang menghilang, namun matanya tertuju pada bunga sakura yang jatuh tepat saat Taeyeon menghilang.

“Taeyeon-ah, maafkan aku”

Luhan POV

“Bagaimana bisa sekarang kau akan menjadi seorang dokter? Bahkan kau dulu sangatlah cerewet Baekhyun-ah

“Seharusnya kau bangga pada dongsaengmu ini hyung” Baekhyun tersenyum dengan penuh bangga. Sejak kejadian beberapa tahun yang lalu, aku tak pernah datang lagi ke tempat itu. Aku tak pernah berbicara dengan Taeyeon lagi. Aku bahkan sudah berhenti memikirkannya hingga membuatku hampir gila.

Sekarang aku memutuskan untuk tinggal dan menetap di Seoul. Udara Jepang selalu mengingatkanku pada Taeyeon dan aku harus meneruskan perusahaan appa di Seoul.

“Aku bangga padamu Baekhyun-ah. Baiklah, untuk merayakan kelulusanmu bagaimana kalau kita jalan-jalan ke sungai Han sebentar. Cuaca sedang cerah”

Kajja hyung!”

Baekhyun menarik tanganku dengan penuh semangat. Walaupun sekarang Ia telah lulus kuliah, tetap saja dia adik kecilku yang lucu. Kami berjalan berdua menyusuri keramaian kota Seoul. Tiba-tiba… *Brukkkk

Joesonghamnida, aku sedang terburu-buru”

Seseorang menabrakku dari belakang. Sepertinya Ia sangat terburu-buru. Gadis itu berulang kali membungkukkan badannya ke arahku.

“Tidak apa-apa” Jawabku seramah mungkin.

Gadis itu tampak membenarkan posisi bajunya yang sedikit berantakan karena bertabrakan denganku.

“Baiklah, aku permisi. Sekali lagi aku minta maaf”

Gadis itu mendongakkan wajahnya menatap wajahku. Aku begitu terkejut saat mataku bertatapan langsung dengan matanya. “Aku tidak sedang bermimpi kan?” aku bergumam sendiri.

“Ada apa denganmu hyung? Apa kau mengenal gadis itu?” pertanyaan Baekhyun membuyarkan ingatanku tentang Taeyeon. Tanpa menjawab pertanyaan Baekhyun, aku berlari sekencang mungkin untuk mengejar Taeyeon.

“Permisi, siapa namamu?” aku berteriak padanya. Berharap Ia mendengar dan menjawab pertanyaanku.

Naega?”

Gadis itu berbalik. Gadis itu benar-benar Kim Taeyeon.

“Kim Taeyeon imnida”

Dan seketika langkahku terhenti. ‘Aku menemukanmu Taeyeon-ah, dan kau benar-benar nyata. Tak salah lagi, kau benar-benar Kim Taeyeon yang ku kenal. Ya ! aku menemukanmu Kim Taeyeon’

Epilog

“Aku menemukannya Baekhyun”

Nugu?”

“Kim Taeyeon ! dia kembali Baekhyun !!”

“Di mana dia?”

“Pergi” ujar Luhan lemas. “Kejar dia hyung !” Baekhyun berujar dengan semangat. Tanpa berpikir lagi, Luhan berlari mengejar Taeyeon.

“Maaf, ada yang bisa saya bantu?” Ujar Taeyeon.

“Boleh aku meminta nomor ponselmu?”

END

Terima kasih pada readers yang udah mau baca ff ini. Silahkan beri komentar dan sarannya ^_^.


Advertisements

56 comments on “[FREELANCE] Sakura (You are my Angel) (Oneshot)

  1. Thor -_- 😀 bahagia gue pas baca luhan ketemu lg ma tae trs minta no.hpnya, ehh liat bawahnya ada tulisan ending nya gue jadi gregett baru aja nanya thor belum dijawab 😀 ck author ma gitu.. -_- Ffnya daebak thor tapii Sarannya ada Sequel thor 😀 oke thor jeball^^ next fightingg!!

  2. seneng bnget LuTae udh ketemu, si luhan mnta no hp pula tu..
    thor…need sequel *buingbuing
    bagus bnget ceritanya, gk gampang d tebak, pokoknya DAEBAK thor..
    FIGHTING untk ff slnjutnya..

  3. duhhh setuju ama komen di atass… saya juga gregett duhhh jangan digantung ganting gini donk thor… u.u masih pengen nih baca moment lutae nya yg dengan wujud reall nii … duhhh adakah rencana untuk buat sequel or kelanjutan dari cerita ini??? gregettt pengennn lagiiiii hueeee ♡.♡♡.♡♡.♡♡.♡♡.♡

  4. Daebak thor, tapi sayang gantung,,, tae eonni sama luse ketemu aja udah senang,tapi end nya itu ganggu thornim, feelnya udah dapat kok thor..
    Next ff ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  5. keren thor, buat sequel dong thor, sayang banget kalau ndak ada lanjutannya….
    ditunggu ya thor…..

    fighting

  6. Squel yah thor please hehe,,,
    author ff ny bagus loh tp ngomong” apa tae yang d seoul sebuah reinkarnasi?

  7. Iya thorr bikin sequel dong thor. Ending nya masih gantung nihh. Seru thor aku pikir tdi nya Teyeon tuh hantu loh kekeke. Aku tunggu sequel nya ya thor fighting !!!

  8. Daebak thor!! ^^
    Tpi greget sma endingnya… gantung sih!? pas Taeyeon ktemu Luhan dan Luhan minta No.Hp mlah ending _-

    Nanti ad sequelnya kan thor!!? dtnggu bnget…
    Fighting!!

  9. Sequel dong wajib harus kan baru dimulai ckckkc tbc napeun eoh,,,
    jdi taeng menghilang karna luhan bwa baekh yaa huhu kasian,,, taeng berengkarnasikahh cieee baru jga mnta no hp hoooo dtunggu karyanya

  10. akhirnya ketemu juga. tapi endingnya gantung tuh. sequel.?
    ditunggu ff yang lain. fighting^^

  11. Baru minta no hape udah ending ajasi thor -_-
    Endingggnyaaa gantunggggg sequell juseyooo 🙏🙏

  12. Yaahhhhhh, kok gantung sih thor ?????😞😞😞😞😞😞😞
    Sequel donk. Jeballlllll

  13. qqeereeennn banget alurrr ceritanya…
    aku suka banget…
    author minta sequelnya yaaa…

    FIGHTING

  14. Thor ini kenapa ngegantung gaje gitu huhu, end nya nyebelin ihh, greget ae,, aku suka sama ff nya, ceritanya menarik, awalnya rada bingung sih, tpi ya seiring berjalannya waktu(?) sedikit mengerti waks; oke ditunggu sequelnya ya thor

  15. endingnya gantung banget hahaha need sequel ini mah hahahaha tp keren lah ff nya 🙂 next ff di tunggu 🙂

  16. wuiih daebbak, keren thor 🙂
    buat sequel’y dink, g’ enak banget baca’y ngegantung…..

  17. Aaaaaaaaaaaa kirain taeyeon apaaan, awalnya udaa parno wakakaka luhan ingkar nih ah kesian taeng;;
    Cieeee ketenu jg akhirnya wk
    Nice story thoot
    Ff lain ditunggu yaaa

  18. Ah kenapa endnya waktu luhan minta no hpnya thor? Kn lom tentu si taenya mau mau aja, tpi gpp deh krena akhirnya mereka bisa bertemu, ditunggu karyamu selanjutnya thor~

  19. Finally LuTae meet up.. yahh walaupun gantung ditunggu sequelnya thorr.. keep writing & fighting 🙂

  20. Akhirnya..lutae bertemu lagi..baru aja ketemu diminta no.hp..terbaik thor..sequelnya ya thor..jaebal thor sequel..

  21. waaaaa ini sih ceritanya bagus tapi nanggung bgt author >< musti ada lanjutannya ini.. hehhe
    suka suka thor, entah knp aku kl lutae pasti suka.. hihi
    semangat author!!
    fighting!! ^^

  22. Pingback: [FREELANCE] I Miss You, I Love You (Oneshot) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s