[FREELANCE] I Want To Protect You (Chapter 1)


I Want to Protect You (Chapter 1)

Author :

Chaca Aprilia

Main Cast :

KIM TAEYEON

XI LUHAN

BYUN BAEKHYUN

JESSICA JUNG

Genre :

FRIENDSHIP,ENTERTAINMENT-LIFE & ROMANCE

Rated :

PG 17

Length :

Multi chapter

Disclaimer :

All cast belongs their parents and God.

But this story is original from my thoughts.

Cover Art by thebrightflame @art fantasy

Thank you so much for awesome poster Vera^^

 

Suara teriakan penggemar terdengar sangat keras. Siang ini salah satu Girlgrup ternama korea baru saja melakukan comeback stage pertama mereka. Setelah satu tahun akhirnya SNSD kembali menyapa penggemar dengan mini album ke-4 mereka yaitu Mr.Mr .

Kali ini SNSD juga mendapat Trophy pertama mereka. Mereka benar benar berterimakasih kepada penggemar karena sudah mau menunggu mereka selama setahun ini. Setelah itu SNSD langsung kembali ke backstage.

“Ah. Trophy pertama di comeback stage pertama. Bukankah ini menyenangkan?” Sooyoung berkata riang. Member yang lain hanya tertawa melihatnya.

“Awalnya aku khawatir penggemar kita tidak akan suka. Tapi respon mereka bener benar luar biasa.” Yuri menambahkan.

“kau benar.” Hyoyeon mengiyakan.

Semua member langsung larut dalam obrolan mereka. Mereka langsung membahas tentang sunny yang hampir menangis saat menerima trophy tadi.

“YA! Aku hanya terharu.” Sunny merajuk.

Semua member langsung menertawai tingkah sunny.

Drttt…. Drtttt….

Getaran sebuah ponsel terdengar dari tas taeyeon. Taeyeon langsung membuka tas nya dan mengambil ponselnya.

Ada satu pesan masuk.

Taeyeon tersenyum saat melihat nama pengirim pesan tersebut. Ia langsung membuka pesannya.

selamat atas comeback nya, baby. Kau sangat keren tadi. Aku tidak akan lupa saat baekhyun terus meneriakkan namamu tadi. Dia benar-benar berisik. Dan selamat juga atas trophy nya. Soshi berhak mendapatkannya^^ Aku mencintaimu

Taeyeon langsung membalas pesan tersebut.

‘terimakasih atas pujiannya tuan. Aku tersanjung :D benarkah? Lalu bagaimana denganmu? Apa kau juga berteriak saat aku perform tadi? Ah, aku bercanda. Kau tidak akan berani melakukannya. Aku juga mencintaimu

Send.

Tidak lama kemudian ada sebuah pesan balasan.

‘aku serius baby. Dan kau benar. Aku tidak berani melakukannya. Tapi kau harus tahu, hatiku berdebar saat melihatmu. Aku hampir berteriak jika tidak menahannya tadi.’

Taeyeon terkekeh.

‘aku tahu. Baiklah baiklah. Kau sedang berada dimana sayang?’

‘aku sedang berada di perjalanan menuju ke apartemenku.’

Gadis itu mengerutkan keningnya.

‘benarkah? apa terjadi sesuatu?’

‘apa maksudmu baby? Tidak terjadi apapun disini.’

‘ah benarkah? Aku hanya ingin memastikan tidak ada sesuatu yang terjadi pada EXO. Kau selalu ke apartemenmu jika sedang ada masalah.’

‘tidak tidak. Kami baik-baik saja. Aku hanya ingin saja.’

Taeyeon terlalu focus dengan ponselnya, sehingga tidak menyadari jika manager kim baru saja datang dan menyuruh mereka untuk bersiap siap pulang. Taeyeon bahkan tidak menyadari jika Jessica sedang menghampirinya sambil memasang wajah aneh.

“ya! Kim taeyeon! Kau masih hidup kan?” Jessica bertanya sambil mengguncang tubuh taeyeon.

Bagai tersadar dari mimpi indah, taeyeon langsung menatap Jessica polos.

“ah. Ada apa?”

“ada apa?! Hey. Kau tidak mau pulang kim?” Jessica bertanya sambil merapikan rambutnya.

“mwo?” taeyeon menatap Jessica bingung. Tunggu dulu. Ia baru menyadari sesuatu. Dimana para membernya? Kenapa hanya ada ia dan Jessica disini. “jess.. dimana yang lain?”

Jessica memutar bola matanya. “mereka sudah ada diluar kim taeyeon-ssi.”

Taeyeon terkejut “benarkah?”

“kau terlalu focus dengan ponselmu itu nona.”

“ah maafkan aku. ”

“taeyeon! Jessica! Cepatlah!” manager kim terdengar berteriak dari luar.

“ne!!” jawab taeyeon dan Jessica serempak.

Taeyeon dan Jessica langsung membereskan barang-barang mereka lalu melangkah keluar.

Dijalan taeyeon menyempatkan untuk membalas pesan dari kekasihnya.

‘aku percaya. Aku mungkin akan kesana nanti. Jadi tunggu aku. Pai pai^^’

Jessica merutuk dalam hati. Taeyeon selalu seperti ini.

“taeyeon cepatlah.” Jessica terlihat tidak sabar.

“baiklah baiklah.” taeyeon langsung memasukkan ponselnya ke dalam tas.

“cepatlah.” Jessica langsung menarik lengan taeyeon, membuat taeyeon hampir kehilangan keseimbangan.

“YA!”

 

 

Taeyeon berfikir ia dan membernya akan langsung pulang setelah ini. Tapi ternyata tidak. Manager kim mengusulkan agar kami merayakan kesuksesan comeback tadi. Dan tentu saja sooyoung dan tiffany langsung berteriak setuju.

Taeyeon menghela napas.

“bisakah aku tidak ikut?”

Ucapan gadis itu membuat semua membernya termasuk Manager kim menatapnya aneh.

“kau sakit taengoo?” tiffany bertanya khawatir.

“kau sakit?” manager kim mulai panik.

Semua member menatap taeyeon khawatir.

“tidak tidak. Aku hanya sedang malas. Kalian pasti akan memaksaku minum lagi nanti.”

“ah tentu saja.” Sooyoung berkata girang.

“akan kupastikan kau mabuk nanti taeng.” Yuri menambahkan.

“YA!”

 

 

Sebuah Restaurant bergaya eropa menjadi tempat yang dipilih oleh mereka. Semua member langsung duduk dan memesan makanan.

“kau ingin makan apa taeng?”

“terserah.”

“biar aku saja yang memesan.”

Sooyoung langsung menjentikkan jarinya membuat salah satu pelayan menghampiri meja mereka. Pelayan itu mulai menulis nama makanan yang sooyoung katakan.

“baiklah. apakah ada yang ingin anda pesan lagi nona?” pelayan itu bertanya.

Sooyoung nampak memikirkan sesuatu. “ah ya. Aku pesan wine.”

Ucapan sooyoung membuat taeyeon membulatkan matanya. Baru saja ia akan protes, tiba tiba suara manager kim mulai terdengar.

“tidak tidak. Jangan wine.” Manager kim menolak. Taeyeon tersenyum lega.

Pelayan itu mengangguk dan mulai pamit untuk pergi.

“ah, wae?” sooyoung Nampak kecewa.

“aku ingin minum eonni.” Hyoyeon protes.

“tidak. Kalian tidak boleh mabuk. Kalian masih ada jadwal besok.”

“hanya sedikit ayolah. Lagipula aku tidak akan mabuk.” Tiffany membujuk.

“itu benar.”

“tetap tidak bisa.”

Tiffany dan yang lain terus membujuk manager kim agar memperbolehkan mereka minum wine. Taeyeon hanya memutar bola matanya kesal. Dasar pemabuk. Rutuknya.

Drttt…Drrttt…

Taeyeon merasakan ponselnya bergetar. Ada satu pesan. Ia mulai membukanya. Gadis itu mengerutkan keningnya saat melihat nama pengirimnya. Baekhyun?

annyeong noona. Selamat atas comeback dan trophynya , Soshi benar benar keren tadi.’

ne annyeong. Benarkah? Terimakasih baekchu.’

Taeyeon langsung memasukkan ponselnya ke dalam tas saat makanan datang.

“tidak ada yang boleh minum wine. Segera makan makanan kalian.” Ucapan Manager kim membuat mereka mendesah kesal. Mereka mulai mengambil sendok dan mulai memakan makanannya.

 

 

ne annyeong. Benarkah? Terimakasih baekchu.’

pria itu merasa sangat senang. Oh tentu saja. Gadis pujaanya membalas pesannya. Dan tunggu dulu.

Baekchu?

Ah, sial.

Oh tuhan. Baekhyun merasa ingin terjun dari Namsan Tower sekarang juga. Ah tidak.

Baekhyun terus tersenyum konyol menatap ponselnya. Ia bahkan lupa jika ada orang lain yang berada di kamar itu.

Sehun menatap baekhyun horror.

“kau gila hyung?”

“kau benar sehunnie. Aku memang gila.” Baekhyun membenarkan. “dan aku gila karena gadis itu.”

Baekhyun bena-benar tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya. Ia bahkan mulai berteriak-teriak tidak jelas sambil menyerukan kata ‘baekchu’.

‘aku mencintaimu noona.’

Sehun membulatkan matanya. Hyungnya, Bagaimana mungkin ia bisa bersikap seperti itu. Ia memang gila. Tapi tunggu. ‘gadis itu’. Siapa maksud baekhyun?

 

 

Didalam van, sooyoung dan tiffany tidak berhenti mengoceh tentang salah satu merk branded yang mereka ketahui baru saja mengeluarkan produk barunya. Mereka terus saja mengatakan harus membeli barang tersebut. Obrolan mereka membuat yuri yang sedang tidur terganggu membuat yuri langsung melemparkan boneka yang berada disampingnya kepada tiffany yang membuat gadis itu terkejut.

“YA! APA YANG KAU LAKUKAN?!” suara melengking tiffany kembali terdengar. Ia terlihat terkejut dengan serangan tiba-tiba dari yuri.

“YA, DIAMLAH!!” hyoyeon yang ternyata juga sedang tidur terganggu oleh teriakan tiffany.

“yuri melemparkan boneka ke wajahku.” tiffany cemberut.

“itu karena kau sangat berisik.” yuri berkata dengan mata tertutup.

“ya! Yang berisik bukan aku saja! Tapi tiang itu juga.” Tiffany menunjuk sooyoung.

“kenapa aku? Yang berisik kan kau?!” sooyoung membantah.

“berh    ”

“apa kalian tidak bisa diam? Kepalaku pusing.” Ucapan dingin jessica membuat semua orang terdiam. Yuri menatap gadis itu tajam. Setelah itu ia kembali menutup matanya.

Taeyeon langsung menatap intens jessica yang sedang menutup matanya. Ia baru menyadari sesuatu. Ada yang aneh dengan Jessica. Biasanya dia akan ikut mengoceh jika sooyoung atau tiffany sedang membicarakan barang barang branded mereka. Atau paling tidak jessica bersama dengan yoona akan mengganggu maknae mereka, seohyun. Tapi kali ini tidak. Ia juga baru sadar jika selama di restaurant tadi Jessica hanya diam.

Merasa diperhatikan oleh seseorang, Jessica langsung membuka matanya dan menatap taeyeon. Sebelah alis jessica terangkat, ia menatap taeyeon heran. Tatapan mata jessica seakan mengatakan ‘ada yang salah?’. Seakan mengerti, taeyeon langsung menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Mungkin jessica hanya lelah. Pikirnya.

“ah, ahjussi. Aku turun di depan saja.”

Ucapan taeyeon membuat yoona yang baru tertidur membuka mata. “wae eonni?”

“kau mau kemana taeng?” sunny yang sedari tadi diam mulai membuka suara.

“aku mau ke apartemenku.” Jawab taeyeon sambil memakai syal dan topinya.

“apa ada masalah eonni?” seohyun ikut bertanya.

“tidak, tidak. Aku hanya ingin. Sudah lama aku tidak kesana.” Taeyeon menjawab seadanya.

“sejak kapan kau punya apartemen disekitar sini, eonni?” yoona mengerutkan keningnya mendengar jawaban taeyeon. Seingatnya taeyeon memang mempunyai apartemen, tapi bukan di sekitar sini.

Taeyeon terdiam sebentar. “aku ingin jalan-jalan dulu. Mungkin aku akan naik taksi nanti.” Gadis itu berbohong.

Jessica menatap taeyeon. Ia tahu taeyeon sedang berbohong. Gadis itu pasti mau ke apartemen pria itu. Pikirnya.

Van berhenti sesuai permintaan taeyeon. Taeyeon bergegas membuka pintu mobil lalu berjalan keluar.

“aku mungkin tidak akan pulang. Jadi jangan tunggu aku.” Taeyeon langsung menutup pintu mobil setelah mengatakan itu. Taeyeon mengerutkan keningnya saat jendela mobil van nya terbuka. Manager kim memperlihatkan wajahnya dari jendela.

“wae eonni?”

“jangan lupa besok kau ada jadwal taeng. Jangan tidur terlalu malam.” Manager kim mengingatkan.

Taeyeon menganggukkan kepalanya. “arra.”

Jendela mobil kembali tertutup. Taeyeon melambaikan tangannya saat mobil kembali melaju.

Taeyeon menghirup udara segar yang ia rasakan. Ia terpaksa harus berbohong pada membernya.

“ini sudah lama kan?”gumam gadis itu.

Taeyeon mulai melangkahkan kaki kecilnya menuju kearah apartemen kekasihnya. Senyuman tidak pernah luntur dari wajah cantiknya.

 

 

Seorang pria tampan terlihat baru saja selesai mandi. Hal itu terbukti dengan ia yang hanya menggunakan handuk yang dililitkan dipinggangnya. Pria tampan itu tidak segera memakai pakaian, melainkan pergi ke dapur dan mengambil sebotol cola. Ia meneguknya sedikit.

pria itu mengecek ponselnya.

Ada satu pesan.

‘aku sedang menuju kesana. Memberku mengajak merayakan keberhasilan comeback kami tadi. Maaf tidak menghubungimu.’

Pria itu tersenyum tampan. Lalu mulai membalas pesan tersebut.

‘tidak apa-apa. Cepatlah. aku menunggumu baby.’

Send.

Saat ia akan melangkahkan kakinya menuju kamar, tiba tiba pintu terbuka menampakkan seorang gadis cantik yang memakai jaket tebal serta syal, topi dan kacamata. Untuk penyamaran? Tentu saja.

Tapi tunggu, gadis itu terlihat melamun. Ia bahkan tidak menyadari keberadaan pria itu. Tapi sedetik kemudian mata gadis itu membulat.

“YA! APA YANG KAU LAKUKAN?!!”

 

 

Taeyeon melangkahkan kakinya dengan riang. Sudah lama ia tidak berjala- jalan seperti ini. Senyuman terus terhias diwajahnya.

Langkah taeyeon terhenti. Senyumannya semakin lebar saat melihat sebuah kedai ice cream didepannya. Taeyeon melirik ke kenan dan ke kiri. Tidak ada yang memperhatikannya. Semua orang sibuk dengan urusan mereka. Oh tentu saja. Mereka tidak tahu bahwa ia adalah Taeyeon SNSD. Jika mereka tahu, taeyeon tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.

Sejenak taeyeon melamun. Apakah ia harus masuk dan membeli ice cream? Taeyeon benar benar menginginkan itu. Tapi ia teringat perkataan Lee sajangnim.

jangan memakan ice cream taeyeon-ssi. Kau tahu kan itu bisa merusak suaramu?’

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya.

“andwe. Andwe.”

Taeyeon mulai melangkah menjauhi kedai tersebut. Tapi sedetik kemudian taeyeon berbalik.

“sekali ini saja tidak apa-apakan?”taeyeon berjalan mendekati kedai. “ah tentu saja tidak. Lee sajangnim terlalu berlabihan. Iyakan?” taeyeon langsung melangkahkan kakinya masuk ke kedai ice cream tersebut.

Beberapa menit kemudian taeyeon keluar sambil membawa ice cream ditangannya. Ia terlihat sangat senang. Taeyeon kembali melangkahkan kakinya menuju apartemen kekasihnya sambil memakan ice cream. Taeyeon melangkah tergesa-gesa. Kekasihnya pasti sudah menunggu. Pikirnya.

 


 

Taeyeon sudah sampai di lobby, dan ia sedang menunggu pintu lift terbuka. Taeyeon mulai mengetuk-ngetukkan kakinya ke lantai. Ia sudah bosan. Apa ia harus naik tangga darurat saja? Taeyeon mulai melangkahkan kakinya menuju tangga. Tapi tunggu dulu. ada sesuatu yang menarik perhatiannya saat ia menginjakkan kakinya di anak tangga kedua. Ah bukan sesuatu, tapi seseorang atau mungkin dua orang.

Taeyeon seperti mengenal mereka berdua. Taeyeon sedikit menurunkan kacamatanya.

Gadis itu. Ia seperti mengenalinya.

Rambutnya.

Pakaiannya.

Dan postur tubuhnya.

Taeyeon menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya *tidak mungkin*.

Dilihatnya gadis itu memeluk tubuh pria dihadapannya. Pria tinggi itu membalas pelukannya.

“aku merindukanmu.” Taeyeon dapat mendengar suara gadis itu.

“aku juga merindukanmu.”

Taeyeon mengenal suara itu.

Jadi mereka berdua?

Taeyeon mulai melangkah menjauh dari tangga. Ia mulai masuk ke dalam lift dengan pandangan kosong.

 

 

Taeyeon berhenti di lantai 15. Ia langsung berjalan keluar dari lift dan melangkah menuju ke arah apartemen kekasihnya. Ia terlihat masih memikirkan kejadian yang dilihatnya tadi.

Gadis itu menekan beberapa digit password, tidak lama pintu itu terbuka. Ia sudah terlalu hapal passwordnya.

Taeyeon mulai melangkah masuk. Disimpannya sepatu kets yang baru saja dia pakai di rak sepatu. Ia lalu memakai sandal yang ada. Ia lalu membuka jaket, syal topi serta kacamatanya. Gadis itu sepertinya tidak menyadiri keberadaan pria di depannya. Sedetik kemudian gadis itu terkejut dan membulatkan matanya.

“YA! APA YANG KAU LAKUKAN?!!” taeyeon berteriak histeris.

Apa-apaan ini. Pikirnya

Alis pria itu terangkat. Ia mulai berjalan mendekati taeyeon.

Seakan tersadar, taeyeon mulai berjalan mundur sambil menutupi wajahnya dengan tangannya.

Oh tidak.

Taeyeon terjebak.

Punggung taeyeon mulai menabrak dinding. Pria itu dengan sigap meraih pinggang gadisnya.

Tangan dingin pria itu menyingkirkan tangan taeyeon dari wajah cantiknya.

“kau kenapa baby?” pria itu mengelus wajah taeyeon.

Tubuh taeyeon bergetar.

“buka matamu.” Titah pria itu.

Taeyeon membuka matanya dan terkejut saat melihat wajah pria itu tepat berada di depan wajahnya.

“Lu..Luhan..” suara taeyeon bergetar.

“hemm?” pria itu Luhan menatap taeyeon intens.

“bisa jauhkan wajahmu dariku?” wajah taeyeon bersemu merah.

“wae?”

“oh deer” taeyeon merajuk.

“baiklah baiklah.” luhan langsung menjauhkan wajahnya.

Taeyeon tersenyum sambil menghela napas lega.

“segera pakai bajumu Lu.” taeyeon memperingatkan.

“tidak mau.” Pria itu menolak dan malah duduk di sofa sambil menyalakan TV.

 

 

Di sebuah ruangan bergaya minimalis namun elegan, terlihat dua CEO yang sepertinya sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting. Terlihat CEO Kim yang sedang memberikan suatu usulan kepada Lee sajangnim. Mereka adalah pemilik SM Entertainment.

Lee sajangnim terlihat menghela napas.

“apa kita benar-benar harus melakukan itu?” Lee sajangnim bertanya.

“tentu saja sajangnim. Itu satu-satu nya cara yang bisa kita lakukan.”

“tapi kenapa harus gadis itu?” Lee sajangnim terdengar tidak suka.

“karena hanya dia yang mampu melakukannya.”

Lee sajangnim tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Ia mengusap wajahnya gusar.

‘maafkan aku’ sesalnya.

 

 

Ckck, benar-benar. Rutuk gadis itu. Tapi tunggu dulu.

Taeyeon terpaku menatap luhan. Ia baru saja menyadari sesuatu.

Pria itu.

Bagaimana ia bisa begitu sexy.

Rahangnya yang tirus, kulit putih bersihnya, rambut basahnya dan ABS nya yang sem     pervert! Kenapa kau sangat pervert kim taeyeon. Bagaimana bisa kau memikirkan hal seperti itu. Tapi tunggu. Memangnya apa yang ia pikirkan? Taeyeon menggelengkan kepalanya.

“ini tidak benar.” Gumam gadis itu.

Gadis itu mulai melangkah menuju kamar luhan. Ia hendak menjauhi makhluk menggoda dihadapannya itu.

Dan luhan menyadarinya.

Pria itu mengeluarkan smirk nya. Ia mulai bangkit dan mengikuti langkah taeyeon menuju kamarnya.

“kau tidak akan bisa lari dariku, nona kim.”

 

 

To Be Continued..

 

A/N

Hay! Aku Chaca. Ini ff pertamaku. Maaf kalo ancur dan gaje 😀 aku Cuma nulis semua yang ada dipikiran aku>< aku minta saran dan pendapat kalian tentang ff ini yaa^^ makasih. Pai pai

 

 

 

Advertisements

96 comments on “[FREELANCE] I Want To Protect You (Chapter 1)

  1. Bagus kok thor!lceritanya asik gk bosen aja menurut aku,bahasanya juga santai:) yg aku gk suka tuh kenapa ffnya pendek banget:'(
    Part 2nya post nya jngn kelamaan ya!^.^

  2. Aaaaaa bgus ceritanya, itu yg diliat taeng siapa? Kan.. kan.. jadi penasaraaaaaaaaaaaaan ><
    Luhan sama taengnya udh pacaran yaaaaa

    Ditunggu next chapnya yaa thor :* 🙂

  3. keren ff nya..
    disini masih banyak bgt misterinya,bikin penasaran bgt,dilanjut ne ditunggu bgt kelanjutan chapt nya updatesoon athor,..

  4. mian thor telat komenny
    yang Taeng eonni lihat siapa yah? Lalu LuTae pacaran? Baekhyunnya? Aa masih bingung.. terus apa sih yang diomongin manajernya? next chap sangat ditunggu 🙂

  5. mian telat thorr..
    Itu LuTae pacaran? Baekhyunnya? Lalu something wrong with Jessica.. Terus apa sih yg diomongin manajernya? Next chap ditunggu utk menjawab penasaran tingkat tinggi.. #apasih
    keep writing 🙂

  6. jadi pacarnya tae tu luhan…
    apa yg direncanain lee so man….
    wahhh g sbar nggu lanjutannya…
    fightaeng!!!!

  7. Itu siapa cewe cowo yg taeng liat?._.
    yah luyeon pairing, kirain baekyeon/? Wakakaaka
    Bah taeng oleng apa gmn? Grogi ko malah masuk kandang serigala wakakakkaka
    Nice thoooor
    next chapt ditunggu yaaa

  8. aduhh jadi makin suka lutae..
    Hahahahaha
    tapi tetep baekyeon shipper in the real life..
    Ini seru thornimm.. lanjutt yaa, semangatt!!

  9. eh??? kok TBC?? mana lanjutannya?? penasaran penasaran apa yg Lee sajangnim rencanakan?? lanjutkan thorrrr

  10. Pingback: [FREELANCE] I Want To Protect You (Chapter 2) | All The Stories Is Taeyeon's

  11. uwaa lutae
    baekhun tetep fanboy nya taeyeon yaa
    itu siapa yang dilihat taeyeon?
    jessica kenapa?
    Ceo sm ngerencanain apaa?
    Wuaa penasaraaan
    keep writing thor

  12. Pingback: I Want to Protect You (Chapter 3) | All The Stories Is Taeyeon's

  13. lutae again , suka bgt sama couple ini
    knp harus gadis itu ?siapa yang dimaksud gadis itu
    and well siapa pria and wanita itu ?
    oke ditunggu next chapternya

  14. Pingback: I Want to Protect You (Chapter 4) | All The Stories Is Taeyeon's

  15. Pingback: I Want to Protect You (Chapter 5) | All The Stories Is Taeyeon's

  16. Pingback: I Want to Protect You (Chapter 6) | All The Stories Is Taeyeon's

  17. kalau aku ada disitu aku pasti akan jitak kepala luhan agar tak macam-macam dengan taeyeonnie ku……

    seru thor aku suka ceritanya……
    fighting thor moga cepat diselesaikan ff ini agar bacanya tak tergantung…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s