HAPPY BIRTHDAY, KIM!

hbdkim copy

HAPPY BIRTHDAY, KIM!

By. Funluobell

Main Cast : Taeyeon, Baekhyun

Genre : Romance, School life

Rating : Teens

Length : Oneshot

Disclaimer : purely mine. I’ve worked very hard to finishing this ff, you know? So, please respect and don’t be plagiator!

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Elysium Boulevard, Incheon, South Korea. 22.01 KST

Taeyeon lagi-lagi memeriksa sebuah kalender yang terletak di meja belajarnya. Ia juga memeriksa kalender yang berada di laptop dan handphonenya. Tidak ada yang berubah, hari ini tetap tanggal 8 Maret. Gadis itu melirik jam arlojinya dan ia mendapati kalau sekarang sudah hampir tengah malam.

“Fiuh~” gumamnya resah. Ia menyenderkan tubuh mungilnya ke kursi belajarnya.

Padahal sudah hampir tengah malam, tapi kenapa dia tetap tidak menghubungiku?

Taeyeon ingin menangis sekarang juga rasanya. Belum pernah ia diabaikan seperti ini sebelumnya, apalagi oleh kekasihnya sendiri. Walaupun ia tahu kekasihnya itu adalah seorang mahasiswa super sibuk, tapi laki-laki itu tidak pernah sampai melupakannya seperti ini.

Tidak meninggalkan pesan, menghubunginya ataupun sekedar menitip salampun tidak?

Kekasih Taeyeon, merupakan seorang mahasiswa tingkat akhir yang sejak setengah tahun yang lalu merangkak menjadi asisten dosen di universitas mereka. Laki-laki itu empat tahun lebih tua darinya, berotak Einstein, baik, sopan, berwibawa, dan merupakan idola para gadis di universitas. Berbeda dengan Taeyeon yang hanya seorang mahasiswi baru berperawakan anak SMP, si pecinta musik yang hanya mempunyai sedikit teman namun tetap populer dikalangan mahasiswa dan guru. Tentu saja, gadis itu adalah putri tunggal sang pemilih universitas sehingga mau tidak mau ia menjadi sorotan publik, bukan?

Kembali pada kekasih Taeyeon, selain sopan dan baik, laki-laki itu juga begitu menyukai Taeyeon layaknya idolanya, menyayangi Taeyeon layaknya adik kecilnya, dan mencintai Taeyeon sebagai kekasihnya. Uh, asisten dosen sepopuler kekasih Taeyeon dengan mengejutkannya jatuh cinta pada seorang gadis manja seperti Taeyeon? Tidak bisa dipercaya!

Rallallallallalla
ireumi mwoyeyo? mwo mwoyeyo?
rallallallallalla
What’s your name? What’s What’s your name?
rallallallallalla
mwoyeyo? mwoyeyo? ireumi mwoyeyo?
rallallallallalla
What’s What’s What’s
What’s What’s What’s your name?

Taeyeon tiba-tiba saja langsung tersentak dari lamunannya ketika mendengar suara berisik dan aneh milik adiknya mulai terdengar dan menggelegar dari kamar sebelahnya. Astaga, Kim Taehyung! Umpatnya dalam hati.

Bocah itu ada apa, sih? Malam-malam seperti ini hobi gilanya muncul, fanboying! Ewh, pasti laki-laki idiot itu sedang menonton girl group kesukaannya di TV! Ya Tuhan, sabar Kim Taeyeon~ memiliki saudara laki-laki memang merepotkan, terlebih jika saudara laki-lakimu itu satu spesies dengan Taehyung!

Berbeda dengan noonanya yang begitu pendiam dan jarang berkomunikasi, Taehyung malah kebalikannya dari sifat-sifat Taeyeon. Laki-laki itu begitu hiper, ceria, mudah bergaul dan anehnya ia malah memiliki suara bak monster yang menyeramkan itu.

wonsungi eongdeongineun ppalgae
ppalgan geon Hyuna Hyunaneun!
wonsungi eongdeongineun ppalgae
ppalgan geon Hyuna Hyunaneun!

Taeyeon lagi-lagi hanya terhenyak mendengar Taehyung dengan begitu percaya dirinya bernyanyi dengan suara berat miliknya. Uh, kalau saja Taeyeon berani, ia ingin sekali menarik Taehyung keluar rumah dan menceburkannya di kolam renang! Atau tidak, Taeyeon ingin mencabut pita suara Taehyung saja! Ia menyebalkan!

Akhirnya Taeyeon memutuskan untuk beranjak dari meja belajarnya dan membaringkan tubuhnya di ranjang empuknya. Hari ini menyebalkan! Batinnya kesal. Bagaimana bisa kekasih dan keluarganya sendiri mengabaikannya dan ditambah dengan si pengganggu Taehyung berulah?

Tuhan, apa salah Taeyeon hari ini? Kenapa semua orang sangat menyebalkan? Ugh, cabut saja nyawa adikku, Tuhan! Aku rela!

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

06.29 KST

Taeyeon baru saja turun tangga ketika ia melihat ayah, ibu dan adiknya sudah duduk di meja makan dengan rapi. Mereka juga sedang sibuk sarapan dan sesekali bercengkrama satu sama lain.

Taeyeon menatap mereka curiga. Lalu setelahnya, ia melirik arlojinya yang ada di lengan kirinya dengan bingung. Tanggal 9 Maret, bukankah ini berarti kalau hari ini dia sedang ulang tahun? Tapi, kenapa mereka sama sekali tidak ingat? Batinnya.

“Oh, Taeyeon! Kenapa kau tetap berdiri di sana, nak? Kemari!” Nyonya Kim bersuara. Taeyeon pun segera mengumpulkan nyawanya yang terbang entah ke mana tadi, lalu ia juga dengan buru-buru menghampiri mereka dan langsung duduk di samping Taehyung.

“Kau hari ini ada pelajaran guru killermu, kan? Kau harus makan lebih banyak agar kau tidak lelah berpikir nanti. Nah, sekarang cepat habiskan sarapanmu. Kau tidak mau nanti telat, kan?” celoteh Nyonya Kim sambil mengoleskan selai cokelat ke rotinya.

Benar, sifat cerewet dan berisik yang dimiliki Taehyung memang diturunkan oleh ibu mereka. Nyonya Kim adalah seorang designer yang namanya cukup terkenal di negara mereka, selain itu perawakan wanita yang sudah kepala 5 itu juga sangat anggun dan cantik. Sayangnya, dibalik semua itu, Nyonya Kim adalah seorang wanita yang tidak bisa berhenti berbicara. Ia sungguh-sungguh akan berbicara membicarakan ini dan itu dalam waktu yang sangat amat panjang.

Noona, jangan lupa bawa kunci lokermu. Kau kan, sering lupa membawanya.” Taehyung mengingatkan.

Taeyeon mendengus, “Tanpa kau suruh juga aku sudah pasti akan membawanya, alien.” Balasnya sebal.

“Aku Taehyung yang tampan, bukan alien!”

“Nanana,” Taeyeon memutar kedua bola matanya jengah, “Tapi tingkah dan suaramu mirip dengan alien. Lagipula, kekasihku satu itu juga lebih tampan darimu.” Lanjutnya sambil menggigit ujung roti selai strawberi miliknya.

“Nah, yang merupakan alien sesungguhnya adalah kekasih noona!”

“Kau berani menghina kekasihku di hadapanku langsung?!” tanya Taeyeon kesal. Ia menatap adik satu-satunya itu dengan garang sambil mengarahkan sebuah garpu ke wajah Taehyung.

“Eiyy, kekasih noona memang pantas dihina, aro?” balas Taehyung yang terus saja menggoda noonanya. Ia tidak peduli walaupun Taeyeon sudah menarik kerah kemejanya hingga tak berbentuk, yang penting ia bisa membuat noonanya marah. Wajah gadis itu ketika marah lucu, tahu?

Tuan dan Nyonya Kim yang sedaritadi hanya melihat pertengkaran kakak-beradik itu hanya saling menatap dan terkekeh. Tak percaya kalau dua orang di hadapan mereka ini sudah menginjak bangku universitas. Aigoo

“Hey, sudahlah. Kenapa kalian terus bertengkar?” lerai Tuan Kim.

“Karena dia menghina kekasihku!”

“Karena noona menyamakanku dengan alien!”

Kedua orang itu langsung bertatap-tatapan sinis, bagaimana bisa mereka mengatakan dua buah hal yang berbeda dalam detik yang bersamaan?

“Ish, appa! Pokoknya aku mau berangkat tanpanya! Ia menyebalkan, appa!” rengek Taeyeon sambil memasang wajah kusut.

“Kau lebih menyebalkan, noona.” timpal Taehyung kalem.

Nyonya Kim pun segera berdiri dan menarik Taeyeon untuk ikut berdiri juga, “Sudah-sudah, daripada kalian terus berteriak satu sama lain, lebih baik kalian berangkat sekarang juga. Sebentar lagi bel akan berbunyi, tahu?” ujarnya sambil mendorong Taeyeon untuk keluar dari mansion besar itu. Taehyung dan Tuan Kim pun mengekori mereka dari belakang.

Eomma, Taehyung diantar paman Jo saja!” pinta Taeyeon.

“Tidak mau, aku ingin ikut dengan appa. Wlek~” Taehyung menjulurkan lidahnya lucu.

“Kalian berdua harus berangkat dengan appa.” Balas Tuan Kim sambil menaiki mobil besarnya.

“Tuh, noona bisa dengar, kan?”

Taeyeon menatap Taehyung sebal, lalu tak lama ia beralih ke eommanya, “Eomma~” rengeknya lagi.

Cha~ sekarang kalian cepat berangkat!” wanita itu membukakan pintu untuk Taeyeon dan segera mendorong tubuh mungil putrinya untuk masuk. Tak lama, Taehyung juga ikut menyusul masuk ke mobil bagian depan.

Bye bye, eomma! Aku mencintaimu~” ucap Taehyung ketika mobil mulai bergerak maju.

Nyonya Kim hanya bisa tersenyum melihat keluarga kecilnya yang unik itu. Mulai dari sang suami yang begitu berwibawa, putrinya Taeyeon yang begitu manja dan putranya Taehyung yang menuruni sifat-sifatnya. Andai saja ia memiliki satu lagi anak laki-laki yang menuruni sikap wibawa ayahnya, mungkin pertengkaran antara Taeyeon dan Taehyung bisa diminimalisir. Kkk~

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

“Aaaa Taeyeon!”

BRUK!

Karena begitu mendadak dan tanpa pertahan diri yang benar, Taeyeon mau tak mau harus rela bokongnya mencium lantai marmer universitasnya karena seseorang menabrak tubuhnya dengan keras. Belum selesai di situ, sekarang gadis yang menabraknya itu juga ikut menjatuhkan dirinya sendiri di atas tubuh Taeyeon.

“Aish, Sooyeon! Apa yang kau lakukan??” tanya Taeyeon sambil meringis.

“Aku hanya ingin menabrakmu! Aku merindukanmu, Taeng-ie~” ujar Jessica ―yang bernama Korea Sooyeon― sambil memeluk tubuh mungil Taeyeon.

“Aku juga merindukanmu, Jess. Tapi tidak dengan membuat bokongku sakit, tahu!” umpat Taeyeon kesal. Ia memukul lengan Jessica dengan pelan, tapi gadis berdarah Amerika itu tetap saja berteriak kesakitan―atau pura-pura kesakitan―.

Merasa menjadi perhatian beberapa mahasiswa lain, Taeyeon dengan buru-buru bangkit berdiri―mengabaikan bokongnya yang sakit― lalu menarik Jessica agar ikut berdiri. Haduh, turunlah pamor baik Taeyeon di mata mahasiswa lain!

Well, sepertinya aku melupakan sesuatu hari ini.” Ucap Jessica dengan aksen Amerikanya. Ia pun membuka resleting tasnya dan mencari sesuatu di dalam sana.

“Kau sedang mencari apa, little duck?” tanya Taeyeon penasaran.

“Hmm, suatu barang.”

“Apakah itu begitu penting? Kau terlihat begitu serius rupanya.” Cibir Taeyeon.

Ah!

Setelah mendapatkan barang yang ia cari, Jessica segera mengeluarkannya dari tasnya dan menunjukan barang tersebut kepada Taeyeon. Sebuah benda kubus yang entah apa dalamnya. Tapi permukaan benda tersebut dihiasi oleh kertas kado dan sebuah pita cantik.

Happy birthday, my little monster! Aku tahu aku telat memberikanmu selamat, tapi… ini untukmu!” Jessica menyodorkan kado ulang tahun itu ke Taeyeon.

“Jessica… kau tahu seharusnya kau tidak perlu repot-repot memberikanku kado, aku sudah cukup senang kau ingat tanggal ulang tahunku.” Balas Taeyeon sambil memeluk Jessica terharu. Well, Jessica adalah orang pertama dan mungkin satu-satunya orang yang mengingat hari ulang tahunnya ditambah ia juga memberikannya sebuah kado.

“Aku sama sekali tidak merasa repot, little monster. Kau kan sahabatku, sudah seharusnya aku memberikanmu kado, bukan? Mmm, hanya satu doaku untukmu, cepatlah tinggi, Taeng-ie!” pesan Jessica sambil membalas pelukan Taeyeon.

“Aku sudah tinggi, little duck!”

Dan lagi-lagi, mereka membuat diri mereka masing-masing menjadi pusat perhatian mahasiswa lainnya yang memandang mereka dengan heran. Berpelukan di tengah-tengah gedung? Heol, they’re insane!

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

“Hey, Jess.” Panggil Taeyeon ketika mereka sudah memulai kelas mereka.

“Apa?” tanya Jessica tanpa menatap ke sahabatnya. Gadis itu sedang sibuk menyalin catatan yang dosen mereka tulis di papan tulis.

“Kau lihat Baekhyun hari ini tidak?”

“Mmm, mmm.” Jawabnya sambil menggelengkan kepalanya.

Taeyeon menghela napasnya panjang, “Kau tahu, dia belum menghubungiku sejak kemarin. Menurutmu, memangnya dia sesibuk itu, ya?”

“Tentu saja, little duck. Mungkin dia terlalu lelah atau bisa saja handphonenya mati.” Ujar Jessica berusaha berpikiran positif.

“Tapi dia tidak pernah seperti ini sebelumnya, bahkan aku belum melihatnya pagi ini.” Lanjut Taeyeon resah.

“Berusahalah untuk berpikiran positif, Taeng-ie. Kau tahu kan sesibuk apa seorang asisten dosen itu? Bisa jadi ia sedang mengajar sekarang. Uh, jangan lupakan kalau sebentar lagi ia harus segera lulus dari tempat ini.” Jelas Jessica.

“Tapi dia belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku.”

“APA?!”

“Sssttt…” bisik mahasiswa lain di kelas mereka.

“Uh, oh, i’m so sorry, guys.” Ucap Jessica meminta maaf, ia juga merapikan cara duduknya dan penampilannya.

“Kau gila, Jess? Kau ingin dikeluarkan dari kelas Profesor Kim?” bisik Taeyeon sambil melirik dosen killer itu was-was.

“Tentu saja tidak, bodoh. Tapi kalaupun aku harus dikeluarkan, aku bisa meminta bantuanmu. Kalian kan satu marga, mungkin saja dosen tua itu mau mengubah keputusannya kalau kau merengek kepadanya.”

“Aku tidak mau membantumu.”

Jessica menatap gadis itu dengan sinis, “Hey, tapi benarkah? Ia belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu? Sulit dipercaya!”

“Maka dari itu aku begitu resah hari ini, Jess. Atau jangan-jangan dia berselingkuh?”

“Tidak mungkin, Taeng. Tidak mungkin!” bantah Jessica percaya diri.

“Kenapa tidak mungkin? Dan kenapa kau begitu yakin?” tanya Taeyeon heran.

“Karena dialah satu-satunya pria yang begitu mencintaimu tanpa mempedulikan kau juga mencintainya atau tidak, little monster. Maka kata selingkuh adalah hal yang paling tidak mungkin terjadi di hidupnya.” Jelas Jessica lagi. Uh, bahkan gadis itu lebih mengenal Baekhyun daripada Taeyeon sendiri.

~

“Kau tidak mengerjakan tugasmu di mata pelajaranku?”

“Aku mengerjakannya, tapi aku ketiduran.”

“Lalu sekarang apa yang akan kau lakukan?”

“Tentu saja masuk ke kelas dan belajar, saem. Mau apa lagi?”

“Khusus untukmu, kau tidak boleh mengikuti kelasku sebelum kau selesai berlari mengitari lapangan sebanyak lima belas kali!”

“A-apa, saem? Ya Tuhan, saem, lapangan universitas ini begitu luas. Aku tidak akan sanggup melakukannya!”

“Oh, kalau begitu jangan pernah menginjakkan kakimu di kelasku lagi.”

“A-tapi…”

Bye, Taeyeon…”

“Baiklah, saem! Aku akan berlari!”

~

“Aku menyukaimu, Taeyeon.”

“Ta-tapi, saem, aku tidak menyukaimu.”

“Kenapa? Apa karena aku tidak tampan?”

“Bukan seperti itu, saem. Hanya saja aku menyukai laki-laki lain.”

~

Saem, sebenarnya kita mau apa?”

“Taeyeon, aku hanya ingin mengatakan sesuatu.”

“Apa, saem?”

“Aku menyukaimu, ah ani, aku mencintaimu.”

Mwo??”

“Aku serius, Taeyeon. Aku sudah menyukaimu sejak awal kita bertemu, dan aku ingin kau menjadi kekasihku.”

“Ta-tapi saem…”

“Aku tidak peduli kau juga menyukaiku atau tidak, aku hanya ingin kau tahu kalau aku serius dengan ucapanku. Aku ingin kau menjadi kekasihku, bisakah?”

“Aku…”

“Aku akan membuatmu bahagia, Taeyeon. Aku berjanji.”

“Ba-baiklah.”

~

“Hey, Taeng! Kenapa kau jadi melamun?” tegur Jessica sambil mengguncangkan tubuh mungil itu.

Taeyeon buru-buru sadar dan memperbaiki keadaannya, “A-ah, tidak. Aku hanya…tiba-tiba flashback tentang masa laluku dengan pria itu.”

“Ho, sudah mulai menyadari kalau pria itu tidak mungkin selingkuh, eo?” tanya Jessica mencibir.

“Tapi, aku hanya khawatir, Jess. Jangan-jangan sesuatu telah menimpanya?”

“Heish,” decak Jessica jengah. “Selama belum ada kabar kematiannya di koran, sudah pasti Baekhyun akan baik-baik saja, Taeng. Atau selingkuh? Kau sendiri tahu kalau kau satu-satunya―”

“Jung Sooyeon, Kim Taeyeon, sudah selesai berbicara?”

Skak! Mau tak mau mereka berdua segera menghentikan pembicaraan mereka dan ―berpura-pura― fokus ke arah dosen killer itu. Yah, mereka tidak mau mendapat nilai C di mata pelajaran dosen satu itu, apalagi kalau disuruh keluar dari kelasnya. Hell, no!

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

“Jess, kita harus segera ke ruangan Baekhyun!”

“Uh, oh, kenapa kau begitu semangat, little monster?” Jessica yang sedang merapikan buku-bukunya pun tertawa mendengar nada suara Taeyeon yang jelas terdengar begitu khawatir.

“Kita harus meyakinkan kalau Baekhyun baik-baik saja dan tidak selingkuh, arra?” lanjut Taeyeon masih dengan perasaan cemas.

“Tenanglah, Taeyeon. Dia akan baik-baik saja, kau saja yang terus mensugesti dirimu sendiri tentang kemungkinan-kemungkinan tersebut.”

“Kau harus ikut denganku, Jess. Cepat!” suruh Taeyeon tak mempedulikan nasehat-nasehat Jessica. Karena merasa terlalu lama, Taeyeon pun menarik lengan Jessica keluar dari kelas mereka dan berjalan menuju ruangan Baekhyun.

YA! Kenapa kau menarik lenganku seperti ini?!” pekik Jessica.

CIIITTT

BRUK

“Yak! Taeyeon!” pekik Jessica ―lagi― ketika tubuhnya menabrak tubuh Taeyeon yang tiba-tiba saja berhenti mendadak di hadapannya. Mau tak mau, hidung mancungnya harus terkena imbasnya karena ikut menabrak kepala bagian belakang Taeyeon.

“Kau sahabatku kan, Jess? Kau akan selalu membantuku kan, Jess? Jawab!” tanya Taeyeon dengan mata yang berkaca-kaca.

“I-iya, Taeng..tapi―”

“Kalau begitu ikutlah denganku! Aku begitu mengkhawatirkannya seharian ini dan hampir gila karena tidak bisa bertemu dengannya. Hiks…aku sedih sekali, Jess. Bagaimana bisa Baekhyun melakukan hal seperti ini kepadaku?” oceh Taeyeon sambil menunduk dalam.

Jessica tersentak melihat tingkah aneh sahabatnya itu, “Ya, Taeng-ie, jangan menangis! Aighoo, maafkan aku. Aku tak bermaksud membuatmu menangis, chingu.” Jelasnya gelagapan. Ini tidak boleh terjadi! Taeyeon tidak boleh menangis!

“Aku tidak menangis,” potong Taeyeon sambil mengangkat wajahnya tinggi-tinggi. Dan terlihat jelas kalau tak ada bekas air mata di sekitar wajahnya. “Aku hanya lelah berlari, maka dari itu aku menunduk.” Lanjutnya yang membuat Jessica serasa ingin membunuh Taeyeon dengan sadis.

“Siapa suruh kau berlari!”

“Tidak ada.”

“ARGH TAEYEON!” teriak Jessica kesal.

“Ah, lebih baik kita berjalan santai ke ruangan Baekhyun. Kajja!” tanpa mempedulikan teriakan Jessica, Taeyeon segera berbalik badan dan berjalan pergi meninggalkan Jessica yang sudah mengirimkan sinar laser dari matanya.

“TAEYEON! KAU MENYEBALKAN!”

“Kau juga menyebalkan, Jess. Tenang saja.” Balas Taeyeon.

Jessica dengan sebal langsung beranjak menyusul Taeyeon dari belakang, “Bagaimana kalau Baekhyun tidak ada di ruangannya?” tanyanya.

“Aku akan membuat ruangannya hancur.” Jawab Taeyeon seenaknya.

“Serius, Taeyeon!”

Tepat saat itu juga, mereka berdua sudah sampai di depan pintu ruangan Baekhyun. Dengan sigap, Taeyeon langsung memegang knop dan membuka pintu tersebut perlahan. Namun, ketika pintu itu sudah terbuka lebar, tak ada tanda-tanda kehidupan di sana kecuali suara detak jarum jam di dinding.

Eobseo, fiuh~” gumam Jessica cemberut. Begitupula dengan Taeyeon.

“Ya sudah, kita kembali saja ke kelas, Jess. Aku benar-benar akan memotong tubuh Baekhyun menjadi 10 bagian nanti.”

“Kau seram sekali, Taeng.”

Mereka baru saja ingin kembali ke kelas ketika salah satu junior mereka datang menghampiri. “Engg, Taeyeon sunbae. Kau dicari oleh Baekhyun seonsaengnim.” Katanya singkat.

“APA?!” pekik Taeyeon dengan raut wajah gembira, “Di mana?!” tanyanya lagi.

“Ia meminta sunbae untuk pergi ke lapangan outdoor yang berada di belakang universitas.” Jawabnya sambil menegak ludahnya. Sunbae satunya ini cukup menyeramkan rupanya.

“Ah, terima kasih! Sekarang kau boleh pergi, terima kasih ya!” ucap Taeyeon mengusir junior tersebut.

Jessica yang sedaritadi memperhatikan mereka, hanya terdiam sebelum melirik ke arah Taeyeon. “Jadi, apa yang akan kau lakukan?” tanyanya pelan.

Dengan senyun yang mengembang di wajahnya, ia menjawab, “Tentu saja pergi ke lapangan!” katanya sambil berjalan menuju arah yang berlawanan dengan tujuan awalnya tadi.

“Jadi kau meninggalkanku begitu saja?” tanya Jessica tak percaya.

“Tentu saja, aku ingin bertemu dengan kekasihku!” balas Taeyeon enteng. Tak perlu repot-repot berbalik badan dan menatap Jessica, ia terus berjalan ke arah lapangan.

“Taeyeon kau benar-benar!!”

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Sesampainya di lapangan outdoor universitas, Taeyeon dikejutkan dengan beberapa mahasiswa yang terlihat mengerubungi sesuatu, mulai dari laki-laki ataupun perempuan. Ramai sekali, batinnya. Tak hanya itu, mahasiswa dari lantai 2, 3 dan 4 juga terlihat saling memerhatikan suatu objek di tengah-tengah lapangan.

Ige mwoya??” gumamnya heran.

Aneh, memangnya BIGBANG sedang datang dan perform di lapangan itu? Tapi, sepertinya perkiraan Taeyeon salah. Tentu saja, tidak terdengar suara khas milik G-Dragon, dan sedaritadi tak ada lagu BIGBANG yang diputar. Aneh.

Eh!

Kenapa ia jadi repot-repot memikirkan hal-hal itu? Ia kan ke lapangan untuk mencari Baek―

“Baekhyun?” gumam Taeyeon lagi, ketika barisan mahasiswa yang menutupinya itu satu-persatu mulai membelah dua dan menyingkir, memberikan Taeyeon jalan lebar ke arah tengah lapangan yang…

Baekhyun? Balon? Kue?

Taeyeon lagi-lagi melihat ke sekitarnya, sedikit gugup karena melihat tatapan-tatapan aneh dari mahasiswa lainnya. Terlebih, di depan sana sudah ada sang kekasih yang sedaritadi ia cari dengan memegang sebuah balon serta membawa sebuah cake berukuran besar yang penuh dengan lilin.

“Kim! Ke mari!” panggil Baekhyun dengan senyum mengembang.

Secara refleks, Taeyeon pun mengikuti kata-kata Baekhyun dengan langsung berjalan menuju ke arah Baekhyun. Ketika ia sudah sampai tepat di hadapan Baekhyun, ia baru sadar kalau mahasiswa-mahasiswa di lantai atas sedang mengibarkan spanduk besar bertuliskan,

HAPPY BIRTHDAY, KIM!

March 9, 2015

BAEKHYUN LOVES YOU SO MUCH!

Dan tanpa aba-aba, semua mahasiswa yang hadir di lapangan itu langsung menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil bertepuk tangan. Begitu pula dengan Baekhyun, pria itu ikut menyenandungkan lagu tersebut tanpa memutuskan kontak mata dengan gadisnya.

Taeyeon ingin sekali mencubit pipinya, memastikan kalau ia benar-benar tidak berada di alam mimpi! Baekhyun, sudah di hadapannya, memberikannya sebuah birthday surprise dan dirayakan bersama mahasiswa lain? Gosh please, punch me now!

“Kau tak mau meniup lilinnya?” tanya Baekhyun pelan ketika melihat Taeyeon tetap berdiri mematung. Ia tertawa dalam hati, berpura-pura menghilang ternyata bisa membuat gadis itu sedikit kacau.

“Aku membencimu, Byun.” Balas Taeyeon. Setelahnya, ia mencondongkan tubuhnya dan meniup lilin-lilin di atas kue ulang tahunnya sampai mati. Tak lama, terdengar suara tepukan tangan, siulan, kembang api serta terdapat beberapa balon berbentuk hati yang diterbangkan mahasiswa-mahasiswa di belakang Baekhyun.

“Aku juga mencintaimu.” Tanpa aba-aba, Baekhyun langsung memeluk tubuh kecil gadis itu dengan erat. Menyalurkan perasaan rindunya yang harus ia tahan untuk kejutan kecil ini.

“Kukira kau pergi jauh atau selingkuh, Byun.” Gumam Taeyeon berkaca-kaca.

Terdengar suara kekehan keluar dari bibir Baekhyun, “Tidak mungkin, sayang. Aku tidak akan menduakanmu.” Katanya.

Setelah melepaskan pelukannya, Baekhyun dengan mengejutkannya, mencium dahi gadis itu sedikit lama tanpa mempedulikan tatapan-tatapan mahasiswa lain yang langsung shock ketika melihatnya.

“Ewww, no PDA here please!!!” teriak Jessica yang tiba-tiba saja sudah berada di satu barisan dengan mahasiswa lain.

Baekhyun terkekeh, ia menatap tajam Jessica sebentar lalu kembali memfokuskan dirinya ke Taeyeon.

“Aku minta maaf, Kim. Tidak menghubungimu sejak semalam, aku juga menghilang di sekolah. Mian, aku hanya ingin memberikanmu sebuah kejutan yang tidak biasa.” Jelasnya. “Kau mau memaafkanku, kan?” tanyanya sambil menyodorkan jari kelingkingnya.

“Emmm…” gumam Taeyeon. Tak lama, ia juga menyodorkan jari kelingkingnya dan mengaitkannya dengan milik Baekhyun, “Permintaan maaf diterima.” Lanjutnya sambil tersenyum lebar.

Dengan perasaan gembira yang membuncah, Baekhyun berteriak kepada mahasiswanya, “Ya, yeoreobun! Kalian harus mendengar pernyataanku! Aku, Byun Baekhyun, akan mencintai seorang Kim Taeyeon sejak sekarang sampai akhir. Kalian dengar?”

NE!”

Ya, kau jangan membuatku malu!” gertak Taeyeon sambil mencubit pinggang Baekhyun.

“Tidak apa-apa, aku hanya ingin mereka tahu.”

YA! BYUN BAEKHYUN, KIM TAEYEON, DON’T DO SOME ROMANTIC SCENE HERE, ARRA?! YOU TWO STILL AT THE UNIVERSITY AREA, JUST DO IT WHEN YOU TWO ALREADY HOME!!!” teriak Jessica lagi. Kali ini mahasiswa lain ikut-ikutan berteriak dengan kata-kata yang sama seperti Jessica.

“Kalau kalian cemburu, lebih baik kalian mencari kekasih saja!!” balas Baekhyun tak mau kalah.

Mau tak mau ucapan Baekhyun membuat para mahasiswa itu mendesah kecewa. Terlebih para gadis, mereka cukup patah hati karena seonsaengnim kesukaan mereka sudah dimiliki oleh seorang gadis manja seperti Taeyeon. Ugh! Menyebalkan!

Ya, Kim, kau percaya dengan kata-kataku, kan?” tanya Baekhyun dengan wajah serius.

“A-apa? Memangnya kau mengatakan apa?”

Baekhyun mendesah napasnya panjang, “Aku. Mencintaimu. Kim. Sudah jelas?” katanya.

“Jelas, Byun!” jawab Taeyeon tersenyum bahagia, “Aku. Juga. Mencintaimu. Byun.” Lanjutnya lagi, meniru kata-kata Baekhyun tadi.

“Jadi, kau ingin mentraktirku ke mana?” goda Baekhyun dengan senyum jahilnya.

“Mmm… bagaimana kalau ke rumahku? Appa dan eomma sedang pergi, sedangkan Taehyung mungkin saja akan pulang malam. Bagaimana? Aku akan memasakkanmu beberapa penemuan baruku.” Tawar Taeyeon.

“Pilihan diterima.” Jawab Baekhyun, ia lalu merangkulkan lengan kanannya ke bahu Taeyeon dan membawa gadis itu pergi dari lapangan. Begitu juga dengan mahasiswa-mahasiswa lain, mereka ikut membubarkan diri ketika melihat pasangan itu telah beranjak pergi.

“Aku mencintaimu, Byun.” Ucap Taeyeon tiba-tiba.

“Aku lebih mencintaimu, Kim.” Balas Baekhyun sambil tertawa. Ia terus menuntun gadis itu menuju area parkir universitas di mana mobil sport miliknya terparkir.

Tiba-tiba saja dari arah berlawanan, Taehyung datang dan menghadang mereka berdua, “Noona, aku pulang dengan apa?!”

― k k e u t .

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Hello, hello

Hello, hello

Tell me what you want right now!

HAI SEMUA. APA KABAR?

BAIK? BAGUS.

MASIH INGAT DENGANKU? SEMOGA SAJA YA.
AKU MAURIEEELLL!! PENULIS FF HIDDEN FEELINGS YANG……..YANG ENTAH KEMANA ITU!

HAHAHA, aku memang memutuskan untuk hiatus sementara/? Dari dunia ff -_-
alesannya? Tunggu tunggu, aku akan menjelaskan sesuatu…

WELL, AKU KEPILIH JADI KETOS DAN SUDAH DILANTIK, TEMAN-TEMAN SEKALIAN.
sungguh, pengen nangis. Hiks ya Tuhan, pengorbananku…tidak sia-sia :’) doa kalian untukku didengar Tuhan >< lalu, setelah dilantik beberapa waktu yang lalu, aku sudah mulai menjalankan kewajibanku dan menjalankan program-programku. Tentu saja itu menguras semua tenagaku ToT

Aku cukup lelah x’) beberapa kali liat ff HF pengen lanjutin tapi lagi ga dapet ide. Ide hilang. Entah ke mana. Tentu saja aku merasa bersalah x’( maka dari itu aku buat ff pendek aja lagi ya? Semoga terhibur ><

Intinya gini, HF entah kapan bakal dilanjut. HAHAHAH aku aja belom nulis apa-apa lol.  Pasti dilanjut kok ToT tenang ajaa hiks…

EYAAA BTW MAU KENALAN? HAHAHA
kalian bisa temuin aku di…

IG : ch.aerinxx

Line/skype/snapchat : maurieljung

Wp pribadi : taemayeong.wp.com

Mau nanya-nanya? Mau kepo-kepo?

Ask.fm : maurieljung

HE HE HE aku promosi~~ gapapa, aku seneng kok dapet temen baru^^

WELL, AKU MENCINTAI KALIAN JUGA, WAHAI PARA READERSKU. Mwah.

ch.aerinxx

Advertisements

35 comments on “HAPPY BIRTHDAY, KIM!

  1. Kyaa ff nya bagus thorr , yaa hidden felling kapan mau dilanjutin padahal seneng gitu sama ff yg HF cepetan lanjutin ya thor hehee, huaa chukkae thor jadi ketos🎉🎊 wah tugas berat noh hahaha hwaiting , ditunggu ff yg lainnya yg HF terutama heheheh hwaiting hwaitingggggg😘😘💕💕💕💕💕

  2. waaa Baek sweet banget….
    I really really love this couple.

    Taehyung gak punya teman pulang yaa? sini sama aQ aja… kkkeee

    congrat ya Chingu buat jabatan barunya, do the best…

  3. hahha taenhsic emang paling rempong dan kocak ughhh miss moment mreka… baekh aduh ngajarin mhasiswa ga bener tuh hahaaha sweet2 iuniveraitas diomelin jessi dehh…
    hf dtunggu terus kelanjutannya…

  4. huwee.. keren thor. selamat ya udah jadi ketos.

    untuk HF kalo bisa secepatnya ne, kangen ama tuh ff.
    fighting^^

  5. DEMI APA INI SOSUIT BANGED.
    pengen jadinya punya pacar kaya baekhyun gitu # efek jones.

    YEEY CHUKKAE UDAH JADI KETOS. Kamu memang waaaaw deh. oh ya aku add line mu sama follow ig mu nanti di polbek yhaaaw. muach muach //dorr

  6. Sweet bnget ff nya thor ! 😉
    Chukkae ya thor udh jdi Ketos smoga bsa mimpin dngan baik… Amiiin !? ^_^
    Daebak ff nya thor… Lucu sma adegan trakhir Taehyung, Kasian amat :3
    Dtnggu ff lainnya ^^

  7. asek selamat ya udah jadi ketos hihi suka ff nya. so sweet banget baekhyun sequel juseyo 🙂 ff yg HF juga tetep di tunggu 🙂

  8. yeayy baekyeon again ^^ so sweet ceritanya.. suka suka. okai deh ff HF nya ditunggu kelanjutannya thor, hwaitaeng!!!

  9. Sweet banget><Di buat juga dong next projectnya romance gini tp bisa ga pairing castnya kristaeyeon,klo g tao taeyeon dong hehe,klo g yg lain deh he he,klo bisa yg jarang main cast nya sma taeyeon hehe ,maaf klo terlalu banyak req nya thor hehe,btw ff nya DAEBAK!!

  10. ngakak baca last scene Taehyung.. bayangin aja Taehyung ditinggalin..
    Chukhae thorr jadi KETOS.. salut deh sama author yg ud dilantik+mulai jalanin tugas di sekolah dannn masih sempatnya author luangin waktu buat Fanfic… Authorr Jjangg!!

  11. oh so sweet thor ❤
    jangan sampe aku kena diabetes gara" kemanisan dari nih couple 'baekyeon' XD
    btw selamat jadi ketos thor, woah pasti capek banget karena banyak program sana sini
    dan pikiran takut proyeknya bisa gagal atau hancur saat event 😥
    tapi akan amat lega saat selesai dan berhasil dengan proyeknya fiuhhh~
    jaga kondisi kesehatan dan mentalnya yah thor~
    ditunggu karyamu yang lainnya, see you soon~

  12. Daebak, baekyeon so sweet banget, taengsic juga gokil, jadi kangen deh sama taengsic moment 😥
    Taehyung oppa lucu deh. oh ya selamat ya thornim jadi ketos… 😀
    Next ff dan HF ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  13. OMG..
    taeng dsni kyak org songong. rada” ngelawak apa lg ketemu jeje yg super bawel. tp bebek.. 😦
    sweet binggo 😀

    keren” dtunggu next project fighting thor!!!! muah ^^

    etz 1 lg. congrat ya jd leadernya OSISnya hehe

  14. Yailah taehyun ganggu amat wakaakaskkakakakkaka lucu thoooor hihi sukaaa
    Tapi baekyeon momentnya dikit ah hihi malah taengsic nya yg banyakan wkakaka
    Nice story thooooor, ff lain ditunggu yeaaaa

  15. Author jdi ketos ? Kerenn #prokprok
    readersku ? Author co cweet deh #plak
    baeknya sweet, sequel dong thor. Yg baek makan drmah taeng.
    Dtnggu fic lainnya!
    FIGHTAENG!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s