[FREELANCE] A Thousand Years (Chapter 2)

Poster A Thousand Years

A Thousand Years (Chapter 2)

Mizuki Storyline

Main Cast : Kim Taeyeon (Girls’ Generation’s Taeyeon) – Cho Kyuhyun (Super Junior’s Kyuhyun) – Victoria Song (F(X)’s Victoria) || Genre : Romance, Friendship, Hurt/Comfort, AU, Angst, Non-Canon, Sad, Tragedy, Fluff, and other || Rating : PG-17+ || Length : Series || Disclaimer : Plot and story is mine. Main cast belong to God, their parents, and their agency. I’m sorry if there same any title or characters. Sorry if you find typo(s)

Chapter 1

***

Taeyeon terdiam. Ia tidak menyangka bahwa Kyuhyun yang ia kenal baik bisa melakukan hal yang seperti itu padanya. Sungguh, ia merasa bahwa sedikit menyesal menganggap lelaki itu sebagai panutan. Hmm, walalupun hanya sekali rasanya ia tidak ingin bertemu dengan lelaki yang sudah merebut kesuciannya itu. Sekarang apa yang harus Taeyeon lakukan? Matanya melirik kearah samping, memastikan bahwa Kyuhyun tidak berbuat macam-macam lagi selain kejadian tadi. Dan benar saja dugaannya, lelaki itu juga hanya terdiam sama sepertinya. Suasana di mobil Kyuhyun tampak sangat hening, sampai-sampai hanya terdengar nafas mereka. Mereka berdua masih sibuk dengan pikiran masing-masing. Sejak kejadian tadi, mereka berdua hanya diam dengan canggung, seperti tidak saling mengenal. Mereka berdua harus memulai percakapan dari mana? Tidak ada percakapan yang menarik diantara keduanya. Jujur saja, mereka berdua masih ingin membahas soal masalah yang tadi pagi menimpa mereka. Tapi, rasanya bibir dan lidah mereka terasa sangat kaku untuk di gerakan. Dan entah apa yang sekarang berada di pikiran mereka sekarang.

“Taeyeon-ah,”

Suara bass dari arah sampingnya kembali menyadarkannya yang masih sibuk dengan pikirannya yang bercabang kemana-mana. Taeyeon kembali memutar otaknya, ia malas sebenarnya berbincang-bincang pada Kyuhyun. Gadis itu benci kepada Kyuhyun, walaupun hanya perbuatannya yang seenaknya seperti tadi. Kenapa sekarang begitu banyak masalah yang melilit kehidupannya? Apa dosa yang telah dia perbuat? Taeyeon merasa sangat bersalah, apa yang harus ia katakan kepada para dongsaeng-nya tentang kejadian ini? Pasti mereka akan kecewa dan menganggap dirinya bukan leader yang baik. Apakah ia harus menyembunyikan semua ini dari mereka? Bagaimanapun juga, mereka adalah keluarga kedua bagi Taeyeon. Setelah, Girls’ Generation debut, Taeyeon sudah bertekad dan berjanji bahwa ia akan tetap menjadi leader yang bertanggung-jawab dan baik. Ia tidak mau membuat mereka kecewa padanya. Tapi, kenapa sekarang malah menjadi terbalik seperti ini? Berarti sekarang ia bukan seorang leader yang bertanggung-jawab. Taeyeon menyesal, kenapa ia harus menerima ajakan Kyuhyun? Harusnya ia menolak, dan entah kenapa otaknya malah menyuruhnya untuk menyetujui usul itu tanpa ia harus berpikir dua kali dan tanpa ia pikir apa itu konsekuensi-nya. Rasanya, Taeyeon ingin memaki dirinya sendiri. Mulut bodoh kenapa kau harus berkata ‘iya’ tanpa berpikir lagi? Pikir Taeyeon. Sudahlah, rasanya Taeyeon sudah sangat pasrah menerima hal ini terjadi begitu saja diluar kendalinya. Kembali ke topic awal, sekarang apa yang harus ia lakukan? Sebenarnya, tadi Taeyeon ingin memulai percakapan, namun ia terlalu gengsi melakukannya. Jujur saja, ia tadinya ingin membahas tentang masalah mereka. Ya, tentang hubungan mereka selanjutnya? Tentu saja tentang itu.

“Taeyeon-ah,”

Kyuhyun kembali memanggil dirinya. Ia merasakan sepertinya lelaki tampan itu sedang gugup atau mungkin ingin mengakui kesalahannya tadi karena sudah menciumnya sembarangan? Mungkin saja. Kyuhyun membalikan tubuhnya, menghadap kearah gadis yang berada di sebelahnya –Taeyeon. Mungkin setelah ini, lelaki tampan itu ingin membahas kembali hubungannya dengan Taeyeon. Tunggu, kenapa pemikirannya hampir sama dengan Taeyeon sebelumnya? Mungkin hanya kebetulan saja. Bagaimanapun juga, hubungan ini harus tetap berjalan. Mungkin sekarang sudah ada seorang bayi mungil yang merupakan darah daging hasil percintaannya –tidak sengaja– dengan Taeyeon. Tadi, ia terdiam untuk memikirkan hubungannya dengan Taeyeon. Kalau tidak di bicarakan sekarang, kapan lagi? Mereka harus menunda? Tidak! Lagipula sebentar lagi Kyuhyun juga akan sibuk dengan kegiatan Tour-nya bersama anggota Super Junior yang lain. Super Show 6. Jadi, lebih cepat lebih baik. Lagipula Kyuhyun juga sedikit malas jika harus menunda lebih lama lagi. Ia juga berpikir, jika ia tidak memecahkan masalah ini sekarang, lama-kelamaan Taeyeon juga akan hamil.

“Maafkan aku. Tadi, aku hanya sedang emosi berhadapan denganmu. Dan, entah apa yang merasuki-ku aku malah menciummu dengan paksa.”

Benar. Dugaan Taeyeon benar. Pasti Kyuhyun juga akan mengakui kesalahannya. Tapi, apakah ada topic lain yang akan di bahas olehnya? Pasti ada. Setelah ini, Taeyeon akan meyakinkan bahwa Kyuhyun akan membahas sesuatu. Apalagi kalau bukan hubungan mereka selanjutnya. “Ya?” Pada akhirnya, Taeyeon mau juga menjawab ucapan Kyuhyun padanya tadi. Sekarang ia harus menghilangkan rasa keegoisannya dan rasa gengsinya. Mencairkan suasana dan membuat suasana lebih hangat tidak masalah bukan? Itu satu hal yang baik untuk membina rumah tangga mereka nantinya untuk menjadi lebih baik. “Sebenarnya sedaritadi aku ingin membicarakan sesuatu denganmu oppa. Jika aku menunda lagi omongan kita kali ini, mungkin tidak baik. Mengingat oppa dan anggota Super Junior lainnya akan melaksanakan World Tour konser, yakni Super Show 6. Aku tahu pasti oppa nantinya akan sangat merepotkan,”

Kenapa dugaan mereka berdua sama? Dengan topic yang juga ingin Kyuhyun bicarakan dengan Taeyeon. Mungkin itu hanya kebetulan saja tanpa mereka ketahui secara langsung. Atau, memang mereka ditakdirkan untuk bersama? Tadi, persamaan mereka begitu banyak. Yakni, dugaan mereka sama, topic yang sama, dan yang lainnya. Apakah Tuhan memang menyusun semua ini dengan begitu rapi? Hanya, Tuhan yang mengetahui urusan hamba-nya dan takdir hamba-nya. Semua sudah di atur dengan rapi. Mungkin saja ini rencana Tuhan yang Maha Kuasa untuk menyatukan mereka berdua menjadi pasangan hidup. Ya, mungkin saja mereka memang di takdirkan. Tapi, Taeyeon maupun Kyuhyun juga tidak bisa memastikannya apakah mereka memang berjodoh atau tidak karena ketidak-sengajaan mereka kali ini. Tunggu, yang sekarang berada di pikiran mereka berdua adalah; jika mereka memang ditakdirkan untuk bersama, apakah mereka saling mencintai atau tidak? Ya, banyak yang mengatakan bahwa Cinta akan muncul seiring berjalannya waktu bersama pasangan mereka. Tapi, apakah yang dikatakan oleh orang banyak bisa benar bagi mereka? Mungkin saja bisa tidak. Tapi, kenyataannya banyak yang seperti itu terjadi di kalangan banyak orang.

“Kau ingin berbicara terlebih dahulu? Mungkin kau saja terlebih dahulu. Aku hanya ingin membahas tentang hubungan kelanjutkan kita saja, karena percakapan yang akan aku jelaskan padamu nanti akan cukup panjang.” Tawar Kyuhyun.

“Eh, kau juga ingin membahas hal itu padaku? Hey, sebelumnya aku juga ingin membahas hal yang sama denganmu,”

“Baiklah. Tapi, sebelumnya aku ingin meminta maaf padamu.” Kyuhyun berhenti sejenak sembari mengambil nafas untuk melanjutkan ucapannya yang tertunda tadi. “Aku tahu ini kesalahan yang berat bagimu, mungkin di dalam rahimmu sekarang sedang dalam masa proses seorang bayi yang yakni adalah darah daging-ku sendiri aku tidak mungkin menganggap bayi itu. Jadi mungkin sudah tanggung-jawabku untuk menikahimu, tapi tentang pernikahan itu keputusannya tetap berada di tanganmu. Aku tidak tahu kalau kau setuju atau tidak, yang pasti aku akan tetap menganggap bayi itu dan juga kau. Tapi, jika aku tidak menikahimu pasti aka nada masalah lagi yang akan muncul. Tentang anak itu siapa atau yang lainnya. Semua pasti akan lebih berat Taeyeon-ah. Jadi, bagaimana denganmu? Kau mau aku menikahimu? Semuanya ada di tanganmu. Cobalah mengambil keputusan yang tepat, bukan berarti aku memaksamu untuk menerimaku sebagai suami-mu. Hanya saja ini kesalahan kita berdua yang sangat fatal,” Kyuhyun berucap serius. Tampak dari mimic wajahnya saja sangat terlihat bahwa ia sungguh tidak akan main-main dengan ucapannya itu. Atau mungkin ia juga berniat dan berjanji untuk menjadi seorang Ayah yang bertanggung-jawab? Mungkin saja. Usia mereka berdua sebenarnya sudah sangat matang untuk menikah, hanya saja mereka masih terikat kontrak kerjasama dengan agency mereka.

“Kenapa semuanya berada pada keputusanku? Bukankah kau yang melakukannya –ralat kita berdua yang melakukannya. Bukankah ucapan oppa memang sangat benar bahwa kita harus menikah karena aku mengandung anakmu? Tapi, ucapan oppa tadi tidak anak maksud ‘kan untuk menolak darah dagingmu sendiri? Aku takut hal itu terjadi,” Taeyeon berucap sekaligus menjawab ucapan Kyuhyun dengan lirih. Memang ini berat, tapi memang seharusnya bukan mereka menikah? Seperti yang dijelaskan oleh Kyuhyun tadi, jika mereka tidak menikah juga apa tanggapan orang-orang tentang anak yang sering di bawa oleh Taeyeon. Ada dua pertanyaan yang sekarang berputar di otak Taeyeon. Apakah kita saling mencintai sehingga bisa melanjutkan hal ini? Aku terlalu takut jika kita tidak menikah tanpa dilandasi perasaan cinta. Sangat takut, apa jadinya seorang keluarga tanpa ada cinta yang terkandung di dalamnya? Komunikasi diantara keduanya pasti akan sangat sulit dan juga saling bekerjasama juga sebenarnya sangat penting. Nanti pasti akan tidak akan berlanjut apalagi bertahan lebih lama, dan saling mencueki satu sama lain dan yang bisa dipastikan akan pisah ranjang! Tidak! Taeyeon tidak mau hal itu terjadi pada keluarga mereka nantinya. Gadis itu menggelengkan kepalanya cepat, mencoba menghindari pemikiran dan penafsirannya tadi.

“Kau tidak apa-apa?”

Nada Kyuhyun tampak khawatir. Rasa penasaran menggelayuti pikirannya sekarang. Apakah Taeyeon menolak permintaannya? Pikirnya lagi. Tapi, rasanya tidak mungkin jika gadis bermarga Kim itu menolak. Mustahil. Pasti Taeyeon juga memikirkan hal sesuatu yang buruk jika pernikahan itu tidak di terlaksanakan. Tiba-tiba pikiran Kyuhyun meleset memikirkan tentang nasib group-nya nanti. Jika Kyuhyun langsung mengungkapkan hal ini pada mereka secara langsung apakah mereka akan kecewa atau justru malah mendukungnya untuk melanjutkan hal ini langsung? Ah, pasti mereka akan kecewa dan marah besar ketika mengetahui hal ini. Ya, Kyuhyun juga bisa meyakinkan bahwa mereka akan sangat kecewa. Satu hal yang harus ia lakukan; menyembunyikan tentang hal ini pada siapapun! Tidak boleh ada salah satu orang yang tahu tentang kejadian ini. Kyuhyun berdoa, semoga saja tidak ada paparazzi atau siapapun yang membuntuti dirinya. Jika hal ini bocor ke public, apa tanggapan orang-orang di luar sana? Apalagi sampai terdengar oleh ELF dan SparKyu, penggemarnya. Kyuhyun selalu memikirkan perasaan penggemarnya, pasti mereka juga akan kecewa padanya. Nama Super Junior akan tercoret! Tidak! Kyuhyun tidak mau hal itu terjadi. Tidak akan pernah! Titik.

“Aku tidak apa-apa. Hanya saja aku memikirkan sesuatu,”

“Oppa, apakah kita saling mencintai? Tadi aku berpikir hubungan rumah tangga kita nantinya akan seperti apa. Aku takut terjadi sesuatu yang lebih buruk daripada ini. Oppa pasti tahu apa yang aku maksud, ini juga penting oppa! Bukan hanya mempertanggung-jawabkannya saja, tapi masih banyak hal yang harus ia kita pikirkan dua kali lagi sebelum bertindak. Membahas tentang pernikahan. Kita akan menikah? Setahu ‘ku menikah itu adalah suatu acara adat yang mengikatkan dua pasangan wanita dan laki-laki yang saling mencintai, istilahnya hubungan yang lebih serius. Apakah kita saling mencintai? Tidak –mungkin– aku tidak mau sesuatu terjadi oppa karena kita tidak saling mencintai. Apakah itu pantas di sebut dengan pernikahan? Tidak oppa. Aku tidak mau menikah dengan seorang lelaki yang tidak mencintaiku,” Taeyeon mengakhiri ucapannya. Sangat terlihat bahwa disaat-saat terakhir ia berucap dengan sangat lirih. Bahkan terdengar seperti suara bisikan.

“Taeyeon dengarkan aku,” Kyuhyun mengambil (?) dagu milik –calon– istrinya itu dengan sangat lembut. Tidak mau memberikan sebuah luka pada wajah secantik pahatan dewi aprodithe ini, walaupun itu hanya sedikit. Kyuhyun menatap kedua mata indah milik Taeyeon dengan tatapan lembutnya dan bukan tatapan tajamnya, gadis Kim itu membalas tatapan lembut –calon– suaminya. Sangat tersirat dari tatapannya itu bahwa ia memang tidak akan main-main dengan ucapannya. Kali ini Kyuhyun mencoba untuk serius. Ia janji, tidak mau membuat Taeyeon menangis apalagi terluka karena dirinya. Karena kesalahan sepenuhnya adalah darinya. Dia yang mengajak Taeyeon untuk menemaninya minum tanpa memikirkan konsekuensi-nya terlebih dahulu. Sebenarnya Taeyeon juga cukup bersalah, kenapa ia menerima ajakan Kyuhyun padanya? Harusnya ia menolak, tapi entah kenapa kedua mulutnya malah mengeluarkan suara dengan jawaban “ya,” Mata Kyuhyun menatap mata Taeyeon dengan dalam, seperti ingin menerobos masuk ke dalam dua bola mata indah itu. Mereka masih bertatapan. Tidak beberapa lama kemudian, lelaki Cho itu mengulas senyum lembutnya. Senyum terbaiknya selama ini yang hanya ia berikan kepada seorang gadis bermarga Kim. Kim Taeyeon. Takdirnya.

“Tatap aku Kim Taeyeon. Apakah tatapan mataku tadi menyiratkan sebuah ketidak ikhlasan padamu? Tidak bukan? Aku menerima hal yang telah menimpaku dan aku ingin mempertanggung-jawabkannya. Aku mencintaimu Kim Taeyeon –ralat, Cho Taeyeon. Aku malah akan berjanji untuk terus membuatmu tersenyum tanpa ada air mata lagi, aku tidak mau membuatmu menjatuhkan air matamu lagi, apalagi karena aku air matamu menjadi kembali keluar. Aku berjanji akan memperjuangkanmu bagaimanapun caranya, walaupun aku harus menerima beribu banyak cibiran yang di lontarkan mereka kepadaku. Mereka boleh mengejekku dengan sesuka hati mereka, tapi aku ingin mereka tidak mengejek dirimu. Jadi, aku akan memperjuangkanmu bagaimanapun caranya, ini sudah tugasku untuk melakukan hal itu.” Untuk kedua kalinya, lelaki Cho itu mengulas senyum terbaiknya selama ini.

“Oppa,”

Hanya kata itu yang mampu dikeluarkan oleh Taeyeon. Dari nada suaranya saja seperti orang yang sedang berbisik. Lidahnya terlalu kelu untuk menyampaikan kata-kata lagi, seakan lidahnya tidak bisa di gerakan dan hanya kata itu yang mampu di ucapkan olehnya setelah mendengar kalimat yang diucapkan oleh Kyuhyun dengan penuh penekanan di setiap perkataannya. Berarti, ia tidak akan main-main dengan ucapannya. Taeyeon tahu, yang mana ada kedustaan yang mana ada ketulusan. Mata Kyuhyun yang menatapnya dengan begitu lembut, ia yakin bahwa di balik pandangan mata itu Kyuhyun sangat mencintainya dan ingin membahagiakannya, matanya terpancar sebuah ketulusan yang dalam. “Kau janji? Atau kau bohong?” dengan suara yang terdengar sedikit tercekat Taeyeon mengatakan hal itu. Ia terlalu takut. “Aku takut jika hal yang tidak aku inginkan kembali terjadi pada ‘ku oppa. Aku takut kau meninggalkanku di saat bayi ini masih ada di dalam kandunganku, aku tidak mau oppa. Andwea!” lanjutnya lagi. Taeyeon terlihat seperti sedang menahan nafasnya, ada perasaan gugup yang sekarang meliputi dirinya. Biasanya ia tampak santai, tapi sekarang ia tampak sangat gugup berhadapan dengan Kyuhyun sedikit ini. Sekarang apa lagi yang harus terjadi padanya? Ada sebuah kesalahan yang terjadi dalam dirinya. Pertama: Ia sangat terlihat gugup berhadapan dengan Kyuhyun, jaraknya memang sangat dekat mungkin tinggal satu centimeter lagi. Kedua: Ada getaran-getaran aneh di dalam jantungnya, seperti berdekat dengan kencang atau lebih tepatnya sekarang hatinya berdegup dengan kencang. “Oppa, harus mengetahuinya apa terjadi jika kau malah melanggar janjimu itu! Aku tidak mau karena aku kau-lah yang menjadi sasaran para fans, terutama SparKyu yang selalu setia mendukungmu! Pikirkan juga ELF, para hyungdeul-mu. Aku tidak mau kau malah mengecewakan mereka karena aku. Aku tahu kau belum siap jika hal itu terjadi! Aku tidak mau ada seseorang yang kecewa karena ini, dan satu-satunya cara adalah kita menyembunyikan hal ini! Tidak ada cara lain. Jaga gerak-gerikmu, jangan sampai ada gerakan yang sangat mencurigakan dan membuat mereka penasaran apa terjadi pada kita. Jika hal itu terbongkar? Bersiaplah oppa, apalagi jika itu adalah haters-mu atau ‘seorang perempuan yang meyukaimu’ atau malah mencintaimu, mereka akan berusaha merebutmu dariku dan membongkar rahasia terbesar ini. Aku berharap tidak ada stalker yang mengikuti kita dari tadi jika memang ada, cepat atau lambat orang tersebut akan membongkar rahasia ini!” Taeyeon menekankan setiap kata yang ia ucapkan, tatapan matanya yang tadinya seakan pasrah atau terlihat sedikit sayu sekarang berubah menjadi tatapan yang sangat tajam seperti memancarkan aura pembunuh-nya pada Kyuhyun. Atau mencoba menghilang degupan di hatinya itu, eoh?

“Tenang Taeyeon-ssi, aku bahkan akan menutup mulutku rapat-rapat tentang malah itu.” Kyuhyun berbisik tepat di telinga Taeyeon. “Sekarang apa lagi yang sekarang kau ingin bicarakan? Sepertinya masih banyak waktu jika kau ingin membahas lebih lanjut tentang masalah ini,” Kyuhyun melirik kearah jam tangan yang berada di pergelangan tangan kirinya. “Atau kau mau memikirkan ini dulu dengan kepala dingin, rasanya kau terlihat sangat stress dan tidak tenang Taeyeon-ah. Aku akan memberikanmu waktu untuk memikirkan hal ini, tapi jangan terlalu kepikiran oleh itu, aku takut anggota SNSD menyadari hal itu dan membuat mereka curiga apa yang terjadi padamu dan menyelidiki ini. Bawa saja dengan santai, anggap saja tidak ada yang terjadi oleh kita berdua.” Lanjut Kyuhyun dengan suara tenang. “Untuk ucapanku tadi aku tidak bermaksud apa-apa, bukan maksudnya aku tidak mau bertanggung-jawab. Tapi, aku ingin memberitahumu bahwa jangan terlalu di bawa kepikiran Taeyeon-ah. Bawa semuanya dengan santai dan pikirkan itu dengan kepala dingin. Jika kau memikirkan hal itu dengan santai dan tenang, pasti kau akan memilih jalur keputusan yang tepat. Aku yakin kau bisa memilihnya, karena semua keputusan itu berada di tanganmu. Sekarang kita harus pulang, setelah pulang aku harap kau segera beristirahat dengan cukup aku akan menghubungimu jika aku ingin membicarakan sesuatu denganmu. Aku akan mengantarkanmu sampai tepat di dorm SNSD, sekarang perbaikilah penampilanmu! Penampilanmu sekarang tampak sangat kacau,” Kyuhyun memeluk Taeyeon untuk memberikan sebuah kasih sayang pada gadis yang akan menjadi ‘calon’ istrinya itu. Kyuhyun mulai men-starter mobilnya dan menginjak pedal gas untuk meninggalkan tempat yang sepi itu menuju dorm SNSD.

***

“Taeyeon unnie, kau habis dari mana? Kenapa semalam kau tidak pulang? Kami sudah bersusah payah menghubungi-mu tapi kau tidak menjawab pesan maupun telpon dari kami. Ada apa sebenarnya? Kau membuat kami cemas,”

Saat pertama kali Taeyeon menginjakan kaki-nya di dorm SNSD, ia sudah di serbu oleh para dongsaeng-nya. Mungkin mereka menuntut penjelasan daru Taeyeon apa yang terjadi semalam sampai-sampai gadis bermarga Kim itu tidak pulang dan baru pulang sekarang, tanpa memberi mereka kabar sama sekali. Bagaimana mereka tidak merasa cemas, mereka takut hal-hal yang tidak-tidak terjadi pada Taeyeon. Sekarang Taeyeon harus berusaha bersikap santai dihadapan para dongsaeng-nya agar tidak terlalu cemas padanya, ia juga harus berperilaku tidak ada kejadian apapun yang terjadi padanya. Tapi itu hanya penampilan luarnya saja, di dalam hatinya ia seakan ingin menangis. Ia harus berdusta pada mereka lagi? Tidak. Tidak pernah terbesit di pikiran Taeyeon untuk membohongi mereka apalagi membuat mereka kecewa karenanya. Itu sangat menyakitkan. Taeyeon pernah berjanji bahwa ia tidak mau memberi harapan palsu pada mereka. Ia pasti akan di-cap sebagai leader yang tidak bertanggung-jawab dan juga malah akan dibicarakan sebagai seorang leader yang membawa pengaruh buruk untuk para dongsaeng-nya. Tidak! Tidak akan, itu tidak akan pernah terjadi dalam hidupnya! Taeyeon segera menyingkirkan pikiran itu dari otaknya. Kenapa otaknya masih sempat mengeluarkan pikiran itu? Aish, memang terkadang menyebalkan.

“Aku tidak apa-apa. Kalian tidak saja bahwa semalam itu sedang hujan deras karena begitu banyak embun dan juga petir, aku menjadi tidak bisa pulang ke dorm. Jadinya, aku menginap di apartemenku. Mungkin nasib baik masih berpihak padaku, saat itu aku juga melewati apartemenku. Daripada aku harus memaksakan diri untuk tetap menjalankan mobilnya tapi akhirnya malah menjadi tidak baik? Lebih baik aku berhenti sementara bukan?” Taeyeon berusaha memutar otaknya untuk menemukan alasan yang logis dan tidak terlalu terbelit-belit. Jika mungkin di setiap perkataannya ada yang terbelit-belit, mungkin saja mereka bisa curiga bahwa itu bukan alasan yang tepat atau malah bohong. Taeyeon bernafas lega tanpa di ketahui oleh mereka, memang benar semua ucapannya itu. Semalam memang hujan deras dan saat itu Taeyeon juga habis pulang menyelesaikan schedule nya yang sangat padat. Dan di saat itu juga ia bertemu dengan Kyuhyun sehingga membuat ‘masalah’ itu membelit mereka berdua. “Tenanglah, sungguh aku tidak apa-apa! Lihatlah, sekarang aku tampak sehat bukan?” Taeyeon memberikan senyuman terbaiknya. Ia berusaha senyumannya tidak terlihat seperti senyuman yang sangat memaksakan.

Jessica tersenyum membalas senyuman Taeyeon. Kemudian, gadis manis itu mendekatinya. “Kami takut sesuatu terjadi padamua unnie, kau tahu bukan sekarang sudah banyak kejadian-kejadian aneh yang melibatkan idol seperti kita? Jadi, sekali lagi kumohon jangan seperti ini lagi! Kau membuatku cemas saja. Sekali lagi, awas saja kau pulang terlambat!” nada dari suara Jessica tampak seperti ancaman.

“Ya,”

To be Continue..

Maaf ya, kalo telat nge-update nya 😀

Advertisements

28 comments on “[FREELANCE] A Thousand Years (Chapter 2)

  1. Penasaran deh sama reaksi member suju dan snsd nantinya,kalau mengetahui apa yang dibuat oleh evil kyu terhadap tae eonni?
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  2. huaa dua chaap nii lagi melow terus lama2 takut ehhh tamut sad ending ANDWEE… mudah2an happy end. kasian taeng ama kyu kan mreka melaakukaannya ga sengaja..
    toh dikorea ga terlalu dilarang tp kalo mikir fans sma membernyaa .huaa kasian. jga sihh mudah2an dehh hyungdeul ama soshi dujung mrekaa…
    yng tabah yaa kyutaee hooo dtunggu next chap

  3. lanjut thor, beneran suka ama ff ini….
    moga2 aja kyuhyun tulus ‘ngucapin’ nya, n semoga happy ending ya thor nantinya…..
    ditunggu kelanjutannya…

    Fighting

  4. Udalah nikah aja’-‘ kan ga buruk nikah sm maknae sj wakakkaka
    hampir lupa sm alur thor hihi
    Nice chapter thor, next chapt jan kelamaan ya! Hwaitaeng❤

  5. thor aku ad usul,aku kok malah berpikir klo nanti taeyeon bakal keguguran,jdi klo misalnya keguguran,paling taeyeon sma kyuhyun kn jdi kaya menjauh gitu,tp bisa g ya ad timbul cinta wkwk,tp g tau deh d tunggu kelanjutan dri author ja hehe,fighting 😀

  6. Elaahhh nikah ayooo kyutae nikaahh. Wkakakak’v . momentnya hmm mayan lahh whehe. Ditunggu next chapternya thor hwaitinggg😘💕

  7. Kasian sama Taeyeon. Kenapa mereka bisa secerobh itu? Taeyeon kan tahu, minum sama pria itu beresiko. Huft..
    Kyu, bagaimanapun, kamu yg harus meyakinkan para fans dan my eonnideul di GG. Kyuppa g boleh tinggalkan Taeyeon eonni!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s