[FREELANCE] Be Mine (Oneshot)

be-mine-han-sung-young

Tittle: Be MineAuthor: Han Sung Young

Rating: PG 17+

Lenght: Oneshot

Genre: Romance, Fluff

Main Cast: Kim Taehyung (V), Kim Taeyeon

Other Cast: Find by yourself.

Disclaimer: Semua cast milik orang tua mereka dan Tuhan YME. But this story is mine. Happy reading and sorry about typo’s

Note’s: Makasih buat admin yang mau nge post ff aku dan juga reader yang mau baca ff absurd aku. Jadi buat reader yang udah baca harap komentarnya ya.

Thanks to: rosaliaaocha – ExoShidaeFFandGraphic for making this amazing poster.

Happy reading^^

“KIM TAEYEOONNN..”

Seketika koridor kampus yang tadi nya tenang kini terdengar lengkingan dari yeoja bertubuh mungil.

Itu Sunny, yang tengah berjalan berdampingan dengan Yuri. Mereka kini tengah memanggil Taeyeon yang tengah berjalan di depan mereka. Namun percuma saja, Taeyeon tak akan mendengarnya karena tengah mendengarkan musik menggunakan earphone nya.

“Yak Taeng.” Ucap Sunny sambil menepuk bahu Taeyeon setelah berada di samping Taeyeon. Sementara Yuri hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan Sunny.

“Wae.?” Tanya Taeyeon santai seolah tak memiliki dosa.

“Aku sedari tadi memanggil mu, namun kau tak menjawab. Menyebalkan sekali.” Ucap Sunny kemudian menyilangkan tangan nya di depan dada.

“Oh mian, aku tak mendengarnya hehe.” Jawab Taeyeon cengengesan sambil memasukkan earphone nya.

“Eoh, apa kalian sudah tau jika V sunbae sudah putus dengan Chorong si gadis maniak pakaian mini itu.?” Ucap Yuri saat ketiga nya mulai berjalan menuju kelas mereka.

“Maksudmu Taehyung sunbae dari kejurusan Hukum.?” Tanya Sunny memastikan.

“Tentu saja, siapa lagi sunbae tampan yang selalu menjadi pembicaraan para yeoja di kampus ini.?” Jelas Yuri.

“Lalu apa urusan kita.? Dan tunggu, aku sedikit terganggu dengan ucapan mu yang mengatakan Chorong maniak pakaian mini. Bukankah kau juga sering menggunakan pakaian mini.” Tanya Taeyeon yang mulai membuka suaranya.

“Tidak se-fanatik Chorong, kau tau.?” Jawab Yuri sambil mengalihkan pandangan nya pada Taeyeon.

“Baiklah, tidak se-fanatik Chorong.”

“Aish, sudahlah. Untuk apa kita memperdulikan hal ini.?” Ucap Sunny.

Taeyeon dan Yuri hanya mengangkat bahu mereka tanda tak peduli dengan ucapan Sunny.

Kemudian mereka terus berjalan menuju kelas, hingga saat belokan koridor mereka melihat sosok yang baru saja mereka bicarakan tengah berjalan santai dengan enam temannya.

Oh astaga, lihat. Bahkan semua yeoja yang ada di koridor tersebut memandang ketujuh namja tersebut dengan pandangan berbinar, tidak terkecuali Yuri dan Sunny, namun Taeyeon hanya memandang dengan tatapan datar saja.

Ya, itu adalah Taehyung dan teman teman nya. Mereka memang namja terpopuler di kampus. Selain mereka tampan, mereka juga termasuk orang terkaya di Seoul. Maka hampir semua yeoja mengejar mereka, terutama Taehyung yang memiliki penggemar paling banyak.

Dan kini Taeyeon hampir saja berpapasan dengan Taehyung dan yang lain.

“Taeyeon, kenapa Taehyung sunbae terus mematapmu seperti itu.?” Tanya Sunny. Karena sejak Taehyung dan temannya terlihat, namja yang berjalan paling depan itu terus menatap Taeyeon tanpa berkedip.

“Molla.”

Taehyung semakin mendekat, dan itu membuat Taeyeon merasa aneh karena sunbae nya itu berjalan kearahnya.

Taehyung kini telah sampai di depan Taeyeon, sedikit membungkuk dan memajukan wajahnya hingga kini deru nafas Taeyeon yang hangat bisa ia rasakan.

Tahyung menatap dalam mata Taeyeon dan kemudian mengangkat dagu Taeyeon hingga ia bisa menatap Taeyeon lebih dalam.

Taeyeon.? Yeoja itu kini hanya diam saja, karena tidak mungkin dia melawan Taehyung di depan banyak yeoja, bisa saja setelah ini dia akan di bully oleh para fans Taehyung jika Taeyeon melawan Taehyung.

Taehyung tersenyum. Ani. Dia menyeringai, seringaian yang mematikan dan membuat bulu kuduk Taeyeon berdiri.

Taehyung kembali menegakkan tubuhnya dan menepuk pelan pipi Taeyeon kemudian melanjutkan jalannya. Sebelum Taehyung pergi, Taeyeon bisa melihat Taehyung kembali menyeringai kearahnya.

Sunny dan Yuri segera berdiri di depan Taeyeon setelah Taehyung dan keenam temannya pergi.

“Taeng, kau ada apa dengan Taehyung sunbae.?”

“Dia menatapmu begitu dalam.”

“Apa kau berkencan dengannya.?”

“Atah dia baru saja mendekatimu.?”

“Bagaimana perasaanmu padanya.?”

Yuri dan Sunny tak henti hentinya memberi pertanyaan pada Taeyeon. Mungkin mereka terlalu penasaran dengan hubungan Taeyeon dan sunbae mereka yang begitu populer.

“Molla, aku juga tak tau. Sudahlah, kajja ke kelas, aku tak mau mendapat hukuman dosen Choi.” Ucap Taeyeon santai dan meninggalkan Yuri dan Sunny yang membuat keduanya menghela nafas.

*****

“Arghhh….sial..” Ucap seorang namja sambil melempar gelasnya hingga hancur berkeping keping.

“Kau kenapa eo.?” Tanya namja tinggi yang berada di sampingnya.

“Dia memutuskanku.” Jawab namja tadi sambil menghempaskan tubuhnya ke kursi.

“Bukankah dia akan tetap berhubungan denganmu walau kau hanya di anggap sebagai oppa nya.?” Tanya namja yang lain.

“Tidak cukup.”

“Sudahlah Hyun, kau pasti akan mendapatkan Taeyeon kembali. Belajarlah bersikap lebih baik.” Ucap namja paling tinggi yang bernama Youngguk.

****

“Taeng kami pulang duluan ne.” Ucap Sunny saat mereka akan pulang.

“Gwenchana ne, mall sebelah akan mengeluarkan sepatu limited edition 5 menit lagi, dan kami tak ingin ketinggalan.” Tambah Yuri.

“Gwenchana, pergilah.” Ucap Taeyeon sambil tersenyum lembut.

“Kau tak ikut.?” Tanya Sunny.

“Aku tak seperti kalian. Cepatlah pergi, kalian bisa tertinggal.” Ucap Taeyeon.

“Baiklah, kami pergi dulu Taeng, sampai bertemu besok, annyeong.” Ucap Yuri dan mulai keluar kelas disusul Sunny.

“Annyeong Taeng.”

Taeyeon hanya menggelengkan kepala nya melihat kedua temannya. Yuri dan Sunny memang selalu berburu barang brended dan limited edition. Bahkan mereka pernah saling menjambak hanya untuk memperebutkan sebuah tas, namun pada akhirnya tak ada yang mendapatkan tas tersebut karena sudah diambil orang lain.

Taeyeon mulai meninggalkan kelasnya yang sudah sepi, kaki mungilnya itu terus menyusuri koridor yang juga sepi. Mungkin para mahasiswa sudah pulang atau ada beberapa kelas yang baru memulai pelajaran.

Taeyeon terus berjalan dengan santai tanpa memikirkan hal buruk yang bisa saja menimpa dirinya. Hingga tiba tiba….

Grepp…

Sepasang lengan kekar memeluknya dengan posesif, namun sebelah tangan seseorang itu digunakan untuk membekap mulut dan hidung Taeyeon.

Taeyeon berusaha berontak, namun percuma saja karena orang itu sudah membawa nya kesuatu tempat.

Setelah sampai di sebuah ruangan gelap dan juga kecil, orang yang membekap Taeyeon tadi melepas tangannya hingga kini Taeyeon bisa bernafas bebas.

Seseorang tadi memposisikan dirinya dihadapan Taeyeon hingga yeoja itu bisa melihat orang yang telah membawa nya keruangan yang bisa dibilang seperti gudang.

“Jungkook sunbae.?” Panggil Taeyeon.

Jungkook hanya tersenyum, kemudian pintu ruangan tersebut terbuka dan menampakkan enam namja yang tadi pagi tanpa sengaja bertemu dengan Taeyeon.

“Kalian boleh keluar, berjagalah didepan pintu.” Ucap Taehyung yang berada paling depan.

“Ok.” Jawab J-Hope kemudian mereka semua mulai keluar.

Setelah semua temannya keluar, Taehyung mendekatkan dirinya pada Taeyeon yang masih bergeming di tempatnya.

“Sunbae, kenapa kau membawaku kesini.?” Tanya Taeyeon tanpa ada rasa gugup sedikitpun.

Taehyung tidak menjawab, namum masih mendekati Taeyeon. Saat sampai di hadapan Taeyeon, Taehyung mengarahkan rambut Taeyeon kebelakang kemudian mengikatnya dengan pita berwarna biru laut yang baru saja dikeluarkan dari saku celananya. Pita tersebut sangat manis jika Taeyeon gunakan dan sangat serasi dengan dress yang digunakan Taeyeon.

Taeyeon semakin bingung saat tiba-tiba Taehyung memeluknya begitu erat seakan tak ingin melepasnya.

“Sunbae.?”

Panggilan Taeyeon ini tidak dihiraukan oleh Taehyung karena namja itu membawa Taeyeon agar mendekati dinding.

Heels yang digunakan Taeyeon begitu menyusahkan dirinya jika harus berjalan mundur seperti ini. Namun Taeyeon sepertinya tak perlu takut terjatuh karena Taehyung masih memeluknya begitu erat. Jadi, jika Taeyeon terjatuh pun Taehyung akan dengan mudah menangkap tubuh Taeyeon.

Hingga kini tubuh Taeyeon yang masih dalam pelukan Taehyung sudah menempel pada dinding tersebut.

Tangan Taehyung yang tadinya memeluk bahu Taeyeon kini mulai turun menuju pinggang ramping gadis itu. Wajah Taehyung pun juga mulai turun hingga kini sudah berhadapan dengan leher Taeyeon.

Leher Taeyeon yang putih mulus itu mampu menggoda Taehyung hingga membuatnya kalap dan mulai mengecup seluruh bagian leher Taeyeon. Hanya mengecup, tanpa ada niat untuk meninggalkan tanda disana.

Taeyeon tak tau harus berbuat apa. Taeyeon ingin melawan, namun faktanya dia juga menikmati setiap perlakuan Taehyung terhadapnya.

Taeyeon kini mulai merasa ada sesuatu yang menelusup bagian bawah tubuhnya. Itu lutut Taehyung. Taeyeon mulai menegang saat paha nya mulai degesek dengan lutut Taehyung.

Taehyung yang masih mengecup leher Taeyeon tersenyum melihat hobbae nya mulai tegang. Taehyung beralih dari leher Taeyeon menuju telinga Taeyeon.

Taeyeon semakin tegang saat Taehyung mengulum cuping telinga nya, dan dibawah pun lutut Taehyung menggesek paha nya semakin dalam.

Taehyung mengalihkan bibirnya menuju bibir Taeyeon. Namun belum sampai bibirnya menyentuh permukaan lembut milik Taeyeon, sebuah suara telah mengganggu nya.

Taeyeon sedikit mendorong tubuh Taehyung saat mendengan iPhone nya berbunyi.

“Yeobboseyo..” Sapa Taeyeon setelah sedikit menjauh dari Taehyung. Namun Taehyung justru mendekat dan memeluk Taeyeon dari belakan dengan dagu yang bersandar pada bahu Taeyeon hingga dia bisa mendengar siapa yang berbicara dengan Taeyeon.

‘Taeyeon-ah.’ Jawab seseorang diseberang sana.

“Daehyun oppa.” Panggil Taeyeon saat ternyata Daehyun -mantan kekasihnya- yang menghubunginya.

Taehyung segera memasang wajah datarnya saat mendengar bahwa Daehyun yang menghubungi Taeyeon. Taehyung tau jika Daehyun adalah mantan kekasih Taeyeon, karena dari awal Taehyung memang sudah menyukai Taeyeon hingga dirinya selalu mencari tau semua tentang Taeyeon.

‘Taeyeon, apakah kau sudah pulang.? Oppa akan menjemputmu. Tunggu di gerbang kampus mu ne, 30 menit lagi oppa akan sampai.’ Ucap Daehyun yang mampu membuat Taeyeon menyunggingkan senyumnya.

“Ne op…” Jawaban Taeyeon terpotong karena Taehyung merebut iPhone nya dan membawa sedikit menjauh dari Taeyeon.

“Kau tidak perlu mengantar maupun menjemput Taeyeon, karena dia telah menjadi milikku. Jadi, akulah yang berhak melakukan semua itu.” Ucap Taehyung kemudian segera memutuskan sambungannya.

Taehyung menghadap Taeyeon kemudian mendorong gadis itu hingga menempel pada dinding.

“Mulai sekarang, kau harus terbiasa dengan semua yang kulakukan. Karena kau milikku.” Ucap Taehyung kemudian mengecup pipi Taeyeon.

“Tapi sun…” Ucapan Taeyeon terpotong karena Taehyung menyelanya.

“Sudahlah, kajja pulang.”

Taehyung segera menggenggam pergelangan tangan Taeyeon dan membawanya keluar ruangan. Sampai diluar, mereka melihat teman teman Taehyung yang masih setia menunggu.

“Kita pulang sekarang.?” Tanya Jin mewakili yang lainnya.

“Ne. Kajja.” Ucap Taehyung kemudian membawa Taeyeon menuju parkiran diikuti temannya yang mengekori dibelakang.

Taehyung membukakan pintu mobil sport nya untuk Taeyeon bermaksud mengantarnya pulang.

“Masuklah, aku sudah mengetahui dimana rumahmu.” Ucap Taehyung kemudian di angguki oleh Taeyeon.

Setelah Taeyeon masuk, Taehyung mengitari bagian depan mobil kemudian menduduki kursi pengemudi dan mulai menjalankan mobilnya diikuti tiga mobil lain di belakangnya.

****

Suasana mobil Taehyung kini begitu hening. Taeyeon sibuk memperhatikan jalan di sisi kanannya, sementara Taehyung sibuk menyetir.

Taeyeon sangat tidak menyukai suasana seperti ini, hingga akhirnya berniat membuka suaranya.

“Sunbae, apa kita harus diikuti teman sunbae yang lain.?” Tanya Taeyeon pada akhirnya.

“Tentu saja.” Jawab Taehyung sambil tersenyum seduktif pada Taeyeon.

“Lalu, darimana sunbae tau rumahku.?” Tanya Taeyeon lagi.

“Aku tau segalanya tentang mu Taeyeon-ah.”

Taeyeon hanya mengangguk kemudian beralih menatap kedepan. Jalanan menuju rumah Taeyeon sangatlah sepi, hingga Taeyeon takut terjadi sesuatu buruk padanya.

Saat Taeyeon masih sibuk memikirkan hal tadi, tiba-tiba ada motor yang memotong jalan Taehyung. Tidak hanya satu atau dua motor, tapi ada enam.

Saat seseorang yang berada paling depan membuka helm nya. Taeyeon sangat terkejut karena orang tersebut adalah Daehyun.

“Daehyun oppa.” Gumam Taeyeon pelan namun masih bisa didengar Taehyung.

“Jadi, itu yang bernama Daehyun.?” Tanya Taehyung dengan senyum remehnya.

Taeyeon tak menghiraukan ucap Taehyung, Taeyeon membuka sabuk pengamannya untuk menemui Daehyun. Namun tangan Taeyeon ditahan oleh Taehyung yang tengah menatapnya tajam.

“Kau diam disini.”

Taehyung segera keluar menyusul enam temannya yang sudah berada di depan mobil Taehyung untuk menghadapi Daehyun dan yang lainnya.

Taehyung menerobos temannya agar berada paling depan. Dengah angkuhnya, Taehyung berhadapan dengan Daehyun yang tengah menyilangkan tangan di depan dada.

“Apa yang kau inginkan.?” Tanya Taehyung dengan senyum remeh nya.

“Aku ingin mengambil TAEYEON KU.” Jawab Daehyun dengan penekanan di akhir kalimat nya.

“Wow, Taeyeon mu.? Bukankah dia sudah memutuskan mu.?” Tanya Taehyung semakin meremehkan.

Taehyung memang sudah mengetahui tentang hubungan Taeyeon dan Daehyun. Bahkan Taehyung mengetahui siapa saja yang dibawa Daehyun saat ini.

“Tapi dia akan menjadi milikku lagi. Secepatnya.”

Taehyung kembali tersenyum sinis pada Daehyun kemudian berkata “Sayangnya dia telah menjadi milikku.”

“Hentikan omong kosong mu anak kecil. Sekarang, cepat berikan Taeyeon pada kami.” Ucap Zelo dari arah belakang Daehyun.

“Hey, kau memanggil pimpinan kami dengan sebutan ‘anak kecil’. Aku jadi ingin tau berapa usia mu sekarang ajhussi tua.” Jawab J-Hope yang berada tepat di belakang Taehyung.

“Kau ingin bertengkar dengan ku eoh.?” Tanya Zelo menantang kemudian mulai maju. Namun langkahnya ini di hentikan oleh lengan Daehyun yang menghadang jalannya.

Taehyung dan Daehyun kini saling memberi tatapan. Daehyun dengan tatapan menantang, sementara Taehyung dengan tatapan meremehkan.

“Apa kau tidak berani ajhussi.” Tanya Jimin.

“Kali ini kalian akan kami lepaskan. Tapi tidak untuk lain waktu.” Ucap Youngguk saat merasa Daehyun dalam ancaman mengingat keluarga Taehyung berasal dari keluarga tersohor.

Youngguk segera menarik lengan Daehyun agar kembali ke motornya. Daehyun hanya menurut dan beranjak menuju motornya.

“Kau bicara seperti kau seorang jagoan ajhussi.” Teriak J-Hope saat melihat Daehyun dan yang lain sudah menaki motor dan memakai helm mereka.

Daehyun tidak memperdulikan ucapan J-Hope dan mulai menjalankan motornya dan diikuti temannya yang lain.

Taehyung berbalik menuju mobilnya, teman Taehyung pun sudah mulai beranjak menuju mobil masing-masing.

Taehyung membanting keras pintu mobilnya hingga membuat Taeyeon sangat terkejut.

“W..wae sun..bae.?” Tanya Taeyeon terbata karena sangat gugup.

Taehyung mengalihkan pandanganya pada Taeyeon dan menggenggam erat lengan Taeyeon. “Mulai sekarang ku peringatkan kau agar tidak berdekatan dengan Daehyun. Atau kau akan tau akibatnya.” Ucap Taehyung dengan nada mengancam dan tatapan elangnya.

“N..ne.” Taeyeon semakin gugup saat ini.

Taehyung melepas genggamannya dan mulai menjalankan mobilnya.

****

Mobil Taehyung kini sudah berhenti di depan rumah sederhana namun sangat indah jika di pandang mata.

Taeyeon melepas sabuk pengamannya dan menghadap Taehyung.

“Gomawo sudah mengantarku pulang sunbae.” Ucap Taeyeon sambil menundukkan kepalanya.

Taehyung tersenyum melihat tingkah Taeyeon yang sangat menggemaskan ini. Taehyung menarik lengan Taeyeon hingga wajah mereka begitu dekat.

“Mulai sekarang, kau harus selalu berangkat dan pulang denganku.” Bisik Taehyung tepat didepan bibir Taeyeon kemudian mengecup nya singkat.

Taeyeon membelalakan matanya dengan pipi yang merona. Taehyung semakin gemas melihat Taeyeon yang seperti ini.

“Sekarang, masuklah kerumah mu.” Ucap Taehyung sambil mengusap puncak kepala Taeyeon.

Taeyeon mengangguk dan keluar dari mobil Taehyung. Taeyeon hanya menundukkan kepala nya saat mobil Taehyung dan yang lainnya lewat didepannya.

Saat mobil-mobil tadi sudah tak terlihat, barulah Taeyeon memasuki rumahnya. Dan betapa terkejutnya Taeyeon saat dirinya membuka pintu dan melihat Ji Woong berdiri di samping pintu dengan senyum menggoda.

“Yak oppa, kau mengejutkanku.” Protes Taeyeon dengan suara yang agak keras.

“Wahh, ternyata Uri Taeyeonnie sudah memilili namjachingu ne.” Ucap Ji Woong menggoda.

“Dia sunbae ku di kampus oppa.” Elak Taeyeon cepat.

“Jadi, kau berkencan dengan sunbae mu sendiri.?” Tanya Ji Woog semakin antusias.

“Dia hanya sunbae ku oppa. Sudahlah, aku mau tidur saja. Jalja.” Ucap Taeyeon dan segera memasuki kamarnya.

“CHUKKAE TAEYEON-AH.” Teriak Ji Woong saat Taeyeon sudah berada dalam kamarnya.

****

Sinar matahari pagi mampu mengganggu tidur nyenyak Taeyeon. Terbukti yeoja itu kini tengah menggeliat di tempat tidurnya. Taeyeon mendudukkan dirinya, dan hanya satu detik kemudian, Taeyeon membelalakan matanya karena teringat bahwa dirinya ada kelas padi hari ini.

Dengan segera, Taeyeon melesat menuju kamar mandi dan segera bersiap. Sekitar 20 menit Taeyeon bersiap, kini yeoja itu tengah berlari keluar kamar sambil memakai heels nya.

“Oppa, antarkan aku ke kampus ne.” Pinta Taeyeon pada Ji Woong yang tengah membaca koran.

“Mwo.?” Tanya Ji Woong heran kerena ini masih pagi.

“Aku ada kelas pagi oppa. Ayolah antarkan aku, palliwa palliwa.” Rengek Taeyeon sambil menarik narik lengan baju Ji Woong.

“Baiklah, baiklah. Tapi apa kau yakin akan menggunakan pakaian seperti itu.? Kau tidak ingin berganti baju.? Kita akan menaiki motor Taeyeon.” Ucap Ji Woong karena kini Taeyeon menggunakan rok jeans pendek.

“Tidak ada waktu oppa. Cepatlah.”

“Bersabarlah sedikit Taeyeon.”

Ji Woong mengambil kunci motornya dan segera mengantar Taeyeon ke kampusnya.

Sekitar 20 menit motor Ji Woong melaju dengan kecepatan tinggi, kini Taeyeon sampai pada kampus nya.

Setelah pamit dan mengucapkan terima kasih pada oppa nya, Taeyeon segera berlari menuju kelasnya. Saat Taeyeon memasuki kelasnya, barulah dosen Kwon masuk dan mulai pelajarannya tanpa memberi hukuman pada Taeyeon.

****

“Taeng, kajja ke kantin. Aku sudah sangat lapar.” Rengekan Sunny ini terdengar saat kelas mereka istirahat setelah jam mengajar dosen Kwon berakhir.

“Kalian ke kantin dulu saja. Nanti aku akan menyusul.” Jawab Taeyeon yang masih mengerjakan tugasnya.

“Huffttt baiklah, kajja.” Ucap Yuri sambil menghela nafas dan segera menarik Sunny.

Saat Yuri dan Sunny sampai di depan kelas mereka, jalan mereka di hadang oleh Taehyung dan teman temannya. Hal ini membuat Yuri dan Sunny sangat terkejut sekaligus takut.

“Mana Taeyeon.?” Pertanyaan dingin dari Jin ini diiringi dengan tatapan mengintimidasi dari Taehyung.

Tanpa menjawab, Yuri dan Sunny segera membungkuk dan kembali ke kelas. Taeyeon yang melihat Yuri dan Sunny kembali hanya menatap aneh pada kedua temannya.

“Wae.? Kalian tidak jadi ke kantin.” Tanya Taeyeon dan kembali memfokuskan diri pada buku buku nya.

“Di..depan ada.. Taehyung sunbae dan yang lain. Mereka.. mencari mu.” Jawab Yuri sedikit terengah.

“Taehyung sunbae mencariku.?” Tanya Taeyeon heran dan menatap Yuri.

Tiba-tiba pintu kelas yang tadi nya tertutup dibuka secara kasar oleh Taehyung. Jimin mengibaskan tangannya bermaksud agar semua yang ada di kelas Taeyeon keluar termasuk Yuri dan Sunny.

Setelah semua keluar, Jimin kembali menutup pintu kelas Taeyeon. Taehyung berjalan mendekati Taeyeon dan duduk di meja gadis itu, dengan teman teman Taehyung yang melingkari Taeyeon dan Taehyung.

“Bukankah aku sudah mengatakan padamu bahwa kau harus berangkat dan pulang bersamaku.?” Tanya Taehyung dengan tatapan tajamnya.

“Ne.” Jawab Taeyeon sambil menundukkan kepala nya dalam dalam.

“Lalu, mengapa kau berangkat lebih dulu, dan siapa yang mengantarmu.?” Tanya Taehyung dengan posesif nya.

“Aku ada kelas pagi sunbae, dan aku di antar oleh oppa ku.” Jawab Taeyeon pelan.

“Alasan mu kali ini ku terima. Tetapi aku tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi. Sekarang kau harus ke kantin denganku.” Ucap Taehyung dan mulai bangkit.

“Aku harus mengerjakan tugas ku sunbae.”

“Kau bisa mengerjakannya lain kali.” Jawab Taehyung dan segera menarik tangan Taeyeon.

“Kalian segera bereskan buku Taeyeon dan cepat susul aku.” Ucap Taehyung saat sampai di pintu.

****

Taehyung, Taeyeon dan yang lain kini berjalan di koridor kampus menuju kantin. Dengan tangan Taehyung yang setia melingkari bahu Taeyeon dan umpatan para mahasiswi yang melihat nya. Umpatan tersebut tentu saja ditujukan pada Taeyeon mengingat hampir semua yeoja di kampus ini menyukai Taehyung.

Bahkan kini seorang yeoja berjalan dengan centil nya kearah Taehyung dan memeluk lengannya begitu erat.

“Oppa… kajja ke kantin bersama.” Ucap yeoja tersebut dengan suara yang diimutkan namun lebih terdengar menjijikkan bagi Taehyung.

“Berhentilah bersikap seolah kau masih menjadi kekasih ku Chorong-ssi.” Ucap Taehyung dan melepaskan lengan nya dari pelukan Chorong.

“Mwo.? Kau memanggilku Chorong-ssi.?” Tanya Chorong sambil mengerucutkan bibir nya.

“Sunbae, sebaiknya aku pergi dulu ne.” Ucap Taeyeon sambil melepas pelukan lengan Taehyung dari bahu nya.

Ucapan Taeyeon ini berhasil mengalihkan perhatian Taehyung dan Chorong. Taehyung menatap Taeyeon lembut, sementara Chorong menatap Taeyeon penuh kebencian.

“Tidak. Jin hyung, tolong bawa Taeyeon ke kelas kita dan tunggu aku disana. Aku akan mengurus wanita ini sebentar.”

Setelah berkata demikian, Taehyung membawa Chorong ke suatu tempat. Semetara Jin kini mulai membawa Taeyeon ke kelas mereka diikuti lima temannya yang lain.

Setelah sampai di kelas, Jin meminta semua meninggalkan kelas hingga kini Taeyeon di dudukkan di salah satu kursi dan di kelilingi teman teman Taehyung.

“Kita menunggu Taehyung disini.” Ucapan Jin ini sukses membuat Taeyeon menghela nafas nya pelan hingga semua yang ada di sana tersenyum melihat tingkah Taeyeon yang seperti ini.

****

“Aku ingin kita bersama lagi oppa.” Ucap Chorong saat dirinya dan Taehyung sampai di taman belakang kampus.

“Aku tidak bisa. Bukankah sudah kukatakan padamu bahwa aku ingin mulai serius dalam hal ini. Aku hanya akan berkencan dengan gadis yang benar benar kucintai. Aku menjadikan mu kekasih hanya sebagai pelampiasanku saja karena Taeyeon tak melihatku sedikitpun. Namun, apapun yang terjadi sekarang aku akan tetap memperjuangkannya. Jadi, mian.” Jelas Taehyung dengan tatapan menyesal.

“Huh, aku tau kau akan mengatakan ini. Gwenchana, setidaknya aku menjadi salah satu gadis beruntung yang bisa merasakan cinta mu, walau hanya cinta pelampiasan.” Jawab Chorong dan menatap Taehyung.

“Sekali lagi mian. Aku yakin kau akan segera mendapat penggantiku. Aku pergi dulu ne, saat kita bertemu lagi kuharap kau sudah mempunyai namjachingu.” Ucap Taehyung sambil menepuk pelan kepala Chorong dan segera berlalu.

Chorong tersenyum. Setidaknya perpisahan dengan Taehyung kali ini menggunakan cara yang baik. Tidak seperti dua hari lalu saat Taehyung memutukannya dengan cara kasar.

****

“Sunbae, apa aku tidak bisa pergi sekarang.? Aku ingin ke kantin dengan teman temanku sunbae.” Ucap Taeyeon yang terdengar seperti rengekan anak kecil.

“Tidak bisa Taeyeon. Apa kau tak mendengar bahwa kita harus menunggu Taehyung.?” Jawab sekaligus tanya J-Hope yang berdiri di sisi kanan Taeyeon.

“Tapi sampai kapan aku harus menunggu sunbae.?”

“Sebentar lagi ne. Bersabarlah.” Jawab J-Hope sambil mengelus puncak kepala Taeyeon dengan tangan kiri nya.

“Turunkan tanganmu itu J-Hope-ah.” Ucap Taehyung sedikit bergurau yang baru saja membuka kelas.

“Wahh, ada yang tidak ingin Taeyeon nya di sentuh ternyata.” Ucap J-Hope menggoda.

Taeyeon nya.? Memang sejak kapan dirinya menjadi milik Taehyung.? Oh sungguh, Taeyeon benar benar bingung saat ini.

“Sudahlah, kajja kita pulang.” Ucap Taehyung dan menarik Taeyeon agar berdiri.

“Tetapi aku masih ada kelas sunbae.” Tolak Taeyeon.

“Sudahlah kau membolos saja. Kookie, tolong buatkan surat izin untuk Taeyeon ne.” Ucap Taehyung.

“Ok.”

“Baiklah kami pergi dulu, annyeong.” Pamit Taehyung dan segera membawa Taeyeon keluar.

Taeyeon hanya menghela nafas kasar karena kelakuan sunbae nya ini.

****

“Kita dimana sunbae.?” Tanya Taeyeon setelah tiba dirumah mewah.

“Kita dirumahku. Kajja.” Ucap Taehyung dan menggenggam pergelangan tangan Taeyeon bermaksud mengajaknya masuk.

“Aniyo. Aku tidak enak dengan orang tua sunbae.” Tolak Taeyeon halus.

“Orang tuaku tidak dirumah Taeyeon. Sudahlah, kajja masuk.” Jawab Taehyung dan menarik Taeyeon masuk.
.
.
.
Taeyeon kini berada di kamar Taehyung. Mengejutkan. Kamar Taehyung penuh dengan lukisan dirinya. Lukisan ini terlihat sangat nyata. Apakah Taehyung yang melukisnya sendiri, atau Taehyung membelinya.? Entahlah.

Taeyeon menelusuri kamar Taehyung sejak Taehyung memasuki kamar mandi nya. Taeyeon benar benar kagum, semua lukisan disini terkesan sangat hidup.

Saat Taeyeon masih mengagumi keindahan lukisan dikamar Taehyung, tiba-tiba sepasang lengan kekar melingkari pinggang nya.

“Apa kau menyukai lukisannya.?” Tanya Taehyung berbisik di telinga kanan Taeyeon.

“Sunbae, bisakah kau melepaskan tanganmu.?” Tanya Taeyeon pelan.

Taehyung tidak menjawab, justru semakin mengeratkan pelukannya dan menyandarkan dagu nya pada bahu Taeyeon.

“Apa kau menyukai nya.?” Tanya Taehyung sekali lagi.

“Ne, lukisannya benar-benar indah. Apakah sunbae yang melukisnya sendiri.?” Tanya Taeyeon mulai antusias.

“Tentu aku sendiri yang melukisnya.”

“Wahh,, sunbae benar benar berbakat. Lalu, mengapa sunbae melukis wajahku.?”

“Karena aku menyukaimu.” Jawab Taehyung dan melepas pelukannya.

Taeyeon berbalik dan menatap Taehyung meminta penjelasan. Taehyung memegang bahu Taeyeon dan mulai berkata.

“Aku menyukaimu sejak pertama kali kau masuk ke kampus. Aku selalu memperhatikan mu mulai saat itu. Namun saat semua temanmu mengidolakan ku, kau justru tak menatap ku sedikit pun. Hingga aku menjadikan yeoja yeoja yang pernah menjadi kekasihku sebagai pelampiasan.” Ucap Taehyung.

“Mengapa kau sejahat itu sunbae.? Kau hanya menjadikan mereka sebagai pelampiasan.”

“Entahlah, hanya saja kufikir aku bisa melupakanmu dengan cara berkencan dengan gadis lain, namun ternyata aku salah. Sebenarnya, mengapa selama ini kau sama sekali tak melihatku.?” Tanya Taehyung lembut.

“Sebenarnya aku juga mengagumi mu sunbae. Namun begitu banyak yeoja yang menyukai mu, hingga aku hanya memendam rasa kagumku.” Jawab Taeyeon malu malu sambil menundukkan kepala nya.

“Jinjja.? Kau mengagumi ku.?” Tanya Taehyung senang.

Taeyeon hanya tersenyum dengan pipi yang mulai merona.

“Bukankah mengagumi tandanya kau menyukai ku.?” Tanya Taehyung semakin semangat.

Lagi, Taeyeon hanya menundukkan kepala nya dengan pipi yang sudah semerah kepiting rebus.

“Taeyeon tatap aku.” Taeyeon mengangkat kepala nya dan menatap Taehyung. “Apakah kau mau jadi kekasihku.?”

Taeyeon tersenyum malu dan menganggukkan kepala nya. Taehyung terlalu senang dengan jawaban Taeyeon hingga langsung memeluknya erat.

“Gomawo.” Ucap Taehyung yang masih memeluk Taeyeon erat.
Hingga tiba-tiba. . .

Bukk..

Taehyung membanting Taeyeon diranjangnya dan segera menindihnya. Taehyung menarik selimutnya untuk menutupi tubuh keduanya.

Udara yang tadinya panas kini terasa semakin panas bagi keduanya. Taehyung menatap Taeyeon dalam dengan tatapan penuh cinta.

Taehyung mulai mendekatkan wajahnya, terus mendekat hingga dua permukaan lembut tersebut bertemu.

Ciuman Taehyung yang lembut semakin panas dengan keadaan sekitarnya yang juga semakin panas.

Taehyung melumat bibir atas dan bawah Taeyeon bergantian. Menggigit pelan bibir bawah Taeyeon hingga membuat yeojachingu barunya itu mengerang.

Terus menarik-narik bibir Taeyeon dengan bibirnya hingga kini bibir Taeyeon sepenuhnya berada dalam mulutnya hingga Taehyung bisa bebas melumat bibir Taeyeon.

Taehyung menjauhkan wajahnya dari Taeyeon karena Taeyeon memukul dada nya.

“Aku berjanji padamu, akan selalu menyayangi mu. Aku tak akan menyakitimu seperti yeoja yang lainnya. Saranghae.” Ucap Taehyung menatap lembut Taeyeon.

“Ne, aku juga akan menyayangimu sunbae. Nado saranghae.” Jawab Taeyeon dengan pipi yang masih merona.

“Jadi, bolehkah aku menciummu lagi.?” Tanya Taehyung dengan nada seduktif dan tatapan menggoda.

“As your wish.”

Mendengar jawaban Taeyeon, Taehyung mendetkan wajahnya dan kembali bermain dengan bibir mungil soft pink milik Taeyeon.

-End-

Hufffttt.. akhirnya selesai juga. Semoga reader suka ya. Asal reader tau aja, aku sampe tiga kali ganti alurnya. Yang tadinya rating 15 jadi 17+ gini. Tapi aku harap reader suka ya.

Yaudah segitu aja. Dont forget to leave a comment reader.

See you^^

Advertisements

42 comments on “[FREELANCE] Be Mine (Oneshot)

  1. iyaa alurnya kecepetan trs moment nya kurang gregettt …. arghh aku kuranggg puass… mau lagii donk thor-nimmm . jungkook taeyeon juga mauuuuu akhh pokonya love it lah sama bangtaeng couplee β™‘.β™‘^o^β™‘

  2. Entah knapa teman-teman Taehyung disini malah kayak jadi pembantunya Taehyung. Hehe, ceritanya bagus dan hot πŸ™‚

  3. Waw ada bangtae couple
    Iya thor alurnya aga kecepetan ,tpi aku suka jalan cerita nya πŸ™‚ apa lgi cast nya bangtae , mengingat jarang banget ada ff bangtae :3
    di tunggu next ff nya thor.fighting^^

  4. Waw thor!! Sequel bisa dong thorr wkwk<3 awalnya ga kebayang kalo v jadi lebih tua dr taeyeon .-. Tapi stelah bertapa selama bberpa detik akhirnya kebayang juga!! Sequelllll;3

  5. Suka, suka. Iy, alurnya kecepatan thor. Mungkin utk 2 shoot.
    Over all, daebak. Next ya karya2 yg lainnya, yg pastinya tae eonni.

  6. Alurnya kecepetan ;_; belum puas adegannya /ga
    hahahaha.
    lain kali buat yang lebih hot thor ^^
    fighting

    ditunggu ff lainnya

  7. HIYAAAAAAAAAAA………… itu Si Taehyun…….
    AWEEEEEEEEEE…….. πŸ˜₯ pdahal lgi sru kok End
    HWEEEEEEEEEE πŸ˜₯ Thor kok pndek
    tpi nggk papa deh….. udh puas kok sma ffnya πŸ˜€
    dtunggu ff krya Author yg lainnya πŸ˜€
    FIGHTAENG!! ❀

  8. ff nya bgus thor jrang bca ff yg pairing nya tae eonnie & v oppa
    klau boleh, buat ff yg pairingnya taeyeon sma jungkook dong thor

  9. alurnya kcpeten thor…
    tpi ga pa”.. bsok” bkin taeyeon-bts lgi ya thor.. jga perbanykin momentnya.. taeyeon jungkook jga boleh^^.. muehehehe

  10. Aduhhh..ceritanya msh ngegantung nih thor…trz nasipnya Dehyung gmn tuh..? Butuh sequel nih ya…ya….
    Itu Daehyung trz ad Taehyung trz knp gx d kash Baekhyun biar lengkap keluaranya nih..he…he..
    Plis ksh sequel ya thor…fightaeng

  11. woaahhh gak bisa berkata-kata dehhh
    tapi yang jelas butuh sequelnya dong thor~
    yahh pleeaaasssseeeee….
    ditunggu karya author yg lainnya, see you soon~

  12. Alurnya agak kecepatan thor… tpi ttap bgus kok…
    Klau bsa ini btuh bnget sequelnya thor karena critanya ngegantung…
    Daebk thor, Aku suka ^^
    Dtnggu ff lainnya dan sequelnya klau ada πŸ˜‰

  13. Hihi lucu liat karakter taeng disini wks x3 imut imut malu gmn gitu lol
    Taehyung uda kaya bos aja-_-
    Nice thoooor, suka sukaaa
    Great story!β™‘

  14. Daebak thornim,,, tapi sayang alurnya kecepatan tapi tetep daebak kok thornim,,, suka deh sama karakter tae eonni disini,,, taehyumg oppa jadi bos nih ye…. πŸ˜€
    Next ff ditunggu thornim dan kalay boleh minta squellnya dong hehehe… πŸ™‚
    Fighting… πŸ˜‰

  15. Aaaa ada ff TaeTae lgi/?
    Keren thor apa lagi klo ada sequelnya hahaha
    Klo bisa bikin ff yg castnya Taeyeon Taehyung lgi thor xD

  16. cepat sih alurnya, tapi bagus ceritanya.. acungin jempol.. buat yang JungKook yahh thorr.. πŸ™‚ keep writing

  17. yaaa. amjonggg tAehyun bener. peevet wkkwwk tp bgus seru taeng polos bgt sh diapa”in diem aaje wkwkkak untung si choring ga macem” y. sma taaeng stunggu. karya. lainny

  18. aku suka banget alur ceritanya author..apalagi kalo moment taehyung taeyeonnya lebih banyak..hehe.
    konfliknya kurang greget nih..masa chorong nyerah gitu aja..hehe.
    update lagi author..request yg jungkook atau jin..hehe. semangat yaaa

  19. Alurnya kecepetan thor
    tpi aku suka thor… πŸ˜€
    Wahh berasa member bts yg lainya jdi pembantunya taehyung hahaha πŸ™‚
    Nice thor…

  20. Pingback: [FREELANCE] I’m Yours (Sequel Be Mine] | All The Stories Is Taeyeon's

  21. Woah, taehyung agresive bgt disini tapi tetep sukaaaaaaa wkwk
    Itu daehyun nya gimana thor? Jangan2 taeyeon mutusin daehyun karna suka sama taehyung, huhuhu ada sequel nya kan yaa?
    Mau izin lanjut baca sequelnya deh yaa thor, fighting buat ff yg lainnya β™‘β™‘

  22. Pingback: [LIBRARY] DRABBLE | FICLET | ONESHOT 2013-2017 | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s