[FREELANCE] A Thousand Years (Chapter 1)

Untitled-2

A Thousand Years (Chapter 1)

Title : A Thousand Years || Author : Kiyomizu Mizuki || Rating : PG-17+ || Length : Series || Genre : Romance, Sad, Fluff, Hurt/Comfort, Friendship, AU, Angst, Tragedy, and other || Main Cast : Kim Taeyeon (SNSD’s Taeyeon) – Cho Kyuhyun – Victoria Song (f(x)’s Victoria) || Support Cast : All SMTown Family || Disclaimer : Plot and story is mine. Main cast belong to God, their parents, and their agency. I’m sorry if there same any title or characters. Sorry if you find typo(s)

Author Note : Annyeong, sebenarnya ini terinspirasi dari Cristina Perry – A Thousand Years hehehe. Oh, ya jangan lupa RCL yaa *buing-buing* #plak.

Thanks to :

Happy Reading^^

***

“Aku tidak tahu semua ini akan terjadi Taeyeon-ah,”

“Tapi kau tidak usah terlalu berlebihan oppa. Brengsek!”

“Terserah. Jadi kau ingin bagaimana?”

Seorang gadis yang bernama Kim Taeyeon itu diam sejenak, ia masih terlihat shock apa yang terjadi pada dirinya. Ia menyesali apa yang dilakukannya, astaga! Bahkan rasanya dia merasa sangat bodoh dan menyesal apa yang terjadi dalam kehidupannya. Ia menghapus air matanya kasar, ia berpikir untuk apa ia menangis hanya karena lelaki brengsek yang –tidak sengaja– menidurinya. Sebenarnya, mereka hanya tidak sengaja karena pengaruh dari alcohol yang mereka konsumsi. Tangannya dengan lepas menampar pipi kiri lelaki yang bernama Cho Kyuhyun itu. “Terserah! Itu hak-mu untuk menerimaku atau tidak! Aku menyerahkan semua itu padamu, tapi jika tidak kau sangat keterlaluan oppa!”

Mereka, Cho Kyuhyun dan Kim Taeyeon. Leader SNSD dan Maknae Super Junior. Sebenarnya kejadian ini tidak sengaja terjadi, akan tetapi mereka terlalu dikuasai oleh alcohol yang mereka konsumsi sekarang dan tidak sadar melakukan hal yang sebenarnya tidak boleh dan sangat terlarang untuk dilakukan oleh mereka. Tapi semuanya sudah terjadi, dan mereka ingin memutar kembali saat itu agar tidak melakukan hal yang seenaknya. Tapi bagaimana? Menggunakan mesin waktu? Astaga, itu sedikit masuk akal tapi tidak mungkin karena memang benda itu tidak ada. Sekarang, Kyuhyun sudah hampir frustasi apa yang harus dilakukannya, apalagi sekarang Taeyeon menangis karena dirinya. Sebenarnya mereka berdua sama-sama bersalah. Yang sekarang berada di pikiran mereka kali ini adalah bagaimana jika masing-masing member dari Grup mereka tahu dengan kejadian ini? Sudah mereka yakini, pasti mereka akan kecewa dengan sikapnya yang terlalu seenaknya. Akhirnya mereka berpikir untuk tidak memberitahukan masalah ini pada salah satu member di Group mereka, mereka terlalu takut untuk mengungkapkan hal yang sebenarnya tetapi hasilnya akan sama, mereka akan kecewa dan akan membenci mereka. Ya, itulah yang sekarang berada di pikiran mereka kali ini. Kalau mereka berterus-terang apakah semuanya akan berjalan dengan lancar? Ah, sepertinya tidak, karena mereka akan terus mendiami mereka daripada harus membantu. Ini memang gila. Tapi mereka tetap harus menutupinya bagaimanapun caranya itu!

“Taeyeon-ah,” Kyuhyun mendekati Taeyeon yang masih membenamkan kepalanya di kedua lututnya. Ada rasa sangat bersalah di dalam lubuk hatinya ketika ia mengetahui bahwa pagi harinya ia harus terbangun dengan masalah yang berat seperti ini. Kemudian, ia membawa Taeyeon ke pelukannya dan mengelus rambut coklat gadis itu dengan lembut. Ia berusaha untuk menenangkan Taeyeon yang masih shock dengan kejadian yang menimpanya di pagi hari. Kyuhyun sebenarnya juga merasa seperti itu, tapi ia harus terlihat bahwa ia adalah lelaki yang kuat dan tegar dan juga berusaha untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang ia lakukan pada gadis yang sekarang berada di hadapannya kini. “Mianhaeyo. Aku juga tidak tahu jika akhirnya kita melakukan hal terlarang seperti ini Taeyeon-ah. Aku tahu kau pasti merasakan hal sesuatu yang sesak di dalam hatinya, begitu pula dengan aku Taeyeon-ah. Sebenarnya aku takut ketika aku menyadari bahwa aku ternyata melakukan hal seperti ini padamu, tapi aku mencoba untuk menjadi namja yang tidak meninggalkan seorang yeoja begitu saja tanpa mempertanggung-jawabkannya,” tanpa terasa, air mata mulai mengalir dari pelupuk mata Kyuhyun. “Jadi, setelah ini kau ingin aku bagaimana?”

Taeyeon mendongakan kepalanya ketika ia sudah mendengar penuturan Kyuhyun yang sangat terdengar tulus itu. Taeyeon masih menggigit bibir bawahnya agar tidak terdengar suara isakan tangisnya yang masih ingin ia keluarkan. “Oppa… Sebenarnya aku takut jika hal ini terjadi. Bagaimana dengan oppadeul dan para dongsaeng-ku yang lain ketika mereka mendengar bahwa kita telah melakukan hal terlarang seperti ini? Aku bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan mereka lakukan pada kita, yang pasti mereka akan merasa kecewa dengan sikap kita yang sudah seenaknya seperti ini oppa.” Air mata masih mengalir dari mata indah Taeyeon, ia kemudian mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun. “Aku semua menyerahkan pada oppa. Itu hak oppa bisa menerimaku atau tidak di hatimu, aku menyerahkan semuanya padamu oppa. Aku ikhlas jika kau tidak menerimaku,” Taeyeon mencoba menyunggingkan senyuman tulusnya.

“Taeyeon-ah, dengarkan aku! Tatap mataku! Apakah dari arti tatapan mataku ada sebuah kebencian atau ketidaksukaan-ku padamu?” Kyuhyun mengangkat wajah Taeyeon lagi agar menatap matanya dalam. Sebenarnya di dalam tatapan mata Kyuhyun tidak ada sesuatu yang buruk, semuanya tulus ia menerimanya. “Tidak bukan? Berarti aku tulus untuk mempertanggung-jawabkan hal ini padamu. Aku tidak mau lari karena ini, aku tidak mau dicap sebagai namja yang kurang ajar karena tidak mempertanggung-jawabkan dirimu, terlebih aku juga sudah menghamili-mu! Aku harus menerimamu bagaimanapun caranya, karena itu sudah tugasku. Aku mau mempertanggung-jawabkan hal ini padamu, semuanya tidak masalah. Aku akan menerimamu apa ada-nya Taeyeon-ah.” Kyuhyun menyunggingkan senyumannya balik kepada Taeyeon. Tangan Kyuhyun menyingkirkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah Taeyeon. “Sekarang hapus air matamu, aku akan menjami beberapa bulan atau beberapa minggu ke-depan aku akan segera melamarmu dan mempercepat tanggal pernikahan kita agar tidak ada yang salah paham, aku akan memperjuangkanmu bagaimana pun caranya, sekuat tenagaku. Jadi, jangan jatuhkan air matamu lagi. Arraseo?” lanjut Kyuhyun. Ia kemudian, merenggangkan pelukannya. “Sekarang, bersihkan tubuhmu! Kita harus kembali ke dorm,”

“Baiklah, tapi mungkin sepertinya kau harus sarapan dulu oppa. Setelah mandi aku akan menyiapkan itu padamu,” Taeyeon beranjak dari ranjang Kyuhyun dan berjalan menuju kamar mandi.

Setelah kepergian Taeyeon. Kyuhyun mulai membereskan kamar apartemennya, dengan menggantikan sprei mereka yang sudah kotor itu dan juga mengganti selimutnya. Ia pun meraih pakaiannya yang semalam dan melempar ke keranjang pakaian kotor. Setelah ia merasa sudah rapi, ia pun beranjak menuju dapurnya dan membuka pintu kulkas itu untuk menge-check apakah ada bahan persediaan makanan atau tidak untuk pagi ini. Masih ada rasa bersalah pada gadis bermarga Kim itu, tapi bagaimanapun juga ia tidak boleh lari dari masalah yang menjeratnya. Walaupun nanti pasti kedua orang-tuanya dan orang-tua Taeyeon akan marah besar pada mereka, tapi ia harus memperjuangkan Taeyeon bagaimanapun caranya!

Kyuhyun pun terduduk di kursi meja makannya. Namun, kemudian ia merasakan bahwa ponselnya sekarang bergetar bahwa pertanda ada pesan masuk datang. Kyuhyun kemudian merogoh ponselnya yang ia taruh di kantung celananya. Setelah membuka isi pesan tersebut, matanya mulai membaca setiap rangkaian kata yang tertulis di ponselnya.

From : Leeteuk hyung

Kyu, kau darimana saja semalam? Kami begitu mencemaskan dirimu, kau tidak mendengar suara ponselmu yang berbunyi? Sudah berapa kali aku menelfonmu tapi kau tidak kunjung menjawabnya!

Kyuhyun kembali menghela napas. Semoga saja hyung-nya tidak mengetahui hal ini terjadi, pikir Kyuhyun. Kemudian, tangannya kembali menari-nari di layar ponselnya dengan begitu lincah, layaknya ia sedang memainkan game.

To : Leeteuk hyung

Semalam aku terlalu lelah hingga aku menginap di apartemenku, mungkin sebentar lagi aku akan kembali ke dorm. Hyung tidak perlu terlalu mencemaskanku, aku baik-baik saja.

Send

“Oppa, kau ingin aku buatkan apa?”

Suara Taeyeon mengagetkan Kyuhyun yang masih melamunkan sesuatu. Dengan pelan, Kyuhyun membalikan tubuhnya untuk menatap ‘calon istrinya’ itu yang masih tampak memilih-milih makanan yang ada dikulkasnya. Kemudian, ia menyungging senyuman tipis. Sebenarnya pasti dihati Kyuhyun maupun Taeyeon ini terlalu berat untuk dijalankan, tapi ia merasa bangga juga mempunyai ‘calon istri’ yang pinta memasak, mempunyai wajah cantik, dan juga suara yang begitu indah. Suara-nya, ya suara yang selalu membuat hati Kyuhyun begitu bergetar hebat ketika Taeyeon memulai nyanyiannya yang begitu merdu. Astaga! Apa yang dirasakan Kyuhyun sekarang? Apakah ia mulai mencintai Taeyeon? Tapi, rasa ini terlalu mendadak untuk terjadi. Memang seperti itu, Cinta kadang memang suka datang secara tiba-tiba tanpa seseorang ketahui, yang pasti ia akan merasakan itu. Ia masih menatap punggung Taeyeon dengan datar, gadis manis itu masih menyiapkan makanan untuk mereka. “Taeyeon-ah, apa yang kau masak?” Kyuhyun menghampiri Taeyeon seraya bertanya kepada gadis itu yang masih berkutat pada masakan yang ia buat.

“Membuat beberapa makanan dipagi hari yang sepertinya dingin ini,” Taeyeon menjawab singkat tanpa menoleh kearah Kyuhyun yang masih melihat aktifitasnya. Gadis itu cekatannya memasak apa menu makanan pagi ini. Tampaknya ia masih tidak sadar bahwa Kyuhyun sedaritadi menatap aktifitasnya itu. Dan, terakhir, Taeyeon menaruh soup buatannya pada mangkuk yang sudah ia siapkan sebelum ia memberi sentuhan terakhir pada masakannya itu dan membawanya ke meja. Ya, kelihatnya cukup banyak dan cukup untuk dimakan berdua oleh mereka. “Oppa, kau hanya tingga duduk tenang di kursi. Biar aku yang menyiapkan semuanya, tunggu sebentar! Aku tidak lama menyiapkan ini,” Taeyeon menyuruh Kyuhyun yang masih diam menatapnya sedaritadi dan tidak bergerak sama sekali.

“Baiklah,”

Setelah Taeyeon memberi sentuhan terakhir pada sesuatu yang ia siapkan untuk Kyuhyun. Ia masih melihat bahwa Kyuhyun masih menatapnya dengan pandangan yang sulit untuk diartikan oleh dirinya sendiri. Kenapa Kyuhyun menatapnya? Pikir Taeyeon bingung. Apakah ada yang salah dengan penampilannya sekarang? Pikirnya lagi. Kemudian, ia menggerakan tangannya di depan wajah Kyuhyun dan perbuatannya, ia berhasil menyadarkan Kyuhyun yang melamun. Sebenarnya ia sedikit risih dengan tatapan Kyuhyun padanya, yang merasa sesuatu yang tidak enak. Saat di tatap, Taeyeon merasa ingin membuang wajahnya kearah lain. Jujur saja itu sedikit membuatnya salah tingkah dan wajahnya ingin merona dan menambah kesan bahwa dia gadis yang manis.

“Silahkan dimakan oppa,”

Kyuhyun mengangguk kecil dan mulai mengambil bagiannya.

Suasana acara sarapan diruangan itu sekarang tampak sangat canggung. Hanya terdengar suara sendok dan garpu yang terdengar secara bersamaan diruangan itu. Kyuhyun menggaruk belakang tengkuknya yang tidak gatal, sebenarnya ia benci dengan suasana canggung plus tidak ada bahan pembicaraan mereka kali ini. Rasanya Kyuhyun ingin beranjak dari tempat itu dan langsung pergi ke kamarnya lagi. Tapi rasanya sangat tidak mungkin karena sekarang ia berhadapan dengan Taeyeon dan bukan dengan orang lain. Begitu pula dengan Taeyeon yang sibuk sendiri dengan makanan yang ia makan. Mereka diam seribu bahasa tanpa ada obrolan di tengah-tengahnya, keduanya sama-sama membenci situasi canggung seperti ini. Padahal, mereka sudah mengenal lama dan setiap mereka bertemu pasti akan saling bercanda satu sama lain, tapi kenapa sekarang malah tidak ada obrolan diantara mereka? Yang hanya sibuk dengan aktifitas masing-masing. Taeyeon dan Kyuhyun sama-sama menelan suapan terakhir mereka.

“Oppa, sebaiklah kau mempersiapkan dirimu untuk kita segera pulang ke dorm. Tadi Yoona menelfonku, aku akan membereskan ini dulu.”

“Kalau begitu aku juga menyiapkan penyamaran dirimu.”

Taeyeon tersenyum tipis. “Terimakasih,”

***

Kembali saat di meja makan tadi, sekarang saat di mobilpun mereka berdua sibuk dengan pikiran masing-masing. Tidak ada obrolan sama sekali diantara mereka berdua, mereka sama-sama tidak mengaluarkan suara sepatah katapun dan hanya hembusan napas mereka yang terdengar saking sunyinya dan juga music yang mengalun dari radio mobil milik Kyuhyun. Taeyeon masih sibuk dengan pikirannya dan memandang keluar jendela dengan pandangan kosong dan entah apa yang ia pikirkan. Sedangkan Kyuhyun? Tentu saja ia masih focus menyetir. Sebenarnya mereka berdua masih benci dengan sikap mereka berdua yang sangat canggung ketika sedang berdua seperti ini. Mereka masih bingung untuk bagaimana cara mencairkan suasana yang sangat tegang dan canggung seperti ini. Sepertinya tidak ada obrolan yang menarik untuk dibicarakan dan juga mereka pasti hanya sekedar basa-basi saja untuk bisa mencairkan suasan ini. Taeyeon menelan saliva nya, sebenarnya ia benci jika hanya berdua dengan seorang namja di dalam mobil sepertinya ini, apalagi sangat sunyi. Namun, ia berusaha untuk tidak terlihat tegang dan tetap terlihat santai. Kyuhyun? Seperti namja itu juga sama apa yang dirasakan oleh Taeyeon, namun ia tetap menjaga image-nya itu. Terlihat Cool, santai, dan tidak terpengaruh dengan suasana seperti ini. Sikap mereka tampak sangat berubah, karena insiden tadi, tapi bukankah mereka berdua sudah menyelesaikannya dengan kepala dingin dan tidak melibatkan emosional yang bergejolak? Sebenarnya itu juga alasannya yang membuat mereka mendiami satu sama lain. Kyuhyun mengkembang-kempiskan pipinya, kemudian mengatur napasnya dan menegakan tubuhnya kembali.

“Oppa. Apa yang kau maksud dengan pernikahan yang ‘mungkin’ sebentar lagi akan kita laksanakan?” Taeyeon bertanya tanpa menatap kearah Kyuhyun yang tatapannya masih focus ke jalan raya yang mereka lewati. Suaranya terdengar seperti sangat tercekat. Jujur saja, ia belum siap menerima kenyataan pahit ini yang sudah terjadi begitu saja tanpa ia ketahui sebelumnya. Dan juga, ia takut Kyuhyun akan mengkhianatinya dan tidak mempertanggung-jawabkan perbuatannya yang ini dan perbuatannya yang tadi hanyalah acting belaka saja untuk meyakinkan dirinya dan merampas kesuciannya begitu saja tanpa pertanggung-jawab dan juga hanya untuk kepuasan belaka, itu yang Taeyeon sangat takutkan. Ada beberapa hal yang Taeyeon takutkan, pertama: Kyuhyun tidak mencintainya, dan setelah mereka menikah hubungan mereka merenggang dan tidak saling berkomunikasi satu sama lain, dan juga tidak seperti hubungan suami-istri yang sesungguhnya yang masih memperhatikan satu sama lain. Kedua: Kyuhyun mengkhianatinya dan tidak menganggap dirinya ada. Ketiga: Kyuhyun tidak mempertanggung-jawabkannya dan meninggalkan begitu saja. Jika salah satu hal itu terjadi, semuanya akan terasa sangat lebih berat, lebih hancur dan lebih kacau dari ini. Taeyeon menakutkan itu.

“Maksudmu?” Kyuhyun meminggirkan mobilnya dan memarkirkannya di pinggir jalan yang sekarang sangat sepi. Mungkin ia berpikir bahwa Taeyeon akan membicarakan masalah itu lagi, maka dari itu. Mereka sepertinya masih mempunyai waktu untuk berbicara secara empat mata dan berdua saja tanpa ada pihak yang mengetahui hal ini. “Maksudmu apa, eoh? Memangnya ada apa? Ada yang salah dengan sesuatu?”

Taeyeon mengambil napas dan mengatur napasnya agar secara teratur. “Ada beberapa hal yang aku takutkan jika kita mengambil alur pernikahan oppa, aku mempunyai beberapa alasan jika kita memgambil langkah itu dan sangat lebih jauh.” Ia menelan saliva nya untuk yang keduanya kalinya. Sebenarnya ia tidak sanggup mengatakan hal ini pada Kyuhyun. Kemudian ia membalikan tubuhnya untuk dapat berhadapan kepada namja yang berada di depannya dan juga semakin memperjelas apa yang akan ia ucapkan.

“Ada masalah apalagi Taeyeon-ah? Apa beberapa hal yang kau takutkan jika kita akan menikah? Kurasa tidak? Aku melakukan ini untuk mempertanggung-jawabkan kesalahanku yang sangat fatal kepadamu, apa itu salah? Tidak bukan? Aku hanya mencoba untuk tidak lari dan tidak dicap sebagai namja yang kurang ajar! Aku akan menjagamu dengan baik setelah itu,” Kyuhyun memperlembut suara baritone-nya. “Sekarang katakan padaku, aku akan dengan senang hati mendengar itu dan merubahkan untuk menjadi pendamping hidupmu yang lebih baik!” lanjutnya lagi.

“Oppa… Kau brengsek juga ternyata,” kata-kata Taeyeon seakan mencelos keluar begitu saja dari mulut Taeyeon dan juga mencelos ke dalam hati Kyuhyun. Entah kenapa ia merasa hatinya begitu sangat sakit ketika ia mendengar perkataan Taeyeon padanya. Kemudian, yeoja itu menarik salah satu sudut bibirnya, menyunggingkan sebuah senyuman sinis yang jarang ia keluarkan. Ia merasa tidak yakin dengan ucapan Kyuhyun padanya tadi dan juga tatapan Kyuhyun yang dianggap Taeyeon adalah kebohongan besar. Kemudian tangannya dengan lepas menampar pipi kiri Kyuhyun lagi dan membuat empunya sedikit meringis kesakitan dan membuat bercak merah disana. “Bagaimana kita mau menikah sedangkan kau sama sekali tidak mencintaiku? Sejak tadi aku memikirkan hal itu!” Matanya menatap tajam kearah namja yang berada di depannya kini.

Mwo?! Kau bilang aku tidak mencintaimu? Sebenarnya… Aku menyukaimu Taeyeon-ah, ah tidak! Aku mencintaimu, sejak lama aku sudah memendam perasaan ini padamu dan aku tidak langsung menyatakannya.” Kyuhyun masih mengelus pipi kirinya yang masih terasa sakit karena tamparan Taeyeon tadi cukup keras. “Aku sudah mencintaimu sejak lama! Tapi aku tidak keluarkan rasa itu sama sekali! Kenapa kau masih belum yakin dengan ucapanku yang sudah terang-terangan mengungkapkan hal ini padamu? Ya, aku tahu sebenarnya hal ini memang terdengar konyol di telingamu, tapi aku hanya mencoba berterus-terang padamu kali ini!” Kyuhyun menahan gejolak emosinya yang sebenarnya ingin ia keluarkan, tapi tidak mungkin ia keluarkan ini sekarang di depan Taeyeon.

“Apa yang kau katakan tadi? Kau… Mencintaiku? Astaga! Kau sedang bercanda macam apa oppa? Aku bahkan tidak yakin bahwa kau sekarang memendam perasaanmu padaku yang sangat tidak terlihat sama sekali. Ini konyol oppa, aku tidak mempercayai omonganmu yang sama sekali tidak masuk akal itu. Kali ini jangan bercanda oppa, hentikan semua omong kosongmu yang tidak masuk akal itu. Aku tahu semua akal-akalanmu! Kau hanya memanfaatkan aku sebagai pemuas nafsu! Kau kira aku tidak melihat kebohongan yang tersirat di dalam matamu? Kau kira aku mudah tertipu dengan ucapanmu? Oh, tidak oppa! Aku tidak mudah untuk dimaanfaatkan begitu saja! Kau pikir aku boneka? Aku masih punya harga diri oppa! Jangan seenaknya kau melakukan itu, aku tidak tertipu dengan ucapanmu!” ucap Taeyeon frontal. Ternyata omongan Taeyeon membuat Kyuhyun harus menahan amarahnya kali ini.

“Apa kau bilang? Kau tidak yakin dengan ucapanku? Apakah kau tidak percaya?”

Dengan polosnya Taeyeon menggeleng. “Ah sudah! Aku lelah berdebat denganmu yang tidak bisa membuktikan apa-apa! Lebih baik aku keluar dan pulang ke dorm sendiri!” Kemudian, ia membuka pintu mobil Kyuhyun.

Sebelum Taeyeon melangkahkan kakinya keluar, dengan cekatan Kyuhyun menahan tangan Taeyeon. “Jangan pergi, sebelum kita bicara lebih lanjut tentang apa yang terjadi!” katanya tajam. Ia masih mencengkram pergelangan tangan Taeyeon kemudian, menariknya masuk dengan kasar. “Diam di situ dan cepat jelaskan semuanya, aku tidak mau menunda-nunda hal ini!” Selanjutnya ia mengunci pintu mobilnya. “Aku tidak akan membiarkanmu pergi sebelum masalah kita selesai! Kau akan pergi dari? Tidak semudah yang kau pikirkan, “ Kyuhyun mengangkat sudut bibirnya dan tersenyum licik. Ini baru pertama kalinya Kyuhyun menampakan senyumnya yang terlihat sangat licik.

Astaga! Taeyeon bahkan sekarang berani bersumpah bahwa dialah orang pertama yang melihat senyum licik milik Kyuhyun –dan bukan evil smirk– Kemudian, ia juga menarik salah satu sudut bibirnya, tersenyum sinis meremehkan namja yang berada di hadapannya kini. “Kau kira aku takut denganmu? Aku juga punya cara tersendiri untuk bisa pergi dari hadapanmu. Aku sudah muak kali ini, cepat buka pintu mobilnya! Aku tidak ingin berlama-lama lagi denganmu, rasanya mulutku sudah mual melihat wajahmu lama-lama?!” Ia mencoba untuk terus membuka pintu mobil Kyuhyun yang masih terkunci rapat olehnya –Kyuhyun– “Kyuhyun-ssi! Cepat buka atau aku akan berteriak!” ancam Taeyeon.

Namun, bagi Kyuhyun ancaman Taeyeon tadi hanya angin lalu dan jika ia berteriak juga akan sia-sia dan tidak menghasilkan apa-apa. Lagipula jika ia berteriak kencang itu juga akan membuang percuma energinya dan juga tempat mereka juga sepi bahkan hanya mereka yang melintasi jalan itu. “Kau mau berteriak? Silahkan, aku tidak melarang hal itu. lakukan saja semaumu,” kata Kyuhyun santai. Kemudian, saat Taeyeon tidak melihatnya ia langsung menyunggingkan senyuman evil-nya. Tapi ia tertawa dalam hati, kenapa? Ya, karena apakah Taeyeon tidak sadar bahwa sekarang mereka berada di tempat yang sepi dan juga tidak ada orang satupun dan hanya ada mereka saja? Dasar bodoh, pikir Kyuhyun. Ia masih menunggu reaksi Taeyeon setelah ini.

“Tolong!!!!”

Dengan sekuat tenaga, Taeyeon berteriak. Tapi, setelah beberapa menit tenaganya sudah terasa habis.

“To..”

Saat Taeyeon ingin berteriak untuk kedua-kalinya bibirnya sudah terkunci rapat-rapat ketika Kyuhyun berhasil menciumnya dengan tiba-tiba –dan juga sedikit secara paksa– “Hmpphhh,” Taeyeon memberontak agar Kyuhyun melepas dirinya. Tapi, tetap saja tidak bisa karena Kyuhyun juga kembali mencengkram tangannya dengan cara sedikit kasar. Taeyeon langsung mendorong dada Kyuhyun, hingga namja itu terdorong kebelakang. “Lama-kelamaan kau malah semakin kurang ajar!”

 

To be Continue..

 

Advertisements

44 comments on “[FREELANCE] A Thousand Years (Chapter 1)

  1. wahhhh wahhhhh
    kyuppa pervert bgt !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    kasihan taeng eonni

    lanjutin chingu ~
    suka jalan ceritanya ^^

  2. lol ko suasananya langsung jadi kacau gtu hihihi main cast kyutae skrng udah makin bnyk, seneng deh tpi tetep baekyeon is real
    u date aoon ya thor, tbc nya menganggu sekali hehehe

    fighting!!!

  3. Omoo !!! O_o penasaran banget ma hubungan mereka selanjutnyaa !!! Kyaaa >.<" !! Tu kyuppa bnran suka ma sih ma taengg ?? Ksian bngt taeng nyaa .. U.u .. Next ditunggu

  4. Annyeong, saeng, ff mu bagus kok, cuma aku pengen request ff yg castnya Taeng & Wufan. :”( sumpah, sakit hati banget pas wuwuge terkena penyakit myopchiya apalah yg myo myo gitu,. Sakit uy, sakitt *curcol* sempet marah banget sama yifan knp kita (fans) yg udah ngedukung dia, tiba2 dia KAYAK menghianati gue #plak #bruk. Pokoknya fluff ya utk reques ff dri gw. Bye, mau mojok dulu 😦 ini salah wufan sepenuhnya! Lanjtin lho ye, klo gak? Gue clbk sm zhoumi lho *digebukkrisjunhojunkminkisuho* #plak *curcol*

  5. suka bnget sma pairingnya,,
    yah thor enak”an bca tbc nya mncul,
    next chap jngan lma” y thor & klau bsa d panjangin lgi

  6. Taeng eonni kok gak percaya sih sama kyuhyun ????
    Pdhl aq aj percaya #huh

    next.y jgn lama2 ne
    fighting

  7. Daebak thornim ff nya,,, feelnya dapat banget,,, kyu oppa pervert banget… jadi kasihan sama tae eonni…
    Next chapter ditunggu thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  8. aigho kirain tdi udah baikan eeh tba2, dimobil berantem lagi ya ampun kyutaee..
    kyuppa mencintai taeng.. cieehh ekhem kaali aeng percya nanti ff lgsung tamat yaaa hhh jdi taeng gaabpercya ni ayo dong kyupa buktiun biar taeng bs sama kamu…. emabg taeng udah haamil y crtanya???
    kyyppa pervet jekekke tp emng cocok karakternya next chap dtunggu

  9. hyaaaa kenapa tae eonnie ga percaya sama kyu oppaaa… padahal kan kyu oppa bnr2 seriussssss… dilanjut ya thor nexttt

  10. Benciii bgt liat tbc. Authooorr lg seruu #plak
    kyu, apa yg kau lakukan pada my taeng #tendang kyu
    next nya dtnggu bingits thor #alay kumat
    FIGHTAENG!!

  11. tegang…. chap pertama dah disuguhin dengan konflik percecokan dan ketidakpercayaan
    apakah kecurigaan tae dgn kyu memang benar? memangkah kyu benar”menyukai bahkan mencintai tae bukan hanya sekedar pemuas nafsu? hmm penasarannn
    aku tunggu kelanjutannya thor~

  12. PARK YOONMI, Jahatnya kau tidak membalas comment-ku~ 😥 *nangisdipelukankrissuho* Oya, kenapa gak dibales comment2 readers yg laen? Entar gue emut emut Lays lho /emut aje sana/. =) //< sesifat sama Kyuppa dah._.

  13. Aku suka banget pairingnya. Trus jg seneng krn orang ketiganya bukan GG member, *yeay. Soalnya aku paling ga rela kalau ada eonniku yg jadi org ketiga. hehehe.
    Kalau aku sih ngedukung Tae. Dy berpikir logis. Pernikahan kan g sekedar asal nikah sj. Harus ada perasaan yg nyata. Hidup sampai mati dgn org yg tdk dicintai pasti menyengsarakan..
    Da, aku setuju sama Tae, perlakuan Kyu yg terakhir memang agak kurang ajar. Gmn Kyu bisa meyakinkan Tae kalau perilakunya sj seperti itu?
    Saya suka sekali dgn karakter Tae yg tegas dan logis di sini.
    Next chapt kutunggu, CU eon!

  14. waaah seruuuu… kyuhyun oppa siih sebenernya suka beneran bkan ama taeng eonni???
    penasaran bget niih thor, jgan lama2 deh ya nge publishnyaa
    hehee, gomawoo

  15. kok taeng ga percaya ya sama kyu? Emang sih kyu itu evil abis, tp dia kan handsome kelewat batas -,- next dong thoor syukaa deh sama jalan ceritanya. Fresh gitu hehe

  16. Kyupaaaaaa pervert benerrr daahhh tapi taeng kok ga percaya sama kyu ya? Padahal kan kyupa mau tanggung jawabb. Ditunggu next chapternya aja thorr hwaitinggggg (:

  17. telat.. itu Kyu oppa agresif amat sih.. kasian Taeyeon eonni.. betewe chap 1nya jinjja daeeebakk..wkaka
    nextnya kutunggu thor 🙂 keep writing

  18. Pingback: [FREELANCE] A Thousand Years (Chapter 2) | All The Stories Is Taeyeon's

  19. Eh ak kira sudah clear masalahnya tapi taeyeonnya malah cari gara” lagi dan mengubah kyu jadi setan lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s