[FREELANCE] Petaerpean (Oneshot)

quota

Quota [Fiction]

Baekhyun & Taeyeon – PG17+

Romance, Marriage Life

Peaterplum’s script

Disclaimer : no siders or copycat and bashing­. Plot is pure mine.

+++
‘’for my lovely husband’’ –Taeyeon

‘’for my lovely wife” –Baekhyun

Matahari mulai terbit. Burung burung mulai membuat suara merdu, kicauan burung tersebut membuat semua orang yang sedang asyik menikmati layaran pulau mimpi akan enggan untuk meninggalkannya. Setitik embun mulai menetes menandakan masih ada kabut yang enggan untuk pergi. Sesekali suara kepakan sayap burung atau suara bel dari pengantar surat kabar yang menaiki kendaraaan roda dua. Suara gemercik air yang menandakan bahwa saat beberapa jam lalu bintang bintang ditemani oleh keroyokan air yang datang dari langit.

Suara suara tadi membuat sepasang suami istri tersebut seperti enggan untuk meninggalkan pulau impiannya tersebut. Namun sang lelaki lebih dulu membuka matanya dan melirik jam yang berada di sebelah kirinya. Ia menguap sebentar sambil meregangkan tangannya. Kemudian ia menindih seseorang di atasnya, “Morning chagi” ucapnya

Yang ditindihnya hanya mendesah pelan kemudian membuka matanya. Kedua sudut bibirnya terangkat. “Kukira aku yang akan membangunkanku, rupanya tebakanku salah” ujarnya sambil sedikit tertawa

“Mana jatahku yang kau janjikan tadi malam, baby. Aku tidak sabar” ujar sang lelaki tersebut. Sementara gadis yang ditindihnya bingung. Apa mungkin ia lupa? Atau pura pura lupa?

“Ayolah baby, aku tahu kau masih ingat” goda lelaki tersebut

“Sungguh aku benar benar lupa, baby” ujar gadis tersebut

“Itu yang mumumu ..” ujar lelaki tersebut sambil memajukan bibirnya. Ah iya, perempuan itu ingat. Namun ia sangat lupa dan sekarang ia benar benar sangat malu.

“Ayolah baby, aku sudah tidak tahan”

“Maksudmu, morning kiss?” tanya perempuan itu

“Hmm … bagaimana jika aku ganti menjadi french morning kiss?” goda lelaki tersebut

Pipi gadis itu malah merah merona. Jujur kepribadiannya sangaaat pemalu namun ia hanya cukup sabar menghadapi suaminya yang sangat pervert tersebut.

“Aku malu, Baekhyun sayang” ujar perempuan tersebut sambil mengelus kedua pipi suami tercintanya.

“Bagaimana jika aku yang melakukannya? Ayo lah, sudah setahun kita menikah bahkan kita sama sekali belum melakukan hubungan apapun” ujar suaminya

“Tapi .. aku malu, Baekhyun-ah” ujar yeoja tersebut. Baekhyun tersenyum tipis. “Baiklah, kalau begitu kau saja duluan yang melakukannya, baby”

Tanpa aba-aba lagi, Baekhyun segera mendekatkan dirinya ke yeoja yang ditindihnya. Bahkan yeoja itu kini dapat merasakan hembusan hangat Baekhyun. Kedua hidung mereka bahkan sudah menempel ..

5

4

3

2

.

TINTONG

Bel itu benar benar membuat Baekhyun kesal. Padahal sedikit lagi sudah sampai. Bahkan jika tidak ada bel tersebut mungkin Baekhyun sudah mencium ganas yeoja yang ditindihnya.

“Biar aku yang membuka pintunya” ujar Taeyeon kemudian segera keluar kamar dan berlari membukakan pintu. Sementara Baekhyun masih setia menunggu Taeyeon membuka pintu. Tidak lama kemudian, Taeyeon pun kembali.

“Apa itu?” tanya Baekhyun kemudian bangkit dari tidurnya

“Brosur diskonan dari departemen store, chagi-a bagaimana jika hari ini kita berbelanja? Untuk keperluan kita sayang” rengek Taeyeon

“Tidak, besok saja”

“Ayolah, di brosur ini hanya terlampirkan bahwa diskon ini hanya berlaku hari ini” rengek Taeyeon

“Besok saja, akan aku ganti uangnya” ujar Baekhyun

“Chagiaa, kumohoon. Ini kesempatan besar” ujar Taeyeon

“Aish, baiklah aku sebenarnya tidak ingin pergi. Tapi aku tidak tahan melihat puppy eyesmu yang membuat aku ingin menerkammu saja” ujar Baekhyun kemudian beranjak ke kamar mandi

“Yey, shopping”

.

.

.

“Kau mau yang berwarna coklat atau kuning? Sepertinya kemeja yang kuning ini cocok untukmu –Ah, bagaimana dengan yang krem? Kau pilih yang mana?” tanya Taeyeon

“Bagaimana jika yang krem? Aku pasti terlihat tampan” jawab Baekhyun. Kedua sejoli tersebut dengan romantisnya saling menanyakan baju yang mana yang pantas yang akan mereka pakai. Sesekali karyawan yang melihatnya iri dan sesekali memuji pasangan serasi tersebut.

“Lihatlah, yeobo bukankah bra ini lucu jika kau pakai?” canda Baekhyun sambil membawa bra warna hitam dengan polkadot putih.

“Dasar pervert” ujar Taeyeon sambil memukul lengan Baekhyun pelan

“HAHAHAHA bagaimana dengan lingerie merah ini? Kau pasti akan semakin sexy jika menggunakannya”

“YAK. Aku tidak suka memakai barang seperti itu”

“Benarkah? Aku suka. Dan aku akan membuatmu menyukainya” goda Baekhyun

Pipi Taeyeon rasanya sudah memerah akibat gombalan Baekhyun yang sedari tadi dilontarkan padanya.

“Sepertinya sudah sore, belanjaan kita juga sudah banyak, Kajja kita pulang” ujar Taeyeon sambil menarik tangan Baekhyun

Sesampainya di rumah, Taeyeon menata semua hasil belanjaannya di dapur sementara Baekhyun sedang asyik membersihkan diri. Dengan telaten, Taeyeon membersihkan kamar mereka yang berantakan akibat kertas kertas yang ia buat untuk tugas kantornya.

Setelah semuanya sudah bersih dan rapi, Taeyeon beristirahat di ruang tv.

“Hah segarnya,” ujar Baekhyun yang sengaja lewat di depan tv. Dengan keadaan rambut basah, badan topless, bagian bawah yang hanya dililitkan oleh handuk kecil.

“YAK” ujar Taeyeon kaget

“Kenapa kau sekaget itu?” tanya Baekhyun dengan wajah sok polos

“Kau minggirlah, kau mengganggu pemandanganku untuk menonton tv” teriak Taeyeon

“Bukankah pemandanganku indah?” goda Baekhyun

“Indah apanya, kau tidak atletis sama sekali. Aku bahkan lebih suka tubuh atletis seperti actor Lee Minho yang aku sukai, kyaa” ujar Taeyeon tertawa

Baekhyun mendengus kesal. Dengan cepat ia mendorong tubuh Taeyeon di sofa sehingga posisi mereka kali ini Baekhyun on top. “Ap-ap-a yang ka-u laku—kan?” tanya Taeyeon dengan gugup

“Menururtmu?” disaat itu juga Baekhyun langsung mencium bibir dengan ganas, Taeyeon terbelalak kaget dengan apa yang Baekhyun lakukan padanya. Taeyeon sesekali sudah berusaha mendorong tubuh Baekhyun dengan kedua tangannya, namun Baekhyun malah memegang kedua tangan tersebut dan menalinya dengan pita yang berada di meja dekat sofa kemudian pria itu mencium ganas biibir Taeyeon dan tidak memberikan Taeyeon kesempatan untuk bernafas. Dengan tiba-tiba Baekhyun melepaskan ciumannya.

“Apa yang kau—“
“Buka mulutmu”

“Mwo? Appa yang—“

Dengan segera Baekhyun mencium bibir Taeyeon kembali namun kali ini jauh lebih lembut sehingga Baekhyun melepaskan ikatan pita yang mengikat kedua tangan Taeyeon. Sesekali kini tangan Taeyeon mendorong tubuh Baekhyun namun ia salah. Ia malah mendorong Baaekhyun dengan sekuat tenaga sehingga handuk yang hanya melilit bagian bawah tubuh Baekhyun terlepas dan terpampang sesuatu yang membuat Taeyeon menutup matanya.
Baekhyun terkekeh pelan, “Ternyata kau nakal yah, “ Baekhyun memegang tangan Taeyeon namun Taeyeon berhasil kabur. Baekhyun yang masih ada di tempat segera memakai handuknya, “Aku tahu kau belum siap, tak apa aku akan menunggumu” ujar Baekhyun kemudian masuk ke kamarnya.

Taeyeon menghela nafas dengan pelan. Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. “Huft .. tenanglah Taeyeon, dia akan lebih buruk jika kau yang memancingnya” batin gadis itu.

..

..

..

Makan malam kali ini seperti biasanya. Keduanya duduk dan keheningan menyelimuti mereka dengan santapan makan malam. Malam ini, Baekhyun makan dengan lahap. Sementara Taeyeon makan seperti tidak nafsu. Badannya seketika lemas, bibirnya menjadi pucat, perutnya seketika perih. Taeyeon tidak tahu apa yang terjadi. Tapi Baekhyun seperti tidak peka, dengan santai ia melanjutkan makannya.

Setelah selesai makan, Baekhyun meminum air yang berada di sebelahnya. “Kenapa tidak kau makan? Kau tidak lapar, ya?” ujarnya cuek.

“Ini, cuci piringku aku mau tidur dulu, besok aku ada rapat pagi-pagi, bereskan semuanya, ya” ujarnya kemudian melesat pergi menuju kamarnya. Taeyeon menghela nafas. Taeyeon sedang sakit. Ia sendiri bingung sakit apa. Dengan cepat ia segera membereskan meja makan yang berantakan tersebut.

Taeyeon mencuci semua piringnya, setelah selesai semua ia akan beristirahat, namun tiba tiba kakinya tidak kuat menahan beban tubuhnya, dan ..

BRUKK

PRANGG

Tangan Taeyeon menyenggol guci yang ada di sebelahnya. Sontak Baekhyun yang sedang bermanja di atas kasur terbangun “TAEYEON?” teriaknya kemudian berlari

“TAEYEON” teriaknya ketika ia kaget melihat istri tercintanya terkapar begitu saja, dengan guci yang sudah tidak berbentuk lagi. Dengan cekatan ia menggendong Taeyeon dan membawanya ke klinik terdekat. Maklum tempat tinggalnya jauh dari rumah sakit.

“Istri anda hanya sedang kecapekan, saya mohon untuk menjaganya, terlalu banyak masalah yang dipikirkannya, jadi tolong jangan terlalu banyak aktivitas” ujar Dokter Park tersebut

“Ah baiklah, terima kasih dok,”

Baekhyun melihat Taeyeon yang sedang beristirahat di atas kasur tersebut. Ia memegang tangan istrinya tersebut “Maaf, aku terlalu memperkerjakanmu, seharusnya aku mencari pembantu tapi aku hanya ingin kita berdua di rumah yang tidak akan mengganggu kita” ujar Baekhyun lirih. Sampai akhirnya, Baekhyun pun tertidur sambil memegang tangan Taeyeon.

Pagi.

“Kalian sudah boleh pulang setelah melunasi biaya administrasi kami” ujar salah satu suster tersebut.

“Baik, suster”

“Kajja, yeobo kita harus membayar administrasinya” ujar Baekhyun sambil membantu Taeyeon berdiri.

Setelah semuanya selesai, mereka pun pulang. Sesampainya di rumah, Baekhyun langsung berganti baju. “Hari ini aku ada meeting, kalau terjadi apa-apa telpon aku, ok? Ah iya, aku juga sudah menelpon Yuri and Yoona Noona untuk menemanimu, jadi kau tidak akan kesepian” ujarnya

“Ne, gomawo, Baekhyun” Taeyeon tersenyum. “Saranghae Baekhyun”

“Nado saranghae Taeyeon” Baekhyun mengecup bibir Taeyeon sekilas.

. . .

Setelah sampai dirumah, Baekhyun merebahkan tubuh Taeyeon kemudian memijat kaki dan tangan Taeyeon. “Kenapa kau bisa sakit seperti ini, hm?” tanya Baekhyun

“Molla” jawab Taeyeon lirih

Yah .. kalau Taeyeon Noona sakit, sepertinya malam pertamanya tertunda untuk hari ini” batin Baekhyun

Aku masakkan bubur dulu, ya” ujar Baekhyun kemudian mengecup bibir Taeyeon sekilas. Namun tiba-tiba Taeyeon menahan lengannya. “Tidak usah, aku tidak ingin kau repot hanya karena aku” ujar Taeyeon.

“Gwechana, chagi. Aku tidak merasa repot, apalagi ini memang kewajiban seorang suami untuk istrinya, seorang suami juga harus merawat istri tercintanya, dan membantu dalam kesulitan” Setelah mengatakan itu, pria itu tersenyum dan berjalan menuju ke dapur. Taeyeon tersenyum tipis. You’re so lucky to be have Baekhyun. He is so kind like a guardian angel.

Taeyeon hanya sakit mag ringan karena ia selalu lupa makan, Baekhyun sering sekali mengingatkannya, namun Taeyeon hanya mengucapkan ‘ya’. Dan kini, selama tiga hari ini sudah Taeyeon terbaring di tempat tidur. Ia selalu memuntahkan makanan jika perutnya terasa kenyang. Tapi, karena Baekhyun rutin merawatnya, Taeyeon sembuh.

“Gomawo” ucap Taeyeon mencium pipi Baekhyun. Baekhyun tersenyum senang. “Noona, kenapa kau manja sek—“

Don’t call me Noona, chagi.” Sela Taeyeon

“Ah, baiklah, honey?”

“Bagaimana jika Baby? Bukankah itu lucu?”

“Memangnya kau lucu?” sahut Baekhyun

“Tentu saja, aku lucu. Jika aku tidak lucu mana mungkin kau menyukaiku” seru Taeyeon dengan percaya diri

“Kapan aku bilang aku menyukaimu?” tanya Baekhyun bingung

“Aish, kau kan pernah menyatakan cintamu padaku dan berkata bahwa aku lucu” kesal Taeyeon

“Hmm .. kapan ya? Aku tidak ingat, atau aku tidak pernah melakukannya?” Baekhyun berakting untuk menggoda Taeyeon

“Aisssh, dasar pikun. Kau ini lebih muda dari aku tapi kau sudah lebih pikun duluan, baekhyun babo” ujar Taeyeon sambil mencurutkan bibirnya. Jujur saja, Baekhyun gemas melihatnya, rasanya ia ingin melahap Taeyeon saat itu juga.

“Baiklah, kau lucu” kata Baekhyun

“Katakan sekali lagi”

“Kau lucu”

“Katakan lagi”

“Kau lucu”

“Katakan dengan jelas”

“Kim Taey—ah maksudku Byun Taeyeon sangat lah lucu”

“Katakan lagi”

“Istri tercinta dan tersayang Byun Baekhyun yaitu Byun Taeyeon adalah orang yang lucu dan menggemaskan”

“Katakan sek—YAK, kenapa berlebihan sekali!?”

“Aish, noona sih meminta yang aneh-aneh seperti orang hamil saja”

“YAK. Baby. Aku tidak meminta yang aneh-aneh, aku kan hanya meminta untuk dipanggil lucu, lagipula kenapa kau mengatakan aku hamil kalau kau saja belum menghamiliku” ujar Taeyeon kesal. Beberapa detik pun ia tersadar atas ucapannya. Baekhyun membulatkan matanya.

“ups” Taeyeon menutup mulutnya. Ia langsung berlari ke kamar.

Baekhyun menyeringai. Ia memikirkan sesuatu kemudian tersenyum dengan menyeringai yang lebih mengerikan dari sebelumnya.

Sementara Taeyeon segera menutup pintu kamarnya. Oh tidak, bukan kamarnya, namun kamar mereka berdua –Baekhyun dan Taeyeon— “Aish, seharusnya aku tidak mengatakan itu, pasti malam ini aku akan –ah membayangkannya saja aku sudah tidak kuat” ucapnya.

“Taeyeon-ah” panggil Baekhyun sambil mengetuk pintu kamarnya

“Chagiya” panggilnya lagi

Taeyeon tetap tidak membukanya, ia belum siap.

“Baby”

“Honey”

“Yeobo”

“Aish, ayolah buka pintunya, aku ingin mengambil kunci mobilku, aku akan jalan-jalan dengan Sehun dan Chanyeol sebentar” ujar Baekhyun

CKLEK

Pintu terbuka,namun yang keluar bukanlah sosok Taeyeon melainkan hanya sebuah tangan yang menyerahkan sebuah kunci. “Aish, kau ini takut sekali. Kalau pun kau belum siap, tidak apa aku tidak memaksanya” ujar Baekhyun kemudian langsung melesat pergi.

Taeyeon tidak menggubrisnya, ia segera mengambil handphonenya “Yeobseo, Yuri-ah? –Apa? Kau bersama Sooyoung? –Baiklah, tunggu aku di sana”

Tidak lama kemudian, Taeyeon pun melesat pergi.

Baekhyun’s side

Kini Baekhyun sedang bersama Suho, Sehun, Chanyeol, Kai, dan Kyungsoo. Mereka sedang menikmati acara reunion bersama.

“Kudengar, Boa noona kemarin telah melahirkan anak kedua” Kyungsoo membuka topic pembicaraan

“Benarkah? Wah .. pasti anaknya sangat lucu” ujar Suho

“Nde, dan kudengar Jessica noona juga sedang hamil, wah cepat sekali ya rasanya” kata Kai sambil menyeruput es jeruk di depannya

“Wah .. Baekhyun-hyung, apa Taeyeon noona sedang hamil?” tanya Sehun

Baekhyun menggeleng yang membuat semua kerabatnya terkejut. “Mwo? Belum ? bagaimana bisa? Apa kau belum melakukan-nya?” tanya Kai

“Aniyo … setiap aku memintanya ia pasti menolak” ujar Baekhyun sedih

“Aigoo .. tak kusangka. Tak apa Baekkie … kau tidak usah sedih suatu hari Taeyeon noona pasti akan mau dengan sendirinya” ujar Chanyeol

“Huft, tapi kapan? Bahkan pernikahanku dengannya sudah setahun lebih dan kami sibuk oleh pekerjaan” ujar Baekhyun kesal

“Padahal dulu kau sangatlah pervert tak kusangka kau mendapat istri yang polos, hahaha” ujar Chanyeol membuat semua temannya tertawa

“YAK TIANG MENGAPA KAU BERKATA SEPERTI ITU” kesal Baekhyun

“Haha .. aku hanya bercanda”

“Tapi memang benar, Taeyeon noona itu polos sekali, tidak sepertimu Baek” sahut Suho

“Tidak, itu tidak benar” sangkal Baekhyun

“Tidak benar bagaimana? Ini sudah fakta”

“Awas saja kalian semua, akan aku buktikan pada kalian semua bahwa aku bisa” kekah Baekhyun dengan percaya diri

“Kau ingin membuktikan apa Byun Baekhyun?” tanya Chanyeol

“Tentu saja membuat-nya hamil”

 

 

 

 

 

 

 

 

Taeyeon telah sampai di rumah dan mendapati Baekhyun sedang tertawa karena menonton variety show. Ia berjalan mengendap ngendap agar tidak terlihat oleh Baekhyun. Setelah berhasil, ia akan masuk ke kamarnya, saat akan membuka pintunya … ia bingung karena pintu nya terkunci. “Aish bagaimana ini” Taeyeon yang pulang dari shopping dengan teman-temannya kebingungan. “Aish seharusnya aku tidak berbelanja seperti ini. Dan jujur saja, Semua belanjaan itu bukan semuanya miliknya, ada beberapa milik Sooyoung dan beberapa milik Yuri. Dan yah .. apa kalian tahu isi tas tersebut? Pakaian dalam wanita.

Taeyeon berusaha membuka kunci tersebut, namun sepertinya kuncinya tidak cocok. Akan bahaya apabila ia meminta Baekhyun untuk membukakannya. Namun ia selalu menepis pikiran negatifnya, dengan percaya diri ia berjalan kea rah Baekhyun.

“Chagi, kenapa pintu kamar kita terkunci?” tanya Taeyeon

Baekhyun tidak menggubrisnya ia asyik menonton acara yang ada di tv tersebut.

“Chagi-ya, kenapa kamar kita terkunci?” tanya Taeyeon lagi

Baekhyun lagi lagi tidak menggubrisnya

“Chagi, apa kau mengunci kamar kita?”

Baekhyun hanya menoleh sekilas dengan tatapan sinis

Taeyeon terkejut atas perlakuan Baekhyun. Apa yang salah dengan gadis ini?

“Chagi, apa kau marah padaku?” tanya Taeyeon

Baekhyun tidak menjawabnya dan lagi lagi tawanya makin keras

Taeyeon menunduk sedih ia duduk di sebelah Baekhyun yang sedang tertawa keras. Ia pun mengambil remot dan mematikan tvnya.

“YAK. APA YANG KAU LAKUKAN!” bentak Baekhyun kesal

“Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?” sahut Taeyeon

“APA ITU PENTING? AKU BUTUH ISTIRAHAT. KEMARIKAN REMOTNYA” Baekhyun langsung menyambar remote tv yang ada di tangan Taeyeon dengan kasar. Kemudian ia asyik menonton tv kembali. Rasanya Taeyeon ingin menangis. Ada apa dengan pria ini?

Taeyeon menggoyangkan lengan Baekhyun “Chagi-ya, kau marah?” tanya Taeyeon

Baekhyun menggeleng.

“Baekhyun, kumohon bukakan pintu kamarnya aku lelah, ingin tidur” seru Taeyeon

“Malam ini kau tidak bisa tidur” seru Baekhyun

“Mwo? Wae?” tanya Taeyeon

“Karena aku tidak memperbolehkannya” seru Baekhyun

“YAK apa hakmu melarang aku tidur?” seru Taeyeon kesal

“Kau benar benar ingin tidur?” tanya Baekhyun

Taeyeon menganguk sambil tersenyum lucu layaknya anak kecil

“Hmm .. ambilkan aku ice cream yang ada di kulkas dulu”

Tanpa aba aba, Taeyeon langsung berlari dan mengambil ice cream yang ada di kulkas tersebut.

“Ini” Taeyeon menyerahkan ice cream tersebut pada Baekhyun.

“Ambilkan aku sendok, yeobo” dengan cepat Taeyeon segera mengambil benda cekung tersebut

“Ambilkan aku bantal”

“Ambilkan aku air putih”

“Ambilkan aku tisu”

“Ambilkan aku serbet”

“Ambilkan aku …. ”

“Ambilkan aku ….”

“Ambilkan …”

“Ambilkan ..”

Taeyeon berlari kesana kemari berjalan dengan tergopoh gopoh mengambilkan barang yang Baekhyun minta. Bahkan sekarang tubuhnya telah mandi keringat apalagi mala mini cuacanya sangat gerah. “Yeobo .. ambilkan handphone ku” teriak Baekhyun dari almari

Taeyeon langsung berlari mengambil handphonenya dan menyerahkannya pada Baekhyun. “Gomawo, kau benar-benar istri yang baik” ujar Baekhyun kemudian mengelus kepala Taeyeon. Taeyeon tersenyum. ‘Senyuman yang sangat manis’ batin namja itu

Kemudian Taeyeon duduk di sebelah Baekhyun dengan nafas terengah engah. Kemudian ia mengambil tisu yang ada di hadapannnya, namun tangannya bersamaan dengan tangan lain yang hendak mengambil tisu. “Ehm ..” seru mereka berdua. Taeyeon segera menarik tangannya. Baekhyun mengambil tisunya kemudian mengarahkannya pada wajah Taeyeon yang penuh dengan keringat. “Aigoo … gara-gara aku, kau jadi berkeringat seperti ini” Baekhyun mulai mengusapkan tisu pada wajah kemudian leher Taeyeon dengan lembut.

“Apa kau tidak mengantuk?” tanya Taeyeon

“Tidak, jika aku memandangi wajahmu terus” jawab Baekhyun dengan tersenyum

Wajah Taeyeon memerah. Ia pasti sudah sangat malu sekarang.

Setelah membersihkan keringat Taeyeon, Baekhyun menggendong Taeyeon ala bridal menuju ke kamar mereka berdua.

CKLEK

Kamar mereka pun terbuka.

Bau yang harum dengan bau bau yang khas membuat pikiran semua orang menjadi fresh.

Warna yang soft ditambah banyak taburan bunga mawar

Bunga mawar?

Baekhyun mengunci kembali pintu nya. “Baekhyun apa ini?” tanya Taeyeon

“hm?”

“Kenapa kau membuat seperti ini?” tanya Taeyeon. Taeyeon sangat gugup sekali mala mini

“Tentu saja ini untuk malam pertama kita, chagi” Baekhyun tersenyum smirk. “Kenapa kau sangat terlihat gugup, hm? Tidak apa-apa, aku sebenarnya juga gugup, chagi-ya” kata Baekhyun.

“Ayo, katakan kalau kau mencintaiku” seru Baekhyun.

“Kenapa kau menyuruhku seperti itu, tentu saja aku mencintaimu” jawab Taeyeon

“Benarkah?”

“Ne”

“Lalu apa buktinya?” tanya Baekhyun

“Buktinya aku mau menikahimu” jawab Taeyeon malu

“Tidak, aku butuh bukti yang lain”

“Mwo? Aku tidak tahu”

“Ayolah nyonya Byun, kau pasti tahu. Cepat beri aku bukti bahwa kau mencintaiku” seru Baekhyun sedikit paksaan. Tanpa Taeyeon sadari, Baekhyun mulai membuka kancing atas Taeyeon.

Chu ~

Sebuah kejutan untuk Byun Baekhyun.

Taeyeon tersenyum. “Tidak ada pengulangan dan sekarang turunkan aku”

“Baiklah, akan aku turunkah tapi setelah ini kau harus memberikanku jatah yang lebih banyak”

“YAK BYUN BAEKHYUN” Baekhyun tidak menghiraukan teriakan Taeyeon, ia berjalan menuju ranjang sambil menggendong Taeyeon dan mencium bibir Taeyeon dengan lembut.

“B-baek”

Entah kenapa Baekhyun semakin dalam menciumnya, sementara Taeyeon tidak membalasnya, ia hanya diam. Hingga akhirnya Baekhyun mencium kasar, Taeyeon hanya bisa memejamkan mata namun entah kenapa ada rasa senang sehingga Taeyeon membalasnya.

Baekhyun menurunkannya di ranjang, kemudian Baekhyun satu persatu melucuti pakaian Taeyeon. “Bolehkan aku memulainya, baby? Aku berjanji akan bermain pelan, lembut, dan penuh cinta sebagai permintaan jatahku padamu” tanya Baekhyun menatap Taeyeon dalam.

Taeyeon tersenyum, “As your pleasure, baby”

Keduanya pun saling memberikan rasa cinta yang tulus dengan gairah yang diberikan oleh masing masing.

.

.

.

06.00

“Ini benarkan rumah Baekhyun hyung?” tanya Kyungsoo

“Iya, Baekhyun hyung sendiri yang memberikanku alamatnya” jawab Sehun

“Suho hyung, coba kau ketuk pintunya, siapa tahu mereka ada di dalam” suruh Chanyeol

“Baiklah”

“Eh tunggu-sst” seru Kai sambil menaruh telunjuknya di depan mulutnya. “Aku mendengar sesuatu” ujarnya sambil mendekatkan telinganya ke dinding.

Sementara sahabat sahabat yang lain mengangkat alisnya, “Apa yang kau lakukan?”

Kai membulatkan matanya sambil menelan ludah. “Hyung .. bagaimana jika kita pergi dari sini” seru Kai

“Mwo? Kita sudah jauh jauh datang ke sini untuk menjenguk Baekhyun” seru Suho

Sehun pun ikut-ikutan mendekatkan telinganya ke dinding. “Yak, maknae kenapa kau juga ikut-ikutan jongin sih” seru Chanyeol

“Hyung sepertinya Baekhyun hyung dan Taeyeon noona sedang membuat anak” seru Sehun keceplosan kemudian berlari menuju pintu gerbang sambil menahan tawa diikuti oleh Kai.

“Mwo?”

FIN

 

AAH KURANG GREGET YA??

HAI PERKENALKAN AKU AUTHOR FREELANCE BARU DI SINI. SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN FIC KU YANG KURANG GREGET INI. UNTUK ADEGAN NYA .. MAAF BANGET KALAU KURANG MEMUASKAN KARENA AKU MASIH 15TH. HAHA .. SEMOGA KALIAN SUKA, JANGAN LUPA RCL NYA, BOOYAH ~

~ Peaterplum // petaerpean.wordpress.com ~

Advertisements

59 comments on “[FREELANCE] Petaerpean (Oneshot)

  1. SATU KATA BUAT BYUN BAEKHYUN

    NEON~
    BYUNTAEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE !!!!!!!!!!
    SERIUS GREGET SAMA CAPLOCK BOCOR/?
    kkkkkkkk
    DAEBAK POKOKNYA !!!!!!!
    JJANG~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s