[FREELANCE] The Truth (Oneshot)

The Truth (Real)

Title     : The Truth

Author : Berries (@berries_cocoa)

Length : Oneshot

Rating  : PG-16

Genre  :Romance, Friendship

Main Cast :

  • Taeyeon SNSD
  • Baekhyun EXO

Other Cast :

  • EXO
  • SNSD

Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi dan murni dari kepala dan pikiran author, apabila ada kesamaan cerita itu adalah ketidaksengajaan atau hanya terinspirasi.

Author Note : Annyeonghaseyo *bow. Ini pertama kalinya author ngirim FF ke blog ini. Jujur sebenernya author adalah fans Yoona tapi gak tau kenapa akhir-akhir ini author punya feel buat Taeyeon (bias ke 2 ni hehe) jadilah author bikin FF ini…..

Visit my personal Blog : cocoafanfiction.wordpress.com

Credit poster goes to :

Cicil@HSG

 

Please Don’t Bash ya and Sorry For the TYPO.

Dengan sangat, author mohon LEAVE A COMMENT ya….

Gamsahamnida~

Happy Reading!!!

 

***
Breaking News

EXO’s Baekhyun & Girls’ Generation’s Taeyeon reported to be dating + SM confirms it’s true.

 

Taeyeon menghela napasnya berat setelah melihat berita yang telah tersebar ke seluruh dunia mengenai dirinya.

 

Tidak ada penyesalan di dalam dirinya untuk melakukan ini.Semua demi membernya, saudaranya, keluarganya dan hanya inilah yang bisa dia lakukan untuk menutupi semua berita tentang kehidupan pribadi mereka.

 

Bukan berarti semua yang telah beredar di internet mengenai kehidupan pribadi SNSD adalah kesalahan, TIDAK. Tapi karena itu semua benar dan mereka harus melakukan sesuatu agar tidak ada lagi berita mengenai kehidupan pribadi mereka yang akan diketahui oleh publik.

 

Dan tentu saja harus ada yang berkorban untuk menutupi itu semua dan seseorang itu adalah…

 

Taeyeon.

 

Dia tahu apa risiko yang akan di terimanya begitu berita tentang dirinya yang berpacaran dengan Baekhyun. Siapa yang tidak akan murka dengannya begitu fans EXO mengetahui dirinya berpacaran dengan salah satu member EXO dan lagi, EXO sedang berada di puncaknya, mereka baru saja debut.

 

Suatu hal yang tidak mungkin sebuah group yang baru saja debut dan sedang berada di puncaknya terlihat sedang berpacaran.Agensi mereka mungkin saja dapat menutup semua berita itu.

 

Tapi…

 

Memang hal inilah yang agensi mereka inginkan.

 

Publik mengetahui Girls’ Generation leader berpacaran dengan salah satu member boygroup yang baru saja debut dan sedang berada di puncaknya dan tentu saja dengan senang hati SM akan mengatakan itu semua benar.

 

“Eonni… Apa kau sudah melihat berita tentangmu ?” tanya Yoona hati-hati, melihat tidak ada ekspresi apapun dari wajah leadernya itu.

 

Taeyeon hanya mengangguk.

 

“Aku tidak tahu kalau kau mempunyai hubungan dengan Baekhyun” ucap Sunny penuh selidik.

Karena aku memang tidak mempunyai hubungan dengannya.Batin Taeyeon.

 

“Kau benar-benar berpacaran dengannya ?” tanya Tiffany di antara kerumunan member SNSD.

 

“Maaf aku tidak menceritakannya pada kalian” jawab Taeyeon yang tentu saja mengundang kekagetan membernya.

 

“Bagaimana bisa kau tidak menceritakannya pada kami ?” geram Jessica “Bukankah kau sendiri yang mengatakan no secret between us dan kau sendiri yang mengingkarinya. Itu yang kau sebut Leader hah!!” teriak Jessica, wajahnya memerah. Kali ini dia benar-benar marah.

 

“Eonni….” Yoona mengelus pundak Jessica yang berada di sebelahnya untuk menenangkan salah satu eonninya itu.

 

“Mianhae” hanya satu kata itu yang mampu diucapkan oleh Taeyeon.Dia tahu dirinya salah dan dia pantas mendapat amukan dari Jessica bahkan seharusnya dari semua membernya.

 

“Kau tahu bukan risikonya jika sudah begini ?” tanya Tiffany, Taeyeon menundukkan kepalanya dan masih saja diam.

 

“Kami akan melindungimu” seketika Taeyeon mendongakkan kepalanya begitu mendengar suara itu.

 

“Kami akan melindungimu… karena kita adalah keluarga” ucap pemilik suara itu. Jessica.

 

“Eonni, jika ada sesuatu bersandarlah pada kami” Yoona memeluk Taeyeon yang kali ini telah mengeluarkan air mata meskipun tidak terdengar suara apapun dari Taeyeon.

 

Taeyeon hanya membalas kembali pelukan dari salah satu maknaenya.

 

“Mianhae, Jeongmal mianhae” dan kini semua membernya memeluk Taeyeon secara bersamaan.

 

“Mianhae, ini untuk kalian. Aku akan melindungi kalian, keluargaku”

 

**

-FLASHBACK-

 

Tok… Tok… Tok…

 

“Ada apa memanggilku sajangnim ?” tanya SNSD Leader tersebut begitu memasuki ruangan CEO SM Entertainment, Kim Young Min.

“Ada yang ingin kubicarakan denganmu, duduklah” pinta Kim Young Min.

 

Taeyeon duduk di salah satu sofa yang ada di ruangan tersebut. Taeyeon terus saja diam, tidak ada maksud untuk bertanya karena dia tahu tidak lama lagi namja yang sudah memasuki usia 44 tahun itu akan mengatakan alasan dirinya dipanggil.

 

“Kau tahu bukan tahun ini bukanlah tahun kejayaan SM ?” tanya Kim Young Min.

 

“Ne”

 

“Dan sedikit demi sedikit kehidupan pribadi membermu mulai terungkap. Yoona, Sooyoung, Tiffany, Hyoyeon dan sepertinya satu persatu lagi akan segera terungkap”

 

“Apa maksudmu sajangnim ?” kali ini Taeyeon benar-benar tidak mengerti.

 

“Salah satu perwakilan dispatch baru saja menghubungiku dan mereka mengatakan kalau mereka mendapatkan foto membermu sedang berkencan”

 

“Apa ?!” tampak wajah terkejut Taeyeon begitu mendengar apa yang baru saja dikatakan CEO nya itu.

 

“Mungkin kau bisa melihatnya sendiri” ucap Kim Young Min lalu memberikan beberapa lembar foto.

 

Taeyeon hanya dapat melihat lembaran demi lembaran foto yang berada di tangannya. Bagaimana Taaeyeon tidak terkejut, tidak hanya salah satu membernya yang terdapat di dalam foto tersebut tapi dua, dan itu sudah pasti akan sangat menggemparkan begitu publik mengetahuinya.

 

Yuri – Siwon…

Jessica – Kris…

 

Bukan berarti Taeyeon tidak tahu mengenai hubungan mereka semua hanya saja bagaimana bisa dispatch mendapatkan foto Jessica dan Kris ?Di saat semuanya menganggap Jessica dan Tyler Kwon mempunyai hubungan khusus.

 

Jessica mungkin tidak memberikan tanggapan khusus di saat gosip mengatakan dirinya dengan Tyler karena memang itulah tujuannya. Jessica sengaja melakukan hal itu, tidak mengiyakan dan tidak juga mengatakan itu salah karena jika dia mengatakan tidak ada hubungan antara Jessica dan Tyler, media pasti akan lebih menggali kehidupan pribadi Jessica.

 

Tapi kenapa dispatch bisa mendapatkan foto saat Jessica sedang berkencan dengan Kris di China ?

 

Yuri dan Siwon ? Taeyeon sudah memikirkan segala risiko yang akan di tanggung mereka berdua jika publik mengetahui tentang hubungan salah satu member SNSD dan salah satu member Super Junior itu.

 

Dan sepertinya tidak ada yang menguntungkan untuk Yuri.

 

“Bagaimana bisa mereka mendapatkan ini semua ?” tanya Taeyeon matanya masih menatap lekat foto-foto di tangannya.

 

“Jangan tanya padaku. Kau tahu sendiri bagaiamana hebatnya mereka”

 

Taeyeon mengalihkan pandangannya dari foto-foto itu dan langsung menatap Kim Young Min.

 

“Aku tahu ini bukanlah alasan mengapa kau memanggilku kesini” kali ini nada bicara Taeyeon sudah benar-benar berubah, terkesan menjadi jauh lebih dingin.

 

“Aku ingin kau menyelamatkan SM, tidak hanya SM tapi untuk membermu juga”

 

“Apa maksudnya ?”

 

“Tolong tutupi semua berita yang telah tersebar dan hentikan berita-berita yang akan menyebar”

 

“Aku tidak mengerti”

 

“Buatlah skandal. Yoona sebagai pembuka dan kau sebagai penutup”

 

Seketika mata Taeyeon membesar, kaget mendengar ucapan Kim Young Min barusan.

 

“Apa kau bercanda sajangnim ?Bagaimana mungkin kau menyuruhku untuk melakukan hal itu!!” teriak Taeyeon, kali ini kesabarannya telah habis.

 

“Pengalihan rumor, aku ingin kau melakukan itu”

 

“Aku tahu dan jawabanku adalah Tidak” jawab Taeyeon langsung dan beranjak dari tempat duduknya lalu melangkah menuju pintu yang membawanya masuk ke ruangan ini.

 

“Ini demi membermu” ucap Kim Young Min sebelum sempat Taeyeon mencapai pintu dan ucapan itu sukses membuat Taeyeon menghentikan langkahnya.

 

“Jujur… Aku tidak menyangka Jessica tetap berhubungan dengan Kris setelah apa yang dilakukan Kris pada SM” Kim Young Min bangkit dari kursinya lalu berjalan ke tempat dimana Taeyeon berdiri mematung mendengar semua ucapan CEO nya itu.

 

“Kau mengecawakanku, kau sebagai Leader tidak memberitahuku tentang itu. Aku tidak mempermasalahkan tentang hubungan mereka tapi bukan berarti aku memberi restuku untuk hubungan mereka”

 

“Aku juga sudah mengetahui tentang Yoona dan Lee Seunggi yang tidak bersama lagi. Dan dispatch telah mengambil foto Yoona dengan seseorang yang merupakan penyebab retaknya hubungan Yoona dan Seunggi” Kim Young Min kali ini menatap Taeyeon yang juga menatapnya.

 

“Kau yang paling mengerti maksudku, bukan begitu Taeyeon ?” mereka berdua saling menatap satu sama lain untuk waktu yang cukup lama.

 

Setelah beberapa lama Taeyeon memejamkan matanya dan mengambil napas dalam lalu menghembuskannya.

 

“Aku akan melakukannya” ucap Taeyeon lalu berjalan menuju pintu untuk keluar dari ruangan yang begitu membuatnya merasa sesak.

 

Taeyeon berhenti tepat di depan pintu, tangannya telah menyentuh pintu namun Taeyeon hanya diam.

 

“Pastikan semua berita itu tidak tersebar” Lalu Taeyeon mendorong pintu tersebut.

 

-FLASHBACK END-

 

**

~Oh bamsae nanun yaegiwa jeojeun geu nunbit
Seotuldeon neoui gobaekdo ijen
Bukkeureoun ilgicheoreom sumgyeojigo
Maeil dulmanui baegya sok nege mutdeon~

 

“Oh..Waeyo Yoong?” ucap Taeyeon begitu mendengar pemilik suara yang menghubunginya.

 

“…”

 

“Aku akan menyusul. Kalian duluan saja, annyeong~” tutup Taeyeon.

 

Taeyeon memandang langit yang berada di atasnya, merasakan bagaimana tiupan angin menyentuh kulitnya meskipun dia memakai jaket tebal tapi dia tidak peduli bagaimana tiupan angin itu terasa begitu menusuk kulitnya.

 

Tidak masalah… dia pernah merasakan yang lebih menusuk dibanding ini, pikir Taeyeon.

 

Sudah beberapa minggu sejak berita tentang dirinya dan salah satu member itu muncul dan Taeyeon sudah cukup puas dengan cemoohan yang didapatkannya.

 

Meskipun tidak semua yang mengatainya namun tetap saja hinaan yang didapatkannya cukup membuat dirinya terluka.

 

CKLEK~

 

Terdengar suara pintu yang terbuka namun tidak membuat Taeyeon tertarik untuk mengetahui siapa yang membuka pintu tersebut.

 

Tiba-tiba seorang namja duduk tepat disebelah Taeyeon dan berhasil membuat Taeyeon menoleh untuk mengetahui siapa itu.

 

Untuk beberapa saat Taeyeon hanya diam begitu mengetahui siapa namja itu.

 

Baekhyun.

 

“Sedang apa noona di atap seperti ini ?” tanya Baekhyun lalu melihat Taeyeon dengan senyumnya yang khas. Kali ini mereka saling bertatapan.

 

“Ehem…” begitu tersadar Taeyeon langsung berdehem untuk mengembalikan suaranya.

 

“Aku… Aku sedang mencari udara segar” jawab Taeyeon kembali menatap ke arah depannya. Tidak ingin melakukan kontak mata dengan namja di sampingnya itu.

 

“Dingin…”

 

“Ne ?” tanya Taeyeon

 

“Disini dingin, terlalu banyak tiupan angin. Apa noona tidak merasakannya ?” tanya Baekhyun sambil mengusap kedua tangannya.

 

Taeyeon hanya melihat tingkah Baekhyun.Ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan Baekhyun setelah berita mereka berpacaran muncul.

 

Taeyeon tersenyum…

 

Semua keresahannya lenyap begitu saja ketika melihat tingkah Baekhyun yang menurutnya sangat lucu.Sepertinya Taeyeon harus berterima kasih pada ‘pacar’ nya ini.

 

Baru Taeyeon bergerak untuk melepas jaket tebalnya tapi Baekhyun menghentikannya dengan memegang tangan Taeyeon.

 

“Apa yang noona lakukan ?” tanya Baekhyun

 

“Memberikanmu jaket, kau kedinginan bukan ?”

 

Baekhyun menggeleng pelan “Tidak, noona saja. Noona pasti kedinginan juga”

 

“Tidak, aku tidak merasa dingin sama sekali” ucap Taeyeon terlihat begitu meyakinkan dan memaksa tapi Baekhyun dapat melihatnya.Bagaimana tubuh itu bergetar tiap kali angin berhembus.

 

Baekhyun mengambil jaket yang diberikan Taeyeon, Baekhyun tidak memakainya melainkan hanya disampirkan di bahunya.

 

Baekhyun mendekatkan dirinya pada Taeyeon dan menyampirkan sebagian jaket itu pada bahu Taeyeon.Kali ini mereka berada dalam satu jaket dan bagi orang yang tidak mengetahuinya mereka terlihat seperti sedang berpelukan.

 

Tingkah Baekhyun cukup membuat Taeyeon kaget.Baru Taeyeon ingin menjauh tapi Baekhyun menahannya dengan cara memeluk pinggang Taeyeon.

 

“Diamlah noona, aku tidak ingin kau kedinginan” pinta Baekhyun dan berhasil membuat Taeyeon terdiam.

 

Cukup lama mereka terdiam hingga Baekhyun mengeluarkan suaranya.

 

“Kenapa noona melakukan itu ?” tanya Baekhyun, membuat Taeyeon mengerutkan dahinya. Tidak mengerti.

 

“Melakukan apa ?”

 

“Airport…..Noona meminta tolong pada salah satu fans” tidak perlu Baekhyun menjelaskan lebih lanjut, Taeyeon mengetahuinya.

 

“Aku…. Aku merasa bersalah pada fans karena telah membohongi mereka”

 

“Berbohong karena berpacaran denganku ?”

 

“Itu salah satunya”

 

“Lalu apa yang lainnya ?” tanya Baekhyun terdengar sedikit memaksa namun Baekhyun tidak peduli. Dia ingin tahu.

 

“Aku adalah leader tapi aku tidak bisa melindungi memberku. Bersikap seperti tidak tahu apa-apa di depan para fans dan ketika kehidupan pribadi memberku satu per satu terungkap aku hanya bisa diam dan melihat saja. Tidak bisa mengatakan apapun…

 

“Aku tidak bisa melakukan apapun untuk memberku. Berbohong seperti inipun karena awalnya adalah kesalahanku yang tidak bisa memperhatikan memberku, menyebabkan kehidupan pribadi mereka diketahui dan ini adalah caraku untuk menebus kesalahanku. Menutupi yang belum terbongkar dengan berbohong kepada fans dan aku pantas untuk meminta maaf”

 

Taeyeon tersenyum begitu selesai berbicara, tidak menyadari bagaimana lekatnya Baekhyun menatap dirinya.

 

“Tidak menangis ?” tanya Baekhyun yang tidak melihat setetes air matapun di wajah Taeyeon.

 

Taeyeon menatap Baekhyun “Untuk apa ? Ini adalah pilihanku dan aku akan bertanggung jawab. Tidak ada penyesalan” jawabnya mantap.

 

“Kau hebat” ucap Baekhyun sambil mengelus puncak kepala Taeyeon.

 

Deg… Deg…

 

Taeyeon hanya diam mendapat perlakuan tersebut.Bukankah dia seharusnya marah pada namja yang lebih muda darinya ini karena menyentuh kepalanya yang notabenenya lebih tua dari Baekhyun tapi tidak bisa….

 

Taeyeon merasa nyaman dengan perlakuan Baekhyun tersebut.

 

“Ah… Maafkan aku noona… Aku melakukannya tanpa sadar” ucap Baekhyun langsung menarik tangannya yang berada di puncak kepala Taeyeon.

 

Taeyeon hanya mengangguk sebagai jawaban.

 

Sadar Taeyeon, kau harus fokus, batin Taeyeon.

 

“Kau sendiri kenapa mau melakukan ini ? Bukankah harusnya Suho ?” tanya Taeyeon menatap Baekhyun yang sibuk memandang pemandangan dihadapannya.

 

“Tidak semuanya harus di tanggung oleh leader, keluarga saling membantu bukan ?” ucap Baekhyun.

 

“Maksudmu ?” Baekhyun tidak memedulikan pertanyaan Taeyeon, dia tetap mentap lurus gedung-gedung yang ada di hadapannya.

 

“Tidak semua kebohongan ini disebabkan oleh membermu noona. Aku sendiri berusaha menutup semua kehebohan tentang Kris hyung dan tentang Luhan hyung dan Yoona noona”

 

“Kenapa kau ? Kenapa tidak yang lainnya ?”

 

“Karena aku yang mengajukan diriku” Taeyeon membulatkan matanya tidak percaya dengan apa yang baru saja di katakan namja di hadapannya kini.

 

“Apa kau bodoh ?Kau seperti dengan senang hati melompat ke lubang yang dalam” ucap Taeyeon sedikit keras.

 

“Noona sendiri bagaimana ?”

 

Skakmat…

Pertanyaan Baekhyun barusan benar-benar mengenai Taeyeon.

 

“Karena aku adalah leader” ucap Taeyeon akhirnya.

 

“Tapi kau manusia” balas Baekhyun menatap Taeyeon yang terlihat kaget dengan ucapannya “Punya batas dan perasaan”

 

Tidak ada yang pernah mengatakan hal itu sebelumnya pada Taeyeon.Ucapan Baekhyun barusan berhasil membuatnya mengingat dia hanya seorang perempuan yang membutuhkan kehidupan.Seorang perempuan yang mempunyai perasaaan.

 

“Meskipun Suho adalah leader kami tapi aku tidak mungkin mengorbankannya. Suho berpacaran dengan Krystal”

 

Ahh… aku lupa tentang itu, pikir Taeyeon.

 

“Selain itu aku juga mempunyai alasanku sendiri” ucap Baekhyun pada akhirnya.

 

“Apa ?” tanya Taeyeon penasaran.

 

“Ra-ha-si-a”

 

“Baiklah, itu sama sekali tidak membantu. Tidak adil, aku menceritakan semuanya dan kau…”

 

“Aku kan tidak memaksa noona”

 

“Terserah kau” kesal Taeyeon, melipat tangannya tepat didepan dada yang berhasil membuat Baekhyun tertawa.

 

“Jangan marah noona” ucap Baekhyun “Jangan marah ne ?” kali ini Baekhyun mengeluarkan aegyonya.

 

“Aigoo…. Wajahmu jelek sekali” tawa Taeyeon

 

“Aku tidak jelek, apa perlu kutemani ke dokter mata ?” tanya Baekhyun balik.

 

Hari itu mereka habiskan dengan saling menghina satu sama lain. Seakan tidak ada kemarin dan hari esok.

 

Dipikiran mereka hanya ada hari ini.

 

**

 

“Eonni, Baekhyun memperhatikanmu” ucap Yoona berbisik pada Taeyeon yang tepat berada di sampingnya.

 

Taeyeon yang mendengar ucapan Yoona refleks melihat Baekhyun dan kini mereka saling menatap satu sama lain.

 

“Oh ayolah, aku tahu kalian berpacaran tapi tidak perlu saling melihat seperti ini kan ? Bukankah kalian sering bertemu ?” kesal Sooyoung.

 

“Apa ?” kaget Taeyeon.

 

“Kalian sering bertemu bukan ?” ulang Sooyoung dan kini semua member SNSD menatap leader mereka itu.

 

“Ah… n-ne” jawab Taeyeon ragu. Dia dan Baekhyun hanya berpura-pura pacaran bagaimana mungkin mereka saling bertemu.Terakhir mereka berbicara di atap gedung SM dan itu adalah satu minggu yang lalu, nomor telepon Baekhyun saja Taeyeon tidak tahu.

 

Taeyeon mungkin saja berbohong pada publik tapi dia sudah tidak sanggup lagi untuk membohongi membernya.

 

“Aku ingin mengatakan sesuatu pada kalian” ucap Taeyeon akhirnya.

 

“Apa Taeng ?” tanya Tiffany.

 

“Sebenernya aku…” Taeyeon menarik napas dalam “Aku ti-“

 

“Soo Man seonsaengnim datang” ucap Sunny menghentikan Taeyeon, lalu mereka semua berdiri.Ya, saat ini semua anggota SMTown sedang mengadakan meeting untuk SMTown Live World Tour IV in Korea.

 

**

 

“Baiklah, semua sudah ditentukan. Kalian berlatihlah dengan semangat, jaga kesehatan kalian” ucap Soo Man seonsaengnim.

 

“Ne! Gamsahamnida!” ucap semuanya lalu membungkukkan badan mereka.

 

“Taeyeon” panggil Soo Man seonsaengnim sebelum meninggalkan ruangan dan berhasil membuat semua mata tertuju pada Taeyeon “Ada yang ingin kubicarakan padamu, bisa ikut aku sebentar ?”

 

“Ne…” jawab Taeyeon lalu mengikuti Soo Man seonsaengnim.

 

“Kenapa Soo Man seonsaengnim ingin berbicara pada Taeyeon ?” tanya Heechul pada member SNSD lainnya tepat setelah Taeyeon keluar.

 

Tiffany memandang membernya satu persatu.

 

“Kami juga tidak tahu oppa” jawab Tiffany begitu melihat wajah bingung membernya.

 

“Apa karena berita dirinya berpacaran ?” ucap Leeteuk yang kali ini mengundang tatapan semua orang.

 

“Waeyo ? Kenapa semua menatapku seperti itu ?”

 

“Sudahlah, lebih baik kita menyusul Taeyeon” ucap Hyoyeon melangkah keluar ruangan diikuti member SNSD lainnya.

 

Disisi lain, seorang namja yang masih berada di dalam ruang rapat sedang merasa khawatir akan yeoja yang baru saja di panggil oleh pendiri SM Ent. itu.

 

**

 

“Ada apa seonsaengnim memanggilku ?” tanya Taeyeon begitu memasuki ruangan Soo Man seonsaengnim.

 

“Aku bangga padamu” ucap Soo Man seonsaengnim tiba-tiba disertai pelukan hangat layaknya seorang Ayah sedang memeluk putrinya.

 

“Kau adalah orang yang bertanggung jawab dan baik, tidak salah aku memilihmu menjadi Leader” sambungnya lalu melepas pelukannya dan kini menatap Taeyeon yang terdiam dengan tatapan hangatnya.

 

“Gamsahamnida” ucap Taeyeon, seketika wajahnya terlihat begitu lelah.Semua topeng yang dipasangnya lepas begitu mendengar ucapan Soo Man seonsaengnim, seseorang yang sangat di hormatinya.

 

“Aku tahu tentang kebohonganmu. Berpacaran dengan Baekhyun demi menutupi hubungan Yuri dan Jessica yang telah diketahui oleh dispatch dan kau juga berusaha untuk melindungi hubungan Yoona dan Luhan.Aku tahu semuanya” ucap Soo Man seosaengnim.

 

“Tapi…. Apa kau tahu seorang leader juga manusia ?” tanya Soo Man seonsaengnim mengundang raut wajah bingung Taeyeon.

 

“Kau seorang leader, kau manusia dan manusia mempunyai hati. Tidak mungkin seseorang tidak merasakan sakit ketika beberapa orang mengataimu padahal semua yang kau lakukan adalah untuk keluargamu” jelas Soo Man seonsaengnim.

 

“Kau mengerti maksudku Taeyeon ?” Taeyeon mengangguk disertai cairan bening mengalir di pipinya “Jika terasa sakit menangislah, maka beban di pundakmu akan terasa ringan” sambungnya.

 

“Mianhamnida karena tidak bisa menjaga memberku seonsaengnim. Aku sangat menyesal, sungguh”

 

“Untuk apa meminta maaf ?Kau tidak salah, akulah yang seharusnya meminta maaf karena membuatmu melalui ini semua” ucap Soo Man seonsaengnim sambil mengelus puncak kepala Taeyeon, menenangkan.

 

“Apa membermu tahu ?” tanyanya membuat Taeyeon mengangkat kepalanya, memandang wajah tua dihadapannya dengan tatapan tidak mengerti “Tentang kebohongan ini” jelas Soo Man seonsaengnim.

 

“Tidak”

 

“Bukankah seharusnya kau menceritakannya kepada membermu ?”

 

“Aku akan menjelaskannya ketika aku siap” jawab Taeyeon.

 

Lama Soo Man seonsaengnim memandang Taeyeon lalu dia menghela napasnya “Aku percaya padamu, sekarang kembalilah membermu pasti menunggu”

 

Taeyeon mengangguk, mengiyakan “Gamsahamnida seonsaengnim” ucap Taeyeon lalu memeluk Soo Man seonsaengnim.

 

Taeyeon melangkah keluar ruangan dengan perasaan yang tidak jauh bebeda dari biasanya, merasa begitu banyak beban di pundaknya hanya saja kali ini beban itu terasa tidak begitu berat.

 

Sekarang yang harus dipikirkannya adalah bagaimana dia harus menjelaskan tentang dirinya dan Baekhyun pada membernya. Mereka pasti akan sangat marah jika tahu ini semua hanyalah kebohongan.

 

Bagaimana aku menjelaskan pada mereka ?, batin Taeyeon.

 

Langkah Taeyeon terhenti begitu keluar dari ruangan tersebut.Betapa kagetnya dia ketika melihat semua membernya berdiri menatapnya dengan pandangan yang tidak bisa dijelaskan.

 

“Kita harus bicara” ucap Tiffany sangat dingin.Siapapun yang mendengar suara Tiifany yang seperti ini pasti tahu betapa marahnya dia saat ini. Sebelumnya Tiffany tidak pernah berbicara dengan nada sedingin itu, biasa jika itu Jessica tapi Tiffany ?Ini adalah yang pertama bagi mereka semua.

 

“Banyak yang perlu kau jelaskan” sambung Tiffany lalu melangkah mejauh dari tempatnya berdiri diikuti member lainnya kecuali Taeyeon.

 

“Sepertinya sekarang waktunya” dan Taeyeon mulai mengikuti mereka dari belakang.

 

**

“KENAPA KAU MELAKUKAN INI SEMUA KIM TAEYEON!!!” teriak Hyoyeon di ruang tengah dorm SNSD, Hyoyeon yang selalu menjadi penengah, member kedua tersabar setelah Seohyun kali ini berteriak meminta penjelasan. Wajahnya terlihat begitu marah dan sepertinya tidak akan reda dalam waktu dekat.

 

“APA KAU TIDAK BERPIKIR TENTANG RISIKO YANG AKAN KAU HADAPI HAH!!!” Taeyeon hanya berdiri, di tengah, mendengarkan tanpa berbicara apapun.

 

“BICARALAH KIM TAEYEON!!” kali ini Jessica “AKU TIDAK BUTUH BANTUANMU, INI ADALAH KEHIDUPANKU. URUS KEHIDUPANMU SENDIRI!!!” sambung Jessica.

 

Ucapan Jessica barusan mampu membuat Taeyeon menahan napasnya untuk beberapa detik.Berusaha menahan air matanya agar tidak terjatuh.

 

Ini bahkan lebih sakit dari semua cemoohan yang kudapatkan, batinnya.

 

“Taeng, kau pasti punya penjelasan untuk semua yang kau lakukan ini bukan ?” tanya Sunny namun tetap tidak ada jawaban dari Taeyeon.

 

“Jika kau diam seperti itu, aku tidak bisa membantumu” ucap Sunny pada akhirnya begitu tidak juga mendapat jawaban dari Taeyeon.

 

“Apa kami sudah tidak penting lagi bagimu ?” tanya Tiffany pelan namun penuh penekanan.

 

“Tidak, kalian sangat penting bagiku. Kalian keluargaku” setidaknya itu yang dipikirkan Taeyeon, ingin rasanya dia mengatakan hal itu dengan kencang tapi lehernya terasa tercekat, seperti kehilangan suaranya.

 

“Mianhae, aku lelah dengan semua perbincangan ini. Tidak ada gunanya kalian berbicara pada patung” ucap Yuri dingin dan berjalan menuju kamarnya diikuti Yoona yang merupakan teman sekamar Yuri.

 

“Mianhae eonni” ucap Yoona pelan begitu melewati tubuh Taeyeon yang masih tidak bergeming sedikitpun. Begitu pula dengan para member yang tersisa, Seohyun dan Hyoyeon berjalan menuju kamar mereka, Jessica bersama Sunny masuk ke kamar mereka mengikuti Sooyoung dan Tiffany yang menuju kamar Tiffany

 

Dan disinilah Taeyeon, berdiri sendiri di ruang tengah dormnya, tidak mengeluarkan suara sedikitpun, terus menatap kakinya, tidak tahu harus melakukan apa. Lama Taeyeon melakukan kegiatannya tersebut sampai tiba-tiba kakinya membawanya keluar dari dorm SNSD.

 

**

-Beberapa jam kemudian-

 

Taeyeon kembali berdiri di ruang tengah dorm SNSD.Dia menarik napasnya sebelum berbicara, mengumpulkan seluruh keberaniannya.

 

“SEMUANYA!!!” teriak Taeyeon agar seluruh membernya mendengarnya “Mianhae” ucapnya kali ini tidak berteriak namun dapat di dengar seluruh membernya yang berada di dalam kamar.

 

“Mianhae, aku tidak bermaksud untuk menutupi semuanya. Membuat kebohongan seperti ini. Aku sama sekali tidak bermaksud untuk membohongi kalian, kalian adalah keluargaku, saudaraku, teman-temanku yang sangat berarti”

 

“Aku tahu seharusnya aku menceritakan hal ini terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan sendiri tapi aku tidak bisa membuat kalian menanggung rasa sakitnya. Aku tidak ingin melihat kalian bersedih, menangis. Cukup aku saja yang merasakannya”

 

“Jangan masing – masing dari kalian merasakan kepedihannya. Aku tidak ingin.Cukup aku saja. Mianhae”

 

“Saranghae” ucap Taeyeon untuk pertama kalinya, seorang leader yang selalu merasa kesepian, tidak pernah mengucapkan kata-kata seperti ini kepada membernya, yang selalu melindungi mereka dari belakang, tanpa sepengetahuan membernya Taeyeonlah yang selalu menyelesaikan masalah.

 

Taeyeon menarik napasnya dalam lalu tersenyum “KALIAN SEMUA!! MAKANAN SUDAH SIAP!!” teriaknya.

 

Hal yang selalu diucapkannya ketika siapa saja di groupnya sedang bertengkar.Untuk waktu yang lumayan lama tidak ada siapapun yang keluar.Taeyeon tetap duduk di kursi makan, menunggu membernya.

 

CKLEK

 

Terdengar suara pintu dibuka yang cukup membuat Taeyeon kaget.Seohyun dan Hyoyeon adalah yang pertama terlihat keluar dari kamar mereka dan menghampiri meja makan.

 

Mereka hanya duduk tanpa berbicara apapun, diikuti oleh Yuri dan Yoona yang juga langsung duduk di kursi mereka dalam diam. Tidak lama kemudian Sooyoung, Tiffany, Sunny dan Jessica terlihat dan berjalan menuju meja makan.

 

Mereka semua hanya diam begitu pula Taeyeon.Tidak tahu harus memulai dari mana.

 

1 detik

 

5 detik

 

30 detik

 

1 menit

 

3 menit

 

“Baiklah, aku tidak bisa jika harus terus diam. Bibirku sangat gatal ingin berbicara” ucap Tiffany ketus, menatap Taeyeon yang sedari tadi diam seribu bahasa tanpa melihat wajah member-membernya.Terus menatap makanan yang ada dihadapannya dengan lekat layaknya seseorang yang tidak pernah melihat makanan itu sebelumnya.

 

“Mianhae atas ucapanku tadi yang terkesan sangat dingin padamu. Mianhae” ujarnya kali ini dengan nada lembut yang cukup membuat Taeyeon kaget, dia mengira akan kembali mendapat kekesalan dari membernya.

 

“Aku juga minta maaf karena telah berteriak padamu, aku tidak bermaksud seperti itu. Aku terbawa emosi, mianhae” kali ini Hyoyeon.

 

“Eonni, aku minta maaf karena telah menyusahkanmu, membuatmu harus menanggung semua kesalahanku. Aku dan Luhan oppa sudah tidak berhubungan lagi.Dengan begini semua akan seperti dulu lagi dan kau tidak perlu menanggung ini semua” ujar Yoona yang sontak membuat kaget semua member SNSD kecuali Yuri.

 

“Aku juga sudah berbicara dengan Siwon oppa dan dia mengerti dengan situasinya” dan kali ini ucapan Yuri kembali membuat membernya kaget termasuk Yoona, dia tidak menyangka Yuri akan melakukan hal yang sama dengannya.

 

“Lalu untuk apa pengorbananku selama ini ?Kalian tidak boleh mengakhirinya begitu saja, aku tahu bagaimana bahagianya kalian ketika bersama, itulah yang membuatku melakukan ini semua.Agar terus melihat wajah bahagia kalian. Jika kalian melakukan ini, semua akan sia-sia”

 

“Eonni” ucap Yoona “Gomawo” lanjutnya lalu memeluk Taeyeon yang tepat berada di samping kanannya.

 

“Gomawo Taeng” ucap Yuri dengan mata yang berkaca-kaca ditemani senyuman manisnya pada Taeyeon.

 

Satu persatu dari mereka mulai berbicara, membuat Taeyeon merasa lebih lega dari sebelumnya dan kini hanya tinggal Jessica yang belum berbicara sama sekali.

 

“Mian” ucap Jessica dingin tanpa memandang Taeyeon sama sekali.

 

“Eonni” tegur Seohyun.

 

“Arra… Arra…” jawab Jessica, akhirnya menatap Taeyeon yag juga menatap dirinya.

 

“Aku tidak akan meminta maaf atas apa yang kukatakan tadi. Aku bahkan tidak menyesal telah berteriak padamu karena yang kukatakan adalah benar”

 

“Eonni…” kali ini Yoona menegur Jessica.

 

“Setidaknya itu yang kupikirkan. Aku tidak menyangka kau akan melakukan hal seperti itu karena jika aku menjadi kau, aku tidak mempunyai cukup keberanian sepertimu” Taeyeon tersenyum begitu mendengar ucapan Jessica, meskipun masih dengan suara dinginnya tapi bagi Taeyeon itu sudah cukup.

 

Jessica yang melihat Taeyeon tersenyum dengan cepat menambahkan “Sudah kukatakan aku tidak meminta maaf”

 

“Aku tahu” jawab Taeyeon “Tapi… Gomawo” ucap Jessica pelan dan berhasil membuat semua membernya menatap dirinya tidak percaya.

 

“Gomawo telah melindungiku”

 

“Mwo ?” tanya Taeyeon “Ish.. aku tidak akan mengulangnya” jawab Jessica kesal

 

“Kami mendengarnya” jawab Sunny dengan wajah menggoda.

 

“Aku lapar” ucap Yoona

 

“MARI MAKAN!!!!” teriak Sooyoung langsung melahap makanan dihadapannya diikuti Yoona.

 

“Aish dasar para shikshin” kesal Tiffany “Mari makan” lanjutnya langsung, begitu pula dengan yang lainnnya.

 

“Aku kan sedang berbicara serius” kesal Jessica.

 

“Tapi kami lapar” jawab Yoona dengan mulut penuh makanan.

 

“Menyebalkan” ucap Jessica

 

“Kesukaanmu” ucap Taeyeon sambil memberikan sepiring Yakiniku.

Jessica menatap Taeyeon, tidak tahu sudah keberapa kalinya mereka saling bertatapan hari ini.

 

“Kau menang” ucap Jessica lalu mengambil piring berisi yakiniku dari tangan Taeyeon.

 

Taeyeon menatap membernya satu persatu.Dia harus berterima kasih pada Soo Man seonsaengnim yang telah mempertemukan dirinya dan membernya yang sangat berharga ini.

 

Seperti hari-hari biasa mereka, berkumpul di meja makan.Dimana mereka dapat melakukan hobi mereka semua. Makan.

 

Tidak terdengar elit tapi kebahagiaan disekitar mereka cukup membuat siapapun yang melihatnya dapat mengetahui seberapa bahagianya mereka, seberapa kuatnya ikatan kekeluargaan mereka.

 

Layaknya tidak ada pertengkaran yang baru saja mereka hadapi, tidak ada nada dingin yang mereka keluarkan, tidak ada saling berteriak dalam amarah, hanya tawa dan kehangatan yang ada diantara mereka.

 

Terima kasih untuk siapapun yang membuat aku mendapatkan ini semua, batin Taeyeon lalu tersenyum.

 

**

“Jadi Taeng, kau dan Baekhyun hanya sandiwara ?” tanya Tiffany di tengah – tengah kegiatan makannya.

 

“Begitulah” jawabnya cuek karena sedang bercanda dengan Yoona.

 

“YA!!!” teriak Tiffany yang merasa tidak puas dengan jawaban Taeyeon.Seketika semua member SNSD menatap Tiffany yang membuat mereka terkejut.

 

“Wae ?” tanya Taeyeon dengan wajah innocentnya.

 

“Ka-“

 

“Kau dan Baekhyun tidak benar-benar berpacaran ?” sambar Hyoyeon langsung memotong Tiffany karena sudah tidak sabar.

 

“YA!!!” teriak Tiffany lagi diikuti tawa member lainnya melihat tingkah laku temannya itu “Kan aku yang bertanya duluan” ucap Tiffany sambil mempout bibirnya.

 

“Tapi Taeng… Kenapa harus Baekhyun ? Kenapa tidak dengan yang lainnya ?” tanya Sunny, wajahnya tampak berpikir dengan sendok yang masih berada di dalam mulutnya.

 

“Entahlah, Baekhyun bilang dia tidak mungkin mengorbankan Suho yang sedang berpacaran dengan Krystal” jelas Taeyeon.

 

“Nice point” ujar Tiffany menganggukkan kepalanya.

 

“Dia juga bilang, dialah yang mengajukan dirinya” sambung Taeyeon, mengundang semua rasa kaget pada membernya.

 

“Dia bodoh atau apa ?” ucap Sooyoung dan disetujui oleh Taeyeon.

 

“Itu artinya dia menyukaimu Taeng!” teriak Tiffany.

 

“Tentu saja… bukankah seluruh dunia sudah tahu kalau Baekhyun mengidolakan Taeyeon eonni” ucap maknae mereka itu di sertai anggukkan semuanya kecuali Tiffany tentunya.

 

“Aish” kesal Tiffany “Bukan menyukai sebagai idola tapi sebagai yeoja”

 

“Kau bercanda, itu tidak mungkin” balas Taeyeon lalu melanjutkan aksi makannya.

 

Tiffany menahan tangan Taeyeon yang akan memasukkan sendok berisi makanan itu ke dalam mulutnya.

 

“Dia selalu memandangimu secara diam-diam sebelum ini semua terjadi, tidak hanya aku tapi semua pasti pernah tanpa sengaja melihat Baekhyun menatap Taeyeon bukan ?” tanyanya menatap ke semua member SNSD lalu melepas tangannya yang menahan Taeyeon.

Taeyeon menatap membernya satu persatu, meminta jawaban atas pertanyaan Tiffany barusan dan mereka semua mengiyakan.

 

“See… Masih tidak percaya ?”

 

“Hanya karena dia melihatku secara diam-diam bukan berarti dia menyukaiku” jawab Taeyeon.

 

“Tapi cara dia menatapmu berbeda…” ucap Tiffany.

 

“Dia menatapmu seperti Kyung Ho oppa menatapku” jelas Sooyoung “Yang selalu membuatku menyukainya”

 

“Kurasa Tiffany benar…. Baekhyun menyukaimu” ucap Yuri, berhasil membuat Taeyeon memikirkan ucapan teman-temannya itu.

 

“Kalian jangan bercanda, tidak lucu” jawab Taeyeon mengundang helaan napas dari semuanya.

 

Bagaimana bisa mereka mempunyai leader yang sangat tidak peka seperti ini pikir mereka masing-masing.

 

Sedangkan Taeyeon menganggap itu semua hanya lelucon yang dibuat teman-temannya karena kebohongannya.

 

**

 

“Jadi kali ini masalahnya apa ?” tanya Baekhyun begitu mendapati Taeyeon kembali berada di atap, memandangi langit diatasnya.

 

Taeyeon bahkan tidak kaget mendengar suara Baekhyun yang muncul secara tiba-tiba dan kali ini telah duduk disamping Taeyeon.

 

Seperti biasanya.

 

Setelah insiden member SNSD tahu semua kebohongan Taeyeon, mulai besoknya Taeyeon selalu menyegarkan pikirannya dengan duduk di atap gedung SM Ent. memandangi langit dan mulai saat itu juga Baekhyun sering mengunjungi atap.

 

Selalu menemani Taeyeon, duduk disampingnya.Diam mendengarkan segala keluh kesah Taeyeon, baik tentang hinaan yang masih didapatnya ataupun kelelahannya terhadap pekerjaaanya.

 

Terkadang Baekhyun memeluk Taeyeon yang menangis terisak.Gerakan refleks yang selalu dilakukan Baekhyun ketika Taeyeon terlihat sangat rapuh dan Taeyeon tidak mempermasalahkan hal itu.

 

Dia nyaman dengan itu semua.

 

Dan tanpa disadarinya, Baekhyun selalu ada untuknya.Kapanpun dan dimanapun.

 

Terkadang Baekhyun akan menelepon Taeyeon dimalam hari hanya untuk sekedar mengatakan selamat malam. Pernah mereka mengobrol tanpa sadar waktu membuat Tiffany dengan paksa mematikan sambungan telepon mereka.

 

“Besok kita akan berangkat ke jepang pagi sekali, kau harus tidur Taeng” begitu ucap Tiffany namun diam-diam Taeyeon mengirimkan pesan pada Baekhyun, meminta maaf atas Tiffany dan menjelaskan alasannya.

 

Biasanya sepulang dari jadwal mereka di luar negeri, mereka akan bertemu hanya untuk memberikan oleh-oleh atau mengobrol menceritakan apa saja yang terjadi, apa saja yang terlewatkan oleh mereka.

 

Taeyeon menyukai hari-harinya yang seperti ini.

 

Taeyeon menyambut Baekhyun dengan senyumannya “Tidak ada” jawab Taeyeon.

 

“Tanpa kusadari kakiku membawaku kesini” ucap Taeyeon kembali menatap pemandangan dihadapannya.

 

“Bilang saja kau merindukanku noona” goda Baekhyun.

 

“Kau terlalu berharap” Baekhyun mempoutkan bibirnya begitu mendengar ucapan Taeyeon.

 

“Kau tidak bisa membuatku bahagia” ucap Baekhyun pelan namun dapat didengar oleh Taeyeon.

 

“Aku merindukanmu Baekhyun-ah” ucap Taeyeon yang langsung membuat Baekhyun menatapnya dengan mata yang sangat berbinar.

 

Tidak tahan melihat tingkah Baekhyun yang menurutnya sangat imut itu membuatnya tertawa.

 

“Noona… Kau tidak bisa membuatku melayang sedetik saja” kesal Baekhyun.

 

“Mian ne ?” ucap Taeyeon langsung memasang wajah imutnya yang selalu bisa meluluhkan Baekhyun.

Baekhyun menghela napasnya, menyerah “Kau menang noona”

 

Taeyeon tersenyum senang lalu kembali memandangi pemandangan dhadapannya dalam diam begitu pula Baekhyun.

 

Cukup lama mereka berdua diam sampai Baekhyun mengeluarkan suaranya.

 

“Noona” panggil Baekhyun

 

“Hmm ?” Taeyeon masih melakukan kegiatannya.

 

“Bolehkah aku bertanya ?” tanya Baekhyun menatap Taeyeon yang tidak menyadarinya.

 

“Tentu”

 

Baekhyun mengambil napas dalam, dia terlalu gugup.

 

Tenanglah, batinnya.

 

“Bagaimana caranya menyatakan rasa suka ?” tanyanya dan seketika berhasil membuat Taeyeon menatapnya tak percaya. Antara ‘Kau tidak tahu caranya’ dan ‘Kau bercanda’ tapi yang paling membuat dirinya penasaran adalah Siapa ?

 

“Aku… Aku menyukainya… Aku tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya, aku takut dia kan menjauhiku ketika aku mengatakan aku menyukainya karena aku tidak tahu apakah dia memiliki perasaan yang sama denganku. Tidak ada kepastian apakah dia juga menyukaiku. Haruskah aku mengatakannya ?”

 

Baekhyun menatap Taeyeon yang hanya bisa diam menatapnya kembali.

 

Ada perasaan kecewa di hati Taeyeon dan dia tidak tahu kenapa.Di satu sisi dia ingin yeoja itu adalah dirinya tapi disisi lainnya dia masih tidak percaya dengan ucapan membernya.

Takut terjatuh dan merasakan sakit yang lebih dalam.

 

“Noona, kau mendengarkanku ?” tanya Baekhyun yang tidak mendapat jawaban apapun dari Taeyeon sejak tadi.

 

“Ahh… ehm” Taeyeon kembali tersadar dari lamunannya “Katakan saja padanya, tidak usah peduli hasilnya yang penting dia mengetahui perasaanmu” saran Taeyeon lalu memasang senyum paksaannya.

 

“Menurutmu begitu ?”

 

Taeyeon mengangguk “Tentu”

 

“Noona aku-“

 

~Oh bamsae nanun yaegiwa jeojeun geu nunbit
Seotuldeon neoui gobaekdo ijen
Bukkeureoun ilgicheoreom sumgyeojigo
Maeil dulmanui baegya sok nege mutdeon~

 

Ucapan Baekhyun terputus ketika mendengar suara ponsel Taeyeon.

 

Taeyeon melihat layar ponselnya “Ada apa Leeteuk oppa menghubungiku ?” ucapnya penasaran tanpa melihat Baekhyun. Sebenarnya Taeyeon sangat berterima kasih pada Leeteuk karena telah menghubunginya, membuatnya tidak harus mendengar ucapan Baekhyun mengenai yeoja yang disukainya itu.

 

Terlalu sesak untuknya.

 

“Yeoboseyo, waeyo oppa ?” tanyanya begitu mendengar suara Leeteuk, Taeyeon berdiri lalu sedikit menjauh dari Baekhyun.

 

“…”

 

“Kapan ?”

 

“…”

 

“Sekarang ?Baiklah” ucap Taeyeon masih dengan ponsel disebelah telinganya, dia berjalan mendekati Baekhyun yang masih setia menunggunya.

 

“Aku harus pergi…Leeteuk oppa mengajakku pergi. Kita lanjutkan lagi kapan-kapan ne ?”

 

“Tapi-“

 

“Tunggu aku oppa”

 

“Aku pergi dulu, Annyeong” ucap Taeyeon langsung tanpa mendengar ucapan Baekhyun dia langsung pergi meninggalkan Baekhyun sendiri dengan segala pikirannya.

 

**

 

Sudah beberapa hari ini Taeyeon menghindari Baekhyun.Taeyeon sendiripun tidak tahukenapa dia melakukan hal itu hanya saja tubuhnya memaksanya untuk menjauh setiap kali melihat Baekhyun meskipun hatinya menolak.

 

“Eonni, kenapa kau menghindari Baekhyun ?” tanya Yoona pada Taeyeon yang sedang beristirahat disela-sela latihan untuk konser mereka yang akan datang.

 

“Apa maksudmu ? Aku tidak menghindarinya”

 

“Jangan berbohong eonni. Aku tahu dari Luhan oppa, dia bilang Baekhyun terlihat tidak semangat akhir-akhir ini dan berhubung aku sering melihatmu meskipun di waktu luang yang notabenenya kau selalu menghilang. Aku tahu kau pasti sedang menghindari sesuatu dan itu pasti Baekhyun”

 

“Apa kau ingin mengganti profesi menjadi detektif Yoong ?” tanya Taeyeon tertawa, berusaha bersikap biasa dengan segala tebakan yang barusan dikatakan Yoona karena apa yang dikatakan Yoona memang benar.

 

“Apa ada masalah denganmu dan Baekhyun ?” tanya Tiffany yang kini telah duduk di depan Taeyeon.

 

Karena suara Tiffany yang walaupun bicara biasa tetap saja lebih keras berasil membuat member lainnya mendekati Taeyeon kecuali Jessica yang sedang duduk menutup matanya. Tidur mungkin ?

 

“Kau bertengkar ?” tanya Hyoyeon.

 

Taeyeon memutar matanya “Oh ayolah, apa yang membuatku bertengkar dengannya ? Kalian bertanya seperti aku berpacaran dengannya”

 

“Tapi kau berpacaran dengannya ?” ucap Sunny “Yah, walaupun hanya berpura-pura tapi tetap saja seluruh dunia mengetahui kau adalah pacarnya”

 

“Lalu ?” tanya Taeyeon.

 

“Berarti kau pacarnya” ucap Sooyoung tidak sabar.

 

“Yang kenyataannya adalah tidak” balas Taeyeon keras kepala.

 

“Sudahlah, sekarang apa kau ada masalah dengannya ?” tanya Tiffany lagi.

 

“Ceritakan pada kami eonni” ucap Seohyun, sejak kapan maknae satu ini jadi sangat ingin tahu.

 

“Aku akan ke mini market sebentar, Taeng bisa temani aku ?” ucap Jessica lalu mengambil tasnya bersiap untuk pergi.

 

“Mau menemaniku tidak ?’ tanya Jessica lagi.

 

“Tentu” jawab Taeyeon singkat dan mengambil tasnya sebelum pergi menyusul Jessica yang sudah berjalan duluan.

 

**

 

“Gomawo” ucap Taeyeon berjalan disamping Jessica.

 

“Untuk ?”

 

“Kau telah menyelamatkanku dari segala pertanyaan mereka tadi” jawab Taeyeon tersenyum.

 

“Aku hanya butuh teman untuk membeli cemilan” ucap Jessica dingin namun sedikit tersenyum membalas senyuman Taeyeon.

 

“Kau tidak ingin bertanya apa yang terjadi ?” tanya Taeyeon heran.

 

“Ani… Itu bukan urusanku” jawab Jessica, Taeyeon hanya mengangguk – anggukkan kepalanya tanda mengerti.

 

“Aku tahu kau mempunyai masalah dengan hatimu dan aku percaya kau pasti bisa menyelesaikannya dengan caramu sendiri” jawab Jessica berhasil membuat Taeyeon bengong mendengar ucapan salah satu membernya itu.

 

“Annyeonghaseyo Ahjumma” sapa Jessica begitu sampai di mini market dekat gedung SM Ent. tempat mereka biasa membeli cemilan. Tidak hanya mereka, sepertinya siapa saja yang bekerja di SM Ent. pasti akan ke sini jika ingin membeli sesuatu. Mungkin karena jaraknya yang dekat.

 

“Banyak sekali” ucap Taeyeon kaget begitu melihat belanjaan Jessica sedangkan yang ditanya hanya nyengir menampilkan sederetan gigi putihnya.

 

“Untuk menutup mulut mereka nanti” ujar Jessica tersenyum.

 

“Kau benar” tawa Taeyeon bersiap untuk membayar belanjaan mereka namun dihentikan oleh Jessica.

 

“Biar aku saja”

 

**

 

Jessica dan Taeyeon berjalan kembali menuju gedung SM Ent. sambil saling membantu membawa belanjaan mereka sesekali mereka saling melemparkan lelucon diakhiri dengan tawaan mereka. Yang satudengan high pitch nya dan yang satu lagi dengan tawa khas ahjumma miliknya.

 

Begitu mereka berdua melewati pintu gedung SM Ent. terlihat para member EXO yang baru saja selesai berlatih berjalan menuju arah mereka.

 

“Noona ?” tanya Suho

 

“Oh Annyeong Suho-ya, kalian mau kemana ?” tanya Jessica

 

“Kami mau makan setelah itu berlatih lagi. Kalian sedang ada acara apa ?kenapa membeli cemilan sebanyak itu ?” tanya Suho sambil memperhatikan isi kantong belanjaan mereka berdua.

 

“Tidak ada. Hanya ingin menutup mulut mereka saja” ucapnya dengan nada bercanda yang tentu saja sebenarnya serius.

 

“Kami pergi dulu ne ?Annyeong” ucap Jessica begitu melihat Taeyeon yang hanya diam saja menundukkan kepalanya tidak ingin melihat namja yang saat ini menatapnya dalam.

 

Begitu Jessica dan Taeyeon melewati para member EXO, Baekhyun menarik tangan Taeyeon dan membawanya tidak jauh dari para member lain berdiri dan hanya bisa menatap Baekhyun dan Taeyeon dengan pandangan bertanya.

 

“Noona, kenapa tidak mau menatapku ?” tanya Baekhyun memperhatikan Taeyeon yang terus saja menunduk.

 

“Ne ?Aku menatapmu, kau salah” ucap Taeyeon langsung menatap Baekhyun namun sedetik kemuadian dia mengalihkan pandangannya. Jantungnya berdetak dengan kencang, mungkin jika Baekhyun memiliki kekuatan pendengaran seperti superman dia akan bisa mendengar detak jantung Taeyeon dan beruntungnya Baekhyun tidak memilikinya.

 

Oh, ayolah… Kenapa kau seperti ini ?, batin Taeyeon kesal.

 

Sebelumnya dia tidak pernah seperti ini ketika bertemu dengan Baekhyun. Ada apa dengan perasaannya ?

 

Baekhyun menghela napasnya “Apa kau menghindariku noona ? Apa aku memiliki salah padamu ?” tanya Baekhyun langsung.

 

“Apa maksudmu ?”

 

“Noona tidak pernah datang ke atap lag-”

 

“Aku datang, hanya saja kau tidak ada saat itu” potong Taeyeon, berbohong tentu saja.

 

“Jangan berbohong noona. Aku selalu menunggumu setiap hari.Aku tahu kau menghindariku, kau tidak ingin menatapku, berbicara denganku juga tidak, mengangkat telepon atau membalas pesanku saja tidak. Apa salahku noona ?” tanya Baekhyun menyerah, dia lelah dengan sikap yeoja dihadapannya yang tiba-tiba berubah.

 

“Kau tidak salah, akulah yang salah” jawab Taeyeon Salahku karena sepertinya aku mulai menyukaimu, sambungnya dalam hati.

 

“Maksud noona ?”

 

Taeyeon menggelengkan kepalanya “Tidak ada, lupakan. Kau terlihat lebih kurus ?” tanya Taeyeon berusaha bersikap biasa saja. Meskipun tetap saja terlihat dipaksakan.

 

“Tidak makan ?Kenapa ?Memikirkanku ?” canda Taeyeon

 

“Hanya bercanda. Jangan lupa makan.Aku pergi dulu ne ?Yang lain sudah menungguku Annyeong” ucap Taeyeon langsung pergi dan menarik Jessica dari tempatnya.

 

Chanyeol berjalan mendekati Baekhyun yang terus saja diam sejak ditinggalkan Taeyeon.

 

“Sudahlah mungkin Taeyeon noona sangat sibuk untuk persiapan konsernya di Jepang. Kajja kita pergi makan !!” teriak Chanyeol merangkul Baekhyun berusaha memberi semangat.

 

“Aku tidak ikut, kalian pergi saja. Aku akan ke dorm langsung”

 

**

 

Sudah dua hari ini Taeyeon terus menatap ponselnya.Sudah dua hari juga namja itu tidak pernah mengirim pesan padanya.

 

Ya..meskipun dia tidak pernah membalasnya dan hanya membaca saja tapi namaj itu terus saja mengiriminya pesan seperti biasanya namun dua hari ini tidak ada pesan masuk darinya sama sekali.

 

Yang ada hanya pesan masuk dari Heechul oppa yang mengajaknya jalan dan mengiriminya foto yang menurut Taeyeon sangat tidak wajar. Paling tidak dia bisa tersenyum begitu melihat tingkah laku Heechul.

 

Heechul tahu tentang hubungannnya dan Baekhyun yang hanya berpura-pura.Heechul sudah dianggapnya seperti oppanya sendiri.

 

Hari ini SNSD tidak memiliki jadwal dengan kata lain hari libur mereka. Taeyeon berjalan keluar dari kamarnya untuk mengambil minuman sambil melihat ponselnya.Heechul baru saja mengiriminya video yang menurutnya sangat lucu.

 

“Kalian mau kemana ?” tanya Taeyeon begitu melihat Yoona, Jessica, Hyoyeon dan Seohyun siap dengan baju perginya.

 

“Kami mau pergi” jawab Hyoyeon

 

Taeyeon memasang wajah kesalnya “Siapapun tahu kalian akan pergi dengan pakaian seperti itu. Yang kutanya adalah kalian mau kemana ?”

 

“Eonni ganti bajumu” suruh Seohyun menarik tangan Taeyeon dan mendorongnya masuk ke kamar.

 

“Ya! Ya! Ya!!! Aku tidak ingin pergi, aku ingin bersantai.Lagipula aku tidak tahu kalian mau kemana, kalian mencurigakan” jelas Taeyeon.

 

“Sooyoung, Tiffany dan Yuri sedang berkencan. Sunny sedang siaran radio, kau ingin sendiri di dorm eonni ?” tanya Yoona.

 

“Memangnya kenapa kalau sendiri ?”

 

“Sudahlah ikut saja, kau tidak akan menyesal. Cepat ganti baju” suruh Jessica langsung menutup pintu tepat dihadapan Taeyeon.

 

**

 

“Baiklah kita mau kemana ?” tanya Taeyeon begitu memasuki mobil Hyoyeon bersama yang lainnya.

 

“Kalian sudah membawa buah” tanya Hyoyeon

 

“Sudah” jawab Yoona.

 

“Kenapa kalian tidak menjawabku ?!” kesal Taeyeon

 

“Jika aku menjawab pertanyaanmu apa kau akan diam Taeng ?” tanya Jessica tidak tahan dengan Taeyeon versi cerewet ini.

“Tentu”

 

“Kita akan ke dorm EXO” jawab Jessica

 

“Mwo ?! Aku tidak ik-“

 

“Be Quiet!” perintah Jessica menahan Taeyeon untuk tetap duduk.

 

Sebelum Taeyeon memberontak Hyoyeon langsung menginjak gas mobilnya agar Taeyeon tidak dapat turun.

 

Dalam perjalanan Yoona, Hyoyeon dan Seohyun sibuk bercanda dan tertawa beda halnya denga Jessica yang sudah tertidur, Taeyeon ?dia hanya diam seribu bahasa, kesal dengan teman-temannya yang memaksanya.

 

Yang ada dipikirannya adalah dia harus bersikap seperti apa ketika bertemu dengan namja yang telah membuatnya susah akhir-akhir ini.

 

“Kenapa diam saja Taeng ?” tanya Hyoyeon melihat Taeyeon dari kaca spion tengahnya.

 

“Bukankah kalian menyuruhku diam” jawab Taeyeon dingin.

 

“Tapi tidak seperti ini juga sih”

 

“Daripada melihatku terus lebih baik kau melihat ke depan, aku masih sayang dengan nyawaku” balas Taeyeon.

 

Hanya 10 menit dan aku akan mencari alasan untuk pergi, rencana Taeyeon.

 

**

 

TING TONG~~

 

“Nuguseyo ?” terdengar suara Sehun dari intercom.

 

“Yoona noona ?Tunggu akan kubukakan pintunya” ucapnya begitu melihat wajah Yoona muncul di intercom.

 

CKLEK~

 

“Gomawo Sehun-ah”

 

“Hyung!!! Luhan hyung !!! ada yang datang mencarimu” teriak Sehun setelah mempersilahkan para yeoja itu masuk.

 

Sengaja Sehun tidak mengucapkan siapa yang mencari Luhan, takut ada tetangga yang akan mendengarnya.

 

“Yoong ? Sedang apa disini ?” tanya Luhan begitu melihat yeojachingunya datang bersama beberapa member SNSD lainnya.

 

“Apa aku tidak boleh mengunjungi namjachinguku sendiri ?” tanya Yoona mulai memasang wajah kesalnya.

 

“Tentu saja boleh” ucap Luhan lalu memeluk Yoona langsung.

 

“Haruskah aku melihat kalian bermesraan eonni ?” tanya Hyoyeon dengan wajah jijiknya.

 

“Sudahlah noona, kalian kesini saja. Tinggalkan mereka berdua” ucap Sehun lalu menarik tangan Taeyeon diikuti yang lainnya menuju ruang tengah dorm EXO.

 

“Sedang apa kalian ?” tanya Jessica lalu duduk diantara Taeyeon dan Seohyun.

 

“Conjuring” jawab Suho singkat, bukan karena sombong atau apapun hanya saja Suho sedang sibuk menutup matanya dan menahan rasa takutnya sehingga dia menjawab dengan asal.

 

Taeyeon hanya diam kaku.Film horror adalah kesukaannya tapi siapa yang bisa berkonsentrasi jika jantungnya berdetak begitu kencang takut namja itu tiba-tiba saja datang dan menanyainya berbagai macam hal.

 

Rencananya untuk menunggu 10 menit saja masih dia pikirkan bagaimana caranya. Jika dia pandai berakting, dia pasti sudah ikut bermain drama seperti membernya yang lain dan kenyataannya dia tidak begitu pintar berakting.

 

Jadi bagaimana dia akan berbohong ?

 

“Mana Kyungsoo ?” tanya Jessica “Aku lapar”

 

“Kyungsoo sedang merawat Baekhyun” jawab Xiumin.

 

“Oh ya… Aku lupa Baekhyun sedang sakit” ucap Jessica lalu melirik Taeyeon sekilas.

 

“Baekhyun sakit ?” tanya Taeyeon pelan pada Seohyun, salah satu dongsaeng yang bisa dipercayanya. Seohyun mengangguk.

 

Sepertinya hanya dia yang tidak mengetahui hal ini.

 

“Kau tidak tahu kalau Baekhyun sakit Taeng ?” tanya Hyoyeon sengaja mengeraskan suaranya agar yang lainnya dapat mendengar.

“Noona tidak tahu ?” tanya Chanyeol begitu melihat wajah Taeyeon yang terkejut.

 

Taeyeon menggeleng pelan.

 

“Kalian tidak memberitahunya” tanya Suho.

 

“Sepertinya kami lupa” jawab Jessica enteng.

 

“Dia hanya demam noona, tidak usah khawatir” jawab Kyungsoo sambil menutup pintu dibelakangnya.

 

“Wajar saja jika dia sakit. Tidak mau makan disaat jadwal kami sedang padat. Siapapun juga pasti akan mencapai batasnya” jelas Chen

 

“Sudah panggil dokter ?” tanya Taeyeon kali ini wajahnya terlihat khawatir.

 

“Sudah, katanya kelelahan. Dua hari ini demamnya belum turun” kali ini Chanyeol

 

“Noona ingin melihatnya ?Masuk saja” ucap Kyungsoo sambil membawa alat kompres.

 

“Aku ada jadwal dan aku tidak bisa mempercayai mereka semua” sambung Kyungsoo memperhatikan satu persatu membernya yang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.

 

“Bisakah noona membantuku merawat Baekhyun ?Setidaknya sampai aku kembali” pinta Kyungsoo.

 

Awalnya Taeyeon ragu namun akhirnya dia menerima permintaan Kyungsoo dan mengambil perlengkapan untuk mengompres tersebut.

 

“Aku memasak bubur untuk Baekhyun. Mohon bantuannya ya noona.Gamsahamnida” ucap Kyungsoo langsung pergi setelah berpamitan dengan yang lainnya.

 

CKLEK~

 

Taeyeon membuka pintu kamar Baekhyun.Jadi ini alasan mereka membawaku kesini, batin Taeyeon begitu melihat Baekhyun yang sedang tertidur.

 

Taeyeon memegang dahi Baekhyun untuk mengetahui suhunya.

 

“Omo! Panas sekali” kagetnya lalu langsung meletakkan kompres di dahi Baekhyun.

 

Taeyeon menatap wajah Baekhyun.Apa yang membuatnya menjadi begitu menyukai namja dihadapannya ini.

 

Bohong jika Taeyeon berpikir tidak ada yang menarik dari wajah Baekhyun.Hanya saja baginya wajah bukanlah nomor satu dalam daftarnya.

 

Kenyamananlah yang dia cari.

 

Baekhyun mungkin lebih muda darinya, Baekhyun terkadang suka bertingkah seperti anak kecil tapi dibalik itu semua ada kedewasaan pada dirinya yang membuat Taeyeon seringkali tidak menyadari kalau Baekhyun lebih muda darinya.

 

Ketika ingin membuat Taeyeon tertawa Baekhyun akan bertindak seperti anak kecil, mengeluarkan seluruh aegyo yang dia punya untuk meluluhkan hati Taeyeon.

 

Disaat Taeyeon membutuhkan seorang namja yang dapat mengertinya, merangkulnya Baekhyun akan selalu berdiri disampingnya dan melakukan itu semua.

 

Itulah yang membuat seorang Kim Taeyeon jatuh cinta pada Byun Baekhyun.

 

Tapi dia menyukai orang lain, batin Taeyeon.

 

“Taeyeon noona ?” ucap Baekhyun ketika melihat Taeyeon yang duduk di sampingnya.

 

“Dasar bodoh, bukankah sudah kuingatkan untuk makan. Jadinya begini kan”

 

Baekhyun berusaha untuk bangun dari tempat tidurnya tapi kepalanya terasa sangat pusing.

 

“Jangan banyak bergerak. Pusing bukan ?” seakan tahu apa yang dirasakan Baekhyun “Tiduran saja” sambung Taeyeon.

 

“Tadi Kyungsoo memintaku untuk merawatmu selagi dia pergi. Mian karena lancang masuk ke kamarmu.Kuambilkan bubur dulu” ucap Taeyeon bersiap untuk pergi namun tangannya ditahan.

 

“Mianhae” ucap Baekhyun membuat Taeyeon berbalik dan menatapnya yang telah duduk di kasurnya.

 

“Untuk apa ?”

 

“Aku merasa telah menyakiti hatimu noona. Aku tidak bermaksud seperti itu”

 

“Apa maksudmu ?” tanya Taeyeon tidak mengerti.

 

“Mianhae, tidak seharusnya aku bertanya pada noona bagaimana caranya menyatakan rasa sukaku. Aku tidak tahu itu akan membuatmu marah noona, sungguh aku tidak tahu. Aku takut noona akan menjauhiku jika aku langsung menyatakan rasa sukaku padamu jadi aku bertanya dulu padamu tapi aku tidak menyangka noona justru marah karena aku bertanya seperti itu.

 

“Noona menghindariku, tidak mau menatapku membuat aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku tidak bisa berpikir, aku tidak bisa konsentrasi dengan latihan.Aku benar-benar menyukai noona bukan karena kau adalah idolaku ataupun seniorku. Aku menyukai noona sebagai seorang yeoja, mianhae… Tidak apa jika noona membenciku tapi kumohon jangan menghindariku” ucap Baekhyun menatap Taeyeon dalam dan penuh arti.

 

“Maafkan aku noona” sambungnya lagi.

 

“Ka-u me-nyu-kai-ku ?” tanya Taeyeon kaget mendengar pernyataan Baekhyun barusan.

 

“Aku bukan tipe namja idamanmu ataupun seperti namja-namja lainnya yang menyukaimu. Maaf karena aku menyukaimu noona, jangan membenc-“

 

CUP~

 

Taeyeon mengecup pelan bibir Baekhyun.

 

Begitu Taeyeon menjauh kan bibirnya dari bibir Baekhyun bisa dilihatnya bagaimana terkejutnya Baekhyun dan itu membuat Taeyeon tersenyum geli melihat wajah namja dihadapannya ini.

 

“Noona, apa kau sakit ? Ini bukan salam perpisahan kan ?” tanya Baekhyun begitu sadar dari keterkejutannya.

 

Taeyeon menggeleng “Bagaimana bisa aku membencimu ketika aku begitu menyukaimu” ucap Taeyeon akhirnya.

 

“Aku sungguh minta maaf noona, jangan menjauhiku, jangan membenciku kumo- tunggu dulu kau apa ?! kau menyukaiku ?!! Argh” kembali kepalanya terasa pusing begitu dia berteriak karena kaget.

 

“Kubilang tidurlah” suruh Taeyeon sambil menunjuk dahi Baekhyun dan mendorongnya perlahan.

 

“Kuambilkan buburmu dulu”

 

“Aku tidak mau makan”

 

“Mwo ? Kau tidak ingin sembuh ? Apa kau ingin bertambah sakit ?” kesal Taeyeon

 

“Aku ingin noona” Taeyeon mengernyitkan dahinya.

 

“Cukup dengan noona berada disini, aku akan sembuh. Lagipula yang membuatku sakit seperti ini adalah kau noona…” jelas Baekhyun menatap Taeyeon lembut, siapa yang bisa menolak tatapan itu ? Bahkan seorang namja pun akan berkata ‘ya’ jika melihat tatapannya ini.

 

Taeyeon menurut, dia kembali duduk dan menatap Baekhyun yang telah memejamkan matanya. Namja itu masih menggenggam tangan kiri Taeyeon dengan erat, Taeyeon sadar akan itu dan tidak berniat untuk melepaskannya.

 

“Ceritakan kenapa noona menghindariku ?” tanya Baekhyun masih dengan matanya yang terpejam.

 

“Hmm… Ingat saat kau bertanya padaku tentang bagaimana caranya menyatakan rasa suka. Aku… sedikit cemburu, mungkin ? Lalu aku berpikir untuk menjauhimu karena aku sama sekali tidak ingin menyukai seseorang yang menyukai orang lain, seharusnya aku bisa bersikap biasa hanya saja….” Taeyeon berhenti berbicara, dia mengambil napas panjang sebelum mengatakan…

 

“Hanya saja aku terlalu menyukaimu” jika Baekhyun membuka matanya, dia pasti dapat melihat bagaimana merahnya wajah Taeyeon.

 

Taeyeon benar-benar malu, sangat malu… Dia tidak pernah mengucapkan hal seperti ini, sepertinya sudah lama dia tidak merasakan cinta sejak debutnya….

 

“Aku tidak pernah menyangka kau bisa sebodoh ini noona”

 

“Mwo ?! Apa maksudm-“ ucapan Taeyeon terputus begitu Baekhyun menariknya dan memeluknya dengan erat.

 

“Untuk apa aku terus meluangkan waktuku yang sangat jarang bisa kudapatkan untuk bertemu yeoja yang tidak kusukai, mendengar keluh kesahnya setiap hari, menenangkannya. Untuk apa aku melakukan itu jika aku tidak menyukainya ?”

 

“Masih tidak mengerti ?” tanya Baekhyun pada Taeyeon yang terus saja terdiam.

 

“Bisakah kau mengulangi kesimpulan dari penjelasanmu tadi ?”

 

“Untuk apa ?”

 

“Sudah, lakukan saja” perintah Baekhyun.

 

“Aku… Aku terlalu menyukaimu”

 

“Nado Taeyeon-ah” balas Baekhyun, refleks Taeyeon langsung menatap Baekhyun yang hanya berjarak 4 cm darinya.

 

“Aku sangat sedih ketika kau menghindariku, cemburu melihatmu jalan bersama para hyungnim, kesal ketika kau lebih memilih berbicara dengan memberku dibandingkan diriku”

 

“Apa yang kau bicarakan ?” tanya Taeyeon masih tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan.

 

“Aku tidak ingin kau menghindariku lagi, menjauhiku lagi. Jika noona bersikap seperti itu lagi kupastikan aku tidak akan makan, akan terus menguras tenagaku sampai aku sakit dan membuat noona datang merawatku. Jika perlu, aku tidak ingin sembuh agar noona selalu bersamaku” ucap Baekhyun layaknya anak kecil yang sedang merengek pada ibunya.

 

“Kau bodoh atau apa ?”

 

“Tidak peduli…. Aku menyukaimu noona, maukah kau menjadi yeojachinguku ?” tanya Baekhyun “Bukan untuk berpura-pura”

 

“Tapi…. Bagaimana dengan fansmu dan fansku ?” Taeyeon cemas mengingat bagaimana respon para fans terhadap ‘hubungan’ mereka yang sengaja disebarkan.

 

“Bukankah nasi sudah menjadi bubur ?Dimakan saja” jawab Baekhyun cuek.

 

“Ungkapan macam apa itu ?” kesal Taeyeon yang merasa tidak mendapat jawaban sama sekali.

 

“Baiklah… mereka sudah mengetahui kalau kita berpacaran hanya saja dulu adalah kebohongan dan sekarang kita tidak berpura-pura. Jadi… apa bedanya ?”

 

“Memangnya aku sudah menyetujuinya ?” goda Taeyeon

 

“Kau tidak bisa sedikit saja membahagiakanku” kesal Baekhyun mempoutkan bibirnya.

 

“Kau benar-benar sakit ?Jangan-jangan kau hanya berbohong” ucap Taeyeon melihat tingkah Baekhyun yang seperti biasa saja.

 

“Aku benar-benar sakit noona…” ucap Baekhyun lemah tapi lebih terdengar seperti merengek “Pegang saja dahiku, aku masih demam”

 

Taeyeon tertawa melihat tingkah namja di hadapannya ini “Benarkah ? Kalau begitu berbagi denganku saja”

 

CUP~

 

Sekali lagi Taeyeon mengecup pelan bibir Baekhyun.Ketika Taeyeon ingin melepas tautan bibir mereka Baekhyun menahannya dan kembali saling menautkan bibir mereka.

“Saranghae” ucap Baekhyun lembut.

 

“Biar kupikirkan”

 

“Menyebalkan” kesal Baekhyun.

 

**

 

“Haruskah kalian menguping pembicaraan orang seperti itu ?” tanya Jessica melihat tingkah laku teman-temannya dan para member EXO tersebut.

 

Yoona, Hyoyeon, Seohyun serta member EXO seperti Luhan, Tao, Sehun, Chanyeol dan Chen menempelkan telinga mereka pada pintu kamar Baekhyun meskipun bisa dikatakan mereka saling rebutan untuk bisa menempelkan telinga mereka.

 

“Omo maknae-ah…. Bisa-bisanya kau juga ikut menguping” ucap Jessica berusaha terdengar kaget.

 

“Penasaran eonni” jawab Seohyun tanpa melihat Jessica sedikitpun

 

Lay, Suho, Kai, dan Xiumin hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat tingkah sunbae dan member mereka.

 

“Aku pergi dulu” pamit Jessica lalu berjalan menuju pintu dorm EXO.

 

“Kau mau kemana Jess noona” tanya Suho

 

“Aku ingin bertemu Kris, dia sedang berada di Korea sekarang” jelas Jessica.Dia tahu Suho masih menyimpan rasa kesal pada namjachingunya yang tidak memberikan penjelasan apapun tentang tindakan yang diambilnya.

 

Jangankan Suho, Jessica sendiri tidak tahu alasan Kris keluar dari EXO tapi dia tidak ingin memaksa karena Jessica tahu Kris tidak akan mengambil keputusan tanpa alasan yang kuat.

 

Mungkin belum waktunya untuk mengungkap kebenarannya….

 

Suho diam begitu mendengar ucapan Jessica.

 

“Ajak dia kemari jika kau kembali. Sepertinya kita harus merayakan jadiannya Baekhyun dan Taeyeon noona” ucap Suho lalu tersenyum lembut pada Jessica.

 

“Gomawo, akan kukatakan padanya” balas Jessica tersenyum manis pada Suho.

 

-THE END-

 

Leave a comment ya….

 

Kalau banyak yang suka dan ninggalin jejak di FF ini author ada rencana untuk membuat SEQUEL singkat mungkin….

 

Hanya jika respon di FF ini bagus….

 

^^

 

Advertisements

86 comments on “[FREELANCE] The Truth (Oneshot)

  1. akhirnya jadian juga beakhyun sama taeyeon, hehehe… ceritanya keren thor, ditunggu sequelnya ya… author fighting^^

  2. entah kenapa aku bisa nangis dan ketawa sendiri karna ff ini,ceritanya komplit,serasa ini yang bener2 tejadi di kehidupan nyatanya..
    sekuel nya di tunggu thor
    ff mu daebak love love love banget

  3. awal bacanya langsung ilfeel -,- tapi aku paksa lanjut baca, then the ending is happy ending, yeay!! 😀 sequel? mau banget thor!! ditunggu yaaaa

  4. aigoo my baekyeon >< kagum disini sama ketegaran taeng sebagai seorang leader dan aku mewek lagi gegara jessica entah kenapa. i miss u jung sooyeon ㅠㅡㅠ over all nice ff thor!! ditunggu sequelnya yaa ^^

  5. Daebak thor, kasih aja sequelnyaaa. Hmm, habis baca ff ini, aku jadi mikir, gimana kalo kejadian nyatanya bener bener kayak di ff ini ya thor(?)#plak LOL
    Jessica eonni bener bener bikin kangen ya thor(?)#yaelah malah curhat, abaikan.
    Okelah, keep writing ya thor. Fighting authornim!!!

  6. Waaa bagus bgt.. aku kagum sama taeng jd leader yg tanggung jwb.. dan sweet bgt deh sama baekhyun.. aku suka couple baekyeon ^^ ditunggu ya thor sequelnya…

  7. Waaa bagus bgt.. aku kagum sama taeng jd leader yg tanggung jwb.. dan sweet bgt deh sama baekhyun.. aku suka bgt couple baekyeon ^^ ditunggu ya thor sequelnya…

  8. Uwaaa Daebak thor! SEQUEL SEQUEL~~ bahasanya, alur cerita dan semuanya udah bagus banget>< karakter tokoh kuat dan keren. baekhyunnn romantis banget yaampun. Taeyeon unyu parah jadi leader. hihi. aduh jessica, ada kamu disini nak :'< Aah daebak lah thor. Fighting buat sequel or next ff yah! ;3

  9. Sequel! Sequel!
    Itu ice princess kok dingin bgt ya ?
    Terharu membacanya #plak
    sequelnya dtnggu thor!!
    FIGHTAENG!!

  10. late comment author-____- feelnya dapet bgt deh. suka jga sama karakter baekhyunnie disini 😀 next fanfiction ditunggu author^^ FIGHTING!

  11. So sweet banget, ngerasa liat(?) Film 😀
    Kerenn eonn, daebakkk..
    Iya eon, ditunggu banget sequel nya.
    Jangan lama2 ya eonn..
    Keep writting!! ^_^

  12. Oh my god ..keren kali …

    Berasa banget feelnya .. Jadi ngebayangin kalo beneran..
    Aku fans baekyeon loh … Hehehe…
    Buat ff baekyeon lagi ya author
    … Yang banyak ya ..

  13. Aigoooo daebak thor, feelnya dpt bgt !!! Serasa ini real lifenya mereka. #jadi kangen moment2 baekyeon 😦
    Cepet bikin sequelnya, jgn lama2 ya thor >.< dan bikin ff baekyeon yg banyak yah thor. Fighting !!

  14. Woah, daebak. Keren thor.
    Suka sekali dgn jalan ceritanya. Kerennnnn
    Lanjut ya thor membuat karya nya. Fighting =)

  15. Daebakk ff nyaaa, bener” suka sama ceritanya. Buat sequel nya dong. Sering” buat ff baekyeon yaaa hehe 😀

  16. Nice story 😀
    jangan2 di korea sana yg terjadi emg kyk gini haha..
    pemilihan diksinya bagus authornim.. feelnya jg dpt..
    Ditunggu loh sequelnya hihi
    keep writing authornim ^^

  17. yaaaarg ini bagus banget sumpaaah😊 feelnya cukup buat aku greget dan alurnya lumayan. akhirnya setelah menunggu penantian panjang, mrka jadian:)))) brhrp di rl mrka juga begitu

  18. Uwaaaaaa!! Keren banget. Ngerasa kalau ini tu nyata. Oh my god! Baekhyun lucu bingit! Gemess..
    Squel juseyo^^

  19. HUAAAAAAAAA, CERITA MACAM APA INIIII, BIKIN AKU BLUSHING SENDIRIIIIIII(>////< SUKAAAAAAAA BANGEEETT.

    awalnya emg ngeselin ya wkwkwk tp endingnya o m g bngt author-nim :''-3 suka bngt ish issssshh. aku bener2 kebawa suasana. tp sumpah ya Baek-nya ngeselin bngt pas ngomong “Bukankah nasi sudah menjadi bubur ?Dimakan saja”, rasanya pengen aku tonjok Baek-nya wkwkwkwkwk antara sweet dan ngeselin nyampur jadi satu.

    duh speechless lah aku, suka bngt pokoknya sm ff ini.

    S E Q U E L , JUSEYOOOOOOOO!

    xixixi. hwaiting, author-nim!^^)9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s