[FREELANCE] Loves and Loved (Chapter 5)

Loves-and-Loved-2

Author : deeHAYEON
Length : Multi-chapter ll Rating : PG-15 ll Genre : Entertainment-life, friendship, romance
Main Cast : TaeYeon, YoonA, KyuHyun, DongHae
Other Cast : SNSD, Super Junior, find.

Desclaimer : FF ini terinspirasi dari drama korea. All cast milik Tuhan dan keluarga mereka masing-masing.
Jika ada kesamaan dalam cerita, itu adalah unsur ketidak sengajaan.
DON’T PLAGIAT!
Note’s : ANNYEONG READERS! LAL COME BACK!! Hehe πŸ˜€ Mian kalo ff nya terlalu ngebosenin. Apa readers ada yang mau baca?? Haseyooo.. Segitu aja deh. Langsung saja, ini dia…..
Sorry for typo(s)……..

Happy READING!
———-

Yoona diam. Ia setengah menyesal bahwa rencananya mempertemukan Taeyeon dan Kyuhyun telah gagal. Namun benar-benar hanya setengah menyesal. Ia merasakan kebahagiaan lain dalam hatinya saat mendengar Kyuhyun masih mengingat perkataannya tempo hari.

“Kecuali…” tiba-tiba Kyuhyun bicara lagi. Wajahnya dihiasi senyum penuh teka-teki.

Yoona memandangnya bingung. Tiba-tiba Kyuhyun mendekatkan tubuhnya pada yeoja itu. Ia memegangi bahunya dan membisikan sesuatu. Wajah Yoona yang sudah terkejut karena gerakan tiba-tiba dari Kyuhyun, menjadi lebih terkejut setelah mendengar bisikan namja itu. Kyuhyun kembali ke posisi sebelumnya setelah selesai berbicara dan tersenyum penuh arti pada Yoona.

———-

Chapter 5

“Aigo.. Mengapa Yoona belum datang?” gumam Taeyeon gelisah. Sedari tadi ia mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan untuk mencari keberadaan sahabat dekatnya itu. Taeyeon baru saja menyelesaikan sambutan singkatnya kepada para tamu yang hadir di acara ulang tahunnya yang ke-25, namun semenjak acaranya dimulai Yoona tak kunjung datang.

“Bukankah Yoona adalah roomate-mu?” tanya Donghae yang sejak dari awal menemani Taeyeon ditengah keramaian tamu undangan. Namja itu memandang yeojachingunya dengan bingung.

Kim Taeyeon yang terlihat anggun mengenakan dress panjang berwarna soft blue balik menatap Donghae dan mengangguk pelan, “Ne, tadi dia bilang akan pergi ke salon. Tapi sampai sekarang Yoona belum juga kembali”

“Mungkin sebentar lagi, bersabarlah” jawab Donghae seraya meminum juice dari gelasnya. Ia berusaha menenangkan Taeyeon agar tidak begitu memikirkan Yoona yang jelas sedang pergi. Namun sepertinya usaha Donghae sama sekali tak berpengruh, yeoja disampingnya itu malah semakin gelisah.

Persahabatan antara Yoona dan Taeyeon memang tidak bisa diragukan lagi, mereka sudah sangat dekat dan saling membutuhkan satu lain. Tapi sebaik-baiknya seorang sahabat tentu dapat berubah, bukan? Dan perubahan tersebut dapat disebabkan oleh hal kecil sekalipun.

Lama Donghae memperhatikan Taeyeon yang masih saja sibuk memandangi pintu utama gedung tempat diselenggarakannya pesta. Dan kali ini ia berdeham untuk mulai berbicara, “Sampai kapan kau akan memandangi pintu utama, Taeyeon-a? Tidak seharusnya kau mengkhawatirkan Yoona, bagaimanapun dia bukan anak kecil lagi. Bahkan kau melupakan namja yang sedari tadi berdiri disini”

Sontak Taeyeon menoleh dengan cepat kearah Donghae, “Aigo.. Mianhae oppa, aku tidak bermaksud mengacuhkanmu. Perasaanku sedang kurang baik sekarang dan tidak seharusnya oppa cemburu pada Yoona. Dia itu sahabatku, sedangkan kau…”

“Memang aku apa?” tanya Donghae cepat memotong perkataan Taeyeon, “Bagaimana kalau aku menjadi sahabatmu saja, agar kau selalu memperhatikanku lebih dari kau memperhatikan Yoona”

“Mwo? Mengapa oppa berbicara seolah kau tidak menginginkanku menjadi yeojachingumu lagi, eoh?” tanya Taeyeon marah, “Kalau kau ingin menjadi sahabatku, mengapa tidak dari dulu saja?”

Jujur, sebagian hati Taeyeon sakit mendengar namjachingunya ingin menjadi sahabatnya agar selalu diperhatikan. Ia sadar bahwa sikapnya terhadap Donghae tidak sebaik gadis-gadis lain pada umumnya, dia juga tau dengan perasaan Donghae yang mulai terkikis karena sikapnya. ‘Aku ingin sekali memberikan seluruh hatiku padamu oppa. Kim Taeyeon sangat membutuhkan Lee Donghae’

Tanpa sadar, setetes air mata mengalir di pipi halus Taeyeon. ‘Bodoh, mengapa aku begitu lemah’ gerutunya dalam hati.

Donghae yang melihat air mata itu langsung membawa Taeyeon dalam pelukannya, ia merasa bersalah telah membuatnya menangis lagi.

“Jeongmal mianhae, aku telah membuatmu marah dan kecewa. Maafkan namjachingumu yang babo ini” ujar Donghae seraya mengelus rambut halus Taeyeon.

Yeoja itu mengangguk sambil terisak dalam diam, “Jangan berkata seperti itu lagi oppa… Kau membuatku takut kehilanganmu”

Donghae melepas pelukannya dan menghapus jejak air mata di sekitar wajah Taeyeon, “Geurae, tadi aku hanya bercanda. Sekarang kau tidak boleh menangis lagi, tetaplah tersenyum”

Sekarang Taeyeon sudah lebih tenang, bahkan ia dapat tersenyum cerah seperti biasanya.

Tak banyak orang yang memperhatikan drama singkat pasangan TaeHae tadi, kebanyakan tamu-tamu sedang menikmati suasana pesta dengan pasangan maupun teman masing-masing. Sebagian besar tamu yang hadir dalam acara tersebut adalah dari kalangan selebritis dan kerabat dekat Taeyeon. Walau kedua orangtuanya tidak bisa hadir, Taeyeon tetap senang karena eomma dan appanya sempat menelpon hingga akhirnya mengirimkan ucapan selamat beserta hadiah ulang tahun yang begitu mengagumkan. Setidaknya mereka mengingat hari bahagia Taeyeon ini, itu sudah lebih dari cukup.

“Astaga.. Pasangan ini selalu saja mendramatisir keadaan” celoteh Eunhyuk yang berdiri tak jauh dari tempat dimana Taeyeon dan Donghae berada.

Pasangan yang dimaksudpun menoleh kearahnya. Kangin dan Siwon hanya terkekeh disamping Eunhyuk. Ternyata ketiga member SJ itu menonton drama Hug scene antara Taeyeon dan Donghae tadi.

Kali ini Taeyeon tak bisa menyembunyikan rona merah di wajahnya, ‘Jinjja! Ini memalukan’ batin Taeyeon.

Sedangkan Donghae, namja itu sama sekali tak terpengaruh dengan sindiran Eunhyuk. Ia lebih berminat memandangi home-band yang menyanyikan berbagai lagu, khususnya lagu-lagu milik Taeyeon, tepat berada dibelakangnya.

Tak jauh dari home-band itu ada Jessica dan Sunny yang sesekali menyapa tamu-tamu. Anggota SNSD yang lain, kecuali Yoona, sepertinya sudah menyebar entah kemana. Sebagian anggota Super Junior belum juga tampak di pesta tersebut, termasuk Kyuhyun.

Taeyeon kembali mencari Yoona diantara keramaian pesta. Ia memadang kearah pintu masuk. Tak lama kemudian pintu tersebut menampakan sosok Yesung dan Leeteuk yang baru datang, mereka langsung menghampiri Jaejoong dan Changmin.

Beberapa yeoja teman sekolah Taeyeon tampak saling bergurau dan menikmati suasana pesta. Begitupula dengan beberapa artis trainee SMEnt yang hadir.

‘Jika Yesung dan Leeteuk sudah datang, pasti sebentar lagi anggota Super Junior yang lain akan segera tiba’ pikir Taeyeon.

Ia benar-benar sedang berharap Kyuhyun datang ke acara ulang tahunnya ini, walaupun ia hanya mengundang Super Junior secara grup, bukan perorangan.
Tepat dugaan Taeyeon. Tak lama setelah Leeteuk dan Yesung, kini datanglah Ryeowook, Shindong, dan Sungmin yang berjalan sejajar. Mereka menghampiri Yesung dan leadernya terlebih dahulu untuk mengajaknya memberi selamat pada Taeyeon. Setelah itu kelima anggota SJ yang baru datang itu berjalan mendekati Taeyeon.

“Saengil chukkahae, Taeyeon-a” ujar Sungmin dengan senyum manisnya. Kata-kata itu disusul oleh Ryeowook, lalu Yesung, Shindong, dan terakhir Leeteuk.

“Kamsahamnida sunbae-deul. Aku sangat senang kalian mau datang ke acaraku ini” jawab Taeyeon tersenyum tak kalah manisnya. Ia masih mencuri-curi pandang kearah belakang sunbae-nya untuk mencari keberadaan Kyuhyun, namun hasilnya nihil.

“Mengapa kalian baru datang, hyung?” tanya Donghae pada teman satu grupnya itu, lebih tepatnya meminta jawaban dari sang leader, “Seharusnya kalian melihat sambutan Taeyeon tadi”

Yang dibicarakan mulai mengambil tindakan dengan memukul pelan lengan Donghae, mencegah namja itu untuk berbicara lebih jauh. “Kau senang sekali mempermalukanku, oppa”

Kelima anggota SJ yang masih berada disitu terlihat mencibir Donghae dan sebagian tertawa dengan tindakan Taeyeon. Namun tetap saja Donghae tak mempedulikan cibiran-cibiran yang terlontar untuknya.

“Kau sangat memalukan, Fish” cibir Sungmin.

“Biar saja. Aku lebih senang dipukul yeojachinguku daripada harus disentuh olehmu, hyung” balas Donghae tak mau kalah.

“Siapa juga yang ingin menyentuh ikan sepertimu. Kau pantas untuk digoreng”

“Itu sangat benar. Shindong hyung akan dengan senang hati memakanmu” timpal Ryeowook sambil terkekeh geli dengan pikirannya sendiri.

Taeyeon dan Leeteuk menggelengkan kepala menyaksikan perdebatan bodoh itu. Sudah tidak tahan dengan perkataan aneh teman-temannya, Yesung langsung menginterupsi.

“Astaga, sudahlah. Kalian sungguh kekanakan, ini acara ulang tahun Taeyeon bukan acara perdebatan kalian”

“Oppa, geumanhae” tegur Taeyeon pada Donghae dan perdebatan pun terhenti.

“Mianhae, Taeyeon-a, memberku ini memang sunbae yang tidak patut dicontoh. Dan alasan kami datang terlambat, karena menunggu…”

“Eonni!” sebuah suara yang sangat Taeyeon kenal memotong penjelasan Leeteuk. Suara itu berasal dari arah belakang anggota SJ.

“Nah, ini dia orangnya” kata Shindong menambahkan sambil memberi jalan pada Yoona.

Gadis itu muncul menyeruak diantara anggota Super Junior dengan gaun merah marun yang sangat cocok untuknya dan yang membuat lutut Taeyeon lemas adalah namja yang datang bersama dengan sahabat dekatnya itu…Cho Kyuhyun. Namja itu mengenakan setelan jas hitam bernuansa merah marun di beberapa bagiannya, sangat serasi dengan gaun milik Yoona.

“Saengil chukkahamnida, eonni!” seru Yoona seraya memeluk tubuh mungil Taeyeon dan tersenyum lebar.

“Saengil chukkahae, Taeyeon-a. Semoga Tuhan selalu memberkatimu” ujar Kyuhyun dengan senyuman tipis, yang terlihat sangat tulus?

Senyuman itu menampakan sebuah kebahagiaan. Tapi apa arti kebahagiaan itu? Seperti saat-saat sebelumnya, hati Taeyeon kembali terasa abstrak. Ia tidak dapat mencerna kejadian yang sangat tiba-tiba ini. Jujur saja, Taeyeon tidak siap menghadapi kenyataan hidupnya.

****

Donghae memandang gadis yang berada disebelahnya. Taeyeon memandang langit malam dari balkon dorm SNSD dengan tatapan kosong. Ekspresinya terlampau datar untuk ukuran seorang gadis ceria. Yeoja itu menopangkan kedua lengannya pada pagar balkon, sedangkan Donghae disampingnya bersandar membelakangi pagar balkon.

Donghae menghela napas. Dua puluh menit yang lalu mereka baru saja melepas tamu terakhir yang datang ke acara ulang tahun Taeyeon dan langsung pulang ke dorm SNSD karena yeoja itu beralasan ingin istirahat. Tapi nyatanya, sesampainya mereka di dorm SNSD, Taeyeon meminta Donghae tetap menemaninya untuk menikmati langit malam di balkon. Yeoja itu masih setia memandangi langit malam yang tidak tampak cerah sedikitpun, sama seperti suasana hatinya.

Anggota SNSD yang lain sudah beristirahat di kamar masing-masing. Sedangkan Yoona, Donghae tau inilah sebab mengapa Taeyeon menjadi sangat diam sekarang, karena Yoona yang berpamitan untuk pergi bersama Kyuhyun setelah pesta ulang tahun usai. Secara tidak langsung, hal tersebut menyakiti perasaan Taeyeon yang sudah rapuh dan kini semakin rapuh.

Donghae benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiran Kyuhyun, maknaenya sendiri. Bahkan sangat terlihat jelas bahwa Kyuhyun masih memiliki perasaan yang sama pada Taeyeon, tapi yang ia lakukan malah melampiaskan perasaannya pada orang lain terlebih orang itu adalah sahabat Taeyeon sendiri.

Jika mampu, Donghae ingin sekali memarahi Kyuhyun dan menyuruh namja itu kembali pada Taeyeon. Tapi bagaimana dengan hatinya sendiri, dan apakah Taeyeon akan suka dengan tindakan konyolnya itu, tentu saja tidak. Bagaimanapun Kyuhyun dan Taeyeon memiliki jalan hidupnya masing-masing dan inilah jalan yang mereka tempuh. Hanya waktu yang dapat merubah segalanya.

Donghae menarik napasnya sejenak, lalu menegakkan tubuhnya sambil menarik sesuatu dari kantung jasnya. Ia melangkah ke belakang tubuh Taeyeon dan membentangkan sebuah kalung dengan cincin berlian sebagai bandulnya, bersiap mengalungkannya pada Taeyeon, tetapi…

“Oppa” panggil Taeyeon tiba-tiba.

Dengan gerakan cepat, Donghae menarik kembali kalungnya dan memasukannya kedalam kantung jas. Ia kembali berdiri di samping Taeyeon. Kali ini keduanya sama-sama memandang langit gelap yang polos.

“Hm?” respon Donghae dengan sebuah gumaman.

Gadis disampingnya itu menoleh dan Donghae pun membalas tatapannya. Kedua pasang manik mata itu tampak saling memberikan kekuatan serta ketenangan satu sama lain.

“Saranghae” ungkap Taeyeon.

Donghae tersenyum tulus, namun ada sedikit luka disana, “Bahkan aku jauh lebih mencintaimu”

Raut wajah Taeyeon berubah kesal, “Mengapa oppa selalu tidak mau mengalah padaku, eoh?”

“Karena memang begitu kenyataannya” ujar Donghae dengan santai sambil tertawa kecil.

“Oppa!” seru Taeyeon tidak terima, ia memukul pelan lengan namja itu.

“Baiklah, jika benar kau lebih mencintaiku daripada aku mencintaimu, sekarang jawab aku. Malam ini, di tempat ini, bersamaku, apa yang sedang kau pikirkan?”

Taeyeon tertegun. Pertanyaan yang bagus! Pertanyaan itulah yang sedari tadi Taeyeon hindari. Tapi pada akhirnya dia akan terpojok juga.

“O-Oppa…”

Donghae tersenyum, seakan mengerti dengan jawaban yang akan terlontar dari gadis itu, “Kau masih tidak bisa lepas darinya?”

Taeyeon menggeleng kuat-kuat, “Tidak, oppa. Bukan begitu…” namun sekali lagi ia tidak dapat mengungkapkan isi kalimat dalam pikirannya.

“Lalu?” ujar Donghae sama sekali tak mengharapkan jawaban dari gadis itu, “Sebagai orang yang sangat memperhatikan gerak-gerikmu, aku tau caramu memandang Kyuhyun dan Yoona sama sekali berbeda malam ini. Apakah itu yang sedari tadi kau pikirkan?” lanjutnya dengan tenang bahkan pertanyaan itu membuat Taeyeon merasa semakin bersalah.

“Oppa, aku…”

“Aku tidak pernah memaksamu untuk mencintaiku, Taeng-a”

Mata Taeyeon terasa panas saat berpandangan dengan mata namjachingunya itu, ‘aku yeoja yang sangat jahat, aku terlalu bodoh untuk jujur pada hatiku sendiri’ rutuknya dalam hati. Air matanya nyaris tak terbendung lagi. Donghae menatapnya sangat dalam, memberikan sebuah ketulusan sekaligus ketenangan jiwanya. Taeyeon tak dapat menolak pancaran perasaan yang tersirat dalam tatapan itu.

Taeyeon langsung menghambur ke pelukan Donghae, memeluknya sangat erat. Donghae pun membalas pelukannya dan mengelus pelan rambut yeoja itu dengan kasih sayang. Kemudian ia merasa tubuh Taeyeon bergetar dalam pelukannya, bagian bahunya sudah terasa basah oleh air yang mengalir dari mata gadis itu.

“Peluk aku, oppa… Jangan pernah lepaskan aku” bisik Taeyeon dibahu Donghae.

“Aku tidak akan pernah melepasmu, sebelum kau sendiri yang melepasku lebih dulu” balas Donghae.

Namja itu menarik napasnya perlahan agar tak mengganggu yeoja dalam pelukannya. Ia sangat mencintai Taeyeon dan ia tau betul bahwa perasaan yeoja itu sebagian besar masih milik Kyuhyun. Hubungan yang terjalin ketika mereka masih kecil memang sangat sederhana, namun memiliki makna yang sangat dalam.

Donghae tau sejak awal dirinya tidak bisa masuk begitu saja kedalam hati Taeyeon untuk menggantikan posisi Kyuhyun. Selama ini ia hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk yeoja yang dicintainya. Donghae sudah cukup bahagia dengan Taeyeon yang memberikan kesempatan dan menerimanya sebagai kekasih. Tapi ia tak berharap banyak, karena suatu saat nanti Taeyeon akan kembali teringat pada namja di masa lalu nya, Kyuhyun.

“Maafkan aku. Taeyeon akan berusaha menjadi yang terbaik untukmu. Aku tidak mau kehilanganmu, oppa” bisik Taeyeon lagi, suaranya parau dan masih terdengar isakannya.

Donghae mengangguk, “Oppa berjanji tidak akan meninggalkanmu selama kau mau”

“Aku ingin kau berada disampingku selamanya”

“Kalau begitu aku akan tetap disini dan menjadi milikmu selamanya” jawab Donghae.

Taeyeon mendongak, memandang wajah tampan kekasihnya yang kini tengah menunduk menatapnya. Donghae menghapus sisa air mata yang ada di pipi Taeyeon. Lalu mengecup kening yeojachingunya begitu dalam. Yeoja itu tersenyum, dia berjanji pada dirinya sendiri akan melupakan semua masa lalunya bersama Kyuhyun dan benar-benar mencintai Donghae sepenuh hatinya.
—-
Yoona mengambil dua kaleng moca yang baru saja dibayarnya di kasir sebuah mini market dekat taman kota Seoul. Ia menunduk pada petugas kasir yang tersenyum ramah padanya lalu keluar dari mini market tersebut.

Yoona melangkah mendekat ke sebuah mobil sport putih, kemudian masuk ke dalam kursi penumpang depan. Ia menyodorkan salah satu kaleng moca pada namja yang duduk di balik kemudi sebelahnya.

Kyuhyun menerima kaleng moca itu, “Gomawo”

Yoona membalasnya tersenyum.
Kyuhyun membuka kaleng mocanya lalu bertanya, “Sekarang kita mau kemana?”

Yeoja yang ditanya tak bereaksi sama sekali. Matanya tak lepas dari wajah Kyuhyun, namun dari ekspresinya terlihat jelas bahwa pikiran Yoona tak benar-benar berada disana. Sehingga yeoja itu tidak sadar bahwa Kyuhyun sedang berbicara padanya.

Kyuhyun menoleh kearah Yoona dan sedikit melihat gadis itu sedang memandanginya terus-menerus, “Yoona-ssi?”

“Ah” sahut Yoona yang baru saja tersadar, “Eo, ada apa?”

“Kau lihat apa? Ada yang salah?” tanya Kyuhyun seraya menunduk dan memeriksa penampilannya.

Yoona menjadi salah tingkah, karena ternyata Kyuhyun menyadari bahwa ia tengah memandanginya, tanpa berkedip pula. Yeoja itu memalingkan wajahnya sambil berkata, “Tidak ada apa-apa, sunbae” ‘yang salah hanya, mengapa kau bisa membuat hatiku bahagia saat berada disampingmu’ lanjut Yoona, dalam hati. Ia tak berani mengatakan hal itu pada Kyuhyun.

“Lalu, kita mau kemana sekarang?” tanya Kyuhyun sekali lagi, “Kau benar-benar tidak mau tidur di dorm malam ini?”

Yoona menggeleng, “Aku tidak tau harus bersikap bagaimana di depan Taeyeon eonni. Kau tau, aku satu kamar dengannya”
Jujur, hal itulah yang mengganggu pikiran Yoona sedari tadi, hingga ia termenung memandangi wajah Kyuhyun. Yoona membuka kaleng mocanya sendiri lalu meminumnya perlahan.

Kyuhyun menghela napas, “Mianhae, aku telah membawamu kedalam masalahku hingga serumit ini”

Yoona menoleh lalu tersenyum tulus, “Nan gwaenchana. Selama itu bisa membantumu, aku sangat senang”

“Gomawo” balas
Kyuhyun yang kini mengalihkan pandangannya kedepan setir. Mereka masih berada di parkiran taman kota Seoul yang sudah sangat sepi dimalam hari, “Tapi kupikir, bukankah dia sudah tidak peduli lagi padaku? Seharusnya tidak akan menjadi masalah, bahkan jika kau benar-benar menjadi yeojachinguku”
“Sunbae tau darimana dia sudah tidak mempedulikanmu lagi?”

“Dari…seseorang” cukup hanya Yoona, Kyuhyun tidak mau membawa Yesung dalam masalah ini, “Tapi dia mendengar langsung dari Taeyeon. Geuraesso, itu benar kan?”

Yoona diam sejenak. Ia tau, jelas-jelas itu tidak benar. Taeyeon masih sangat ingin bertemu dengan Kyuhyun dan memperbaiki hubungan mereka. Tapi sekalipun kata ‘TIDAK, ITU BOHONG’ sudah berada di kepalanya, tanpa sadar Yoona justru menjawab, “Ya, itu memang benar”

Kyuhyun memandangnya lalu kembali memalingkan wajah. Jadi Taeyeon benar-benar ingin melupakannya. Ia menghela napas berlebihan seolah pasokan oksigen dalam paru-parunya mendadak hilang begitu saja sehingga rongga dadanya menjadi sangat sesak.

Entah mengapa kali ini Yoona tidak merasa bersalah sedikit pun walau ia telah berbohong. Otak dan sebagian hatinya bertindak tidak sejalan. Ia memegang bahu Kyuhyun. Dan ketika namja itu memandangnya ia tersenyum menenangkan. Kyuhyun pun balas tersenyum, walau senyuman itu sangat menyedihkan untuknya.

“Kau masih sangat mengharapkannya?” tanya Yoona, perlahan tengannya menjauh dari bahu Kyuhyun walaupun wajahnya terlihat masih sangat ingin memegang sunbaenya itu.

Kyuhyun tertawa kecut, “Kau pikir aku masih mengharapkannya? Bahkan ketika dia sudah memiliki namjachingu. Donghae adalah hyungku di Super Junior dan kau tau, aku tidak sebodoh itu berpikiran untuk merebut kekasihnya”

Yoona diam saja. Ia menyadari pancaran mata Kyuhyun yang mengatakan sebaliknya. Namja itu melipat tangan diatas kemudi dan bertopang dagu diatasnya. Tatapan matanya kosong. Yoona mengawasi sunbaenya dengan tajam.

“Mwo-ya?” tanya Kyuhyun, untuk kedua kalinya ia memergoki Yoona sedang memandanginya sangat lekat.

Yoona tak menjawab. Penglihatannya masih tertuju pada Kyuhyun dengan ekspresi seolah mengatakan, ‘Kau bohong!’

Setelah hampir satu menit mereka berpandangan, tiba-tiba Kyuhyun tertawa tanpa henti seakan benar-benar ada sesuatu yang menggelikan.

“Eoh, wae?” kini Yoona menjadi bingung melihat sunbaenya tertawa seperti itu.

Kyuhyun dengan susah payah menghentikan tawanya, “Lucu saja”

“Apanya yang lucu?”

“Uri” jawab namja itu setengah-setengah membuat Yoona penasaran.

“Uri? Memang kita kenapa? Sunbae, jawablah dengan jelas” desak Yoona, “Kau seperti mendadak gila”

Akhirnya Kyuhyun berhasil menguasai tawanya, “Kenapa, sepertinya chemistry kita kuat sekali? Padahal kau tau aku sedang berbohong dan akting kita sudah selesai sejak keluar dari gedung pesta itu. Ini aneh, kita baru saja mengenal beberapa bulan yang lalu, bahkan hanya berkomunikasi lewat ponsel, tapi sudah bersikap seakrab ini”

Yoona mengangguk mengerti, tiba-tiba ia pun ikut tertawa, “Nado. Aku sendiri tidak tau”

“Tak apalah” kata Kyuhyun. Ia mengelus pelan kepala Yoona, “Yang terpenting aku nyaman berada didekatmu”

Yeoja itu terdiam, mencerna semua perkataan sunbaenya. Tangan Kyuhyun sudah tidak mengelus kepalanya lagi, namun desiran yang dirasakannya belum juga hilang.

“Kalau Taeyeon bertanya tentang hubungan kita berkencan atau tidak, jawab saja ‘iya’, arra?” ujar Kyuhyun lagi sambil melempar senyum manisnya pada Yoona. Yeoja itu masih tak bergeming, raut mukanya jelas terkejut. Lalu dengan segera Kyuhyun menyalakan mesin mobilnya dan menggasnya hingga mobil itu melaju di jalanan yang tidak terlalu ramai lalu lalang orang maupun kendaraan.

Yoona tersadar dari keterkejutannya dan masih terlihat shock ‘Omo! Apa aku bermimpi?’

****

Taeyeon mencuri pandang kearah Yoona yang sedang mengelap keringatnya. Mereka baru saja menyelesaikan latihan koreografi bersama anggota SNSD yang lain. Belakangan ini Taeyeon dan Yoona menjadi jarang bicara semenjak kedatangan Yoona bersama Kyuhyun di pesta ulang tahun Taeyeon sekitar dua minggu yang lalu. Sekalipun mereka tidur di kamar yang sama, mereka cenderung bicara seperlunya.

Taeyeon diam-diam masih mengawasi pergerakan Yoona sambil meminum air mineral dari botolnya. Saat itulah, tak sengaja Yoona menoleh kearah Taeyeon dan menemukan leader grupnya sedang memandang kearahnya.

Taeyeon salah tingkah dan dengan cepat ia mengajak Jessica -yang berada disebelahnya- bicara, yeoja berwajah barbie itu sedang sibuk mengikat rambutnya, “Mau makan malam diluar?” tanya Taeyeon.

Jessica menoleh kearahnya, “Odieso?”

“Terserah” jawab Taeyeon sekenanya. Ajakannya pada Jessica hanyalah sebuah kalimat kosong demi menghindari tatapan Yoona, “Diskusikan dengan yang lain. Aku akan menyetujui pendapat kalian”

“Chingu-deul! Kalian ingin makan malam diluar tidak?” tanya Jessica pada semua anggota SNSD.

“Aku mau!” sahut Sooyoung dan Tiffany yang duduk bersebelahan dilantai.

“Odieso, eonni?” tanya si maknae, Seohyun. Ia duduk tak jauh dari Tiffany sambil meluruskan kakinya dan mendongak memandang Jessica yang berdiri disebelah Taeyeon.

“Aku ingin makan steak dan barbeque, bagaimana kalau ke restoran Eropa saja?” usul Hyoyeon.

“Ide bagus! Bagaimana, Taeng-a?” Jessica beralih pada Taeyeon.

Sang leader pun mengangguk dan tersenyum tipis, “Baiklah”

“Tapi Yoona tidak bisa ikut” ujar Sunny tiba-tiba.

“Mwo? Kenapa?” tanya Yuri. Ia memandang Sunny dan Yoona bergantian. Begitupula dengan yang lain yang ikut memandang Yoona, tak terkecuali Taeyeon.

Yoona memukul lengan Sunny, seolah eonni-nya itu telah mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya ia katakan. Yoona terlihat sedikit salah tingkah dengan delapan pasang mata yang memandang kearahnya.

“Ada yang salah? Aku benar kan? Bukankah tadi kau bilang akan makan malam bersama Kyuhyun sunbae?” jelas Sunny dengan gamblangnya membongkar semua rencana Yoona.
Sedangkan Yoona membelalakan matanya menatap Sunny, ia menggigit bibir bawahnya.

Sekarang Taeyeon tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari Yoona, bahkan matanya tak berkedip selama beberapa waktu. Sama dengan anggota yang lain, ia pun sangat terkejut hanya bedanya perasaan Taeyeon terasa sesak mendengar kenyataan itu walau memang bukan Yoona sendiri yang mengatakannya.

“Ah, kau mau pergi dengan Kyuhyun sunbae? Sayang sekali” keluh Hyoyeon sedikit tak bersemangat.

“So it’s official already? You and Kyuhyun?” tanya Tiffany dengan aksen bahasa inggrisnya berniat menggoda Yoona yang mulai memerah. Kemampuan berbahasa Taeyeon sangat kurang sehingga ia mengernyit kearah Tiffany, ingin tau maksud dari pertanyaan itu.

“Bu-bukan begitu, aku…”

“Congratulation, Yoona-ya!” seru Jessica memotong penjelasan Yoona.

Memang tidak ada artinya memberi penjelasan pada orang-orang yang terlanjur salah paham. Dan seruan-seruan ketujuh member SNSD memecah keheningan ruang latihan dance itu.

Yuri menyikut lengan Yoona, “Seharusnya malam ini kau mentraktir kita semua, Yoong”

“Benar! Kenapa kau tidak bilang dari awal? Aku menunggu traktiranmu, baby Yoong” tanggap Sooyoung bersemangat dengan tanda-tanda adanya makanan gratis.

“Aku sudah menebak. Bahwa eonni dan Kyuhyun sunbae memiliki hubungan spesial sejak kalian datang bersama di acara ulang tahun Taeng-eonni” ujar Seohyun, pandai sekali dia menganalisa.

Habislah Yoona! Ini adalah awal yang buruk, semuanya akan semakin rumit. Wajah Yoona sudah semerah kepiting rebus, entah itu menahan malu atau marah karena matanya masih menatap tajam Sunny. Namun eonni yang bertubuh lebih pendek darinya itu hanya tersenyum tanpa dosa.

“Yoona-ya, berhenti menatapku seperti itu. Kau bisa membunuh semua orang hanya dengan tatapanmu. Hei, kau lupa bahwa kita semua sudah sepakat untuk tidak merahasiakan kisah cinta masing-masing? Kau tidak boleh munafik” jelas Sunny menolak tatapan membunuh Yoona yang sarat menyalahkannya.

“Ne, aku setuju dengan Sunny. Taeng eonni saja menceritakan hubungannya dengan Donghae sunbae. Mengapa kau tidak?” ujar Hyoyeon mendukung Sunny.

Yoona mengalihkan pandangannya pada Taeyeon. Ia menyadari Taeyeon adalah satu-satunya orang yang tidak berkometar sama sekali.

Taeyeon memang tidak berbicara. Suasana hatinya sedang buruk tak berbentuk. Ia memandang Yoona dengan tajam penuh arti dan yeoja yang di tatap menangkap tatapan itu sesaat sebelum akhirnya ia menunduk menghindari tatapan leadernya.

“Sudahlah” ucap Taeyeon mengakhiri seruan-seruan anggotanya yang masih tertuju pada Yoona, “Sekarang kita ganti baju dan makan malam di restoran Eropa yang biasa”

To be continue……

Hay!!! Akhirnya selesai juga chapter 5-nya. Bagaimana dengan chapter ini?? Full moment TaeHae lho,, Pasti ada kurangnya kan. Aku berharap readers pada koment. Jujur, padahal rencananya mau kirim pas hari minggu, tapi ternyata ga bisa juga..
Maaf semua.. Aku kirim ff ini dalam rangka hari ULTAH ku yang ke 15th. Bertepatan pada hari Jum’at, 28 Nov.. Aku cuma bisa kasih ff LAL buat PU nya. Haha πŸ˜€
Ini adalah COMEBACK sekaligus awal aku pending dalam dunia per-ff an. Senin depan udah mulai US semester 1 dan seterusnya aku bakalan lebih sibuk. Jadi aku mau izin hiatus menulis untuk fokus sama sekolahku. Belajar adalah kewajibanku sedangkan menulis ff adalah hoby ku, sekarang aku mau mengesampingkan dulu hobyku ini untuk masa depanku. Kira-kira aku hiatus selama satu bulan, atau mungkin lebih, bisa juga kurang sih. Tapi author mau berusaha buat pending sesingkat-singkatnya.
Komenanya ditunggu chingu.. dan semoga readersku tercinta ga pada kabur saat aku hiatus. :*
See You In Chapter Six :*

Advertisements

50 comments on “[FREELANCE] Loves and Loved (Chapter 5)

  1. Yonna nyebelin banget thor !!!!
    Moment TaeHae nya kok sedih thor, gk ada kesan romantisnyaa ..
    Author hiatus ??? Haaaaaaa pasti lama y thor ??? Chap ini kurang greget thor 😦 kyuhyun juga nyebelin 😦
    Thor fokus ujian aja dlu, aku akan setia menunggu ff daebak mu ini #Ceileehh-_- okee deh fighting untuk ujiannya thor πŸ˜‰

    • Thor, kasih Taeyeon sama Kyuhyun ajaa.. Yoona ama Donghae. Yoona kok nyebelin banget disini. Thor lanjut ya!
      Jangan Hiatus yaa. Uda gak sabar baca lanjutan ff nya! FIGHING!!

  2. Hayy readers…. hiatusnya udah kelewat kali yaa. Hahahaha πŸ˜€ Aku kirim ff ini pas tanggal 28 Nov dan nadya eon baru publish sekarang jadi pasti readers semua salah paham. Dalam waktu dekat ini akan ada lanjutan DLTD kok, jadi jangan khawatir. AKu tau kalian pasti udah nunggu lama lanjutan ff ini, jadi aku anggap waktu itu adalah hiatusnya.

    Yasudahlah, tunggu aja next chapter aja ya..

  3. AKU BENCI… YOONA NYEBELIN
    #sini gua buang kelaut
    kenapa gak ada moment kyutae.?
    next chap harus ada moment kyutae.
    fighting..

  4. Aaahhh yasudah aku ikhlas kan kyu buat yoona sajalah πŸ™‚ biar hae sama taeng aja ((: whehehe. Ditunggu next chapter nya ((: gaapa thor sekolah juga lebih penting (: hwaiting! (:

  5. sbnrnya gakrela siih yoona sm kyuhyuuun. tapi taeyeon sm donghae juga dapet feelnya :”( aduh thoor kamu membuat daku galauuuuu
    semangat USnyaaaaa. pokoknya semoga sukses sama ulangannya trs cpt2 balik lg ke dunia ff iniiii.
    fightaenggg

  6. Jujur thor aku agak sebel dengan yoona….
    Hubungan taeyeon dan kyuhyun makin burukkan….
    Ditunggu kelanjutannya ya thor….

    Fighting

  7. Aku jadi ikutan sedih deh serasa aku juga Taeng. Gak sakit gimana coba, kayak makan temen sendiri wkwk meski salah paham. Duh semoga FFnya cepet dipublish yaaa :)) Semangat juga USnya Min ^^

  8. Lebih baik taeng sma d0nghae aja udah terlanjur lagian d0nghae jga sangat mencintai taeng,,,,hehehe
    pengen ada moment kyutaenya d0ng

  9. Yoona nya ngeselin banget… Yoona selalu berbohong -_- ff nya geregetan/? Pokoknya hiatus jangan lama” ya thor hehe… Hwaiting

  10. Aisshh greget ama kyuhyun lemah bgt aku ga suka karakter dia di ff ni,, yoona juga dia terlalu jahat bwat dikatain seorang sahabat donghae oppa kamu baik bgt aku sayang kamu hhahahah taeng eonni strong dong kalo emang jodoh pasti waktu akan memepertemukan kalian ko’ *tp tergantung authornya juga sih* ahhaha q berharap kyutae punya celah waktu buat berdua setidaknya agar mereka tdak salah paham dan aku juga berharap yesung oppa jgan ikut campur huaaa gara2 engkau kyuppa jadi down kan terus buat yoona aku berharap kamu ketabrak apa ke biar kamu sadar apa yang kamu lakuin jahat bgt dan salaahhh jujur aku nangis bac ni ff feelnya dapett apalagi moment taehae’yaa bkin nyesek trus moment Kyuna dimobil mereka bikin kesel
    next chap dtunggu

  11. Aku benciiiii banget sama Yoona di erita ini!!!
    Apalagi karena aku suka banget sama couple yoona-seunggi. SNSD official couple yang paling aku suka. Jadi pas dia dipasangkan dengan kyu, rasanya gimana banget gitu. Ish..
    Semoga endingnya Kyutae ya Tuhan,,,
    baca part ini cuma bikin hati panas aja. Eonni keren banget bkin alurnya sampai hatiku panas beneran karena KyuNa nyebelin itu!
    Good Job!
    Di tunggu lanjutannya yaa.. Oh ya, ada kyutae momentnya donk, dari part satu kayaknya belum ada kyuta moment deh?
    Jeballl!!! ^^

  12. Daebak thornim,, ya meskipun aku suka Taehae tapi semua kuserahkan pada thronim,,, kalau thornim mau hiatus nggak apa2 kok,,, sekolahkan lebih penting,, aku bakalan setia menunggu next chapter nya kok thornim,,, jadi jangan takut kehilangan ne… πŸ™‚
    Fighting… πŸ˜‰

  13. YoonA jahat bgt sih dsni,,
    pi gpplah q lbh sng liat taeyeon-donghae.
    smga mrk bsa bhgia b’2.
    hiatusx jgn lma2 y thor, ff ni d’tgu bgt.
    Hwaiting!!

  14. udauda.. Taeyeon ama Donghae aja, daripada berebut sama Yoona.. konflik mulaii munculll dan……. aku tunggu nextnya πŸ˜€

  15. Akhirnyaaa, setelah menunggu, rilis juga nih chap 5. Apa Yoona pantes disebut sahabat? kalo gue punya sahabat kaya gitu ya, hih gue buang ke antartika. Nusuk banget dari belakang. Bukannya Taeyeon udah cerita soal Kyu ke Yoona? kenapa malah dideketin. Secara ga langsung, disini juga Taeyeon salah. bisa dibilang agak serakah, dia udah punya donghae tapi kenapa masih ngarep Kyu? perasaan taeyeon ke donghae tuh ga tulus 100% ya thor… sumpah yoona parah banget. member sj sama gg yang memperburuk suasana juga sama parahnya terlebih yang udah tau soal masalah ini. sedih banget kalo jadi taeyeon. Yah, mau hiatus ya? Happy birthday kalo gitu, WYATB! PU yang berkesan itu publish 2 chapter sekaligus, hehehe. Kalau gitu fighting author, semoga cepet dapet waktu luang yaa~

  16. Oh my Sehu~n~~!!! Neomu daebak! Chap slnjtny jgn lma2 y thor-nim!! πŸ™‚ Keep writing! TaeHae<3! Kyuhyun gak tau perasaan Taeng sih. Aku gebuk baru tau rasa! #dibantaisparkyu# #ngumpetdibelakangsuho# hehehe:D Cpetan ya thorrr! #aegyoalasehun# Bbuing~ #bbuingalatao#

  17. Wow kisah cintanya sunggu rumit thor…
    Yoona nyeselin soal.y suka boong :@
    taeng eonni ma kyu oppa jga bkin greget :@

    author tng aj readermu ini ga bkl kabur kok @wink
    and happy new year πŸ˜‰

  18. iya sih thor banyak moment taeheenya tapi kok maksa gitu yah gak da romantis-romantisnya terkesan sedih jadinya
    di sisi taeng, ia menyukai kyuhyun dari dulu tetapi karena ketidaktahuan keberadaan kyuhyun ia mulai menepis atau membohongi perasaannya dan sedikit demi sedikit membuka dan menyakinkan hatinya untuk donghae yang mencintainya walaupun tidak sebanding dengan perasaannya terhadap kyuhyun
    pada sisi donghae, ia tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya melakukan yang terbaik untuk taeng, ia seseorang yang tulus dan amat pengertian dengan taeyeon hingga ia rela mengorbankan perasaannya demi pilihan taeyeon baik berdampak baik baginya maupun amat buruk baginya
    sedangkan kyuhyun, ia menyadari bahwa dirinya sangat mencintai taeyeon namun ia bertindak bodoh untuk menyembunyikan perasaannya sehingga banyak melukai perasaan orang lain dan dirinya sendiri, ia dibutakan dengan kehadiran orang lain yang ia kira sepenuhnya berkata jujur mengenai orang yang dicintainya
    yoona? sungguh frustasi dengan orang ini, ia mencintai kyuhyun hingga melupakan bagaimana kondisi dan perasaan sahabatnya yang amat mempercayai yoona, ia seakan sebagai sahabat yang baik di hadapan taeng namun di hadapan kyuhyun ia menjadikan dirinya sendiri sebagai pengkhianat dalam persahabatannya, ia berbohong dan hanya memikirkan kebahagiannya sendiri

    hahh nunggu yah thor?? gpp deh tapi jangan lebih dua bulan dong thor eh bukan tapi jangan lebih dari satu bulan soalnya nanti readers jadi lupa jalan ceritanya hehehe
    bingung nih taeng ma siapa jadinya karena masalah yang semakin pelik ini
    see you soon, thor~

  19. sahabat macam apa yoona-_- sumpah aku suka bgt sama donghae disini..menurutku donghae udah cocok bgt sma taeyeon. co yg kek karakter donghae 1000:1 haha. lanjut thorr

  20. Huaaaaa setelah sekian lama, akhirmya update juga!!~ Doh kok Yoona gitu soh sama taetae u.u Di tunggu next partnya thor, jangan kelamaan >< Udah gak sabar nih kkk~ Semangat, author-nim!!~

  21. Kalau aku baca dari awal sampe akhir, yoona dia kayanya cuman khilaf makanya dia hanya mentingin egonya dia. Taeng jg dia ngmng gamau ketemu kyuhyun lg dari awal, kan jadi salah paham semuanya -____-
    Yaudah sihh taeng buat donghae aja, kyuhyunnya jg gada perjuangan gitu grrr.. kesel sendiri ah jadinya (οΏ£^οΏ£)

    Yaudah deh sgitu aja thor hehe ditunggu yaa next chapnyaa πŸ™‚

  22. kenapa yoona begitu jahat ke taeng eonni
    berharap kyutae bersatu tapi nggak mau nyakitin donghae
    ditunggu chapter” selanjutnya

  23. Mewek ngeliat couple HaeTae. Donghae tulus banget sma taeng. Taeng sma donghae aja yaa. Biar yoona aja sma kyuhyun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s