[FREELANCE] My Sexy Girl (Oneshot)

PhotoGrid_1414406138184

Title: My Sexy Girl’s
Author: Han Sung Young
Rating: PG-17
Lenght: Oneshoot
Genre: Romance
Main Cast: Taeyeon [SNSD], Baekhyun [EXO-K]
Support Cast: Chanyeol [EXO-K]
Disclaimer: Cast milik orang tua mereka dan Tuhan YME. But this story is mine. Happy reading and sorry for bad poster.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Author Pov
Seorang namja jakung terlihat sedang memutar bola matanya bosan. Sejauh mata memandang dia bisa melihat sahabat nya yang tengah berbicara dengan seorang yeoja.

Chanyeol, pria itu tau apa yang tengah di bicarakan sahabat nya dengan yeoja itu.
Dia sudah memprediksi bahwa sahabat nya itu sedang memutuskan hubungan dengan gadis itu.

Tak lama waktu berselang gadis yang bersama sahabatnya itu tengah menangis dan terlihat sedang memohon.
Lagi, Chanyeol hanya memutar bola matanya malas.
Dia tau bahwa yeoja itu tak mau hubungan nya berakhir begitu saja. Dan sekarang yang dia lihat sahabat nya itu hanya menggeleng meninggalkan sang yeoja yang masih menangis sesenggukan lalu menghampiri Chanyeol dan menggaet tangannya sambil berkata, “Kajja”.
Sementara Chanyeol hanya pasrah dengan yang dilakukan sahabatnya dan mengikuti kemana sahabatnya akan membawa nya pergi.

Chanyeol saat ini sedang berjalan jalan dengan sahabatnya tersebut.
Dia melirik sekilas sebelum kemudian berkata. “Kau terlalu keterlaluan Hyun.”
Ucap Chanyeol kepada sahabatnya yang bernama Baekhyun tersebut.
Baekhyun hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Chanyeol itu. Dia tau arah pembicaraan Chanyeol.
“Ani, itu sudah menjadi keputusanku. Dia terlalu posesif hingga aku merasa seperti di kekang.” Jawab Baekhyun santai.
“Tapi, aku melihat Yoona menangis tadi dia terlihat sangat menyedihkan.” Ucap Chanyeol lagi.
“Aku tak peduli.” Jawab Baekhyun enteng.

Setelah ucapan Baekhyun yang terakhir, seketika keheningan melanda mereka.
Hingga mereka melihat seorang yeoja mungil memakai t-shirt putih polos melekat erat ditubuhnya dengan pasangan rok jeans pendek yang menutupi tidak sampai setengah pahanya dan heels hitam yang terpasang di kakinya, dan rambutnya yang dibiarkan tergerai begitu saja. Yeoja itu terlihat sedang terburu buru sambil menjawab telfon seseorang.
“Ne, aku akan segera pulang.” Samar-samar Baekhyun dan Chanyeol mendengar ujaran yeoja itu.

Yeoja itu semakin memdekat kearah mereka dengan langkah yang semakin di percepat.
Hingga tanpa sengaja gadis itu menabrak bahu Baekhyun.
“Akh, jongsohamnida aku tidak sengaja menabrakmu. Aku sedang terburu buru.” Ujar yeoja itu sambil membungkukan badannya dan menunduk.
“Ani.” Ucap Baekhyun dingin dan singkat.
Yeoja itu mengangkat kepalanya membalas tatapan Baekhyun.
“Jeongmal jongsohamnida. Aku benar benar tidak sengaja.” Ucap gadis itu lagi masih dengan nada menyesal.
“Siapa namamu ?” Tanya Baekhyun membuat gadis itu bingung.
“K..Kim Taeyeon.” Jawab yeoja itu sedikit gugup karena melihat tatapan tajam Baekhyun.
“Aku Byun Baekhyun. Baiklah nona kim, aku akan memaafkan mu asal kau memberi nomor ponsel mu kepadaku !!”

Pernyataan Baekhyun ini semakin membuat Taeyeon bingung.
“Tapi untuk apa ?” Tanya Taeyeon.
“Mau atau tidak ?” Baekhyun malah berbalik memberi pertanyaan pada Taeyeon.
Setelah betfikir cukup lama akhirnya Taeyeon memilih memberikan nomor ponsel nya sabagai ucapan maaf.
“Baiklah.” Setelah itu Taeyeon segera memberikan nomor nya pada Baekhyun.
“Sudah, apakah aku boleh pergi sekarang ?” Tanya Taeyeon.
“Silahkan.” Jawab Baekhyun singkat. Sementara Chanyeol hanya memilih diam tanpa berniat untuk berbicara.

Setelah punggung Taeyeon hilang dari pandangan mereka Baekhyun bergumam.
“Sangat menarik.”
Chanyeol yang mendengar gumaman Baekhyun segera menoleh.
“Apa yang kau pikirkan ?” Tanya Chanyeol pada Baekhyun.
“Dia gadis yang cantik, manis, lucu dan….” Baekhyun tak meneruskan kata-katanya.
“Dan…?” Tanya Chanyeol penasaran dengan yang ingin diucapkan Baekhyun selanjutnya.
“Dan sangat sexy. Dia bahkan lebih sexy dibanding Yoona.”
“Apakah kau berniat mendapatkannya ?” Tanya Chanyeol lagi.
“Tentu.” Jawab Baekhyun singkat membuat Chanyeol menghembuskan nafasnya kasar. Setelah itu mereka melanjut kan perjalanan mereka.

~@@~
Sementara Taeyeon yang baru sampai rumah segera mencari eommanya.
“Eomma~~~” Panggilnya setengah berteriak.
“Di dapur dear.” Jawab eomma nya. Mendengar itu Taeyeon segera menuju dapur.
“Eomma bagaimana keadaan halmonie.? Apa dia baik baik saja.?” Tanya Taeyeon. Sementara eommanya hanya tersenyum tipis kemudian berkata.
“Halmonie mu sudah tak apa. Tadi dokter sudah memeriksa dan ternyata halmonie hanya butuh istirahat.” Taeyeon hanya mengangguk singkat.
“Taeng, apa kau sudah makan ?” Pertanyaan eomma Taeyeon ini membuatnya mengalihkan pandangan pada eomnanya.
“Sudah eomma. Tadi saat kau menelfonku aku baru saja selesai makan.” Jawab Taeyeon dengan senyumnya.
“Baiklah.” Jawab eomma Taeyeon singkat.
“Aku kekamar dulu eomma…..”
“Ne..”

~@@~
Taeyeon Pov
Aku memasuki kamarku dan kemudian membaringkan tubuhku dikasur.
Pikiranku tiba tiba melayang pada namja yang ku ketahui bernama ‘Baekhyun’ yang tak sengaja kutabrak tadi.
Dia namja yang aneh menurutku, bukankah kita belum pernah bertemu dengannya, jadi untuk apa dia meminta nomorku. Apalagi jika aku mengingat tatapannya yang tajam, benar benar membuatku takut..
Drrtt…Drrtt…
Kucari ponselku didalam tas karna berbunyi menandakan pesan masuk.
From: 021-847xxxxxx
‘Malam nona kim’
Aku mengerutkan alisku bingung. Siapa yang mengirim pesan tidak penting.
Karena panasaran langsung ku balas pesannya.
From: Kim Taeyeon
‘Nuguya.?’
From: 021-847xxxxxx
‘Namja yang kau tabrak tadi. Byun Baekhyun. Apa kau lupa nona ?’
Omo.. dia namja yang kutabrak tadi. Untuk apa dia mengirim pesan padaku? Apa dia ingin aku tanggung jawab? Aku segera menyimpan nomor ponselnya dan membalas pesannya.
From: Kim Taeyeon
‘Ah, annio Baekhyun-ssi. Ada apa ?’
From: Byun Baekhyun
‘Aku ingin kau datang ke apartemenku besok pukul 4 sore. Apa kau bisa ?’
From: Kim Taeyeon
‘Tapi untuk apa aku datang ke apartemenmu? Bahkan aku tak tau dimana tempatnya.’
From: Byun Baekhyun
‘Kau harus meminta maaf padaku karna sudah menabrakku tadi. Dan nanti aku akan kirim alamat apartemenku.’
From: Kim Taeyeon
‘Bukankah tadi aku sudah meninta maaf. Jadi untuk apa lagi aku ke apartemenmu?’
From: Byun Baekhyun
‘Memang tadi kau sudah minta maaf, tapi itu masih kurang. Jadi kau harus datang ke apartemenku besok. Aku akan segera mengirim alamatnya.’
From: Kim Taeyeon
‘Baiklah Baekhyun-ssi akan aku usahakan.’
Aku meletakkan ponselku kesembarang tempat. Aku agak kesal dengan namja ini, mengapa dia harus menyuruhku datang ke apartemennya untuk meminta maaf lagi. Tapi bagaimanapun aku harus datang, karna ini salahku yang menabraknya.
Drrtt…Drrtt…
Ku ambil ponselku kemudian membaca pesan dari Baekhyun. Setelah ku baca ku letakkan lagi ponselku, tak berniat membalas pesannya.
Aku lebih memilih kekamar mandi untuk membersihkan diriku dan segera tidur.

~@@~
Baekhyun Pov
Aku tersenyum saat tau bahwa dia akan datang ke apartemenku. Aku tak tau apa yang dimiliki yeoja itu hingga dengan mudahnya mengambil perhatianku.
Apakah karena ke-sexy-annya??
Entahlah, yang jelas aku sudah tak sabar menunggu besok agar bisa segera bertemu dengan Tayeon.
Aku segera menutup mata berusaha memasuki alam bawah sadarku…
.
.
.
.
Author Pov
Keesokan harinya Taeyeon benar benar datang ke apartemen Baekhyun, bahkan dia sudah berada didepan pintu kamar Baekhyun.

Hari ini Taeyeon menggunakan dress mini berwarna putih biru dengan lengan pendek dan bagian punggung yang agak terekspos itu.
Jangan lupakan heels berwarna putih dan juga tas yang tersampir sempurna di pundaknya.
Jujur saja Taeyeon lebih merasa nyaman menggunakan pakaian mini daripada menggunakan pakaian tertutup karena menurutnya memakai pakaian mini akan mempermudah geraknya..

Taeyeon menekan bel kamar apartemen Baekhyun.
Sementara Baekhyun yang baru selesai mandi hanya melilitkan handuk putih di pinggangnya dan segera membuka pintu.
Setelah pintu terbuka tatapan Baekhyun terpaku pada Taeyeon. Menurutnya Taeyeon semakin terlihat cantik dan sexy di matanya.
Sementara Taeyeon, dia terkejut dengan wajah yang merona merah melihat penampilah Baekhyun.
“M…mi..mian Baekhyun-ssi, aku tidak tau kau baru selesai mandi.” Ucap Taeyeon terbata sambil menundukkan kepalanya.
“Gwaenchana, masuklah aku akan memakai pakaianku dulu.” Perintah Baekhyun yang langsung dituruti oleh Taeyeon.
“Kau mau minum apa.?” Tanya Baekhyun.
“Terserah kau saja.” Jawab Taeyeon yang kini tengah mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu apartemen Baekhyun.
“Baiklah, akan aku akan menggunakan pakaianku dulu lalu membuatkanmu teh hangat.” Ucap Baekhyun yang hanya dibalas anggukan kepala dari Taeyeon. Sementara Baekhyun langsung menghilang dari pandangan Taeyeon.

Tak lama waktu berselang Baekhyun keluar dari suatu ruangan menggunaka kemeja putih polos dan membawa dua cangkir teh hangat.
“Cha…minumlah.” Ucap Baekhyu sambil mendudukkan dirinya disebelah Taeyeon.
“Ne..” Taeyeon menyeruput sedikit teh yang dibuatkan Baekhyun untuknya. Baekhyun juga meminum teh nya sendiri.
“Emm. . . Baekhyun-ssi untuk apa kau memintaku datang kesini.?” Tanya Taeyeon setelah meminum dan meletakkan cangkirnya dimeja.
“Hey… mengapa kau masih memanggilku dengan embel embel -ssi.? Kau bisa memanggilku Baekki!! Dan untuk nenjawab pertanyaanmu tadi, bukankah aku sudah mengatakannya lewat pesan yang kukirim tadi malam, bahwa kau harus meminta maaf lagi. Karna menurutku yang kemarin itu masih kurang.” Perintah dan jawaban Baekhyun pada Taeyeon.
“Baiklah aku akan memanggilmu Baekki dan juga sekali lagi aku meminta maaf atas kesalahanku kemarin. Apa sudah cukup.?” Sekali lagi Taeyeon meminta maaf karna dia memang tidak mau mempunyai salah pada siapapun.
“Baiklah aku memaafkanmu. Dan aku harus menanggil mu apa.?” Tanya Baekhyun.
“Tentu saja namaku.”
“Heeyyy…”
“Baiklah, aku biasa dipanggil Taeng.”
“Ne…kalau begitu aku akan memanggilmu Taeng.” Jawab Baekhyu sambil tersenyum tampan.
‘Dia sangat tampan dan juga menyenangkan.’ Batin Taeyeon sambil tersenyum tipis.
“Lalu apa aku sudah boleh pulang.?” Tanya Taeyeon.
“Kau bahkan baru datang dan sudah ingin pulang.? Kau harus disini dulu dan menemaniku, arra.?”
“Baiklah.” Jawab Taeyeon malas.

Setelah itu mereka saling berbagi tawa satu sama lain. Bahkan keheningan pun enggan menghampiri keduanya walau hanya sedetik saja.

Sekarang Taeyeon merasakan dadanya mulai mendesir tak jelas.
‘Aishh..ada apa dengan jantungku.? Benar benar tak bisa di ajak kompromi. Bagaimana jika dia mendengar detakkan jantungku.? Apa aku mulai menyukainya.?’ Ucap Taeyeon dalam hati.
Sementara Baekhyun, dia makin terpesona dengan Taeyeon.
Tak hanya wajah yang cantik dan body yang mempesona, tapi Taeyeon juga orang ya asik diajak berbicara ataupun bercanda.

“Baekki, apa kau tinggal sendiri disini.?” Tanya Taeyeon.
“Ne..eomma dan appaku benar benar sibuk dengan pekerjaannya. Sampai lupa dengan anaknya sendiri. Kau bisa tinggal disini bersamaku Taeng.” Ucap Baekhyun dengan smirk yang terlihat jelas diwajahnya.
“YAK..PERVERT..” Pekik Taeyeon. Sementara Baekhyun masih menunjukkan smirknya.
“Emm…apakah aku boleh melihat kamarmu.? Aku tidak pernah melihat kamar laki laki selain oppaku. Apakah boleh Baekki.?” Pinta Taeyeon dengan aegyo nya.
Barkhyun tersenyum melihat tingkah Taeyeon. Rasanya dia ingin segera memiliki gadis ini.
“Tentu My Taeng. Kajja!!” Baekhyun segera menggandeng tangan Taeyeon menuju kamarnya.

Setelah memasuki kamar Baekhyun, Taeyeon begitu terpesona.
Baekhyun seorang namja, tapi dia memiliki kamar yang bersih, rapi dan tentu wangi. Bahkan kamar Taeyeon kalah dibanding kamar Baekhyun.
“Huuwaaa…Baekki,, kamarmu benar benar bersih, bahkan kamarku tak sebersih kamarku. Apalagi kamar oppa ku yang mengalahkan kapal pecah.” Ucap Taeyeon yang masuh tekagum kagum dengan kamar Baekhyun.
“Tentu saja, aku sangat menjaga kamarku agar selalu bersih Taeng.” Taeyeon tak membalas ucapan Baekhyun.
Dia lebih memilih memperhatikan kamar Baekhyun. Hingga pandangannya menagkap seperti sebuah album foto terletak diatas meja kecil sebelah ranjang Baekhyun.
Taeyeon melangkahkan kakinya kearah meja itu dengan Baekhyun yang mengekorinya dibelakang.
Setelah mengambil album itu Taeyeon berbalik dan menatap Baekhyun.
“Ige…Mwoya.??”
Baekhyun tersenyum mendengar pertanyaan Taeyeon.
“Album foto.” Taeyeon mendelik dan memukul lengan Baekhyun pelan.
“Aku tau ini album foto. Yang kutanyakan apa isinya.?”
“Foto foto dengan keluargaku.” Jawab Baekhyun.
“Apa aku boleh melihatnya.?”
“Tentu.”

Mendengar jawaban Baekhyun, Taeyeon menuju pinggir ranjang Baekhyun masih dengan namja itu yang mengekorinya.

Taeyeon terus membuka lembar demi lembar album itu. Hingga pandangannya melihat seorang yeoja cantik yang berfoto dengan Baekhyun. Keduanya terlihat sangat bahagia.
“Nuguya.?” Tanya Taeyeon pada Baekhyun.
“Itu Noonaku. Dia sekarang tinggal di Amerika dengan suaminya. Karena Suaminya memang orang Amerika.” Jawab Baekhyun.
“Kau mempunyai eonni yang sangat cantik. Siapa namanya.?”
“Byun Miyoung. Tetapi dia biasa dipanggil Tiffany.” Taeyeon mengangguk mendengar jawaban Baekhyun.
.
Taeyeon terus membuka lembar demi lembar album tersebut. Sementara Baekhyun masih memfokuskan pandangannya pada Taeyeon. Hingga yeoja itu hampir membuka lembar terakhir album itu, Baekhyun tiba tiba memanggilnya.
“Taeng…?”
Taeyeon mengalihkan pandangannya pada Baekhyun.
“Hhmmm…?”
“Aku ingin mengatakan sesuatu.” Melihat ekspresi serius diwajah Baekhyun, Taeyeon memilih menutup album itu dan kembali menatapnya.
“Aku ingin mengatakan sesuatu, entah kau akan percaya padaku atau tidak, yang pasti ucapanku ini berasal dari hatiku yang paling dalam.”
“Aku akan berusaha mempercayai ucapanmu.” Jawab Taeyeon antusias. Dia terlalu penasaran dengan yang ingin di ucapkan Baekhyun.
Baekhyun menggenggam tangan Taeyeon sebelum berucap.
“Saat pertama kali melihatmu kemarin malam, entah kenapa hatiku terasa tenang. Ketenangan yang sebelumnya belum pernah kurasakan. Pertama aku melihatmu, menurutku kau sangat cantik dan mempunyai tubuh yang sexy. Seketika aku merasa tertarik denganmu. Hingga kau menabrak bahuku, kugunakan untuk lebih bisa mengenalmu dengan cara meminta nomor ponselmu. Yang perlu kau tau Taeng, aku mencintaimu. Mungkin terdengar konyol mengingat kita baru bertemu tadi malam. Tapi aku tidak bercanda dengan ucapanku ini. Aku benar benar mencintaimu Taeng.” Ucap Baekhyun panjang lebar.

Taeyeon tak mengalihkan pandangannya dari Baekhyun. Sejujurnya dia juga mulai mencintai Baekhyun saat di ruang tamu tadi.
“Apa kau serius dengan ucapanmu Baekki.?”
“Tentu saja. Jadi apakah kau mau menjadi yeojachinguku Taeng.?” Tanya Baekhyun to the point.
“Ne aku mau. . Kurasa aku juga mulai menyukaimu saat di ruang tamu tadi.” Ucap Taeyeon dengan wajah yang memerah.

Mendengar jawaban Taeyeon, Baekhyun langsung menyambar bibir Taeyeon. Baekhyun terus menciumi Taeyeon dengan nafsu yang menggebu. Baekhyun terus menekan tengkuk Taeyeon berusaha semakim memperdalam ciumannya.
Sementara Taeyeon sangat menikmati cumbuan yang Baekhyun berikan padanya dengan mengalungkan tangannya pada leher Baekhyun.

Baekhyun dengan perlahan membaringkan tubuh Taeyeon diranjangnya tanpa melepas tautan mereka. Baekhyun memposisikan tubuhnya diatas gadis itu dengan lutut sebagai tumpuannya. Baekhyun menggigit pelan dan juga menghisap bibir atas dan bawah Taeyeon secara bergantian. Taeyeon membuka mulutnya, dengan segera Baekhyun menelusupkan lidahnya kedalam mulut Taeyeon. Terus mencari hingga dia mendapatkan lidah gadis itu untuk diajaknya bertarung, tak disangka Taeyeon membalas ciumannya hingga terjadilah perang diantara lidah keduanya.

Setelah puas bermain dengan bibir gadis itu. Ciuman Baekhyun turun menelusuri garis rahang Taeyeon terus turun hingga sampai pada leher gadis itu. Baekhyun terus menjilat dan mencium leher Taeyeon dan berhenti disatu titik untuk menggigitnya pelan dan menghisapnya hingga meninggalkan bercak kemerahan. Taeyeon menggigit bibir bawahnya berusaha menahan desahannya.
Namun apa daya.? Taeyeon tak sanggup menahan desahan itu hingga akhirnya mengeluarkan suara super aneh itu.
“Ahh…berr…hentt..hhhh…tiiihhhh…ssshhhh…baeeekk….mmppphhh…kkii..” Namun Baekhyun tak menghiraukan desahan Taeyeon dan lebih memilih meneruskan aktivitasnya melahap leher yeojachingunya itu.

Hingga waktu berselang, akhirnya Baekhyun melepaskan ciumannya dengan terpaksa karena mendengar ponsel yang berdering.
Taeyeon langsung mengambil ponselnya karena memang ponselnya yang berdering, namun tak merubah posisi mereka, tetap sama seperti saat berciuman.
“Yeobboseyo..” Ucap Taeyeon setelah sambungan terhubung.
‘Taeng kapan kau akan pulang.? Eomma, Appa, dan Halmonie akan pergi ke Busan sekarang karena ada urusan mendadak. Jika kau pulang nanti Eomma telah menitipkan kuncinya pada Lee Ajhuma.’ Ucap seseorang di seberang sana yang ternyata eomma Taeyeon.
“Aku masih dirumah temanku eomma. Nanti jika pulang aku akan mengambilnya dirumah Lee Ajhuma.”
‘Baiklah. Eomma dan yang lain berangkat dulu ne… Jaga dirimu baik baik. Mungkin eomma akan sampai seminggu di Busan.’
“Ne eomma.” Jawab Taeyeon yang kemudian sambungan langsung terputus.

Sementara Baekhyun yang sedari tadi memperhatikan Taeyeon menjawab panggilan eomma nya hanya tersenyum setelah panggilan itu terputus.
Baekhyun segera mengecup kembali bibir Taeyeon.

“YAK..” Belum sempat Taeyeon menyelesaikan ucapannya Baekhyun segera mengecupnya lagi.
“Baek..” Merasa tidak ada tanggapan Taeyeon hanya mendiamkan Baekhyun yang terus menghujaninya dengan kecupan kecupan diwajah Taeyeon.

Setelah puas menghujani Taeyeon dengan kecupan kecupan yang ia berikan pada bibir gadis itu, Baekhyun menatap Taeyeon lekat sebelum berucap.
“Saranghae My Sexy Girl’s” Taeyeon tersenyum mendengar ucapan Baekhyun.
“Nado Saranghae My Pervert Boy’s”
Baekhyun kembali menjamahi bibir Taeyeon dan kembali memulai pertarungan lidah

END
Anyeong reader’s. Author freelances baru diblog ini. Jadi harap maklum ya kalo ceritanya aneh, mudah ditebak, typo bertebaran, alur kecepetan dan yang lainnya karna emang masih pemula.
Jadi harap saran dan kritik dari reader’s ya..
Udah dulu basa basi nya. Jangan lupa tinggalkan komen setelah baca fict ini.
Gomawo reader’s *bow*

Advertisements

55 comments on “[FREELANCE] My Sexy Girl (Oneshot)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s