[FREELANCE] Our Baby My Chagi (Twoshoot) (Chapter 1)

Our Baby My Chagi (Twoshoot)

cats

Our Baby My Chagi (Chap 1/2)

Author : Kkaepsong girl

Length : Chapterd

Rating : Nc 17+

Genre : Married Life,Romance,Comedy

Main cast : – Kim taeyeon ,xi luhan

Other cast :Mrs.Xi ,Tiffany

Desclamer : Cerita ini hanyalah fiktif belakang yg dikarang author sesuka mungkin ??.dan ff ini adalah ff debut a author semoga pada suka ya? semua cast adalah milik tuhan dan orang tua masing masing.

Author’s Note : Bagi yang sudah baca di harapkan kritik dan saran ya?tapi kritiknya jangan pedes pedes (?)^-^ dan WARNING typo’s berterbangan.Jangan lupa lihat ratingnya y…

^^Happy Reading^^

 

Suara alunan music nan indah yang memanjakan telinga para pendengar setianya.Senyum tulus para tamu menemani langah seorang gadis yang berdampingan dengan ayahnya dengan paras ayu rupawan berbalut gaun putih nan mewah dengan ekor (?) yang menjuntai panjang.Jangan lupakan pula senyumnya yang sanggup membuat hati orang yang melihatnya berdesir takkaruan.Di ujung sana sudah menunggu sesosok pria rupawan dengan toxedo putih memajang senyum di wajahnya menunggu kedatangan sang gadis.

“Ku titipkan gadis kecilku ini padamu Luhan-ah,jaga ia baik-baik kalau sampai gadisku ini mengangis karnamu kupastikan kau takkan selamat”ujar Mr.Kim sambil menyarahkan tangan sang anak pada calon menantunya. “pasti appa…” Luhan menerima uluran tangan sang calon ayah mertua sambil tersenyum hangat.

“Apakah anda tuan Xi luhan bersediakah anda menerima Kim taeyeon sebagai bagian dari hidupmu menjadi suami yang bertanggung jawab,setia,melindunginya, dan membahagiakanya sehidup sematimu?” Tanya sang pastor pada Luhan

“Ya saya bersedia…”Jawab Luhan sambil tersenyum menatap sang pasangan hidup

“Nona Kim taeyeon bersediakah anda menerima Xi Luhan sebagai bagian dari hidupmu,menjadi istri yang baik ,menghormati dan setia sehidup sematimu?” Tanya sang pastor pada Taeyeon

“Ya saya bersedia..”Jawab Taeyeon balas tersenyum pada Luhan.

Pastor pun memerintahkan pada dua sejoli yang baru resmi mengikat hubungannya setelah tiga tahun berpacaran untuk memasangkan cincin pada pasangan masing – masing .Setelah terpasang ,dilanjutkan dengan kedua sejoli itu untuk berciuman

“Saranghae chagiya…..”Luhan mendesis di telinga Taeyeon

“Nado Oppa ..”luhan pun tersenyum dan mendekatkan dirinya pada taeyeon setelah itu CHU…dua bibir couple saling mencintai itupun bersatu,tanpa adanya tuntutan dari kedua belah pihak.Para tamu undangan pun pertepuk tangan melihatnya.

Setelah agak lama mereka pun melepaskan bibirnya.

“Bibirmu semanis madu chagi…sepertinya aku ketagiahan..bagaimana ini?”Tanya luhan tersenyum jahil pada isterinya

“Aishh…oppa,memalukan tau..”jawab taeyeon sambil menudukan wajahnya karena malu akibat ulah suaminya.

“Chagia jangan terlalu lelah “ Nasehat Luhan pada istri tercintanya.

“Memangnya kenapa oppa ?” Tanya Taeyeon mulai bingung

“Aku ingin kau kuat dan berenergi untuk nanti malam,kalau kau kelelahan bagaimana aku melakukannya?”Jawab luhan menunjukkan smirk nya…tanpa ditanya pun kita tau kalau sekarang wajah taeyeon berubah menjadi kepiting rebus siap santap.melihat itu Luhan semakin menyunggingkan senyumnya dan menggandeng lengan sang isteri.

 

^^Luhan Pov^^

 

Kalian tau betapa bahagianya aku sekarang?ah….jngan menebak nebak begitu …kalian takakan bisa menjelaskannya,Karena apa?karena akupun tak bisa .Menikahi gadis yang telah kupacari 3 tahun yang lalu merupakan impianku.Kini impianku berubah yakni aku ingin memiliki keluarga bahagia bersama gadis ini dan membuat banyak anak…ha..ha..ha lihat betapa malunya dia saat aku menyinggung soal itu.

Setelah lama di acara pernikahan, kami berdua memutuskan untuk pulang ke rumah berlantai dua bergaya moderen yang telah ku persiapkan jauh-jauh hari,aku membelinya dengan uangku sendiri tentunya.Kami mulai memasuki rumah kami

“Wah oppa ini mewah sekali,sepertinya aku akan pegal – pegal saat membersihkannya”Taeyeon memberikan pendapat pertamanya.

“Aku takakan membiarkanmu bekerja seperti itu chagi…,”ujarku sambil mencolek dagunya sekedar menggodan.dan lihatlah aku paling suka melihatnya malu-malu begitu

“Aishh…berhenti menggodaku oppa.”Sahut taeyeon,aish sungguh menyenangkan.

 

^Author Pov^

 

Mereka berdua pun memutuskan untuk memasuki kamar mereka,pertama membuka pintu dapat kita lihat bahwa kamar ini sungguh luas dengan ranjang ukuran king size,almari kaca ,meja rias bahkan terdapat tv di depan ranjang.Karena letaknya berada di lantai dua yang memungkinkan mereka untuk melihat pemandangan kota seoul di malam hari dari balkon kamar mereka.

“Wahh…yeoppoda….”ujar Taeyeon terkagum – kagum “Benarkah menurutku tak ada yang lebih cantik dari mu chagi”sahut Luhan sambil memeluk Taeyeon dari belakang dan menjadikan bahu kanan taeyeon yang masih menggunakan gaun tanpa lengan menjadi tumpuan Luhan..Taeyeon tersenyum dan memegang lengan kekar luhan yang berada di pinggang nya.Luhan pun ikut tersenyum tetapi menggunakan senyum khas nya ,Ia menciumi bahu Taeyeon yang terekspos bebas dan lama kelamaan menjalar pada tengkuk Taeyeon.

“Aishh…oppa kaemanhae,”Taeyeon berusaha menjauhkan Luhan darinya,tapi dasar si Luhan ia tetap pada posisinya yaitu pada tengkuk taeyeon,bahkan sekarang ia tak lagi menciuminya tetapi menjilat dan menggigit kecil leher taeyeon.Dapat dilihat kalau taeyeon menggigit bibir bawahnya menahan agar tak mengeluarkan suara alien yang ia beci. Tetapi manusia memang memiliki batasan tertentu dan akhirnya

“Akhh..sh op..ah…hen..hhh..tikhh..an..ah..”Itulah suara alien yang tadi sempat di tahan oleh Taeyeon.Luhan semakin menunjukkan senyum nakalnya.

“Chagi…tak kusangka kau mengeluarkannya,suara itu sungguh eghhh sexy,aku mau dengarlagi..sekali lagi chagi “Luhan mulai menggoda taeyeon

“Aishh..namja ini sudahlah oppa aku mau ganti baju dulu gerah juga memakai gaun ini”Ujar taeyeon sembari berlalu

“Mau kugantikan chagi,nanti kau lelah aku tak mau kau sampai kelelahan itu tidak baik untuk kesehatan”Rayu Luhan pada istrinya

“Aku bisa sendiri oppa,”Taeyeon menatap tajam Luhan sedangkan reaksi yang ditatap hanya menunjukkan senyum tanpa dosanya.

 

^Taeyeon Pov^

 

Aigoo…jantungku sudah tak bisa di ajak berkompromi,kumohon jantung jangan berdetak terlalu kencang..aisshh ini gila,apakah perasaan semua pengantin baru itu sepertiku? Atau aku yang terlalalu mendramatisir? Aishh benar benar gila,Luhan oppa kenapa bisa se yadong itu,dia mengerikan seperti singa kelaparan.

Aishh..apa lagi ini kenapa sleting gaun ini tak dapat di buka? Ya tuhan cobaan apa lagi ini? Kenapa sulit sekali membukanya?Bagaimana in?Atau aku harus minta tolong pada Luhan oppa? Ah..tidak tidak kalau dia menerkamku bagai mana bisa habis aku ,tapi tak ada orang lain lagi di rumah ini selain dia…baiklah kuambil keputusan ini karena takmungkin aku menelfon tiffany untuk hal sekecil ini…baiklah taeyeon kau pasti bisa fighting….

kkkrrrreeekkk^^suara pintu kamar mandi geje^^

“Oh Taeyeon kau sudah se..eh kenapa belum ganti baju?kau berubah fikiran?mau kugantikan?”Tanya Luhan bertubi-tubi sedangkan yang ditanya msih setia dengan senyum kikuknya

“em…oppa sebenarnya aku em..sebenarnya aku mau…. minta tolong”aduh aku malu sekali ya tuhan bantu aku “Tolong apa?”haduh aku semakin malu bagamana ini ,aku harus ngomong apa?

“Sebenarnya …em..sleting gaun ku macet aku tak bisa membukanya bisakah oppa membantuku membuknya?”huft selesai perjuanganku

“Hanya itu?baiklah kemari”aku menghampiri Luhan oppa berjalan ke sisi ranjang dan berbalik memunggunginya,dia pun mulai menarik turun sleting gaunku.

“ini hanya tersangkut chagi,nah..beres kan”Luhan tersenyum lembut padaku

“Gomawoyo oppa”aku segera melarikan diri tetapi sebuah lengan menahan lenganku dan menariknya ^bruuk^

 

^Author pov^

 

Luhan menarik lengan taeyeon yang menyebabkan taeyeon limbung dan akhirnya jatuh keranjang dan Luhan mengambil posisi di atas sang istri.

“O..ooppa apa yng kau lakukan,aku mau ganti baju,”Protes taeyeon

“Chagia ini malam pertama kita,aku mau itu, jangan menghindar chagi “ujar Luhan memelas,melihat itu Taeyeon berfikir sejenak dan finally ia menjadi luluh dan mengangguk tanda setuju.Luhan menunjukkan senyum lebarnya

“Gomawoyo chagi saranghae” Luhan mulai mencium taeyeon dalam Taeyeon pun memberikan akses pada lidah luhan untuk menelusuri setiap rongga mulut taeyeon dan berakhir pada perang lidah.bunyi decakan antara lidah mereka pun semakin terdengar bahkan air saliva mereka sempat menjalar ke leher jenjang taeyeon,Luhan yang melihat itu pun melepaskan bibir taeyeon dan bergerak menuju leher taeyeon menjilati setiap lekuk wajah taeyeon sampai leher,tak hanya itu Luhan pun menggigit kecil leher Taeyeon yang menyisakan lukisan indah karya Luhan.

“Ah..oo..pp..aahhh..”desahan taeyeon pun keluar dengan sendirinya.Luhan menunjukkan smirknya dan melanjutkan aktifitasnya.Taeyeon mengalungkan kedua tangannya pada leher Luhan ia pun mendongak memberikan akses pada luhan.Tangan Luhan tak sia sia ,ia gunakan untuk menurunkan dress putih itu dan luhan tersenyum melihat nya…Taeyeon yang merasa malu dengan muka merahnya menarik selimut di dekatnya,”Jangan di lihat oppa”hardik taeyeon

“Ayolah chagi aku suamimu,dan semua yang ada pada dirimu itu milikku ,buka ya?”rayu luhan akhirnya taeyeon hanya bisa pasrah.Luhan kembali menerjang bibir taeyeon dan mengangkat taeyeon ke tengah ranjang king size itu semua pun berlangsung dengan..

 

 

**********Skip Nc Bisa Di Bayangin Sendiri Ya..********

 

*In the morning*

 

Cahaya matahari menerobos masuk melalui cela-cela lubang kamar dua sejoli yang kelelahan itu,tetapi hanya satu orang yang terusik akan cahaya itu,ia mulai membuka matanya yang bulat indah itu, “uaaahhhh….eemmm” Taeyeon menguap dan mulai mengumpulkan nyawanya yang sempat kabur entah kemana,di lihatnya manusia tampan yang masih tertidur pulas.Wajahnya yang rilexs dan cute menurut taeyeon dapat membantunya mengumpulkan tenaganya.Seulas senyum kembali terukir di wajah ayu milik taeyeon bak pelangi sehabis hujan,melengkung dengan sempurna.

“Kau sangat tampan oppa ,selama ini kukenal dirimu hanya satu kekuranganmu yaitu kau masih saja menjadi namja yadong kapan kau bisa berubah,hufftt…tidur yang nyenyak chagi lanjutkan mimpi indah mu”gumam taeyeon dan beranjak ke kamar mandi sekedar membersihkan tubuhnya dari olahraga malam tadi (?).

 

“Sebaiknya aku masak apa ya?aku kan belum berbelanja…ah nasi goring saja tak ada pilihan” Taeyeon memutuskan

 

^Taeyeon Pov^

 

Pagi pertama ku menyandang status sebagai istri seorang direktur muda dan tampan.Tak henti-hentinya aku umbarkan senyumku di pagi ini tak pernah ku bayangkan hidupku akan seindah ini,menjadi seorang istri dari orang yang kucintai ha…ha..ha aku sangat bahagia…Kulangkahkan kaki ku menuju dapur sekedar menyiapkan sarapan kecil untuk suamiku setelah selesai kutaruh di meja makan hasil karya sederhanaku pagi ini.Akupun beranjak menuju kamar ku eh..ralat maksudnya kamar kami untuk membangunkan nampyon ku yang seperti kerbau itu..kenapa ia tak bangun-bangun.

 

^Author pov^

 

Taeyeon mulai menaiki tangga menuju kamar mereka, dibukanya pintu bercat putih itu dengan perlahan terlihatlah seekor suami yang di sebutnya kerbau tadi masih meringkuk tenang di balik selimutnya.

“Tak kusangka aku telah menikahi seorang kerbau berwujud manusia sepertimu oppa,jadi sekaran bertambah sisi negative mu menjadi dua selain yadong kau juga seperti kerbau huft….kau harus sabar taeyeon fighting..bahkan ini hari pertama mu”Taeyeon menyemangati dirinya sendiri.Taeyeonpun melangkah mendekati ranjang yang berisi suaminya itu.

“Bangun oppa ini sudah pagi,…oppa jangan kalah dong sama ayam ,ayam saja sudah bangun dari tadi..bangun oppa”Taeyeon mengguncang tubuh suaminya dan menepuk kecil pipi suaminya itu.

“Aduh..chagi oppa masih mengantuk sekali karena perang semalam,tak kah kau kasihan pada ku,bahkan jika kau mengguyurku dengan airpun aku takkan bisa bangun”Gumam luhan masih memejamkan matanya tak ada jawaban dari taeyeon tapi tiba-tiba

*BBYYUUURRR…*

Guyuran air hujan buatan berhasil membuat seorang Xi Luhan membuka matanya lebar-lebar dan segera bangun.Terlihat seorang wanita di sisi ranjang Luhan tengah memegang gayung sedang tersenyum puas karena berhasil membangunkan suaminya itu.

“Chagi tak adakah cara lain yang lebih halus dan lebih baik yang dapat kau lakukan,?”Tanya Luhan tangannya sibuk mengelap wajah tampannya yang seketika segar itu.

“Tadi kau bilang takkan bisa bangun walaupun diguyur air,jadi sekarang bagaimana?sudah terlanjur bangunkan ?cepat mandi sana setelah itu sarapan”Jawab taeyeon tanpa dosa dan beranjak pergi sedangkan Luhan masih terpaku di tempatnya merutuki kebodohannya.

“Kenapa aku mengatakan itu tadi …bodoh”Gumamnya tak jelas

“OPPA….kau kapan mandinya ?lihat bahkan kau tak beranjak dari tempat tidur..CEPAT MANDI..!”Teriak Taeyeon dari lantai bawah

“Hah bagaimana dia bisa tau kalau aku belum mandi?Apakah perasaan kami memang sudah terikat aish aku bisa gila…IYA CHAGI OPPA SUDAH DI DALAM KAMAR MANDI” Balas luhan dengan berteriak juga.Tak ada jawaban dari Taeyeon.

>> beberapa menit berlalu terlihat Luhan mulai menuruni tangga mendekati istrinya yang tengah menonton Tv dengan santainya.Luhan mendekat dan memeluk leher sang istri “Chagia..”goda Luhan manja

“Wah kerbauku sudah harum rupanya,ayo srapan.”TAeyeon beranjak bermaksud untuk ke ruang makan tapi Luhan menghentikannya

“Ada apalagi oppa?”Tanya Taeyeon sabar dan dengan lembut

“Aku masih marah padamu chagi lihatlah tadi kau menyiramku dan barusan kau memanggilku kerbau,aku marah padamu chagi”Luhan mulai mengadu dengan aksen anak kecil yang lucu.

“Iya…baiklah mianhaeo oppa,habis mau bagaimana lagi sudah terlanjur”Tutur Taeyeon dengan lembut,tetapi tak ada jawaban dari Luhan

“Lalu oppa maunya apa?”Tanya Taeyeon lembut sambil mengelus lengan Luhan yang melingkar di lehernya.Luhan yang semula mengerucutkan bibirnya pun menyunggingkan senyumnya dan mencium tengkukTaeyeon dalam dan berbisik

“Morning kiss chagi,tadi kau tak memberikannya”Rayu Luhan.Taeyeon pun membalikkan tubuhnya jarak antara wajah luhan dan taeyeon pun sagat dekat memungkinkan mereka merasakan deru nafas masing-masing.Taeyeon pun mengalungkan tangannya pada leher Luhan dan Luhan semakin mendekatkan wajahnya sehingga hidung dan kening mereka bersentuhan.

“Kau sangat manja oppa”Taeyeon pun menyunggingkan senyumnya taklama setelah itu *Chup* Luhan mendaratkan bibirnya pada landasan pribadinya yaitu bibir taeyeon,Mereka saling melumat dan berperang lidah. Setelah merasa kehabisan nafas mereka melepaskan tautan lidahnya dan menarik nafas dalam-dalam,masih dengan posisi yang sama saat berciuman Luhan menmberikan kecupan singkat pada bibir Taeyeon.Merekapun saling melemparkan senyum

“Ayo sarapan,sepertinya aku mulai lapar..”ujar Luhan

 

Luhan pun tanpa diduga mengangkat taeyeon menggunakan kedua tangannya dan membawanya ke meja makan kemudian mendudukkannya di salah satu kursi yang telah tersedia..

“Maaf oppa hanya ini yang ada ,habis aku kan belum belanja …”Sesal Taeyeon

“Takapa Taeng-ah nanti kita bisa belanja sama-sama, ayo makan”Luhan semakin semangat untuk menjalani hidup pagi ini.Di ruang makan,Hanya terdapat suara dentingan sendok dan garpu yang dapat terdengar dari mereka berdua.

“Taeng-ah apa kah kau juga merasakan sepi karena kita hanya berdua?seharusnya kita cepat memproduksi seorang anak kecil yang manis,dan dia akan merepotkan kita ahhh…aku tak sabar melihat hasil cetakan antara kau dan aku,menurutmu bagaimana ya hasilnya?”Luhan mulai berangan sambil tersenyum tak jelas,sedangkan Taeyeon hanya memberikan tatapan tak percaya pada pria di depannya ini,bagaimana mungkin ia sudah berfikir sejauh itu?

“Kau sudah berfikir sejauh itu oppa ,bahkan kita baru kemarin menikah…wah suamiku semakin dewasa rupanya..”Taeyeon mulai menggoda suaminya

“Jadi selama ini kau menganggap aku belum dewasa,lalu kenapa aku memaksa untuk menikahimu huft……menyebalkan,baiklah aku tak perduli yang jelas sekarang kau istriku jadi semua di dirimu adalah untuk ku” Jawab Luhan enteng sedangkan Taeyeon menatap tak percaya pada suaminya…

Setelah selesai memakan sarapannya Taeyeon segera membereskan piring piring kotor dan segera mencucinya,sedangkan Luhan ia lebih memilih duduk di depan Tv dan mulai menonton kartun jepang favoritnya yaitu Fairy Tail (sebenernya authornya yang suka he..he^-^).

“Luhan oppa kita baru saja membicarakan soal kedewasaan dirimu dan lihat sekarang apa yang kau tonton?ini filem anak-anak oppa,sadarlah pada usiamu”Taeyeon masih setia menceramahi suaminya yang sekarang sedang tersenyum gila melihat adegan konyol yang dilakukan oleh Erza,Gray,Natsu,Lucy dan Happy…

“Aha..ha…ha..ha,”Hanya itu lah yang dapat keluar dari mulut seorang xi luhan.Hal itu pula yang membuat Taeyeon mengeluarkan kepulan asap dari kepalanya (?).

“Menyinkir oppa aku ingin melihat drama korea playfull kiss yang dibintangi Kim hyun jung ,lihat marga kita sama bukankah itu jodoh?”Taeyeon mulai senyum-senyum tak jelas sedangkan Luhan menatap sinis istrinya

“Margamu sekarang bukan lagi Kim kau ingat? Sekarang margamu dalah XI ingat xi ..Xi taeyeon!”Luhan mulai geram

“AAAA…..aAAAAA…oppa tinggal 30 menit lagi Kim hyun jung akan selesai,cepat ganti chanelnya oppa,aku tak mau tahu”,Taeyeon merebut remot Tv yang berada di sisi tempat duduk Luhan.

“Andweo chagi”Luhan berusaha mempertahan kan remotnya

“Pindah oppa..pindah “Taeyeon tak mau kalah

 

Akhirnya terjadilah peperangan argument antara Luhan dan Taeyeon ..

30 menit berlalu terlihat Luhan dan Taeyeon mulai kelelahan

“Oppa Kim hyun jung ku sudah habis huaa….hiks..hiks “Taeyeon mulai meluapkan kesedihannya

“Sudahlah chagi takusah bersedih lihat Fairy Tail ku juga sudah habis “Luhan mulai bersedih melihat istrinya yang menitihkan air mata.Luhan pun memeluk istrinya dengan erat .tiba tiba

 

 

>>Ting..tung..ting..tung<<

 

Suara bell rumah rumah menyadarkan mereka dari obrolan mereka..

“Siapa orang yang pagi-pagi begini memencet bell…mengganggu saja,tak tahu apa aku inngin bermesraan dengan istri ku”Umpat Luhan sembari bejalan kearah pintu,setelah melihat melalui monitor ,alangkah terkejutnya luhan setelah mengetahui siapa yang datang…

 

“O..o..Omma..”GUmamnya ..

“Siapa oppa ?kenapa tak kau buka?”Tanya Taeyeon yang kini berada di samping luhan

“Ada omma di balaik pintu…”Luhan semakin kesal mengingatnya..karena ommanya lah yang telah menganggu acaranya dengan Taeyeon

 

>>Tiit….tiit…tiit…tiit ceklek…(?)<<

Suara digit tombol password yang sedang Taeyeon tekan menyadarkan Luhan dari keiatannya semula yaitu merutuki kedatangan ommanya

“Wah ommanim ,kenapa pagi-pagi sudah datang kemari?mari masuk..”Taeyeon mengambil kantung belanjaan yang dibawa oleh ibu mertuanaya..

“Tak salah aku merestuimu menjadi menantuku Taeng-ah,kau sngat perhatian,berbeda sekali dengan pria dibalik pintu itu…”Ucap ibu luhan bermaksud menyindir anaknya

“Aku mendengarmu omma..dan kau tau aku ini adalah anakmu satu – satunya yang paling perhatian,tak ada anak omma yang lain yang lebih perhatian dari aku”Luhan mulai membanggakan dirinya..

 

“Memang kau yang paling perhatian ketimbang anak ibu yang lain..tapi jangan lupakan fakta bahwa kau adalah anak ibu SATU-SATUnya ,kau ingat itu Lulu?”Tanya ibu Luhan sembari menekan kata SATU-SATUnya .

Taeyeon terkikik geli mendengar perdebatan antara anak dan ibu itu..

 

“Sudah lah oppa mengaku kalah saja kau sudah kalah telak.ayo omma kita masuk tak baik kita mengobrol di depan pintu begini…”Taeyeon berujar sembari menbawa ibu mertuanya masuk

“Taeng-ah kenapa kau membela ibu?aku kan suamimu…dan hei kau meninggalkanku? Huuu..dasar kejam”Luhan mengutarakan unek-unek (?) nya pada taeyeon ,sedangkan yang di ajak bicara sedang asik bercengkrama dengan sang ibu mertua.

“Jangan lupa Lulu aku ini ibu Taetae juga,memang benar dia harus membela pihak yang benar,Bukan begitu Tae?”Tanya ibu luhan

“Ne omma”Jawab Taeyeon sambil tersenyum

DEngan itu dapat kita lihat kalu Luhan bertambah geram dengan kedua wanaita yang kini duduk dihadapannya

 

“dasar wanita menyebalkan”Gumam Luhan

“Kami mendengar pujianmu Luhan/oppa… “Jawab kedua wanita itu kompak sambil menatap tajam Luhan dan kedua wanita itupun kembali mengobrol dengan senangnya.

 

Luhan memandang istri dan ibunya dengan sinis.

“Taeng-ah ibu membelikamu baju baru lihat ini bagus untuk kau pakai saat malam hari “Ibu luhan mulai mengeluarkan

“Khamsamidha omma tapi tak perlu repot-repot aku sudah memiliki banyak pakaian omma…”Jawab Taeyeon sehalus mungkin

“Tak apa Taeng aku senang memanjakan menantuku seperti ini…”tambah Mrs.Xi sembari mengeluarkan baju yang di maksud ,,,, Dan…Jeedeeerrr. Melihat baju yang akan ibu mertuanya berikan padanya itu telah berhasil membuat Taeng membulatkan matanya tak percaya,Kenapa bisa mertuanya membelikan pakaian yang seperti itu

“Oo..omma kau yakin dengan ini ?”Tanya Taeyeon tak percaya “Sangat dan jika bisa kau harus memakainya setiap malam “Jawab Mrs.Xi santai.

“Hi..hi…Hi…”Terdengar suara tawa tertahan dari Luhan yang menyebabkan Taeyeon menatap tajam padanya.Luhan yang ditatap seperti itu pun berusaha menyembunyikan tawanya ,Tapi apalah daya Luhan tak sanggup akhirnya Luhan berlari menuju kamar .Tak lama kemudian

“HUA…HA..HA….HA…HHAAA” Terdengarlah ledakan tawa Luhan

“Suami kurang ajar..”Umpat taeyeon dalam hati.Taeyeon kembali melhat baju yang dibawakan ibu mertuanya .Sebuah baju tidur yang sexy + Tipis +transparan = Kebahagiaan Luhan.

Di tengah tengah umpatan Taeyeon dalam hati sembari memberikan senyum manis yang palsu pada Mrs.Xi terdengar suara yang membuat nya berharap dapat membuat Mrs.Xi segera pergi.

^^ Kring…Kring…Kriingg^^

“Hallo”Sapa Mrs.Xi pada sang penelepon

“…………………………………………….”

 

“Apa….arisan nya sudah hamper di mulai?

 

“……………………………………………………………”

 

“Iya..aku akan segera kesana ,kalau bisa tolong tunggu sebentar ya…”

 

“……………………………………………………….”

“Aku..Tau akan ku usahakan sampai secepatnya ,sampaikan maafku pada yang lain”

“………………………… ……………………………………”

“Ne Annyeong”

 

“Ada apa omma?” Tanya Taeyeon dengan senyum kemenangannya

“Omma harus segera pergi Taeng,Omma lupa kalau ada janji arisan sama teman-teman omma yang lain,titipkan salamku pada Luhan ya omma pergi annyeong” Jawab Mrs.Xi sembari melangkah pergi dari kediaman anak semata wayangnya.

“Ne omma Annyeong..”Jawab Taeyeon yang mengantarkan ommanya sampai depan pintu.Saat ia berbalik dapat kita lihat senyum setan yang Taeyeon tunjukkan

“Xi LUHAN….TAK AKAN SELAMAT KAU KALI INI…”Teriakan Taeyeon menggema di dalam rumah

 

^^ Di kamar ^^

 

 

“Mati Aku ,pasti Teyeon sudah mengibarkan berdera perang pada ku,Apa yang akan terjadi padaku setelah ini? Ya tuhan tolong selamatkan hambamu yang tampan ini dari keganasan istri hamba ya tuhan”Mohon Luhan sambil harap harap cemas.

 

^Author Pov^

Setelah terjadi perang dingin antara Taeyeon dan Luhan,kini kita dapat melihat keadaan Luhan yang mengenaskan dengan kulit yang merah dan rambut yang berantakan akibat cakaran,cubitan serta jambakan yang diberikan dengan senang hati dari Taeyeon.Taeyeon tersenyum puas melihat hasil karyanya pada sang suami.

 

“Sungguh indah bukan hasil karyaku oppa?” Tanya Taeyeon dengan senyum kemenangannya.

“Kejam…..”Jawab Luhan sambil mengelus kulitnya.

Taeyeon melihat wajah suaminya yang mengenaskan ,rasa iba pun mendatangi relung hati Taeyeon yang palig dalam.

“Mianhae oppa….kemari biar ku hapus hasil karyaku walaupun sayang ini sangat indah…”Taeyeon mulai luluh hatinya.

“Taeng-ah, aku senang sekarang bisa memilikimu seutuhnya,apalagi setiap aku ingin tidur dan bangun tidur orang pertama yang aku lihat adalah kau chagi”Luhan mulai bernostalgia sembari memandangi wajah isterinya yang sedang mengobati luka yang diderita Luhan

“Kau ini aneh oppa,kau baru saja kemasukan jin dari mana?darimana kau mendapatkan kata-kata alien itu?”Taeyeon menjawab sembari tetap terfokus pada luka Luhan

“Chagi kau ini memang tidak bisa di ajak romantic ya?oh iya bagaimana kalau setelah ini kita pergi belanja?sekalian menghabiskan waktu liburku karena besok aku sudah mulai bekerja”Luhan mulai mencari topik lain menghindari perdebatan dengan Taeyeon karena dia tau kalau dia pasti kalah.

“Ide bagus oppa,aku ganti baju dulu”Taeyeon beranjak menuju almari di sampingnya.

^^skip ganti baju^^

 

“Chagi ayo cepat,mau berapa lama lagi kau berdandan?“ Luhan mulai tidak sabar menunggu isterinya diapun meneriaki isterinya dari dalam mobil

“Sabar oppa,lihat aku sampai belum memakai sepatu”Luhan pun melihat kea rah kaki Taeyeon dan benar Taeyeon keluar tanpa alas kaki,Luhan yangniba pun segera keluar dari dalam mobilnya dan merebut sepatu yang berada di tangan Taeyeon.Luhan berjongkok dan memasangkan sepatu tadi pada pemiliknya,Taeyeon pun hanya dapat menatap Luhan dengan pandangan terkagum – kagum tak percaya suaminya bisa semanis ini

“Selesai..”LUhan berdiri tegap di depan Taeyeon yang belum sadar dari dunia nya

“Chagia…chagi…hey kau kenapa?melihat pangeran kah? Chagiya”Luhan mengibaskan tangannya di depan Taeyeon dan sedikit mengguncang bahu Taeyeon

“E..eh..aku taka pa oppa,ayo berangkat” Taeyeon mulai salah tingkah akibat sikap Luhan,tanpa diduga keterkejutan Teyeon tak berakhir di situ

“A..Oppa “Taeyeon tak sengaja berteriak karena sekarang Luhan menggendongnya ala Brindal style

“Silahkan masuk tuan putri”luhan menurunkan Taeyeon di bangku sebelah kemudi dan ia pun berlari memutari mobil dan kembali duduk di tempatnya.

“Ayo brangkat..”SEru LUhan dengan semangat 45

Author pov

 

Di sepanjang perjalanan sepasang suami isteri itu terus saja mengeluarkan leluconya seperti menceritakan masalalu mereka maupun menceritakan impian mereka di masa depan nanti.Mereka selalu tertawa seolah-olah keheningan malas mendekati mereka.

“Kita sampai ayo turun”LUhan membukakan pintu mobil Taeyeon

“Gomawoyo oppa”Taeyeon memberikan senyum manisnya pada Luhan.

“Kajja masuk”Luhan menggenggam tangan kanan Taeyeon menggunakna tangan kirinya.Senyum selalu menghiasi wajah mereka berdua.

LUhan mendorong troli belanjaan yang akan mereka gunakan di mulai dari bagian sayuran.

“Kita masukkan wortel,gubis,sawi lalu…em….ketang dan bla…bla …bla”Taeyeon terus mengambil sayur – sayuran sedangkan tugas Luhan seperti tadi mendorong belanjaan isterinya.

“Ada sayur yang kau inginkan oppa?”Taeyeon mengajukan pertanyaan pada Luhan

“Tak ada chagi “Jawb Luhan dengan senyumnya

“Kalu begitu sekarang kita menuju ke bagian buah saja kajja oppa”Taeyeon pun tanpa terduka membantu Luhan mendorong trolli belanjaan mereka di bagian kirinya sedangkan Luhan di sebelah kanan.Luhan tersenyum melihat perhatian isterinya.Betapa beruntungnya dia mendapatkan Taeyeon seorang wanita yang sempurna dimata Luhan.

 

^^Flashback On^^

 

“Serahkan uangmu gadis kecil,anak kelas satu sepertimu tak pantas membawa uang bannyak – banyak”Ujae salah satu preman yang bergelar kakak kelas itu.

“Kau siapaku memangnya seenaknya saja meminta uang padaku,orang sepertimu tidak pantas menjadi sunbae disini kau tau”Gadis tadi pun tak maukalah argument dari sang senior tadi.

“Apa kau bilang dasar gadis kurang ajar”Sang preman sekolah itupun semakin meluap amarahnya.

“Aku tak perduli uweee..”Si gadis tadi malah berlari dan menjulurkan lidahnya

“YAK…GADIS BODOH AWAS…..”Preman tadi pun berlari mengejar gadis tadi karena san gadis tak mengidahkan perintahnya

“AWASSS…….”teriak sang preman sekolah itu. Sang preman mendorong seng gadis ke dan.

^^BRAKKKK”
Suara tabrakan pun tak bisa dihindarkan lagi sang gadis yang masih syok pun melihat kebelakang dan betapa kagetnya dia saat melihat sang preman tergeletak berlumur darah.

 

“Sunbae…sunbaenim tolling sadarlah ,sunbae….Ajjussi tolong temannku ini ajjussi”Gadis itupun mulai panic mencari pertolongan

++Skipp Time In Hospital++

 

“Aduhh…kenapa hp sunbae ini mati sih,bagaimana aku bisa menghubungi keluarganya”Si gadis tadipun mulai panic

 

*Cekkleek*

 

“Keluarga pasien?”Tanya dokter yang baru keluar dari UGD

“Saya temannya dok,bagaimana keadaan teman saya dok apakah dia terluka sangat parah” Tanya gadis tadi pada sang dokter

“Tidak,pasien hanya mengalami cedera ringan,sebentar lagi juga akan pulih”Jawab sang dokter

“Boleh saya masuk dok?”Tanya sang gadis tadi

“Silahkan”Jawab sang dokter

 

“Sunbae kenapa kau menolongku tadi,bukankah kau orang yang jahat kenapa kau menolongku?”Tanya sang gadis tadi

“Entahlah hatiku yang menggerakkan”Jawab preman tadi

“Eh…sunbae kau sudah sadar”Tanya sang gadis

“Kau tak bis amelihat mataku terbuka? Ternyata selain ceroboh,kurang ajar kau juga bodoh ya?”Tanya Sunbae preman tadi

“Yak…aku tak seperti yang kau fikirkan”Seru sang gadis

“Terserahlah….oh iya namaku Xi Luhan siapa namamu gadis pendek”Tanya sekaligus hinaan telah Preman tadi utarakan pada lawan bicaranya

“Yak…jangan menghinaku lagi sunbae sialan…namaku Kim Taeyeon ingat Kim taeyaon hilngkan segala bentukhinaan yang kau berikan saat kau memanggilku mengerti”Hardik Gadis tadi

“Permintaan di mengerti noona Kim,oh iya cepat antarkan aku pulang aku tak sanggup berlama-lama di sini”Pinta Luhan sembari beranjak bangkit dari kasurnya.

“Tapi sunbae belum boleh banyak bergerak”jawab Taeyeon tak setuju

“Aku tak peduli lagi noona kim dan kau juga berhentilah memanggilku sunbae panggil aku oppa MENGERTI..”Hardik Luhan pada Taeyeon.

“Baik permintaan di mengerti oppa,ayo ku antar kau pulang aku sudah membayar biaya rumah sakit ini sebagai tanda terimakasihku dan tanda maafkau”Taeyeon membantu LUhan untuk berdiri dan memapahnya pulang

 

**Skip time**

^^Author Pov^^

 

Bulan demi bulan pun berlalu hubungan Luhan dan Taeyeon pun semakin dekat makan bersama,bermain bersama,belajar bersama bahkan mereka hampir selalu bersama setiap harinya.Teman-teman mereka pun sempat mengira kalau mereka berpacaran.Tapi ternyata mereka memang telah berpacaran satu bulan yang lalu sungguh indah hubungan mereka yang selalu diwarnai dengan canda tawa dari mereka,ya…walaupun ada beberapa masalah kecil sering menghadang namun akhirnya hubungan mereka berakhir di pelaminan.Ini dia my first love and my last love bahkan menjadi life.

 

**Flashback end**

 

Berbagai pasang mata memperhatikan setiap langkah dari sepasang suami isteri ini,ada yang memandang kagum,iri dan lainnya.

“Luhan Taeyeon…”Teriak sebuah suara dari arah belakang mereka,

“Wah Pany ah, tak ku sangka kita bertemu disini”Taeyeon menengok ke asal suara

“Dan tak kusangka aku bertemu pengantin baru di sini”Tiffany mulai meledek temannya itu

“Pengganggu 2”Umpat Luhan dalam hati.

“Hay Lu kenapa wajah mu masam seperti itu?”Tanya pria di samping Tiffany

“Aku…?kau tau kenapa kan kai?tak usah bertanya lagi”Jawab LUhan masih dengan nada tak suka pada sepasang suami istri(tiffany dan kai)

“Wah…Panny-ah perutmu sudah mulai membesar ya?berapa usianya?”Tanya Taeyeon tak memperdulikan suaminya yang sedang adu argument

“Sekitar Lima bulan Taeng-ah ,aku tak sabar melihat calon aegiku lahir menyambut dunia”Tiffany mulai berangan – angan

“Kebetulan aku dan isteriku belum selesai belanja jadii kami pergi dulu ya,salam untuk alon aegi kalian,kami duluan”Luhan mulai tak kuat berada di tengah tengah mereka Luhan segera menggaet tangan Taeyeon dan membawanya pergi sedangkan Taeyeon hanya mampu melambaikan tangan yang satunya pada teman yang ia tinggalkan

“Aishh…oppa kenapa kau menarikkku?”Tanya Taeyeon pada Luhan

“Karena aku tak kuat di sana chagi,aku muak melihat wajah pria tak tau diri tadi”Jawab LUhan dengan mimik wajah yang imut

“Aigooo….oppa cemburu ya?iya kan?Iya kan? Ah…aku senang oppa cemburu.Tapi Kai kan hanya masalalu oppa ?Tak bisakah kau membiarkannya?Toh sekarang kita sudah bahagia.Benarkan”Taeyeon memberikan pengertian pada Luhan sembari merangkul lengan kanan Luhan sambil tersenyum manis.Luhan yang melihat senyum manis isterinya pun ikut menunjukkan senyum imutnya

“Nah,begitu baru suamiku sekarang ayo kita ke kasir dan membayar ini semua”Ajak Taeyeon masih dengan merangkul lengan Luhan

“Kajja”Balas Luhan dengan semangat seolah melupakan kejadian tadi.

 

*Di Parkiran*

 

“Silahkan masuk Nyonya Xi”Luhan mulai memanjakan isterinya kembali

“Terimakasih Tuan Xi”Balas Taeyeon dengan senyum manisnya.

 

^^Author pov^^

 

Di perjalanan pulang Taeyeon dan Luhan terus melakukakn hal yang sama seperti saat mereka berangkat.Alangkah senangnya kita memiliki keluarg bahagia seperti keluarga kecil LuTae ini.

Tak terasa malam pun menjelang waktunya keluarga kecil Xi bersantai bersama di ruang keluarga.

“Oppa..”Taeyeon memeluk manja leher Luhan dari belakang,Luhan yang sedang terdudukpun agak terkejut atas kehadiran isterinya yang tiba-tiba itu.

“Aigoo chagi,kau membuatku kage saja,kemari duduk di sampingku sini.”Ujar Luhan sambil menepuk-nepuk tempat kosong yang berada di sampingnya.Tanpa babibu Taeyeon melepaskan dakapannya dan berjalan menuju tempat di sebelah kanan LUhan.

“Hah…besok aku sudah mulai masuk kerja chagi”LUhan mendekap isterinya kedalam pelukannya dengan saying,,Sedangkan Taeyeon semakin mendekatkan dirinya pada LUhan bagaikan anak kucing yang haus akan kasih saying.

“Tak apa oppa,itu juga kan untuk menghidupi keluargamu, aishh oppa ini”Taeyeon berucap masih dengan posisi yang sama

“Tapi besok aku tak rela meninggalkanmu sendiri di rumah,bagaimana saat aku tak

Ada, nanti ada hala-hal yang buruk,aku tak suka sedetik saja tak melihatmu “Luhan mulai mengeluarkan keluh kesah kesedihan yang sebenarnya tak perlu dibesar-besarkan pada Taeyeon.

“”Kau ini manja sekali oppa,seharusnya aku yang manja padamu”Taeyeon menatap Luhan dengan mengerucutkan bibirnya

“Tapi itu nyata chagi,,,”

Chu Tanpa di sangka Luhan mengecup bibir Taeyeon,karena posisi LUhan yang menguntungkan memudahkannya untuk memperdalam ciuman tersebut.

Beberapa menit berlalu LUhan mulai melepaskan bibirnya dari bibir Taeyeon,terdengar deru nafas keduanya yang menggebu.

“ayo kekamar chagi besok kan aku harus kerja”Luhan mulai bangkit berdiri dan menarik tangan Taeyeon menuju arah kamar.

 

Awalnya memang Taeyeon merasa cemas mengingat suaminya yang buas itu tetapi,pemikiran itu menghilang karena sekarang LUhan hanya mendekap tubuh mungil Taeyeon.TAeyeon pun tak kebaratan dengan hal itu terbukti sekarang mereka berdua telah memasukai alam mimpi masing-masing.

 

*In the morning*

 

“Oppa ayo bangun ini sudah jm 07:10 kau mau terlambat” Teriak Tayeon drai arah dapur

“Hah …TIDAKKK…aku bisa dimarahi appa kalu begini”LUhan mulai panic dan segera mandi.Selesai mandi ia melihat setelan jas,dasi,kemeja,dan celana kantornya telah siap di atas ranjang tempat tidur pun telah rapih.Segera ia kenakan pakaian kantornya dan berlari ke lantai satu rumahnya.

“Sudah siap oppa ? ayo sarapan”Ajak Taeyeon dengan senyum manisnya

“Ne” Luhan hanya mengambil susu dan roti saja sebagi sarapannya karena waktu yang sempit.Taeyeon mendekati suaminya yang sedang terburu-buru itu, Tanpa diduga Taeyeon membantu memasangkan dasi pada suaminya.Luhan memperhatikan sikap manis dan perhatian yang selama ini Taeyeon berikan kepadanya.

“SElesai,cepat brangkat apa kata appa nanti kalau kau sapai terlambat bekerja?”Ucapan Taeyeon berhasil menyadarkan LUhan dari lamunan masa indahnya.

“Oh…ne” Chup luhan memberikan kecupan pagi pada bibir manis Taeyeon di tengah waktunya yang semakin sempit.Tak lama Luhan kembali melepaskan tautan bibir mereka

“Aku berangkat,,do’a kan aku ya chagi”Luhan memberikan senyum manisnya pada sang istri

“Pasti” Taeyeon menghantarka Luhan sampi kedepan pintu rumah mereka

“Hati-hati oppa”Taeyeon melambaikan tangannya sambil tersenyum pada Luhan.

Tanpa di duga lagi Luhan berbalika dan kembali menautkan bibir keduanya

“Sekarang aku benar- benar berangkat”Ucap Luhan dan mengecup kening Taeyeon

“Kan Tadi sudah kenapa masih kurang sih ?Teriak Taeyeon agak kesal dengan suaminya

“YANG PERTAMA KAN MORNING KISS DAN YANGKEDUA BARU CIUMAN SELAMAT TINGGAL CHAGI AKU BERANGKAT”Teriak Luhan dari dalam mobil

“Huft…suami yang menyebalkan….tapi manis kyaaa….”Taeyeon berteriak kegirangan sembari menutup pintu rumahnya.

 

 

 

*In Office *

 

^^Luhan Pov^^

 

“ Sial apa yang akan dikatakan appa padaku? Kenapa aku bisa kesiangan sih” Ya itulah sedikit umpatan yang tak terlontar secara langsung dari bibir manisku ini

 

**tok..tok**

“Sajangnim boleh saya masuk” Tanya salah satu bawahan dari kantor tempatku bekerja saat ini

“Ne..masuklah”Jawabku yang baru saja mendudukkan pantatku ke kursi empuk nan membosankan ini.

“Sajangnim saja ingin memberitahukan jikalau sekretaris pribadi anda yang baru ,baru saja dating “Ujar orang tadi

Nah ini dia yang kutunggu – tunggu ,masalah baru lagi yang selama ini kudengar sekretaris ku yang baru adalah seorang yeoja,bagaimana kalau Taeng ku nanti cemburu apa apaan sih ini menyebalkan.

“Suruh dia masuk”Titah ku To The Poin

Nah itudia,kudengar ada suara langkah kaki yang lain,aku malas menanggapinya

“Annyeonghaseo sajangnim”Ujar sekretaris pribadiku yang baru.Tapi tunngu dulu kenapa suaranya sangat tidak asing ya?KU putuskan untuk mendongakkan kepalaku dan jderrr…

 

“Kau……”

 

 

TBC

 

Aduh gimana ff a buruk bangetya?ini ff debut ku sebenarnya

Mohon kritik dan sarannya ya>>>….

Terimakasih sudah membaca..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

91 comments on “[FREELANCE] Our Baby My Chagi (Twoshoot) (Chapter 1)

  1. wahh luhan yadong…
    mamja banget ama taeng..
    penasaran ama sekertaris barunya luhan..
    apakah bakal ada konflik di chapter selanjut nya.?
    dan kenapa luhan bilang kai itu gak tau diri. trus kenapa taeng jwabnya kalo cuma masa lalu…
    chapter selanjutnya di tunggu thor.. update soon ya..
    hwaiting…

  2. Ceritanya bagus,, itu typonya yang banyak… Semangat ya buat ff yang lain,, terus yang saeng bilang gak dapet fell ya terus dicoba cari inspirasi,, kasian yang nunggu.. Fighting chagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s