Real Love (1/2)

posterrrrr

Tittle: Real Love

Author: Miaa Cast  : Kim Taeyeon and Oh Sehun

Genre: romance, little bit comedy(maybe?), friendship, school life

Length:  Oneshoot

Rating: PG-13

Story….

Cahaya pagi mulai menusuk matanya membuat seorang namja dengan terpaksa membuka matanya dan menggerutu merasa terganggu. Ia kembali menutup tirai jendela yang di sengaja ibunya buka tadi pagi, dan mulai mencoba kembali tidur.

Someone call the doctor malhaejapgo mallhaejwo sarangeun~

“aish jinja dunia benar benar tidak bisa melihatku tenang” ujar namja tadi terpaksa bangun mendengar suara telpon di ponsel nya, kemudian ia melihat nama sang penelpon ‘Kim Taeyeon’ , dengan cepat sehun , namja tadi mengangkat telpon nya saat melihat nama penelpon.

“yeobse-“

“CEPATLAH BERSIAP, AKU AKAN MENINGGALKAN MU JIKA KAU LAMA” bentak seorang yeoja di sebrang telpon, membuat sehun menjauhkan ponsel dari telinga nya.

“arraseo, kau jangan meninggalkanku. Aku tak mau berangkat sendiri” jawab sehun agak memelas

“Kalau begitu cepat”

“nde” sehun langsung menutup telponnya, dan berlari menuju kamar mandi bersiap-siap berangkat ke sekolah agar ia tidak di tinggalkan taeyeon, yeoja yang menelponnya tadi.

**

“aish kau lama sekali” ujar taeyeon kesal

“mian semalam aku  tidur terlalu larut” balas sehun

“gara-gara kau bus sekolah sudah lewat dan jika kita memakai bus biasa, kita akan terlambat” ujar taeyeon menyalahkan sehun

Sehun berpikir jika ia terlambat ia akan mendapat hukuman yang mengerikan  seperti membersihkan toilet mungkin, memikirkan nya membuat sehun pusing. Akhirnya ia berlari ke rumah nya, taeyeon memandang nya heran ‘apa dia akan bolos?’ pikir taeyeon. Tidak lama setelah taeyeon berpikir sehun akan membolos, terdengar suara motor. Taeyeon menoleh dan mendapati sehun yang tengah menjalankan motor nya ke arahnya.

“cepat naik sebelum kita terlambat ” ajak sehun tidak sabar

“kau yakin bisa mengendarai motor?” Tanya taeyeon heran , mengingat sebelum nya ia tak pernah melihat seorang oh sehun membawa motor.

“kau lihat, aku sedang mengendarainya sudah pasti aku bisa memakainya” ujar sehun mendengus

“baiklah, tapi jika aku tidak selamat sampai tujuan. Kau ber urusan denganku eoh” ancam taeyeon takut ia akan kenapa-napa jika ikut dengan sehun memakai motor.

“aku akan menjamin kau selamat” ucap sehun memberikan taeyeon helm

Sepanjang perjalanan taeyeon tak henti henti nya mengomel dan menyuruh sehun untuk mengurangi kecepatan motor nya. Tetapi sehun tidak peduli, ia kemudian tambah mempercepat laju motor nya, Refleks taeyeon memeluk pinggang sehun , takut ia jatuh dari motor. Sehun sontak merasakan dada nya berdebar saat merasakan pelukan taeyeon, kemudian sehun memperlihatkan smirk nya dan kembali menambah kecepatannya membuat taeyeon semakin memper erat  pelukannya.

**

Seoul Internasional High School

Terlihat dua orang namja dan yeoja berjalan berdampingan dan itu setiap hari menjadi bahan pembicaraan para siswa. Siapa yang tidak kenal oh sehun? Si kapten basket sekolah yang berkharisma. Siapa yang tidak kenal taeyeon? Si cantik, pintar dan bersuara emas.

Sehun dan taeyeon sama sama memiliki banyak pengagum di sekolah itu. Banyak siswa yang berpikir mereka pacaran saat melihat kedekatan mereka, tapi kenyataan nya mereka hanya teman. Semua teman sehun di tim basket bahkan mengagumi taeyeon dan iri pada sehun yang tiap hari berdekatan dengan taeyeon. Teman taeyeon pun sama mereka mengagumi oh sehun dan iri pada taeyeon. Sedangkan taeyeon dan sehun? Mereka tidak peduli tanggapan teman teman mereka.

“kau menyebalkan, aku tak mau pulang dengan mu><” seru taeyeon pada sehun saat kedua nya tengah berjalan di koridor menuju kekelasnya.

“tidak, kau berangkat bersamaku jadi kau harus pulang bersama ku” ujar sehun memperingatkan taeyeon

“aku akan pulang memakai bus saja><” seru taeyeon masih marah pada perlakuan sehun yang membawa motor nya sangat cepat, membuat jantungnya hampir copot.

“ani. Aku akan menyeretmu pulang bersamaku” ujar sehun lagi tak mau mengalah

“aish jinja, terserah kau saja><” pasrah taeyeon membuat sehun tersenyum kemenangan.

“bukan kah kau menyukainya?” Tanya sehun

“Apa?” balik Tanya taeyeon

“kau menyukai naik motor bersamaku kan, sampai sampai kau memelukku sangat erat” ujar sehun menampilkan smirknya

“Ya! Jika kau tidak membawa motor mu dengan kecepatan menggila seperti itu aku tak akan memelukmu” timpal taeyeon

“jinja?” Tanya sehun menggoda taeyeon

“aish. Terserah” ujar taeyeon mempercepat langkah nya mendahului sehun.

Sehun tersenyum, menurutnya menggoda taeyeon adalah hal yang paling menarik. Sehun pun mulai mensejajarkan langkahnya dengan taeyeon

**

At Class

Taeyeon duduk dengan kesal di kursinya, di susul sehun yang duduk di sampingnya tanpa melepaskan senyuman nya.

“kau marah?” Tanya sehun sambil tersenyum

“Ne, sangat marah” balas taeyeon mendengus

“kalau begitu maaf kan aku” ujar sehun dengan tampang pura pura bersalah. Sementara hatinya tengah tertawa melihat tingkah taeyeon.

“tidak akan” balas taeyeon menolak memaafkan sehun.

“ah baiklah tidak apa apa” ujar sehun santai. Sehun tau taeyeon tak akan benar-benar  membenci nya.

Pelajaran pertama di mulai, taeyeon tetap tidak mau menoleh atau berbicara pada sehun. Sehun yang merasa di abaikan hanya tersenyum geli. Ia benar-benar menyukai saat saat membuat taeyeon marah.

**

Jam Istirahat

Sehun mulai menghela nafas saat ia mengajak taeyeon ke kantin tetapi taeyeon lebih memilih ke kantin bersama teman perempuannya. Padahal biasanya taeyeon lebih memilih makan bersama sehun berdua di kantin, tapi karna ia masih marah pada sehun jadi ia lebih memilih bersama teman perempuan nya saja. Sehun pasrah  dan akhirnya ia pun menjadi ikut ke kantin bersama teman laki-laki nya.

Di Kantin

Terlihat 9  yeoja tengah duduk berhadap-hadapan di kantin tengah memakan makanan nya.

“taeng ada apa kau dengan sehun, tidak biasanya kau ingin makan dengan kami. Bukan kah biasanya kau lebih memilih makan dengan sehun?” Tanya tiffany sambil menggoda taeyeon, taeyeon mendecak.

“dia menyebalkan fany-ahhh”ujar taeyeon masih kesal pada sehun

“waee?” Tanya tiffany

“ia membawa motor karena terlambat. Karena tak ada pilihan aku ikut dengan nya. Dan ia membawa motor nya sangat cepat, kau tau saat itu jantungku hampir copot. Jika aku punya penyakit jantung mungkin aku sudah mati” cerocos taeyeon

“hahaa, itu yang membuatmu kesal dan mengabaikan sehun?”

“apalagi, dia benar-benar membuatku ketakutan dengan kecepatan motor nya itu, aku berjanji jika ia kembali membawa motor dengan kecepatan itu, aku akan membunuhnya” kesal taeyeon.

“kau tak akan bisa membunuh nya taeng” sahut Jessica

“Waee?”

“karna kau mencintainya” seru sunny polos

“MWOO?” kaget taeyeon saat mendengar ucapan sunny.

“aku benar kan?” Tanya sunny sambil nyengir

“tidak tidak, mengapa kau mengatakan aku menyukai sehun? Tentu saja tidak” bantah taeyeon cepat

“jangan membohongi perasaan mu taeng” ujar tiffany menggoda taeyeon

“tidak fany aku memang tidak menyukainya” seru taeyeon membenarkan

“lalu mengapa kau memilih duduk dengan sehun dikelas daripada denganku?dan kau sering sekali makan dengan sehun berdua daripada dengan kami? Itu benar benar membuktikan bahwa kau mempunyai perasaan lebih padanya” jelas tiffany

“entahlah. Aku hanya menuruti kata hatiku jika untuk memilih yang seperti itu” polos taeyeon

“ck, taeng sadarlah jika kau menyukai sehun. Jangan sampai membuat sehun berpaling darimu”

“yang benar saja. Kami hanya teman dan tetangga dekat, tidak lebih” bantah taeyeon kembali

“terserah kau saja. Kau benar-benar keras kepala taeng” pasrah tiffany tak ingin berdebat dengan taeyeon , karna taeyeon tidak mau mengalah dan tiffany sendiri pasti kalah jika berdebat dengan taeyeon.

“oh iya taeng bulan depan akan ada festival seni di sekolah , dan semua kelas wajib membuat sesuatu yang menarik dan dapat menjadi perhatian” jelas tiffany

“apa yang akan kita perlihatkan di festival seni nanti?” Tanya taeyeon

“entahlah, ada yang punya usul? Sepertinya Di kelas hanya kita lah yang paling tertarik dengan festival ini”  jelas tiffany

“bagaimana jika kedai makanan?” usul sooyoung

“hanya makan saja yang ada di pikiran mu itu” sahut yuri

“bagaimana jika kita tampilkan dance saja” usul hyoyeon semangat

“hyo, aku tau kau sangat menyukai dance, tapi untuk tampilan talent sepertinya kita harus berdiskusi dengan seluruh teman sekelas kita” jelas fany

“baiklah, kita umum kan di depan kelas hari minggu ini kita harus berdiskusi dan tempatnya dikelas saja” jelas seohyun

“ah kau benar seo, jika kita berdiskusi dengan seluruh teman sekelas mungkin kita bisa menampilkan yang terbaik dan mengundang perhatian para pengunjung” setuju hyoyeon

**

Ke 12 namja terlihat tengah makan sambil mengobrol di area kantin, karna 12 namja ini tampan dan dan mempesona , tak jarang yeoja yeoja kantin mencuri curi pandang pada mereka.

“ada apa kau dengan taeyeon?” Tanya luhan pada sehun sambil memakan makanan nya

“dia marah padaku” jawab sehun sedikit lesu

“Mwo? Wae?” Tanya luhan lagi

“aku membawa motor kesekolah , taeyeon ikut dengan ku. Karna kecepatan motor ku keterlaluan taeyeon jadi kesal padaku” ujar sehun lesu

“hahaha” tawa seluruh teman sehun melihat ekspresi lesu sehun yang jarang mereka lihat mengingat sehun itu termasuk cold guy disekolah. Hanya di depan taeyeon lah sikap cold guy nya luntur, dan sekarang cold guy nya luntur di depan teman-temannya karena wajah lesu sehun.

“kenapa kalian tertawa?” kesal sehun. Seperti tidak mendengarkan sehun. Mereka tetap tertawa.

**

Bel Pulang Sekolah berbunyi

Taeyeon keluar kelas lebih dulu tanpa menunggu sehun , taeyeon berniat pulang dengan bus saja daripada dengan motor sehun. Sehun yang melihat nya tidak diam saja ia buru-buru menyimpan bukunya dan mengejar taeyeon.

“chamkkaman taeng” ujar sehun mengejar taeyeon. Taeyeon yang mengetahui itu sehun mempercepat langkahnya, namun mengingat langkah kakinya tidak sebanding dengan langkah kaki sehun, akhirnya ia harus menerima jika tangan nya di tarik oleh sehun.

“mau pulang bersama?” ajak sehun lembut

“tidak” tolak taeyeon

“ayolah, aku berjanji aku akan membawa motor ku dengan kecepatan normal” ujar sehun memelas

“kau mau memegang janji mu itu?” Tanya taeyeon

“tentu saja” timpal sehun

“baiklah”

**

Sehun memberhentikan motornya di sebuah kedai ice cream karna taeyeon yang memintanya. Kali ini sehun membawa motor dengan kecepatan biasa saja dan normal tidak seperti pagi tadi.

“ahjumma vanilla satu” pesan taeyeon pada ahjumma penjual ice cream tersebut

“kau hanya memesan satu?” Tanya sehun heran

“memang aku harus pesan berapa?” polos taeyeon

“kau tak memesankan aku?” decak sehun

“pesan saja sendiri” ujar taeyeon santai

“aish” mata sehun beralih pada ahjumma pedagang ice cream tadi “ahjumma coklat satu”pesan sehun

SKIP

Hari minggu adalah hari yang taeyeon sukai, setiap minggu ia bisa bermalas-malasan di rumah tanpa harus memikirkan pelajaran pelajaran yang menurutnya benar- benar membuat kepala pening. Taeyeon tidur sangat pulas, bahkan cahaya matahari yang menusuk tidak dapat membangunkan taeyeon.

TOK TOK TOK “taeng?” terdengar suara seorang namja di pintu kamar taeyeon. Tapi sepertinya taeyeon tetap tertidur pulas dan sama sekali tidak terganggu oleh suara pintu.

CKLEK

Sehun membuka pintu kamar taeyeon yang memang tidak di kunci. Sehun menghampiri taeyeon yang sedang tidur

“aigoo kyeopta” gumam sehun tersenyum melihat wajah taeyeon, perlahan tangan sehun menyentuh pipi taeyeon dengan lembut. Menatap wajah polos taeyeon saat tidur benar benar menyenangkan menurut sehun. Tiba tiba saja matanya focus pada bibir soft pink taeyeon. Melihat bibir soft pink taeyeon, entah keberanian dari mana sehun mendekatkan wajahnya pada wajah taeyeon, menghapus jarak antara wajah mereka.

3 cm

2cm

1cm

CHU~

Sehun berhasil menautkan bibirnya dengan bibir taeyeon, namun sedetik kemudian ia melepasnya, takut takut taeyeon bangun.

Sehun tersenyum lega karna taeyeon tidak terbangun. Namun senyuman itu tak bertahan lama, karena tiba-tiba saja taeyeon bangun dan menggeliat. Sehun gugup, ia takut taeyeon tau bahwa ia sudah mengecup bibir taeyeon.

“oh sehun. Apa yang kau lakukan dikamarku?” Tanya taeyeon masih setengah  mengantuk

“mmm, bu-bukan kah sekarang hari minggu, dan kita harus ke sekolah untuk mendiskusikan tentang festival seni” jelas sehun yang nada bicara nya setengah gugup ‘apakah dia tau aku menciumnya?’ bati sehun bertanya

“ASTAGA AKU LUPA” teriak taeyeon membuat sehun harus menutup telinganya.

“aish jangan berteriak, kau membuat telingaku sakit” ujar sehun menutup telinganya

“sehun kau turun dulu ke bawah , dan tunggu aku disana. Aku akan bersiap-siap” ujar taeyeon buru-buru. Dengan santai sehun berjalan ke bawah, dan duduk di kursi ruang tamu untuk menunggu taeyeon.

“bagaimana? Apa uri taeyeon sudah bangun?” Tanya eomma taeyeon yang tiba-tiba muncul sambil membawa teh untuk sehun.

“ah ne sudah ahjumma”

“aigoo anak itu dari pagi baru bangun sesiang ini. Tidak pantas untuk seorang perempuan sepertinya bangun siang-siang” ujar eomma taeyeon sambil menggeleng geleng kepala. Sehun hanya tersenyum manis mendengarnya.

“oh ne sehun, apa ibu mu ada?” Tanya eomma kim

“ada ahjumma” jawab sehum

“jangan terlalu formal sehunie kita sudah seperti saudara dan kau sudah kuanggap anak sendiri. Panggil aku eommonim” ujar eomma kim tersenyum pula pada sehun

“ah, nde eommonim”

**

“aish kenapa kalian lama sekali, ini sudah siang” protes hyoyeon pada sehun dan taeyeon yang baru datang

“mian hehe” jawab taeyeon cengengesan

“yasudah cepatlah duduk kita lanjutkan diskusinya” sahut tiffany

“kami sudah memikirkan bagaimana jika kelas kita mengadakan sebuah penampilan dance dan vocal grup” jelas hyoyeon pada taeyeon dan sehun

“aku setuju setuju saja, itu terserah kalian” seru taeyeon sambil menganggukkan kepalanya.

“dan Taeyeonie kau juga harus menyanyi solo nanti” jelas hyoyeon membuat mata taeyeon melebar.

“MWO? Kenapa harus aku?” protes taeyeon

“oh ayolah seluruh kelas sudah tau kalau kau mempunyai suara yang sangat indah” mohon hyoyeon

“ta-tapi tetap saja jika harus tampil di depan banyak orang aku harus mengumpulkan keberanian” ucap taeyeon tidak terima

“kami tak mau tau tentang itu taeyeonie, kau harus menyanyi. Kau tau, aku sangat mengagumi suara mu” seru luhan, membuat sehun dan taeyeon menatapnya.

“jinja? Baiklah” pasrah taeyeon

“setelah kau solo, kau juga harus mengikuti dance grup  dengan kami taeng” ucap tiffany

“ah ye, baiklah”

“dan sehun kau juga harus mengikuti dance grup dengan kelompokmu”

“kelompokku?” Tanya sehun menaikkan sebelah alisnya

“tentu saja mereka” tiffany menunjuk namja-namja yang sebenarnya adalah teman teman sehun

“oh mereka” respon sehun biasa saja.

“aish apa kalian berdua benar-benar tidak tertarik dengan festival Seni ini? Mengapa respon kalian biasa saja” protes hyoyeon

Dengan polosnya sehun dan taeyeon mengangguk. Hyoyeon menggeleng-gelengkan kepala nya frustasi.

“eonnie bagaimana jika kita adakan duet juga” seru seohyun

“ide bagus, siapa yang akan duet? Ada usul” Tanya hyoyeon

“aku ingin berduet dengan baekhyun dengan lagu ballad, bolehkah?” Tanya DO

“tentu saja, aku senang ada yang ingin duet. Apa ada lagi yang ingin duet?”

“aku dan luhan juga akan duet” seru chen

“aku akan duet dengan kris, kami akan menampilkan rapp” ujar chanyeol

“aku juga akan duet dengan seohyun” seru tiffany

“aku akan break dance dengan yoona, yuri, dan sooyoung, apa kalian mau?” Tanya hyoyeon

“tentu saja” seru yoona, yuri dan sooyoung serentak.

“aku akan duet dengan taeyeon” seru sehun tiba-tiba, membuat semua menatapnya tak percaya, termasuk taeyeon yang matanya melotot pada sehun.

“apa yang akan kalian berdua tampilkan? Sepertinya ini akan pertama kali nya kita akan menampilkan duet namja-yeoja” Tanya sunny penasaran

“ehmm, mungkin aku dan taeyeon akan menari dan menyanyi, yeah seperti itulah” ujar sehun menggaruk-garuk lehernya yang tidak gatal sama sekali.

“Mwo? Apa yang kau bicarakan?” Tanya taeyeon mulai angkat bicara.

“aku? Yah aku akan duet dengan mu” seru sehun santai

“aku tidak mau” balas taeyeon

“aku tak mau tau kau harus mau” ujar sehun tersenyum evil

“aish, aku tidak mau!” protes taeyeon

“kau harus mau”

“tidak”

“harus”

Mereka terus berdebat, sementara teman-temannya hanya memperhatikan tidak mau ikut campur. Taeyeon tau sehun tidak mau kalah, akhirnya taeyeon mengalah.

“aishh, baiklah baiklah terserahmu” pasrah taeyeon kesal. Sehun tersenyum mendengarnya.

“baiklah jadi yang akan kita tampilkan adalah

Grup kami dengan mr.mr

Grup suho dengan overdose

Grup cl dengan comeback home

Grup naeun dengan mr.chu

Grup Rapmon dengan Boy in Luv

Dan duet yang akan ditampilkan

DO dan Baekhyun

Luhan dan Chen

Chanyeol dan Kris

Tiffany dan Seohyun

Kemudian Break Dance oleh aku, yoona, yuri, sooyoung

Dan terakhir Sehun dan Taeyeon” ujar hyoyeon panjang lebar sambil membaca kertas daftar yang akan di tampilkan.

“kuharap kalian akan menampilkan yang terbaik, kadi latihanlah dari sekarang. Diskusi selesai, kalian sudah  boleh pulang ” ujar hyoyeon

**

“ayo pulang” ajak sehun

“kajja” seru taeyeon

“ehm, sehun apa yang akan kita tampilkan? Mengapa kau malah mendaftarkan duet untuk kita juga? Untuk latihan solo dan dance grup saja aku sudah sangat malas, sekarang kau malah menambah dengan duet, aish aku pusing” cerocos taeyeon panjang lebar

“aku tak punya suara indah seperti mu, mungkin kau saja yang menyanyi dan menari sementara aku hanya menari, bagaimana?”

“baiklah”

Other Side

“bagaimana ? apa perjodohan ini jadi dilaksanakan?” Tanya nyonya kim pada nyonya oh

“mereka sangat dekat, dan aku juga sangat setuju jika perjodohan ini di lanjutkan. Apa sekarang kita harus memberitahu mereka?”  Tanya nyonya oh kembali

“jika kita memberitahu mereka sekarang, mereka pastilah sangat shock dan tentu akan menolaknya karena mereka masih sekolah. Namun jika tidak di beri tau, bagaimana jika di antara taeyeon dan sehun saling mempunyai kekasih” seru nyonya kim bingung

“jika seperti itu, kitalah yang harus bertindak” ujar nyonya oh semangat

“haha, kau selalu semangat oh sang rin” tawa nyonya kim

“tentu saja, demi masa depan anak kita” ujar nyonya oh tersenyum

Tepat saat itu sehun pulang ke rumah

“aku pulang” seru sehun, membuat nyonya kim dan oh kaget

“oh kau sudah pulang, apa yang di diskusikan di sekolah?” Tanya nyonya oh.

“annyeong eommonim” bukannya menjawab, sehun malah menyapa eomma taeyeon

“annyeong sehun” jawab nyonya kim tersenyum

“Yak, jawab”

“aish eomma kami hanya berdiskusi untuk penampilan festival Seni di sekolah” ujar sehun

“apa yang kau tampilkan? Boleh eomma tau?” Tanya nyonya oh

“aku hanya menari dengan teman-teman ku, dan duet dengan taeyeon” sahut sehun

“Mwo? Dengan taeyeon?” kaget nyonya kim

“nde, eommonim”

“oh ya eomma aku ke kamar duluan, aku ingin tidur” lanjut sehun yang langsung pergi ke kamarnya.

“bukan kah ini bagus?” Tanya nyonya oh dengan senyumnya yang mengembang

“sepertinya kita tidak perlu bersusah payah untuk menyatukan mereka, jika mereka sedekat itu” seru nyonya kim dengan senyum yang tak kalah mengembang

“kau benar” sahut nyonya kim tersenyum

“mungkin kita harus ikut hadir di festival Seni itu untuk melihat anak kita”

**

Next week

“apa yang akan kita tampilkan? Apa kau sudah memikirkannya?” Tanya taeyeon sambil menguap. Yeah taeyeon dan sehun sedang ada di kamar taeyeon, taeyeon baru saja bangun tidur dan sehun lah yang mengganggu tidur nyenyaknya membuat taeyeon masih mengantuk

“apa seminggu ini kau tak pernah mambantu ku memikirkannya?” Tanya sehun kesal

“seminggu ini aku full latihan dengan teman-temanku” sahut taeyeon malas

“setidaknya kau harus membantuku memikirkannya” ujar sehun

“kau yang mengajukan duet ini, dan kuharap kau bertanggung jawab dengan itu” jelas taeyeon

“arra arra, bagaimana dengan lagu Only One-Boa?” Tanya sehun

“kurasa itu ide bagus” sahut taeyeon santai

“baiklah ayo latihan” ajak sehun

“MWO? Yang benar saja. Aku belum mandi dan berganti baju, lagi pula kita akan latihan dimana?”

“latihan, bukankah halaman belakang ku cukup luas, disana saja. Dan kau cepatlah mandi, atau mau aku mandikan?” Tanya sehun tersenyum evil

“Yak mesum! Keluar” gertak taeyeon mendorong sehun keluar kamarnya, lalu menutup kamarnya

“AKU TUNGGU KAU HALAMAN BELAKANG RUMAHKU” teriak sehun di depan kamar taeyeon

“NE” balas taeyeon berteriak

Sehun mulai menuruni tangga dan keluar dari rumah taeyeon kemudian dengan terburu-buru sehun ke halaman belakang rumahnya. Sehun duduk di rerumputan sambil memegang dada nya yang berdebar “hah berani nya aku mengatakan aku akan memandikannya, aish sehun pervert” maki sehun pada dirinya sendiri.

30 menit kemudian

Taeyeon baru datang ke rumah tepatnya halaman sehun. Taeyeon melihat sehun melamun,  ide jahil terlintas di pikiran taeyeon. Dengan segera ia menghampiri sehun dan memukul punggung sehun agak keras, membuat sehun yang tadinya duduk jadi berdiri karena kaget. Taeyeon tertawa puas melihatnya.

“mengapa kau mengagetkan ku? Jantungku hampir copot karena kaget” ujar sehun masih dengan wajah kagetnya

“ha-habisnya kau melamun” ujar taeyeon masih tertawa puas

“ayo cepat latihan” seru sehun kesal karna taeyeon masih tak berhenti tertawa. Perlahan taeyeon mengontrol tawa nya, dan mengatur nafasnya agar kembali normal.

“kau hapal gerakan dance nya?” Tanya taeyeon

“sebentar” ujar sehun lalu berlari ke kamarnya untuk mengambil laptop, dan kemudian membawanya ke halaman belakang.

“aku punya video nya, jadi kita hanya harus melihat gerakan-gerakan itu dengan teliti, dan berlatih” ujar sehun

“arraseo” sahut taeyeon

Sehun dan taeyeon mulai latihan dengan gerakan-gerakan yang di tampilkan di video. Mereka terus berlatih, walau pun taeyeon agak risih dengan dance bagian ia dan sehun berpegangan tangan sambil berhadapan, tapi demi penampilan mereka berlatih serius.

Saat break mereka akan bercanda, dan latihan lagi sampai sore. Mungkin karena latihan dengan serius, satu hari saja mereka sudah hapal. Jika ada yang melihat kedua nya berlatih pasti mereka akan berpikir bahwa taeyeon dan sehun memang bertalenta.

Tanpa mereka sadari ada yang menonton latihan mereka berdua di balkon belakang rumah sehun. Mereka melihat latihan sehun dan taeyeon dan beberapa kali berdecak kagum

“Bukan kah mereka begitu mempesona?” Tanya nyonya oh tersenyum

“yah kau benar, sangat mempesona” sahut nyonya kim

“aku akan sangat bangga jika punya menantu selucu anakmu” ujar nyonya oh

“haha, aku juga akan senang jika punya menantu setampan sehun” tawa nyonya kim

**

SKIP at Festival Seni*cepet amat-_-*

Taeyeon sekarang sangat cantik dan terkesan glamour karena ia akan tampil dengan Mr. Mr, jadi taeyeon dan teman teman nya memakai kemeja, celana panjang, dan jas berwarna putih serta rambut yang di gerai indah. Tak lupa heels yang cukup tinggi berwarna merah yang mereka pakai.

Sehun dan grup nya pun tampak tampan dengan kemeja, jas, dan celana panjang berwarna hitam. Dan gaya rambut yang berbeda beda dari setiap orang nya. Sedangkan sehun memakai gaya rambut biasa dengan rambut berwarna coklat, simple tetapi sangat mempesona.

Pertama-tama grup taeyeon menaiki panggung untuk perform di awal. Yang akan tampil juga ikut menonton di depan, termasuk grup sehun. Sehun cukup terperangah dengan penampilan taeyeon yang tidak biasa, yang biasanya tidak memakai lipstick kini memakai lipstick yang sangat merah menyala, dan tak bisa di pungkiri sehun sangat terpesona.

Mr. Mr tampil dengan awalan suara taeyeon dan berakhir dengan suara taeyeon pula. Yang menonton tampak terpesona dengan tampilan mereka, banyak yang berdiri lalu bertepuk tangan, standing applause. Di lanjut dengan grup-grup lain nya yang tampil sama mempesona nya. Taeyeon pergi ke ruang locker ia berganti pakaian tadi dengan pakaian santai. T-shirt pendek, dan celana di bawah lutut, kemudian taeyeon menggenti make-up nya, yang tadi memakai lipstick merah menyala. Kini hanya memakai lip balm yang menampakan bibirnya menjadi natural. Dengan cepat taeyeon memberikan sehun isyarat pada sehun yang sedang duduk untuk menghampirinya, sehun yang mengerti langsung menghampiri taeyeon(read: grup sehun udah tampil)

“apa kau akan tampil memakai jas, kemeja dan celana panjang itu?” Tanya taeyeon

“ah sebentar aku ganti pakaian dulu” sahut sehun pergi ke ruang loker nya pula untuk mengganti pakaian

“apa aku salah liat? Sehun begitu tampan dengan jas dan kemeja itu” batin taeyeon heran

Beberapa menit kemudian

Sehun menghampiri taeyeon “aku sudah siap” uja sehun pada taeyeon. Taeyeon terperangah kembali, menurutnya sehun yang memakai pakaian santai sangat mempesona.

“apa? Aku tau aku tampan” sahut sehun dengan pede nya

“percaya diri sekali” gerutu taeyeon kesal

Tak lama setalah itu terdengar suara teman sekelas taeyeon yang bertugas sebagai mc di acara ini. “Baiklah.semua teman teman kami sudah menampilkan yang terbaik, mulai dari dance grup dan vocal, kemudian break dance dan ditambah duet ballad. Karena, acara sudah mencapai puncak.kami persembahkan dua penampilan terakhir, yaitu duet dan terakhir ballad. Jadi untuk Kim Taeyeon dan Oh Sehun silahkan maju ke atas panggung” ujar mc panjang lebar. Respon yang menonton berikan adalah tepuk tangan yang sangat meriah, semua penasaran dengan apa yang sehun dan taeyeon tampilkan karena sehun dan taeyeon tidak pernah memberitahukan apa yang akan mereka tampilkan.

Lagu mulai mengalun sehun dan taeyeon mulai menggerakkan tubuh nya dengan lincah, jika sehun hanya menggerakkan tubuh, taeyeon malah mengimbangi gerakkan dengan suaranya. Karna suara taeyeonlah yang mendominasi lagu.

**

Perform taeyeon dan sehun mendapat standing applause dari semua orang, nyonya kim dan nyonya oh adalah orang yang paling bersemangat memberikan tepuk tangan.

Setelah perform sehun langsung turun panggung sedangkan taeyeon tetap diam karna penampilan terakhir adalah ballad dari taeyeon. Peluh membasahi tubuhnya, wajahnya tidak menunjukan kelelahan yang kentara karna taeyeon memang belum terlalu lelah. Lampu dimatikan membuat semua yang menonton harus bergelap-gelapan sementara, lampu kembali menyala saat terdengar suara alunan nyanyian taeyeon.

Jogeuman apado nunmulnayo~

Gaseumi sori chyeoyo~

Geode apeul geode gyeocheul jinamyeon~

Ontong sesangi geu de inde~

Geudeman geurineunde~

Geode apeseon sumeul jukyeoyo~

Taeyeon-Can You Hear Me

Sehun sangat menikmati nyanyian taeyeon menurutnya taeyeon bukan hanya menyanyikan lagu tapi menyampaikan isi lagu tersebut dengan penjiwaan yang luar biasa. Bukan hanya sehun semua orang yang menonton pun sama menikmati nyanyian taeyeon bahkan sebagian ikut terbawa nyanyian tersebut dan ikut menyanyi. ‘bukan hanya wajah dan hati mu yang indah, suara mu bahkan lebih indah’

Geude ege galsurok~

Jakku geobinajiman~

I sarangeul meomchul~

Suga eobtneyo~

Suara taeyeon mengakhiri lagu semua orang masih diam hingga akhirnya sehun berdiri dan member tepuk tangan sendirian, kemudian semua orang ikut berdiri dan ikut bertepuk tangan sangat meriah. Taeyeon turun panggung, sang mc memberikan pujian pada taeyeon kemudian mengakhiri acara.

“penampilanmu yang terbaik”

TBC

Note: tadinya ff ini mau author bikin oneshoot tapi bakalan jadi panjang, takut nantinya jadi membosankan jadi author bikin ff ini Twoshoot. Oke komentarnyaaa yang banyak supaya author semangat lanjutin ff ini *maksa-_-

Bye, see you in next chapter.

Advertisements

34 comments on “Real Love (1/2)

  1. maaf thor, tapi bisa gak efefnya diedit trus kasih continue reading? soalnya efef author lain ketimpuk -_-

  2. Next….. thor ini ffnya Daebak….. pnasaran banget dh chap slanjutnya,apakah Sehun Oppa dan Taeyeon Eonnie…. bkal di jdohin #sotoy
    kkk~ pkoknya jgn lama” yah thor ntar jdi lumutan yg ada….. ok deh FIGHTING!!

  3. thor, maaf ya. mohon diedit ya biar ga bingung 🙂
    kenapa ada tbc coba ituu
    ah, yg pntg chap 2 jgan lama2 ne 🙂

  4. Huntae aaaa next dtunggu ,,, persahabat jdi cinta romance bgt,,, bwat si sehun ppervet dikit donk biar tambah ngeh ckckkckc

  5. aigooo uri Sehunnie sudah berani mencium Taengoo huh ?!
    okelah Sehun kau sepertinya perlu sedikit ganas(?) (read:pervert) lagi supaya Taeng ngerti . kkk
    next ditunggu^^
    fighting!!

  6. Next… jngan lma2 ne thor ^^
    Soal x pnasaran sma klnjutan x gmna hbungan sehun sma taeyeon… Ap djodohin ?!
    Daebak thor ! ^_^

  7. Daebak thor ff nya,,,
    Jadi penasaran sama cerita selanjutnya tentang hubungan tae eonni sama hun oppa…
    Next chapter ditunggu thor… 🙂
    Fighting… 😉

  8. Sebenernya mereka ga udah di jodohin juga kali ya, mereka kan emang saling suka hehhe, cuma masih malu2 ngakuinnya..
    Ditunggu next chapternya author..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s