[FREELANCE] Legend Of Kim Taeyeon (Chapter 3)

Tittle: Legend Of Kim Taeyeon

Author: Miaa

Cast : Kim Taeyeon and All Member EXO

Genre: Fantasy, romance(?), etc

Length: Chapter

Rating: PG-16 (bisa berubah kapan saja)

Note: Chapter 3 selesaiiii^^ mian kalo jalan ceritanya gaje, alurnya gajelas:v tapi inilah imajinasiku:D mian kalo membosankan^^

Story

Previous Chapter

Kringgg kringgg kriingg

Bel pulang berbunyi. Taeyeon segera membereskan bukunya dan hendak berjalan keluar kelas namun tangan nya ditahan. Taeyeon menoleh, “Apa yang kau lakukan lepaskan tangan ku” ujar taeyeon kasar. “tidak sebelum kau menerima tawaranku untuk berkencan” ujar sehun

“jangan harap” ujarnya memberontak, hyung-hyung sehun hanya melongo melihat aksi pemaksaan sehun ini “kau harus menerimannya” paksa sehun

“tidak mau” berontak taeyeon

“dasar keras kepala. Kau hanya perlu menerima tawaranku dan aku akan melepaskan tanganku ini”

“a………………………………

Chapter 3

“aku akan membuatmu menyesal karena tidak melepaskan tanganku” geram taeyeon

“tidak, aku tak akan melepaskan tanganku sampai kau menerima ajakanku” sahut sehun santai dengan tangan yang masih menahan taeyeon.

“KAU………..” taeyeon memandang sehun kesal. Apa yang harus ia lakukan? Apa harus menghilang dengan teleportasinya yang bisa membuatnya berpindah tempat jika ia memikirkan suatu tempat. Atau harus mengeluarkan api di tangan nya untuk membakar sehun? Oh tidak itu akan membuat ia menjadi trending topic di sekolahnya hanya karena itu.dengan terpaksa taeyeon meng-iya kan ajakan sehun dengan kesal.

“baiklah baiklah” ujar taeyeon menahan amarahnya pada sehun dan berusaha tenang

“mengapa tidak dari tadi saja kau meng-iyakan nya. Kalau kau meng iya-kan nya dari tadi, aku tak perlu susah-susah memaksa mu” senyum sehun mengembang. Hyung-hyung sehun yang menontonnya terperangah melihat aksi sehun yang berhasil itu.

“kau puas?!” dengus taeyeon

“sangat. Jadi ayo” ajak sehun menggandeng lengan taeyeon keluar kelas. Yang di gandeng hanya pasrah dan memikirkan bagaimana cara lari da

Other Side

“apakah kita harus mengikutinya?” Tanya suho pada semua teman temannya.

“tentu saja! Aku harus memastikan bahwa sehun berhasil mendapatkan hatinya dan mendapatkan kekuatannya itu” balas luhan. Semuanya mengangguk setuju.

SeYeon side

“kita akan kemana?” ketus taeyeon

“hmm, bagaimana jika ke taman? Tidak tidak, bagaimana jika ke sungai han? oh tidak ini masih siang. Bagaimana jika ….” cerocosan sehun terpotong oleh protes an taeyeon

“Yak! Kau seharusnya tau kita akan kemana pabo. Kalau tidak ada tempat tujuan, aku pulang!” ketus taeyeon

“tidak tidak, kau jangan dulu pulang. Baiklah ikuti aku” ujar sehun memegang lengan taeyeon dan menyuruh nya mengikutinya. Taeyeon pun mengikutinya pasrah. ‘sebenarnya siapa manusia ini. Bahkan aku baru mengenalnya dan dengan paksa ia mengajaku kencan’ batin taeyeon bingung

Sehun Pov

Langkah kaki ku membawa ku sampai di tempat menurutku sangat indah. Aku mengetahui tempat ini saat pertama kali aku datang kebumi, ku beri tahu sedikit bocoran. Saat kami turun ke bumi, aku dan seluruh saudara ku terpencar di setiap kota, ini di sebabkan kami terjatuh dari awan yang mengantarkan kami ke bumi. Aku sempat bingung bagaimana cara kembali bertemu dengan seluruh saudara ku yang terpisah, namun sepertinya feeling kami sangat kuat hingga kami bertemu secara tidak sengaja dan kembali bersatu. Dan di tempat inilah aku terpencar saat itu.

Disini keadaan nya sangat tenang, yang terdengar hanya suara angin sejuk, dan tempat ini sangat jauh dari kota dan keramaian. Jadi aku menjadikan tempat ini sebagai tempat pertama kencanku. Aku mulai berjalan ke pohon besar yang ada disana lalu duduk.

“hey tempat ini sangat indah dan tenang. Mengapa kau tau tempat seperti ini?” Tanya taeyeon, dan lihatlah taeyeon tersenyum saat berbicara seperti itu, sepertinya aku tidak salah membawa nya kesini.

“ah aku tidak sengaja menemukan tempat ini. Dan hey! Aku punya nama, namaku Oh Sehun bukan Hey” ujarku, mengapa dia memanggil ku hey-_-

Author Pov

Taeyeon sangat senang karena sehun membawa nya ke tempat ini. Disini sangat tenang, dan taeyeon sangat menyukai ketenangan. Perlahan taeyeon memejamkan matanya menikmati angin sejuk yang berhembus. Sehun yang melihatnya tersenyum melihat taeyeon. Taeyeon yang di sekolah dan yang sekarang ia lihat sangat berbeda.

Other side

“sehun berhasil membuat nya tersenyum. Ah aku cemburu” sahut baekhyun cemberut

“tsk, tenang saja kau juga akan kebagian kencan dengan nya. Tak perlu khawatir” ujar lay menenangkan baekhyun

“ku kira sehun tak akan berhasil mengingat ia termasuk paling muda di antara kita” sahut luhan

“kau benar. Aku tak pernah berpikir jika sehun akan berhasil” ujar suho menimpali

Back To SeYeon

“kau menyukainya?” Tanya sehun

“apa?”

“tampat ini”

“mungkin” jawab taeyeon seadanya. Membuat sehun sedikit kesal, tapi sehun tetap tenang agar rencananya ini berhasil.

“kau diam disini, aku akan membeli minuman dulu” ujar sehun langsung berdiri dan mulai mencari air minum disekitar. Taeyeon yang mendengar dan melihat sehun hanya diam. Setelah memastikan sehun sudah pergi, taeyeon mulai memasang earphone nya ke telinga sambil memutar lagu dan mulai bernyanyi. Suara indah taeyeon bergema sangat indah, membuat 11 teman sehun terpesona dan terbawa dengan nyanyian taeyeon, taeyeon yang tidak menyadari ke 11 orang tersebut terus saja bernyanyi. Seperti nya ia sedang tidak memakai kekuatan membaca pikiran mengingat ia sedang focus dengan apa yang dinyanyikan nya. Jika ia sedang focus dengan pikiran mungkin beberapa pikiran yang sedang memuji suaranya bisa saja masuk dalam pikirannya.

“hey” ucap sehun memegang pundak taeyeon, membuat taeyeon kaget.

“kau bernyanyi? Suara mu sangat indah” ujar sehun tersenyum ‘BLUSH’ wajah taeyeon memerah, ia ketahuan oleh sehun sedang bernyanyi dan sekarang sehun memujinya. Ia benar-benar malu.

“o-oh ne. Gomawo” seru taeyeon sedikit gugup, mungkin

“mau berjalan-jalan?” ajak sehun

“tidak, kau sajaa. Aku masih ingin disini” ujar taeyeon entah mengapa tatapannya menjadi kosong. Sehun menatap taeyeon bingung, bukan kah ini kencan? Tapi taeyeon menyuruhnya berjalan-jalan sendiri? Entahlah sehun sendiri bingung, akhirnya ia putuskan untuk tetap diam disini dengan taeyeon.

Taeyeon termenung tiba tiba saja ia mengingat kembali masa masa suram di Sekolah Menengah Pertamanya, masa yang membuat nya tidak terlalu sering bersama teman teman nya dan yang membuat nya menjadi manusia dingin.

Flashback On

“jangan mendekatinya, kau akan sial jika di dekatnya” ujar seorang yeoja pada temannya sambil menunjuk-nunjuk taeyeon.

“mengapa?”

“kau tau taemin si kapten basket? Dia pernah mengalami cedera yang cukup parah karena yeoja itu, kudengar itu karena taemin mendekatinya dan membuat nya kesal,entah apa yang dilakukan yeoja itu hingga sampai cedera. Dan itu membuat taemin membenci nya” jelas yeoja tersebut

Taeyeon yang mendengarnya menjadi sedih, ia sering sekali di gunjingkan seperti itu. Cerita itu memang benar, tapi taeyeon hanya menendaang taemin dan itu tidak terlalu keras tapi entah mengapa membuat taemin cedera cukup parah.

Taeyeon mulai berjalan menuju kelas nya dengan hati yang kacau mendengar ia di gunjingkan tadi. Sesampai di kelas banyak sekali teman yang menjauhi nya dan menyoraki nya bahkan sampai mencaci maki taeyeon, itu karena taeyeon memang sudah melukai cukup banyak orang selain taemin, seperti preman sekolah, dan orang orang yang menjahilinya, bahkan ada teman nya yang tanpa sengaja ia lukai. Ini di sebabkan kekuatan-kekuatan itu, taeyeon tidak tau mengenai kekuatan itu. Semua kekuatan itu, akan keluar tanpa perintahnya dan membuat banyak orang terluka. Taeyeon mengutuk kekuatan nya, menurut nta karena kekuatan tersebut lah ia menjadi di kucilkan saat sekolah menengah pertamanya itu.

“Pembawa Sial”

“Mengapa Kau Tidak Keluar saja dari sekolah INI”

“Apa Kau Senang Menyakiti orang lain?”

“Mengapa kau begitu Kejam”

“Keluar saja dari sekolah ini”

Taeyeon menangis tanpa suara, menenggelamkan wajah nya di atas meja. Ia benar-benar terpukul dengan semua cacian ini. Karena tidak kuat dengan cacian ini, taeyeon berlari ke atap sekolah untuk menenangkan hatinya.

Sejak saat itu taeyeon menjadi pemurung, tidak mudah bergaul dan sering menyendiri. Itu taeyeon lakukan agar ia berhati-hati, takut takut kekuatannya itu muncul tiba-tiba dan kembali melukai banyak orang. Itulah alasan taeyeon jarang meng-iyakan ajakan tiffany jika ia di ajak pergi.

Flashback Off

Setetes air mata turun dari mata indah nya, mengenang masa lalu itu kembali benar-benar menyesakkan hatinya. Sehun yang melihat taeyeon meneteskan air matanya perlahan mendekat dan membawa taeyeon ke dalam dekapan nya “menangislah jika itu membuatmu tenang” sahut sehun lembut. taeyeon tidak memberontak karna mungkin inilah yang ia butuhkan, sudah lama taeyeon memendam tangisan nya dan saat melihat tempat setenang ini benar-benar membuat taeyeon kembali mengenang semuanya. Taeyeon mulai terisak dalam dekapan sehun, berada dalam dekapan sehun benar-benar membuatnya nyaman hingga tanpa sadar taeyeon tertidur dalam dekapan sehun. Seperti nya menangis benar-benar membuat nya lelah.

Sehun tersenyum simpul ‘mungkin dia mempunyai masalahn yang cukup berat, kuharap dengan begini dia bisa lebih tenang’ batin sehun kemudian mulai ikut terlelap.

Other Side

“aish mengapa mereka malah tidur, tidak tau apa aku sangat bosan melihat mereka tidur” sahut chanyeol saat melihat sehun dan taeyeon malah tidur. Sementara baekhyun, luhan, dan kai malah memerhatikan taeyeon yang sedang tidur, walau dari jauh.

“taeng ku sangat cantik” ujar baekhyun terpesona

“taeng ku? Enak saja dia taeyeon ku” protes kai

“aku yang akan memilikinya” sahut luhan protes

“aigoo berhentilah berdebat kita harus melihat kelanjutan rencana sehun” lerai suho

“tapi mereka malah tidur hyung, bagaimana jika kita cari makan dulu?” sahut chanyeol

“makanan saja yang ada di kepalamu” ujar Do sambil menjitak chanyeol membuat chanyeol meringis

“apa mereka akan tidur sampai malam?” polos xiumin

“xiuxiu kau tak usah membuatku tambah pusing. Kita lihat saja kapan mereka bangun” ujar suho pusing

Sehun terlihat memper erat dekapan nya pada taeyeon membuat kai, luhan, dan baekhyun terbelalak

“sehunie aku akan mencincangmu” geram baekhyun

“aku ingin menjadi sehun” ujar kai murung

“kapan mereka bangun” sahut luhan ikut murung

“kita bangunkan saja, bagaimana?” usul chen semangat

“kau gila, taeyeon akan tau kita mengikuti nya dan sehun. Dan pikirkan apa yang akan terjadi nanti” ujar kris datar

SeYeon side

Taeyeon mulai membuka matanya, merasakan ada yang mendekapnya taeyeon mulai mengingat-ngingat apa yang terjadi pada dirinya hingga tertidur. Taeyeon tersenyum kala melihat wajah sehun yang sedang mendekapnya. Perlahan taeyeon mulai menyingkirkan lengan sehun pelan-pelan agar sehun tidak ikut bangun. Tapi sepertinya percuma, sehun ikut terbangun karena gerakan tangan taeyeon. “kau terbangun karenaku?” Tanya taeyeon datar tanpa nada “hmm, ya gerakan tanganmu sangat mengganggu” ujar sehun tersenyum, taeyeon hanya membalasnya dengan senyum samar.

“terimakasih”ujar taeyeon

“untuk?”

“telah menjadi sandaranku, sekarang aku merasa lebih baik” sahut taeyeon

“cheonma, aku tidak tau apa masalahmu tapi jika kau merasa kurang baik datanglah kepadaku, aku akan menjadi sandaran mu” tulus sehun. Taeyeon ter-enyuh dengan perkataan sehun dan langsung beralih menatap mata sehun yang juga menatapnya. Taeyeon mengangguk dan tersenyum tulus “terimakasih”

“baiklah bagaimana jika sekarang kita cari makan? aku lapar” ujar sehun

“kajja” ajak taeyeon, sehun heran sekarang sifat taeyeon berubah drastis dari sifatnya di sekolah tadi. Jika disekolah sangat kasar, sekarang sangat baik. ‘ah jangan memikirkan itu sekarang’ batin sehun .

**

“kau ingin apa?” Tanya sehun menatap taeyeon

“sandwich dan milkshake” jawab taeyeon

“aku sama saja dengan nya” seru sehun kepada pelayan yang sedang menulis pesanan

Other Side

“apa kita harus melakukan ini? Hari sedang panas hyung kau kejam sekali menyuruhku memakai jaket setebal klit beruang” protes baekhyun ragu sambil melihat penampilannya yang memakai kacamata, topi, dan jaket yang sangat tebal.

“tentu saja, kita akan ketauan jika tidak melakukan penyamaran ini” ujar suho

“engh hyung apa aku memang harus berdandan seperti ini?” Tanya luhan tiba tiba membuat semua pandangan mata tertuju padanya.

“woah, hyung mengapa kau tidak jadi perempuan saja? Kau sangat cantik” heboh chanyeol

“benar hyung kau sangat cantik aku yakin banyak laki-laki yang menyukai mu jika kau berdandan seperti ini” sahut baekhyun tak kalah heboh, suho hanya nyengir melihat luhan yang memakai dress berwarna kuning wig panjang seperti perempuan dan hak tinggi, tidak lupa polesan wajah yang membuat luhan tampak sangat imut.

“hehe, mereka akan curiga jika melihat yang kesana hanya laki-laki” ujar suho cengengesan

“mereka akan lebih curiga melihat 1 orang perempuan datang dengan 10 laki-laki hyung” protes luhan

“sudahlah, ini lebih baik ayo berangkat” ujar kris meleraikan

SeYeon side

Saat keduanya tengah makan sehun ingin menanyakan masalah taeyeon yang menangis tadi, mungkin ini saat yang tepat karena taeyeon sudah tenang.

“taeyeon” panggil sehun

“hmm” balas taeyeon sambil mengunyah makanan dengan tenang

“me-mengapa kau menangis?” Tanya sehun hati hati, takut taeyeon marah padanya karena menanyakan ini. Taeyeon yang mendengarnya diam, ia bingung. Apakah ia harus memberitahu sehun masalah di masa lalu nya atau tidak.

“kau tak perlu tau” ujar taeyeon kembali datar dan terkesan dingin, membuat sehun bungkam. ‘suasana hatinya berubah lagi, eotteokhae?’ bingung batin sehun. Taeyeon yang mendengar ujaran batin sehun tersenyum geli membuat sehun bingung. ‘ah suasana hatinya berubah lagi, mengapa?’ ujaran batin sehun bingung lagi ‘apa mungkin dia benar-benar bisa membaca pikiran seperti kata luhan hyung? OMO, aku baru ingat’ sehun membelalakan matanya mengingat perkataan luhan jika taeyeon pernah membaca pikiran nya.

“aku memang bisa membaca pikiranmu” sahut taeyeon tersenyum kecil

“jadi kau tak perlu berpikiran yang tidak-tidak jika di dekatku karna aku akan tau apa yang kau pikirkan” lanjut taeyeon, kemudian kembali memakan makanan nya dengan tenang tanpa memikirkan sehun yang masih kelabakan akibat taeyeon yang membaca pikirannya tadi.

“a-aah nde” seru sehun gelagapan.

Other side

“ada apa dengan wajah sehun, mengapa ia terlihat ketakutan?” bisik luhan

“sepertinya taeyeon menakutinya, kau taukan sehun itu penakut” ujar kris

“aku tidak percaya dia memperlihatkan wajah takut nya saat berkencan-_- memalukan” ujaran nista ini terdengar dari tao:v

“aku yakin wajahmu lebih jelek dari sehun saat ketakutan tao” seruan nista ini jelas dari luhan:V

“aish kalian. Bagaimana jika sehun dan taeyeon mendengar?” seru suho memperingati

Back To SeYeon

Setelah selesai makan sehun dan taeyeon berniat pulang karena hari memang sudah larut walaupun tidak terlalu larut(?) *apaini*

“dimana rumahmu yeon?” Tanya sehun sambil focus menyetir

“yeon?” heran taeyeon mendengar panggilan sehun

“bukankah nama mu taeyeon, dan kurasa jika aku memanggil mu taeyeon itu terlalu panjang. Bukankah yeon lebih bagus?” seru sehun

“terserah. Rumahku lurus dari sini kemudian belok kanan” balas Taeyeon

“Sampai” sahut sehun. Taeyeon kemudian membuka pintu mobil dan turun lalu menutup pintu mobil sehun.

“gomawo” seru taeyeon dari kaca mobil sehun yang setengah terbuka. Kemudian taeyeon hendak berjalan masuk kerumah.

“YEON” ujar sehun setengah teriak membuat taeyeon kembali berbalik dan membungkukkan badannya kembali untuk melihat sehun dari kaca mobil. Sehun pindah tempat duduk yang tadi ada di kursi kemudi, sekarang di samping kursi kemudi. Wajah sehun dan taeyeon sekarang berhadapan, sehun membuka kaca mobilnya tersebut menjadi full terbuka dan tangannya dengan perlahan meraih tengkuk taeyeon yang ada dihadapannya. Mau tak mau taeyeon tetap terbawa, wajah taeyeon memerah melihat jarak wajahnya dan wajah sehun terlampau dekat. Dalam sekali tarik CHU~ sehun menautkan bibirnya dengan bibir taeyeon membuat taeyeon terbelalak, taeyeon tidak memberontak karena masih shock dengan serangan mendadak tersebut. Lidah sehun mulai menerobos masuk kedalam mulut taeyeon dan mengajak lidah taeyeon menari, taeyeon tidak membalas ciuman sehun karna sebelumnya ia tak pernah berciuman jadi ia hanya diam membiarkan sehun menguasai bibirnya. Kini taeyeon tersadar dengan apa yang dilakukan sehun, dan taeyeon mulai memberontak mencoba melepaskan ciuman sehun sehingga ciuman tersebut lepas. Dengan wajah merah taeyeon setengah membentak sehun

“Apa yang kau lakukan?!!!” marah taeyeon.

“Gomawo. Aku senang hari bisa bersama denganmu sepanjang hari, ini menyenangkan. Apalagi dapat berciuman denganmu, bibirmu sangat manis” sahut sehun tersenyum gembira mengabaikan pertanyaan taeyeon. Dengan sigap sehun pindah kembali duduk di kursi kemudi, kemudian “aku pulang” ujar sehun lagi, dan mulai menjalankan mobil nya hingga benar-benar tidak terlihat dari pandangan taeyeon. Sehun meninggalkan taeyeon yang sedang dalam keadaan kacau, muka yang merah, perasaan yang tidak karuan, dan sekarang walaupun mobil sehun sudah tidak terlihat taeyeon masih tidak bergeming.

“Oh Sehun Bodoh”

TBC

Eotteokhae? Ada yang nunggu chapter ini? Ga ada T.T hiksss, kritik dan saran aku terima ko. Komen yang banyak ya, kalo komennya dikit, chapter selanjutnya bakalan author   minta admin buat protect dulu chapter selanjutnya dari ff ini. tapi kalo komennya banyak author gajadi protect. Makanya komen ya, siders? Go away from here. Terimakasih juga buat yang komen yaaa^^

Oiya kalo jadi diprotect yang mau passwornya mention aja ke @mia3424_ atau ke facebook author http://www.facebook.com/mia.maulida1

 

 

Advertisements

61 comments on “[FREELANCE] Legend Of Kim Taeyeon (Chapter 3)

  1. Iiiih sehun sembrono main nyosor ajaaaaaa hiss padahal pengen bekyun duluan yg kiss kiss /?
    Nice thorrr, next cahpt nya blm sempet gue baca hiks;; ini aja br sempet skrg;;;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s