[FREELANCE] Loves and Loved (Chapter 2)

Untitled-6

Author : deeHAYEON

Length : Multi-chapter ll Rating : PG-15 ll Genre : Entertainment-life, friendship, romance

Main Cast : TaeYeon, YoonA, KyuHyun, DongHae
Other Cast : SNSD, Super Junior, find.

Desclaimer : FF ini terinspirasi dari drama korea. All cast milik Tuhan dan keluarga mereka masing-masing.
Jika ada kesamaan dalam cerita, itu adalah unsur ketidak sengajaan.
DON’T PLAGIAT!

Notes : Author is comeback dengan L-A-L Chaper 2. Sempet nyerah saat ngedit ff ini, ternyata pekerjaan itu tak semudah yang aku kira. Banyak banget cerita dan kata yang harus diubah hingga membuatku ga pede. Takut readers kecewa 😦

Di chapter ini full moment TaeHae, jadi semoga tidak mengecewakan.
Keunde,, langsung aja ne..

Preview: Chapter 1

~Happy READING!

————

Leeteuk menoleh kearah Kyuhyun “Ne. Mereka hoobae kita. 9 orang yeoja yang tergabung dalam grup SoNyeo ShiDae -Girls Generation” jawabnya sambil menyodorkan kertas yang dipegangnya. Ternyata sebuah flyer album SNSD. Kyuhyun menerima flyer itu dan memperhatikan satu-persatu foto 9 yeoja tersebut di bagian covernya. Tiba-tiba matanya terhenti pada salah satu foto yeoja yang (mungkin) tingginya sedikit dibawah rata-rata yeoja lain dalam cover tersebut. Ia tau siapa yeoja itu, bahkan sangat tau.

Tapi mungkinkah….

 

—-

-Chapter 2-

“Pinjam, Kyu!” sahut Eunhyuk dan tanpa persetujuan dari Kyuhyun ia merebut flyer itu.

“Yaa!” Kyuhyun hendak menarik lengan Eunhyuk namun hyungnya itu sudah melesat keluar ruangan.

“Mereka mulai tampil,” kata Ryeowook mengalihkan perhatiannya pada Televisi saat sayup-sayup mendengar MC mempersembahkan penampilan SNSD dari studio.

Kyuhyun bangkit dari duduknya dan mendekati Donghae yang berada dekat dengan TV kecil tersebut. Kemungkinan besar Donghae sedang menantikan performance yeojachingu-nya, sedangkan Kyuhyun harus memastikan kebenaran penglihatannya di flyer tadi.
“Ternyata benar-benar cantik,” komentar Siwon yang ternyata ikut memperhatikan aksi SNSD dilayar Televisi dengan pandangan kagum.

“Ingat kekasihmu, Tuan Choi,” sindir Ryeowook bercanda.

“Hey, aku hanya berpendapat Tuan Kim!” balas Siwon mendelik kearah Ryeowook, namun namja itu malah tertawa bersama Shindong. Ekspresi Siwon saat disinggung mengenai kekasihnya memang patut ditertawakan -terlalu menarik. Yeojachingu namja bermaga Choi itu adalah Kim Saehyun, salah satu aktris ternama di Korea.

“11 menit lagi on air. Bersiaplah!” Manager Lee memberitahu secara tiba-tiba, membuat semua member S J -kecuali Kyuhyun dan Eunhyuk- mengalihkan perhatiannya dari Televisi.

“Ne hyung, kami sudah siap” jawab Leeteuk masih dengan posisi santainya.

“Eunhyuk dimana?” tanya manager.
“Dia sedang keluar. Sepertinya mengejar SNSD,” jawab Shindong asal.

“Dasar anak itu,” umpat sang manager, “Yasudah, biar aku yang mencarinya. Persiapkan diri kalian”

“Ne,” jawab beberapa member serempak. Setelah mengatakan itu manager Lee keluar dari ruangan SJ. (kapan masuknya?)

Yesung bangkit dari duduknya lalu berjalan mondar-mandir sambil bernyanyi untuk memanaskan pita suaranya. Ryeowook dan Sungmin sesekali menyambung nyanyian Yesung. Lalu ia memakai microphone yang langsung tersambung dengan earcontrol sehingga dapat menyesuaikan dirinya sendiri. Beberapa memberpun memakai benda yang sama, namun saat Kangin memberikan microphone pada Donghae namja itu malah pamit keluar ruangan, mungkin ada sesuatu yang perlu ia bereskan.

Yesung mengambil satu buah microphone lagi untuk diberikan pada Kyuhyun, tepat pada saat itu ponselnya bergetar -tanda ada pesan masuk. Ia berjalan kearah si maknae sambil membaca pesan baru tersebut, lalu mengulurkan microphone itu pada Kyuhyun.

“Kyu,” tak ada reaksi apapun dari maknaenya. Mau tak mau Yesung mendongakkan kepala, mengalihkan pandangan dari layar ponselnya dan mendapati Kyuhyun (benar-benar) sedang memandangi penampilan SNSD tanpa berkedip. Leeteuk yang sekarang berada disamping Yesung juga keheranan pada sikap Kyuhyun yang tidak biasa.

“Kyuhyun-a, aku tau mereka cantik, tapi…”

“Dia- dia disana, hyung,” lirih Kyuhyun memotong perkataan Leeteuk tanpa menoleh sedikitpun. Pandangannya mendadak kosong dan membuat Yesung serta leadernya mengernyit tak mengerti.

Setelah berapa lama Leeteuk dan Yesung saling bertatapan, Yesung memberanikan diri untuk bertanya, “Nugu-ya?”
Pada saat itu juga Kyuhyun memutar tubuh hingga berhadapan dengan kedua hyungnya.

“Geu yeoja… Kau ingat? Gadis kecil yang menjadi cinta pertamaku?” Otak Leeteuk dan Yesung dipaksa mengingat apa yang mereka tau tentang Kyuhyun sebelumnya, “Yeoja yang aku tinggalkan sejak kecil hingga aku kehilangan kontak selama bertahun-tahun”

“Kim Taeyeon. Taeyeon SNSD,, dialah orangnya,” (DUARR!) seperti tersambar petir, Leeteuk dan Yesung mematung ditempatnya, namun disini Kyuhyun yang paling terkejut dibandingkan mereka.

“Kau… Serius?”

—-

SNSD telah selesai melakukan aksi debutnya di SBS Inkigayo, penampilan mereka disambut sangat baik oleh para penonton -mungkin sebentar lagi dunia yang akan menyambut mereka. Ya, ini adalah awal yang baik untuk ke-sembilan member SNSD.

Satu-persatu anggota SNSD mulai meninggalkan studio on air. Taeyeon menarik lengan Yoona agar keluar paling belakang.

“Mwo-ya eon?” tanya Yoona.

“Dia disini, bukan? Grupnya perform setelah kita, kan?” bukannya menjawab, Taeyeon malah menanyakan beberapa hal yang dikategorikan ‘tidak penting’ -oh ani, dia bukan bertanya tapi lebih tepatnya meyakinkan. Yoona bisa saja menjawab ‘Ya’ dengan mudah, namun ia ingin berbasa-basi terlebih dulu. “Nugu? Maksudmu,, oppa-deul Super Junior?”

“Issh,, Siapa lagi!” desis Taeyeon kesal. Ia menggandeng tangan Yoona mencegahnya untuk berjalan cepat.

“Lalu apa yang akan kau lakukan? Menunggunya disini?” selidik Yoona merotasikan bola matanya sekilas, “Don’t Be Such A Freak Girl, eonni,” katanya lagi tak sabaran. Kali ini Yoona yang menarik lengan Taeyeon agar melangkah lebih cepat, lalu menahan pintu keluar dan mendesak eonninya untuk keluar dari studio.

Baru beberapa langkah mereka meninggalkan studio… Tiba-tiba,,

“Im YoonA?” panggil seorang namja sedikit terkejut. Yoona menoleh begitupun dengan Taeyeon. “E-Eunhyuk sunbae?” gumam Yoona sama terkejutnya.

“Aigo, mengapa Jihyuk tidak memberitahuku bahwa kau adalah anggota SNSD?” tanya Eunhyuk, lebih tepatnya -bertanya pada dirinya sendiri.

Yoona menghela nafasnya kesal, “kenapa harus dihubungkan dengan Jihyuk? Dia tidak tau apa-apa”

“Oh, kukira kalian dekat,” balas Eunhyuk.

“Tidak sedekat yang sunbae pikirkan. Dia hanya tau aku salah satu anggota trainee di SMEnt,” jelas Yoona singkat lalu kembali bertanya, “Apa yang sunbae lakukan disini?”

“Aku…” Eunhyuk mencari alasan. Tidak mungkin ia memberi alasan ‘ingin melihat SNSD yang cantik-cantik’.

Yoona mengangkat alisnya. Ekspresi Eunhyuk sangat mencurigakan, ditambah ia berdiri sangat dekat dengan pintu keluar studio, sendirian, tanpa teman-teman grupnya.

“Tentu saja aku disini untuk menyanyi,” balas Eunhyuk cepat setelah menerima pandangan curiga dari Yoona.

“Hyuk Jae-ya!” sahut Donghae tak jauh dari mereka.

Eunhyuk, Yoona, dan Taeyeon menoleh kearah Donghae. Diam-diam Taeyeon mengedarkan pandangan kebelakang namja yang memanggil Eunhyuk tadi, ia berharap ada member Super Junior yang lain terutama Kyuhyun.

“Rupanya kau disini. Cepat kembali! Kita akan tampil setelah ini,” omel Donghae pada Eunhyuk. Kali ini kehadirannya merupakan keberuntungan untuk Eunhyuk. Ya walau ia tidak dapat bertemu dengan semua member SNSD, setidaknya kedatangan si ikan sudah menyelamatkannya dari kecurigaan Yoona.

“Aish, Jinjja. Kau sungguh mengganggu,” ketus Eunhyuk pura-pura marah, namun ia membalikan badan dan pergi menuju ruang SJ. Sedangkan Donghae mengalihkan pandangannya pada 2 orang yeoja didepannya. Ia tersenyum saat mendapati Taeyeon tengah menatapnya, yeoja itu terlihat salah tingkah sampai akhirnya Donghae berujar, “Penampilan SNSD sangat mengagumkan”

“Kamsahamnida sunbae,” jawab Yoona sedikit membungkuk. Donghae balas mengangguk dan mendekat pada yeojachingunya yang diam sedari tadi.

“Apa kau sedang tidak sehat?” tanyanya sedikit khawatir saat berada didekat Taeyeon.

Yeoja itu menggeleng keras, “Aniyo. Mungkin hanya kelelahan”

“Keunde, kita akan bicara lagi nanti. Selalu jaga kesehatanmu,” ujar Donghae seraya mengelus lembut puncak kepala Taeyeon.

“Arraseo oppa”

“Yasudah, kalau begitu aku pergi dulu. Annyeong!” pamit Donghae sebelum akhirnya pergi dan menghilang dibalik pintu yang bertuliskan ‘Super Junior’ , tepat tak jauh disebelah ruangan SNSD.

“Eonni,” panggil Yoona yang melihat Taeyeon sedang memandangi pintu SJ dengan penuh harap. “Kajja! Yang lain sudah menunggu”

Yeoja mungil itu menghela napasnya setelah berpikir bahwa Kyuhyun akan keluar sekarang, ia mengikuti Yoona masuk ke ruangan mereka.

Beberapa detik setelah Taeyeon menutup pintu ruangannya, pada saat itu seluruh anggota Super Junior keluar dari ruangan mereka.

Kyuhyun berhenti sejenak dan memandang pintu ruangan SNSD sebelum akhirnya melangkah masuk studio untuk on-air.

****

Dorm SNSD sudah mulai sepi. Sekitar dua jam yang lalu mereka dibuatkan pesta kejutan kecil-kecilan untuk keberhasilan debut SNSD yang hanya dihadiri oleh artis dan beberapa staf agensi SMEntertainment, termasuk senior mereka, Super Junior. Walaupun member SJ yang datang hanya 5 orang -yakni Leeteuk, Donghae, Sungmin, Eunhyuk, Shindong- tapi mereka sudah sangat senang.
Berbeda dengan sang Leader GG yang mendadak menjadi pendiam selama acara berlangsung.

Entah apa yang ada dalam pikirannya saat itu, namun ia juga sangat menikmati kehangatan di dalam keluarga SM.

Ini lebih indah daripada yang SNSD bayangkan. Minggu lalu saat Teaser album mereka dirilis ke publik, SNSD menjadi grup yang paling dicari di search engine Korea. Dan debut mereka hari ini dikabarkan juga sangat diterima baik oleh masyarakat.

Sekarang, beberapa anggota SJ sudah tertidur -kecuali Donghae dan Leeteuk- diruang tengah dormitory SNSD. Anggota SNSD yang masih terjaga juga hanya Taeyeon, Yuri, Hyoyeon, dan Seohyun. Sepertinya mereka terlalu lelah setelah mengadakan karaoke dadakan diruangan itu dan mereka juga terlalu banyak meminum soju.

“Aigo. Sekarang kita harus bagaimana?” tanya Leeteuk memperhatikan sebagian anggotanya yang sudah mendengkur, “Tidak mungkin kita membiarkan mereka tidur dalam keadaan seperti ini”

“Sudahlah, biarkan hyungdeul tidur disini. Kita pindahkan saja yeoja-yeojanya kekamar,” kata Donghae. Taeyeon dan Seohyun mengangguk mengerti.

“Geurae. Yul, Seo, Hyo bantu aku memindahkan semua member SNSD. Setelah itu kalian langsung istirahat saja,” jelas Taeyeon. Yuri, Seohyun, dan Hyoyeon mengangguk sekilas lalu mulai mengangkat satu persatu member mereka dan membopongnya kekamar.

Tersisa dua orang yeoja, Yoona dan Tiffany, Taeyeon mendekati keduanya dan mencoba mengangkat mereka sekaligus, namun justru ialah yang nyaris terjatuh. Maklum, tubuhnya terlalu kecil untuk membopong 2 yeoja yang lebih tinggi dari dirinya sendiri.

Donghae yang melihat yeojachingunya kesulitan bergegas membantu dan menangkap tubuh mungil Taeyeon yang hampir terjatuh diantara tubuh Yoona dan Tiffany, “Bisa tidak?”

“Tolong bangunkan Tiffany oppa,” pinta Taeyeon sambil melepaskan diri dari dekapan Donghae. Ia mengangkat Yoona dengan tangan kanannya sedangkan Donghae menarik Tiffany untuk bangun dan membiarkan Taeyeon merangkul pundak Tiffany dengan tangan kirinya.

Gadis itu berhasil membawa kedua membernya menuju kamar walaupun sangat pelan.

“Yeojachingu mu benar-benar SuperGirl,” komentar Leeteuk yang takjub melihat kekuatan tubuh mungil Taeyeon membawa dua anggota yang lebih tinggi darinya. Donghae tertawa menanggapi komentar hyungnya.

‘Ya, dia yeojaku dan akan selalu seperti itu. Hatinya memang sudah jatuh, namun perasaannya masih bisa berubah. Apa ia akan sekuat ini setelah menyadari perasaan yang sesungguhnya?’ batin Donghae, ia menarik napas dalam-dalam. Hanya itulah yang dapat ia lakukan agar hatinya tidak sesak setelah mengetahui first love seorang yang dicintainya adalah…..

CHO KYUHYUN…maknae-nya sendiri.

Taeyeon kembali keruang tengah. Anggota SNSD yang lain sudah beristirahat karena kelelahan. Diruang tengahpun tinggal Donghae yang masih terjaga sambil menonton acara Televisi malam.

Leader Super Junior sudah berada dalam posisi berbaring dan sesaat lagi Leeteuk pasti tertidur.

“Kau belum tidur, baby?” tanya Donghae pada Taeyeon. Ia menggenggam tangan yeojachingunya yang berdiri tepat dihadapannya. Yeoja itu menggeleng, “Panggilan apa itu? Tak biasanya oppa menggunakan kata-kata aneh”

“Itu adalah panggilan ‘sayang’. Apa kau tidak suka?”

“Ani,” Taeyeon terdiamsejenak, “Temani aku jalan-jalan”

“Mwo?” Donghae mengerling kearah jam dinding di sudut ruangan. Jam 1 malam, “Jam segini? Apa kau tidak lelah?”

“Aku belum mau tidur. Jika oppa lelah, biarkan aku pergi sendiri,” protes Taeyeon.

“Aigo, yeojaku benar-benar keras kepala”

“Ish, ayolah oppa. Lagipula kita sering melakukan hal semacam ini. Kau tidak akan membiarkanku pergi sendiri bukan? Temani aku berjalan-jalan. Kemanapun,” rengek Taeyeon merayu namjachingunya.

Donghae terkekeh dan berpikir sesaat, kemudian bangkit dari duduknya, “Baiklah Taengoo,” tentu jawaban itu membuat Taeyeon tersenyum sumringah. Donghae menoleh pada Leeteuk, “Hyung, aku pergi dulu,” gumaman tak jelas dari hyungnya diasumsikan sebagai jawaban ‘ya’. Akhirnya Donghae melangkah keluar dorm bersama Taeyeon.

****

“Kau mau kemana?” tanya Donghae. Ia merangkul pundak Taeyeon agar gadis itu merasa lebih hangat diudara malam kota Seoul yang sangat dingin.

“Orange Coffee yang biasa kita kunjungi,” jawab Taeyeon.

“Kopi? Kau mau tidak tidur semalaman?” tanya Donghae sedikit khawatir lantaran jika Taeyeon kurang tidur gadis itu akan mudah drop dan kelelahan, ditambah jadwal latihan SNSD semakin padat dan tentu akan berpengaruh pada kondisi kesehatannya.

“Asal denganmu tuan Lee,” jawab Taeyeon sambil mendongakan wajah memandang kekasihnya dengan tatapan menggoda.

Donghae balas terkekeh lalu mengacak rambut yeojanya yang sangat menggemaskan. “Aku tak akan tergoda nyonya Lee,” katanya mengalihkan pandangan kearah lain dan itu membuat Taeyeon mengerutkan alis.

“Yaa! Mwo-ya?”
“Nyonya Lee?”
“Nugu-ya?” Tanyanya bertubi-tubi. Jujur, ia tak mengerti dengan panggilan itu, “Kau mempunyai yeoja lain selain aku, ya?”

“Aniyo. Hanya kau,” balas Donghae singkat dan datar. Sekarang Taeyeon benar-benar tampak bodoh. Setahunya dari dulu ia tak pernah mengganti marganya, tentu saja -masih- Kim.

“Babo! Margamu memang tidak berubah namun suatu saat nanti -jika Tuhan mengizinkan, kau akan menjadi bagian dari marga Lee. Lee Taeyeon. Bagus bukan?” jelas Donghae, ia memang sedang berangan-angan walaupun tak mengharapkan jawaban ‘ya’ dari Taeyeon. Setidaknya itu membuat perasaannya lega.

‘Aku harap begitu. Hajiman… bisakah?’ batin Taeyeon, ia berusaha menutupi perasaannya itu dengan sebuah senyuman simpul.

Senyum Taeyeon semakin lebar setelah melihat namjachingunya tersenyum hangat. Donghae menunduk, memperhatikan Taeyeon yang masih menatapnya, “Apa?”

“Tersenyum lagi oppa,” pinta Taeyeon, “Aku suka dengan senyumanmu”

Kali ini Donghae tertawa. Ia kembali mengacak rambut Taeyeon dengan penuh kasih sayang. Yeoja itupun ikut tertawa.

Mereka berjalan menyusuri trotoar. Taeyeon dan Donghae memang sering melakukan ini. Jalan-jalan di malam hari adalah hal yang menyenangkan bagi mereka berdua, sebab jalanan sudah sangat sepi sehingga dapat meminimalisir orang-orang yang mengenali Donghae. Terlebih lagi kini Taeyeon sudah meluncurkan debutnya, pasti akan semakin banyak orang yang mengenali mereka.

Sesaat kemudian pasangan TaeHae memasuki café ‘Orange Coffee’ yang dituju. Tepat seperti harapan Taeyeon, café yang menyediakan berbagai macam kopi itu sepi pengunjung di jam segini. Hanya ada dua orang namja di pojok ruangan serta seorang namja kantoran lengkap dengan laptopnya di meja sudut yang lain.

Taeyeon dan Donghae memesan kopi kesukan mereka masing-masing lalu duduk ditempat biasa, dekat jendela.

“Sudah cukup lama kita tidak berkunjung kesini,” Taeyeon memulai percakapan setelah hening beberapa saat.

Donghae yang duduk dihadapan Taeyeon membalas, “Ne kau benar dan mungkin semakin jarang berkunjung setelah kau melakukan debutmu,” ia tersenyum jahil.

“Oppa!” sahut Taeyeon, wajahnya tersipu.

Donghae melihat ekspresi yeojanya dengan kekehan, “Aku senang akhirnya kau dapat mewujudkan mimpimu. Bagaimana rasanya tampil diatas panggung untuk pertama kali?”

“Nervous!” jawab Taeyeon dengan sangat antusias ketika topik pembicaraan berubah menjadi tentang debutnya. “Aku sempat stress sebelum on-air. Semua memberku beranggapan pesimis dan itu membuatku takut”

“Takut melupakan semua lirik lagunya, semua koreografinya. Ditambah lagi dengan beban dari manajemen yang bilang bahwa debut SNSD sangat dan paling ditunggu saat ini,” tambah Taeyeon.

“Bebanmu akan bertambah lebih banyak nantinya. Apalagi kau sudah diberi tanggung jawab sebagai leader sekaligus eonni untuk kedelapan membermu,” ujar Donghae memberi sedikit nasihat seperti ‘sunbae’ pada ‘hoobaenya’ , “SoNyeo ShiDae tak akan bisa sukses jika leadernya mengeluh. Hwaitaeng!”

Taeyeon terkekeh melihat kelakuan namjachingunya -menyemangati dengan tangan dikepalkan keatas- ia tersenyum manis lalu berkata, “Gomawo oppa. Aku sangat beruntung memiliki kekasih sepertimu. Kau dapat menjadi oppa sekaligus sunbae untukku”

“Maka dari itu jangan kecewakan orang yang kau sayang, termasuk aku. Jangan pernah mengeluh dan merasa khawatir. Karena oppa-mu ini akan selalu disampingmu, membantumu saat kau kesulitan”

“Aku percaya oppa. Jeongmal gomawoyo”

Donghae menggenggam tangan Taeyeon -yang bebas diatas meja- sangat erat, matanya juga menatap kedua mata gadis itu dengan tulus.

“Jangan berterimakasih seperti itu. Kupikir inilah gunanya seorang kekasih. Aku ingin kau berjanji satu hal,” ujar Donghae, Taeyeon tak menjawab malah mengangkat alisnya.

“Teruslah menjadi Kim Taeyeon yang kuat dan percaya akan hatimu sendiri. Hanya satu hal yang aku mau,” Donghae terdiam sejenak,

“Jangan pernah meninggalkanku. Yagsok?”

“Mengapa oppa tiba-tiba…”

“Cukup berjanjilah,” potong Donghae.

Taeyeon yang semula tampak bimbang kini sudah mengerti maksud dari perkataan Donghae, walaupun dirinya tak tau apa makna dibalik kalimat tersebut.

Ia menggenggam balik tangan namja itu seraya menarik nafas sebelum menjawab dengan dua kata terbaiknya, “Na yagsokhae,” Taeyeon tersenyum lembut. Ya, itulah yang terbaik untuk saat ini.

 

 

 

-Pada saat yang sama, disudut café tersebut…..

 

 

 

“Kau lihat apa?” tanya Jihyuk pada namja dihadapannya, Kim Jongwoon atau lebih dikenal dengan nama Yesung, yang sedang memperhatikan sesuatu diseberang ruangan.

 

“Sepertinya aku mengenal pasangan itu,” gumam Yesung. Pandangannya terarah pada Donghae serta seorang gadis didepannya.

 

Jihyuk mengikuti arah pandang Yesung, dan nyaris berseru, “Itu kan Lee Donghae!”

 

Refleks Yesung membekap mulut Jihyuk yang terkadang tidak tau situasi dan kondisi, “Pelankan suaramu! Siapa tau mereka tidak mau diganggu”

 

“Kita ini chingunya. Apalagi kau teman grupnya. Mana mungkin dia tidak mau diganggu oleh kita?” jawab Jihyuk percaya diri. Ia meninggalkan mejanya lalu mendekati meja Donghae dan Taeyeon.

 

“Jihyuk!” seru Yesung dan mengejar langkah Jihyuk berniat untuk mencegahnya, namun terlambat.

 

“Annyeong, Donghae hyung,” sapa Jihyuk berusaha bersikap ramah.

 

Sontak Donghae melepaskan pegangan tangannya pada Taeyeon dan menoleh dengan ekspresi kaget, “Jihyuk-a? O-oh, annyeong”

“Yesung hyung. Kau berada disini juga?” tambahnya.

 

“Ne, Jongwoon hyung datang bersamaku. Tadi kami melihatmu dari meja sana. Kupikir itu bukan kau, tapi ternyata dugaanku salah, itu memang kau,” ujar Jihyuk, disampingnya sudah ada Yesung yang menatap Donghae dan Taeyeon secara bergantian. Jihyuk menyadari adanya ekspresi aneh pada wajah Taeyeon saat memandang Yesung, namun ia tidak terlalu mempermasalahkannya.

 

“Mianhae, kami telah menggaggu kalian. Tadi aku berniat mencegah Jihyuk tapi bocah ini pergi begitu saja,” jelas Yesung. Ia merasa tidak enak sudah mengganggu kencan TaeHae, ya walau pasangan itu adalah hoobaenya sendiri di SM.

 

Yesung memperhatikan Jihyuk yang mengerucutkan bibirnya, “Mengapa caramu membicarakanku seolah-olah aku ini adalah hewanpeliharaan?”

 

Yang diajak bicara malah mengedikan bahunya, “Kurasa kau tidak jauh berbeda dengan hewan peliharaan,” ujar Yesung asal tapi sangat menusuk.

 

Taeyeon dan Donghae tertawa bersamaan saat mendengar pernyataan sunbae mereka, lucu mungkin. Terlebih Donghae tidak dapat mengontrol tawanya, ia terlihat sangat puas. Sementara Taeyeon membekap mulutnya sendiri agar suaranya tak terdengar lepas.

 

“Bergabunglah,” kata Donghae kemudian, ia tersenyum pada Yesung dan Jihyuk.

 

Jihyuk melempar pandangan, ‘apa kubilang, mereka tidak keberatan’ pada Yesung lalu duduk disamping Taeyeon. Yesung membalas pandangan Jihyuk dengan tatapan sebal lalu duduk disamping Donghae.

 

Keempat orang itu akhirnya larut dalam sebuah perbincangan menarik. Sesekali mereka tertawa dan terkadang menceritakan pengalaman masing-masing. Malam yang sunyi sudah tidak terasa lagi karena sebuah kebersamaan.

 

 

 

 

****

 

 

 

 

“Pagi Kyu,” sapa Ryeowook ketika melihat Kyuhyun baru menuruni tangga dari kamarnya dan melewati ruang tengah tempat ia menonton Televisi. Disampingnya ada Eunhyuk serta Sungmin yang duduk di karpet. Kedua namja itu tak berniat menyapa si maknae seperti yang dilakukan Wookie, mereka hanya menoleh sekilas kearah Kyuhyun dan kembali serius menonton acara TV sambil memakan cemilan didalam bungkusan besar yang terletak antara Ryeowook dan Eunhyuk.

 

Kyuhyun menggumam tak jelas untuk menyahuti sapaan Ryeowook dan melangkahkan kakinya menuju dapur dorm. Ia baru saja selesai menuangkan air putih kedalam gelasnya ketika mendengar Eunhyuk berseru -sepertinya pada Sungmin atau Ryeowook- “Ah! SNSD!”

 

Kyuhyun menghentikan gerakannya. Ia mengembalikan botol air putih tadi kedalam coolkas secara perlahan, lalu meminum air dari gelasnya secara perlahan pula. Dia berusaha mempertajam pendengarannya, ingin mendengar lebih jelas apa yang dikatakan Eunhyuk.

 

“Ah, sudah pasti! Debut mereka memang sukses!” kata Eunhyuk setelah terdengar sayup-sayup MC di acara TV mengatakan bahwa album SNSD sudah mulai diburu di pasaran.

 

Tidak tahan untuk hanya mendengar, Kyuhyun meletakkan gelasnya -yang sekarang sudah kosong, begitu saja di meja dapur lalu berjalan cepat keruang tengah.

 

Ia berdiri dibelakang sofa yang diduduki salahdua(?) hyungnya -Ryeowook dan Eunhyuk- tanpa sepengetahuan ketiga orang yang fokus pada TV dihadapannya, termasuk Sungmin.

 

“Sepertinya kau akan menjadi fans berat mereka,” ujar Sungmin pada Eunhyuk.

 

“Tentu saja!” balasnya yakin sambil tersenyum sumringah, “Keunde, bahkan dongsaengku dekat dengan salah satu anggotanya. Bisa saja hyungnya juga akan seperti itu”

 

Kyuhyun bereaksi sangat cepat setelah mendengar kata-kata Eunhyuk barusan. Ia menarik bahu hyungnya kebelakang secara tiba-tiba, “Namdongsaengmu kenal member SNSD?”

 

“Kyuhyun-a!” seru Ryeowook, Sungmin, dan Eunhyuk bersamaan karena terkejut melihat si maknae muncul tiba-tiba diantara mereka.

 

“Jihyuk dekat dengan SoNyeo ShiDae?” Kyuhyun mengulangi pertanyaannya, “Jawab aku hyung!”

 

Ketiga namja itu hanya melongo tak percaya, pasalnya mereka tak pernah melihat Kyuhyun bersikap seperti sekarang. Sebelumnya Eunhyuk selalu membentak kembali perkataan Kyuhyun. Namun entah mengapa, saat ini wajah maknaenya sangat menakutan.

 

Ia menarik napas untuk mengumpulkan energi untuk menjawab, “I-iya… Tapi hanya kenal salah satunya, Im Yoona. Jihyuk dan yeoja itu berteman saat sekolah menengah”

 

Kyuhyun sudah tidak dapat berpikir panjang lagi. Sekarang pikirannya hanya tertuju pada satu hal, ‘cara untuk bertemu Taeyeon SNSD dan memastikan bahwa yeoja itu benar-benar Kim Yeonnie-nya- teman sekaligus cinta pertamanya di masa kecil’

 

“Bawa aku menemui Jihyuk!” ucap Kyuhyun tiba-tiba.

 

“M-mwo?” Sungmin terkejut dengan pernyataan si maknae.

 

“Iya, bawa aku…”

 

“Kyuhyun-a,” panggil Yesung yang baru saja muncul dari lantai atas. Tapi sepertinya ia mendengar beberapa percakapan terakhir antara Kyuhyun dan beberapa membernya. “Aku ingin bicara denganmu”

 

“Tidak sekarang hyung. Aku…”

 

“Dengarkan aku,” potong Yesung menekan perkataannya. Kyuhyun menoleh. Yesung menatapnya penuh arti.

 

Kyuhyun dan Yesung adalah sahabat yang paling dekat di Super Junior. Bahkan tanpa berbicara secara harafiah, keduanya dapat berkomunikasi hanya dengan tatapan mata. Dan Kyuhyun menangkap adanya hal penting dari sesuatu yang akan disampaikan Yesung.

 

Kyuhyun melepas tangannya dari bahu Eunhyuk. Ia berjalan mendekati Yesung dan selama beberapa saat keduanya masih bertatapan penuh arti (hati-hati lho, bisa aja oppa jatuh cinta karena tatap-tatapan terus #hihi). Yesung kemudian mendahului Kyuhyun menuju balkon dorm dilantai dua.

 

“Ada apa?” tanya Kyuhyun terkesan terburu-buru. “Dongsaeng Hyukjae dekat dengan anggota SNSD, dan sekarang kau mau menghalangiku untuk bertemu Kim Taeyeon?”

 

“Jangan temui yeojaitu,” ucap Yesung pelan, tanpa memandang wajah maknaenya. Ia tidak tega melihat ekspresi sahabatnya setelah menerima kabar ini. “Dia tidak mau bertemu denganmu lagi”

 

Kyuhyun merasakan sesak dala dadanya. Tubuhnya seperti tersengat listrik beribu volt. Sebuah kata sederhana namun berpengaruh luar biasa untuk hati dan perasaannya saat ini.

 

Kyuhyun menampakkan wajah datar, pandangannya pun mendadak kosong. Setelahnya ia tersenyum sinis, namun lebih tepat menjadi senyum kepedihan di mata Yesung.

 

Mata Kyuhyun mulai berkaca-kaca diantara senyuman palsunya. Yesung tak bisa berbuat banyak. Kyuhyun tidak boleh menahan rasa sakit hatinya.

 

“T-tidak-Mung-kin……”

 

 

 

 

 

To be continue….

 

 

 

 

Sudah sampai di Chapter 2. Bagaimana dengan hubungan KyuTae, HaeTae, dan YooTae selanjutnya? Masih kurang panjang? Jeosonghamnida, cuma segini kemampuanku.

Apa ada readers yang udah nebak ceritanya nanti gimana?

Jeongmal Kamsahamnida untuk chingu-deul yang sangat menantikan kelanjutan ff ini, semoga kalian senang. Mianhae untuk yang mengharapkan moment KyuTae, akan kuusahakan moment mereka di next chapter, maybe. Silahkan tinggalkan komentar!

 

Annyeong! See You In Chapter Three :*

 

 

Advertisements

33 comments on “[FREELANCE] Loves and Loved (Chapter 2)

  1. belum ada momen KyuTae ya? Itu Donghae uda merasa ada yang janggal dengan hubungannya ama Taeyeon kah? #KEPO.. next Chap thor-nim.. Keep writing 🙂

  2. kurang yhor kurang panjangggggggggggggggg:v kali bisa buat yang lebih panjang #digampar
    daebak thor nice chapter next nya ditunggu^^ keep writing fighting^^

  3. Puas bgt sma moment HaeTae… Awalnya aku bingung jihyuk siapa hoooo trnyata eh trnyata adeknya eunhyuk…..
    Eunhyuk oppa jdi fans boy setia snsd kali ya hahhaha munculin hecull oppa dong,,
    kasian si kyu yaa belum sempet ketemu taeng trus maksudnya yesung oppa apa coba dia bilang ke gitu ke kyu….
    Aaaa next chap dtunggu

  4. ayolah.. bersahabatan gak apa-apa.. tapi jangan jadi kekasih itu aja udh cukup -_-” yang yesung bilang itu beneran? kasian kyuhyunnya.. nangis pula.. -_-
    setan (evil) kok nangis? .-.
    stay strong kyu!

    Updatesoon! Hwaiting!!!^^

  5. keren!!
    pi kependkan thor,, next chap pnjgin ge ya..
    ksian kyu oppa,, knp yesung ngmong kyk g2?? pdhalkn taeyeon eon pgen bgt ktmu kyu oppa.
    ska bgt ma momentx TaeHae couple..
    smgt y thor lanjutinx..

    #Hwaiting!!

  6. Itu ko yesung bisa ngmng gitu yak, bukannya taeng udh lama pingin ktmu kyu? Atau taeng takut perasaannya goyah kalau ktmu kyu? Aigooooo -_-

    Aw taehae momen*kecupbasah* 😀
    Gatau knapa suka bgt sma taehae momennya, sweet >///<
    Next chapnya ditunggu yaa 😉 ❤ ❤

  7. Jinjja taeyeon ndak mau ktmu ma kyuhyun thor? Wae? Apa krna janjinya pd donghae? Wah jinjja penasaran bgt thor…
    ouh ya thor. Ff nya keren bnyk momen taehaenya dan saya suka itu thor 🙂
    Dtnggu kelnjutannyanthor. Always fighting thor… 🙂

  8. QQEEERRRREEENNNN…

    Aku sukaTaeHae tp aku jg suka KyuTae
    bingung mau berpihak sama siapa.
    next chap d tnggu…

    fighting

  9. momentnya taehae sweet bingitzz suka taehae tapi juga suka kyutae bingung thor. taeng gamau ketemu kyu??? ditunggu deh next chapternya. panjangin ya thor xixi 😀

  10. thor kok aku malah lebih mengharapkan taehae ketimbang kyutae ya ? Nice ff deh~

    Ditunggu kelanjutannya.
    Fighting!^^

  11. Taeng ga mungkin ngmong gitu? tapi bisa jadi sih..
    mungkin Yesung tau kalo Donghae itu cinta bgt sma Taeng jadi dia mau Donghae hidup bahagia brsama Taeng,, YESSS!! *masih mengira-ngiraa 😀
    dtunggu next chap ya thornim, FIGHTING!!!

  12. Ku kira tdnya pcrnya DongHae itu YoonA trnyta Tae.. hahaha KyuTae or HaeTae oh Galaauu Gmna Kalo TaeTeuk ajah #diHajarAuthor kk next part thor

  13. Hwaaa….. Gimana nasib kado dari taeyeon???? Sedih baca nya kyutae belum bisa ketemu.ditunggu moment kyutae nya author.kasian kyutae mereka sama” ingin ketemu tapi ada aja halangannya

  14. antara kyutae apa taehae ?dua”nya sama-sama cocok
    suka moment taehae.nya thor
    donghae baik banget ke taeng eonni
    ditunggu chapter” selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s