[FREELANCE] Bestfriend Or Love? (Capter 4)

IMG-20130625-01749

Tittle : Bestfriend Or Love? Capt 4

Author : Junghoneyss

Length : Captered [Prev Capt : 1 ; 2 ; 3]

Rating : PG-15

Genre : Friendship, Romance.

Main Cast :

Kim Taeyeon from SNSD as Taeyeon

Oh Sehun from EXO K as Sehun

Tiffany Hwang from SNSD as Tiffany

Jessica Jung from SNSD as Jessica

Other Cast :

Find they by yourself

Disclaimer :

Hi beloved reader J new update for BOL Capt 4, awalnya mau aku lanjut sampai cerita ketika TaeNySic sudah berkeluarga, tapi aku tunda dulu, di capt ini ada SeYeon wedding party, I hope you guys like it J COMMENT PLS I need your comment(s) ^^

***

TAEYEON POV.

   Aigoo… karena Sehun, namja yang membuatku tergila-gila ini, aku jadi lupa bahwa aku ke Mall dengan Tiffany, aku harus menjelaskan semuanya pada Tiffany. “Sehun, aku mau menelpon Tiffany lagi.” ”Oke.”

Saat aku mengambil HP, aku terhenyak. SMS dari Tiffany? “Apa, Taeng?” Tanya Sehun.”SMS dari Tiffany!” kataku.”Apa dia marah kepadamu?” Tanya Sehun.”Nggak tahu, baca tuh smsnya!” kataku sambil menyerahkan HP-ku pada Sehun. Sehun membaca sms Tiffany dan dia mendesah, “tentu saja, Tiff!” katanya sambil tersenyum. ”Hei, apanya yang tentu saja?” tanyaku penasaran . ”Sudahlah, ayo ke rumahku!” ajak Sehun. “Heh? Untuk apa?” tanyaku.

AUTHOR POV

“Eommaku merindukanmu Taeng” kata Sehun sambil tersenyum kepada gadis di sebelahnya itu, gadis yang sekarang sudah menjadi belahan hatinya, seluruh hidupnya kini dia berusaha untuk gadis itu. Taeyeon menatap Sehun, “Jinjja? Oh Ahjumma merindukanku? Ah! Aku ingin mengobrol dengannya lagi! Ayo, antarkan aku Sehun!! Eh, tapi ini demi Oh Ahjumma bukan demi kau!” kata Taeyeon tertawa lalu mengerucutkan bibirnya, aigoo Sehun memerah melihat wajah cute Taeyeon. “Iya, iya Nyonya Oh!” kata Sehun sambil menggombal. “Yak! Kau ini!” kata Taeyeon sambil memukul-mukul pelan punggung Sehun, dan Sehun hanya tertawa.

TAEYEON POV

Sesampainya di rumah Sehun, aku mengobrol banyak dengan Oh Ahjumma, aku benar-benar merasa cocok dengan wanita tua yang terlihat sehat di depanku ini, aku ingin menyanyanginya seperti ibuku sendiri, hihi.

“Ah, Taeng. Umurmu sudah berapa tahun?” tanya Oh Ahjumma. Aku tersentak, mengapa menanyakan umur?

“Eum, 19 tahun, Ahjumma.” Jawabku pelan-pelan sambil tersenyum. “Aduh, kau masih muda sekali tapi sudah masuk universitas, Taeng.” Kata Oh Ahjumma sambil tersenyum. “Ah, ne sebenarnya sejak kecil saya sudah masuk kelas akselerasi jadi cepat dalam pembelajaran, Ahjumma.” Jawabku pelan. “Wah, kau pintar sekali. Beruntung sekali orangtuamu mempunyai anak gadis yang sopan, cantik, baik hati dan pintar sepertimu! Pasti banyak yang menginginkan kamu menjadi menantu, ya!” kata Oh Ahjumma. Menantu? Ahahaha, well sebenarnya sudah banyak yang mau melamarku sejak umurku masih 16 tahun, ahahaha kupikir itu masih terlalu muda untuk berpikir lamaran, tapi memang banyak lelaki yang menginginkanku, tapi aku tolak, hahahaha.

“Kau, mau menjadi menantu Ahjumma?”

Aku terdiam, eum…… biasanya mulutku akan selalu mengatakan ‘Maaf, aku masih ingin menuntut ilmu’ atau ‘maaf saya tidak mau memikirkan itu terlalu jauh terlebih dahulu’ tapi kali ini.. entah mengapa aku hanya bisa terdiam, berkutat untuk tidak langsung mengatakan ‘Ya! Aku sangat mau ahjumma! Aku mencintai anakmu!’

Tunggu, apakah aku ingin menjadi istri Sehun? Aigooo ><

Sehun mengantarkanku pulang, dan seperti biasa aku duduk di sebelah kursi kemudinya, saat aku memakai sabuk pengaman, jelas aku melihat Sehun melihatiku sedari tadi. “Kau!apa yang sedang kau lihat, eoh?!” kataku sensitif sambil berusaha mengalihkan mataku ke jendela mobil. “Aku sedang melihatimu. Apakah salah kalau aku melihat ciptaan tuhan yang sangat sempurna? Seorang gadis dengan rambut bak kapas coklat yang indah tergerai dan sangat halus, wajah putih bersinar dengan pipi semerah tomat yang manis, bibir kecil dan lucu seperti boneka, dan hati yang suci seputih awan? Apakah aku salah melihat gadis seperti itu yang ada di depanku?” kata Sehun tiba-tiba. Lucu sekali gombalannya, tapi tiba-tiba pipiku memerah. Aigoo.

“Hei, Taeng!” kata Sehun. “Apa?” tanyaku sambil melihatnya yang mulai menjalankan mobilnya. “Kok aku ga didengerin sih,” kata Sehun sambil mengerucutkan bibirnya, aduh jadi pengen aku cium deh, eh?? Aku pengen menciumnya??? ANI!!

“Aku denger kok.” Kataku pelan sambil menata pikiranku dan kupu-kupu yang beterbangan di perutku, aigoo ini hanya perumpamaan aku malu sekali!!

“Kau tau siapa gadis itu?”

“1 dari sekian banyaknya mantan pacarmu?” tanyaku sambil sedikit menyindirinya.

“Bukan! Itu kau.” Kata Sehun. Pipiku semakin memerah, astagaa…..

“Kau tahu, eommaku sangat ingin kamu menjadi menantunya…..,” kata Sehun sambil berdengung, euhm, apakah dia akan menyatakan perasaan padaku? Duh pedenya Kim Taeyeon ><

“Well, tapi siapa yang mau jadi suamimu!” ejek Sehun sambil terkekeh. “ SIAPA JUGA YANG MAU JADI ISTRI ORANG SEJELEK KAU!” kataku gemas sambil berkacak pinggang.

“Ih.. jangan ketus gitu dong. Sekarang aku serius, Kim Taeyeon. Yah, aku masih sangat menyukaimu, ani bukan menyukai tapi sangat sangat sangat mencintaimu, kau tahu?” kata Sehun. Huh, pengungkapan perasaan macam apa itu -_-

“Ani! Kau jangan mempermainkan hati banyak wanita lagi, Oh Sehun! Kau masih pacar Jessica, jangan sakiti hatinya Cuma gara-gara egomu, Sehun!” kataku pelan. Yah, Jessica adalah sahabatku, aku tidak mau menyakiti perasaannya, setidaknya aku sudah menyakiti perasaan Tiffany, perasaan Jessica tidak boeh tersakiti, mereka berdua sahabatku yang sangat aku sayang.

“Hahaha, aku tidak menyukai Jessica, Taeng. Jessica pasti bisa memahami ini, dia akan mengerti. Sebenarnya saat itu aku hanya putus asa dan menjadikan dia sebagai pelampiasan saja hahahah.” Kata Sehun evil. “AH! KAU JAHAT SEKALI OH SEHUN!! AKU MANA MAU JADI ISTRI ORANG JAHAT SEPERTIMU.” Godaku sambil terkekeh. “Ya! Kau mengecewakanku Taeyeon ssi!” kata Sehun. “Okey, okey aku mau jadi tunanganmu.” Kataku sambil tersenyum. “Serious?” tanya Sehun. “Ani, aku tidak mau menjadi tunanganmu. Aku mau…..” “Ya! Kau benar-benar menggemaskan!” “Aku mau menajdi lebih dari sekedar tunangan. Aku mau menjadi pendamping hidupmu, Oh Sehun!” kataku mantap dan tersenyum kepadanya. “Kau serius, Taeyeonnie??” Sehun menatapku berbinar-binar melihat wajah lucunya aku jadi pengen mengerjainya. “YA, MANA MAU AKU JADI ISTRIMU, NANTI ANAKKU PUNYA AYAH YANG PLAYBOY DEH!!” kataku sambil mengerucutkan bibirku. “yak! Aku akan berubah nanti, Taeyeon!”

JESSICA POV.

“Yah, kenapa Sehun ga membalas SMS-ku??” keluhku sambil terus menatap layar HP-ku yang tak kunjung menampilkan balasan pesan dari Sehun. Huufftt….sebenarnya Sehun berhubungan denganku itu serius atau nggak, sih?! Benar-benar menyebalkan!! Tiff lagi ngambek gara-gara aku berpacaran dengan Sehun, dan…Taeng?! Dia sudah jarang membalas smsku. Huufftt,,, menyebalkan!! Mana sekarang aku harus ikut les privat lagi!” Eommaku menyadari kalau nilai-nilai pelajaranku sering merosot dan Eomma menyuruhku les dengan guru privat.

“Annyeong!” kata sebuah suara di luar rumah.

Pasti guru privat! Saatnya otakku harus diperas!!! >,<

“Annyeong!” jawabku sambil membukakan pintu dan aku kaget. SANGAT KAGET.

“Donghae ssi?” aku melongo melihat namja di depanku.

TIFFANY POV.

Aku memutuskan untuk menenangkan diri di taman, yah..untuk menghapus penat selama ini.Aku menghembuskan napas pelan.Taman kota dengan warna-warni bunga ternyata belum mampu membuat hatiku bahagia, aku masih menopang dagu sambil menatap kupu-kupu yang terbang kesana-kemari.”Hei, mengapa bengong?” Tanya sebuah suara.”Mwo?” aku menatap seorang namja yang menyapaku.”Aku? Hei, aku Choi Siwon, tapi aku lebih suka jika kau memanggilku hanya Siwon!” jawab cowok itu.”Siwon? Bagus juga.” kataku.”mengapa kau sedih?” Tanya Siwon.”Ani..hanya..menghilangkan penat!”jawabku.”Hei, kau mau kunyanyikan sebuah lagu?”Tanya Siwon. ”Lagu? Woah, kau bisa menyanyi?” ”Tentu saja.” Siwon memetik gitarnya dan menyanyikan lagu, Walkin.

“I’am walkin to the day…I’am walkin to the day…” Aku tersenyum dan ikut menyanyi.”Eh, eh, eh”

Siwon terdiam.”Hei, suaramu bagus juga!” kata Siwon. Aku hanya tersenyum senang.”Kamsahamnida..”

“Hei, sekarang..kau jangan sedih, hidup hanya satu kali! Jangan sia-siakan hidupmu! Emmhh…??” Siwon kebingungan karena tidak tahu namaku. ”Tiffany. Tiffany Hwang.” ”Yah, Tiffany…jangan sia-siakan hidupmu untuk bersedih! Ok, good luck! Aku cabut, ya! Pai pai!” kata Siwon. Tapi, aku meraih tangannya.”Siwon…Oppa?” panggilku.”Ne?” aku tersenyum entah mengapa aku sangat bahagia di dekatnya.

“Jangan tinggalkan aku.”

AUTHOR POV.

PING!

Taeyeon segera meraih HP-nya dan menatap layar HP-nya. “Sehun Jelek? untuk apa dia sms?” Taeyeon membacanya.

HEI, IKUT AKU, KELUARLAH! AKU DI DEPAN RUMAHMU!

Taeng mengerutkan alis dan menatap dari jendela kamarnya ke jalan, yah ada mobil keren Sehun disana.

Taeyeon segera memakai jaketnya dan mengambil tas kecilnya dan turun menuju ke mobil Sehun.”Hai,” sapa Sehun.”Hai,” jawab Taeyeon.”Kita mau kemana?”

“Rahasia.”

Selalu rahasia , Sehun menyebalkan -__- Taeyeon duduk di kursi mobil sebelah Sehun.”Selalu rahasia!” katanya sambil meninju pelan lengan Sehun. ”Aduh!”

Sehun membawa Taeyeon ke sebuah tempat perbelanjaan, dan mampir ke toko perhiasan.”Toko perhiasan? Kau mau menggadaikan emas?” Tanya Taeyeon. ”Anii…ayo, Nyonya Oh pilihlah cincin pernikahan kita!” kata Sehun. Aku kaget. Nyoya Oh? Nyonya Oh katanya?

“Hei, aku belum pernah menerima cintamu, Oh Sehun!” kataku tertawa kecil.

“Yah, aku tau, tapi sebentar lagi kau akan menerimanya, kan?” tanya Sehun evil.

“Hei, Nyonya Oh! Aku pinjam HP-mu! Aku mempunyai firasat buruk pada nama nomor ku di HP mu!” kata Sehun mendengus. Taeyeon langsung menelan ludah, yah…. Taeyeon memang menyimpan nomor Sehun di HP-nya dengan nama ‘Sehun Jelek’. Taeyeon hanya pasrah saat memberikan HP-nya dan melihat Sehun mengutak-atik HP-nya.

“Omo!! Kenapa kau menyimpan nomorku dengan nama SEHUN JELEK?!! Bukankah aku sangat tampan!!! Hei, Taeyeon-ah!! Sehari sebelum kita menikah kau harus mengganti namaku di HP menjadi sangat romantis!!” Sehun marah gak jelas, Taeyeon mengerucutkan bibirnya lucu.”Ne, ne !! Arraseo!” kata Taeng cemberut, dan Sehun mengacak-acak rambutnya gemas.

TAEYEON POV.

Setahun aku sudah berpacaran dengan Sehun, yah tidak tahu mengapa perasaanku mulai memilih Sehun sebagai cintaku. Sehun sangat menyanyangiku, dan dia sudah putus dengan Jessica dengan cara yang baik, dan Jessica sekarang telah berpacaran dengan seorang namja tampan dan pintar, Lee Donghae. Karena namja chingunya, mungkin Jessica sudah menjadi Miss Smart!

Sedangkan Tiffany?

Dia juga bahagia dengan tambatan hatinya yang seorang aktor terkenal, Choi Siwon.

Lalu….aku?

Tentu saja aku akan hidup bahagia selamanya dengan calon suamiku, Sehun. Well, di dunia memang tidak ada yang namanya ‘happily ever after’ tapi apa salahnya jika kita saling melengkapi sehingga hubungan ini bisa selalu terlihat menyenangkan baik saat duka maupun suka?

TAEYEON POV.

12 Maret. Mungkin banyak orang yang memikir ini hanyalah hari biasa, atau ini adalah hari ulang tahun mereka, atau ini adalah hari yang benar-benar tidak berkesan, tapi ini adalah tanggal yang sangat sakral bagiku, sekarang 12 Maret aku akan menjadi satu jiwa, jiwaku akan bersatu bersama Sehun, dalam ikatan pernikahan yang suci ahahahaha.

Sebenarnya aku mengalami banyak argumentasi bersama Sehun, argumentasi yang konyol. Untuk urusan tanggal, Sehun yang menentukan dan dengan konyolnya dia berkata “ 12 Maret! 12 dari tanggal lahirku, dan Maret dari bulan lahir Taeyeon tersayangku!” konyol, memang. Apalagi 12 Februari adalah hari yang bukan merupakan waktu senggang! Hari Senin, apakah dia tidak tahu banyak orang tidak menyukai hari Senin? Pasti mereka akan bermalas-malasan mendatangi upacara pernikahan ini! Hah, dan lebih konyol lagi dia melakukan ini menunggu Musim Semi, yah musim dimana bunga-bunga bermekaran, suhu di udara sangat stabil, dan udara yang membawa kesan menenangkan menyeruak semerbak di hidung, dan akhirnya jadi, 12 Maret di saat musim semi.

Oh ya untuk gaun pernikahannya, Sehun benar-benar vulgar! -__-

Pertamanya dia memilihkan gaun pernikahan yang memamerkan punggungku hingga ke pinggang, benar-benar menjijikkan! Apalagi gaun-gaun yang dipilihkannya selalu ketat! Akhirnya aku memilih sendiri, gaun pernikahan putih yang menawan, menutup dada, dan ada ada jaring putih di bagian pergelangan tangannya serta rok yang mengembang aku benar-benar menyukai gaun ini, dan akhirnya Sehun setuju.

Untuk tema pernikahan, pertamanya dia meminta konsep dugem -_- emang dia pikir ini mau nikah atau mau minum bir mabuk-mabukkan -_- aku mengingatkannya pada ‘musim semi’ dan aku mengusulkan untuk membuat pesta pernikahan yang hangat seperti musim semi di kebun bunga belakang rumah Sehun yang sangat besar. Pesta Bunga di hari pernikahan!!

Dan sekarang adalah hari H-nya, aku sedang terduduk di depan cermin besar aku baru saja tuntas dirias, aku melihat diriku benar-benar seperti boneka. Aku malu saat nanti bertemu Sehun, apakah dia menyukai dandananku? Semoga saja ><

Aku mematut di depan kaca. Aku menelan ludah sekali lagi, keringatku bercucuran.

Tiba-tiba, aku melihatnya, dipantulan kaca.

Lucunya, dia… memakai jas putih dan tatanan rambut formalnya, aku tertawa kecil.

Yah, Sehun. Oh Sehunku.

Dia tertawa evil di belakangku dan memelukku dari belakang.”Sehun..!! Lepaskann!!” kataku sambil tersenyum, sebenarnya aku suka dia mencium leherku dari belakang seperti ini.”Aniyoo…aku kan suamimu, aku berhak melakukan ini…” kata Sehun evil.”Sehun!! kita belum mengucapkan janji ya! Jadi…kita belum sah menjadi suami istri!” kataku cemberut.”Ani…kau sudah istriku, Taeng!!” Sehun menyela lucu.

KRIIIEEETTT….

“Sehun, Taeyeon, kalian sudah siap ke altar? Sehun, Taeyeon…” ucapan Tiffany terhenti saat melihat Sehun sedang memelukku dari belakang dengan sangat mesra -__- aigoo jadi malu! Shy shy cat nih(?) -__-

“Ah, maaf…” Tiffany memasang muka menggoda, dan mukaku bersemu.

“Taeng,” kata Sehun pelan.”Kutunggu di depan altar,”

Aku tersenyum pelan.”Aku yang akan menemuimu, kau cuman harus diam di depan altar! Aku yang menghampirimu, Chagi.” kataku tersenyum senang.

“Ya, kau benar sayang.”

Tak lama, inilah waktunya, Appa menemuiku dan tersenyum padaku. “Saatnya menghampiri takdirmu, Taeyeon-ah.” Kata Appa sambil tersenyum senang. “Appa! Aku gugup!” kataku pelan. “Sudahlah santai saja, nanti berjalan pelan di karpet dan Appa akan ada di sebelahmu mengantarkan kau ke takdirmu! Hahahahah!” goda Appa. Aigoo Appa!

Aku menggandeng lengan Appaku dan berjalan keluar menuju banyaknya tamu yang sedang berbaris di samping kanan dan kiri karpet merah menuju altar, aku berjalan pel;an dan melihat banyak teman seangkatanku melihatku dengan kagum. Ya, sekarang adalah titik hidup baruku dimulai! Ini saat yang menyenangkan!!

Kim Taeyeon, gadis berumur 25 tahun akan berganti marga menjadi Oh Taeyeon. 6 tahun sudah dari 19 tahun aku lewatkan masa masa berpacaran dengan calon suamiku, Oh Sehun yang sangat kucintai haha.

Langkahku adalah jalan dimana aku akan menemuiku takdirku, lelaki yang menyanyangiku sudah menungguku di depan sana, jalan karpet merah ini sebagai titian bahwa aku sudah berhasil menemukan takdirku, dan aku harus berani mempertahankan hubungan ini, merah juga melambangkan cinta! Ya, pernikahan penuh cinta!
Hingga kutatap matanya.

Dia, berada didepan melihatku dengan senyumannya yang pasti, dan aku melihat dia mengulurkan tangan padaku, tangannya bak malaikat yang menawarkanku untuk tinggal di surga, aku langsung meraihnya dan berada di sebelahnya, di tengah-tengah kami, ada pendeta yang akan merestukan kami, aigooo senangnya ^^

Selama pendeta mengatakan sesuatu pada Sehun, sesaat duniaku seperti diam, tanpa suara aku hanya bisa melihat wajah Sehun saja yang menatap perkataan pendeta dengan pasti, apakah dia memang benar-benar mencintaiku? Yah, tentu saja Kim Taeyeon hahahaha =D

Dan aku mendengarnya suara mantapnya, yang membuatku benar-benar yakin dengan ini semua.

“Ya, saya akan menerima Kim Taeyeon dalam keadaan suka maupun duka hingga maut memisahkan….,” kata Sehun. “Eung, maut tidak akan bisa memisahkan kami, walaupun kami berpisah nanti di alam sana kami akan bertemu lagi!” gurau Sehun dan semua yang hadir tertawa dan bersiul merayakan ini semua, aku tersenyum malu. Dasar Sehun!!

Aku menghembuskan napas berat, yah sebentar lagi, pendeta akan menanyakan sumpah setiaku menjadi istri seorang Oh Sehun.

“Dan kau Kim Taeyeon, akan menerima Oh Sehun sebagai suamimu, dalam keadaan suka maupun duka? Saling berbagi cinta?”

“Pasti,” aku tersenyum kecil. ”Karena, aku sangat mencintainya! Yah!” kataku sambil tertawa kecil.

Pendeta tersenyum.”Yah, kalian telah resmi menjadi sepasang suami istri.” kata pendeta sambil tersenyum lebar.

Sehun tersenyum padaku, menyeringai. Aku tahu makhsudnya, dia menginginkan My First Kiss, di bibirku.

“Nah, Oh Sehun anda boleh mencium istri anda sekarang.” kata Pendeta.

Sehun mendekatiku, dan aku menahannya sebentar.”Sebentar, Sehun.” kataku.”Wae?” tanyanya nggak sabar. Aku mengalihkan pandanganku pada semua undangan di resepsi pernikahan kami, tentu saja, mencari dua sahabatku, Jessica dan Tiffany.

Dan aku melihat mereka, bersorak kegirangan, “Cium! Cium!! Cium!!” kata mereka. Aku tersenyum geli, dan aku mengalungkan tanganku di leher Sehun dan menciumnya.

Tepat di bibirnya.

YAH SATU YANG PERLU KUINGAT, AKU HARUS MENGGANTI NAMA NOMOR SEHUN DI HPKU, KARENA DIA SUDAH MENJADI SUAMIKU.

KAU INGIN TAU AKU MENGGANTI NAMANYA MENJADI APA DI HPKU?

MAAF INI PRIVASI, ANI…KARENA AKU SAYANG KALIAN AKU BERITAHU DEH, AKU MENGGANTINYA DENGAN NAMA….

MY LOVE ON TOP SEHUNA

To Be Continue = BONUS CAPT

 

Advertisements

28 comments on “[FREELANCE] Bestfriend Or Love? (Capter 4)

  1. Omonaa..
    Bilang aja Taeng.. kalo kao mau jdi menantunya Nyonya Oh.. apa mau jadi istrinya Sehunn?? >.<
    Yah.. Sehun playboy bgt siii.. masa pacaran ama Jessica cuman gara gara putus asaa-_-
    Hahaha.. baguslah Taeng.. kao ganti contact namenya Sehunn~
    Update soon yah eon.. hwaitaeng!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s