Do You Wanna Make A Snowman?

Winter-Snowman-1920x1200

Title : Do You Wanna Make A Snowman?
Author : Rosalia
Cast : Wu Yifan, Kim Taeyeon
Genre : Romance, Sad
Rating : PG-17
Lenght : Ficlet

Ini fanfict murni buatan author, bila ada kesamaan dengan yang lain hanyalah sebuah ketidaksengajaan, jadi mohon apresiasinya.
Mohon maaf untuk segala kesalahan ketik, kalimat rancu, ataupun bahasa kacau.

Happy Reading….

*

‘Kau mau membuat manusia salju?’

‘Tidak. Aku sibuk.’

‘Kau mau membuat manusia salju?’

‘Tidak. Aku lelah.’

‘Kau mau membuat manusia salju?’

‘Tidak. Berhentilah menggangguku!’

*

Yifan tak pernah lagi menghabiskan waktu dengan Taeyeon. Yifan selalu mengunci diri di dalam ruang kerjanya yang dipenuhi berkas-berkas berceceran. Yifan tak pernah menemani Taeyeon bermain manusia salju di musim dingin, tak pernah menemani Taeyeon menyaksikan bunga bermekaran di musim semi, tak pernah menemani Taeyeon bermain pasir di pantai ketika musim panas, bahkan Yifan tak pernah menemani Taeyeon untuk sekedar menyaksikan sakura jatuh dari pohonnya dan berterbangan di musim gugur. Yifan lebih memilih menghabiskan waktu dengan tumpukan kertas-kertas ketimbang dengan gadis cantik macam Taeyeon.

Salju dengan liarnyaturun di luar sana. Perlahan menutupi tanah kecoklatan dengan butir-butir putihnya yang lembut disentuh kulit. Taeyeon sangat menyukai salju. Menurutnya salju adalah ciptaan terindah dari Tuhan —selain si tampan Yifan tentu saja. Taeyeon sangat ingin bermain-main dengan senyawa air yang telah memadat itu.

“Kau mau membuat manusia salju?”Taeyeon mengetuk pintu ruang kerja Yifan dan sedikit berteriak.

“Tidak. Aku sibuk.” Jawaban yang datar dari arah dalam.

“Baiklah.”

Taeyeon hanya diam memegangi daun pintu ruang kerja Yifan. Gadis itu menghela napas pelan mencoba mengerti keadaan Yifan. Laki-laki itu memang lebih sering di ruang kerjanya sejak setahun lalu mulai memegang jabatan sebagai presiden direktur di perusahaan keluarganya. Yifan mungkin perlu mempelajari segala sesuatunya hingga butuh mengorbankan waktu untuk sekedar bermain dengan Taeyeon.

Taeyeon kembali ke kamarnya yang berada tak jauh dari ruang kerja Yifan. Keduanya tinggal berdua di rumah mewah dengan halaman dan taman luas yang sengaja diberikan kedua orang tua mereka —yang sama-sama kalangan chaebol— mengingat ajang perjodohan yang tengah dijalani Yifan-Taeyeon.

Esok hari salju masih turun dan sedikit lebih banyak dari kemarin. Taman samping rumah Taeyeon yang sebelumnya dipenuhi hijau rumput dan bunga-bunga aneka warna kini sempurna putih. Taeyeon semakin tergoda untuk bermain disana. Meski usianya yang sudah dua puluh lima tahun, gadis itu masih senang bermain dengan salju. Terutama membuat manusia salju yang kemudian ia hias dengan wortel sebagai hidung, ranting pohon kering sebagai tangan serta kaki, dan kain hangat di leher sebagai syal.

“Kau mau membuat manusia salju?”Taeyeon kembali mengetuk ruang kerja Yifan. Namun tanggapannya lagi-lagi sama.

“Tidak aku lelah.”

“Baiklah.”

Taeyeon tak bisa berbuat banyak saat Yifan menolak permintaannya. Dalam hati kecilnya ingin sekali Taeyeon bisa membuat manusia salju bersama Yifan seperti dua tahun lalu di musim dingin pertama mereka sebagai sepasang kekasih. Itulah sebabnya Taeyeon menyukai salju. Karena ia bisa tertawa, bermain, bercanda, serta bersama dengan orang yang dicintainya. Sayangnya hanya saat itu saja kegembiraan musim dingin mereka. Karena di musim dingin tahun kedua Yifan mulai diberondong tugas kantor hingga tak pernah sempat lagi bermain-main.

“Oh, apa yang harus kulakukan sekarang? Apa aku harus membuat manusia salju seorang diri? Itu sangat tidak seru.” Gumam gadis yang hanya mengenakan hoodie tipis itu sembari membuka jendela kamarnya memandangi hamparan salju di halaman rumah.

Taeyeon tak pernah melihat wajah Yifan akhir-akhir ini. Berbicara dengannya pun harus terhalang pintu ruang kerja yang menjadi istana Yifan. Apa Yifan lebih kurus sekarang? Tentu saja. Taeyeon tau Yifan hanya membuat ramyun saja saat laki-laki merasa kelaparan di malam hari. Apa yang akan terjadi jika Yifan lebih lama lagi mengurung diri di kamar kerjanya? Apa kelopak matanya akan menghitam? Kulitnya pucat? Rambutnya awut-awutan? Percayalah, Taeyeon tak sanggup memikirkan Yifan yang semenderita itu.

Hari ketiga di musim dingin dan salju semakin banyak pula pasukannya menebarkan segala pesona putih di atas daratan Seoul. Taeyeon memulai rutinitasnya mengetuk pintu ruang kerja Yifan.

“Kau mau membuat manusia salju?”

“Tidak. Berhentilah menggangguku!” Yifan menaikkan nada suaranya hingga membuat Taeyeon tersentak kaget. Gadis itu tak menyangka tanggapan Yifan yang demikian kasarnya.

Pintu ruangan yang gagang daunnya Taeyeon pegang berderak menandakan baru saja dibuka dari arah dalam. Sesosok manusia jangkung dengan tinggi berkisar seratus sembilan puluh sentimeter masih mengenakan kemeja dan dasi yang sayangnya begitu acak-acakan. Rambut coklatnya awut-awut. Bahkan kantung mata hitam itu punya kantung mata lainnya yang lebih sembab. Oh, itu seorang Wu Yifan yang tak pernah Taeyeon bayangkan akan menjadi tunangannya.

“Yi… Fan.. “ Taeyeon hanya bisa mengucapkan itu sementara Yifan tampak memandangnya dengan tatapan kosong.

“Berhenti mengetuk pintu dan membuat suara-suara mengganggu itu.” Suara Yifan yang besar terdengar serak. Mungkin kerongkongannya lama tak tersentuh air.

“Yifan.. aku.. minta maaf. Aku tidak bermaksud mengganggumu. Aku hanya tak ingin kau penat dengan pekerjaan, maka aku mengajakmu bermain sebentar.” Cicit Taeyeon antara ketakutan dan kebingungan dengan wujud kekasihnya kali ini.

“Aku bukan anak balita yang gemar bermain-main. Demikian pula denganmu, Nona Kim. Jangan bertingkah kekanakan dan jadilah wanita dewasa yang tak pernah lagi menggangguku.” Bentakan Yifan bersamaan dengan bunyi pintu yang tertutup paksa menimbulkan BRAKKK keras.

Taeyeon mundur beberapa langkah. Tak menyangka Yifan akan berbuat demikian. Taeyeon paham dan tentu saja mengerti Yifan sedang memiliki banyak pekerjaan di kantor. Namun Taeyeon tak ingin Yifan terlalu stress dengan tumpukan kertas karenanya gadis itu ingin bermain-main sebentar dengan si kekasih. Sayangnya Yifan menganggap Taeyeon telah mengganggunya hingga demikian marah.

“Aku tak akan pernah mengganggumu lagi, Yifan. Maaf aku telah membuatmu menyia-nyiakan waktu berhargamu untukku.” Bisik gadis itu sendu kemudian kembali mengunci diri di kamarnya.

Taeyeon hanya bisa menyaksikan butiran putih itu turun dari langit kian derasnya melalui jendela kamar yang dibiarkan terbuka tanpa tirai. Taeyeon tak peduli lagi dengan udara dingin yang menusuk kulitnya. Yang ia pedulikan kini hanyalah bagaimana seorang Yifan yang beberapa tahun lalu masih sangat amat mencintainya kini malah berubah menjadi monster yang tampak begitu membencinya.

Taeyeon menyukai salju karena Yifan. Dan kini ia juga membenci salju karena Yifan.
Taeyeon menyukai salju yang membuatnya merasa senang bersama Yifan, dan kini Taeyeon membenci salju yang membuat Yifan membenci kehadirannya.

 

END

 

Omaigat.. ini apaan coba.. Ya Luhan! Kenapa bisa ada orang konyol yang menyebut dirinya author dengan efef gantungan semacam ini -_-
Maaf kalo saya sudah mengecewakan reader, ya.. sumpah jangan salahkan saya.. salahkan saja Luhan yang terlalu ganteng(?) atau Baek yang terlalu imut(?) /ngaco!

Ini fanfic masih Taeng-Kris seperti yang direquest eonni beberapa waktu lama. Saya minta maaf deh eon udah nyuguhin cerita yang gaje macam red light, makanya saya buatkan ini sebagai gantinya. Maaf kalo masih gak ada Taeng-Kris momen TT

Advertisements

33 comments on “Do You Wanna Make A Snowman?

  1. Ya thorr… pendek bgt ffnya:-(
    Kerennnn thor (y) feelnya dpt bgt mnyentuh hati bgt(y)
    kshn taeyeon 😦 jahat bgt sih yifan…..
    klu ndak mau main ndak ush d bntk bntk jga,kshn taeyeon.. 😦
    d tnggu ff yg lainnya thor. Always fighting…

  2. Thor kenapa sad ending??? Peluk #luhan
    Ff nya daebak klo bisa buat sequel ya thor, next ff nya ku tunggu^^

  3. Yahh thor kok sad ending 😦 hmm kasian uri taeyeonnie dikacangin.. keke 😀 hmm jdi inget film ‘FROZEN’ *abaikan
    Wahh pokoknya ep ep (?) mu Daebakk dah thor 🙂 klo bsa bkin sequelnya donk thor & ditunggu ep ep (?) yg lainya y thor 🙂 *Sugoi
    Keep Writing & Fighting 😉

  4. pendek banget ff nya thor?? kenapa sad ending thor T_T sequel dong thor . ditunggu ff yg lainnya ya thor. fighting!!!

  5. ga apa-apa kok thornim,, tapi endingnya gantung banget thornim,,
    jadi gak tau mau ngomen apa… #mian
    tapi bleh minta squelnya dong thornim… 🙂
    Fighting… 😉

  6. Thor gantung nih, bkin taeng lg main2 ma salju trus ktabrak mobil trus mati dan wufan nya nyesel gtu #plak *abaikan
    ff nya keren thor, bkin lg ya yg kristaeng!
    FIGHTAENG!!

  7. annyeong saeng^^ apa ini ff juga buat aku? hihihi. iya saeng aku rasa juga ngegantung ini ff XD. tpi thank bgett yah. btw daddy jahat bgett disini kasian my baby taengoo. next ff ditunggu saeng 😀 FIGHTING !!

  8. jangan terlalu fokus sama pekerjaan wu yifan -_-” nanti gak peduli lagi sama lingkungan sekitar.. seperti makanan, istirahat, bahkan waktu bersama tunangannya sendiri -_-, padahal taeng kan cuma ngajak membuat boneka salju masa sampai begitu marahnya -_-
    Sequel okay!!!^^

    Updatesoon! Hwaiting!!!^^

  9. Pendek bgt thor ff nya
    Tapi lumayan terhibur dgn ff ini ..
    Tapi gak terhibur juga, gara2 kris kasar sm taeyeon ..
    Di tunggu ff lain nya thor^^
    Fighting ..

  10. Pingback: [LIBRARY] DRABBLE | FICLET | ONESHOT 2013-2017 | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s