[FREELANCE] My Rival Is My First Love (Chapter 3A)

MRIMFL 3

My Rival Is My First Love Chapter 3_A

 

Aurhor             : amaamemade

Main Cast        : Kim Taeyeon SNSD, Oh Sehun EXO K

Other Cast       : Tiffany SNSD, Kai EXO K, Luhan EXO M, Yoona SNSD (selanjutnya liat sendiri aja)

Genre              : School life, Romance, Marriage Life, Little Sad (maybe?)

Lenght             : Chapter

Rating             : PG-17

 

Ya, author kirim lagi kelanjutan ff ini ke admin buat para readers. Author terinspirasi dari beberapa film dan cerita terus tambahan sedikit masukkan dari adik author. tapi tetep ini adalah ff murni dari pemikiran author

Massa?

Kalau gak percaya, tunggu dan ikuti terus chapter selanjutnya ^^

Makasih buat admin yang lagi-lagi mau ngepost ff author ini. Gomawo Min. heheheh.

Ff ini murni dari pemikiran author jadi harap jangan memplagiat ataupun mengcopy 🙂

 

Warning! buat yang dibawah umur, harap lihat rating yang tertera jelas diatas.

Harap maklum {Typo}

Comment kalian author tunggu 🙂

udah dulu basa basinya. hehhehe, dan silahkan baca

 

Preview: Chapter 1, Chapter 2

 

“YAK! APA YANG KALIAN LAKUKAN? KITA TIDAK MAU TAU YANG JELAS KALIAN BERDUA HARUS MENIKAH HARI INI JUGA” Suara teriakan dari dua orang Yeoja Paruh baya itu sukses membuat Sehun menjauhkan diri dari Taeyeon dan saat ini Sehun dan Taeyeon sama-sama sedang memandang masing-masing Eomma mereka dengan pandangan shock berat…..

 

Chapter 3 ^^

 

Suasana hening mengelilingi dua anggota keluarga yang sedang duduk diruang tamu hingga keheninggan itu sirna ketika salah satu dari keempat orangtua itu bersuara

“Sudah ditetapkan kalian harus menikah hari ini juga” perkataan dari Nyonya Oh itu membuat kedua tersangkah yang mendengarnya terkejut (upss, maksudnya bukan dua tersangka yang terkejut namun hanya Taeyeon yang lagi-lagi memasang wajah terkejutnya). Taeyeon saat ini sedang binggung harus berkata apa karena sedari tadi Sehun hanya diam, Taeyeon hanya melihat wajah shock Sehun saat dikamar tadi tapi ketika diruang tamu wajah Sehun seperti mengatakan bahwa `dia tidak peduli`

Taeyeon merutuki dirinya sendiri yang berbuat konyol di pagi hari ini dan yang tidak membuat Taeyeon habis pikir adalah bagaimana keluargannya juga berada ditempat ini sepagi ini (Taeyeon tidak tau bahwa Nyonya Oh tadi menghubungi Nyonya Kim dan mereka memutuskan untuk mengintip kedua anak mereka sampai pada akhirnya mereka berteriak dan kompak mengajak seluruh keluarga yang masih memakai piama tidur kini berkumpul diruang tamu keluarga Oh)

`Dasar Playboy gila` umpat Taeyeon dalam hati ketika melihat Sehun masih belum bersuara sehingga mau tak mau Taeyeon bersuara terlebih dahulu

“Mmm… Ahjumma dan seluruh orang yang berada disini, ini hanyalah salah paham” ucap Taeyeon mencoba membela diri seraya menunjukkan senyum kikuknya

“Taeng, tak usah malu, akui saja jika Kau dan Sehun memang mempunyai perasaan yang sama sehingga kali—-” ucapan Nyonya Kim ini terpotong

“Yak! Eomma, Aku benar-benar tidak melakukan apapun dengan Sehun, tadi Aku hanya terpeleset hingga jatuh dan ketidakberuntungannya adalah Aku jatuh tepat di ranjang Sehun” ucap Taeyeon berbohong berusaha menjelaskan namun semua orang yang berada disitu tidak ada yang mau menghiraukan perkataan Taeyeon, apalagi kedua Nyonya yang sebenarnya merasa senang atas kondisi ini. (Taeyeon memang sedang berbohong, dia sebenarnya ditarik oleh Sehun namun jika dia mengatakan seperti itu, bagaimana jika Sehun mengatakan hal yang sebenarnya membuat Taeyeon kemari pagi-pagi karena alasan pesan salah kirim dan isi pesan itu adalah tenang KISSEU nya dan Sehun tadi malam, lebih baik Taeyeon berbohong toh Sehun tidak merasa keberatan karena Sehun masih saja terdiam)

“Eomma, memangnya apa yang terjadi dengan Noona dan Hyung?” tanya Sehan yang tidak mengetahui apa-apa, Ya, Sehan memang tidak mendengar penjelasan Taeyeon karena sebenarnya Sehan masih merasa mengantuk tapi harus dibanggunkan atau lebih tepatnya terbangun karena teriakan kedua Nyonya atas kejadian ini

“Tak apa, hanya saja pernikahan Taeyeon dan Sehun akan dilaksanakan hari ini, apa Sehan setuju?” ucap Nyonya Oh dengan senyum gembirannya

“Mmm.. Noona, tak keberatan?” ucapan Sehan yang tak terduga dan kelewat polos ini membuat Taeyeon seketika binggung harus menjawab apa sebenarnya dalam hati Taeyeon ingin berteriak `Ya, Aku memang tidak mau dan benar-benar merasa KEBERATAN!!!`

“Jika Noona tidak mau, Sehan bisa mengantikannya” ucap Sehan lagi yang kali ini disambut tawaan oleh seluruh anggota keluarga yang ada disana kecuali Taeyeon dan Sehun

“Sehan hanya bercanda kok, Sehan sangat setuju jika Tae-Noona menikah dengan Hyung hari ini” ucap Sehan lagi seraya menunjukkan deretan giginya yang rapih

“Kau ini lucu sekali” ucap Seo Hyun yang gemas melihat tingkah Sehan yang dibalas senyuman dari Sehan

“Tapi, apa yang membuat Tae-Noona harus cepat-cepat menikah dengan Hyung?” pertanyaan Sehan lagi-lagi membuat binggung yang harus menjawab

“Apa Sehan tidak mendengar yang Tae-Noona ucapkan tadi?” pertanyaan Taeyeon ini langsung dijawab gelengan dari kepala Sehan dan membuat Taeyeon menghela nafas sebentar

“Noona tadi terpeleset dikamar Sehun dan ketidakberuntungannya adalah Noona terjatuh tepat diranjang Sehun, tapi mereka yang ada disini tidak mau mendegarkan penjelasan Noona” ucapan Taeyeon yang seperti anak kecil sedang mengadu pada Eommanya ini membuat seluruh anggota keluarga yang berada diruang tamu tersenyum geli sedangkan Sehan yang mendengarkan Taeyeon awalanya mengerutkan keningnya binggung sampai Sehan bersuara lagi

“Noona sering sekali terpeleset ketika bersama Hyung”

Bummm

Ucapan Sehan itu membuat beberapa pasang mata langsung menatap Taeyeon dan Sehun curiga `Apa mereka benar-benar melakukannya, dan Sehan melihatnya. Ommo` kurang lebih itulah pemikiran beberapa orang itu sedangkan Sehun masih tetap tidak bersuara tapi Taeyeon yang mendegar itu langsung buru-buru menjelaskan

“Aku terjatuh, jangan berfiki—-” ucapan Taeyeon terpotong karena tidak dihiraukan apalagi sekarang Nyonya Oh yang semakin penasaran bertanya pada Sehan

“Maksud Sehan?” pertanyaan dari Nyonya Oh ini langsung membuat Sehan berfikir dan setelahnya menjawab

“Kemarin, saat Sehan ingin kembali ke kamar Hyung, Sehan melihat Hyung berada dibawah Tae-Noona, kata Tae-Noona, Tae-Nooa terjatuh lalu Hyung menolongnya” ucapan Sehan ini langsung membuat beberapa pasang mata yang melihatnya langsung memekik “MWO?” sedangkan Taeyeon yang merasa kesal dan malu mulai merasakan pipinya memerah

`Oke, Sehan, Sebenarnya apa yang Kau katakan? tambah tidak ada yang akan mempercayaiku sekarang atas perkataanmu yang terlalu polos itu, tidak mungkin mereka mempercayaiku dengan alasan terjatuh 2 kali dengan orang yang sama?` pikir Taeyeon dalam benarknya

“Ahjumma, in—–” ucapan Taeyeon lagi-lagi terpotong dan kali ini dipotong oleh Tuan Kim yang pada akhirnya berbicara

“Sudahlah, sudah diputuskan kalian akan menikah hari ini, jadi bersiap-siaplah” ucapan Appa Taeyeon ini seperti sambaran petir yang langsung menghujam dijantung Taeyeon

“Mwo!” pekik Taeyeon dengan mukannya yang sekarang memerah menahan emosi

“Ne, apalagi Sehun sepertinya tidak merasa keberatan jadi Sekarang kembalilah dulu ke rumah masing-masing, nanti kita semua berkumpul ditempat pernikahan” ucapan Tuan Oh itu langsung membuat yang lainnya mengangguk kecuali Sehun dan Taeyeon pastinya

 

“Yak! mengapa sedari tadi Kau diam?” pertanyaan Taeyeon yang terdengar sangat-sangat kesal ini tak dihiraukan oleh Sehun, beruntung bagi anggota keluarga lainnya yang sedang bersiap-siap jadi mereka berdua sudah ditinggalkan di ruang tamu. (Taeyeon sudah minta ijin buat ngomong sama Sehun terus diijinin sama orangtuannya tapi dikasih waktu 5 menit)

“Yak! Play—-” ucapan Taeyeon ini terpotong ketika tangan Sehun tiba-tiba membekapnya

“Kau harus terbiasa memanggilku Yeobbo jika kau tidak ingin memanggil namaku mulai hari ini”

Damm

Perkataan Sehun itu langsung membuat Taeyeon membelalakan matanya terkejut `Dia menyetujui pernikahan ini?` pikir Taeyeon dalam hati namun pemikiran itu membuat Taeyeon yang kebinggungan bertambah binggung

“Pulanglah, Kau juga harus bersiap-siap” ucap Sehun ketika telah melepaskan bekapannya dari mulut Taeyeon

“Yak, Aku tidak mau memanggilmu seperti itu” pekik Taeyeon namun tidak terlalu keras sehingga tak didengar yang lain dikediaman rumah itu kecuali Sehun

Karena tidak dibalas lagi oleh Sehun, akhirnya Taeyeon memutuskan untuk pulang dan pergi dari pandangan Sehun yang pastinya itu memiliki makna hanya sesaat karena beberapa jam lagi Taeyeon sudah menjadi istri dari Sehun, namun baru saja beberapa langkah Taeyeon berjalan, Sehun tiba-tiba memeluk Taeyeon dari belakang dan itu membuat Taeyeon seketika panik

“Kau tidak melupakan sesuatu, Chagi?”

Baiklah, pasti saat ini Taeyeon benar-benar ingin mencekik leher Sehun kuat-kuat, siapa yang bilang untuk segera pergi dan apa ini? Sehun memeluknya dan memanggilnya Chagi?

What the………….?

“Lepaskan!” ucap Taeyeon seraya mencoba melepaskan tangan Sehun namun tak semudah itu karena saat ini walaupun tangan kanan Sehun melingkari perut Taeyeon tapi tangan kirinya sedang memainkan benda yang tak asing lagi bagi Taeyeon

“Yak, kembalikan ponsel-ku!” ucap Taeyeon seraya mencoba untuk merebut ponsel miliknya dari tangan kiri Sehun

“Lakukan jika Kau bisa” ucap Sehun seraya menjauhkan ponsel Taeyeon bahkan pelukan Sehun kini sudah terlepas

“Dasar Namja Playboy and Pervert” ucap Taeyeon memandang Sehun geram

“Aku sudah bilang biasakan panggil Aku Yeobbo jika Kau tidak ingin memanggil namaku” ucap Sehun yang kini menatap Taeyeon dingin namun tak mempan bagi Taeyeon

“Aku tak mau” ucap Taeyeon dan langsung mencoba merebut ponselnya lagi

“Kau akan ku beri hukuman” ucap Sehun dan setelahnya langsung menarik pinggang Taeyeon yang membuat kedua mata Taeyeon menatapnya sengit, Sehun tetap dalam kegiatannya mendekatkan wajahnya pada wajah Taeyeon, Taeyeon yang susah lepas dari pelukan Sehun dalam hati meminta permohonan agar ada yang menolong, namun sampai jarak wajahnya dengan wajah Sehun sudah berjarak 5cm tidak ada yang menolongnya

 

Hingga…

 

 

 

“Hyung, Mengapa masih disini? Hyung belum siap-siap?”

Damm

Bagi Sehun, Adiknya itu datang diwaktu yang tidak tepat tapi bagi Taeyeon lagi-lagi Sehan menolongnya.

“Upss… Mian, Sehan tidak melihat kok” ucap Sehan yang baru menyadari posisi Hyungnya dan Taeyeon seperti posisi orang yang sedang Kisseu

Ucapan Sehan itu langsung membuat Sehun menjauh dari Taeyeon dan langsung berbalik melihat Adiknya yang sedang menutup kedua matanya yang saat ini sedang berdiri di tengah-tengah anak tangga

“Tak apa” ucap Taeyeon setelah menghela nafas tenang karena dengan sapaan Sehan pada Sehun itu langsung membuat Sehun menghentikan atau tidak melanjutkan apa yang sebenarnya akan Sehun lakukan

`Kau malah menyelamatkanku Sehan` lanjut Taeyeon dalam hati

Dan tanpa menunggu apa-apa lagi, Taeyeon langsung merampas ponsel miliknya dan bergegas pergi lebih tepatnya menjauh dari King Playboy

Sehun yang melihat tidakan Taeyeon hanya diam, toh dia tidak bisa melakukan apapun

 

 

 

“Aissh, Padahal sebentar lagi tapi Sehan lagi-lagi menganggu” gumam salah satu Nyonya yang sebenarnya sedari tadi mengintip kegiatan Sehun dan Taeyeon, walaupun jaraknya jauh sehingga tidak mendengar ucapan Taeyeon dan Sehun namun ketika melihat gerak-gerik Sehun yang ingin mencium Taeyeon, kedua Nyonya itu sebenarnya menunggu hal selanjutnya terjadi namun belum apa-apa sudah muncul Sehan, sosok Namja kecil, imut nan tampan yang tidak bisa disalahkan akan kejadiaan ini karena Sehan yang terlalu polos untuk seumurannya tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi tadi.

“Tak apa, lagipula kita pernah melihat mereka dikamar Taeng dan tadi pagi dikamar Sehun, apalagi Sehan yang lucu itu tidak tau apa-apa” balas Nyonya Kim seraya tersenyum melihat bahu Nyonya Oh yang melemas

(Oke, jadi mereka sebenarnya sedang mengintip Sehun dan Taeyeon sedari tadi -Hanya mereka(para Eomma)- Beruntung bagi mereka karena anaknya tidak menyadari bahwa sedari tadi sedang di intip)

……………………………………………………………….

 

Didalam sebuah ruangan yang berwarna putih mendominan, terlihatlah seorang Yeoja sedang memandang dirinya sendiri didepan cermin. Cantik itulah kata yang dapat mengambarkan keadaan Taeyeon saat ini namun tidak dengan hatinya yang tampak gusar. Ya, saat ini Taeyeon memang sedang berada diruang rias sendirian saja karena anggota keluarganya maupun anggota keluarga Sehun sedang menerima para tamu

“Aku yakin mereka sudah merencanakan ini dari awal, jika tidak untuk apa ini semua? dari satu kali lihat pun Aku sudah tau bahwa ini memang sudah direncanakan, tempat ini, suasana ini, gaun ini” gumam Taeyeon setelahnya melihat gaun yang terlihat begitu indahnya sudah melekat pada tubuh Taeyeon

 

`Apa Aku harus kabur?`

 

Pikiran itu langsung membuat Taeyeon bergerak ke arah pintu dan betapa terkejutnya Taeyeon, baru saja membuka pintu kini dirinya melihat sahabatnya yang mengenakan dress pink dengan rambut yang digulung keatas tersenyum melihatnya

“Mwo? Taeng, Kau tau aku akan masuk? Daeebakkk” ucap Tiffany kegirangan dan tanpa permisi langsung masuk

“Ommona, Aku tidak menyangka bahwa sahabatku ini akan terlihat begitu cantik dihari yang membahagiakan ini” goda Tiffany ketika baru menyadari penampilan Taeyeon

“Jangan mengatakan hal yang tidak ingin Aku dengar” ucap Taeyeon dengan ekspresi dingin

“Aish, mengapa Kau seperti ini? ada masalah?”

“Jelas sekali fanny, Aku sekarang sedang menghadapi masalah yang membuatku frustasi” ucap Taeyeon seraya kembali duduk didepan kaca riasnya

“Jika ini sudah menjadi pilihan orangtua-mu dan Sehun maka lakukanlah” ucap Tiffany yang sudah duduk disamping Taeyeon

“Keundae, Aku masih belum percaya Aku akan dinikahkan disaat masih sekolah dimana teman-temanku belum terikat dengan orang lain dan Aku, tinggal menunggu menit maka Aku sudah terikat dengan Namja itu, bahkan orang yang akan menjadi pendampingku itu adalah seorang Playboy, bukan dia bukan hanya sekedar Playboy namun King Playboy” ucap Taeyeon panjang lebar

“Tenanglah, memang apa yang ingin Kau harapkan? ada seseorang yang akan menarikmu dari acara ini? apa itu yang Kau pikirkan?” ucapan Tiffany ini membuat Taeyeon menghela nafas pelan

“Jika Aku berfikir seperti itu? apa itu mungkin? Bahkan, Namjachingu pun Aku tak punya memang siapa yang akan menarikku?” ucap Taeyeon yang membuat Tiffany tersenyum geli

“Mungkin saja -Your Black-mu itu” ucap Tiffany

“Aku tidak pernah memikirkannya, jangankan menarikku dari acara ini? menunjukkan siapa dirinya sendiri saja tidak mau” ucap Taeyeon yang membuat Tiffany berfikir sesaat

“Mengenai -Your Black- , Kau belum tau siapa dia?” pertanyaan Tiffany yang retoris ini membuat Taeyeon menerka-nerka apa sebenarnya dibalik pertanyaan Tiffany ini

“Apa Kau mengenalnya?” tanya Taeyeon

“Aku? Aku tidak tau tapi saat dipesta ada seseorang yang aku lihat sedang terlibat adu ucap dengan Sehun”

“Lalu apa hubungannya?”

“Mungkin dia pengemar rahasiamu karena saat itu Aku juga melihatnya sedang menatap sedih lokermu yang tidak Kau buka selama memerapa hari”

“Aish, jangan mengatakan hal yang tidak-tidak cukup bahwa hari ini aku sudah frustasi jangan tambahkan lagi dengan mengatakan tentang pengemar rahasiaku itu, lagipula itu bukti yang masih ambigu” ucap Taeyeon yang membuat Tiffany menghentikan pembicaraan ini karena Tiffany memang belum punya cukup bukti

“Baiklah, lalu apa yang menyebabkan pernikahanmu dipercepat yang tadinya dua minggu menjadi hari ini?”

Taeyeon pun menceritakan hal yang menjadi alasan pernikahannya dipercepat

“Hhahahhahahah” kekehan Tiffany langsung terdengar begitu saja setelah mendengar penjelasan Taeyeon

“Fuck the boy? bagaimana bisa Kau memberi nama kontaknya seperti itu?” ucap Tiffany disela kekehannya dan membuat Taeyeon seketika kesal

“Yak! berhentilah terkekeh” ucap Taeyeon tanpa membalas pertanyaan Tiffany

“Lalu isi pesanmu `Mwo? Kau menanyakan apa rasanya ciuman itu? aku bahkan tidak tau apa rasanya karena Playboy itu melakukannya tiba-tiba dan jangan tanyakan lagi tentang ciuman itu karena aku tidak menikamatinya`, Aku ingin sekali melihat ekspresi Sehun yang membacanya” ucap Tiffany dan setelahnya terkekeh lagi, Ya Tiffany mengatakan isi pesan Taeyeon dengan lancar bukan karena Tiffany hapal tapi karena saat ini Tiffany sudah membuka aplikasi pesan Taeyeon

“Keundae, mengapa nama kontak ini bukan `Fuck the Boy` lagi?” pertanyaan tiba-tiba dari Tiffany ini membuat Taeyeon langsung menyambar ponselnya dan melihat kontak yang tertera sudah diubah menjadi `Nae Handsome Nampyeon`

“Mwo?? Yak! sejak kapan Playboy itu mengubah kontak yang ku buat?” tanya Taeyeon yang dibalas kekehan dari Tiffany

Saat Taeyeon ingin mengubah lagi kontak Sehun tiba-tiba ada pesan yang masuk dan `Nae Hansome Nampyeon` dan itu membuat Taeyeon mengerutkan kening namun setelahnya segera Taeyeon buka

`Jangan ganti kontak yang Aku buat bila Kau tidak ingin Aku menciummu disetiap saat diacara ini` pesan Sehun itu langsung membuat Taeyeon membeku seketika

“Dasar Namja gila” ucap Taeyeon yang membuat Tiffany langsung merampas ponsel Taeyeon dan melihat pesan Sehun, Taeyeon tidak mencegah Tiffany karena sekarang dirinya masih benar-benar terkejut akan isi pesan itu karena Taeyeon pikir isi pesan itu terlihat tidak main-main apalagi sebentar lagi dia sudah sah menjadi istri Sehun jadi tidak akan ada yang melarang Sehun mencium Taeyeon terlebih dihari ini dihari pernikahannya

“Aigo, apa dia sudah benar-benar ————” pertanyaan Tiffany ini langsung dipotong oleh Taeyeon

“Daripada membicarakan tentang dia bagaimana jika Kau membantuku kabur?” ucap Taeyeon yang membuat Tiffany membelalakan matanya

“Yak, Apa mak—?” perkataan Tiffany ini lagi-lagi terpotong tapi bukan karena Taeyeon

“Jangan melarikan diri” ucap seseorang yang membuat Taeyeon dan Tiffany mengalihkan pandangan mereka pada orang itu dan betapa terkejutnya saat menyadari bahwa orang itu adalah

“Yoona” ucap Tiffany yang masih terkejut pasalahnya bagaimana Yoona bisa berada disini?

“Annyeong, Tiffany, Taeyeon” sapa Yoona ramah

“Mian, Aku lancang masuk kedalam sini karena tadi Aku liat tidak terbuka dan tanpa sengaja mendengar perkataan Taeyeon yang ingin kabur” jelas Yoona yang membuat Taeyeon binggung harus menjawab apa

“Tak apa, soal perkataanku tadi—” ucapan Taeyeon terpotong

“Tidak usah dipikirkan, Aku tidak akan mengatakan pada siapapun asal Kau tidak kabur”

“Mwo??”

“Sehun memang seorang Playboy tapi cobalah jangan menghindarinya tapi ubalah sifatnya” ucap Yoona yang membuat Taeyeon tampak berfikir `Mana bisa Aku mengubah sifat Seorang King Playboy apalagi Aku tidak memiliki perasaan apapun padanya` pikir Taeyeon (Ingat, Taeyeon belum pernah merasakan falling in love, hebat bukan dimana seumuran dia sudah seringkali jatuh cinta tapi seorang Taeyeon belum pernah merasakannya? #Noting impossible in fanfiction#)

“Noting impossible in the world” ucap Yoona yang seperti mengerti pikiran Taeyeon

“Bagaimana Kau bisa mengatakan itu? apalagi Kau mantan Yeojachingunya?” pertanyaan Tiffany ini membuat Yoona tersenyum dan setelahnya

“Aku dan Sehan putus secara baik-baik jadi tidak ada masalahnya`kan Aku menahan calon istri mantan Namjachinguku untuk tidak kabur” ucap Yoona dan setelahnya terkekeh pelan

“Lagipula, Aku putus dengan Sehun sebelum pernikahan ini, jadi itu tak masalah walaupun jujur saja Aku merasa tertarik dengan Sehun tapi sifatnya yang sama dengan sifatku membuatku merasa tidak cocok dengannya” penjelasan Yoona ini membuat Taeyeon termenung sesaat

“Bagaimana Kau tau mengenai acara pernikahan ini?” tanya Taeyeon tiba-tiba

“Mwo?? bagaimana jika ada salah satu siswa sekolah yang mengetahuinya lagi?” tanya Tayeeon lagi dengan muka panik

“”Tenanglah, Ini sudah tidak menjadi rahasia lagi jika salah satu relasi atau kerabat menikahkah putra-putri mereka baik itu alasan perjodohan yang dilakukan karena memang adanya kesepakatan hati ataupun karena bisnis dan orangtua Sehun adalah salah satu teman Appa-ku jadi Aku bisa disini dan Kau tidak perlu takut jika ketahuan karena biasanya yang menghadiri pesta ini hanya orang tua mereka itupun bila diundang, Aku disini karena Aku ingin mengucapkan selamat secara langsung”” jelas Yoona panjang lebar

“Tapi jika memang ada lagi teman disekolah yang menyaksikan acara ini walaupun mereka tidak datang dalam arti hanya orangtua saja. Hal itu pasti akan tetap terdengar oleh mereka dan bagaimana jika mereka menyebarkannya?” ucap Taeyeon yang masih panik karena takut pernikahannya terkuak disekolah

“Biasanya pernikahan seperti ini tidak dibocorkan karena bukan hanya Kau dan Sehun saja yang menikah disaat masih sekolah sehingga kalian tidak perlu khawatir apalagi yang aku dengar dari Appa-ku pernikahanmu tidak dieskspos karena yang menghadiri hanya orang-orang terdekat dan kemungkinan adanya orangtua dari salahsatu teman kita disekolah yang hadir disini tidak akan banyak kecuali sahabat-sahabat Sehun, Tiffany dan Aku” ucap Yoona mencoba menenagkan Taeyeon

“Aish, ini benar-benar merepotkan, mengapa Aku yang harus mengalaminya?” pertanyaan Taeyeon ini hanya dibalas kekehan dari Yoona dan Tiffany

 

Namun kekehan mereka tiba-tiba terhenti ketika

“Bisakah Aku berbicara dengan Tae-Noona sebentar?” ucapan Namja kecil yang sudah masuk diruangan ini membuat ketiga Yeoja itu mengalihkan pandangan mereka

“Ommona, Apa Kau yang bernama Sehan? Kau mirip sekali dengan Sehun” ucap Tiffany yang jujur saja baru melihat sosok Sehan

“Ne” balas Sehan seraya tersenyum manis

“Kau sangat manis berbeda dengan Sehun” ucap Yoona

“Apa yang ingin Kau bicarakan dengan Taeyeon itu rahasia” ucap Yoona lagi yang langsung dibalas anggukan kepala dari Sehan

“Ya, sudah Aku dan Yoona pamit dulu`y, Taeng” ucap Tiffany yang dibalas anggukan dari Taeyeon

“Bye” ucap Tiffany dan Yoona bersamaan dan setelahnya pergi

“Oh, Ne..” balas Taeyeon

 

 

“Noona, Sehan harap Noona dapat menerima Sehun Hyung dan kalian bisa saling mencintai” ucap Sehan ketika Tiffany dan Yoona telah pergi

“Mengapa Sehan berbicara seperti itu?” tanya Taeyeon dengan raut wajah binggung

“Sebenarnya ada rahasia yang Sehan ketahui tentang Sehun Hyung”

“Apa itu?”

“Tapi, Noona harus janji jangan memberitahukan itu pada siapapun”

“Ne, Noona janji”

“Sebenarnya………” ucapan Sehan terhenti sesaat kemudian Sehan melanjutkan perkataannya

 

“Sehun Hyung itu seorang playboy”

“Mwo? Sehan tau dari mana?”

“Saat itu………..”

 

Flashback ON

 

“Hyung, Sehan ingin ice cream itu” ucap Sehan ketika melihat kedai ice cream tak jauh dari taman. Ya, Saat ini Sehun sedang menemani Sehan bermain, walaupun dingin dan Playboy tapi Sehun sangat menyayangi adik satu-satunya ini

“Sehan, tunggu disini biar Hyung belikan” ucapan Sehun ini langsung dibalas anggukan kepala dari Sehan

Namun baru saja Sehun sampai dikedai itu, Sehan melihat ada seorang Noona yang tiba-tiba menyapa Sehun dan langsung mengecup pipi Sehun. Oke, bagi seorang Namja kecil seperti Sehan, hal itu masih membuatnya shock namun Sehan tidak melihat adanya sedikit saja lengkungan Senyum dari Hyungnya yang membuat Sehan heran `Apa itu Yeojachingu Hyung? Jika benar mengapa Hyung tidak tersenyum padanya?` pikir Sehan

 

“Mengapa Kau melamun?” pertanyaan Sehun ini membuat Sehan tersadar

“Annio Hyung” balas Sehan seraya menunjukkan senyumannya

“Ige” ucap Sehun seraya memberi ice cream yang berada ditangan kanan Sehun pada Sehan

“Gomawo” ucap Sehan dan setelahnya melahap ice cream itu dengan wajah gembirannya

“Hyung, Noona tadi siapa?” pertanyaan Sehan yang tanpa melepas pandangannya dari ice cream yang sedang dilahapnya itu membuat Sehun yang sedang menyeruput bubble tea menoleh pada Sehan

“Noona yang mencium Hyung tiba-tiba” ucap Sehan lagi tanpa diminta memberi penjelasan pada Sehun

“Apa dia Yeojachingumu Hyung?” tanya Sehan lagi lagi namun belum ada balasan hingga

“Kau masih kecil, jangan berfikir yang aneh-aneh” balasan Sehun itu dibalas muka yang binggung dari Sehan

“Lalu, mengapa dia tiba-tiba menciummu?” pertanyaan Sehan ini membuat Sehun sebenarnya sulit menjelaskan

“………….” belum sempat menjawab tiba-tiba ada yang memanggil Sehun

“Sehun!” sapa seorang Yeoja dari jauh kemudian berlali mendekati Sehun dan setelah dekat, Yeoja itu langsung mengecup pipi Sehun dan bisa dipastikan wajah Sehan yang duduk disebelah Hyungnya ini sangat-sangat terkejut, baiklah, tadi Sehan hanya melihat seorang Yeoja mengecup Hyungnya dari jauh saja Sehan sudah terkejut apalagi sekarang? walaupun masih kecil tapi melihat seperti ini membuat Sehan berfikir yang aneh-aneh pada Hyungnya sendiri

“Oh, apa Kau Namdongsaeng Sehun?” tanya Yeoja itu setelah menyadari Sehan berada disebelah Sehun

“N.. ne” ucap Sehan yang terdengar cukup kikuk seranya menunjukkan deretan giginya

“Ommona, Kau sangat lucu tidak seperti Hyungmu” ucap Yeoja itu yang seperti meyendir Sehun namun Sehun tidak menggubrisnya

“Memang Hyung Sehan kenapa?” tanya Sehan dengan polosnya

“Aigo, Kau benar-benar lucu” ucap Yeoja itu seraya terkekeh tanpa menjawab pertanyaan Sehan

“Perkenalkan, nama Noona, Lee Haina, mantan Yeojachinggu Hyungmu” ucap Yeoja yang bernama pendek Haina itu setelah terkekeh seraya mengulurkan tangannya pada Sehan

“Annyeong Noona, Joaneun Oh Sehan imnida” balas Sehan seraya menjabat tangan Haina

“Wah tidak hanya memiliki wajah yang mirip dengan Sehun tapi namamu juga mirip, hanya satu yang membedakkan kalian” ucap Haina yang lansung membuat Sehan penasaran

“Apa perbedaanya? Apa karena Sehan masih kecil sedangkan Hyung sudah besar?” tanya Sehan polos yang dibalas gelengan dari Haina “Bukan itu, Kau terlihat manis dan menggemaskan sedangkan Hyung-mu itu dingin” ucap Haina seraya tersenyum manis

Sehan yang mendengar itu hanya mengangguk-anggukan kepalanya karena jujur saja hal itu bukan hal yang baru Sehan dengar karena terlalu banyak yang sudah mengatakan itu

“Aku tidak bisa lama-lama, Aku pamit dulu`y Sehun dan Sehan” ucap Haina yang tidak bisa berlama-lama

“Ne” jawab Sehun singkat

“Aish, sifatmu masih saja dingin cobalah untuk meniru sifat adikmu yang tampan dan manis serta lucu ini” ucap Haina seraya mengusap-usap puncak kepala Sehan, Sehan yang mendapat perlakuan seperti itu hanya menundukan kepalanya seraya masih tetap memakan ice cream yang masih tersisa

“Aku pikir Kau sedang terburu-buru” ucap Sehun tanpa menjawab ucapan Haina

“Kau mengusirku? hmm.. padahal Aku merindukanmu” ucap Haina yang membuat Sehan yang mendengarnya bergidik sedagkan Sehun yang mendegarnya hanya menghela nafas

“Aku tidak mengusirmu, bukannya tadi Kau bilang tak bisa lama-lama dan Aku sedang ingin bermain bersama Adikku” ucap Sehun dan langsung membuat Haina mendengus kesal sedangkan Sehan hanya melihat kedua orang itu dengan seksama karena ice creamnya sudah habis

“Ne, ne, Arraseo. Kalau begitu, Aku pergi dulu`y. Annyeong Sehun dan Sehan” ucap Haina dan setelahnya pamit dengan lagi-lagi mengecup pipi Sehun sebelumnya

 

“Hyung, mengapa banyak Nonna yang mencium pipi Hyung hari ini?” tanya Sehan polos ketika Haina sudah pergi

“Sehan masih kecil jadi jangan dipikirkan, eoh?” ucap Sehun seraya mengelus-elus kepala Sehan sayang sedangkan Sehan yang mendegarnya hanya mengangguk

 

Flashback End

 

Setelah mendegar penjelasan dari Sehan, Taeyeon langsung menampakkan wajah benggongnya

“Bukan hanya itu saja, waktu pulang dari taman juga ada seorang Noona yang menyapa Hyung walaupun tidak mengencium pipinya tapi Noona itu sepertinya mantan Hyung juga karena Noona itu menanyakan `Apa Kau sudah mempunyai pengantiku?`. Jadi saat itu juga Sehan tau bahwa Hyung itu Playboy” ucap Sehan lagi menutup ceritanya

“Dia benar-benar” gumam Taeyeon tanpa sadar

“Mwo? Noona mengatakan apa?” tanya Sehan yang tidak jelas mendengar gumaman Taeyeon

“Mmm… Annio, lalu Sehun tidak mengatakan misalnya jangan beritahu pada siapa-siapa atau ini rahasia, pada Sehan” tanya Taeyeon yang mendapat gelengan dari Sehan

“Tapi, Sehan baru mengatakan hal ini pada Noona karena Noona yang akan menjadi pendamping Hyung sebentar lagi jadi Sehan percaya Noona tidak akan membocorkannya pada siapa saja” ucap Sehan seraya tersenyum lucu

 

`Mengenai Sehun yang Playboy, Noona juga tau itu Sehan, bahkan tanpa Noona beritahu pada siapapun, orang-orang yang mengenal Sehun disekolah pasti mengetahui sifat aslinya` pikir Taeyeon dalam hati seraya tersenyum kikuk pada Sehan

 

“Ne, Noona berjanji” ucap Taeyeon seraya menunjukkan senyumannya yang membuat Sehan tersenyum

 

“Tapi darimana Sehan tau kata-kata Playboy?” tanya Taeyeon tiba-tiba

“Mmm… begini-begini Sehan juga tau karena ada salah satu chingu Sehan mengatai Hyungnya sendiri Playboy lalu dia bercerita tentang Hyungnya dan dari cerita chingu Sehan itu, Sehan menagkap adanya persamaan dari cerita itu dengan Hyung” ucap Sehan menjelaskan yang dibalas anggukan dari Taeyeon

“Benarkah hanya Noona saja yang tau? keluarga Sehan yang lain tidak tau?”

“Sebenarnya, Sehan hampir membocorkannya tapi melihat wajah Hyung Sehan langsung bilang yang tadinya mau menyebut Hyung itu Plaboy menjadi Hyung itu akan memberikan Playstation dan pada akhirnya Sehun Hyung memberi Sehan playtation” ucap Sehan dan setelahnya terkekeh, Taeyeon yang mendegar itu ikut terkekeh juga

 

……………………………………………..

 

…………………………………………………..

“Aigo, Taeng benar-benar cantik hari ini, kapan Kau akan menyusul Fanny?” tanya seorang Yeoja paruh baya pada putrinya dengan nada menggoda

“Ya, Eomma, Aku belum siap. Aku bahkan belum lulus sekolah” ucap Tiffany membalas godaan dari Eommanya

“Hahahha, lalu apakah Kau sudah memiliki Namjachingu?” pertanyaan Eommanya ini membuat Tiffany mengalihkan pandangannya yang tadinya memandang Sehun dan Taeyeon kini memandang ke arah Eommanya

“Yak—-” ucapan Tiffany ini terpotong oleh seseorang

“Pink-ki” sapa seseorang yang dari nadanya sudah bisa ditebak oleh Tiffany

“Ya, Aku bilang berhenti——-” ucapan Tiffany lagi-lagi terpotong

“Ommona, Annyeong Eommanim, Jeoaneun Luhan imnida” ucap Luhan ketika menyadari bahwa yang disamping Tiffany adalah Eomma Tiffany

“Oh, Annyeong” balas Eomma Tiffany yang sebenarnya sedikit terkejut mendengar Luhan memanggilanya Eommanim

“Yak! mengapa Kau memanggil Eommaku dengan sebutan Eommanim?” ucap Tiffany yang mulai geram akan tingah Luhan

“Memangnya kenapa? Aku kan memang—-” ucapan Luhan ini terpotong karena Tiffany langsung membekap mulut Luhan

“Apa Kau Namjachingu Fanny?” tanya Nyonya Hwang yang langsung membuat Luhan melepas bekapan yang sebenarnya tidak kuat dari Tiffany

“Annio” ucapan Luha ini langsung membuat Tiffany menghela nafas namun baru seperkian detik Luhan langsung berucap kembali “Keundae, Saya adalah calonnya” ucapan Luhan ini langsung membuat Tiffany merasa oksigennya terkuras

“Mwo??” pekik Tiffany, beruntung bagi Tiffany karena orang-orang yang berada diruangan ini tidak mendegar pekikkannya bayangkan jika mereka mendegar pekikkan Tiffany, bisa-bisa Tiffany malu karena telah merusak suasana pesta pernikahan sahabatnya

“Jinjja? mengapa baru calon?” tanya Nyonya Hwang yang tiba-tiba saja exited mendengar ucapan Luhan dan itu membuat Tiffany membuka mulutnya lebar-lebar karena tidak menyangka Eommanya itu akan se-exited itu

“Pink-ki susah cara mendapatkannya lagipula Saya belum menemukan momment yang pas untuk mengutarakan perasaan Saya” ucap Luhan dan setelahnya memandang wajah Tiffany yang terlihat lucu itu `Hah! Playboy itu bilang apa? waktu yang pas? maksudnya waktu dimana dia akan mempermainkanku? Pleas Don`t Dream, Luhan` ucap Tiffany dalam hati setelah sebelumnya menormalkan raut wajahnya ketika Luhan melihatnya

“Hhahaha, Aku yakin, Kau pasti bisa meluluhkannya dan apa Pink-ki itu sebutan sayangmu untuk Anakku?” tanya Nyonya Hwang setelah sebelumnya terkekeh

“Aku harap seperti itu. Ne, itu adalah panggilan sayangku untuk Putrimu karena Dia maniak warna pink” ucap Luhan yang terlihat sopan sekali pada Nyonya Hwang

“Ya, Fanny, Jangan segan-segan untuk menerima Namja seperti Luhan bila Luhan sudah mengutarakan isi hatinya langsung padamu? Luhan kurang apa? sudah sopan, manis, tampan dan sepertinya baik” ucapan Nyonya Hwang ini langsung membuat Tiffany memandang Luhan tajam

“Mwo? Tampan? Eomma sepertinya Kau salah, Dia itu Cantik” ucap Tiffany seperti meluruskan kata-kata Eommanya dan setelahnya memberikan senyuman mengejek pada Luhan

`Kau ingin bermain denganku rupanya Pink-ki, baiklah untuk saat ini aku tidak bisa melakukan apapun tapi………………………`

“Eommanim, Aku permisi sebentar untuk bertemu dengan sahabatku dulu” ucap Luhan tiba-tiba yang membuat Nyonya Hwang merasa tidak enak

“Oh, Ne. tolong jangan hiraukan perkataan Fanny ya Luhan” ucap Nyonya Hwang seraya tersenyum

“Tak apa” balas Luhan dan setelahnya menundukkan kepalanya sekilas kemudian pergi dengan sopannya setelah sebelumnya memberikkan senyum penuh arti yang membuat Tiffany yang melihatnya langsung bergidik

“Cihh, dia benar-benar” gumam Tiffany yang terdengar oleh Eommanya

“Huss! Jangan bersikap tidak sopan seperti tadi, Walaupun terlihat cantik tapi ketampanannya jauh lebih dominan” ucapan Nyonya Hwang ini membuat Tiffany menghela nafas pelan “Sudahlah Eomma” ucap Tiffany menutup pembicaraanya tentang Luhan

 

 

 

 

“Aish, sudahkah Kau melakukan aksimu Tuan?” tanya Kai yang melihat Luhan sudah berada disampingnya

“Hahahah….. Baru seperkian dari aksi sebenarnya”

“Cihh, Kau bahkan sudah mendekati Eommanya”

“Aku bilang itu baru seperkian dan Aku membutuhkan bantuanmu”

“Mwo? Bantuan apa?” pertanyaan Kai ini disambut senyuman simpul dari Luhan yang membuat Kai menghela nafas

……………………………………………………….

 

“Aish, dasar Playboy cantik, `Pinkki` `Calon` `Mengutarakan isi hati` `Waktu yang tepat` Aku muak sekali mengingat perkataan Namja Playboy itu” gumam Tiffany yang kini sedang berada didalam toilet seraya mencuci pergelangan tangannya

“Kau pikir Aku tidak tau, Kalau Kau mendekatiku karena ingin mempermainkanku seperti Yeoja-Yeoja yang sudah menjadi korbanmu? tidak akan” gumam Tiffany lagi yang kini telah mencuci pergelangannya

Srakkk

Suara salah satu pintu toilet itu terbuka dan menampakkan seorang Yeoja yang kini melihat Tiffany dengan raut binggung pasalnya Yeoja itu mendengar gumaman Tiffany dan kini melihat Tiffany sedang tidak bersama siapa-siapa membuat Yeoja itu langsung melemparkan senyum kikuk dan setelahnya berjalan mendekati wastafel yang berada disamping Tiffany

Tiffany yang melihat senyuman itu langsung merasa malu `Lebih baik, Aku pergi sekarang` pikir Tiffany dan setelahnya bergegas pergi

 

`Ahhh…. babo, bagaimana Kau tidak berfikir bahwa bisa saja ada orang yang mendengar gumamanmu` umpat Tiffany dalam hati pada dirinya sendiri

Tiffany yang sedang megumpat tak menyadari bahwa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang dan tiba-tiba orang itu langsung menarik salah satu pergelangan Tiffany dan setelahnya mendorong Tiffany ke tembok yang berada dilorong itu

“Yak!” pekikkan Tiffany tertahan ketika menyadari siapa yang kini telah menggurungnya

“Hay Pink-ki” ucap orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah Luhan

“Lepaskan, apa yang Kau mau?” tanya Tiffany seraya berusaha mendorong tubuh Luhan

“Aku hanya ingin memberimu hukuman karena lagi-lagi Kau menyebutku Namja cantik”

Deg

Perkataan Luhan itu langsung membuat Tiffany siaga, `Shittt… Aku pikir dia tidak akan mengingatnya tapi……. Yak! siapapun tolong aku!` teriak Tiffany dalam hati

“Yaa..aa… AAku bisa berteriak saat ini juga jika Kau melakukan sesuatu kepadaku” ucap Tiffany dengan gugupnya karena Luhan mulai mempersempit jarak diantara mereka

“Aku harap ucapanmu itu adalah sebuah perintah agar Aku cepat menghukumu” ucap Luhan dengan smriknya yang membuat Tiffany bergidik

“Aku tidak main-main, Aku akan teriak sekarang juga” ucap Tiffany yang tidak sedikitpun membuat Luhan terancam malah saat ini semakin menepis jarak dari Tiffany. Lorong ini memang cukup sepi karena dari luar Lorong Luhan sudah mencabut tulisan Toilet (Luhan niat banget buat hukum Tiffany)

“AA—–” baru saja Tiffany teriak namun sudah dibungkam oleh Luhan

 

 

 

 

 

 

TBC

 

 

 

Hahahhahah…… Annyeong 🙂

Author bawa Chapter MRIMFL Chapter 3 tapi kali ini chapter 3`y dibagi jadi dua yaitu 3 a sama 3 b…

Author gak bohong soal mau protect MRIFL diblog pribadi ataupun minta tolong ke admin buat mem-protect, cuma karena banyak reader yang masih binggung mau minta PW gimana caranya akhirnya Author memutuskan untuk membagi Chapter ini dengan alasan dichapter 3A ini akan Author kasih tau gimana cara mendapatkan PW

 

Yaitu:

Author mengharapkan yang minta PW itu sesuai dengan rating yang tertera jelas diatas tapi author akan sedikit berbaik hati dengan memperbolehkan para readers yang udah sixteen years ke atas boleh minta PW, Author ngelakuin ini karena sayang sama readers yang belum sesuai dengan persyaratan rating. Harap maklum 🙂

Kalian bisa minta lewat E-mail ke amadeasheilla@yahoo.com

Facebook di amadeasheilla (amaamemade)

Twitter amadeashinkeyjong 😀

 

Dan makasih buat kalian yang sudah menyempatkan meng-comment ff author. Makasih juga buat salahsatu Reader yang udah memperbaiki penulisan Author yang harusnya pepero kiss malah Authro tulis peroro Kiss (Di perview) #hahahhahah

Love You Readers 🙂 #hehehhe.

 

Adakah yang suka denga posternya? kalau Author sangat-sangat suka #heheh apalagi diposter itu ada clue tentang siapa si -Your Black- , ada yang bisa nebak itu siapa? atau mau tau dengan selalu menunggu chapter berikutnya? hheheheh.

 

Bagi para readers yang udah author kasih PW chapter 3, harap jangan di sebar luasin.

Bye. See You in Chapter 3b #on_going

 

Advertisements

238 comments on “[FREELANCE] My Rival Is My First Love (Chapter 3A)

  1. haha ngakak pas sehan ngganggu momentnya sehun sama taeyeon
    oh iya thor minta pw dong buat yang full 😀

  2. omo !! ya! sehun-a knp kau mnjdi sprti ini -,- taeyeon eonni himnaeyo… kikiii…
    luhan oppa, apa kau emng sperti itu ?? heoll… sejujurny rada sakit hati luhan d couple’in ama tipany tpi tak apa hehee….

    mian thor bru comment d cptr 3 ini… hehehee… oh ya thor aku mau minta pw ne….

  3. Waaa, sehan ganggu aja padahal dikit lagi, hahahaa
    Nice thor

    Btw, aku boleh minta pw chapter 3 nya ya thor, tq

  4. Uhh,akhirnya bakal nikah juga ya mereka. Sehan polos banget sih. Semua juga tau kali sehun playboy. KEKeke

  5. Pernikahannya dipercepat??? Mantepp..
    Karakter sehan bikin gemes deh.
    Trus tiffany-luhan momentnya juga daebak thor. Keren binggo

  6. ka maaf baru komen padahal ff ini udah lama banget publishnya. maaf ya kak soalnya aku baru follow blog ATSIT. dan ka klo bleh aku mau minta pw ff MRIMFL chap 3 yang full.

  7. Ya ampun sehan, kau mengganggu seyeon moment aja. Thor aku minta pw mrimfl chapter 3b dong

  8. hallo thor ijin baca ff mu ya,, baru nemu soalnya,, telat banget yahh ampunn dehh,, tapi suka sama tulisanmu thor kekeee, saya mau menjelajah lagi ya thorr anyeong

  9. yahh aku tiga bulan lagi baru 17. penasaran banget ama chapter 3 full nya. gimana nikahnya. oh ya eonnie jangan pake ‘ommona’ bacanya rada gimana kaya lagu aja.

  10. Waaah ganyangka bakalan nikah cepet cepet sih kirain bakalan ada konflik dulu sama si secret admirer nya taeyeon, keren thor lanjuuuut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s