[FREELANCE] Soul Switch {Chapter 1}

PicsArt_1407145338193

Soul Switch {Chapter 1}

 

 

Author: Kang Hyun In || Genre: Romance, fantasy || Rating: PG-15 || Length: Multi-chaptered

 

 

 

Main Cast: Kim Taeyeon (GG), Kim Seok Jin {Jin} (BTS) || Support Cast: You can find it by yourself

 

 

 

Disclaimer: Terinspirasi dari berbagai drama, movie ataupun novel but of course, Storyline is mine so don’t you dare to copy without my permission!!

 

 

Preview: Teaser

 

 

HAPPY READING

 

 

 

 

Author POV

 

02.08.14, Hongkong

 

Seorang yeoja dengan tubuh yang mungil, wajahnya yang cantik nan imut itu tengah menari dan menyanyi di atas panggung,oh tentu saja disaksikan oleh berjuta orang di sana. Tidak hanya yeoja mungil itu saja, ada 8 orang yang berada disampingnya. Ia dan teman-temannya begitu lincah dan mahir menyanyikan lagu yang sedang mereka bawakan, sesekali mereka tersenyum dan melambai ke arah ‘fans’nya.

 

Fans? Tentu saja mereka mempunyai banyak fans, siapa yang tak kenal dengan So Nyuh Shi Dae atau akrab dengan sebutan SNSD? Mereka adalah girlband yang terkenal hingga mancanegara, banyak yang mengagungkan kecantikan, kepandaian serta keahlian mereka dalam bernyanyi juga dance dan hal itulah yang membuat SNSD memenangkan banyak penghargaan.

 

“JESSICA FIGHTING!”

 

“KYAAAAAA TAEYEON-AH.”

 

“SO NYUH SHI DAE!”

 

Banyak sekali namja maupun yeoja yang meneriakan idolanya, pesona ke-9 yeoja cantik itu begitu menghipnotis banyak orang.

Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona serta Seohyun adalah kesembilan yeoja berbakat itu.

 

Diakhir lagunya mereka tersenyum manis dan melambai dengan riang ke arah penggemar setianya, biasa disebut sebagai SONE.

 

Perlahan namun pasti kesembilan yeoja cantik itu turun dari panggung, mereka terlihat lelah namun sebuah senyuman masih terukir diwajah mereka.

 

“Eonnie, kita langsung ke hotel?” tanya Seohyun, ia adalah maknae atau member termuda di SNSD.

 

“Ne, sepertinya begitu. Besok pagi kita sudah harus bersiap untuk kembali ke Seoul,” jawab sang leader, Taeyeon.

 

Mereka ber-9 segera menaiki mobil yang akan membawa mereka ke hotel, sang manajer pun terlihat mengikuti dari belakang.

 

Saat pintu mobil akan ditutup tiba-tiba saja Taeyeon menghentikannya, “Oppa sepertinya aku akan menyusul saja, ada sesuatu hal yang akan aku lakukan.”

 

Sang manajer melihat Taeyeon dengan pandangan menyelidik, “Wae? Apa itu hal penting? Atau-”

 

“Jebal~” akhirnya yeoja mungil nan imut itu mengeluarkan jurus andalannya, beraegyo.

 

Manajer-oppa menghembuskan nafasnya perlahan sebelum akhirnya mengangguk mengiyakan. Bola mata coklat itu terlihat berbinar, ia banyak mengucapkan terimakasih dan keluar dari mobil dengan cepat, tak lupa ia membawa baju ganti dan membawa beberapa alat untuk penyamaran.

 

“Berhati-hatilah, jangan lakukan hal bodoh dan kembalilah pukul 2 karena kita akankembali ke Seoul pukul 4. Arraseo?”

 

“Ne, arraseo oppa.” Setelah kalimat itu terucap, Taeyeon melambai ke arah mobil yang sudah melaju dan menghilang di balik bangunan-bangunan mewah itu.

 

Taeyeon kembali mengeluarkan handphonenya, ia tersenyum melihat pesan dari namja yang ia cintai.

 

*Aku tahu kau di Hongkong, bisakah kita bertemu di Kowloon Park?*

 

***

 

“EW~ KALIAN MENJIJIKAN,” teriak namja dengan matanya yang sipit itu menggelegar di sekitar dorm.

 

Seokjin dan Taehyung yang diteriaki terlihat bengong(?), keduanya melihat ke arah namja dengan mata sipit itu.

 

“Yoongi-ah, wae geurae?” tanya Seokjin atau biasa disebut Jin ketika dipanggung.

 

PLETAK

 

“YA! Kalian hampir berciuman, tentu saja aku histeris,” jawab Yoongi atau biasa disebut Suga saat ia sedang fanmeeting.

 

Panggung? Fanmeeting? Kalian tidak asing bukan dengan nama-nama mereka? Oh tentu saja, mereka adalah boyband terkenal meskipun baru debut. Bangtan Boys atau biasa disingkat sebagai BTS. Kim Seokjin dengan nama panggung Jin, Min Yoongi atau Suga, Jung Hoseok atau lebih terkenal dengan sebutan J-Hope, Park Jimin atau Jimin, Kim Namjoon atau Rap monster, Kim Taehyung atau lebih dikenal dengan V dan yang terakhir sang maknae imut Jeon Jeongguk atau Jungkook.

 

Mereka terlihat ‘bad boy’ saat berada dipanggung berbeda ketika sudah beristirahat maupun didorm seperti sekarang ini.

 

“Hyung, wae geurae? Kau terlalu berlebihan, bahkan bibir kita tidak bersentuhan.”Taehyung memberikan komentarnya saat melihat Yoongi kembali memukul kepala Seokjin.

 

Yoongi terlihat mengacuhkan perkataan Taehyung, ia hanya menatap namja berkelahiran 95 itu dan kembali memperhatikan Seokjin. “Omona!Aku baru menyadari kau kembali memakai kaos berwarna pink itu,” sahut Yoongi dengan matanya yang membulat lebar.

 

Tiba-tiba namja yang begitu imut dengan pipi tembamnya keluar dari kamar, layaknya orang bangun tidur dipagi hari, “Hyung, waeyo? Kau menganggu tidur siang cantikku.”

 

Yoongi hanya melihatnya sekilas lalu berkacak pinggang, “Sudah seharusnya kau bangun Jeon Jungkook, dan kau Seokjin-” matanya beralih ‘lagi’ ke arah namja yang menyukai warna pink itu.

 

“Hey hey ada apa ini? Seokjin hyung, ada yang menunggumu di luar,” ujar namja dengan bentuk wajahnya yang lonjong, Hoseok.

 

Seokjin memandang Hoseok dengan bingung, “Nuguya? Bukankah hari ini tidak ada jadwal?” tanyanya, meskipun bingung ia tetap melangkahkan kakinya menuju pintu masuk.

 

“Tenang saja itu bukan manajer hyung,” jawab Hoseok dengan sedikit menaikan nada bicaranya saat melihat Seokjin di arah pintu masuk.

 

Seokjin hanya mengusap rambutnya pelan, ia sedikit bingung sebenarnya siapa tamu yang akan berkunjung diterik matahari seperti ini. Namja tampan itu akhirnya berada dipintu masuk dan dengan cepat membuka pintu, matanya membulat lebar disertai dengan mulutnya yang menganga.

 

Nampak siluet seorang yeoja blaster Korean-Japan saat Seokjin membuka pintu, yeoja itu terlihat kikuk saat melihat sang namja yang begitu kaget melihatnya.

 

“Annyeonghaseyo, Seokjin-ah.”

 

***

 

“Hey baby.”

 

Seorang namja tampan nan imut itu melambai ke arah sang yeoja, ia tersenyum cerah dibalik masker yang ia pakai. Angin bersemilir dengan lembut saat malam hari di Kowloon Park, namja itu hanya menggunakan kaos hitam dan jaket yang begitu tipis, meskipun kedinginan tapi ia tetap tersenyum dan melambai ke arah yeojanya.

 

“Hey bogoshippeoyo,” sahut yeoja mungil itu girang, ia berlari dan langsung memeluk namja yang ia cintai itu, begitu keduanya sudah berhadapan.

 

Setelah skandal itu keluar, Baekhyun dan Taeyeon tidak mempunyai waktu untuk bertemu secara intens. Tapi sekarang, karena keduanya memiliki schedule di kota yang sama akhirnya pasangan itu diam-diam untuk bertemu. Dan setelah skandal itu keluar, haters dan bashing dimana-mana, banyak yang menghujat keduanya dan itu semua membuat mereka sedikit tertekan apalagi keduanya yang tidak diizinkan untuk bertemu.

 

Sang yeoja masih memeluk namjanya begitu erat, ia terus menghirup pheromone maskulin yang menguar dari tubuh Baekhyun. Sebaliknya, namja itu hanya tersenyum begitu pedih, ia sangat menyayangi dan mencintainya tentu saja. Setelah hampir bertahun-tahun mengaku sebagai fanboynya, ia juga mendapat sedikit kesulitan saat meraih seorang Kim Taeyeon.

 

Kim Taeyeon sang leader SNSD dengan begitu banyak fanboy, baik itu dikalangan masyarakat maupun sesama selebriti sepertinya.

 

Akhirnya sang namja membalas pelukan Taeyeon dengan posesif, ia sekuat mungkin menahan butiran krystal yang akan meluncur dari matanya itu. Baekhyun mengelus rambut Taeyeon dengan sayang, menyalurkan betapa bahagianya ia saat mereka kembali bertemu.

 

“Nado bogoshippeo baby. Ah, pakai topimu jangan mengurai rambut indahmu itu. Kau ingin berita Baekyeon kembali terulang?” tanyanya dengan jahil.

 

Taeyeon hanya terkikik geli, ia mengacungkan jempolnya dan memakai topi yang tadi ia bawa. Baekhyun hanya memperhatikan yeojanya yang sedang memakai topi, ia kembali tersenyum saat melihat Taeyeon yang sedikit susah menggulung rambutnya.

 

“Sini biar aku yang pakaikan,” ujar Baekhyun, ia langsung merebut topi ditangan sang yeoja dan menggulung rambutnya lalu memakaikan topi itu dikepala Taeyeon.

 

“Baek, sepertinya aku ingin ice cream,” Taeyeon bergelayut manja dileher sang namja, ia kembali memperlihatkan aegyonya itu. Baekhyun yang melihatnya terkikik geli dan menjepit hidung mungil yeojanya itu dengan jahil.

 

“Kajja, disekitar sini ada ice cream yang enak.”

 

Baekhyun menggenggam lembut jari-jari mungil Taeyeon dan membawanya menyusuri taman itu, sang yeoja tersenyum begitu lebarsesekali ia menggoyangkan lengannya yang bertautan dengan Baekhyun dan mengangkatnya ke udara.

 

Setelah hampir 15menit berjalan tibalah di kedai ice cream yang tadi Baekhyun usulkan, ia langsung masuk dan memesan tempat untuk VVIP. Setelah memesan keadaan ruangan menjadi hening, Baekhyun menatap bola mata indah yeojachingunya itu dan sesekali menunduk.

 

“Ada apa Baek? Kau kira aku tidak melihat gerak-gerikmu hmm? Aku juga tadi sempat melihat air matamu yang menetes,” ujar Taeyeon dengan lembut, ia menggenggam tangan besar Baekhyun dengan kedua tangannya.

 

Baekhyun hanya menjawabnya dengan gelengan kepala pertanda ia tidak apa-apa, Baekhyun memaksakan sebuah senyuman untuk yeojanya itu. Tapi bukankah Taeyeon adalah yeoja yang keras kepala? Ia melihat namjanya dengan pandangan menyelidik, namun beruntung bagi Baekhyun karena pesanan mereka sudah datang.

 

Sang namja menghembuskan nafasnya dengan lega melihat pelayan membawa pesanan-pesanan mereka berdua, Taeyeon pun seakan lupa saat melihat makanan favoritenya itu berada di depan matanya.

 

Hampir 1jam mereka mengobrol dan memakan ice cream, Taeyeon terlihat begitu bahagia saat menceritakan tentangsaeng-saengnya di SNSD. Baekhyun melihat ke arah yeojanya ‘lagi’, ia merasa saat inilah saat yang tepat untuk mengutarakan apa yang sedari tadi ia sembunyikan.

 

‘Tuhanlah yang tahu betapa aku begitu mencintaimu, Kim Taeyeon.’

 

“Taeng, aku ingin kita break. Jangan temui aku dulu beberapa minggu kedepan,” Baekhyun mengambil nafas dan kembali melanjutkan ucapannya.

 

“Setelah skandal itu keluar. Bahkan fansku pun menghujatku dan pergi meninggalkanku, kau tahu bukan bahwa fans begitu berarti bagiku?” Ia melangkah dan berhenti untuk mengucapkan beberapa kalimat lagi untuk Taeyeon, “Annyeonghigyeseyo.. Taeyeon-ah.”

 

Taeyeon hanya mematung melihat namjachingu tercintanya itu meninggalkannya sendirian di kedai ice cream ini, bahkan ia tidak sempat mengucapkan satu kata pun padanya.

 

Setelah sadar Baekhyun meninggalkannya, krystal bening yang mengenang dipelupuk matanya mengalir dengan deras hingga isakan terdengar diruangan yang sepi itu, bibirnya bergetar dan ia memeluk tubuhnya sendiri.

 

“A-apakah aku harus menjadi seorang n-namja? Kenapa menjadi s-seorang y-y-yeoja begitu menyakitkan?”

 

***

 

Suasana di ruang tamu itu begitu hening, sepasang namja dan yeoja itu begitu canggung satu sama lain, ah tidak bukan sang yeoja lebih tepatnya sang namjalah yang telihat begitu kikuk dan canggung dihadapan yeoja dengan tubuh proposional itu.

 

“Ekhem Seokjin-ah, kau tidak merindukanku?” tanya sang yeoja.

 

“Hyojin-ah..”

 

“Hey kau tidak usah begitu canggung padaku. Aish, kebiasaan.” jawabnya, ia mempoutkan bibirnya dengan lucu.

 

“Hyojin-ah..”

 

“YA! Sudah berapa kali kau memanggil namaku huh?” tanyaHyojin dengan gemas.

 

Belum sempat Seokjin menjawab tiba-tiba seorang namja dengan parasnya yang imut itu mengganggu momen ‘awkward’ mereka, “Noona bogoshippeo.” sahutnya dengan lantang, ia memeluk Hyojin dengan erat.

 

“YA! YA! YA! Maknae, jangan memeluknya terlalu erat,” Seokjin secepat kilat memisahkan keduanya. Hyojin yang melihat hanya tertawa apalagi saat melihat sang maknae mempoutkan bibirnya, melakukan aegyo yang meluluhkan para noona-noona.

 

“Wae hyung? Lagipula kau begitu awkward berhadapan dengannya,” jawab Jungkook membela diri.

 

“Hey hey aku membawakan kalian makanan, kajja kita memasak bersama. Ah aku lupa, di mana yang lainnya?” tanya Hyojin pada Jungkook, ia memberikan bungkusan yang sedari tadi ia bawa pada Seokjin.

 

“Jadi kau menyuruhku yang membawanya?”Kedua alis Seokjin bertautan, keningnya berkerut pertanda bingung.

 

“Geureom, kau itu babo sekali Kim Seokjin,” jawab Hyojin dengan jahil, ia begitu senang membuat Seokjin kesal.

 

“YA!-”

 

“Sudah sana pergi ke dapur hyung, aku dan noona akan menyusul.” ujar Jungkook dengan senyuman mengejeknya itu.

 

“Aish!”

 

Dengan perlahan ia membawa kantung-kantung plastik yang berisikan makanan itu, Seokjin melihat Hoseok dan Jimin berada di dapur. Hoseok yang melihatnya mengerutkan keningnya bingung, “Sini biar aku bantu.”

 

“Ah gomawo Hoseok-ah. Ya! Jimin, cepat bantu hyung.” sahut Hoseok dengan usil, ia melihat Jimin yang akan beranjak dari dapur.

 

“Ne hyung, yang tua selalu menang.”

 

Seokjin hanya terkikik geli melihat Hoseok dan Jimin yang beradu argumen, tiba-tiba Hyojin datang bersama Jungkook yang sedang tertawa terbahak melihat aegyo Jungkook yang diajarkan Hoseok.

 

“Ah noona annyeonghaseyo, kau yang membawa ini semua?” tanya Jimin dengan matanya yang membulat saat melihat yeoja cantik itu.

 

“Eiy Jimin-ah, kau tidak tahu tenagaku seperti superman huh? Ah ani bukan superman tapi superwoman kekeke,” candanya diselingi dengan kekehan saat melihat Jimin membulatkan mata sipitnya.

 

“Kajja kajja, kita buat banyak makanan hari ini,” sahut Hyojin dengan gembira, ia melihat ke arah Seokjin dan tersenyum.

 

Seokjin yang melihat itu membalas senyuman sang yeoja dan ikut berteriak gembira bersama yang lainnya.

 

Sudah hampir berjam-jam mereka membuat banyak makanan; bulgogi, kimchi, samgyetang, haejangguk dan makanan berat lainnya.

 

Hoseok terlihat lelah karena ia sendirian menata peralatan diruang makan, yang lainnya hanya mengobrol dan bercanda, sesekali Jungkook membantunya tapi kembali mengobrol bersama Hyojin. Jimin hanya mengobrol dengan Namjoon yang terbangun karena mendengar suara ribut di dapur, ia mengira dapur kebakaran sehingga membuatnya berlari terbirit-birit ke arah dapur.

 

Seokjin dan Hyojinlah yang memasak, pipi Seokjin terlihat bersemu saat lengannya tanpa segaja memegang lengan Hyojin, berbanding terbaling dengan yeoja ulzzang itu, ia hanya tersenyum dan tertawa melihat pipi Seokjin bagai kepiting rebus.

 

Setelah selesai menata akhirnya mereka semua makan, melupakan Taehyung yang tidak berada di ruang makan.

 

“Chamkamman,aku tidak melihat Taehyung. Di mana dia?” tanya Seokjin.

 

“Hyung, kau hanya peduli pada Taetae. Lalu bagaimana denganku? Entahlah tadi ia keluar,” jawab Namjoon, ia pura-pura kesal saat member yang paling tua itu hanya bertanya tentang Taehyung.

 

Seokjin hanya tertawa melihat Namjoon yang cemberut, ia mengusap lembut rambut namja yang duduk disebelahnya itu.

 

Dan sore itu mereka habiskan untuk bercanda dan tertawa bersama, namun sayangnya tidak ada Taehyung di situ. Saat semua sudah selesai makan tiba-tiba Yoongi datang dan berteriak begitu kencang, “YA! MENGAPA KALIAN MENGHABISKAN SEMUANYA HUH?”

Semua yang ada di ruang makan menghentikan aktifitas mereka namun kembali terbahak dan menertawakan Min Yoongi.

 

Seusai makan, Seokjin membawa sang yeoja ke taman dekat dorm. Di sana keduanya bermain ayunan, saling bertukar senyum dan tawa hingga tiba-tiba suasana berubah menjadi sedikit serius.

 

Seokjin berdeham pelan dan menghampiri Hyojin dan berlutut serta memegang jari-jari sang yeoja.

 

Hyojin sedikit tersentak, sebenarnya ia juga sudah peka terhadap perasaan Seokjin, ia tahu bahwa Seokjin menyukainya sejak lama namun Hyojin berpura-pura tidak mengetahuinya.

 

“H-H-Hyojin-ah, ada yang ingin aku sampaikan padamu.” ujarnya dengan lembut, matanya yang indah itu melihat mata yeoja yang agak bulat dihadapannya.

 

Melihat tidak ada reaksi dari Hyojin, ia pun melanjutkan ucapannya.

 

“N-Nan s-saranghaeyo..”

 

GREP

 

Hyojin langsung memeluk namja tampan itu dengan erat, ia menahan air matanya yang kini mengenang.

 

“Mianhae Jin-ah, aku tidak bisa menerimamu.”

 

DEG

 

Seperti teriris pisau, Seokjin diam membeku. Ia tidak tahu bahwa sebuah penolakan begitu menyakitkan.

 

Dengan susah payah Seokjin tersenyum dan memegang pipi sang yeoja, “Waeyo?”

 

“Kau.. kau tahu kan aku menyukai namja ‘manly’? Kau menyukai pink, memakai kaos berwarna pink dan bahkan fansmu memanggil dirimu sebagai pink princess kau tidak marah. Aku.. aku tidak menyukai namja seperti dirimu Jin-ah, mianhaeyo.”

 

Setelah kata menyakitkan itu terucap dari mulut sang yeoja, lutut Seokjinmelemas dan jatuh terduduk. Hyojin sedang menahan batinnya untuk tidak membopong Seokjin, ia menangis dalam diam dan akhirnya pergi meninggalkan sang namja yang kini terisak begitu pilu.

 

“Haruskah aku menjadi seorang yeoja, Park Hyojin? Kenapa menjadi namja selalu menyakitkan?”

 

TBC..

 

### Preview Chapter 2

 

“Jin-ah?”

 

“S-sunbaenim?”

 

“Kau sedang patah hati?”

 

“Entahlah, tapi aku juga ingin melindungimu.”

 

“Bagaimana menurutmu jika kita bertukar.. jiwa?”

 

###

 

ยฉKang Hyun In

 

A/N: Annyeonghaseyo, saya balik lg#gadaygnanya hehe

Chapter ini masih menceritakan kehidupan Taeng-Jin sbelum bertukar jiwa, kayanya ngebosenin yaa? Saya coba buat lebih menarik lg deh next chapnya..

dan maaf yaa buat baekyeon shipper, saya ga maksud buat mereka kya gitu. Ini hanya ff kan?

Oh makasih banyak yg udh komentar dan like diprolog, bener2 terharu ternyata ada jg yg baca#plak#lebay

Maaf yaa ga dibls satu2 soalnya ol dihp#lol ๐Ÿ˜€

 

Gimana menurut chingudeul chapter 1nya, apakah jelek? Kepanjangan? Ngebosenin?Di sini saya jg menggunakan nama asli mereka atau chingudeul pingin nama panggung mereka aja? Nanti saya perbaiki dichapter selanjutnya yaa^^

 

See you for next chap, pai pai~

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

35 comments on “[FREELANCE] Soul Switch {Chapter 1}

  1. daebak thornim… ๐Ÿ™‚
    kayaknya lebih bagus pake nama panggung mereka deh thornim,,,,
    tapi sih semuanya terserah thornim saja… ๐Ÿ™‚
    next chapter ditunggu ya thornim…. ๐Ÿ˜‰
    fighting……… ๐Ÿ™‚

  2. Pendek thor @reader gak twu dri
    Mris bget nsib tae-jin ditinggal org yg dicnta
    ap di chap 2 tae-jin udh bertkar jwa ???? @mdah2an iya
    nextnya jgan lma2 ne thor
    fighting ^-^

  3. ใ…‡.ใ…‡ apa ? apa ? whatt???!!!!
    Taeng eonni mau jadi namja dan Jin oppa mau jadi yeoja .
    it’s crazy mannnn
    tapi makin penasaran nih

    gimana cara mereka bertukar jiwa????? ditunggu chap 2 nya jan lamalama thorr :*

  4. Pake nama panggung mereka aja thor ? Ceritanya seru bagus . Ditunggu chapter 2 nya thor ๐Ÿ˜‰ panjangin ya chapter 2 nya heheheh ๐Ÿ˜€ fighting thor ^^

  5. daebak,, ffx seru.
    lw bsa pke nama pnggung z thor, alx lw nama asli jdi bingung.
    ksian bgt tae-jin. next chap ksh pnjg ge donk thor.

    #Hwaiting!!

  6. Lumayan shock juga pas Baek bilang gitu ke Taeyeon. Wah patut diberi pelajaran Baek*Hahabercanda. Keren thor lagilagilagilagiiiiiii XD

  7. Keren ceritanya. Penasaran bnget sm kelanjutannya. Gimna tu kalau mereka bertukar jiwa ? Apa yg akan terjadi ?
    Di tunggu kelanjutannya. Fighting!^^

  8. Seneng sebenernya cas BTS tpi q emang ga hapal mukanya satu2 wkwkkw tpi crtanya bagus ko’ gpp baekyeon disini pisah dulu ya cuman di ff hoho dtunggu next chap

  9. Kependekaaaaaan thor ><
    tuh kan kasian taeng ๐Ÿ˜ฅ tapi jin jg miris gitu ih padahal kan dia manly T.T
    Thor menurutku pake nama panggung mreka aja soalnya aku ga terlalu kenal sama member2 bts hehe
    Next chapnya ditunggu yaa thor, panjangin lg hehe โค ๐Ÿ™‚

  10. next chapt thor kkk penasaran nantii. Aku sih lebih suka pake nama panggung mereka thor, tp untuk v mending tetep taehyung. Tp terserah author aja deh hehe hwaiting ya thor^^

  11. Adoh itu jadi ntar gimana nukernya jadi karena wish nya bareng2 langsung dikabulin gitu/? Aiguuu ga sabar deh chapter selanjutnya huaaiitiiinggg

  12. Kereeen thoorr. Hohoo ada baekyeon break rupanya :v klo bs nama member bts nya pake nama panggung ajaa. Aku ga apal nama asli mereka :v cepet dilanjut ya thorr penasaraan hehe

  13. Pingback: [FREELANCE] Soul Switch (Chapter 2) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s